Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Kemiskinan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

analisis pengaruh alokasi dana desa terhadap penanggulangan tingkat kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi di kabupaten malaka

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Angka kemiskinan yang terus meningkat dari tahun ketahun merupakan suatu persoalan serius yang di hadapi pemerintah, sehingga pada tahun 2015 pemerintah menerbitkan dana desa kemudian di alokasikan guna untuk memecahkan persoalan kemiskinan yang ada. Penyaluran dana desa yang bersumber dari APBN yang kemudian di transfer Ke APBD kabupaten/kota yang selanjutnya di alokasikan ke Desa, merupakan upaya pemerintah dalam mengatasi kemiskinan. Penyaluran Dana Desa di harapkan dapat mendorong pertumbuhan Ekonomi sehingga masalah kemiskinan dapat teratasi. Masalah penelitian ini adalah Pengaruh alokasi dana desa terhadap penanggulangan kemiskinan melalui pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Malaka. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebrapa besar pengaruh Alokasi dana desa terhadap penanggulangan kemiskinan dengan melihat pengaruh langsung dan tidak langsung yang menjadikan Pertumbuhan Ekonomi sebagai Pengantara pengaruh Alokasi dana desa terhadap penanggulangan kemiskinan. Teknik pengumpulan data pada penulisan ini adalah data sekunder berupa dokumentasi dengan jenis data kuantitatif . kemudian di analisis dengan mendeskripsikan konsep dan indikator empirik pada analasis pendahuluan dan kemudian pada analaisis lanjutan menggunakan analisis regresi dengan dua model persamaan dan analisis jalur untuk mengetahui pengaruh masing masing variabel. Dari hasil penelitian dapat menunjukan bahwa : 1. Pengaruh alokasi Dana Desa (X) terhadap Pertumbuhan Ekonomi (Y1) dari hasil perhitungan persamaan pertama diketahui variabel ADD (X) mempunyai pengaruh signifikan posetif terhadap Pertumbuhan Ekonomi (Y1). 2. Pengaruh variabel Alokasi Dana Desa (X) terhadap Penanggulangan Tingkat Kemiskinan (Y2) berpengaruh posetif.. 3. Pengaruh variabel Pertumbuhan Ekonomi (Y1) terhadap Penanggulangan Kemiskinan (Y2). Dari hasil perhitungan secara parsial dalam persamaan kedua variabel Pertumbuhan Ekonomi (Y1) terhadap Penanggulangan Kemiskinan mempunyai pengaruh yang posetif dan signifikan. 4. Dengan dasar analisis jalur pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung nilai koefisien standardized beta pada pengaruh ADD terhadap penanggulangan kemiskinan dengan pertumbuhan Ekonomi sebagai variabel intervening di peroleh pengaruh tidak langsung sebesar (0,02) dan pengaruh langsung sebesar (0,041). Yang menunjukan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi tidak mampu memediasi pengaruh ADD terhadap Penanggulan Kemiskinan. Berdasarkan uraian yang disajikan pada bagian hasil analisis dan pembahasan maka kesimpulanya sebagai berikut : Alokasi Dana Desa (X) tidak berpengaruh terhadap penanggulangan Tingkat kemiskinan(Y2) Melalui pertumbuhan Ekonomi (Y1).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GEREJA DIASPORA : DARI GEDUNG KE KEHIDUPAN Suatu Tinjauan Teologis terhadap Pemikiran Y.B. Mangunwijaya tentang Gereja Diaspora dan Implikasinya bagi Jemaat GMIT Kaisarea BTN Kolhua, Klasis Kota Kupang Timur.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kehidupan bergereja di konteks perkotaan kerap dipahami secara sempit sebagai aktivitas yang berpusat pada gedung gereja, liturgi, dan struktur kelembagaan. Cara pandang ini sering kali menutupi realitas sosial yang lebih dalam, khususnya pengalaman kemiskinan struktural yang dialami sebagian anggota jemaat. Penelitian ini berangkat dari persoalan tersebut dengan memfokuskan kajian pada konsep Gereja Diaspora yang dikemukakan oleh Y. B. Mangunwijaya dan implikasinya bagi kehidupan Jemaat GMIT Kaisarea BTN Kolhua sebagai gereja perkotaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merefleksikan secara teologis realitas kemiskinan struktural dalam kehidupan jemaat serta menelaah bagaimana pemikiran Gereja Diaspora dapat menjadi kerangka teologis bagi pembaruan pelayanan gereja. Penelitian ini juga bertujuan menegaskan bahwa gereja dipanggil untuk hadir bukan semata sebagai organisasi religius, melainkan sebagai organisme iman yang hidup, bertumbuh, dan berpihak pada kehidupan umat yang rentan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis dan refleksi teologis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap karya-karya Y. B. Mangunwijaya, kajian Alkitab, serta analisis kontekstual berdasarkan data sosial dan pekerjaan Jemaat GMIT Kaisarea BTN Kolhua. Pendekatan ini memungkinkan pembacaan kritis atas realitas jemaat sebagai “tanda-tanda zaman” yang menantang gereja untuk merefleksikan kembali identitas dan panggilannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan yang dialami sebagian jemaat GMIT Kaisarea merupakan bentuk kemiskinan struktural yang tidak dapat direduksi sebagai persoalan individual. Dalam terang pemikiran Mangunwijaya, kemiskinan tersebut menjadi locus teologis yang menguji kesetiaan iman dan kesaksian gereja. Konsep Gereja Diaspora menegaskan bahwa gereja dipanggil untuk bergerak dari pemusatan pada gedung menuju kehadiran nyata dalam kehidupan umat. Dengan demikian, GMIT Kaisarea dipahami sebagai “Kebun Anggur Tuhan yang Berbunga,” yakni komunitas iman yang merawat keberagaman, memperjuangkan martabat manusia, dan menghadirkan Injil sebagai daya yang membebaskan di tengah realitas perkotaan yang timpang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGHARAPAN DI TENGAH KESESAKAN "Suatu Tinjauan Teologis Terhadap Pemikiran Albert Nolan dan Penerapannya Bagi Pelayanan GMIT"

