ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Catatan Atas Laporan Keuangan Pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Catatan Atas Laporan Keuangan Pemerintah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan metode penelitian kuantitatif. Sumber data dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan kantor dinas sosial yang dijadikan sampel sebanyak 30 orang dengan menggunakan metode simple random sampling. Teknik analisis data dilakukan melalui uji validitas dan reabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi berganda.
Hasil penelitian ini adalah: Tingkat Pendidikan berpengaruh terhadap pemanfaatan catatan atas laporan keuangan yang ditunjukkan dengan perolehan hasil uji t yaitu nilai t hitung sebesar -4,195 dengan signifikansi 0,000 pada taraf signifikansi 5% dimana 0,000<0,05. Pengalaman Kerja tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan catatan atas laporan keuangan yang ditunjukkan dengan perolehan hasil uji t yaitu nilai t hitung sebesar 1,636 dengan signifikansi 0,114 pada taraf signifikansi 5% dimana 0,114 > 0,05. Faktor Sosial berpengaruh terhadap pemanfaatan catatan atas laporan keuangan yang ditunjukkan dengan perolehan hasil uji t yaitu nilai t hitung sebesar 3,111 dengan signifikansi 0,004 pada taraf signifikansi 5% dimana 0,004 < 0,05. Dalam penelitian ini menurut pandangan kepala dinas sosial telah sesuai dengan konsep kerja sehingga sebagian besar karyawan memiliki tingkat pendidikan dan faktor sosial yang cukup baik demi terciptanya keberlangsungan kinerja yang baik dan terciptanya pegawai yang produktif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasila Pelaksanaan Akuntansi Pemerintah Daerah Satuan Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan, serta yang menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah 1. Apakah Keterlibatan Pengguna berpengaruh terhadap pelaksanaan keberhasilan pelaksanaan akuntansi pemerintah daerah satuan kerja perangkat daerah timor tengah selatan? 2. Bagaimana Pengaruh Pendidikan Dan Pelatihan Terhadap Keberhasilan Pelaksanan Akuntansi Pemerintah Daerah Satun Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan? 3. Bagaimana Pengaruh Pengalaman Merupakan Suatu Proses Pembelajaran Terhadap Keberhasilan pelaksanaan Akuntansi Pemerintah Daerah Satuan Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan? Penelitian ini bertertuju untuk membuktikan: 1.Pengaruh Keterlibatan Pengguna Terhadap 2.pengaruh pendidikan dan peletihan terhadap Keberhasilan Pelaksanaan Akuntansi Pemerintah Daerah Satuan Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan? 3.Pengaruh Pengendalian Internal Akuntansi Terhadap Keberhasilan pelaksanaan Akuntansi Pemerintah Daerah Satuan Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan. Adapun Konsep Dalam Penelitian yaitu: (a) Keberhasilan Pelaksanaan Akuntansi adalah suatu keberhasilan yang mengumpulkan, mencata, mengimpan, dan mengelola data untuk menghasilkan informasin yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tertentu (Sari danWitono, 2014) Keberhasilan Pelaksanaan Akuntansi yang baik mampu memenuhi kebutuhan pemakai sistem menyelesaikan pekerjaannya (Primayana, 2014) (b) Keterlibatan Pengguna, adalah keterlibatan dalam proses pengembangan sistem oleh anggota organisasi atau anggota dari kelompok pengguna target (Sugiyono,1997 dalam Indriasari dan Nahartyo 2008) keterlihatan pengguna dalam pengembanganketerliatan pengguna dalam pengembangan Pelaksanaan Akuntansi dapat diartikan sebagai bentuk keterlibatan mental dan emosi pegawai dalam situasi kelompok yang menggiatkan mereka untuk menyumbang pada tujuan kelompok serta bertanggungjawab di dalam pengembangan Sistem Informasi Akuntansi (c) Pendidikan dan Pelatihan, yaitu usaha secara formal untuk tujuan transfer pengetahuan sistem informasi yang disyaratkan yang meliputi konsep-konsep sistem informasi, kemampuan teknis, kemampuan organisasi, dan pengetahuan mengenai produk-produk sistem informasi spesifik.