2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMBERIAN KREDIT PADA KOPERASI KREDIT SWASTI SARI CABANG OESAO Nama : Nyongki G. Selan Nim : 16193870 Fakultas ; Ekonomi Program Studi : Akuntansi Keuangan ABSTRAKSI Koperasi kredit pada umumnya dalam bekerjanya memberikan jasa agar dapat mempermudah pemenuhan kebutuhan hidup anggotanya dengan terjamin kesejahteraan para anggotanya. Salah satu tujuan dari bekerjanya koperasi adalah sebagai sarana alternatif dalam hal peminjaman uang atau kredit serta berupaya menghindarkan anggotanya dari rentiner. Dalam praktek pemberian kredit untuk menjaga kemungkinan terjadinya tunggakan atau kredit bermasalah koperasi kredit senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian dengan melakukan peniliaian 5C. Charakter (watak), Capacity (kemampuan), Capital (modal), Collateral ( angunan), condition of economic (kondisi ekonomi) terhadap Anggota atau peminjam dan juga penerapan pengendalian internal sesuai dengan COSO. Dalam perkembangan sekarang ini koperasi lebih diminati oleh pencari kredit atau nasabah, sehingga sejalan dengan itu banyak berdiri koperasi kredit yang memberikan kredit atau pinjaman kepada anggota koperasi. Jenis penilitian ini adalah penilitian kualitatif dengan metode deskriptif Data dikumpulkan dengan metode pengamatan dokumentasi dan wawancara. Data dianalisis dengan membandingkan teori pengendalian internal COSO (Committee Off Sponsoring Organization) meliputi lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, dan pengawasan dengan penerapan pengendalian intern pada Koperasi Swasti Sari Cabang Oesao kemudaian selanjutnya data dianalisis dengan metode deskripsi kualitatif Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian internal dan prosedur pemberian kredit pada Koperasi Kredit Swasti Sari Cabang Oesao. Subjek dalam penilitian ini adalah pegawai Koperasi Kredit Swasti Sari Cabang Oesao. Sedang objek dalam penilitiannya adalah pengendalian internal dan prosedur pemberian kredit pada Koperasi Kredit Swasti Sari Cabang Oesao. Hasil dari penilitian ini menunjukan bahwa pengendalian internal dalam prosedur pemberian kredit yang dilaksanakan oleh Koperasi Kredit Swasti Sari Cabang Oesao telah berjalan dengan efektif hal ini dibuktikan dengan telah memenuhi lima komponen sistem pengendalian internal COSO, yaitu: lingkungan pengendalian, penilaian resiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi serta pemantauan. Walaupun masih terdapat beberapa kelemahan pada akrivitas pengendalian masih terdapat perangkapan tugas pada pelaksanaan kredit. Adanya prosedur pemberian kredit yang jelas dari pengajuan permohonan kredit, penyelidikan berkas jaminan, melakukan survey, hingga sampai dengan pencairan kredit.Pemberian kredit pada Koperasi Kredit Swasti Sari Cabang Oesao mulai dari Tahun 2018-2020 berada pada kriteria efektif, jumlah target pemberian kredit setiap tahunya bertambah.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Beban Kerja Dan Perilaku Pemimpinterhadap Semangat Kerja Pegawai Pada Sylvia Hotel Premier Kupang” dengan persolanan utama dalam penelitian ini adalah apakah beban kerja berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai pada Hotel Sylvia Premier Kupang dan apakah perilaku pemimpin berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai pada Hotel Sylvia Premier Kupang.Serta tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh beban kerja terhadap semangat kerja pegawai pada Hotel Sylvia Premier Kupang dan untuk menganalisis pengaruh perilaku pemimpin terhadap semangat kerja pegawai pada Hotel Sylvia Premier Kupang. Populasi dalam penelitian ini adalah80 pegawai pada Silvya Hotel Primier Kupang, kemudian sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 44 karyawan Hotel Sylvia Premier Kupang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioneratau Angket yang digunakan untuk mengumpulkan data mengenai beban kerja (X1), dan perilaku pemimpin (X2) terhadap semangat kerja (y). Kemudian dilakukan analisis dengan memasukan pengolahan data yang diperoleh dari responden tersebut ke dalam data tabel distribusi frekuensi untuk mengetahui frekwensi intensitas kondisi masing-masing variabel, setelah itu dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh dengan menggunakan analisis regresi linier berganda.Analisis ini meliputi uji t (parsial), uji F (simultan), dan Uji R2. Hasil dalam penelitian ini berdasarkan analisis regresi menunjukan bahwanilai konstanta (a) sebesar 36,593memiliki makna, jika nilai Beban Kerja dan Perilaku Pemimpin sebesar 0 (tidak ada) maka nilai koefisien Semangat Kerja adalah sebesar 36,593. Sedang Koefisien regresi (b) dari variabel Beban Kerja sebesar 0,576 artinya bahwa jika Beban Kerja dinaikkan sebesar 1 satuan maka Semangat Kerja akan mengalami peningkatan sebesar 0,576 dan Koefisien regresi (b) dari variabel Perilaku Pemimpin sebesar 0,286 artinya bahwa jika Perilaku Pemimpin dinaikkan sebesar 1 satuan maka Semangat Kerja akan mengalami peningkatan sebesar 0,066. Hasil uji t menunjukan bahwa nilai hipotesis pertamathitung (4,080) lebih besar dari ttabel(2,018),dan signifikansi (0,000) lebih kecil α (0,05) atau thitung >ttabel dan signifikansi <α, sehingga terbukti bahwa Beban Kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Semangat Kerja pada Silvya Hotel Primier Kupang. Nilai hipotesis kedua thitung (1,003) lebih kecil dari ttabel(2,018),dan signifikansi (0,322) lebih besar α (0,05) atau thitung <ttabel dan signifikansi >α, sehingga terdapat bukti bahwa perilaku pemimpin tidakberpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerjapegawai pada Sylvia Hotel Premier Kupang. Berdasarkan hasil iji F menunjukan bahwa nilai Fhitung sebesar 8,347lebih besar dari Ftabel sebesar 3,22dan signifikan sebesar 0.001 lebih kecil dari pada alpha 0,05, sehingga terdapat bukti bahwa Beban Kerja dan Perilaku Pemimpin berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Semangat Kerja pada Sylvia Hotel Premier Kupang.Berdasarkan hasil analisis nailai determinasi R2 sebesar 0,294. Hal ini menunjukkan bahwa presentase sumbangan pengaruh variabel indenpenden Beban Kerja dan Perilaku Pemimpin terhadap variabel dependen Semangat Kerja sebesar 29,4% dan sisanya sebesar 70,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini. Koefisien Determinasi R2berpengaruh relatif lemah.