Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Ns

318 karya publik ditemukan.

2026: 82025: 82024: 32023: 322022: 702021: 1162020: 192018: 1

ANALISIS PENGARUH PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA KSP KOPDIT PINTU AIR CABANG LARANTUKA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian Reward dan Punishment terhadap kinerja karyawan pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka. KSP Kopdit Pintu Air merupakan salah satu koperasi simpan pinjam yang ada di Indonesia.Memiliki lebih dari 200.000 anggota dan 50 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia salah satunya adalah KSP Kopdit Pintu Air cabang Larantuka dengan memiliki anggota sebanyak 3.330/Maret 2021.Dimana jumlah anggota ini tidak terlepas dari kerja para karyawan untuk mendapatkannya.Target anggota per bulan adalah 54 anggota.Karena jumlah karyawan adalah 38 orang maka masing-masing karyawan minimal harus mendapatkan 2 anggota dalam satu bulan. Karna memiliki banyak anggota koperasi juga tentunya memiliki karyawan yang juga harus mempunyai kinerjakerja yang baik untuk melayani para anggotanya.Untuk mengontrol kinerja kerja karyawannya KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka juga menerapkan sistem reward dan punishmnet kepada karyawannya.Untuk mengontrol kinerja kerja karyawannya KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka juga menerapkan sistem reward dan punishmnet kepada karyawannya.Reward diberikan apabila karyawan yang bersangkutan memiliki kinerja kerja yang baik atau mampu menembus target perusahaan.Sedangkan punishment atau sanksi diberikan oleh KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka kepada karyawan yang belum bisah memenuhi atau pencapaiannya masih dibawa target yang telah direncanakan. Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan diatas maka persoalan dalam penelitian ini adalah: Apakah pemberian reward berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada KSP Kopdit Pintu Air cabang Larantuka.Apakah pemberian punishmnet berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada KSP Kopdit Pintu Air cabang Larantuka. Permasalahan yang ditemukan pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka adalah masalah pemberian reward yang masih terbatas dan kurang adil,serta pemberian punishment yang kurang tegas kepada karyawan yang menyebabkan kinerja karyawan menjadi kurang baik dalam mencapai tujuan perusahaan. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka yakni berjumlah 38 orang responden.Teknik pengmupulan data menggunakan Kuesioner yang diberikan kepada 38 responden yaitu karuyawan KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka dengan menggunakan metode regresi linear berganda untuk mengetahui ada atau tidaknya masalah-masalah dalam teknik regresi linear berganda digunakan juga Uji T,Uji F,Uji R2. Berdasarkan uji regresi linear berganda Nilai konstan adalah 1,362, artinya apabila nilai reward dan punishment sama dengan nol maka kinerja karyawan akan meningkat sebesar 1,362. Nilai koefisiensi (b1) atau variabel reward sebesar 0,520 yang artinya jika rata-rata skor variabel reward meningkat sebesar satu maka rata-rata skor variabel kinerja karyawan akan meningkat sebesar 0,520 dengan asumsi variabel lainnya konstan. Nilai koefisiensi (b2) atau variabel punishment sebesar 0,355 yang artinya jika rata-rata skor variabel punishment meningkat sebesar satu maka rata-rata variabel kinerja karyawan akan meningkat sebesar 0,355 dengan asumsi variabel lainnya konstan.Berdasarkan hasil uji hipotesis uji parsial atau uji T dapat diketahi bahwa variabel reward dan punishment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan hasil perhitungan variabel reward denga nilai signifikan sebesar 0.000 0,05 dan nilai Thitung > Ttabel yaitu dengan nilai 4,229 > 1,686. Dan hasil perhitungan variabel punishment dengan niali signifikan 0,029 0,05 dan nilai Thitung> T tabel yaitu dengan niali 2,278 > 1,686.Dilihat dari hasil uji hipotesi secara serempak (F) atau uji simultan yang menunjukan bahwa nilai Fhitung pada kolom F adalah sebesar 17,899 lebih besar dari nilai Ftabel sebesar 3,26. Nilai signifikan Fhitungpada kolom (sig.) adalah 0,000,nilai ini lebih kecil dari tingkat kesalahan (α) 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel bebas yang terdiri dari reward danpunishment secara simultan berpengaruh positif dan signifikat terhadap variabel terikat yaitu kinerja karyawan.Berdasarkan uji koefisien determinasi (R2) maka disimpulkan bahwa reward dan punishment secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikat terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan hasil tersebut maka hipotesis yang menyatakan reward dan punishment berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan atau H1 diterima. Dengan hasil uji koefisien determinasi (R2) , yaitu sebesar 50,6% dan sisanya sebesar 49,4% dijelaskan oleh faktor-faktor lain diluar penelitian. Implikasi Teoritis dalam penelitian pada umumnya dalam teori-teori tentang pengaruh pemberian reward dan punishment berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Sedangkan Implikasi terapan pada penelitian ini adalah perusahaan harus menambah reward yang harus diterima karyawan sebagai bentuk apresia dan pemberian reward tersebut harus adil. Sedangkan pemberian punishment yang diberikan kepada karyawan harus tegas namun tidak terlalu keras sehingga tidak menimbulkan tekan pada karyawan sehingga karyawan dapat menunjukan kinerja yang lebih baik dalam mencapai tujuan perusahaan

ANALISIS TRANSPARANSI LAPORAN KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) BILULE DESA HONUK KECAMATAN AMFOANG BARAT LAUT KABUPATEN KUPANG

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

This study aims to analyze the transparency of financial reports at the Village-Owned Enterprises (BUMDes) Bilule, Honuk Village, Northwest Amfoang District, Kupang Regency. The principle of transparency uses 3 indicators, namely informative, open and disclosure. This type of research is descriptive qualitative. Data collection was carried out by interviewing several related informants, namely the Bilule BUMDes management body with several community leaders. The results showed that Bilule BUMDes had transparency in their financial reporting.

