· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT
This research entitled An Analysis on Generic Structure of Narrative English Story Telling ‘Tihu Lake’. The research problems of this study is“what are the generic structure on English Simplifiedstory telling‘Tihu Lake’? And the aim of study from this research is to find outthe generic structure on English Simplifiedstory telling‘Tihu Lake’. This research concerned on generic structure of Tihu Lake short story. The data was collected or taken fromANTOLOGICERITA RAKYATPULAU AMBON DAN PULAU-PULAU LEASE by Anna P. Soplanit, S.Pd.The method used is descriptive qualitative.The result of this study shows that there are four component of generic structure of Tihu Lake short story. First, orientation such as(one day there was a husband and wife who lived alone in the middle of the forest in a cave (stone hole)), Sequence of events such as (Saat itu takdir berkata lain, suaminya dimakan oleh raksasa itu. istrinya(At that time fate said otherwise, her husband was eaten by the giant), Resolution such as(Setelah mereka dewasa,ibunya berkata kepada mereka jika sudah saatnya mereka harus membunuh raksasa itu untuk membalaskan dendam ayah mereka yang di bunuh oleh raksasa itu dan merekapun mengikuti apa yang dikatakan ibu mereka. (After they grew up, their mother told them when it was time they had to kill the giant to avenge their father who was killed by the giant and they followed what their mother said), Coda such as(Saat itu mereka tidak tahu harus berlari kemana, dua anak kembar itu melompat kedalam air dan menjadi dua ekor buaya putih dan ibunya memilih untuk mati di tempat itu dan menjadi batu berbentuk pulau kecil yang ada di tengah-tengah danau itu, hingga sekarang orang memanggil pulau itu adalah pulau ibu.(At that time they did not know the wayfor running, the two twins jumped into the water and became two white crocodiles and their mother chose to die in that place and became a rock in the shape of a small island in the middle of the lake, until now people call the island is mother island). The generic structures have been described by using the four component of generic structure.
Key word : generic structure, Tihu Lake short story.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
MODIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN BOLA VOLI
SMP NEGERI SATU ATAP EBO
Esau Tusi1*, David Loba2, Ramona Mathias Mae3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang:ada dua masalah umum yang sering dihadapi guru penjasorkes di lingkungan sekolah yaitu: Pertama kurangnya media pembelajaran bola voli yang mengakibatkan pembelajaran bola voli kurang efisiean dan efektif. Kedua minimnya media pembelajaran bola voli disekolah tersebut sehinggah proses pembelajaran yang dilakukan tidak memenuhi kriteria pembelajaran yang di harapkan. Kurangnya media pembelajaran bukan menjadi salah satu penghambat untuk guru melakukan proses pembelajaran dalam mencapai tujuan yang ada. Namun dengan adanya keterbatasan media pembelajaran yang ada maka guru mempunyai peluang untuk meningkatkan dan mengembangkan kreativitas guru. Mengingat permasalahan yang dihadapi, Guru penjasorkes harus mempunyai cara untuk mengatasi dan mencari solusi dari permasalah tersebut.
Tujuan penelitian:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Modifikasi Media Pembelajaran Bola Voli di SMP Negeri Satu Atap Ebo.
Metode penelitian:Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi
Hasil dan pembahasan:Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya memodifkasi media pembelajaran, peneliti melihat guru penjasorkes saat memberikan materi pembelajaran pada siswa sangat baik sampai pada tahap mempraktekkan teknik dasarbola voli. Namun, sangat disayangkan ada kejanggalan yang terjadi yaitu pada saat mempraktekkan teknik dasar bola voli tidak semua siswa berkesempatanuntuk dapat mempraktekkan teknik dasar bola voli.
Simpulan:Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa Guru Penjasorkes, memiliki kemampuan, serta menerima hal-hal baru dan Guru Penjasorkes memanfaatkan barang-barang bekas yang adasehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan mudah.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This research is entitled “Analysis of Reading Interests in the English Study Program, Artha Wacana Christian University Kupang Academic Year 2019/2020)” The author formulate two research questions, namely: (1) What are the types of students' interest in reading books? and (2) what factors influence students' reading interest?. The purpose of this study was to determine the types of reading interest used by students in reading and what factors influence student reading interest. Data was taken using a questionnaire technique with third, fifth and seventh semester students. The author transcribed and analyzed the data using qualitative descriptive analysis in conducting this research. There are two types of student reading interest, the first, the type of reading spontaneously, the type of reading that is patterned. Next, to find out the factors that influence students' reading interest, there are two factors, namely intrinsic factors and extrinsic factors. The intrinsic factor consists of awareness,reading ability and attitute. Extrinsic factors consist of motivation, internet, time allocation, learning system, library, and language.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Gino relegius pandu, 2016 Analisis Kinerja Keuangan pada Koperasi Citra Tribuana Kabupaten Alor. Pembimbing :RenyaRosari, SE,M.Si Skripsi Fakultas Ekonomi UniversitasKristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Keuangan pada Koperasi Citra Tribuana Kabupaten Alor selama periode tahun 2016 – 2021. Manfaat pada penelitian ini yaitu sebagai salah satu acuan dalam pengambilan keputusan dan penentuan kebijakan dimasa mendatang khususnya dibidang kinerja keuangan koperasi. Variabel dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan, dengan populasi seluruh data laporan keuangan sedangkan sampelnya yaitu laporan neraca dan laba rugi selama periode tahun 2016 – 2021. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan observasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakanadalahanalisisrasio. Berdasarkan knerja keuangan yang meliputiRasioLikuiditas (Current Ratio, Quick Ratio, Cash Ratio), RasioSolvabilitas (Total Asset to Debt Ratio, Total Equity to Debt Ratio) danRasioRentabilitas (Return On Investment, Return On Equity). Berdasarkan hasil penelitan. Kinerja Keuangan pada Koperasi Citra Tribuana Kabupaten Alor selama periode tahun 2016 – 2021 dari sisi likuiditas yaitu Current Ratio berada dalam kriteria yang cukup baik karena proporsi kenaikan aktiva lancarnya lebih besar dibanding dengan proporsi hutanglancar, selanjutnya Quick Ratio berada dalam kriteria yang cukup baik karena proporsi kenaikan aktiva lancar tanpa memperhitung kansediaan masih lebih besar dibandingkan dengan proporsi hutang lancar, sedangkan Cash Ratio juga berada dalam kriteria yang cukup baik karena proporsi nominal kasditambah bank relative kecil untuk membayarhutang yang jatuh tempo. Kinerja Keuangan dari sisisolvabilitas yaitu Total Asset to Debt Ratio beradadalamkondisi yang buruk karena total aktiva mampu menjamin hutang jangka pendek maupun jangka panjang. Sedangkan Total Equity to Debt Ratio berada dalam kondisi yang buruk karena modal sendir itidak mampu menjamin hutang jangka panjang dan jangka pendek. Kinerja Keuangan dari sisi rentabilitas yaitu Return On Investment berada dalam kondisi yang sangatburukkarena total aktiva mampu digunakan dengan baik sehingga dapat menghasilkan laba. Sedangkan, Return On Equity beradadalam vii kriteria yang sangat buruk karena dapat menghasilkan keuntungan dengan menggunakan modal sendiri. Secara keseluruhan Kinerja Keuangan Koperasi Citra Tribuana Kabupaten Alor untuk jangka pendek belum optimal disebabkan banyanya dana yang menganggur, sedangkan pengelolaan dana untuk jangka panjang sudah teroptimalkan dengan baik.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Terhadap Efektivitas Pengendalian Piutang (studi kasus pada CV. Sekawan Motor Yamaha Malaka). Permasalahan yang ada didalam ini adalah sebagai berikut : “Apakah Sistem Informasi Akuntansi Penjualan berpengaruh signifikan Terhadap Efektivitas Pengendalian Piutang pada CV. Sekawan Motor Yamaha Malaka. Dasar teori yang digunakan dalam penulisan ini adalah Sistem Informasi Akuntansi Penjualan dan Efektivitas Pengendalian Piutang. Perusahaan memerlukan pengendalian yang efektif untuk mengendalikan piutang dagang perusahaan, dan perusahaan harus memiliki sistem yang dibuat untuk memudahkan perusahaan dalam melaksanakan kegiatan penjualan yaitu sistem informasi akuntansi penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem informasi akuntansi penjualan terhadap efektivitas pengendalian piutang pada CV. Sekawan Motor Yamaha Malaka. Unit analisis dalam penelitian ini adalah sistem informasi akuntansi penjualan dan efektivitas pengendalian piutang di CV. Sekawan Motor Yamaha Malaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik yaitu dengan menggunakan perhitungan uji validitas dan reabilitas, uji asumsi klasik, dan regresi linear sederhana yaitu diskriptif statistik dan koefesien determinasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa sistem informasi akuntansi penjualan berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pengendalian piutang. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji regresi yang menunjukan nilai B=0.770, serta nilai sig = 0.000 lebih kecil dari sig = 0.05. KATA KUNCI : Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Dan Efektivitas pengendalian piutang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kinerja pegawai, tercermin dari salah satu misinya yang membangkitkan motivasi pegawai untuk bekerja dengan disiplin yang kuat dan konsisten, namun fenomena yang berlangsung bahwa adanya beberapa pegawai memiliki pola pikir hanya menggugurkan kewajiban tugas. Kinerja pegawai hanya berfokus pada melakukan pekerjaan sesuai dengan bagian mana tempatnya bekerja. Sehingga dalam mengukur kinerja pegawai tentunya harus berkaca pada hasil kerja yang dilakukan. Oleh karena hal tersebut, tidak menjadi lumrah jika dalam pelaksanaan tugas ditemukan pegawai yang memiliki perilaku seperti : 1. Lamban ketika bekerja, 2. Tidak tepat waktu sesuai target waktu yang telah ditentukan dan 3. Kurangnya motivasi dalam menyelesaikan pekerjaan Inilah yang menjadi faktor kurang maksimalnya hasil kerja, tidak hanya itu pegawai saat bekerja ada yang tidak terlalu memperdulikan pekerjaan, seperti : 1. Pulang sebelum waktunya kerja berakhir karena pekerjaan dianggap selesai. 2. Pegawai yang bekerja dengan malas - malasan, 3. Menurunnya prestasi kerja dan rendahnya produktivitas pada saat bekerja sehingga membuat hasil kerja kurang optimal. Hasil kerja pegawai juga dapat dipengaruhi oleh lingkungan kerja, dimana hubungan antar pegawai, faktor individu, faktor luar, faktor suasana kerja, dan faktor lingkungan kerja. faktor lingkungan kerja juga dapat mempengaruhi kondisi psikis pegawai, jenis pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuan individu, waktu kerja yang dibatasi banyaknya pekerjaan yang harus dirampungkan serta peralatan kerja yang kurang menunjang akan ikut berpengaruh terhadap beban kerja pegawai. kinerja pegawai pada kantor Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II didapatkan fakta bahwa suasana kerja tidak harmonis antara satu pegawai dengan pegawai lainnya, hal ini berimbas pada komunikasi yang kurang baik antara pegawai, serta ketersedian fasilitas kerja yang belum memadai. Hal ini yang menyebabkan pegawai merasa kurang nyaman dan jenuh dengan kondisi yang ada, sehingga pegawai tidak maksimal dalam melakukan pekerjaan dan hal ini berimbas pada kinerja pegawai. Masalah dalam penelitian ini adalah Analisis Pengaruh Motivasi kerja terhadap Kinerja dan lingkungan kerja Terhahap Kinerja Pegawai ( Studi Kasus pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II). Operasional konsep penelitian sebagai berikut. 