Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

4.594 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 1192025: 912024: 662023: 7132022: 9232021: 15352020: 2402019: 12018: 772017: 12016: 42015: 12014: 22013: 22010: 12009: 21989: 1

PENGARUH FASILITAS KERJA DAN PROGRAM KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA TERHADAP PRODUKTIFITAS KARYAWAN DI PT PLN (PERSERO) UNIT PELAKSANA PELAYANAN PELANGGAN KUPANG

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini berjudul “PENGARUH FASILITAS KERJA DAN PROGRAM KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA TERHADAP PRODUKTIFITAS KARYAWAN DI PT PLN (PERSERO) UNIT PELAKSANA PELAYANAN PELANGGAN KUPANG” dengan persolanan utama dalam penelitian ini adalah apakah fasilitas kerja berpengaruh terhadap produktivitas karyawan dan apakah kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh terhadap produktivitas Karyawan, serta tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fasilitas kerja terhadap produktivitas karyawan dan untuk mengetahui pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja terhadap produktivitas karyawan. Objek dalam penelitian ini adalah PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang yaitu berjumlah 69 orang, kemudian sampel dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah dari populasi dalam penelitian ini yaitu sebesar 69 orang. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survey dengan memberikan sejumlah kuesioner yang dibuat dalam bentuk googleform kepada karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang. Kemudian dilakukan analisis dengan memasukan pengolahan data yang diperoleh dari responden tersebut ke dalam data tabel distribusi frekuensi untuk mengetahui frekwensi intensitas kondisi masing-masing variabel dapat diketahui dengan perkalian antara skor tertinggi dalam setiap variabel yang kemudian dibagi menjadi 3 (Three Box Methods) yaitu kondisi rendah, sedang dan tinggi, dalam skor berikut ini : Skor (%F1x1) + (%F2x2) + (%F3x3) + (%F4x4) + (%F5x5) + (%F6x6) + (%F7x7) + (%F8x8) + (%F9x9) + (%F10x10) : 10, setelah itu dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Analisis ini meliputi uji t (parsial), uji F (simultan), dan Uji R2. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja secara parsial berpengaruh positif terhadap produktivitas karyawan pada karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang dan secara simultan fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh positif dan siginifikan terhadap produktivitas karyawan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan hasil uji t nilai thitung fasilitas kerja adalah 7,594 dan nilai sig adalah 0,000 sedangkan nilai thitung program kesehatan dan keselamatan kerja adalah 4.908 dan nilai sig adalah 0,000 dengan nilai ttabel adalah 1,984, thitung > dari ttabel dengan tingkat signifikasi 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang, kemudian berdasarkan hasil uji F nilai Fhitung fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja adalah 388,37 dan nilai sig adalah 0,000 dengan nilai Ftabel adalah 3,14, Fhitung > dari Ftabel dengan tingkat signifikasi 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan variabel fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang. Kemudian berdasarkan hasil uji R2 diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.922 atau 92,2%. Hal ini berarti besarnya pengaruh fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja terhadap produktivitaas karyawan adalah 92,2%. Sedangkan pengaruh sebesar 7,8% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Pengaruh Kompetensi dan Independensi Auditor Terhadap Kualitas Audit Dengan Etika Auditor Sebagai Variabel Moderasi

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh kompetensi dan independensi terhadap kualitas audit dengan etika auditor sebagai variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja pada Kantor Inspektorat Kota Kupang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode sampel yang mudah (convenience sampling) dan jumlah sampel sebanyak 50 auditor. Metode pengambilan data primer yang digunakan adalah metode kuesioner dengan responden sebanyak 30 auditor. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit, independensi tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit, etika auditor memoderasi kompetensi pengaruh terhadap kualitas audit dan etika auditor tidak memoderasi independensi berpengaruh terhadap kualitas audit