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN BUDAYA ORGANISASI, TERHADAP KINERJA PEGAWAI Studi Kasus Karyawan Tetap Pada PT. TELKOM WITEL NTT ( Kupang ) Skripsi ini ditulis oleh RIKARDUS JEHADUT, NIM 17412094 Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Jalur Minat Manajemen Sumber Daya Manusia, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (UKAW). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Populasi penelitian ini adalah seluruh Karyawan Tetap Pada PT. TELKOM WITEL NTT ( Kupang ) yang berjumlah 72 orang. Sampel yang diambil 30 respomdem. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan kuesioner, sedangkan dalam pembahasannya alat analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis dapat ketahui konstan regresi a sebesar 48.399 sedangkan koefesien regresi bˡ = 0,145 b² adalah 0,002. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh kecerdasan emosional (X1) dan budaya organisasi (X2) terhadap kinerja karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y= 48.399 + 0,145 X1 + 0,002 X2 + e. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara simultan dan parsial kecerdasan emosional dan budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada PT. Telkom Witel NTT Kupang. Pada uji (t) menunjukkan bahwa hasil pengujian hipotesis pertama yaitu ada pengaruh kecerdasan emosional (X1) terhadap kinerja pegawai (Y). Diketahui bahwa untuk variabel kecerdasan emosional (X1) nilai t hitung = 5.513 lebih besar t table = 0,804 dan tingkat Sig. = 0,000 Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1>0) diterima yaitu variabel kecerdasan emosiona (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja pegawai (Y). Uji hipotesis kedua yaitu ada budaya organisasi (X2) terhadap kinerja pegawai (Y). Diketahui bahwa untuk variabel budaya organisasi (X2) nilai t hitung = 5,513 lebih besar t table = 0,074 dan tingkat Sig. = x 0,942 Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1>0) diterima yaitu variabel budaya organisasi (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja pegawai (Y). Dan terahir pada hasil uji koefisien determinasi (R2) dapat diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.154 atau 15,4% Hal ini berarti besarnya pengaruh kecerdasan emosional dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai adalah 15,4% Sedangkan pengaruh sebesar 2,87% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Kecerdasan Emosional, Budaya Organisasi, Kinerja Pegawai.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perang peran perangkat desa dan partisipasi masyarakat pada akuntabilitas pengelolaan dana desa. Penelitian ini dilaksanakan di kantor desa Oeletsala Kecamatan Taebenu. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu peran perangkat desa (X1), partisipasi masyarakat (X2). Variabel dependen yaitu akuntabilitas pengelolaan dana desa (Y). Data yang digunakan merupakan data primer. Responden dalam penelitian ini adalah perangkat desa beserta masyarakat desa Oeletsala. Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling dengan 40 responden. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Skala pengukuran data dengan skala ordinal. Data dianalisis dengan mengggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel peran perangkat desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa, sedangkan variabel partisipasi masyarakat tidak berpengaruh terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa. Kata Kunci: Akuntabilitas pengelolaan dana desa, Peran perangkat desa, Partisipasi masyarakat.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This research enlisted , analysis on conjunction found is Gospel of Matthew in New Testament. This research problem of this study, what are the types on conjunction, what are the dominant btypes on conjunction? This is qualitative data.the main theory from murthybfrom unibi 2019.this findings shows 3 types of conjunction.Coordinatingconjunction,subordinating conjunction, correlative conjunction.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT A DESCRIPTIVE STUDY ON AUDIO VISUAL MATERIALS USED FOR TEACHING NUMBERS TO JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS AT SMP NEGERI BESTAUMUTI IN TOBU SUB-DISTRICT This research aims to perceive the used of audiovisual materials by the teacher in teaching numbers to junior high school. The writer formulated three research question namely, (1) what are the types of audiovisual materials used for teaching numbers, (2) how does the teacher get the sources of audiovisual materials, and (3) what are the challenges using audiovisual materials. Aims of this research are, to know the types of audiovisual materials used for teaching numbers, to know how does the teacher get the sources of audiovisual materials and to know the challenges using audiovisual materials. The data was taken from interview using in-depth interview techniques with the English teacher then the writer transcribed, identified, clasified and analyzed the data in conducting this research by using descriptive qualitative method. The result proves that the audiovisual materials that used by the teacher for teaching numbers are four types such as objects, demonstration, handout and audio video in order to help the students easy to understand and memorize the material. Besides the four types the teacher get the sources from internet by download and textbook from the school. There also the teacher found two challenges using the audiovisual materials such as time constrains and professional knowledge and technical know how.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN TARIF TERHADAPKEPUASAN KONSUMEN GRAB BIKE DI KOTA KUPANG Salah satu fakta yang mempengaruhi Kepuasan Konsumen adalah Kualitas Pelayanan Dan Tarif. Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan tarif terhadap kepuasan konsumen Grab Bike Di Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekaan kuantitaf, dengan populasi seluruh konsumen Grab Bike Kota Kupang, dengan sampel sebanyak 100 responden. Teknk analisis data yang digunakan dalam menjawab hipotesis adalah Regresi Linear Berganda dengan bantuan SPSS. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa, pertama Kualitas pelayanan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen Grab Bike Di Kota Kupang, dibuktikan dari t hitung sebesar 4,511 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 0,05 dan koefesien regresi mempunyai positif sebesar 0,384, hal ini berarti bahwa semakin tinggi Kualitas Pelayanan yang diberikan maka akan diikuti dengan semakin tinggi Kepuasan Konsumen Grab Bika Di Kota Kupang. Kedua Tarif berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen Grab Bike Di Kota Kupang, dibuktikan dari nilai t hitung sebesar 3,931 dengan tingkat signifikan 0,000 0,05 dan koefesien regresi mempunyai positif sebesar 0,298. Ketiga Kualitas Pelayanan Dan Tarif berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen Grab Bike Di Kota Kupang, hal ini dibuktukan dengan hasil pengujian diperoleh nilai F hitung sebesar 34,733 dengan signifikan 0,000 0,05.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS INFORMASI LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA KUPANG Dierapemerintahaansekaranginibanyaksekaliterjadipembaharuanperaturanpemerintah yang sejalandenganberlakunyaundang-undangotonomidaerahuntukmenumbuhkankesadaranpembangundaerahsecara optimal. Hal tersebutberartipemerintahdaerahdiberikankewenanganuntukmenyelenggarakanpemerintahdaerah yang lebihluas, nyata dan bertanggungjawab. SehinggaPemerintah Daerah ditugaskanuntukmenjalankanrodapemerintahan, pembangunan dan layanansosialmasyarakatsertadiwajibkanuntukmenyampaikanlaporanpertanggungjawabankeuangandaerahnyauntukdinilaiapakahpemerintahdaerahtersebutberhasilmenjalankantugasdenganbaikatautidak. Oleh sebabituPemerintahdaerahdituntut agar pengelolaankeuangandaerahsecarabaik yang harusdilakukandalammewujudkantujuanpemerintahan yang bersih(clean goverment), dimanapengelolaankeuangandaerah yang baikadalahkemampuanmengontrolkebijakankeuangandaerahsecaraekonomis, efisien, transparan dan akuntabel. Pemerintah Daerah harusdapatmempertanggungjawabkanpengelolaankeuangandaerahmelaluiLaporanKeuangan. Undang-UndangNomor 17 Tahun 2003 tentangKeuangan Negara dan Undang-UndangNomor 9 Tahun 2015 tentangPerubahanKedua Atas Undang-UndangNomor 23 Tahun 2014 tentangPemerintah Daerah, yang mengaturbentukpertanggungjawabandalampenyelenggaraankegiatanpemerintahan, dalamhalinidenganmenyampaikanlaporanpertanggungjawabanberupalaporankeuangan. MenurutPeraturanPemerintahNomor 71 Tahun 2010, apabilainformasi yang terdapatdalamLaporanKeunganPemerintah Daerah telahmemenuhikriteriakarakteristik yang ditetapkanmakapemerintahdaerahmampumewujudkantransaparasi dan akuntabilitasdalampengelolaankeuangandaerah. Informasi yang terkandungdalamlaporankeunganharussesuaidenganstandar yang ditetapkan, apabilatidaksesuaimakaakanmengakibatkankerugiandaerah, potensikekuranganpenerimaan, kelemahanadministrasi, ketidakefisien dan ketidakefektifan. Kualitaslaporankeuanganadalahsejauh mana laporankeuanganmenyajikaninformasi yang benar dan jujur. Hal iniberartibahwakualitaslaporankeuanganmenunjukkankonsepkualitasinformasidarilaporantersebut. SehinggaberdasarkanpenjelasantersebutmakadapatmenjadiacuanuntukmenganalisisFaktor-faktorapasaja yangdapatmempengaruhiKualitasInformasiLaporanKeuangan. Faktor-faktor yang dapatmempengaruhikualitasinformasilaporankeuangandiantaranyayaituPengawasan Internal, KapasitasSumberDayaManusia, PemanfaatanTeknologiInformasi, Dan KomitmenOrganisasi. Objek yang akanditelitidalampenelitianiniadalah Badan Keuangan dan AsetPemerintah Daerah Kota Kupangdenganjumlahpegawaisebanyak 85 orang. Teknik analisis data yang penelitigunakandalampenelitianiniuntukmengetahuipengaruhPengawasan Internal, KapasitasSumberDayaManusia, PemanfaatanTeknologiInformasi, dan KomitmenOrganisasiterhadapKualitasInformasiLaporanKeuangan, penelitimenggunakan Uji AnalisisRegresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji t), Uji Simultan (Uji F) dan Uji koefisienDeterminasi (R2). Dari hasilpenelitian yang dilakukan, penelitidapatmenyimpulkanbahwaSecaraparsialterdapatpengaruhPengawasan Internal (X1), KapasitasSumberDayaManusia (X2), PemanfaatanTeknologiInformasi (X3) dan KomitmenOrganisasi (X4) teterhadapKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) pada Pemerintah Daerah Kota Kupang. SedangakansecarasimultanterdapatpengaruhPengawasan Internal (X1), KapasitasSumberDayaManusia (X2), PemanfaatanTeknologiInformasi (X3) dan KomitmenOrganisasi (X4) teterhadapKualitasInformasiLaporanKeuangan pada Pemerintah Daerah Kota Kupang. Hal inidibuktikandenganperolehanhasilpengujiandidapatihasilanalisisregresi linier bergandadengannilaikonstan a sebesar 1.103 sedangkankoefesienregresibˡ = 0.176, b² adalah 0.143, b3adalah 0.113, b4adalah 0.925. Sehinggadapatdimasukandalampersamaananalisisregresi linier bergandayaitu Y = 1.103 + 0.176X1 + 0.143X3 + 0.113X3 + 0.925X4+e. Selainituhasil Uji hipotesispertamayaituterdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelPengawasan Internal (X1) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0000,05 dan nilaiT_hitung 8.279>1,664. Selanjutnya terdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelKapasitasSumberDayaManusia (X2) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0010,05 dan nilaiT_hitung 