1. Kinerja Pegawai Kinerja pegawai dalam penelitian ini sejalan dengan pendapat Sinambela adalah kemampuan individu dalam melakukan sesuatu dengan keahlian tertentu 2. Motivasi Pegawai Motivasi pegawai dalam penelitian ini sejalan dengan pendapat dari yakni dorongan bagi karyawan untuk melakukan pekerjaan semaksimal mungkin karena dengan keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan dan sasarannya 3. Lingkungan kerja dalam penelitian ini adalah suasana dan hubungan antar rekan kerja yang mampu menciptakan kinerja kerja yang lebih meningkat. Hasil pengujian regresi linier berganda dalam bentuk standar dari persamaan regresinya adalah sebagai berikut Y =6.74+ 0,24x1+ 0,049x2+ 0.05 Persamaan regresi diatas memperlihatkan hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen secara parsial, dari persamaan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa 1. Nilai konstanta adalah 0.674, artinya jika tidak terjadi perubahan variabel Motivasi dan lingkungan kerja ( nilai X1 dan X2 adalah 0) maka kinerja pegawai sebesar 0,674. 2. Nilai koefisien regresi Motivasi adalah 0,241 artinya jika variabel motivasi (X1) meningkat sebesar 1 dengan asumsi variabellingkungan kerja (X2) dan konstanta (a) adalah nol (0), maka kinerja pegawai meningkat sebesar 0,241. Hal tersebut menunjukan bahawa variabel motivasi yang di sediakan berkontribusi positif bagi kinerja pegawai. sehingga makin tinggi motivasi kerja, maka semakin tinggi kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. 3. Nila koefisien regresi lingkungan kerja adalah 0,049 artinya jika variabel lingkungan kerja (X2) meningkat sebesar 1 dengan asumsi variabel pengaruh motivasi (X1) dan konstanta 0 (nol ), maka kinerja pegawai sebesar 0,049 hal tersebut menunjukan bahwa lingkungan kerja yang berkontribusi positif bagi kinerja pegawai, sehingga semakin baik lingkungan kerja maka semakin tinggi kinerja pegawai. Hasil uji t dan sig, dapat dijelaskan sebagai berikut. 1. Pengaruh variabel motivasi terhadap kinerja pegawai (H1) Variabel motivasi kerja (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. Hal ini terlihat dari sinifikan motivasi (X1) 0,00 0,05, dan nilai table = t (α/2 : n-k-1) = (0.025;30) = 1,99. Berarti nilai thitung lebih besar dari table (7,71> 1,99) maka Ho ditolak H1 diterima. Maka hipotesis variabel motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Sehingga hipotesis yang berbunyi diduga terdapat berpengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai secara parsial diterima. 2. Pengaruh variabel kompensasi terhadap kinerja karyawan (H2) Variabel Lingkungan Kerja (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. Hal ini terlihat dari signifikan kompensasi (X2) 0,55 0,05, Dan nilai table = t (α/2 : n-k-1) =(0.025;30) = 1,99 Berarti nilai thitung lebih besar dari table (2,59>1,99), maka Ho ditolak H1 diterima. Sehingga hipotesis variabel lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai secara parsial diterima. Hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 48,58 dengan nilai F tabel adalah 3,11 sehingga nilai F hitung >F tabel atau 48,58 > 3,11, dan tingkat signifikan 0,000 0,05 maka Ho ditolak dan H3 di terima, dapat disimpulkan bahwa variabel pengaruh motivasi kerja (X1) dan lingkungan kerja (X2) secarah bersama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Kupang. Hasil Uji R kuadrat diketahui bahwa nilai koefisien determinasi terdapat pada nilai Adjusted R Squaresebesar 0,54. Hal ini berarti kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat adalah sebesar 54% sisanya 46% dijelsakan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kesimpulan atas hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh Motivasi terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. 2. Ada pengaruh Lingkungan Kerja terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. 3. Ada pengaruh motivasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Alasan penulis menetapkan judul skripsi di atas adalah, karena fakta observasi awal yang memperlihatkan tidak semua siswa/i yang bermain bola voli di SMP Negeri 6, Kota Kupang, mempraktekkan nilai sosial penjasorkes. Hal itu terlihat dalam perilaku memberikan kata-kata hinaan pada teman atau rekan tim saat bermain bola voli.
Tujuan penelitian: Penelitian yang dilakukan penulis memiliki tujuan untuk memperoleh pengetahuan tentang tinjauan nilai sosial penjasorkes dalam pembelajaran bola voli pada siswa kelas VIII, SMP Negeri 6, Kota Kupang.
Metode penelitian: Adapun jenis peneltian yang ditetapkan penulis dalam skripsi ini adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan tindakan observasi dan wawancara secara mendalam. Fokus observasi dan wawancara mendalam penulis dalam penelitian ini, adalah para informan yang berjumlah 6 orang, yang diteliti penulis di lokasi penelitian.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil observasi dan wawancara penulis menemukan bahwa tidak semua informan menerapkan nilai sosial penjasorkes saat permainan bola voli berlangsung. Nilai sosial yang dilanggar para informan dalam penelitian ini adalah nilai respek, nilai tanggung jawab dan nilai beradap. Sedangkan nilai sosial fairdan jujur tidak dilanggar oleh para informan.
