ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa di SMPS Advent Nusra Noelbaki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen atau eksperimen semu, metode penelitian ini digunakan untuk mengetahui pengaruh dari suatu perlakuan yang dilakukan pada suatu kondisi tertentu. Desain penelitian yang digunakan adalah desain pre-test post-test dengan dua kelompok random. Tujuan diberikan pre-test dan post-test yaitu untuk mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam memahami dan menangkap materi yang sudah diberikan pada saat pembelajaran dilaksanakan. Tes ini berupa soal esai sebanyak 10 soal. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Guru IPA dan siswa kelas VIII A SMPS Advent Nusra Noelbaki yang berjumlah 22 siswa. Rencana analisis data mengunakan uji normalitas dengan desain One Group Pretest-Posttest Design dan aplikasi SPSS untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitan nilai kategori tersebut dapat di lihat Pada Indikator memberikan penjelasan sederhana sebelum 36,3% dan sesudah 60,5%. Indikator membangun ketrampilan dasar sebelum 25%, dan sesudah 43,1%. Indikator menyimpulkan sebelum 24,5% dan sesudah 40,4%. Indikator membuat penjelasan lanjut sebelum 25% dan sesudah 53,1%. Indikator mengatur strategi dan taktik sebelum 31,8% dan sesudah 50%. Sedangkan Uji normalitas menunjukan bahwa nilai signifikansi. Pretest 0,003 < 0,05 maka data berdistribusi tidak normal sedangkan nilai signifikansi. Posttest 0,216 > 0,05, maka data berdistribusi normal. Sehingga disimpulkan bahwa data dalam penelitian ini tidak normal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUHMODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMTING BERBASIS ACTIVE LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMP NEGERI MET’ANA KECAMATAN KUANFATU TAHUN AJARAN 2020/2021 Kase M. M* Nomleni Th. F)** Foeh. Y** TujuandalampenelitianiniadalahUntukmengetahuipengaruh modelpembelajaranprobing promtingberbasisactive learningterhadapkemampuanberpikirkritissiwapadakelas VIIISMP NegeriMet’ana.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahmetodeEksperimenyaitubertujuanuntukmengetahuihubunganvariabelbebasterhadapvariabelterikat.Metode yang digunakanadalahmetodeeksperimendengandesainPosstest-Only Control Design.Populasiseluruhsiswakelas VIII berjumlah31siswadansampelkelas VIIIAdankelas VIIIB berjumlah14 siswa.Teknikpengambilansampel yang digunakanadalahPurposive Sampling.Pengumpulan data dilakukandengantes.Teknikanalisis data menggunakanUji t, denganbantuanSPSS.Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai F sebesar 4,124 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai t 9,032 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh berpikir kritis siswa antara kelas kontrol dan eksperimenHasilpenelitianmenunjukkanbahwapenggunaanModel PembelajaranProbing promtingberbasisactive learningpadakelaseksperimenlebihtinggiyaituMemberikanpenjelasansederhana93%, Membangunketerampilandasar93,00%, Menyimpulkan87,14%,Memberikanpenjelasanlebihlanjut 86,00%.danMengaturstrategidantaktik92,85%. Dibandingkandengankemampuanberpikirkritis padakelasKontrol.Sehinggadapatdisimpulkanbahwaadapengaruh yang signifikandalammodelpembelajaranprobing promtingterhadap kemampuan perpikir kritis siswa di SMP NegeriMet’anaKecamatanKuanfatuTahunAjaran 2020/2021.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembelajaran daring merupakan sistem pembelajaran yang dilakukan dengan tidak bertatap muka langsung, tetapi menggunakan platformyang dapat membantu proses belajar mengajar yang dilakukan meskipun jarak jauh. Dalam pembelajaran daring tentu tidak telepas dari media pembelajaran. Ada berbagai media pembelajaran yang bisa digunakan untuk mendukung proses pembelajaran daring, seperti Edmodo, Google Classroom dan Schoology. Namun saat ini media pembelajaran yang digunakan di sekolah oleh guru yaitu Google Classroom, dimana media ini dipakai agar guru lebih terarah dalam mengontrol setiap siswa dalam pemberian tugas maupun memberi penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa pada Pembelajaran Daring di SMP Negeri 2 Kota Kupang Tahun ajaran 2021/2022. penelitian dilaksanakan selama kurang lebih 1(satu) bulan yakni pada bulan Juni di SMP N 2 Kota Kupang. Prosedur pada penelitia dibagi menjadi 3 tahap : tahap persiapan penelitian, tahap pelaksanaan penelitian dan tahap akhir penelitiian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dengan bantuan SPSS 23. Analisis deskriptif kualitatif digunakan karena data yang akan dituangkan dalam bentuk kalimat, tabel, atau diagram. Untuk memperoleh data kemampuan berpikir kritis siswa dilakukan penskoran terhadap peserta didik untuk setiap butir soal dari 25 soal. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang analisis kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII B dan VII C pada SMP Negeri 2 Kota Kupang Tahun Ajaran 2021/2022 berdasarkan indikator kemampuan berpikir kritis siswa yang telah diteliti dari lima (5) indikator tersebut menunjukan kelas VII B rata-rata 54% (rendah), 44% (sangat rendah), 68,66% (sedang), 75,71% (tinggi), 95% (tinggi). Kemampuan berpikir kritis siswa yang telah diteliti dari lima (5) indikator tersebut menunjukan kelas C rata-rata 69% (sedang), 76,66% (tinggi), 92% (sangat tinggi).