Analisis Kebutuhan Modal Kerja pada UD. Mitra Bangunan Alak

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perusahaan adalah suatu badan usaha yang melakukan kegiatan operasional dengan tujuan utamanya yaitu memaksimalkan laba perusahaan agar dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya. Kelangsungan perusahaan dalam mengahasilkan laba selama periode tertentu dapat diukur dengan melihat kemampuan dan kesuksesan perusahaan dalam menggunakan aktivanya secara efektiv dan efisien untuk mengelola aktivitas operasional perusahaan. Untuk mencapai tujuannya, perusahaan harus dapat mengendalikan dan mengontrol kegiatan operasional diperusahaannya dengan memanfaatkan pihak-pihak yang berada dalam perusahaan yang memiliki wewenang, tugas dan tanggungjawab dalam pencapaian tujuan tersebut. Oleh karena itu manajer harus memiliki pemahaman yang profesional, khususnya para manajer keuangan. Seorang manajer keuangan dituntut untuk mampu memahami sumber-sumber dana yang dapat dipergunakan sebagai pendukung modal kerja (working capital) perusahaan. Dalam mendirikan suatu perusahaan dibutuhkan modal yang memadai karena jika tidak ada dana yang tersedia maka perusahaan tidak akan mungkin bisa membiayai kegiatan operasinya. Dengan begitu menjadi tanggung jawab seorang manajer keuangan untuk me-menage atau mengelola sumber dana yang dianggap potensial tersebut untuk dirubah menjadi nilai tambah yang bersifat suistainable (berkelanjutan) dan profitable (prospek keuntungan). Modal kerja dalam suatu perusahaan digunakan oleh perusahaan untuk membiayai kegiatan oprasional perusahaan, dengan adanya modal kerja perusahaan dapat beroperasi secara ekonomis dan efisien serta tidak mengalami kesulitan keuangan dalam keadaan mendesak. Modal kerja dalam suatu perusahaan selalu dalam keadaan berputar atau beroperasi untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan, perputaran modal kerja dimulai pada saat kas diinvestasikan dalam komponen modal kerja hingga investasi tersebut menghasilkan kas kembali. Apabila perusahaan meremehkan atau bertindak tidak serius dalam mengelola modal kerja, maka perusahaan tersebut diprediksi akan bermaslah dalam berkompetisi di pasar, termasuk memungkinkan perusahaan tersebut tidak mampu memanfaatkan modal kerja yang telah termiliki secara maksimal serta tepat sasaran. Modal kerja tidak boleh terlalu besar atau terlalu kecil dan juga harus dijaga tingkat kestabilannya agar tidak menimbulkan masalah. Kebijakan modal kerja adalah keputusan-keputusan kebijakan dasar yang berhubungan dengan tingkat sasaran untuk masing-masing kategori aktiva lancar dan bagaimana aktiva lancar tersebut didanai. Dari penjelasan tersebut dapat di tafsirkan bahwa kebijakan modal kerja bersifat sangat hati-hati (Prudent), dalam artian jika pihak manajer bertindak gegabah dengan menempatkan dana yang terlalu besar pada salah satu akun atau sebaliknya terlalu kecil maka dampaknya akan mengganggu stabilitas keuangan perusahaan. Berdasarkan penjelasan tersebut maka dalam penelitian ini peneliti bertujuan untuk mengukur kebutuhan modal kerja perusahaan, peneliti menggunakan metode untuk memperkirakan kebutuhan modal kerja secara terpisah, dimana kebutuhan modal kerja merupakan seberapa besar jumlah modal kerja yang dibutuhkan agar perusahaan mampu menjalankan kegiatan operasinya dengan modal kerja yang cukup, yang artinya tidak berlebihan atau kekurangan. Oleh sebab itu untuk menghitung kebutuhan modal kerja, terlebih dahulu peneliti akan menganalisis dari masing-masing elemen kebutuhan modal kerja yang terdiri dari tiga yaitu Kas, Piutang, Persediaan. Penelitian ini dilakukan Pada PT Astra Otopart Tbk Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2020. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Untuk Perputaran Kas pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 mengalami peningkatan dan penurunan. Perolehan Rata-rata Perputaran Kas pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan begitu baik dikarenakan melebihi standar industri yaitu 10 kali. Sedangkan untuk Lamanya Perputaran Kas mengalami penurunan dan peningkatan. Perolehan Rata-rata Lamanya Perputaran Kas pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan belum begitu baik dikarenakan masi berada diatas standar industri yaitu 15 Hari. Untuk hasil Perputaran Piutang pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016- 2020 fluktuasi. Sedangkan Perolehan Rata-rata Perputaran Piutang pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan tidak baik dikarenakan masih berada dibawah standar industri yaitu 15 kali. Sedangkan untuk Lamanya Perputaran Piutang mengalami peningkatan dan penurunan. Perolehan Rata-rata Lamanya Perputaran Piutang pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan baik dikarenakan masih berada dibawah standar industri yaitu 60 Hari. Untuk Perputaran Persediaan pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016- 2020 mengalami penurunan dan peningkatan. Perolehan Rata-rata Perputaran Persediaan pada PT Astra Otoparts Tbk dapat dikatakan tidak baik dikarenakan perolehan perputaran persediaan berada dibawah standar industri yaitu 20 kali. Sedangkan untuk Lamanya Perputaran Persediaan mengalami peningkatan. Perolehan Rata-rata Lamanya Perputaran Persediaan dapat dikatakan belum begitu baik dikarenakan perolehan lamanya perputaran persediaan berada diatas standar industri yaitu 20 Hari. Untuk Perputaran Modal Kerja pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016- 2020 mengalami peningkatan dan penurunan. Perolehan Rata-rata Perputaran Modal Kerja pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan belum begitu baik dikarenakan perolehan perputaran modal kerja berada dibawah standar industri yaitu 6 kali. Untuk Kebutuhan Modal Kerja pada PT Astra Otopart Tbk Tahun 2016- 2020 mengalami peningkatan dan penurunan. Perolehan Rata-rata Kebutuhan Modal Kerja pada PT Astra Otopart Tbk Tahun 2016-2020 dikatakan begitu baik dikarenakan pertumbuhan kebutuhan modal kerja mengalami fluktuasi dalam artian bahwa perusahaan mampu mengontrol kebutuhan modal kerja.

ANALISIS PENGARUH KEPEMIMPINAN, TINGKAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN KABUPATEN MALAKA

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Setiap organisasi baik organisasi perusahaan, organisasi sosial maupun organisasi pemerintah mempunyai tujuan yang dapat dicapai melalui pelaksanaan pekerjaan tertentu, dengan mempergunakan seluruh sumber daya yang ada didalam organisasi tersebut, dan yang paling berperan dalam rangka pencapaian tujuan organisasi adalah sumber daya manusia. Berhasil tidaknya suatu perusahaan sangat tergantung pada kemampuan sumber daya manusia dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam organisasi. Manusia selalu berperan aktif dan paling dominan dalam setiap aktifitas organisasi karena manusia menjadi perencana, pelaku dan sekaligus penentu terwujudnya tujuan organisasi. Menurut Badeni (2013:2) kepemimpinan dapat didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk mempengaruhi suatu kelompok ke arah tercapainya tujuan . Menurut Suradinata dalam Larius (2003:4) pendidikan dan pelatihan (Diklat) merupakan proses penyelenggaraan belajar mengajar dalam rangka peningkatan pelatihan pegawai yang meliputi pengetahuan, keterampilan, sikap dan prilaku yang di perlukan dalam melaksanakan Tugasnya. Menurut Lijan Poltak Sinambela (2018:481) kinerja pegawai merupakan kemampuan pegawai dalam melakukan sesuatu keahlian tertentu. Kinerja xiv merujuk pada pencapaian tujuan pegawai atas tugas yang diberikan kepadanya. Kinerja pegawai sejauh mana pegawai tersebut dapat melaksanakan tugas dengan baik dalam arti kata pelaksanaan tersebut sesuai dengan rencana, sehingga diperoleh hasil yang memuaskan agar tercapainya kinerja pegawai yang baik.Pegawai dituntut untuk memiliki SDM yang berkualitas yang mampu melaksanakan tugas sebagai aparatur sesuai dengan tugas yang dibebankan.Oleh karena itu, agar mempunyai kinerja yang baik seseorang harus mempunyai keinginan yang tinggi untuk mengerjakan serta mengetahui pekerjaannya. Tujuan Peneliti ini adalah untuk mengetahui apakah kinerja pegawaiYang dimaksud dengan kinerja pegawaipenelitian iniadalah tingkat dimana para pegawai mencapai persyaratan-persyaratan pekerjaan. Hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam organisasi, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam rangka upaya mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral maupun etika. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil merupakan salah satu instansi pemerintah yang melayani administrasi publik. Pelayanan publik ini meliputi pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil. Pendaftaran penduduk meliputi pembuatan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), Kartu Identitas Anak (KIA), dan Surat Pindah, sedangkan pencatatan sipil meliputi pembuatan kutipan akta kelahiran, kutipan akta kematian, kutipan akta perceraian, pencatatan pengakuan anak dan pengesahan anak, pencatatan perubahan nama, dan pencatatan perubahan kewarga negaraan. xv Hasil penelitian menunjukan bahwa kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka. Nilai t hitung untuk variabel kepemimpinan sebesar 2,720sedangkan nilai t tabel adalah sebesar 2,014. Karena nilai t hitung > t tabel (2,720>2,014), maka Ha diterima dan H0 ditolak atau dapat disimpilkan bahwa variable kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka. Tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka. Nilai t hitung untuk variabel tingkat pendidikan sebesar 4,090sedangkan nilai t tabel adalah sebesar 2,014. Karena nilai t hitung < t tabel (2,720 t tabel (2,295>2,014), maka Ha diterima dan H0 ditolak atau dapat disimpilkan bahwa variabel pelatihan berpengaruh terhadap kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka.

PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA (STUDI KASUS PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI PROGRAM STUDI MANAJEMEN UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha dan pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini dilatar belakangi Pengangguran dan kemiskinan yang masih menjadi permasalahan diIndonesia. Pengangguran dan kemiskinan terjadi karena perbandingan antara jumlah penawaran kesempatan kerja tidak sebanding dengan jumlah lulusan atau penawaran tenaga kerja baru disegala level pendidikan. Cara untuk menumbuhkan kesadaran berwirausaha diantaranya adalah dengan mengembangkan minat berwirausaha. Dengan minat yang ada pada mahasiswa, maka mahasiswa akan terdorong untuk mempelajari pengetahuan yang berkaitan dengan kewirausahaan lebih serius. Sebagai salah satu lembaga pendidikan terbaik di NTT, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang pun mendukung terciptanya wirausaha-wirausaha muda dengan mengajarkan mata kuliah kewirausahan, bahkan langsung mempraktekkannya dilapangan, ini merupakan suatu bukti bahwa UKAW Kupang ikut memperhatikan perkembangan entrepenuer yang ada. Karena pada dasarnya kewirausahaan sangat berperan penting dalam meminimalisir pertumbuhan pengangguran yang ada. Dalam hal ini peneliti mengangkat 3 variabel yaitu pengetahuan kewirausahaan, lingkungan keluarga dan Minat berwirausaha. Dalam penelitian ini data yang digunakan yaitu data primer yang didapat dari 185 populasi kemudian diambil sampel sebanyak 65 responden. Kemudian data diproses menggunakan analisis regresi linear berganda. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana xv Kupang. Dari hasil pengolahan data berdasarkan analisis regresi dan didapati persamaan regresi linier berganda Y = 6,531 + 0,165 X1 + 0,720 X2. Selain itu, berdasarkan uji t ditemukan uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh pengetahuan kewirausahaan (X1) terhadap minat berwirausaha (Y). Diketahui bahwa untuk variabel pengetahuan kewirausahaan (X1) ditemukan nilai tingkat Sig. = 0,076. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel pengetahuan kewirausahaan (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap minat berwirausaha (Y). Dan uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh lingkungan keluarga (X2) terhadap minat berwirausaha (Y).Diketahui bahwa untuk variabel lingkungan keluarga (X2) nilai Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b2 = 0) ditolak dan Ha (b2≠0) diterima yaitu variabel lingkungan keluarga (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap minat berwirausaha (Y). Dan dilihat bahwa nilai f hitung sebesar 72,808 lebih besar dari f tabel 3,14 dengan Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. <0,05 maka dapat disimpulkan bahwa variabel pengetahuan kewirausahaan (X1) dan lingkungan keluarga (X2) secara simultan memiliki pengaruh terhadap minat berwirausaha (Y) pada mahasiswa fakultas ekonomi UKAW Kupang .Pada hasil uji didapati juga nilai R Square sebesar 0,701 atau 70,1% menunjukkan angka koefisien determinasinya (R2). Artinya bahwa sebesar 70,1% variabel minat berwirausaha (Y) dapat dijelaskan oleh variabel pengetahuan berwirausaha (X1) dan lingkungan keluarga (X2). Sedangkan selisihnya 29,9% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini. Penelitian ini menunjukkan secara statistik terbukti bahwa komunikasi berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa fakultas ekonomi UKAW Kupang. Penelitian ini juga menunjukkan secara statistik terbukti bahwa lingkungan keluarga berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa fakultas ekonomi UKAW Kupang.

