· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul: Analisis Yuridis Putusan Mahkamah Konstitusi Terhadap Judicial Review
Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun
2009 tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Bagaimana dasar pertimbangan
Mahkamah Konstitusi menyatakan Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat (1) dan ayat
(2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi
Daerah bertentangan dengan Undang Undang Dasar 1945? Bagaimanakah akibat
hukum yang timbul terhadap Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat (1) dan ayat (2)
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah Dan Retribusi
Daerah? Tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk mengetahui dasar pertimbangan
Mahkamah Konstitusi menyatakan Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat (1) dan ayat
(2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi
Daerah bertentangan dengan Undang Undang Dasar 1945 dan untuk mengetahui
akibat hukum yang timbul terhadap Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat (1) dan ayat
(2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah Dan Retribusi
Daerah yang bermanfaat secara teoretis dan praktis. Sifat dari penelitian ini adalah
deskritif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini
terdiri dari variabel bebas yaitu: dasar pertimbangan hakim dan variabel terikat
yaitu: putusan Mahkamah Konstitusi dengan sumber bahan hukum yang terdiri
dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan studi kepustakaan /
dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Dari hasil penelitian dan analisis putusan diperoleh jawaban bahwa: Dasar
pertimbangan Mahkamah Konstitusi menyatakan Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat
(1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan
Retribusi Daerah bertentangan dengan Undang Undang Dasar 1945 karena
pertama, Mahkamah Konstitusi memiliki kewenangan untuk mengadili. Kedua,
Pemohon memiliki legal standing atau kedudukan hukum dan ketiga, Pasal
tersebut menimbulkan ketidakpastian hukum. Akibat hukum yang timbul terhadap
Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun
2009 tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah yaitu: pertama, Pasal tersebut
tidak memiliki kekuatan mengikat dan kedua, adanya kekosongan hukum.
Pencegahan terjadinya kekosongan hukum, maka Mahkamah Konstitusi
memerintahkan kepada pembentuk undang-undang untuk membentuk ketentuan
baru sebagai dasar bagi pengenaan pajak terhadap penggunaan listrik, khususnya
penerangan jalan, baik yang dihasilkan sendiri maupun dari sumber lain selain
yang dihasilkan oleh pemerintah (PT PLN), dalam jangka waktu paling lama 3
(tiga) tahun
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PERAN GURU PENJAS DALAM PEMBENTUKAN NILAI KARAKTER PADA PESERTA DIDK KELAS VIII SMPN NILOPO
Dafit Semuel Bako1*, Agustinus J. Nafie2, Julian J. Leko3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email;[email protected]
Latar belakang;Pembentukan karakter peserta didik mempunyai peranan yang sangat penting dilingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Pendidikan formal seperti sekolah memberikan pengajaran dengan segala bentuk pendidikan baik secara akademik maupun non akademik yang dilakukan oleh seorang pendidik.
Tujuan; penelitian ini untuk mengetahui peran guru pendidikan jasmani memperkuat karakter siswa. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data pengamatan, wawancara, koisioner, dan dokumentasi serta analisis data penyajian data dan penarikan.
Meetode; penelitian ini menunjukkan bahawa. Pendidikan olahraga dan jasmani sangat baik dalam pembentukan karakter siswa yang Pertama: karakter menghargai atau menghormati semua komponen dalam aktivitas olahraga. membuat guru PJOK lebih punya banyak peluang dalam pembentukan karakter siswa.
Hasil dan pembahasan; Karakter yang ingin dibentuk adalah religius, nasionalis, integritas, gotongroyong, dan mandiri. Guru pendidikan jasmani berperan dan mengawasi terhadap karakter-karakter yang menyimpang dalam pembentukan karakter peserta didik.
Kesimpulan; Guru pendidikan jasmani juga berperan dan dapat merubah sikap dan mental dari siswa. Siswa yang mempunyai sifat takut atau ragu dalam menjalankan suatu aktivitas dengan pembelajaran, pelatihan dan bimbingan yang terarah dan terprogram dengan baik secara bertahap akan berubah menjadi siswa seperti yang diharapkan.
Katakunci: Kompetensi guru; hasil belajar; pendidikan jasmani
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINGKASAN
DIONISIUS AGUNG SAMSOP (18380002). Analisis Kandungan Pigmen Alga Coklat Sargassum polycystum di Perairan Pantai Bolok Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Alfred G.O. Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Ir. Yohanes Merryanto, S. M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing II. Program studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana.
Makroalga (seaweed) memiliki peranan penting baik dari segi biologis, ekologis maupun ekonomis yang dapat mempertahankan keanekaragaman sumberdaya hayati laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan pigmen yang diekstrak dari alga coklat Sargassum polycystum. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survey, kromatografi lapis tipis (KLT) dan spektrofotometer. Hasil analisis KLT diperoleh 8 (delapan) spot pigmen yaitu pigmen kuning diperoleh 3 (tiga) spot pigmen kemudian diikuti pigmen kelabu, hijau tua, oranye, hijau muda dan hijau kecoklatan terdapat 1 (satu) spot dari masing-masing pigmen. Jenis pigmen yang paling umum ditemukan pada uji KLT ini yaitu jenis karotenoid dan klorofil yang terdiri dari β-karoten, feofitin a, xantofil, klorofil a dan klorofil b. Hasil perhitungan nilai Rf pada setiap spot pigmen alga coklat Sargassum polycystum menunjukan bahwa nilai yang paling tinggi yaitu 1,0 (spot 1) pigmen kuning tipe β-karoten dan nilai Rf yang paling rendah yaitu 0,21 (spot 8) pigmen hijau kecoklatan. Jumlah total rata-rata nilai puncak gelombang pada setiap pigmen berkisar antara 366-418 nm. Hasil serapan puncak gelombang pigmen kuning yang terdiri dari spot 1, spot 4, dan spot 7. Nilai serapan maximum puncak gelombang pada spot 1 berada pada panjang gelombang 368 nm dengan nilai absorbansi 3,0501 abs, pada spot keempat dan ketujuh masing-masing memiliki nilai serapan puncak gelombang 418 nm dengan nilai absorbansi pada spot 4 yaitu 1,2747 abs dan pada spot 7 yaitu 1,2918 abs, Hasil serapan puncak gelombang pigmen kelabu (spot 2) tipe feofitin a yaitu 415 nm dengan nilai absorbansi 1,2945 abs, pada spot 6 pigmen oranye diperoleh serapan pucak gelombang yaitu 366 nm dengan nilai absorbansi 1,7022 abs, pada spot 3 pigmen hijau tua tipe klorofil a diperoleh serapan puncak gelombang 368 nm dengan nilai absorbansi 1,5595 abs. Nilai serapan puncak gelombang pigmen hijau muda (spot 5) yaitu 416 nm dengan nilai absorbansi 1,2051 sedangkan nilai serapan puncak gelombang pigmen hijau kecoklatan (spot 8) yaitu 414 nm dengan nilai absorbansi 1,545 abs.
Kata kunci : pigmen, Rf, puncak, Sargassum polycystum, Bolok
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul Skripsi : Disparitas Putusan Judex Factie Dan Judex Juris Dengan Peninjauan Kembali Dalam Sengketa Hak atas Tanah. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah mengapa judex factie dan judex juris menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan penggugat sedangkan Hakim PK membatalkan dan menjatuhkan putusan menolak gugatan penggugat. Tujuan Penelitian untuk mengetahui pertimbangan hakim judex factie dan judex juris menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan penggugat sedangkan Hakim PK membatalkan dan menjatuhkan putusan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hak atas tanah. Sifat penelitian adalah bersifat deskriptif. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian normatif yaitu penelitian ini terdiri dari penelitian terhadap asas-asas hukum, penelitian terhadap sistematika hukum dan penelitian terhadap taraf sinkronisasi hukum. Variabel penelitian yang penulis gunakan adalah variabel bebas yaitu dalam penelitian judex factie dan Judex Juris menajatuhkan putusan mengabulkan gugatan penggugat sedangkan Hakim PK membatalkan dan menjatuhkan putusan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hakmatas tanah. Variabel terikat dalam penelitian ini yaitu putusan pengadilan tentang sengketa hak atas tanah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari pertimbangan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar, bahan hukum sekunder yaitu memberikan penjelasan mengenai bahan hukum primer seperti rancangan undang-undang, hasil penelitian, dan hasil karya dari kalangan hukum, dan bahan hukum tersier yaitu bahan hukum yang memberikan petunjuk atau penjelasan bermakna terhadap terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder seperti kamus hukum, ensiklopedia, indeks dan komulatif . Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif.
Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi alasan Hakim Judex Factie dan Judex Juris Menjatuhkan Putusan Mengabulkan Gugatan Penggugat ialah pertimbangan hukum yang diterapkan sudah benar tidak salah menerapkan hukum sedangkanalasan Hakim PK Membatalkan dan Menjatuhkan Putusan Menolak Gugatan Penggugat Dalam Sengketa Hak Atas Tanah ialah ditemukan adannya kekhilafan hakim dan kekeliruan yang nyata
Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah dalam menjatuhkan putusan, hakim haruslah teliti sehingga tidak ada kekeliruan dan kehilafan hakim dan dalam menjatuhakan putusan hakim harus mempertimbangkan asas kepastian hukum dan asas kemanfaatan hukum.
Kata Kunci : Disparitas, Pertimbangan Hakim, Sengketa Hak Atas Tanah
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) kurangnya penerapan metode yang kurang tepat sehingga membuat siswa malas belajar. 2) Belum tercapainya Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 3) Alat yang digunakan kurang memadai, 4) Siswa takut dengan permainan kecil trdisional putri, dan 5) Kondisi fisik pada siswa kelas V khususnya siswa putri yang memiliki fisik yang kecil mengurangi minat untuk melakukan aktifitas permainan kecil trdisional menjadi menurun.
Tujuan penelitian: menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas.dan lapangan
Metode penelitian: :Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Dan lapangan Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar permainan kecil trdisional melalui metode pembelajara n kooperatif tipe jigsaw bermain secara kelompok berdampak positif, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan mengalami peningkatan yaitu pada siklus I ke siklus II sebesar 33% yaitu dari 66% (siklus 1) menjadi 85% (siklus II).
Simpulan: peneliti ini menunjukkan bahwa meningkatkan hasil belajar permainan keci trdisional melalui pendekatan bermain beregu pada siswa kelas V SD Inpres Fatufeto 2 termsuk kategori baik
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dillakukan dengan menganalisis menggunakan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah. Ditinjau dari lima unsur tersebut. Maka peneliti membuat kesimpulan yang dapat ditarik mengenai pembahasan tersebut adalah :
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) pada dinas koperasi, tenaga kerja dan transmigrasi provinsi nusa tenggara timur. Tujuannya untuk menganalisis sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) pada dinas koperasi, tenaga kerja dan transmigrasi provinsi nusa tenggara timur . Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif yaitu untuk mengetahui nilai variabel mandiri yaitu sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP). Terdapat satu variabel yaitu, sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP). Data primer dan data sekunder di perlukan sebagai dasar analisis, sedangkan teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumen. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan sistem
pengendalian intern pemerintah (SPIP) pada dinas koperasi, tenaga kerja dan transmigrasi provinsi nusa tenggara timur tahun 2022 telah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 Tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang : Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) kurangnya penerapan metode yang kurang tepat sehingga membuat siswa malas belajar. 2) Belum tercapainya Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 3) Alat yang digunakan kurang memadai, 4) Siswa takut dengan permainan bola besar khususnya putri, dan 5) Kondisi fisik pada siswa kelas Vll khususnya siswa putri yang memiliki fisik yang kecil mengurangi minat untuk melakukan aktifitas permainan bola besar menjadi menurun.
Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar passing atas bola voli menggunakan metode pembelajaran jigsaw tipe jigsaw. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi.
Hasil Dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar passing atas bola voli melalui metode pembelajaran jigsaw tipe jigsaw bermain secara kelompok berdampak positif, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan mengalami peningkatan yaitu pada siklus I ke siklus II sebesar 25% yaitu dari 75% (siklus 1) menjadi 95% (siklus II).
