Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

4.594 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 1192025: 912024: 662023: 7132022: 9232021: 15352020: 2402019: 12018: 772017: 12016: 42015: 12014: 22013: 22010: 12009: 21989: 1

AN ANALYSIS OF RHYME AND MEANING FOUND IN HASE HAWAKA LYRIC IN WELCOMING SPEECH AT LASIOLAT VILLAGE

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT This thesis is under the title “An Analysis of Rhyme and Meaning Found in Hase Hawaka Lyric at Lasiolatvillage. The problem of this study are what are the types of rhyme in Hase Hawaka lyric? And what are the dominant types of meaning in Hase Hawaka lyric?. The aim of study are to find out the types of rhyme and dominant types of meaning in Hase Hawaka lyrics. Qualitative research is used as a method in this study. The data were taken from four members of the community or in tetun language is called Makoanwhich means speakers. Consisting of village official and descendats of king, in Lasiolat village, Belu regency. Sofyan in hamzah theory of rhyme and leech theory of meaning, are both the main theories for analyzing data. Based on the analysis of the rhyme and meaning of Hase Hawaka lyrics. The writer finds 65 stanza which are classified as 6 continues rhymes, 8 double rhymes, 2 broken rhymes and 3 dominant meaning, all of which include conocative meaning.After describing the rhyme and meaning, the writer hopes that this research can provide information or knowledge about the rhyme and meaning of HaseHawaka lyric to in society the Fatulotu village, Lasiolatsubdistrict, Belu Regency. Keyword: Rhyme, Meaning, Hase Hawaka

TINJAUAN POLA PEMBINAAN PRESTASI ATLET PADA CLUB SEPAK BOLA ANGKASA DIRGANTARA KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang hingga saat ini belum diketahui pelaksanaan Tinjauan pola pembinaa prestasi atlet pada club sepak bola angkasa Dirgantara Kota Kupang, dapat berlangsung secara efektif. Tujuan: untuk mengetahui proses peklaksanaan kegitan pola pembinaan prestasi pada atlet tersebut. Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mendapatkan data-data dari tempat penelitian sesuai dengan kenyataan yang dilihat dan didengar peneliti secara langsung, dengan membutuhkan waktu selama ± 2 (dua) bulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah 1) Observasi, 2) wawancara, dan 3) dokumentasi. Hasil dan Pembahasan: ini mengungkapkan bahwa: kegiatan pola pembinaan prestasi atlet pada club sepak bola Angkasa Dirgantara Kota Kupang dilaksanakan berdasarkan program latihan dengan tujuan dapat mengembangkan bakat dan kemapuan pada atlet untuk dapat mencapai suatu keberhasilan atau prestasi melalui bakat yang di kembangkan. Dalam pelaksanaanya kegiatan pola pembinaan prestasi atlet sepak bola masih ada kendala yang dihadapi tetapi adanya bimbingan dari pelatih terhadap atlet maka dapat mencapai hasil pengembangan bakat yang maksimal dan optimal untuk sebagai satu fondasi yang kuat dalam pencapaian prestasi yang diharapkan baik dari atlet maupun pihak club. Simpulan: kegiatan pelaksanaan pembinaan berdasarkan struktur atau sesuai dengan pola pelatihan pembinaan yang sudah di tetapkan berdasarkan penetapan Asosiasi Sepak Bola Profinsi (ASPROF) untuk dapat menjadikan atlet pada club tersebut mencapai target pembinaan

pengaruh pengawasan fungsional dan penerapan sistem akuntansi terhadap akuntabilitas keuangan pada badan keuangan daerah provinsi nusa tenggara timur

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pengawasan Fungsional Dan Penerapan Sistem Akuntansi Terhadap Akuntabilitas Keuangan Pada Badan Keuangan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada Badan Keuangan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan metode total sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang didistribusikan secara langsung pada Pegawai Negeri Sipil Pada Badan Keuangan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan jumblah 47 orang. Skala pengukuran data dengan skala ordinal dengan teknik analisis data berupa analisis pendahuluan yang berisikan deskripsi atau gambaran umum secara lengkap tentang konsep atau variabel penelitian menurut konsep dan indikator empirik dengan tujuan untuk melihat kecendrungan hasil penelitian, dimana dalam analisis pendahuluan ini terdapat uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis lanjutan yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan alat bantu aplikasi SPSS ( Statistical Product and Services Solutions ) versi 24, dimana dalam analisis lanjutan ini terdapat koefisien determinasi dan uji t. Hasil penelitian ini adalah pengawasan fungsional dengan indikator pemerintah yang bersih dan bebas korupsi, kolusi, nepotosme, pemeriksaan program pengelolaan keuangan, pengujian, penilaian, monitoring, evaluasi kegiatan terdapat pengaruh signifikan terhadap akuntabilitas keuangan memberikan arti bahwa H1 diterima. Hal ini didukung dengan hasil analisis data yang menunjukkan nilai koefisien beta unstandarlized sebesar 0,246 dan signifikan sebesar 0,014 yang lebih besar dari 0,05. Penerapan sistem akuntansi dengan indikator dokumen sumber pembukuan, catatan, prosedur, laporan keuangantidak berpengaruhsignifikan terhadap akuntabilitas keuangan memberikan arti bahwa H2 ditolak. Hal ini didukung dengan hasil analisis yang menunjukkan nilai koefisien beta unstandarlized sebesar 0,178 dan signifikan sebesar 0,277 yang lebih besar dari variabel 0,05. Hasil penellitian ini adalah Pengaruh Pengawasan Fungsional (X1) berpengaruh signifikan positif terhadap Akuntabilitas Keuangan dan Penerapan Sistem Akuntansi (X2) tidak berpengaruh signifikan positif terhadap Akuntabilitas keuangan.

ANALISIS PENGARUH KETRAMPILAN KERJA DAN SIKAP KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) KABUPATEN BELU

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Prestasi kerja lebih merupakan tingkat keberhasilan yang dicapai seseorang untuk mengetahui sejauh mana seseorang mencapai prestasi yang diukur atau nilai.Prestasi juga merupakan suatu hasil yang dicapai seseorang setelah ia melakukan suatu kegiatan. Tanpa adanya suatu prestasi kerja yang tinggi, mengakibatkan tugas-tugas pekerjaan yang diselesaikan kurang baik.Semakin pegawai yang prestasi kerja tinggi, maka produktivitas instansi secara keseluruhan akan meningkat dan instansi dapat bertahan dalam persaingan kinerja. Penilaian prestasi kerja ini dapat dilihat dari tingakat kecakapan, kedisiplinan, kepribadian dan tanggungjawab setiap pegawai dalam menjalankan tugasnya masing-masing. Memasuki era globalisasi, kebutuhan mutlak akan sumber daya manusia yang tangguh tidak dapat dipungkiri dalam menghadapi abad baru ini, organisasi akan memenuhi suatu bentuk persaingan yang sangat kompleks dengan variasi, intensitas dan cakupan memungkinkan belum pernah ditemui sebelumnya, sehingga organisasi membutuhkan orag-orang yang tangguh, yang sanggup beradaptasi dengan cepat untuk setiap organisasi yang terjadi, yang sanggup bekerja dengan cara-cara baru melalui kecakapan dengan tugas-tugasnya, prestasi kerja mempunyai unsur kemampuan, kecakapan, disiplin kerja, dan ketelitian sehingga dapat memberikan hasil kerja yang lebih baik atau menonjol, Robin dan Judge ( 2011 : 68) Keterampilan kerja merupakan salah satu faktor dalam usaha mencapai suksesnya pencapaian tujuan organisasi. Tujuan keterampilan kerja yaitu untuk dapat memudahkan suatu pekerjaan dalam menyelesaikan setiap pekerjaan secara efektif dan efesiensi tanpa adanya kesulitan hinngga akan menghasilkan suatu kinerja pegawai yang baik. Tujuan pengembangan pegawai adalah untuk memperbaiki efektifitas kerja pegawai dalam mencapai hasil-hasil kerja yang telah ditetapkan. Perbaikan efektifitas kerja dapat dilakukan dengan cara memperbaiki pengetahuan pegawai, keterampilan maupun sikap pegawai itu tersendiri terhadap tugas-tugasnya. Sikap kerja merupakan tindakan yang diambil pekerja dan segala sesuatu yang harus dilakukan oleh pekerja tersebut yang hasilnya sebanding dengan usaha yang dilakukan (Purwanto,2008:67). Sikap kerja adalah penilaian kesesuaian antara alat kerja yang digunakan oleh pekerja dalam kerja dengan ukuran antropometripekerja dengan ukuran yang sudah ditentukan (Rahayu,2005:72).pada saat bekerja sangat perlu diperhatikan dimana sikap kerja harus dalam keadaan seimbang agar dapat bekerja dengan nyaman dan tahan lama (Murulalia,2010:145). Kenneth (2000:129) menjelaskan bahwa sikap kerja merupakan sikap seseorang terhadap pekerjaannya yang mencerminkan pengalaman yang meyenangkan dan tidak menyenangkan dalam pekerjaannya serta harapan-harapannya terhadap pengalaman masa depan. Sikap kerja sebagai tindakan yang akan diambil pegawai dan kewajiban yang harus dilaksanakan sesuai dengan tanggung jawab yang hasilnya sebanding dengan usaha yang dilakukan. Prestasi kerja merupakan suatu keahlihan yang diharapkan oleh instansi dari pegawainya dalam rangka mengembangkan dan melancarkan sikap perkerjan organisasi.sehingga tujuan organisasi atau instansi dapat tercapai. Prestasi kerja adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau kelompok orang dalam suatu organisasi sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam upaya pencapaian tujuan organisasi secara legal, tidak melanggar hukum dan tidak bertentangan dengan moral atau etika, Rivai (2013 : 92). Prestasi kerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta waktu, Hasibuan (2014 : 94). Prestasi kerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya, (Mangkunegara, 2012 : 67). Prestasi kerja merupakan tingkat kecakapan seseorang pada tugas-tugas yang mencakup pada pekerjaannya, (Sutrisno, 2016 : 150) Justine sirait (2006 : 128) menjelaskan bahwa “ prestasi kerja adalah proses evaluasi atau unjuk kerja pegawai yang dilakukan oleh organinisasi.” Dengan melihat batasan tersebut dapat disimpulkan bahwa prestasi kerja merupakan hasil kerja yang dapat dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan pekerjaan yang dibebankan kepadanya.Prestasi kerja mencerminkan keberhasilan atau kegagalan dalam aktivitas manajemen sumber daya manusia. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas Analisis pengaruh keterampilan kerja dan sikap kerja terhadap prestasi kerja pegawai pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metode kuantitaf, dengan teknik pengambilan sampel peneliti mengunakan teknik pengambilan data kuisioner. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 45 orang dan jumlah Populasi sebanyak 37 orang pegawai dalam yang ada pada pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner yang merupakan sejumlah pertanyaaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi responden dalam arti laporan tentang pribadinya atau hal-hal yang diketahui. Semantic Differencial scale merupakan metode pengukuran sikap dengan menggunakan skala pengukuran secara verbal dua kutub (bipolar) penelitian yang ekstrim, misalnya : kuat-lemah, baik-buruk,tidak setuju-setuju. Pertanyaan-pertanyaan dalam angket tertutup di buat dengan menggunakan skala 1-10 untuk mendapakan data yang bersifat interval dan di beri skor atau nilai sebagai berikut: untuk kategori pertanyaan dengan jawaban sangat tidak setuju atau sangat setuju : sangat tidak setuju 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 sangat setuju. Untuk memudahkan pemecahan masalah, Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kuesioner yang secara mendalam menggunakan analisis regressien SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan variabel Keterampilan Kerja (X1) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Prestasi kerja pada pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu., hal ini terlihat dari signifikansi Keselamatan Kerja (X1) 0,506> 0,05 dan nilai hitung 1,902 <2,03224 ttabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan variabel Keterampilan kerja (X1) prestasi kerja (Y) pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu. Hasil uji regresi secara parsial signifikansi pada variabel Diketahui nilai signifikansi variabel sikap kerja (X2) pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu., hal ini terlihat dari nilai signifikan variabel sikap kerja (X2) 0,738> 0,05 dan t hitung 0,1902< 2,03224 t-tabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti berpengaruh signifikan terhadap variabel sikap kerja (X2) terhadap Prestasi kerja (Y) pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu.. Melalui penelitian ini Penulis menyarankan untuk peneliti selanjutnya lebih memperluas populasi, melengkapi dengan teknik pengumpulan data yang lain atau menyertakan variabel dari faktor -faktor lain yang mempengaruhi Produktivitas Karyawan, seperti Motivasi kerja, Kualitas, Kuantitas, pelaksanaan tanggung jawab, dan kondisi fisik pekerjaan. Peneliti selanjutnya dapat menganalisis faktor lain yang memberikan kontribusi terhadap Prestasi kerja

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA ALOKASI UMUM, DANA ALOKASI KHUSUS, DAN DANA OTONOMI TERHADAP BELANJA MODAL PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR.

