Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

2.079 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 612025: 372024: 162023: 3122022: 4662021: 6902020: 872018: 482017: 12016: 42011: 11018: 1

Literature Analysis on Character of Gabriel in" I am Gabriel" Movie

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study title is Literature Analysis on Character of Gabriel in“I am Gabriel” the aims of this study are to find out: (1) the types of social relationship of character Gabriel portrayed in “I am Gabriel” movie? (2) the social relationship bring changes to the other character. The writer download the movie from https://youtu.be/mIBStAQMq3Y. The instrument is watching movie and the script of the film. The result of this study is associative social relationship consists of Cooperation found in every character work together to reach the goal of sewing mats for people of Promise city to use while praying. Accommodation found in form Police Station of Promise Town. Assimilation found in process of mixing one culture of talk to God do not have to go to church but can do it in pray. Acculturation found in Gabe mixing the culture pray of people in Promise in a new culture without eliminate the original culture. The second part is the writer found some character indentified as the character who had been changes. There are eight characters, Gabriel (He found refusal in the process to finish the mission and bring changes for people life), Ms. Ellen (a wife who lost the baby born, and she is enthusiasm to accept the existence of Gabe), Joe (Joe’s family is chosen for bring Gabe home and feel find hope of life), Sherriff Brody (He is going to cry, pray and thank God for the hope of life), Camrynn (she is believe about God can make everything better and find hope), Monroe (she is trusting that all incidents are just from the God mighty), Chad(he is trusting that all incidents are just because God Love), and Lucy (she goes to the doctor and hope that the blind will get heal just because of God Love).

EKSPLORASI DAN INVENTARISASI ANGGREK (Orchidaceae) DI KAWASAN HUTAN FATULEU

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tanaman anggrek merupakan jenis tanaman hias yang sangat prospektif dan mempunyai nilai ekonomis tinggi karena bentuk dan warna bunga yang menarik serta mempunyai daya tahan yang lama. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui jenis-jenisdan karakteristik habitat Anggrek yang terdapat di kawasan Hutan Fatuleu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling melalui tahapan identifikasi. Metode yang digunakan metode jelajah (cruise method). Analisis data dengan menghitung indeks keanekaragaman. Jenis tumbuhan anggrek yang ditemukan di Kawasan Hutan Fatuleu kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang terdapat 7 jenis anggrek yaitu Calanthe triplicata, Dendrobium crumenatum, Nervilia punctata, Vanda tricolor, Platanthera angustata, Platanthera elegans dan Pomatocalpa spicata. Nilai indeks keanekaragaman (H’) tumbuhan anggrek masuk dalam kategori sedang yaitu 1,831201. Demikian dapat disimpulkan bahwa anggrek yang ditemukan di Kawasan Hutan Camplong yaitu 7 jenis 3 jenis anggrek epifit dan 4 jenis anggrek terestrial. Parameter lingkungan habitat anggrek di kawasan hutan Camplong berdasarkan suhu, kelembaban dan intensitas cahaya. Berdasarkan kelembaban udara tergolong tinggi, berdasarkan suhu tergolong sedang hingga dingin dan berdasarkan intensitas cahaya tergolong sedang.

ANALISIS PELAKSANAAN AKTIVITAS BELAJAR IPA TERPADU DI SMP NEGERI 1 TAEBENU

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan aktivitas belajar IPA terpadu di SMP Negeri 1 Taebenu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatf. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Taebenu yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes angket, dan dokumentasi. Tes angket yang digunakan untuk mengetahui aktivitas siswa dan kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru, sedangkan dokumentasi dilakukan untuk mengambil gambar disetiap tes berlangsung terhadap upaya peningkatan aktivitas belajar IPA siswa kelas VII SMP Negeri 1 Taebenu. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif. Adapun indikator keberhasilan tindakan ditandai dengan minimal 80% dari jumlah siswa pada kategori baik dan sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar IPA Terpadu siswa mengalami peningkatan setelah dilakukan tes angket. mengalami peningkatan 74%, pada nilai sikap dan nilai tanggung jawab sangat menurun. Aktivitas belajar IPA Terpadu pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Taebenu pada grafik 4.1 meningkat 80%, siswa pada kategori baik, sedangkan pada grafik 4.2 presentase yang paling baik yaitu nilai sikap 74% dan nilai tanggung jawab 68%.

PERSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI TERHADAP PEMBELAJARAN ONLINE PADA MATA KULIAH FISIOLOGI HEWAN DI MASA PANDEMI COVID-19

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI TERHADAP PEMBELAJARAN ONLINE PADA MATA KULIAH FISIOLOGI HEWAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Mbado, M)* Foeh, Y)** Ngginak, J)** Pembelajaran online menjadi solusi terbaik terhadap proses belajar mengajar dimasa pandemi COVID-19. Program studi Pendidikan Biologi sebagai salah satu program studi yang ikut menerapkan pembelajaran online, salah satunya pada mata kuliah fisiologi hewan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran online pada mata kuliah fisiologi hewan di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2019 dan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2019 kelas B dengan jumlah 24 orang mahasiswa yang mengambil mata kuliah fisiologi hewan secara online. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner melalui WhatsApp Group mahasiswa untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran online. Hasil penelitian menunjukkan persepsi mahasiswa pendidikan Biologi terhadap pembelajaran online pada mata kuliah fisiologi hewan dimasa pandemi COVID-19 termasuk dalam kategori baik, secara keseluruhan memperoleh hasil pada indikator penerimaan dengan persentase sebesar 66,60%, pada indikator evaluasi dengan persentase sebesar 66.4%, sehingga diperoleh kesimpulan bahwa persepsi mahasiswa pendidikan Biologi terhadap pembelajaran online pada mata kuliah fisiologi hewan termasuk dalam kategori baik dengan rata-rata persentase sebesar 66.5%. Kata kunci :Persepsi Mahasiswa, Pembelajaran Online, Fisiologi Hewan, COVID-19.

PENGARUH STRATEGI SINERGETIC TEACHING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP NEGERI 2 AMANUBAN BARAT

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kurangnya motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Amanuban Barat. Tujuan penelitian untuk melihat pengaruh strategi sinergetic teaching terhadap motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen yang didesain dengan tipe intact-group comparision. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 114 siswa, sampel kelas VIIIA dan VIIIB berjumlah 27 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster sampling. Pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t dengan bantuan SPSS versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis, diperoleh nilai t-hitung sebesar 12,773 dengan signifikan 0,0000,05, maka H1 diterima dan H0 ditolak. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelebihan dari strategi sinergetic teaching adalah lebih mudah memahami materi, mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda, siswa lebih aktif dalam belajar, pengajaran berjalan lebih menarik, merangsang stimulus motorik siswa. Hal ini terlihat saat proses pembelajaran, siswa terlihat sangat berantusias untuk mengikuti pelajaran. Sehingga dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan strategi sinergetic teching terhadap motivasi belajar siswa.

PENGGUNAAN MODIFIKASI MEDIA OLAHRAGA DALAM PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA KELAS V

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGGUNAAN MODIFIKASI MEDIA OLAHRAGA DALAM PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA KELAS V Devitson Boimau1*, Ramona Mathias Mae2, Jimmy Charter Atty3 1,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia 2 email. [email protected] Latar belakang: Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan adalah suatu proses modifikasi dalam pembelajaran melalui aktivitas jasmani yang di desain oleh guru untuk membatasi masalah mengenai parasarana yang tidak mendukung dalam proses pembelajaran penjasorkes khusunya pada pembelajaran lompat jauh. dikarenakan prasarana yang tidak tersedia dalam hal ini bak pasir. Menurut Ahmad Rusly (1989:142-143), memodifikasi merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh seorang guru penjasorkes agar proses pembelajaran dapat mencapai tujuan pembelajaran penjasorkes. Salah satu materi pendidikan jasmani yang tercantum dalam kurikulum sekarang ini kurikulum 2013 yaitu lompat jauh (Depdiknas:2004). Adanya beberapa gaya yang terdapat dalam lompat jauh yaitu: gaya berjalan di udara, gaya jongkok, dan gaya menggantung. Tujuan penelitian: Tujuan yang diharapkan pada penelitian ini adalah untuk mendukung proses pembelajaran penjasorkes dan mengetahui pemahaman siswa dalam proses pembelajaran lompat jauh melalui modifikasi media. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Inpres Oehala, dan berupa lampiran data yaitu: 1) observasi, 2) wawancara, 3) dokumentasi, guna melengkapi data penelitian. Hasil dan pembahasan: Pada proses pembelajaran lompat jauh gaya jongkok, khususnya kelas V dari ke 15 siswa diantaranya 10 orang siwa dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan gerak dalam (kategori baik), dan 5 orang siswa dalam (kategori baik sekali), karena proses modifikasi media pembelajaran lompat jauh sangat tertarik bagi siswa dan dapat menguasai teknik-teknik dalam pembelajaran lompat jauh yaitu gaya jongkok. Simpulan: Dalam proses pembelajaran penjasorkes melalui modifikasi media dalam pembelajaran lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas V, dapat memacu siswa meningkatkan keterampilan gerak dalam pembelajaran lompat jauh gaya jongkok dengan kriteria baik.

