ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK STRATEGI GURU PENJASORKES DALAM MENINGKATKAN ASPEK KOGNITIF DAN PSIKOMOTOR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BOLA VOLI DI SD GMIT BOLOK Ferdinandus Luti1*, David Loba2, Yahya Jecson Palinata3 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pembelajaran merupakan proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Guru yang memiliki strategi penyampaian yang baik mampu menerapkan cara mengajar yang lebih kooperatif dan interaktif. Sehingga siswa aktif dalam mengikuti suasana pembelajaran. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui strategi guru penjasorkes dalam meningkatkan aspek kognitif dan psikomotor siswa melalui pembelajaran bola voli di SD GMIT Bolok Metode penelitian: Menggunakan deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket/tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan menggunakan teknik tes keterampilan bola voli. Hasil dan pembahasan: Langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan oleh guru penjasorkes telah memenuhi kriteria yaitu 100%. Hasil pada aspek kognitif siswa melalui pembelajaran bola voli diperoleh 85,7 % berkategori Tuntas dan 14,3 % berkategori Tidak Tuntas. Hasil pada aspek psikomotor siswa melalui pembelajaran bola voli pada teknik dasar servis diperoleh 17,7 % dan teknik dasar passing diperoleh 13,4 % dengan kategori kurang. Simpulan: Kegiatan pembelajaran bola voli telah dilaksanakan sesuai kriteria, strategi guru penjasorkes dalam meningkatkan aspek kognitif 85,7 % berkategori Tuntas dan 14,3 % berkategori Tidak Tuntas dan psikomotor diperoleh tidak ada yang berkategori Baik dan Buruk, 66,67 % yang berkategori cukup serta 33,33 % yang berkategori Kurang pada siswa melalui pembelajaran bola voli di SD GMIT Bolok. Guru yang memiliki strategi penyampaian yang baik mampu menerapkan cara mengajar yang lebih kooperatif dan interaktif. Sehingga siswa aktif dalam mengikuti suasana pembelajaran. Kata kunci: Strategi guru; kognitif dan psikomotor; pembelajaran bola voli
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Strategi guru sangat penting dalam proses pembelajaran Penjasorkes dimasa pandemi, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk Mendeskripsikan Strategi Guru Dalam Pembelajaran Penjasorkes Pada Masa Pandemi Covid-19 Siswa Kelas IX SMP Negeri 8 Kupang.
Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan obesrvasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini kepala sekolah, guru Penjasorkes dan siswa kelas IX SMP Negeri 8 Kupang.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa Strategi Guru Dalam Pembelajaran Penjasorkes Pada Masa Pandemi Covid-19 Siswa Kelas IX SMP Negeri 8 Kupang adalah baik, strategi tersebut dapat dilihat dari guru penjasorkes menyiapkan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran daring, memanfaatkan teknologi informasi dan kemunikasi berupa handpone, laptop, dan komputer dengan media aplikasi whatsapp, google meed, dan zoom, membuat media pembelajaran yang menarik, membuka sesi diskusi dan tanya jawab. memberikan tugas secara online. mengevaluasi dan menarik kesimpulan diakhir jam pembelajaran daring.
Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa Strategi Guru Dalam Pembelajaran Penjasorkes Pada Masa Pandemi Covid-19 Siswa Kelas IX SMP Negeri 8 Kupang adalah baik
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Strategi guru pendidikan agama Kristen dalam membentuk karakter disiplin peserta didik merupakan proses bantuan terhadap individu untuk mencapai pemahaman diri dan pengarahan diri yang dibutuhkan bagi penyesuaian diri secara maksimum di sekolah, keluarga dan masyarakat. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk karakter disiplin peserta didik di era covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bermaksud untuk menggambarkan realitas yang terjadi di lapangan. Berdasarkan hasil analisis kualitatif data menunjukan bahwa secara umum strategi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk karakter disiplin peserta didik meliputi : Penemuan, faktor penghambat dan faktor pendukung. Secara terperinci diperoleh strategi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk karakter disiplin peserta didik meliputi: Penemuan dengan 5 indikator, faktor penghambat dengan 3 indikator dan faktor pendukung dengan 6 indikator dalam mendisiplinkan peserta didik, semuanya tuntas dalam proses pelaksanaan yang meliputi: kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Alokasi waktu dan suasana kelas semuanya berada dalam kategori baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, strategi guru Penjasorkes
mempunyai peran penting dalam suatu pembelajaran serta dapat membina
perilaku tanggung jawab siswa dengan baik. Penelitian ini mengacu pada rumusan
masalah mengenai bagaimana strategi guru penjasorkes dalam membina tanggung
jawab siswa pada pembelajaran online.
Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui
strategi guru penjasorkes dalam membina tanggung jawab siswa pada
pembelajaran online
Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif
kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi,
wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu
pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan
Hasil dan pembahasan: Penerapan strategi pembelajaran sangat penting dalam
pembinaan tanggung jawab siswa, gunanya agar setiap perilaku atau karakter
siswa dapat terbentuk dengan baik. Hal ini akan dijadikan dasar utama dan dapat
berpengaruh pada perilaku siswa serta dapat meningkatkan minat belajar siswa.
Strategi guru penjasorkes dalam membina tanggung jawab siswa menunjukan
hasil pencapaian yang baik.
Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan strategi
pembelajaran sangat penting dalam membina perilaku tanggung jawab siswa yaitu
melalui pembelajaran jarak jauh dimasa covid-19 dengan menggunakan aplikasi
yang ada. Dengan aplikasi yang ada dapat membantu siswa dalam mengerjakan
tugas dan juga dapat membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK STRATEGI GURU PENJASORKES MELATIH KEBUGARAN JASMANI SISWA DI PANDEMI COVID-19 Latar belakang: Sesuai dengan surat edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) No. 4 tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Corona virus Disesase (Covid-19) terkait proses belajar menyatakan bahwa belajar dari rumah melalui pembelajaran daring/jarak jauh dilaksankan untuk memberikan pembelajaran yang bermakna bagi siswa. Sekolah sebagai salah satu tempat berkumpulnya banyak orang dikhawatirkan dapat meningkatkan penyebaran virus Corona, perlu menyesuaikan diri. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi guru penjasorkes melatih kebugaran jasmani siswa di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif untuk mengetahui proses pembelajaran penjasorkes pada masa pandemi Covid-19. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian yang didapat adalah: 1) Pelaksanaan kegiatan pembelajaran penjasorkes di masa pandemi, 2) Strategi pembelajaran yang diterapkan di masa pandemi, 3) Modifikasi dalam pembelajaran penjasorkes, 4) Motivasi guru penjasorkes terhadap siswa. Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa pandemi COVID-19 ini semua guru tetap melaksanakan pembelajaran Penjaorkes. Secara keseluruhan pelaksanaan pembelajaran Penjasorkes menggunakan media daring dengan menyesuaikan materi sesuai kondisi dan arahan dari dinas pendidikan.