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul “Pengaruh pendapatan Asli Daerah Dana Aloksi umum Dana Alokasi khusus dan Dana Otonomi Terhadap Belanja Modal Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2018-2020”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Pendapatan Asli Daerah Dana Alokasi umum Dana Alokasi Khusus Dan Dana Otonomi Terhadap Belanja Daerah provinsi Nusa Tenggara timur.. Penelitian ini dilakukan pada pemerintahan .Metode pengumpulan data dalam penelitian ini berupa .Metode pengambilan Data dalam penelitian ini yang diambil dari Bursa efek dari Tahun 2018-2020. . Teknik Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analisis Regresi Linear Berganda dan hasil Analisis .dalam penelitian ini PAD,DAU,DAK,secara simultan dan signifikan berpengaruh Terhadap Belanja Modal.

ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAERAH KABUPATEN SUMBA BARAT TAHUN 2017 – 2020

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penerapan otonomi daerah seutuhnya membawa konsekuensi logis berupa pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah berdasarkan manajemen keuangan yang sehat. Oleh karena itu diperlukan system pengeloloan keuangan daerah yang baik dalam rangka mengelola dana APBD secara transparan efisien, efektif dan akuntabel. Salah satu alat ukur yang dapat digunakan untuk menganalisis kinerja pemerintah kabupaten dalam mengelola keuangan daerahnya adalah melakukan analisis rasio keuangan terhadap APBD yang telah ditetapkan dan dilaksanakan ( Halim,2017:231). Kinerja keuangan adalah suatu usaha formal yang dilaksanakn untuk mengevaluasi efisien dan efektivitas dari aktivitas kinerja keuangan yang telah dilaksanakan pada periode waktu tertentu. Menurut Sucipto (2013) pengertian kinerja keuangan adalah penentuan ukuran – ukuran tertentu yang dapat mengukur keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan dalam menghasilkan laba, kinerja keuangan adalah kemampuan perusahaan dalam meneglola dan mengendalikan sumber daya yang dimilikinya. Berdasarkan uraian diatas maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Kabupaten Sumba Barat tahun 2017 – 2020 Ada pun persoalan dalam penelitian ini yaitiu : Bagaimana pemerintah daerah dilihat dari Rasio Kemandiriran, Bagaimana Kinerja Keuangan dilihat dari Rasio Efektivitas. Bagaimana Kinerja Keuangan dilihat dari Rasio Efisiensi, Bagaimana Kinerja Keuangan dilihat dari Rasio keserasian, Bagaimana Kinerja Keuangan dilihat dari Rasio pertumbuhan. Metode dalam penelittian ini adalah dokumentas. Adapun hasil dari penelitian ini : Untuk Rasio kemandirian Pemerintah Kab. Sumba Barat yang diukur dalam 4 tahun, dimana untuk tahun 2017 rasio kemandirian sebesar 14,2%, yang termasuk dalam kategori rendah sekali dan termasuk dalam pola hubungan instrutif karena berada diantara 0% dan 25%, untuk tahun 2018 rasio kemandirian mengalami penurunan menjadi 12,1%, yang juga masih termasuk dalam kategori rendah sekali dan termasuk dalam pola hubungan instrutif karena berada diantara 0% dan 25%, untuk tahun 2019 rasio kemandirian kembali mengalami penurunan menjadi 11,8% yang juga masih termasuk dalam kategori rendah sekali dan termasuk dalam pola hubungan instrutif karena berada diantara 0% dan 25%, dan untuk tahun 2020 rasio kemandirian kembali mengalami penurunan menjadi 9,1%, yang termasuk dalam Kategori rendah sekali dan termasuk dalam pola hubungan instrutif karena berada diantara 0% dan 25%. Rasio Kemandirian yang masih rendah menggambarkan kemampuan keuangan daerah Pemerintah Kab. Sumba barat dalam membiayai pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan daerah masih sangat tergantung bantuan dari pemerintah pusat. Jadi Kemandirian Keuangan Pemerintah Kota Medan secara keseluruhan dapat dikatakan masih rendah, hal ini menggambarkan bahwa tingkat ketergantungan daerah terhadap sumber dana ekstern masih sangat tinggi. Daerah belum mampu mengoptimalkan PAD untuk membiayai pembangunan daerahnya. Kesadaran dan partisipasi masyarakat akan pembayaran pajak dan retribusi juga salah satu hal yang menyebabkan PAD yang dihasilkan Pemerintah Kab. Sumba barat sedikit dan belum bisa dapat diandalkan untuk membiayai pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan. Rasio efektivitas atas pendapatan daerah untuk tahun 2018 sampai tahun 2020 berfluktuatif, untuk tahun 2018 rasio efektivitas sebesar 103,1%, yang termasuk dalam kategori sangat efektif karena berada diatas 100%. Pada tahun 2019 mengalami penurunan menjadi 82,6% dan termasuk dalam kategori cukup efektif karena berada pada 75%-89%, dan untuk tahun 2020 kembali mengalami peningkatan menjadi 104,1%. Untuk rasio efektivitas pemerintah daerah Kab. Sumba Barat adalah sangat baik, hal ini tentu dipengaruhi oleh realisasi pendapatan yang lebih besar dari anggaran setiap tahunnya. Rasio efisiensi untuk pemeritah daerah Kab. Sumba Barat tergolong tidak efisien dikarenakan jumlah belanja yang tinggi dan tidak seimbang dengan jumlah pendapatan deerah, Dengan meningkatnya rasio efisiensi atas pendapatan Pemerintah Daerah Kab. Sumba Barat menunjukan bahwa kinerja dari pendapatan daerah Kab. Sumba Barat mengalami penurunan karena besarnya belanja yang dikeluarkan Pemerintah Daerah Kab. Sumba Barat untuk meningkatkan Pendapatan Daerah Kab. Sumba Barat. Untuk tingkat rasio belanja modal untuk tahun 2017 sampai tahun 2020 mengalami peningkatan. Untuk pengeluaran dana yang dilakukan oleh pemerintah Kab. Sumba barat untuk tahun 2017 sampai tahun 2020 masih dapat dikatakan cukup baik, hal ini dikarenakan biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah Kab. Sumba barat dalam pembelanjaan modal cukup mampu dalam menjalankan kegiatan untuk kebutuhan pembangunan daerah tersebut. Rasio pertumbuhan untuk tahun 2018 terbilang cukup baik, namun pada tahun 2019 dan 2020 rasio pertumbuhan mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini dapat disimpulkan bahwa pendapatan daerah yang terjadi pada pemerintah Kab. Sumba Barat untuk tahun 2019 dan 2020 mengalami penurunan yang signifikan, hal ini terjadi dikarenakan kurang maksimalnya jumlah pendapatan yang diterima Pemerintah Kab. Sumba Barat. Dapat disimpulkan bahwa Rasio kemandirian pemerintah Kab. Sumba Barat terus mengalami penurunan dari tahun 2017 – 2020, hal ini mengindikasikan bahwa Kemandirian Keuangan Pemerintah Kab. Sumba Barat secara keseluruhan dapat dikatakan masih rendah, hal ini menggambarkan bahwa tingkat ketergantungan daerah terhadap sumber dana ekstern masih sangat tinggi Daerah belum mampu mengoptimalkan PAD untuk membiayai pembangunan daerahnya.Untuk rasio efektivitas pemerintah daerah Kab. Sumba Barat adalah sangat baik, hal ini tentu dipengaruhi oleh realisasi pendapatan yang lebih besar dari anggaran setiap tahunnya Untuk rasio efisiensi pemerintah Kab. Sumba Barat tergolong tidak efisien dikarenakan pendapatan daerah yang tidak seimbang denagan anggaran belanja daerah atau belanja daerah lebih besar dari pendapatan Kab. Sumba Barat. Untuk rasio belanja modal pemerintah Kab. Sumba Barat tegolong cukup baik karena berada diatas 20% dan rasio pertumbuhan pemerintah Kab. Sumba Barat tergolong kurang baik karena mngalami penurunan yang cukup sigifikan khususnya pada tahun 2019 dan 2020. Kata Kunci: Kinerja Keuangan Daerah, Rasio Kemandirian, Rasio Efektifitas, Rasio Efesiensi, Rasio Keserasian Dan Rasio Pertumbuhan.

Struktur Komunitas Makroalga di Perairan Pantai Nunhila dan Nunbaun Delha, Kota Kupang

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PAULUS B. TAOLIN (16384223) Struktur Komunitas Makroalga di Perairan Pantai Nunhila dan Nunbaun Delha, Kota Kupang. Dr. Beatrix M. Rehatta, S.Pi., M.Si selaku Pembimbing I dan Donny M, Bessie, S.Pi, M.Si, selaku Pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana. Makroalga merupakan tumbuhan thallus (Thallophyta) dimana organ-organ berupa akar, batang dan daunnya tidak terdiferensiasi dengan jelas (tidak sejati). Pesisir pantai Nunhila dan Nunbaun Delha Kecamatan Alak Kota Kupang, Merupakan salah satu daerah pesisir yang memiliki potensi sumberdaya makroalga yang cukup melimpah. Makroalga di Nunhila dan Nunbaun Delha memiliki keanekaragaman spesies (biodiverisity) yang tinggi namun organime ini sangat rentan terhadap perubahan kondisi lingkungan atau tekanan ekologis baik secara alami seperti gelombang arus dan musim menjadi faktor pemicu perubahan habitat makroalga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas makroalga di kawasan perairan Pantai Nunhila dan Nunbaun Delha. Penelitian ini menggunakan metode observasi atau pengamatan langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa komposisi makroalga yang ditemukan perairan pantai Nunhila dan Nunbaun Delha berasal dari 3 divisi Chlorophyta terdiri dari 4 spesies yaitu Chaetomorpha intestinali, Ulva Reticulata, Enteromorpha intestinalis dan Ulva lactuca. Divisi Phaeophyta terdiri dari 2 spesies yaitu Sargassum sp dan Padina australis. Divisi Rhodophyta terdiri dari 3 jenis yaitu Gracilaria salicornia, Acanthophora specifera dan Gigartina sp. Nilai indeks keanekaragaman Pantai Nunhila 0,89 dan Nunbaun Delha 0,89 (H') tergolong rendah, indeks keseragaman Pantai Nunhila yaitu 0,93 dan Nunbaun Delha 0,93 (E) tergolong merata dan indeks dominansi (D) Pantai Nunhila 0,13 dan Nunbaun Delha 0,14 menunjukan tidak ada jenis yang mendominansi.