PEMBATALAN PUTUSAN KASASI OLEH HAKIM PENINJAUAN KEMBALI DALAM SENGKETA KEPEMILIKAN TANAH

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judulskripsipenulisadalah: PEMBATALAN PUTUSAN KASASI OLEH HAKIM PENINJAUAN KEMBALI DALAM SENGKETA KEPEMILIKAN TANAH. Rumusanmasalah yang Penuliskajiadalah: mengapahakimPeninjauanKembalimembatalkanputusanKasasidalamsengketakepemilikantanah? Tujuan yang inginPenuliskajiadalah: alasan hakim PeninjauanKembalimembatalkanputusanKasasidalamsengketakepemilikantanah. Jenismetodepenelitian yang Penulisgunakanadalahjenispenelitiannormatifdansifatpenelitianadalahbersifatdeskriptifyaknipenulisakanmemaparkansecaralengkap, rinci, jelasdansistematishasildalambentukkaryailmiah. Bahanhukum yang digunakanadalahbahanhukum primer yang terdiridariputusan hakim sertaperaturanperundang-undangan, traktat, kaidahdasarataunormasertaperaturandasar. BerdasarkanHasilPenelitian yang penulislakukanmaka yang menjadikesimpulansesuaimasalah yang penuliskajiyaitumengapa hakim peninjauankembalimembatalkanputusanKasasidalamsengketakepemilikantanahkarena: menurutPenggugattanahsengketaterletak di DusunTirowali, DesaTongkonanBasse, KecamatanMassale, kabupatenEnrekang, sedangkanmenurutTergugattanahsengketaterlatak di KampungBege, DesaTongko, KecamatanBaroko, KabupatenEnrekang. Berdasarkanhasilpemeriksaansetempat, diketahuibahwatanahsengketatersebutterletak di DusunTirowali, DesaTongkonanBasse, KecamatanMassale, kabupatenEnrekang.SehinggasesuaidenganketeranganndariPenggugat. Tanah sengketasudahmasukdalamdaftarobjekpajakatasnamaAla bin Duma (Penggugat). Tergugattidakmampumembuktikandalil-dalilnya.KeterangansaksiTergugattidaksesuaidenganapa yang dilihatataudialamilangsungsehinggaterkesansudahdiatur. KeterangansaksiTergugat yang menyatakanbahwaiaseringmelewatitanahsengketadenganmenggunakansepeda motor harusdiabaikankarenaberdasarkanhasilpenelusuransetempattanahsengketatersebutdikelilingiolehkebundanselokansehinggatidakadajalan. Berdasarkankesimpulandalampeniltianinni, makaPenulismemberikanbeberapa saran.Untuk hakim, dalampersidanganseorang hakim harusmampumemberikanputusan yang tepat, memperhatikankepastianhukumdankeadilan. Kata Kunci: Pembatalan Putusan Hakim, Sengketa Tanah

ANALISIS PENGARUH KOMUNIKASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT.ANGKASA PURA I PERSERO

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilatar belakangi proses perubahan ekonomi pada akhirnya tergantung pada orang yang menyebabkan dalam melaksanakan pekerjaan, karyawan tidak lepas dari komunikasi dengan sesama rekan sekerja, dengan atasan dan dengan bawahan. Komunikasi yang baik dapat menjadi sarana yang tepat dalam meningkatkan kinerja karyawan. Melalui komunikasi, karyawan dapat meminta petunjuk kepada atasan mengenai pelaksanaa kerja. Dalam organisasi dan keseharian kita tidak pernah lepas dari komunikasi, komunikasi dalam perusahaan juga harus diperhatikan karena komunikasi merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan dalam pencapaian tujuan, dengan komunikasi akan terjadi hubungan timbal balik dari tiap-tiap orang dalam perusahaan baik berupa saran, pendapat, maupun kritik. Untuk meningkatkan sumber daya manusia atau kinerja karyawan dalam sebuah perusahaan bisa dilakukan dengan membangun komunikasi yang baik. Menurut Robert dalam (Muhammad,2007:90) menyatakan terdapat hubungan kualitas dan kuantitas komunikasi dalam organisasi terhadap kinerja perusahaan atau organisasi. Menurut Sutrisno (2009:109) mengatakan bahwa motivasi adalah faktor yang mendorong sesorang untuk melakukan sesuatu aktifitas tertentu, oleh karena itu sering di artikan pula sebagai faktor pendorong perilaku seseorang. Motivasi mempersoalkan bagaimana caranya mengarakan daya dan potensi bawahan agar mau bekerja sama produktif sehingga akan mencapai suatu keberhasilan dalam mewujudkan tujuan-tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Untuk menciptakan peningkatan kinerja yang tinggi , maka di butuhkan adanya motivasi kerja yang baik, Menurut Fahmi (2014:107) “motivasi adalah aktifitas perilaku yang bekerja dalam usaha memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang diinginkan” dan berdasarkan data penilaian kinerja karyawan PT. Angkasa Pura I (Persero) Kupang pada tabel 1.1 di atas dapat diketahui bahwa pada tahun 2020 kinerja karyawan mengalami penurunan atau kurang maksimal, sehingga dapat menghambat setiap pekerjaan untuk mencapai suatu tujuan dalam perusahaan tersebut..Dalam hal ini peneliti mengangkat 3 variabel yaitu komunikasi, motivasi xvi kerja dan kinerja karyawan. Dalam penelitian ini data yang digunakan yaitu data primer yang didapat dari 101 populasi kemudian diambil sampel sebanyak 50 responden. Kemudian data diproses menggunakan analisis Regresi Linear Berganda. Sampel yang digunakan adalah karyawan pada PT. Angkasa Pura I (persero) Kupang. Dan hasil pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis regresi dan didapati persamaan regresi linier berganda Y = 6,631 + 0,153 X1 + 0,523 X2. Selain itu, berdasarkan uji t ditemukan uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh komunikasi (X1) terhadap kinerja karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel komunikasi (X1) ditemukan t hitung = 2,358 lebih besar t tabel = 2,009 dan tingkat Sig. = 0,015. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel komunikasi (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja karyawan (Y). Dan uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh motivasi kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y).Diketahui bahwa untuk variabel motivasi kerja (X2) ditemukan t hitung = 9,919 lebih besar t tabel = 2,009 dan tingkat Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b2 = 0) ditolak dan Ha (b2≠0) diterima yaitu variabel motivasi kerja (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja karyawan (Y). Dan dilihat bahwa nilai f hitung sebesar 204,234 lebih besar dari f tabel 2,79 dengan Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. <0,05 maka dapat disimpulkan bahwa variabel komunikasi (X1) dan motivasi kerja (X2) secara simultan memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan pada (Y) pada PT. Angkasa Pura I (Persero) Kupang . Pada hasil uji didapati juga nilai R Square sebesar 0,897 menunjukkan angka koefisien determinasinya (R2). Artinya bahwa sebesar 9% variabel kinerja keryawan (Y) dapat dijelaskan oleh variabel komunikasi (X1) dan motivasi kerja (X2). Sedangkan selisihnya 91% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini. Penelitian ini menunjukkan secara statistik terbukti bahwa komunikasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan pada PT. Angkasa Pura I (persero) Kupang. Penelitian ini juga menunjukkan secara statistik terbukti bahwa motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan pada PT. Angkasa Pura I (persero) Kupang

Pengaruh Citra Merek dan Keputusan Pembelian Ban FDR pada Bengkel Citra Motor di Kota Kupang

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Harga adalah satuan moneter atau ukuran lainnya termasuk barang dan jasa lainnya ditukarakan agar memperoleh hak kepemilikan atau pengguna suatu barang dan jasa. Harga (Price) adalah jumlah semua nilai yang diberikan oleh pelanggan untuk mendapatkan keuntungan dari memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian dan untuk mengetahui pengaruh harga terhadap keputusan pembelian, penelitian merupakan penelitian kuantitatif dimana penulis melakukan tabilasi data hasil penelitian guna diuji dengan alat SPSS. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi data kuesioner dan kemudian diuji menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa Citra Merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Bengkel Citra motor di Kota Kupang dengan nilai Thitung > Ttabel 2,957 > 1,985, dan Harga berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Bengkel Citra motor di Kota Kupang dengan nilai Thitung > Ttabel 6,556 > 1,985, Sedangkan nilai koefesien determinasi dalam penelitian ini adalah 0,314 artinya bahwa variansi variabel Y dapat dijelaskan oleh variabel X1 dan X2 sebesar 31,4% dan sisanya 68,6% berasal dari variabel lain. Penelitian ini menunjukkan bahwa xv secara teori terbukti bahwa citra merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian ban FDR pada Bengkel Citra Motor di Kota Kupang, dengan demikian, jika citra merek yang ditawarkan oleh ban FDR semakin baik maka akan turut meningkatkan keputusan konsumen untuk melakukan pembelian. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa secara teori terbukti bahwa harga berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian ban FDR pada Bengkel Citra Motor Di Kota Kupang, dengan demikian, jika harga yang diwarkan semakin terjangkau maka keputusan konsumen untuk membeli produk ban FDR pada Bengkel Citra Motor Di Kota Kupang

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBASIS MEDIA GAMBAR TERHADAP HASILB ELAJAR DALAM PERMAINAN BOLA VOLI

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBASIS MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR DALAM PERMAINAN BOLA VOLI Yohanis Lohi1*, Agustinus J. Nafie2, Yahya J. Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Permasalahan penelitian ini adalah penerapan metode yang belum tepat dalam proses belajar mengajar dan fasilitas yang digunakan kurang memadai sehingga menurunnya hasil belajar siswa. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran kooperatif tipe jigswa berbasis media gambar terhadap hasil belajar bola voli. Metode penelitian: Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar passing bawah bola voli melalui kerja kelompok dan tes tertulis pada sikklus I yaitu berdampak positif, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan yaitu 75 mengalami peningkatan yaitu pada siklus 1 ke siklus 2 sebesar 25,93% yaitu dari 76,08% (siklus 1) menjadi 78,6% (siklus 2). Simpulan: Hasil penelitian mengungkapkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan setelah di terapkannya model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbasis media gambar terhadap hasil belajar siswa.

PERANAN AUDIT INTERNAL TERHADAP PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE PADA PT. MITRA SINAR JAYA KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Strategi alternatif yang dapat dilakukan oleh PT Mitra Sinar Jaya antara lain strategi Strenghts Opportunities (SO) yaitu mempertahankan jaminan kualitas yang sudah ada, peningkatan pelayanan terhadap konsumen, dan pemberian apresiasi (penghargaan) khusus bagi karyawan yang berprestasi. Strategi Strenghts Threats (ST) yaitu : mampertahankan pangsa pasar yang sudah ada dan menetapkan strategi harga. Strategi Weaknesses Opportunities (WO) yaitu: dengan melakukan efisiensi biaya dan melakukan kegiatan promosi dengan lebih gencar lagi. Strategi Weaknesses Threaths (WT) yaitu: dengan mengoptimalkan penjualan secara langsung dan menjalin kerja sama yang baru dengan perusahaan pemasok supplier bibit. Kata Kunci: Strategi, SWOT, PT.Mitra Sinar Jaya Kupang.

PENGARUH PEMAHAMAN AKUNTASI, KOMITMEN KARYAWAN, DAN PERAN INTERNAL AUDIT TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH PADA SATUAN KERJA PERANGKAT DEARAH KABUPATEN ROTE NDAO

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemahaman akuntansi berpengaruh signifikan terhadap kualitas aporan keuangan daerah dengan nilai T hitung > T tabel (thitung 2.767 > ttabel 2,048), Komitmen karyawan berpengaruh signifikan terhadap kualitas aporan keuangan daerah dengan nilai T hitung > T tabel (thitung 2.180 > ttabel 2,048), dan variabel Peran internal audit juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kualitas aporan keuangan daerah dengan nilai T hitung > T tabel (thitung 2.150 > ttabel 2,048). Untuk meningkatkan kualitas dari laporan keuangan daerah maka sebaiknya instansi mencari calon karyawan yang berkompeten dalam bidang akuntansi, juga harus mencari karyawan yang memiliki komitmen yang tinggi dengan instansi, serta harus terus melibatkan peran internal audit agar dapat memberi pemahaman kepada karyawan bagaimana cara membuat laporan keuangan daerah yang berkualitas.

