Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

4.594 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 1192025: 912024: 662023: 7132022: 9232021: 15352020: 2402019: 12018: 772017: 12016: 42015: 12014: 22013: 22010: 12009: 21989: 1

RANTAI PEMASARAN IKAN TUNA SIRIP KUNING (Thunnus albacares) YANG DIDARATKAN DI TPI MAUMERE KABUPATEN SIKKA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN ANDRIANUS G. PUKA, NIM. 16380308 Rantai Pemasaran Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) Yang Didaratkan Di TPI Maumere Kabupaten Sikka Alfred G. O. Kase, S. Pi., M. Si., Ph. D., Rockie R.L. Supit, S. Pi.,M. Si. sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ikan tuna merupakan salah satu sumber bahan baku hasil perikanan yang berperan penting bagi sector perkembangan perekonimian di Indonesia. Ikan tuna memiliki potensi sumber daya yang tersedia cukup besar di perairan Indonesia, bernilai ekonomis tinggi, serta potensial menjadikanya sebagai salah satu ikan yang banyak diburu oleh nelayan. Selain itu ikan tuna dapat dijadikan bahan baku yang dapat diolah menjadi berbagai macam produk olahan sehingga dapat menciptakan peluang bisnis yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Ikan tuna memiliki peluang pasar yang bagus untuk pasokan dalam Negeri maupun serta belum ada batasan kuota perdagangan, maka perlu diimbangi dengan peningkatan sistem pemasaran ikan tuna. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui rantai pemasaran ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang didaratkan Di TPI Maumere Kabupaten Sikka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara (kuisioner) dan dokumentasi. Saluran pemasaran ikan tuna di TPI Maumere melalui 3 saluran yaitu saluran pemasaran I, saluran pemasaran II dan saluran pemasaran III. Fungsifungsi pemasaran yang diterapkan oleh Nelayan, Pedagang Pengumpul dan Pedagang Pengecer di TPI Maumere tidak sepenuhnya dilakukan pada setiap saluran. Margin Pemasaran yang diterima pasa saluran pemasaran II adalah Rp.700.000 dan pada saluran pemasaran III adalah Rp.800.000 yang menunjukan bahwa perbedaan margin pemasaran yang diterima pada saluran pemasaran II dan saluran pemasaran III semakin panjang saluran pemasaran maka semakin tinggi margin yang diperoleh. Kata kunci : Saluran pemasaran, obsrvasi, TPI Maumere.

HUBUNGAN KERAPATAN MANGROVE TERHADAP LAJU TRANSPOR SEDIMEN DI KAWASAN EKOWISATA MANGROVE KELURAHAN OESAPA BARAT

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN MARIANA NADUASTI PENY (16383510) Hubungan Kerapatan Mangrove Terhadap Laju Transpor Sedimen di Kawasan Ekowisata Mangrove Kelurahan Oesapa Barat. Ir. Yohanes Merryanto S., M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing 1 dan Dr. Beatrix M. Rehatta, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing 2. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Mangrove memiliki berbagai manfaat, salah satunya mengendalikan transpor sedimen. Kelurahan Oesapa Barat memiliki vegetasi mangrove yang cukup luas di wilayah Kota Kupang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kerapatan mangrove terhadap laju transpor sedimen di kawasan Ekowisata Mangrove Kelurahan Oesapa Barat. Metode purposive sampling pada kondisi kerapatan tinggi dan rendah untuk menghitung kerapatan mangrove. Penempatan sediment trap pada bagian depan, tengah dan belakang vegetasi mangrove untuk mengetahui laju transpor sedimen. Suhu perairan, kecepatan arus dan kedalaman perairan menjadi parameter yang diukur. Analisis korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan kerapatan mangrove terhadap laju transpor sedimen. Jenis mangrove yang ditemukan yaitu Avicennia alba, Lumnitzera racemose, Rhizopora mucronata dan Sonneratia alba. Hasil penelitian menunjukan hubungan kerapatan mangrove terhadap laju transpor sedimen bernilai -1 yang berarti kerapatan mangrove yang semakin tinggi menyebabkan laju transpor sedimen semakin rendah dan sebaliknya. Kata kunci: Kerapatan mangrove, laju transpor sedimen, ekowisata Kelurahan Oesapa Barat.

ANALISIS KOMPOSISI JENIS DAN KEPADATAN MAKRO EPIFIT PADA BUDIDAYA RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii DENGAN METODE LEPAS DASAR DI PERAIRAN BAOBOLAK KECAMATAN NAGAWUTUNG KABUPATEN LEMBATA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

TIMOTEUS DUA BLOLONG (16383164) Analisis Komposisi Jenis Dan Kepadatan Makro Epifit Pada Budidaya Rumput Laut Kappaphycus alvarezzi Dengan Metode Lepas Dasar Di Perairan Baobolak Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata. WILSON L.TISERA,S.Pi.,M.Si.,Ph.D, ROCKIE R.L. SUPIT, S.Pi.,M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Rumput laut merupakan salah satu sumberdaya pesisir yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi dan merupakan komoditas ekspor di sektor budidaya perikanan indonesia karena permintaanya tinggi di pasar dunia. Perairan pantai Baobolak merupakan salah satu perairan pantai yang terletak di Lembata bagian Selatan. Hasil rumput laut merupakan sumber pendapatan yang menjanjikan bagi sebagian besar penduduk Desa Baobolak, yang berada di Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan kepadatan epifit yang terdapat pada rumput laut Kappaphycus alvarezii di Perairan Baobolak Kecamatan, Nagawutung Kabupaten Lembata. Hasil penelitian menujukan pertumbuhan berat Kappaphycus alvarezii non epifit memiliki nilai kisaran pertumbuhan lebih tinggi yakni 114,68 gram – 287,70 gram dengan laju pertumbuhan spesifik 4,93% / hari sedangkan yang terjangkit epifit 110,42 gram – 169,88 gram dengan laju spesifik 4,69% / hari.Kepadatan jenis makro epifit pada Kappaphycus alvarezii berada pada kisaran 110,4-176,20 ind/m2 . Kepadatan jenis yang tertinggi yaitu Hypnea cervicrnis dengan nilai 176,20 ind/m2 dan kepadatan jenis yang terendah yaitu ulva lacuta dengan nilai 110,4 ind/m2.

KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN GASTROPODA PADA EKOSISTEM MANGROVE DI DESA OEBELO KECAMATAN KUPANG TENGAH, KABUPATEN KUPANG

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mangrove yang mayoritas hidup dikawasan estuari memiliki peran penting bagi kehidupan makhluk hidup di perairan dan daratan. Ekosistem mangrove menjaga garis pantai agar tetap stabil, melindungi pantai dari erosi (abrasi), peredam badai dan gelombang, penangkap sedimen, habitat (tempat tinggal), tempat mencari makan (feeding graund), dan tempat pemijahan (spawning graund) bagi biota perairan. Salah satu biota yang hidup di ekosistem mangrove yaitu gastropoda. Gastropoda merupakan salah satu kelompok hewan dasar yang memegang peranan penting dalam ekosistem akuatik. Gastropoda mempunyai peranan penting dari segi ekologi dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman dan kelimpahan gastropoda yang meliputi Indeks keanekaragaman, kelimpahan jenis dan kelimpahan gastropoda. Penelitian ini menggunakan metode observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa keanekaragaman dan kelimpahan gastropoda di Desa Oebelo mulai dari yang tertinggi hingga terendah yaitu masing-masing pada stasiun 1 memiliki 258 ind/m² yang terdiri dari 8 spesies gastropoda dan stasiun 2 memiliki 184 ind/m² yang terdiri dari 8 spesies. Kelimpahan jenis tertinggi Cerithidea anticipata dengan jumlah 6,75. Kelimpahan jenis terendah yaitu pada stasiun 1 dan 2 yaitu Neritina cornucopia, Littoria irrorata, Nassarius limatus dengan nilai sama 0,4. Dari kedua stasiun ini keanekaragaman dan kelimpahan dikategorikan rendah

KAJIAN DESKRIPTIF AWALAN DALAM KITAB MATIUS DAN MARKUS DALAM BAHASA SABU

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The title of this writing is “A Descriptive Study of Prefix in the Book of Matthew and Mark in Lii Hawu”. This research was conducted to answer the research problem; 1. What are the types of prefix in the book of Matthew and Mark in Lii Hawu? 2. What is the function of prefix in the book of Matthew and Mark in Lii Hawu? The aim of this research is to find out the types of prefix and the function of prefix in Lii Hawu. The method used in this research has been descriptive qualitative. The document from the Bible Lii Hawu (Indonesian Bible Institute) “New Testament in Today’s Sabu Version” from the Book of Matthew and Mark . Based on the data collected, the analysis focused on types and function affix in Lii Hawu. The results of data analysis showed that: (1) Type of prefix. There are four types of prefix, they are {pe-, ke-, he-, and ta-}. For example: (a). {pe-} + Kaddhi ‘get up’= pekaddhi ‘wake’, (b). {he-} + Atta ‘cut’ = heatta ‘piece’, (c). {ke-} + tallu ‘three’ = ketallu ‘third’, and (d). {ta-} + walle ‘buy’ = tawalle ’buy’. (2) Prefix in Lii Hawu has function produce verbs if they are attached to verbs. Example: [ta- + [walle]V]V, -walle ‘buy’is the verb and ta-walle ‘buy’ is the verb. Adjectives and verbs. Example: [pe- + [made]Adj]V], -made ‘dead’ is the adjective and pe-made ‘turn off’ is the verb. Produces a noun if it is attached to numbers. Example: [he- +[dau]N]Num, -dau ‘person’ is the noun and he-dau ‘a,/a is the numer. Verbs and numbers. Example: [he- +[bhakka]V]Num], -bhakka ‘split’ is the verb and he-bhakka ‘adjacent’ is the number. To produce number when it is attached to number. Example: [ke- + [tallu]Num]Num, -tallu ‘three’ is cardinal number and ke-tallu ‘third’ is ordinal number. Produce cousative verb when it is attached to verb. Example: [pe- + bui]V]V, -bui ‘fall’is the verb and pe-bui ‘drop’ is the verb.

Penggunaan Aplikasi "ELSA" Berbantuan Mobile untuk Meningkatkan Pelafalan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di UKAW

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This research is entitled improving students pronunciation skill through English Language Speech Assistant (ELSA) application at UKAW. Pronunciation skill is one of four skills important in English, but some students had problems with their pronunciation skill. The writer used English Language Speech Assistant (ELSA) application in teaching English especially by using ELSA content display to help students improving their pronunciation skill. The aim of this research was to find out the effectiveness of mobile assisted English language speech assistant (ELSA) application in improving students’ pronunciation skill. This research used pre-experimental design. The population of the research was 136 students of EESP, which 18 students of 2nd semester EESP UKAW in Kupang were chosen purposively as sample of this research. In collecting the data, the writer used pre-test and post-test to know students’ pronunciation skill. The result of data analysis show that the mean score of students on pre-test was 15. After the treatment given by the writer, the mean score of students on post-test was 18,44 and the improvement was 23%. The data analysed by using t-test. The t-test value (1,4) was greater than t-table value (1.740) the alternative hypothesis (H1) was accepted and null hypothesis (Ho) was rejected. The result showed that there was an improvement on students’ pronunciation skill through English Language Speech Assistant (ELSA) application. in teaching and learning using Mobile Assisted Language Learning (MALL) technology capabilities can improve students’ pronunciation skill in English using the English Language Speech Assistant (ELSA) speak application, it was proven by the students’ post-test score is higher than pre-test score from the level 57% to the level 85%.

