ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Permasalahan yang dijumpai berkaitan dengan keputusan pembelian konsumen pada smartphone Samsung adalah munculnya pesaing-pesaing baru yang menggerus pangsa pasar yang akhirnya mempengaruhi penjualan smartphone dalam kurun waktu 2012 – 2013. (Latief 2019) mengatakan bahwa Smartphone sesuai arti katanya (telepon pintar) mempunyai fungsi dan kemampuan seperti komputer yang didukung sistem operasi yang canggih seperti Android, Ios,Windows Mobile, Linux, Blackberry OS, Symbian dan lain-lain. Sistem inilah yang mengatur dan mengitegrasikan software dan hardware layaknya sebuah komputer.Inovasi Produk dan Strategi Harga merupakan faktor yang dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap keputusan konsumen. Penelitian bertujuan untukmengetahui pengaruh inovasi produk, strategi harga, terhadap keputusan pembelian Smartphone Samsung. Definisi mengenai pengertian inovasi produk menurut Myers dan Marquis dalam Kotler (2014:36) menyatakan bahwa inovasi produk adalah gabungan dari berbagai macam proses yang saling mempengaruhi antara yang satu dengan yang lain. Jadi inovasi bukanlah konsep dari suatu ide baru, penemuan baru atau juga bukan merupakan suatu perkembangan dari suatu pasar yang baru saja, tetapi inovasi merupakan gambaran dari semua proses-proses tersebut.Menurut Henry simamora (2002) strategi harga adalah sejumlah uang yang dibebankan atau dikeluarkan atas sebuah produk dan jasa. Strategi harga ( pringcing strategy) adalah kebijakan perusahaan dalam menetapkan harga jual produk mereka. Berapa perusahaan mungkin menetapkan harga dengan lebih mempertimbangkan pasar ( market- based pricing), sementara yang lain lebih mempertimbangakan biaya produksi (cost – based pricing).Populasi dalam penelitian ini merupakan 45 orang data keputusan pembelian masyarakat selama tahun 2020. Sampel sebanyak 45 masyarakat Desa angkaes . Data dihimpun melalui kuesioner. keputusan pembelian menjadi suatu hal yang penting untuk diperhatikan karena hal ini tentu akan menjadi suatu pertimbangan bagaimana suatu strategi pemasaran yang akan dilakukan oleh perusahaan kedepannya.konsumen dengan strategi pemasaran, serta melakukan inovasi untuk varian-varian baru pada suatu produk.menurut Follet dalam Hasan (2012;9), merupakan hasil dari pemecahan masalah yang dihadapinya dengan tegas. Suatu keputusan merupakan jawaban yang pasti terhadap suatu pertanyaan. Keputusan harus mampu memberikan jawaban pertanyaan tentang apa yang dibicarakan dalam hubungannya dengan perencanaan
Data yang sudah terhimpun kemudian dianalisa dengan teknik analisis regresi berganda dan koefisien korelasi, dengan rumus yang digunakan yaitu:
Hipotesis Statistik:HO: B1= 0 tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara strategi harga pada masyarakat di Desa Angkaes Kabupaten Malaka
HA: B1≠0 ada pengaruh yang signifikan antara keputusan pembelian pada masyarakat di Desa Angkaes Kabupaten Malaka H0: B2 = 0 tidak ada pengaruhn signifikan antara strategi harga terhadap keputuan pembelian pada masyarakat di Desa Angkaes Kabupaten Malaka.HA: B2≠0 ada pengaruh yang signifikan antara strategi harga terhadap keputusan pembelian pada masyarakat di Desa Angkaes Kabupaten Malaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh inovasi produk dan strategi harga secara simultan terhadap keputusan pembelian Smartphone Samsung. Berdasarkan hasil uji parsial bahwa Strategi harga dan inovasi produk berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Smartphone Samsung. Implikasi, optimalisasi strategi harga (melalui dimensi keterjangkauan harga dan cara pembayaran) dan inovasi produk (terutama dimensi penambahan lini produk baru dan perbaikan produk yang telah ada) dapat meningkatkan keputusan pembelian Smartphone Samsung.
Kata kunci: Inovasi produk; Strategi harga; Keputusan pembelian
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUHN IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING DAN INOVASI PRODUK TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN PADA TOKO ROTI BORNEO BAKERY Di zaman moderen ini dunia pemasaran saat ini berkembang dan berubah dari konsep pemasaran tradisional menuju konsep pemasaran moderen. kecanggihan teknologi dan meningkatnya edukasi mengenai pemasaran, semakin mempercepat dan memacu para pelaku bisnis dalam melakukan inovasi produk serta memanfaatkan digital marketing yang ada untuk memasarkan produknya untuk memenuhi kebuetuhan konsumen. pelaku bisnis ditntut harus selalu mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi di pasar dan mampu menciptaka ide-ide yang kreatif agar produk yang ditawarkan dapat menarik perhatian konsumen, sehingga apa yang di inginkan oleh konsumen dapat terpenuhi dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan konnsumen. persaingan dunia bisnis semakin ketat maka, berbagai cara yanga harus dilakukan untuk meningkatkan penjualannya. salah satunya memanfaatkan digital marketing dalam hal ini media sosial sebagai alat untuk memasarkan produk yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Impelementasi Digital Marketing Dan Inovasi Produk Terhadap Peningkatan Penjualan pada Toko Roti Borneo Bakery dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik Simple Random Sampling. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 40 orang dari jumlah populasi sebanyak 40 karyawan. Teknik pengambilan data berupa menyebarkan kuesioner kepada seluruh Karyawan. sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 40 orang karyawan pada Toko Roti Borneo bakery. Nilai thitung 1.699>ttabel 1.687 maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu variabel Digital Marketing (X1) yaitu berpengaruh positif dan signifikan terhadap varibel Peningkatan penjualan (Y). nilai thitung 9.103>ttabel 1.687 maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu variabel Inovasi Produk (X2) yaitu pengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan Penjualan (Y). Nilai Fhitung sebesar 49.023 dengan nilai Ftabel adalah 3,24 sehingga nilai Fhitung>Ftabel atau 49,023>3,24 dan tingkat signifikan 0,0000,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa variabel Digital Marketing (X1) dan Inovasi Produk (X2) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Peningkatan Penjualan (Y) pada Toko Roti Borneo Bakery. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Digital Marketing dan Inovasi produk secara simultan dapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan Penjualan Pada Toko Roti Borneo bakery. Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi, dapat dilihat Nilai Adjusted R Square sebesar 0,711. Angka tersebut menunjukan bahwa sebesar 71,1%. Peningkatan Penjualan (Variabel terikat) dapat dijelaskan oleh variabel Digital Marketing dan Inovasi Produk. Sisanya 28.9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Digital Marketing, Inovasi Produk Dan Peningkatan Penjualan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul Pengaruh Orientasi Pasar, Orientasi Kewirausahaan Dan Inovasi Produk Terhadap Kinerja Pemasaran (Studi Kasus UMKM Toko Kecil Kelurahan Bello Kota Kupang).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Orientasi Pasar, Orientasi Kewirausahaan Dan Inovasi Produk Terhadap Kinerja Pemasaran secara parsial dan simultan.Data dalam penelitian ini yaitu data kualitatif dan data kuantitatif dimana dikumpulkan menggunakan metode observasi, kuesioner dan studi kepustakaankemudian dianalisis menggunakan metode analisis regresiberganda. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah keseluruhan wirausaha dari RT 001 sampai RT 31 terhitung sebanyak 133 pelaku wirausahadan sampel yang diambil berjumlah 57 responden atau wirausaha UMKM toko kecil yang ada di Kelurahan Belo Kota Kupang dari RT 1 sampe RT 31.
Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa variabel orientasi pasar (x1), orientasi kewirausahaan (x2) Dan inovasi produk (x3) berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap kinerja pemasaran (y).Berdasarkan uji Uji Hipotesis Uji F, diketahui Nilai F hitung > F tabel (18,008> 2,773) dengan nilai sig. 0,000 < nilai alpha (0,05). Selanjutnya hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel bebas dalam penelitian ini memiliki kontribusi/sumbangan sebesar 50,5% terhadap hasil peningkatan variabel terikat (R Square = 0,505). sementara sisanya sebesar 49,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.