· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
Pertumbuhan ekonomi yang ada di Indonesia saatini telah menghadapi tantanganyang sangat berat, untuk itu berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhanekonomi salah satunya dengan memberdayakan masyarakat ekonomi lemah, melalui kegiatankredit.Pembangunanekonomimerupakantujuandarilembagakeuangansepertibankmaupunnonbank lembaga keuangan harus mampu memajukan serta mengembangkan perekonomiansaatiniyangadadiIndonesia.
Dalamperjalanannyakoperasisimpanpinjamsangatmembantuperekonomian.Koperasi Caritas Paroki Lewoleba sangat membantu anggota kredibiturnya dan juga bisamempersulit anggota kredibiturnya dimana sistem prosedurnya yang kurang jelas dan analisispengawasannyayanglemah.
Kredit macet adalah suatu keadaan dimana koperasi atau debitur baik perorangan danperusahaan tidak bisa membayar kredit koperasi tepat waktu. Didunia kredit, kredit macetadalah kredit bermasalah yang mana kreditur tidak bisa membayar atau melunasi minimalwaktujatuhtempolebihdaritigabulan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat suku bunga terhadap kreditmacet dan jangka waktu pinjaman terhadap kredit macet. Metode analisis data yang digunakandalam penelitian ini adalah regresi linear berganda yang menggunakan program SPSS 26sebagaiprogrampengolahandata. Sehingga yang menjadi populasi dalam sampel ini adalah seluruh anggota koperasi Caritas Paroki Lewoleba dan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah anggota kredit macet pada koperasi Caritas Paroki Lewoleba selama 3 tahun terakir (2018-2020).
Berdasarkan penelitian ini menunjukan bahwa tingkat suku bunga (X1) terhadap kreditmacet (Y) adalah sebesar 0,302 > 0,05 dan thiting 1,041 < 1,998, sehingga dapat disimpulkan bahwatidakterdapatpengaruh.Tetapisecarahsimultanberpengaruh.Jangkawaktupinjaman(X2)terhadapkreditmacet (Y)adalahsebesar0,302>0,05dannilaithiting1,401<1,998,sehinggadapatdisimpulkan bahwatidakterdapatpengaruh.Tetapisecarahsimultamberpengaruh.
ABSTRACTION
Economic growth in Indonesia is currently facing very serious challenges, for that various efforts have been made to increase economic growth, one of which is by empowering the economically weak community, through credit activities. Economic development is the goal of financial institutions such as banks and non-banks.
In its journey, the savings and loan cooperative is very helpful for the economy. The Caritas Paroki Lewoleba Cooperative is very helpful for its creditor members and can also make it difficult for its creditor members where the procedure system is not clear and the monitoring analysis is weak.
Bad credit is a condition where cooperatives or debtors, both individuals and companies, cannot pay cooperative loans on time. In the world of credit, bad loans are non-performing loans where creditors cannot pay or pay off at least three months of maturity.
This study aims to determine the effect of interest rates on bad loans and loan terms on bad loans. The data analysis method used in this study is multiple linear regression using the SPSS 26 program as a data processing program. So that the population in this sample is all members of the Caritas Paroki Lewoleba cooperative and the sample used in this study is a member of bad loans at the Caritas Paroki Lewoleba cooperative for the last 3 years (2018-2020).
Based on this research, it shows that the interest rate (X1) on bad loans (Y) is 0.302 > 0.05 and thiting 1.041 < 1.998, so it can be concluded that there is no effect. 05 and the value of hitting 1.401 <1.998, so it can be concluded that there is no effect. But it is simultaneously influential.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perairan Tulandale merupakan salah satu perairan yang berada di kawasan di Kabupaten Rote Ndao memiliki potensi sumberdaya perikanan di wilayah pesisir cukup banyak, sehingga sangat dimungkinkan dilakukan usaha penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan karakteristik kondisi oseanografi terhadap hasil tangkapan tembang pada alat tangkap gillnet di perairan Tulandale Kabupaten Rote Ndao. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2021, bertempat di perairan Tulandale Kabupaten Rote Ndao. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode experimental fishing. Data hasil penelitian diolah menggunakan bantuan software Excel, dengan tingkat kepercayaan 95%. Hubungan kondisi oseanografi dan data hasil tangkapan dianalisis menggunakan metode regresi berganda, analisis regresi yang baik harus memenuhi beberapa syarat antara lain uji normalitas data, analisis varians (uji F) dan analisis koefisien regresi (uji T). Hasil Uji F menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh nyata (signifikan) antara parameter oseanografi (suhu, salinitas dan kecepatan arus) dengan hasil tangkapan ikan tembang dengan nilai sebesar 0,001 0,05 (Sig. F α). Nilai korelasi (R) sebesar 0,8357 tergolong nilai korelasi yang kuat antar parameter dengan hasil tangkapan ikan tembang. Nilai koefisien diterminasi (R²) sebesar 0,6229 atau 62,29% yang mempengaruhi hasil tangkapan ikan tembang dipengaruhi oleh parameter oseanografi (suhu, salinitas dan kecepatan arus), sedangkan sisanya sebesar 37,71% dipengaruhi oleh faktor lain. Model regresi yang terbentuk adalah Y = -30,3806 + 0,1824 X1 + 2,3829 X2 – 62,3056 X3, secara individual parameter oseanografi (suhu dan salinitas) signifikan atau berpengaruh nyata terhadap fluktuasi hasil tangkapan ikan tembang; sedangkan kecepatan arus tidak signifikan atau tidak berpengaruh nyata terhadap fluktuasi hasil tangkapan ikan tembang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
“ PENGARUH PENAMBAHAN PASTA BUAH LONTAR DALAM PEMBUATAN KUE TALAM”
Hedu T. Isak 1 ; Nubatonis L.M 2; Malelak Zet 2
ABSTRAK
Berdasarkan uraian yang dapat diidentifikasi adalah pemanfaatan buah lontar yang tua yang belum maksimal sedangkan kandungan gizi pada buah lontar serta warna dari buah lontar yang tua sangat menarik untuk diolah menjadi berbagai produk, salah satunya yaitu produk kue talam. Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahuipengaruh penambahan pasta buah lontar dalam pembuatan kue talam - Untuk mendapatkan salah satu perlakuan penambahan pasta buah lontar dalam menghasilkan kue talam dengan karakteristik organoleptik yang baik.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 kali pengulangan sehingga diperoleh 15 unit percobaan. Ada pun perlakuan percobaan yang dicobakan, yaitu : P0 0g pasta buah lontar P1 20 g pasta buah lontar P2 30g pasta buah lontar P3 40g pasta buah lontar P4 50g pasta buah lontar Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil uji organoleptik dengan tingkat kesukaan paling tinggi terdapat pada perlakuan P4 dengan konsentrasi 50g penambahan pasta buah lontar dalam pembuatan kue talam dengan nilai rata-rata warna kue talam 3,667 (suka),aroma kue talam yang sangat di sukai terdapat pada perlakuan P4 dengan konsentrasi pasta buah lontar 50g menghasilkan nilai rata-rata 3,611(suka),sedangkan tingkat kesukaan terhadap tekstur kue talam adalah perlakuan P4 dengan konsentrasi 50g pasta buah lontar menghasilkan nilai rata-rata3,733 dan tingkat kesukaan terhadap rasa kue talam terdapat pada perlakuan P4 dengan konsentrasi 50g pasta buah lontar menghasilkan nilai rata-rata3,811.1.
Perlakuan penambahan pasta buah lontar yang berbeda dalam pembuatan kue talam memberikan pengaruh yang sangat nyata pada taraf 1% (P0,01) terhadap karakteristik kue talam dari warna, tekstur, rasa dan aroma kue talam yang dihasilkan. 2. Perlakuan terbaik dengan penambahan pasta buah lontar yang berbeda dalam pembuatan kue talam terdapat pada perlakua P4 dengan penambahan pasta buah lontar 50g menghasilkan nilai rata-rata rasa kue talam sebesar 3,811 (suka), warna kue talam sebesar 3,667 (sangat suka), tekstur kue talam dengan nilai rata-rata 3,733 (suka) dan aroma kue talam dengan nilai rata-rata sebesar 3,611 (suka).
Kata Kunci: Kue Talam, Buah Lontar, Dan Pangan Lokal
Keterangan
1)Peneliti
2) Pembimbing.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH KONSENTRASI SUKROSA TERHADAP MUTU
PERMEN JELLY RUMPUT LAUT
Lidia G Tokae*, Lesybeth M. Nubatonis *,* Zet Malelak, **
ABSTRAK
Rumput laut merupakan suatu komoditi hasil laut yang kaya akan zat gizi, dan banyak disukai oleh masyarakat terlebih anak-anak karna kaya akan sumber vitamin, mineral.Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 16 Oktober sampai dengan 26 Oktober ddi Laboraturium Prosesing Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Tahun 2021, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan sukrosa dalam menghasilkan permen jelly rumput laut dengan karakteristik sensorik yang dapat diterima oleh konsumen.Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 4 perlakuan dan masing masing di ulang sebanyak 3 kali dengan presentasi 50%, 100%, 150%, dan 200%. Parameter yang diukur pada kualitas permen jelly rumput laut yang dihasilkan adalah uji rasa,tekstur,warna, dan aroma.Berdasarkan hasil penelitian uji analisis organoleptik tertinggi terdapat ujiRasa pada perlakuan C dengan skor 4,75 (sangat suka),Hasil penelitian uji Tekstur pada perlakuan C dengan skor4,71 (sangat suka), hasil penelitian uji Aroma pada perlakuan C dengan skor 4,666 (sangat suka), dan pada hasil penelitian uji Warna pada perlakuan C dengan skor 4,62 ( sangat suka).