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini mengkaji pemikiran teologis Albert Nolan tentang pengharapan dalam konteks penderitaan struktural, serta merefleksikan relevansinya bagi pelayanan Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT). Albert Nolan adalah seorang teolog Dominikan asal Afrika Selatan yang teologinya berkembang dalam situasi penindasan apartheid. Dalam karya-karyanya, terutama Hope in an Age of Despair, Nolan menekankan bahwa pengharapan Kristen bukanlah optimisme kosong, melainkan tindakan konkret yang lahir dari iman kepada Allah yang berpihak kepada kaum tertindas. Teologi pengharapannya berakar pada pengalaman Yesus dan bertumpu pada keadilan sosial. Skripsi ini menggunakan metode kualitatif kepustakaan dan pendekatan deskriptif-analitis untuk menggali pemikiran Nolan secara kontekstual dan menerapkannya dalam realitas kemiskinan di NTT yang merupakan wilayah pelayanan GMIT. Dalam refleksi teologis, ditemukan bahwa gereja dipanggil untuk menjadi pelaku harapan dengan bertindak dalam solidaritas terhadap kaum miskin, memperjuangkan keadilan struktural, serta mengembangkan spiritualitas pembebasan. Skripsi ini menyimpulkan bahwa pemikiran Nolan sangat relevan bagi GMIT dalam menjawab tantangan kemiskinan dan membangun pelayanan yang transformatif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

“HOSPITALITAS GEREJA” “Suatu Kajian Naratif Terhadap Injil Lukas 10:25-37 dan Implikasinya Bagi Pelayanan Gereja Masehi Injili Di Timor dalam Mengatasi Masalah Kemiskinan”

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemiskinan adalah masalah klasik, karena itu banyak orang, organisasi atau negara, berusaha untuk mengatasi persoalan kemiskinan, tetapi kemiskinan tidak pernah berakhir dan masih menjadi kenyataan dunia. Kemiskinan disebabkan dan telah menyebabkan banyak hal. Dalam upaya mengatasi masalah kemiskinan dibutuhkan hospitalitas. Penulis tertarik untuk mengkaji permasalahan tersebut secara lebih mendalam melalui karya ilmiah dengan menggunakan metode kritik naratif dari teks Injil Lukas 10:25-37. Injil Lukas mencatat kepedulian Yesus terhadap orang-orang miskin, kaum perempuan, anak-anak, orang Samaria dan orang-orang yang paling berdosa. Tulisan ini berupaya memaknai hospitalitas dan makna tanggung jawab sosial yang penulis dapat dari penafsiran teks Injil Lukas 10:25-37. Kerygma teologis yang penulis temukan menunjukkan karakteristik dari orang Samaria dan pemilik penginapan yang berhospitalitas terhadap orang yang terluka, dapat dibawa dalam konteks GMIT. Sikap hospitalitas inilah yang kemudian penulis kaitkan dengan bagaimana pelayanan GMIT dalam mengatasi masalah kemiskinan di NTT dan bagaimana GMIT berkerja sama dengan denominasi lain maupun agama lain dalam pengentasan kemiskinan di NTT. Dalam upaya gereja dalam mengatasi masalah kemiskinan di NTT, maka gereja perlu berkolaborasi dengan denominasi lain maupun agama lain. Cara pandang gereja terhadap sang liyan (yang lain) harus dipandang sebagai sahabat, agar hospitalitas dari gereja dan sang liyan dapat menjadi kepedulian yang utuh dalam mengatasi masalah sosial kemiskinan di NTT. Pada akhirnya, tulisan ini mengajak Gereja Masehi Injili di Timor menghidupi hospitalitas dalam kehidupan bergereja