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan konservatisme dalam akuntansi (studi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bei)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Penerapan Konservatisme. Adapun persoalan yang diangkat adalah Bagaimana pengaruh struktur kepemilikan Manajerial, struktur kepemilikan intitusional, struktur kepemilikan publik, ukuran perusahaan, leverage terhadap penerapan konservatisme dalam akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur kepemilikan Manajerial, struktur kepemilikan intitusional, struktur kepemilikan publik,ukuran perusahaan, leverage terhadap penerapan konservatisme dalam akuntansi. Adapun konsep dari penelitian ini adalah struktur kepemilikan Manajerial, struktur kepemilikan intitusional, struktur kepemilikan publik, ukuran perusahaan, leverage terhadap penerapan konservatisme dalam akuntansi. Konservatisme adalah sebuah prinsip perusahaan yang berhati-hati dalam menentukan setiap nilai yang ada di laporan keuangan. Kepemilikan manajerial adalah suatu kondisi di mana manajer mengambil bagian dalam struktur modal perusahaan atau dengan katalain manajer berperan ganda sebagai manajer sekaligus pemegangsaham di perusahaan. Kepemilikan institusional adalah kepemilikan saham perusahaan yang dimiliki oleh institusi atau lembaga seperti perusahaan asuransi, bank, perusahaan investasi dan kepemilikan institusi lain. Struktur kepemilikan publik merupakan persentase jumlah saham yang dimiliki oleh publik dibandingkan dari seluruh saham yang beredar. Pengendalian akan cenderung rendah apabila kepemilikan publik menyebar.Ukuran perusahaan merupakan ukuran yang digunakan untuk mengukur perusahaan dari seberapa luas pengungkapan informasi. Menurut Helfret (2001:128) rasio laverage adalah rasio yang menggambarkan proporsi “dana pihak lain” atas kepemilikan aktiva perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam periode 2016-2019. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah 10 perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan data sekunder. Data sekunder adalah sumber data yang di peroleh melalui media perantara atau secara tidak langsung. Data ini berupa laporan keuangan yang sudah di publikasikan oleh perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang memenuhi kriteria sampel penelitian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2019 yang dapat diakses melalui Situs www. idx.co.id Berdasarkan Hasil Uji Determinasi model summary diperoleh nilai nilai R Square sebesar 0,688, hal ini berarti 68,8% konservatisme akuntansi dapat dijelaskan oleh variabel SKM, SKI, SKP, UP, dan LEV. Sisanya 31,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Struktur kepemilikan manajerial memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Struktur kepemilikan institusional tidak memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Struktur kepemilikan publik tidak memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Leverage tidak memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi.

ANALISIS SISTEM AKUNTANSI PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS (Pada JETB Mart Kupang)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS SISTEM AKUNTANSI PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS PADA JETB MART KUPANG Renya Rosari; Nitaniel Hendrik; Erik Frans D. Sabu Fakultas Ekonomi Program Studi Akuntansi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Suatu sistem akuntansi yang baik sangat dibutuhkan bagi setiap UMKM salah satunya adalah sis tema kuntansi penerimaan dan pengeluaran kas. Kas merupakan salah satu aktiva yang memiliki peranan penting dalam perkembangan UMKM karena memiliki sifat yang cair (liquid). Sistem akuntansi penerimaan kas merupakan bagian penting dalam siklus akuntansi sebuah perusahaan, dimana penerimaan kas merupakan hal utama kegiatan operasional. Sistem penerimaan dan pengeluaran kas yang baik semua transaksi penerimaan dan pengeluaran dalam jumlah besar harus dilakukan dengan cek yaitu melalui bank, sedangkan untuk penerimaan dan pengeluaran tunai yang jumlahnya relatif kecil dilakukan melalui kas kecil. Kesalahan ataupun penyimpangan terhadap kas di tangan (kas kecil) biasanya melibatkan pihak-pihak intern perusahaan terutama di bagian kas. Sebuah perusahaan memerlukan pengelolaan penerimaan kas yang baik agar memberikan kemudahan alur informasi suatu transaksi, maka dari itu diperlukan prosedur yang baik dan sesuai untuk pengendalian internal terhadap kas sehingga informasi tersebut bermanfaat untuk kemajuan dan kepentingan usaha. Yang menjadi persoalan penelitian dalam penelitian ini adalah: Analisis Sistem Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada Usaha Mikro Kecil Menengah JETB Mart Kupang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Sistem Akuntansi Penerimaan Kas dan Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas Pada Usaha Mikro Kecil Menengah JETB Mart Kupang, Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengetahui Sistem Akuntansi Penerimaan Kas, Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas Pada Usaha Mikro Kecil Menengah JETB Mart Kupang. Manfaat penelitian ini yakni menambah wawasan dan pemahaman akan teori yang berhubungan dengan Sistem Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Usaha Mikro Kecil Menengah JETB Mart Kupang yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan di UKAW pada umumnya dan Fakultas Ekonomi pada khususnya, serta sebagai kontribusi atau masukan pada seluruh pelaku UMKM secara umum dan secara khusus pelaku UMKM di Kabupaten Kupang terkait pentingnya sistem akuntansi penerimaan dan pengeluaran Kas sehingga dapat menghasilkan suatu informasi yang dapat dipakai dalam pengambilan keputusan dalam menjalankan usaha. Konsep Penelitian yakni Sistem Penerimaan Kas adalah suatu kesatuan untuk mengumpulkan, mencatat transaksi, mengatur penerimaan sejumlah uang dari pihak lain yang berhubungan dengan barang atau jasa yang telah diberikan perusahaan yang meliputi Dokumen penerimaan kas ( Faktur penjualan, Buku Register kas,) dan Catatan Akuntansi yang digunakan dalam penerimaan kas antaralain; Jurnal penerimaan kas, Jurnal Penjualan, dan Jurnal Umum, Sistem akuntansi pengeluaran kas pada umumnya didefinisikan sebagai organisasi formulir, catatan dan laporan yang dibuat untuk melaksanakan kegiatan pengeluaran baik dengan cek maupun dengan uang tunai untuk mempermudah setiap pembiayaan pengelolaan perusahaan. Pengeluaran kas dalam perusahaan dilakukan dengan menggunakan cek. Dokumen yang digunakan adalah Bukti Kas Keluar, Cek, Permintaan Cek (Check Request). Catatan Akuntansi yang Digunakan adalah Jurnal Pengeluaran Kas (Cash Disbursement Journal), Register Cek (Check Register). Populasi dalam penelitian ini adalah semua format dokumen keuangan JETB Mart Kupang, Sampel dalam penelitian ini adalah dokumen akuntansi penerimaan kas dan dokumen akuntansi pengeluaran kas yang meliputi Bukti transaksi penerimaan kas dan pengeluaran kas, faktur penjualan, jurnal penerimaan kas, jurnal pengeluaran kas, jurnal umum, buku besar, pada JETB Mart Kupang Kupang 2020, Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah pengumpulan data dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Analisis Kualitatif. Berdasarkan hasil wawancara dan analisis yang telah dilakukan mengenai Sistem Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas pada JETB Mart Kupang, Hasil analisis menunjukan bahwa Jaringan prosedur yang membentuk sistem akuntansi penerimaan kas JETB Mart Kupang adalah prosedur order penjualan, prosedur penerimaan kas, prosedur pencatatan penjualan tunai, prosedur pencatatan penerimaan kas. Sistem akuntansi pengeluaran kas JETB Mart Kupang meliputi beberapa transaksi, diantaranya untuk pembelian barang dagang, biaya administrasi toko, biaya listrik dan gaji karyawan. Dokumen yang digunakan dalam sistem akuntansi pengeluaran kas JETB Mart Kupang antara lain: buku register kas, atau bukti pengeluaran kas, dan nota kwitansi. Catatan akuntansi yang digunakan dalam sistem pengeluaran kas di JETB Mart Kupang adalah jurnal pengeluaran kas, jurnal umum dan buku besar. Jaringan prosedur yang membentuk sistem JETB Mart Kupang adalah Prosedur pembuatan bukti kas keluar, dan Prosedur pencatatan pengeluaran kas, prosedur pengeluaran kas dengan menggunakan cek. JETB Mart Kupang belum menerapkan Jaringan prosedur yang membentuk sistem penyetoran kas ke bank secara khusus. Prosedur pengeluaran kas dengan menggunakan cek JETB Mart Kupang belum menerapkan prosedur tersebut karena JETB Mart kupang masih satu bagian organisasi yang belum terpisahkan dengan koperasi unit usaha Ebenhaezer Tarus Barat. Kata Kunci : Sistem Akuntansi, Penerimaan Kas, Pengeluaran Kas.

analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan kain tenun ikat pada toko sinar baru kupang

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam era pembangunan dewasa ini, pemerintah menekankan suatu strategi pembangunan yang berorientasi pada industrialisasi. Sektor industri di andalkan sebagai akselarasi pembangunan ekonomi,karenan industri mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat ke jenjang yang lebih tinggi, sebab sektor industri memperluas kesempatan kerja sehingga menampung banyak tenaga kerja dan menghasilkan produk-produk yang berkualitas dan terjangkau daya beli masyarakat.Dengan di tunjang oleh peran pemerintah yang membidangi kegiatan industri rakyat seperti Departemen perindustrian dan perdangangandan swasta terkait lainnya maka kegiatan industri terus di tingkatkan. Mengacu pada peranan pemerintah dalam sektor diantaranya adalah indutri tenun ikat. Industri tenun ikat pada umumnya tidak membutuhkan dana yang besar dalam pengelolaannya, sebab bahan baku dapat diperoleh secara alamiah dari lingkungan sendiri dan juga dibelih pada toko atau kios terdekat atau yang harganya dapat dijangkau masyarakat. Dengan demikian maka produk tenun ikat dapat dihasilkan dalam jumlah tertentu untuk ditawarkan kepada konsumen. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan dibahas mengenai penjualan produk kain tenun ikat. Menurut Abdullah dan Tantri (2016: 3) Penjualan adalah bagian dari promosi dan promosi adalah salah satu bagian dari keseluruhan sistem pemasaran. Penjualan adalah suatu proses pertukaran barang atau jasa antara penjual dan pembeli. Perlu untuk diketahu juga bahwa adapula faktor yang mempengaruhi penjualan diantaranya harga jual dan kualitas produk atau barang. Oleh sebab itu berdasarkan kajian empiris dan konseptual di atas, maka faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan yang layak untuk dikaji secara lebih mendalam dalam penelitian ini adalah faktor harga dan kualitas produk. Harga merupakan suatu nilai yang dibuat untuk menjadi patokan nilai suatu barang. harga cukup memiliki pengaruh yang besar terhadap penjualan , bagaimana yang telah dijelaskan dalam hukum permintaan “jika harga semakin murah maka maka barang yang diminta akan semakin banyak dan sebaliknya jika harga semakin mahal maka barang yang diminta semakin sedikit”. harga juga merupakan suatu penentu bagi permintaan barang dan untuk menentukan posisi persaingan penjualan dipasar. harga juga salah satu faktor penentu konsumen dalam mentukan suatu konsumen dalam menentukan suatu produk maupun jasa yang akan dibeli tersebut merupakan kebutuhan pokok lainnya, konsumen akan sangat memperhatikan harganya. pengusaha perlu memperhatikan hal ini, karena dalam persaingan usaha, harga yang ditawarkan oleh pesaing usaha, harga yang ditawarkan oleh pesaing biasa lebih rendah. Kualitas produk merupakan fokus utama dalam perusahaan, ualitas merupakan suatukebijakan penting dalam meningkatkan daya saing produk yang harus memberi kepuasan kepada konsumen yang melebihi atau paling tidak sama dengan kualitas produk dari pesaing. prusahaan harus benar-benar memahamiapa yang dibutuhkannkonsumen atas suatu produk yang akan dihasilkan. dengan demikian kualitas produk adalah suatu usaha untuk memenuhiataumelebihi harapan pelanggan, diamana suatu produk tersebut memiliki kualitas yang sesuai dengan standar kualitas yang telah ditentukan,dan kualitas merupakan kondisi yang selalu berubahkarena selera atau harapan konsumen pada suatu produk selalu berubah, kualitas produk yang baik merupakan harapan konsumen yang harus dipenuhi oleh perusahaan, karena kualitas produk yang baik merupakan kunci perkembangan produktivitas perusahaan. Pada penelitian ini, objek yang peneliti teliti adalah pada Toko Sinar Baru Kupang dengan jumlah sampel yang layak untuk penelitian ini adalah sebanyak 96 orang responden. Hasil penelitian menjelaskan bahwa secara parsial terdapat pengaruh harga terhadap penjualan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan uji t sebesar 0,003<0,05 dan thitung 3.101 > ttabel 1,661. Sedangkan terdapat pengaruh juga variabel kualitas produk terhadap penjualan Hal ini dibuktikan dengan perolehan uji t sebesar 0,000<0,05 dan thitung 6.523 > ttabel 1,661. Selain itu hasil analisis regresi juga menghasilkan persamaan Y = 24.692 + 0,321 X1 + 0,424 X2 + e yang artinya terdapat hubungan positif variabel harga dan kualitas produk terhadap penjualan. Hasil uji koefisien determinasi menghasilkan nilai R Square sebesar 0.513. Artinya bahwa sebesar 51,3% variabel Penjualan (Y) dapat dijelaskan oleh variabel Harga (X1), dan variabel Kualitas Produk (X2) Sedangkan selisihnya 48,7% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini.

DESKRIPSI TENTANG PENYEBAB DAN MODUS TINDAKPIDANA PENYUAPAN TERHADAP PANITERA PENGGANTI

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Skripsi ini berjudul :“Deskripsi Tentang Penyebab Dan Modus Tindak Pidana Penyuapan Terhadap Panitera Pengganti”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1) Apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penyuapan terhadap panitera pengganti? 2) Bagaimanakah modus yang digunakan oleh pelaku dalam melakukan tindak pidana penyuapan terhadap panitera pengganti?.Tujuan penelitian adalah 1) untuk mengetahui penyebab terjadinya tindak pidana penyuapan terhadap panitera pengganti. 2) Untuk mengetahui modus yang digunakan oleh pelaku dalam melakukan tindak pidana penyuapan terhadap panitera pengganti. Penelitian ini bersifat deskripstif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor penyebab dan modus tindak pidana penyuapan terhadap panitera pengganti sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah tindak pidana penyuapan terhadap panitera pengganti. Berdasarkan Deskripsi dan Hasil Penelitian yang menjadi faktor penyebab terjadinya tindak pidana penyuapan terhadap panitera pengganti adalah Adanya kesempatan yang dimiliki oleh terdakwa korupsi untuk bertemu dengan terdakwa panitera pengganti dan hubungan psikologis terdakwa selaku panitera pengganti dengan hakim.Sedangkan modus yang digunakan oleh pelaku dalam melakukan tindak pidana penyuapan terhadap panitera pengganti adalah Pertemuan antara terdakwa korupsi dan terdakwa selaku panitera pengganti (antara penyuap dan disuap), pertemuan antara terdakwa dan hakim, permintaan imbalan oleh hakim dan penyerahan uang oleh terdakwa korupsi kepada hakim melalui terdakwa panitera pengganti. Saran yang penulis berikan adalah diharapkan bagi penegak hukum dalam hal ini Hakim maupun Panitera pengganti dalam menangani suatu perkara dapat menerapkan ketentuan hukum pidana yang sesuai, sehingga para pelaku tindak pidana korupsi mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya dengan didasari penerapan hukum pidana yang tepat dari para penegak hukum, maka rasa keadilan dapat dirasakan bagi semua kalangan. Bagi kalangan masyarakat khususnya bagi oknum yang melakukan korupsi agar tetap menjalani proses hukum yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk menghindari timbulnya kasus lain dan melibatkan pihak lain sehingga terjerat pada masalah hukum yang lain.Perlu adanya pencegahan yang dilakukan dalam diri pribadi masing-masing agar korupsi di Indonesia tidak semakin meluas. Sebagai orang beragama semua kejahatan ini dapat dijauhkan apabila kita hidup takut akan Tuhan dan menjahui larangannya. Kata Kunci : Penyebab dan Modus, Tindak Pidana Penyuapan, Panitera Pengganti.