Kata Kunci : Sukrosa, terhadap pembuatan permen jelly rumput laut
*) Peneliti
**)Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Investasi yang diberikan oleh investor pada perusahaan manufaktur sub sektor rokok bertujuan untuk memberikan suntikan modal yang berpengaruh terhadap peningkatan profit perusahaan. Penilaian harga saham merupakan hal penting dalam proses penginvestasian dengan dilakukannya penilaian harga saham maka dapat menghasilkan informasi nilai intrinsik yang akan dibandingkan dengan harga saham pasar yang digunakan sebagai alat pertimbangan untuk menentukan posisi jual atau beli. Sehingga penulis melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh varibel Earning Per Share (EPS), Return On Assets (ROA), Debt to Equty Ratio (DER), dan Current Ratio (CR) terhadap perubahan harga saham pada perusahaan manufaktur sub sektor rokok yang terdaftar pada bursa efek Indonesia selama periode 2016-2021. Analsis yang digunakan yaitu analisis regresi berganda dari hasil analisis terbukti EPS signifikan berpengaruh negatif terhadap perubahan saham ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar -6,776, ROA signifikan berpengaruh positif terhadap perubahan harga saham, yang ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar 2,201, dan DER signifikan berpengaruh negatif terhadap perubahan harga saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,052, sedangkan variabel CR tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan harga saham. Dari hasil penelitian terhadap sampel lima perusahaan diantaranya Gudang Garam Tbk (GGRM), Handjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), Indonesia Tobacco Tbk (ITIC), Bentoel International Investama Tbk (RMBA), Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM), maka dapat diambil kesimpulan bahwa perusahaan manufaktur harus memperhatikan nilai perusahaan dari variabel EPS, ROA dan DER yang berpengaruh signifikan terhadap penilaian nilai saham dan bagi ivestor yang akan memberikan investasi dapat memperhatikan faktor fundamental dari variabel ekonomi makro dalam berinvestasi, karena prospek perusahaan sangat tergantung dari keadaan ekonomi secara keseluruhan tanpa mengabaikan faktor mikro ekonomi itu sendiri.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH PEMBELAJARAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR BOLA VOLI
Markus Boling1*, Jusuf Blegur2, Yahya J. Palinata3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Pelaksanaan pembelajaran Bola Voli pada masa Covid-19 di SD Negeri Balfai Penfui Timur dilaksanakan secara Daring sesuai dengan peraturan pemerintah berkaitan dengan protokol kesehatan.
Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Daring terhadap hasil belajar bola voli.
Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan dokumen atau analisis isi.
Hasil dan pembahasan: Di tengah Pandemi Covid-19 kegiatan belajar mengajar disarankan menggunakan model pembelajaran Daring. Di SD Negeri Balfai Penfui Timur pembelajaran secara Daring mempengaruhi hasil belajar siswa terutama pada pembelajaran bola voli.
Simpulan: Guru penjasorkes dan siswa melaksanakan pembelajran bola voli berupa teori maupun praktek secara Daring sesuai dengan peraturan pemerintah berkaitan dengan protokol kesehatan.
Katakunci: Bola Voli; hasil belajar; pembelajaran Daring (online).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI PIUTANG BERDASARKAN SAK ETAP
PADA KOPERASI KSP KOPDIT FAMILIA SIKUMANA
Adapun permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana analisis
piutang usaha dan perlakuan akuntansi atas piutang usaha pada Kopdit Familia Sikumana.
Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan
analisis data melalui menganalisis piutang usaha dan perlakuan akuntansi atas piutang usaha
pada KoperasiKopdit Familia Sikumana.Analisis piutang usaha dilakukan dengan cara
mengetahui kondisi piutang koperasi, evaluasi atas piutang lancar dan piutang tak tertagih,
mengevaluasi jumlah piutang tak tertagih dan perputaran piutang usaha, sedangkan analisis
perlakuan piutang usaha dilakukan dengan membandingkan perlakuan piutang usaha sesuai
dengan standar SAK ETAP dan standar kebijakan laporan piutang usaha yang diterapkan di
Koperasi Kopdit Familia Sikumana. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil penelitian yaitu
analisis piutang tak tertagih dan perputaran piutang Koperasi Kopdit Familia Sikumanasudah
cukup dalam pengelolaannya namun perlu ditingkatkan lagi untuk mendapatkan hasil yang
maksimal. Untuk jangka waktu penagihan Koperasi Kopdit Familia Sikumana sudah baik
dalam melaksanakan penagihan selama 2 periode yaitu tahun 2019 dan 2020.
Maka penulis merumuskan masalah yaitu : Analisis Perlakuan Akuntansi atas Piutang
Usaha pada KSP Kopdit Familia Sikumana. (1) Bagaimana analisis piutang usaha
berdasarkan SAK ETAP pada Koperasi Simpan Pinjam Kopdit Familia Sikumana? (2)
Bagaimana perlakuan akuntansi atas piutang usaha berdasarkan SAK ETAP pada Koperasi
Simpan Pinjam Kopdit Familia Sikumana?.
Dalam penelitian ini menggunakan Jenis data yang digunakan adalah data primer
yang diperoleh secara langsung dari lapangan. Data primer adalah data yang digunakan
dalam penelitian yang diperoleh dengan cara wawancara semi terstruktur. Wawancara semi
terstuktur dan tidak terstruktur di dalam pelaksanaannya lebih bebas dibandingkan dengan
wawancara terstruktur, tujuan dari wawancara jenis ini adalah unutk menemukan
permasalahan secara lebuh terbuka, dimana pihak yang diajak wawancara diminta pendapat,
dan ide-idenya. Data diperoleh dengan wawancara dengan informan dari petugas bagian
administrasi dan panitia kredit pinjaman
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Percaya diri adalah suatu keyakinan pada diri sendiri bahwa dirinya mempunyai kemampuan atau potensi.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini adalah untuk mengetahui rasa percaya diri siswa di SMA Budi Mulia Bakiruk Kabupaten Malaka.
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel dalam penelitian ini bagaimana peran guru pencak silat dalam membangun rasa percaya diri siswa.
Hasil Dan Pembahasan: Sumber data diperoleh langsung dari hasil Wawancara dengan Guru Penjasorkes, siswa dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, pembahasan proses membangun rasa percaya diri siswa di SMA Swasta Budi Mulia Bakiruk sangat bermamfaat untuk lebih mengetahui Bagaimana Rasa Percaya Diri Siswa Di Sma Swasta Budi Mulia Bakiruk Saat Pembelajaran berlangsung.
Simpulan: Dari hasil penelitian di atas maka peneliti menyimpulkan bahwasangat penting membangun rasa percaya diri pada siswa sehingga dapat menunjang tingkat kemampuan anak pada saat membangun aktifitas sehari-hari dengan orang lain, sehingga perlu adanya dorongan dari orang tua dan guru dalam membentuk karakter siswa/anak.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul Skripsi: Disparitas Putusan Pengadilan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penipuan Uang. Rumusan Masalah dalam penelitian ini yakni mengapa Terjadinya Disparitas Putusan Pengadilan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penipuan Uang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan variabel penelitian yaitu variabel bebas yakni Tindak Pidana Penipuan Uang, dan variabel terikat yakni Putusan Hakim Pengadilan Negeri Ungaran. Hasil penelitian telah dibuktikan bahwa terjadinya disparitas putusan hakim dapat disimpulkan sebagai berikut; a. Tuntutan Pidana Jaksa Penuntut Umum Berbeda, b. Majelis Hakim Yang Memeriksa dan Memutuskan Berbeda, c. Independensi Hakim/ Kebiasaan Hakim dalam Mengadili, d. Kualitas Perbuatan Terdakwa, e. Faktor yang Memberatkan dan Meringankan
Saran: Jaksa penuntut umum haruslah teliti dalam menerapkan ketentuan pidana dan tepat dalam menyusun surat dakwaan mengigat bahwa surat dakwaan merupakan dasar bagi hakim untuk menjatuhkan pidana atau tidak menjatuhkan pidana. Selain jaksa juga harus mempunyai pengetahuan hukum yang baik, bukan hanya hukum secara formil melainkan melainkan juga harus materil agar tidak ada kesalahan dalam menerapakan ketentuan pidana terhadap terdakwa, Hakim tidak serta merta berdasarkan pada surat tuntutan jaksa penuntut umum dalam menjatuhkan pidana, melainkan pada dua alat bukti yang sah ditambah dengan keyakinan hakim. Hakim harus lebih peka melihat fakta-fakta yang timbul dalam persidangan, sehingga dari fakta yang timbul tersebut menimbulkan keyakinan hakim bahwa terdakwa dapat atau tidak dipidana.
Kata Kunci:Penipuan uang, Disparitas Putusan Hakim
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Struktur Komunitas Mangrove Pasca Badai Seroja Di Desa Oeteta Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. Alfred G. O. Kase, Spi., M.Si dan Rockie R. L. Supit, S.Pi., M.Si (sebagai Pembimbing I dan II). Program Studi, Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Struktur komunitas merupakan suatu konsep yang mempelajari sususan atau komposisi spesies dan kelimpahannya dalam suatu komunitas. Mangrove adalah komunitas vegetasi/tumbuhan pantai tropis yang mampu menyesuaikan diri pada daerah berlumpur atau daerah tergenang pasang-surut. Secara umum mangrove adalah tanaman perdu yang tumbuh di bawah tingkat pasang tinggi. Pohon mangrove hidup dalam suatu komunitas pada suatu kawasan sehingga sering orang menyebut hutan mangrove. Mangrove banyak ditemukan di tepi pantai, teluk yang dangkal, esturia, delta dan daerah pantai yang terlindung. Desa Oeteta merupakan wilayah pesisir yang terletak di Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. Desa ini memiliki sumber daya alam dan jasa lingkungan yang sangat kaya, yang di dalamnya terdapat sumber daya lahan garam rakyat yang sangat penting untuk kebutuhan manusia, dan juga terdapat ekosistem mangrove yang sangat bermanfaat bagi berbagai biota laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Struktur Komunitas Mangrove Pasca Badai Seroja Di Desa Oeteta Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. Metode penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan observasi yaitu melakukan pengukuran dan pengamatan secara langsung di lapangan dengan menggunakan garis transek atau transec line plots.
Data yang diperoleh dianalisa untuk mendapatkan komposisi jenis, kerapatan, frekuensi dan indeks nilai penting berdasarkan jumlah tegakan setiap jenis mangrove. Hasil penelitian menunjukan atas tiga jenis mangrove yaitu Rhyzopora apiculata, Avicennia alba, dan Lumnitzera racemosa. Berdasarkan kategori setiap transek menunjukan bahwa Rhyzopora apiculata memiliki tingkat penutupan dan Avicennia alba memiliki kerapatan tertinggi dibandingkan, dengan Rhyzopora apiculata dan Lumnitzera racemosa. Nilai kerapatan mangrove pada kategori pohon 0,022ind/m², nilai frekuensi 1,00, Penutupan relatif jenis 38% dan indeks nilai penting tertinggi yaitu 0,69. Jenis biota yang ditemukan di ekosistem hutan mangrove di lokasi penelitian terdiri dari jenis ikan, udang, kerang dan kepiting.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Dalam olahraga pencak silat khususunya ada berbagai macam gerak dasar serta teknik yang dapat dipelajari. Salah satunya gerak dasar teknik tendangan belakang, tendangan ini dapat digunakan sebagai tendangan balasan kepada lawan namun apabila atlet melakukan tendangan belakang ini harus diperhitungkan antara jarak dengan lawan dan dilakukan dengan cepat karena posisi badan membelakangi lawan.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui gerak dasar teknik tendangan belakang pada atlet pencak silat di perguruan Tapak Suci Kota Kupang.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan pelatih dan atlet tapak suci. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display dan conclusion drawing/verification.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa Analisis gerak dasar teknik tendangan belakang pada atlet tapak suci kota kupang di lihat dari teknik tendangan yang benar mulai dari sikap awal, sikap pelaksanaan sampai dengan sikap akhir sedikit kurang sesuai dengan teori. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa atlet pada saat proses pelaksanaan tendangan belakang sikap tubuh yang sedikit kurang sesuai dengan teori. Namun pelatih sudah melakukan perannya sesuai dengan kegiatan serta proses juga sudah maksimal.
