· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul penelitian ini adalah Semiotika Budaya Tanda Visual pada Batu Megalitik di Kampung Uma Bara, Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif sesuai dengan teori Ferdinand de Saussure dan berbasis pada studi semiotika khususnya yang berkaitan dengan semiotika budaya. Sumber data diambil dari batu megalitik dan seorang wunangu (praktisi budaya) dengan melakukan observasi dan wawancara. Rumusanmasalah penelitian adalah: (A) Apa saja tanda-tanda visual yang ditemukan pada batu megalitik di kampung Uma Bara, dan (B) Apa saja makna konotatif yang terdapat dalam tanda-tanda visual pada batu megalitik di kampung Uma Bara. Dan temuan berdasarkan pertanyaan penelitian yang pertamaadalah: (1) ukiran dua orang yang sedang berdoa ‘Hamayangu’, (2) ukiranayam jantan ‘manu wulu’, (3) ukirankampung tradisional‘Paraingu’, (4) ukiran kura-kura & buaya‘kara-wuya’, (5) ukiran anting ‘mamuli’, (6) ukiran kakatua ‘kaka’, (7) ukiran tugu tengkorak‘andungu’, (8) patung tarian bergandengan tangan ‘pai palonda lima’, (9) ukiran pengawal‘papanggangu’, (10) ukiran rusa‘ruha’, (11) ukirantarian tradisional‘ningguharama’, (12) patungkerbau‘karambua’, (13) ukiranbulan & matahari ‘wulangu-lodu’, (14) ukiranudang ‘kurangu’, (15) patung kuda ‘njara’, (16) patung ayam & babi‘manu-wei’, dan berdasarkanpertanyaankeduaadalah: (1) rasa syukur, (2) penghormatan, (3) harapan kepada Tuhan, (4) kebesaran jiwa manusia, (5) pusat pemujaan, (6) kebesaran, (7) ningrat, (8) kekuasaan, (9) kepemimpinan yang bijaksana, (10) penghormatan terhadap wanita, (11) kesuburan, (12) pusaka, (13) mas kawin, (14) musyawarah-mufakat, (15) persatuan, (16) kemenangan dalam perang, (17) keberanian, (18) kepahlawanan, (19) penyesalan dosa, (20) permohonanmaaf, (21) kebangsawanan, (21) mediator, (23) liar, (24) orang yang ketakutan, (25) semangat, (26) kepahlawanan, (27) penyambutan, (28) mahar, (29) persembahan untuk Tuhan, (30) kebijaksanaan seorang perantara, (31) ningrat, (32) pemuda, (33) reinkarnasi, (34) ketidakjujuran, (35) cita-cita yang ingin dicapai, (36) orang kaya, (37) kepahlawanan, (38) keperkasaan, (39) mahar, (40) kendaraan Marapu (arwah) menuju Prai Marapu (surga), (41) negeri yang jaya, dan (42) persembahan. Setiap tanda visual memiliki beberapa makna konotatif. Contohnya: ukiran hamayangu sebagai rasa syukur, ukiran manu wulu sebagai kebesaran jiwa manusia, dan ukiran paraingusebagai kebesaran. Penulis menyimpulkan bahwa makna konotatif dari tanda-tanda visual yang terdapat di desa Uma Bara memiliki hubungan yang erat dengan sosial budaya masyarakat Sumba khususnya di kampung Uma Bara.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul Skripsi penulis adalah:Deskripsi Tentang Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Membawa Senjata Api
Rumusan masalah penelitian penulis adalah:
1. Mengapa Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung memperbaiki putusan Pengadilan Negeri terhadap lamaya pemidanaan?
2. Mengapa Jaksa Penuntut Umum menuntut terdakwa dengan unsur pasal dakwaan alternatif ke 2 pasal 365 (1) jo. Pasal 55 tetapi hakim menjatuhkan putusan berdasarkan pasal 1 (1) Undang undang darurat?
Tujuan yang ingin penulis kaji adalah:
1. Untuk mengetahui alasan Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung memperbaiki putusan Pengadilan Negeri terhadap lamaya pemidanaan
2. Untuk mengetahui alasan Jaksa Penuntut umum menuntut terdakwa dengan unsur pasal dakwaan alternatif ke 2 pasal 365 (1) jo. Pasal 55 tetapi hakim menjatuhkan putusan berdasarkan pasal 1 (1) Undang undang darurat.
Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah : Jenis Penelitian Normatif dan Sifat Penelitian adalah bersifat Deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan Hukum Primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan Perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar.
Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu:
1. Alasan Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung memperbaiki putusan Pengadilan Negeri terhadap lamaya pemidanaan adalah:
a. Putusan Judex Facti sudah tepat dan benar
b. Kepemilikan senjata api oleh terdakwa hanya untuk menjaga diri bukan untuk melakukan kejahatan
2. Alasan Jaksa Penuntut umum menuntut terdakwa dengan unsur pasal dakwaan alternatif ke 2 pasal 365 (1) jo. Pasal 55 tetapi hakim menjatuhkan putusan berdasarkan pasal 1 (1) Undang undang darurat.
a. Karena terdakwa dipaksa untuk memberikan keterangan
b. Tidak ada bukti terdakwa melakukan pencurian dengan kekerasan
c. Terdakwa terbukti melanggar pasal 1(1) Undang undang Darurat
Kata Kunci : Putusan Hakim, Tindak Pidana Membawa Senjata Api.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINGKASAN
Yanuarius Tabora (16381911). Analisis Potensi dan Daya Dukung Dalam
Pengembangan Wisata Pantai Teluk Gurita Kecamatan Kakuluk Mesak,
Kabupaten Belu Pembimbing 1 Dr. Beatrix M. Rehatta, S.Pi, M.Si dan
Pembimbing 2 Adi N. T. Langga, S.Pi., M.Si, M.Sc. Fakultas Perikanan dan Ilmu
Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Wilayah pesisir merupakan daerah pertemuan antara daratan dan lautan yang
mempunyai fungsi seperti: sarana transportasi, pelabuhan, rekreasi pantai dan
sarana industri agrobisnis. Suatu wilayah pesisir terdapat satu atau lebih sistem
lingkungan (ekosistem dan sumber daya pesisir). Wilayah pesisir dan lautan
memiliki potensi sumberdaya energi yang cukup besar dan belum dimanfaatkan
secara maksimal. Selain sumberdaya energi, sumberdaya alam pesisir memiliki
potensi yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan wisata. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetauhi Informasi tentang pengembangan wisata Pantai Teluk
Gurita sebagai objek wisata bahari dan menganalisa potensi serta daya dukung
yang digunakan sebagai faktor penentu dalam pengembangan di kawasan
pariwisata Pantai Teluk Gurita. Metode penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini adalah bersifat kualitatif, penelitian kualitatif adalah prosedur
penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau
langsung dari objek/subjek yang diamati. Hasil penelitian kesesuaian kawasan
menunjukan bahwa wilayah yang dimaksud berpotensi untuk pengembangan
wisata pantai kategori rekreasi pantai karena termasuk dalam kategori sangat
sesuai yakni tidak memiliki faktor-faktor pembatas yang besar dalam pengelolaan
sumberdaya alam namun tidak ada pembatas yang kurang signifikan atau tidak
signiffikan sama sekali. Daya dukung kawasan wisata berdasarkan hasil analisa
aktifitas wisata yang dilakukan yaitu sebanyak 779 orang per harinya dan khusus
pada hari libur. Hal ini berarti kawasan wisata pantai Teluk Gurita mempunyai
daya dukung yang besar sehingga dapat dikembangkan lagi dalam penggunaan
kawasannya.
Kata kunci: potensi, daya dukung,Pantai Teluk Gurita
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul penelitian ini ialah Analisis Yuridis Motif, Modus Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Alat kesehatan. Masalah pokoknya diteliti penulis ialah : 1. Bagaimanakah Motif terdakwa melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan, 2. Bagaimanakah Modus terdakwa melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan, 3. Bagaimanakah Akibat Hukum terjadinya tindak pidana korupsi terhadap terdakwa dan negara. Tujuan penelitian ini : 1. Untuk mengetahui Motif terdakwa melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan, 2. Untuk mengetahui modus tedakwa melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan, 3. Untuk mengetahui akibat hukum terjadinya tindak pidana korupsi terhadap terdakwa dan negara. Jenis penelitian hukum yang digunakan ialah jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian yang digunakan penulis bersifat Deskriptif. Varibael Penelitian yang di gunakan yaitu Variabel Bebas dan Terikat. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Hasil peneilitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumusakan dan di tarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Motif Terdakwa melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan, a. Terdakwa Mencari keuntungan, b. Terdakwa menunjukan kekuasaan, 2. Modus Terdakwa melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan, a. Terdakwa menyediakan barang/alat kesehatan yang berbeda spesifikasinya dengan yang tercantum pada HPS, b. Terdakwa memesan alat kesehatan dari berbagai distributor, 3. Akibat Hukum a. Terhadap terdakwa, 1). Terdakwa di tahan, 2). Terdakwa di hukum penjara, b. Terhadap Negara, 1). Terdakwa membayar kerugian keuangan Negara Sehubungan dengan kesimpulan diatas maka penulis mengemukakan saran sebagai berikut: 1. Hakim Mahkamah Agung sebaiknya agar lebih berhati-hati, cermat dan bijaksana dalam memutuskan suatu perkara pidana tersebut. 2. Ketentuan mengenai suatu perkara dalam tindak pidana korupsi perlu di teliti agar Hakim Mahkamah Agung dapat memutuskan yang adil bagi semua pihak. Kata Kunci : Motif, Modus dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Alat Kesehatan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul dari Penelitian ini adalah Deskripsi Tentang Penyebab Terjadinya Pengungsian Warga Negara Asing di Nusa Tenggara Timur. Permasalahan yang diangkat adalah faktor – faktor apakah yang menyebabkan terjadinya Pengungsian Warga Negara Asing di Nusa Tenggara Timur. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor faktor penyebab terjadinya Pengungsian di Nusa Tenggara Timur. Dalam penelitian ini, Penulis menggunakan jenis penelitian Empiris. Jenis penelitian ini menggunakan data Primer dan sekunder untuk mempermudah dalam melakukan penelitian. Data primer berupa wawancara dan observasi lapangan serta data sekunder yang dimaksud seperti peraturan-peraturan tertulis seperti Undang-Undang, Peraturan Presiden, dan lain-lain. Pengumpulan data dengan cara wawancara kepada responden. Meskipun Indonesia bukan negara pihak pada Konvensi Pengungsi 1951 dan Protokol Mengenai Status Pengungsi PBB 1967, tetapi Indonesia sangat menghargai dan menghormati isi dari konvensi tersebut. Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa Terjadinya Pengungsi disebabkan beberapa faktor diantaranya adalah faktor keamanan yang dimana dikarenakan ketakutan yang beralasan akan jiwanya yang terancam dan faktor Ekonomi dimana ingin mendapatkan pekerjaan yang baik di luar negaranya.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul penelitian ini ialah Disparitas Putusan Pemidanaan Oleh Hakim Dalam Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah, permasalahan yang diangkat dalam penelitian inin adalah: dasar pertimbagan hakim dalam menjatuhkan disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana korupsi.Tujuan penelitian ini Untuk Mengetahui dasar pertimbagan hakim dalam menjatuhkan disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana korupsi.Jenis penelitian hukum yang digunakan ialah jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian yang digunakan penulis bersifat Deskriptif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pertimbangan hakim dalam menjatuhkan disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku korupsi pengadaan barang/ jasa pemerintah, sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim dalam menjatuhkan disparitas pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana korupsi pengadaan barang/ jasa pemerintah.Hasil peneilitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumuskan dan di tarik kesimpulan sebagai berikut: dasar pertimbagan hakim dalam menjatuhkan disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa pemerintah yaitu: kemerdekaan hakim dalam memutuskan perkara. Kualitas perbuatan terdakwa yang merugikan keuangan negara dan Hal – hal yang memberatkan dan meringankan:
a. Hal yang memberatkan:
- Perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah yang sedang gencar memberantas tindak pidana korupsi
- Perbuatan terdakwa telah menimbulkan kerugian keuangan negara dengan jumlah yang relatif besar
- Belum adanya pengembalian kerugian keuangan negara
- Perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam upaya pembrantasan korupsi
- Perbuatan yang dilakukan terdakwa tidak sejalan dan melemahkan program pemerintah dalam pembrantasan korupsi
b. Hal yang meringankam
- Terdakwa bersikap sopan dipersidangan
- Terdakwa belum perna dihukum
- Terdakwa tidak menikmati atas timbulnya kerugian negara tersebut
- Terdakwa mempunyai tanggungan keluarga
Saran yang penulis berikan adalah agar pemerintah lebih memperhatikan dan melakukan pengawasan terhadap pelaku korupsi pengadaan barang dan jasa agar lebih tegas dalam menjatuhkan hukum yang seberat-beratnya agar tidak terulang lagi.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT
The title of this writing is “The Speech Style of Joko Widodo’s Speeches in “Sapa Indonesia Pagi Program” on Kompas TV”. This research conducted to answer questions: 1. What are Joko Widodo’s speech style used in his speeches in “Sapa Indonesia Pagi Program” on Kompas TV? 2. What are the function of speech delivered by Joko Widodo in “Sapa Indonesia Pagi Program” on Kompas TV? The data taken from 2 videos from Kompas TV youtube channel. The writer used documentary instrumneent to find out the types of speech style and the functions of speech. The result of the data analysis shows that Joko Widodo’s speeches in “Sapa Indonesia Pagi program” on Kompas TV used four types of speech style and three functions of speech. 1).Types of speech style: a). frozen style: ‘’Hari kelahiran Pancasila tahun ini kita laksanakan di tengah Pandemi Covid-19 yang menguji daya juang kita sebagai bangsa, menguji pengorbanan kita, menguji kedisiplinan kita, menguji kepatuhan kita, menguji ketenangan, dalam mengambil langkah kebijakan yang cepat dan tepat.’’ (Used complex and long sentence and used serious tone). b). formal style: ‘’Mengembangkan budaya anti korupsi dan menumbuhkan rasa malu menikmati hasil korupsi merupakan hulu yang penting dalam pencegahan tindak pidana korupsi.’’ (Used well structured complex sentence and noun phrases, logically sequenced and strongly coherent, and didn’t use slang terminologies.) 2). The functions of speech: a). informative speech, b). persuasive speech, c). recreational speech.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris “ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SUB SEKTOR ANEKA INDUSTRI YANG TERDAFTAR DI BEI” , rasio keuangan tersebut adalah rasio profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, dan aktifitas yang terdapat di perusahaan sub sektor aneka industri yang terdaftar di bursa efek Indonesia tahun 2019-2021.