Kesimpulan: Merujuk pada hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa tidak seluruh nilai sosial penjasorkes diterapkan oleh para informan. Walaupun nilai sosial penjasorkes itu seharusnya diterapkan dalam permainan bola voli
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Model pembelajaran yang digunakan oleh guru kurang bervariasi, dimana Guru menyajikan materi pelajaran dengan metode ceramah. Peserta didik hanya mendengarkan, mencatat dan menghapal penjelasan guru sehingga hasil belajar peserta didik dibawah KKM di SMA Negeri 1 Lamboya. Adapun rumusan masalahnya adalah: apakah ada pengaruh penggunaan model problem based learning terhadap hasil belajar pada mata pelajaran agama Kristen dan budi pekerti pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Lamboya tahun pelajaran 2021 / 2022? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terhadap hasil belajar siswa kelas X IPA1 pada mata pelajaran Pendidikan agama Kristen dan budi pekerti. Jumlah siswa pada penelitian ini ialah 28 orang siswa. Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan berdasarkan ketentuan yang berlaku yaitu jika t hitung > nilai t tabel maka tolak Ho dan terima Ha, sebaliknya jika t hitung < nilai t tabel maka tolak Ha dan terima Ho. sehingga dengan melihat hasil analisis yang ada maka dapat dikemukakan bahwa t hitung > nilai t tabel ( 22,8> 1,703). Dari ketentuan tersebut, maka Ha diterima artinya ada pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar siswa Pendidikan agama Kristen dan budi pekerti di SMA Negeri 1 Lamboya, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Tahun pelajaran 2021 / 2022. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) aagar digunakann model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar di SMA Negeri 1 Lamboya (2) selalu memberikan dorongan atas motivasi belajar pada peserta didik sehingga hasil belajar bisa lebih optimal dan (3) penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) tidak terbatas pada salah satu tingkatan motivasi belajar tetapi dapat diaplikasikan pada seluruh siswa dengan berbagai tingkatan motivasi
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah pengaruh pendapatan asli daerah, transfer pemerintah pusat dan belanja daerah terhadap kemandirian keuangan daerah. (Studi pada kabupaten kupang provinsi nusa tenggara timur). Adapun persoalan yang diangkat adalah Apakah pendapatan asli daerah berpengaruh terhadap kemandirian keuangan daerah?, Apakah transfer pemerintah pusat berpengaruh terhadap kemandirian keuangan daerah?, dan Apakah belanja daerah berpengaruh terhadap kemandirian keuangan daerah? (Studi Pada Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur). Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah terhadap kemandirian keuangan daerah, untuk mengetahui pengaruh transfer pemerintah pusat terhadap kemandirian keuangan daerah, dan untuk mengetahui pengaruh belanja baerah terhadap kemandirian keuangan daerah. Adapun konsep dari penelitian ini adalah kemandirian keuangan daerah, pendapatan asli daerah, transfer pemerintah pusat dan belanja daerah. kemandirian keuangan daerah menyatakan kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai sendiri kegiatan pemerintahannya, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat yang telah membayar pajak dan retribusi sebagai sumber pendapatan yang diperlukan daerah. Transfer pemerintah pusat atau Dana perimbangan merupakan Dana yang bersumber dari penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan kepada daerah untuk membiayai kebutuhan daerah. belanja daerah adalah semua kewajiban daerah yang diakui sebagai pengurangan nilai kekayaan bersih dalam periode tahun anggaran yang bersangkutan. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Keuangan Pemerintah Daerah Seluruh Kabupaten Pada Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2018-2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan mengumpulkan data-data yang berupa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan Laporan Realisasi Keuangan Pemerintah Daerah 22 Kabupaten Pada Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2018-2020 Berdasarkan Hasil Uji Determinasi model summary diperoleh nilai R Square sebesar 0,815 atau 81,5%. Hal ini menunjukkan bahwa Pendapatn Asli Daerah X1, Transfer Pemerintah Pusat X2 dan Belanja Daerah X3 berpengaruh terhadap variabel Y Kemandirian Keuangn Daerah ssebesar 81,5%. Sedangkan pengaruh sisanya sebesar 18,5% merupakan variabel lainyang tidak di teliti dalam penelitian ini. Hasil uji regresi secara parsial Pendapatan Asli Daerah (PAD) H1 Menunjukkan nilai β1 2,056 dan Nilai statistik t menunjukkan 15,999 dengan tingkat signifikansi 0,000 Kurang dari 0.05 Maka hipotesis pertama dalam penelitian ini diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah (KKD). .Selanjutnya Hasil uji regresi secara parsial Transfer Pemerintah Pusat (TPP) H2 Menunjukkan nilai β2 -0,256 dan Nilai statistik t menunjukkan -2,728 dengan tingkat signifikansi 0,008 kurang dari 0.05 Maka hipotesis kedua dalam penelitian ini diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Transfer Pemerintah Pusat (TPP) berpengaruh signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah (KKD). Selanjutnya Hasil uji regresi secara parsial Belanja Daerah (BD) H3 Menunjukkan nilai β1 -0,094 dan Nilai statistik t menunjukkan -0,872 dengan tingkat signifikansi 0,387 lebih dari 0.05 Maka hipotesis ketiga dalam penelitian ini ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Belanja Daerah (BD) tidak berpengaruh signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah (KKD).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Permasalahan dalam penelitian ini adalah banyak siswa yang belum bisa melakukan teknik dasar servis bawah dengan baik dan benar diduga saat guru menerangkan siswa kurang memperhatikan posisi tangan, posisi kaki, perkenaan bola pada tangan, ayunan tangan, Metode pembelajaran yang di gunakan kurang memadai sehingga Penjelasan yang diberikan oleh guru memuat secara keseluruhan rangkaian gerakan sehingga sebagian besar siswa tidak memahami dengan baik. Pada proses pembelajaran guru selalu menggunakan metode drill. Hal ini mengakibatkan penguasaan siswa terhadap materi kurang sempurna dan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan kurang berhasil dengan baik.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar servis bawah bola voli melalui metode pembelajaran Part and Whole. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari II siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar servis bawah bola voli melalui metode pembelajaran part and whole berdampak positif, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan yaitu 75 mengalami peningkatan yaitu pada siklus I ke siklus II sebesar 24,94% yaitu dari 66,66% (siklus I) menjadi 91,6% (siklus II).