IMPLEMENTASI ALOKASI DANA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA NASI KECAMATAN AMANATUN UTARA KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dana Desa adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang diperuntukkan bagi desa yang ditransfer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten/Kota dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraanpemerintah, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat (PP 8/2006). Menurut Lili (2018) Dana Desa ialah dana yang diterima Desa setiap tahun yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sengaja diberikan untuk desa dengan cara mentransfer langsung lewat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten/Kota yang dipakai untuk mendanai segala proses penyelenggaraan urusan pemerintah atau pembangunan desa dan memberdayakan semua masyarakat pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi alokasi Dana Desa Nasi. Jenis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode dokumentasi yaitu penulis mengumpulkan data histori seperti Laporan Realisasi penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2016– 2019. Hasil peneliitian menunjukan bahwa Implementasi alokasi Dana Desa di Desa Nasi kecamatan Amanatun Utara di lihat dari penjabaran anggaran belanja desa lebih diprioritaskan untuk bidang pembangunan fisikdan masih terdapat banyak permasalahan, dalam proses implementasi kegiatan baik di bidang perencanaan dana Desa, pelaksanaan dana desa, pelaporan dana desa, pengawasan keuangan Desa APBDes. Perencanaan adalah suatu proses penentuan sesuatu yang ingin dicapaikan di masa yang akan datang serta menetapkan tahapan-tahapan yang dibutuhkan untuk mencapainya. Hal ini menjadi penting sebab perencanaan merupakan salah satu indikator keberhasilan suatu kegiatan. Dalam perencanaan keuangan desa, diperlukan rencana tahapan yang strategis. Salah satu yang dapat direncanakan dalam hal tersebut adalah cara mengalokasikan dana desa dengan sebaik-baiknya. Pada tahap perencanaan penggunaan APBDes didahului dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrembangdesa) dengan melibatkan BPD, LPMD, dan tokoh masyarakat lainnya. Perencanaan APBDes dilakukan dengan menjaring aspirasi dan kebutuhan masyarakat melalui musyawarah desa. APBDes adalah salah satu pendapatan desa yang penggunannya terintregasi dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Oleh karena itu, program perencanaan dan kegiatannya disusun melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa. Kata Kunci : Implementasi Dana Desa dan pemberdayaan Ekonomi Masyarakat.

PERBEDAAN MEDIA PEMBELAJARAN SEBELUM DAN SELAMA PANDEMI COVID-19 TERHADAP MOTIVASI BELAJARA SISWA DI SMA NEGERI RAIMANUK KECAMATAN RAIMANUK KABUPATEN BELU TAHUN AJARAN 2021/2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembelajaran sebelum masa pandemic covid -19 yaitu pembelajaran secara langsung di dalam kelas guru menggunakan media pembelajaran berupa buku yang medukung siswa serta memmbantu siswa dalam proses pembelajaran dengan demikian guru tidak sulit untuk mengontorol siswa serta mengetahui siswa yang tekun belajar dan siswa yang kurang tekun belajar.namun pembelajaran sesudah adanya pandemi pembelajaran yang terjadi dilaksanakan secara online dengan media handphone dengan mengakses internet sebagai sumber untuk belajar hal tersebut membuat siswa kurang termotivasi untuk belajar karena keterbatsan media yang digunakan untuk belajar. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan media pembelajaran sebelum dan sesudah pandemi terhadap motivasi belajar siswa di SMA Negeri Raimanuk. Penelitian ini bersifat kuantitatif, teknik pengumpulan data dokumentasi dan angket analisis data yang digunakan adalah uji prasyarat dengan bantuan spss 16 dengan uji hipotesis dengan menggunakan ujit .Media merupakan salah satu faktor yang mendukung motivasi belajar siswa karena dengan media mampu merangsang siswa dalam memahami materi yang disampaikan oleh guru.motivasi belajar merupakan dorongan dari dalam diri maupun dari luar diri sesorang untuk belajar sehingga mampu mecapai tujuan belajar yang baik Berdasarakan hasil analisis data yang dilakukan menggunakan bantuan spss yanitu diperoleh nilai thitung 2.034 dan nilai ttabel 1.735 dengan df=n-k dan α=0,05 diperoleh nilai ttabel 1.753 dengan demikian diperoleh nilai thitung 2.034>1.753 maka ada pengaruh yang singnifikan media pembelajaran sebelum dan selama pandemi terhadap motivasi belajar siswa maka hipotesis yang di ajukan ha di terima dan ho di tolak karena ada pengaruh yang signifikan media pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa. Kesimpulan Dari hasil penelitian dapat simpulkan bahwa terdapat pengaruh perbedaan media pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa karena keterbatsan media pembelajaran yang dimilki oleh siswa ,kurang serta keterampilan dalam menggunakan media pembelajaran sehingga menimbulkankan kurangnya motivasi belajar.

PENGARUH LITERASI KEUANGAN, SIKAP KEUANGAN TERHADAP PERILAKU MANAJEMEN PADA PELAKU UMKM DI KECAMATAN KELAPA LIMA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH LITERASI KEUANGAN, SIKAP KEUANGAN TERHADAP PERILAKU MANAJEMEN KEUANGAN PADA PELAKU UMKM DI KECAMATAN KELAPA LIMA Meningkatnya literasi keuangan dan sikap keuangan dapat mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) karena pelaku UMKM dapat memahami konsep dasar menyiapkan anggaran, perencanaan dan pengelolaan keuangan yang baik, serta pengambilan keputusan yang strategis dalam hal keuangan dan pengelolaan yang baik bagi pelaku UMKM. Berbagai permasalahan yang di hadapi pelaku UMKM di Kecamatan Kelapa Lima adalah dalam hal penyiapan anggaran. Sebagian besar para pelaku UMKM tidak pernah menyiapkan anggaran keuangan dan membuat pembukuan dalam manajemen usahanya. Rendahnya kesadaran pelaku UMKM dalam membuat perencanaan anggaran karena dianggap tidak penting dan dapat diatur dengan mudah. Selain itu permasalahan yang dialamai pelaku UMKM yang mempengaruhi Perilaku manajemen keuangan adalah sikap keuangan. Umumnya sikap keuangan diartikan sebagai perilaku seseorang individu terhadap uang yang dimiliki. Hal tersebut terjadi karena kebanyakkan para pelaku UMKM lebih tertarik untuk membahas ide dan inovasi bisnis dibandingkan berbicara tentang manajemen keuangan. Oleh karena itu perlu adanya Literasi Keuangan dan Sikap Keuangan yang baik agar dapat mendorong dan membantu perkembangan pelaku UMKM sehingga dapat tercapai tujuan untuk meningkatkan perekonomian keluarga dan usaha yang sedang bejalan dapat berlangsung dalam jangka waktu yang panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan Sikap Keuangan terhadap Perilaku Manajemen Keuangan di kecamatan Kelapa Lima Populasi dalam penelitian ini adalah pada pelaku UMKM kuliner di kecamatan Kelapa Lima dengan sampel sebanyak 50 pelaku usaha kuliner yang ada di kecamatan Kelapa Lima. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyebarkan kuesioner sebanyak 50 kepada pelaku usaha kuliner yang ada di kecamatan Kelapa Lima. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan membantu program SPSS komputer. Hasil penelitian ini dapat menyimpulkan bahwa Litersai Keuangan dan Sikap Keuangan merupakan faktor yang mempengaruhi Perilaku Manajemen Keauangan di Kecamatan Kelapa Lima Y = 8.759 - .303 X1 - .353 X2 Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel X1 (literasi keuangan) dan X2 (sikap keuangan) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Y (perilaku manajemen keuangan).

