Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: dan Kesehatan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

KINERJA GURU PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN DI SMP NEGERI 10 KOTA KUPANG DI MASA PANDEMI COVID-19

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Masalah yang penulis jumpai panda kinerja guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan di SMP Negeri 10 Kota Kupang di masa pandemi covid-19 tidak maksimal karena tingkat level pandemic covid-19 kadang meningkat dan kadan menurun. Sehingga menyebabkan kinerja guru tidak maksimal atau kurang efektif. Tujuan penelitian: Kegiatan penelitian ini memilikiki tujuan yang hendak di capai adalah untuk mengetahui kinerja guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan di SMP Negeri 10 Kota Kupang di masa pandemi covid-19 Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif Hasil dan pembahasan: Hasil dan penelitian ini menunjukan bahwa kinerja guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan di SMP Negeri 10 Kota Kupang di masa pandemi covid-19 tidak efektif. Oleh karena itu di perlukan untuk guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan lebih berkreatif dalam membantu siswa agar siswa bisa terlibat dalam proses pembelajaran selama masa pandemi covid-19. Simpulan: Kurangnya alat komunikasi Hp, laptop, computer, terhadap siswa sehingga menjadi penghambat dalam proses pembelajaran. Maka di perlukan keaktivitas guru untuk mengatasi siswa. Kinerja guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di SMP Negeri 10 Kota Kupang di masa pandemi covid-19 tidak efektif dalam proses pembelajaran inti dan Guru tidak memiliki kreativitas datanya dalam merancang proses pembelajaran pada masa pandemi covid-19

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN GURU DALAM MENDUKUNG KEAKTIFAN SISWA MENGIKUTI PELAJARAN PENJASORKES PADA MASA PANDEMI COVID-19

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERAN GURU DALAM MENDUKUNG KEAKTIFAN SISWA MENGIKUTI PELAJARAN PENJASORKES PADA MASA PANDEMI COVID-19 Gregorius Ama Ege*,Andreas J. F. Lumba2, Melvianus Selan3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Guru merupakan sosok yang yang mempunyai oeran penting dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan perkembangan anak sesuai dengan kemampuannya. Guru merupakan fasilitator dalam pembelajaran untuk menunjang perkembangan anak, apalagi pada masa pandemic Covid-19 guru dituntut harus mampu menunjukan kompetensi dalam membimbing anak. Guru harus tetap melaksakan tugasnya dalam mengajar dan mendidik anak meskipun tanpa harus bertatap muka langsung dengan peserta didik. Maka sangat diperlukan peran guru dalam menunjang proses pembelajaran secara daring/online agar pada masa pandemic Covid-19 proses belajar siswa tetap berjalan dengan lancer. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelilitian ini adalah untuk mendeskripsikan Peran Guru Dalam Mendukung Keaktifan Siswa Mengikuti Pelajaran Penjaskes Pada Masa Pandemi Covid-19 di SD Inpres Oesapa? Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk melihat suatu apa adanya (Arikunto 2002). Hasil dan pembahasan:Dari hasil penelitian yang telah diperoleh yaitu Peran guru pada masa pandemi covid-19 sangatlah penting karena mengingat proses belajar sudah tidak bisa bertatap muka lagi. Maka guru harus benar-benar berupaya semaksimal mungkin agar siswa dapat memahami materi yang disampaikan secara daring.Sejak viruscorona ada di Indonesia, salah satu bidang yang dirugikan adalahbidang pendidikan. Untuk peserta didik sendiri pandemi Covid-19 berdampakpada kondisibelajar dimanamereka merasa ada paksaan belajar dengan jarak jauh tanpa adanya sarana sertaprasarana yang mencukupi seperti kurangnya handphone (gawai) atau laptop yang bisa digunakanuntuk belajar. Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa peran guru untuk mendukung keaktifan siswa mengikuti pelajaran penjasorkes pada masa pandemi covid-19sangat dibutukan demi keberlangsungan kegiatan belajar siswa. . Katakunci: Peran Guru, Pendidikan Jasmani,dan Kesehatan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI MASA PANDEMI

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI MASA PANDEMI Aristo Rohrahmani Beni1*, David Loba2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pendidikan merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan warga Negara. fungsi dari pendidikan adalah menyiapkan peserta didik sebagai manusia, menyiapkan tenaga kerja, dan menyiapkan warga negara yang baik, artinya menyiapkan peserta didik yang belum siap menjadi siap untuk di terjukan ke dunia yang sebenarnya melalui proses pendidikan yang berlangsung. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana implementasi pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan rekreasi berdasarkan kurikulum 2013 di masa pandemi. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan berdasarkan kurikulum 2013 di masa pandemi adalah baik, Implementasi tersebut dilihat berdasarkan hasil penelitian dari rencana pembelajaran yang baik dimana guru membuat perangkat pembelajaran menggunakan kurikulum 2013 yang disesuaikan dengan situa, pelaksanaan pembelajaran yang baik, guru membuat pembelajaran yang aktif dan menyenangkan dan evaluasi pembelajaran juga baik , Simpulan: Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa Implementasi pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan berdasarkan kurikulum 2013 di masa pandemi adalah baik. Kata kunci: Implementasi; kurikulum 2013; pendidikan jasmani,olahraga dan kesehatan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI GURU PENJASORKES DALAM MENJAGA KEBUGARAN JASMANI SISWAKELAS VII DI SMP NEGERI 1 LABOYAYA BARAT

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK STRATEGI GURU PENJASORKES DALAM MENJAGA KEBUGARAN JASMANI SISWAKELAS VII DI SMP NEGERI 1 LABOYAYA BARAT Stevanus Pati Kabba*, Dr. Lukas M. Bolengs2, Jimmy Ch.Atty 3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Strategi pembelajaran merupakan hal yang perlu diperhatikan guru dalam proses pembelajaran Pada dasarnya dalam setiap proses pembelajaran, baik pembelajaran yang berbentuk formal maupun non formal pasti memiliki strategi, cara, metode, dan pendekatan yang berbeda-beda dalam menyampaikan sebuah materi pembelajaran, sehingga tercapainya sebuah tujuan yang telah direncanakan. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelilitian ini adalah untukmendeskripsikanStrategiGuru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan dan upaya yang dilakukan guru dalam menjaga kebugaran jasmani siswa di kelas VII SMP Negeri 1 laboya Barat Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif dilakukan dengan menggambarkan gejala fenomena, atau peristiwa tertentu (Maksum, 2008:16). Hasil dan pembahasan:Dari hasil penelitian yang telah diperoleh yaitu (1) Strategi yang digunakan guru pendidikan jasmani dalam menjaga kebugaran siswa menunjukan sangat bervariasi meliputi stretegi langsung, strategi algoritma, strategi interaktif, strategi belajar sambil bermain, strategi pengajaran diri, strategi pengajaran sesama teman, strategi kognitif dan strategi pengajaran berpangkalan. (2) Upaya yang dilakukan dalam menjaga kebugaran siswa di SMP Negeri 1 Laboya Barat antara lain melalui kegiatan pemanasan bersama, penjelajahan, latihan kecepatan, pemanasan dan melalui kegiatan permainan. Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan strategi dan upaya guru sangat penting dalam menjaga kebugaran jasmanisiswa. Katakunci: Strategi Pembelajaran, Pendidikan Jasmani,dan Kesehatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN DALAM INTERAKSI SOSIAL PADA SISWA SMP NEGERI 1 WEWEWA BARAT