Jenis penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio keuangan perusahaan sub sektor aneka industri yang terdaftar di BEI tahun 2019-2021.jenis penelitian ini digunakan dalam penelitian data kuantitatif.Pengumpulan data menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan yang telah diaudit .populasi dan sampelnya diambil berdasarkan kriteria tertentu atau purposive sampling.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jika dilihat dari sisi rasio profitabilitas,likuiditas,solvabilitas,dan aktivitas.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa profitabilitas, likuiditas, solvabilitasnya PT sri rejeki isman,PT astra international Tbk,PT selamat sempurna Tbk,PT astra auto parts Tbk,PT indokordsa Tbk ,PT multi strada arah sarana Tbk,PT pan brothers Tbk, yang terbaik.tetapi,jika dilihat dari PT astra international Tbk adalah yang terbaik dalam menghasilkan laba.
Kata kunci: Rasio Profitabilitas, Likuiditas, Solvabilitas, Aktifitas
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MELKIANUS APOLISON NAHAK (16381542) Stuktur Komunitas Makro Alga Di Pesisir PLTU Bolok, Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Wilson L. Tisera, S.Pi, M.Si, Ph.D dan Alfred G. O. Kase S.Pi, M.Si.,Ph.D sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Salah satu organisme yang di temukan di Perairan PLTU Bolok yang memiliki peranan cukup penting bagi ekosistem maupun masyarakat sekitar adalah makroalga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas makroalga yang terdiri dari komposisi jenis, frekuensi, kepadatan, keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi di pesisir PLTU Bolok. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan survey, sedangkan metode sampling pengambilan data yang di gunakan adalah metode transek kuadran. Pada stasiun ditetapkan 4 garis transek, dengan jarak antar transek 50 m. Pada masing-masing transek ditetapkan 5 kuadrant, dengan jarak antara kuadrant 5. Pengambilan kualitas air meliputi suhu, salinitas, kecepatan arus dan pH.
Hasil penelitian menunjukan bahwa komposisi makroalga di pesisir PLTU Bolok terdiri dari 13 spesies yaitu Ulva lactuca, Halimeda Macroloba, Ulva reticulate, Chaetomorpha crassa, Halimeda Opuntia, Avrainvillea erecta, Padina gymnospora, Sargassum policystum, Dictyota deliculata, Hypnea valentiae, Hypnea cervicornis, Glacilaria salicornia, Amphiroa fragilissima. Kepatan jenis dan relative tertinggi dimiliki oleh Ulva lactuca, dengan nilai masing-masing 31,15ind/m² dan 60%. Niali indeks keanekaragaman tergolong rendah (0,66), indeks keseragaman (E) tergolong merata (0,59), dan indeks dominansi (D) menunjukan tidak ada jenis makroalga yang mendominansi (0,39).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
YOHANIS HIWA WUNU (15380110) Seleksi Varietas Rumput Laut Kappaphycus alvarezii (Doty) Yang Dibudidaya dengan Metode Long Line di Perairan Tablolong dibawah bimbingan: Wilson L. Tisera S.Pi., M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Rockie R. L. Supit, S.Pi., M.Si sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang memiliki potensi perikanan seperti budidaya rumput laut. Rumput laut yang dibudidaya dalam tahap untuk uji coba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui varietas rumput laut Kappaphycus alvarezii (Kappaphycus alvarezii; sacol Sulamu, sacol Semau, kuljar Rote dan cottoni Pasir Panjang).
Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2021 dengan lokasi penelitian yaitu Perairan Tablolong. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental yang digunakan untuk uji coba seleksi varietas rumput laut selama kegiatan berlangsung. Metode long line digunakan untuk melakukan uji coba budidaya rumput laut. Analisis data yang digunakan yaitu pertumbuhan harian, presentase pertumbuhan relatif, serta pertumbuhan mutlak.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan harian Sacol Sulamu dari terendah sampai tertinggi rumput laut Kappaphycus alvarezii 8,57-16,90 gram/hari, kemudian diikuti Kuljar Rote dengan nilai pertumbuhan harian terendah 6,95 dan tertinggi 9,54 gram/hari sedangkan Sacol Semau dari terendah sampai tertinggi 3,29-7,37 gram/hari. pertumbuhan mutlak dengan nilai tertinggi yakni 828 gram dari sacol Sulamu sedangkan terendah berasal dari Cattoni Pasir Panjang dengan nilai 214 gram dan pertumbuhan relatif dengan nilai tertinggi 828,00 % dari sacol Sulamu dan terendah dari Sacol Semau dengan nilai 39,00 %.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Skripsi Penulis adalah :Disparitas Putusan Hakim Judex Facti, Judex Juris dan PK dalam Sengketa Kepemilikan Hak Atas Tanah. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah Apa dasar pertimbangan Hakim Judex Facti mengabulkan gugatan Pengugat, Judex Juris menyatakan PN Denpasar tidak berwenang mengadili perkara tersebut dan PK menyatakan gugatan Tidak dapat diterima?. Berdasarkan Hasil Penelitian yang Penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu Apa dasar Pertimbangan Hakim Judex Facti Mengabulkan gugatan Penggugat Judex Juris Menyatakan PN Denpasar tidak berwenang mengadili perkara tersebut dan Pk menyatakan gugatan tidak di terima adalah : 1. Dasar Pertimbangan Judex Facti mengabulkan Gugatan Penggugat dikarenakan: a. Gugatan Penggugat Sempurna b. Penggugat dapat membuktikan kepemilikan Hak atas tanah 2. Dasar pertimbangan Judex Juris Menyatakan PN Denpasar tidak berwenang mengadili perkara ini dikarenakan : a. Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili perkara a quo, karena objek sengketanya adalah Keputusan Badan/Penjabat Tata Usaha Negara. b. Wewenang mutlak Pengadilan Tata Usaha Negara, bukan wewenang Pengadilan Negeri, maka Pengadilan Negeri Denpasar tidak berwenang mengadili perkara ini. 3. Dasar Pertimbangan Hakim Peninjauan Kembali menyatakan Gugatan Tidak di Terima Karena : a. Adanya Kekhilfan Hakim Judex Facti
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi penulis adalah: Pembatalan Putusan Judex Facti Dan Judex Juris Oleh Hakim Peninjauan Kembali Dalam Sengketa Perlawanan Hak Guna Bangunan Atas Tanah. Rumusan masalah penelitian penulis adalah: “Apa dasar pertimbangan Hakim Judex Facti dan Judex Juris menolak gugatan perlawanan sedangkan Hakim Peninjauan Kembali membatalkan dan menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan perlawanan dalam sengketa hak guna bangunan atas tanah?”. Tujuan yang ingin pelulis kaji adalah: untuk mengetahui apa dasar pertimbangan Hakim Judex facti dan Judex Juris menolak gugatan perlawanan sedangkan Hakim Peninjauan Kembali membatalkan dan menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan perlawanan dalam sengketa hak guna bangunan atas tanah. Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah : Jenis Penelitian Normatif dan Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar.
Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu :
1. Dasar pertimbangan Hakim Judex facti dan Judex Juris menolak gugatan perlawanan
a. Perlawanan yang diajukan oleh pelawan tidak jelas atau kabur
b. Memori banding pembanding hanya merupakan pengulangan dalil-dalil serta tidak beralasan
c. Perlawanan pelawan tidak beralasan secara hukum
2. Dasar pertimbangan Hakim Peninjauan Kembali membatalkan dan menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan
a. Adanya kehilafan atau kekeliuran nyata dalam putusan
b. Judex Facti dan Judex Juris telah melanggar aturan formil maupun materil
c. Judex Facti telah salah menerapkan hukum atau melanggar hukum yang berlaku dalam memeriksa dan mengadili pokok perkara
d. Judex Facti dan Judex Juris telah melanggar asas-asas hukum pembuktian
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
YOSUA DIKSON TAEMNANU (16382423) Analisis Tingkat Pendapatan Nelayan dengan Menggunakan Alat Tangkap Jaring Insang (Gill Net) di Perairan Oesapa Barat Kota Kupang. (di bawah bimbingan: ALFRED G. O. KASE, S.Pi., M.Si.,Ph.D dan Wilson L. Tisera, S.Pi., M.Si., Ph.D sebagai pembimbing I dan II). Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana.