PENGARUH MANAJAMEN ASET TERHADAP OPTIMALISASI ASET TETAP DAERAH DI PROVINSI NTT ( STUDI KASUS PADA BADAN PENDAPATAN DAN ASET DAERAH)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENGARUH MANAJAMEN ASET TERHADAP OPTIMALISASI ASET TETAP DAERAH DI PROVINSI NTT (STUDI KASUS PADA BADAN PENDAPATAN DAN ASET DAERAH) Penelitian ini dilakukan pada Badan Pendapatan Dan Aset Daerah Provinsi NTT. Subyek dalam penelitian ini adalah responden bagian Aset dan seluruh pegawai Pada Kantor badan Pendapatan Dan Aset Daerah sebagai obyek penelitian. Adapun persoalan dalam penelitian ini adalah apakah manajemen aset berpengaruh terhadap optimalisasi daerah di Provinsi NTT. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh manajemen Aset Terhadap Optimalisasi Aset Tetap Daerah Di Provinsi NTT. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan dan teknik pengumpulan data menggunakan metode kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 31 orang. Data yang diperoleh diolah menggunakan SPSS, dalam penelitian ini menggunakan SPSS 25 for windows. Variabel dalaam peneltian adalah manajemen aset dan optimalisasi aset. Manajemen aset digunakan untuk membantu BPAD (Badan Pendapatan Dan Aset Daerah dalam mengambil keputusan yang tepat dan mengatasi permasalahan di lingkungan pemerintah agar mencapai penggunaan serta pemanfaatan secara optimal. Optimalisasi aset bertujuan untuk mengoptimalkan potensi fisik setiap aset-aset yang dimiliki dan meningkatkan ketercapaian dari suatu tujuan yang diharapkan sesuai dengan kriteria yang sudah di terapkan. Hasil penelitian melalui perhitungan analisis linear sederhana menunjukkan bahwa manajemen aset dikatakan berpengaruh positif terhadap opotimalisasi aset diketahui nilai konstanta sebsar 8,488 dan koefisien regresi Manajemen aset 0.188. Hasil penelitian ini menggunakan uji T atau Parsial menunjukkan bahwa manajemen aset berpengaruh signifikan terhadap optimalisasi dengan tingkat signifikan sebesar 0.002 a5% atau 0,05 dan t hitung sebesar 3,409 yang berarti bahwa t hitung > lebih besar dari t tabel. Kata Kunci: Manajemen Aset, Optimalisasi Aset pada Badan Pendapatan Dan Aset Derah.

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BIRO ORGANISASI SETDA PROVINSI NTT

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENGARUH LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAO KINERJA PEGAWAI PADA BIRO ORGANISASI SETDA PROVINSI NTT Sumber daya manusia adalah asset yang paling berharga dimiliki oleh Organisasi, instansi dan perusahaan, sebab keberadaan sumber daya manusia sangat menentukan terhadap dinamisasi mobilisasi instansi. Oleh karena itu banyak organisasi yang berusaha meningkatkan kualitas sumber dayanya untuk memaksimalkan dukungan dalam aktivitas pekerjaannya. Salah satu aspek utama manajemen sumber daya manusia adalah pengukuran kinerja pegawai. Yang dimana pengukuran kinerja yang baik adalah yang dapat mendukung suatu pegawai untuk mencapai tujuan organisasi atau instansi yang optimal. Kinerja adalah hasil kerja yang dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam suatu instansi, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing, dalam rangka upaya mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tdak melanggar hkum dan sesuai dengan norma dan etika. Kinerja pegawai merupakan hasil kerja atau perilaku kerja yang telah dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas dan tanggung jawab yang diberikan dalam satu periode (Kasmir, 2016:182). Kinerja pegawai memang menjadi fokus perhatian pemerintah dan seluruh departemen perusahaan. Perhatian yang begitu besar terhadap masalah kinerja dapat dipahami karena menyangkut efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya manusia dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh suatu perusahaan atau instansi. Dalam meningkatkan kinerja sumber daya manusia didalam suatu organisasi atau instansi factor lingkungan menjadi sangat berpengaruh. Lingkungan kerja dapat dianggap sebagai tempat ataupun lokasi interaksi seluruh pegawai dalam bekerja baik secara personal atau kelompok. Lingkungan kerja berpengaruh terhadap kondisi diri para pegawai dalam menjalankan tugas-tugas dan menyelesaikan tuga-tugas tersebut dengan efisien dan efektif. Menurut Judith (2016: 183) lingkungan kerja yang baik sangat berpengaruh dan diharapkan untuk dapat meningkatkan kinerja pegawai dalam instansi tersebut. Selanjutnya menurut Sedarmayanti (2009:22) menyatakan lingkungan kerja dibagi menjadi 2 yaitu lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik yang terdapat disekitar tempat kerja dimana dapat mempengaruhi pegawai baik secara langsung maupun tidak langsung. Lingkungan kerja fisik merupakan suatu keadaan lingkungan kerja dalam bentuk material dan berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Adapun lingkungan kerja fisik adalah suatu unsur yang harus didayagunakan oleh suatu instansi sehingga menimbulkan rasa nyaman (Joseph, 2016) Lingkungan kerja non fisik merupakan semua keadaan yang terjadi yang berkaitan dengan hubungan kerja baik hubungan kerja dengan atasan dan bawahan ataupun sesama rekan kerja. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja pegawai pada Biro Organisasi Setda Provinsi NTT. Dalam penelitian ini metode yang digunakan kuantitatif. Populsai dan sampel dalam penelitian ini pegawai berjumlah 35 orang dilakukan penentuan sampel mengunakan random sampling maka sampel berjumlah 34 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja. Peneliti menggunakan menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji simultan dan Uji Koofisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peniliti dapat menimpulkan bahwa secara Parsial lingkungan kerja fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Biro Organisasi Setda Provinsi NTT. Sedangkan secara Simultan lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai pada Biro Organisasi Setda Provinsi NTT. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil penguji yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a 14,374 sedangkan koofisien regresi linear berganda b1 = 0,237 dan b2 = 0,471. Dengan begitu persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh lingkunag kerja fisik (X1) dan lingkungan kerja non fisik (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) adalah sebagai berikut : 14,376 + 0,237 (X1) + 0,471(X2) + e. selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada variable lingkungan kerja fisik (X1) terhadap variabel kinerja pegawai (Y) ditemukan T hitung = 3,569 lebih besar dari t table = 2,040 dan tingakt signifikan = 0,001. Oleh karena itu nilai Sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠0) diterimah yaitu variabel lingkungan kerja fisik (X1) berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja pegawai (Y). Berikut hasil Uji Hipotesi kedua yaitu ada pengaruh lingkungan kerja non fisik (X2) terhadap kinerja peagwai (Y). Diketahui bahwa variabel lingkungan kerja non fisik (X2) ditemukan T hitung = 2 879 lebih besar dari T table 2,040 dan tingakn Sig. 0,007. Oleh karean itu nilai Sig. 0,05 maka Ho (b1=1) ditolak dan Ha (b2 ≠0) diterima yaitu variabel lingkungungan kerja non fisik (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja pegawai (Y). untuk hasil uji F didapati F hitung = 10,153 lebih besat dari F tabel = 3,30 dan tingkat Sig. = 0,000 oleh karena itu nilai Sig. 0,05 maka Ho (b1 =0) ditolak dan Ha (b2 ≠ 0) diterima artinya variabel lingkungan kerja fisik (X1) dan lingkungan kerja non fisik (X2) berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap variabel kinerjs pegawai (Y). dan terakhir berdasarkan perolehan hasil Uji koofisien determinasi (R2) adalah 0,396 atau 39,6%. Hal ini berartinbesar pengaruhnya lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja adalah 39,6%. Sedangkan pengaruh sebesar 60,4% disebabkan oleh factor lain. Kata Kunci : Lingkungan kerja fisik, Lingkungan Kerja Non Fisik, Kinerja Pegawai

PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN UMKM (Studi Kasus Pada Pelaku UMKM di Pantai Warna Oesapa)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN UMKM (Studi kasus Pada Pelaku UMKM Di Pantai Warna Oesapa) Nama :Hendrikus T. Nainaif Nim :18410043 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak dari perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki atau menjadi bagian langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar (UU RI No.20/2008). UMKM adalah wujud kehidupan ekonomi sebagian besar rakyat Indonesia sehingga dapat dikatakan sebagai bagian utama dari dunia usaha nasional yang mempunyai kedudukan, potensi, dan peranan sangat penting dan strategis dalam mewujudkan tujuan pembangunan nasional pada umumnya, khususnya pembangunan ekonomi yang berperan sebagai penyediaan barang dan jasa, penyerapan tenaga kerja, pemerataan pendapatan nilai tambah bagi produk daerah dan peningkatan taraf hidup (Mulyati, 2016). Literasi keuangan merupakan salah satu essentiallifeskill yang sangat wajib dimiliki oleh seluruh masyarakat. Hal ini dikarenakan literasi keuangan adalah elemen yang penting dalam memupuk kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas ekonomi yang nantinya akan memberikan benefit bagi bagi dirinya sendiri maupun keluarga (OJK, 2018). Menurut Risnaningsih (2017:42) mengatakan bahwa pengelolaan keuangan menjadi salah atu masalah yang seringkali terabaikan oleh para pelaku bisnis Usaha Mikro, khususnya berkaitan dengan penerapan kaidah kaidah pengelolaan keuangan dan akuntansi yang benar. Permasalahan tentang pengelolaan keuangan diyakini sebagai faktor kunci yang memicu kegagalan UMKM. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dari sebagian pelaku UMKM yang berlokasi di sekitaran pantai warna Oesapa, bahwa rendahnya literasi atau pemahaman keuangan serta kesadaran pelaku UMKM tentang pentingnya melakukan kegiatan pencatatan dalam pengelolaan keuangan usahanya. Beberapa dari pelaku UMKM juga mengatakan bahwa usaha mereka berjalan dengan normal tanpah menerapkan kaidah-kaidah akuntansi dengan baik, dengan memiliki catatan dan perhitungan keuangan seadanya maupun tidak memiliki catatan dalam usahanya. Mereka hanya melakukan pencatatan keuangan yang sederhana berupa pemasukan dan pengeluaran hanya dari bukti-bukti transaksi penjualan dan pembelian. Diketahui nilai sig. Untuk pengaruh X1 terhadap Y adalah sebesar 0,013 0,001 dan nilai t hitung 2.663 > 2.048 t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan variable independen X1 (Literasi Keuangan) terhadap variable dependen Y (Perilaku Pengelolaan Keuangan UMKM). Diketahui nilai sig. Untuk pengaruh X2 terhadap Y adalah sebesar 0,028 0,001 dan nilai t hitung 2.324>2.048 t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 diterima yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan variable independen X2 (Tingkat Pendidikan) terhadap varibel Y (Perilaku Pengelolaan Keuangan UMKM). Diketahui nilai pada Fhitung sebesar 9.249 sedangkan untuk nilai Ftabel dengan tingkat signifikan a = 0,05 (5%) dan dihitung dengan rumus df 1 (k=2) dan df 2 (n-k = 30-2 =28) dapat nilai F tabel sebesar 3.34. Dengan demikian nilai F hitung > F tabel (9.249>3.34). Maka dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil uji F variabel dependen Literasi Keuangan dan Tingkat Pendidikan berpengaruh secara simultan atau Bersama-sama memiliki pengaruh positif dan singnifikan terhadap variabel dependen Perilaku Pengelolaan Keuangan UMKM. Diketahui besarnya koefisien determinasi atau angka R Square adalah sebesar 0,407. Hal ini menunjukan bahwa variabel X1 (Literasi Keuangan) dan X2 (Tingkat Pendidikan) dapat menjelaskan sebesar 40,7% berpengaruh terhadap variabel Y (Perilaku Pengelolaan Keuangan UMKM) di Pantai Warna Oesapa dan sisanya sebesar 59,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diikutsertakan dalam penelitian ini. Kata Kunci : Literasi Keuangan, Tingkat Pendidikan, Dan Perilaku Pengelolaan keuangan