A SEMANTIC ANALYSIS ON POLYSEMY AND HOMONYMY OF UAB METO LANGUAGE UTTERED BY FATULEU COMMUNITY

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT This thesis is entitled A SEMANTIC ANALYSIS ON POLYSEMY AND HOMONYMY OF UAB METO LANGUAGE UTTERED BY FATULEU COMMUNITY. The research problems of this study are what are the types and meanings of polysemy and homonymy of Uab Meto used by people living in Fatuleu. The aims of this study are to find out the types and meanings of polysemy and homonymy in Uab Meto. Descriptive qualitative method is applied in this research. The object of this study is Fatuleu especially Passi village. To collect the data the writer needed eight peoples to be sample to take record in conversation. There are two types of polysemy, namely: 1. Regular Polysemy. 2. Irregular Polysemy. There are examples for regular polysemy: A. metnah ’lie’, and ‘black’ and fatu ’stones’, ‘ battery’ and irregular polysemy like nao, fanin, poe ’go out’. There are four types of homonymy, like: 1. Same Spelling-category, 2. Same Category-different Spelling (homophone), 3.Different category-same Spelling (homograph), 4.Different Category-Different Spelling. There are examples of homonymy: same spelling-category: nahan ‘sound’ and ‘cook’, some category-different spelling: na’lot ‘hungry’ and ‘boiling’, different category-same spelling: neno ’day’ and ‘skies’, different category-different spelling: hetpoe ’clean and hepoe ‘looking’. ’The data was collect by taking recording and transcribe, then translate to English. After analyzing the data polysemy and homonymy in Uab Meto language the writer found fifty data of polysemy and homonymy , that consists of : elevant regular polysemy, five irregular polysemy, eight same spelling-category, five same category-different spelling (homophone), thirteen different category-same spelling (homograph), eight different category-different spelling.

A COMPARATIVE STUDY ON THE ENGLISH LEARNING ABILITY OF STUDENTS IN GRADE XII OF SCIENCE MAJOR AND LANGUAGE MAJOR AT SMA EFATA SOE DURING ONLINE LEARNING

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT A COMPARATIVE STUDY ON THE ENGLISH LEARNING ABILITY OF STUDENTS IN GRADE XII OF SCIENCE MAJOR AND LANGUAGE MAJOR AT SMA EFATA SOE DURING ONLINE LEARNING The aims of this study are to know the differences and similarity of achievement outcomes between Science major and Language major students and to describe and compare which one major of the students that have the most ability in learning English. Quantitative research was used as the method of this research with population in grade XII science major and language major class, as a sample that is science major class consists of 30 students and language major class consists of 30 students. The documentation technique was used to collect the data to complete this study. Analysis the data by using calculate the average ability students and classify students’ score based on the ability level of students. The result of this study shows the ability in learning English of students in science major get 100% or 30 students have good ability in knowledge and skills, with the highest score is 93 and the lowest score is 84. The most students get a score of 86, students get the score in very high/advance level (81-100), the average score is 88.While the ability in learning English of language major students have 60% or from 30 students get the highest score is 92 and the lowest score is 76. The most students get a score of 76, with the average score is 80. For two types assessment in K13 program, 60% score of knowledge and 63,3% score of skills in as high/intermediate level (61-80), and then 40% score of knowledge and 36,7% score of skills in very high level (81-100). So, 60% students in language major have intermediate level ability, and 40% students have advance level ability in learning English. The ability to learning English for students in Science major is better or higher than ability to learning English of students in language major. Keywords: comparative ability, learning English, science major, language major

Inventarisasi Jenis-Jenis Tanaman Pisang (Musa sp) Dan Pemanfaatannya Oleh Masyarakat Di Desa Apren Kecamatan Amarasi

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kecamatan Amarasi adalah salah satu kecamatan mempunyai sumber daya alam pertanian yang sangat melimpah yang dapat meningkatkan kebutuhan masyarakat petani. Tanaman pisang sebagai salah satu jenis tanaman yang dijadikan sebagai bahan makanan maupun bahan obat-obatan, selain dijadikan sebagai bahan makanan dan bahan obat-obatan dijual untuk meningkatkan kebutuhan ekonomi para petani di Kecamatan Amarasi, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tanaman pisang yang ada diperkebunan para petani di Desa Apren, dan untuk mengetahui bagaimana para petani di Desa Apren memanfaatkan tanaman pisang dalam keperluan sehari-hari baik  secara budaya maupun ekonomis, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi, metode eksplorasi digunakan untuk mengamati bagian permukaan dari tanaman pisang, Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakuan, diinventarisasikan 8 jenis tanaman pisang yang ditanam atau dibudidayakan oleh masyarakat di halaman rumah maupun di perkebunan masyarakat di Desa Apren. Jenis-jenis tanaman pisang yang ditemukan yaitu jenis pisang merah mempunyai nama latin musa velitia nama lokal uik tembaga, pisang meja mempunyai nama latin musa x paradisiaca L nama lokal uik me, pisang raja mempunyai nama latin musa textilia nama lokal uik raja, pisang barangan hitam mempunyai nama latin musa acuminate L nama lokal uik goreng, pisang barangan putih mempunyai nama latin musa acuminate L nama lokal uik goreng, pisang kepok mempuyai nama latin musa paradisiaca L. var. bluggoe nama lokal uik rote, pisang ambon mempuyai nama latin musa cavendishii var giant paxton nama lokal uik ambon, dan pisang susu mempunyai nama latin musa paradisiaca var.nana nama lokal uik susu. Berdasarkan perhitungan jumlah responden dalam memanfaatkan tanaman pisang oleh masyarakat di Desa Apren maka presentase pemanfaatan bagian organ dari pisang merah yaitu daun 14,28%, buah 61,90%, batang 4,76%, Jantung 19,04%. Presentase pemanfaatan bagian organ pisang meja daun 9,52%, buah 61,90%, batang 4,76%, jantung 23,80%. Presentase pemanfaatan bagian organ pisang raja daun 9,52%, buah 57,14%, batang 4,76%, jantung 28,57%. Presentase pemanfaatan bagian organ pisang barangan hitam daun 4,76%, buah 57,14%, batang 4,76%, jantung 23,80%. Presentase pemanfaatan bagian organ pisang barangan putih daun 4,76%, buah 57,14%, batang 4,76%, jantung 23,80%. Presentase pemanfaatan bagian organ pisang kapok daun 4,76%, buah 52,38%, batang 4,76%, jantung 23,80%. Presentase pemanfaatan bagian organ pisang ambon daun 9,52%, buah 76,19%, batang 4,76%, jantung 9,52%. Dan presentase pemanfaatan bagian organ pisang susu daun 4,76%, buah 76,19%, batang 4,76%, jantung 14,28%. Berdasarkan wawancara dan pembagian kuisoner pemanfaatan bagian tanaman pisang yang lebih menjadi komoditi primadona adalah buah pisang. Pemanfaatan buah pisang dalam kehidupan masyarakat di Desa Apren yaitu sebagai bahan makanan maupun dijual untuk meningkatkan kebutuhan ekonomi masyarakat petani. Hasil pemanfaatan bagian tanaman pisang berdasarkan bagan bagian tanaman pisang yaitu daun 52,36%, Buah 438,04%, batang 38,08%, jantung 185,69%.int parts based on the banana plant part chart are leaves 52.36%, fruit 438.04%, stems 38.08%, heart 185.69%.

