ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
PERIODE 2018-2020 (Studi Pada Perusahaan Subsektor Makanan dan Minuman)
Manajemen laba dalam sebuah perusahaan merupakan upaya manajer untuk memengaruhi informasi dalam laporan keuangan dengan tujuan untuk dapat mengelabuhi stakholder yang ingin mengetahui kinerja dan keadaan perusahaan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen laba di antaranya leverage (X1) dan profitabilitas (X2). Dimana dampak dari penggunaan hutang yang banyak adalah dikuatirkan akan terjadi penurunan laba yang diperoleh perusahaan, sedangkan jika perusahaan mengalami utang yang rendah memiliki resiko kecil, dan pada perusahaan yang mengalami peningkatang profitabilitas adalah dapat membantu perusahaan memperoleh laba dengan baik karena, semakin tinggi nilai profitabilitasnya maka semakin tinggi juga kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba, sedangkan profitabilitas yang rendah akan mengakibatkan perusahaan melakukan manajemen laba. Dengan menggunakan skala pengukuran rasio. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di bursa efek indonesia tahun 2018-2020. Data penelitian yang digunakan dari tahun 2018-2020. Populasi pada penelitian ini adalah 10 perusahaan. analisis data yang digunakan menggunakan teknik regresi linear berganda, dengan bantuan aplikasi SPSS 26.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa leverage berpengaruh negativ terhadap manajemen laba dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap manajemen laba.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP NegeriMatap. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition berbantuan media ular tangga terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 40 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIB berjumlah 20 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan tes berpikir kritis.Teknik analisis data menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu memberi penjelasan sederhana 93,5%, membangun keterampilan dasar 91%, menyimpulkan 80%, memberi penjelasan lanjutan 73 % dan mengatur srategi dan taktik 69% dibandingkan dengan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas Kontrol. Dimana indikator memberi penjelasan sederhana memiliki persentase sebesar 81%, membangun keterampilan dasar memiliki persentase sebesar 75,5%, menyimpulkan memiliki persentase sebesar 58%,memberi penjelasan lebih lenjut memiliki persentase 52,5% dan mengatur strategi dan taktik memiliki persentase sebesar 43,5%Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai nilai sig. (2-Tailed) sebesar 0,000 karena nilai sig. (2-tailed) < 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa ada pengaruh model AIR berbantuan media ular tangga terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelas eksperimen dan kontrol. Adanya pengaruh kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, karena kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition berbantuan media ular tangga sedangkan kelas control menggunakan metode ceramah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition berbantuan media ular tangga terhadap kemampuan berpikir kritis siswa