PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING ( SFAE ) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMP KARYA HAUHASI TAHUN AJARAN 2020/2021
Proses pembelajaran IPA Biologi di SMP Karya Hauhasi mengalami kendala yakni kurangnya keaktifan proses pembelajaran di sebabkan kemampuan berpikir kritis dari siswa yang kurang, untuk itu dapat dilakukan pemilihan model pembelajaran yang baik seperti model pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh model SFAE terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA Biologi dengan materi Sistem Ekskresi pada Manusia. Jenis penelitian yang digunakan quasi eksperimental. Sampel dalam penelitian 1 kelas yaitu kelas VIII yang dibagi dalam 2 kelas yang setiap kelas terdiri atas 26 siswa. Desain penelitian yang digunakan Posttest Only Control Group Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes. Instrumen penelitian menggunakan rubrik penilaian kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh sig. (2-tailed) sebesar 0,000 karena nilai sig. (2-tailed)< 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa ada pengaruh model pembelajaran SFAE terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Adanya pengaruh kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol karena pada kelas eksperimen menggunakan model SFAE yaitu melatih siswa untuk menjadi guru karena siswa diberi kesempatan untuk mengulangi penjelasan dari guru yang telah didengar sedangkan pada kelas kontrol menggunakan metode ceramah, dan tanya jawab, Sehingga dapat disimpulkkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model SFAE terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di SMP Karya Hauhasi Tahun Ajaran 2020/2021