IDENTIFIKASI JENIS JAMUR MAKROSKOPIS DI TAMAN HUTAN RAYA PROF.Ir HERMAN JOHANNES KABUPATEN KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fungi atau jamur merupakan organisme yang bersifat heterotrof, memperoleh makanan dengan menyerap nutrisi dari bahan organik seperti tumbuhan dan sisa-sisa hewan yang telah mati. Fungi parasit memperoleh nutrisi dengan menyerap dari tumbuhan ataupun hewan yang masih hidup. Kebiasaan masyarakat menggunakan berbagai jenis jamur sebagai lauk untuk dimakan didasarkan pada pengetahuan tradisional dalam pengolahan jenis-jenis jamur sebagai bahan makanan. Masyarakat menggunakan berbagai jenis jamur sebagai bahan makanan karena mudah didapat dan tidak memakai biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis jamur makroskopis dan manfaatnya di Taman Hutan Raya Prof Ir Herman Johannes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif. Pengambilan sampel dan pengumpulan data jenis jamur dilakukan dengan metode jelajah di sekitar lokasi Taman Hutan Raya Prof Ir. Herman Johannes. Hasil penelitian menunjukan bahwa di sekitar lokasi Taman Hutan Raya Prof Ir. Herman Johannes, terdapat 14 jenis jamur. Dari 14 jenis jamur tersebut ada yang diolah menjadi bahan makanan dan obat tradisional. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Taman Hutan Raya Prof. Ir. Herman Johannes Kecamatan Amarasi maka dapat disimpulkan bahwa jenis-jenis jamur makroskopis yang ditemukan terdapat beberapa jenis jamur seperti jamur kipas, jamur shitake, jamur lapuk putih, jamur kuping, jamur merah dan jamur lingsih. Disarankan setiap mahasiswa atau calon sarjana agar melakukan penelitian lanjutan dari segi pemanfaatan jamur sebagai bahan obat-obatan karena dari beberapa jamur tersebut terdapat beberpapa jenis yang digunakan oleh masyarakat setempat baik untuk dikosumsi maupun digunakan sebagai bahan obat-obatan tradisonal.

PENGEMBANGAN HANDOUT BERBASIS TUMBUHAN CIRI KHAS NTT PADA MATERI DUNIA TUMBUHAN PAKU SEBAGAI BAHAN AJAR DI SMA PGRI KUPANG TAHUN AJARAN 2020/2021

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bahan ajar merupakan segala bahan baik informasi, alat, maupun teks yang disusun secara sistematis untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Penggunaan bahan ajar dapat menciptakan pembelajaran menjadi lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Handout berbasis tumbuhan ciri khas NTT pada materi dunia tumbuhan paku sebagai bahan ajar yang layak digunakan di dalam proses pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (analysis,design, development,implementation,evaluation). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis data deskriptif kualikatif dan kuantitatif dan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan dua teknik yaitu: analisis deskriptif dan analisis statistik deskriptif. Persentase Hasil penelitian yang diperoleh dari uji ahli materi 96,73%,, uji ahli desain 97,72%, uji ahli media 92,74%, uji kelompok kecil 94,70% dan uji kelompok besar 86,12%. dengan total keseluruhan memperoleh nilai 93,60% dengan kualifikasi sangat baik. Dengan demikian handout berbasis tumbuhan ciri khas NTT pada materi dunia tumbuhan paku yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar karena persentase uji validasi ahli materi, uji validasi ahli desain, uji validasi ahli media, uji kelompok kecil dan uji kelompok besar ≥ 61%. Persentase penilaian menunjukkan adanya respon positif terhadap handout berbasis tumbuhan ciri khas NTT yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar karena handout berbasis tumbuhan ciri khas NTT tersebut sesuai dengan tujuan pembelajaran, Hal ini dikarenakan handout berbasis tumbuhan ciri khas NTT pada materi dunia tumbuhan paku yang dikembangkan memiliki kelebihan tersendiri, dimana gambar yang ada di dalam handout dapat menarik perhatian siswa sehingga materi pembelajaran akan lebih mudah dipahami siswa serta dapat membantu guru untuk mengajar materi klasifikasi pada tumbuhan paku