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pelatihan Pengembangan Swadaya Masyarakat di Pusat Pelatihan Misi Terpadu “Tinjauan Pembangunan Jemaat Terhadap Pelatihan Pengembangan Swadaya Masyarakat Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi di Wilayah Pelayanan Gereja Masehi Injili di Timor”

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam hubungan kerja sama antara Pusat Pelatihan Misi Terpadu (PPMT) dan Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), dilakukan sebuah pelatihan Pengembangan Swadaya Masyarakat (PSM). Dari pelatihan ini, penulis mencoba untuk memberi perhatian kepada upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh PPMT dengan melihat dampaknya dalam wilayah pelayanan GMIT. PPMT dibangun dengan berlatar belakang kehidupan jemaat dalam menghadapi masalah-masalah seperti kemiskinan, rendahnya pendidikan, tingkat kesehatan yang buruk dan masalah lainnya. Dalam menyatakan visi dan misi mereka, maka PPMT membangun kerja sama dengan GMIT. Tulisan ini melihat hubungan kerja sama antara PPMT dan GMIT dalam upaya pemberdayaan yang dilakukan. Penulis menggunakan metode deskriptif, analitis hingga reflektif. Metode deskriptif digunakan untuk melihat kehadiran PPMT di wilayah pelayanan GMIT. Kemudian, penulis menggunakan metode analitis guna menganalisis faktor-faktor dan dampak dilakukan pemberdayaan. Metode yang digunakan penulis dalam analisis adalah metode analisis SWOT. Metode ini melihat bagaimana kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dari sebuah program yang dilakukan. Lalu, penulis meninjau secara teologis upaya pemberdayaan ini menggunakan tinjauan teologi praktika yaitu pembangunan jemaat. Penulis menemukan bahwa upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh PPMT dalam kerja sama bersama GMIT memberikan hasil meskipun dalam keberhasilan itu, belum sempurna. Dampak dari pemberdayaan ini turut dirasakan oleh GMIT. Dengan keberhasilan inilah, visi dan misi yang dijalankan oleh PPMT berhasil tetapi dalam upaya perkembangan hasil yang lebih baik, perlu pengawasan dan tindak lanjut yang lebih baik tentang upaya pemberdayaan ini. Gereja hadir di dunia guna menyatakan visi dan misi Allah termasuk GMIT yang juga berperan menghadirkan tanda-tanda Kerajaan Allah dalam panca pelayanannya. Bekerja sama dengan PPMT, GMIT berusaha untuk belajar mengembangkan potensi yang dimiliki jemaat guna memberi kesejahteraan bagi mereka. Dalam proses pemberdayaan ini, kehadiran Allah menjadi nyata melalui orang yang dipanggil dan diutus-Nya. Dengan kehadiran dan peran para pelayan, PPMT berhasil menyatakan visi dan misinya bukan saja tentang pelayanan “altar” melainkan tentang peran pelayan di “latar”.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ALLAH YANG TURUT MENDERITA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penderitaan merupakan bagian dari kehidupan manusia. Ada berbagai bentuk penderitaan yang terus dialami oleh manusia, salah satunya kemiskinan. Kemiskinan menjadi pergumulan besar bagi masyarakat yang ada di NTT dan tentu saja gereja yang bertumbuh dalam konteks kemisikinan. Kemiskinan dapat menimbulkan kesenjangan sosial, keterbelakangan, masalah sosial, masalah ekonomi, masalah ekologi, dan berbagai masalah lainnya. Gereja yang bertumbuh dengan masalah kemiskinan, harus terus berupaya untuk menolong jemaat keluar dari kemiskinan sebagai salah satu bentuk penderitaan, untuk itu pula gereja perlu untuk mendapatkan berbagai sumbangan pemikiran untuk terus menerus memperbaharui dan menggerakan misi menuju suatu keadaan yang lebih baik. Skripsi ini bertujuan untuk memberikan sumbangan teologi Kazoh Kitamori tentang Allah yang menderita bagi perkembangan misi GMIT yang sampai pada saat ini masih bergumul dengan kemiskinan. Teologi Allah yang menderita memberikan pemahaman tentang Allah yang mengambil bagian dalam penderitaan manusia. Allah yang penuh cinta kasih bergumul dengan diri-Nya yang penuh dengan murka atas dosa manusia, sehingga Ia memutuskan untuk menggantikan manusia dalam penderitaan kekal. Allah mengambil alih penderitaan manusia, Ia memeluk ciptaan yang tidak layak untuk dipeluk, Ia mengasihi ciptaan yang tidak layak mendapatkan kasih-Nya. Untuk itu pula Ia mengganti penderitaan manusia melalui penderitaan yang Ia alami. Karena cinta kasih Allah yang besar ini juga, maka misi GMIT terpanggil untuk mengambil bagian dari penderitaan jemaat sebagai bentuk kesaksian akan kehadiran Allah dalam penderitaan. GMIT tak dapat menyangkali bahwa gereja bertumbuh dalam konteks kemiskinan, akan tetapi melalui kemiskinan, GMIT berusaha untuk menumbuhkan diri, menjadi mitra Allah dan mengambil bagian dalam penderitaan, GMIT berdamai dengan keadaan dan dalam keterbatasan, GMIT menjadi saksi kehadiran Allah dalam konteks kemiskinan di NTT. Misi GMIT menolong jemaat untuk hadir dalam penderitaan, ikut dalam proses penyembuhan dan juga menolong jemaat untuk bersaksi dalam penderitaan dan keterbatasan sekalipun.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SANGGAR ANAK NEKAMESE

