2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
PENGARUH PENAMBAHAN EM4 TERHADAP LAMA PENGURAIAN
LIMBAH SAYURAN MENJADI BIOGAS
Manek A.Y. *) Nainiti N.P.P.E **) Abineno J.C **)
Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian
Universitas Kristen Artha Wacana Kupang
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan EM4 terhadap lam penguraian limbah sayuran menjadi biogas dan jumlah EM4 yangbtepat dalam proses penguraian sayuran menjadi biogas.
Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium keteknikan pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 4 ulangan yaitu dengan penambahan EM4 15 ml,30 ml,45 ml,60,ml dan 75 ml pada proses fermentasi limbah sayuran 3 kilo pergalon dan menggunakan 10 liter air bersih. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai F hitung adalah 25,58 dan nilai F table 5% adalah 3,06 dan 1% 4,89. Maka niali F hitung >F table yang artinya terdapat pada masing-masing perlakuan penambahan EM4.
Kata Kunci : Stater EM4 (Effective Microorganisme-4) Limbah sayuran biogas.
Keterangan : * peneliti
** pembimbing
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
THE EFFECT OF THE AMOUNT OF WATER ADMINISTRATION ON THE CULTIVATION OF GREEN STEM PLANTS ( Brassica Juncea L) WITH DRIP IRRIGATION METHOD SaieleMarice*)MakaborangMarthen**) LanoL.Marten**) ABSTRACT A study on the effect of the amount of drip irrigation water on the cultivation of mustard green stems has ben carried out from early April to mid-May 2020, at the Technical Laboratory of the UKAW Agricultural Technology Faculty. This study is an experimental study arranged in a completely randomized design (CRD), with five treatments and five replications, so there are twenty-five experimental units. The drip irrigation treatments that were tried were : Treatment A: 100 ml/day, B: 200ml/day, C: 300ml/day, D: 400ml/day and the treatment E: 500ml/day. The results were analyzed of variance (Anova) to determine the effect and continued with Duncan’s multilple-distance test to find out the best treatment being tried. From the results of the study, it was found that the amount of water given to drip irrigation for the cultivation of mustard greens had a significant effect on plant height growth, production and soil water content in soil planting media in polybags. The best treatment in this study was given by the treatment of 500ml/day of water (treatment E), which could provide the highest plant heigh growth of 28.92 cm, the highest wet weight production of 211 grams, and the final moisture content of soil planting media in polybags of 40,96%. Keywords : Mustard Green Stem, Drip Irrigation.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
RANCANG BANGUN ALAT PENGUPAS KACANG HIJAU (Vigna radiata) TYPE SELINDER DRUM Tes M. N. E *) Makaborang M. **) Haba Bunga F.J. **) ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang dengan judul Rancang Bangun Alat Pengupas Kacang Hijau (Vigna radiata) Type Selinder Drum. Kacang Hijau adalah jenis tanaman budidaya dan palawija yang dikenal luas didaerah tropika. Sebagai bahan makanan, kacang hijau dapat diolah menjadi berbagai olahan makanan yang bergizi tinggi. Proses pengolahan kacang hijau menjadi makanan selama ini membutuhkan waktu yang cukup lama yang disebabkan oleh proses pengupasan polong kacang hijau yang dilakukan secara manual. Sehingga diperlukan rancangan alat pengupas yang dapat mempercepat proses tersebut. Rancang bangun yang telah dilakukan meliputi penentuan putaran Poros As, daya motor penggerak yang digunakan, diameter gigi pemukul, ukuran pulley, dan jenis sabuk. Hasil rancang bangun alat pengupas kacang hijau type selinder drum diperoleh dimensi dan spesifikasi alat dengan menggunakan diameter drum lebar 30cm dan panjang 37cm, gigi pemukul yang dilapisi karet ban dengan panjang gigi pemukul 10cm dan lebar 0,8cm dan ukuran panjang karetnya 16cm, daya motor penggerak (dynamo) ¼ HP dengan putaran 147,7 RPM. Sehingga dapat dihasilkan alat pengupas polong kacang hijau dengan kapasitas 25,93 kg/jam. Kata kunci : kacang hijau, pengupas Keterangan *) Peneliti **) Pembimbing