UJI ANTI BAKTERI PEWARNA ALAMI BIJI BUAH PINANG(Areca catechu L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus SECARA In Vitro

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi yang memiliki potensi sumberdaya alam melimpah sehingga menjadi peluang dalam mengembangkan sumberdaya manusianya. Salah satunya adalah pembuatan pewarna alami yang dari bagian tumbuh-tumbuhan. Biji buah pinang adalah salah satu bagian dari tumbuhan pinang (Areca catechu L.) yang dapat dimanfaatkan menjadi pewarna alami karena memiliki kandungan pigmen pewarna dan juga mengandung senyawa kimia sebagai antibakteri. Staphylococcus aureus dapat ditemukan pada saluran pernapasan, saluran pencernaan, kain, dan kulit yang mengakibatkan penyakit infeksi kulit. Kandungan senyawa aktif yang bersifat antibakteri pada biji buah pinang yaitu polyphenol, flavonoid, tanin, dan alkaloid (Wael dkk., 2017). Penelitian ini bertujuan mengetahui daya hambat pewarna alami biji buah pinang dan konsentrasi hambat minimal pewarna alami biji buah terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus secara in vitro. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Biologi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, pada bulan Oktober – November 2020. Metode penelitian menggunakan difusi cakram dan plate count agar kemudian data dianalisis dengan ANOVA satu arah dengan derajat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai F hitung 11,305 dengan nilai sig 0,003 (0,003 0,05). Artinya bahwa pewarna alami biji buah pinang (Areca catechu L.) berpengaruh signifikan terhadap jumlah koloni Staphylococcus aureus. Hasil uji Duncan menunjukkan bahwa kontrol memiliki tingkat perbedaan sangat nyata dengan perlakuan 1, perlakuan 2, dan perlakukan 3. Semakin naik konsentrasi perlakuan pewarna alami biji buah pinang (Areca catechu L.) menyebabkan daya hambat pertumbuhan bakteri makin baik dan jumlah koloni bakteri yang tumbuh semakin menurun.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLA VOLI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA SISWA KELAS IX SMPN 10 KOTA KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang:Pendidikan jasmani merupakan pendidikan lewat aktivitas-aktivitas jasmani atau pengajaran gerak dalam mencapai tujuan pendidikan. Kemamapuan passing adalah kecakapan dalam mengoper bola kepada teman sendiri dalam suatu regu dengan suatu teknik tertentu, sebagai awal pola serangan kepada lawan Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli pada siswa kelas IX SMPN 10 Kota Kupang. Metode penelitian:Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMPN 10 Kota Kupang sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi.Teknik analisis datanya mengunakan deskriptif kualitatif Hasil dan pembahasan:Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar passing bawa bola voli siswa dengan nilai rata–rata pada siklus I sebesar 70,45 dengan presentase ketuntasan sebesar 50%. Dan pada siklus II nilai rata-rata sebesar 81,2 dengan presentase ketuntasan sebesar 85%. Simpulan:Berdasarkan hasil penelitian diatas maka penelitian mengambil sebuah kesimpulan bahwa pembelajaran passing bawah bola voli melalaui model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada siswa kelas 1X SMPN 10 Kota Kupang selama dua siklus dapat meningkat prestasi belajar siswa yang mencapai nilai KKM 75 bahkan lebih. Sehingga ketuntasan klasikal dalam kelas tersebut sudah lebih dari 75% siswa yang tuntas belajar

Menjadi Gereja Yang Hidup Suatu Tinjauan Teologis Pembanguan Jemaat Terhadap Pemahaman dan Praktik Ibadah di Pos pelayanan GMIT Silo Fetomone Mata Jemaat Pniel Noelaku, Klasis Mollo Barat