Simpulan : peneliti ini menunjukkan bahwa upaya meningkatkan hasil belajar passing atas permainan bola voli melalui pembelajaran jigsaw tipe jigsaw pada siswa kelas Vii SMP Swasta Advent Nusra termasuk kategori baik
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PARAMETER TOTAL COLIFORM OLAHAN AIR LIMBAH LABORATORIUM DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI NUSATENGARA TIMUR MENGGUNAKAN TEKNIK FILTRASI ” Lenamah, F. R) * Hendrik, A) ** Blegur, W.A )** Laboratorium merupakan tempat penunjang kegiatan penelitian riset ilmiah, eksprimen, pengukuran ataupun yang dilakukan seseorang untuk memperoleh data hasil uji. Aktivitas yang dilakukan dalam laboratorium menghasilkan limbah cair yang tergolong dalam limbah domestik. Untuk mengurangi pencemaran lingkungan dapat dilakukan dengan metode filtrasi dan bantuan media filter berupa arang aktif, sabut kelapa, pasir, dan zeolit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui teknik filtrasi terhadap air limbah laboratorium media filtrasi untuk menurunkan total Coliform pada air limbah Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT yang sesuai dengan baku mutu dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2016. Hasil penelitian bahwa terjadi penurunan total coliform setelah dilakukan filtrasi yakni 16000 mL menjadi 7383 mL. Filtrasi telah mampu untuk menurunkan jumlah Coliform yang ada di dalam air limbah. Proses filtrasi dapat menjadi salah satu alternatif dalam pengolahan air limbah dengan menggunakan kombinasi media bioremediasi. Nilai penurunan belum sampai di bawah baku mutu berdasarkan Peraturan Menteri Lingkunan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2016 sehingga perlu dilakukan penelitian lanjutan. Kata Kunci: Media Filter, Total Coliform, Air limbah Laboratorium DLHK Provinsi NTT. Keterangan : * ) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT ANALYSIS TOTAL COLIFORM PARAMETERS FOR WASTEWATER TREATMENT LABORATORY OF ENVIROMENTAL AND FORESTRY DEPARTEMENT OF EAST NUSA TENGARA PROVINCE USING TECHNIQUES FILTRATION Lenamah, F. R) * Hendrik, A) ** Blegur, W.A )** The laboratory is a place to support scientific research activitites, experiments, measurements or those carried out by someone to obtain test results data. Activities carried out in the laboratory produce liquid waste which is classified as domestic waste. To reduce environmental pollution can be done with the method of filtration and the help of filter media in the form of activated charcoal, coconut coir, sand, and zeolite. The reduce environmental pollution can be done with the method of filtration and the help of filter media in the form of activated charcoal, coconut coir, sand, and zeolite. The purpose of this study was to determine the filtration technique for laboratory wastewater with filtration media to reduce total coliform in the waste water of the laboratory for the Environment and Forestry office of the Province of NTT in accordance with the quality standards in the regulation of the Minister of Environment and Forestry of the Republic of Indonesia 68 of 2016. The results of the study are that there was a decrease in total coliform after filtration, nomely 16000 mL to 7383 mL. Filtrasion has been able to reduce the amout of Coliform in the wastewater. Filtration process can be an alternative in wastewater treatment using a combination of bioremediation media. The reduction value has not yet reached the quality standard based on the Regulation of the Minister of Environment and Forestry of the Republic of Indonesia Number 68 of 2016 so further researchs is needed. Keywords: Filter Media, Total, Coliform, DLHK Laboratory Wastewater East Nusa Tenggara Timur. Keterangan : *): Researcher **): Advisor
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINGKASAN
CRISTIANI SOI MEO (18380034). Analisis Kandungan Alga Merah Glacilaria salicornia Di Perairan Pantai Bolok Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur. ALFRED G.O. KASE, S.Pi, M.Si, Ph.D dan Ir. YOHANES MERRYANTO S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Gracilaria salicornia adalah makroalga dari kelas Rhodophyta yang memiliki kandungan fikoeritrin, pigmen selain dibutuhkan oleh makroalga untuk fotosintesis, merupakan salah satu jenis rumput laut merah berukuran makro.Glacilaria salicornia saat ini, pigmen yang berasal dari organisme laut khususnya makroalga telah menjadi perhatian sejumlah peneliti, pigmen yang dihasilkan oleh alga merah Glacilaria salicornia memiliki banyak kandungan yang sangat bermanfaat bagi manusia, oleh karena pentingnya peranan pigmen, sehingga menjadi pendorong untuk melakukan penelitian dengan judul Analisis komposisi Kandungan Pigmen Alga Merah Glacilaria salicornia di Perairan Pantai Bolok Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisi komposisi pigmen yang diekstrak dari alga merah Glacilaria salicornia. yang tumbuh secara non budidaya karena masih minimnya penelitian tentang alga merah di Perairan Kupang Pantai Bolok Nusa Tenggara Timur.
