Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

2.079 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 612025: 372024: 162023: 3122022: 4662021: 6902020: 872018: 482017: 12016: 42011: 11018: 1

PENGARUH MODAL SENDIRI DAN MODAL PINJAMAN TERHADAP PENDAPATAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KABUPATEN ALOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Modal merupakan suatu hal yang sangat menentukan tinggi rendahnya pendapatan usaha. Pendapatan dapat digunakan dalam memenuhi kebutuhan hidup dan kelangsungan hidup usaha perdagangan. Pendapatan yang diterima adalah dalam bentuk uang, dimana uang merupakan alat pembayaran atau pertukaran yang menjadikan UMKM terus bertahan.Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian indonesia. Hal tersebut dapat dilihat dari kedudukan dan fungsi penting yang secara bersama-sama dengan badan usaha milik negara atau swasta dalam melakukan berbagai usaha demi tercapainya kesejahteraan bagi masyarakat. Fungsi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yaitu sebagai usaha dalam mempersatukan, mengarahkan dan mengembangkan daya kreasi, daya cipta, serta daya usaha rakyat terutama mereka yang serba terbatas kemampuan ekonominya agar mereka dapat turut serta dalam kegiatan perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah modal sendiri dan modal pinjaman akan mempengaruhi suatu pendapatan usaha Mokro Di Kabupaten Alor. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelaku UMKM Di Kabupaten Alor sampel adalah bagian dari jumlah karakteristik yang dimiliki oleh populasi yaitu 30 orang pelaku UMKM yang digunakan untuk penelitian. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik pengunpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dan kuesioner atau angket yang berisikan seperangkat pernyataan tertulis untuk responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier sederhana, analisis data dilakukan dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistic 25. Dengan hasil penelitian menunjukan bahwa modal sendiri memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap pendapatan usaha mikro di Kabupaten Alor. Berarti bahwa para pelaku UMKM yang menggunakan modal sendiri akan memiliki pendapatan yang lebih banyak, karena para pelaku UMKM tidak harus mengeluarkan biaya bunga dari modal yang akan dipinjam oleh para pengusaha. modal pinjaman memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pendapatan usaha mikro di Kabupaten Alor. Berarti para pelaku UMKM yang memperoleh modal pinjaman akan menambah pendapatan, namun, pelaku usaha mikro harus membayar biaya bunga dan mengembalikan modal yang telah di pinjam.

UPAYA GEREJA DALAM MENINGKATKAN KETERLIBATAN PEMUDA DALAM IBADAH PEMUDA DI JEMAAT GMIT MARTURIA OESAPA SELATAN TAHUN 2022/2023

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK UPAYA GEREJA DALAM MENINGKATKAN KETERLIBATAN PEMUDA DALAM IBADAH PEMUDA DI JEMAAT GMIT MARTURIA OESAPA SELATAN TAHUN 2022/2023 Beko.J.S (*) Nuban Timo I. E. (**) Metboki. M (**) Penelitian ini membahas tentang upaya gereja dalam meningkatkan keterlibatan pemuda dalam ibadah pemuda di Jemaat GMIT Marturia Oesapa selatan Tahun 2022/2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya apa saja yang dilakukan gereja untuk meningkatkan keterlibatan pemuda dalam ibadah pemuda di Jemaat GMIT Marturia Oesapa Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah seluruh majelis jemaat yaitu 98 orang dan seluruh Pemuda. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 orang majelis dan 5 orang pemuda. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya gereja dalam meningkatkan keterlibatan pemuda dalam ibadah pemuda di Jemaat GMIT Marturia Oesapa Selatan tahun 2022/20223 adalah gereja melakukan pembinaan kepada pemuda, melakukan perkunjungan bagi pemuda, melibatkan pemuda dalam pelayanan ibadah gereja serta memotivasi pemuda. Namun dalam kenyataannya bahwa partisipasi pemuda dalam kegiatan yang dilakukan oleh gereja masih sangat minim. Mengenai masalah perkunjungan bagi pemuda belum sepenuh dilakukan oleh semua Majelis, maka dari itu Gereja harus meningkatkan perkunjungan bagi pemuda, karena perkunjungan juga menentukan kehadiran pemuda dalam ibadah pemuda. Ibadah pemuda merupakan salah satu program gereja untuk meningkatkan pemahaman pemuda tentang ibadah pemuda dengan tujuan untuk menumbuhkan iman pemuda, karena ketika iman pemuda semakin bertumbuh, maka pemuda akan terus mewartakan Injil dimanapun pemuda berada dan selalu berpegang teguh pada kebenaran Firman Tuhan. Gereja perlu terus mengupayakan melalui pendekatan perrsonal maupun kelompok untuk menolong pemuda. Jika pemuda dilihat sebagai tulang punggung gereja dan masa depan gereja maka dari sekarang pemuda harus dipersiapkan dalam segala. Perlu adanya upaya gereja untuk meningkatkan pelayanan yang berfokus pada kegiatan pemuda. Kata Kunci: Upaya Gereja, Pemuda , ibadah

PENGARUH STRUKTUR MODAL, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR PROPERTY AND REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2021