PENGARUH PENERAPAN AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK DAN PENGAWASAN INTERNAL TERHADAP KINERJA INTANSI PEMERINTAH DAERAH KOTA KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Pengaruh Penerapan Akuntansi Sektor Publik dan Pengawasan Internal Terhadap Kinerja Intansi Pemerintah Daerah Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh penerapan Akuntansi Sektor Publik dan pengawasan internal terhadap kinerja intansi Pemerintah Daerah Kota Kupang, penelitian ini termasuk penelitian korelasional. Penelitian dilaksanakan pada Pemerintah Daerah Kota Kupang, terdapat dua variabel independen yaitu akuntansi sektor publik (X1) dan pengawasan internal (X2), serta satu variabel dependen yaitu kinerja intansi pemerintah. Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai bidang administrasi keuangan dan aset yang berjumlah 37 orang. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer. Teknik analisis data menggunakan deskriptif regresi berganda. Hasil penelitian menyimpulkan: (1) Terdapat pengaruh penerapan akuntansi sektor publik terhadap kinerja instansi pemerintah daerah; (2) Tidak terdapat pengaruh pengawasan internal terhadap kinerja instansi pemerintah daerah; dan (3) Terdapat pengaruh penerapan akuntansi sektor publik dan pengawasan internal terhadap kinerja instansi pemerintah daerah kota kupang, yang dibuktikan dari hasil pengujian hipotesis dimana signifikasi 0,00 0,05, dengan pengaruh sebesar 45,80% dan selebihnya 54,20% dipengaruhi faktor lainnya. Kata Kunci: akuntansi sektor publik, pengawasan internal, dan kinerja intansi pemerintah

PENGARUH PENEMPATAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENGARUH PENEMPATAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA KUPANG Kepuasan kerja merupakan suatu bentuk sikap dari rasa puas dan bahagia akan pekerjaannya saat ini. Rasa puas ini didapat karena perusahaan dapat memenuhi kebutuhan karyawan dengan baik seperti tercapainya tujuan kerja, dinamika lingkungan kerja, dan aspek-aspek lainnya yang menunjang karyawan dalam bekerja. Rasa puas akan pekerjaan ini dapat tercerminkan melalui beberapa sikap yang berubah seperti tingkat moral, disiplin, motivasi, produktivitas, capaian dan prestasi kerja yang tinggi. Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang merupakan Organisasi Perangkat Daerah Tipe B yang memiliki Tugas dan Fungsi sebagaimana termuat dalam Peraturan Walikota Kupang Nomor 60 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang. Sebagai Organisasi Perangkat Daerah yang membantu Walikota Kupang melaksanakan Urusan Pemerintahan Daerah di Bidang Keuangan dan Aset Daerah, maka perlu didukung juga oleh sumber daya manusia yang berkualitas, terampil serta handal dibidangnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah Penempatan Kerja, Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil pada Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Kupang. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah Penempatan Kerja, Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja serta Kepuasan Kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi pegawai Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang adalah sebanyak 44 orang dan dengan menggunakan rumus Slovin (toleransi kelonggaran 10 persen) maka sampel penelitian ini sebanyak 45 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan Analisis Pengaruh Linear Berganda menggunakan Software SPSS versi 26. Dalam analisis pendahuluan akan dijelaskan data-data hasil tabulasi penelitian untuk di analisis guna melihat kecenderungan data menurut indikator dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dengan skala pengukuran Interval Dalam analisis lanjutan penelitian menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Regresi linear berganda digunakan untuk memprediksi permintaan dimasa akan datang berdasarkan data masa lalu untuk mengetahui pengaruh satu atau lebih variabel bebas (dependen) Siregar (2012). Berdasarkan penjelasan tersebut maka dari hasil pengujian SPSS didapatkan hasil pengujian regresi linier berganda dengan persamaan regresi Dilihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka diperoleh Fhitung = 3198.970 lebih besar dari F tabel = 2,33 dan tingkat sig = 0.000 oleh karena itu nilai sig 0.05 maka Ho (b1= 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima artinya Penempatan Kerja (X1), Lingkungan Kerja (X2) dan Motivasi kerja (X3) memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap Kepuasan Kerja (Y). Pada hasil uji Koefisien determinasi merupakan suatu alat untuk mengukur besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.Besarnya koefisien determinasi berkisar antar angka 0 sampai dengan 1, besar koefisien determinasi mendekati angka 1, maka semakin besar pengaruh variabel indevenden. Hasil uji R2 pada penelitian ini diperoleh nilai sebesar 0,988. Hal ini menunjukkan bahwa Kepuasan Kerja dipengaruhi oleh variabel Penempatan kerja, Lingkungan Kerja dan Kepuasan Kerja sebesar 98,8% sedangkan sisanya sebesar 0,012% di pengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk penelitian.

MANEJEMEN TURNAMEN BOLA VOLI PERMATA CUP KE-IX DI KECAMATAN ALOR TIMUR LAUT KABUPATEN ALOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRACT MANAGEMENT OF THE PERMATA CUP VOLLEYBALL TOURNAMENT IN THE NORTHEAST ALOR DISTRICT, ALOR REGENERATION Semuel Maifa1*, David Loba2, Pnato W. Masi3 1,2,3Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: There are a number of developments in the sports world that are currently accelerating pretty quickly, one of which is the development of a teamwork sport. Coaching and training in sports are part of initiatives to raise the standard of human resources. In Indonesia, coaching is focused on developing a person's character and personality, as well as their physical, mental, and spiritual well-being, in order to boost accomplishments that can inspire a sense of national pride. Aim of Study: This study's objective was to learn more about the management style employed at the PERMATA Cup Volleyball Tournament in 2022. Research Methods: With a descriptive research design, this study employs a qualitative methodology. In this study, observation, interviews, and documentation were used as data collection methods. Findings and Discussion: The outcomes demonstrated that the organization of the PERMATA Cup Volleyball Tournament in 2022 was proceeding successfully and that each member had fulfilled their assigned responsibilities. Conclusion: The 2022 PERMATA Cup Volleyball Tournament's organizing committee has done a good job of carrying out its duties. because the organizing committee for the tournament performed the four management tasks of planning, organizing, implementing, and supervising. Key words: PERMATA Cup Volleyball Tournament Management in 2022

ANALISIS POLA PENGELOLAAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM DAERAH ( BLUD )

