Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: Saat Teduh
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

MARI BERSAAT TEDUH Suatu Tinjauan Teologis Terhadap Pemahaman dan Pelaksanaan Saat Teduh serta Implikasinya bagi Jemaat GMIT Lahairoi Tuaksabu Lasiana

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam kehidupan umat Kristen, beribadah kepada Allah melalui Yesus Kristus merupakan salah satu bentuk ucapan syukur atas karya penyelamatan yang dilakukan bagi umat manusia dan dunia ini. Selain itu, beribadah juga dapat membantu umat Kristen agar dapat membangun hubungan yang erat dengan sang pencipta. Salah satu hal yang dapat membantu umat kristen membangun hubungan yang erat dengan sang pencipta ialah saat teduh dalam liturgi kebaktian. Namun dalam realitas yang terjadi, saat teduh masih sering diabaikan dalam liturgi kebaktian. Contohnya ialah pada pelaksanaan saat teduh di Jemaat GMIT Lahairoi Tuaksabu Lasiana. Melihat masalah yang terjadi diatas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian lebih dalam untuk mengetahui gambaran umum jemaat, pemahaman jemaat terhadap saat teduh, realita pelaksanaan saat teduh jemaat, serta faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman dan pelaksanaan saat teduh tersebut. Dari point-point di atas, penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode ini dipilih dengan tujuan agar dapat menolong dalam mencari pengertian yang mendalam tentang suatu gejala, fakta atau realita masalah, serta peristiwa yang dapat dipahami. Hal ini dilakukan dengan cara melakukan observasi langsung dan wawancara mendalam dengan narasumber kunci. Dalam penyajian hasil penelitian, penulis menggunakan metode penulisan deskripsi, analisis, dan reflektif. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menemukan bahwa Jemaat GMIT Lahairoi Tuaksabu Lasiana memiliki pemahaman mengenai saat teduh yang beragam. Pemahaman yang beragam itu kemudian mempengaruhi pelaksanaan saat teduh di jemaat tersebut. Bahkan ada jemaat yang mengakui dirinya sering melalaikan pelaksanaan saat teduh tersebut. Alkitab yang diyakini sebagai sentral dalam ibadah, juga diyakini menjadi dasar refleksi teologis dalam berbagai aspek. Salah satunya ialah untuk merefleksikan saat teduh di dalam pelaksanaan kebaktian jemaat. Selain melihat pendasaran Alkitab, pemahaman teologis tentang saat teduh juga dapat dilihat dari buku-buku dan narasumber ahli berkaitan saat teduh. Dengan demikian dapat membantu jemaat memahami pentingnya saat teduh untuk mengingat penyertaan Tuhan dalam kehidupan jemaat, serta menyadari kerapuhan dalam diri tiap jemaat yang membutuhkan Allah merengkuh kerapuhan tersebut.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail