Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

2.079 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 612025: 372024: 162023: 3122022: 4662021: 6902020: 872018: 482017: 12016: 42011: 11018: 1

DISPARITAS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI DALAM SENGKETA ANTARA ANGGOTA PARTAI DENGAN PARTAI DEMOKRAT

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul penulis adalah: DISPARITAS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI DALAN SENGKETA ANTARA ANGGOTA PARTAI DENGAN PARTAI DEMOKRAT.Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah: Megapa Dalam sengketa antara anggota denga partai democrat putusan Hakim menyatakan gugatan tidak dapat diterima, gugatan ditolak dan gugatan dikabulkan? Tujuan penelitan yang ingin penulis kaji yaitu: Untuk mengetahi dalam sengketa antara anggota partai dengan partai demokrat alasan hakim menjatuhkan putusan gugatan tidak dapat diterima, gugatan ditolak dan gugatan dikabulkan.! Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah: Jenis Penelitian Normatif dan Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Tentang sengketa anggota partai dengan Partai Demokrat putusan hakim menyatakan gugatan tidak dapat diterima, gugatan ditolak dan gugatan dikabulkan. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis maka ditemukan alasan hakim menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima dalam sengketa antara anggota partai dengan partai demokrat adalah sebagai brikut 1. Putusan gugatan penggugat tidak dapat diterima, yaitu: a. Gugatan mengandung Ne Bis In Idem, b. gugatan penggugat prematur 2. Putusan menolak Gugatan, yaitu: a. Gugatan Penggugat ditolak karena Ne Bis In Idem, b. Penggugat tidak mampu membuktikan dalil dalil gugatannya 3. Putusan mengabulkan gugatan, yaitu: a. Mahkamah partai tidak berwewenang, b. Sengketa pemilu merupakan kewenangan Mahkama Konstitusi. Kata Kunci : Disparitas Putusan Pengadilan, Anggota Partai, Partai Demokrat.

Disparitas Putusan Judex Factie Judex Juris Dan Peninjauan Kembali Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penyerobotan Tanah

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi penulis adalah: Disparitas Putusan Judex Factie Judex Dan Peninjauan Kembali Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penyerobotan Tanah. Rumusan masalah penelitian penulis adalah: 1). Mengapa Judex Factie menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana penyerobotan tanah? 2). Mengapa hakim Mahkama Agung menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana penyerobotan tanah? 3). Mengapa Hakim Peninjauan Kembali menjatuhkan putusan percobaan terhadap terdakwa II dalam tindak pidana penyerobotan tanah?. Tujuan penelitian ini yaitu, 1). Untuk mengetahui alasan Judex Factie menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana penyerobotan tanah. 2). Untuk mengetahui alasan hakim Mahkama Agung menjatuhkan putusan pembicaraan terhadap pelaku penyerobotan tanah. 3). Untuk mengetahui alasan hakim peninjauan kembali menjatuhkan putusan percobaan terhadap terdakwa II dalam tindak pidana penyerobotan tanah. Jenis metode penelitian yang penulis gunakan adalah: jenis penelitian normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis teliti maka yang menjadi: alasan judex factie menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana penyerobotan tanah yaitu: a). Perbuatan terdakwa bukan tindak pidana, b). Perbuatan terdakwa tidak memenuhi unsur pasal 385 ayat (1) KUHP, alasan Hakim Mahkama Agung menjatuhkan putusan pembicaraan terhadap pelaku tindak pidana penyerobotan tanah, yaitu: a). Judex Factie salah dalam menerapkan hukum, b). Perbuatan terdakwa merupakan perbuatan pidana. Alasan Hakim peninjauan kembali menjatuhkan putusan percobaan terhadap terdakwa II dalam tindak pidana penyerobotan tanah, yaitu: a). Adanya kekhilafan judex jurusan dalam penerapannya, b). Adanya pertimbangan pada syarat dan kondisi tertentu atas permulaan dan niat melakukan kejahatan. Kata Kunci : Putusan Hakim, Tindak Pidana, Penyerobotan Tanah.

TARIAN WOLEKA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TARIAN WOLEKA Margianita Putri Bolu Lero Program Studi Teologi Agama Kristen, Fakultas Teologi, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Indonesia Email: [email protected] Kebudayaan merupakan bagian dari tradisi yang mencakup keseluruhan hidup masyarakat. Tarian woleka merupakan salah satu unsur budaya dalam masyarakat Sumba Barat Daya, yang masih dilestarikan dan dipelihara dengan, nilai-nilai yang dihidupi sampai saat ini, sebagai sebuah identitas. Gereja dalam pelayanannya, memakai kebudayaaan sebagai bentuk keterbukaan gereja terhadap kebudayaan Sumba, salah satunya yaitu GKS Jemaat Elopada. Dalam gereja tarian ini dipakai sebagai tarian penyambutan bagi pelayan Tuhan saat memasuki ruang ibadah, pada saat hari-hari raya gerejawi (Natal, Kebangkitan, Pentakosta), hari Reformasi, dan Ulang tahun gereja. Dalam kaitannya dengan itu, maka muncul pertanyaan mengenai pelaksanaan tarian woleka dalam budaya Sumba dan juga dalam gereja. Apa pemahaman GKS Jemaat Elopada mengenai tarian woleka. Penulis mengkaji menggunakan metode deskriptif–analitis-reflektif, dengan metode penelitian lapangan melalui observasi dan wawancara serta penelitian studi dokumen yaitu pengumpulan data dari buku-buku dan artikel karya ilmiah untuk mendapatkan konsep dan teori, yang berkaitan dengan penelitian, sehingga dapat mendukung dan memperkuat tulisan ini. Berdasarkan hasil analisis tarian woleka memiliki kaitan dengan pelaksanaan pesta dan ritus adat kepercayaan Marapu. Oleh sebab itu, gereja memiliki peranan penting dalam bersikap kritis terhadap tarian woleka yang juga lahir dari kebudayaan masyarakat Sumba, dengan memberikan pemahaman bahwa tarian woleka dalam kebudayaan dan dalam iman Kristen adalah dua hal yang berbeda. Sehingga perlu untuk memahami tarian woleka secara kebudayaan untuk menemukan makna dan nilai teologis apa yang terdapat dalam tarian tersebut agar dapat sejalan dengan apa yang dikatakan Alkitab terhadap kebudayaan dalam kekristenan. Refleksi teologis dari tulisan ini adalah untuk menemukan makna dan nilai tarian woleka bagi kehidupan bergereja dan jemaat. Kata Kunci: Tarian woleka, Pesta Woleka, Gereja, Persekutuan, Komunikasi ABSTRAK TARIAN WOLEKA Margianita Putri Bolu Lero Program Studi Teologi Agama Kristen, Fakultas Teologi, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Indonesia Email: [email protected] Kebudayaan merupakan bagian dari tradisi yang mencakup keseluruhan hidup masyarakat. Tarian woleka merupakan salah satu unsur budaya dalam masyarakat Sumba Barat Daya, yang masih dilestarikan dan dipelihara dengan, nilai-nilai yang dihidupi sampai saat ini, sebagai sebuah identitas. Gereja dalam pelayanannya, memakai kebudayaaan sebagai bentuk keterbukaan gereja terhadap kebudayaan Sumba, salah satunya yaitu GKS Jemaat Elopada. Dalam gereja tarian ini dipakai sebagai tarian penyambutan bagi pelayan Tuhan saat memasuki ruang ibadah, pada saat hari-hari raya gerejawi (Natal, Kebangkitan, Pentakosta), hari Reformasi, dan Ulang tahun gereja. Dalam kaitannya dengan itu, maka muncul pertanyaan mengenai pelaksanaan tarian woleka dalam budaya Sumba dan juga dalam gereja. Apa pemahaman GKS Jemaat Elopada mengenai tarian woleka. Penulis mengkaji menggunakan metode deskriptif–analitis-reflektif, dengan metode penelitian lapangan melalui observasi dan wawancara serta penelitian studi dokumen yaitu pengumpulan data dari buku-buku dan artikel karya ilmiah untuk mendapatkan konsep dan teori, yang berkaitan dengan penelitian, sehingga dapat mendukung dan memperkuat tulisan ini. Berdasarkan hasil analisis tarian woleka memiliki kaitan dengan pelaksanaan pesta dan ritus adat kepercayaan Marapu. Oleh sebab itu, gereja memiliki peranan penting dalam bersikap kritis terhadap tarian woleka yang juga lahir dari kebudayaan masyarakat Sumba, dengan memberikan pemahaman bahwa tarian woleka dalam kebudayaan dan dalam iman Kristen adalah dua hal yang berbeda. Sehingga perlu untuk memahami tarian woleka secara kebudayaan untuk menemukan makna dan nilai teologis apa yang terdapat dalam tarian tersebut agar dapat sejalan dengan apa yang dikatakan Alkitab terhadap kebudayaan dalam kekristenan. Refleksi teologis dari tulisan ini adalah untuk menemukan makna dan nilai tarian woleka bagi kehidupan bergereja dan jemaat.

Meningkatkan Keterampilan Pembelajaran Roll Depan Bagi Siswa di SD PERSITIM 1 KUPANG

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu contoh senam lantai adalah gerakan dengan melakukan roll kedepan. Sikap senam lantai roll depan dimulai dengan jongkok dengan kedua kaki agak dibuka dan kedua tumit diangkat lalu kedua telapak tangan diletakkan pada matras dan kedua lengan lurus dan sejajar dengan bahu. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui peningkatan keterampilan Pembelajaran roll depan di SD Persitim 1 Kupang.Penelitian yang akan dilaksanakan ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), yaitu penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri, dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat. Metode penelitian: Penelitian ini dilakukan dua siklus yang berlangsung selama 2 minggu. Dalam rangka mengupayakan proses pembelajaran yang konduktif, maka peneliti menyadari bahwa perlu adanya persiapan yang matang dan terencana. Hasil dan pembahasan: Dalam rangka mengupayakan proses pembelajaran yang konduktif, maka peneliti menyadari bahwa perlu adanya persiapan yang matang dan terencana. Hasil analisa data penelitian pada siklus I diperoleh 33,33% (8 orang) tuntas dan 66,67% (16 orang) tidak tuntas. Hasil analisa pada siklus II diperoleh 100% tuntas dari 24 orang siswa pada KKM 70 untuk ketrampilan pembelajaran roll depan bagi SD Persitim 1 Kupang. Simpulan: Hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada materi meningkatkan keterampilan pembelajaran roll depan bagi siswa SD Persitim 1 Kupang. Kata kunci: Meningkatkan Keterampilan Pembelajaran Roll Depan Bagi Siswa SD Persitim 1 kupang.

PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN TINGKAT PENDAPATAN KESADARAN WAJIB PAJAK DAN PELAYANAN PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (Studi Kasus Pada Kecamatan Kota Waingapu)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembayaran pajak merupakan perwujudan dari kewajiban kenegaraan dan peran serta wajib pajak untuk secara langsung dan bersama-sama melaksanakan kewajiban perpajakan untuk pembiayaan negara dan pembangunan nasional. Sesuai dengan Undang-Undang perpajakan, membayar pajak bukan hanya merupakan kewajiban, tetapi merupakan hak dari setiap warga negara untuk ikut berpartisipasi dalam bentuk peran serta terhadap pembiayaan negara dan pembangunan nasional. Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar besarnya kemakmuran rakyat. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pajak adalah tingkat pendidikan. Wajib pajak yang berpendidikan dan memperoleh pengetahuan pajak, akan lebih patuh dalam memenuhi kewajiban pajaknya dari pada yang kurang memperoleh informasi. Penelitian Ikhsan (2007) tentang kajian faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan Wajib Pajak menyimpulkan bahwa tingkat pendidikan Wajib Pajak secara statistik berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Faktor kedua yang mempengaruhi kepatuhan pajak adalah Penghasilan atau pendapatan. Faktor penghasilan dapat dijadikan salah satu alasan wajib pajak pajak tidak patuh membayar pajak. Masyarakat yang miskin akan kesulitan dalam membayar pajak, oleh karena itu masyarakat lebih cenderung untuk memenuhi kebutuhan pokoknya terlebih dahulu. Penelitian yang dilakukan oleh Chaerunnisa (2010) menunjukkan bahwa tingkat penghasilan berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam menyampaikan SPT tahunan. Faktor ketiga yang mempengaruhi kepatuhan pajak adalah kesadaran wajib pajak. Tingkat kesadaran wajib pajak dapat dicerminkan dari bagaimana kesungguhan dan keinginan wajib pajak dalam mentaati ketentuan perpajakan yang berlaku. Kepatuhan pajak identik dengan kesediaan seorang wajib pajak dalam memenuhi peraturan perpajakannya. Dalam bentuk yang paling sederhana, kepatuhan dianggap sebagai istilah yang menggambarkan kesediaan wajib pajak untuk membayar pajak (Kirchler, 2010). Penelitian yang dilakukan oleh Kundalini (2016) menemukan bahwa faktor kesadaran wajib pajak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak Faktor keempat yang menjadi pengaruh kepatuhan pajak adalah pelayanan pajak. Karena bentuk pelayanan yang baik dapat menarik perhatian dari masyarakat. Pelayanan yang dikelola dengan baik diharapkan dapat memenuhi harapan masyarakat, karena masyarakat memiliki peran besar untuk perbandingan standar evaluasi tingkat motivasi (Afrial 2009). Lena Elitan 2007:46 memaparkan bahwasannya pelayanan merupakan produk yang faktor utamanya perlengkapan yang tidak ada wujudnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kuantitatif dengan Teknik Analisis Regresi Linear berganda menggunakan sofware SPSS versi 25. Jumlah populasi sebanyak 8.626 dengan sampel sebanyak 100 wajib pajak bumi dan bangunan. Dalam menentukan jumlah sampel dari populasi penulis menggunakan metode pengambilan sampel Purposive sampling. Purposive sampling dimana merupakan metode penetapan responden untuk dijadikan sampel berdasarkan pada kriteria tertentu. Dari hasil uji regresi linear sederhana menggunakan spss versi 25, variabel tingkat pendidikan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar 2.202 > t-tabel 1.985, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,0300,05 , sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan HO ditolak. Dari data tersebut diartikan bahwa tingkat pendidikan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan, variabel tingkat pendapatan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar 1.218 t-tabel 1.985, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,226> 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa HO diterima dan H2 ditolak. Dari data tersebut diartikan bahwa tingkat pendapatan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan, variabel kesadaran wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar 3.412 > t-tabel 1.985, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,0010,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H3 diterima dan HO ditolak. Dari data tersebut diartikan bahwa kesadaran wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan, dan variabel pelayanan pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar -621 t-tabel 1.985, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,536> 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa HO diterima dan H4 ditolak. Dari data tersebut diartikan bahwa pelayanan pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan. Hasil output SPSS untuk uji Determinasi / Squared (R2) diketahui nilai R Squard sebesar 0,313 (31,3%). Hal tersebut memilki arti bahwa kemampuan variabel independen dalam penelitian ini mempengaruhi variabel dependen sebesar 31,3%, sedangkan sisanya sebesar 0,687 (68,7%) sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Dari pembahasan diatas maka dapat ditarik kesimpulan yaitu bahwa hipotesis pertama tingkat pendidikan berpengaruh pada kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan. Dengan memiliki tingkat pendidikan yang tinggi akan mempengaruhi kemampuan seseorang untuk memahami suatu hal atau keadaan. Hipotesis kedua tingkat pendapatan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan. dapat diartikan bahwa semakin tinggi tingkat pendapatan belum tentu meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Hipotesis ketiga tingkat kesadaran wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan. diartikan semakin tingginya kesadaran wajib pajak menandakan pelaksanaan serta pemahaman kewajiban perpajakan semakin baik serta wajib pajak akan makin termotivasi. Hipotesis keempat kualitas pelayanan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. diartikan Walaupun kualitas pelayanan yang dilakukan aparat pajak sudah sangat optimal, namun wajib pajak menganggap bahwa kualitas pelayanan tersebut merupakan standar yang harus dilakukan oleh aparat otoritas pajak.

PENGARUH FREE CASH FLOW DAN FINANCIAL LEVERAGE TERHADAP MANAJEMEN LABA DENGAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PERUSAHAAN PROPERTIES DAN REAL EASTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2019-2022

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Manajemen merupakan salah satu dari berbagai upaya yang dapat dilkukan oleh perusahaan dalam merekayasa angka-angka dalam laporan keuangan sehingga laporan keuangan perusahaan dapat terlihat kondisi baik bagi invesor dan pembaca lainnya. Salah satu idikator penting yang dilihat investor dalam mengukur performance perusahaan adalah laba sehingga Manajemen laba sangatlah penting hal ini medorog manajemen untuk membuat laporan keuangan mejadi menarik bagi pihak eksternal yang dapat dikategorikan sebagai manajemen laba. Munculnya praktik manajemen laba disebabkan oleh bebrapa faktor diantranya yang menjadi variabel dalam penelitian ini yaitu free cash flow dan financial leverage. Free cash flow adalah sisa arus kas yang didistribusikan kepada pemegang saham setelah perusahaan membayar semua beban operasi, investasi, dan pendaan untuk mempertahankan kapasitas produk. Free cash flow yang memadai dapat menurunkan tindakan tindak manajemen laba karena menunjukkan keadaan peusahaan yang sehat kepada investor dan kreditor. Sebaliknya jika tingkat free cash flow rendah akan meningkatkan tindak manajemen laba, dimana manajer tidak mau melakukan pelanggaran kontrak kepada kreditor dan investor (Agustia,2013). Selain free cash flow, financial leverage juga dapat mempengaruhi manajemen laba. Financial leverage adalah penggunaan sumber dana dari utang yang dimiliki beban tetap yang digunakan untuk membiayai aset perusahaan. Penggunaan utang yang terlalu tinggi akan membahayakan perusahan karena perusahaan akan termasuk dalam kategori extereme leverage (utang ekstrim) aitu perushaan terjebak dalam tingkat utang yag tinggi dan sulit untuk melepaskan beban utang tersebut (Kodriyah dan Fitri, 2017). Good corporate governance merupakan salah satu upaya perushaan untuk mengendalikan manajemen laba. Good corporate governace merupakan suatu sistem untuk yang dapat mengendalikan perusahaan untuk mencapai keseimbangan antara kekuatan kewenangan yang diperlukan oleh perusahaan untuk menjamin kelangsungan dan tanggung jawab kepada pemegang saham. Dalam penelitian ini terdapat empat persoalan penelitian yaitu apakah free cash flow berpengaruh terhadap manajemen laba, apakah financial leverage berpengaruh terhadap manajemen laba, apakah good corporate governance mampu memoderasi pengaruh free cash flow terhadap manajemen laba, apakah good corporate governance mampu memoderasi pengaruh financial leverage terhadap manajemen laba, sehingga dalam penelitan ini bertujuan untuk mngetahui pengaruh free cash flow dan financial leverage terhadap manajemen laba dengan good corporate governance sebagai variabel moderasi. Penelitian ini memperoleh sebanyak 14 sampel perusahaan pada sektor properties dan real eastate di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2022. Hasil penelitan menunjukan bahwa free cash flow tidak berpengaruh positif terhadap manajemen laba dan financia leverage berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Melalui uji Moderated Regression Analysis (MRA) diketahui bahwa good corporate governance mampu memoderasi pengaruh free cash flow terhadap manajemen laba, dan good corporate governance tidak mampu memoderasi pengaruh financial leverage terhadap manajemen laba.

POLA LATIHAN BOLA VOLI DI CLUB OTORITAS JASA KEUANGAN KUPANG

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Olahraga merupakan bagian dari aktivitas sehari-hari manusia yang berguna untuk membentuk jasmani dan rohani yang sehat. Pencapaian puncak dalam olahraga hanya dapat dicapai melalui proses pembinaan yang sistematis, terencana, teratur, dan berkesinambungan. Merupakan tolak ukur dimana akan tumbuh dan berkembang bibit-bibit yang berprestasi dan dapat menjuarai event olahraga. Pendidikan jasmani merupakan usaha pendidikan dengan menggunakan jasmani sebagai alat perantaranya. Pendidikan jasmani tidak lepas dari usaha pendidikan pada umumnya. Usaha mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak kearah kehidupan jasmani atau fisik yang di program secara ilmiah terarah dan sistematis yang disusun oleh lembaga pendidikan yang berkompeten. Kegiatan olahraga juga merupakan salah satu bentuk dari kependidikan. Pendidikan jasmani merupakan rangkaian aktivitas jasmani bermain dan berolahraga, untuk membangun peserta didik yang sehat dan kuat sehingga dapat menghasilkan prestasi akademik yang tinggi. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pola latihan bola voli di Club OJK Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini pelatih, dan atlet Club bola voli OJK Kupang. Hasil dan pembahasan: sudah menjadi tanggung jawab pelatih dalam memberikan arahan dan bimbingan bagi atlet dalam melanjudkan pola latihan (fisik, taktik, teknik, dan mental) walaupun dibatasi oleh sarana dan prasarana yang kurang memadai. Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pelatih memiliki peran yang sangat penting dalam keberhasilan latihan fisik, taktik, teknik dan mental serta menyediakan fasilitas latihan atlet yang baik.

PROSES PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI PANTOLA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PROSES PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI PANTOLA Maklon Neolaka1*, Agustinus Nafie2, Isak Riwu Rohi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia [email protected] Latar belakang: Bedasarkan hasil pengamatan peneliti selama mengajar di kelas XI SMA Negeri Pantola ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran. Permasalahan tersebut adalah sebagai berikut (1) kurangnya motivasi siswa dalam belajar penjasorkes dengan materi lompat jauh gaya jongkok, (2) metode pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang efektif untuk memotivasi siswa, (3) rendahnya siswa dalam melakukan teknik lompat jauh gaya jongkok, (4) kurangnya sarana dan prasarana yang menunjang proses belajar mengajar lompat jauh gaya jongkok. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses Pembelajaran lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas XI SMA Negeri Pantola Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan:Hasil Penelitian ini menunjukkan, bahwa dalam proses pembelajaran lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas XI SMA Negeri Pantola berjalan dengan baik. Materi yang diajarkan sesuai dengan kondisi dan hambatan sarana dan prasarana yang dialami oleh siswa-siswi SMA Negeri Pantola, dan guru juga mampu memberikanmateri pembelajaran dengan baik,sehingga mereka dapat mengerti materi yang diberikan oleh guru. Dalam hal ini, kaitannya dengan materi pembelajaran atletik anak-anak lebih senang dengan pembelajaran lompat jauh gaya jongkok, karena teknik lompat jauh gaya jongkok mereka anggap tidak terlalu sulit setelah ada modifikasi bak lompat dan mereka langsung melakukan praktek. Simpulan: Peneliti menyimpulkan bahwa proses pembelajaran lompat jauh gaya jongkok berjalan dengan baik Materi yang diajarkan sesuai dengan kondisi dan hambatan sarana dan prasarana yang dialami oleh siswa-siswi SMA Negeri Pantola.Dalam hal ini, kaitannya dengan materi pembelajaran atletik anak-anak lebih senang dengan pembelajaran lompat jauh gaya jongkok, karena teknik lompat jauh gaya jongkok mereka anggap tidak terlalu sulit setelah ada modifikasi bak lompat dan mereka langsung melakukan praktek.

MENINGKATKAN KEAKTIFAN POLA GERAK DASAR SISWA KELAS III MELALUI METODE TEAM GAMES TOURNAMENT DI SDK TUABATAN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MENINGKATKAN KEAKTIFAN POLA GERAK DASAR SISWA KELAS III MELALUI METODE TEAM GAMES TOURNAMENT DI SDK TUABATAN Marianus Tenis*, David Loba2, Yahya Jecson Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Metode TGT (Team Games Tournament) merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang melibatkan seluruh aktivitas siswa tanpa ada perbedaan status sosial, melibatkan peran siswa sebagai tutor sebaya dan mengandung unsur belajar dengan bermain. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui keaktifan pola gerak dasar siswa kelas III melalui metode team games tournament di SDK Tuabatan. Metode penelitian: Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan empat komponen pokok yaitu: a) perencanaan atau planning, b) tindakan atau acting, c) pengamatan atau observing, d) refleksi atau reflection. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil dan pembahasan: Hasil rekapitulasi pada siklus I diperoleh 13 orang siswa berkriteria Tidak Tuntas. Hasil pelaksanaan tes pada siklus II, diperoleh aspek lokomotor maka diperoleh 100% (13 orang siswa) yang berkriteria Tuntas, aspek nonlokomotor maka diperoleh 84,6% (11 orang siswa) yang berkriteria Tuntas dan 15, 4% (2 orang siswa) berkriteria Tidak Tuntas dan pada aspek manipulasi maka diperoleh 77% (10 orang siswa) yang berkriteria Tuntas dan 23% (3 orang siswa) berkriteria Tidak Tuntas dengan tidak mencapai 75%. Simpulan: Hasil rekapitulasi pada siklus I diperoleh 13 orang siswa berkriteria Tidak Tuntas. Hasil rekapitulasi pada siklus II diperoleh 84,6% (11 orang siswa) berkriteria Tuntas dan 15, 4% (2 orang berkriteria Tidak Tuntas). Oleh sebab itu, penggunaan metode team games tournament telah berhasil untuk meningkatkan keaktifan pola gerak siswa. Katakunci: Keaktifan pola gerak dasar; metode team games tournament

PENGARUH MODAL SENDIRI DAN MODAL PINJAMAN TERHADAP PENDAPATAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KABUPATEN ALOR

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Modal merupakan suatu hal yang sangat menentukan tinggi rendahnya pendapatan usaha. Pendapatan dapat digunakan dalam memenuhi kebutuhan hidup dan kelangsungan hidup usaha perdagangan. Pendapatan yang diterima adalah dalam bentuk uang, dimana uang merupakan alat pembayaran atau pertukaran yang menjadikan UMKM terus bertahan.Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian indonesia. Hal tersebut dapat dilihat dari kedudukan dan fungsi penting yang secara bersama-sama dengan badan usaha milik negara atau swasta dalam melakukan berbagai usaha demi tercapainya kesejahteraan bagi masyarakat. Fungsi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yaitu sebagai usaha dalam mempersatukan, mengarahkan dan mengembangkan daya kreasi, daya cipta, serta daya usaha rakyat terutama mereka yang serba terbatas kemampuan ekonominya agar mereka dapat turut serta dalam kegiatan perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah modal sendiri dan modal pinjaman akan mempengaruhi suatu pendapatan usaha Mokro Di Kabupaten Alor. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelaku UMKM Di Kabupaten Alor sampel adalah bagian dari jumlah karakteristik yang dimiliki oleh populasi yaitu 30 orang pelaku UMKM yang digunakan untuk penelitian. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik pengunpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dan kuesioner atau angket yang berisikan seperangkat pernyataan tertulis untuk responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier sederhana, analisis data dilakukan dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistic 25. Dengan hasil penelitian menunjukan bahwa modal sendiri memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap pendapatan usaha mikro di Kabupaten Alor. Berarti bahwa para pelaku UMKM yang menggunakan modal sendiri akan memiliki pendapatan yang lebih banyak, karena para pelaku UMKM tidak harus mengeluarkan biaya bunga dari modal yang akan dipinjam oleh para pengusaha. modal pinjaman memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pendapatan usaha mikro di Kabupaten Alor. Berarti para pelaku UMKM yang memperoleh modal pinjaman akan menambah pendapatan, namun, pelaku usaha mikro harus membayar biaya bunga dan mengembalikan modal yang telah di pinjam.

ANALISIS LAPORAN ARUS KAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SAAT PANDEMI COVID-19 PADA PT. BANK MANDIRI (PERSERO) TBK YANG TERDAFTAR DIBURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2022

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Seiring berkembangnya zaman, dunia perbankan memberikan pengaruh yang sangat besar dalam memajukan perekonomian suatu negara. Oleh karena itu baik perorangan maupun lembaga, baik sosial atau perusahaan, tidak akan lepas dari dunia perbankan jika hendak menjalankan aktivitas keuangan. PT Bank Mandiri (persero) Tbk sebagai salah satu bank yang sampai sekarang masih tetap bertahan dalam dunia perbankan di Indonesia. Keberadaan PT Bank Mandiri (persero) Tbk adalah untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan memenuhi kebutuhan dana masyarakat dengan prosedur yang lebih mudah. Laporan keuangan sangat diperlukan untuk mengukur hasil usaha perusahaan dan perkembangan perusahaan dari waktu ke waktu, untuk mengetahui sudah sejauh mana perusahaan mencapai . Laporan arus kas ( cash flow statetment) merupakan bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai (kas) yang dihasilkan oleh perusahaan pada suatu periode akuntansi. Dalam beberapa tahun terakhir Indonesia mengalami resesi ekonomi akibat merebaknya pandemi Covid-19. Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19 adalah penyakit yang dilaporkan pertama kali di Wuhan, Tiongkok pada Desember 2019. Kasus virus COVID-19 ditemukan di Indonesia pertama kali pada tanggal 3 Maret 2020. Virus ini menyebabkan ketidakpastian ekonomi yang sangat besar yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi terguncang. Maka dari itu pengukuran kinerja keuangan perusahaan PT. Bank Mandiri (persero) Tbk sangat berguna untuk membandingkan sebelum dan sesudah terjadinya covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja keuangan PT Bank Mandiri (persero) Tbk sebelum dan saat pandemi covid-19 dengan mengunkakan rumus Arus Kas Operasi (AKO), Cakupan kas Terhadap Bunga (CKB), Pengeluaran Modal (PM), Total Hutang (TH) dan Laba Bersih. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan peusahaan PT. Bank Mandiri (persero) Tbk. Yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2017-2022. Sampel yan digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan pada perusahaan PT. Bank Mandiri (persero) Tbk. Metode yangg digunakan dalam penelian ini adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik dokumentasi yakni data sekunder. Data tersebut berupa laporan keuangan PT Bank Mandiri (persero) Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode enam tahun terakhir yakni tahun 2017-2022. Data di peroleh dengan cara mendownload melalui website www.idx.co.id. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan PT. Bank Mandiri (pesero) Tbk sebelum terjadinya pandemi covid-19 dapat dikatakan berkinerja kurang baik, karena dari lima rasio yang diperhitungkan dalam menilai kinerja keuangan semuanya menunjukkan nilainya dibawah kewajiban 1. Sedangkan kinerja keuangan PT. Bank Mandiri (persero) Tbk saat terjadinya pandemi covid-19 berkinerja baik jika dihitung menggunakan rumus rasio arus kas operasi(AKO), rasio total hutang (TH) dan rasio laba bersih. Dan berkinerja kurang baik jika di hitung menggunakan rumus cakupan bunga (CKB) dan rasio pengeluaran modal (PM).

PENGARUH CORPORATE STRATEGY, CASH HOLDING DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP MANAJEMEN LABA DENGAN DIVIDEN SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI PADA PERUSAHAAN LQ45 YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2019 – 2022

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia yang perkembangan bisnisnya semakin maju yang ditandai dengan banyaknya perusahaan yang mengikut sertakan diri dalam go public. Bursa efek adalah pasar di mana terjadi jual beli efek dari suatu perusahaan. Bursa efek didirikan untuk menyelenggarakan atau menyediakan sarana jual beli efek. Di Indonesia dikenal dengan nama Bursa Efek Indonesia (BEI). LQ45 merupakan salah satu indeks yang ada di Bursa Efek Indonesia. LQ45 adalah representasi, atau cerminan harga saham dari 45 emiten yang ada di BEI. Emiten yang dipilih, ditentukan berdasarkan pertimbangan likuiditas tertinggi dan kapitalisasi pasar terbesar dengan kriteria lain yang ditentukan. Yang menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh corporate strategy, cash holding dan kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba serta bagaimana pengaruh corporate strategy, cash holding dan kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba dengan dividen sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2022. Berdasarkan persoalan penelitian tersebut mana penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh corporate strategy, cash holding dan kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba dan untuk mengetahui pengaruh corporate strategy, cash holding dan kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba dengan dividen sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2022. Laba merupakan salah satu informasi yang disajikan dalam laporan keuangan. Menurut Yahaya et al., (2020) manajemen laba adalah upaya yang dilakukan oleh pihak manajemen untuk mempengaruhi atau memanupulasi laba yang dilaporkan dengan menggunakan metode akuntansi tertentu atau mempercepat transaksi pengeluaran atau pendapatan, atau menggunakan metode lain yang dirancang untuk mempengaruhi laba jangka pendek. Corporate strategy adalah strategi yang mencerminkan seluruh arah perusahaan yang bertujuan menciptakan pertumbuhan bagi perusahaan secara keseluruhan dan bagi manajemen berbagai macam bisnis lini produk (Whelen dan Hunger 2008:15). Cash holding diberi simbol CASH. Menurut Haniftian & Dillak (2020) cash holding adalah aset perusahaan yang paling mudah untuk digunakan bagi kegiatan perusahaan. Berdasarkan kemudahan penggunaan aset ini maka kebijakan cash holding yang dikendalikan oleh manajer akan meningkatkan motivasi manajer untuk mementingkan kepentingan pribadinya dengan cara melakukan manajemen laba. Menurut Pasaribu (2016:156) kepemilikan manajerial adalah pemilik/pemegang saham oleh pihak manajemen perusahaan yang secara aktif berperan dalam pengambilan keputusan perusahaan. Menurut Senata (2016) dividen dapat didefinisikan sebagai pembagian laba bersih perusahaan yang didistribusikan kepada pemegang saham atas persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dalam penelitian ini dividend payout ratio digunakan sebagai pengukur dividen. Menurut Murhadi (2013) dividend payout ratio adalah rasio untuk mengukur proporsi dividen yang dibagikan terhadap pendapatan bersih suatu perusahaan. Populasi yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2022 yaitu sebanyak 60 perusahaan. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu (Sugiyono, 2010). Berdasarkan kriteria-kriteria pemilihan sampel yang telah ditentukan maka terdapat 10 perusahaan yang akan digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data adalah dengan cara studi pustaka dan dokumentasi yaitu data yang didapatkan secara tidak langsung dari objek yang diteliti. Data yang digunakan berupa laporan tahunan dan laporan keuangan konsolidasian perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2022 yang dipublikasikan oleh website resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif yang selanjutnya pengujian hipotesis menggunakan bantuan software Partial Least Square (PLS) versi 3.00. Analisis PLS-SEM biasanya terdiri dari dua sub model yaitu model pengukuran atau sering disebut outer model dan model struktural atau sering disebut inner model. Model pengukuran menunjukan bagaimana variabel manifest atau observed variable merepresentasi variabel laten untuk diukur. Sedangkan model struktural menunjukan kekuatan estimasi antar variabel laten dan konstruk (Ghozali, 2017). Berdasarkan hasil uji hipoteis, dimana jika nilai t-statistik <1,96 maka hipotesis dalam penelitian ini ditolak dan sebaliknya jika nilai t-statistik >1,96 maka hipotesis dalam penelitian ini diterima. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai t-statistik untuk pengaruh corporate strategy terhadap manajemen laba adalah sebesar 0,064 <1,96, nilai t-statistik untuk pengaruh cash holding terhadap manajemen laba adalah sebesar 0,088 <1,96 dan nilai t-statistik untuk pengaruh kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba adalah sebesar 0,905 <1,96. Kemudian nilai t-statistik utuk pengaruh corporate strategy terhadap manajemen laba dengan dividen sebagai variabel pemoderasi adalah sebesar 0,021 <1,96. Nilai t-statistik untuk pengaruh cash holding terhadap manajemen laba dengan dividen sebagai variabel pemoderasi adalah sebesar 0,130 <1,96 dan nilai t-statistik untuk pengaruh kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba dengan dividen sebagai variabel pemoderasi adalah sebesar 0,274 <1,96. Maka kesimpulan dari penelitian ini adalah corporate strategy, cash holding dan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap manajemen laba dan dividen tidak mampu memoderasi hubungan antara corporate strategy, cash holding dan kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2022.

PENGARUH SUHU PENGERINGAN PADA PEMBUATAN TEPUNG BUAH SUKUN (Artocarpus atilis)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Ayu Ashinta Delvina Dima 1) Haba Bunga, F.J. 2) Dethan J. J. S.3) Program studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Tepung buah sukun (Artocarpus atilis) merupakan salah satu bahan pangan alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti tepung terigu dalam pembuatan berbagai produk pangan. Buah sukun kaya akan karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh. Selain itu, buah sukun juga dapat ditemukan dengan mudah dan memiliki harga yang terjangkau. Oleh karena itu, penggunaan tepung buah sukun dalam produk pangan dapat meningkatkan nilai tambah dari buah sukun itu sendiri. Pengeringan merupakan cara untuk menghilangkan sebahagian besar air dari suatu bahan dengan bantuan energi panas dari sumber alami (sinar matahari) atau buatan (alat pengering). Pengeringan adalah proses perpindahan panas dan uap air secara simultan yang memerlukan energi panas untuk menguapkan kandungan air yang dipindahkan dari permukaan bahan yang dikeringkan oleh media pengering yang biasanya berupa panas (Thaib). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan Satu factor suhu. Perlakuan yang diuji adalah suhu pengeringan buah sukun yaitu 50, 60, 70, dan 80°C dengan lama waktu pengeringan masing-masing suhu 5 jam. Setiap perlakuan akan dilakukan dengan 16 pengulangan, sehingga akan diperoleh 4 satuan percobaan. Dalam penelitian ini dimulai dari proses pengupasan dan pencucian sukun, lalu di potong menggunakan pisau. Kemudian sukun dikeringkan menggunakan tray drayer/alat pengering dengan variasi suhu 50°C 60°C 70°C 80°C dan lama waktu pengeringan masing-masing 5 jam. Setelah selesai proses pengeringan, sukun ditepungkan menggunakan blender dan durasi penepungan yaitu 10 menit. Setelah penepungan selesai, tepung sukun diayak menggunakan ayakan standard Tyler untuk mendapatkan nilai diameter rata-rata butiran dan tingkat kehalusan tepung. Hasil tepung yang lolos ayakan 60 mesh digunakan untuk mengetahui kualitas fisik dari tepung sukun tersebut.

PENGARUH PENEMPATAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA KUPANG

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PENEMPATAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA KUPANG Kepuasan kerja merupakan suatu bentuk sikap dari rasa puas dan bahagia akan pekerjaannya saat ini. Rasa puas ini didapat karena perusahaan dapat memenuhi kebutuhan karyawan dengan baik seperti tercapainya tujuan kerja, dinamika lingkungan kerja, dan aspek-aspek lainnya yang menunjang karyawan dalam bekerja. Rasa puas akan pekerjaan ini dapat tercerminkan melalui beberapa sikap yang berubah seperti tingkat moral, disiplin, motivasi, produktivitas, capaian dan prestasi kerja yang tinggi. Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang merupakan Organisasi Perangkat Daerah Tipe B yang memiliki Tugas dan Fungsi sebagaimana termuat dalam Peraturan Walikota Kupang Nomor 60 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang. Sebagai Organisasi Perangkat Daerah yang membantu Walikota Kupang melaksanakan Urusan Pemerintahan Daerah di Bidang Keuangan dan Aset Daerah, maka perlu didukung juga oleh sumber daya manusia yang berkualitas, terampil serta handal dibidangnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah Penempatan Kerja, Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil pada Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Kupang. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah Penempatan Kerja, Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja serta Kepuasan Kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi pegawai Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang adalah sebanyak 44 orang dan dengan menggunakan rumus Slovin (toleransi kelonggaran 10 persen) maka sampel penelitian ini sebanyak 45 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan Analisis Pengaruh Linear Berganda menggunakan Software SPSS versi 26. Dalam analisis pendahuluan akan dijelaskan data-data hasil tabulasi penelitian untuk di analisis guna melihat kecenderungan data menurut indikator dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dengan skala pengukuran Interval Dalam analisis lanjutan penelitian menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Regresi linear berganda digunakan untuk memprediksi permintaan dimasa akan datang berdasarkan data masa lalu untuk mengetahui pengaruh satu atau lebih variabel bebas (dependen) Siregar (2012). Berdasarkan penjelasan tersebut maka dari hasil pengujian SPSS didapatkan hasil pengujian regresi linier berganda dengan persamaan regresi Dilihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka diperoleh Fhitung = 3198.970 lebih besar dari F tabel = 2,33 dan tingkat sig = 0.000 oleh karena itu nilai sig 0.05 maka Ho (b1= 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima artinya Penempatan Kerja (X1), Lingkungan Kerja (X2) dan Motivasi kerja (X3) memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap Kepuasan Kerja (Y). Pada hasil uji Koefisien determinasi merupakan suatu alat untuk mengukur besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.Besarnya koefisien determinasi berkisar antar angka 0 sampai dengan 1, besar koefisien determinasi mendekati angka 1, maka semakin besar pengaruh variabel indevenden. Hasil uji R2 pada penelitian ini diperoleh nilai sebesar 0,988. Hal ini menunjukkan bahwa Kepuasan Kerja dipengaruhi oleh variabel Penempatan kerja, Lingkungan Kerja dan Kepuasan Kerja sebesar 98,8% sedangkan sisanya sebesar 0,012% di pengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk penelitian.

ANALISIS PENGGUNAAN MIKROKONTROLER PADA ALAT PENGERING IRISAN PINANG TIPE RAK

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pinang merupakan tanaman industri yang bermanfaat bagi manusia. Proses pengeringan pinang biasadilakukan dengan cara menjemurnya disaat panas, namun cara tersebut kurang efektif karena memerlukan waktu lama, tempat luas, dan panas matahari, sehingga saatmalam atau saat hujan proses pengeringan tidak dapat dilanjutkan. Maka dari itu dibutuhkan alat pengering pinang otomatis yang dapat digunakan secara terus menerus dan tidak tergantung kepada kondisi cuaca sebagai syarat utama pengeringan. Alatini terdir dari heater sebagai pemanas udara dalam ruang pengering, sensor DHT11 sebagai pendeteksi suhu dan kelembaban,fan sebagai sumber sirkulasi udara di dalam box pengering, LCD 16x2 sebagai penampil suhu, kelembaban, dan menggunakan Arduino sebagai mikrokontroler yang diprogram untuk menjalankan perangkat dan mengatur suhu ruang pengering, suhu ruang pengering dirancang dengan suhu maksimal 50°C. apabila suhu lewat dari 50°C heater dan fan akan berhenti bekerja dan apabila suhu kurang dari 50°C maka heater dan fan akan aktif lagi untuk memanaskan ruangan.

PENGARUH SUHU PENGERINGAN PADA PEMBUATAN TEPUNG BUAH SUKUN (Artocarpus atilis)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Ayu Ashinta Delvina Dima 1) Haba Bunga, F.J. 2) Dethan J. J. S.3) Program studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Tepung buah sukun (Artocarpus atilis) merupakan salah satu bahan pangan alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti tepung terigu dalam pembuatan berbagai produk pangan. Buah sukun kaya akan karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh. Selain itu, buah sukun juga dapat ditemukan dengan mudah dan memiliki harga yang terjangkau. Oleh karena itu, penggunaan tepung buah sukun dalam produk pangan dapat meningkatkan nilai tambah dari buah sukun itu sendiri. Pengeringan merupakan cara untuk menghilangkan sebahagian besar air dari suatu bahan dengan bantuan energi panas dari sumber alami (sinar matahari) atau buatan (alat pengering). Pengeringan adalah proses perpindahan panas dan uap air secara simultan yang memerlukan energi panas untuk menguapkan kandungan air yang dipindahkan dari permukaan bahan yang dikeringkan oleh media pengering yang biasanya berupa panas (Thaib). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan Satu factor suhu. Perlakuan yang diuji adalah suhu pengeringan buah sukun yaitu 50, 60, 70, dan 80°C dengan lama waktu pengeringan masing-masing suhu 5 jam. Setiap perlakuan akan dilakukan dengan 16 pengulangan, sehingga akan diperoleh 4 satuan percobaan. Dalam penelitian ini dimulai dari proses pengupasan dan pencucian sukun, lalu di potong menggunakan pisau. Kemudian sukun dikeringkan menggunakan tray drayer/alat pengering dengan variasi suhu 50°C 60°C 70°C 80°C dan lama waktu pengeringan masing-masing 5 jam. Setelah selesai proses pengeringan, sukun ditepungkan menggunakan blender dan durasi penepungan yaitu 10 menit. Setelah penepungan selesai, tepung sukun diayak menggunakan ayakan standard Tyler untuk mendapatkan nilai diameter rata-rata butiran dan tingkat kehalusan tepung. Hasil tepung yang lolos ayakan 60 mesh digunakan untuk mengetahui kualitas fisik dari tepung sukun tersebut.

PENGARUH PERBEDAAN JENIS TANAH DAN INTERVAL WAKTU PEMBERIAN AIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TERUNG UNGU

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENGARUH PERBEDAAN JENIS TANAH DAN INTERVAL WAKTU PEMBERIAN AIR TERHADAP PERTUMBUAN DAN PRODUKSI TANAMAN TERUNG UNGU ABSTRAKSI Wahang. A. M *) Nainiti N.P.P.E **)) Makaborang. M. **))) Suatu penelitian ini dengan Pengaruh Jenis Tanah dan Interval Pemberian Air Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Terung Ungu telah dilaksanakan pada lahan di Desa Oemofa, Oefeto Timur pada tanggal 06, Oktober sampai dengan 07, Desember 2022. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan jenis tanah dan interval waktu pemberian air terhadap pertumbuhan dan hasil tanman terung ungu.. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode percobaan RAL. Dalam penelitian ini perlakuan jenis tanah memberikan pengaruh nyata tapi tidak signifikan pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun dan berat basah buah terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman terung ungu.Interval pemberian air berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun dan berat basah buah terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman terung ungu. Interval waktu pemberian air 1 liter / 1 hari pada tanah alluvial T1A1 menunjukan hasil tertinggi pada parameter tinggi tanaman 83,13 cm dan nilai rata-rata terendah 68,88 cm pada kombinasi perlakuan T2A2 di tanah mediteran dan interval waktu pemberian air 1 liter / 3 hari. Hasil analisis ragam menunjukan bahwa terjadi interaksi antara perlakuan pemberian air dan jenis tanah yang memberikan pengaruh nyata pada jumlah daun dengan parameter rata-rata jumlah daun tanaman tertinggi 35,50 helai pada kombinasi perlakuan T1A1 dan berat basah buah 196,18 gram pada kombinasi perlakuan T1A1. Kata kunci : Interval waktu pemberian air, Alluvial, Mediteran

AN ANALYSIS OF POLITINESS STRATEGIES IN “WAR ROOM MOVIE” TRANSCRIPT

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Judul penulisan ini adalah Analisis Strategi Kesopanan Dalam “Transkrip Film War Room”. Masalah penelitian akan dijawab dengan melakukan penelitian: Apa saja jenis-jenis strategi kesantunan dalam film war room? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis strategi kesantunan dalam fil m war room. Brown & Levinson (1987) menyatakan kesantunan adalah hubungan antara dua partisipan yang kita sebut diri sendiri dan orang lain. Mereka juga menyatakan tentang lima kesantunan dalam strategi kesantunan. penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Dalam memperoleh data penulis menggunakan dokumenter sebagai instrumen. Penelitian ini mengambil data dalam bentuk dokumenter. Semua data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana data dideskripsikan menggunakan kalimat tanpa menggunakan rumus. Berdasarkan analisis data, penelitian menemukan lima strategi yaitu : (1) Bald on Record, (2) Positive Politeness, (3) Negative Politeness, (4) Off Record dan (5) Don't Do the Face Threatening Acts (FTAs) dan katakter-karakter film war room adalah Strategi kesantunan juga dapat dilihat dari sikap pendengaran aktif para tokoh dalam film ini. Salah satu strategi kesantunan adalah menggunakan kalimat-kalimat sopan saat berbicara dengan orang lain. Selain itu, karakter-karakter di dalam War Room juga sering menggunakan bahasa yang tidak mengandung unsur kekerasan atau penghinaan terhadap orang lain. Strategi kesantunan juga dapat dilihat dari sikap pendengaran aktif para tokoh dalam film ini. Dalam situasi konflik antara dua karakter utama yaitu Tony and Elizabeth Jordan. Semua strategi kesantunan ini bertujuan agar komunikasi antara setiap karakter menjadi lebih efektif dan berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis menyarankan agar mereka yang tertarik dengan studi pragmatik dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai sumber informasi dan menyelidiki hal-hal yang bersangkutan lebih lanjut untuk informasi yang kaya tentang strategi kesantunan dalam dialog di film wa r room . Kata kunci : Strategi Kesopanan, Film War Room.

ANALISIS UNSUR INSTRINSIK DALAM NOVEL LASKAR PELANGI KARYA ANDREA HIRATA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The objective of study was to find the intrinsic elements in novel Rainbow Troops. The method that was used in this study was a qualitative method, which focused intrinsic elements. The results of analyzing the intrinsic elements ware described as follows: a) Characters consists of three types protagonist (eight characters),antagonist (two characters) and tritagonist (one characters). b)Setting consists of three types setting place ( seven setting place),setting of time ( three setting of time ),setting of society (four setting of society). c) theme consist of two that is :( education ,and poorness).d) Plot use forward flow consist of four types exposition, rising action ,falling action, denouement) e) subject matter subject matter in the novel the ten children who got the nickname the rainbow troops. The Rainbow Troops tells about the lives of 10 children from poor families who attend a Muhammadiyah school in Belitung which is full of limitations in getting an Education. So, the writer can conclude that this novel has 5 the intrinsic elements That can be seen in the novel the Rainbow Troops by Andrea Hirata.