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Judul Skripsi : Analisis Pola Pengolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) (Studi Kasus Pada Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat) Nama Mahasiswa : Adi Lorensius Mou Nomor Registrasi : 18410009 Pembimbing 1 : Jusuf Abolada, SE., M.Si Pembimbing II : Alya E. Sjioense, MM Rumah sakit pemerintah merupakan institusi pelayanan publik yang memegang peranan penting bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Dengan semakin tingginya tuntutan bagi rumah sakit pemerintah untuk meningkatkan pelayanannya, banyak permasalahan muncul terkait dengan terbatasnya anggaran yang tersedia, alur birokrasi yang panjang, aturan pengelolaan keuangan yang menghambat kelancaran pelayanan dan sulitnya mengukur kinerja. Melalui Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah, Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme, enterpreneurship, transparansi dan akuntabilitas. Penelitian ini berjudul Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) (Studi Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat) Tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengelolaan keuangan badan layanan umum pada Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat berdasarkan aturan Permendagri No. 61 Tahun 2007 Tentang PedomanTeknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah. Tujuan yang di capai dalam penelitian ini ada tiga yaitu (1) mengetahui pola pengelolaan keuangan BLUD Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat,menurut aspek sikap integritas, (2) mengetahui pola pengelolaan keuangan BLUD Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat menurut aspek kuantitas dan kualitas sumber daya manusia, dan (3) mengetahui pola pengelolaan keuangan BLUD Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat menurut aspek sistem dan prosedur. Teknik pengumpulan data yang di pakai dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi dan wawancara. Teknik dokumentasi dan wawancara dilakukan untuk mengumpulkan data serta memastikan setiap proses pengelolaan keuangan dari aspek integritas, kuantitas dan kualitas sumber daya manusia, serta sistem dan prosedur diterapkan di Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap integritas, kualitas dan kuantitas sumber daya manusia, serta sistem dan prosedur terhadap pola pengelolaan keuangan di Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa RSUD Naibonat . belum sepenuhnya menerapkan peraturan yang ditetapkan oleh Permendagri No. 61 Tahun 2007, hal ini dapat diketahui dengan adanya beberapa aturan yang belum dipenuhi. Rumah Sakit juga belum menggunakan semua laporan keuangan yang ditetapkan Permendagri No. 61 Tahun 2007 hal ini dapat dilihat dari laporan semesteran. Kata Kunci : Pola, Pengelolaan, Keuangan, Badan, Layanan, Umum dan Daerah. Hasil indikator penilaian efisiensi pelayanan setiap tahunnya menunjukkan peningkatan dan menunjukkan tren yang positif dan pemanfaatan pelayanan yang terus meningkat. Kendala yang sejauh ini masih ada didalam Rumah Sakit BLUD dan mempengaruhi kinerja pelayanan adalah belum semua karyawan yang mengerti dan paham benar tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah. Jumlah sarana dan prasarana belum mencukupi untuk jumlah pasien yang terus meningkat sehingga sarana prasarana perlu ditingkatkan untuk pelayanan yang lebih baik. Kata Kunci : Analisis Pola pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah

KINERJA GURU DALAM MEMOTIVASI SISWA PADA PEMBELAJARAN PJOK DI SMA SWASTA KRISTEN TARUS TENGAH

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK KINERJA GURU DALAM MEMOTIVASI SISWA PADA PEMBELAJARAN PJOK DI SMA SWASTA KRISTEN TARUS TENGAH Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia Email : [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, proses pembelajaran PJOK di SMAS Kristen Tarus Tengah berjalan dengan lancar tetapi terkadang siswa yang malas mengikuti pembelajaran dikarenakan minimnya jumlah siswa sehingga membuat siswa cepat bosan untuk belajar. Maka seorang guru yang harus memberikan serta selalu memotivasi siswa semangat dalam belajar Tujuan penelitian: Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran PJOK di SMA Swasta Kristen Tarus Tengah”. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Sampel pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PJOK, dan dua orang siswa satu laki-laki dan satu perempuan di SMAS Kristen Tarus Tengah. Hasil dan pembahasan: Hasil Penelitian ini menunjukkan, bahwa kinerja guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran PJOK tetap berjalan dengan baik seperti biasanya. Materi yang diajarkan sesuai dengan kondisi lapangan serta peralatan olaraga yang kurang lengkap, tetapi pembelajaran tetap berjalan dengan yaitu guru PJOK menggunakan halaman sekolah sebagai lapangan dan memodifikasi bola besar dengan bola plastik. Dalam hal ini, kaitan dengan materi siswa-siswi SMAS Tarus Tengah lebih suka dengan pembelajaran bola besar yaitu sepak bola untuk laki-laki dan bola voli untuk perempuan. Simpulan: Berdasarkan uraian di atas maka disimpulkan kinerja guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran PJOK di SMAS Kristean Tarus Tengah sangat baik karena siswa sekarang ini semangat dalam belajar. Kata kunci: kinerja Guru; motivasi belajar; PJOK ABSTRACT TEACHER PERFORMANCE IN MOTIVING STUDENTS IN PJOK LEARNING AT TARUS TENGAH CHRISTIAN PRIVATE HIGH SCHOOL 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia Email : [email protected] Background: Based on the background of the problem, the PJOK learning process at Tarus Tengah Christian High School runs smoothly but sometimes students are lazy to take part in learning due to the lack of students so that students get bored quickly while studying. So a teacher’s must provide and always motivate students so that students are enthusiastic in learning. Research objective: the purpose of this study was to determine teacher performance in motivating students in PJOK learning at Tarus Tengah Christian private Research method: the method used in this study is descriptive qualitative with data collection techniques used throught observation, interviews and documentation as well as analysis techniques in this study, namely data reduction, data Presentation and conclusions or verification. The sample in this study was the principal, PJOK teachers, and two students, one male and one female at SMAS Kristen tarus tengah Result and discussion: the results of this study indicate that the performance of the gun in motivating students in PJOK learning continues to run well as usual. The material taught is in accordance with held conditions and sports equipment that is incomplete, but learning continues with PJOK teacher using the school yard as a field and modifying large balls with plasticballs. In this case, with regard to the material, Tarus Tengah Christian Hight School students prefer big ball learning, namely soccer for boys and volleyball for girls. Conclusion: Bassed on the description above, it can be concluded that the teacher’s performance in motivating students in PJOK learning at SMAS Kristean Tarus Tengah is very good because students are now enthusiastic about learning Keyword: Teacher performance; learning motivation; PJOK.