Simpulan: penelitian ini menunjukkan bahwa meningkatkan hasil belajar servis bawah bola voli melalui metode pembelajaran part and whole pada SMP Negeri 10 Kupang termasuk kategori baik
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang:Pendidikan karakter menjadi salah satu isu terkini. Selain menjadi bagian dari pembentukan akhlak anak bangsa, pendidikan karakter ini diharapkan mampu menjadi pondasi utama dalam meningkatkan derajat dan martabat bangsa Indonesia
Tujuan penelitian:Untuk mengetahui penerapan pendidikan karakter siswa pada bela diri pencak silat persaudaraan setia hati terate cabang Malaka.
Metode penelitian:Metode yang digunakan adalah jenis kualitatif, dengan pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik tringulasi dengan teknik pengumpulan data: dokumentasi, wawancara, dan observasi. Langkah menganalisis data adalah dengan data reduction (reduksi data), data display dan verivication. Untuk menguji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi data dan triangulasi metode.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini mengungkapkan lima temuan yaitu: 1) kegiatan latihan PSHT cabang Malaka, 2) penerapan pendidikan karakter, 3) bentu-bentuk penerapan pendidikan karakter yang di terapkan kepada siswa PSHT cabang Malaka, 4) pelaksanaan pendidikan karakter pada PSHT cabang Malaka, 5) hasil pedidikan karakter siswa PSHT cabang Malaka.
Simpulan: persaudaraan setia hati terate cabang Malaka di lihat dari proses latihhan dan materi yang di berikan, sampai kepada siswa-siswanya hingga saat ini berhasil di terapkan dengan baik oleh pelatih kepada siswa-siswanya sehingga dengan adanya organisasi persaudaraan seia hati terate yang ada di Malaka di nilai sangat membantu kontribusi dalam bidang pendidikan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH METODE PEMBERIAN TUGAS OLEH GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD GMIT OESAPA KOTA KUPANG TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Sesfao, R. Dorkas (*) Natonis, A. Dina(**) Pabala P. P. (**) Dari rendahnya hasil belajar siswa maka peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan metode pemberian tugas kepada siswa.Rumusan masalah apakah ada pengaruh metode pemberian tugas terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Kristen dan budi pekerti.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode pemberian tugas terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan budi pekerti.Populasi adalah siswa kelas V SD GMIT Oesapa Kota Kupang, Tahun pelajaran 2021/2022.Yang terdiri dari kelas A 28 Siswa dan kelas B 18 Siswa.Sampel dari penelitian ini sebanyak 2 kelas dan kelas VA sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas control.Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan berdasarkan ketentuan yang berlaku yaitu Jika t hitung >Nilai t tabel maka tolak Ho dan terima Ha, sebaliknya jika t hitung nilai tabel 8,18 > 1,684. Dari ketentuan tersebut, maka Ha diterima artinya ada pengaruh penggunaan metode pemberian tugas terhadap hasil belajar siswa Kelas V Pendidikan Agama Kristen dan budi pekerti SD GMIT Oesapa Kota Kupang Tahun 2021/2022. Kata Kunci : Metode Pembelajaran Pemberian Tugas, Hasil Belajar Pendidikan Agama Kristen Keterangan: Penulis (*) Pembimbing (**)
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG PRESTASI OLAHRAGA FUTSAL MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMP NEGERI 9 KOTA KUPANG
Paskalis Tersensius Meki1*, Ramona M. Mae2, Jimmy Ch. Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Penelitian dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap olahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang yang dimana siswa belum mampu mencapai pretasi yang memuaskan, terbukti meraka sering mengikuti berbagai perlombaan futsal antara sekolah namun tetap saja belum mencapai hasil yang optimal. Hal ini dikarenakan masih kuragnya sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan ekstrakrikuler khususnya olahraga futsal.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui prestasi oalahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang
Metode penelitian: yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu jenis penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian.
Hasil dan pembahasan: SMP Negeri 9 Kota Kupang pernah meraih prestasi dari cabang olahraga futsal, yaitu sebagai juara 2 dalam turnamen futsal tingkat SMP Se-Kota Kupang yang dielenggarakan oleh SMP Kristen Citra Bangsa Cup I Kupang tahun 2018. Prestasi yang diraih merupakan hasil yang telah dicapai dari suatu usaha yang telah dikerjakan dan diciptakan baik secara individu maupun secara kelompok berupa pengetahuan maupun keterampilan sehingga dapat meraih prestasi.
Simpulan: Prestasi yang diraih oleh SMP Negeri 9 Kota Kupang dalam cabang olahraga futsal merupakan hasil dari kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan secara rutin dalam mengembangkan minat dan bakat siswa agar dapat meraih prestasi yang memuaskan.
Katakunci: Prestasi, Olahraga Futsal, Ekstrakurikuler.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG PRESTASI OLAHRAGA FUTSAL MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMP NEGERI 9 KOTA KUPANG
Paskalis Tersensius Meki1*, Ramona M. Mae2, Jimmy Ch. Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Penelitian dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap olahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang yang dimana siswa belum mampu mencapai pretasi yang memuaskan, terbukti meraka sering mengikuti berbagai perlombaan futsal antara sekolah namun tetap saja belum mencapai hasil yang optimal. Hal ini dikarenakan masih kuragnya sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan ekstrakrikuler khususnya olahraga futsal.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui prestasi oalahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang
Metode penelitian: yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu jenis penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian.