Pengaruh Faktor Penjelas Financial Distress Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2020

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalahPengaruh Faktor Penjelas Financial Distress Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Adapun persoalan yang diangkat dalam penelitian ini adalah Apakah Rasio likuiditas berpengaruh terhadap financial distress yang Terdaftar di BEI, Apakah Rasio leverage berpengaruh terhadap financial distress yang Terdaftar di BEI, Dan Apakah Rasio manajemen aset berpengaruhterhadapfinancial distress yang Terdaftar di BEI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Rasio likuiditas, Rasio leverage dan Rasio manajemen aset berpengaruh Terhadap financial distress Yang Terdaftar di BEI. Adapun konsep dari penelitian ini adalah finansial distress, rasio likuiditas, rasio leverage, dan rasio manajemen aset.Financial distress merupakan sebagai tahap penurunan kondisi keuangan yang terjadi pada perusahaan sebelum terjadinya kebangkrutan atau likuidasi.Rasio likuiditas merupakan rasio yang menunjukan hubungan antara kas dan aset lanacar perusahaan lainnya dengan kewajiban lainnya dengan kewajiban lancarnya. Rasio leverage adalah rasio yang mengukur perbandingan dana yang disediakan oleh pemilik dengan dana yang dipinjamkan perusahaan dari kreditur. Rasio manajemen aset mengukur efektivitas perusahaan dalam mengelola aktivanya, yaitu mengukur kemampuan seluruh aktivanya, yaitu mengukur kemampuan seluruh aktivanya dalam menghasilkan penjualan Populasi dalam penelitian ini adalahperusahaan manufaktur yang terdaftar diBursa Efek Indonesia (BEI) dalam periode Tahun 2017 sampai dengan Tahun 2020.Berdasarkan populasi yang ada maka dipilih 8 perusahaan manufaktur dengan kriteria sampel.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan data sekunder. Data sekunder adalah sumber data yang di peroleh melalui media perantara atau secara tidak langsung. Data ini berupa laporan keuangan yang sudah di publikasikan oleh perusahaan manfaktur yang di delisting untuk memenuhi kriteriasampel penelitian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020 yang dapat diakes melalui Situs www. Idx.co.id Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai koefisien determinasi R sebesar 0,905 hal ini menunjukkan bahwa variabel rasio likuiditas, rasio leverage dan rasio manajemen aset memiliki hubungan yang kuat dengan finansial Distress. Kemudia nilai R Square sebesar 81,9, hal ini berarti 81,9% Financial Distress dapat dijelaskan oleh variabel rasio likuiditas, rasio leverage dan rasio manajemen aset. Sisanya 19,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hipotesis 1 menyatakan bahwa variabel Likuiditas tidak berpengaruh terhadap Financial Distress. Berdasarkan hasil uji statistik thitung menunjukkan nilai signifikan Likuditas yaitu sebesar 0,747 lebih besar dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 ditolak, yang berarti variabel Likuiditas tidak berpengaruh positif terhadap Financial Distress. Hipotesis H2 menyatakan bahwa variabel Leverage berpengaruh signifikan terhadap Financial distress. Berdasarkan hasil uji statistik thitungmenunjukkan nilai signifikan Leverage yaitu sebesar 0,000 kurang dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 diterima, yang berarti variabel leverage berpengaruh signifikan terhadap konservatisme. Hipotesis H3 menyatakan bahwa variabel Manajemen aset tidak berpengaruh terhadap konservatisme. Berdasarkan hasil uji statistik thitung menunjukkan nilai signifikan Manajemen Aset yaitu sebesar 0,780 lebih besar dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H3 ditolak, yang berarti variabel Manajemen Aset tidak berpengaruh positif terhadap Financial Distress Kata Kunci : Financial Distress, Rasio Likuiditas, Rasio Leverage, Dan Rasio Manajemen Aset

Analisis Desentralisasi dan Efektivitas Fiskal Kabupaten Ende

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat Desentralisasi dan Efektifitas Kabupaten Ende 2017-2021, sejauh mana pemerintahan daerah meningkatkan pemerataan kemampuan keuangan daerahnya sesuai kewenangan yang diserahkan oleh pemerintahan pusat dan serta merealisasikan pendapatan daerah yg seefektif mungkin. Jenis penelitian ini yaitu deskripsi kuantitatif pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan sumber data bjpk. Kemenkeu.go.id/portal/data/apbd. Hasil penelitian ini menunjuhkan bahwa tingkat desentralisasi sangat bagus dan efektifitas fiskal sudah efektif.

ANALISIS PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BUMN PADA PT. PELNI TAHUN 2017-2020

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul “Analisis Penilaian Tingkat Kesehatan Bumn Pada PT. Pelni Tahun 2017- 2020”. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan “Bagaimana penilaian tingkat kesehatan BUMN pada PT. PELNI Tahun 2017-2020?. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan BUMN pada PT. PELNI Tahun 2017-2020 dilihat dari Aspek Keuangan. Populasi penelitian ini adalah laporan keuangan PT Pelni tahun 2017-2020, dengan sampel penelitian adalah laporan keuangan PT Pelni tahun 2017-2020. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, dengan teknik tersebut data yang dibutuhkan diunduh dari wensite resmi perusahaan. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan dua cara analisis yakni analisi pendahuluan dan analisis lanjutan. Dalam analisis pendahuluan, akan didiskripsikan konsep berdasarkan indikator empirik dari konsep. Sedangkan dalam analisis lanjutan, akan dianalisis data laporan keuangan dan menghitung rasio=rasio keuangan penting sesuai ketentuan Peraturan Menteri BUMN No. PER- 10/MBU/2014. Berdasarkan hasil analisis pendahuluan,bahwa kinerja keuangan PT. Adhi Karya (Persero) Tbk periode 2010-2013 menunjukkan bahwa perusahaan selalu mendapatkan predikat Sehat kategori pada tahun 2010-2012 PT. Adhi Karya (Persero) Tbk, selalu stabil mendapat akumulasi bobot penilaian sebesar 52,5 dengan total skor 75, sedangkan pada tahun 2013 mengalami kenaikan akumulasi bobot penilaian yaitu menjadi 55 dengan skor 78,57. Hasil untuk PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk pada periode 2010-2013 menunjukkan bahwa perusahaan selalu mendapatkan predikat sehat kategori AA.pada tahun 2013 akumulasi bobot penilaian yaitu menjadi sebesar 57,75 dengan total skor 82,5. Hasil Analisis kinerja keuangan PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk periode 2010-2013 menunjukkan bahwa perusahaan selalu mendapatkan predikat Sehat kategori pada tahun 2013 PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk akumulasi bobot penilaian sebesar 55 dengan total skor 78,57. Secara akumulasi bobot penilaian menunjukkan kinerja yang cenderung mengalami peningkatan.Perbedaan dalam penelitian ini adalah objek yang diteliti, bidang usaha yang diteliti, periode waktu dan adanya analisis trend di penelitian ini.Persamaan dalam penelitian ini adalah penilaian kesehatan BUMN. Berdasarkan hasil analisis lanjutan Tahun 2017 total 44, tingkat kesehatan BB kategorinya kurang sehat, tahun 2018 masih sama total 44, Tingkat kesehatan BB kategorinya kurang sehat sedangkan tahun 2019 total meningkat 48, tingkat kesehatan BB kategorinya kurang sehat dan dittahun 2020 total kembali menurun 45, tingkat kesehatan BB kategorinya kurang sehat.

