ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Peran Guru Agama Kristen Dalam Penerapan Pendalaman Alkitab
Pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 20 Kota Kupang
Busi, G,A)* Nuban Timo, E,I)** Manggoa, M,A)**
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Peran guru agama Kristen dalam penerapan pendalaman Alkitab pada siswa kelas IX di SMP Negeri 20 Kota Kupang.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran guru agama Kristen dalam penerapan pendalaman Alkitab pada siswa kelas IX di SMP Negeri 20 Kota Kupang. Yang mejadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru pendidikan agama Kristen di SMP Negeri 20 Kota Kupang, yang berjumlahh 5 orang. Berdasarkan hal tersebut maka sampel dalam penelitian ini yakni guru pendidikan agama Kristen kelas IX dengan jumlah 1 orang. Metode penelitian penelitian deskrptif adalah mengambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik objek dan subjek yang diteliti secara tepat. Teknik pengumpulan data yang di pakai adalah teknik observasi, teknik wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya Teknik analisis data Sesuai dengan metode yang digunakan, maka teknik analisis data yang digunakan ialah deskriptif yang tujuannya untuk mencari tahu keadaan yang terjadi di lapangan kemudian ditarik kesimpulan.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa Peran guru PAK dalam Penerapan pendalaman Alkitab sangatlah penting bagi siswa-siswi, tujuannya untuk dapat belajar firman Tuhan dengan baik. Peran guru PAK sebagai pendidik atau pengajar tidak hanya menanamkan pengetahuan kepada anak ataupun salah satu aktivitas mengorganisasi atau mengatur lingkungan sebaik-baiknya dan menghubungkan dengan anak-anak sehingga terjadi proses belajar tetapi mampu menanamkan nilai-niali etik dan moral Kristiani kepada para peserta didik dan dapat membimbing anak dalam mengambil keputusan untuk menuntun agar moral dan akhlaknya semakin baik bahkan menjauhkan diri mereka dari perbuatan-perbuatan yang dilarang, dan dapat membantu peserta didik keluar dari zona nyaman yang membahayakan diri mereka dan membimbing mereka untuk membeda-bedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik sehingga peserta didik dapat menerima Kristus dalam diri mereka masing-masing.
Kesimpulannya adalah Peran guru PAK dalam Pendalaman Alkitab dapat diperhitungkan untuk digunakan dalam dunia pendidikan, sekalipun pendalaman Alkitab masih sangat jarang dilakukan di sekolah tetapi pendalaman Alkitab juga salah satuh metode yang dapat menolong para siswa-siswi untuk dapat belajar firman Tuhan dengan baik. Pendalaman Alkitab ketika diikuti dengan benar dan diajarkan dengan baik maka kehidupan siswa-siswi akan berubah lewat pertolongan Roh Kudus. Dari kesimpulan di atas, maka penulis memberi saran kepada : Guru PAK harus memberi arahan dan motivasi kepada siswa untuk lebih rajin mengikuti pendalaman Alkitab (PA), Guru PAK juga harus membuat penerapan baru dalam melaksanakan kegiatan pendalaman Alkitab sehingga siswa-siswi semakin tertarik dalam mengikuti pendalaman Alkitab (PA) dan kepada siswa harus tetap rajin serta tidak bermalas-malasan dalam mengikuti kegiatan pendalaman Alkitab yang dilaksanakan di sekolah karena berguna bagi pertumbuhan nilai-nilai etik dan moral Kristiani
Kata Kunci : Peran Guru, Pendalaman Alkitab
Keterangan : * Mahasiswa
** Dosen pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PERAN GURU BIOLOGI DALAM PEMBELAJARAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 AMABI OEFETO
Ranboki, F.N. ) *Manu,T.S.N.)** Nggadas, D.P.E.)**