(Sugiyono,1997 dalam Indriasasi dan Nahartyo2008 Sistem Pengendalian Internal adalah kewaajiban pihak manajemen yang penting aspek mendasar dari tanggung jawab penyediaan informasi pihak manajemen adalah untuk memberikan jaminan yang wajar bagi pemegang saham bahwa perusahaan dikendalikan dengan baik. James Hall (2011:180) Populasi dalam penelitian ini adalah 25 pegawai bagian Akuntansi atau penatausahaan keuangan pada Satuan Kerja Perangakat Daerah Dikabupaten Timor Tengah Selatan. dapat diartikan sebagai bentuk keterlibatan mental dan emosi pegawai dalam situasi kelompok yang menggiatkan mereka untuk menyumbang pada tujuan kelompok serta bertanggungjawab di dalam pengembangan Sistem Informasi Akuntansi
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi nilai informasi pelaporan keuangan pemerintah daerah kabupaten sumba barat. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualiatas sumber daya manusia,pemanfaatan teknologi informasi,sistem pengendalian intern dan pengawasan keuangan daerah terhadap nilai informasi pelaporan keuangan daerah Pendekatan penelitian yang digunakan adalah asosiatif. Responden dalam penelitian ini 30 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuisioner. Data penelitian diolah dengan menggunakan SPSS. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi linear berganda. Sumber daya manusia berpengaruh terhadap nilai informasi laporan keuangan. Pemanfaatan teknologi dan informasi berpengaruh terhadap nilai informasi laporan keuangan. Sistem pengendalian intern berpengaruh terhadap nilai informasi laporan keuangan. Pengawasan keuangan daerah secara individual mempengaruhi nilai informasi laporan keuangan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Kualitas sumber daya manusia berpengaruh terhadap nilai informasi pelaporan keuangan pemerintah daerah kabupaten sumba barat Pengujian hipotesis pengaruh kualitas sumber daya manusia terhadap nilai informasi pelaporan keuangan daerah. Dari hasil uji diatas bahwa nilai t hitung pada kualitas sumber daya manusia sebesar 2,874 lebih besar dari t tabel sebesar 2,059 dengan tingkat signifikan 0,93 lebih besar dari 0,05 Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh kualitas sumber daya manusia berpengaruh positif terhadap nilai pelaporan informasi keuangan. (2) Pengujian hipotesis pemanfaatan teknologi informasi terhadap nilai pelaporan informasi keuangan daerah. Dari hasil uji diatas bahwa nilai t hitung pada pemanfaatan teknologi informasi 2.262 lebih besar t tabel sebesar 2,059 dengan tingkat signifikan 0,008 lebih kecil dari 0,05 Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif terhadap terhadap nilai pelaporan informasi keuangan daerah . Itu berarti Ho di terima Ha di tolak. (3)Pengujian hipotesis Pengaruh sistem pengendalian internal terhadap nilai pelaporan informasi keuangan daerah .Dari hasil uji diatas bahwa nilai t hitung pada sistem pengendalian internal sebesar 2,03 lebih besar dari t tabel sebesar 2,059 dengan tingkat signifikan sebesar 0,005 lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh sistem pengendalian internal berpengaruh positif terhadap nilai pelaporan informasi keuangan daerah .(4)Pengujian hipotesis pengawasan keuangan daerah terhadap nilai pelaporan informasi keuangan daerah .Dari hasil uji diatas bahwa nilai t hitung pada pengawasan keuangan daerah sebesar 3,043 lebih besar dari t tabel sebesar 2,059 dengan tingkat signifikan sebesar 0,007 lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh pengawasan keuangan daerah berpengaruh positif terhadap nilai pelaporan informasi keuangan daerah .