PENGARUH WAKTU PENYULINGAN MINYAK KAYU PUTIH DENGAN MENGGUNAKAN ALAT BOILER

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penilitian telah dilakukan dengan tujuan mengetahui efisiensi boiler mesin destilasi pada penyulingan minyak kayu putih. Bahan yang di gunakan yaitu daun kayu putih diolah menjadi minyak kayu putih. Penilitian dilakukan dengan 3 perlakuan yaitu destilasi penyulingan selama 30, 60, dan 90 menit. Rancangan yang di gunakan adalah rancangan acak lengkap dan di lanjutkan dengan uji Unova dan Duncan. Setiap perlakuan mengalami 3 pengulangan setiap perlakuan di buat dengan bahan dasar 2500 gr. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa perlakuan efesiensi boiler memberikan pengaruh pada pengamatan laju destilasi dan efesiensi destilasi. Perlakuan A. (30 menit) adalah perlakuan terbaik yang menghasilkan nilai laju destilasi 0,155555556 ml/menit, efisiensi destilasi 1,866667 ml/gr

EFISENSI BOILER MESIN DESTILASI PADA PENYULINGAN MINYAK KAYU PUTIH

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penilitian telah dilakukan dengan tujuan mengetahui efisiensi boiler mesin destilasi pada penyulingan minyak kayu putih. Bahan yang di gunakan yaitu daun kayu putih diolah menjadi minyak kayu putih. Penilitian dilakukan dengan 3 perlakuan yaitu destilasi penyulingan selama 30, 60, dan 90 menit. Rancangan yang di gunakan adalah rancangan acak lengkap dan di lanjutkan dengan uji Unova dan Duncan. Setiap perlakuan mengalami 3 pengulangan setiap perlakuan di buat dengan bahan dasar 2500 gr. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa perlakuan efesiensi boiler memberikan pengaruh pada pengamatan laju destilasi dan efesiensi destilasi. Perlakuan A. (30 menit) adalah perlakuan terbaik yang menghasilkan nilai laju destilasi 0,155555556 ml/menit, efisiensi destilasi 1,866667 ml/gr

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG UBI KELADI (Colocasia esculenta) PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK ROTI TAWAR

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH SUBSTITUSITEPUNG UBI KELADI (COLOCASIA ESCULENTA) PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK ROTI TAWAR (Moron V.K.*) (Medah I. A.**) (Malelak Zet**) ABSTRAK Roti tawarmerupakanolahanpangan yang berasaldaritepungterigu yang diberi ragi dan bahantambahanlainnyadenganmelaluipengadonan, fermentasi (pengembangan) dan proses pemanggangan. Konsumsitepungteriguuntukolahanpangan di Indonesia semakinmeningkat dan sebagianbesartepungterigudiperolehsecaraimpordari negara lain, sehinggaperlualternatifpenggantitepungterigudenganmenggunakantepungumbilokal. Penelitihaninibertujuanuntukmengetahuipengaruhsubstitusitepungkeladi (colocasia esculenta) pada tepungteriguterhadapkarakteristikorganoleptik roti tawar. Penelitihaninidilaksanakan di laboratoriumprochesingpertanian, universitas kristenarthawacanakupang. Metode yang digunakan pada penelitihaniniadalahmenggunakanrancanganacaklengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangansehinggamenghasilkan12 unitpercobaan,denganpresentase 0%, 5%, 10%, dan 15%. Variabel yang diamatiadalahorganoleptikyaituwarna, aroma, rasa, tekstur. Hasil penelitihanmenunjukanbahwasubstitusitepung ubi keladi pada tepungteriguberpengaruhterhadapkarakteristikorganoleptik roti tawar. Perlakuanterbaikyaitusubstitusitepung ubi keladisebanyak 5%. Denganinimenunjukanbahwa uji analisisorganoleptikyakni: skorwarna 3,688 dengankategori (sangat suka), skor aroma 3,711 dengankategori (sangat suka), skor rasa 3,844 dengankategori (sangat suka), skortekstur 3,777 dengankategori (sangat Suka). Kata Kunci: Tepungterigu, tepung talas, dan roti tawar

ANALISIS HUBUNGAN DISIPLIN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA DINAS PERTANIAN KABUPATEN SABU RAIJUA

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS HUBUNGAN DISIPLIN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA DINAS PERTANIAN KABUPATEN SABU RAIJUA Kinerja merupakan gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan dalam sebuah organisasi.Kinerja pegawai negeri sipil mempengaruhi seberapa banyak mereka memberikan kontribusi kepada lembaga seperti kedisiplinan dan komitmen organisasi. Mengingat betapa pentingnya masalah disiplin kerja dan komitmen organisasi bagi instansi, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul ini. Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan disiplin kerja dengan kinerja pegawai negeri sipil pada Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Sabu Raijua, dan untuk mengetahui hubungan komitmen organisasi dengan kinerja Pegawai Negeri Sipil pada Dinas Pertanian Kabupaten Sabu Raijua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasi. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Pertanian Kabupaten Sabu Raijua dengan jumlah populasi 129 orang dan sampel 31 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis pendahuluan dan analisis lanjutan korelasi Pearson product momen. Hasil penelitian analisis lanjutan menunjukan bahwa pegawai negeri sipil dominan memiliki konsep disiplin kerja yang sangat tinggi pada indikator tingkat kehadiran setuju 21 orang (67,8%), konsep komitmen organisasi yang sangat tinggi pada indikator tingkat normatif sangat setuju ditujukan kepada 20 orang (64,5%), dan konsep kinerja yang sangat tinggi pada indikator tingkat kualitas kerja setuju 19 orang (61,3%). Hasil pengujian signifikansi korelasi, menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara variabel disiplin kerja dengan variabel kinerja dan kedua variabel memiliki hubungan yang kuat di buktikan dengan nilai rhitung> rtabel (0,512>0,361) dan memiliki hubungan yang kuat dengan arah yang positif. Dan variabel komitmen organisasi dengan variabel kinerja menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan di buktikan dengan nilai rhitung> rtabel (0,649>0,361) dan memiliki hubungan yang kuat dengan arah yang positif. Besarnya pengaruh variabel X1, X2 terhadap variabel Y menggunakan rumus determinan r2, yaitu sebesar 42,6% dan sisanya 57,5% dipengaruhi oleh faktor lain. ,