ANALISIS PENGARUH INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA, INFLASI DAN PENGANGGURAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK NOVITA MARYANE USFAL; NIM: 17191738 “Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Inflasi Dan Pengangguran Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Propinsi Nusa Tenggara Timur” dibawah bimbingan Dr. Nitaniel Hendrik, M.Si selaku pembimbing I dan Ibu Mesri W.N. Manafe Selaku pembimbing II. Masalah yang telah diangkat dalam penelitian ini, maka persoalan penelitian dapat dijelaskan bahwa Secara empiris variabel Indeks Pembangunan Manusia (X1), variabel Inflasi (X2) dan Pengangguran (X3) berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Propinsi Nusa Tenggara Timur (Y). Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah, untuk menguji pengaruh antar variabel penelitian dimana, variabel Indeks Pembangunan Manusia (X1), variabel Inflasi (X2) dan Pengangguran (X3) berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Propinsi Nusa Tenggara Timur (Y). Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh data yang berkaitan dengan data Indeks Pembangunan Manusia, Inflasi dan Pengangguran diperoleh dari Badan Pusat Statistik Propinsi Nusa Tenggara Timur dari tahun 1999 sampai dengan tahun 2019 yang dinyatakan dalam persen (%). Teknik Analisis Data terdiri dari Analisis Pendahuluan dan Analisis Lanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode deskriptif kuantitatif. Pengujian hipotesis dengan menggunakan Alat analisis regresi, baik itu regresi sederhana maupun berganda. Dengan hasil penelitian sebagai berikut secara parsial variabel Indeks Pembangunan Manusia (X1) dan variabel Inflasi (X2) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Propinsi Nusa Tenggara Timur (Y). Sedangkan variabel Pengangguran (X3) berpengaruh Positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Propinsi Nusa Tenggara Timur (Y). Namun demikian, jika di estimasi secara serempak bahwa secara bersama – sama variabel Indeks Pembangunan Manusia (X1), variabel Inflasi (X2) dan 6 variabel Pengangguran (X3) berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Propinsi Nusa Tenggara Timur (Y). Artinya jika variabel Indeks Pembangunan manusia dan variabel Inflasi naik atau dikatakan meningkat tentu akan mengakibatkan penurunan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Propinsi Nusa Tenggara Timur karena antara variabel Indeks Pembangunan manusia dan variabel Inflasi berpengaruh negatif terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Propinsi Nusa Tenggara Timur. Akan tetapi jika variabel Pengangguran naik atau meningkat tentu akan meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi di Propinsi Nusa Tenggara Timur, Atau sebaliknya jika variabel Pengangguran rendah maka akan terjadinya penurunan terhadap tingkat Pertumbuhan Ekonomi. Kata Kunci : Indeks Pembangunan Manusia, Inflasi, Pengangguran,Pertumbuhan Ekonomi.

ANALISIS KESESUAIAN REALISASI BELANJA DENGAN PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI NTT

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul: “Analisis Kesesuaian Realisasi Belanja Dengan Prioritas Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara”. Adapun masalah dalam penelitian ini yaitu Kesesuaian Realisasi Belanja Dengan Prioritas Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sementara persoalan dalam penelitian ini ialah bagaimana Kesesuaian Realisasi Belanja Dengan Prioritas Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur? Dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kesesuaian Realisasi Belanja Dengan Prioritas Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah menggunakan metode dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yaitu analisis pendahuluan, pada tahapan ini menggunkan teknik analisis dengan mendeskripsikan inidkatorindikator penelitian berdasarkan prioritas pembangunan daerah NTT. Untuk analisis lanjutan dilakukan dengan mengumpulkan data, membandingkan hasil, dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kesesuaian realisasi belanja dengan prioritas pembangunan daerah provinsi NTT belum sepenuhnya terealisasi dengan baik karena dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2019 dalam menggunakan anggaran tidak mencapai sasaran. Kata Kunci: Prioritas Pembangunan Daerah