Kata Kunci : Kualitas Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Sistem Pengendalian Intern, Pengawasan Keuangan Daerah, Terhadap Nilai Informasi Pelaporan Keuangan pemerintah daerah
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT DI DESA MAKTIHAN KECAMATAN MALAKA BARAT Hoar, M,A.)* Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** Penelitian etnobotani tumbuhan obat di Desa Maktihan, Kecamatan malaka Barat, Kabupaten Malaka bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan yang di manfaatkan oleh masyarakat Desa Maktihan, Organ tumbuhan yang digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional, cara pengolahan tumbuhan, serta manfaat dari tumbuhan obat. Metode penelitian yang digunakana adalah motode penelitian deskripsi kualitatis dengan teknik porpusive sampling. Tahapan dalama penelitian ini adalah observasi, wawancara dengan 8 responden informan kunci, dokumentasi tumbuhan obat berdasarkan hasil wawancara, identifikasi tumbuhan obat dan analisis data.. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Desa Maktihan terdapat 20 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pengobatan tradisional. Persentase organ tumbuhan yang digunakan adalah daun(11%), akar (1%), kulit(5%), Persentase cara pengolah tumbuhan obat dalam pengobatan tradisional yaitu direbus (11%), dihaluskan(5%), di konsumsi secara langsung (7%). Manfaat tumbuhan obat di desa maktihan adalah untuk menyembuhkan penyakit seperti sistem pencernaan, mual, muntah, kembung, diare, sembelit, dan ganguan lambung. Kata Kunci:. Etnobotani, Tumbuhan Obat, pengolahan Tumbuhan Obat, pemanfaatan, Desa Maktihan Keterangan: *) Mahasiwa **) Dosen Pembimbing ABSTRACT Ethnobotany of medicinal plants used by the community in Maktihan Village, West Malaka District Hoar, M,A.) Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** This research is about the ethnobotany of medicinal plants in Maktihan Village, West Malaka Subdistrict, Malaka Regency. It aims to identify the types of plants utilized by the people of Maktihan Village, which plant organs are used as traditional medicine ingredients, and the benefits of these medicinal plants. This type of research is descriptive research using a purposive sampling technique. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. Data from the research results were then analyzed using qualitative descriptive analysis in accordance with the research objectives, which will be presented in the form of tables, photos, or images. The results showed that there are 20 types of plants used by the community in Maktihan Village as traditional medicine ingredients. The plant organs used are leaves, roots, and bark. The ways to process these plants for traditional medicine are boiling, grinding, and eating them directly. The people of Maktihan Village more often use herbal preparations by boiling them and then drinking the infusion. The most commonly used part by the Keywords : Ethnobotany of medicinal plants processing and utilization of medicinal plants in Maktihan Village *) Researcher
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Skripsi ini berjudul : “Deskripsi Tentang Motif Dan Modus Tindak Pidana Melakukan Kegiatan Yang Tidak Sesuai Dengan Fungsi Zona Pemanfaatan Taman Nasional”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1) Apa motif pelaku tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional? 2) Bagaimana modus pelaku tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional? 3) Bagaimanakah akibat Hukum dari tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional?. Tujuan penelitian adalah 1) untuk mengetahui motif pelaku tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional. 2) Untuk mengetahui modus pelaku tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional. 