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN PROFESIONALISME KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR SINODE GEREJA MASEHI INJILI TIMOR DI KUPANG

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul “Pengaruh komitmen organisasi dan profesionalisme Kerja terhadap kinerja pegawai pada kantor sinode gereja masehi injili timor di kupang”. Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Komitmen Organisasi Dan Profesionalisme kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Sinode Gereja Masehi Injili Timor di Kupang.. Serta Berdasarkan rumusan masalah di atas maka penulis dapat merumuskan persoalan penelitian sebagai berikut: 1. Apakah Komitmen Organisasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada kantor Sinode Gereja Masehi Injili Timor di Kupang?. 2. Apakah Profesionalisme Kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada kantor Sinode Gereja Masehi Injili Timor di Kupang? Konsep Pemikiran dalam penelitian ini sebagai adalah (1). Komitmen Organisasional dalam penelitian ini adalah bentuk sikap dimana individu merasa menjadi bagian dari organisasi dan merasa ingin tetap menjadi bagian dari organisasi serta dengan sungguhsungguh memberikan waktu, kesempatan yang dimiliki dan mencurahkan segala potensi diri yang dimilikinya tanpa adanya perasaan terpaksa untuk tetap berusaha mewujudkan apa yang menjadi tujuan organisasi dan memiliki kebanggaan menjadi bagian dari organisasi tersebut. (2).Komitmen profesional dalam penelitian adalah tingkat loyalitas individu pada profesinya seperti yang dipersepsikan oleh individu. (3).Kinerja dalam penelitian ini adalah hasil yang dicapai oleh pegawai menurut ukuran yang berlaku untuk pekerjaan yang bersangkutan Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2014). Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai pada kantor Sinode Gereja Masehi Injili Timor di Kupang yang berjumlah 78 orang. Sampel penelitian yang diambil adalah sebanyak 20 orang pegawai. Metode pengambilan sampel menggunakan sampel xi probabilitas/acak dengan cara stratifikasi (Stratified Random Sampling) karena jumlah pegawai yang bekerja lebih dari 3 tahun. Dalam pengorganisasian penelitian, Pada tahap pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket (kuisioner). Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Semantic Differential Scale merupakan metode pengukuran sikap dengan menggunakan skala penelitian secara verbal dua kutub (bipolar) penelitian yang ekstrim, misalnya : Kuat–lemah, baik–buruk, tidak setuju – setuju. Data yang dihasilkan dari pengukuran tersebut bersifat interval. Pertanyaan – pertanyaan dalam angket tertutup dibuat dengan menggunakan skala 1- 10 untuk mendapatkan data yang bersifat interval dan diberi skor atau nilai Pada tahap analisis pendahuluan merupakan langkah awal yang dilakukan dalam penelitian dengan cara memasukkan hasil pengolahan data angket responden ke dalam data tabel distribusi frekuensi. Pada tahap ini akan dideskripsikan indikator empirik dari konsep-konsep penelitian berdasarkan data yang diperoleh melalui kuisioner.teknik analisis yang digunakan adalahtabel distribusi frekuensi. Pada tahap Analisis lanjutan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda adalah hubungan secara linear antara dua variabel atau lebih variabel independen (X1,X2) dengan variabel (Y).Analisis ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas yaitu, Pengaruh Komitmen Organisasi dan Profesionalisme Kerja terhadap Kinerja pegawai pada kantor Sinode GMIT kupang, Persamaan regresi linear berganda Berdasarkan hasil pengujian, sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut: 1. Dari hasil pengujian Komitmen Orgasisasi mempunyai pengaruh terhadap Kinerja, hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar 0,416 dengan tingkat signifikansi 0.020. xii 2. Dari hasil pengujian Profesionalisme Kerja mempunyai pengaruh terhadap Kinerja, hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar 0,048 dengan tingkat signifikansi 0,037. Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis memberikan beberapa masukan Sebagai berikut: 1. Bagi Pihak Sinode Gmit harus lebih kinerja pegawai, atasan perlu melakukan upaya peningkatan kualitas kerja. Agar pegawai dapat dituntut bekerja dengan baik. 2. Pihak Sinode Gmit perlu meningkatkan komitmen organisasi agar memecahkan masalah perusahaan bersama karyawan yang lain serta perlu mempelajari atau membaca litelatur agar lebih berwawasan, mengaktualisi diri, mengerti tugas yang dikerjakan. 3. Bagi peneliti selanjutnya, dianjurkan untuk menganalisis lebih dalam lagi dan lebih spesifik, sehingga hasil yang didapatkan juga lebih maksimal.

Diaken dan Pelayanannya (Suatu Studi Pembangunan Jemaat Terhadap Pelayanan Diaken di Jemaat GMIT Marturia Oetete-Tarus, Klasis Kupang Tengah)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pekerjaan diaken pada umumnya disebut sebagai pelayanan dari kasih atau kemurahan kristiani karena memperlihatkan kasih Allah dalam Kristus, mengurus dan membagi-bagikan persembahan jemaat, dan menyadarkan jemaat. Diaken dapat melakukan tugas mulai dari menata bunga, memberi makan orang-orang miskin dan berbagi dalam tanggung jawab pastoral gereja. Diaken dianggap hanya sebatas memungut kolekte dan melayani meja perjamuan. Dari penjelasan di atas, itu semua merupakan realita pemahaman jemaat pada umumnya tentang tugas dan pelayanan seorang diaken. Realita ini terjadi juga di Jemaat GMIT Marturia Oetete Tarus. Kurangnya Pemahaman tentang tugas dan pelayanan diaken menimbulkan masalah yang serius. Masalah ini datang dari kinerja diaken yang tidak maksimal, di mana salah seorang diaken mengantar diakonia kepada jemaat melalui perantaraan tukang ojek. Dari masalah ini timbullah pengeluhan dari jemaat tentang tugas dan pelayanan diaken yang sesungguhnya. Masalah ini telah di keluhkan oleh jemaat namun, tindakan dari pihak gereja pun belum maksimal. J. L. Ch Abineno dalam bukunya “ Diaken, Diakonia dan Diakonat Gereja” menyatakan bahwa tugas diaken yang sesungguhnya adalah memelihara orang miskin dan sakit. Artinya ada diaken yang bertugas memelihara orang-orang miskin dan ada juga diaken yang bertugas dalam pelayanan orang sakit, ini adalah tugas diaken yang sesungguhnya. Untuk menyelesaikan masalah yang terjadi, maka metode yang di gunakan adalah metode penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif merupakan metode penelitian yang meneliti berdasarkan metodologi penelitian suatu fenomena sosial dan masalah manusia. Jenis penelitian kualitatif ini salah satunya yaitu Fenomenologi yang merupakan salah satu metode penelitian dalam studi kualitatif. Dalam menyelesaikan penulisan ini, maka metode penulisan yang dipakai oleh penulis adalah deskriptif-analisis-reflektif. Metode analisis digunakan untuk mengungkapkan faktor-faktor penyebabnya. Sedangkan refleksi teologis dimaksudkan untuk meninjau secara teologis tugas dan pelayanan diaken pada masa kini. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, penulis menemukan bahwa masalah yang terjadi di GMIT Marturia Oetete-Tarus, datang dari berbagai faktor salah satunya adalah untuk menjadi seorang diaken tidak secara keseluruhan semuanya dipilih menjadi calon diaken. Namun ada juga yang memberi diri untuk melayani. faktor lain juga yang mempengaruhi datang dari faktor lingkungan, faktor pekerjaan, faktor kesediaan, faktor kurangnya Penggembalaan dan pemahaman materi tentang tugas dan pelayanan diaken. Berdasarkan hasil penelitian lapangan dan analisis maka penulis menemukan bahwa masalah tentang pemahaman tugas dan pelayanan diaken yang terjadi di GMIT Marturia Oetete-Tarus sesungguhnya dapat di selesaikan dengan beberapa cara. Salah satunya adalah dengan menggunakan beberapa teks alkitab yaitu Kisah Para Rasul 6:1-7 dan 1 Timotius 3:8-13. Penulis juga menggunakan teori pembangunan jemaaat salah satunya yaitu teori yang mengaktifkan gaya kepemimpinan yang terbuka dengan membangun relasi antara individu dan kelompok. Gaya kepemimpinan yang dimaksud ialah kepemimpinan tidak hanya dijalankan oleh orang yang telah diangkat sebagai seorang pemimpin namun kepemimpinan dilakukan secara bersama-sama sehingga anggota merasa berpartisipasi dalam pelayanan.