ANALISIS PERBANDINGAN PENGGUNAAN METODE GROSS DAN GROSS UP DALAM PERHITUNGAN PPH21 SEBAGAI SALAH SATU STRATEGI PERENCANAAN PAJAK PADA PERUSAHAN DAGANG DI KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk memperlihatkan bahwa Metode Gross Up sebagai metode perhitungan tunjangan pajak penghasilan karyawan,yang mampu menghemat pajak penghasilan perusahaan dan juga akan mempengaruhi tingkat profitabilitas perusahaan tersebut. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya perbedaan dalam metode gross up metode alternative dalam menghitung tunjangan pajak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-comparative, dengan teknik pengumpulan data primer yang berupa hasil observasi secara langsung, dokumentasi dan wawancara yang dilakukan di Kota Kupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode gross up terhadap penerapan gaji tahun 2022 mengakibatkan tunjangan PPh Pasal 21 yang diberikan perusahaan besarnya sama dengan PPh Pasal 21 terutang, selain itu dengan penerapan metode gross up mengakibatkan biaya gaji meningkat sehingga pajak penghasilan Pasal 21 karyawan juga meningkat. Disamping itu akun biaya PPh Pasal 21 yang terkena koreksi fiskal pada L/R fiscal perusahaan akan dihapus dan akan digantikan dengan tunjangan PPh Pasal 21 yang tidak terkena koreksi fiscal sehingga akan menurunkan laba fiscal sebelum pajak perusahaan yang otomatis akan menurunkan beban PPh badan. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa adengan metode gross up perusahaan mampu menurunkan beban PPh perusahaan.

PENERAPAN BALANCED SCORE CARD SEBAGAI ALAT PENILAIAN KINERJA SEKTOR PUBLIK PADA ADAPTIVE TRAFFIC CONTROL SYSTEM YANG DITERAPKAN OLEH DINAS PERHUBUNGAN KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berdasrkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menganalisis menggunakan metode balanced scorecard pengukuran kinerja organisasi sector public ditinjau dari empar prespektif pada Dinas Perhubungan kota Kupang. Maka Peneliti membuat Kesimpulan yang dapat ditarik mengenai pembahasan tersebut asdalaha : 1. Prespektif Keuangan, Pengukurab Kinerja menggunakan metode balanced scorecard pada prespektif keuangan yaitu menganalisis menggunakan perbandinfan anggaran yang terdapat di Lakip 2017. Diperolehlah hasil pada prespektif keuangan dari segi ekonomi yang menunjukan bahwa, kinerja yang dilakukan Dinas Perhubungan Kota Kupang dalam menunjukan program kegiatan salah satunya kegiatan pemeliharaan jalan tersebut menunjukan hasil yang optimis. Artinya, Dinas Perhubungan Kota Kupang dalam mengelola keuangan untuk menjalankan kegiatan tersebut sangat baik dan ekonomis dikarenakan, Dinas perhubungan kota kupang mampu mengoptimalkan anggaran swehemat mungkin sehingga mampu menjalankan ouput sesuai target yang disepakati. 2. Prespektif Pelanggan, Pengukuran kinerja pada ini dengan menggunakan indicator yaitu : pelanggaran selama satu tahun dan kepuasan masyarakat dapat dikatakan puas. Hal ini disebabkan karena, terdapat kendala yang terdapat pada system. Kendala tersebut dikarenakan, system pengawasan yang masih belum berjalan secara maksimal sehingga menimbulkan pelanggaran. Dan kurang terlaksananya tindakan pengawasan kepada pelanggar. 3. Prespektif Bisnis Internal , Pengukuran kinerja pada proses bisnis internal dapat disimpulkan bahwa, kinerja yang dilakukan oleh Dinas perhubungan kota kupang dapat dikatakan Puas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini disebabkan karena, Dinas perhubungan kota kupang dengan keterbatasan inovasinya yang belum lengkap . 4. Prespektif Pertumbuhan dan Pembelajaran, Pengukuran kinerja pada prespektif ini dapat disimpulkan bahwa, pengukuran kinerja yang dilakukan Dinas perhubungan Kota Kupang dapat dikatakan puas.

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN ICE CREAMALPUKAT (Persea americana Mill.) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN PANDAN WANGI (Pandanus amarillifolius Roxb) SEBAGAI PEWARNA ALAMI

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Senyawa radikal bebas perlu diredam atau dikurangi sehingga diperlukan adanya senyawa antioksidan untuk menangkal dampak burukr adikal bebas. Aktivitas radikal bebas diperlukan antioksidan dari dalam makanan atau minuman. Salah satu sumber antioksidan adalah buah alpukat yang didominasi asam lemak tak jenuh tunggal serta pemanfaatan pandan wangi sebagai pewarna alami yang memiliki kandungan alkoid dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi penambahan buah alpukat yang menghasilkan aktivitas antioksidan paling tinggi dalam pembuuatan ice cream buah alpukat. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperiman dengan desain penelitian rancangan acak lengkap (RAL) sebanyak 3 perlakuan dengan ulangan sebanyak 3 kali. Metode yang digunakan untuk menguji aktivitas antioksidan adalah metode DPPH dan kualitas ice cream menggunakan uji organoleptik secara statistic yaitu uji anova satujalur (One Way Anova). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembuatan ice cream alpukat dengan penambahan pandan wangi sebagai pewarna alami memiliki kandungan aktivitas antioksidan yang sangat kuat karena memiliki nilai IC50 kurang dari 50 ppm. Sedangkan dalam pengujian organoleptic perlakuan P3 berpengaruh terhadap kualitas ice cream terbaik pada kriteriawarna, aroma, rasa, dan tekstur dengan nilai sebesar 3.95%.

