2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Skripsi Penulis adalah : Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah: 1)Bagaimana bentuk cara pelaku melakukan tindak pidana perdagangan orang? Bagaimana cara pelaku melakukan tindak pidana perdagangan orang? dan 3) Bagaimana Pertimbangan hukum majelis hakim dalam penjatuhan pidana terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang, sehingga terjadi perbedaan putusan? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah untuk mengetahui bentuk dan cara pelaku melakukan tindak pidana perdagangan orang dan pertimbangan hukum majelis hakim dalam penjatuhan pidana terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang, sehingga terjadi perbedaan putusan. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian hukum normatif dan sifat penelitian ini adalah bersifat deskriptif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah bentuk dan cara pelaku melakukan tindak pidana perdagangan orang dan pertimbangan hukum majelis hakim dalam penjatuhan pidana terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang, sehingga terjadi perbedaan putusan.Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi Bentuk pelaku melakukan tindak pidana perdagangan orang yaitu: a)Ekseploitasi Seksual. b)Perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman dan pemindahan. c)Perdagangan anak. Cara pelaku melakukan tindak pidana perdagangan orang yaitu: a)Meminjamkan uang kepada korban. b)Mengajak secara langsung. c)Melalui media sosial. d)Pelaku menyiapkan semua keperluan para korban untuk keberangkatan. Pertimbangan hukum majelis hakim dalam penjatuhan pidana terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang, sehingga terjadi perbedaan putusan yaitu: a)Majelis hakim mempertimbangkan bentuk perbuatan terdakwa terhadap korban. b)Majelis hakim mempertimbangkan akibat perbuatan terdakwa terhadap korban. c) Majelis hakim mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa. Mengacu pada kesimpulan tersebut saran penulis adalah: 1)Kepada Majelis Hakim Dalam membuat putusan, harus memperhatikan fakta dipersidangan. 2)Kepada pemerintah lebih meningkatkan peraturan tentang penanganan perdagangan orang, serta melakukan sosialisasi Kepada masyarakat. 3) Masyarakat dalam hal ini orang tua di harapkan menjaga anak perempuan dengan mendidiknya.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Skripsi adalah “Deskripsi Tentang Wanprestasi Dalam Arisan Online”. Dengan Rumusan Masalah Mengapa Penyelesaian Sengketa Wanprestasi Dalam Arisan Online Ada Gugatan yang Dinyatakan Tidak Dapat Diterima Dan Ada Gugatan yang Dikabulkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan Penyelesaian Sengketa Wanprestasi dalam Arisan Online ada gugatan yang dinyatakan tidak dapat diterima dan ada gugatan yang dikabulkan. Variabel yang digunakan terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Wanprestasi dalam Arisan Online, variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan Hakim dalam penyelesaian sengketa Wanprestasi dalam Arisan Online. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui sumber data primer yaitu bahan-bahan Hukum yang mengikat seperti Putusan-putusan dan sumber data sekunder yaitu bahan yang memberi penjelasan mengenai sumber data primer mengenai Rancangan Undang-undang, hasil-hasil penelitian, jurnal dan buku referensi lainya. Sumber data tersier adalah bahan Hukum yang memberikan petunjuk maupun penjelasan terhadap bahan Hukum primer dan bahan Hukum sekunder, seperti kamus (hukum), ensiklopedia, yang kemudian dianalisis dan kemudian ditarik kesimpulanya. Hasil penelitian dalam penulisan ini adalah: 1)Alasan Gugatan Penggugat Tidak Dapat Diterima Karena: a)Gugatan Penggugat Kurang Pihak (Plurium Litis Consortium). b)Gugatan Penggugat Kabur (Obscur Libel). c)Posita Dan Petitum Saling Bertentangan. 2)Alasan Gugatan Penggugat Dikabulkan Karena: a)Adanya perbuatan melawan. b)Terdakwa telah melakukan wanprestasi.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bioekologi merupakan salah satu faktor yang cukup besar pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan penyebaran rumput laut. Hal ini dapat dimaklumi karena di dalam masalah bioekologi termasuk pemilihan lokasi yang memenuhi syarat untuk pertumbuhan rumput laut secara ideal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Kondisi Biokelogi Budidaya Rumput Laut di Pesisir Walakiri Desa Watumbaka Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei 2023 di Desa Watumbaka Kecamatan Pandawa Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan melakukan observasi dan pengukuran langsung di lapangan. Pengambilan sampel Echinodermata menggunakan metode belt transek. Untuk memperoleh data lamun sebagai objek penelitian di gunakan metode transek kuadran. Pengambilan sampel makroalga menggunakan metode transek (kuadran transek) dengan teknik sampling kuadran. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelimpahan relatif Echinodermata tertinggi adalah ditemukan pada jenis diadema setosum yang memiliki nilai kelimpahan 43% ind/m², sedangkan kelimpahan jenis terendah adalah jenis sand dolar dengan jumlah nilai kelimpahan yaitu 0,6% ind/m². perhitungan indeks keanekaragaman, keseragaman, dominasi Echinodermata tertinggi sebesar (0,92, 0,88, 0,33). Kepadatan jenis dan relatif makroalga tertinggi adalah jenis hypnea cerviconis. Dengan nilai kepadatan yaitu 14.7 ind/m². sedangkan nilai kepadatan jenis dan relatif terendah pada jenis Halymenia sp. Dengan nilai kepadatan 0.2 ind/m². nilai kerapatan jenis dan nilai kerapatan relatif terdapat pada jenis Cymodocea rotundata dengan nilai kerapatan tertinggi 174.5 ind/m². sedangkan nilai kerapatan jenis terendah pada jenis Enhalus acaroides dengan jumlah nilai yaitu 11.5 ind/m². Nilai penutupan jenis dan relatif tertinggi terdapat pada jenis Cymodocea rotundata dengan nilai nilai penutupan 47.54 ind/m² . Sedangkan nilai terendah penutupan jenis relatif pada jenis Enhalus acoroides dengan jumlah nilai yaitu 18.98 ind/m².