PENERIMAAN SENSORIK GULA-GULA BABEKO DENGAN PROPORSI KACANG TANAH YANG BERBEDA TERHADAP GULA LONTAR CAIR

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENERIMAAN SENSORIK GULA-GULA BABEKO DENGAN PROPORSI KACANG TANAH TERHADAP GULA LONTAR CAIR YANG BERBEDA (FANDU T W*) , (MEDAH I A**), (ZET MALELAK**) ABSTRAK Penelitianinitelahdilaksanakanpadatanggal 25 -29 juni 2021 di laboratoriumprocessingfakultasteknologipertanianUniversitas Kristen ArthawacanaKupangtentangmenganalisispenerimaansensorikgula-gulababekodenganproporsikacangtanahterhadapgulalontarcair yang berbedadanMetode yang digunakandalampenelitianiniadalahmetodeRancanganAcakKelompok (RAK). Percobaanmengaplikasikanempat (4) tarafperlakuandanmasing-masingperlakuanproporsikacangtanahterhadapgulalontarcairmemberikanpengaruh yang sangatnyata (P>0,01) padatarafsignifikan 1% terhadapujianalisissensorik yang digunakanadalahmetodeuji scoring terhadap rasa, teksturdan aroma babeko. Hasilanalisisdanpembahasanmenunjukkanbahwaperlakuan yang tepatdenganpenerimaansensorikgula-gulababekodenganproporsikacangtanahterhadapgulalontarcair yang berbedaterdapatpadaperlakuanD.gulacair 60% yang mendapat rata-rata nilaiuntuksetiapvariabelyaitutingkatkesukaan rasa babeko(4,733) sangatsukatekstur (4,611) sangatsukadan aroma babeko(4,578) sangatsuka. KataKunci:Gulalontarcair, kacangtanah, sari jahe,babeko,rasa, tekstur,aroma

PENGARUH DANA PERIMBANGAN, BELANJA DAERAH, DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAERAH PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH (BAPENDA) KABUPATEN ROTE NDAO

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

x PENGARUH DANA PERIMBANGAN, BELANJA DAERAH, DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAERAH PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH (BAPENDA) KABUPATEN ROTE NDAO FRANSISKA MARIA MAGDALENA HEU 17191676 PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI ABSTRAKSI Kinerja Keuangan Daerah merupakan tingkat capaian hasil kerja daerah dibidang keuangan untuk mengetahui kemampuan suatu daerah dalam mengelola keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Dana Perimbangan, Belanja Daerah, dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Rote Ndao. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kabupaten Rote Ndao pada tahun 2016 sampai Tahun 2020. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah metode sampling jenuh yaitu pemilihan sampel dengan mengambil seluruh data populasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini sebanyak 5. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao. xi Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS ( Statistical Product and Service Solution ) versi 16.0. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah : (1) Dana Perimbangan berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan Daerah dengan nilai sig = 0,103 dengan demikian hipotesis diterima. (2) Belanja Daerah berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan Daerah dengan nilai sig = 0,363 dengan demikian hipotesis diterima. (3) Pendapatan Asli Daerah berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan Daerah dengan nilai sig = 0,084 dengan demikian hipotesis diterima.

PENGARUH PENGETAHUAN PAJAK DAN KESADARAN WAJIB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM MEMBAYAR PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DIKABUPATEN KUPANG

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pajak adalah pungutan terhadap masyarakat oleh negara berdasarkan undang-undang yang bersifat memaksa, dan terutang yang wajib dibayar dengan tidak mendapat imbalan secara langsung, yang hasilnya digunakan untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran negara dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Salah satu sumber penghasilan pajak daerah yaitu Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan salah satu penerimaan pajak yang mempengaruhi tingginya pendapatan daerah. Oleh karena itu, perlu adanya optimalisasi dari penerimaan PKB melalui berbagai upaya yang mampu meningkatkan jumlah pendapatan dari sektor ini, salah satunya adalah dengan cara meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pengetahuan Pajak Dan Pemahaman Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Pada Kantor Samsat Kabupaten Kupang. Penelitian ini menggunakan data primer sebanyak 96 sampel dengan metode penentuan sampel accidental sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Berganda meliputi Uji t dan Uji F dan uji R diolah dengan menggunakan program SPSS 16,0. 2021. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pengetahuan pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor karena pengetahuan pajak memiliki nilai koefisien sebesar 0,21 dan nilai signifikansi sebesar 0,907. Dan pada variabel pemahaman pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, karena memiliki nilai koefisien 0,281 dan nilai signifikansi sebesar 0,006