Isolasi Dan Identifikasi Jamur Endofit Pada Daun Mangrove Rhizophora stylosa Griff Di Pantai Desa Bokonusan Semau

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RhizophorastylosaGriff adalah jenis mangrove termasuk ke dalam golongan mangrove jangkung (stilt mangroves) AkarRhizophora stylosamemiliki peranan farmakologis karena hasil metabolit sekundernya mengandung senyawa-senyawa yang memiliki kemampuan mengobati beberapa penyakit.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengisisolasi dan mengindentifikasi jamur endofit pada akar mangrove Rhizopora stylosa Griff. Sampel akar mangrove diambil dari area hutan mangrove Semau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan metode survei dan eksperimental dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive dengan masing-masing perlakuan dua kali dan pengulangan tiga kali.Prosedur Penelitian terdiri dari Pengambilan sampel, sterilisasi dan pembuatan media, isolasi, purifikasi dan identifikasi jamur endofit. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif yaitu deskriptif meliputi karakteristik makroskopis dan identifikasi secara mikroskopis jamur endofit yang berhasil diisolasi dari akar mangrove Rhizophora stylosa Griff. Hasil penelitian menunjukan terdapat 9 isolat jamur mikroskopis yang diisolasi dari akar muda dan tua jenis mangrove Rhizophora stylosa Griff, yang berasal dari 4 genus yakni genus Penicilium (4 isolat) Aspergillus (3 isolat), Mucor (1 isolat) dan Trichoderma (1 isolat) dimana masing-masing memiliki krakteristik makroskopis dan mikroskopis yang berbeda-beda.

PROFIL HARD SKILLDAN SOFT SKILL MAHASISWA MIKROTEACHING PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA TAHUN AJARAN 2021/2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui soft skill dan hard skill mahasiswa semester VI kelas B pada mata kuliah Micro Teaching Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus untuk mengkaji kemampuan hard skill dan soft skill yang didapat oleh mahasiswa setelah mengikuti mata kuliah Micro Teaching. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang Dosen pengajar dan mahasiswa sebanyak 22 orang mahsiswa. Pengambilan data dalam penelitian ini melalui observasi langsung dalam kelas dengan mengikuti proses belajar dan mengajar, wawancara berupa pengisian kuisioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik triangulasi dengan reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan pembelajaran Mikro Teaching sangat bermanfaat yang dibuktikan dengan respon mahasiswa berdasarkan nilai hard skill yaitu berkisar antara 87,27-91,82 artinya mahasiswa sangat setuju (SS), dan nilai soft skill berkisar antara 71,82-92,73 artinya mahasiswa setuju (S) dan sangat setuju (SS).

TINJAUAN AKTIVITAS GERAK BUDAYA TARI PEDOA TERHADAP KESEGARAN JASMANI PADA PENARI PEDOA REMAJA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Aktivitas gerak merupakan kemampuan yang dimiliki manusia dari sejak lahir ke dunia ini sampai akhir hayat. Aktivitas gerak sangat di tentukan oleh kemampuan gerak dasar yang dimiliki seseorang sesuai dengan aktivitas yang di tekuni dan dilakukan seseorang.Oleh karena itu, sesuai dengan karakteristik masing masing remaja yang gesit, contohnya mulai usia 13-15 tahun kebanyakan cenderung masih suka bergerak, maka solusi alternatif untuk menarik perhatian para remaja adalah mengadakan aktivitas gerak budaya tari contohnya seperti menari pedoa, dance/party. Berdasarkan uraian yang di paparkan, maka peneliti melakukan penelitian dengan judul: “tinjauanaktivitas gerak budaya tari pedoa terhadap kesegaran jasmani pada penari pedoa remaja” Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui apakah dari aktifitas gerak budaya tarian pedoa mendapatkan kesegaran jasmani pada penari remaja. Metode Penelitian: Deskriptif kualitatif, dan teknik pengumpulan data yaitu menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian yang diperoleh yakni dari hasil pelaksanaan aktivitas gerak budaya tarian pedoayang dilakukan oleh para penari remaja dapatmerasakan kesegaran jasmani bagi tubuh penari sehingga penari sangat senang melakukan aktivitas gerak budaya tarian pedoa secara terus menerus, dan aktivitas gerak budaya tari pedoa juga sangat menarik perhatian penari untuk bergerak, dan setiap aktivitas gerak dalam tari pedoa baik gerak awal, gerak inti hingga gerak akhir selalu memberikan motivasi bagi penari untuk bergerak. Oleh karena itu, menurut penari aktivitas gerak budaya tari pedoa sangatlah penting untuk dilakukan. Simpulan: Dari hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwakegiatan pelaksanaan aktivitas gerak budaya tari pedoa, terlihat sangat berpengaruh terhadap tingkat kesegaran penari pedoa remaja baik tingkat kesegaran jasmani (fisik) maupun rohani (jiwa).

PENERAPAN LATIHAN TENDANGAN BOLA BERGERAK DAN DIAM KE ARAH GAWANG PADA SEKOLAH SEPAKBOLA PUTRA TUNAS MUDAH

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang masalah: Olahraga merupakan suatu kegiatan yang menjadi kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari karena dengan berolahraga dapat meningkatkan kebugaran dan Kesehatan secara jasmani mau pun rohani. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini yang dilakuan oleh peneliti adalah untuk mengetahui latihan tendangan bola bergerak dan tetap ke arah gawang pada SSB Tunas Muda. Metode penelitian: Penelitian ini mengunakan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu rangkaian kegiatan untuk mendapatkan data-data dari tempat penelitian secara langsung, dengan membutukan waktu kurang lebih2 (dua) bulan. Teknik pengumpulan data adalah 1) observasi, 2)wawancara, dan 3) dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Latihan tendangan bola bergerak dan tetap yang di laksanakan oleh SSB Tunas Muda berdasarkan program Latihan yang sudah di siapkan oleh pelatih guna untuk mengembangkan potensi atau bakat pemain SSB Tunas Muda agar lebih baik kedepannya meskipun ada kendala yang di hadapi oleh setiap pemain, namum adanya pelatih yang selalu membimbing terus hinga pemain SSB Tunas Muda bias melakukan dengan baik dan benar. Simpulan: Ada perbedaan Latihan tendangan dengan bola bergerak dan tetap ke arah gawang dalam sepakbola SSB Tunas Muda, Latihan tendangan bola tetap memiliki hasil yang lebih baik di bandingkan dengan yang melakukan Latihan tendangan bola bergerak. saran penelitian ini adalah kepada pelatih SSB Tunas Muda untuk mendapatkan kemampuan tendangan yang lebih baik hendaknya memberikan latihan tendangan bola beregrak dan tetap