MINAT SISWA DALAM PEMBELAJARAN SENAM LANTAI KELAS XII IPS 1 DI SMA NEGERI 9 KOTA KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK MINAT SISWA DALAM PEMBELAJARAN SENAM LANTAI KELAS XII IPS 1 DI SMA NEGERI 9 KOTA KUPANG Blasius A. Blikon1*, David Loba2, Dortean A. Jois Jaha3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, minat siswa dalam pembelajaran senam lantai kelas XII IPS 1 di SMA Negeri 9 Kota Kupang terlihat siswa belum terlalu aktif dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani, hal ini dikarenakan dalam proses pembelajaran, banyak siswa tidak mendengarkan pemaparan materi secara baik dan tidak mencatat sehingga pada saat praktek di lapangan mereka kurang mengerti tentang materi yang dipraktekan. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui minat siswa dalam pembelajaran senam lantai kelas XII IPS 1 di SMA Negeri 9 Kota Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan kuisoner dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini siswa kelas XII IPS 1 SMA Negeri 9 Kota Kupang. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat siswa dalam pembelajaran senam lantai kelas XII IPS 1 di SMA Negeri 9 Kota Kupang berada pada kategori baik sebesar 76,666% atau 23 siswa, sedangkan siswa yang memiliki kategori cukup dengan persentase 10% atau 3 siswa dan siswa yang memiliki kategori kurang 13,333% 4 siswa dan tidak ada siswa yang memiliki minat kategori sangat baik. Minat siswa pada faktor intrinsik berada pada kategori Baik sebesar 63,333% 19 siswa sedangkan ,sedangkan minat siswa pada faktor ekstrinsik berada pada kategori Sangat Baik sebesar 50% 15 siswa Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa minat siswa dalam pembelajaran senam lantai kelas XII IPS 1 di SMA Negeri 9 Kota Kupang berada pada kategori baik sebesar 76,666% atau 23 siswa .Minat siswa pada faktor intrinsik berada pada kategori Baik sebesar 63,333% 19 siswa sedangkan minat siswa pada faktor ekstrinsik berada pada kategori Sangat Baik sebesar 50% 15 siswa Katakunci: Minat, Siswa, Pembelajaran Senam Lantai

TINJAUAN TENTANG PROSES PEMBELAJARAN PJOK MATERI BOLA VOLI DI SMA KRISTEN TARUS TENGAH

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK TINJAUAN TENTANG PROSES PEMBELAJARAN PJOK MATERI BOLA VOLI DI SMA KRISTEN TARUS TENGAH Sebedeus Padalani1*, Ramona M. Mae, Melvianus Selan3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Sebedeus Padalani (2023). Skripsi. Tinjauan Tentang Proses Pembelajaran PJOK Materi Bola Voli Di SMA Kristen Tarus Tengah. Kabupaten kupang dibawah bimbingan Ramona M. Mae, S.Pd.,M.Or selaku Pembimbing I dan Melvianus Selan, S.Pd., M.Or selaku Pembimbing II. Program studi PJKR Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Jasmani. Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Tujuan Penelitian ini untuk. (1) mengetahui sarana dan prasarana pembelajaran Penjasorkes khususnya Bola Voli (2) mengetahui pembelajaran khususnya Bola Voli. metode yang di digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah, Guru Penjas, Dan Siswa/Siswi yang berjumlah 4 orang. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah teknik revrensi yang diperoleh selama penelitian ini adalah pengumpulan data, redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti ini mendapatkan beberapa penemuan yang pertama, sarana dan prasarana pembelajaran PJOK tidak tersedia. Sehingga peneliti memberikan solusi, tentang Norma Sarana dan Prasarana agar bisa membantu dalam Pembelajaran Penjaskes Kedua, pembelajaran PJOK tidak berjalan efektif dikarenakan tidak tersedianya sarana dan prasarana seperti Lapangan Voli, Bola, Net.

MODEL PEMBELAJARAN BOLA VOLI DENGAN MENGGUNAKAN METODE TEAM GAMES TOURNAMENT BAGI SISWA KELAS 5 SD NEGERI HAUSUSU KABUPATEN TTS

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK MODEL PEMBELAJARAN BOLA VOLI DENGAN MENGGUNAKAN METODE TEAM GAMES TOURNAMENT BAGI SISWA KELAS V SD N HAUSUSU . 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, sudah adanya pembelajaran bola voli menggunakan metode TGT tetapi belum diterapkan di SD N Haususu, terhadap kegiatan yang diadakan di sekolah dan juga para siswa SD NEGERI HAUSUSU masih kurang pembelajaran Bola Voli mengunakan metode TGT oleh karna itu guru berperan dalam membimbing siswa meningkatkan hasil belajar siswa dalam pendekatan bola menggunakan metode TGT dan juga memberikan motivasi belajar, Masih banyak siswa yang belum memahami materi Bola Voli di SD Negeri Haususu, belum maksimal hasil belajar tolak peluru di SD Negeri Haususu. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli dengan pendekatan taktis pada siswa kelas V SD Negeri Haususu. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) karena dalam penelitian ini merupakan pada upaya pemecahan masalah ataupun perbaikan yang di rancang menggunakan penelitian tindakan kelas yang bersifat lefleftif dan kolaboratif. Hasil dan pembahasan: Hasil dalam penelitian ini mempunyai dua siklus dan presentase hasil ketrampilan passing bawah siklus 1 60% dan 2 86%, analisis permasalahan siklus 1 dan 2 dan solusi pemecahannya dari dua siklus mempunyai perbedaan siklus 1 siswa masih dalam proses meyempurnakan hasil keterampilan passing bawah sehingga masih banyak siswa yang pempunyai kategori . Cukub baik. Pada siklus II siswa sudah bagus dalam meningkatkan hasil ketrampilan passing bawah sehingga mendapatkan kategori baik dan berhasil. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan seperti yang diuraikan pada bab sebelumnya, diketahui persentase siswa SD Negeri Haususu yang tuntas (NA tes Teknik dasar passing bawah) pada siklus 1 hanya 60%. Namun, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 86% pada siklus 2. Hal tersebut menjelaskan bahwa persentase siswa SD Negeri Haususu yang tuntas semakin baik setelah siswa di beri tindakan berupa pembelajaran Teknik dasar passing bawah melalui pendekatan taktis. Kata kunci: Model pembelajaran bola voli dengan menggunakan metode team games tournament bagi siswa kelas v SD N Haususu.

TES DAYA TAHAN OTOT (PULL UP) BAGI MAHASISWA PJKR KELAS A SEMESTER IV

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRACT MUSCLE ENDURANCE TEST (PULL UP) FOR CLASS A PJKR STUDENTS SEMESTER IV Mekri Falerio Selan¹ , Ramona Mathias Mae², Alventur Baun 3 1,2,3Physical Education, Health and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Muscular endurance is the ability of the whole organism to overcome fatigue during long activities. To improve sports performance, many elements of physical fitness must be involved, such as technique, strength and power, speed, flexibility, agility, balance. , and others. One more element that cannot be ignored or even absolutely needs to be improved is endurance. Research objectives: This study aims to determine how high the understanding of the results of the Muscle Endurance Test (Pull Up) for PJKR Class A Semester IV Students. Research method: The approach used in this research is descriptive quantitative research, a method that is used in an effort to find and test the truth of a science. The approach in this research is quantitative which is used as a way or procedure to solve a problem. Results and discussion: The results of this study showed that students who had taken the test were 3 people in the very good category, 6 people in the good category, 9 people in the sufficient category, 10 people in the poor category and 2 people in the very poor category. Conclusion: From the results of the study, the test on fourth semester PJKR students in class A was in the poor category. Keywords: Test (Pull Up) ; Muscular Endurance; PJKR students.

penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek Pada Siswa

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

THE APPLICATION OF COOPERATIVE LEARNING MODELS TO IMPROVE LEARNING OUTCOMES OF STUDENTS IN SHORT DISTANCE RUNNING Firmnadro Roland Medici Salju 1 Dr. Anderias J. F. Lumba 2 , Alventur Baun 3 1,2,3 Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Background: The research is motivated by the researcher's interest in short distance running for learning outcomes students at SMA Negeri 7 Kupang where students have not been able to learn the basic techniques of short distance runningfor the satisfactory student learning outcomes. Research objective: To improve student learning outcomes class by using cooperative learning to improve learning outcomes of students in short distance running of class X Social Sciences at SMA Negeri 7 Kupang. Research method: The research approach used class action by a research that giving action on the subjects studied to class X IPS students at SMA Negeri 7 Kupang and the teacher action as an observer. This research will be followed up to the class (PTK) as an effort to improve athletic learning on the topic of short distance runninglearning/lessons by using quantitative methods. Result and discussion: To find out student learning outcomes and discussion of athletics short distance running in the learning process activities taking place at SMA Negeri 7 Kupang, in following the author will describe the results of the research through observation results and results of learning value data inside the classroom and outside the classroom during the KBM lesson process . Conclusion: Based on the results of the research and discussion as described in the previous chapter, it is known that the achievement of the students of SMA Negeri 7 Kupang who completed the sprint test in the first cycle was only 30%. However, the students' mastery learning achievement increased to 100% in cycle 2. This explains that the learning achievement of the students of SMA Negeri 7 Kupang who completed it was getting better after the students were given action in the form of learning for the basic techniques sprint using cooperative learning model toimprove the learning outcomesof students in short distance running.

Manajemen pelati pada klub sepak bola barbor di kabupaten ende

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK MANAJEMEN PELATIH PADA KLUB SEPAK BOLA BARBOR DI KABUPATEN ENDE Oktavianus Wasa Banda1*, David Loba2 , Andry Sinlaeloe3 1 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan hal tersebut maka akan dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui”Manajemen Pelatih Pada klub SepakBola BarborDi Kabupaten Ende”yang diharapkan dapat memberikan masukan bagi organisasi atau klub Sepakbola pada umumnya dan klub Barbor Kabupaten Ende. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen pelatih pada klub Barbor di kabupaten Ende. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengaan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknikanalisis dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Sampel pada penelitian ini adalah kepala desa Barai boro kanda 1, pelatih klub barbor , atlet klub barbor, . Hasil dan pembahasan: Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Klub Barbor merupakan salah satu Klub sepak bola yang sudah diakui oleh Kabupaten Ende tahun 2002 berada di Kabupaten Ende yang bertempat di desa boro kanda alamat jln. Imam Bonjol Kecamatan Ende Utara. Tahun didirikan pada tahun 2002 tempat lapangan Nanga Keo.Klub Barbor sudah berusia kurang lebih 20 tahun sampai saat ini dan di ketuai oleh Bapak Muhemad Safrudin.yang memiliki visi “Unggul, Sportif, Dan Berprestasi Dalam Sepakbola”. Jadwal Latihan Klub sepakbola barbor Jadwal latihan yang ada di klub sepakbola barbor (Hasil Wawancara dengan Bapak Muhemad Safrudin) ini dilaksanakan sebagai berikut, antara lain: 1) Hari selasa 15.00 WIB, sampai selesai. 2) Hari Jum’at pukul 15.00 WIB, sampai selesai.3) Hari Minggu pukul 15.00 WIB, sampai selesai.Semua latihan dilaksanakan di lapangan Nanga Keo Kecamatan Ende Kabupaten Ende. Selain jadwal yang telah di tentukan oleh Klub barbor ini juga rutin. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan data yang diperoleh dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:1Manajemen Klub Barbor Kabupaten masuk dalam katagorisedang.2 Pola pembinaan yng dilaksanakan pada kKlub Barbor Kabupaten Ende nmasuk dalam katagori sedang.Prestasi Klub Barbor Kabupaten Ende masuk dalam kategori sedang, pada kompotetisi-kompotisi yang selenggarakan oleh Kabupaten Ende. Kata kunci:Manajemen pelatih pada klub sepak bola barbor di kabupaten Ende.