Hasil dan pembahasan: SMP Negeri 9 Kota Kupang pernah meraih prestasi dari cabang olahraga futsal, yaitu sebagai juara 2 dalam turnamen futsal tingkat SMP Se-Kota Kupang yang dielenggarakan oleh SMP Kristen Citra Bangsa Cup I Kupang tahun 2018. Prestasi yang diraih merupakan hasil yang telah dicapai dari suatu usaha yang telah dikerjakan dan diciptakan baik secara individu maupun secara kelompok berupa pengetahuan maupun keterampilan sehingga dapat meraih prestasi.
Simpulan: Prestasi yang diraih oleh SMP Negeri 9 Kota Kupang dalam cabang olahraga futsal merupakan hasil dari kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan secara rutin dalam mengembangkan minat dan bakat siswa agar dapat meraih prestasi yang memuaskan.
Katakunci: Prestasi, Olahraga Futsal, Ekstrakurikuler.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG PRESTASI OLAHRAGA FUTSAL MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMP NEGERI 9 KOTA KUPANG
Paskalis Tersensius Meki1*, Ramona M. Mae2, Jimmy Ch. Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Penelitian dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap olahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang yang dimana siswa belum mampu mencapai pretasi yang memuaskan, terbukti meraka sering mengikuti berbagai perlombaan futsal antara sekolah namun tetap saja belum mencapai hasil yang optimal. Hal ini dikarenakan masih kuragnya sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan ekstrakrikuler khususnya olahraga futsal.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui prestasi oalahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang
Metode penelitian: yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu jenis penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian.
Hasil dan pembahasan: SMP Negeri 9 Kota Kupang pernah meraih prestasi dari cabang olahraga futsal, yaitu sebagai juara 2 dalam turnamen futsal tingkat SMP Se-Kota Kupang yang dielenggarakan oleh SMP Kristen Citra Bangsa Cup I Kupang tahun 2018. Prestasi yang diraih merupakan hasil yang telah dicapai dari suatu usaha yang telah dikerjakan dan diciptakan baik secara individu maupun secara kelompok berupa pengetahuan maupun keterampilan sehingga dapat meraih prestasi.
Simpulan: Prestasi yang diraih oleh SMP Negeri 9 Kota Kupang dalam cabang olahraga futsal merupakan hasil dari kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan secara rutin dalam mengembangkan minat dan bakat siswa agar dapat meraih prestasi yang memuaskan.
Katakunci: Prestasi, Olahraga Futsal, Ekstrakurikuler.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Fransiskus S.Bas. 2022. Pengaruh Perkembangan Ekonomi Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Dalam Upaya Meningkatkan EkonomiMasyarakat Di Desa Noebaun Kecamatan Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara. Program Studi: S 1 Akuntansi. Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing I: Mesri W.N Manafe,SE.,M.Sc: Pembimbing II: Renya Rosari,SE.,M.Si. Badan Usaha Milik Desa merupakan salah satu program pemerintah guna mensejahtrakan masyarakat yang ada di Desa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Perkembangan Ekonomi Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Dalam Upaya Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Di Desa Noebaun Kecamatan Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tanya jawab, kuesioner. Teknik analisis data adalah menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pemerintah Desa Noebaun mengalokasikan dana ke Bumdes sebesar Rp.150.000.000 untuk pembelanjaan 2 unit mesin cetak batoko dan 5 tenda blok beserta 100 biji kursi plastik,hanya saja pelaksanaan pengelolahan bumdes yang kurang intens di perhatikan sehingga memngalami kemuduran di tahun 2019 dan 2020.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah pengaruh akuntabilitas dan transparansi terhadap pengelolan alokasi dana desa untuk mewujudkan good governance. Adapun persoalan yang diangkat dalam penelitian ini adalah apakah akuntabilitas berpengaruh terhadap pengelolaan alokasi dana desa untuk mewujudkan good governance dan apakah transparansi berpengaruh terhadap pengelolaan alokasi dana desa untuk mewujudkan good governance?. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh akuntabilitas terhadap pengelolaan alokasi dana desa dan untuk menguji pengaruh transparansi terhadap pengelolaan alokasi dana desa. Adapun konsep dari penelitian ini adalah akuntabilitas, transparansi dan alokasi dana desa. Akuntabilitas merupakan kewajiban untuk memberikan pertanggungjawaban atau menjawab dan menerangkan kinerja serta tindakan seseorang badan hukum, pimpinan atau organisasi kepada pihak yang memiliki hak atau berkewenangan untuk meminta keterangan atau pertanggungjawaban, Transparansi merupakan pemberian pelayanan publik harus bersifat terbuka, mudah dan dapat di akses oleh semua pihak yang membutuhkan dan disediakan secara memadai serta mudah dimengerti. Alokasi dana desa merupakan dana responsivitas Negara untuk membiayai kewenangan desa meliputi : kewenangan asal ususl, kewenangan atributif organisasi local dan kewenangan delegatif-administratif dari delegasi atau ugas pembantu dan pemerintah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa leer yang sudah berusia diatas dari 24 tahun yaitu sebanyak 565 orang . Teknik penetuan jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan rumus Slovin dengan batas toleransi kesalahan sebesar 10% maka dihitung : n = N / 1 + N e2 maka, 565/(1+565.0,12) = 84,962 dibulatkan = 85 maka jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 85. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Berganda meliputi Uji t dan Uji F dan uji R diolah dengan menggunakan program SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel akuntabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan alokasi dana desa. Hal ini dikuatkan oleh variabel akuntabilitas memiliki nilai t hitung > t tabel (6,226 > 1,989) dengan perolehan tingkat signifikan 0,000 0.05 maka H1 diterima dan Ho ditolak. Dan variabel transparansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan dana desa karena variabel transparansi memiliki nilai t hitung (3,650) > t tabel (1,989) dengan tingkat signifikan yang diperoleh 0,000 0.05 hal ini menunjukan bahwa H2 diterima dan Ho ditolak. ABSTRACTION The problem taken in this study is the effect of accountability and transparency on the management of village fund allocations to realize good governance. The issue raised in this study is whether accountability affects the management of village fund allocations to realize good governance and does transparency affect the management of village fund allocations to realize good governance? This study aims to examine the effect of accountability on the management of village fund allocations and to examine the effect of transparency on the management of village fund allocations. The concepts of this research are accountability, transparency and allocation of village funds. Accountability is an obligation to provide accountability or answer and explain the performance and actions of a legal entity, leader or organization to parties who have the right or authority to ask for information or accountability, Transparency is the provision of public services that must be open, easy and accessible to all parties needed and provided adequately and easily understood. The allocation of village funds is a State responsiveness fund to finance village authorities, including: authority of origin, attributive authority of local organizations and delegated-administrative authority of delegates or auxiliary tasks and the government. The population in this study were all the people of Leer Village who were over the age of 24 years, as many as 565 people. The technique for determining the number of samples used in this study is using the Slovin formula with an error tolerance limit of 10%, then it is calculated: n = N / 1 + N e2 then, 565/(1+565.0,12) = 84,962 rounded up = 85 then the number of samples in this study as many as 85. The data collection technique used in this study was a questionnaire. The data analysis technique used is Multiple Regression Analysis including t-test and F-test and the R-test is processed using the SPSS 26 program. The results of this study indicate that the accountability variable has a positive and significant effect on the management of village fund allocations. This is confirmed by the accountability variable having a value of t count > t table (6.226 > 1.899) with a significant level of 0.000 0.05, so H1 is accepted and Ho is rejected. And the transparency variable has a positive and significant effect on the management of village funds because the transparency variable has a value of t count (3.650) > t table (1.989) with a significant level obtained 0.000 0.05, this indicates that H2 is accepted and Ho is rejected.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Analisis Biaya Pemasaran dan Profitabilitas Pada Bengkel Citra Motor Di Kota Kupang Yosantus Keser Dibimbing oleh Jusuf Aboladaka, SE., M.Si sebagai pembimbing I dan Yuningsih N. Cristiani., SST., M.Ak, sebagai pembimbing II Biaya pemasaran dapat diartikan sebagai semua biaya yang telah terjadi dalam rangka memasarkan produk atau barang dagangan, dimana biaya tersebut timbul dari saat produk atau barang dagangan siap dijual sampai dengan di terimanya hasil penjualan menjadi kas.sedangkan profitabilitas merupakan salah satu pengukuran bagi kinerja suatu perusahaan, profitabilitas suatu perusahaan menunjukan suatu kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba selama periode tertentu pada tingkat penjualan, aset dan modal saham tertentu.Adapun rumusan masalah yakni Seberapa besar biaya pemasaran yang dikeluarkan pada bulan januari 2021 sampai Mei 2022 serta bagaimana pengalokasian biaya pemasaran tersebut dan Seberapa besar profitabilitas yang didapat. Metode Analisis data disebut juga pengolahan dan penafsiran data. Analisis data merupakan upaya mencari dan menata secara sistematis catatan hasil observasi, wawancara dan lainnya untuk meningkatkan pemahaman peneliti tentang kasus yang diteliti dan menyajikan sebagai temuan bagi orang lain.. Biaya pemasaran setiap jenis produk dapat diketahui dengan caramengalikan dasar alokasi yang terjadi pada setiap jenis produkdengan tarif alokasi biaya pemasaran masing-masing fungi. Biayapemasaran yang terjadi pada produk Speart Part.Dari hasil perhitungan biaya pemasaran per jenis produkdiketahui bahwa alokasi biaya pemasaran dan Model analisis deskriptif dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui besar biaya pemasaran yang dikeluarkan pada bulan januari 2021 sampai Mei 2022 serta bagaimana pengalokasian biaya pemasaran dan juga untuk mengetahui besar profitabilitas. maka digunakan formula sebagai berikutNet Profit Margin, Return On Asset, Return on Equity dan Gross Profit Margin. Kesimpulan yakni Dasar dari strategi pemasaran produk maupun jasa produksi dan pelayanan. Ketika mengembangkan strateginya, Bengkel Citra Motor Kota Kupang sudah mengatur terlebih dahulu konsep jasa yang ditawarkan kepada pelanggan.Saran yakni Untuk meningkatkan pertumbuhan laba maka diperlukan skala operasi yang cukup besar. Peningkatan skala operasi harus seimbang sehingga tidak menurunkan kinerja perusahaan yang akan mempengaruhi laba. Sehingga akan mempunyai pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan nilai laba perusahaan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini berjudul Analisis Pengaruh Manajemen Sumber Daya Manusia dan Budaya Organisasi Terhadap Kualitas Pelayanan Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Rote Ndao. Persoalan dalam penelitian ini adalah 1) Apakah Manajemen Sumber Daya Manusia Berpengaruh Terhadap Kualitas Pelayanan, 2) Apakah Budaya Organisasi Berpengaruh Terhadap Kualitas Pelayanan. Tujuan yang ingin dicapai adalah : 1) Untuk Mengetahui Bagaimana Manajemen Sumber Daya Manusia Berpengaruh Terhadap Kualitas Pelayanan; 2) Untuk Mengetahui Budaya Organisasi Berpengaruh Terhadap Kualitas Pelayanan; Manfaat Akademik dari penelitian ini adalah Secara Akademik diharapkan penelitian ini sebagai