Pendapatan nelayan adalah hasil yang diterima oleh seluruh nelayan, setelah melakukan kegiatan penangkapan ikan pada waktu tertentu. Namun hasil tangkapan ikan yang diperoleh belum bisa di katakan sebagai pendapatan, jika belum terjadi transaksi jual beli. Transaksi yang dimaksud yaitu transaksi jual beli antara nelayan dengan pembeli dan transaksi antara nelayan dengan bandar ikan. Alat tangkap ikan yang biasa digunakan di perairan Oesapa Barat adalah Jaring Insang. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi produksi penangkapan ikan menggunakan kapal Jaring Insang adalah Trip penangkapan, ukuran mesin kapal, ukuran alat tangkap dan tenaga kerja. Realita yang terjadi di kalangan nelayan Oesapa Barat setelah produksi masih jarangnya nelayan yang menghitung detail analisis usaha nelayan secara ekonomi artinya mereka tidak pernah membuat perincian biaya-biaya yang dikeluarkan baik berupa biaya, tetap, variabel serta tidak pernah menghitung jumlah penerimaan dalam sekali produksi sehingga berapa keuntungan yang didapatkan dalam sekali produksi hampir tidak diketauhi. Hal ini disebabkan karena keterbatasan pendidikan dan pengetahuan nelayan itu sendiri, besar kecilnya pendapatan yang diperoleh nelayan sangat mempengaruhi motivasi nelayan itu sendiri dalam melakukan usaha nelayan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat Pendapatan Nelayan Dengan Menggunakan Alat Tangkap Jaring Insang (Gill Net) di Perairan Oesapa Barat Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Adapun objek dalam penelitian ini dikhususkan pada tingkat pendapatan nelayan yang menggunakan alat tangkap gill net di Perairan Pantai Oesapa Barat Kota Kupang Propinsi Nusa Tenggara Timur. Hasil Penelitian menunjukan Nelayan Gill Net di Oesapa Barat memperoleh keuntungan nelayan perbulan Rp Rp.4.037.752 dan berdasarkan analisis ekonomi BEP, ROI dan BCR ratio bahwa usaha penangkapan ikan layak di usahakan/dijalankanHasil tangkapan utama Pukat (Gill Net) adalah ikan Barakuda (Sphyraena borealis), ikan kembung (Rastrelliger kanagurta), ikan belang kuning (Caranx leptolepis), ikan tenggiri (Acanthocybiumsolandri), ikan bawal putih (Pampus argenteus), dan Ikan Belanak (Valamugil seheli).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISI PERKEMBANGAN KOMPONEN-KOMPONEN
PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM UPAYA PELAKSANAAN
OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN KUPANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembembangn komponn Pendapatan Assli Daerah dari Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Uang Dipisahkan, Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah, dan tingkat kontribusi Komponen-komponen PAD dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Kupang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode dokumentasi yaitu penulis mengumpulkan data historis berupa Laporan Realisasi Pendapatan Asli Daerah, yang bersumber dari Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Kupang tahun anggaran 2016 sampai dengan 2020. Populasi dalam penelitian ini berupa seluruh laporan keuangan yang dianggarkan, direalisasi dan dipublikasikan di wilayah kerja pemerintah kabupaten kupang dalam bentuk laporan Realisasi Anggaran sejak berdirinya kabupaten kupang. Sedangkan sampel yang digunakan yaitu data pendapatan asli daearah, yang ada dalam laporan realisasi Anggaran tahun 2016-2020 pada Pemerintah Kabupaten Kupang.
Dari hasil penelitian dengan menggunakan metode regresi linear sederhana menunjukan bahwa Komponen Pendapatan Asli Daerah dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lin PAD yang sah di Kabupaten Kupang cenderung mengalami penurunan dari tshun 2016 sampai tahun 2020 sehingga dapat dikatakan bahwa kinerja kuangan pada pemerintah Kabupaten Kupang dalam kondisi kurang baik. Penurunan nilai pertumbuhan komponen-komponen PAD akan berdampak pada upaya pelaksanaan otonomi daerah di Kabupaten Kupang. Sedangkan tingkat kontribusi komponen-komponen PAD selama 5 tahun berturut-turut masih mengalami fluktuasi. Hal ini menandakan bahwa komponen-komponen PAD cukup baik berkontribusi terhadap PAD kecuali pada reribusi daerah kurang berkontribusi karena rata-rata kontribusi retribusi daerah masih dibawah 20%.