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Makan Patita atau makan bersama merupakan sebuah tradisi yang berasal dari Maluku. Kata Patita lebih dekat artinya dengan beberapa istilah yaitu istilah pa’atita yaitu jamuan makan bersama. Pa’atita mempunyai kata dasar tita yang berarti amanat/didikan/perintah, sehingga pada saat berlangsungnya makan Patita, terdapat proses hamana2 yang berarti proses didikan atau memberikan petuah oleh pemimpin kepada semua yang hadir dan duduk bersama. Proses didikan atau petuah tersebut disampaikan sebelum dan sesudah makan. Makan Patita bukan saja sebagai simbol atau petunjuk identitas tetapi juga dapat memberi makna dan nilai bagi persekutuan kelompok khususnya di kalangan orang-orang muda orang Maluku sebagai sarana rekonsiliasi, yakni berlangsungnya percakapan atau dialog yang bertujuan untuk menyatukan persepsi/pandangan bersama yang mengarah kepada terjadinya kesepakatan damai. Tradisi ini dibawa masuk ke Kupang lewat migrasi orang-orang Maluku di NTTdengan cara yang berbeda-beda yakni lewat jalur pendidikan, perdagangan, pelayanan injil, dan lain sebagainnya.Proses migrasi ini telah memberikan kontribusi yang beragam dalam memperkaya kehidupan masyarakat setempat, dengan membawa serta nilai-nilai dan keunikan budaya Maluku yang kini menjadi bagian penting dari identitas dan warisan budaya di Kupang salah satunya tradisi makan Patita. Perkembangan Makan Patita di daerah NTT membawa kesan teologis yang baik bagi kehidupan orang-orang Kristen. Makan Patita telah mengalami perkembangan makna sehingga tidak lagi menjadi tradisi yang eksklusif bagi orang Maluku saja, namun bisa dirasakan siapa saja yang hadir pada acara-acara tradisi makan patita. Penulis mengamati tradisi makan Patita ini menjadi sarana transformasi dan transportasi nilai-nilai Kristiani kepada setiap jemaat yang didiami oleh orang-orang Maluku khususnya di GMIT Kota Kupang. Oleh karena itu dengan menggunakan pengamatan lapangan dan teoriteori makan Patita, penulis kemudian meneliti perkembangan tradisi ini di tengah jemaat Kota Kupang. Dengan menggunakan metode deskriptif, analisis, dan reflektif, penulis mendeskripsikan Sejarah, makna, tujuan dan manfaat tradisi makan patita. Lalu berdasarkan teori dan realita lapangan, penulis menganalisis sesuai dengan keadaan di lapangan dan mendapatkan respon beragam terkait dengan nilai-nilai yang ditransfer kepada sesama orang Maluku dan yang bukan Maluku baik itu nilai-nilai moral dan etika, maupun nilai-nilai Kristiani. Kemudian penulis merefleksikannya ke dalam implikasi bagi gereja, dan bagi masyarakat kota Kupang lainnya.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Gereja yang terbentuk dari kumpulan orang-orang yang mengakui iman Kristiani juga senantiasa bersama-sama mewujudkan kehidupan bersama lewat persekutuan yang dibangun dalam semangat satu tujuan yang sama. Gereja yang kelihatan adalah semua orang di seluruh dunia mengaku dan berbakti kepada satu Allah dan Kristus. Gereja yang tidak kelihatan sendiri adalah gereja yang berada di hadirat Allah. Dalam gereja ini yang diterima hanya dia yang oleh rahmat Allah diangkat menjadi Anak-Nya dan oleh penyucian karya Roh Kudus menjadi anggota Kristus. Kemitraan merupakan hubungan atau juga mitra dapat diartikan kawan, sahabat, rekan teman kerja. Gereja perlu membangun kemitraan dalam komunitas. Kemitraan yang dimaksud untuk memahami akan pentingnya keteraturan dan kerja sama dalam suatu pelayanan gerejawi demi mencapai keharmonisan pelayanan suatu gereja yang bertujuan untuk memuliakan Allah. Oleh karena itu dalam tulisan ini lebih menfokuskan kepada kemitraan dalam organisasi dan kemitraan dalam pelayanan bersama antara penatua, diaken dan anggota jemaat. Metode penelitian yang digunakan penulis di sini menjelaskan tentang metode apa yang digunakan dalam penilitian. Metode penilitian yang digunakan oleh penulis ialah metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositives atau enterprektif, digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah, di mana peneliti adalah sebagai instrument kunci. kemitraan penatua, diaken, dan pengajar dalam membangun jemaat di Jemaat GMIT Patmos Nuse tidak berjalan dengan baik. Mereka belum sepenuhnya menjadi mitra yang baik sehingga mengganggu lancarnya pelayanan dan relasi antara mereka. Berdasarkan masalah yang terjadi mengenai kemitraan, GMIT memperlengkapi anggotanya untuk melaksanakan amanat kerasulan, salah satunya melalui pembangunan jemaat. Esensi dari pembangunan jemaat adalah memampukan anggota gereja menjadi sarana dan alat untuk menghadirkan tanda-tanda kerajaan Allah di dunia. Untuk itu proses pengaktualisasian segenap potensi jemaat harus dilakukan secara terencana, sistematis, terbuka, holistik dan terfokus pada tugas pemuridan.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Intellectual capital merupakan petunjuk untuk mengelola asset tak berwujud dan memfasilitasi kesuksesan melalui keuntungan persaingan yang berkelanjutan untuk memimpin perusahaan dan organisasi. Para praktisi menganggap asset tak berwujud merupakan faktor yang menentukan kesuksesan perusahaani. Pengembangan teori di bidang intellectual capital didasarkan pada penelitian antar disiplin ilmu. Intellectual Capital memiliki beberapa elemen seperti Human capital (modal manusia), Structural Capital (modal struktural), dan Customer Capital (modal kustomer) yang dapat membantu para wirausaha untuk meningkatkan kinerja usahanya. Human capital didefinisikan sebagai pengetahuan, dan pengalaman yang pegawai bawa ketika mengelola perusahaan. Beberapa dari pengetahuan tersebut bersifat unik untuk tiap-tiap individu, dan beberapa lainnya bersifat umum, misalnya kapasitas menciptakan inovasi, dan kreativitas, Human capital juga merupakan kombinasi warisan genetik, pendidikan, pengalaman dan sikap tentang hidup dan bisnis. Human Capital didefinisikan sebagai pengetahuan, skill, dan pengalaman yang pegawai bawa ketika mengelola perusahaan. Human