ANALISIS USAHA PERIKANAN TANGKAP GILL NET DI KECAMATAN KUALIN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN
RINGKASAN Yapdilson Rianto Nubatonis(15380011)Analisis Usaha Perikanan Tangkap Gill Net Di Kecamatan Kualin Kabupaten Timor Tengah Selatan: Alfred G. O. Kase., S.Pi, M.Si, Ph.D,Rockie R. L. Supit., S.Pi., M.Si sebangai pembimbing Idan II.Progam studi Manajemen Sumber Daya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Potensi sumber daya Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Timor Tengah Selatan terdiri dari wilayah laut untuk perikanan tangkap dan wilayah daratan untuk perikanan budidaya kolam. Kecamatan Kualin terdiri dari 8 Desa utama, dengan 3 desa yang secara geografis terdapat di daerah pesisir Karakteristik pantai pada Kecamatan Kualin cukup unik karena tipe substrat pantai adalah bebatuan kecil yang memiliki warna yang beragam sehingga memberikan keindahan. Selain itu, usaha penangkapan ikan di Kecamatan Kualin cukup baik Hal itu didukung dengan adanya sebagian masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan penangkap ikan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha perikanan tangkap Gillnet yang meliputi Return On Invesment (ROI), Benefit Cost Ratio(B/C) dan Break Event Point (BEP) di Kecamatan Kualin Kabupaten Timor Tengah selatan. Penelitian menggunakan metodesurvei dan observasi Hasil penilitian menunjukan Nilai return of investmen (ROI) yang diperoleh dalam usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap gillnet adalah sebesar 4.69. Sedangkan nilai B/C Rasio pertahun yang diperoleh dalam usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap gillnet adalah sebesar 5.81.Dan nilai Break Even Point (BEP) nelayan dengan menggunakan alat tangkap gillnet di Desa Kualin, Desa Oni dan Desa Tuapakasakan mencapai titik impas, BEP produksi pada penjualan sebanyak 1.290 kg dan BEP harga akan mencapai titik impas pada level harga minimum Rp. 37.143 pada penjualan total produksi 42 kg ikan. Kata kunci: Gillnet, return of investmen (ROI), B/C Rasio, Break Even Point (BEP), Kualin