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENGARUH STRUKTUR MODAL, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN, DAN UKURN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR PROPERTY AND REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIOEDE 2018-2021 Nilai perusahaan merupakan hasil kerja manajemen dari beberapa dimensi diantaranya adalah arus kas bersih dari keputusan investasi, pertumbuhan dan biaya modal perusahaan nilai perusahaan merupakan konsep penting karena nilai perusahaan merupakan indikator bagaimana pasar menilai perusahaan secara keseluruhan, nilai perusahaan yang tinggi menjadi keinginan para pemilik perusahaan, sebab dengan nilai yang tinggi menunjukkan kemakmuran pemegang saham juga tinggi. Nilai perusahaan yang tinggi menunjukkan kinerja perusahaan yang baik, salah satunya, pandangan nilai perusahaan bagi pihak kreditur. Bagi pihak kreditur nilai perusahaan berkaitan dengan likuiditas perusahaan, yaitu perusahaan dinilai mampu atau tidaknya mengembalikan pinjaman yang diberikan oleh pihak kreditur, apabila nilai perusahaan yang tersirat tidak baik maka investor akan menilai perusahaan dengan nilai rendah. Struktur modal merupakan perimbangan atau perbandingan antara modal milik sendiri dengan modal asing. Dalam hal ini modal asing adalah hutang jangka pendek ataupun hutang jangka panjang, sementara modal sendiri dibagi menjadi laba ditahan dan kepemilikan perusahaan, Pertumbuhan perusahaan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan. Teori struktur modal menjelaskan bahwa kebijakan pendanaan (financial policy) perusahaan dalam menentukan struktur modal (bauran antara hutang dan ekuitas) bertujuan untuk mengoptimalkan nilai perusahaan. Penggunaan hutang sebagai sumber pendanaan perusahaan memiliki kuntungan dan kerugian. Devinisi lain mengatakan bahwa struktur modal adalah proporsi pendanaan dengan hutang (debt financing) perusahaan, yaitu rasio leverage perusahaan. Dengan demikian, hutang adalah unsur dari struktur modal perusahaan. Pertumbuhan adalah kemampuan perusahaan untuk mempertahankan posisi usahanya di dalam perkembangan ekonomi dan industri didalam perekonomian dimana perusahaan beroperasi, Ukuran perusahaan merupakan nilai besar kecilnya perusahaan yang dilihat dari besarnya equity, nilai penjualan dan aset yang berperan sebagai variabel konteks yang mengatur tuntutan pelayanan atau produk yang dihasilkan. Pertumbuhan perusahaan dapat juga menjadi indikator dari profitabilitas dan keberhasilan perusahaan, dalam hal ini, pertumbuhan perusahaan merupakan perwakilan untuk ketersediaan dana internal. Jika perusahaan berhasil dan memperoleh laba, maka tersedia dana internal yang cukup untuk kebutuhan investasi. Pertumbuhan aset dapat diperhitungkan dari persentase perubahan aset pada tahun tertentu terhadap aset pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan dinyatakan sebagai pertumbuhan total aset dimana pertumbuhan aset masa lalu akan menggambarkan profitabilitas yang akan datang dan pertumbuhan yang datang. Growth adalah perubahan (penurunan atau peningkatan) total aktiva yang dimiliki oleh perusahaan. Pertumbuhan aset dihitung sebagai persentase perubahan aset pada saat tertentu terhadap tahun sebelumnya. Dari uraian diatas maka, peneliti akan meneliti judul tentang Pengaruh Struktur Modal, Pertumbuhan Perusahaan dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan Manufaktur Sub Sektor Property and Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2021. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh struktur modal, pertumbuhan perusahaan dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. secara parsial maupun simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor property and real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2021. Metode penentuan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, berdasarkan kriteria yang telah ditentukan maka jumlah sampel yang memenuhi sebanyak 14 perusahaan. sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diunduh melalui www.idx.co.id selama 4 tahun periode 2018-2021. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel indipenden yaitu struktur modal dan ukuran perusahan secara persial tidak berpengaruh terhadap variable dependen yaitu nilai perusahaan. Sementara hasil penelitian menunjukan bahwa variable independen yaitu ukuran perusahaan secara persial berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu nilai perusahaan.

ANALISIS PERPUTARAN MODAL KERJA PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) NUSA KENARI KABUPATEN ALOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Modal kerja adalah uang tunai dan aktiva yang mudah di uangkan untuk mendanai kegiata operasional perusahaan sehari-hari. Perumusan masalah yang di hadapi dalam penelitian ini adalah Apakah tingkat perputaran modal kerja perusahaan modal kerja perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Alor sudah efektif dan bagaimana tingkat pengembalian piutang perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Alor . Perputaran modal kerja menunjukan hubungan antara banyaknya penjualan bersih dalam satu periode dengan modal kerja yang ada. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui apakah perputaran modal kerja pada perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Alor sudah efisien selama tahun 2017 hingga 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan dan laba rugi, sedangkan sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah laporan keuangan tahun 2017 sampai dengan tahun 2021 pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nusa Kenari Kabupaten Alor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan dijabarkan secara deskriptif dengan menggunakan dokumentasi. Hasil perhitungan Rasio Perputaran Modal Kerja Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Alor menunjukan bahwa hasil dari setiap tahun sangat efisien dalam pengunaan modal kerja, di karenakan perusahaan Daerah Air Minum masih dapat membiayai utang jangka panjang. Berdasarkan hasil analisis bahwa perputaran modal kerja pada tahun 2017 sampai dengan 2021 sudah efektif karena dari tahun dari tahun ke tahun perputaran modal kerja terus meningkat. Demikian juga dengan perputaran perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Alor mengalami peningkatan yang kurang efisien. Hal ini dapat dilihat dengan pencapaian perputaran piutang dari tahun ke tahun yang mengalami penurun. Atau Hasil penelitian ini menunjukan bahwa setiap tahunnya perusahaan menglami kenaikan modal kerja. Sumber modal kerja sebagian besar berasal dari penyusutan sedangkan penggunaan modal kerja perusahaan sebagian besar digunakan untuk pembelian aktiva tetap. Sebagai perusahaan public sebaiknya perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Alor yang bocor atau hilang, agar dapat lebih meningkatkan efektifitas perputaran modal kerjanya perusahaan yang khusus pada bagian penagihan untuk menghindari atau menimbulkan resiko piutang tak tertagih. Dari perhitungan Rasio periode terikat modal kerja tahun 2017 hingga tahun 2021 menunjukan bahwa hasil yang sangat efisien di karenakan menghasilkan nilai yang cukup tinggi. Kata Kunci: Modal Kerja, Rasio Perputaran Modal, Periode terkait Modal Kerja.