capital adalah komponen utama yang harus dimiliki oleh setiap jenis usaha karena terdapat inovasi, pengetahuan, keterampilan, dan keahlian pada setiap individu yang masuk ke dalam perusahaan. Structural capital meliputi seluruh pengetahuan non-manusia seperti database, struktur organisasi, proses manual, strategi, rutinitas, dan segala sesuatu yang membuat nilai perusahaan lebih besar dari nilai materialnya. Seorang individu dapat memiliki tingkat intelektualitas yang tinggi, namun jika perusahaan memiliki sistem dan prosedur yang buruk maka modal intelektual tidak dapat mencapai kinerja secara optimal dan potensi yang ada tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal, sehingga structural capital sangat dibutuhkan untuk mendukung komponen modal intelektual lainnya dalam menghasilkan nilai dan kinerja perusahaan. Customer capital atau disebut relational capital meliputi hubungan dengan customer dan rekanan di tingkat nasional dan internasional. Indikator yang digunakan untuk menjelaskan hal ini adalah jumlah badan-badan internasional yang memiliki perwakilan dari OeNB atau confidence index yang disusun setiap tiga bulan oleh lembaga independen. Customer capital merupakan hubungan yang harmonis atau disebut association network yang dimiliki oleh perusahaan dengan para mitranya, baik yang berasal dari para pemasok yang andal dan berkualitas, berasal dari pelanggan yang loyal dan merasa puas akan pelayanan perusahaan yang bersangkutan, berasal dari hubungan perusahaan dengan pemerintah maupun dengan masyarakat sekitar.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PT BOSOWA BERLIAN MOTOR KOTA KUPANG Oleh: Maria G N Bahan Nim : 18410300 ABSTRAK Pada dasarnya kepuasan kerja merupakan hal yang bersifat individual. Setiap karyawan akan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda-beda sesuai dengan sistem nilai-nilai yang berlaku dalam dirinya. Semakin banyak aspek-aspek dalam pekerjaan yang sesuai dengan keinginan individu, maka akan semakin tinggi tingkat kepuasan yang dirasakan ( as’ ad 2008 103-104). Manusia dalam hidup mempunyai kebutuhan mendasar yang tidak mungkin dapat dihilangkan, karena kebutuhan tersebut mendasari perilaku seseorang. Jika seseorang dalam bekerja merasa kebutuhannya sudah terpenuhi, maka akan timbul kepuasan bekerja dalan diri mereka. Kepuasan kerja menurut Hasibuan (2007:202) adalah sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya. Sikap ini dicerminkan oleh moral kerja, kedisiplinan, dan prestasi kerja. Kepuasan kerja dinikmati dalam, pekerjaan, luar pekerjaan, dan kombinasi luar dan dalam pekerjaan. Menurut Robbins (2008;170) kepuasan kerja merupakan sikap umum seseorang individu terhadap pekerjaannya. Jadi kepuasan kerja yang diperoleh oleh individu merupakan gambaran dari pekrjaan yang dilakukan. Sehinggah kepuasan kerja bukan hal yang sederhana, baik dalam arti dalam konsepnya maupun dalam arti analisisnya, karena kepuasan mempunyai konotasi yang beraneka ragam meskipun demikina tetap relevan untuk mengatakan bahwa kepuasan kerja merupakan suatu cara pandang seseorang baik yang bersifat positif maupun bersifat negatif tentang pekerjaanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan komunikasi interpersonal terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Kota Kupang. Dalam penelitian ini metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Kota Kupang berjumlah 38 orang yang terdiri dari Branch Manager 4 orang, koordinator 4 orang, Administration 6, Supervisor Lcv 6 orang, Supersor Pc, Supervicor cv 4 oarang dan Mekanik 10 orang dan dilakukan penentual sampel menggunakan rumus solvin maka sampel penelitian ini berjumlah 38 orang. Teknik yang digunakan yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan komunikasi interpersonal terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Kota Kupang, Penelitian ini menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji Stimultan (Uji F), dan Uji Koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Kota Kupang, komunikasi interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Kota Kupang. Sedangkan secara stimultakan gaya kepemimpinan dan komunikasi interpersonal berpengaruh positif dan singnifikan secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Kota Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a sebesar 3,810 sedangkan koefisien b1 = 0,400, koefisien b2 = 0,248. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda memperlihatkan pengaruh gaya kepemimpinan (X1), Komunikasi interpersonal (X2) terhadap kepuasan kerja karyawan adalah sebagai berikut : Y = 3,810 + 0,400 (X1) + 0,248 (X2) + e. Selain itu hasil uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel gaya kepemimpinan (X1) terhadap kepuasan kerja karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel gaya kepemimpinan (X1) ditemukan t hitung = 4,815 lebih besar dari t tabel = 2,082 dan tingkat signifikan 0,000 oleh karena itu nilai sig. 0,05 maka Ho (b1= 0) ditolak Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel gaya kepemimpinan (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap variabel kepuasan kerja karyawan (Y). Berikut hasil uji Hipotesis kedua yaitu komunikasi interpersonal (X2) ditemukan t hitung = 2,703 lebih kecil dari t tabel =2,028 dan tingkat signifikan =0,011. Oleh karena itu nilai sig > 0,05 maka Ho (b1 = 0) diterima dan Ha (b1 ≠ 0) ditolak yaitu komunikasi interpersonal (X2) berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan kerja karyawan (Y). Untuk hasil uji F didapati F hitung = 25,379 lebih besar F tabel = 4,11 dan tingkat sig = 0,000 oleh karena itu nilai sig 0,05 maka Ho (b1 =0 ) maka Ho ( b1 = 0 ) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0 ) diterima artinya variabel gaya kepemimpinan ( X1) dan komunikasi interpersonal (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara stimultan terhadap kepuasan kerja karyawan (Y).Berdasarkan perolehan hasil uji koofisien determinasi ( R2) adalah 0,592 atau 59,2%. Hal ini berarti besarnya pengaruh gaya kepemimpinan dan komunikasi interpersonal terhadap kepuasan kerja keryawan adalah 59,2% Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Komunikasi Interpersonal Kepuasan Kerja