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
RINGKASAN NATALIA DEBYANTI MANO (16383325). Analisis Struktur Komunitas Makrzoobentos pada Vegetasi Mangrove di Perairan Oesapa Barat. WILSON L. TISERA, S.PI, M.SI, PH.D, M.Si sebagai Pembimbing I dan DONNY M. BESSIE, S.Pi., M.Si sebagai Pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana-Kupang. Ekosistem hutan mangrove adalah suatu sistem yang terdiri dari oragisme ( vegetasi, satwa dan mikroorganisme) yang berinteraksi dengan sistem lingkungannya pada suatu habitat hutan mangrove. Makrozoobentos adalah hewan invertebrate yang hidup di dasar perairan. Oleh karena itu, komposisi dan struktur komunitas makrozoobentos yang hidup dalam perubahankualitas air. Makrozoobentos sering dipakai untuk menduga ketidak seimbangan lingkungan fisik, kimia, dan biologi perairan. Penelitian in bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobentos yang meliputi kelimpahan dan keanekaragaman, keseragaman dan dominansi pada vegetasi mangrove di Perairan Oesapa Barat. Penelitian ini telah dilaksanakn pada bulan November 2020 bertempat di Pantai Paradiso dan Ekowisata Mangrove. Data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua jenis yaitu data primer dan sekunder. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Purposive Sampling yaitu pengambilan sampel yang berdasrkan atas suatu pertimbangan tertentu seperti sifat-sifat populasi ataupun ciri-ciri yang sudah diketahui. Pengambilan sampel mangrove menggunakan metode Garis Transek dan Plot sedangkan pengambilan sampel makrozoobentos menggunakan Garis Transek dan Kuadran pada 2 stasiun. Hasil penelitian menunjukkan komposisi mangrove pada Pantai Paradiso dengan jumlah tegakan 38 dan pada Ekowisata Mangrove dengan jumlah tegakan 48. Komposisi jenis makrozoobentos yang terdiri dari 96 spesies yang terbagi dalam 3 kelas yaitu, Gastropoda 73 spesies, 23 famili dan 43 genus dengan jumlah 68 individu, Bivalvia 11 spesies, 6 famili dan 6 genus dengan jumlah 6 individu sedangkan Crustacea 6 spesies, 7 famili dan 9 genus dengan jumlah 11 individu. Kelimpahan makrozoobentos dengan jumlah tertinggi adalah Gastropoda 2151 individu. Nilai Keanekaragaman yang diperoleh di Pantai Paradiso 0.45 dan Ekowisata Mangrove 0.47. Sesuai kriteria keanekaragaman makrozoobentos di Pantai Paradiso dan Ekowisata Mangrove tergolong keanekaragaman rendah. Kata Kunci : Mangrove, Makrozoobentos, Kelimpahan, Keanekaragaman, Oesapa Barat
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK MARIA YOSEVA LEDA (14380056) Analisis Jenis Parasit Pada Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) di Perairan Teluk Kupang Yang diDaratkan di Tempat Pendaratan Ikan Oeba Kota Kupang. WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si, Ph,D. dan DONNY M. BESSIE, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Indonesia merupakan Negara Maritim (Maritim state) karena 75% wilayah Indonesia merupakan lautan.Potensi ikan di Indonesia pada tahun 2018 mencapai 1,4 triliun dan produktivitas ikan di Indonesia sebanyak 6,04 juta ton (KKP 2018). Salah satu daerah di Indonesia yang memiliki potensi sumber daya perikanan laut yang melimpah yaitu Nusa Tenggara Timur (NTT) salah satunya adalah Kota Kupang. Ikan Tembang merupakan salah satu sumberdaya ikan ekonomis penting di perairan.Parasit merupakan agen infeksi yang banyak ditemui pada ikan. Parasit pada ikan laut ditentukan oleh distribusi geografis (Wisnu Nurcahyo, 2018). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis parasit pada tubuh ikan Tembang (Sardinella fimbriata) khususnya pada bagian kulit, darah, usus dan insang serta menghitung jumlah prevelensi, intensitas, dan dominasi dari parasit yang ditemukan. Penelitian ini telah dilaksanakan selama satu bulan (Januari-Februari) 2020 di Tempat Pendaratan Ikan Oeba dan Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, dari parasit yang ditemukan pada ikan Tembang (Sardinella fimbriata). Ikan sampel diambil dari nelayan yang berjualan di Tempat Pendaratan Ikan Oeba. Hasil penelitian menunjukan bahwa Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) juga diserang oleh parasit. Pada ikan Tembang (Sardinella fimbriata) yang berasal dari TPI Oeba ditemukan tiga (3) jenis parasit yaitu Parasit Anisakis dan parsit Lopeoptherus ditemukan menempel pada usus ikan, sedangkan parasit Diclidophoridae ditemukan di insang ikan sampel. Pada umumnya parasit tidak berparasit pada tubuh ikan karena parasit membutuhkan inang spesifik atau inang pilihan untuk melangsungkan hidupnya karena pada kulit dan darah tidak terdapat inang spesifik yang disebabkan oelh perlakuan yang dilakuak nelayan dengan menyimpan dan mengawetkan ikan di dalam boks menyebabkan tidak ditemukan pada darah dan kulitPrevelensi menunjukan ikan yang terserang parasit lebih banyak dari pada ikan yang diperiksa dengan jumlah dari prevelensi yang di dapatkan dari hasil pengamatan yakni 52 %. Intensitas serangan dari parasit yang ditemukan yakni 1,95 jumlah yang di dapatkan maka dapat di lihat tingkat serangaannya adalah ringan.Di Perairan Teluk Kupang parasit yang mendominasi paling besar adalah parasit, Diclidophoridaedengan dominasi 87,80%.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
MARIA KRISTINA IRMA YANTI BONE (16383414).Struktur Komunitas Makrozoobenthos Pada Ekosistem Mangrove di Perairan Desa Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu. Wilson L.Tisera,S.Pi.M.Si.,Ph.D sebagai pembimbing I dan Rokcie R. L. Supit, S.Pi. M.Si sebagai pembimbing II, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauatan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Struktur Komunitas Makrozoobenthos di Perairan Desa Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu dapat dijadikan sebagai konsep dasar dalam pengelolaan sumberdaya berkelanjutan. Perairan di Desa Dualaus telah banyak mengalami kerusakan dan degradasi seiring dengan bertambahnya penduduk dan pesatnya pembangunan dikawsan pesisir untuk berbagau keperluan dalam segi ekonomi. Jika aktivitas tersebut terus berlanjut maka akan menyebabkan rusaknya ekosistem dan akan berdampak bagi kehidupan makrozoobenthos. Tujuan untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobenthos yang meliputi kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dominansi. Penelitian telah dilaksanakan selama 2 bulan yakni dari bulan Oktober – November 2020 di Peraira Desa. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling, dimana peneliti menentukan pengambilan data mangorove dan sampel dengan cara menetapkan ciri – ciri khusus dan menetapkan tiitk stasiun yang sesuai dengan tujuan penelitian. Penelitian ini dilakukan di tiga stasiun yakni stasiun I arah depan mangrove tepatnya berdapan dengan laut ± 30 m waktu air surut, stasiun II ekowisata, stasiun III berdekatan dengan tambak ± 4- m dari kawasan tambak. Pengukuran parameter kualitas perairan dilakukan secara langsung di lokasi yang meliputi Suhu, Salinitas, pH, dan Substrat. Hasil pengamatan jenis mangrove yang ditemukan di Perairan Desa Dualaus adalah Sonneratia alba, Rhizophora apiculata, Bruguira gimnorrhiza, Avicennia marina, Avicennia alba, Avicennia lanata. Analisis makrozoobenthos kelimpahan jenis berkisar antara 0- 175ind/m2 . Kelimpahan relative berkisar antara 0,06-97,26, keanekaragaman berkisar 0,96- 1,38, keseragaman berkisar 0,26-0,38 dan dominansi berkisar 0,996-1,04. Pengukuran kualitas perairan yang di dapat meliputi: Suhu 32-340C, salinitas 31-34‰, pH 7,6 - 7,8 serta substrat berpasir berlumpur, dimana substrat berpasir berlumpur terdapat pada staiun I dan III sedangkan untuk stasiun II dengan tipe substrat berlumpur. Berdasarkan hasil analisis menunjukan komunitas makrozoobenthos di perairan Desa Dualaus mempunyai keanekaragaman yang sedang yang mrnunjukan bahwa penyebaran individu tiap jenis cenderung hampir seimbang dan juga adanya spesies yang dominan.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Ritus kematian merupakan warisan budaya yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan orang Sumba Timur di Jemaat Kambajawa, karena di dalamnya termuat nilai, norma atau aturan-aturan yang mengatur sistim kehidupan bersama, yang diwarisi dari generasi-ke-generasi. Tidak dapat dipungkiri praktik ritus kematian telah menimbulkan persoalan di kalangan Jemaat Kambajawa, karena dipandang telah menyalahi aturan dan ajaran gereja. Praktik ritus ini, sangat berkaitan erat dengan aliran kepercayaan Marapu, yang memiliki perbedaan konsep berpikir dengan ajaran iman Kristen. Akan tetapi, praktik ritus kematian masih tetap dilakukan oleh jemaat, dengan berbagai unsur pemahaman di dalamnya. Melihat fenomena ini, penulis merasa penting untuk mengkaji secara mendalam terkait dengan pelaksanaan ritus kematian dengan berbagai unsur pemahaman di dalamnya, dan pandangan GKS Jemaat Kambajawa terkait hal ini. Oleh karena itu, penulis menggunakan metode penilitian kualitatif untuk membantu penulis ketika melakukan penilitian lapangan dan penilitian pustaka untuk merefleksikan secara teologis terkait persoalan tersebut. Hasil analisis menunjukan bahwa pelaksaan ritus kematian dilakukan dengan pemahaman-pemahaman yang keliru dan bertentangan dengan ajaran gereja. Beberapa jemaat masih menganggap bahwa keselamatan dapat dicapai melalui usaha mereka ketika menjalankan ritus kematian dengan sebaik mungkin. Penyebab masih dilakukannya praktik ritus kematian di kalangan jemaat, karena dipengaruhi oleh faktor budaya, kekerabatan dan lingkungan sosial yang menuntut mereka untuk melakukan hal tersebut. Jemaat berada dalam keadaan dualisme. Pada satu sisi, jemaat masih menjalankan tradisi budaya mereka, dalam hal ini pelaksanaan ritus kematian, sedangkan di sisi yang lain mereka adalah orang Kriten yang telah mengaku percaya bahwa Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka. Gereja terus menggumuli persoalan ini untuk menolong jemaat agar dapat memahami, bahwa beberapa unsur dalam pelaksanaan ritus kematian, telah menyalahi aturan dan ajaran gereja. Kematian merupakan siklus hidup manusia, yang dapat terjadi kapan saja. Orang Kristen meyakini bahwa setelah kematian bukan akhir dari segala sesuatu, tetapi jalan menuju kepada kemuliaan Tuhan Allah. Yesus Kristus telah mati untuk keselamatan manusia dan inilah kabar baik bagi ciptaan-Nya. Oleh karena itu, kehidupan orang Kristen bukan lagi untuk mencari keselamatan melainkan untuk menghargai keselamatan yang sudah diterima. Dengan menyadari akan persoalan ini, maka penting sekali untuk memberikan pemahaman-pemahaman yang jelas kepada jemaat, dan bagaimana cara yang seharusnya dilakukan mereka ketika berhadapan dengan peristiwa kematian.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kesenjangan ekonomi merupakan suatu realita kehidupan bermasyarakat maupun berjemaat yang sering terlihat dalam kehidupan setiap hari. Kesenjangan ekonomi sendiri timbul karena adanya kesenjangan pendapatan, kesenjangan kekayaan, dan jurang antara kaya dan miskin. Kesenjangan-kesenjangan ini mengacu pada persebaran ukuran ekonomi di antara individu dalam kelompok, kelompok dalam populasi, atau antar negara. Gereja dalam hal ini Jemaat GMIT Lanud El Tari Penfui berupaya untuk menghadapi masalah kesenjangan ekonomi di jemaat. Upaya gereja dalam mengatasi kesenjangan adalah dengan membuat sebuah program yang dikoordinir oleh UP Kaum Bapak, program ini bernama “budi daya babi bibit”. Penulis melakukan penelitian terhadap program ini untuk mengetahui sejauh mana program ini berdampak pada pembangunan ekonomi dalam jemaat. Melalui penelitian ini penulis melihat gambaran umum Jemaat GMIT Lanud El Tari Penfui, kemudian bagaimana kehadiran program budi daya babi, apakah program ini sesuai dengan aspek-aspek pembangunan jemaat, lalu penulis merefleksikan upaya pembangunan jemaat melalui program ini. Dari poin-poin ini penulis kemudian melakukan penelitian dengan metode penelitian kualitatif. Metode ini penulis pilih dengan tujuan untuk menjelaskan suatu fenomena dengan sedalam-dalamnya, dengan cara pengumpulan data yang sedalam-dalamnya pula, agar dapat menunjukan pentingnya kedalaman dan detail suatu data yang diteliti. Penulis menyajikan hasil penelitian dengan memakai metode penulisan deskripsi, analisis dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menemukan bahwa di Jemaat GMIT Lanud El Tari Penfui juga tercipta kesenjangan ekonomi seperti; ada jemaat yang memiliki pendapatan yang tetap dan ada yang tidak, ada jemaat yang memiliki pendapatan sesuai upah minimum rupiah bahkan lebih, namun ada juga jemaat yang hidup dengan pendapatan yang tak pasti. Hal-hal ini membuat terciptanya kesenjangan ekonomi di dalam jemaat ini. Program budi daya babi yang diupayakan dalam gereja ini sesuai dengan aspek-aspek pembangunan jemaat. Penulis juga menggunakan analisis sosial yaitu analisis,Strength, Weaknesses, Oportunities, Threats(SWOT) untuk melihat seberapa besar dampak yang dimiliki program seperti kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang ada pada program. Melalui program ini penulis menemukan bahwa jemaat berhasil diberdayakan secara ekonomi. Secara perlahan kehidupan jemaat menjadi lebih baik dan kesejahteraan dalam jemaat perlahan mulai terpupuk. Kesenjangan secara perlahan mulai terkikis dan pembangunan jemaat terwujud dalam jemaat. Dengan demikian gereja berhasil mengupayakan tanda-tanda Kerajaan Allah, dengan memunculkan adanya Shalom Allah di tengah-tengah jemaat.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pulau Semau adalah sebuah pulau yang terletak di antara teluk Kupang dan pulau Rote. Yang dikenal dengan sebutan Nusa Bungtilu yaitu pulau bunga tiga warna. Orang-orang Helong Bungtilu khususnya Jemaat GMIT Sonaf Neka Huilelot begitu memelihara budaya mereka, sehingga mereka tidak membiarkan kebudayaan mereka memudar apalagi sampai punah. Semua tradisi sejak kelahiran hingga kematian bahkan aspek kehidupan mereka masih dipertahankan dan terus dilakukan hingga saat ini. Pergumulan yang dihadapi oleh Jemaat Sonaf Neka Huilelot tidak hanya menyangkut pertumbuhan rohani melainkan juga menyangkut hal-hal yang menyangkut jasmani. Gereja hadir dengan melihat potensi-potensi yang ada dan memperdayakannya menjadi kekuatan untuk terlepas dari lingkaran hambatan yang ada. Nehe tuan adalah sebuah tradisi yang dilakukan oleh suku Helong dalam urusan adat perkawinan yang di dalamnya dapat melibatkan keluarga laki-laki dan perempuan. Untuk seluruh urusan adat yang berlangsung di atas nehe tuan akan dipimpin oleh Kaka Ama. Jemaat juga mendukung adanya nehe tuan dalam suku Helong karena ada sejumlah nilai-nilai positif yang dapat mendukung pelayanan dalam jemaat. Oleh karena itu nehe tuan masih terus digunakan sampai saat ini karena memilki nilai persaudaraan, solidaritas dan rasa saling memiliki. Ada pula tema-tema dominan yang terdapat dalam tradisi nehe tuan yakni adanya identitas tentang asal-usul Suku Helong ,terjalinnya sebuah hubungan persaudaraan/peresekutuan dan adanya nilai kesetaraan yang terjalin dengan baik. Nehe tuan merupakan warisan budaya leluhur yang terus dipraktekkan dan dilaksanakan oleh masyrakat Helong Bungtilu di desa Huilelot sampai saat ini. Tradisi nehe tuan yang dimaksudkan untuk memperhatikan sesama dengan menjalin dan memperat hubungan persaudaraan/persekutuan serta kesetaraan diantara mereka. Tradisi ini juga memiliki nilai dan makna yang baik yaitu memberikan dukungan dan perhatian kepada sesama keluarga, sikap saling menghargai, menghormati serta mengasihi. Inilah yang membuat mereka mempertahankan tradisi ini. Untuk itu dalam upaya kontekstualisasi, penulis menggunakan pendekatan yang diajukan oleh Stephan Bevans, yaitu Model Antropologis. Karena dengan model ini menolong penulis dalam menanggapi makna dan isi dari budaya tersebut. Pembahasan mengenai persaudaraan/persekutuan, dan kesetaraan yang ada dalam tradisi nehe tuan, diharapkan memberikan sumbangsi yang baik bagi wilayah pelayanan Semau Tengah Utara, khususnya Jemaat GMIT Sonaf Neka Huilelot.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Partisipasi jemaat GMIT Pos Pelayanan Silo Fetomone dalam beribadah masih sangat kurang. Kehadiran warga jemaat dalam ibadah-ibadah terkadang diwakilkan oleh salah satu atau dua anggota keluarga. Ibadah terkadang tidak berjalan oleh karena jemaat ataupun majelis jemaat lebih mementingkan pekerjaan dan kesibukan pribadi mereka dibandingkan dengan melibatkan diri dalam beribadah. Penulis mengangkat topik ini menjadi bahan penelitian dengan tujuan untuk menganalisa sejauh mana pemahaman jemaat tentang makna ibadah dan menghayati makna tersebut melalui tindakan nyata. Dengan demikian, ibadah yang seringkali dilakukan oleh jemaat tidak hanya dianggap sebagai sebuah rutinitas belaka yang menjadi sebuah kewajiban untuk dilakukan, tetapi jemaat dapat mengetahui makna ibadah yang sesungguhnya. Ibadah merupakan suatu tanggapan manusia atas kasih Allah yang telah dianugerahkan kepada kita. Artinya, jika kita melakukan ibadah entah berdoa, entah bertindak karitatif (berbuat kasih) kepada sesama. Ibadah menekankan dimensi vertikal pelaksanaan misi gereja. Gereja yang mengabaikan kehidupan spiritualnya akan kehilangan daya dalam melaksanakan misinya. Misi adalah aksi kontemplatif dan kontemplasi yang aktif pada saat yang bersamaan. GMIT melaksanakan ibadah sebagai akta iman dan penyembahan kepada Allah dalam roh dan kebenaran di segala tempat dan waktu. Ibadah merupakan perwujudan relasi yang benar dengan Allah Tritunggal dan tanda syukur atas pimpinan, pemeliharaan, dan perlindungan-Nya. Penelitian ini berfokus pada persepsi warga jemaat Pos Pelayanan Silo Fetomone terhadap pemahaman dan pratik ibadah yang dilakukan. Meneliti pandangan mereka tentang ibadah menjadi penting karena dalam kenyataan, warga jemaat lebih mementingkan kesibukan pribadi dari pada menghadiri ibadah. Dengan mengetahui alasan-alasan ketidakaktifan mereka di kebaktian Minggu, gereja bisa mengatur strategi pelayanan yang tepat bagi mereka. Untuk mengetahui sejauh mana pemahaman dan praktik ibadah dalam Pos Pelayanan Silofetomone, digunakan metode penelitian kualitatif dan metode penulisan berupa deskripsi, analisis, dan reflektif. Kata kunci: Ibadah, Warga Jemaat, Partisipasi, Pemahaman dan Praktik Ibadah, GMIT
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pembuatan garam di Kelurahan Oesapa Barat umumnya melalui penyaringan dengan mengunakan karung plastik sehingga kualitas garam yang dihasilkan kurang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Salah satu upaya yang ingin dilakukan untuk meningkatkan kadar NaCl pada garam rakyat dengan modifikasi teknik penyaringan mengunakan ijuk yang dikombinasikan dengan penyaringan menggunakan sistim berlapis menggunakan ijuk, kerikil dan pasir. Selain itu, pada penelitian ini menggunakan alat masak yang sudah dimodifikasi dari plat drum. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 3 bulan yaitu bulan September-November 2020 bertempat di Kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang untuk lokasi survei, pembuatan garam dan pengambilan sampel. Sedangkan Laboratorium PT. Saraswanti Indo Ganethech, Bogor untuk pengujian Kadar Air, NaCl, iodium, mineral (magnesium dan kalsium). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dan dianalisis menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian garam rakyat yang diproduksi menggunakan alat masak modifikasi dari plat drum pada kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang yaitu kadar air berkisar antara 4,41-5,23%, kadar NaCl 91,02%, kadar iodium 79,69 mg/kg, mineral magnesium 183,70 mg/100 g dan mineral kalsium 503,70 mg/100 g.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
OPERASI DAN PEMELIHARAAN JARINGAN IRIGASI BENANAIN DI DESA LAKEKUN KECAMATAN KOBALIMA KABUPATEN MALAKA ABSTRAK A. Y. Manek* N. P. P. E. Nainiti** M. L . Lano** Penelitian berjudul Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Benanain Di Desa Lakekun Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka pada bulan Desember2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Benanain Di Desa Lakekun Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka. Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Benanain Di Desa Lakekunpada P3A Lakekun, yaitu : Pekerjaan Pemeliharaan Rutin, Pekerjaan Pemeliharaan Berkala, Pekerjaan Pemeliharaan Khusus Kata Kunci :Operasi, Pemeliharaan , Jaringan Irigasi Keterangan : *) Peneliti *) Pembimbing
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ajar ini merupakan salah satu buku ajar kedokteran yang khusus membahas tentang ilmu anatomi fisiologi. Dalam buku ajar Anatomi Fisiologi akan dibahas dan dikaji peristilahan-peristilahan dalam ilmu anatomi fisiologi, struktur dan fungsi organ tubuh manusia yang mencakup seluruh sistem yang terdapat pada tubuh manusia secara umum. Setelah membaca dan memahami buku ini, diharapkan mahasiswa APIKES akan mampu menjelaskan berbagai hal terkait ilmu anatomi fisiologi tubuh manusia yaitu sebagai berikut: 1. Peristilahan dalam ilmu anatomi fisiologi, 2. Nama organ tubuh dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Latin medis), 3. Struktur penyusun tubuh manusia, 4. Fungsi-fungsi organ tubuh manusia Ilmu anatomi fisiologi atau sering disebut juga sebagai “ilmu urai tubuh” adalah salah satu ilmu dasar kedokteran yang harus dikuasai oleh semua praktisi kesehatan baik itu dokter, dokter gigi, perawat, asisten perawat, bidan, apoteker maupun staf rekam medis. Tanpa dasar ilmu anatomi fisiologi yang mumpuni, semua kegiatan dan tindakan medis terkait yang akan dilakukan akan rawan terjadi kesalahan. Secara umum, anatomi fisiologi mempelajari tentang semua aspek tubuh manusia baik itu dari struktur organ maupun fungsi-fungsi organ. Ilmu anatomi fisiologi itu sendiri terdiri atas dua ilmu dasar kedokteran yang berbeda pembahasannya namun saling terkait dan masing-masing ilmu memberikan kontribusi penting di dalam mempelajari dan memahami bagaimana susunan struktur tubuh kita dan bagaimana tubuh kita bekerja, yaitu ilmu ANATOMI, dan ilmu FISIOLOGI.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku “Anatomi dan Fisiologi untuk Mahasiswa Kebidanan, ini memang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan buku anatomi bagi mahasiswa kebidanan. Di dalam buku ini penulis sertakan juga materi yang diperlukan untuk memahami penyakit yang sering terjadi pada bagian-bagian tubuh manusia, dilihat dari sudut pandang anatomi. Pembahasan buku ini terdiri dari : Bab 1 Dasar Anatomi dan Fisiologi Bab 2 Anatomi dan Fisiologi Sistem Muskuloskletal Bab 3 Anatomi dan Fisiologi Sistem Kardiovaskular Bab 4 Anatomi dan Fisiologi Sistem Pernapasan Bab 5 Anatomi dan Fisiologi Sistem Saraf Bab 6 Anatomi dan Fisiologi Sistem Integumen Bab 7 Anatomi dan Fisiologi Sistem Pencernaan Bab 8 Anatomi dan Fisiologi Sistem Perkemihan Bab 9 Anatomi dan Fisiologi Sistem Reproduksi Pria dan Wanita Bab 10 Anatomi dan Fisiologi Sistem Penginderaan Bab 11 Anatomi dan Fisiologi Kelenjar Endokrin Bab 12 Perkembangan Sel-sel Darah dan Sistem Limfatik Bab 13 Proses Metabolisme Bab 14 Keseimbangan Cairan dan Elektrolit
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Anatomi tumbuhan merupakan salah satu cabang biologi yang mempelajari struktur fisik tumbuhan secara mikroskopis. Anatomi sendiri disebut juga sebagai ilmu urai, terkait pembahasan yang lebih rinci dari setiap struktur tumbuhan melalui sayatan bujur atau melintang yang diamati menggunakan mikroskop. Dalam hal ini anatomi tumbuan dapat dijadikan sebagai pelengkap ilmu morfologi yang hanya mempelajari bentuk dan susunan tumbuhan. Buku ini ditulis untuk memudahkan bagi mahasiswa dalam perkuliahan maupun peneliti untuk memahami lebih mendalam tentang struktur tumbuhan. Buku ini membahas tentang: Bab 1 Jaringan Meristem dan Perkembangannya Bab 2 Struktur dan Fungsi Sel Tumbuhan Bab 3 Struktur dan Perkembangan Jaringan Muda (Meristem) Bab 4 Struktur Sel Tumbuhan dan Penyusun Jaringan Meristem Bab 5 Struktur dan Perkembangan Jaringan Dasar dan Penguat Bab 6 Struktur dan Fungsi Jaringan Pengangkut Bab 7 Jaringan Pelindung, Jaringan Dasar dan Jaringan Penguat Bab 8 Struktur dan Fungsi Jaringan Sekretori Bab 9 Struktur dan Fungsi Anatomi Batang, dan Akar Bab 10 Struktur dan Fungsi Anatomi daun Bab 11 Struktur dan Fungsi Anatomi Bunga, Buah dan Biji Bab 12 Struktur Anatomi Batang, Akar, Daun, Bunga, Buah dan Biji Bab 13 Aplikasi Anatomi
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tujuan penulisan buku ini untuk membantu mahasiswa dalam memahami dan mempelajari topik-topik yang berkaitan dengan anatomi dan fisiologi tubuh manusia. Buku ini merupakan hasil studi pustaka yang mendalam, dengan tujuan untuk menambah referensi di bidang kesehatan. Buku ini juga ditulis untuk bertujuan mengembangkan ilmu dan pengetahuan sebagai salah satu bentuk pengembangan bahan ajar. Buku ini akan membahas tentang dasar-dasar anatomi; komposisi dan komponen tubuh manusia; anatomi dan fisiologi pada sistem muskuloskeletal, pernafasan, kardiovaskuler, persyarafan, endokrin, pencernaan, reproduksi, perkemihan, integumen dan pancaindera. Lebih lengkap buku ini membahas: Bab 1 Dasar-Dasar Anatomi Bab 2 Komposisi dan Komponen Tubuh Manusia Bab 3 Sistem Muskuloskeletal Bab 4 Anatomi dan Fisiologi Sistem Pernapasan Bab 5 Anatomi dan Fisiologi Sistem Kardiovaskuler Bab 6 Anatomi dan Fisiologi Sistem Persarafan Bab 7 Anatomi dan Fisiologi Sistem Endokrin Bab 8 Anatomi dan Fisiologi Sistem Pencernaan Bab 9 Anatomi dan Fisiologi Sistem Perkemihan Bab 10 Anatomi dan Fisiologi Sistem Integumen Bab 11 Anatomi dan Fisiologi Sistem Panca Indera
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANATOMI RINDU 2 adalah juga kumpulan opini, puisi, dan sajak yang menyerupai kakak kandung sebelumnya, Anatomi Rindu 1. Butuh waktu satu tahun lebih untuk melahirkan buku ini kembali, sejak Anatomi Rindu yang. Pada buku yang pertama, penulis sengaja membiarkan rasa mengambang, rindu yang kemana mana, dan kesimpulan yang dibuat sendiri-sendiri oleh pembacanya. Di buku Anatomi Rindu 2 agak berbeda. Penulis membaginya ke dalam tiga fase perjalanan, yaitu ; fase kehilangan, fase kesendirian, dan fase ketuhanan. Anatomi Rindu 2 tidak akan membiarkan ada rasa yang mengambang setelah dibuat berbunga, dan pada akhirnya ada Tuhan yang selalu setia.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Didalam Buku Anatomi ini berisi rincian materi yang sangat dibutuhkan oleh seorang guru maupun pelatih olahraga didalam melaksanakan proses kegiatan pembelajaran olahraga.Dan memang belum banyak buku yang membahas masalah Anatomi Tubuh manusia.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Bahan ajar ini diperlukan untuk menunjang proses belajar mengajar Botani Farmasi 1 dan memenuhi kebutuhan pustaka bagi mahasiswa farmasi STIKes Bogor Husada. Dalam bahan ajar ini terdapat tinjauan tentang anatomi tumbuhan.Untuk saat ini bahan ajar ini hanya digunakan oleh Civitas Akademika STIKes Bogor Husada.