3) Untuk mengetahui akibat Hukum dari tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah modus tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah motif dan modus pelaku tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi motif pelaku adalah keinginan untuk mendapatkan upah dan mengambil kayu untuk diolah. Sedangkan yang menjadi modus yaitu, membuat kesepakatan, mempersiapkan alat penebangan dan melakukan penebangan. Akibat hukum terhadap pelaku, ditahan, di jatuhkan pidana penjara dan pidana denda serta membebankan pelaku untuk membayar biaya perkara, akibat hukum terhadap lingkungan, merusak sistem ekosistem kawasan taman nasional. Saran yang penulis berikan adalah diharapkan bagi masyarakat atau korporasi untuk menjaga kelestarian kawasan taman nasional karena setiap perbuatan melakukan pengambilan atau penebangan pohon telah dilindungi oleh Undang-Undang sehingga tidak menimbulkan akibat hukum dikemudian hari. Bagi penegak hukum khususnya di bidang kehutanan untuk tetap melakukan penegakan hukum bagi pelaku yang merusak kawasan hutan taman nasional sehingga dengan tindakan tersebut dapat terpelihara kawasan taman nasional yang tetap lestari. Kata Kunci : Motif, Modus, dan Akibat Hukum, Tindak Pidana, Fungsi Zona Pemanfaatan Taman Nasional
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI AKUNTANSI DAN PENGAWASAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAERAH (STUDI PADA OPD KABUPATEN MALAKA) NAMA : YOSEFINA SEUK NAHAK NIM : 117191285 PROGRAM STUD : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI ABSTRAKSI Skripsi ini berjudul “Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi dan Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah Studi Pada OPD Kabupaten Malaka”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi, Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah Pada OPD Kabupaten Malaka. Penelitian ini menggunakan data primer. Populasi penelitian ini adalah seluruh OPD Kabupaten Malaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner yang diberikan kepada pegawai bagian pengawasan dan keuangan pada OPD Kabupaten Malaka diantar langsung oleh peneliti dan kemudian diberikan waktu selama 2 (dua) minggu untuk mengisi kuesioner tersebut. Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi dan Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah diuji menggunakan pengujian Hipotesis yaitu Uji Koefisien Determinasi (R2), Uji Parsial (Uji t), dan Analisis regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS 16. Pada pengujian hipotesis pertama H1 pengaruh antara variabel X1 (Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi) terhadap variabel Y (Kualitas Laporan Keuangan Daerah) adalah sebesar 0, 038 > 0,05 (0,000 lebih besar dari 0,05), dan nilai thitung 2,163 > t tabel = 2,039 (nilai thitung 2,163 lebih besar dari ttabel 2,039). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh pemanfaatan teknologi informasi akuntansi (X1) terhadap kualitas laporan keuangan daerah (Y) pada OPD kabupaten malaka. Pada pengujian hipotesis kedua H2 pengaruh antara variabel X2 (Pengawasan Keuangan Daerah) terhadap variabel Y Kualitas Laporan Keuangan Daerah) adalah sebesar 0,000 0,05 (2,349 lebih kecil dari 0,039), dan nilai thitung 2,349 > ttabel = 2,039 (thitung 2,349 lebih besar dari ttabel 2,039). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 diterima yang berarti terdapat pengaruh pengawasan keuangan daerah (X2) terhadap kualitas laporan keuangan daerah (Y). pada OPD kabupaten malaka.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Walburga Saria Jelita; 17192171 “Determinan Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Pada Sektor Kesehatan, pada UPTD Puskesmas Borong, Manggarai Timur”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Sistem Informasi Akuntansi pada UPTD Puskesmas Borong, Kabupaten Manggarai Timur. Penelitian ini terdiri dari satu variabel terikat (Y), dan dua variabel bebas (X). Persoalan dalam penelitian ini dijelaskan secara empiris apakah variabel Sumber Daya Manusia (X1) dan Pemanfaatan Teknologi Infomasi (X2) berpengaruh terhadap Kualitas Sistem Infomasi Akuntansi (Y) pada UPTD Puskesmas Borong. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai UPTD Puskesmas Borong, sedangkan Sampel yang diambil adalah pegawai pada bagian sekretariat dan keuangan yang berjumlah 34 responden, dengan metode pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling. Teknik analisis data terdiri dari Analisis Pendahuluan dan Analisis Lanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Pengujian hipotesis dengan menggunakan alat regresi linear berganda dan menggunakan alat statistika SPSS 2020. Kualitas sistem informasi akuntansi adalah kualitas keluaran (output) informasi yang memiliki karakteristik relevan, terpercaya, lengkap dan tepat waktu guna untuk digunakan pada saat pengambilan keputusan dan mengukur kinerja suatu organisasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas sistem informasi akuntansi yaitu Sumber Daya Manusia dan Pemanfaatan Teknologi Informasi. Menurut Sayuti Hasibuan (2000: 3) sumber daya manusia adalah semua manusia yang terlibat di dalam suatu organisasi dalam mengupayakan terwujudnya tujuan organisasi tersebut. Menurut Nurhaliza (2014) dengan adanya teknologi informasi membantu pengguna dalam memudahkan pekerjaannya dan dibutuhkan penggunaan teknologi informasi yang memadai, seperti tersediannya perangkat komputer baik hardware maupun software yang mampu menghasilkan informasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Sumber Daya Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kulitas Sistem Informasi Akuntansi pada UPTD Puskesmas Borong. (2) Pemanfaatan Teknologi Informasi Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kulitas Sistem Informasi Akuntansi pada UPTD Puskesmas Borong.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS INFORMASI LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA KUPANG Dierapemerintahaansekaranginibanyaksekaliterjadipembaharuanperaturanpemerintah yang sejalandenganberlakunyaundang-undangotonomidaerahuntukmenumbuhkankesadaranpembangundaerahsecara optimal. Hal tersebutberartipemerintahdaerahdiberikankewenanganuntukmenyelenggarakanpemerintahdaerah yang lebihluas, nyata dan bertanggungjawab. SehinggaPemerintah Daerah ditugaskanuntukmenjalankanrodapemerintahan, pembangunan dan layanansosialmasyarakatsertadiwajibkanuntukmenyampaikanlaporanpertanggungjawabankeuangandaerahnyauntukdinilaiapakahpemerintahdaerahtersebutberhasilmenjalankantugasdenganbaikatautidak. Oleh sebabituPemerintahdaerahdituntut agar pengelolaankeuangandaerahsecarabaik yang harusdilakukandalammewujudkantujuanpemerintahan yang bersih(clean goverment), dimanapengelolaankeuangandaerah yang baikadalahkemampuanmengontrolkebijakankeuangandaerahsecaraekonomis, efisien, transparan dan akuntabel. Pemerintah Daerah harusdapatmempertanggungjawabkanpengelolaankeuangandaerahmelaluiLaporanKeuangan. Undang-UndangNomor 17 Tahun 2003 tentangKeuangan Negara dan Undang-UndangNomor 9 Tahun 2015 tentangPerubahanKedua Atas Undang-UndangNomor 23 Tahun 2014 tentangPemerintah Daerah, yang mengaturbentukpertanggungjawabandalampenyelenggaraankegiatanpemerintahan, dalamhalinidenganmenyampaikanlaporanpertanggungjawabanberupalaporankeuangan. MenurutPeraturanPemerintahNomor 71 Tahun 2010, apabilainformasi yang terdapatdalamLaporanKeunganPemerintah Daerah telahmemenuhikriteriakarakteristik yang ditetapkanmakapemerintahdaerahmampumewujudkantransaparasi dan akuntabilitasdalampengelolaankeuangandaerah. Informasi yang terkandungdalamlaporankeunganharussesuaidenganstandar yang ditetapkan, apabilatidaksesuaimakaakanmengakibatkankerugiandaerah, potensikekuranganpenerimaan, kelemahanadministrasi, ketidakefisien dan ketidakefektifan. Kualitaslaporankeuanganadalahsejauh mana laporankeuanganmenyajikaninformasi yang