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN LOYALITAS TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DIPUSKESMAS KAPAN KECAMATAN MOLLO UTARA Salah satu hal penting untuk mendapatkan konsumen yang loyalitas diperlukan strategi dan pelayanan yang baikyang membuat konsumenn merasa terpuaskan dan tetap setia menggunakan produk tersebut serta harga yang wajar sehingga nantinya konsumen dapat mempercayai produk yang digunakan tersebut yang kemudian akan membuat suatu loyalitas dari para konsumen.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan loyalitas terhadap kepuasan pasien rawat inap dipuskesmas kapan. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah kualitas pelayanan, loyalitas, dan kepuasan pasien. Menurut (Spillane &Hafid, 2015) menyatakan bahwa kepuasan adalah suatu keadaan di mana keinginan dan harapan pelanggan atau pasien dipenuhi. Suatu pelayanan akan dinilai memuaskan apabila pelayanan dapat memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan. Menurut Tjiptono (2014) menyatakan bahwa pasien merupakan konsumen yang penting dan untuk menjamin kepuasan pasien maka sangat perlu adanya pelayanan yang berkualitas tinggi sesuai dengan keinginan pasien. Menurut Tjiptono dan Chandra (2012 ;77) menyatakan bahwa kualitas pelayanan adalah suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk jasa, manusia, proses, dan lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan, baik buruknya kualitas pelayanan tergantung pada kemampuan penyedia jasa memenuhi harapan pelanggan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah pengaruh kualitas pelayanan dan loyalitas terhadap kepuasan pasien rawat inap dipuskesmas kapan yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan teknik uji regresi linear berganda Uji t dan Uji F yang dilakukan dengan menggunakan program spss. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif persentase diketahui bahwa kualitas pelayanan pada kepuasan pasien rawat inap berada pada kategori tertinggi dengan nilai rata-rata 91,88 dan loyalitas berada pada kategori tertinggi dengan nilai rata-rata 81,67 dan kepuasan pasien berada pada kategori tertinggi dengan nilai rata-rata 92,06.indikator dari masing-masing variabel tersebut juga dideskripsikan dengan bantuan tabel distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil uji analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS dengan hasil nilai konstantan b sebesar 0,420 Hasil Uji t menunjukan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (t-hitung 4.002>nilai t-tabel 2,05183);loyalitas berpengaruh terhadap kepuasan pasien (t-hitung 0,243>nilai t-tabel 2,389);kualitas pelayanan berpengasruh signifikan terhadap kepuasan pasien (t-hitung 4,002 >nilai t-tabel 2,05183). Sedangkan hasil uji F menunjukan bahwa secara simultan kualitas pelayanan,dan loyalitas berpengaruh terhadap kepuasan pasien rawat inap dipuskesmas kapan kecamatan mollo utara dengan nilai F-hitung 23,718>F-tabel=0,35 Kata kunci : Kualitas Pelayanan, Loyalitas, Kepuasan Pasien Rawat Inap
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH MODAL INTELEKTUAL TERHADAP PERTUMBUHAN KOPERASI DI KOTA KUPANG ABSTRAK NAMA : PEBRI MARTHA MANAFE NIM : 18190016 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : AKUNTANSI TAHUN PENULISAN : 2022 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh capital employed efficiency terhadap pertumbuhan koperasi, untuk mengetahui pengaruh human capital efficiency terhadap pertumbuhan koperasi, dan untuk mengetahui pengaruh structural capital efficiency terhadap pertumbuhan koperasi. Populasi dalam penelitian ini adalah koperasi di Kota Kupang yang Terdaftar di Dinas Koperasi dan UKM Kota Kupang. Sampel dalam penelitian ini adalah laporan keuangan koperasi yang berjumlah 5 koperasi dengan menggunakan metode purposive sampling. Jenis data yang digunakan penelitian ini merupakan data kuantitatif. Sumber data yang dipakai adalah data sekunder berupa laporan keuangan koperasi tahun 2017-2021. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) capital employed efficiency tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan koperasi. Hal ini dibuktikan nilai t-hitung lebih kecil dari nilai t-tabel 1,720 (- 0,365 1,720) dan nilai signifikan 0,719 yang lebih besar dari nilai alpa nyata 0,05 atau 0,719 > 0,05. (2) human capital efficiency tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan koperasi. Hal ini dibuktikan dimana nilai t hitung lebih kecil dari pada nilai t tabel 1,720 (-0,5331,720) dan nilai signifikan 0,599 yang lebih besar dari nilai alpa nyata 0,05 atau 0,599 > 0,05 (3) structural capital efficiency berpengaruh terhadap pertumbuhan koperasi. Hal ini dibuktikan nilai t hitung lebih kecil dari pada nilai t tabel 1,720 ( -2,3691,720) dan nilai signifikan 0,027 yang lebih kecil dari nilai alpa nyata 0,05 atau 0,027 0,05 Kata Kunci : Capital Employed Efficiency (CEE), Human Capital Efficiency (HCE), Structural Capital Efficiency (SCE), Pertumbuhan Laba.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
STUDY ON LESSON PLANS MODIFIED BY ENGLISH TEACHERS AT SENIOR HIGH SCHOOLS IN KUPANG CITY ABSTRAK Dosantos, Veronika1 Bire, Jos2 Kamengko, Daniel3 Skripsi ini berjudul “Studi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang Dimodifikasi oleh Guru Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Atas di Kota Kupang”. Masalah penelitian dari penelitian ini adalah, 1) Apakah guru bahasa Inggris memodifikasi rencana pelajaran dengan mengikuti pedoman berdasarkan Departemen Pendidikan Nasional atau tidak; 2) Aspek apa saja yang dimodifikasi dan 3) Apa alasan guru memodifikasi aspek RPP tersebut? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) Untuk mengetahui apakah Guru Bahasa Inggris memodifikasi RPP mereka dengan mengikuti pedoman yang ditetapkan oleh Depdiknas atau tidak. 2) Mendeskripsikan aspek RPP yang dimodifikasi oleh guru serta 3)Mengetahui alasan guru memodifikasi aspek tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data diambil dan dikumpulkan dari setiap informan (Guru Bahasa Inggris) dari empat (4) Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Kupang. Hasil dari penelitian ini antara lain1) Guru Bahasa Inggris di Kota Kupang memiliki kompetensi yang baik dalam merancang RPP. 2) Dalam merancang RPP, Guru Bahasa Inggris memodifikasi RPP dengan mengikuti pedoman dari Kementerian Pendidikan Nasional. 3) Aspek RPP yang paling banyak dimodifikasi oleh guru bahasa Inggris adalah bahan ajar, media pembelajaran dan metode pembelajaran.Alasan guru Bahasa Inggris memodifikasi bagian-bagian tersebut adalah guru berusaha menerapkan budaya lokal yang ada di sekitar siswa agar siswa lebih mudah memahami topik yang diajarkan karena siswa dapat melihat atau mengalaminya secara langsung.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN MALAKA ( Studi Pada BP4D Kabupaten Malaka ) Akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (AKIP) adalah pengukuran pencapaian kinerja instansi pemerintah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat guna menghasilkan informasi yang bermanfaat untuk merencanakan dan mengoperasikan visi dan misi pemerintah. Keberhasilan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dapat dilihat dari aspek kualitas kerja, produktivitas, dalam mengunakan layanan dari pemerintah. suatu instansi pemerintah dikatakan berhasil melakasanakan tugas dan fungsinya walaupun hasil maupun dampak dan pelaksanaan program masih dibawah standar cara untuk mengetahui tingkat keberhasilan suatu instansi maka seluruh aktivitas tersebut haarus dapat diukur, dan pengukuran tersebut tidak semata-mata kepada input dari program akan tetapi lebih ditekankan pada keluaran proses manfaat dan dampak. Melalui pengukuran kinerja, keberhasilan suatu instansi pemerintah akan lebih dilihat dari kemampuan instansi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah secara parsial dan untuk memgetahui pengaruh pemahaman prinsip good governance dan pengendalian intern terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka. Populasi dalam penelitian ini adalah 30 pegawai yang terdapat di BP4D kabupaten Malaka. Jumlah sampel yang digunakan penelitian ini sebanyak 30 pegawai. Penelitian ini bersifat kuantitatif data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner, dan di ukur dengan skala ordinal. Analisis data meggunakan analisis deskriptif dan analisis linear berganda. Berdasarkan Hasil penelitian dengan anallis statisik menggunakan spss versi 16 menunjukan bahwa variabel pemahaman prinsip good governance berpengaruh positif terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dengan nilai signifikan t yang diperoleh sebesar 0,023>0,05 dan nilai t hitung 2,416>2,052 sehingga dapat dikatakan H1 diterima. Yang artinya pemahaman prinsip good governance berpengaruh positif terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Daerah Kabupaten Malaka hasil penelitian ini menunjukan bahawa ada pengaruh pemahaman prinsip good governance terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah daerah Kabupaten Malaka berpengaruh positif apabila pemahaman prinsip good governace semakin baik maka kinerja instansi pemerintah (BP4D) Kabupaten Malaka semakin meningkat. pengendalian intern tidak berpengaruh terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dengan hasil nilai signifikan t yang diperoleh sebesar 0,377>0,05 dan nilai t hitung 0,8982,052 maka dapat disimpulkan bahwa H2 ditolak yang artinya tidak terdapat pengaruh pada pengendalian intern terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Daerah Kabupaten Malaka hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh pengendalian intern terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (BP4D) Kabupaten Malaka tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan yang artinya tidak terdapat pengaruh pengaruh pengendalian intern terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (Bp4d) Kabupaten Malaka. Atas hasil penelitian ini menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah daerah kabupaten Malaka. sehingga hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi kepentingan keilmuan yang kemudian dijadikan refrensi untuk penelitian selanjutnya maka disarankan pengembangan dan perbaikan sistem kinerja, sehingga kinerja pemerintah lebih baik, dan untuk penelitian selanjutnya dapat menambah variasi faktor-faktor eksternal lain yang dapat diteliti selain faktor-faktor yang sudah digunakan selain faktor pemahaman prinsip good governance dan pengendalian inten dalam penelitian ini agar akuntabilitas kinerja instansi pemerintah lebih objektif. Untuk penelitian selanjutnya dapat menambah peneitian tidak hanya di BP4D Kabupaten Malaka saja.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Desentralisasi fiskal sangat penting dalam kinerja manajerial satuan kerja perangkat daerah dan juga sebagai urusan pengelolaan anggaran dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, dan akuntabilitas juga sebagai bentuk kewajiban mempertanggungjawabkan keberhasilan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan misi orgnisasi dalam mencapai tujuan, kemudian sistem pengendalian manajemen di gunakan untukmengumpulkan dan menganalisis informasi, mengevaluasi dan memamfaatkan informasi tersebut serta tindakan-tindakan lain yang melakukan pengendaliaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh desentralisasi fiskal,akuntabilitas dan sistem pengendalian manajemen terhadap kinerja manajerial satuan kerja perangkat daerah, baik secara finansial maupun non finansial.Pada penelitaian ini setiap SKPD mampu memberikan suatu pelayanan kepada publik secara efektif dan efisien sehingga dapat memberikan kontribusiatas peningkatan pendapatan di setiap SKPDbaik dari aspek pajak maupun retribusi. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berguna untuk menganalisa bagaimana suatu variabel mempengaruhi variabel lainnya melalui pengujian hipotesis.Metode analisis yang di gunakan adalah uji validitas dan uji rebilitas kemudiandilanjutkan dengan analisis regresi linear berganda, ujui F, Uji T dan uji R dengan menggunakan SSPS.Teknik pengumpulan Data penelitian adalah data di peroleh langsung dengan membagikan kuesioner. Populasi dalam penelitian iniadalah “Seluruh pegawai pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kab.Malaka kemudian Sampel dalam penelitian ini adalah 46 Pegawai yang berkerja di Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Malaka. Hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh desentralisasi fiskal dan akuntabilitas terhadap kinerja manajerial SKPD.Sedangkan sistem pengendalian manajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial SKPD.Dengan semakin meningkatnya pelaksanaan sistem pengendalian manajemen makaakan meningkat juga kinerja manajerial SKPD.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Beralihnya transaksi konvensional ke transaksi elektronik (e-commerce) membawa pengaruh pada aspek kehidupan seperti, pola interaksi sosial masyarakat, pola belanja konsumen, pola distribusi barang dan termasuk pada aspek perpajakan. Oleh karena itulah, untuk menjaga keseimbangan antara toko online dan toko konvensional, dan dengan tingginya tingkat pendapatan perusahaan e-commerce, menjadi alasan pemerintah untuk mengenakan pajak terhadap perusahaan e-commerce tersebut. Ditinjau dari peraturan perundang-undangan perpajakan, perdagangan online (ecommerce) berpotensi untuk dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) terhadap penghasilan yang diperoleh sebagai hasil dari perdagangan online itu sendiri (Feial Muhammad: 2019) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi pengenaan pajak penghasilan dalam transaski jual beli online (E-commerce) menurut uu nomor 36 tahun 2008. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pelaku usaha online dari media penjualan, Instagram, tik-tok dan FB di kota kupang berdasarkan prasentase Usaha E-Commerce dari Badan Pusat Statistik (2019) pada provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam penelitian ini, teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling yaitu simple random sampling yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi tersebut. Tekni pengambilan informan sebanyak 4 pelaku usaha yang terkait dalam proses implementasi Pajak E-Commerce dan pihak dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Kupang sebagai key informan (Orang yang kompeten). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam Penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data primer yang diperolah dari wawancara dan dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis deskriptif, dengan menggunakan tahapan-tahapan pengumpulan data, analisis data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemungutan pajak atas penghasilan pengusaha online bukan merupakan bentuk aturan baru melainkan penegasan peraturan yang sudah ada, Sudah seharusnya pengusaha online (e-commerce) dikenakan pajak penghasilan. Namun pelaku usaha online banyak yang belum memahami tentang pengenaan pajak atas transasi jual beli online karena kurangnya pengetahuan serta kesadaran masyarakat untuk membayar pajak e-commerce.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kualitas Audit Terhadap Kualitas Informasi Laporan Keuangan Daerah Pada (Inspektorat Kabupaten Malaka)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kualitas audit berpengaruh terhadap kualitas informasi laporan keuangan daerah pada Inspektorat kabupaten Malaka. Kualitas audit merupakan bagian yang sangat penting dalam menyajikan laporan hasil audit, Oleh karenanya, perbaikan kualitas audit dan pelaporan keuangan di berbagai sektor ekonomi menjadi krusial (IAASB, 2013). Auditing juga merupakan suatu kegiatan pengumpulan dan penilaian bukti-bukti yang menjadi pendukung informasi kuantitatif suatu entitas untuk menentukan dan melaporkan sejauh mana kesesuaian antara informasi kuantitas tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan. Laporan keuangan di katakan berkualitas apabila informasi yang disajikan dalam laporan keuangan tersebut dapat di pahami, memenuhi kebutuhan pemakainya dalam pengambilan keputusan, bebas dari pengertian yang menyesatkan, kesalahan material serta dapat di andalkan sehingga laporan keuangan tersebut dapat dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah audit internal pada pada Inspektorat Kabupaten Malaka. Dan Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 32 pegawai auditor di Inspektorat Kabupaten Malaka pada bagian jabatan fungsional yaitu, auditor muda, auditor pertama dan auditor pelaksana. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuisioner yang diberikan kepada pegawai bagian auditor pada kantor Inspektorat Kabupaten Malaka diantar lansung oleh peneliti dan kemudian diberi waktu selama dua (2) minggu untuk mengisi kuisioner tersebut. Teknik analisis data yang digunakan dalam Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana untuk dapat mengetahui pengaruh antara variabel X (Independen), terhadap variabel Y (dependen) dan dibantu dengan alat uji statistik yaitu program SPSS versi 22 dan Ms.Exel 2007. Hasil penelitian yang di lakukan diatas menunjukan bahwa Kualitas audit berpengaruh signifikan terhadap kulitas informasi laporan keuangan daerah pada Inspektorat Kabupaten Malaka. Dapat dilihat bahwa kajian kualitas audit memiliki nilai t hitung lebih besar dari t tabel (3,188 > 1,697) dengan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 (0,003 0,05). Maka keputusannya adalah HI diterima dan H0 ditolak. Dengan adanya sistem kualitas audit di dalam informasi laporan keuangan daerah pada Inspektorat Kabupaten Malaka. Maka dapat dilihat bahwa penerapan sistem kualitas audit yang sudah diterapkan memiliki dampak yang signifikan terhadap informasi laporan keuangan daerah, dengan demikian dapat dikatakan bahwa semakin baik pula kualitas informasi laporan keuangan daerah.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENERAPAN METODE DRILL DI CLUB FUTSAL MOLLO FAMILY Alfin Alfandi Oematan1*, Ramona M. Mae 2 , Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Metode Drill adalah satu cara yang di lakuakan dengan jalan melatih secara berulang-ualang dan sunguh-sunguh dalam bentuk aktivitas fisik agar pemain memiliki ketrampilan yang tinggi dalam menguasai satu Teknik tertentu. Tujuan penelitian: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan menggunakan metode Drill di Club Futsal Mollo Family. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan di Club Futsal Mollo Family. Subjek data dalam penelitian ini ialah Pelatih dan Pemain dengan keseluruhan berjumlah 5 orang informan. Penelitian ini dilakukan pada saat proses latihan berlangsung dengan waktu penelitian yang dibutuhkan sebanyak 1 bulan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dengan model Miles and Huberman: tahap reduksi, display, dan verifikasi data. Hasil dan pembahasan: Dalam penerapan latihan mengunakan Metode Drill ada beberapa faktor penentu yang harus dilakukan sesuai dengan tahapan latihan yaitu Tahap Persiapan, Tahap Pelaksanaan, dan Tahap Penutup Simpulan: Dengan adanya penerapan Metode Drill pada pemain futsal Mollo Family, pemain lebih memahami materi latihan yang di sampaikan karena penerapan Metode Drill menjadikan pemain lebih cepat paham dan aktif dalam proses latihan, Pemain Futsal Mollo Family menjadi lebih aktif dalam mengikuti latihan, Dalam penerapan latihan mengunakan Metode Drill ada beberapa faktor penentu yang harus dilakukan sesuai dengan tahapan latihan yaitu Tahap Persiapan, Tahap Pelaksanaan, danTahap Penutup Kata kunci: Metode Drilll; Futsal Mollo Family
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN SERVIS BAWAH PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA KELAS VII SMP SWASTA ADVENT NUSRA 1 KUPANG TENGAH Monika Krisma Nalle1*, Ramona M. Mae2, Jimmy Charter Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Kurangnya pemahaman siswa terhadap pembelajaran servis bawah bola voli yang benar Tujuan penelitian:Untuk Meningkatkan Servis Bawah Permainan BolaVoli pada siswa kelas VII SMP Swasta Advent Nusra 1 Kupang Tengah Metode penelitian:Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Menurut IGAK Wardhani (2008:1.4), penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru didalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat. Menurut Suharsimi Arikunto (2009:16) PTK terdiri atas empat tahapan dalam tiap langkah. (perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi). Langkah pertama, kedua dan seterusnya system spiral yang saling terkait perlu diperhatikan oleh peneliti. Komponen tindakan dan observasi menjadi satu komponen karena kedua kegiatan ini dilakukan secara simultan. Hasil dan pembahasan:Hasil dalam penelitian ini Berdasarkan yang diketahui persentase siswa SMP Swasta Advent Nusra 1 Kupang Tengah yang tidak tuntas (nilai akhir tes 75 pada siklus 1 mencapai 58%) selanjutnya persentase tersebut mengalami peningkatan menjadi100% pada siklus 2. Hal ini menjelaskan bahwa persentase siswa SMP Swasta Advent Nusra 1 Kupang Tengah semakin meningkat setelah siswa di ajar ulang kali dan diberi kesempatan untuk melakukan gerakan tersebut secara berulangkali selama dua siklus.Hal tersebut dapat dilihat dari semakin meningkatnya persentase siswa yang tuntas dengan nilai akhir mencapai KKM. Simpulan:Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan dapat disimpulkan bahwa Permainan bola voli teknik dasar servis bawah siswa kelas VII SMP Swasta Advent Nusra 1 Kupang Tengah meningkat di lihat dari presentase mencapai 87,5% pada siklus II Katakunci: ; Meningkatkan permbelajaran servis bawah,permainan bola voli
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
A DESCRIPTIVE STUDY OF SEMIOTIC OF CLOTH AND JEWELRY WORN BY LEDO HAWU DANCERS IN HAWU MEHARA DISTRICT, SABU RAIJUA REGENCY ABSTRACT Tersiana Mariani Djami1 June A. Jacob2 Eltina A. Maromon3 Based on the background of this research there are two problems being investigated, they are: (1) what are the forms of cloth and jewelry worn by ledo hawu dancers in Hawu Mehara District, Sabu Raijua Regency? (2) what are the meanings of cloth and jewelry worn by ledo hawu dancers in Hawu Mehara District, Sabu Raijua Regency? Thus, the aims of this research are: (1) to know the forms of cloth and jewelry worn by ledo hawu dancers in Hawu Mehara District, Sabu Raijua Regency; (2) to know the meanings of cloth and jewelry worn by ledo hawu dancers in Hawu Mehara District, Sabu Raijua Regency. The research method used in this research is the descriptive-qualitative method with interview, documentary study as techniques of data collection. The result of this research shows that there are various kinds form and meaning of cloth and jewelry used in the performance of ledo hawu, especially in Tao Leo as a funeral ceremony of Jingitiu. In terms of cultural semiotics perspective, each of them contains several meanings; they are hig’i pudi (smooth white blanket) means honesty and holiness or purity life of a dead in the presence of his/her Almighty God (Deo Ama); lehu kattu (head band) means appreciation of the gift given by Miha Ngara as one of the ancestors of Sabunese and all at once as the descent commemoration of Sabunese; labba (silver/gold cross crown) means honoring on the merits and the struggle of the earlier dead kings of Sabunese; wudu (traditional necklace) means rich treasures of the earlier ancestors including the families of the dead; teru’u (ring) means rich treasures of the dead; hemala (sword) means knight of men to expel every evil spirits during the way of the dead till the world of ancestors; wonagiri (feet bells) means entertainment for the family members of the deceased and accompanist for the dead on his/her way to the world of the earlier ancestors; ‘ai (sarong) means self-protection and identity of female dead for the earlier ancestors; and paddi (silver/gold belt) means bundle of Hubi Ae and Hubi Iki descents between the dead and the alive person.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK MENINGKATKAN KEAKTIFAN POLA GERAK DASAR SISWA KELAS III MELALUI METODE TEAM GAMES TOURNAMENT DI SDK TUABATAN Marianus Tenis*, David Loba2, Yahya Jecson Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Metode TGT (Team Games Tournament) merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang melibatkan seluruh aktivitas siswa tanpa ada perbedaan status sosial, melibatkan peran siswa sebagai tutor sebaya dan mengandung unsur belajar dengan bermain. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui keaktifan pola gerak dasar siswa kelas III melalui metode team games tournament di SDK Tuabatan. Metode penelitian: Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan empat komponen pokok yaitu: a) perencanaan atau planning, b) tindakan atau acting, c) pengamatan atau observing, d) refleksi atau reflection. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil dan pembahasan: Hasil rekapitulasi pada siklus I diperoleh 13 orang siswa berkriteria Tidak Tuntas. Hasil pelaksanaan tes pada siklus II, diperoleh aspek lokomotor maka diperoleh 100% (13 orang siswa) yang berkriteria Tuntas, aspek nonlokomotor maka diperoleh 84,6% (11 orang siswa) yang berkriteria Tuntas dan 15, 4% (2 orang siswa) berkriteria Tidak Tuntas dan pada aspek manipulasi maka diperoleh 77% (10 orang siswa) yang berkriteria Tuntas dan 23% (3 orang siswa) berkriteria Tidak Tuntas dengan tidak mencapai 75%. Simpulan: Hasil rekapitulasi pada siklus I diperoleh 13 orang siswa berkriteria Tidak Tuntas. Hasil rekapitulasi pada siklus II diperoleh 84,6% (11 orang siswa) berkriteria Tuntas dan 15, 4% (2 orang berkriteria Tidak Tuntas). Oleh sebab itu, penggunaan metode team games tournament telah berhasil untuk meningkatkan keaktifan pola gerak siswa. Katakunci: Keaktifan pola gerak dasar; metode team games tournament
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAC PENGARUH KINERJA GURU DALAM MENINGKATANKAN MINAT BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PJOK Agustina Lapuimakuni1*,Agustinus J. Nafie, S.Pd., M.Or2 , Dortean A. Jois Jaha, S.Pd., M.Pd.3 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: The problem that the author encountered was the influence of low teacher performance, resulting in a lace of students' interest in learning in the learning of health workers. Research objectives: This research activity has a goal to be achieved is to find out the influence of teacher performance in increasing student interest in learning PJOK Research methods: This research uses quantitative methods with correlational analysis. Results and discussion: PJOK daily test learning results, teacher performance questionnaire data and learning interest. Discussion of the effect of teacher performance on student learning interest in PJOK learning Conclusion: Based on the results of the study, it can be concluded that there is an influence of teacher performance on student learning interest in PJOK learners Keywords: Teacher performance is very influential in; learning outcomes; physical educatio
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak
Tenun ikat merupakan salah satu hasil kebudayaan yang harus dilestarikan oleh setiap
generasi. Dalam kehidupan bermasyarakat, tenunan dihargai dan diakui sebagai komoditas di
semua kalangan masyarakat, mulai dari penguasa hingga para petani dan dengan demikian
digunakan juga sebagai benda berharga penanda status sosial. Tenun ikat yang sangat
berpengaruh sebagai simbol status sosial seseorang merupakan hal yang tidak dapat
dipisahkan dari kehidupan masyarakat dan karena itu, tenun ikat memiliki makna yang sangat
dalam bagi masyarakat Amarasi Barat, tak terkecuali di Desa Soba, khususnya dalam Jemaat
GMIT Elohim Soba. Motif-motif tenunan dibuat berdasarkan suatu peristiwa penting dan
diberi nama sesuai dengan bentuk serta ciri khas dari motif tenunan tersebut. Setiap motif
yang ditampilkan bercerita tentang keyakinan konsep makna dan nilai-nilai religius-sosial
yang dianut oleh masyarakat pemilik motif tersebut. Tenun ikat yang dibuat dengan
menampilkan motif tertentu memiliki arti tersendiri bagi para penenun, sehingga para
penenun di Jemaat GMIT Elohim Soba biasanya membuat motif-motif tenunan dengan motif
yang beragam dan sangat indah. Salah satu motif yang ditenun adalah motif Kaimanfafa.
Lalu apa arti dari motif Kaimanfafa? Motif Kaimanfafa dulunya dikhususkan untuk
digunakan oleh Raja, yang menunjukkan kedudukan dan status sosialnya yang tinggi dalam
masyarakat pada masa itu. Seiring berjalannya waktu, hal ini berubah, tidak ada batasan
untuk penggunaan motif tenun ikat tertentu dalam menentukan strata sosial dalam
masyarakat. Di masa kini penggunaan tenunan dengan berbagai motif, bebas digunakan oleh
siapa saja, dalam status sosial yang beragam. Biasanya hasil tenunan berupa selimut dan
sarung, digunakan pada acara-acara tertentu. Hal ini berubah karena Raja membutuhkan
kehadiran masyarakatnya untuk saling kerja sama, tanpa memandang kedudukan dan status
sosial. Melalui tulisan ini, penulis berusaha untuk memaparkan berbagai hal seputar motif
tenunan kaimanfafa. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji makna dari matif tenunan
kaimanfafa dengan menggunakan salah satu teori dari Stephen B. Bevans yakni model
antropologis dengan menggunakan metodologi pendekatan kualitatif. Motif kaimanfafa
menekankan tentang pentingnya kerja sama dalam masyarakat dan gereja, sebab manusia
saling membutuhkan satu sama lain. Oleh sebab itu, sikap saling kerja sama tanpa
memandang status sosial, sangat diperlukan agar tercipta kerukunan dalam kehidupan
bermasyarakat, bahkan bergereja.