Analisis Kadar Vitamin C Pada Buah Alpukat (Persea sp.) Asal Kabupaten Timor Tengah Selatan Berdasarkan Variasi Lama Pemeraman

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Alpukat (Persea sp.) merupakan tanaman penghasil buah yang cukup digemari oleh berbagai kalangan baik itu orang dewasa maupun anak-anak dan memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi bagi kesehatan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar vitamin C pada buah alpukat (Persea sp.) diantaranya alpukat mentega, alpukat miki, alpukat hass, alpukat mega murapi dan alpukat mega paninggahan asal Kabupaten Timor Tengah Selatan berdasarkan variasi lama pemeraman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pengujiannya dilakukan pada variasi waktu pemeraman (4-8 hari) dari jenis alpukat menggunakan spektrofotometri Uv-Vis. Teknik analisis data yang dugunakan dalam penelitian ini adalah uji validasi dengan membandingkan nilai rhitung dengan nilai r table. Pengujian dilakukan dengan bantuan program excel 2013. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa alpukat miki, alpukat mega murapi dan alpukat mega peninggahan yang diperam selama 4-6 hari memiliki kadar vitamin C. Hasil uji kandungan kadar vitamin C pada buah alpukat miki sebesar 7612,85 mg/L, 1976,74 mg/L, 7435,02 mg/L, kadar vitamin C buah alpukat mega murapi sebesar 9651,16 mg/L, 3659,37 mg/L, 7106,70 mg/L dan kadar vitamin C buah alpukat mega peninggahan sebesar 4370,72 mg/L, 6709.98 mg/L, 1963,06 mg/L.

DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PEMBERIAN IJAZAH, SERTIFIKAT KOMPETENSI DAN GELAR AKADEMIK

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi Penulis Adalah: Deskripsi Tentang Motif, Modus Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Pemberian Ijazah, Sertifikat Kompetensi Dan Gelar Akademik. Rumusan Masalahnya yang dikaji adalah: 1. Bagaimana motif terjadinya tindak pidana pemberian ijazah, sertifikat kompetensi dan gelar akademik? 2. Bagaimana modus terjadinya tindak pidana pemberian ijazah, sertifikat kompetensi dan gelar akademik? 3. Bagaimana akibat hukum terjadinya tindak pidana pemberian ijazah, sertifikat kompetensi dan gelar akademik terhadap pelaku, penerima ijazah dan barang bukti? Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif yang bersifat deskriptif yakni dalam hal ini penulis mendeskripsikan atau mengambarkan, menguraikan serta menjelaskan.Data yang digunakan adalah data sekunder dengan tiga bahan hukum yaitu bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, yaitu merupakan kegiatan untuk menghimpun informasi yang relevan dengan topik atau masalah yang menjadi objek penelitian. Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah: 1. Motif terjadinya tindak pidana pemberian ijazah, sertifikat kompetensi dan gelar akademik. a. Mencari Keuntungan 2. Modus terjadinya tindak pidana pemberian ijazah, sertifikat kompetensi dan gelar akademik. a. Mendirikan Kelompok Belajar Tanpa Ijin b. Menerima Kelompok Belajar c. Memberikan ijazah, sertifikat kompetensi dan gelar akademi 3. Akibat hukum terjadinya tindak pidana pemberian ijazah, sertifikat kompetensi dan gelar akademik terhadap pelaku, penerima ijazah. a. Akibat hukum terhadap pelaku yaitu: a. Terdakwa Ditahan b. Terdakwa Dijatuhi Pidana Penjara dan Pidana Denda b. Akibat hukum terhadap Korban yaitu: a. Pencabutan Ijazah Dan Gelar Akademik b. Mengalami Kerugian Materil Saran dari penulisan ini adalah: Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) disatu sisi membawa hal positif bagi perkembangan, namun disisi lain disalahgunakan oleh beberapa para pihak. Semakin tinggi kemampuan manusia juga dapat menimbulkan dampak negative. Perlunya perbaikan undang-undang yang berlaku saat ini Kata Kunci : Motif, Modus, Tindak Pidana, Pemberian Ijazah, Sertifikat Kompetensi Dan Gelar Akademik.

Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Dengan Menggunakan Likuiditas,Profitabilitas, dan Solvabilitas Pada PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk Periode 2018-2021

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN LIKUIDITAS, PROFITABILITAS, DAN SOLVBILITAS PADA PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR, TBK PERIODE 2018-2021 ABSTRAK Analisis kinerja sebuah perusahaan sangatlah penting untuk melihat perkembangan dari tahun ke tahun. Setelah diketahui kinerja perusahaan maka dapat diambil keputusan yang sangat bermanfaat untuk perkemabangan perusahaan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengetahui kinerja keuangan perusahaan dengan menggunakan likuiditas, profitabilitas, dan solvabilitas. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk yang termasuk dalam perusahaan manufaktur, jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan rasio likuiditas yang diukur dengan rasio lancer tahun 2018-2021 dikatakan sangat baik, rasio likuiditas yang diukur dengan rasio cepat tahun 2018 kurang baik sedangkan tahun 2019-2021 dikatakan cukup baik. Pada rasio solvabilitas yang diukur dengan rasio hutang terhadap aktiva tahun 2018-2021 dikatakan sangat baik, rasio solvabilitas dikukr dengan rasio hutang terhadap ekuitas tahun 2018-2021 dikatakan sangat baik. Pada rasio profitabilitas diukur dengan gross profit margin dari tahun 2018-2021 dikatan baik, net profit margin dari tahun 2018-2021 cukup baik, return on asset (ROA) tahun 2018,2019,2021 dikatakan kurang baik, sedangkan tahun 2020 dikatakan baik, return on equity (ROE) tahun 2018-2021 dikatan tidak baik.