benar dan jujur. Hal iniberartibahwakualitaslaporankeuanganmenunjukkankonsepkualitasinformasidarilaporantersebut. SehinggaberdasarkanpenjelasantersebutmakadapatmenjadiacuanuntukmenganalisisFaktor-faktorapasaja yangdapatmempengaruhiKualitasInformasiLaporanKeuangan. Faktor-faktor yang dapatmempengaruhikualitasinformasilaporankeuangandiantaranyayaituPengawasan Internal, KapasitasSumberDayaManusia, PemanfaatanTeknologiInformasi, Dan KomitmenOrganisasi. Objek yang akanditelitidalampenelitianiniadalah Badan Keuangan dan AsetPemerintah Daerah Kota Kupangdenganjumlahpegawaisebanyak 85 orang. Teknik analisis data yang penelitigunakandalampenelitianiniuntukmengetahuipengaruhPengawasan Internal, KapasitasSumberDayaManusia, PemanfaatanTeknologiInformasi, dan KomitmenOrganisasiterhadapKualitasInformasiLaporanKeuangan, penelitimenggunakan Uji AnalisisRegresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji t), Uji Simultan (Uji F) dan Uji koefisienDeterminasi (R2). Dari hasilpenelitian yang dilakukan, penelitidapatmenyimpulkanbahwaSecaraparsialterdapatpengaruhPengawasan Internal (X1), KapasitasSumberDayaManusia (X2), PemanfaatanTeknologiInformasi (X3) dan KomitmenOrganisasi (X4) teterhadapKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) pada Pemerintah Daerah Kota Kupang. SedangakansecarasimultanterdapatpengaruhPengawasan Internal (X1), KapasitasSumberDayaManusia (X2), PemanfaatanTeknologiInformasi (X3) dan KomitmenOrganisasi (X4) teterhadapKualitasInformasiLaporanKeuangan pada Pemerintah Daerah Kota Kupang. Hal inidibuktikandenganperolehanhasilpengujiandidapatihasilanalisisregresi linier bergandadengannilaikonstan a sebesar 1.103 sedangkankoefesienregresibˡ = 0.176, b² adalah 0.143, b3adalah 0.113, b4adalah 0.925. Sehinggadapatdimasukandalampersamaananalisisregresi linier bergandayaitu Y = 1.103 + 0.176X1 + 0.143X3 + 0.113X3 + 0.925X4+e. Selainituhasil Uji hipotesispertamayaituterdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelPengawasan Internal (X1) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0000,05 dan nilaiT_hitung 8.279>1,664. Selanjutnya terdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelKapasitasSumberDayaManusia (X2) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0010,05 dan nilaiT_hitung 3.542>1,664. Selanjutnya terdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelPemanfaatanTeknologiInformasi(X3) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0040,05 dan nilaiT_hitung 2.978>1,664. Dan selanjutnya terdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelPemanfaatanKomitmenOrganisasi(X4) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0000,05 dan nilaiT_hitung 28.210>1,664. Berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2) sebesar 0.970. Artinyabahwasebesar 97% variabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dapatdijelaskan oleh variabelPengawasan Internal (X1), KapasitasSumberDayaManusia (X2), PemanfaatanTeknologiInformasi (X3) dan KomitmenOrganisasi (X4). Sedangkanselisihnya 3% dijelaskan oleh variabel lain yang tidaktermasukdalampenelitianini. Kata Kunci :KualitasInformasiLaporanKeuangan, Pengawasan Internal, KapasitasSumberDayaManusia, PemanfaatanTeknologiInformasi dan KomitmenOrganisasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
STUDI OPTIMASI JENIS TANAMAN PADA MUSIM TANAM II JARINGAN IRIGASI DI DESA OELOLOT KECAMATAN ROTE BARAT KABUPATEN ROTE NDAO ABSTRAK Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Pandie .J.J*) Nainiti, N.P.P.E.**) Lano . L.M.