masukan bagi Fakultas Ekonomi khususnya Jalur Minat Manajemen Sumber Daya Manusia. Kampus Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (UKAW), dan sekaligus sebagai bahan refenrensi bagi peniliti berikutnya, sedangkan manfaat secara praktis penelitian ini dapat menjadi informasi, masukan bagi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Rote Ndao, dalam pelaksanaan tugas berkaitan dengan pelayanan. Konsep dari penelitian ini meliputi 1) Konsep Manajemen Sumber Daya Manusia, indikatornya adalah 1) Kualitas intelektual meliputi pengetahuan dan keterampilan, 2) Pendidikan, 3) Memahami bidangnya, 4) Kemampuan, 5) Semangat kerja, 6) Kemampuan perencanaan pengorganisasian. Konsep Budaya Organisasi, indikatornya adalah Norma, Nilai dominan/nilai-nilai utama, aturan dan iklim organisasi atau lingkungan kerja. Konsep Kualitas Pelayanan, indikatornya adalah 1) Keandalan, 2) Daya tanggap, 3) Jaminan, 4) Empati dan 5) Bukti Fisik. Kerangka Berpikir penelitian ini menggambarkan pengaruh dari masing-masing fariabel bebas terhadap fariabel terikat. Hopotesis dalam penelitian ini adalah 1) Diduga Manajemen Sumber Daya Manusia berpengaruh terhadap kualitas pelayanan 2) Diduga Budaya Organisasi berpengaruh terhadap kualitas pelayanan. Untuk menjawab persoalan dengan mengacu pada hipotesisi, maka berdasarkan perhitungan menggunakan SPSS, diperoleh persamaan regresi linear berganda sebagai berikut : Y = 6,166 + -0,498 X1 + -0,340 X2. Persamaan regresi di atas dapat dijelaskan sebagai berikut a) Nilai konstanta sebesar 6,166 menunjukkan bahwa jika variabel Penagruh Sumber Daya Manusia dan Budaya Organisasi sama dengan nol maka Kualitas Pelayanan bernilai 6,166. b) Koefisien regresi pengaruh manajemen sumber daya manusia sebesar 0,498artinya jika manajemen sumber daya manusia mengalami kenaikan sebesar 1 %, maka kualitas pelayanan akan meningkat sebesar 0,498.Dengan demikian apabila koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan positif antara sumber daya manusia dengan kualitas pelayanan. c) Koefisien regresi budaya organisasi sebesar 0,340 menunjukkan bahwa apabila budaya organisasi mengalami peningkatan 1%, maka kualitas pelayanan sebesar 0,340. Perhitungan dengan menggunakan SPSS diperoleh 1) Uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh sumber daya manusia (X1) terhadap kualitas pelayanan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel pengaruh sumber daya manusia (X1) ditemukan Thitung = 5,167 lebih besar t table =2,028 dan tingkat Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. 0,000 maka Ho (b1= 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel pengaruh sumber daya manusia (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap kualitas pelayanan (Y). 2) Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh budaya organisasi (X2) terhadap kualitas pelayanan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel budaya organisasi (X2) ditemukan Thitung = 2,169 lebih besar Ttable = 2,028 dan tingkat Sig. =0,037. Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b2=0) ditolak dan Ha(b2≠0) diterima yaitu variabel budayaorganisasi (X2) berpengaruh positif secaraparsial terhadap kualitas pelayanan(Y). Hal ini berarti besarnya pengaruh sumber daya manusia dan budaya organisasi terhadap kualitas pelayanan adalah 82% sedangkan 18% dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan pada bab-bab sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwaPelaksanaan pelayanan kepada masyarakat atau publik telah menjadi isu strategis, karena tingkat kinerja kualitas pelayanan akan menetukan baik buruknya suatu pelayanan kepada masyarakat dan pada gilirannya menentukan citra dari aparatur sipil negara. Pelayanan publik pada dasarnya menyangkut aspek kehidupan yang sangat luas. Pada dasarnya harapan masyarakat Kabupaten Rote Ndao adalah perkiraan atau keyakinan masyarakat tentang pelayanan yang diterimanya akan memenuhi harapan. Kepuasan masyarakat dapat diketahui dengan melihat kualitas pelayanan dari masing-masing indikator yang telah ditentukan, dimulai dengan menganalisis setiap item atau sub indikator yang ada dalam setiap indikator. Dengan kesimpulan tersebut saran dari penelitian ini adalah 1) Memberikan kesempatan kepada pegawai untuk meningkatkan kemampuan kerja melalui pendidikan dan pelatihan. 2) Diberikan kesempatan seluas-luasnya kepada setiap pegawai agar dapat mengutarakan pendapat demi kenyamanan, dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing 3) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Rote Ndao, harus mampu membekali setiap pegawai dengan pengetahuan dan kemampuan yang profesional dalam melayani masyarakat.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul Pengaruh Karakteristik Komite Audit Terhadap Manajemen Laba. (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia). Komite Audit penting bagi perusahaan untuk mengontrol atau bertanggung jawab untuk memastikan laporan keuangan bagi perusahaan. Selain itu Manajemen Laba dibutuhkan sebagai control kondisi perusahaan dan kinerja perusahan untuk mengetahui laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji, Apakah komite audit berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI? Konsep penelitian ini adalah Komite audit yaitu komite yang beranggotaan satu atau lebih anggota Dewan Komisaris dan dapat meminta kalangan luar dengan berbagai ke ahlian,pengalaman, dan kualitas lain yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan komite audit. Manajemen laba yaitu salah satu strategi dalam akuntansi yang bermanfaat untuk mengetahui kondisi perusahaan dan kinerja perusahaan. Selain itu, pada umumnya strategi manajemen digunakan oleh manajer perusahaan dalam melakukan intervensi informasi dari laporan keuangan perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah 51 perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021, sedangkan sampel 15 perusahaan sub sektor makanan dan minuman. Sampel diperoleh dengan metode dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komite audit berpengaruh positif tidak signifikan terhadap manajemen laba.