PENGARUH MANAJEMEN LABA DAN STRUKTUR MODAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN ( STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN ASURANSI YANG TERDAFTAR DI BEI)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji pengaruh manajemen laba dan struktur modal terhadap nilai perusahaan ( studi kasus pada perusahaan asuransi yang terdaftar di BEI). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data sekunder, berupa laporan keuangan yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia melalui webside https://www.idx.co.id. Pada periode 2017-2021. Hasil dari uji ini menunjukkan bahwa pada variabel pertama manajemen laba tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, kemudian pada variabel kedua struktur modal berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Populasi dalam penelitiann ini adalah perusahaan asuransi yang terdaftar di BEI jumlah keseluruhan perusahaan Asuransi pada tahun 2021 yaitu 11 perusahaan. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan metode purposive sampling. Menurut Adiwibowo (2018), salah satu faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan adalah manajemen laba. Manajemen laba adalah kondisi dimana pihak manajer tidak berhasil mencapai target laba yang ditentukan, maka manajer memanfaatkan fleksibilitasnya dan diperoleh standar akuntansi dalam menyusun laporan keuangan untuk memodifikasi laba yang dilaporkan. Struktur modal menurut Mustafa (2017:85), merupakan perimbangan antara jumlah utang jangka pendek yang bersifat permanen, utang jangka Panjang, saham preferen dan saham biasa. Struktur modal adalah perbandingan modal asing atau jumlah utang dengan modal sendiri. Kebutuhan dana untuk memperkuat struktur modal suatu perusahaan dapat bersumber dari internal maupun eksternal, dengan ketentuan sumber dana yang dibutuhkan bersumber dari tempat-tempat yang dianggap aman (safety position) dan jika dipergunakan memiliki nilai dorong yang memperkuat struktur modal keuangan perusahaan, yang artinya ketika dana itu dipakai untuk memperkuat struktur modal perusahaan, maka perusahaan mampu mengendalikan modal tersebut secara efektif dan efisien serta tepat sasaran. Menurut Rinnaya, et.al (2016) Nilai perusahaan adalah kondisi tertentu yang telah dicapai oleh suatu perusahaan sebagai gambaran dari kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan setelah melalui suatu proses kegiatan selama beberapa tahun, yaitu sejak perusahaan tersebut didirikan sampai dengan saat ini. Nilai perusahaan diartikan sebagai nilai pasar karena nilai perusahaan dapat memberikan kemakmuran pemegang saham secara maksimum apabila harga saham perusahaan meningkat.

MENGANALISIS POLA KALIMAT DALAM BAHASA KEDANG

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The study of this research is "AN ANALYSIS OF SENTENCE PATTERNS IN KEDANG LANGUAGE". The purpose of this study was to analyze the analysis of sentence patterns in several folk songs of the Kedang language. The data collected through songs that are heard and then written to analyze which sentences are included in the sentence patterns of kedang language, the research method used is a qualitative descriptive method. from the results of this discovery there are several examples of sentence Subject +verb: Ang poti ( Crow jump ), Subject + Verb + Object: Kuama o upe nope ke (Why you forget us ), Subject+Verb + Complement: Ariq tebeq kue dareng(The children cried), Subject Verb + Indirect Object + Direct Object: Te ana pang maranto mara haba te bita (My son went wandering for our lives).

ANALISIS KATA MAKSUD DALAM UAB METO : SULAT KNINO BANE ALEKOT ALKITAB KUDUS

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The study discussed about “ An anaylisis of compound words in uab meto holy bible sulat knino bane alekot”. The aims of study in this research : ( 1) To find out the kinds of compound words in Uab Meto Holy bible. (2) to describe the process of compound words in Uab Meto Holy bible .This research used descriptive qualitative method and collecting the data used uab meto holy bible sulat knino bane alekot. The data were analyzed in two steps, identifying and classifying the data based on the uab meto holy bible. The result of this research, the writer find out there are three kinds of compound words in “Sulat Knino Bane Alekot” Uab Meto Holy Bible, they are compound verb, compound noun and compound adjective..Those kinds are combining by joining two words with the different categories become a word with a new meaning.

EKSPRESI HIPERBOLA DALAM LIRIK LAGU ALBUM PAMUNGKAS SOLIPSISME 0.2

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This thesis is entitled hyperbole in pamungkas song lyrics album solipsism 0.2 contained in pamungkas songs which are analysed into several aspects namely form, meaning, and function. This thesis analyses several aspects including form, meaning, and function. The researcher uses descriptive method in this research. The data in this research is analysed and explained by using qualitative method. So, this research uses qualitative descriptive method. The data in this study were obtained through literature study. The population of this research is One album from Pamungkas entitled Solipsism 0.2 and the album consists of 11 songs where each album has 10 songs. After being analysed, the researcher found 51 hyperbole expressions in 11 Pamungkas songs. The expressions are then grouped into several forms. There are 24 single word hyperbole, 24 phrase hyperbole, and 1 clausal hyperbole as well as 1 repetition. This research also explains and analyses the meaning and function of the hyperbole expressions found in Pamungkas' songs. Hyperbole conveys various aspects of love from intense infatuation to willingness When analysing hyperbole and interpreting its meaning, it is important to interpreting its meaning, it is very important for the next researcher to have an a deep understanding of the content of the songs.

HUBUNGAN KERAPATAN MANGROVE TERHADAP LAJU TRANSPOR SEDIMEN DI KAWASAN EKOWISATA MANGROVE KELURAHAN OESAPA BARAT

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN MARIANA NADUASTI PENY (16383510) Hubungan Kerapatan Mangrove Terhadap Laju Transpor Sedimen di Kawasan Ekowisata Mangrove Kelurahan Oesapa Barat. Ir. Yohanes Merryanto S., M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing 1 dan Dr. Beatrix M. Rehatta, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing 2. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Mangrove memiliki berbagai manfaat, salah satunya mengendalikan transpor sedimen. Kelurahan Oesapa Barat memiliki vegetasi mangrove yang cukup luas di wilayah Kota Kupang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kerapatan mangrove terhadap laju transpor sedimen di kawasan Ekowisata Mangrove Kelurahan Oesapa Barat. Metode purposive sampling pada kondisi kerapatan tinggi dan rendah untuk menghitung kerapatan mangrove. Penempatan sediment trap pada bagian depan, tengah dan belakang vegetasi mangrove untuk mengetahui laju transpor sedimen. Suhu perairan, kecepatan arus dan kedalaman perairan menjadi parameter yang diukur. Analisis korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan kerapatan mangrove terhadap laju transpor sedimen. Jenis mangrove yang ditemukan yaitu Avicennia alba, Lumnitzera racemose, Rhizopora mucronata dan Sonneratia alba. Hasil penelitian menunjukan hubungan kerapatan mangrove terhadap laju transpor sedimen bernilai -1 yang berarti kerapatan mangrove yang semakin tinggi menyebabkan laju transpor sedimen semakin rendah dan sebaliknya. Kata kunci: Kerapatan mangrove, laju transpor sedimen, ekowisata Kelurahan Oesapa Barat.