**) Tujuan Untuk mengetahui bagaimana pola tanam yang optimum pada daerah irigasi di Desa Oelolot Kecamatan Rote Barat Kabupaten Rote Ndao Dari hasi penelitian dapat di simpulkan bahwa manfaat dari air Irigasi Oelolot untuk pertanian sangatlah menguntungkan karena para petani dapat melakukan 2 kali musim tanam dengan musim tanam pertama di mulai dari bulan Desember – Februari pada bulan – bulan ini persediaan air meningkat, sedangkan pada musim tanam dua yakni bulan April – Juni dimana ketersediaan air semakin berkurang. Rancangan penelitian ini menggunakan Model matematika dalam program linier dengan Persamaan fungsi tujuan yang ingin dicapai dengan rumus Musim Tanam I : Z = C1,X1a. Musim Tanam II : Z = C2,X2a dengan membatasi kegunaan utama sebagai fungsi kendala pada kebutuhan air tiap luas lahan tanaman Padi. Hasil penelitian menunjukan pada musim tanam II terhitung bulan April hingga bulan Juni, luas area tanaman jagung sebesar 3,2 ha dan menghasilkan keuntungan sebesar(Rp. 5,885,000 )dan holtikultural dengan luas arel tanam 2,14 ha dengan menghasilkan keuntungan sebesar (Rp2,395,000). Untuk fungsi kendala pada musim tanam I dan musim tanam II luas areal tanaman padi sebesar 8,34 ha dan menghasilkan keuntungan sebesar(Rp. 12.680.000) Volume air yang diserap untuk musim tanam II adalah 1,75M3/Detik dari total volume air yang berjumlah 10,00 M3/detik. Kata Kunci: Pemanfaatan Air Irigasi, Optimasi, jenis tanaman Keterangn: * Peneliti ** Pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tumbuhan obat merupakan tumbuhan yang dapat dipergunakan sebagai obat untuk mengobati penyakit. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui jenis tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat Desa Kuneman Kecamatan Alor Selatan Kabupaten Alor, mengetahui bagian tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat Desa Kuneman, mengetahui cara pengolahan tumbuhan obat, mengetahui jenis penyakit yang disembuhkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi.Pemelihan responden menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan metode deskritif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian di Desa Kuneman ditemukan 21 jenis tumbuhan obat yaitu pegagan, ajerang, kumis kucing, nanas, kol banda,ganda rusa, daun cinta buah, aruda, gala-gala, paragis, pecah beling, kaktus centong, kamboja, kecubung, jeruk purut, daun afrika, sirih, pulai. Bagian tumbuhan yang digunakan yaitu akar, batang, daun, buah dan getah. Kesimpulan Jenis- jenis tumbuhan obat yang ditemukan di Desa Kuneman antara lain Ajerang,aruda, daun cinta buah, daun afrika,ganda rusa, gala-gala, jeruk purut, kecubung, kumis kucing, kaktus centong, kapas,kamboja, kol banda, nanas, pegagan, pecah beling, paragis, sirih, seleguri, rumput besi dan pulai. Bagian-bagian (Organ) tumbuhan yang digunakan yaitu akar, batang, daun, buah,getah.kulit. Cara pengolahan tumbuhan obat yaitu ditumbuk, direbus, dibakar, direndam. Penyakit yang pernah disembuhkan yaitu demam, sakit perut, batuk pileks,bisul, sakit ngeri, kudis, lambung, sakit gigi, sakit telinga,malaria,luka,patah tulang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PRINSIP PEMILIHAN DAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 1 KOTA KUPANG
Tande, A.L. )* Meha, A. M.)** Manu, T.S.N.)**
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah prinsip guru dalam pemilihan dan pemanfaatan media pembelajaran yang dilakukan guru pada saat kegiatan belajar mengajar. Tujuan penelitian adalah agar Bapak Ibu/guru IPA di SMP Negeri 1 Kota Kupang dapat memperhatikan Prinsip Pemilihan Media terlebih dahulu sebelum Media dimanfaatkan. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian riset lapangan. Teknik pngumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Prosedur penelitiannya adalah: penelitian terdahulu, tahap perencanaan, dan tahap pelaksanaan, teknik analisisnya menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 7 guru IPA dan 2 siswa, prinsip pemilihan efekitifitas dengan rata-rata hasil persentase 100% menunjukan bahwa 7 guru IPA memperhatikan prinsip efektifitas sebelum media di manfaatkan, pada prinsip efisiensi 55,5% 4 guru IPA tidak memperhatikan prinsip efisiensi dapat dilihat juga pada 1 siswa menunjukan bahwa guru IPA tidak