2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian imi berjudul Pengaruh Harga Dan Fasilitas Terhadap Kepuasan
Pelanggan Pada Jasa Travel Malaka-Kupang. Rumusan masalah yang akan di
bahas dalam penelitian ini adalah Pengaruh harga dan fasilitas terhadap kepuasan
pelanggan pada jasa travel Malaka-Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk
mengetahui pengaruh harga terhadap kepuasan pelanggan jasa travel Malaka-
Kupang dan Untuk mengetahui pengaruh fasilitas terhadap kepuasan pelanggan
jasa travel Malaka-Kupang
Penentuan populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat
kabupaten malaka yang pernah menggunakan jasa travel Malaka-Kupang.
Kemudian karna populasi tidak dikatahui maka penetual sampel mengunakan
rumus rao purba menghasilkan 96 orang responden masyarakat kabupaten malaka.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah mengunakan kuesioner
yang di sebarkan langsung kepda pelanggan sedangkan teknis analisis data
mengunakan analisi regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji f),
dan koefisien determinasi (R2)
Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel harga diatas, nilai
setiap indikator 78,6 – 81,8 . Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu
404,1, dan nilai rata-rata indeks untuk harga yaitu sebesar 80,82 berada dalam
kategori tinggi.
Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel fasilitas diatas, nilai setiap
indikator 80,5 – 85,7 . Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 412, dan
nilai rata-rata indeks untuk harga yaitu sebesar 82,4 berada dalam kategori tinggi.
Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel fasilitas diatas, nilai setiap
indikator 77,7 – 85,4 . Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 411,6,
dan nilai rata-rata indeks untuk harga yaitu sebesar 82,32 berada dalam kategori
tinggi.
Berdasarkan hasil persamaan regresi linier barganda Y 9.141 + 0,486 X1
+ 0,303 X2 dikatahui Nilai konstanta sebesar 9.141, Koefisien regresi (b1) sebesar
0,486 artinya jika Harga (X1) mengalami kenaikan sebesar satu satuan,maka
kepuasan Pelanggan (Y) akan meningkat sebesar 0,486. Hal ini menjelaskan
Harga travel Malaka-kupang semakin baik, maka kepuasan pelanggan travel
mandiri expres akan semakin tinggi. Koefisien regresi (b2) sebesar 0,303 artinya
jika Fasilitas (X2) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka kepuasan
pelanggan (Y) akan meningkat sebesar 0,303 satuan. Hal ini menjelaskan
Fasilitas Harga travel Malaka-kupang semakin baik, maka kepuasan pelanggan
travel mandiri expres akan semakin tinggi.
Implikasi Terapan:Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka peneliti
dapat mengemukakan beberapa hal penting sebagai berikut : Bagi Travel Malaka
Kupang Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan oleh peneliti
menunjukkan bahwa harga dan fasilitas berpengaruh signifikan terhadap
kepuasan pelanggan travel malaka kupang, oleh karena itu, variabel tersebut dapat
dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan strategis
oleh jasa travel, khususnya dalam meningkatkan kepuasan pelanggan melalui
pendekatan yang sesuai dengan harga dan fasilitas. Bagi Penelitian Selanjutnya.
Saran yang dapat diberikan untuk penelitian selanjutnya adalah diharapkan agar
dapat menambahkan variabel lain selain harga dan fasilitas serta menggunakan
metode penelitian yang lebih beragam, sehingga dapat memberikan pemahaman
yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan
pelanggan, khususnya pada jasa travel malaka-kupang
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
xi
ABSTRAK
ANALISIS PENERAPAN PMK 168 TAHUN 2023 DAN DAMPAKNYA
TERHADAP PEMOTONGAN PPH 21 PADA INSTANSI PEMERINTAH
(Studi Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT T.A 2024)
Nama : Ralf Firsto Leonard Hayer
Nim : 21190176
Fakultas : Ekonomi
Program Studi : Akuntansi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan PMK 168 tahun
2023 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa
Tenggara Timur Tahun Anggaran 2024. Sampel penelitian ini adalah Bukti Potong
Pegawai yang tidak mengalami peindahan jabatan tahun 2023-2024; Bukti Potong
Pegawai tidak mengalami kenaikan/penurunan tunjangan kinerja tahun 2023-
2024; Bukti Potong Pegawai yang tidak mengalami kenaikan pangkat pada tahun
2023-2024; Bukti Potong Pegawai yang tidak mengalami perubahan status
perpajakan/PTKP tahun 2023-2024. Data yang digunakan merupakan data
sekunder yang diperoleh dari Kantor wilayah kementerian Hukum dan Ham NTT.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif,
melalui teknik pengumpulan data berupa dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PMK 168 memberikan
dampak positif terhadap efisiensi administrasi pemotongan PPh Pasal 21 di Kantor
Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT. Beban kerja bendahara menjadi
lebih ringan, potensi kesalahan perhitungan dapat diminimalkan, serta
memberikan kepastian bagi pegawai mengenai besarnya pajak yang dipotong
setiap bulan. Dengan demikian, penerapan PMK 168 terbukti mendukung tujuan
reformasi peajakan, yaitu menciptakan sistem pemotongan PPh Pasal 21 yang
lebih sederhana, transparan, dan efektif pada instansi pemerintah.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh Financial
Access (Akses Keuangan) terhadap Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),
serta menguji peran Literasi Keuangan sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut.
Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena di Kecamatan Ende Selatan, di mana para
pelaku UMKM seringkali menghadapi kendala struktural berupa keterbatasan akses ke lembaga
keuangan formal dan rendahnya pemahaman mengenai manajemen keuangan, yang berdampak
pada lambatnya pertumbuhan skala usaha mereka.Metode penelitian yang digunakan adalah
pendekatan kuantitatif dengan studi empiris terhadap 30 responden pelaku UMKM di Kecamatan
Ende Selatan yang diambil menggunakan teknik sampling insidental. Data dikumpulkan melalui
penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana serta Moderated
Regression Analysis (MRA) dengan bantuan perangkat lunak SPSS 27.0.Hasil penelitian
menunjukkan dua temuan utama. Pertama, Financial Access memiliki pengaruh positif dan
signifikan secara parsial terhadap Pertumbuhan UMKM. Hal ini dibuktikan dengan nilai
signifikansi 0,000 < 0,05 dan koefisien regresi sebesar 0,845, yang berarti setiap kemudahan
akses terhadap sumber pembiayaan akan meningkatkan pertumbuhan omzet dan aset UMKM
secara nyata. Kedua, Literasi Keuangan terbukti secara signifikan berperan sebagai variabel
moderasi yang memperkuat hubungan antara akses keuangan dan pertumbuhan usaha. Secara
teoritis, temuan ini menegaskan bahwa akses terhadap modal kerja saja tidak cukup untuk
menjamin keberlanjutan usaha. Pengaruh modal tersebut akan menjadi jauh lebih optimal apabila
pemilik usaha memiliki kecakapan dalam mengelola anggaran, memahami risiko, dan melakukan
perencanaan keuangan yang bijaksana. Oleh karena itu, sinergi antara penyediaan fasilitas kredit
yang terjangkau dan peningkatan edukasi literasi keuangan bagi pelaku usaha menjadi kunci
utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH MEDIA CARD SORT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STRUKTUR TUMBUHAN KELAS VIII SMP NEGERI SATAP NENAS KECAMATAN FATUMNASI Anin, K. V* Meha, A. M** Daud, Y** Salah satu masalah yang terdapat di SMP Negeri Satap Nenas hasil belajar kognitif siswa yang masih rendah khususnya pada materi struktur tumbuhan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Card sort terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMP Negeri Satap Nenas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 39 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII A yang berjumlah 20 siswa sebagai kelas Eksperimen dan kelas VIII B yang berjumlah 19 siswa sebagai kelas Kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada kelas eksperimen peneliti menggunakan media pembelajaran Card sort sehingga dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dikelas. Hal ini terlihat pada salah satu indikator yaitu C1 (pengetahuan) 91%. Penggunaan media pembelajaran Card sort di dalam pembelajaran, siswa terlihat tertarik sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Pada kelas kontrol peneliti menggunakan metode konvensional sehingga tidak dapat menumbuhkan hasil belajar kognitif siswa, hal ini dilihat dari indikator terendah yaitu C2 (memahami) dengan persentase 68,2%. Hasil persentase kelas kontrol ini menunjukan bahwa hasil belajar kognitif siswa dalam proses pembelajaran menggunakan metode konvensional rendah. Fakta tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran Card sort ada pengaruh yang signifikan pada hasil belajar kognitif siswa di SMP Negeri Satap Nenas kecamatan Fatumnasi. Kata Kunci : Hasil Belajar, media pembelajaran Card Sort Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF MEDIA CARD SORT ON STUDENT LEARNING OUTCOMES ON PLANT STRUCTURE MATERIAL CLASS VIII SMP NEGERI SATAP NENAS, FATUMNASI DISTRICT Anin, K. V* Meha, A. M** Daud, Y** One of the problems found at Satap Nenas State Junior High School is that the cognitive learning outcomes of students are still low, especially in plant structure material. The purpose of ths study is to determine the influence of Card sort learning media on the cognitive learning outcomes of students at SMP Negeri Satap Nenas. The research uses a quantitative approach, with experimental methods. The population in this study is all grade VIII students totaling 39 people. The sample in this study is class VIII A with 20 students as the Experimental class and class VIII B with 19 students as the Control class. The data collection technique used in this study is a test. The results of this study state that in the experimental class, the researcher uses Card sort learning media so that it can improve the cognitive learning outcomes of students in the class. This can be seen in one of the indicators, namely C1 (knowledge) 91%. The use of Card sort learning media in learning, students look interested so that it can improve students' thinking skills. In the control class, the researcher used conventional methods so that it could not grow students' cognitive learning outcomes, this is seen from the lowest indicator, namely C2 (understanding) with a percentage of 68.2%. The results of this control class percentage showed that the cognitive learning outcomes of students in the learning process using conventional methods were low. This fact shows that Card sort learning media has a significant influence on the cognitive learning outcomes of students at Satap Nenas State Junior High School, Fatumnasi district. Keywords : Learning Outcomes, Card Sort learning media Note : *) : Researcher **) : Advisor
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN VITAMIN C DALAM DODOL PISANG AMBON (Musa acuminata) DARI DESA RETRAEN KECAMATAN AMARASI SELATAN Da Costa. D.M)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Pisang ambon merupakan buah yang banyak mengandung gizi dan mempunyai rasa dan Pisang ambon (Musa acuminata) merupakan buah yang kaya akan vitamin dan mineral, salah satunya vitamin C, namun mudah rusak sehingga perlu diolah agar memiliki daya simpan yang lebih lama. Salah satu bentuk olahan yang potensial adalah dodol pisang ambon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar vitamin C dalam dodol pisang ambon yang diproduksi dari Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan berbeda yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali, dan data dianalisis menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA). Uji organoleptik dilakukan terhadap atribut aroma, rasa, warna, dan tekstur menggunakan metode hedonik dengan melibatkan 20 panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 (300 gram pisang ambon) merupakan perlakuan terbaik dalam atribut aroma, rasa, dan warna, sedangkan tekstur terbaik terdapat pada perlakuan P2 (200 gram pisang ambon). Analisis kadar vitamin C menggunakan spektrofotometri UV-Vis menunjukkan bahwa perlakuan P3 memiliki kadar vitamin C tertinggi yaitu sebesar 155,33 mg/100g. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi jumlah pisang ambon yang digunakan, semakin tinggi pula kandungan vitamin C dalam dodol. Kata Kunci: Dodol pisang ambon, vitamin C, organoleptik, spektrofotometri. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRAK ANALYSIS OF VITAMIN C CONTENT IN AMBON BANANA DODOL (Musa acuminata) FROM RETRAEN VILLAGE, SOUTH AMARASI DISTRICT Da Costa. D.M)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Ambon banana (Musa acuminata) is a fruit rich in vitamins and minerals, particularly vitamin C, but it is highly perishable and requires processing to extend its shelf life. One potential processed product is dodol made from Ambon banana. This study aimed to analyze the vitamin C content in dodol made from Ambon banana in Retraen Village, South Amarasi District. The research used an experimental method with a quantitative descriptive approach. A Completely Randomized Design (CRD) was employed, consisting of four treatments with three replications each. Data were analyzed using ANOVA and further tested with Duncan's Multiple Range Test. Organoleptic tests (aroma, taste, color, and texture) were conducted using the hedonic method involving 20 panelists. The results showed that treatment P3 (300 grams of Ambon banana) was the most preferred in aroma, taste, and color, while P2 (200 grams) had the best texture. Vitamin C analysis using UV-Vis spectrophotometry showed that P3 had the highest vitamin C content, reaching 155.33 mg/100g. These findings indicate that increasing the amount of Ambon banana increases the vitamin C content in dodol. Keywords :Ambon banana dodol, vitamin C, organoleptiktest, spectrophotometry Information: *) Researcher **) Advisor
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PEMANFAATAN NIRA BATANG SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench) SEBAGAI BAHAN BAKU GULA CAIR Dae, S)* Ballo, A)** Nge, T.S)** Sorgum (Sorghum bicolour L. Moench) merupakan tanaman serealia yang memiliki daya adaptasi yang luas sehingga dapat dikembangkan di lahan kering atau lahan marginal, membutuhkan air yang relatif rendah serta relatif tahan terhadap gangguan hama atau penyakit. Tanaman sorgum mimiliki batang yang menyimpan nira manis. Gula cair merupakan produk yang diperoleh dari proses pengolahan nira setelah melalui proses pemanasan. Masalah utama dalam penelitian ini yaitu kurangnya pengetahuan tentang pengolahan batang sorgum yang digunakan sebagai pakan ternak dan pupuk alami sehingga tidak adanya nilai ekonomis dari tanaman tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar gula reduksi, kadar air, pH dan organoleptik pada gula cair dari nira batang sorgum. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan pendekatan eksperimen laboratorium untuk menganalisis kadar gula reduksi, kadar air, uji pH dan uji organoleptik. Hasil yang diperoleh yaitu nira batang sorgum memiliki kadar gula reduksi =0,56%, kadar air =79,26%, pH=5,48. Gula cair memiliki kadar gula reduksi=2,17%, kadar air=19,86%, pH=5,87. Berdasarkan hasil organoleptik, nilai rata-rata tingkat kesukaan terhadap warna=4,15, aroma=3,55 dan rasa yaitu 3,35. Kata Kunci : Gula cair, nira sorgum, tanaman sorgum, Umalor Keterangan : * = Peneliti **)= Pembimbing ABSTRACT Ultilization of Sorghum Stem Sap (Sorghum bicolor L. Moench) as a Raw Material for Liquid Sugar Dae, S)* Ballo, A)** Nge, T.S)** Sorghum (Sorghum bicolor L. Moench) is a cereal crop with a wide adaptability, allowing it to be cultivated on dry or marginal land. It requires relatively low water input and is relatively resistant to pest and disease disturbances. Sorghum plants have stalks that store sweet sap. Liquid sugar is a product obtained from the processing of sap through a heating process. The main problem addressed in this study is the lack of knowledge regarding the processing of sorghum stalks, which are commonly used only as animal feed and organic fertilizer, resulting in the absence of economic value from this plant. Therefore, this study aimed to determine the reducing sugar content, moisture content, pH, and organoleptic properties of liquid sugar produced from sorghum stalk sap. The method employed was descriptive quantitative research with a laboratory experimental approach to analyze reducing sugar content, moisture content, pH value, and organoleptic characteristics. The results showed that sorghum stalk sap had a reducing sugar content of 0.56%, a moisture content of 79.26%, and a pH of 5.48. The liquid sugar produced had a reducing sugar content of 2.17%, a moisture content of 19.86%, and a pH of 5.87. Based on organoleptic evaluation, the average preference scores were 4.15 for color, 3.55 for aroma, and 3.35 for taste. Keywords: Liquid sugar, sorghum sap, sorghum plant, Umalor Notes: *=Researcher **) = Supervis
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP
PAUD) merupakan program pendanaan dari pemerintah yang ditujukan untuk men-
dukung keberlangsungan, pemerataan, dan peningkatan kualitas layanan PAUD.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih ditemukannya keterlambatan pencairan
dana, keterbatasan fasilitas pembelajaran, serta tantangan dalam pemanfaatan dana
secara optimal pada PAUD Omega di Desa Tarung Majaga, Kecamatan Katikutana
Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keefektivitasan pengel-
olaan dana BOP dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan, yang mencakup
ketepatan waktu penerimaan dana, penggunaan dana untuk operasional
PAUD, dampak dana terhadap proses pembelajaran, serta kontribusinya bagi keberlan
jutan lembaga.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif.Data dikumpulka
n melalui wawancara terstruktur, observasi, serta dokumentasi yang melibatkan
kepala sekolah, pendidik, dan orang tua peserta didik. Analisis data dilakukan melalui
proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sesuai model Miles
dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana BOP di PAUD Omega
telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran,
ketersediaan alat peraga edukatif, serta pemenuhan sarana pendukung kesehatan dan
xvi
kebersihan anak. Dana BOP juga membantu meningkatkan akses anak ke layanan
PAUD dan meringankan beban biaya pendidikan orang tua. Namun demikian, efek-
tivitas pengelolaan dana belum optimal karena pencairan dana sering terlambat, pros-
es administrasi berlapis, serta kendala sinkronisasi data pada Dapodik yang meng-
hambat realisasi anggaran tepat waktu. Keterbatasan jumlah dana juga menyebabkan
beberapa kebutuhan operasional belum dapat terpenuhi secara menyeluruh.
Secara keseluruhan, dana BOP berkontribusi signifikan terhadap keberlangsun
gan penyelenggaraan pendidikan di PAUD Omega, tetapi diperlukan perbaikan sis-
tem pencairan, penguatan administrasi, serta peningkatan kapasitas pengelola untuk
memastikan pemanfaatan dana lebih efektif dan tepat sasaran
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
engelolaan anggaran pendidikan memegang peranan penting karena
seluruh kegiatan sekolah, seperti proses belajar mengajar, penyediaan sarana
prasarana, hingga peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan,
membutuhkan biaya yang cukup besar. Oleh karena itu, penggunaan anggaran
harus dilakukan secara jujur, hemat, dan tepat sasaran agar benar-benar
bermanfaat bagi peningkatan mutu pendidikan. Salah satu cara untuk menilai
apakah dana sekolah sudah digunakan dengan baik adalah melalui pendekatan
Value for Money, yaitu pengukuran kinerja yang dilihat dari tiga hal: ekonomis,
efisiensi, dan efektivitas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengelolaan anggaran
pendidikan di SMP Negeri Ile Boleng, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores
Timur, sudah sesuai dengan prinsip Value for Money. Penelitian ini juga berusaha
melihat faktor apa saja yang mendukung dan menghambat pengelolaan anggaran
sekolah. Dengan hasil ini diharapkan sekolah dan pihak terkait bisa mendapatkan
gambaran nyata mengenai kondisi keuangan sekolah sekaligus bisa memperbaiki
kekurangan di masa mendatang.
Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods atau metode
campuran. Penelitian ini menggabungkan dua pendekatan, yaitu kuantitatif dan
kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari dokumen Rencana Kegiatan dan
Anggaran Sekolah (RKAS) serta laporan realisasi anggaran tahun 2020–2024.
Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan rumus Value for Money menurut
Mardiasmo (2018; 2021) dan Purwiyanti (2017) untuk menghitung rasio
ekonomis, efisiensi, dan efektivitas. Sedangkan data kualitatif diperoleh melalui
wawancara dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan bendahara yang
dipilih dengan teknik purposive sampling. Wawancara ini bertujuan melengkapi
hasil angka dengan penjelasan nyata di lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran di SMP
Negeri Ile Boleng sudah cukup baik. Nilai rata-rata rasio ekonomis adalah 96,62%
(tergolong ekonomis), efisiensi 97,91% (tergolong hampir mendekati efisien), dan
efektivitas 90,63% (tergolong tidak efektif). Angka-angka ini membuktikan
bahwa sekolah sudah mampu mengatur dana sesuai rencana, menghindari
pemborosan, dan memanfaatkan sumber daya yang ada secara maksimal.
Beberapa faktor yang mendukung capaian ini antara lain perencanaan anggaran
yang jelas, adanya strategi penghematan biaya, partisipasi warga sekolah dalam
gotong royong menjaga fasilitas, serta penggunaan sumber belajar gratis yang
tersedia secara daring.
Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa efisiensi dan
efektivitas masih dapat ditingkatkan. Beberapa program sekolah yang bertujuan
meningkatkan kualitas belajar siswa belum sepenuhnya berjalan sesuai target.
Salah satu penyebabnya adalah sebagian besar dana masih dipakai untuk
kebutuhan rutin sehingga ruang untuk program inovatif menjadi terbatas. Hal ini
membuat capaian belajar siswa, baik akademik maupun non-akademik, belum
maksimal. Dengan kata lain, meskipun sekolah sudah ekonomis dan efisien,
efektivitas perlu terus ditingkatkan agar penggunaan dana lebih berorientasi pada
hasil nyata (outcome).
Penelitian ini memberi dua jenis manfaat. Pertama, secara teori, hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa Value for Money adalah alat yang tepat untuk
mengukur kinerja keuangan sekolah karena dapat menilai dari sisi input, output,
dan hasil yang diperoleh. Kedua, secara praktik, hasil penelitian ini memberi saran
agar sekolah memperkuat pengawasan penggunaan anggaran, meningkatkan
program pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa, serta mengalokasikan
dana pada kegiatan yang berdampak langsung pada peningkatan prestasi siswa.
Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa penerapan prinsip
Value for Money dapat membantu sekolah mengelola dana secara lebih
transparan, akuntabel, dan berkualitas. SMP Negeri Ile Boleng sudah mampu
menunjukkan praktik pengelolaan anggaran yang baik, tetapi masih ada hal-hal
yang perlu diperbaiki terutama dalam aspek efektivitas. Penelitian ini diharapkan
bisa menjadi contoh bagi sekolah lain dalam mengatur keuangan agar lebih
bermanfaat bagi peningkatan mutu pendidikan
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Self
Assessment System terhadap kepatuhan wajib pajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah (UMKM) di Kecamatan Amarasi Barat. Self Assessment System
merupakan sistem pemungutan pajak yang memberikan kepercayaan penuh kepada
wajib pajak untuk menghitung, membayar, dan melaporkan sendiri kewajiban
perpajakannya. Tingkat kepatuhan wajib pajak UMKM di wilayah ini masih
menjadi tantangan, terutama akibat keterbatasan literasi pajak, akses informasi, dan
sarana pelaporan.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan
survei. Sampel penelitian berjumlah 75 pelaku UMKM yang dipilih dengan teknik
purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis
menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linear sederhana, uji t, dan uji F
dengan bantuan program SPSS versi 27xiii
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Self Assessment System
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM di
Kecamatan Amarasi Barat. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji validitas menunjukan
seluruh item pernyataan memiliki nilai r hitung > r tabel sebesar 0,227 sehingga
seluruh butir dinyatakan valid. Uji reliabilitas menghasilkan nilai cronbach’s alpha
sebesar 0,868 yang berarti instrumen reliabel. , hasil uji t sebesar nilai t hitung
(10,803) > t tabel (1,803) dengan sig. 0,000 < 0,05 yang menandakan bahwa
variabel penerapan self assessment system berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kepatuhan wajib pajak. Artinya, semakin baik penerapan Self Assessment
System, maka semakin tinggi pula kepatuhan wajib pajak, baik secara formal
maupun material.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas Self Assessment System
sangat dipengaruhi oleh edukasi perpajakan, kemudahan akses sistem, serta
hubungan kepercayaan antara fiskus dan wajib pajak. Hasil penelitian diharapkan
dapat menjadi masukan bagi Direktorat Jenderal Pajak dalam merumuskan strategi
peningkatan kepatuhan pajak UMKM.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Studi Efisiensi Penyaluran Irigasi pada Saluran Sekunder desa Kletek
kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka
Seran C.C*) Lano L.M**) Makaborang . M**)
Daerah Irigasi (DI) Air irigasi Kletek terdapat banyak saluran yang retak,
yang tidak terlihat karna tertutup oleh tanaman liar serta warga yang melakukan
alih fungsi lahan. Penelitian berjudul Studi efisiensi penyaluran irigasi pada
saluran sekunder di desa Kletek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
debit air yang disalurkan pada saluran sekunder, mengetahui nilai efisiensi
penyaluran air irigasi disaluran sekunder Kletek. Metode penelitian ini dilakukan
dengan pengumpulan data sekunder, yaitu data skema irigasi serta data primer
mengukur debit masuk dan debit keluar sepanjang saluran. Hasil penelitian
menunjukan tingkat efisiensi yang diperoleh 60%. Hal ini disebabkan karna
kondisi saluran yang kurang baik, penumpukan sampah pada saluran dan pintu
saluran sehinga laju aliran semakin lambat.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK INVENTARISASI JENIS TUMBUHAN MANGROVE DI WILAYAH PESISIR PANTAI DESA PARITI KECAMATAN SULAMU KABUPATEN KUPANG Mone, D. K)* Rafael, A)** Ngginak, J)** Ekosistem mangrove merupakan salah satu ekosistem pesisir yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Desa Pariti Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, merupakan salah satu wilayah pesisir yang memiliki ekosistem mangrove, namun penebangan liar, alih fungsi lahan, dan pencemaran masih kerap dijumpai.tujuan adalah menginventarisasi jenis tumbuhan mangrove yang terdapat di wilayah pesisir Pantai Desa Pariti serta menganalisis kerapatan, dan dominansi. Metode yang digunakan adalah Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif atau metode campuran dengan cara melakukan observasi terlebih dahuluh kemudian peneliti menarik garis transek sejauh 50 M kemudian membuat plot pada kedua transek, kemudian peneliti melakukan penjelajahan di setiap plot untuk mengidentifikasi, mengamati dan mendeskripsikan spesies yang ditemukan di setiap plot. sedangkan teknik pengambilan sampelnya menggunakan line transek yang dimodifikasi berdasarkan metode garis pantai berpeta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 spesies mangrove di Pantai Pariti, yaitu Sonneratia alba, Avicennia alba, Avicennia marina, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa, dan Ceriops tagal. Spesies-spesies tersebut termasuk dalam tiga famili, yaitu Rhizophoraceae, Lythraceae, dan Acanthaceae. Dengan nilai tertinggi keanekaragaman pada tingkat semai terdapat pada transek 2 plot 3 dengan nilai H’=5,81 dan terendah terdapat pada transek 1, plot 1 dengan H’= 0, dengan spesies yang mendominasi yaitu Sonneratia alba dan Avicennia alba. Nilai tertinggi keanekaragaman tingkat pancang terdapat pada transek 2 plot 3 dengan H’=5,76 dan terendah terdapat pada transek 1 plot 1 dengan H’=0 dengan spesies yang mendominasi Sonneratia alba, Avicennia alba, Rhizophora mucronata dan Rhizophora stylosa. Nilai tertinggi keanekaragaman tingkat pohon terdapat pada transek 2 plot 3 H’= 4,28 dan terendah H’=1,94 dengan jenis yang medominasi yaitu Sonneratia alba dan Avicennia alba. Kerapatan tertinggi pada tingkat semai sebesar 69 ind/ha (40,08%), pada tingkat pancang 2,8 ind/ha (1,62%) dan pada tingkat pohon 0,52 ind/ha (0,30%). Kata kunci : Inventarisasi, Mangrove, Pariti, Keanekaragaman, Kerapatan Keterangan : *) Peneliti **) Pembimbing ABSTRACT INVENTORY OF MANGROVE PLANT SPECIES IN THE COASTAL AREA OF PARITI VILLAGE, SULAMU DISTRICT, KUPANG REGENCY Mone, D. K)* Rafael, A)** Ngginak, J)** The mangrove ecosystem is one of the coastal ecosystems that has an important role in maintaining the balance of the coastal environment. Pariti Village, Sulamu District, Kupang Regency, is one of the coastal areas that has a mangrove ecosystem, but illegal logging, land conversion, and pollution are still often found. The aim is to inventory the types of mangrove plants found in the coastal area of Pariti Village Beach and analyze density and dominance. The method used is The method used in this study is qualitative and quantitative or mixed methods by conducting observations first then the researcher draws a transect line as far as 50 M then makes a plot on both transects, then the researcher explores each plot to identify, observe and describe the species found in each plot. while the sampling technique uses a modified line transect based on the mapped coastline method. The results showed that there are 6 mangrove species in Pariti Beach, namely Sonneratia alba, Avicennia alba, Avicennia marina, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa, and Ceriops tagal. These species belong to three families, namely Rhizophoraceae, Lythraceae, and Acanthaceae. With the highest value of diversity at the seedling level found in transect 2 plot 3 with a value of H’=5.81 and the lowest found in transect 1, plot 1 with H’=0, with the dominant species being Sonneratia alba and Avicennia alba. The highest value of diversity at the sapling level found in transect 2 plot 3 with H’=5.76 and the lowest found in transect 1 plot 1 with H’=0 with the dominant species being Sonneratia alba, Avicennia alba, Rhizophora mucronata and Rhizophora stylosa. The highest value of diversity at the tree level found in transect 2 plot 3 H’=4.28 and the lowest H’=1.94 with the dominant species being Sonneratia alba and Avicennia alba. The highest density at the seedling level was 69 ind/ha (40.08%), at the sapling level 2.8 ind/ha (1.62%) and at the tree level 0.52 ind/ha (0.30%). Keywords: Inventory, Mangrove, Pariti, Biodiversity, Density Information: *) Researcher **) Adviser
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Sumber daya manusia merupakan aset utama yang sangat berperan dalam menentukan keberliasilan dan keberlangsungan strata organisasi. Organisasi tidak akan mampu berjalan dengan efektif tanpa adanya dukungan sumber daya manusia yang berkualitas, memiliki motivast yang tinggi, serta kepuasan dalam menjalankan tugasnya. Dalam konteks lembaga penyiaran publik seperti Radio Republik Indonesia (RRI) Kupang, kinerja pegawai menjadi salah satu faktor yang sangat penting karena keberhasilan organisasi dalam memberikan pelayanan informasi, pendidikan, dan hiburan kepada masyarakat sangat ditentukan oleh kualitas dan semangat kerja para pegawainya. Motivasi kerja merupakan dorongan internal maupun eksternal yang membuat seseorang mau dan rela mengerahkan kemampuan, waktu, dan tenaganya untuk mencapai tujuan organisasi. Pegawai yang memiliki motivasi tinggi cenderung menunjukkan semangat kerja yang kuat, disiplin, serta tanggung jawab yang besar dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Menurut Mangkuprawira (2017), motivasi kerja dapat meningkatkan kinerja seseorang melalui dorongan untuk mencapai prestasi tertentu yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun organisasi. Di sisi lain, kepuasan kerja memiliki pengaruh yang tidak kalah penting terhadap kinerja pegawai. Kepuasan kerja menggambarkan sejauh mana seseorang merasa senang dan puas terhadap pekerjaannya, baik dari segi gaji, hubungan dengan rekan kerja, lingkungan kerja, maupun peluang pengembangan karier. Robbins (2015) menjelaskan bahwa kepuasan kerja yang tinggi akan menghasilkan perilaku kerja
positif seperti loyalitas, disiplin, dan komitnien yang kuat terhadap organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai pada Radio Republik Indonesia (RRI) Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai RRI Kupang yang berjumlah 79 orang, sekaligus dijadikan sebagai sampel penelitian (sampel jenuh). Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta uji koefisien determinasi (R2) untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel motivasi kerja (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y). Hal ini berarti bahwa semakin tinggi motivasi kerja yang dimiliki pegawai RRI Kupang, maka semakin tinggi pula kinerja yang dihasilkan. Demikian pula dengan variabel kepuasan kerja (X2), yang juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Pegawai yang merasa puas terhadap pekerjaannya akan cenderung bekerja lebih baik, memiliki tanggung jawab yang tinggi, serta mampu memberikan kontribusi maksimal dalam menjalankan tugasnya. Secara simultan, kedua variabel independen yaitu motivasi kerja (X1) dan kepuasan kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) pada Radio Republik Indonesia (RRI) Kupang. Hasil koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa sebagian besar variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti lingkungan kerja, gaya kepemimpinan, dan sistem penghargaan. Berdasarkan basil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi motivasi kerja dan kepuasan kerja yang dimiliki pegawai, maka semakin baik pula kinerja yang ditunjukkan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Olen karena itu, pihak manajemen RRI Kupang disarankan untuk terus meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja pegawai melalui pemberian penghargaan yang adil, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif memperhatikan kesejahteraan karyawan, serta memberikan kesempatan pengembangan karier yang lebih luas. Dengan demikian, diharapkan kualitas pelayanan dan kinerja lembaga dapat meningkat secara berkelanjutan. Penelitian ini juga memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan ilmu manajemen number daya manusia, khususnya terkait hubungan antara motivasi kerja, kepuasan kerja, dan kinerja pegawai di instansi pemerintahan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi lembaga-lembaga publik lainnya untuk mengembangkan strategi peningkatan kinerja pegawai yang lebih efektif dan berkelanjutan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH MEDIA CARD SORT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STRUKTUR TUMBUHAN KELAS VIII SMP NEGERI SATAP NENAS KECAMATAN FATUMNASI Anin, K. V* Meha, A. M** Daud, Y** Salah satu masalah yang terdapat di SMP Negeri Satap Nenas hasil belajar kognitif siswa yang masih rendah khususnya pada materi struktur tumbuhan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Card sort terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMP Negeri Satap Nenas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 39 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII A yang berjumlah 20 siswa sebagai kelas Eksperimen dan kelas VIII B yang berjumlah 19 siswa sebagai kelas Kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada kelas eksperimen peneliti menggunakan media pembelajaran Card sort sehingga dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dikelas. Hal ini terlihat pada salah satu indikator yaitu C1 (pengetahuan) 91%. Penggunaan media pembelajaran Card sort di dalam pembelajaran, siswa terlihat tertarik sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Pada kelas kontrol peneliti menggunakan metode konvensional sehingga tidak dapat menumbuhkan hasil belajar kognitif siswa, hal ini dilihat dari indikator terendah yaitu C2 (memahami) dengan persentase 68,2%. Hasil persentase kelas kontrol ini menunjukan bahwa hasil belajar kognitif siswa dalam proses pembelajaran menggunakan metode konvensional rendah. Fakta tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran Card sort ada pengaruh yang signifikan pada hasil belajar kognitif siswa di SMP Negeri Satap Nenas kecamatan Fatumnasi. Kata Kunci : Hasil Belajar, media pembelajaran Card Sort Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF MEDIA CARD SORT ON STUDENT LEARNING OUTCOMES ON PLANT STRUCTURE MATERIAL CLASS VIII SMP NEGERI SATAP NENAS, FATUMNASI DISTRICT Anin, K. V* Meha, A. M** Daud, Y** One of the problems found at Satap Nenas State Junior High School is that the cognitive learning outcomes of students are still low, especially in plant structure material. The purpose of ths study is to determine the influence of Card sort learning media on the cognitive learning outcomes of students at SMP Negeri Satap Nenas. The research uses a quantitative approach, with experimental methods. The population in this study is all grade VIII students totaling 39 people. The sample in this study is class VIII A with 20 students as the Experimental class and class VIII B with 19 students as the Control class. The data collection technique used in this study is a test. The results of this study state that in the experimental class, the researcher uses Card sort learning media so that it can improve the cognitive learning outcomes of students in the class. This can be seen in one of the indicators, namely C1 (knowledge) 91%. The use of Card sort learning media in learning, students look interested so that it can improve students' thinking skills. In the control class, the researcher used conventional methods so that it could not grow students' cognitive learning outcomes, this is seen from the lowest indicator, namely C2 (understanding) with a percentage of 68.2%. The results of this control class percentage showed that the cognitive learning outcomes of students in the learning process using conventional methods were low. This fact shows that Card sort learning media has a significant influence on the cognitive learning outcomes of students at Satap Nenas State Junior High School, Fatumnasi district. Keywords : Learning Outcomes, Card Sort learning media Note : *) : Researcher **) : Advisor
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA MIE BASAH DARI BIJI SORGUM (Sorghumbicolor L. Moench) DI DESA UMALOR KECAMATAN MALAKA BARAT KABUPATEN MALAKA. Werung, U. A.S)* Ballo, A)** Nge, T.S)*** Sorgum merupakan salah satu bahan pangan alternatif untuk mengurangi impor terigu, sehingga dapat memperbaiki status gizi dari mie basah yang dihasilkan. Sorgum memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi dibandingkan bahan pangan yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi pada mie basah dari biji sorgum yang terdapat di Desa Umalor Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pendidikan Biologi UKAW kupang dan di Laboratoium Pengawasan Mutu Pangan (PMP) menggunakan metode eksperimen RAL dengan 4 perlakuan dan 2 kali ulangan yaitu (PO) 100%: 0%, (P1) 60%: 40%, (P2) 50% : 50% (P3) 40%: 60%. Uji proksimat meliputi kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar abu, kadar karbohidrat. Berdasarkan hasil uji ANOVA didapatkan hasil yang berbeda nyata pada setiap perlakuan sehingga dilanjutkann uji lanjut Duncan Multiple Reing Test (DMRT) pada taraf signifikan 5%. Hasil Uji proksimat untuk mengukur kandungan gizi mie basah, kandungan kadar air tertinggi pada perlakuan P0 sebesar 61,06%, kadar protein tertinggi pada perlakuan P0 sebesar 7,91%, kadar lemak tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 11,34%, kadar abu tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 0,48% dan kadar karbohidrat tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 30,2% Kata Kunci:Sorgum, Mie Basah, Kandungan Gizi, Bahan Pangan,Desa Umalor. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRACT ANALYSIS OF THE NUTRITIONAL CONTENT OF WET NOODLES MADE FROM SORGHUM (Sorghum bicolor L. Moench) IN UMALOR VILLAGE, WEST MALAKA DISTRICT, MALAKA REGENCY Werung, U. A.S)* Ballo, A)** Nge, T.S)*** Sorghum is an alternative food source that can help reduce wheat imports and improve the nutritional quality of wet noodles. Compared to other food ingredients, sorghum has relatively high nutritional value. This study aimed to determine the nutritional content of wet noodles made from sorghum seeds originating from Umalor Village, West Malaka District, Malaka Regency. The research was conducted at the Biology Education Laboratory of Artha Wacana Christian University (UKAW) Kupang and the Food Quality Control Laboratory (PMP). The experimental method used was a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments and two replications, namely P0 (100% wheat flour : 0% sorghum flour), P1 (60% wheat flour : 40% sorghum flour), P2 (50% wheat flour : 50% sorghum flour), and P3 (40% wheat flour : 60% sorghum flour). Proximate analysis was carried out to determine the levels of moisture, protein, fat, ash, and carbohydrates. Based on the results of the ANOVA test, there were significant differences among treatments; therefore, the analysis was continued using Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level. The results of the proximate test showed that the highest moisture content was found in treatment P0 (61.06%), the highest protein content in P0 (7.91%), the highest fat content in P3 (11.34%), the highest ash content in P3 (0.48%), and the highest carbohydrate content in P3 (30.2%). Keywords:Sorghum,Wet Noodles,Nutritional Content,Foodstuffs,Umalor Village Information: *) Researcher **) Advisor
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PEMANFAATAN NIRA BATANG SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench) SEBAGAI BAHAN BAKU GULA CAIR Dae, S)* Ballo, A)** Nge, T.S)** Sorgum (Sorghum bicolour L. Moench) merupakan tanaman serealia yang memiliki daya adaptasi yang luas sehingga dapat dikembangkan di lahan kering atau lahan marginal, membutuhkan air yang relatif rendah serta relatif tahan terhadap gangguan hama atau penyakit. Tanaman sorgum mimiliki batang yang menyimpan nira manis. Gula cair merupakan produk yang diperoleh dari proses pengolahan nira setelah melalui proses pemanasan. Masalah utama dalam penelitian ini yaitu kurangnya pengetahuan tentang pengolahan batang sorgum yang digunakan sebagai pakan ternak dan pupuk alami sehingga tidak adanya nilai ekonomis dari tanaman tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar gula reduksi, kadar air, pH dan organoleptik pada gula cair dari nira batang sorgum. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan pendekatan eksperimen laboratorium untuk menganalisis kadar gula reduksi, kadar air, uji pH dan uji organoleptik. Hasil yang diperoleh yaitu nira batang sorgum memiliki kadar gula reduksi =0,56%, kadar air =79,26%, pH=5,48. Gula cair memiliki kadar gula reduksi=2,17%, kadar air=19,86%, pH=5,87. Berdasarkan hasil organoleptik, nilai rata-rata tingkat kesukaan terhadap warna=4,15, aroma=3,55 dan rasa yaitu 3,35. Kata Kunci : Gula cair, nira sorgum, tanaman sorgum, Umalor Keterangan : * = Peneliti **)= Pembimbing ABSTRACT Ultilization of Sorghum Stem Sap (Sorghum bicolor L. Moench) as a Raw Material for Liquid Sugar Dae, S)* Ballo, A)** Nge, T.S)** Sorghum (Sorghum bicolor L. Moench) is a cereal crop with a wide adaptability, allowing it to be cultivated on dry or marginal land. It requires relatively low water input and is relatively resistant to pest and disease disturbances. Sorghum plants have stalks that store sweet sap. Liquid sugar is a product obtained from the processing of sap through a heating process. The main problem addressed in this study is the lack of knowledge regarding the processing of sorghum stalks, which are commonly used only as animal feed and organic fertilizer, resulting in the absence of economic value from this plant. Therefore, this study aimed to determine the reducing sugar content, moisture content, pH, and organoleptic properties of liquid sugar produced from sorghum stalk sap. The method employed was descriptive quantitative research with a laboratory experimental approach to analyze reducing sugar content, moisture content, pH value, and organoleptic characteristics. The results showed that sorghum stalk sap had a reducing sugar content of 0.56%, a moisture content of 79.26%, and a pH of 5.48. The liquid sugar produced had a reducing sugar content of 2.17%, a moisture content of 19.86%, and a pH of 5.87. Based on organoleptic evaluation, the average preference scores were 4.15 for color, 3.55 for aroma, and 3.35 for taste. Keywords: Liquid sugar, sorghum sap, sorghum plant, Umalor Notes: *=Researcher **) = Supervis
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK INVENTARISASI JENIS TUMBUHAN MANGROVE DI WILAYAH PESISIR PANTAI DESA PARITI KECAMATAN SULAMU KABUPATEN KUPANG Mone, D. K)* Rafael, A)** Ngginak, J)** Ekosistem mangrove merupakan salah satu ekosistem pesisir yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Desa Pariti Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, merupakan salah satu wilayah pesisir yang memiliki ekosistem mangrove, namun penebangan liar, alih fungsi lahan, dan pencemaran masih kerap dijumpai.tujuan adalah menginventarisasi jenis tumbuhan mangrove yang terdapat di wilayah pesisir Pantai Desa Pariti serta menganalisis kerapatan, dan dominansi. Metode yang digunakan adalah Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif atau metode campuran dengan cara melakukan observasi terlebih dahuluh kemudian peneliti menarik garis transek sejauh 50 M kemudian membuat plot pada kedua transek, kemudian peneliti melakukan penjelajahan di setiap plot untuk mengidentifikasi, mengamati dan mendeskripsikan spesies yang ditemukan di setiap plot. sedangkan teknik pengambilan sampelnya menggunakan line transek yang dimodifikasi berdasarkan metode garis pantai berpeta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 spesies mangrove di Pantai Pariti, yaitu Sonneratia alba, Avicennia alba, Avicennia marina, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa, dan Ceriops tagal. Spesies-spesies tersebut termasuk dalam tiga famili, yaitu Rhizophoraceae, Lythraceae, dan Acanthaceae. Dengan nilai tertinggi keanekaragaman pada tingkat semai terdapat pada transek 2 plot 3 dengan nilai H’=5,81 dan terendah terdapat pada transek 1, plot 1 dengan H’= 0, dengan spesies yang mendominasi yaitu Sonneratia alba dan Avicennia alba. Nilai tertinggi keanekaragaman tingkat pancang terdapat pada transek 2 plot 3 dengan H’=5,76 dan terendah terdapat pada transek 1 plot 1 dengan H’=0 dengan spesies yang mendominasi Sonneratia alba, Avicennia alba, Rhizophora mucronata dan Rhizophora stylosa. Nilai tertinggi keanekaragaman tingkat pohon terdapat pada transek 2 plot 3 H’= 4,28 dan terendah H’=1,94 dengan jenis yang medominasi yaitu Sonneratia alba dan Avicennia alba. Kerapatan tertinggi pada tingkat semai sebesar 69 ind/ha (40,08%), pada tingkat pancang 2,8 ind/ha (1,62%) dan pada tingkat pohon 0,52 ind/ha (0,30%). Kata kunci : Inventarisasi, Mangrove, Pariti, Keanekaragaman, Kerapatan Keterangan : *) Peneliti **) Pembimbing ABSTRACT INVENTORY OF MANGROVE PLANT SPECIES IN THE COASTAL AREA OF PARITI VILLAGE, SULAMU DISTRICT, KUPANG REGENCY Mone, D. K)* Rafael, A)** Ngginak, J)** The mangrove ecosystem is one of the coastal ecosystems that has an important role in maintaining the balance of the coastal environment. Pariti Village, Sulamu District, Kupang Regency, is one of the coastal areas that has a mangrove ecosystem, but illegal logging, land conversion, and pollution are still often found. The aim is to inventory the types of mangrove plants found in the coastal area of Pariti Village Beach and analyze density and dominance. The method used is The method used in this study is qualitative and quantitative or mixed methods by conducting observations first then the researcher draws a transect line as far as 50 M then makes a plot on both transects, then the researcher explores each plot to identify, observe and describe the species found in each plot. while the sampling technique uses a modified line transect based on the mapped coastline method. The results showed that there are 6 mangrove species in Pariti Beach, namely Sonneratia alba, Avicennia alba, Avicennia marina, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa, and Ceriops tagal. These species belong to three families, namely Rhizophoraceae, Lythraceae, and Acanthaceae. With the highest value of diversity at the seedling level found in transect 2 plot 3 with a value of H’=5.81 and the lowest found in transect 1, plot 1 with H’=0, with the dominant species being Sonneratia alba and Avicennia alba. The highest value of diversity at the sapling level found in transect 2 plot 3 with H’=5.76 and the lowest found in transect 1 plot 1 with H’=0 with the dominant species being Sonneratia alba, Avicennia alba, Rhizophora mucronata and Rhizophora stylosa. The highest value of diversity at the tree level found in transect 2 plot 3 H’=4.28 and the lowest H’=1.94 with the dominant species being Sonneratia alba and Avicennia alba. The highest density at the seedling level was 69 ind/ha (40.08%), at the sapling level 2.8 ind/ha (1.62%) and at the tree level 0.52 ind/ha (0.30%). Keywords: Inventory, Mangrove, Pariti, Biodiversity, Density Information: *) Researcher **) Adviser
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembentukan karakter anak pada usia Golden Age (0-6 tahun) merupakan tahap
yang sangat menentukan bagi perkembangan kepribadian dan iman anak di masa
depan. Dalam iman Kristen, orang tua dipahami sebagai pendidik iman pertama
dan utama bagi anak. Namun, realitas kehidupan keluarga masa kini menunjukkan
adanya berbagai tantangan yang menyebabkan peran orang tua dalam
pembentukan karakter anak belum berjalan secara optimal. Berdasarkan konteks
tersebut, penelitian ini berfokus pada persoalan bagaimana peran orang tua dalam
pembentukan karakter anak Golden Age di Jemaat GMIT Batu Karang
Nonohonis, serta bagaimana gereja berperan sebagai mitra keluarga dalam
mendukung proses tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis
peran orang tua dalam pembentukan karakter anak Golden Age berdasarkan
perspektif Pendidikan Agama Kristen, mengidentifikasi realitas praktik
pengasuhan yang terjadi di jemaat, serta merumuskan refleksi teologis dan
implikasi praktis bagi orang tua dan gereja. Penelitian ini juga bertujuan
menegaskan kembali pentingnya sinergi antara keluarga dan gereja dalam
pembinaan iman dan karakter anak sejak usia dini. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif-analitis-refleksi. Data
diperoleh melalui wawancara dengan orang tua, guru Sekolah Minggu, guru
PAUD, dan pengajar program pelayanan anak, serta melalui observasi dan studi
kepustakaan yang berkaitan dengan Pendidikan Agama Kristen. Analisis data
dilakukan dengan mengaitkan temuan lapangan dengan landasan teologis Alkitab
dan teori Pendidikan Agama Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
sebagian besar orang tua menyadari pentingnya pembentukan karakter anak sejak
usia dini, namun keterbatasan waktu, pemahaman yang belum utuh tentang
Golden Age, serta kesibukan pekerjaan menyebabkan pembentukan karakter anak
belum dilakukan secara konsisten. Gereja telah menjalankan pelayanan anak,
tetapi belum sepenuhnya didukung oleh keterlibatan aktif orang tua. Penelitian ini
menegaskan bahwa pembentukan karakter anak Golden Age akan berjalan lebih
efektif apabila orang tua menjalankan perannya sebagai pendidik iman utama dan
gereja hadir sebagai mitra yang mendampingi keluarga secara berkelanjutan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini membahas spiritualitas belas kasih Yesus dengan kajian historis kritis terhadap Yohanes 8:1-11 dan implikasinya bagi Jemaat GMIT Bet’el Oesapa Tengah. Kajian ini berangkat dari teks Alkitab, dengan pendekatan historis-kritis untuk menelaah sikap dan praktik komunitas Kristen awal terkait isu moral dan sosial. Fenomena yang diamati dalam teks Alkitab, seperti perlakuan terhadap perempuan dan sikap terhadap pelanggaran praktik seksual, menjadi fokus analisis untuk memahami bagaimana prinsip etis dan relasi sosial dibangun dalam konteks kehidupan berjemaat pada masa itu. Penelitian ini memfokuskan pada penafsiran Alkitab sebagai kontribusi teologis bagi kehidupan spiritualitas jemaat sebagaimana spiritualitas belas kasih itu dihidupi oleh Yesus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji konteks historis Yohanes 8:1-11, mengidentifikasi kerygma teologis yang terkandung di dalam teks tersebut, serta merumuskan implikasinya bagi kehidupan di GMIT Jemaat Bet’el Oesapa Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Penafsiran teks dilakukan melalui tafsir historis teks terhadap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yohanes 8:1-11 berada dalam konteks di mana perempuan serta orang berdosa dijadikan sebagai orang-orang yang rentan, terpinggirkan, dikucilkan dalam konteks Yahudi pada masa itu. Bertolak dari keadaan yang demikian dalam kehidupan pelayanan-Nya Yesus menunjukan spiritualitas belas kasih sebagai representasi bahwa Allah mengasihi semua orang. Mereka yang tidak dikasihi, yang dipakai sebagai alat dan bukan sebagai pribadi, golongan orang yang tidak berharga dan tidak berarti bagi masyarakat lain dipandang dengan belas kasih yang radikal. Spiritualitas Yesus bukan spiritualitas yang menjauh demi menjaga kemurnian moral, melainkan spiritualitas inkarnasional yang mendekat, tinggal, dan menyertai mereka yang terpinggirkan. Implikasi teologis Yohanes 8:1-11 bagi GMIT Jemaat Bet’el Oesapa Tengah terletak pada panggilan untuk menghidupi Spiritualitas belas kasih yang Yesus hidupi selama Pelayanan-Nya. Jemaat dipanggil untuk untuk memelihara relasi yang intim dengan Allah, selain itu sebagaimana Yesus membongkar kekerasan religius dan budaya stigma, jemaat dipanggil untuk tidak menghidupi lagi budaya stigma yang telah mengakar itu dan spiritualitas belas kasih itu mentransformasi kehidupan baik yang tertuduh maupun para penuduh.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan teknologi digital membawa dampak yang signifikan bagi kehidupan remaja, khususnya dalam proses pencarian identitas diri. Remaja hidup di tengah arus informasi yang cepat, budaya media sosial, dan tuntutan untuk membangun citra diri yang ideal, sehingga sering kali mengalami kebingungan identitas, tekanan psikologis, serta ketergantungan pada pengakuan eksternal. Kondisi ini juga dialami oleh remaja di Jemaat GMIT Gunung Sinai Naikolan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana remaja mencari dan membentuk identitas diri di era digital, serta bagaimana gereja berperan dalam mendampingi proses tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika pencarian identitas diri remaja pada era digital dan merumuskan bagaimana remaja dapat memahami dan mencari identitas diri pada era digital saat ini dengan baik, penelitian ini juga ingin menegaskan peran gereja sebagai komunitas iman yang aman, menerima, dan mendampingi remaja dalam pergumulan hidup mereka, sehingga remaja dapat membangun identitas diri yang berakar pada iman Kristen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskpsi-analisis-reflektif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi. Kajian ini memanfaatkan teori perkembangan remaja, refleksi teologis berdasarkan Alkitab, serta pemikiran Andrew Root tentang pelayanan remaja yang berpusat pada relasi dan pengalaman hidup sebagai ruang perjumpaan dengan Allah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa identitas diri remaja di era digital cenderung rapuh apabila dibangun di atas standar budaya digital seperti popularitas dan citra diri. Oleh karena itu, gereja memiliki peran penting untuk menghadirkan pendidikan agama kristen yang berpusat pada relasi, pendampingan yang setia, dan komunitas yang menerima remaja apa adanya. Bagi Jemaat GMIT Gunung Sinai Naikolan, implikasi pendidikan agama Kristen ini menegaskan bahwa gereja perlu menjadi ruang aman yang menolong remaja memahami dan menemukan identitas diri mereka sebagai pribadi yang dikenal, dikasihi, dan dipanggil Allah di tengah tantangan era digital.
Kata Kunci: Remaja, Identitas diri, Era digital, Pelayanan Pastoral, GMIT Gunung Sinai Naikolan
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN VITAMIN C DALAM DODOL PISANG AMBON (Musa acuminata) DARI DESA RETRAEN KECAMATAN AMARASI SELATAN Da Costa. D.M)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Pisang ambon merupakan buah yang banyak mengandung gizi dan mempunyai rasa dan Pisang ambon (Musa acuminata) merupakan buah yang kaya akan vitamin dan mineral, salah satunya vitamin C, namun mudah rusak sehingga perlu diolah agar memiliki daya simpan yang lebih lama. Salah satu bentuk olahan yang potensial adalah dodol pisang ambon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar vitamin C dalam dodol pisang ambon yang diproduksi dari Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan berbeda yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali, dan data dianalisis menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA). Uji organoleptik dilakukan terhadap atribut aroma, rasa, warna, dan tekstur menggunakan metode hedonik dengan melibatkan 20 panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 (300 gram pisang ambon) merupakan perlakuan terbaik dalam atribut aroma, rasa, dan warna, sedangkan tekstur terbaik terdapat pada perlakuan P2 (200 gram pisang ambon). Analisis kadar vitamin C menggunakan spektrofotometri UV-Vis menunjukkan bahwa perlakuan P3 memiliki kadar vitamin C tertinggi yaitu sebesar 155,33 mg/100g. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi jumlah pisang ambon yang digunakan, semakin tinggi pula kandungan vitamin C dalam dodol. Kata Kunci: Dodol pisang ambon, vitamin C, organoleptik, spektrofotometri. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRAK ANALYSIS OF VITAMIN C CONTENT IN AMBON BANANA DODOL (Musa acuminata) FROM RETRAEN VILLAGE, SOUTH AMARASI DISTRICT Da Costa. D.M)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Ambon banana (Musa acuminata) is a fruit rich in vitamins and minerals, particularly vitamin C, but it is highly perishable and requires processing to extend its shelf life. One potential processed product is dodol made from Ambon banana. This study aimed to analyze the vitamin C content in dodol made from Ambon banana in Retraen Village, South Amarasi District. The research used an experimental method with a quantitative descriptive approach. A Completely Randomized Design (CRD) was employed, consisting of four treatments with three replications each. Data were analyzed using ANOVA and further tested with Duncan's Multiple Range Test. Organoleptic tests (aroma, taste, color, and texture) were conducted using the hedonic method involving 20 panelists. The results showed that treatment P3 (300 grams of Ambon banana) was the most preferred in aroma, taste, and color, while P2 (200 grams) had the best texture. Vitamin C analysis using UV-Vis spectrophotometry showed that P3 had the highest vitamin C content, reaching 155.33 mg/100g. These findings indicate that increasing the amount of Ambon banana increases the vitamin C content in dodol. Keywords :Ambon banana dodol, vitamin C, organoleptiktest, spectrophotometry Information: *) Researcher **) Advisor