ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pengaruh Disiplin mengajar Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti tehadap prestasi belajar siswa SMAN 2 Kupang Kase. W* Manu. L** Tnunay. P** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Adanya pengaruh Antara Kedisiplinan Mengajar Guru Terhadap Prestasi Belajar Siswa SMAN 2 Kupang. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasi dengan sampel sebanyak 25 orang yang terdiri dari ….. orang laki-laki dan …. orang perempuan. Kedisiplinan Mengajar Guru merupakan suatu keadaan atau perilaku yang dilakukan sesuai dengan peraturan yang mendorong guru untuk bersikap dan bertindak secara positif dengan berdasarkan pada pelaksanaan aturan yang berlaku atau sesuai dengan peraturan pegawai negeri sipil. Prestasi belajar adalah nilai yang dicapai murid setelah melewati proses belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara Kedisiplinan Mengajar Guru Terhadap Prestasi Belajar Siswa SMAN 2 Kupang. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai korelasi rxy= 0.495 dan nilai Df=23 diperolah “r” tabel (rt) pada taraf signifikan 5% sebesar 0.413 dengan demikian rxy lebih besar dari “r” tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Kedisiplinan mengajar guru terhadap Prestasi Belajar Siswa SMAN 2 Kupang. Kata Kunci : Kedisiplinan Mengajar Guru, Prestasi Belajar Siswa
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Disiplin menurut Sinungan (2003), kedisiplinan kerja adalah “ sikap mental yang tercermin dalam perbuatan atau tingkah laku perorangan, kelompok, atau masyarakat berupa kepatuhan atau ketaatan terhadap peraturan- peraturan dan ketentuan-ketentuan yang ditetetapkan baik oleh pemerintah atau etik, norma dan kaidah yang berlaku dalam masyarakat untuk tujuan tertentu”. Hal ini guna mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan dalam organisasi atau perusahaan. Disiplin mengacu pada pola tingkah laku, oleh karena itu keberadaaan suatu perusahaan yang berbentuk apapun baik dalam skala besar maupun kecil tidak terlepas dari unsur sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang dimaksud adalah orang-orang yang memberikan tenaga, pikiran, bakat, kreativitas dan usahanya pada perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kedisiplinan dalam meningkarkan produktivitas pegawai pada Koperasi Pegawai Republik Indonesa (KPRI) Praja Mukti Kupang. Metode menggunakan analisis regresi linear sederhana menggunakan SPSS 1.6 yang berfungsi untuk membukikan hipotesis penelitian. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 6 pegawai sebagai responden. Pengumpulan data menggunkan kusioner. Berdasarkan hasil pengujian ini, diketahui variabel kedisplinan (X) berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pegawai pada kantor Koperasi Pegawai Republik Indoensia (KPRI) Praja Mukti Kupang. Hal ini dilihat dari signifikasi X, nilai t hitung 0.863 1686 t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh positip pada variabel kedisiplinan (X) teerhadap variabel produktivitas (Y).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi berjudul “Pengaruh Kedisiplinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Desa Kauniki Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang” Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui pengaruh kedisiplinan terhadap kinerja pegawai kantor Desa Kauniki, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang. 2) mengetahui pengaruh Lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai kantor Desa Kauniki, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang. 3) mengetahui pengaruh kedisiplinan dan lingkungan kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai Kantor Desa Kauniki, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang . Penelitian ini merupakan penelitian regresi linear beganda. Sampel yang digunakan adalah pegawai Kantor Desa Kauniki, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang sebanyak 33 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : displin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan kata lain bahwa Ha1 diterima. Lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan kata lain bahwa H0 diterima. Disiplin kerja, lingkungan kerja dalam penelitian ini berhasil membuktika dengan Uji T digunakan untuk menguji apakah variabel independen yaitu disiplin kerja (X1) dan lingkungan kerja (X2) mempunyai pengaruh yang positif atau signifikan terhadapan variabel dependen yaitu kinerja kerja (Y). Kaidah pengambilan keputusan dalam uji t dengan menggunakan SPSS dengan tingkat signifikasi yang ditetapkan adalah 5%, adalah: Jika nilai signifikasi > 0,05 maka H0 diterima dan H1 ditolak, dimana variabel bebas tidak dapat menjelaskan variabel terikat atau tidak ada pengaruh antara variabel yang diuji. Jika nilai signifikasi 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima, dimana variabel bebas dapat menjelaskan variabel terikat atau ada pengaruh antara variabel yang diuji. Tabel "Unstandardized Coefficients" memberikan informasi tentang persamaan regresi yaitu seberapa besar variabel Disiplin Kerja (X1) dan variabel Lingkungan Kerja (X2) memprediksi terhadap variabel Kinerja Karyawan (Y). Adapun rumus persamaan regresi dalam analisis atau penelitian ini adalah sebagai berikut: Y= a + b1X1 + b2X2 + e atau Y = 4,827 + 0,497 (X1) + 0,110 (X2) +e. Konstanta sebesar 4.827 persen memiliki pengertian bahwasanya jika variabel disiplin kerja (X1) dan variabel. lingkungan kerja (X2), nilainya adalah 0, maka kinerja pegawai (Y) memiliki persentase sebesar 4, 827 persen. Koefisien regresi disiplin kerja X1 = 0,497, artinya bahwa apabila disiplin kerja naik 1, maka akan meningkatkan kinerja pegawai sebesar 0,497. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan yang positif antara variabel disiplin kerja (X1) dengan kinerja pegawai (Y) dimana semakin naik variabel disiplin kerja (X1) maka akan semakin meningkatkan kinerja pegawai (Y). Koefisien regresi lingkungan kerja X2 = 0,110 artinya bahwa, apabila lingkungan kerja naik 1 maka akan meningkatkan kinerja pegawai 0,110 persen. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan yang positif antara variabel lingkungan kerja (X2) dengan tingkat kinerja pegawai (Y) dimana semakin naik variabel lingkungan kerja (X2) maka semakin meningkatkan kinerja pegawai (Y). Kata Kunci : Kedisiplinan, Lingkungan kerja dan Kinerja Pegawai
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk kerja sama orang tua dan guru dalam membentuk karakter disiplin siswa di SD Lentera Harapan Kupang. Tempat penelitian di SD Lentera Harapan Kupang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu metode penelitian yang telah digunakan yaitu dengan melakukan observasi,wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan informasi. Informan dalam penelitian ini adalah guru-guru dan orang tua siswa. Teknik analisis data deskriptif yang meliputi teknik penyajian data dengan mengklasifikasikan pengumpulan data dari observasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk kerjasama sekolah dan orang tua siswa dalam membentuk karakter disiplin siswa di SD Lentera Harapan Kupang antara lain: Identifikasi bentuk-bentuk kerjasama orang tua dan guru dalama membentuk karakter disiplin siswa di SD Lentera Harapan Kupang yaitu: 1) Kunjungan ke rumah murid, 2) Di undangnya orang tua ke sekolah jika dibutuhkan yakni, melalui media komunikasi sekolah ( WA, Telpon, Agenda, Media Sosoal, dan surat ), Pelaksanaan seminar orang tua satu kali dalam setahun dan Pertemuan orang tua yang diadakan dua kali dalam setahun, 3) Case conference, Pemangilan orang tua jika anaknya bermasalah, melalui media komunikasi sekolah (WA, Telpon, Agenda, Media Sosoal dan Surat), 4) Mengadakan surat menyurat seperti surat sakit mau pun undangan, 5) Adanya daftar nilai atau raport yang dilakukan empat kali dalam setahun
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Analisis Tingkat Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII di SMP Negeri 5 Kota Kupang Dalam Pembelajaran Biologi (Tagu A. P)* (Manu, T. S.N)** (Blegur J)** Penelitian telah dilakukan di SMP Negeri 5 Kota Kupang pada bulan Mei 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kedisiplinan peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 5 kota Kupang dalam pembelajaran biologi. Kedisiplinan ialah suatu cara untuk membantu peserta didik agar dapat mengembangkan pengendalian diri.Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII A. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, dan terbagi dalam tiga aspek, yaitu (1)disiplin masuk sekolah, (2)disiplin mengikuti pembelajaran, dan (3)disiplin dalam mengerjakan tugas. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif.Berdasarkan hasil penelitian di peroleh data bahwa kedisiplinan peserta didik kelas VIII dalam pembelajaran biologi berada pada kategori “sedang” sebesar 33,33% dengan nilai rata-rata yaitu 102,30 dan dari ketiga aspek didapatkan hasil yaitu: pada aspek disiplin masuk sekolahdiketahui tergolong dalam kategori “sedang” sebesar 43,33% dengan nilai rata-rata yaitu 27,57, pada aspek disiplin mengikuti pembelajarandi ketahui tergolong dalam kategori “sedang” sebesar 33,33% dengan nilai rata-rata yaitu 29,57danpada aspek disiplin dalam mengerjakan tugas diketahui tergolong dalam kategori “sedang” sebesar 30% dengan nilai rata-rata 45,20. Kata Kunci : Tingkat Kedisiplinan, Peserta Didik, Pembelajaran Biologi, Keterangan : **Pembimbing *Mahasiswa ABSTRACT Analysis of the Discipline Level of Class VIII Students at SMP Negeri 5 Kupang City in Biology Learning (Tagu A. P)* (Manu, T. S.N)** (Blegur J)** The study was conducted at SMP Negeri 5 Kupang city in May 2021. This study aims to determine the level of discipline of class VIII students at SMP Negeri 5 Kupang in learning biology. Discipline is a way to help students develop self-control. The subjects in this study were students of class VIII A. The data collection technique used was a questionnaire, and it was divided into three aspects, namely (1) school entry discipline, (2) discipline to follow learning, and (3)discipline in doing the task. This research method is descriptive quantitative. Based on the results of the study, it was obtained data that the discipline of class VIII students in biology learning was in the “moderate” category of 33,33% with an average value of 102,30 and from the three aspects, the results obtained were: in the discipline aspect of entering school it was known to be classified as in the “medium” category of 43,33% with an average value of 27,57, in the discipline aspect of participating in learning it is known that’s it belongs to the “medium” category of 33,33% with an average value of 29,57 and in the discipline in the “medium” category by 30% with an average value of 45,20. Keywords:Discipline level, Students, Biology Learning, Description: **Advisor *Student