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembangunan jemaat, pada dasarnya adalah membangun orang menuju proses perubahan ke arah yang baik, misalnya melalui upaya pemberdayaan jemaat. Selanjutnya, upaya ini dilakukan agar jemaat mampu menjadi sarana dan tanda keselamatan dari Allah kepada dunia. Artinya, Gereja membangun kemampuan masyarakat, dengan mendorong, memotivasi, membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimiliki dan berupaya untuk mengembangkan potensi itu menjadi tindakan nyata. Inilah yang dilakukan oleh Jemaat GMIT Nekamese dalam program Sanggar Anak Nekamese. Sanggar ini lahir dari pergumulan panjang jemaat dengan kemiskinan. Sebenarnya, sumber daya alam di jemaat cukup melimpah hanya saja tidak didukung dengan sumber daya manusianya. Cukup lama, karena kebutuhan ekonomi tidak tercukupi mendorong sejumlah anggota jemaat untuk meninggalkan desa dan pergi mencari perkerjaan di luar daerah tanpa pendidikan formal ataupun ketrampilan yang memadai. Apakah program ini memenuhi kriteria/syarat/standar pembangunan jemaat? Pertanyaan ini mendorong Penulis untuk meneliti secara lebih mendalam. Metode Penelitian Kualitatif yang dipilih dengan tujuan untuk mendapatkan pengertian yang mendalam tentang suatu gejala, fakta atau realita, masalah, serta peristiwa yang dapat dipahami. Penulis melakukan observasi langsung dan wawancara mendalam dengan sejumlah informan kunci. Untuk menyelesaikan tulisan ini, penulis menggunakan metode penulisan, deskriptif, analisis dan reflektif. Berdasarkan hasil penelitian, Program Sanggar Anak Nekamese menjadi upaya pemberdayaan jemaat yang berjalan sesuai dengan tahapan dalam proses pembangunan jemaat. Pemberdayaan jemaat ini menggunakan pendekatan Appreciative Inquiry, untuk melihat potensi baik yang ada pada jemaat Nekamese dan mengembangkannya untuk pengembangan komunitas jemaat Nekamese. Kehadiran Program Sanggar Anak Nekamese telah menjawab persoalan yang dialami oleh jemaat GMIT Nekamese, dan membawa jemaat keluar dari persoalan kemiskinan. Program ini menjadi bagian dari pembangunan jemaat, sebab jemaat yang terlibat di dalamnya diberdayakan dan turut serta dalam membangun gereja sebagai komunitas orang percaya, yang menghadirkan tanda-tanda Kerajaan Allah. Sebagaimana Yesus Kristus kepala gereja memberdayakan orang-orang miskin, Jemaat Nekamese juga meneladaninya sebagai gereja yang peduli terhadap persoalan kemiskinan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail