Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ST.

735 karya publik ditemukan.

2026: 282025: 152024: 102023: 922022: 1662021: 2702020: 322018: 6

PEMBATALAN PUTUSAN PTUN OLEH PENGADILAN TINGGI TATA USAHA NEGARA DALAM SENGKETA KEPUTUSAN REKTOR TENTANG PEMECATAN MAHASISWA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul : “Pembatalan Putusan Ptun oleh PT TUN Dalam Sengketa Keputusan Rektor Tentang Pemecatan Mahasiswa”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1) mengapa dalam sengketa keputusan rektor tentang pemecatan mahasiswa , Pengadilan Tata Usaha negara mengabulkan gugatan tersebut, tetapi dibatalkan di PT TUN dengan gugatan tidak dapat diterima. Tujuan penelitian adalah 1). untuk mengetahui penyebab dalam sengketa keputusan rektor tentang pemecatan mahasiswa, pengadilan tata usaha negara mengabulkan gugatan tersebut tetapi dibatalkan di PT TUN dengan gugatan tidak dapat diterima. Penelitian ini bersifat deskripstif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pertimbangan hakim terhadap pembatalan putusan ptun oleh pengadilan tinggi tata usaha negara dalam sengketa keputusan rektor tentang pemecatan mahasiswa .sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah mengapa dalam sengketa keputusan rektor tentang pemecatan mahasiswa , Pengadilan Tata Usaha negara mengabulkan gugatan tersebut, tetapi dibatalkan di PT TUN dengan gugatan tidak dapat diterima Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis maka yang menjadi kesimpulan sesuai dengan masalah ini adalah sebagai berikut: a) Pertimbangan Hakim PTUN Terhdap Keputusan Tergugat dengan peraturan yang berlaku 1. PTUN berwenang mengadili objek sengketa 2. Gugatan Yang Diajukan Tenggang Waktu Yang Ditentukan 3. Adanya Kepentingan Hukum Penggugat Yang Dirugikan 4. Penerbitan Objek Sengketa Bertentangan Dengan Peraturan Perundang- undangan Dan Asas Hukum Pemerintah Yang Baik. b) Alasan Pertimbangan PT TUN Membatalkan Putusan Di PTUN 1. Karena Gugatan Penggugat Melampau Waktu 2. Keberatan Penggugat Tidak Melalui Keberatan Administrasi Melalui pasal 48 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1996 Tentang Peradilan Tata Usaha Negara. Saran dari penulis adalah,Diharapkan agar majelis hakim yang mengadili perkara Pembatalan Putusan Ptun oleh PT TUN Dalam Sengkta Keputusan Rektor Tentang Pemecatan Mahasiswa benar-benar mempertimbangkan dengan baik agar dapat memberikan putusan yang adil. Kata Kunci : Analisis Yuridis,tindakan pemecatan,wewenang rektor

STRATEGI PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNA RUNGU DI SMPLB NEGERI PEMBINA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK STRATEGI PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNA RUNGU DI SMPLB NEGERI PEMBINA KUPANG Yustus Olang 1*, Agustinus J. Nafie, S.Pd., M.Or 2, Ramona M. Mae, S.Pd., M.Or.3 1,2,3 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupan, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Tunarungu merupakan seseorang yang mengalami gangguan pendengaran. Suatu keondisi kehilangan pendengaran ini menyebabkan seseorang tidak dapat menangkap berbagai ransangan, terutama melalui indra pendengarannya yang menyebabkan pendengarannya tidak berfungsi. Berdasarkan hasil observasi penulis diketahui bahwa jumlah peserta didik pada SMPLB Negeri Pembina Kupang pada Tahun Ajaran 2021/2022 adalah sebanyak 31 orang yang terbagi dalam 6 (enam) kelas kecacatan yakni Cacat tuna grahita sedang sebanyak 7 orang, cacat tuna grahita ringan sebanyak 9 orang, cacat autis sebanyak 6 orang, cacat tuna ganda sebanyak 4 orang, cacat tuna rungu sebanyak 3 orang dan cacat tuna daksa sebanyak 2 orang. Tujuan penelitian: untuk mengetahui Strategi Pembelajaran Penjasorkes pada siswa berkebutuhan khusus Tuna Rungu di SMPLB Negeri Pembina Kupang. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan guru penjas. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian sebagaimana telah diuraikan terdahulu bahwa dalam pembelajaran Penjasorkes bagi siswa tuna rungu di SMPLB Negeri Pembina Kupang, guru Penjasorkes menggunakan metode bagian. Artinya proses pembelajarannya dilakukan pada setiap bagian hingga terangkai suatu gerakan yang lengkap; seperti dalam permainan bulu tangkis, siswa diajarkan cara service panjang, setelah itu diajarkan service pendek, smash, dan sebagainya. Hal ini patut diketahui bahwa dengan adanya pembelajaran bagian demi bagian dari suatu permainan merupakan suatu strategi yang diterapkan oleh guru Penjasorkes untuk disesuaikan dengan kemampuan siswa dalam memahami tahapan-tahapan permainan yang diajarkan. Simpulan: Guru Penjasorkes pada SMPLB Negeri Pembina Kupang dalam melakukan proses pembelajaran kepada siswa tuna rungu, metode yang digunakan adalah metode bagian; dimana materi permainan yang akan diajarkan kepada siswa tidak dilakukan secara keseluruhan tetapi dilakukan bagian demi bagian. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah siswa memahami materi pelajaran yang diajarkan dan sesuai kondisi dan kemampuan siswa dalam memahami pelajaran yang diajarkan. Kata kunci: Siswa Berkebutuhan Khusus; Tuna Rungu

ANALISIS HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI MASA PANDEMI COVID19 (STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NAIBONAT)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI MASA PANDEMI COVID19 (STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NAIBONAT) Setiaporganisasi/perusahaanpastimempunyaitujuan yang harusdicapai dan sumberdayamanusiamerupakansumberpentingdalammencapaitujuanperusahan. Saat ini, semuaorganisasibisnisharusmempersiapkandiridenganbenar agar mampuberadaptasi di era globalisasisekarangsehinggamampuuntukbersaing dan dapatmenjawabsemuatantangandimasa yang akandating.sumberdayamanusia yang berkualitasdapatmemberikankontribusi yang positifdenganbekerjaefektif dan efisienpegawai yang memilikikinerjapositifadalahpegawai yang kompetendimana proses belajarharusmenjadibudayadariperusahansehinggaketerampilanpegawaiterusterpeliharasehinggapegawaidapatbekerjasesuaiharapanperusahaan. Tujuan penelitianiniuntukmengetahuiseberapabesarnyakepuasankerja, stress kerjapegawai, pada RSUD Naibonatsemakinmeningkatsehinggakinerjapegawaiakanikutmenurun. Dengansemakinbanyaknyapasien covid-19 makaakanmenimbulkanstres pada pegawaisehinggakepuasankerjapegawaiakanikutmenurunsertaberdampakburuk pada kinerjapegawai pada RSUD Naibonat. Konseppenelitiandalamskripsiiniadalahkinerjapegawai, kepuasankerja dan stress kerja. Kinerja pegawaidalampenelitianiniadalahhasildarisuatu proses yang mengacu dan diukurselamaperiodewaktutertentuberdasarkanketentuanataukesepakatan yang telahditetapkansebelumnya. Menurut Wibowo (2015:141) kepuasankerjamempunyaipengaruhpositifmoderat pada kinerja. Orang yang mempunyaitingkatkepuasankerjalebihtinggicenderungmempunyaitingkatkinerjatugaslebihtinggii, tingkat citizenship behavior lebihtinggi dan tingkatperilakukontraproduktiflebihrendah. Streskerjadalampenelitianiniadalahhal-hal yang mengganggupikiranpegawaidalammelaksanakanpekerjaanyaitukekhawatiran, perasaangelisah, tekanan, dan frustasi yang dapatberdampak pada psikismaupunfisik. Penelitianinimenggunakanmetodekuantitatif. Denganjumlahpopulasisebanyak 200 orang pegawai. Sampel dalampenelitianiniadalahsebanyak 100 orang pegawai.Denganmenggunakanrumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukandenganmenyebarkankuesioner pada responden, kemudian data dianalisismenggunakanteknik uji korelasi ranks spearman menggunakan SPSS. Dari hasilpenelitian, dalamanalisislanjutan yang menggunakananalisisdeskriptifpresentasediketahuibahwakepuasankerja pada RSUD Naibonatberadadalamkategori sangat baik, streskerjakaryawandalamkategoricukuptinggi, dan kinerjapegawaidalamketegoribaik. Indikatordarimasing-masingvariabeltersebut juga dideskripsikandenganbantuantabeldistribusifrekuensi. Dalam analisislanjutan yang menggunakanteknikanalisis uji korelasi rank spearman diketahuibahwakepuasankerjamempunyaihubunganpositifdengankinerjapegawai yang ditunjukkandengannilai sig(2-tailed) sebesar 0,000 dan correlation coefficient sebesar 0,479 yang berartisemakinbaikkepuasankerja, semakintinggi pula kinerjapegawai, dan sebaliknya. Sedangkanstreskerjamempunyaihubungannegatif dengankinerjapegawai yang ditunjukkandengannilai sig(2-tailed) sebesar 0,018 dan correlation coefficient sebesar -0,237 yang berartisemakintinggistreskerja, semakinrendahkinerjapegawai, dan sebaliknya. Kata Kunci :KepuasanKerja, StresKerja, Kinerja Pegawai.

analisis pengaruh alokasi dana desa terhadap penanggulangan tingkat kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi di kabupaten malaka

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Angka kemiskinan yang terus meningkat dari tahun ketahun merupakan suatu persoalan serius yang di hadapi pemerintah, sehingga pada tahun 2015 pemerintah menerbitkan dana desa kemudian di alokasikan guna untuk memecahkan persoalan kemiskinan yang ada. Penyaluran dana desa yang bersumber dari APBN yang kemudian di transfer Ke APBD kabupaten/kota yang selanjutnya di alokasikan ke Desa, merupakan upaya pemerintah dalam mengatasi kemiskinan. Penyaluran Dana Desa di harapkan dapat mendorong pertumbuhan Ekonomi sehingga masalah kemiskinan dapat teratasi. Masalah penelitian ini adalah Pengaruh alokasi dana desa terhadap penanggulangan kemiskinan melalui pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Malaka. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebrapa besar pengaruh Alokasi dana desa terhadap penanggulangan kemiskinan dengan melihat pengaruh langsung dan tidak langsung yang menjadikan Pertumbuhan Ekonomi sebagai Pengantara pengaruh Alokasi dana desa terhadap penanggulangan kemiskinan. Teknik pengumpulan data pada penulisan ini adalah data sekunder berupa dokumentasi dengan jenis data kuantitatif . kemudian di analisis dengan mendeskripsikan konsep dan indikator empirik pada analasis pendahuluan dan kemudian pada analaisis lanjutan menggunakan analisis regresi dengan dua model persamaan dan analisis jalur untuk mengetahui pengaruh masing masing variabel. Dari hasil penelitian dapat menunjukan bahwa : 1. Pengaruh alokasi Dana Desa (X) terhadap Pertumbuhan Ekonomi (Y1) dari hasil perhitungan persamaan pertama diketahui variabel ADD (X) mempunyai pengaruh signifikan posetif terhadap Pertumbuhan Ekonomi (Y1). 2. Pengaruh variabel Alokasi Dana Desa (X) terhadap Penanggulangan Tingkat Kemiskinan (Y2) berpengaruh posetif.. 3. Pengaruh variabel Pertumbuhan Ekonomi (Y1) terhadap Penanggulangan Kemiskinan (Y2). Dari hasil perhitungan secara parsial dalam persamaan kedua variabel Pertumbuhan Ekonomi (Y1) terhadap Penanggulangan Kemiskinan mempunyai pengaruh yang posetif dan signifikan. 4. Dengan dasar analisis jalur pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung nilai koefisien standardized beta pada pengaruh ADD terhadap penanggulangan kemiskinan dengan pertumbuhan Ekonomi sebagai variabel intervening di peroleh pengaruh tidak langsung sebesar (0,02) dan pengaruh langsung sebesar (0,041). Yang menunjukan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi tidak mampu memediasi pengaruh ADD terhadap Penanggulan Kemiskinan. Berdasarkan uraian yang disajikan pada bagian hasil analisis dan pembahasan maka kesimpulanya sebagai berikut : Alokasi Dana Desa (X) tidak berpengaruh terhadap penanggulangan Tingkat kemiskinan(Y2) Melalui pertumbuhan Ekonomi (Y1).

DESKRIPSI TENTANG PENGIRIMAN ANGGOTA POLRI DALAM MISI PERDAMAIAN PBB DI DARFUR, SUDAN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul: Deskripsi tentang Pengiriman Anggota Polri dalam Misi Perdamaian PBB di Darfur, Sudan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : faktor apakah yang menyebabkan anggota Polri yang mengikuti seleksi FPU (Formed Police Unit) dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB ke Darfur, Sudan tidak lulus seleksi ? Tujuan penelitian adalah : mengetahui faktor apakah yang menyebabkan anggota Polri yang mengikuti seleksi FPU dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB ke Darfur, Sudan tidak lulus yang bermanfaat secara teoritis dan praktis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif-empiris. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah anggota Polri sebagai Formed Police Unit (FPU). Sedangkan variable terikat dalam penelitian ini adalah tentang Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB. Pengumpulan bahan hukum yang dilakukan melalui kegiatan studi Kepustakaan dan melakukan wawancara (interview). Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa untuk mencapai Formed Police Unit harus mengikuti beberapa prosedur untuk mengikuti misi perdamaian PBB di Sudan yaitu:1).Tahap seleksi yaitu tahap seleksi administrasi meliputi syarat pendaftaran secara internal oleh Markas Besar Polri melalui pemberitahaun online mengenai persyaratan yang harus dilengkapi oleh anggota Polri seluruh Indonesia yang akan mengikuti misi perdamaian dan tahapan seleksi yaitu: Pemeriksaan Administrasi (Rikmin), tes psikologi dan wawancara psikologi, Assessment untuk jabatan Kasatgas dan Wakasatgas, kesamaptaan Jasmani, menembak, mengemudi, kemampuan bahasa inggris, komputer, test kompetensi bidang mekanik TI/AC/Genset/Ranmor/MTO, simak BMN, bensat/keuangan, manage, kualifikasi medis/paramedis dan water treatment. 2). Tahap pelatihan yang meliputi pelatihan fisik, mental dan pengetahuan. 3). Tahap rencana pengiriman. Dalam rencana pengiriman ini harus menunggu menunggu Assessment dari tim Assessment And Advisory Visit (AVV) PBB untuk memastikan Indonesia siap mengirimkan pasukan dan logistik untuk mendukung perdamaian dunia. Baik menyangkut kesiapan fasilitas, sarana, prasarana, perlengkapan, senjata, maupun performance atau kemampuan, setelah itu menunggu persetujuan DPR dan Presiden yang dituangkan dalam MOU Indonesia dan PBB sesuai dengan jumlah personil yang telah di siapkan berdasarkan permintaan PBB. Berdasarkan pada pembahasan di atas, maka dapat simpulkan bahwa prosedur pengiriman anggota Polri Polda NTT dalam misi PBB harus mengikuti 3 tahapan dalam proses pengirman yaitu: Seleksi administrasi anggota dari masing-masing Polda di seluruh Indonesia yang meliputi syarat pendaftaran dan tahapan seleksi, latihan pra operasi dan rencana keberangkatan yang dituangkan dalam MOU antara Indonesia dan PBB.

ANALISIS PENERIMAAN PAJAK DAERAH SEBELUM DAN SELAMA COVID DI KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS PENERIMAAN PAJAK DAERAH SEBELUM DAN SELAMA COVID DI KOTA KUPANG ABSTRAK Penelitian ini didasari karena adanya salah satu virus berbahaya yang disebut Covid-19 . Dengan adanya covid bukan hanya berdampak pada kesehatan saja tapi sangat berdampak juga pada aktivitas ekonomi. Penelitian dengan judul “Analisis Penerimaan Pajak Daerah Sebelum Dan Selama Covid Di Kota Kupang“ bertujuan untuk melihat perbandingan penerimaan pajak daerah sebelum dan selama covid terhadap pendapatan pajak hotel, restoran, hiburan, reklame dan penerangan jalan. Pajak daerah adalah kontribusi wajib kepada daerah yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan Daerah bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pada penelitian ini sampel yang digunakan adalah kumpulan data realisasi penerimaan pajak kota Kupang dari pajak hotel, restoran, hiburan, reklame dan penerangan jalan dari bulan Januari – Desember 2019 dan bulan Januari – Desember 2020. Penelitian ini menggunakan uji T-pa ired Sampel Test dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil uji penerimaan pajak hotel dan hiburan menggunakan T-paired Sampel Test mengalami perbedaan sebelum dan selama covid. Sedangkan penerimaan pajak restoran, reklame dan penerangan jalan tidak mengalami perbedaan sebelum dan selama covid. Kata kunci : Pajak Daerah, Covid-19, Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan

ANALISIS PENGARUH KETRAMPILAN KERJA DAN SIKAP KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) KABUPATEN BELU

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Prestasi kerja lebih merupakan tingkat keberhasilan yang dicapai seseorang untuk mengetahui sejauh mana seseorang mencapai prestasi yang diukur atau nilai.Prestasi juga merupakan suatu hasil yang dicapai seseorang setelah ia melakukan suatu kegiatan. Tanpa adanya suatu prestasi kerja yang tinggi, mengakibatkan tugas-tugas pekerjaan yang diselesaikan kurang baik.Semakin pegawai yang prestasi kerja tinggi, maka produktivitas instansi secara keseluruhan akan meningkat dan instansi dapat bertahan dalam persaingan kinerja. Penilaian prestasi kerja ini dapat dilihat dari tingakat kecakapan, kedisiplinan, kepribadian dan tanggungjawab setiap pegawai dalam menjalankan tugasnya masing-masing. Memasuki era globalisasi, kebutuhan mutlak akan sumber daya manusia yang tangguh tidak dapat dipungkiri dalam menghadapi abad baru ini, organisasi akan memenuhi suatu bentuk persaingan yang sangat kompleks dengan variasi, intensitas dan cakupan memungkinkan belum pernah ditemui sebelumnya, sehingga organisasi membutuhkan orag-orang yang tangguh, yang sanggup beradaptasi dengan cepat untuk setiap organisasi yang terjadi, yang sanggup bekerja dengan cara-cara baru melalui kecakapan dengan tugas-tugasnya, prestasi kerja mempunyai unsur kemampuan, kecakapan, disiplin kerja, dan ketelitian sehingga dapat memberikan hasil kerja yang lebih baik atau menonjol, Robin dan Judge ( 2011 : 68) Keterampilan kerja merupakan salah satu faktor dalam usaha mencapai suksesnya pencapaian tujuan organisasi. Tujuan keterampilan kerja yaitu untuk dapat memudahkan suatu pekerjaan dalam menyelesaikan setiap pekerjaan secara efektif dan efesiensi tanpa adanya kesulitan hinngga akan menghasilkan suatu kinerja pegawai yang baik. Tujuan pengembangan pegawai adalah untuk memperbaiki efektifitas kerja pegawai dalam mencapai hasil-hasil kerja yang telah ditetapkan. Perbaikan efektifitas kerja dapat dilakukan dengan cara memperbaiki pengetahuan pegawai, keterampilan maupun sikap pegawai itu tersendiri terhadap tugas-tugasnya. Sikap kerja merupakan tindakan yang diambil pekerja dan segala sesuatu yang harus dilakukan oleh pekerja tersebut yang hasilnya sebanding dengan usaha yang dilakukan (Purwanto,2008:67). Sikap kerja adalah penilaian kesesuaian antara alat kerja yang digunakan oleh pekerja dalam kerja dengan ukuran antropometripekerja dengan ukuran yang sudah ditentukan (Rahayu,2005:72).pada saat bekerja sangat perlu diperhatikan dimana sikap kerja harus dalam keadaan seimbang agar dapat bekerja dengan nyaman dan tahan lama (Murulalia,2010:145). Kenneth (2000:129) menjelaskan bahwa sikap kerja merupakan sikap seseorang terhadap pekerjaannya yang mencerminkan pengalaman yang meyenangkan dan tidak menyenangkan dalam pekerjaannya serta harapan-harapannya terhadap pengalaman masa depan. Sikap kerja sebagai tindakan yang akan diambil pegawai dan kewajiban yang harus dilaksanakan sesuai dengan tanggung jawab yang hasilnya sebanding dengan usaha yang dilakukan. Prestasi kerja merupakan suatu keahlihan yang diharapkan oleh instansi dari pegawainya dalam rangka mengembangkan dan melancarkan sikap perkerjan organisasi.sehingga tujuan organisasi atau instansi dapat tercapai. Prestasi kerja adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau kelompok orang dalam suatu organisasi sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam upaya pencapaian tujuan organisasi secara legal, tidak melanggar hukum dan tidak bertentangan dengan moral atau etika, Rivai (2013 : 92). Prestasi kerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta waktu, Hasibuan (2014 : 94). Prestasi kerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya, (Mangkunegara, 2012 : 67). Prestasi kerja merupakan tingkat kecakapan seseorang pada tugas-tugas yang mencakup pada pekerjaannya, (Sutrisno, 2016 : 150) Justine sirait (2006 : 128) menjelaskan bahwa “ prestasi kerja adalah proses evaluasi atau unjuk kerja pegawai yang dilakukan oleh organinisasi.” Dengan melihat batasan tersebut dapat disimpulkan bahwa prestasi kerja merupakan hasil kerja yang dapat dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan pekerjaan yang dibebankan kepadanya.Prestasi kerja mencerminkan keberhasilan atau kegagalan dalam aktivitas manajemen sumber daya manusia. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas Analisis pengaruh keterampilan kerja dan sikap kerja terhadap prestasi kerja pegawai pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metode kuantitaf, dengan teknik pengambilan sampel peneliti mengunakan teknik pengambilan data kuisioner. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 45 orang dan jumlah Populasi sebanyak 37 orang pegawai dalam yang ada pada pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner yang merupakan sejumlah pertanyaaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi responden dalam arti laporan tentang pribadinya atau hal-hal yang diketahui. Semantic Differencial scale merupakan metode pengukuran sikap dengan menggunakan skala pengukuran secara verbal dua kutub (bipolar) penelitian yang ekstrim, misalnya : kuat-lemah, baik-buruk,tidak setuju-setuju. Pertanyaan-pertanyaan dalam angket tertutup di buat dengan menggunakan skala 1-10 untuk mendapakan data yang bersifat interval dan di beri skor atau nilai sebagai berikut: untuk kategori pertanyaan dengan jawaban sangat tidak setuju atau sangat setuju : sangat tidak setuju 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 sangat setuju. Untuk memudahkan pemecahan masalah, Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kuesioner yang secara mendalam menggunakan analisis regressien SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan variabel Keterampilan Kerja (X1) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Prestasi kerja pada pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu., hal ini terlihat dari signifikansi Keselamatan Kerja (X1) 0,506> 0,05 dan nilai hitung 1,902 <2,03224 ttabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan variabel Keterampilan kerja (X1) prestasi kerja (Y) pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu. Hasil uji regresi secara parsial signifikansi pada variabel Diketahui nilai signifikansi variabel sikap kerja (X2) pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu., hal ini terlihat dari nilai signifikan variabel sikap kerja (X2) 0,738> 0,05 dan t hitung 0,1902< 2,03224 t-tabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti berpengaruh signifikan terhadap variabel sikap kerja (X2) terhadap Prestasi kerja (Y) pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu.. Melalui penelitian ini Penulis menyarankan untuk peneliti selanjutnya lebih memperluas populasi, melengkapi dengan teknik pengumpulan data yang lain atau menyertakan variabel dari faktor -faktor lain yang mempengaruhi Produktivitas Karyawan, seperti Motivasi kerja, Kualitas, Kuantitas, pelaksanaan tanggung jawab, dan kondisi fisik pekerjaan. Peneliti selanjutnya dapat menganalisis faktor lain yang memberikan kontribusi terhadap Prestasi kerja

ANALISIS PERBANDINGAN PENGGUNAAN METODE GROSS DAN GROSS UP DALAM PERHITUNGAN PPH21 SEBAGAI SALAH SATU STRATEGI PERENCANAAN PAJAK PADA PERUSAHAN DAGANG DI KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk memperlihatkan bahwa Metode Gross Up sebagai metode perhitungan tunjangan pajak penghasilan karyawan,yang mampu menghemat pajak penghasilan perusahaan dan juga akan mempengaruhi tingkat profitabilitas perusahaan tersebut. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya perbedaan dalam metode gross up metode alternative dalam menghitung tunjangan pajak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-comparative, dengan teknik pengumpulan data primer yang berupa hasil observasi secara langsung, dokumentasi dan wawancara yang dilakukan di Kota Kupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode gross up terhadap penerapan gaji tahun 2022 mengakibatkan tunjangan PPh Pasal 21 yang diberikan perusahaan besarnya sama dengan PPh Pasal 21 terutang, selain itu dengan penerapan metode gross up mengakibatkan biaya gaji meningkat sehingga pajak penghasilan Pasal 21 karyawan juga meningkat. Disamping itu akun biaya PPh Pasal 21 yang terkena koreksi fiskal pada L/R fiscal perusahaan akan dihapus dan akan digantikan dengan tunjangan PPh Pasal 21 yang tidak terkena koreksi fiscal sehingga akan menurunkan laba fiscal sebelum pajak perusahaan yang otomatis akan menurunkan beban PPh badan. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa adengan metode gross up perusahaan mampu menurunkan beban PPh perusahaan.

ANALISIS KINERJA KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN RASIO KEUANGAN DAERAH PADA KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Kinerja Keuangan daerah adalah keluaran/hasil dari kegiatan/program yang akan atau telah dicapai sehubungan dengan penggunaan anggaran daerah dengan kuantitas dan kualitas yang terukur, kemampuan daerah daerah dapat diukur dengan menilai efesiensi atas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Salah satu aspek Pemerintah Daerah yang harus diatur secara hati-hati adalah pengelolaan Keuangan Daerah dan Anggaran Daerah. Pendapatan dan Belanja Daerah yang selanjutnya disingkat APBD adalah suatu rencana keuangan tahunan daerah yang ditetapkan berdasarkan peraturan daerah. Dari latar belakang diatas maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Kupang tahun 2017-2021 dilihat dari : (1) Rasio Efektivitas, (2) Rasio Efesiensi, (3) Rasio Keserasian, (4) Rasio Pertumbuhan, (5) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kupang. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan rumus : Rasio Efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Keserasian, Rasio Pertumbuhan, dan Rasio Kemandirian Keuangan Daerah. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Kupang dilihat dari (1) Rasio Efektivitas dapat dikategorikan Kurang Efektif, karena rata-rata efektivitasnya sebesar 71,98%. (2) Rasio Efisiensi Keuangan Daerah tergolong Efisien karena rata-rata besarnya rasio sebesar 99,72% . (3) Rasio Keserasian dapat dikatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang mengalokasikan sebagian besar anggaran belanjanya untuk belanja operasi daerah yaitu rata-rata sebesar 52,97% dibandingkan dengan rata-rata belanja modal sebesar 16,50%, (4) Rasio Pertumbuhan Kabupaten Kupang masih terpusat pada dana perimbangan, belum dapat mengoptimalkan PAD, (5) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah masih tergolong Rendah Sekali dan dalam kategori pola hubungan Instruktif karena rata-rata rasionya sebesar 6,80%. Berdasarkan hasil penelitian, maka hal-hal yang perlu dipertimbangkan dan menjadi saran peneliti adalah sebagai berikut : 1. Dengan diketahuinya Rasio Efektifitas pada Kabupaten Kupang yang kurang efektif. Hal ini perlu diperhatikan bagi Pemerintah Daerah harus terus mengoptimalkan penerimaan dari potensi pendapatan yang telah ada. 2. Dengan diketahuinya Rasio Efesiensi pada Kabupaten Kupang sudah efisien Hal ini perlu ditingkatkan lagi oleh Pemerintah Daerah Kabuaten Kupang. 3. Dengan diketahuinya Rasio Keserasian pada Kabupaten Kupang bahwa sebagian besar dana yang dimiliki pemerintah daerah masih diprioritaskan untuk kebutuhan belanja operasi. Hal ini perlu diperhatikan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang harus lebih memperhatikan pelayanan kepada masyarakat yang nantinya dinikmati langsung oleh publik. 4. Dengan diketahuinya Rasio Pertumbuhan pada Kabupaten Kupang belum begitu baik karena selama kurun waktu 5 tahun belum stabil karena mengalami turun naik dari tahun ke tahun. Hal ini perlu diperhatikan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang harus dapat mengefisiensikan biaya yang dikeluarkan untuk belanja rutin dan lebih mengefektifikan untuk sector pembangunan yang dapat mendukung peningkatan PAD. 5. Dengan diketahuinya Rasio Kemandirian Daerah Pada Kabupaten Kupang masih tergolong rendah sekali dan dalam pola hubungan isntruktif. Hal ini perlu diperhatikan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang harus mampu mengoptimalkan penerimaan dari potensi yang telah ada. Kata Kunci: Kinerja Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Keserasian, Rasio Pertumbuhan, dan Rasio Kemandirian Keuangan Daerah.

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP PENGALOKASIAN ANGGARAN BELANJA MODAL DI KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP PENGALOKASIAN ANGGARAN BELANJA MODAL DI KOTA KUPANG Nama : Renny Astarina Lani Nim : 17192427 Fakultas : Ekonomi Program Studi : Akuntansi ABSTRAKSI Pendapatan Asli Pendapatan Asli Daerah adalah pendapatan yang diperolehdaerah dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sumber- sumber penerimaan Pendapatan Asli Daerah harus dicari terus untuk dapat digunakan sebagai pembiayaan pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan Daerah dalam hal ini Pendapatan Asli Daerah dapat membiayai pengeluaran daerah seperti Belanja Modal. Belanja Modal menurut Halim (2008: 101) merupakan pengeluaran anggaran anggaran untuk perolehan aset tetap dan aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah terhadap pengalokasian anggaran belanja modal pada pemerintah Kota Kupang. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang bersumber dari dokumentasi yang diambil dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang berupa Laporan Realisasi Anggaran Kota Kupang tahun 2005-2020 dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah yang di ambil dari www.kemenkeu.go.id. Skala pengukuran data dengan skala Rasio. Teknis analisis data berupa analisis pendahuluan yang berisikan deskripsi atau gambaran umum secara lengkap tentang variabel penelitian dimana dalam analisis ini bertujuan untuk melihat total anggaran dan realisasi serta perubahan dari masing-masing variabel dan terdapat Uji Analisis Deskriptif Setelah melakukan penelitian di Badan Keuangan dan Aset Daerah, penulis telah mendapatkan data sekunder laporan keuangan yaitu Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dari Tahun 2005 sampai dengan 2020. Hasil analisis pendahuluan mengatakan bahwa Anggaran Pendapatan Asli Daerah dan Anggaran Belanja Modal terus mengalami perubahan dari tahun ke tahunnya, oleh karena itu Pemerintah Daerah diharapkan mampu mengurus dan mengelolah keuangannya dengan baik sehingga dapat mengatur Realisasi Anggaran dengan baik dan tepat. Analisis lanjutan yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana dengan alat bantu aplikasi SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 16, dimana dalam analisis ini terdapat Uji t. Dengan hasilpenelitianiniBerdasarkanhasiluji t diperoleh nilai thitung sebesar 11,031 lebih besar dari ttabel sebesar 2,145 sehingga hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif terhadap Belanja Modal atau nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05), hal ini menyimpulkan Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif signifikan terhadap Anggaran Belanja Modal memberikan arti bahwa Ha Diterima. Kata kunci : Pendapatan Asli Daerah, Belanja Modal

PEMBELAJARAN KONTROL BERPASANGAN DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW DI SMP NEGERI 6 KUPANG TENGAH SATAP

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PEMBELAJARAN KONTROL BERPASANGAN DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW DI SMP NEGERI 6 KUPANG TENGAH SATAP Scifo Franklin Alfredo Stefanus1*, Jusuf Blegur2, Yohanis Boling3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pembelajaran merupakan setiap upaya yang dilakukan dengan sengaja oleh pendidik yang dapat menyebabkan peserta didik melakukan kegiatan belajar. Salah satu bentuk pembelajaran yang dilakukan di sekolah yakni permainan sepak takraw dan merupakan salah satu kecabangan olahraga yang terakomodir dalam kurikulum K13 pada sekolah menengah pertama. Pelaksanaan pembelajaran penjas khususnya pada materi pembelajaran kontrol berpasangan dalam permainan sepak takraw di SMP Negeri 6 Kupang Tengah Satap selama ini dilaksanakan dalam bentuk teori dan praktik, hal inilah yang mendorong peneliti untuk mau melihat secara langsung berkaitan dengan gerak kontrol berpasangan yang akan di praktikkan oleh siswa. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Pembelajaran Kontrol Berpasangan Dalam permainan Sepak Takraw di SMP Negeri 6 Kupang Tengah Satap. Metode penelitian: Deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian yang diperoleh yakni dalam pelaksanaan pembelajaran dilakukan terkadang tidak mengikuti tiga tahapan atau langkah-langkah dalam pembelajaran secara utuh sehingga membuat pembelajaran sepak takraw menjadi kurang efektif dan juga guru tidak memiliki variatif metode yang digunakan. Untuk pelaksanaan praktik sepak takraw tidak didukung dengan sarana prasarana yang memadai sehingga pembelajaran kontrol berpasangan dalam permainan sepak takraw lebih cenderung dilakasanakan secara teori didalam ruangan kelas dan pelaksanaan praktik barusan sekali dilaksanakan ketika peneliti melakaukan pengambilan data disekolah tersebut. Simpulan: Dari hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa proses pembelajaran sepak takraw di SMP Negeri 6 Kupang tengah Satap berjalan tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran. Kata kunci: Pembelajaran, Kontrol Berpasangan, Sepak Takraw

Kelimpahan Dan Keanekaragaman Jenis Gastropoda Di Pantai Motadikin Desa Fahiluka Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN JENIS GASTROPODA DI PANTAI MOTADIKIN DESA FAHILUKA KECAMATAN MALAKA TENGAH KABUPATEN MALAKA Agustina, D)* Alan, Ch. S)** Daud, Y)** Di perairan Indonesia hampir semua bentuk dasar laut dapat ditemukan seperti paparan lereng, terumbun karang dan lain sebagainya. Bentuk dasar laut yang majemuk beserta lingkungan air yang memberikan kemungkinan munculnya keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, dengan sebaran yang luas secara merata. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa Saja jenis-jenis gastropoda yang ada di Pantai motadikin desa fahiluka kecamatan malaka tengah kabupaten malaka dan untuk mengetahui kelimpahan jenis dan indeks keanekaragamang gastropoda di pantai motadikin desa fahiluka kecamatan malaka tengah kabupaten malaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Pengambilan sampel gastropoda dalam penelitian ini menggunakan metode line transek. Hasil penelitian menunjukan gastropoda yang ditemukan di perairan Pantai Motadikin dikategorikan dalam 6 famili yaitu Potamididae, Littorinidae, Muricidae, Nassarius, Neritidae, Ellobiidae, Olividea dengan 13 spesies yaitu C. quoyii, C. djadjarensis, T. telescopium, T. sulcata, L. lutea, L. scabra, L. undulate, L. carinifera, N. reticulatus, C. capucinus, C. nucleus, O. reticularis, N. lineata yang tersebar di 4 transek pengamatan. Berdasarkan hasil perhitungan jenis gastropoda yang ditemukan pada lokasi penelitian transek 1 sampai 3 memiliki keanekaragaman sedang yaitu T1(2,40), T2(2,58),T3 (2,17), T4 (2,31) dan kelimpahan tertinggi yakni 25,75 ind/m pada setiap transek pengamatan, hasil penelitian ini, diharapkan dapat dijadikan sumber atau informasi ilmiah dalam hubungannya dengan pembelajaran dengan mata kuliah zoologi invertebrata serta mata kuliah ekologi. KATA KUNCI: Spesies gastropoda, Kelimpahan, Keanekaragaman Keterangan: * Peneliti ** Pembimbing

ANALISIS WACANA UJARAN KEBENCIAN DI GRUP WHATSAPP OLEH MAHASISWA UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA.

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul “Analisis wacana ujaran kebencian di grup Whatsapp oleh mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana” Penulis merumuskan dua pertanyaan penelitian, yaitu: (1) Apa ujaran kebencian yang di gunakan di dalam grup Whatsapp? dan (2) Apakah ujaran kebencian yang di temukan di grup Whatsapp dapat di definisikan sebagai ujaran kebencian sesuai konteksnya?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa ujaran kebencian di gunakan di dalam grup whatsapp dan apakah ujaran kebencian yang temukan dalam grup whatsapp dapat di kategorikan sebagai ujaran kebencian berdasarkan konteksnya. Data diambil dari grup whatsapp “English 2015”,kemudian penulis menyalin dan menganalisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam melakukan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah, penulis menemukan 12 kata ujaran kebencian yang di gunakan dalam grup whatsapp, ujaran kebencian tersebut memiliki makna yang berbeda sesuai dengan konteks linguistik, konteks fisik dan konteks budaya. Stelah menganalisa 12 ujaran kebencian tersebut degan konteks budaya, penulis menemukan bahwa 9 kata memiliki makna sebagai kata kata lelucon atau kata biasa yang dapat di terima dan 3 di antaranya bisa di definisikan sebagai ujaran kebencian.

ANALISIS KANDUNGAN NITROGEN DAN FOSFOR DARI EKSTRAK KASAR DAUN SUFMUTI (Chromolaena odorata) DARI DESA BAUMATA KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV-VIS

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN NITROGEN DAN FOSFOR DARI EKSTRAK KASAR DAUN SUFMUTI (Chromolaena odorata) DARI DESA BAUMATA BARAT KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV-VIS Nalle, S, E)* Rafael, A)** Hendrik, A, Ch )** Kandungan unsur hara yang terdapat dalam tumbuhan umumnya seperti Nitrogen, Fosfor, Kalium dan lain-lain. Seperti unsur hara lainnya nitrogen dan fosfor mempunyai aktifitas beragam diantaranya mempunyai efek pada proses pertumbuhan tanaman. Nitrogen dan fosfor merupakan unsur hara yang paling banyak ditemukan ditanaman, salah satunya adalah tumbuhan sufmuti. Tumbuhan sufmuti banyak ditemukan di Indonesia dan dimanfaatkan sebagai pupuk pada kacang hijau, pakan ternak, dan sebagai obat-obatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nitrogen dan fosfor dari ekstrak kasar daun sufmuti (Chromolaena odorata) menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Baku pembanding yang digunakan dalam penelitian ini adalah larutan standar amonium molibdate. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Hasil penelitian yang diperoleh dengan metode spektrofotometer UV-Vis didapat kandungan nitrogen 0,011 mg QE/g ekstrak atau 1,1% dan kandungan fosfor 12,66 m Qe/g ekstrak atau 12,66%. Dengan demikian, daun sufmuti dapat digunakan sebagai pupuk organik. Kata Kunci : Daun Sufmuti, Nitrogen dan Fosfor, Amonium Molibdate dan Spektrofotometri UV-Vis. Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing

UJI KUALITAS AIR BERDASARKAN PARAMETER COD DAN MIKROBIOLOGI PADA MATA AIR OEKOLO DESA BAUMATA UTARA KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Air merupakan sumber daya alam yang penting bagi kehidupan makhluk hidup termasuk manusia. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001 tentang pengelolaan air, air harus memenuhi kriteria dari tiga parameter yaitu parameter fisika, parameter kimia dan parameter Mikrobiologi(Total Coliform). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air di mata air Oekolo desa Baumata Utara Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang berdasarkan parameter kimia (COD) dan parameter Mikrobiologi.Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan desain eksperimen dengan membandingkan data hasil pengukuran dari masing-masing parameter air dengan nilai baku mutu PP No 82 tahun 2001. Berdasarkan hasil penelitian pada Mata air Oekolo diperoleh uji kualitas air pada titik ICOD3 mg/L dan titik II sama yaitu 3 mg/L memenuhi standar batas baku mutu air minum kelas I yang ditetapkan oleh pemerintah. Namun, uji total Coliform pada titik I dan titik II diperoleh hasil yang sama yaitu >2400/100 mLmelebihi/tidak memenuhi standar baku mutuair kelas 1yang ditetapkan oleh pemerintah.Sehingga nilai mikrobiologi pada mata air Oekolotergolong dalam baku mutu kelas II berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001 untuk sarana/prasarana, rekreasi, peternakan atau peruntukkan lainnya.

KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN MAKROALGA DI PANTAI NOKALIMAK, DESA TUNGANAMO, KECAMATAN PANTAI BARU, KABUPATEN ROTE NDAO

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN MAKROALGA DI PANTAI NOKALIMAK DESA TUNGANAMO KECAMATAN PANTAI BARU Aufengo, L, D)* Rafael, A )** Nge, T, S )** Makroalga merupakan tumbuhan thallus yang organ-organnya berupa akar, batang, dan daunnya yang belum berdiferensiasi dengan jelas. Makroalga tumbuh melekat pada substrat tertentu seperti pada karang, lumpur, pasir, batu, dan benda keras lainya. Selain benda mati, makroalga juga dapat melekat pada tumbuhan lain secara epifitik. Secara ekologi komunitas makroalga berperan sebagai tempat asuhan dan perlindungan bagi jenis-jenis ikan, tempat pemijahan dan sebagai tempat mencari makanan ikan-ikan herbivor. Secara ekonomi makroalga memiliki potensi sebagai bahan produk kosmetik dan sebagai sumber pangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis, keanekaragaman dan kelimpahan makroalga di Pantai Nokalimak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Line transect dengan menggunakan teknik sampling kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan makroalga yang ditemukan di perairan Pantai Nokalimak dikategorikan dalam 3 kelas yaitu Chlorophyta, Rhodophyta dan Phaeophyta Jenis makroalga yang terdapat di pantai Nokalimak dikategorikan dalam 3 kelas 10 famili dengan total 15 spesies yaitu Chaetomorpha crassa, Caulerpa racemosa, Caulerpa sertularioides, Caulerpa lentillifera, Helimeda tuna, Helimeda opuntia, Avrainvillea erecta, Codium rapuh, Boergesenia forbesii, Eucheuma cottoni, Amphiroa fragilissima, Padina australis, Sargassum polycystum, Turbinaria ornata, Sargassum cristaefolium. Berdasarkan hasil perhitungan Nilai H’ keanekaragaman spesies makroalga pada lokasi penelitian T1 (2,63), T2 (2,02), T3 (2,43), T4 (2,03) dan T5 (2,47) sedangkan jumlah spesies T1 (15), T2 (9), T3 (15), T4 (9) dan T5 (15). Berdasarkan kriteria indeks keanekaragaman tersebut maka semua nilai indeks keanekaragaman yang diperoleh pada TI sampai dengan T5 menunjukkan tingkat keanekaragaman spesies berada pada kategori sedang. Kelimpahan jenis Trensek 1 sampai 5 memiliki kelimpahan 17.12 ind/m². Sedangkan kelimpahan relatif makroalga yang paling tertinggi terdapat pada spesies Helimeda opuntia sebesar (17,75%) dan terendah pada spesies Caulerpa racemosa , Caulerpa lentillifera, dan Codium rapuh dengann nilai (1,63%). Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai keanekaragaman makroalga pada daerah tubir, habitat lamun, karang dan juga mengenai manfaat makroalga untuk masyarakat sekitar di Desa Tunganamo. Kata Kunci: Keanekaragaman, Kelimpahan, Makroalga Keterangan: * Peneliti **Pembimbing

Strukrutur Komunitas Gastropoda di Zona Intertidal Pantai Lalendo (Inokiu), Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Pantai Lalendo memiliki topografi landai tipe substrat pantai berpasir dengan sedikit batuan dan dasar perairan didominasi oleh pasir putih butiran halus dan lamun. Biota laut yang banyak terdapat di Pantai Lalendo (Inokiu) dimanfaatkan oleh mayarakat sekitar, terutama gastropoda. Gastropoda memiliki peran penting dalam studi ekologi dan sering digunakan sebagai indikator untuk menilai perubahan yang terjadi di lingkungan perairan. Keanekaragaman organisme baik jumlah spesies maupun jumlah individu-individu anggota spesies menentukan karakter komunitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas gastropoda yang ditemukan pada zona intertidal pantai Lalendo (Inokiu) Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Penelitian ini dilaksanan pada bulan Maret-April 2022 di zona intertidal Pantai Lalendo (Inokiu) Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang pada 3 (tiga) stasiun yaitu Stasiun I di samping PT Tom,Stasiun II di depan budidaya Mutiara, Stasiun III di samping budidaya mutiara.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis Gastropoda yang ditemukan pada 3 stasiun pengamatan di zona intertidal Pantai Lalendo (Inokiu) diperoleh 23 spesies dari 15 famili. Kelimpahan tertinggi Gastropoda di stasiun I adalah;Cerithium coloumna,Stasiun II adalahCanarium microurceus dan stasiun III adalahMargistrombus marginatus.Struktur komunitas gastropoda di zona intertidal pantaiLalendo ( Inokiu) tergolong diversitas sedang.Nilai keseragaman jenis Gastropoda mendekati nilai satu, maka keseragaman antar spesies sama atau merata.Dominansi Gastropoda di zona intertidal Pantai Lalendo ( Inokiu) tergolong rendah. Kata kunci: Struktur komunitas, gastropoda, zona intertidal, pantai Lalendo Abstract Lalendo Pantai BeachIt has a sloping topography with a sandy beach substrate type with few rocks and the bottom of the waters is dominated by fine grained white sand and seagrass. Many marine biota found on the beach Lalendo ( Inokiu ) is used by local people, especially gastropods. Gastropods have an important role in ecological studies and are often used as indicators to assess changes that occur in the aquatic environment. Diversity organisms, both the number of species and the number of individual members of the species determine the character of the community. The purpose of this study was to determine the structure of gastropod community found in the coastal intertidal zone Lalendo ( Inokiu ) District West Kupang , Kupang Regency. This research was conducted in March -April 202 2 in the intertidal zone of Pantai Lalendo ( Inokiu ) District West Kupang , Kupang Regency at 3 (three) stations, namely Station I beside PT Tom , Station II at front cultivation Mutiara , Station III in side cultivation pearl . The method used in this research is a survey method. The results showed that the types of gastropods found at 3 observation stations in the intertidal zone of Pantai Lalendo ( Inokiu ) obtained 2 3 species from 1 5 families. The highest abundance of Gastropods at station I was; Cerithium coloumna , Station II is Canarium microurceus and station III is Margistrombus marginatus . Structure community gastropods in the intertidal zone Lalendo beach ( Inokiu ) is classified as medium diversity . The value of the uniformity of Gastropod species is close to the value of one, so the uniformity between species is the same or even. Gastropod dominance in the Coastal intertidal zone Lalendo ( Inokiu ) is low. Keywords: Structure community , gastropod , zone intertidal , beach Lalendo

Identifikasi filum echinodermata diperairan pantai namosain dikelurahan namosain kecamatan alak kota kupang nusa tenggara timur

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Echinodermata merupakan salah satu hewan yang paling penting dalam ekosistem laut dan bermanfaat sebagai salah satu komponen rantai makanan, pemakan sampah organik dan hewan kecil lainnya sehingga mempunyai peran sebagai pembersih lingkungan laut terutama pantai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi filum echinodermata yang ada di Pantai Namosain Kelurahan Namosain Kecamatan Alak Kota Kupang Nusa Tenggara Timur.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode transek. Hasil penelitian menunjukan jenis Echinodermata yang ditemukan di Pantai Namosain Kelurahan Namosain Kecamatan Alak Kota Kupang Nusa Tenggara Timur terdapat tiga kelas Echinodermata yang ditemukan pada penelitian ini yaitu kelas Asteroidea,Ophiuroidea, Echinoidea dan 4 spesies Echinodermata, Protoreaster Nodosus, Macrophiotix Belii, Diadema Setosum, Echinothrix Calamaris. Jenis Echinodermata yang memiliki kelimpahan tertinggi pada waktu pengamatan yakni 0,435 ind/m² denganfrekuensi 54,28% diikuti oleh spesies Echinothrix Calamaris meiliki kelimpahan 0,104 ind/m² dan frekuensi 48,57%, Protoreaster nodosus 0,048 ind/m² frekuensi 40%, dan Macrophiotix Belii 0,019 ind/m² frekuensi 22,85%. hal ini disebabkan karena tempat ini merupakan daerah pemukiman penduduk, ada beberapa aktivitas yang dilakukan oleh mereka seperti mencari jenis hewan-hewan laut dan juga digunakan sebagai tempat rekreasi. Penutup saran yang dapat disampaikan yaitu perlu adanya tindakan pencegahan segera agar masyarakat menjaga dan melindungi kelestarian pantai Namosain sehingga ekosistem pantai tetap terjaga sehingga dapat melindungi persediaan keanekaragaman hayati yang bermanfaat di dalam ekosistem Namosain. Dengan adanya penelitian ini semoga bermanfaat untuk ilmu pengetahuan dan menjadi rujukan untuk penelitian selanjutnya.

ANALISIS PENDUGAAN STOK HASIL TANGKAPAN IKAN TONGKOL (Euthynnus sp.) DI PERAIRAN TELUK KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Teluk Kupang merupakan kawasan pesisir dan laut yang terletak di bagian barat Pulau Timor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kawasan Teluk Kupang menyimpan berbagai potensi sumberdaya kelautan dan perikanan yang berekonomis penting bagi masyarakat. Wilayah ini telah dipilih dan ditetapkan sebagai salah satu sentra pengembangan industri perikanan yang ada di Kota Kupang dengan hasil tangkapan unggulan adalah tongkol, tuna, tenggiri, layang selar, kembung, kerapu, ekor kuning, kakap, bambangan, dan cakalang.Ikan tongkol (Euthynnus sp.) merupakan jenis ikan scrombridae (ikan pelagis), terdapat di perairan hangat Indo-Pasifik Barat dan Laut Nusantara. Ikan tongkol memiliki beberapa jenis yaitu tongkol lisong/bullet tuna (Auxis rochei), tongkol krai/frigate tuna (Auxis thazard), tongkol komo/little tuna/kawakawa (Euthynnus affinis), tongkol abu-abu/ longtail tuna (Thunnus tonggol), Ikan Tongkol (Euthynnus sp.). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pendugaan status stok terhadap ikan tongkol (Euthynnus sp.) yang tertangkap di Perairan Teluk Kupang agar tidak terjadinya pemanfaatan yang berlebihan. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret – April 2022, dengan lokasi penelitian yaitu di Pelabuhan Perikanan Oeba. Data primer diperoleh melalui hasil wawancara langsung kepada responden, responden dalam hal ini adalah para nelayan. Data sekunder diperoleh dengan mengumpulkan referensi (data hasil tangkapan ikan target) yang bersumber dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Nilai lestari MSY (Maximum Sustainable Yeild) ikan tongkol di Perairan Teluk Kupang 148.73 ton pertahun dengan upaya penangkapan optimum 187.12 trip per tahun dan keberadaan populasi ikan Tongkol (Euthynnus sp.) di Perairan Teluk Kupang belum mengalami over fishing, dimana hasil penangkapan yang paling tinggi di tahun 2010 sebanyak 101.92 tetapi belum mencapai nilai MSY yang di tentukan yaitu 148.73 ton per tahun.

IDENTIFIKASI KEPADATAN SAMPAH LAUT DI PANTAI PASIR PANJANG KOTA KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN Stefanus Pangky Lamawato (15380063). Identifikasi Kepadatan Sampah Laut Di Pantai Pasir Panjang Kota Kupang Nusa Tenggara Timur: WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si, Ph.Ddan ROCKIE R. L SUPIT, S.Pi. M.Si, sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Perairan Pasir Panjang merupakan perairan yang berada dekat dengan pemukiman penduduk, pasar ikan dan tempat wisata. Kurangnya kesadaran masyarakat sekitar akan kebersihan pantai membuat ekosistem ini penuh dengan sampah plastik dan lain lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kepadatan sampah laut di Pantai Pasir Panjang Kota Kupang Nusa Tenggara Timur. Penelitian dilakukan di Pantai Pasir Panjang Kota Kupang pada bulan April 2022. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan cara survey dan metode deskriptif kualitatif dengan cara wawancara dengan responden, kemudian pengumpulan terhadap sampel sampah laut dilakukan dengan cara membuat garis transek sabuk (belt) dengan menarik garis transek sepanjang 100 m dan lebar 25 m pada keenam transek. Sampel yang didapat akan ditimbang dalam satuan gram dan kemudian dilakukan pengolahan data menggunakan Microsoft Excel. Hasil analisis kategori jenis sampah yang terdapat di Pantai Pasir Panjang adalah jenis sampah plastik, karet, kaca, logam, dan lain-lain. Berdasarkan hasil analisis di lokasi penelitian tersebut komposisi jenis sampah yang paling dominanadalah kategori sampah plastik. Komposisi potongan sampah plastik dengan potongan terbanyak terdapatpadatransek 6 yaitu sebanyak 167 potongan dengan jumlah kepadatan mutlak 0,0668 pot/m2 dan berat sebanyak 0,36 g/m2 dan jumlah kepadatan relatif sampah plastik yaitu 45,88% potongan dengan berat kepadatan 19,15% gram, sedangkan komposisi potongan sampah plastik terendah terdapat pada transek 1yaitu sebanyak 41 potongan dengan jumlah kepadatan mutlak 0,0164 pot/m2 dan berat 0,08 g/m2 dan jumlah kepadatan relatif sampah plastik 51,25% potongan dengan berat 12,50% gram. Kata Kunci : Sampah Laut, Kepadatan, Jumlah dan Total Berat, Pantai pasir Panjang.