Kata Kunci : KomponenPendapatan Asli Daerah, Otonomi Daerah
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Skripsi penulis adalah: ANALISIS PUTUSAN HAKIM DALAM SENGKETA PENGALIHAN HARTA KEKAYAAN YAYASAN. Rumusan masalah penelitian penulis adalah: “Mengapa Hakim Pengadilan Negeri dan Mahkama Agung mengabulkan gugatan sebagian sedanagkan hakim pengadilan tinggi menyatakan gugatan tidak dapat diterima?”. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah: untuk mengetahui alasan hakim pengadilan negeri dan mahkama agung mengabulkan gugatan sebagian sedangkan hakim pengadilan tinggi menyatakan gugatan tidaka dapat diterima. Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah : Jenis Penelitian Normatif dan Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar.
Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu 1) Alasan pertimbangan hakim pengadilan negeri dan mahkamah agung mengabulkan gugatan sebagian karena penggugat dapat membuktikan dalil-dalil gugatan objek pengalihan harta kekayaan yayasan karena tergugat telah terbukti mengalihkan harta kekayaan yayasan. 2) Alasan pertimbangan hakim pengadilan tinggi menyatakan gugatan tidak dapat diterima karna gugatan penggugat juga tidak sesuai antara posita yang satu dengan posita yang lain, oleh karena itu hakim pengadilan tinggi beralasan untuk dinyatakan gugatan para penggugat kabur
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah Mengapa Pengadilan Negeri Waikabubak mengabulkan gugatan Penggugat, sedangkan Pengadilan Tinggi Kupang ditingkat Banding sampai dengan Mahkamah Agung ditingkat Kasasi dan Peninjauan Kembali menolak gugatan Penggugat. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hakim Pengadilan Negeri Waikabubak dalam mengabulkan gugatan Penggugat dan pertimbangan hakim Mahkamah Agung ditingkat Kasasi dan Peninjauan Kembali menolak gugatan Penggugat
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yaitupenelitian yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder, mempelajari masalah dengan melihat segi hukum khususnya hukum acara perdata sebagai dasar pertimbangan hakim peninjauan kembali menolak gugatan Penggugat dalammenyelesaikan sengketa tanah warisan Suku Taupopu Anabura.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan-alasam Hakim Peninjauan Kembali menolak gugatan Penggugat karena permohonan peninjauan yang diajukan oleh Penggugat tidak memenuhi alasan-alasan peninjaun kembali sebagaimana telah diatur secara limitatif dalam Kentutuan Pasal 67 UU Nomor 14 Tahun 1985 Junto UU Nomor 5 Tahun 2004 Tentang Mahkamah Agung dan karena Pengadilan Tinggi Kupang ditingkat banding maupun Mahkamah Agung ditingkat Kasasi tidak salah dalam menerapkan hukum.(VidePutusan Nomor : 11/PDT/2008/PTK dan Putusan Nomor : 173 PK /PDT/ 2011;
Adapun 3 hal yang menjadi kesimpulan penulis dari hasil penelitian yang dilakukan adalah : 1. Pertimbangan hakim terhadap bukti suarat, 2. Pertimbangan hakim terhadap keterangan saksi-saksi dan 3. Pertimbangan hakim terhadap penerapan hukum
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT This research aims to find out the types of idiomatic expressions and to find out the most used idiomatic expression found in Joker film script.This research employed a descriptive qualitative method. The data of this research were collected manually from the Joker film script. The result of this research showed that there were five types of idiomatic expression found in Joker film script they were phrasal verb for example: “Keeping up” means (Continue to do something) with percentage 48,51% and phrasal Compound for example: “Busy man” means (Having a lot to do) with percentage 17,91%. Which the others, slang with percentage 31,34%, allusion with the lowest percentage 0,75% and proverb with percentage 1,49%. Moreover, the dominant type of Idiomatic expression found in Joker film script was phrasal verb with 59%. It can be concluded that there were five types of Idiomatic expression found Joker film script namely phrasal verb, phrasal compound, slang, allusion and proverb. Wherefore, the dominant type presented by phrasal verb.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT
This thesis is entitled” Semantic Analysis On Sole Oha Song in Lewobele Village of Adonara Island”. The problems of the study are (1) What are the types of meaning found in Sole Oha song? (2) What is the dominant type found in sole oha song? The objectives of the study are to find out types of meaning in sole oha song. To find out the dominant type found in Sole Oha song. To analyze the data of this study, the writer used the descriptive qualitative method. The instrument used is a documentary (Internet). The result of this research showed that in Sole Oha song there are five types of meaning and one dominant type are found in the Sole Oha lyrics. it is conceptual meaning, connotative meaning, stylistic meaning, collocative meaning, and thematic meaning. There are twenty-four substantial found in conceptual meaning ,i.e. ana, hama-hama ,doan, peten, jaga, lewo, pita, nete, oneng, ina ,ama, jodoh, marin, take, nalan, kila, ,bosa, pana, na’e, suku, ku’at, witi, sare, koda Six substantial found in connotative meaning, i.e lewo pulo, tana lema, miteng gemilin, iru koro, ati ladan, tewo lolon, sita sina, lera wulan. Two substantial found in stylistic meaning, i.e Teti, Lali. Four substansial found in collocative meaning, i,e Benga Olha pai arik saren,sedon miten gemilin, puken lera wulan ta’o jodoh kae, na keropon ata bura manure, iru koro lu’o lolon. Three substansial found in Thematic Meaning i.e Ti na nai sedon,nete bosa wu’ung to’u na’ang neiro, Ti na nete kila na’eng na’ang kuat kemuhang jodoh ra’eng, Na suka sedon ata bura manure. Based on the result of the study, the writer suggests the following. (1) For the theory of linguistics, the result of this study can be good information for the stock of the linguistics theory, especially in semantic analysis on sole oha song in Lewobele village. (2) For linguistics, the result of this study can be good information for the linguistics about linguistics history. (3) Village, The result in this study may become useful information for people in Lewobele village in dealing with the sole oha traditional song and to raise awareness to preserve the traditional song of sole oha.