3.542>1,664. Selanjutnya terdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelPemanfaatanTeknologiInformasi(X3) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0040,05 dan nilaiT_hitung 2.978>1,664. Dan selanjutnya terdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelPemanfaatanKomitmenOrganisasi(X4) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0000,05 dan nilaiT_hitung 28.210>1,664. Berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2) sebesar 0.970. Artinyabahwasebesar 97% variabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dapatdijelaskan oleh variabelPengawasan Internal (X1), KapasitasSumberDayaManusia (X2), PemanfaatanTeknologiInformasi (X3) dan KomitmenOrganisasi (X4). Sedangkanselisihnya 3% dijelaskan oleh variabel lain yang tidaktermasukdalampenelitianini. Kata Kunci :KualitasInformasiLaporanKeuangan, Pengawasan Internal, KapasitasSumberDayaManusia, PemanfaatanTeknologiInformasi dan KomitmenOrganisasi.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH KERAGAMAN PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA U.D SARI JAYA KUPANG Setiap perusahaan dalam menjalankan bisninya selalu berupaya maksimal untuk mencapai profitabilitas, dengan tujuan mempertahankan kelangsungan bisnisnya. Oleh karena itu perusahaan perlu menjalankan strategi pemasaran secara efektif agar dapat membentuk minat konsumen melakukan pembelian. Dengan terbentuknya minat pembelian tersebut maka konsumen akan menunjukkan sejumlah kecenderungan positif dalam suatu aktifitas berbelanja, yang berperan memberikan keuntungan bagi perusahaan. U.D Sari jaya yang teletak di Jalan Ahmad Yani Nomor 164 Kelurahan Merdeka Kota Kupang, adalah salah satu unit bisnis yang bergerak dalam usaha penjualan barang-barang kebutuhan rumah tangga. Sebagai perusahaan yang berorientasi bisnis, maka sepatutnya setiap aktifitas yang dilakukan benar-benar diarahkan untuk mendorong minat konsumen melakukan pembelian. Namun hal tersebut masih sulit diwujudkan, dimana kondisi penjualan pada U.D Sari Jaya sejak tahun 2020 mengalami penurunan secara tajam. Populasi penelitian ini terdiri dari seluruh pelanggan yang berbelanja di U.D Sari Jaya Kupang, yang jumlahnya tidak diketahui secara pasti, jumlah sampel atau responden yang harus diteliti adalah 96,4 responden. Namun untuk memudahkan penelitian ini maka jumlah sampel ditentukan sebesar 100 responden. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel keragaman produk (X1) memiliki pengaruh terhadap minat beli konsumen pada U.D Sari Jaya Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 8,058 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas keragaman produk berpengaruh terhadap keputusan minat beli konsumen pada U.D Sari Jaya Kupang. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel kualitas pelayanan (X2) berpengaruh terhadap minat beli konsumen pada U.D Sari Jaya Kupang, hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 3,943 dengan tingkat signifikan 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas pelayanan berpengaruh signifikan secara parsial terhadap minat beli konsumen pada U.D Sari Jaya Kupang.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Prestasi kerja yang tinggi akan meningkatkan produktivitas perusahaan,
menurunkan tingkat keluar masuk karyawan, serta memantapkan manajemen
perusahaan. Selain itu tingkat prestasi kerja yang tinggi dapat memberi-kan
keuntungan tersendiri, seperti meningkatkan gaji, memperluas, kesempatan untuk
dipromosikan, menurunnya kemungkinan untuk didemosikan, serta membuat
karyawan semakin ahli dan berpengalaman dalam bidang pekerjaanya.
Sebaliknya, tingkat prestasi kerja pegawai yang rendah menunjukkan bahwa
karyawan tersebut sebenarnya tidak kompeten dalam pekerjaannya, akibatnya ia
sukar untuk dipromosikan ke jenjang yang tingkatnya lebih tinggi, dan pada
akhirnya dapat juga menyebabkan karyawan tersebut mengalami pemutusan
hubungan kerja.
Untuk itu peningkatan prestasi kerja karyawan PT. Telekomonikasi Indonesia
Kupang harus dilakukan melalui perubahan sikap dan perilakunya dalam bekerja.
Peningkatan prestasi kerja karyawan tercapai karena didukung oleh adanya
kemampuan yang dimiliki oleh setiap karyawan tersebut. Kemampuan kerja
merupakan kontribusi yang sangat besar terhadap prestasi kerja. Memang tidak
mudah memampukan pegawai karena kemampuan kerja merupakan hal yang
bersifat individual. Setiap individu akan memiliki tingkat kemampuan yang
berbeda-beda dalam dirinya. Hal ini sesuai dengan pengertian kemampuan itu
sendiri Kemampuan merupakan suatu kapasitas individu untuk mengerjakan
berbagai tugas dalam suatu pekerjaan (Stephen P Robbins 1996:82). Kemampuan
individu yang ingin digunakan dan mungkin juga tidak. Kemampuan individu ini
terdiri dari kemampuan fisik dan mental. Seorang karyawan yang tidak memiliki
kemampuan untuk menganalisis persoalan mungkin sekali tidak akan berusaha
bersungguh-sungguh untuk memecahkan persoalan dalam pekerjaanya.
Pemberian motivasi menjadi kebutuhan penting bagi pegawai. Motivasi ini
melalui serangkaian usaha tertentu yang sesuai dengan kebijakan perusahaan.
Dalam memberikan motivasi antar pegawai tidak sama. Hal ini karena pegawai
memiliki cara pandang yang berbeda dalam menerima adanya motivasi. Kegiatan
tersebut harus diarahkan pada pencapaian tujuan perusahaan sehingga prestasi
pegawai bisa terarah dengan baik.
Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan
membahas pengaruhmotivasi kerja dan kemampuan kerja terhadap prestasi kerja
pada PT. Tekom Kupang. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan
adalah metote kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel peneliti
menggunakan teknik random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria
pekerjaan dan tingkat jabatan. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 36 orang dari
jumlah populasi sebanyak 72 orang karyawan yang bekerja di PT. Tekom Kupang.