Simpulan: Gerak dasar teknik tendangan belakang di perguruan tapak suci kota kupang berkaitan dengan proses pelaksanaan tendangan belakang belum sesuai dengan teori namun program latihan sudah terlaksana dengan baik.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Menurut Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 desa merupakan bagian terkecil yang ada di negeri ini luas wilayah desa biasanya tidak terllu luas dan huni oleh sebuah keluarga. Mayoritas penduduknya bekerja di bidang agraris dan tingkat pendidikannya cenderung rendah. Karena jumlah penduduknya tidak begitu banyak, hubungan kekerabatan antara masyarakatnya biasanya terjalin kuat. Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintah, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatua Republik Indonesia. Menurut Balderton (Adisasmita 2014:21) mengemukakan bahwa: istilah pengelolaan sama dengan manajemen yaitu menggerakan, mengorganisasikan dan mengarahkan usaha manusia untuk memanfaatkan secara efektif material dan fasilitas untuk mencapai suatu tujuan tertentu, Menurut George R. Terry (2000 :15) Pengelolaan merupakan sebuah proses yang khas, yang terdiri dari tindakan-tindakan, perencanaan, pengorganisasian, menggerakkan, dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia serta sumber daya lain. Menurut Soekanto (Adisasmita 2014:22) mengemukakan bahwa: Pengelolaan dalam administrasi adalah merupakan suatu proses yang dimulai dari proses perencanaan, pengaturan, pengawasan, penggerak sampai dengan proses terwujudnya tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan keuangan dana desa pada Desa Kifu Kecamatan Amfoang Timur Kabupaten Kupang, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pengelolaan keuangan dana desa pada Desa Kifu Kecamatan Amfoang Timur Kabupaten Kupang pada tahun 2017 sampai dengan 2019 sudah menjalankan siklus keuangan desa dengan baik mulai dari penyusunan rencana anggaran hingga pada siklus pertanggungjawaban anggaran dana desa. Sehingga dapat dikategorikan efektif hanya saja pengaruhnya adalah penundaan terhadap pencairan dana desa pada tahun berikutnya.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Chandra Lie Kastelo Kase. 17381214. Penempelan (Grafting) Makro alga Kappaphycus alvarezii Varian Varietas Di perairan Letbaun Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. (Pembimbing: Rockie R.L. Supit, S.Pi, M.Si dan Alfred G.O. Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D). Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Makro alga (seaweeds) atau yang biasa juga disebut ganggang merupakan tumbuhan berklorofil dimana seluruh bagian tanaman dapat menyerupai akar, batang, daun, atau buah semuanya disebut thallus. Tujuan dari penelitian ini adalah yaitu untuk uji coba penempelan (grafting) makro alga varian varietas Kappaphycus alvarezii menggunakan metode lepas dasar. Budidaya makro alga Kappaphycus alvarezii varian varietas warna merah dan cokelat digabungkan kedua thallus menjadi satu menggunakan teknik penempelan (grafting). Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan, yaitu bulan Juni sampai Agustus 2021 di Perairan Letbaun Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Hasil penelitian yang diperoleh proses penempelan makro alga Kappaphycus alvarezii pada minggu pertama belum terjadi. Diminggu kedua makro alga Kappaphycus alvarezii belum menempel. Pada minggu ketiga mulai adanya penempelan dibagian ujung thallus dan keempat proses penempelan pada bagian batang thallus makro alga (merah dan cokelat) terus menempel menjadi setengah bagian. Minggu kelima proses penempelan terus menempel hampir sebagian batang thallus makro alga (merah dan cokelat). Pada minggu keenam proses penempelan varian varietas yaitu cokelat dan merah telah menyatu dengan baik. Pertumbuhan harian makro alga Kappaphycus alvarezii dengan berat awal rata-rata 4,2 g mengalami peningkatan dengan berat rata-rata yang diukur pada minggu pertama 3,9 g hingga minggu keenam mencapai 4,6 g. Sedangkan data kelulushidupan makro alga yang berhasil menempel berjumlah 24 bibit makro alga Kappaphycus alvarezii dari 40 bibit yang dibudidayakan diperoleh hasil kelulushidupan 60% dengan tingkat kelulushidupan yang baik.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PENGARUH INFORMASI SiLPA APBD DAN ARUS KAS
TERHADAP PENGANGGARAN BELANJA MODAL PADA
PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI NTT TAHUN 2017-
2019
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh informasi SiLPA
APBD terhadap Pengganggaran Belanja Modal pada Pemerintah Kabupaten/Kota
di Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2017-2019. Dan untuk Menguji pengaruh
Arus Kas terhadap Penganggaran Belanja Modal pada Pemerintah
Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Informasi SiLPA Pemerintah
Daerah pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur terdiri
dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan di gambarkan sebagai
selisih antara surplus/defisit anggaran dengan pembiayaan netto. Arus Kas terdiri dari
Informasi Arus, Kas Aktivitas Operasi, Informasi Arus Kas investasi dan
Informasi Arus Kas pembiayaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
laporan kaeuangan pada Pemerintah Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara
Timur sedangkan Sampel yang diambil terdiri dari 22 Pemerintah Kabupaten/Kota
di Nusa Tenggara Timur tahun 2017 sampai 2018 dengan menggunakan metode
purposive sampling. Data di kumpulkan dengan menggunakan metode
dokumentasi.
Dari hasil penelitian dengan menggunakan metode regresi linear berganda
menggunakan SPSS Versi 2.5 menunjukkan bahwa informasi SiLPA berpengaruh
terhadap Belanja Modal yang berarti bahwa semakin tinggi SiLPA yang dimiliki
pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur maka semakin
tinggi belanja modal yang dianggarkan. Pada dasarnya dalam satu tahun anggaran,
pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur menerima
pendapatan dan mengeluarkan belanja untuk meminimalisir sisa lebih anggaran
xi
dan penyerapan anggaran telah dilakukan secara maksimal sesuai dengan
perencanaan.
Sedangkan Arus Kas tidak berpengaruh terhadap anggaran Belanja Modal
yang berarti bahwa bahwa semakin tinggi Arus Kas yang dimiliki oleh daerah
maka belanja modal tidak mengalami peningkatan atau penurunan. Arus kas
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur hanya memuat informasi yang relevan
tentang penerimaan dan pengeluaran dengan mengklasifikasikan transaksi pada
kegiatan operasi, pembiayaan dan investasi sehingga arus kas digunakan untuk
berbagai kepentingan informasi baik itu arus kas masuk dan keluar dalam laporan
kas guna melihat transaksi dimasa lalu dan memprediksi arus kas dimasa yang
akan datang
Kata Kunci : Informasi SiLPA APBD, Arus Kas dan Belanja Moda
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FILIPUS YACOBUS FENDIRIKUS SERAN (18380046). Analisis Kesehatan Hutan Mangrove Dengan Menggunakan Metode Hemispherical Photography di Pantai Abudenok, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka. DONNY M. BESSIE, S.Pi., M.Si sebagai Pembimbing I dan Ir. YOHANES MERRYANTO, S. M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana.
Hutan mangrove merupakan hutan yang tumbuh di daerah pasang surut dengan karakterisktik tanah berlumpur atau berpasir serta memiliki kemampuan adaptasi sangat baik ketika daerah pasang surut mengalami surut terendah sampai pasang tertinggi. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode purposive sampling. Metode ini dipilih karena memiliki kelebihan seperti waktu, tenaga, dan biaya yang dikeluarkan lebih minimum dengan cangkupan wilayah yang telah mewakili kondisi tutupan mangrove di kawasan Pantai Abudenok. Penentuan titik stasiun penelitian dilakukan dengan pengamatan secara langsung dilapangan ketika survei pendahuluan (ground check). Hasil penelitian menunjukan bahwa komposisi vegetasi mangrove yang ditemukan berdasarkan identifikasi morfologi seperti ciri dari bentuk akar, buah dan daun di Pantai Abudenok sebanyak 5 (lima) jenis dari 3 (tiga) famili yaitu Avicenniaceae, Sonneratiaceae dan Rhizophoraceae. Dari keseluruhan stasiun penelitian, nilai persentase tutupan mangrove tertinggi terdapat pada stasiun II dengan nilai persentase 71,40%, selanjutnya diikuti oleh stasiun III dengan nilai persentase 53,51% dan nilai persentase terendah terdapat pada stasiun I dengan nilai persentase 44,72%. Nilai rata-rata persentase tutupan mangrove seluruh stasiun memperoleh nilai mencapai 56,54%. Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 201 tahun 2004 tentang Kriteria Baku dan Pedoman Penentuan Kerusakan Mangrove, hal ini dapat dikatakan status kondisi tutupan mangrove tergolong dalam kondisi sedang atau baik. Hasil analisis data kerapatan mangrove berdasarkan tingkat pohon pada berbagai vegetasi mangrove didapatkan hasil yang berbeda-beda pada setiap stasiun. Jumlah total kerapatan pohon seluruh jenis mangrove pada setiap stasiun berkisar antara 933,32-1466,66 pohon/ha. Nilai rata-rata kerapatan mangrove di Pantai Abudenok mencapai 1188,88 pohon/ha dengan kondisi kerapatan mangrove di Pantai Abudenok tergolong sedang atau baik. Kerapatan jenis tertinggi pada stasiun I adalah jenis Avicennia officinalis dan Rhizophora stylosa (433,33 pohon/ha), stasiun II tertinggi pada jenis Avicennia officinalis (533,33 pohon/ha), dan pada stasiun III nilai tertinggi pada jenis Rhizophora stylosa (500 pohon/ha).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul penelitian ini ialah Deskripsi Tentang Penjatuhan Putusan
Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penggunaan Merek Tanpa
Hak. Masalah pokok yang diteliti penulis ialah apa dasar pertimbangan judex
facti dan judex juris menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak
pidana penggunaan merek tanpa hak ?
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dasar pertimbangan judex facti dan
judex juris menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku penggunaan merek
tanpa hak.