Key words: Analysis, Semantic, Sole Oha song.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI DESA RAENALULU, KECAMATAN SABU BARAT KABUPATEN SABU RAIJUA Oleh: WANSRI PUTRI LAY TUDE NIM : 18410191 Tujuan dari penelitian ini untuk melihat bagaimana Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Desa Raenalulu, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, karena Peneliti menemukan bahwa terdapat Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di desa Raenlulu, Kecamatan Sabu Barat, kabupaten Sabu Raijua belum mencapai 100% karena kurangnya pemahaman aparat desa. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Menurut Jhon B. Miner dan Mary Green Miner Dalam Hasibuan (2013) Perencanaan Sumber Daya Manusia Sebagai suatu proses yang berusaha menjamin dan jnis pegawai yang tepat akan tersedianya pada tempat yang tepat pada waktu yang kan datang, mampu melakukan hal-hal yang diperlukan agar organisasi dapat terus mencapai tujuannya. Simammora 2012 mengatakan Bahwa Pengembangan Sumber Daya Manusia biasanya berkaitan dengan peningkatan kemampuan intelektual atau emosi yang di perlukan untuk melaksanakan pekerjaan yang lebih baik. Penelitian ini merupakan Deskriptif kualitatif. Populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini 6 orang pegawai yang ada di desa Raenalulu, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan Teknik Wawancara terhadap Responden, kemudian data di analisis menggunakan analisis deskriptif. Dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif di ketahui bahwa Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di desa Raenlulu, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua sangat baik. Indicator dari masing-masing variabel tersebut juga di deskripsikan dengan menggunakan analisis deskriptif. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan analisis deskripsi di ketahui bahwa Perencanaan Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Desa Raenalulu, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua salah satu kontribusi pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan secara etis dan social merespon kebutuhan masyarakat dan tantangan melalui tindakan-tindakan terhadap masyarakat yang di berikan oleh desa dengan membantu pegawai dalam pencapaian tujuan yang dapat mempertinggi kontribusi masyarakat. Kata kunci: Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study is conductet under the title “AN ANALYSIS ON IDIOM WORDS IN MEHARA LANGUAGE AT SABU RAIJUA REGENCY”. The research problem in this research are what are the types of idiom words in Mehara language at sabu raijua regncy & what are the types of idiom words in Mehara language at Sabu Raijua Regency. The aimed of this research were to find out the types of idiom words in Mehara Language at Sabu Raijua Regency & to find out the functions of idiom words in Mehara Language at sabu Raijua Regency. This research was conducted using a qualitative descriptive method. The instrument of this research was observation technique and the data were collected through analysis the data. Base on the descriptive qualitative analysis it was found three types of idiom words that suitable with their own criteria. The results showed that three types such as similes, proverbs and fixed statement were used in Mehara Language. The used of idiom words is demonstrated by the 10 informants are: eme wob’ari, kattu wowadu, penga’a wawi hengi’u, ngaka do keweko rulai, aj’u kemuki le ri ngallu, meo para kakro, makka taha, appa b’ue ela, abo pa tapa, kerabba ela, nga’a ngallu, mola nge and etc. Similes are expression which compare two things, they always included the two words as and like (eme wob’ari). In addition, Proverbs are short sentence which refers to something as people have experienced and which gives or warning (keb’ao lui hub’u) and Fixed Statements are expression that can often hear and use in everyday conversation (madera kae). Besides the three types above, also the functions of it’s found are idiom are used for emphasis (paje ne kattu do miwowadu na nanne nga li do kepai), idiom are used to agree with the previous speakers (hauu li pedai), idiom are used to comment on people (keb’ao lui hub’u), and idiom are used to comment on a situation (golo keb’alla).