KAJIAN DESKRIPTIF AWALAN DALAM KITAB MATIUS DAN MARKUS DALAM BAHASA SABU

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The title of this writing is “A Descriptive Study of Prefix in the Book of Matthew and Mark in Lii Hawu”. This research was conducted to answer the research problem; 1. What are the types of prefix in the book of Matthew and Mark in Lii Hawu? 2. What is the function of prefix in the book of Matthew and Mark in Lii Hawu? The aim of this research is to find out the types of prefix and the function of prefix in Lii Hawu. The method used in this research has been descriptive qualitative. The document from the Bible Lii Hawu (Indonesian Bible Institute) “New Testament in Today’s Sabu Version” from the Book of Matthew and Mark . Based on the data collected, the analysis focused on types and function affix in Lii Hawu. The results of data analysis showed that: (1) Type of prefix. There are four types of prefix, they are {pe-, ke-, he-, and ta-}. For example: (a). {pe-} + Kaddhi ‘get up’= pekaddhi ‘wake’, (b). {he-} + Atta ‘cut’ = heatta ‘piece’, (c). {ke-} + tallu ‘three’ = ketallu ‘third’, and (d). {ta-} + walle ‘buy’ = tawalle ’buy’. (2) Prefix in Lii Hawu has function produce verbs if they are attached to verbs. Example: [ta- + [walle]V]V, -walle ‘buy’is the verb and ta-walle ‘buy’ is the verb. Adjectives and verbs. Example: [pe- + [made]Adj]V], -made ‘dead’ is the adjective and pe-made ‘turn off’ is the verb. Produces a noun if it is attached to numbers. Example: [he- +[dau]N]Num, -dau ‘person’ is the noun and he-dau ‘a,/a is the numer. Verbs and numbers. Example: [he- +[bhakka]V]Num], -bhakka ‘split’ is the verb and he-bhakka ‘adjacent’ is the number. To produce number when it is attached to number. Example: [ke- + [tallu]Num]Num, -tallu ‘three’ is cardinal number and ke-tallu ‘third’ is ordinal number. Produce cousative verb when it is attached to verb. Example: [pe- + bui]V]V, -bui ‘fall’is the verb and pe-bui ‘drop’ is the verb.

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BIRO ORGANISASI SETDA PROVINSI NTT

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENGARUH LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAO KINERJA PEGAWAI PADA BIRO ORGANISASI SETDA PROVINSI NTT Sumber daya manusia adalah asset yang paling berharga dimiliki oleh Organisasi, instansi dan perusahaan, sebab keberadaan sumber daya manusia sangat menentukan terhadap dinamisasi mobilisasi instansi. Oleh karena itu banyak organisasi yang berusaha meningkatkan kualitas sumber dayanya untuk memaksimalkan dukungan dalam aktivitas pekerjaannya. Salah satu aspek utama manajemen sumber daya manusia adalah pengukuran kinerja pegawai. Yang dimana pengukuran kinerja yang baik adalah yang dapat mendukung suatu pegawai untuk mencapai tujuan organisasi atau instansi yang optimal. Kinerja adalah hasil kerja yang dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam suatu instansi, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing, dalam rangka upaya mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tdak melanggar hkum dan sesuai dengan norma dan etika. Kinerja pegawai merupakan hasil kerja atau perilaku kerja yang telah dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas dan tanggung jawab yang diberikan dalam satu periode (Kasmir, 2016:182). Kinerja pegawai memang menjadi fokus perhatian pemerintah dan seluruh departemen perusahaan. Perhatian yang begitu besar terhadap masalah kinerja dapat dipahami karena menyangkut efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya manusia dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh suatu perusahaan atau instansi. Dalam meningkatkan kinerja sumber daya manusia didalam suatu organisasi atau instansi factor lingkungan menjadi sangat berpengaruh. Lingkungan kerja dapat dianggap sebagai tempat ataupun lokasi interaksi seluruh pegawai dalam bekerja baik secara personal atau kelompok. Lingkungan kerja berpengaruh terhadap kondisi diri para pegawai dalam menjalankan tugas-tugas dan menyelesaikan tuga-tugas tersebut dengan efisien dan efektif. Menurut Judith (2016: 183) lingkungan kerja yang baik sangat berpengaruh dan diharapkan untuk dapat meningkatkan kinerja pegawai dalam instansi tersebut. Selanjutnya menurut Sedarmayanti (2009:22) menyatakan lingkungan kerja dibagi menjadi 2 yaitu lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik yang terdapat disekitar tempat kerja dimana dapat mempengaruhi pegawai baik secara langsung maupun tidak langsung. Lingkungan kerja fisik merupakan suatu keadaan lingkungan kerja dalam bentuk material dan berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Adapun lingkungan kerja fisik adalah suatu unsur yang harus didayagunakan oleh suatu instansi sehingga menimbulkan rasa nyaman (Joseph, 2016) Lingkungan kerja non fisik merupakan semua keadaan yang terjadi yang berkaitan dengan hubungan kerja baik hubungan kerja dengan atasan dan bawahan ataupun sesama rekan kerja. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja pegawai pada Biro Organisasi Setda Provinsi NTT. Dalam penelitian ini metode yang digunakan kuantitatif. Populsai dan sampel dalam penelitian ini pegawai berjumlah 35 orang dilakukan penentuan sampel mengunakan random sampling maka sampel berjumlah 34 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja. Peneliti menggunakan menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji simultan dan Uji Koofisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peniliti dapat menimpulkan bahwa secara Parsial lingkungan kerja fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Biro Organisasi Setda Provinsi NTT. Sedangkan secara Simultan lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai pada Biro Organisasi Setda Provinsi NTT. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil penguji yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a 14,374 sedangkan koofisien regresi linear berganda b1 = 0,237 dan b2 = 0,471. Dengan begitu persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh lingkunag kerja fisik (X1) dan lingkungan kerja non fisik (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) adalah sebagai berikut : 14,376 + 0,237 (X1) + 0,471(X2) + e. selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada variable lingkungan kerja fisik (X1) terhadap variabel kinerja pegawai (Y) ditemukan T hitung = 3,569 lebih besar dari t table = 2,040 dan tingakt signifikan = 0,001. Oleh karena itu nilai Sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠0) diterimah yaitu variabel lingkungan kerja fisik (X1) berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja pegawai (Y). Berikut hasil Uji Hipotesi kedua yaitu ada pengaruh lingkungan kerja non fisik (X2) terhadap kinerja peagwai (Y). Diketahui bahwa variabel lingkungan kerja non fisik (X2) ditemukan T hitung = 2 879 lebih besar dari T table 2,040 dan tingakn Sig. 0,007. Oleh karean itu nilai Sig. 0,05 maka Ho (b1=1) ditolak dan Ha (b2 ≠0) diterima yaitu variabel lingkungungan kerja non fisik (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja pegawai (Y). untuk hasil uji F didapati F hitung = 10,153 lebih besat dari F tabel = 3,30 dan tingkat Sig. = 0,000 oleh karena itu nilai Sig. 0,05 maka Ho (b1 =0) ditolak dan Ha (b2 ≠ 0) diterima artinya variabel lingkungan kerja fisik (X1) dan lingkungan kerja non fisik (X2) berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap variabel kinerjs pegawai (Y). dan terakhir berdasarkan perolehan hasil Uji koofisien determinasi (R2) adalah 0,396 atau 39,6%. Hal ini berartinbesar pengaruhnya lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja adalah 39,6%. Sedangkan pengaruh sebesar 60,4% disebabkan oleh factor lain. Kata Kunci : Lingkungan kerja fisik, Lingkungan Kerja Non Fisik, Kinerja Pegawai

PENGARUH PENEMPATAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENGARUH PENEMPATAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA KUPANG Kepuasan kerja merupakan suatu bentuk sikap dari rasa puas dan bahagia akan pekerjaannya saat ini. Rasa puas ini didapat karena perusahaan dapat memenuhi kebutuhan karyawan dengan baik seperti tercapainya tujuan kerja, dinamika lingkungan kerja, dan aspek-aspek lainnya yang menunjang karyawan dalam bekerja. Rasa puas akan pekerjaan ini dapat tercerminkan melalui beberapa sikap yang berubah seperti tingkat moral, disiplin, motivasi, produktivitas, capaian dan prestasi kerja yang tinggi. Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang merupakan Organisasi Perangkat Daerah Tipe B yang memiliki Tugas dan Fungsi sebagaimana termuat dalam Peraturan Walikota Kupang Nomor 60 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang. Sebagai Organisasi Perangkat Daerah yang membantu Walikota Kupang melaksanakan Urusan Pemerintahan Daerah di Bidang Keuangan dan Aset Daerah, maka perlu didukung juga oleh sumber daya manusia yang berkualitas, terampil serta handal dibidangnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah Penempatan Kerja, Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil pada Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Kupang. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah Penempatan Kerja, Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja serta Kepuasan Kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi pegawai Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang adalah sebanyak 44 orang dan dengan menggunakan rumus Slovin (toleransi kelonggaran 10 persen) maka sampel penelitian ini sebanyak 45 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan Analisis Pengaruh Linear Berganda menggunakan Software SPSS versi 26. Dalam analisis pendahuluan akan dijelaskan data-data hasil tabulasi penelitian untuk di analisis guna melihat kecenderungan data menurut indikator dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dengan skala pengukuran Interval Dalam analisis lanjutan penelitian menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Regresi linear berganda digunakan untuk memprediksi permintaan dimasa akan datang berdasarkan data masa lalu untuk mengetahui pengaruh satu atau lebih variabel bebas (dependen) Siregar (2012). Berdasarkan penjelasan tersebut maka dari hasil pengujian SPSS didapatkan hasil pengujian regresi linier berganda dengan persamaan regresi Dilihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka diperoleh Fhitung = 3198.970 lebih besar dari F tabel = 2,33 dan tingkat sig = 0.000 oleh karena itu nilai sig 0.05 maka Ho (b1= 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima artinya Penempatan Kerja (X1), Lingkungan Kerja (X2) dan Motivasi kerja (X3) memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap Kepuasan Kerja (Y). Pada hasil uji Koefisien determinasi merupakan suatu alat untuk mengukur besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.Besarnya koefisien determinasi berkisar antar angka 0 sampai dengan 1, besar koefisien determinasi mendekati angka 1, maka semakin besar pengaruh variabel indevenden. Hasil uji R2 pada penelitian ini diperoleh nilai sebesar 0,988. Hal ini menunjukkan bahwa Kepuasan Kerja dipengaruhi oleh variabel Penempatan kerja, Lingkungan Kerja dan Kepuasan Kerja sebesar 98,8% sedangkan sisanya sebesar 0,012% di pengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk penelitian.

FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT RENDAHNYA PEMBINAAN ATLET USIA DINI DI PERGURUAN-PERGURUANPENCAK SILAT SE- KOTA KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT RENDAHNYA PEMBINAAN ATLET USIA DINI DI PERGURUAN-PERGURUANPENCAK SILAT SE- KOTA KUPANG Hendrik Wunu Ngita Amah1*, Anderias J. F. Lumba2 , Alventur Baun3. 1 ,2, 3 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Perkembangan prestasi olahraga pencak silat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Pra PON XX 2019 di Jakarta dan PON XX di Papua berhasil mendulang 1 emas dan 2 perunggubelum diikuti dengan suatu proses regenerasi pembinaan atlet dari usia dini yang berjenjang untuk mendapatkan bibit-bibit atlet yang berbakatdi setiap perguruan sebagai titik lemah Pengrov IPSI NTT. Sebagaimana hasil observasi-observasi sebelumnya menunjukkan bahwa dari 22 Kabupaten/Kota di Provinsi NTT, Kota Kupang sebagai Ibu Kota Provinsi merupakan salah satu kontingen yang berpartisipasi dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar (SD) untuk cabang olahraga pencak silat. Namun dari sekian banyak kelas yang dipertandingkan, banyak kelas yang tidak diikut sertakan oleh Pengurus IPSI Kota Kupang karena jumlah atlet usia dini yang berpartisipasi sangat minim. Hal ini dikarenakan tidak adanya talent scouting yang memadai di seluruh perguruan silat yang ada di Kota Kupang, sehingga banyak bakat-bakat yang tidak terpantau. Selain itu banyak faktor yang menjadi penghambat bagi perguruanperguruan pencak silat di Kota Kupang baik faktor endogen maupun eksogen sehingga tidak melakukan pembinaan atlet usia dini dan kesulitan untuk menarik minat anak usia dini untuk menjadi atlet pencak silat. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor penghambat rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat di Kota Kupang. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah perwakilan dari 15 Perguruan yang ada di Kota Kupang. Setiap perguruan di wakili dua orang yang terdiri dari satu orang Pelatih dan Ketua Umum Pengurus Perguruan Provinsi yang ada di Kota Kupang, dengan demikian jumlah total populasi berjumlah 30 orangdenganteknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan angket (kuesioner), observasi, dan dokumentasi. Dokumentasi digunakan untuk melengkapi data dalam angket penelitian yang danalisis denganteknik analisis statistik deskriptif.. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan data yang diperoleh bahwa secara keseluruhan faktor endogen yang mempengaruhi rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat se- Kota Kupang, yaitu: berada dalam kategori “Sedang” sebesar 37% (11 orang) dari 30 orang yang menjadi sampel penelitian. Sedangkan secara keseluruhan faktor eksogen yang mempengaruhi rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat di Kota Kupang, yaitu: berada dalam kategori “Sedang” sebesar 37% (11 orang) dari 30 orang yang menjadi sampel penelitian. Simpulan: Faktor endogen dan faktor eksogen yang mempengaruhi rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat di Kota Kupangsama-sama berada pada kategori “Sedang”. Kata kunci:Pembinaan, Atlet usia dini, Perguruan-perguruan Pencak Silat.

MANEJEMEN TURNAMEN BOLA VOLI PERMATA CUP KE-IX DI KECAMATAN ALOR TIMUR LAUT KABUPATEN ALOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRACT MANAGEMENT OF THE PERMATA CUP VOLLEYBALL TOURNAMENT IN THE NORTHEAST ALOR DISTRICT, ALOR REGENERATION Semuel Maifa1*, David Loba2, Pnato W. Masi3 1,2,3Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: There are a number of developments in the sports world that are currently accelerating pretty quickly, one of which is the development of a teamwork sport. Coaching and training in sports are part of initiatives to raise the standard of human resources. In Indonesia, coaching is focused on developing a person's character and personality, as well as their physical, mental, and spiritual well-being, in order to boost accomplishments that can inspire a sense of national pride. Aim of Study: This study's objective was to learn more about the management style employed at the PERMATA Cup Volleyball Tournament in 2022. Research Methods: With a descriptive research design, this study employs a qualitative methodology. In this study, observation, interviews, and documentation were used as data collection methods. Findings and Discussion: The outcomes demonstrated that the organization of the PERMATA Cup Volleyball Tournament in 2022 was proceeding successfully and that each member had fulfilled their assigned responsibilities. Conclusion: The 2022 PERMATA Cup Volleyball Tournament's organizing committee has done a good job of carrying out its duties. because the organizing committee for the tournament performed the four management tasks of planning, organizing, implementing, and supervising. Key words: PERMATA Cup Volleyball Tournament Management in 2022

MODEL PEMBELAJARAN BOLA VOLI DENGAN MENGGUNAKAN METODE TEAM GAMES TOURNAMENT BAGI SISWA KELAS 5 SD NEGERI HAUSUSU KABUPATEN TTS

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK MODEL PEMBELAJARAN BOLA VOLI DENGAN MENGGUNAKAN METODE TEAM GAMES TOURNAMENT BAGI SISWA KELAS V SD N HAUSUSU . 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, sudah adanya pembelajaran bola voli menggunakan metode TGT tetapi belum diterapkan di SD N Haususu, terhadap kegiatan yang diadakan di sekolah dan juga para siswa SD NEGERI HAUSUSU masih kurang pembelajaran Bola Voli mengunakan metode TGT oleh karna itu guru berperan dalam membimbing siswa meningkatkan hasil belajar siswa dalam pendekatan bola menggunakan metode TGT dan juga memberikan motivasi belajar, Masih banyak siswa yang belum memahami materi Bola Voli di SD Negeri Haususu, belum maksimal hasil belajar tolak peluru di SD Negeri Haususu. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli dengan pendekatan taktis pada siswa kelas V SD Negeri Haususu. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) karena dalam penelitian ini merupakan pada upaya pemecahan masalah ataupun perbaikan yang di rancang menggunakan penelitian tindakan kelas yang bersifat lefleftif dan kolaboratif. Hasil dan pembahasan: Hasil dalam penelitian ini mempunyai dua siklus dan presentase hasil ketrampilan passing bawah siklus 1 60% dan 2 86%, analisis permasalahan siklus 1 dan 2 dan solusi pemecahannya dari dua siklus mempunyai perbedaan siklus 1 siswa masih dalam proses meyempurnakan hasil keterampilan passing bawah sehingga masih banyak siswa yang pempunyai kategori . Cukub baik. Pada siklus II siswa sudah bagus dalam meningkatkan hasil ketrampilan passing bawah sehingga mendapatkan kategori baik dan berhasil. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan seperti yang diuraikan pada bab sebelumnya, diketahui persentase siswa SD Negeri Haususu yang tuntas (NA tes Teknik dasar passing bawah) pada siklus 1 hanya 60%. Namun, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 86% pada siklus 2. Hal tersebut menjelaskan bahwa persentase siswa SD Negeri Haususu yang tuntas semakin baik setelah siswa di beri tindakan berupa pembelajaran Teknik dasar passing bawah melalui pendekatan taktis. Kata kunci: Model pembelajaran bola voli dengan menggunakan metode team games tournament bagi siswa kelas v SD N Haususu.

penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek Pada Siswa

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

THE APPLICATION OF COOPERATIVE LEARNING MODELS TO IMPROVE LEARNING OUTCOMES OF STUDENTS IN SHORT DISTANCE RUNNING Firmnadro Roland Medici Salju 1 Dr. Anderias J. F. Lumba 2 , Alventur Baun 3 1,2,3 Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Background: The research is motivated by the researcher's interest in short distance running for learning outcomes students at SMA Negeri 7 Kupang where students have not been able to learn the basic techniques of short distance runningfor the satisfactory student learning outcomes. Research objective: To improve student learning outcomes class by using cooperative learning to improve learning outcomes of students in short distance running of class X Social Sciences at SMA Negeri 7 Kupang. Research method: The research approach used class action by a research that giving action on the subjects studied to class X IPS students at SMA Negeri 7 Kupang and the teacher action as an observer. This research will be followed up to the class (PTK) as an effort to improve athletic learning on the topic of short distance runninglearning/lessons by using quantitative methods. Result and discussion: To find out student learning outcomes and discussion of athletics short distance running in the learning process activities taking place at SMA Negeri 7 Kupang, in following the author will describe the results of the research through observation results and results of learning value data inside the classroom and outside the classroom during the KBM lesson process . Conclusion: Based on the results of the research and discussion as described in the previous chapter, it is known that the achievement of the students of SMA Negeri 7 Kupang who completed the sprint test in the first cycle was only 30%. However, the students' mastery learning achievement increased to 100% in cycle 2. This explains that the learning achievement of the students of SMA Negeri 7 Kupang who completed it was getting better after the students were given action in the form of learning for the basic techniques sprint using cooperative learning model toimprove the learning outcomesof students in short distance running.

Analisis yuridis putusan hakim dalam sengketa tanah hak guna bangunan

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi penulis adalah : ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM DALAM SENGKETA TANAH HAK GUNA BANGUNAN. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : 1).Faktor-faktor apakah yang menyebabkan terjadinya sengketa Hak Guna Bangunan?; 2).Mengapa terjadi perbedaan putusan antara Pengadilan Negeri, Putusan Tinggi dan Mahkamah Agung dalam Sengketa Hak Guna Bangunan?. Tujuan penulisan yaitu: untuk mengetahui Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya sengketa Hak Guna Bangunan, untuk mengetahui perbedaan putusan antara Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung dalam sengketa Hak Guna Bangunan. Jenis penelitian hukum yang digunakan pengadilan adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian ini bersifat deskriptif. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas yakni faktor penyebab dan perbedaan putusan Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung dalam Sengketa Hak Guna Bangunan, dan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap Sengketa Tanah Hak Guna Bangunan. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya sengketa tanah Hak Guna Bangunan yaitu adanya klaim-klaim yang bertentangan terhadap kepemilikan hak atas tanah yang telah diletakan Hak Guna Bangunan, sedangkan Perbedaan putusan antara Pengadilan Negeri, Putusan Tinggi dan Mahkamah Agung dalam sengketa Tanah Hak Guna Bangunan yaitu : 1).Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menilai bahwa bukti-bukti yang diajukan penggugat adalah sah dan berkekuatan hukum, sedangkan sebaliknya para tergugat tidak dapat membantah kebenaran bukti-bukti penggugat tersebut dan juga para Tergugat terbukti melakukan perbuatan melawan hokum yang menimbulkan kerugian bagi Pengugat. 2).Pengadilan Tinggi memutuskan bahwa banding para tergugat dikabulkan karena alat bukti yang diajukan oleh penggugat/terbanding dinyatakan cacat hukum dan tidak memiliki kekuatan pembuktian. Dan dengan demikian Para Tergugat tidak terbukti melakukan Perbuatan Melawan Hukum 3). Mahkamah Agung membatalkan putusan Pengadilan Tinggi dan menguatkan putusan Pengadilian Negeri karena pertimbangan Pengadilan Tinggi tersebut keliru dan salah serta melampaui batas wewenangnya dan tidak diambil berdasarkan pertimbangan yang cukup Untuk itu saran dari penulis yaitu: 1).Bagi pemilik sertifikat Hak Guna Bangunan sebelum melakukan pendaftaran tanah Hak Guna Bangunan harus melakukan pengecekan status Hak Milik atas tanah tersebut sehingga tidak terjadi klaim-klaim yang menyebabkan terjadinya sengketa tanah. 2). Perbedaan putusan yang terjadi pada putusan-putusan hakim diakibatkan adanya kekhilafan hakim dalam menerapakan hukum. Untuk itulah hakim seharusnya dalam menjatuhkan putusan berdasarkan pertimbangan yang cukup sehingga tidak terjadi kekhilafan hakim.. Kata Kunci : Pertimbangan Hakim, Putusan Hakim, Hak Guna Bangunan.

DESKRIPSI TENTANG PENYEBAB TERJADINYA TINDAK PIDANA PEMBAJAKAN DI LAUT

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rumusan Masalah faktor apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pembajakan dilaut?bagaimana bentuk pelaku melakukan tindak pidana pembajakkan di laut.?,Bagaimana akibat hukum terhadap pelaku dan barang bukti tindak pidana pembajakan laut.? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah Untuk mengetahui faktor apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pembajakan di laut. Untuk mengetahui bagaimana bentuk pelaku melakukan tindak pidana pembajakan di laut. Untuk mengetahui akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana pembajakan laut. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian normatif yaitu penelitian ini terdiri dari penelitian terhadap asas-asas hukum, penelitian terhadap sistematika hukum dan penelitian terhadap taraf sinkronisasi hukum dan Sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmia. Variabel penelitian yang penulis gunakan adalah variabel bebas yaitu faktor yang menjadi pokok permasalahan yaitu, Penyebab terjadinya tindak pidana pembajakan dilaut dan variabel terikat yaitu variabel yang tergantung dari putusan pengadilan tentang tindak pidana pembajakan dilaut. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari pertimbangan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar, bahan hukum sekunder yaitu memberikan penjelasan mengenai bahan hukum primer seperti rancangan undang-undang, hasil penelitian, dan hasil karya dari kalangan hukum, dan bahan hukum tersier yaitu bahan hukum yang memberikan petunjuk atau penjelasan bermakna terhadap terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder seperti kamus hukum, ensiklopedia,Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu 1.Faktor yang menyebabkan pelaku pembajakan kapal, yaitu a.faktor lingkungan b. faktor ekonomi, 2. Bentuk tindak pidana yang dilakukan, a. Turut serta melakukan kekerasan terhadap kapal lain atau kekerasan barang atau orang didalamnya, b. Dengan ongkos sendiri atau ongkos orang lain memperlengkapi kapal (perahu)” c. Orang yang melakukan atau yang menyuruh melakukan atau yang turut serta melakukan tindak pidana pembajakan dilaut, d. Melakukan perbuatan kekerasan terhadap kapal lain atau terhadap orang atau barang diatasnya. e. Dengan sengaja memberi kesempatan, atau sarana untuk melakukan kejahatan. 3. Akibat hukum yang diberikan terahadap pelaku pembajakan di Laut yaitu a. terdakwa ditahan, b. terdakwa dipenjara, c. terdakwa dibebani biaya perkara, d. terdakwa menetapkan barang bukti. Saran Untuk jaksa penuntut umum diharapkan dalam membuat dakwaan harus teliti dan cermat dalam menjelaskan subtansi pasal dakwaan. dan Untuk hakim diharapakan harus menilai dengan teliti bukti-bukti yang tidak diajukan dan fakta untuk dipertimbangkan dalam menjatuhkan putusan

DESKRIPSI TENTANG PENJATUHAN PUTUSAN PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERJUDIAN TOGEL ONLINE

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi ini adalah “Deskripsi Tentang Penjatuhan Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perjudian Togel Online”.Berdasakan judul tersebut maka yang menjadi masalah pokok dalam penelitian ini adalah: Faktor apa yang menyebabkan terdakwa melakukan tindak pidana perjudian togel online? Bagaimana bentuk dan cara terdakwa melakukan tindak pidana perjudian togel online?, Bagaimana akibat hukum dari tindak pidana perjudian togel online terhadap pelaku dan barang bukti? Penelitian ini bersifat deskriptif, jenis penelitian ini masuk dalam kategori penelitian hukum normatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder.variabel bebas dalam penelitian ini adalah penyebab, bentuk, dan akibat hukum terhadap peleku tindak pidana perjudian togel online, variabel terikt dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap tindak pidana perjudian togel online. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan dimana penulis menemukan beberapa alasan sesuai dengan permasalahan penulis yakni Bagaimana Dasar Pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri dalam Memutus Perkara Tindak Pidana Perjudian Togel Online sebagai berikut:1. Faktor penyebab terdakwa melakukan perjudian togel online adalah: a. Mudahnya pemain mendapatkan uang tanpa harus bekerja keras. b. Mudahnya bandar mengakses situs judi togel online. 2. Bentuk dan cara terdakwa melakukan perjudian togel online adalah: a. Terdakwa sebagai pemain menggunakan HP pribadi untuk membuat akun judi online. b. Terdakwa sebagai Bandar menghubungi teman - temanya untuk memasang angka togel. 3. Akibat hukum terhadap pelaku dan barang bukti adalah: a. Pelaku sebagai pemain dijatuhi pidana selama 3 bulan penjara. b. Pelaku sebagai bandar dijatuhi pidana selama 7 bulan penjara serta barang bukti yang diajukan dalam persidangan dimusnahkan dan ada juga yang disita untuk Negara.

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP BENTUK-BENTUK TINDAK PIDANA PERJUDIAN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul tulisan ini adalah “Tinjauan Yuridis Terhadap Bentuk-bentuk Tindak Pidana Perjudian”. Rumusan Masalah a. Bagaimana bentuk – bentuk perjudian yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana perjudian? b. Bagaimana motif yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana perjudian?. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk perjudian dan motif melakukan tindak pidana perjudian. Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah penelitian normatif dan bersifat deskriptif yang berusaha untuk mendeskripsikan atau menguraikan masalah aktual terkait dengan Tindak Pidana Perjudian. Dalam penelitian ini menempatkan dua variabel penelitian yaitu: Variabel Bebas( Independent Variabel) adalah Variabel yang menyebabkan atau mempengaruhi faktor yang menjadi pokok permasalahan.yang ingin diteliti dari penelitian diatas adalah bentuk-bentuk terjadinya tindak piadana perjudian; dan Variabel Terikat (Dependent Variabel) adalah Variabel yang tergantung dari varibel bebas.Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan Pengadilan tentang Tindak Pidana perjudian. Berdasarkan hasil penelitian maka penulis menemukan bentuk-bentuk tindak pidana perjudian yaitu: kupon putih, kuru-kuru, bola guling. sedangkan motifnya adalah, untuk mencari keuntungan, memberi kesempatan berjudi sebagai mata pencahariannya. Saran: Berdasarkan kesimpulan diatas penulis dapat memberikan saran – saran sebagai berikut: 1. Kepada para penegak hukum diharapkan lebih progresif dalam memberantas tindak pidana perjudian agar dapat menekan angka kriminalitas yakni tindak pidana perjudian 2. Agar tidak menjadikan judi sebagai mata pencaharian dikarenakan bermain judi menyebabkan terjadinya kekerasan dalam rumah tangga Kata Kunci: Tinjauan Yuridis, Tindak Pidana Perjudian