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara simultan dan parsialmotivasi
dan kemampuan kerja berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan di PT.
Tekom Kupang. Pada Uji Tmenunjukkan bahwa hasil pengujian hipotesis pertama
yaitu adanya hubungan pengaruh motivasi kerja (X1) terhadap prestasi kerja (Y).
Hal ini dibuktikan bahwa variabel motivasi kerja (X1) ditemukan t hitung =
5.415 lebih besar t tabel = 1.904 dan tingkat Sig. = 0,00 lebih kecil dari 0,05.
Selain itu, berdasarkan hasil pengujian hipotesis pertama yaitu adanya hubungan
pengaruhiKemampuan kerja (X2) terhadap prestasi kerja karyawan (Y). Hal ini
dibuktikan bahwa variabel kemampuan kerja (X2) ditemukan t hitung = 2.279
lebih besar t tabel = 1,904 dan tingkat Sig. = 0,029 lebih kecil dari 0,05.Dan
terakhir berdasarkan pada hasil uji koefisien determinasi (R2) diketahui besarnya
koefisien determinasi R2 adalah 0. 644 atau 64,4%. Hal ini berarti besarnya
pengaruh motivasi kerja dan kemampuan kerja terhadap prestasi kerja adalah
64,4%. Sedangkan pengaruh sebesar 35,6% disebabkan oleh faktor lainnya yang
tidak diteliti dalam penelitian ini.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR INTERNAL YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN BAJU PADA TOKO MIAFA (STUDI KASUS TOKO MIAFA FASHION DAN SHEOS) KOTA KUPANG Dalam membeli dan menggunakan sesuatu terlebih dahulu konsumen membuat keputusan mengenai produk apa yang di butuhkan, kapan, bagaimana dan dimana proses pembelian atau menggunakan itu akan terjadi. Dengan kata lain di perlukan suatu proses pengambilan keputusan untuk membeli sesuatu barang atau jasa. Menurut Setiadi (2003), pengambilan keputusan yang di ambil oleh seseorang dapat di sebut sebagai suatu pemecahan masalah. Dalam proses pengambilan keputusan, konsumen memiliki sasaran atau perilaku yang ingin di capai atau di puaskan. Selanjutnya konsumen membuat keputusan perilaku mana yang ingin di lakukan untuk mencapai sasaran tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahuai, faktor-faktor internal terhadap keputusan pembelian pada Toko Miafa Fashion dan shoes kota kupang karena penulis menemukan bahwa terdapat banyaknya tingkat faktor-faktor internal serta kurangnya keputusan pembelian. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah fakto-faktor internal dan keputusan pembelian. Menurut Kotler dan Keller (2012:227) adalah Proses keputusan pembelian merupakan proses dimana konsumen melewati lima tahap, yaitu pengenalan masalah, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian, dan perilaku pasca pembelian, yang dimulai jauh sebelum pembelian aktual dilakukan dan memiliki dampak yang lama setelah itu. Pada analisis lanjutan ini akan menjelaskan mengenai hasil perhitungan pengujian hipotesis Analisis Regresi Linear Berganda Analisis lanjutan ini digunakan untuk mengetahui hasil persamaan regresi linear berganda pada faktor-faktor internal, terhadap keputusan pembelian pada Toko Miafa fashion dan shoes Kota Kupang. Untuk melakukan pengujian pada penelitian ini menggunakan IMB SPSS, maka didapatkan hasil pengujian statistik persamaan regresi linear berganda. Uji t pada dasarnya untuk menunjukan seberapa besar hubungan satu variabel independen secara individual dalam menerapkan variabel dependen. Uji t merupakan prosedur yang digunakan untuk menguji kebenaran atau kesalahan hipotesis nol dan hasil sampel. Hasil penelitian ini menunjukan setiap penambahan 1% nilai faktor motivasi, faktor gaya hidup, sikap dan kepercayaan dan konsep diri maka keputusan pembelian akan bertambah sebesar 0,250. Koefesian regresi tersebut bernilai positif, sehinga dapat dikatakana bahwa faktor motivasi (variabel X1), faktor gaya hidup (variabel X2), sikap dan kepercayaan (variabel X3) dan konsep diri (variabel X4) terhadap keputusan pembelian (variabel Y) adalah positif. Dan berdasarkan nilai signifikasi yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa variabel faktor motivasi (variabel X1), faktor gaya hidup (variabel X2), sikap dan kepercayaan (variabel X3) dan konsep diri (variabel X4) berpengaruh terhadap keputusan pembelian variabel (Y). Dilakukan untuk menunjukan seberapa juah pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat. Apabila nilai signifikasi (sig) lebih kecil dari 0,05 maka satu variabel dikatakan berpengaruh secara signifikasi terhadap variabel yang lain. Pada tabel 4.9 diketahui bahwa nilai thitung variabel motivasi, sebesar 3,644 lebih besar dari nilai ttabel 1.986 dengan nilai sigifikasi 0,00 0,05, thitung variabel gaya hidup, sebesar 0,846 lebih kecil dari nilai ttabel 1.986 dengan nilai sigifikasi 0,00 0,05, thitung variabel sikap dan kepercayaan, sebesar 1,642 lebih besar dari nilai ttabel 1.986 dengan nilai sigifikasi 0,00 0,05, thitung variabel konsep diri, sebesar 0,245 lebih kecil dari nilai ttabel 1.986 dengan nilai sigifikasi 0,00 0,05, Dapat diambil kesimplan bahwa motivasi, berpengaru positif dan signifikasikan lebih kecil dari 0.05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, sedangkan gaya hidup,sikap dan kepercayaan dan konsep diri tidak berpengaru positif dan signifikasikan terhadap keputusan pembelian lebih kecil dari 0.05 sehingga Ha ditolak dan Ho diterima sehingga hal ini menunjukan bahwa motivasi memiliki berpengaruh positif dan signifikasi terhadap keputusan pembelian sedangkan gaya hidup, sikap dan kepercayaan dan konsep diri tidak berpengaru terhadap keputusan pembelian Dari hasil perhitungan regresi linear berganda yang menunjukan bahwa nilai F-hitung adalah sebasar 6,014 sedangkan F-tabel sebesar 3,09 dengan demikian F-hitung>F-tabel dan tarif signifikan (0,0000,05) maka hipotesis Ha ditolak dan Ho diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel faktor internal berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Kata Kunci : Faktor-Faktor Internal Dan Keputusan Pembelian
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Amfoang Barat. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Strategi pembelajaran berbasis Joyfull Learningterhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 52 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIBberjumlah 26 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalahteknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabelatau 5,885>2,008dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen . Hal ini dapat dilihat dari adanya pengaruh terhadap pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan strtegi pembelajaran joyfull learning memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C1 84,61 %, C2 82,30% , C3 80,28% dan C4 77,40%.Adanya strategi pembelajaran pada kelas eksperimen, karena kelas eksperimen diberikan perlakuan, sedangkan kelas kontrol tidak diberikan perlakuan. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaan strategi pembelajaran joyfull learning terhadap hasil belajar siswa.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUHMODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMTING BERBASIS ACTIVE LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMP NEGERI MET’ANA KECAMATAN KUANFATU TAHUN AJARAN 2020/2021 Kase M. M* Nomleni Th. F)** Foeh. Y** TujuandalampenelitianiniadalahUntukmengetahuipengaruh modelpembelajaranprobing promtingberbasisactive learningterhadapkemampuanberpikirkritissiwapadakelas VIIISMP NegeriMet’ana.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahmetodeEksperimenyaitubertujuanuntukmengetahuihubunganvariabelbebasterhadapvariabelterikat.Metode yang digunakanadalahmetodeeksperimendengandesainPosstest-Only Control Design.Populasiseluruhsiswakelas VIII berjumlah31siswadansampelkelas VIIIAdankelas VIIIB berjumlah14 siswa.Teknikpengambilansampel yang digunakanadalahPurposive Sampling.Pengumpulan data dilakukandengantes.Teknikanalisis data menggunakanUji t, denganbantuanSPSS.Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai F sebesar 4,124 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai t 9,032 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh berpikir kritis siswa antara kelas kontrol dan eksperimenHasilpenelitianmenunjukkanbahwapenggunaanModel PembelajaranProbing promtingberbasisactive learningpadakelaseksperimenlebihtinggiyaituMemberikanpenjelasansederhana93%, Membangunketerampilandasar93,00%, Menyimpulkan87,14%,Memberikanpenjelasanlebihlanjut 86,00%.danMengaturstrategidantaktik92,85%. Dibandingkandengankemampuanberpikirkritis padakelasKontrol.Sehinggadapatdisimpulkanbahwaadapengaruh yang signifikandalammodelpembelajaranprobing promtingterhadap kemampuan perpikir kritis siswa di SMP NegeriMet’anaKecamatanKuanfatuTahunAjaran 2020/2021.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
“Identifikasi Jenis-Jenis dan Keanekaragaman Tumbuhan Lumut (Briophyta) yang Berpotensi Sebagai bahan Obat di Taman Wisata Alam Ruteng”.
Atmajaya, R* Rupidara, A.D.N** Bullu, L. N***
Danau Ranamese adalah salah satu objek wisata alam yang berada di wilayah Kabupaten Manggarai Timur Nusa Tenggara Timur yang memiliki biodiversitas makhluk hidup yang tinggi, salah satunya adalah tumbuhan lumut.Kondisi lingkungan di kawasan Danau Ranamese yang masih terjaga menjadikanlumut tumbuh subur dan memiliki variasi yang cukup beragam. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui jenis-jenis tumbuhan lumut (Briophyta) yang berpotensi sebagai bahan obat diTaman Wisata Alam (TWA) Danau Ranamese Kabupaten Manggarai. Penelitian inidilakukan pada bulan Juli 2021, menggunakan metode eksploratif dengan teknik survei, dan wawancara. Analisis data penelitian dilakukan secara deskriptif tumbuhan lumut yang berkhasiat obat di lokasi penelitian dan menghitung jenis dominansi, Fi, FRi, Di, RDi, dan INP tertinggi. Dari hasil penelitian yang ada di tiga stasiun dapat disimpulkan bahwa di Danau Ranamese Kabupaten Manggarai Timur tumbuhan lumut yang teridentifikasi sebanyak 15 jenis,yang memiliki potensi sebagai lumut obat sebanyak 2 spesies yaitu Marchantia polymorpha dan Camphylopus pyriformis.Dari hasil perhitungan dominansi, jenis lumut yang ditemukan dari lokasi penelitian yang mempunyai potensi sebagai obat adalah spesies Marchantia polymorphayaitu Fi=0,88, RFi= 72,72 %, Di= 0,017, RDi= 0,80%, INP= 73,52.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Taman Wisata Alam Danau Ranamese maka dapat disimpulkan bahwa lumut yang ditemukan di TWA Danau Ranamese terdiri dari 15 spesies antara lain Pellia epiphylla, Marchantia polymorpha, Marchantia sp, Hiophyla apiculata, Barbula indica, Andreaea acutifolia, Sphagnum suarrosum, Andreaea gainii, Camphylopus pyriformis, Octoblepharum albidum, Dumortiera Hursuta, Phaeoceros laevis, Fontinalis antipyretica, Haplomitrium blumei. Dari 15 jenis lumut yang ditemukan ada 2 jenis lumut yang berpotensi sebagai bahan obat tradisional adalah Marchantia polymorpha dan Camphylopus pyriformis.
Kata kunci: Danau Ranamese, identifikas lumut, keanekaragaman lumut berkhasiatobat.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Upaya Guru Biologi Dalam Mengatasi Kurangnya Media Pembelajaran Di SMA Negeri Detusoko Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende Berkaitan Dengan Kurikulum 2013 Redho F. Y.)* Manu S.N.T )** Pabala.P.P )** Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Upaya GuruBiologi Dalam Mengatasi Kurangnya Media Pembelajaran Di SMA Negeri Detusoko Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende berkaitan dengan Kurikulum 2013.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.Subjek dalam penelitian ini yaitu guru biologisedangkan objek dalam penelitian ini adalah media pembelajaran.Pengumpulandata penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif (non statistik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru biologi di SMA Negeri Detusoko dalam menagatasi kurangnya media pembelajaran dibagi dalam tiga aspek yaitu, aspek pengadaan media,diantaranyamengadakan media sendiri, aspek kreatifitas dalam pembuatan media dan aspek mengikuti pelatihan. Pada aspek pengadaan media, guru biologi sudah mengadakan media pembelajaran sendiri untuk mengatasi kekurangan media. Media yang diadakan oleh guru biologi adalah media yang diambil dari alam dan media gambar yang diambil dari internet. Pada aspek kreatif menggunakan media pembelajaran, guru biologi di SMA Negeri Detusoko sudah kreatifdilihat dari hasil wawancara bahwa guru biologi selalu menggunakan media pada saat proses pembelajaran berlangsung, media yang sering digunakan yaitu media buku paket,membuat media sendiri dari alamdan membuat media gambar yang diambil dari internet.upaya yang dilakukan guru biologi dalam mengatasi kurangnya media pembelajaran dimasa pandemic covid-19 adalah guru menggunakan media gambar dan media whatsapp. Aspek mengikuti pelatihan pembuatan media pembelajaran guru biologi di SMA Negeri Detusoko belum kreatif dapat dilihat darihasil wawancara bahwa guru biologibelum pernah mengikuti pelatihan pembutan media dan belum kreatif dalam mencari informasi tentang pelatihan pembuatan media pembelajaran. Kata Kunci : Penggunaan Media Pembelajaran Keterangan : *) = Peneliti : **) = Pembimbing ABSTRACK Biology Teacher’s Efforts in Overcoming the Lack of Learning Media in Detusoko Public High School Ende Regency Related to the 2013 Curriculum. Redho F. Y.)* Manu S.N.T )**Pabala.P.P )** The purpose of this study was to determine the efforts of Biology teachers in ovecoming the lack of learning media in Detusoko StateSenior High School, Detusoko Distrik, Ende Regency related to the2013Curriulum. This study used a qualitative descriptive method. The subject in this research is the Biology teacher and the object of the research is the learning media. This research data collection using observation techniques, interviews and ducementation. Data analysis technique using descriptive qualitative (non-statistical). The result showed that the efforts of Biology teachers at SMA Negeri Detusoko in overcoming tha lack of learning media weredivided into three aspects, namely aspects of media procurement including holding their own media, aspects of creativity in using media and aspects of participating in training. On the aspects of media procurement, Biology teachers have held their own learning media to overcome media shortages. Media held by Biology teachers are media taken from nature and media image taken from the internet. In thecreative aspects of using learning media, Biology teachers at Detusoko Publci High School have been creative, asseen from the results of interviews that Biology teachersalways use media during the learing process, the media that are often used are package books, make their on media from nature and make image media that taken from the internet. The efforts made by Biology teachers in overcoming the lack of learning media during the covid-19 pandemic were teachers using image media and whatsapp media. The aspect of participating in the training in making learning media for Biology teachers at SMA Negeri Detusoko has not been creative, it can be seen from the result of interviews that Biology teachers have never attended training in making media and have not been creative in seeking information about training in making learning media. Keywords: Use of Learning Media Remarks *) = Researcher **) = Supervisor
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fitoplankton merupakan salah satu parameter tingkat kesuburan suatu perairan. Fitoplankton berkontribusi sangat besar untuk mengetahui produktivitas primer di perairan.Jika jumlahfitoplankton dalam perairan tinggi maka perairan tersebut cenderung memiliki produktivitas tinggi.Perairan Oeseli merupakan salah satu daerah penangkapan bagi nelayan setempat dan dari desa lainnya. Salah satu sumber makan ikan pelagis kecil adalah fitoplankton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, adalah untuk membuat deskripsi atau gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki.Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitoplankton di daerah penangkapan lampara perairan Oeseli yang ditemukan di kedalaman 1 m sebanyak 67 jenis. Kelimpahan fitoplankton tertinggi di kedalaman 1 m pada siang hari sebesar 6324 sel/L, sedangkan terendah pada malam hari sebanyak 4682,9 sel/L. Kelimpahan pada kedalaman 5 m tertinggi pada siang hari sebanyak 5084,8 sel/L dan terendah adalah di sore hari sebanyak 3932,8 sel/L. Nilai keanekaragaman (H’) di daerah penangkapan lampara Perairan Oeseli baik kedalaman 1 m dan 5 m pada pagi, siang, sore dan malam tergolong tinggi. Nilai dominansi fitoplankton di daerah penangkapan lampara perairan Oeseli pada kedalaman 1 m berkisar antara 0,020-0,021, sedangkan di kedalaman 5 m nilai dominansi fitoplankton berkisar antara 0,021-0,023. Hubungan atau korelasi yang terjadi sangat kuat dan positif antara parameter kimia (nitrat) dan kelimpahan fitoplankton dengan nilai korelesi (R²) sebesar 0,724; kecerahan dan kelimpahan fitoplankton dengan nilai korelesi (R²) sebesar 0,611.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK STRATEGI GURU PENJASORKES MELATIH KEBUGARAN JASMANI SISWA DI PANDEMI COVID-19 Latar belakang: Sesuai dengan surat edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) No. 4 tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Corona virus Disesase (Covid-19) terkait proses belajar menyatakan bahwa belajar dari rumah melalui pembelajaran daring/jarak jauh dilaksankan untuk memberikan pembelajaran yang bermakna bagi siswa. Sekolah sebagai salah satu tempat berkumpulnya banyak orang dikhawatirkan dapat meningkatkan penyebaran virus Corona, perlu menyesuaikan diri. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi guru penjasorkes melatih kebugaran jasmani siswa di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif untuk mengetahui proses pembelajaran penjasorkes pada masa pandemi Covid-19. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian yang didapat adalah: 1) Pelaksanaan kegiatan pembelajaran penjasorkes di masa pandemi, 2) Strategi pembelajaran yang diterapkan di masa pandemi, 3) Modifikasi dalam pembelajaran penjasorkes, 4) Motivasi guru penjasorkes terhadap siswa. Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa pandemi COVID-19 ini semua guru tetap melaksanakan pembelajaran Penjaorkes. Secara keseluruhan pelaksanaan pembelajaran Penjasorkes menggunakan media daring dengan menyesuaikan materi sesuai kondisi dan arahan dari dinas pendidikan.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KANCING GEMERINCINGDALAM PEMBELAJARAN IPATERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI UPTD SMP NEGERI MAUTA KECAMATAN PANTAR TENGAH KABUPATEN ALORTAHUN AJARAN 2020/2021 Yalla S)* Tnunay P)** Ngginak J)** Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaranKancing Gemerincingterhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen semu dengan jenis penelitian Quasi-Experimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 51 siswa dan sampel kelas VIIIA dengan jumlah siswa 25 orang dan kelas VIIIB berjumlah 26 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teshasil belajar.Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabelatau 10,015>2,009 dengansignifikan 0,000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa antara kelas control dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dapat dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar dan memiliki rasa ingin tahu. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Kancing Gemerincingini siswa dibiarkan belajar dalam kelompok, saling menguatkan, mendalami dan bekerja sama untuk dapat menguasai bahan sehingga dapat memberikan pengaruh pada hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 80 %, C2 84,80%, C3 70% dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas control. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Kancing Gemerincing dalam pembelajaran IPA terhadap hasil pembelajaran siswa Di UPTD SMP Negeri Mauta Kecamatan Pantar Tengah Kabupaten Alor Tahun AJaran 2020/2021. Kata kunci : Pembelajaran, Model Pembelajaran Kancing Gemerincing,Hasil Belajar.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Geliat Technopreneurship (Kewirausahaan berbasis Teknologi): Buku Ajar Penuntun Perkuliahan Kewirausahaan ini merupakan buku yang sederhana di mana membahas bisnis technopreneurship dengan pendekatan praktis. Buku ini dilengkapi dengan teori mendasar, contoh bisnis yang bisa diterapkan dan berbagai kegiatan bisnis online dan e-commerce yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini dimaksudkan untuk melengkapi kebutuhan literatur kewirausahaan berbasis teknologi (technopreneurship). Setiap bab di dalam buku ini disertai dengan contoh kasus dan contoh nyata di kehidupan sehari-hari sehingga bisa diimplementasikan dengan mudah oleh para calon pelaku bisnis khususnya bisnis online. Seluruh contoh bisnis di dalam buku ini dilengkapi dengan contoh teknologi yang dapat digunakan untuk menunjang keberhasilan bisnis yang yang akan dilaksanakan khususnya bisnis dengan bantuan teknologi. Seluruh contoh bisnis berbasis teknologi juga dilengkapi dengan penjelasan secara mendalam tentang bagaimana proses, cara melakukan bisnis, dan bagaimana teknik yang bisa diterapkan untuk membuat bisnis tersebut berhasil sesuai apa yang diharapkan. Seluruh teori dan sudut pandang bisnis berbasis teknologi di dalam buku ini sudah mengacu kepada teknologi bisnis terbaru. Pembahasan di dalam buku ini dilakukan secara sistematis, aplikatif, dan berdasarkan sudut pandang bisnis berbasis teknologi terkini. Sehingga buku ini diharapkan mampu membantu para mahasiswa, praktisi bisnis, dan seluruh masyarakat pada umumnya yang berkepentingan terhadap dunia bisnis online, dan bisnis technopreneurship. Buku Geliat Technopreneurship ini merupakan bagian dari luaran pengembangan bahan ajar berupa buku ajar melalui Hibah Pengabdian Masyarakat Skim Program Kemitraan Masyarakat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Materi yang dibahas dalam buku ini meliputi: Bab 1 Trend Kewirausahaan berbasis Teknologi (Technopreneurship) Bab 2 UMKM di Bidang Kue dan Makanan Ringan berbasis Online Bab 3 Strategi dan Teknik Pemasaran untuk UMKM berbasis Online Bab 4 Manajemen Usaha Technopreneur Bab 5 Strategi Pemasaran dan Penggunaan Media Pemasaran untuk Technopreneur Bab 6 Contoh Wirausaha Penjualan Makanan Ringan dengan Memanfaatkan Media Promosi Online
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Telkomsel menyadari bahwa pondasi yang terpenting dalam mendukung ekosistem digital ini salah satunya adalah karakter manusia (penggunanya). Sebelum terwujudnya smart village, smart island, smart city, dan smart nation, maka yang perlu diwujudkan adalah smart people. Telkomsel hendak merajut dan meluaskan kampanye dan edukasi internet yang sehat dan aman dalam sebuah program dan gerakan yang lebih terpadu, terencana dan melibatkan banyak kalangan sehingga pada akhirnya pemahaman tentang #internetBAIK menjadi kebutuhan semua pihak. Dalam buku ini berisi seperangkat navigasi yang digunakan oleh pengguna internet untuk dapat mengambil sebesar-besarnya manfaat dan menekan sekuat-kuatnya dampak buruk yang ada di dalamnya. Dengan mengacu pada norma dan etika yang penuh tanggung jawab, melibatkan pemahaman tentang resiko perilaku online yang berbahaya sehingga sadar untuk bisa melindungi diri sendiri dan orang lain secara aman, disertai adanya upaya penggunaan dan pemanfaatan internet untuk perbaikan, kontribusi positif kepada masyarakat luas dalam rangka meningkatkan kualitas hidup bersama.