memperhatikan prinsip efisiensi, pada prinsip relevansi 100% menunjukan bahwa ke 7 guru IPA memperhatikan prinsip relevansi, pada prinsip produktifitas 100% menunjukan bahwa ke 7 guru IPA memperhatikan prinsip produktifitas, sedangkan pada pemanfaatan media pembelajaran yang jelas dan menarik dengan rata-rata persentase 11,1% menunjukan bahwa 1 orang siswa tidak mendapatkan pelajaran yang jelas dan menarik, proses pembelajaran menjadi lebih interaktif 11,1% menunjukkan bahwa 1 orang siswa tidak mendapatkan proses pembelajaran yang lebih interaktif, dan kesulitan yang di temui dalam pemanfaatan media pembelajaran IPA 100% menunjukkan bahwa dari setiap guru dan juga siswa mengalami kesulitan dalam pemanfaatan media. Prinsip pemilihan dan pemanfaatan media pembelajaran IPA di SMP Negeri 1 Kota Kupang “Cukup Baik”
Kata kunci : prinsip Pemilihan, Pemanfaatan Media, Pembelajaran IPA.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK FORTIFIKASI TEPUNG WORTEL PADA PEMBUATAN MAKARONI SCHOTELTERHADAP DAYA TERIMA KONSUMEN Jalentus E.M. Talan DR.Ir.Golief F. Neonufa, MT Ir. Zet Malelak, M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tepung terigu dengan tepung wortel terhadap karakteristik organoleptik makaroni schotel. Manfaat penelitian ini adalah untuk mengurangi ketergantungan terhadap tepung terigu dengan memanfaatkan bahan baku lokal berupa wortel, kemudian untuk menghasilkan produk makaroni schotel dengan nilai gizi yang tinggi. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 kali percobaan dan 3 kali ulangan. Rancangan perlakuan yang dilakukan pada penelitian ini terdiri dari 100% tepung terigu, 90% tepung terigu dan tepung wortel 10%, 80% tepung terigu dan 15% tepung wortel, 80% tepung terigu dan 20% tepung wortel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor perbandingan tepung terigu dengan tepung wortel berpengaruh nyata terhadap warna pada perlakuan D dengan skor 3,639 , rasa pada perlakuan D denan skor 3,806 dan aroma pada perlakuan D dengan skor 3,806 pada makaroni schotel.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Weran.K.A *) Nainiti, N.P.P.E.**) Dethan.J.J.S. **) Tujuan Optimalisasisi polah tanam daeraIrigasi Waikelak di Desa Bendona yaitu untuk mengetahui pemanfaatan Air IrigasiWaikelak terhadap usaha tani serta menghitung keuntungan maksimum musim tanam I dan II pada tanaman Padi di Desa Bendona Kecamatan Tanjung Bunga Kabupaten Floress Timur. Dari hasi penelitian dapat di simpulkan bahwa manfaat dari air Irigasi Waikelak untuk pertanian sangatlah menguntungkan karena para petani dapat melakukan 2 kali musim tanam dengan musim tanam pertama di mulai dari bulan Desember – Februari pada bulan – bulan ini persediaan air meningkat, sedangkan pada musim tanam dua yakni bulan April – Juni dimana ketersediaan air semakin berkurang. Rancangan penelitian ini menggunakan Model matematika dalam program linier dengan Persamaan fungsi tujuan yang ingin dicapai dengan rumus Musim Tanam I : Z = C1,X1a. Musim Tanam II : Z = C2,X2a dengan membatasi membatasi kegunaan utama sebagai fungsi kendala pada kebutuhan air tiap luas lahan tanaman Padi. Hasil penelitian menunjukan pada musim tanam I terhitung dari bulan Desember hingga bulan Februari luas areal tanaman padi sebesar 15 ha dengan menghasilkan keuntungan sebesar (Rp19,885,000) danjagung dengan luas arel tanam 10 ha dengan menghasilkan keuntungan sebesar ( Rp13,795,000). Musim tanam II terhitung bulan April hingga bulan Juni, luas area tanaman padisebesar 9 ha dan menghasilkan keuntungan sebesar Rp 9,885,000dan jagung dengan luas arel tanam 12 ha dengan menghasilkan keuntungan sebesar (Rp29,740,000). Untuk fungsi kendala pada musim tanam I dan musim tanam II luas areal tanaman padi sebesar 22 ha dengan dan menghasilkan keuntungan sebesar Rp . 29.770.000 Danjagung dengan luas arel tanam 22 hadengan menghasilkan kentungan sebesar (Rp31.590.000.)