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Banyak nilai-nilai yang terkandung dalam suatu permainan dan olahraga seperti kerjasama, toleransi, saling menghargai, tolong menolong, kerja keras, menghargai kemenangan dan kekalahan, norma-norma agama, dan norma-norma sosial. Dan interaksi sosial seperti: akomodasi, kerjasama, akulturasi, asimilasi, kompetensi, kontravensi dan konflik sosial. Tujuan penelitian: Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi penerapan nilai- nilai pendidikan jasmani dalam interaksi sikap sosial pada siswa di SMP Negeri 1 Wewewa Barat. Metode penelitian: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Tenik pengumpukan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan atau observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data Reduksi data Penyajian data Penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah, guru penjasorkes dan siswa peneliti menyimpulkan berdasarkan apa yang saya amati di Sekolah ini penerapan nilai-nilai pendidikan jasmani di SMP Negeri 1 Wewewa Barat sudah baik, terlihat dari perilaku siswa dalam hubungan sosial dengan sesama siswa maupun dengan guru-guru. Siswa-siswi menerapkan nilai-nilai pendidikan jasmani seperti saling membantu satu sama lain. Olahraga bisa digunakan sebagai tempat setiap individu untuk melakukan interaksi sosial bahkan menjadi miniatur kehidupan nyata. Manusia hidup membutuhkan manusia lain dan tidak bisa hidup sendiri di dunia ini. Simpulan: Penerapan nilai-nilai pendidikan penjasorkes dapat membantu siswa dalam interksi sosial siswa dengan siswa maupun siswa dengan guru menjadi baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PROSES PEMBELAJARAN PENJASORKESDI MASA PANDEMI COVID 19 PADA SISWA KELAS X IPS SMAS NURUL FALAH TIMOR TENGAH UTARA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PROSES PEMBELAJARAN PENJASORKES DI MASA PANDEMI COVID 19 PADA SISWA KELAS X IPS SMAS NURUL FALAH TIMOR TENGAH UTARA Petrus Dorisius Opat1*,Ramona Mathias Mae2, David Loba3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia [email protected] Latar belakang:Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan adalah suatu proses pembelajaran melalui aktivitas jasmani yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan, perilaku hidup sehat, aktif, sikap sportif, dan kecerdasan emosi. Tujuan penelitian:Tujuannya untuk mengetahui pembelajaran penjasorkes di masa pandemi pada siswa kelas X IPS di SMAS Nurul Falah Kabupaten Timor Tengah Utara. Metode penelitian:Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dan pembahasan:Pembelajaran penjasorkes yang seharusnya di lakukan praktek lapangan dikarenakan pandemi sehingga proses pembelajaran berlangsung dikelas. Pembelajaran penjasorkes pada saat ini dilaksanakan menggunakan metode Belajar Dari Rumah (BDR). Jadi proses pembelajaran penjasorkes di Sekolah SMAS Nurul Falah Kabupaten Timor Tengah Utara pada siswa kelas X IPS dilakukan di dengan menggunakan metode belajar dari rumah, serta kerja sama yang baik antara guru, siswa dan orang tua sehingga proses pembelajaran berlangsung secara efektif dan efisien. Simpulan:Kesimpulanya adalah pembelajaran penjasorkes yang dilakukan selama masa Pandemi dilakukan di kelas dan secara online dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Katakunci: Proses pembelajaran; Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. ABSTRACT THE LEARNING PROCESS OF PHYSICAL EDUCATION INSTRUCTIONS DURING THE COVID-19 PANDEMIC IN CLASS X IPS STUDENTS, SMAS NURUL FALAH, NORTH CENTRAL TIMOR Petrus Dorisius Opat1*,Ramona Mathias Mae2, David Loba3 1,2,3Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian Universiti, Kupang, Indonesia [email protected] Background: Sport and health physical education is a learning process through a physical activity designed to improve physical fitness, develop motor skills, knowledge, healthy living behavior, be active, sportsmanship, and emotional intelligence. The purpose of the study: This study aims to find out the physical education learning during the pandemic in class X IPS students at SMAS Nurul Falah, North Central Timor Regency. Research method: The method used was qualitative research. The type of research used was the descriptive method-data collection techniques used observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used a qualitative descriptive method. Results and discussion: Physical education learning should be carried out in field practice due to the pandemic to take place in the classroom. Currently, physical education learning uses the Learning From Home (LFH) method. So the physical education learning process at SMAS Nurul Falah, North Central Timor Regency for students in class X IPS is carried out using the learning method from home and good cooperation between teachers, students, and parents that the learning process takes place effectively and efficiently. Conclusion: The conclusion is that physical education learning was carried out during the Pandemic period in class and online using lecture and question and answer methods. Keywords: Learning process; Sports physical Education, and health.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN GURU PENJASORKES DALAM MEMILIH LINGKUNGAN YANG MEMENUHI SYARAT KESEHATAN MELALUI AKTIVITAS JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SMP NEGERI 4 KOTA KUPANG

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERAN GURU PENJASORKES DALAM MEMILIH LINGKUNGAN YANG MEMENUHI SYARAT KESEHATAN MELALUI AKTIVITAS JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SMP NEGERI 4 KOTA KUPANG Potifar Toni1*, Magdalena R. P. Wasak2, Melvianus Selan3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang : Pemilihan tempat berolahraga dan lingkungan bersih yang memenuhi syarat kesehatan tidak selamanya diajarkan oleh orang tua tetapi gurulah sebagai pelaku dalam menjalankan perannya. Tempat berolahraga di SMP Negeri 4 Kota Kupang, terlihat kurang terpeliharanya lingkungan sehat/budaya bersih sehingga sangat berpengaruh pada keselamatan, kesehatan dan kenyamanan para peserta didik saat proses pembelajaran penjasorkes berlangsung. Tujuan penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru penjasorkes dalam memilih lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan melalui aktivitas jasmani, olahraga dan kesehatan di SMP Negeri 4 Kota Kupang. Metode penelitian : Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, jenis penelitian deskriptif. Dengan teknik pengambilan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi untuk dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif naturalistik melalui tiga alur; (1) reduksi data, (2) penyajian data dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan : Guru penjasorkes dalam memilih lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan diawali dengan survei kondisi atau keadaan lapangan dengan tanahnya rata terutama terhindar dari bau sampah. Simpulan : Guru penjasorkes cukup berperan dalam menyediakan lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan di SMP Negeri 4 Kota Kupang sebab sudah memiliki fasilitas kesehatan seperti alat mencuci tangan dan tempat penampungan sampah yang sudah sesuai dengan persyaratan. Yang tidak memenuhi syarat ditinjau dari segi kesehatan adalah lapangan olahraga.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail