Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

2.079 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 612025: 372024: 162023: 3122022: 4662021: 6902020: 872018: 482017: 12016: 42011: 11018: 1

KADERISASI PRESBITER Suatu Tinjauan Teologis Terhadap Kaderisasi Presbiter di Jemaat Talitakumi Pasir Panjang

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul “Kaderisasi Presbiter: Suatu Tinjauan Teologis Terhadap Kaderisasi Presbiter di Jemaat GMIT Talitakumi Pasir Panjang”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lemahnya proses regenerasi kepemimpinan dalam jemaat GMIT Talitakumi Pasir Panjang, ditandai oleh dominasi tokoh-tokoh lama dan minimnya keterlibatan generasi muda. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi konsep dan realitas kaderisasi presbiter di jemaat, menganalisis kendala-kendala pelaksanaannya, serta merumuskan refleksi teologis sebagai kontribusi terhadap pembaruan pelayanan gereja. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan belum adanya sistem kaderisasi yang terencana, ketiadaan program pembinaan berkelanjutan, serta lemahnya kesadaran akan pentingnya regenerasi kepemimpinan. Refleksi teologis berdasarkan Titus 1:5-9, doktrin imamat am orang percaya, dan prinsip presbiterial-sinodal dalam tradisi Reformed menegaskan bahwa kaderisasi adalah panggilan iman, bukan sekadar kebutuhan struktural. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model pemuridan kontekstual sebagai pendekatan efektif dalam membentuk presbiter yang setia, kontekstual, dan berintegritas.

PENGHARAPAN DI TENGAH KESESAKAN "Suatu Tinjauan Teologis Terhadap Pemikiran Albert Nolan dan Penerapannya Bagi Pelayanan GMIT"

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini mengkaji pemikiran teologis Albert Nolan tentang pengharapan dalam konteks penderitaan struktural, serta merefleksikan relevansinya bagi pelayanan Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT). Albert Nolan adalah seorang teolog Dominikan asal Afrika Selatan yang teologinya berkembang dalam situasi penindasan apartheid. Dalam karya-karyanya, terutama Hope in an Age of Despair, Nolan menekankan bahwa pengharapan Kristen bukanlah optimisme kosong, melainkan tindakan konkret yang lahir dari iman kepada Allah yang berpihak kepada kaum tertindas. Teologi pengharapannya berakar pada pengalaman Yesus dan bertumpu pada keadilan sosial. Skripsi ini menggunakan metode kualitatif kepustakaan dan pendekatan deskriptif-analitis untuk menggali pemikiran Nolan secara kontekstual dan menerapkannya dalam realitas kemiskinan di NTT yang merupakan wilayah pelayanan GMIT. Dalam refleksi teologis, ditemukan bahwa gereja dipanggil untuk menjadi pelaku harapan dengan bertindak dalam solidaritas terhadap kaum miskin, memperjuangkan keadilan struktural, serta mengembangkan spiritualitas pembebasan. Skripsi ini menyimpulkan bahwa pemikiran Nolan sangat relevan bagi GMIT dalam menjawab tantangan kemiskinan dan membangun pelayanan yang transformatif.

RITUS POU HARI “Suatu Tinjauan Teologi Kontekstual Terhadap Relasi Manusia dan Laut Berdasarkan Ritus Pou Hari dan Implikasinya bagi Pelayanan di Jemaat Imanuel Folbo, Klasis Alor Barat Laut”

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji Ritus Pou Hari sebagai warisan budaya religius masyarakat pesisir Jemaat GMIT Imanuel Folbo, Klasis Alor Barat Laut. Ritus ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada penguasa laut yang diyakini sebagai leluhur, dan diwariskan turun-temurun sebagai bagian identitas budaya. Permasalahan teologis muncul karena praktik ini mengandung unsur pemujaan yang berpotensi bertentangan dengan kemurnian pengakuan iman Kristen kepada Kristus sebagai satu-satunya Tuhan. Kerangka teori yang digunakan adalah tipologi Kristus Melawan Kebudayaan dari H. Richard Niebuhr, yang menegaskan sikap tegas terhadap praktik budaya yang tidak sejalan dengan Injil, serta pendekatan teologi kontekstual untuk menafsirkan dan mengarahkan nilai positif budaya lokal agar selaras dengan iman Kristen. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Informan penelitian terdiri dari pemimpin ritus, peserta ritus, majelis jemaat, dan pendeta setempat. Data dianalisis untuk mengidentifikasi makna, fungsi, serta implikasi teologis ritus bagi kehidupan jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ritus Pou Hari memiliki makna religius, sosial, dan ekologis yang penting bagi masyarakat pesisir. Namun, unsur pemujaan kepada penguasa laut menimbulkan risiko sinkretisme. Gereja dipandang perlu mengembangkan pembinaan iman yang kontekstual, mengalihkan nilai positif ritus ke dalam bentuk ibadah syukur atau doa bersama yang berpusat pada Kristus, serta menciptakan liturgi kontekstual yang menjaga kemurnian iman. Refleksi teologi menegaskan panggilan gereja untuk menghargai konteks budaya sekaligus setia pada Injil, menjadi komunitas profetis yang membimbing jemaat menghormati laut sebagai ciptaan Allah tanpa terjebak dalam praktik yang bertentangan dengan iman Kristen.

GEREJA DAN PERSEKUTUAN JEMAAT “Suatu Tinjauan Pastoral Terhadap Peran Gereja Laharoi Danalon dalam Menyikapi Persoalan Perpindahan Jemaat dan Implikasinya bagi Persekutuan Mata Jemaat Laharoi Danalon Klasis Rote Timur ”

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul GEREJA DAN PERSEKUTUAN JEMAAT “Suatu Tinjauan Pastoral terhadap Peran Gereja Laharoi Danalon Menyikapi Persoalan Perpindahan Jemaat dan Implikasinya bagi Persekutuan Mata Jemaat Laharoi Danalon Klasis Rote Timur.” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persoalan perpindahan jemaat yang tidak hanya berdampak pada penurunan keanggotaan, tetapi juga merusak keutuhan persekutuan dan menunjukkan lemahnya peran pastoral gereja. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau peran gereja dalam menyikapi persoalan perpindahan jemaat serta implikasinya bagi kehidupan persekutuan jemaat. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dianalisis menggunakan pendekatan teologi pastoral dari Howard Clinebell yang menekankan lima fungsi pelayanan pastoral: menyembuhkan, menopang, membimbing, memulihkan, dan memelihara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpindahan jemaat di Mata Jemaat Laharoi Danalon disebabkan oleh konflik antara jemaat dan majelis yang tidak ditangani secara pastoral. Gereja tidak hadir secara aktif dalam proses mediasi maupun pemulihan, sehingga relasi jemaat menjadi retak dan persekutuan terganggu. Fungsi-fungsi pastoral belum dijalankan secara maksimal, baik oleh pendeta maupun majelis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya gereja membangun pelayanan pastoral yang kontekstual dan transformatif. Gereja harus hadir sebagai komunitas yang merangkul dan menyembuhkan, serta aktif menjaga keutuhan tubuh Kristus di tengah konflik dan perubahan zaman.

TEBE “ Suatu Tinjauan Teologi Kontekstuak Terhadap Tarian Tebe dan Maknanya Bagu Persekutuan Jemaat GMIT Imanuel Maktihan, KLasis Malaka”

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengangkat tarian Tebe sebagai objek kajian teologi kontekstual dalam kehidupan bergereja Jemaat GMIT Imanuel Maktihan, Klasis Malaka. Di tengah arus modernisasi dan meningkatnya sikap individualisme dalam kehidupan jemaat, tarian Tebe hadir sebagai media budaya lokal yang memiliki daya integratif, memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan persekutuan dalam komunitas Kristen. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif, penelitian ini menggali makna spiritual dan sosial dari tarian Tebe melalui observasi, wawancara, serta studi pustaka dan dokumentasi. Teori teologi kontekstual Stephen B. Bevans menjadi landasan utama dalam menafsirkan hubungan antara budaya lokal dan ekspresi iman Kristen dalam liturgi dan kehidupan bergereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarian Tebe tidak hanya merupakan warisan budaya masyarakat Tetun di Malaka, tetapi juga telah diadopsi secara kreatif dalam berbagai bentuk ibadah dan perayaan gerejawi di GMIT Imanuel Maktihan. Gerakan ritmis dan pantun dalam Tebe yang dilakukan dalam formasi lingkaran mencerminkan makna kolektif, solidaritas, serta penghormatan terhadap sejarah dan spiritualitas lokal. Melalui penerapan Tebe dalam kehidupan liturgis, gereja berhasil menjembatani kesenjangan antara ekspresi iman dan konteks budaya masyarakatnya.Tarian Tebe dipahami sebagai respons iman yang kontekstual terhadap krisis persekutuan akibat meningkatnya individualisme dalam jemaat. Dalam praktiknya, Tebe menjadi sarana profetik yang mengembalikan kesadaran umat akan pentingnya relasi sosial yang saling menopang. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa budaya lokal seperti Tebe dapat menjadi wahana penyalur pesan teologis yang transformatif, membentuk spiritualitas yang membumi dan relevan dalam konteks kehidupan bergereja di tengah masyarakat yang terus berubah.

PERSEKUTUAN DOA YANG BERDIAKONIA "Tinjauan Pembangunan Jemaat Terhadap Pelayanan Diakonia Oleh Persekutuan Doa Efraim Soe Dan Implikasinya Di Jemaat GMIT Efata Soe"

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi berjudul ―Persekutuan Doa Yang Berdiakonia: Tinjauan Pembangunan Jemaat Terhadap Pelayanan Diakonia Oleh Persekutuan Doa Efraim Soe Dan Implikasinya Di Jemaat GMIT Efata Soe‖. Masalah yang digumuli dalam penelitian ini tentang Persekutuan Doa Efraim di Jemaat GMIT Efata Soe yang melakukan pelayanan diakonia, namun pelayanan ini lebih fokus pada aktivitas karitatif, bersifat spontan dan tanpa perencanaan yang matang, hanya mampu memenuhi kebutuhan sesaat, sehingga banyak aspek penting dalam pelayanan diakonia yang belum terjangkau. Tujuan dari penelitian ini yakni penulis hendak mengetahui peran dan dampak pelayanan diakonia oleh Persekutuan Doa Efraim. Penelitian di Persekutuan Doa Efraim Soe menggunakan metode penelitian kualitatif dan dokumentasi dengan teknik observasi partisipatif, wawancara dan dokumentasi. Metode pengambilan sampel, penulis menggunakan teknik purposive sampling dan metode penulisannya yakni deskriptif, analisis dan reflektif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelayanan hanya memfokuskan perhatian pada bantuan barang habis pakai dan tidak menyentuh akar masalah dan juga harapan terhadap bantuan yang holistik. Hal ini disebabkan oleh pelayanan yang bersifat spontan dan tanpa perencanaan yang matang. Pelayanan diakonia yang benar adalah pelayanan yang berdasarkan pada kasih Allah, diakonia perlu dimaknai sebagai pelayanan yang holistik dan mewujudkan pembangunan jemaat sebagai tujuan pelayanan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi ilmu pengetahuan teologi terkait makna diakonia sebagai wujud pembangunan jemaat serta memberi sumbagsih praktis kepada gereja (anggota persekutuan doa) dan masyarakat tentang pentingnya peran dan dampak diakonia bagi kehidupan masa kini.

TRADISI OPAT Suatu Tinjauan Teologi Kontekstual terhadap Pelaksanaan Tradisi Opat Di Masyarakat Neonmat dan Implikasinya bagi Pelayanan di Jemaat GMIT Elim Neonmat, Klasis Mollo Timur”

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tradisi denda adat (opat) merupakan salah satu mekanisme budaya yang penting dalam kehidupan masyarakat Neonmat, khususnya dalam menyelesaikan konflik sosial dan memulihkan hubungan antar individu. Denda adat dipandang sebagai sarana untuk menegakkan keadilan, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta mengembalikan keharmonisan hidup bersama. Namun, dalam pelaksanaannya, denda adat sering kali mengandung unsur pengampunan bersyarat—di mana perdamaian dan pengampunan hanya diberikan setelah pembayaran denda material dipenuhi. Hal ini menimbulkan ketegangan teologis dengan ajaran Injil, yang mengajarkan bahwa pengampunan adalah anugerah Allah yang diberikan secara cuma-cuma kepada mereka yang bertobat.Penelitian ini menggunakan pendekatan teologi kontekstual dengan menggunakan tipologi "Kristus sebagai Pembaharu Kebudayaan" dari H. Richard Niebuhr untuk merefleksikan praktik opat secara kritis dalam terang Injil. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melalui wawancara mendalam dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun nilai-nilai luhur seperti rekonsiliasi, pertobatan, dan tanggung jawab terkandung dalam tradisi opat, praktik pengampunan bersyarat melalui denda dapat mereduksi makna kasih dan pengampunan Injil. Implikasi dari penelitian ini bagi pelayanan Jemaat GMIT Elim Neonmat adalah perlunya pembaruan pelayanan pastoral yang mampu menjembatani antara penghargaan terhadap budaya lokal dan kesetiaan pada nilai-nilai Injil. Gereja dipanggil untuk hadir sebagai agen pembaharu budaya, bukan hanya menerima adat apa adanya, tetapi memurnikannya agar selaras dengan kasih dan anugerah Kristus. Gereja juga perlu membangun pendidikan iman yang kontekstual, pelayanan sakramental yang bebas dari unsur transaksional, serta memperkuat peran profetis dalam menghadirkan keadilan dan pengampunan sejati.

SPIRITUALITAS PARA JANDA Suatu Tinjauan Teologi Pastoral Terhadap Spiritualitas Para Janda di GMIT Ora Et Labora Oesapa Klasis Kota Kupang Timur

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Spiritualitas Para Janda: Tinjauan Teologi Pastoral Terhadap Spiritualitas Para Janda di GMIT Ora Et Labora Oesapa Klasis Kota Kupang Timur.” Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengungkap realitas kehidupan para janda dalam konteks kehidupan bergereja, khususnya berkaitan dengan pemahaman dan praktik spiritualitas mereka dalam menghadapi tantangan hidup setelah kehilangan suami. Latar belakang penelitian ini berpijak pada kenyataan bahwa wafatnya suami memberikan dampak besar bagi istri yang ditinggalkan, baik secara psikologis, sosial, ekonomi, maupun spiritual, terutama dalam masyarakat yang masih kuat menganut budaya patriarki seperti di Kota Kupang. Dalam kondisi tersebut, spiritualitas dipandang sebagai kekuatan utama yang menopang keteguhan iman dan mental para janda untuk terus melanjutkan hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi. Berdasarkan temuan penelitian, mayoritas janda di GMIT Ora Et Labora Oesapa memiliki pemahaman yang masih terbatas mengenai makna spiritualitas. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti latar belakang pendidikan, pengalaman iman, prioritas hidup, serta minimnya keterlibatan mereka dalam aktivitas pelayanan gereja. Rendahnya pemahaman dan penghayatan akan spiritualitas ini berdampak langsung pada keterlibatan mereka yang minim dalam kegiatan gerejawi, serta berakibat memudarnya nilai-nilai kekristenan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi gereja dalam merancang pelayanan pastoral yang lebih relevan, guna memperkuat dan memberdayakan para janda agar mampu bangkit, mandiri, dan menjalani kehidupan yang berlandaskan spiritualitas Kristen secara utuh.

MISI GEREJA BAGI KAUM LANJUT USIA “Suatu Tinjauan Misiologi Dengan Pendekatan Model Komunikasi Menurut Theo Sundermeier Terhadap Pelayanan Gereja Bagi Kaum Lanjut Usia (60 Tahun Ke Atas) Di Jemaat GMIT Getsemani Tarus Timur “

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Lansia merupakan kelompok usia yang semakin bertumbuh secara jumlah dalam masyarakat dan jemaat gereja masa kini. Namun, tidak jarang mereka terpinggirkan dalam program pelayanan gereja karena dianggap kurang produktif atau tidak lagi relevan dengan perkembangan zaman. Dalam konteks ini, gereja dipanggil untuk merefleksikan kembali misi dan panggilannya terhadap kelompok usia ini, bukan hanya sebagai bentuk pelayanan sosial, tetapi sebagai bagian dari partisipasi mereka dalam kehidupan iman dan komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana misi gereja bagi lansia dapat dilaksanakan secara kontekstual melalui pendekatan model komunikasi misi menurut Theo Sundermeier. Theo Sundermeier, seorang teolog dan missiolog asal Jerman, menawarkan pendekatan komunikasi misioner yang menekankan pada aspek dialog, relasionalitas, kehadiran bersama, dan saling memahami sebagai landasan dalam menjalin hubungan dengan konteks dan budaya setempat. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan wawancara mendalam terhadap pelayan gereja dan lansia di jemaat GMIT Getsemani Tarus Timur, penelitian ini menemukan bahwa adanya masalah pemenuhan kebutuhan ekonomi, kondisi kesehatan lansia yang membutuhkan perhatian, keadaan lingkungan dan sosial budaya, kondisi psikologis lansia dan penetapan program pelayanan serta anggaran pendapatan dan belanja yang seimbang, adalah realitas pelayanan bagi lansia yang memerlukan penangan serius. Dari fakta ini penulis melihat, model komunikasi Sundermeier sangat relevan untuk diterapkan dalam pelayanan kepada lansia. Pendekatan ini mendorong gereja untuk tidak hanya "berbicara kepada" lansia, tetapi "berdialog dengan" mereka, menghargai pengalaman hidup, spiritualitas, dan kebijaksanaan yang mereka miliki. Lansia tidak lagi diposisikan sebagai objek pelayanan semata, melainkan sebagai subjek iman yang memiliki kontribusi aktif dalam kehidupan bergereja. Oleh karena itu, misi gereja bagi lansia perlu dirancang secara partisipatif, kontekstual, dan berlandaskan pada komunikasi yang empatik dan inklusif. Dengan demikian, gereja dapat benar-benar menjadi ruang yang merangkul, memperhatikan, dan memberdayakan lansia sebagai bagian dari umat Allah yang utuh dan bermakna.

ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA FRUITGHURT DARI KULIT DAN DAGING BUAH PISANG MAS (Musa acuminata) ASAL DESA LAKEKUN BARAT KABUPATEN MALAKA

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA FRUITGHURT DARI KULIT DAN DAGING BUAH PISANG MAS (Musa acuminata) ASAL DESA LAKEKUN BARAT KABUPATEN MALAKA Tajo,M.L)* Ledo,S.E.M)** Nge,T.S)*** Perkembangan teknologi dibidang pangan yang semakin meningkat dari waktu ke waktu, dan kesadaran akan pentingnya makanan dan minuman sehat yang baik bagi tubuh menyebabkan adanya pembuatan minuman bernutrisi yang mengandung beberapa bakteri asam laktat, salah satu produk yang dihasilkan yaitu fruitghurt. Pisang merupakan tanaman yang dapat dijumpai dibeberapa negara terutama di Indonesia. Buah pisang rentan terhadap kerusakan mekanis dan daya simpan rendah. sehingga perlu diolah menjadi fruitghurt. Daging buah pisang dan kulitnya, memiliki kandungan serat pangan, pati, vitamin, mineral dan antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan gizi, kadar asam laktat, pH, fruitghurt dari kulit dan daging buah pisang mas. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 perlakuan sebanyak 3 kali ulangan dengan variasi konsentrasi daging buah pisang mas dan kulit pisang mas pada (PO) 0%, (P1) 10%, (P2) 20%, (P3) 30%. Terdapat 3 tahapan kulit dan daging buah pisang mas dalam penelitian ini yaitu uji proksimat dilakukan untuk mengetahui kandungan gizi berupa kadar protein, kadar lemak, kadar karbohidrat. Protein berkisar 3,16% - 4,93%, lemak 0,85% - 1,05%, dan karbohidrat 33,84% - 38,69%. Uji kadar asam laktat fruitghurt 0,35% - 0,41%, dan uji pH fruitghurt 3,33% - 3,8%. Disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan variasi waktu fermentasi terhadap daya simpan fruitghurt pisang mas dan dapat menggunakan pewarna alami lainnya sehingga dapat dihasilkan fruitghurt yang lebih berkualitas.

PEMUDA DAN PRAKTIK FLEXING “Suatu Tinjauan Pembinaan Warga Gereja Terhadap Keteladanan Pemuda GMIT Batu Karang Kupang Dalam Menyikapi Praktik Flexing di Era Digital”

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Praktik flexing atau pamer gaya hidup mewah di media sosial telah menjadi tren dan bagian dari budaya populer yang memengaruhi cara berpikir dan bertindak generasi muda, termasuk pemuda GMIT Batu Karang Kupang. Dalam konteks pemuda GMIT Batu karang Kupang, praktik ini tidak hanya muncul sebagai bentuk ekspresi diri, tetapi juga sebagai strategi untuk mencari pengakuan, validasi sosial, dan membangun citra diri di media sosial dan secara langsung. Praktik ini berdampak negatif terhadap relasi antar sesama, persekutuan, dan pertumbuhan iman pemuda. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana keteladanan pemuda GMIT dalam menyikapi praktik flexing serta bagaimana pembinaan warga gereja (PWG) dapat menjadi sarana yang efektif dalam membentuk karakter dan spiritualitas pemuda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan kuesioner kepada 23 responden yang terdiri dari pendeta, pengurus pemuda, dan anggota pemuda di Jemaat GMIT Batu Karang Kupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pemuda terlibat dalam praktik flexing untuk mendapatkan pengakuan, yang memicu perpecahan dan persaingan tidak sehat dalam persekutuan. Hal ini menunjukkan bahwa gereja belum optimal dalam memberikan pembinaan yang relevan dan kontekstual terhadap tantangan digital yang dihadapi pemuda. Mengacu pada teori PWG menurut Ruth Selan, pembinaan gereja harus bersifat kontekstual, transformatif dan holistik, menyentuh seluruh aspek kehidupan pemuda serta peran dalam gereja dan Masyarakat. Refleksi teologis dalam skripsi ini menekankan bahwa pemuda dipanggil menjadi teladan dalam kesederhanaan dan pelayanan, sebagaimana yang dicontohkan oleh tokok-tokoh muda seperti Yusuf, Daniel, Daud, Yeremia, Timotius, terutama Yesus Kristus dalam kehidupan dan pelayanan-Nya. Oleh karena itu, PWG memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan iman pemuda agar mampu menghadapi godaan digital secara bertanggung jawab. Gereja perlu meningkatkan kualitas pembinaan berbasis nilai-nilai Alkitabiah dan mendampingi pemuda dengan pendekatan kontekstual yang membumi, agar mereka menjadi teladan dalam kesederhanaan dan pelayanan.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA KEHADIRAN JEMAAT DALAM IBADAH MINGGU DI JEMAAT IMANUEL ONANBALU KLASIS SEMAU

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Skripsi bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab rendahnya kehadiran jemaat dalam mengikuti ibadah minggu di jemaat Imanuel Onanbalu. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah Faktor apa saja yang menyebabkan rendahnya kehadiran jemaat dalam ibadah minggu pagi di jemaat Imanuel Onanbalu?. Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode deskriptis teks dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Jemaat Imanuel Onanbalu Klasis Semau dengan jumlah sampel 12 informan. Teknik pengumpulan data dengan pedoman wawancara. Teknik analisis data dengan Reduksi Data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa faktor penyebab tingkat kehadiran jemaat sangat bervariasi dan tingkat kehadiran juga dipengaruhi oleh persiapan khotbah, liturgi, jam ibadah, jemaat lanjut usia dan sakit serta konflik. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa, Ibadah minggu memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan jemaat, baik dari segi spiritual, emosional, maupun sosial. Ibadah minggu bukan hanya merupakan waktu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, tetapi juga sebagai momen untuk memperbaharui diri, serta menemukan solusi untuk berbagai masalah melalui mendengarkan khotbah. Serta perlunya penyesuaian waktu ibadah liturgi serta khotbah dan juga kunjungan pastoral bagi jemaat lanjut usia dan sakit serta penyelesaian konflik.

MAKNA RITUAL DABBA ANA ( BAPTISAN ANAK) PADA MASYARAKAT JINGITIU DI DESA DJADU KABUPATEN SABU RAIJUA

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK “MAKNA RITUAL DABBA ANA (BAPTIASAN ANAK) PADA MASYARAKAT JINGITIU DI DESA DJADU KABUPATEN SABU RAIJUA” Mone. M) Timo. E.)* Pellu L.)** Ritual adat dabba ana merupakan kegiatan rutinitas yang termasuk dalam siklus kehidupan masyarakat Sabu Raijua yang beragama suku atau yang masih beraliran kepercayaan Jingitiu . Ritual adat dabba ana dalam budaya Sabu Raijua bisa dikatakan kegiatan Baptisan anak bagi anak-anak yang baru lahir. Ritual adat ini akan dilaksanakan pada bulan adat waru dabba sesuai dengan kalender adat masyarakat Sabu Raijua. Tujuan untuk mendiskripsikan makna ritual dabba ana (baptisan anak), manfaat dari ritual dabba ana adalah untuk menghormati, memohon Berkah perlindungan, kesehatan kepada Deo ama (para leluhur) bagi bayi, menjaga kelestarian Budaya. Metode penulisan yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan maksud untuk dapat mengetahui lebih dalam makna ritual dabba ana bagi masyarakat Jingitiu Di Desa Djadu Kabupaten Sabu Raijua. Berdasarkan analisa data dan pembahasan data maka diperoleh hasil penelitian bahwa makna ritual dabba ana adalah rutinitas yang termasuk dalam kehidupan masyarakat Sabu Raijua yag beragama Suku. Hasil Penelitian Menemukan bahwa pelaksanaan ritual dabba ana (Baptisan anak) menurut Kepercayaan Jingitiu Di Desa Djadu Kabupaten Sabu Raijua melalui beberapa tahap yakni : 1) TahapPersiapan pelaksanaan ritual, 2) tahap Pelaksanaan dan 3) tahap terakhir. Ritual Dabba ana memiliki makna Budaya, makna Riligius dan makna Sosial. Dapat disimpulkan bahwa bahwa ritual Dabba ana (Baptisan anak) merupakan upacara yang wajib Dilakukan dan dilestarikan oleh masyarakat Jingitiu Di Djadu agar semakin erat relasi antara masyarakat Jingitu dan Deo Ama dan juga mempererat persaudaraan.

ANALISIS PERILAKU MORAL SISWASEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) SWASTA KRISTEN TARUS TAHUN AJARAN 2023/2024

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Manafe, Monaya L V*) Manu, Lukas**) Natonis, Dina**) Perilaku moral adalah hasil dari semua bentuk pengalaman dan interaksi dengan lingkungan yang ditampilkan melalui pengetahuan, sikap dan Tindakan. Maka penelitian ini di lakukan bertujuan untuk menganalisis perilaku moral siswa SMA kristen tarus dengan melihat pada tiga aspek utama diantaranya, Pengetahuan tentang moral (Moral knowing), Perasaan tentang moral (Moral Feeling), dan Tindakan moral (Moral Action). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan perilaku moral siswa Pengetahuan tentang moral (moral knowing) dengan kategori “cukup baik” dan nilai interval (45%), perasaan moral (moral feeling) dengan kategori “baik” nilai interval (65%), perbuatan moral (moral action) dengan kategori “sangat baik” nilai interval (75%). Kesimpulan dari kombinasi ketiga aspek tersebut maka korelasi Perilaku Moral siswa SMA swasta kristen tarus memiliki Pengetahuan tentang moral (moral knowing) yang harus lebih diperhatikan juga perasaan moral (moral feeling) dan perbuatan moral (moral action) perlu ditingkatkan, supaya Perilaku moral siswa di SMA Kristen tarus ini dapat memberikan (outcome) perilaku moral yang positif.

HUBUNGAN MANAJEMEN KELAS DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMA SWASTA AMA NEK TO OEKIU KECAMATAN AMANUBAN SELATAN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN TAHUN PELAJARAN 2023/2024

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Rumusan masalah dalam kajian ini apakah ada hubungan antara manajemen kelas dengan motivasi belajar peserta didik? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen kelas terhadap motivasi belajar siswa SMA Swasta Ama Nek To Oekiu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SMA Swasta Ama Nek To Oekiu dengan sampel 17 orang siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket (kuesioner), observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji prasarat analisis. Berdasarkan hasil uji normalitas yang dilakukan yang menunjukan bahwa nilai signifikansi 0,010 ˃ 0,05. Berdasarkan uji linearitas nilai signifikansi 0,934˃0,05 maka dapat disimpulkan bahwa antara manajemen kelas dan motivasi belajar terdapat hubungan yang linear. Berdasarkan hasil menunjukan Ha diterima dan Ho ditolak artinya ada hubungan antara manajemen kelas dengan motivasi belajar pada siswa, semakin tinggi manajemen kelas yang dilakukan oleh guru, maka semakin tinggi juga motivasi belajar pada siswa

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V MELALUI MEDIA POWERPOINT DI SD NEGERI OERANTIUM KECAMATAN AMARASI BARAT KABUPATEN KUPANG PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN AJARAN 2023/2024

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Rumusan masalah dalam kajian ini bagaimana meningkatkan motivasi belajar siswa kelas v melalui media powerpoint di sd negeri oerantium kecamatan amarasi barat kabupaten kupang provinsi nusa tenggara timur?. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V dengan menggunakan media PowerPoint dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, di mana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Oerantium dengan subjek penelitian siswa kelas V yang berjumlah 16 Orang. Teknik Pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, aktivitas guru mencapai 44%, aktivitas siswa 61%. Setelah perbaikan pada siklus II, aktivitas guru meningkat menjadi 80%, aktivitas siswa menjadi 93%, Penggunaan PowerPoint yang lebih interaktif dan visual terbukti efektif dalam meningkatkan perhatian dan motivasi belajar siswa. Saran dalam penelitian ini peneliti merekomendasikan penggunaan PowerPoint sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, khususnya dalam mata pelajaran yang membutuhkan visualisasi konsep abstrak. Selain itu, sekolah diharapkan dapat menyediakan sarana pendukung.

PENGARUH PENGGUNAAN GADGET SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN SMP NEGERI 1 ENDE TAHUN AJARAN 2023/2024

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penggunaan gadget dalam pembelajaran sebagai penerapan media pembelajaran membantu proses belajar mengajar menjadi lebih aktif dan efektif sebagaimana prinsip dalam pembelajaran bahwa belajar merupakan kegiatan yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengunaan gadget sebagai media pembelajaran berpengaruh secara siginifikan terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Agama Krsiten (PAK) di SMP Negeri 1 Ende. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif jenis korelasi. Dengan sampel sebanyak 18 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan hasil belajar siswa diperoleh dari nilai ujian akhir semester. Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan gadget sebagai media pembelajaran terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Kristen, diperoleh nilai thitung (9,830) > ttabel (2,019) dan nilai signifikansinya (0,000) (0,005) yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian secara parsial terdapat pengaruh signifikansi penggunaan gadget sebagai media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa pasda mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMP Negeri 1 Ende.

Buku Ajar Bahasa Inggris Bisnis

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

This textbook consists of seven chapters, each of which has been carefully structured to provide a comprehensive understanding of business English, from business communication to job interviews in English. This book has also been equipped with business English vocabulary and grammar and language focus related to the material in each chapter. We strive to ensure that each chapter is helpful to our readers.We want to express our highest appreciation to all parties who have contributed directly or indirectly to the preparation of this book, especially for Unit Peningkatan dan Pengembangan Aktivitas Instruksional (P2AI) P3MP Politeknik Negeri Ujung Pandang. Whether in the form of suggestions, input, or emotional support, this book could not have been completed without the help and contributions of all parties.

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dalam menjalankan sebuah bisnis atau usaha, penting untuk selalu membuat laporan keuangan. Karena nantinya, analisa laporan keuangan ini dapat menunjukkan bagaimana kinerja bisnis di masa lalu. Dengan informasi tersebut, kita juga bisa menentukan keputusan apa yang harus diambil untuk masa yang akan datang. Bagi pihak eksternal, analisis laporan keuangan ini dapat digunakan untuk memahami kondisi kesehatan perusahaan atau bisnis secara keseluruhan serta untuk mengevaluasi kinerja keuangan dan nilai bisnis. Sedangkan pihak internal menggunakannya sebagai alat pemantauan untuk mengelola keuangan. Dalam buku ini dibahas secara lengkap mengenai, Arti dan Definisi Analisis Laporan Keuangan; Laporan Keuangan Menurut PSAK; Analisis Rasio Keuangan; Analisis Perbandingan Keuangan; Analisis Common Size; Analisis Time Series; Analisis Trend; Analisis Kebangkrutan dan Analisis Kesehatan Perbankan. Melalui buku ini penulis berharap dapat memberikan kontribusi bagi pembaca dalam mengevaluasi hasil kerja divisi atau departemen dalam perusahaan, sehingga mengetahui hasil kinerja, pendapatan serta kemajuan atau perkembangan perusahaan.