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan konservatisme dalam akuntansi (studi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bei)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Penerapan Konservatisme. Adapun persoalan yang diangkat adalah Bagaimana pengaruh struktur kepemilikan Manajerial, struktur kepemilikan intitusional, struktur kepemilikan publik, ukuran perusahaan, leverage terhadap penerapan konservatisme dalam akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur kepemilikan Manajerial, struktur kepemilikan intitusional, struktur kepemilikan publik,ukuran perusahaan, leverage terhadap penerapan konservatisme dalam akuntansi. Adapun konsep dari penelitian ini adalah struktur kepemilikan Manajerial, struktur kepemilikan intitusional, struktur kepemilikan publik, ukuran perusahaan, leverage terhadap penerapan konservatisme dalam akuntansi. Konservatisme adalah sebuah prinsip perusahaan yang berhati-hati dalam menentukan setiap nilai yang ada di laporan keuangan. Kepemilikan manajerial adalah suatu kondisi di mana manajer mengambil bagian dalam struktur modal perusahaan atau dengan katalain manajer berperan ganda sebagai manajer sekaligus pemegangsaham di perusahaan. Kepemilikan institusional adalah kepemilikan saham perusahaan yang dimiliki oleh institusi atau lembaga seperti perusahaan asuransi, bank, perusahaan investasi dan kepemilikan institusi lain. Struktur kepemilikan publik merupakan persentase jumlah saham yang dimiliki oleh publik dibandingkan dari seluruh saham yang beredar. Pengendalian akan cenderung rendah apabila kepemilikan publik menyebar.Ukuran perusahaan merupakan ukuran yang digunakan untuk mengukur perusahaan dari seberapa luas pengungkapan informasi. Menurut Helfret (2001:128) rasio laverage adalah rasio yang menggambarkan proporsi “dana pihak lain” atas kepemilikan aktiva perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam periode 2016-2019. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah 10 perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan data sekunder. Data sekunder adalah sumber data yang di peroleh melalui media perantara atau secara tidak langsung. Data ini berupa laporan keuangan yang sudah di publikasikan oleh perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang memenuhi kriteria sampel penelitian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2019 yang dapat diakses melalui Situs www. idx.co.id Berdasarkan Hasil Uji Determinasi model summary diperoleh nilai nilai R Square sebesar 0,688, hal ini berarti 68,8% konservatisme akuntansi dapat dijelaskan oleh variabel SKM, SKI, SKP, UP, dan LEV. Sisanya 31,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Struktur kepemilikan manajerial memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Struktur kepemilikan institusional tidak memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Struktur kepemilikan publik tidak memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Leverage tidak memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi.

ANALISIS PENGARUH PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA KSP KOPDIT PINTU AIR CABANG LARANTUKA

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian Reward dan Punishment terhadap kinerja karyawan pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka. KSP Kopdit Pintu Air merupakan salah satu koperasi simpan pinjam yang ada di Indonesia.Memiliki lebih dari 200.000 anggota dan 50 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia salah satunya adalah KSP Kopdit Pintu Air cabang Larantuka dengan memiliki anggota sebanyak 3.330/Maret 2021.Dimana jumlah anggota ini tidak terlepas dari kerja para karyawan untuk mendapatkannya.Target anggota per bulan adalah 54 anggota.Karena jumlah karyawan adalah 38 orang maka masing-masing karyawan minimal harus mendapatkan 2 anggota dalam satu bulan. Karna memiliki banyak anggota koperasi juga tentunya memiliki karyawan yang juga harus mempunyai kinerjakerja yang baik untuk melayani para anggotanya.Untuk mengontrol kinerja kerja karyawannya KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka juga menerapkan sistem reward dan punishmnet kepada karyawannya.Untuk mengontrol kinerja kerja karyawannya KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka juga menerapkan sistem reward dan punishmnet kepada karyawannya.Reward diberikan apabila karyawan yang bersangkutan memiliki kinerja kerja yang baik atau mampu menembus target perusahaan.Sedangkan punishment atau sanksi diberikan oleh KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka kepada karyawan yang belum bisah memenuhi atau pencapaiannya masih dibawa target yang telah direncanakan. Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan diatas maka persoalan dalam penelitian ini adalah: Apakah pemberian reward berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada KSP Kopdit Pintu Air cabang Larantuka.Apakah pemberian punishmnet berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada KSP Kopdit Pintu Air cabang Larantuka. Permasalahan yang ditemukan pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka adalah masalah pemberian reward yang masih terbatas dan kurang adil,serta pemberian punishment yang kurang tegas kepada karyawan yang menyebabkan kinerja karyawan menjadi kurang baik dalam mencapai tujuan perusahaan. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka yakni berjumlah 38 orang responden.Teknik pengmupulan data menggunakan Kuesioner yang diberikan kepada 38 responden yaitu karuyawan KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka dengan menggunakan metode regresi linear berganda untuk mengetahui ada atau tidaknya masalah-masalah dalam teknik regresi linear berganda digunakan juga Uji T,Uji F,Uji R2. Berdasarkan uji regresi linear berganda Nilai konstan adalah 1,362, artinya apabila nilai reward dan punishment sama dengan nol maka kinerja karyawan akan meningkat sebesar 1,362. Nilai koefisiensi (b1) atau variabel reward sebesar 0,520 yang artinya jika rata-rata skor variabel reward meningkat sebesar satu maka rata-rata skor variabel kinerja karyawan akan meningkat sebesar 0,520 dengan asumsi variabel lainnya konstan. Nilai koefisiensi (b2) atau variabel punishment sebesar 0,355 yang artinya jika rata-rata skor variabel punishment meningkat sebesar satu maka rata-rata variabel kinerja karyawan akan meningkat sebesar 0,355 dengan asumsi variabel lainnya konstan.Berdasarkan hasil uji hipotesis uji parsial atau uji T dapat diketahi bahwa variabel reward dan punishment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan hasil perhitungan variabel reward denga nilai signifikan sebesar 0.000 0,05 dan nilai Thitung > Ttabel yaitu dengan nilai 4,229 > 1,686. Dan hasil perhitungan variabel punishment dengan niali signifikan 0,029 0,05 dan nilai Thitung> T tabel yaitu dengan niali 2,278 > 1,686.Dilihat dari hasil uji hipotesi secara serempak (F) atau uji simultan yang menunjukan bahwa nilai Fhitung pada kolom F adalah sebesar 17,899 lebih besar dari nilai Ftabel sebesar 3,26. Nilai signifikan Fhitungpada kolom (sig.) adalah 0,000,nilai ini lebih kecil dari tingkat kesalahan (α) 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel bebas yang terdiri dari reward danpunishment secara simultan berpengaruh positif dan signifikat terhadap variabel terikat yaitu kinerja karyawan.Berdasarkan uji koefisien determinasi (R2) maka disimpulkan bahwa reward dan punishment secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikat terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan hasil tersebut maka hipotesis yang menyatakan reward dan punishment berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan atau H1 diterima. Dengan hasil uji koefisien determinasi (R2) , yaitu sebesar 50,6% dan sisanya sebesar 49,4% dijelaskan oleh faktor-faktor lain diluar penelitian. Implikasi Teoritis dalam penelitian pada umumnya dalam teori-teori tentang pengaruh pemberian reward dan punishment berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Sedangkan Implikasi terapan pada penelitian ini adalah perusahaan harus menambah reward yang harus diterima karyawan sebagai bentuk apresia dan pemberian reward tersebut harus adil. Sedangkan pemberian punishment yang diberikan kepada karyawan harus tegas namun tidak terlalu keras sehingga tidak menimbulkan tekan pada karyawan sehingga karyawan dapat menunjukan kinerja yang lebih baik dalam mencapai tujuan perusahaan