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Proses pembelajaran IPA Biologi di SMP Karya Hauhasi mengalami kendala yakni kurangnya keaktifan proses pembelajaran di sebabkan kemampuan berpikir kritis dari siswa yang kurang, untuk itu dapat dilakukan pemilihan model pembelajaran yang baik seperti model pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh model SFAE terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA Biologi dengan materi Sistem Ekskresi pada Manusia. Jenis penelitian yang digunakan quasi eksperimental. Sampel dalam penelitian 1 kelas yaitu kelas VIII yang dibagi dalam 2 kelas yang setiap kelas terdiri atas 26 siswa. Desain penelitian yang digunakan Posttest Only Control Group Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes. Instrumen penelitian menggunakan rubrik penilaian kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh sig. (2-tailed) sebesar 0,000 karena nilai sig. (2-tailed)< 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa ada pengaruh model pembelajaran SFAE terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Adanya pengaruh kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol karena pada kelas eksperimen menggunakan model SFAE yaitu melatih siswa untuk menjadi guru karena siswa diberi kesempatan untuk mengulangi penjelasan dari guru yang telah didengar sedangkan pada kelas kontrol menggunakan metode ceramah, dan tanya jawab, Sehingga dapat disimpulkkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model SFAE terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di SMP Karya Hauhasi Tahun Ajaran 2020/2021
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP NegeriMatap. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition berbantuan media ular tangga terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 40 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIB berjumlah 20 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan tes berpikir kritis.Teknik analisis data menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu memberi penjelasan sederhana 93,5%, membangun keterampilan dasar 91%, menyimpulkan 80%, memberi penjelasan lanjutan 73 % dan mengatur srategi dan taktik 69% dibandingkan dengan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas Kontrol. Dimana indikator memberi penjelasan sederhana memiliki persentase sebesar 81%, membangun keterampilan dasar memiliki persentase sebesar 75,5%, menyimpulkan memiliki persentase sebesar 58%,memberi penjelasan lebih lenjut memiliki persentase 52,5% dan mengatur strategi dan taktik memiliki persentase sebesar 43,5%Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai nilai sig. (2-Tailed) sebesar 0,000 karena nilai sig. (2-tailed) < 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa ada pengaruh model AIR berbantuan media ular tangga terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelas eksperimen dan kontrol. Adanya pengaruh kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, karena kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition berbantuan media ular tangga sedangkan kelas control menggunakan metode ceramah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition berbantuan media ular tangga terhadap kemampuan berpikir kritis siswa
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RELATING, EXPERIENCING, APPLAYING, COOPERATING, TRANSFERING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DI SMP NEGERI 3 KOTA KUPANG (Tagu, A. N )* (Nomleni, Th. F )** ( Manu, T. S. N )** Proses pembelajaran IPA Biologi di SMPN 3 Kota Kupang mengalami kendala yakni kurang efektifnya proses pembelajaran disebabkan kemampuan berpikir kritis dari siswa kurang, untuk itu dapat dilakukan pemilihan model pembelajaran yang baik seperti model pembelajaran Relating, Expperiencing, Applaying, Cooperating, dan Transfering (REACT) Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh model REACT terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA Biologi dengan materi Pertumbuhan dan Perkembangan pada Makluk Hidup. Jenis penelitian yang digunakan quasi eksperimental. Sampel dalam penelitian 2 kelas yaitu VIIII dan VIIIL setiap kelas terdiri atas 26 siswa. Desain penelitian yang digunakan Posttest Only Control Design.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes.Instrumen penelitian menggunkan rubrik penilaian kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh sig. (2-tailed) sebesar 0,000 karena nilai sig. (2-tailed) 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa ada pengaruh model pembelajaran REACT terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.Adanya pengaruh kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol karena pada kelas eksperimen menggunakan model REACT sedangkan pada kelas kontrol menggunakan metode ceramah, dan disebabkan juga karena perbedaan perlakuan disertai dengan perbedaan variasi yang digunakan selama proses pembelajaran Sehingga dapat disimpulkkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model REACT terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di SMP Negeri 3 Kota Kupang.