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru biologi dalam mendorong pembelajaran berpikir tingkat tinggi di SMA Negeri 1 Amabi Oefeto Kabupaten Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kualitatif deskriptif dan kuantitatif dengan menggunakan teknik wawancara, angket dan dokumentasi untuk mengkaji informasi terkait peran guru biologi dalam mendorong siswa berpikir tingkat tinggi. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 guru biologi dan 20 siswa kelas X IPA dengan teknik analisis data yang menggunakan teknik penyajian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah peran guru biologi melaksanakan pembelajaran yang menciptakan siswa mampu menganalisis, mengevaluasi dan mencipta dalam setiap materi yang di bahas dengan guru berperan menyediakan bahan ajar, sesuai yang terjadi disekolah SMA Negeri 1 Amabi Oefeto tahun ajaran 2021/2022 yaitu guru menyiapkan model pembelajaran stimulation (pemberian rangsangan) dengan melihat tingkat kognitif berpikir tingkat tinggi yaitu menganalisis yang terjadi disekolah guru hanya memberikan siswa tes berubah soal pilihan ganda kepada siswa sebagai tes kemampuan berpikir dalam menyelesaikan tugas tersebut, untuk mengevaluasi guru memberikan ulangan harian setelah pelajaran dan merangkum materi pelajaran agar lebih mudah dipahami dari sini guru seberapa jauh berpikir siswa, serta untuk kemampuan mencipta sendiri guru hanya menjelaskan langkah-langkah tetapi untuk pelaksaan sendiri tidak karena kekurangan bahan dan alat lab sehingga guru hanya meberi contoh dengan gambar dan juga lingkungan sekolah saja. Sesuai dengan hasil wawancara yang didapat guru pada SMA Negeri 1 Amabi Oefeto Guru selalu mengontrol kelas menggunakan pendekatan saintifik yaitu mengamati, menanya dan mengkomunikasikan sehingga tidak menimbulkan keributan dengan melihat penilaian-penilaian pada siswa secara penilaian diri dan penilaian antar teman.
KATA KUNCI: Peran Guru, Berpikir Tingkat Tinggi Siswa
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERAN GURU DALAM MENDUKUNG KEAKTIFAN SISWA MENGIKUTI PELAJARAN PENJASORKES PADA MASA PANDEMI COVID-19
Gregorius Ama Ege*,Andreas J. F. Lumba2, Melvianus Selan3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Guru merupakan sosok yang yang mempunyai oeran penting dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan perkembangan anak sesuai dengan kemampuannya. Guru merupakan fasilitator dalam pembelajaran untuk menunjang perkembangan anak, apalagi pada masa pandemic Covid-19 guru dituntut harus mampu menunjukan kompetensi dalam membimbing anak. Guru harus tetap melaksakan tugasnya dalam mengajar dan mendidik anak meskipun tanpa harus bertatap muka langsung dengan peserta didik. Maka sangat diperlukan peran guru dalam menunjang proses pembelajaran secara daring/online agar pada masa pandemic Covid-19 proses belajar siswa tetap berjalan dengan lancer.
Tujuan penelitian: Tujuan dari penelilitian ini adalah untuk mendeskripsikan Peran Guru Dalam Mendukung Keaktifan Siswa Mengikuti Pelajaran Penjaskes Pada Masa Pandemi Covid-19 di SD Inpres Oesapa?
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk melihat suatu apa adanya (Arikunto 2002).
Hasil dan pembahasan:Dari hasil penelitian yang telah diperoleh yaitu Peran guru pada masa pandemi covid-19 sangatlah penting karena mengingat proses belajar sudah tidak bisa bertatap muka lagi. Maka guru harus benar-benar berupaya semaksimal mungkin agar siswa dapat memahami materi yang disampaikan secara daring.Sejak viruscorona ada di Indonesia, salah satu bidang yang dirugikan adalahbidang pendidikan. Untuk peserta didik sendiri pandemi Covid-19 berdampakpada kondisibelajar dimanamereka merasa ada paksaan belajar dengan jarak jauh tanpa adanya sarana sertaprasarana yang mencukupi seperti kurangnya handphone (gawai) atau laptop yang bisa digunakanuntuk belajar.
Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa peran guru untuk mendukung keaktifan siswa mengikuti pelajaran penjasorkes pada masa pandemi covid-19sangat dibutukan demi keberlangsungan kegiatan belajar siswa.
.
Katakunci: Peran Guru, Pendidikan Jasmani,dan Kesehatan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Peran Guru Penjasorkes dalam Proses Pembelajaran di SD GMIT No 7 Oebufu Pada Masa Pandemi Covid-19
David Dapawole1, .Andreas J.F.Lumba, .2 Agustinus J.Nafie,. 3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Peran guru kini sangatlah penting mengingat proses belajar sudah tidak bisa bertatap muka lagi. Guru harus benar-benar berupaya semaksimal mungkin agar siswa dapat memahami materi yang disampaikan secara online. Peran guru sebagai motivator, inovator, harus dipraktekkan dalam pembelajaran daring.Karena guru adalah orang pertama dan utama sebagai pendidikan negara mengingat pendidikan adalah wadah pencetak generasi bangsa.
Tujuan penelitian: Tujuan dari penelilitian ini adalahuntukmengetahuiPeran guru Penjasorkes dalam PembelajarandiSD GMIT No 7 Oebufu Dimasa Pandemi Covid-19.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk melihat suatu apa adanya (Arikunto 2002).
Hasil dan pembahasan:Tujuan penelitian ini adalah menggali informasi terkait dengan peran guru penjasorkes dalam proses pembelajaran di SD GMIT No. 7 Oebufu. Dalam penelitian ini penggunan media dalam pembelajaran online di SD GMIT No. 7 Oebufu sendiri sudah terbilang berjalan dengan cukup baik, dimana media yang digunakan untuk menunjang jalannya pembelajaran online juga sering digunakan setiap hari sehingga memudahkan siswa dalam proses pembembelajaran online.
Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa peran guru untuk mendukung keaktifan siswa mengikuti pelajaran penjasorkes pada masa pandemi covid-19sangat dibutukan demi keberlangsungan kegiatan belajar siswa.
.
Katakunci: Peran Guru, Penjasorkes Dalam Proses Pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Disiplin merupakan suatu sikap yang menunjukkan kesadaran untuk ketaatan mentaati aturan dalam bentuk karakter moral.Oleh karena itu disiplin merupakan masalah penting. Dalam kaitan ini maka dibutuhkan peran guru di sekolah dalam menanamkan sikap disiplin belajar yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk : mengetahui upaya guru sebagai pendidik dalam menanamkan sikap disiplin belajar siswa di lingkungan SD GMIT Belle, Kecamatan Ki’e Kabupaten TTS, dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam membentuk sikap disiplin belajar siswa SD GMIT Belle. Metode yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah guru memahami dan mengerti tentang apa yang dialami oleh siswa. Guru memiliki cara untuk selalu memberikan apresiasi untuk siswa ketika mereka berhasil mengerjakan tugas mereka dengan baik. guru sudah memiliki sikap ramah terhadap guru maupun siswa baik diluar kelas maupun didalam kelas. guru sudah memberikan dorongan terhadap siswa untuk lebih memperhatikan kebutuhan dalam proses pembelajaran sehingga siswa mampu mengatasi kesulitan belajar yang dihadapi dan mendorong siswa dalam mengembangkan potensi yang dimiliki secara optimal. Kesimpulan dari hasil penelitian adalah guru sudah memiliki rasa empati yaitu apa yang dirasakan oleh guru terhadap siswa dan guru pun memahami akan apa yang dialami oleh siswa, guru sudah melakukan sikap ramah, bersahabat, bahkan memiliki sikap terbuka antara guru dengan siswa, baik sikap ramah ditunjukan didalam kelas dan diluar kelas, dan sudah memberikan dorongan terhadap siswa baik diluar kelas maupun didalam kelas
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI (PAK PB) TERHADAP PERKEMBANGAN IMAN SISWA KELAS V DI SD INPRES TUNFENU FATUAT KECAMATAN KOT’OLIN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN TAHUN 2022 Nenabu Y. I(*) Pellu H.L(**) Metboki. M(**) Pelajaran Pendidikan Agama Kristen membutuhkan peranan dari seorang guru. Peran guru sendiri adalah pemegang kendali terhadap anak didik. Baik atau tidaknya pembelajaran dalam kelas bergantung pada guru. Adapun hal yang perlu untuk dikembangkan dalam diri siswa yakni perkembangan spiritual pada diri siswa. Karena siswa tidak bisa berkembang tanpa batuan dari pihak guru dan juga orang tua. Peran guru sangatlah penting dalam perkembangan siswa di kelas. Seorang guru harus mengetahui peran-peran yang harus dilalukakan agar siswa berkembang dengan baik. Siswa di SD Inpres Tunfenu belum mendapatkan pembelajaran tentang iman secara maksimal maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Terhadap Perkembangan Iman siswa kelas V di SD Inpres Tunfenu Fatuat Kecamatan Kot’olin Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2022. Metode yang digunakan adalah metode Kualitatif. Penelitian ini dilakukan tanggal 26 Juli-26 Agustus 2022, tempat penelitian SD Inpres Tunfenu Fatuat. Teknik yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini merujuk bahwa Peran guru pendidikan agama kristen terhadap perkembangan iman siswa kelas v di SD Inpres Tunfenu Fatuat beberapa masalah yang terdapat dalam peran guru agama kriten terhadap perkembangan iman siswa antara lain: Anak-anak SD Inpres Tunfenu malas mengikuti ibadah PAR dan Perilaku anak –anak SD yang nakal serta melawan orangtua dan tidak berdoa saat makan, tidur,berangkat sekolah dan tidak mendoakan teman ang sakit dan juga orang tua. Berdasarkan hasil peneliti, dapat disimpulkan bahwa anak-anak SD Inpres Tunfenu Fatuat Belum mendapatkan pengajaran tentang iman Kristen secara maksimal dari guru pendidikan agama Kristen di Sekolah dan dikarenakan kurang bimbingan dari guru PAK bagi siswa dalam hal berdoa, kurang ketegasan, kurang motivasi, dorongan, dan kurang perhatian dari Guru dan orang tua dalam hal berdoa, sehingga kebanyakan siswa tidak bisa berdoa secara spontan karena tidak terbiasa berdoa. Saran : Upaya guru PAK agar mengajarkan tentang iman Kristen secara maksimal terhadap anak-anak dengan baik dan benar terutama dalam hal berdoa. Kata Kunci : Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti(PAK PB) Terhadap Perkembangan Iman Siswa Kelas V di SD Inpres Tunfenu Fatuat Kecamatan Kot’olin Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2022. Keterangan : Penulis (*) Pembimbing (**
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTAK PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI TERHADAP KETIDAKSETIAAN SISWA DALAM MENGIKUTI IBADAH PEMBINAAN ROHANI PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 KUPANG TAHUN 2022/2023 Bessie, Y.R.)* Pellu, H. L.)** Metboki,M.)** Penelitian ini membahas tentang Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Terhadap Ketidaksetiaan Siswa Dalam Mengikuti Ibadah Pembinaan Rohani Pada Siswa Kelas IX SMP NEGERI 2 KUPANG Tahun 2022/2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran/ cara apa saja yang sudah dilakukan guru Pendidikan Agama Kristen terhadap siswa yang tidak setia mengikuti ibadah pembinaan rohani. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah seluruh guru PAK SMP Negeri 2 kupang yang berjumlah 6 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah Guru PAK kelas IX. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah data display dan verifikasi data atau pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran guru Pendidikan Agama Kristen terhadap siswa yang tidak setia dalam mengikuti ibadah pembinaan rohani pada siswa kelas IX adalah Guru sudah melakukan pembinaan/ bimbingan khusus, melibatkan siswa dalam ibadah pembinaan dan mengisi liturgi serta memotivasi siswa. Namun dalam kenyataannya bahwa partisipasi siswa dalam kegiatan yang dilakukan oleh sekolah masih sangat minim. Karena itu Guru perlu terus mengupayakan melalui pendekatan personal maupun kelompok untuk menolong siswa. Jika siswa saat ini dilihat sebagai pemimpin masa depan dan juga tulang punggung gereja maka dari sekarang siswa harus dipersiapkan dari sekarang. Kata kunci: Peran Guru PAK, Siswa, Ibadah
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PERAN GURU PJOK DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS V SD GMIT OESAPA. Idewen Bell1* , Lukas Boleng2 , Yahya J. Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, pendidikan karakter merupakan proses kegiatan yang mengarah pada peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan budi harmoni yang selalu mengajarkan, membimbing, dan membina setia manusia untuk memiliki kompetensi intelektual karakter, dan ketrampilan menarik dalam nilai-nilai pendidikan karakter. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan memahami bentuk peranan guru penjas dalam membentuk karakter, mengidentifikasi mengenai keaktifan dan kepedulian guru terhadap pembentukan karakter peserta didiknya. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PJOK, dan siswa SD GMIT Oesapa. Hasil dan pembahasan: Hasil menunjukkan bahwa peran guru penjas dalam membentuk karakter peserta didiknya sudah terlaksana dengan baik dalam pembelajaran maupun diluar jam pelajaran. Hal tersebut memberi manfaat positif bagi lingkungan sekolah di SD GMIT Oesapa, sehingga dapat terciptanya peserta didik yang berkarakter. Simpulan: SD GMIT OESAPA berhasil menanamkan karakter peserta didik melalui berbagai program. Program senyum sapa salam yang dipelopori oleh guru penjas menjadi langkah awal penanaman karakter sopan santun . Program tersebut merupakan program yang dilaksanakan oleh guru penjas sebagai usaha penanaman pendidikan karakter siswa. Kata kunci: Peran Guru PJOK, Pembentukan Karakter Siswa, SD GMIT Oesapa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Tinjauan proses pembelajaran penjasorkes terhadap peran guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran penjas orkes melalui permainan rounders di SD Inpres Rondowoing sudah di terapkan namun masih ada beberapa siswa yang belum mampu menerapkannya secara baik dan benar, di karenakan usia yang masih sangat mudah sehingga mereka kurang memahaminya. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran penjas orkes melalui permainan rounders di SD Inpres Rondowoing. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah guru Penjasorkes, dan siswa kelas IV SD Inpres Rondowoing. Hasil dan pembahasan: permainan rounders di sekolah merupakan salah satu upaya strategis untuk menggerakan dan memberdayakan para guru dan siswa untuk permainan rounders. Hasil penelitian menunjukan bahwa Permainan rounders dalam pendidikan karakter sudah di terapkan di SD Inpres Rondowoing dan siswa/siswi sudah dapat menyikapinya namun masih ada beberapa siswa yang menerapkannya secara tidak baik dan benar, di karenakan usia mereka yang masih sangat mudah. Kesimpulan: Tinjaun proses pembeljaran penjasorkes terhadap permainan rounders di SD Inpres Rondowoing sudah di jalankan dengan baik. Namun dalam mengimplementasikan permainan rounders masih ada siswa yang menerapkannya tidak secara benar. Hal ini di karenakan usia mereka yang masih sangat mudah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PERAN GURU PENJASORKES DALAM MEMILIH LINGKUNGAN YANG MEMENUHI SYARAT KESEHATAN MELALUI AKTIVITAS JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SMP NEGERI 4 KOTA KUPANG Potifar Toni1*, Magdalena R. P. Wasak2, Melvianus Selan3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang : Pemilihan tempat berolahraga dan lingkungan bersih yang memenuhi syarat kesehatan tidak selamanya diajarkan oleh orang tua tetapi gurulah sebagai pelaku dalam menjalankan perannya. Tempat berolahraga di SMP Negeri 4 Kota Kupang, terlihat kurang terpeliharanya lingkungan sehat/budaya bersih sehingga sangat berpengaruh pada keselamatan, kesehatan dan kenyamanan para peserta didik saat proses pembelajaran penjasorkes berlangsung. Tujuan penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru penjasorkes dalam memilih lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan melalui aktivitas jasmani, olahraga dan kesehatan di SMP Negeri 4 Kota Kupang. Metode penelitian : Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, jenis penelitian deskriptif. Dengan teknik pengambilan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi untuk dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif naturalistik melalui tiga alur; (1) reduksi data, (2) penyajian data dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan : Guru penjasorkes dalam memilih lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan diawali dengan survei kondisi atau keadaan lapangan dengan tanahnya rata terutama terhindar dari bau sampah. Simpulan : Guru penjasorkes cukup berperan dalam menyediakan lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan di SMP Negeri 4 Kota Kupang sebab sudah memiliki fasilitas kesehatan seperti alat mencuci tangan dan tempat penampungan sampah yang sudah sesuai dengan persyaratan. Yang tidak memenuhi syarat ditinjau dari segi kesehatan adalah lapangan olahraga.