Jenis penelitian hukum yang digunakan ialah jenis penelitian Normatif dan
sifat penelitian yang digunakan penulis bersifat Deskriptif. Teknik pengumpulan
data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka.
Hasil peneilitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumusakan dan di
tarik kesimpulan sebagai berikut:Dasar pertimbangan judex facti dan judex juris
menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana penggunaan
merek tanpa hak yaitu : Pertimbangan Hakim terhadap alat-alat bukti, yaitu :
Keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk, dan Keterangan Terdakwa.
Pertimbangan Hakim terhadap objek merek. Pertimbangan judex facti terhadap
unsur dakwaan penuntut umum yang didakwakan kepada Terdakwa pelaku tindak
pidana penggunaan merek, yaitu : Barang siapa, dengan sengaja dan tanpa hak,
menggunakan merek yang sama pada pokoknya dengan merek terdaftar milik
pihak lain untuk barang dan/atau jasa yang diproduksi dan/atau diperdagangkan.
Pertimbangan judex juris terhadap permohonan kasasi.
Sehubungan dengan kesimpulan diatas maka penulis mengemukakan saran
sebagai berikut : Diharapkan kepada aparat penegak hukum yang berwenang
dalam menangani kasus penggunaan merek tanpa hak agar bersungguh-sungguh
dalam penanganannya dan melibatkan peran masyarakat agar tercipta ketertiban
dan keamanan bersama.Diharapkan kepada setiap orang yang dengan sengaja
menggunakan merek yang sama pada pokoknya dengan merek terdaftar milik
pihak lain agar tidak mengulangi kesalahan yang sama dan memproduksi suatu
barang dengan merek ciptaan sendiri yang telah lulus ijin.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SMIT KRIS GES THIODORIS (17382357). Strategi Pengembangan Perikanan Tangkap Pukat Cincin (Mini Purse Seine) di Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Dr. Beatrix M. Rehatta, S.Pi., M.Si dan Ir. Izaak Angwarmase, M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Keberadaan perikanan tangkap disuatu daerah akan memberikan kontribusi terhadap pengembangan daerah tersebut. Permasalahan didalam gerak maju pengembangan perikanan tangkap Pukat cincin (mini purse seine) di Kelurahan Metina Kabupaten Rote Ndao ada beberapa faktor yaitu kurangnya alat tangkap beserta perlengkapan baik secara kuantitas maupun kualitasnya sehingga menyebabkan hasil penangkapannya rendah. Terdapatnya Armada penangkapan tradisonal, kurangnya penyuluhan dari pemerintah, sarana prasarana serta tingkat pengetahuan nelayan yang rendah juga berpengaruh terhadap pengembagan perikanan tangkap Pukat cincin (mini purse seine) di Kelurahan Metina Kabupaten Rote Ndao. Permasalahan-permasalahan tersebut diperlukan perubahan dan perlakuan dari berbagai pihak, baik itu bantuan dana, sarana dan prasarana serta upaya peneingkatan SDM agar dapat meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan di Kelurahan Metina Kabupaten Rote Ndao. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi aktivitas nelayan tangkap Mini Purse Seine di Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao yang meliputi kondisi internal dan eksternal. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 (dua) bulan yaitu bulan Oktober sampai November 2021 di Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dimana data dan informasi dikumpulkan menggunakan kuisioner. Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang merupakan faktor internal serta peluang dan ancaman.
Hasil penelitian yang diperoleh 2 faktor yaituFaktor internal terdiri dari Kekuatan (Strengths) yaitu potensi sumberdaya alam serta jarak lokasi penangkapan yang tidak jauh dari lokasi tambat labuh kapal, Jumlah alat tangkap pukat cincin (mini purse seine) yang cukup banyak yaitu 16 unit. Kelemahan (Weakness) terdiri dari tingkat pendidikan nelayan yang tergolong rendah mempengaruhi minimnya sumberdaya manusia (SDM). Faktor eksternal terdiri dari peluang dan ancaman dalam pengembagan perikanan tangkap pukat cincin (mini purse seine) di Kelurahan Metina. Usaha penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap Pukat Cincin (mini purse seine) yang dilakukan nelayan di Kelurahan Metina telah berlangsung sejak lama degan jumlah intensitas melaut dalam sebulan yang bervariasi. Jumlah hari melaut nelayan Pukat Cincin (mini purse seine) yakni 1-10 kali melaut mencapai 18%, 11-20 melaut 32% dan 21-30 kali melaut sebanyak 50%.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTI SARI Judul dari skripsi ini adalah : Analisis Yuridis Tentang Pembelaan Terpaksa (Noodweer) Dalam Tindak Pidana Penganiayaan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apa Yang Menyebabkan Pelaku Melakukan Pembelaan Terpaksa (Noodweer) Dalam Tindak Pida Penganiayaan Dan Akibat hukum terhadap pelaku yang melakukan pembelaan terpaksa (Noodweer) dalam tindak pidana penganiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebab-sebab pelaku yang melakukan perbuatan pembelaan terpaksa (Noodweer) dalam tindak pidana penganiayaan tidak dapat dipidana. Jenis penelitian dari skripsi ini adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan variable penelitian dalam penelitian ini ada 2 yaitu fariabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Penyebab terjadinya pembelaan terpakasa (Noodweer) dalam tindak pidan penganiayaan dan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap pembelaan terpakasa (Noodweer). Dalam tindak pidana penganiayaan Hasil analisis penulis menunjukan sebab-sebab : a. Salah satu korban memukul terdakwa di kepala belakang dalam keadaan gelap b. Kedua korban membacok celurit berkali-kali ke arah terdakwa c. Istri terdakwa terjatuh dari atas motor dan hendak di serang oleh kedua korban d. Tidak ada pilihan lain lagi bagi terdakwa selain melakukan perlawanan menggunakan pisau sehingga menewaskan salah satu korban Akibat hukumnya adalah : a. Terdakwa ditahan b. Terdakwa diputus bebas c. Harkat dan kedudukan terdakwa dipulihkan Saran dari skripsi adalah bagi penegak hukum terutama majelis hakim dalam menyelesaikan kasus tindak pidana penganiayaan, hendaknya memperhatikan kepada kemaslahatan masyarakat, agar dengan keputusan tersebut bisa menghasilkan kedamaian dan ketentraman bagi masyarakat, majelis hakim harus mengedepankan kepentingan korban penganiayaan. Kata Kunci : Analisis Yuridis, Pembelaan Terpaksa, Tindak Pidana Penganiayaan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FREDERICO GUSMAU (16381546) Aspek Reproduksi Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) di Perairan Atapupu dan Sekitarnya (di bawah bimbingan: Alfred G.O.Kase, M.Si, Ph.D dan Ir Yohanes Merryanto, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan II). Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Ikan tuna merupakan komoditi ekspor andalan bernilai ekonomis sangat tinggi dari sektor perikanan bersama tongkol dan cakalang sesudah udang. Jenis tuna yang tertangkap di perairan Indonesia, antara lain sirip kuning (Thunnus albacares), tuna mata besar (Thunus obesus), albakora (Thunnus alalunga) dan tuna sirip biru (Thunnus maccoyi). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2021. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi aspek reproduksi ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang tertangkap di perairan Atapupu dan sekitarnya Kabupaten Belu. Data ikan tuna sirip kuning sebanyak 77 individu, sampel ikan tuna di kumpul setiap hari selama (Juni – Juli). Metode yang di gunakan penelitian adalah berupa pengamata langsung di lapagan. Metode pengambilan sampel adalah Random sampling.
Aspek Reprodusi yang di analisis yaitu hubungan panjang berat, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad, faktor kondisi, dan nisbah kelamin ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang di kumpul sebanyak 77 individu terdiri dari jantan 30 dan betina 47 dengan panjang tertinggi 160 cm dan terendah 84 cm. Sebaran panjang dibagi dalam 10 kelompok ukuran banyak di tangkap 138-147 cm jumlah 9 individu pada ikan betina dan untuk jantan 156-165 cm sejumlah 6 inividu. sebaran kelas ukuran berat ikan tuna jantan dan betina didominasi oleh kelas interval 29–38 Kg sebanyak 17-13 individu (betina dan jantan). Hubungan panjang berat ikan tuna memiliki tipe pertumbahan alomtrik negatif (b<3). Tingkat kematangan gonad yang paling dominan selama penelitian adalah TKG I baik janntan maupun betina. Indeks kematangan gonad ikan tuna memiliki perbedaan dimana nilai IKG pada ikan jantan sejumlah 0,8 dan ikan betina sebanyak 0,9 di bulan Juni. Setelah di bulan Juli IKG ikan betina dan jantan sama-sama mngalami peningkatan dengan nilai IKG yang sama yaitu (1,2),(1,2). Faktor kondisi ikan tuna jantan tergolong sangat tinggi nilai 1,359 dan terendah 0,224 pada ikan betina memiliki bentuk tubuh kurang pipih. Nilai nisbah kelamin 0,6 dan jumlah jantan 30 individu 47 individu yaitu ikan jantan lebih sedikit dari betina
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Skripsi Penulis adalah Deskripsi Pembatalkan Sertifikat Hak Milik Atas Tanah Oleh Pengadilan Tata Usaha Negara. Permasalahan pokok dalam penelitian ini,penulis lebih memfokuskan dengan permasalahan alasan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara membatalkan sertifikat hak milik atas tanah?
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan hakim Pengadilan Tata Uasaha Negara membatalkan sertifikat hak milik atas tanah. Selanjutnya, Penelitian ini berjenis penelitian normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan Varibel bebas adalah variable yang mempengaruhi atau menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variable terikat,variable terika merupakan variable yang mepoengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variable bebas.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara membatalkan sertifikat hak milik atas tanah, adalah Tindakan Badan Pertanahan Nasional menerbitkan sertifikat obyek sengketa telah bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yaitu, Pasal 19 ayat (1) Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Pokok-pokok Agraria Jo Pasal 3 Peraturan Pemerintah Nomor24 Tahun1997 Tentang Pendaftaran Tanah, dan Tindakan Badan Pertanahan Nasional menerbitkan sertifikat obyek sengketa telah bertentangan dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik yaitu, Asas kecermatan dan Asas kepastian hukum. Oleh sebab itu penulis menyarankan, diharapkan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) lebih memperhatikan prosedur yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan sehingga tidak terjadinya overlepping/ tumpang tindah obyek sengketa tersebut dan diharapkan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) lebih memperhatikan prosedur yang lebih cermat sehingga tidak terjadinya overlepping/ tumpang tindah obyek sengketa tersebut dan memberikan kepastian hukum yang jelas pada keputusan penerbitan sertifikat tanah tersebut.