PENGARUH PENERAPAN SISTIM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (Studi Empiris Pada Satuan Organisasi Perangkat Daerah Kota Kupang)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP AKUNTABILITAS KINERJA PEGAWAI INSTANSI PEMERINTAH (Studi Empiris Pada Satuan Organisasi Perangkat Daerah Kota Kupang)” masalah yag diambil dalam penelitian ini adalah pengaruh sistem informasi akuntansi terhadap akuntabilitas kinerja pegawai instansi pemerintah. Yang menjadi persoalan penelitian adalah Apakah Penerapan Sistem Akuntansi Pemerintah Daerah Berpengaruh Terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan sistem akuntansi pemerintah daerah terhadap akuntabilitas kinerjainstansi pemerintah. Konsep penelitian dalam penelitian ini adalah Akuntabilitas publik merupakan pemberian informasi dan pengungkapan atas aktivitas dan kinerja keuangan pemerintah kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Dengan informasi dan pengungkapan tersebut, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah harus mau dan mampu menjadi subyek pemberi informasi atas aktivitas dan kinerja keuangan yang diperlukan secara akurat, relevan, tepat waktu, konsisten dan dapat dipercaya. Pemberian informasi dan pengungkapan kinerja keuangan ini adalah dalam rangka pemenuhan hak-hak masyarakat, yaitu hak untuk mendapatkan informasi, hak untuk diperhatikan aspirasi dan pendapatnya, hak diberi penjelasan, dan hak menuntut pertanggungjawaban.Dengan semakin menguatnya tuntutan masyarakat terhadap pelaksanaan akuntabilitas publik oleh organisasi pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.Berkenaan dengan hal tersebut, penciptaan akuntabilitas publik harus dilaksanakan dalam akuntansi pemerintahan untuk dapat menciptakan good governance. Good governance sering diartikan sebagai pemerintahan yang baik dimana penyelenggaraan manajemen pembangunan yang bertanggungjawab dan sejalan dengan prinsip demokrasi dan pasar yang efisien, penghindaran salah alokasi dana investasi, pencegahan korupsi baik secara politik maupun administratif, dan menjalankan disiplin anggaran, sehingga semangat reformasi pemerintah dan pembangunan serta kemasyarakatan telah mewarnai upaya pendayagunaan aparatur negara dengan tuntutan mewujudkan administrasi negara yang mampu mendukung kelancaran tugas dan fungsi penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan dengan menerapkan prinsip – prinsip good governance (LAN dan BPKP, 2000 : 1). Terselenggaranya good governance merupakan prasyarat utama untuk dapat mewujudkan aspirasi masyarakat dalam mencapai tujuan dan cita – citanya, ini sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP). Instansi pemerintah yang berkewajiban menerapkan sistem akuntabilitas kinerja dan menyampaikan pelaporannya adalah instansi dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PERSEDIAAN OBAT METODE FIRST IN FIRST OUT (FIFO) (Studi Kasus Pada Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat Kabupaten Kupang)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSATARAK Penelitian ini berjudul: SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PERSEDIAN OBAT METODE FIRST IN FIRSTOUT(FIFO) PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NAIBONAT KABUPATEN KUPANG. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Sistem Informasi Akuntansi Persedian Obat Metode First in first out (FIFO) Pada Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat Kabupaten Kupang, Serta yang menjadi Persoalan dalam penelitian ini adalah Bagaimana Mengetahui dan Menganalisis Penerapan Prosedur Sistem Informasi Akuntansi Pembelian Persedian Obat Sampai Obat Keluar? Penelitianini bertujuan: Untuk Mengetahui dan Menganalisis Penerapan Prosedur Sistem Informasi Akuntansi Pembelian Persedian Obat Sampai Obat Keluar. Adapun Konsep dalam Penelitian ini yaitu: Sistem Informasi Akuntansi adalah Sistem yang dapat menghasilkan informasi dengan melakukan kegiatan mengumpulkan, mencatat, menyimpan, memeroses sampai dengan menghasilkan laporan data akuntansi yang dapat digunakan untuk pengguna mengambil keputusan baik pengguna internal maupun eksternal. Persediaan pada umumnya merupakan salah satujenis aktivalancar yang jumlahnya cukup besar dalam suatu perusahaan.Populasi dalam penelitian adalah seluruh data mengenai Prosedur Sistem Informasi Akuntansi Pembelian persedian obat sampai keluar yang termuat dalam laporan intalasi farmasi RSUD Naibonat kabupaten kupang. Sampel dalam penelitian ini adalah Laporan Prosedur Sistem Informasi Akuntansi pembelian persedian obat sampai obat keluar pada RSUD Daerah Naibonat Kabupaten Kupang. Teknik Pengumpuan data penelitian ini adalah: Dokumentasi teknik analisis data yang digunakana dengan menggunakan analisis desktriptif kualitatif berdasarkan prosedur dan pencatatan persedian. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Prosedur Sistem perencanaan obat sudah berjalan dengan baik dikarenkan didukung sistem pencatatan yang dilakukan satu bulan sekali dan perencanaan obat sendiri didukung dengan kartu persedian. Sistem pencatatan pengadaan dilakukan sesuai dengan obat yang dibeli dan direncanakan, sistem penyimpanan obat sendiri menggunkan Metode First in First out obat yang masuk pertama keluar pertama, dan pengeluaran obat dari farmasi menggunakan surat order persedian untuk permintaan pengeluaran obat. Kata kunci: Sistem Informasi Akuntansi Persedian, Metode FIFO

ANALISIS PENGARUH MOTIVASI KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk KOTA KUPANG

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh setiap karyawan adalah kinerja karyawan. Suatu perusahaan dapat bertahan jika setiap kegiatan karyawan didukung oleh kinerja karyawan. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja karyawan adalah dengan memperhatikan kualitas motivasi kerja, lingkungan kerja dan disiplin kerja pada karyawan. Motivasi kerja merupakan salah satu hal penting yang mendorong karyawan untuk menghasilkan kinerja yang baik. Selain itu lingkungan kerja merupakan salah satu komponen penting dalam menumbuhkan kenyamanan karyawan di tempatkerja. Selain itu disiplin kerja juga merupakan komponen penting untuk meningkatkan ketaatan karyawan terhadap peraturan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahuai analisis pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, analisis pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan dan analisis pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Ramayana Lestari Sentosa Tbk Kota Kupang, karena penulis menemukan bahwa terdapat kenaikan tingkat absensi karyawan serta menurunya tingkat volume penjualan. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah motivasi kerja, lingkungan kerja displin kerja, dan kinerja karyawan. Menurur Karen etal (2011:128) mengungkapkan kinerja adalah tingkat prestasi seseorang atau karyawan dalam suatu organisasi atau perusahaan yang dapat meningkatkan produktifitas. Prestasi dan kesanggupan harus dibuktikan dalam sikap dan tingkah laku sehari-hari serta pembuatan tugas. Vethzal Rivai (2005:189) mengatakan bahwa pengertian motivasi kerja adalah serangkaian sikap dan nilai-nilai yang mempengaruhi individu untuk mencapai hal yang spefisik sesuai dengan tujuan individu. (Nitisemito,2002:15) Lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada di sekitar para pekerja yang dapat mempengaruhi diri individu dalam menjalankan tugas yang dibebankan. Siswanto (2008:64) mengemukakan disiplin kerja sebagai suatu sikap menghormati, menghargai patuh, dan taat terhadap peraturan-peraturan yang berlaku baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis serta sanggup menjalankanya dan tidak mengelak menerima sanksi-sanksi apabila ia melanggar tugas dan wewenang yang diberikan kepadanya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dengan jumlah populasi sebanyak 74 orang karyawan. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 42 orang karyawan. Dengan menggunakan rumus RAO Purba. Rumus Rao Purba digunakan apabila populasi dalam penelitian merupakan populasi yang tak hingga. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahuai bahwa motivasi kerja pada PT.Ramayana Lestari Sentosa Tbk Kota Kupang berada dalam kategori rendah. Lingkungan kerja karyawan dalam kategori rendah, disiplin kerja berada dalam kategori rendah dan kinerja karyawan juga berada dalam kategori rendah. Dalam analisi lanjutan yang menggunakan teknik analisis regresi linear berganda diketahui bahwa motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,507 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,096 yang berarti semakin baik motivasi kerja, semakin tinggi pula kinerja karyawan, dan sebaliknya. Lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,692dan nilai koefisien regresi sebesar 0,015 yang berarti semakin baik lingkungan kerja semakin tinggi pula kinerja karyawan. Sedangkan disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan yang di tunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,000 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,831 yang berarti semakin baik disiplin kerja maka semakin tinggi pula kinerja karyawan .

DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

:“Disparitas Putusan PemidanaanTerhadap Pelaku Tindak Pidana Pemalsuan Surat”.. Masalah penelitian dalam tulisan ini, “ Mengapa terjadinya disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat?”.Tujuan penelitan Untuk Mengetahui penyebab terjadinya disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat? Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Hukum Normatif. Sifat Penelitian ini Bersifat Deskripsi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Hakim menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat. Berdasarkan hasil penelitian maka yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pidana yang berbeda-beda terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat antara lain : 1. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum Berbeda-beda 2. Indenpendisi Hakim 3. Hakim Yang Memutus Perkara Berbeda Beda 4. Kualitas Perbuatan Terdakwa berbeda 5. Keadaan Memberatkan Dan Meringankan Dalam Persidangan Saran Setelah penulis memaparkan beberapa kesimpulan terhadap skripsi ini, maka penulis akan memberikan saran sebagai berikut: 1. Diharapkan kepada para penegak hukum khususnya kepada jaksa Penuntut Umum harus lebih berhati-hati dalam merumuskan surat dakwaan sehingga benar-benar dapat menggambarkan secara nyata mengenai tindak pidana yang dapat didakwakan kepadapelaku tindak pidana pemalsuan surat 2. Diharapkan agar Hakim dalam menjatuhkan putusan yang adil berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, serta memberikan pertimbangan hukum yang adil mengenai hal-hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa,dan merumuskan keyakinannya yang lebih teliti melihat kualitas perbuatan terdakwa sehingga nampak konsistensi antara pidana yang dijatuhkan dengan penalaran hukum oleh Hakim tentang berat ringannya pidana yang dijatuhkan kepada terdakwa.

ANALISIS KEMAJUAN PEMASARAN PRODUK DALAM MEMANFAATKAN MEDIA SOSIAL FACEBOOK DIERA DIGITAL DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN ONLINE SHOP

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang penulis melakukan penelitian yaitu Perkembangan ekonomi yang semakin pesat membuat persaingan antar pengusaha-pengusaha semakin ketat dimulai dari berkembangnya teknologi yang menyebabkan pengusaha akan menghadapi berbagai kendala didalam perkembangan bisnisnya sehinga pengusaha membutuhkan suatu strategi untuk meningkatkan penjualan, meraih keunggulan yang diharapkan dan mampu memenangkan persaingan. Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemui dilokasi penelitian yaitu bagaimana hubungan antara strategi pemasaran terhadap penjualan produk, bagaimana memanfaatkan media sosial facebook sebagai media pemasaran dalam meningkatkan penjualan produk. Kemdian penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan antara strategi pemasaran terhadap penjualan produk di kota Kupang. Penelitian yang penulis lakukan disini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan mendeskripsikan data kualitatif tentang strategi pemasaran dan penjualan produk dengan komposisi variabel dan indikator yang terdapat dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan di kota Kupang dan sampel dari penelitian ini sebanyak 100 orang sebagai responden. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan kuesioner. Sedangkan didalam pembahasannya menggunakan alat analisis korelasi linear sederhana. Dari hasil penelitian yang dilakukan strategi pemasran dan penjualan produk menununjukan bahwa strategi pemasran dan penjualan produk mempunyai hubungan yang signifikan sebesar 0,000>0,05 yang berarti terdapat korelasi yang signifikan. Terlihat nilai pearson correlation sebesar 0,421 dari nilai output di atas diketahui bahwa nilai Persen Correlation yang dihubungkan antara masing-masing variabel mempunyai tanda bintang, yang mengartikan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara variabel yang dihubungkan Karena pearson correlation bernilai positif, maka arah hubungan searah yang berarti semakin baik strategi pemasaran maka semakin meningkat penjualan produk, sebaliknya jika strategi pemasaran tidak baik maka penjualan produk akan menurun. Melalui penelitian ini, penulis menyampaikan beberapa saran yang kiranya dapat membantu parah Pengusaha yang berjualan menggunakan media sosial facebook dijadikan sebagai input yaitu dengan diketahui bahwa strategi pemasaran dan penjualan produk dalam korelasi tidak ada hubungan. Hal ini perlu diperhatikan, bahkan ditingkatkan agar strategi pemasaran dapat mempengaruhi penjualan produk dan dapat tetap terjaga dengan baik.

ANALISIS PERBANDINGAN ANGGARAN BELANJA DAN REALISASI BELANJA DI DESA KALALI KECAMATAN FATULEU BARAT KABUPATEN KUPANG

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Untuk menilai kerja pemerintah daerah dalam mengelola keuangan dapat dilakukan dengan menganalisa laporan keuangan yang telah dibuat. Tidak hanya sebagian bahan evaluasi saja, tapi karena tidak semua pengguna laporan keuangan memahami akuntansi dengan baik. Maka analisis laporan keuangan juga digunakan untuk membantu memahami dan menginterpresentasikan laporan keuangan pemerintah daerah tersebut. (Syamsudin, 2007:39). xvii Anggaran belanja adalah rencana perkiraan yang meliputi pendapat dan pengeluaran. Jika pendapatan lebih besar daripada pengeluaran disebut surplus, sebaliknya jika pengeluaran lebih besar dari pendapatan disebut defisit”.( Akbar Kaelola 2009:23) sedangkan Laporan Realisasi Anggaran adalah laporan yang menyajikan ikhtisar sumber, alokasi dan pemakaian sumber daya ekonomi yang dikelolah oleh pemerintah pusat/daerah dalam satu periode pelaporan”.( Dodi Nordiawan 2010:122)