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Partisipasi jemaat GMIT Pos Pelayanan Silo Fetomone dalam beribadah masih sangat kurang. Kehadiran warga jemaat dalam ibadah-ibadah terkadang diwakilkan oleh salah satu atau dua anggota keluarga. Ibadah terkadang tidak berjalan oleh karena jemaat ataupun majelis jemaat lebih mementingkan pekerjaan dan kesibukan pribadi mereka dibandingkan dengan melibatkan diri dalam beribadah. Penulis mengangkat topik ini menjadi bahan penelitian dengan tujuan untuk menganalisa sejauh mana pemahaman jemaat tentang makna ibadah dan menghayati makna tersebut melalui tindakan nyata. Dengan demikian, ibadah yang seringkali dilakukan oleh jemaat tidak hanya dianggap sebagai sebuah rutinitas belaka yang menjadi sebuah kewajiban untuk dilakukan, tetapi jemaat dapat mengetahui makna ibadah yang sesungguhnya. Ibadah merupakan suatu tanggapan manusia atas kasih Allah yang telah dianugerahkan kepada kita. Artinya, jika kita melakukan ibadah entah berdoa, entah bertindak karitatif (berbuat kasih) kepada sesama. Ibadah menekankan dimensi vertikal pelaksanaan misi gereja. Gereja yang mengabaikan kehidupan spiritualnya akan kehilangan daya dalam melaksanakan misinya. Misi adalah aksi kontemplatif dan kontemplasi yang aktif pada saat yang bersamaan. GMIT melaksanakan ibadah sebagai akta iman dan penyembahan kepada Allah dalam roh dan kebenaran di segala tempat dan waktu. Ibadah merupakan perwujudan relasi yang benar dengan Allah Tritunggal dan tanda syukur atas pimpinan, pemeliharaan, dan perlindungan-Nya. Penelitian ini berfokus pada persepsi warga jemaat Pos Pelayanan Silo Fetomone terhadap pemahaman dan pratik ibadah yang dilakukan. Meneliti pandangan mereka tentang ibadah menjadi penting karena dalam kenyataan, warga jemaat lebih mementingkan kesibukan pribadi dari pada menghadiri ibadah. Dengan mengetahui alasan-alasan ketidakaktifan mereka di kebaktian Minggu, gereja bisa mengatur strategi pelayanan yang tepat bagi mereka. Untuk mengetahui sejauh mana pemahaman dan praktik ibadah dalam Pos Pelayanan Silofetomone, digunakan metode penelitian kualitatif dan metode penulisan berupa deskripsi, analisis, dan reflektif. Kata kunci: Ibadah, Warga Jemaat, Partisipasi, Pemahaman dan Praktik Ibadah, GMIT

“BERDUKACITA DI TENGAH PANDEMI COVID-19” Suatu Tinjauan Pastoral Terhadap Dampak Pembatasan Sosial Selama Pandemi Covid-19 Bagi Keluarga Yang Berduka Di Jemaat GMIT Imanuel Kefamenanu

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jemaat Imanuel Kefamenanu Klasis Timor Tengah Utara merupakan salah satu anggota GMIT yang sangat merasakan dampak Pandemi Covid-19 khususnya yang dialami dalam sebuah kedukaan. Kedukaan ditengah Pandemi dirasakan sangat berbeda dari kedukaan-kedukaan yang dialami sebelum adanya pandemi. Berbagai dampak positif dan negatif muncul pada saat adanya kedukaan. Kedukaan di masa Pandemi sangat berbeda karena waktu yang dipersingkat, kontak fisik, jaga jarak serta dampak lainnya harus dirasakan dan mengakibatkan kesedihan yang mendalam kepada setiap keluarga yang berduka. Pembatasan sosial menjadi sebuah dampak yang pada akhirnya sangat berpengaruh terhadap kematian ditengah Pandemi. kedukaan yang dialami ditengah Pandemi ini mengharuskan setiap keluarga dan jemaat untuk memiliki kekuatan yang lebih dalam menghadapi kedukaan. Melihat permasalahan di atas, penulis kemudian tertarik untuk meninjau lanjut dalam sebuah penulisan skripsi. Metode yang penulis gunakan adalah sebuah tinjauan pastoral terhadap dampak pembatasan sosial kepada keluarga duka selama adanya Pandemi Covid-19. Tinjauan pastoral ini sangat menolong keluarga duka dan jemaat dalam menghadapi kedukaan ditengah Pandemi. Dalam menghadapi kedukaan ditengah Pandemi Covid-19 fungsi pelayanan pastoral sangatlah membantu. Fungsi-fungsi itu terdiri dari: membimbing, menopang, mendamaikan dan mengasuh. Dengan kehadiran pelayanan pastoral ditengah kedukaan seharusnya dapat memberikan kontribusi dan menolong setiap keluarga yang mengalami kesedihan dikarenakan kedukaan. Fungsi pastoral juga merupakan salah satu jalan mendewasakan setiap keluarga yang berduka. Peranan gereja sebagai gembala juga sangatlah dibutuhkan untuk membimbing setiap keluarga yang berduka ditengan Pandemi Covid-19. Ditengah Pandemi Covid-19 mengharuskan gereja bekerja secara lebih efektif dan kreatif, karena dalam masa ini segala bentuk pelayanan harus dibatasi oleh waktu. Pertolongan yang diberikan oleh gereja sebagai gembala mesti dilakukan secara terus menerus meskipun hanya melalui sebuah kontak dengan jarak yang jauh. Otoritas Tuhan tidak bisa dibatasi oleh pemikiran manusia. Dan ketika manusia mengalami penderitaan khususnya menghadapi covid-19 ini, seharusnya tanggung jawab diletakan kepada manusia sebagai “pewaris” dari alam ciptaan Tuhan. Ia menginginkan agar manusia tidak menjadi manusia yang cengeng dengan sedikit-sedikit meletakan seluruh tanggung jawab kepada Tuhan ketika menghadapi malapetaka dan penderitaan. KATA KUNCI: Kedukaan, Pandemi Covid-19, Pembatasan Sosial, Pastoral, Gembala.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SUPERITEMTERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 5 AMABI OEFETO TIMUR SATAP TAHUN AJARAN 2020/2021

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SUPERITEMTERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 5AMABI OEFETO TIMUR SATAP TAHUN AJARAN 2020/2021 Manu D. S)* NomleniF.TH)** KorohT)** Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 5 Amabi Oefeto Timur Satap. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Superitemterhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VII berjumlah 45 siswa dan sampel kelas VIIA dan kelas VIIBberjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabelatau 7,967>2,048dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen . Hal ini dapat dilihat dari adanya pengaruh terhadap pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Superitem memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C1 78,51 %, C2 78,33% , C3 72,22% dan C4 68%. Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami, menerapkan dan menganalisis apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran Superitem terhadap hasil belajar siswa. Kata kunci : PembelajaranSuperitem, Hasil Belajar Siswa.

PERAN GURU PENJASORKES DALAM MEMBINA MENTAL SISWA SAAT PEMBELAJARAN OFFLINE DAN ONLINE DI SMA NEGERI 8 KOTA KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT THE ROLE OF PHYSICAL EDUCATION, SPORT, AND HEALTH TEACHER’S IN DEVELOPING THE STUDENTS MENTALLY WHEN OFFLINE AND ONLINE LEARNING AT SMA NEGERI 8 KUPANG CITY Epa Proditus Laukamang1*, Andreas J. F. Lumba2, Erwin S. Neolaka3 1,2,3Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia 2Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Nusa Cendana University, Kupang, Indonesia [email protected] Background: Teachers are professional educators with the main duty are educating, teaching, guiding, directing, training, assessing, evaluating, and developing students in education. This study refers to the research problem regarding how is the role of physical education teachers in developing the students' mentally during offline and online learning. Research Objectives: This study aims to find out the role of physical education teachers in mentally development of students when offline and online learning. Research Method: This study used a qualitative research. The subject in this study is the physical education teacher at SMA Negeri 8 Kupang City. The data collection techniques that used in this study are observation, interviews, and documentation, the data analysis used was descriptive qualitative. Result and Discussion: Physical education teacher's role in developing students' mentally can be done well in learning, because the physical education teachers are able to apply their role as an educators who are responsible for students in physical education, sport, and health learning. In the implementation of education, the teachers have a very important duty, namely guiding and directing the students so that they can grow and develop optimally. Conclusion: The physical education teachers play an important role in the developing the students’ mentally when learning in the classroom nor the field so that students are more than disciplined and on time in learning. The physical education teachers can motivate the students with an appreciation or sanction given to students.

TINJAUAN TENTANG PEMBINAAN SEPAKBOLA PUTRI PADA CLUB GIRLS FOOTBALL PROJECT DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TINJAUAN TENTANG PEMBINAAN SEPAKBOLA PUTRI PADA CLUB GIRLS FOOTBALL PROJECT DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Krista viana Bere Mau1*, Andreas J. F. Lumba2, Julian J.Leko3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Sepakbola adalah cabang olahraga yang paling populer di dunia yang mainkan menggunakan bola yang umumnya terbuat dari bahan kulit dan dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) pemain inti dan beberapa pemain cadangan. Tujuan penelitian:Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pembinaan sepakbola putri padaclub girls football project di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Metode penelitian:Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskrptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif untuk mengetahui pembinaan sepakbola putri pada club girls football project di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Hasil dan pembahasan:Hasil penelitian yang didapat adalah: 1) pemassalan, 2) pembibitan, 3) prestasi. Simpulan:Pembinaan sepakbola putri pada club girls football project di Kabupaten Timor Tengah Selatan dilakukan dengan menerapkan aspek-aspek untuk meningkatkan kemampuan para pemain; kepribadian atlet, kondisi fisik, keterampilan teknik, latihan taktik, dan latihan mental. Katakunci: Pembinaan, Sepakbola

Disiplin Gereja dalam GMIT “Suatu Tinjauan Pastoral Terhadap Dampak Penerapan Disiplin Gereja di Jemaat GMIT Imanuel Oenali Klasis Soe Timur”

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tindakan disiplin gereja atau siasat gereja dilakukan oleh GMIT untuk menata kehidupan anggotanya menjadi murid Kristus yang taat dan dengan rela hati melakukan apa yang diajarkan kepada mereka. Pemahaman jemaat dalam penerapan tindakan disiplin gereja di jemaat GMIT Imanuel Oenali sangatlah beragam. Pemahaman jemaat yang berbeda sampai pada anggapan disiplin gereja yang diberikan tersebut merupakan sebuah hukuman yang diberikan oleh gereja kepada anggota jemaatnya. Pemahaman tersebutlah yang mendorong penulis untuk melakukan penelitian bagaimana pemahaman jemaat mengenai tindakan disiplin gereja dan penerapannya di jemaat GMIT Imanuel Oenali. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif sehingga bisa mendalami permasalahan tersebut, mengambil sampel dan melakukan wawancara sehingga memperoleh informasi dengan lebih akurat. Hasil penelitian yang telah dilakukan tersebut dapat diketahui dampak penerapan tindakan disiplin gereja yang diberlakukan di jemaat GMIT Imanuel Oenali. Berdasarkan hasil penelitian tersebut penulis menemukan bahwa anggota jemaat yang menerima tindakan disipli gereja menarik diri dari pelayanan yang diberikan kepada mereka. Melihat faktor serta dampak yang terjadi dalam jemaat, penulis kemudian mendialogkannya dengan teologi pastoral, mengingat teologi pastoral dalam hal pendampingan dan percakapan pastoral tidak dapat terpisahkan dengan tindakan disiplin gereja yang diaplikasikan di jemaat GMIT Imanuel Oenali. Percakapan dan pendampingan pastoral yang dilakukan serta pemahaman jemaat dalam memahami tindakan disiplin gereja tersebut akan mempengaruhi proses tindakan disiplin gereja di jemaat ini. Oleh sebab itu maka pemahaman yang tepat dalam jemaat tentang tindakakan disiplin gereja ini akan akan membantu anggota sidi tersebut dalam melewati tindakan disiplin gereja dalam jemaat.

REALITA KEHIDUPAN KELUARGA PENDETA Suatu Tinjauan Teologis Pastoral terhadap Dukungan Anggota Keluarga Pendeta bagi Pekerjaan Pelayanan Pendeta dan Implikasinya bagi Kehidupan Keluarga Pendeta di Jemaat GMIT Kota Kupang-Klasis Kota Kupang

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendeta adalah hamba Tuhan yang ditugaskan dengan dua jabatan yaitu organisasi dan pelayanan di mana ia harus bertanggunjawab secara organisatoris serta menjalankan fungsi kenabian, kerasulan dan gembala untuk melayani di mana ia hidup dan ditugaskan dalam gereja. Dalam menjalankan panggilan sebagai pengikut Kristus tidak terlepas dari situasi di mana antara memilih menjalankan panggilan sebagai pengikut-Nya atau harus memusatkan perhatian pada kepentingan diri sendiri dan keluarga. Panggilan menjadi pengikut Kristus ialah panggilan untuk setia dan mengambil bagian dalam penderitaan bersama-Nya. Penderitaan yang dialami pengikut-pengikut Kristus bukan karena akibat yang ditimbulkan oleh pengikut-pengikut Kristus, tetapi sebagai konsekuensi yang harus diterima sebagai bagian dari melayani Kristus. Hal tersebut bukan hanya dialami dari luar, tetapi dari dalam keluarga dan diri pengikut itu sendiri. Melihat kedua tanggungjawab antara pelayanan dan keluarga, terkadang menimbulkan dinamika dalam keluarga pendeta di mana bisa saja ada yang merasa sebagaimana yang terjadi dalam keluarga pendeta yang melayani di jemaat GMIT Kota Kupang, di mana anggota keluarga merasa terabaikan, dilema, adanya keraguan terhadap pasangan, cemas, kurangnya waktu bersama oleh karena mereka diperhadapkan dengan kesibukkan pendeta. Penulis bertujuan agar memberi dasar teologis terhadap makna dari sebuah keluarga pendeta dalam jemaat, untuk itu metode yang digunakan penulis yaitu penelitian dengan menggunakan metode kualitatif. Dimana penulis melakukan wawancara mendalam dengan keluarga pendeta-pendeta yang sedang melayani di jemaat GMIT Kota KupangKlasis Kota Kupang. Karena itu sangat perlu untuk merefleksikan tentang kisah Allah memanggil Abraham dari antara kaum keluarganya dan berjanji kepadanya “Allah akan memberikan tanah dan keturunan kepadanya dan Allah akan memberkatinya”. Anaknya Ishak sebagai penerus keturunanya, kemudian Yakub dan ia juga menerima tugas yang sama yaitu demi keselamatan umat manusia dan supaya semua kaum di muka bumi menerima berkat (Kej. 12:3). Hal yang sama juga diberikan Allah kepada Yakub dan keturunannya. Allah memulai penyelamatan dengan satu orang dan satu keluarga untuk menjadi alat dari suatu realitas bersama yang baru. Dasar teologis ini menjawab dinamika antara pelayanan dan keluarga pendeta di mana keluarga pendeta adalah komunitas yang juga ditetapkan Allah sebagai wadah untuk menyatakan rencana-Nya bagi dunia. Allah sebagai pembentuk keluarga memiliki misi agar keluarga pendeta menjadi komunitas yang memancarkan dirinya sebagai terang di tengah-tengah kehidupan jemaat. Karena itu pendeta perlu memberi pemahaman dan mempersiapkan keluarga agar keluarga pendeta memberi nilai tertinggi kepada Allah dan menjalankan pelayanan dengan segala konsekuensi yang harus diterima.