Penelitian dilakukan pada Juli 2022 di Perairan Pantai Bolok, Kabupaten Kupang, dilanjutkan ekstraksi rumput di Laboratorium Biologi Universitas Kristen Artha Wacana dan UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Penelitian ini telah dilaksanakan selama 1 bulan yaitu pada Juli 2022, bertempat di Pantai Bolok Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan pada kondisi pantai surut, sampel yang diambil di cuci bersih menggunakan air laut lalu di masukan kedalam cool box dan dilanjutkan maserasi di Laboratorium Biologi FKIP dilanjutkan analisis spketrofotometer dan analisis Rf di laboratorium UPTD Kesehatan Provinsi. Pengukuran parameter lingkungan berupa suhu, salinitas,pH dan arus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis pigmen yang teridentifikasi pada alga coklat Glacilaria salicornia terdapat 4 jenis pigmen terdiri dari pigmen kuning jenis β-karoten, pigmen oranye jenis xantofil, pigmen hijau kecoklatan jenis klorofil b, pigmen hijau tua tipe klorofil a dan pigmen hijau muda jenis klorofil a. Nilai Rf (Retardation factor) pada setiap spot pigmen alga merah Glacilaria salicornia menunjukan bahwa nilai Rf yang paling tinggi yaitu 0,81 (spot 1) pigmen kuning jenis β-karoten dan nilai Rf yang paling rendah yaitu 0,24 (spot 7) pigmen hijau muda jenis klorofil a . Hasil analisis spektrofotometer Puncak pertama terdapat pada panjang gelombang 468 nm dengan nilai absorbansi 2,5107, puncak kedua terdapat pada panjang gelombang 482 nm dengan nilai absorbansi 2,4963 dan pada puncak ketiga dengan nilai panjang gelombang 498 nm dengan nilai absorbansi 1,102.
Kata kunci: Pigmen, Glacilaria salicornia, Rf (Retardation factor), Pantai Bolok
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINGKASAN
FEMIANA HOAR KLAU (17382265) Analisis Sosial Nelayan Gillnet di Pantai Motadikin Desa Fahiluka, Kabupaten Malaka: Dr. Alfred G.O, Kase., S.Pi, M.Si.,Ph.D dan Beatrix M. Rehata, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Pantai Motadikin terletak di Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Selain ikan pelagis kecil perairan Pantai Motadikin juga memiliki potensi sumberdaya pesisir lain seperti hutan mangrove. Panjang garis panjang ± 10 km, dan dihuni sekitar 220 kepala keluarga, yang merupakan nelayan gillnet.
Hasil pengamatan, alat tangkap gillnet mendominasi alat tangkap lain yang digunakan oleh nelayan di Pantai Motadikin. Analisis sosial ekonomi nelayan gillnet belum banyak diteliti, hal ini penting mengingat pengaruh keadaan sosial ekonomi terhadap masyarakat nelayan yaitu keterbatasan pendidikan dan keadaan rumah yang tergolong rendah sehingga berpengaruh besar terhadap pendidikan, lingkungan serta perilaku kehidupan nelayan. Dan salah satu cara untuk mengetehui kondisi sosial ekonomi nelayan gillnet di Pantai Motadikin adalah dengan mempelajari kondisi sosial ekonomi nelayan.
Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2021 di Pantai Motadikin, Desa Fahiluka. Metode yang digunakan yakni metode survey. Teknik pengambilan sampel dengan cara Random Sampling.
Dari hasil wawancara dan pembagian kuisioner dapat disimpulkan bahwa Hasil Penelitian pendapatan nelayan gillnet yang di Desa Fahiluka dalam satu bulan sebesar Rp. 11.116.667. Nilai ROI 5,0%, nilai BEP Produksi 1.682, BEP Harga 40.776 dan nilai R/C Ratio untuk melihat relative usaha dalam satu periode/tahun memperoleh sebesar angka 7,57 dikatakan usaha yang layak.
Kata Kunci: analisis Usaha Pendapatan nelayan Gillnet Desa Fahiluka
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI MADU ASAL DESA HONUK KECAMATAN AMFOANG BARAT LAUT TERHADAP Staphylococcus aureus dan Escherichia coli
Nakmofa, E.K)* Ledo, M.E.S)** Ballo, A)**
Madu dari Desa Honuk diambil oleh masyarakat dari pohon dan celah batu biasanya digunakan sebagai obat,bahan makanan dan perawatan kulit. Madu memiliki manfaat bagi kesehatan, diantaranya sebagai zat antibakteri, antioksidan dan mengandung banyak vitamin diantaranya tiamin, riboflavin dan niasin. Tujuan penelitian untuk menganalisis data aktivitas antibakteri madu terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan bakteri Escherichia coli. Metode penelitian adalah eksperimen dengan variasi konsentrasi madu 80%, 90% dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh variasi konsentrasi madu terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus dan E. coli. Madu yang diambil dari pohon dapat menghambat pertumbuhan S. aureus dengan zona hambat yang diukur dengan rata-rata diameter zona bening yaitu 21,4 mm, 27,5 mm dan 28,6 mm. Pertumbuhan E. coli juga di hambat oleh madu yang diambil dari pohon dengan rata-rata diameter penghambatan yaitu 19,6 mm, 25,5 mm dan 27,1 mm. Madu yang diambil dari celah batu memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan S. aureus dengan rata-rata diameter zona bening yaitu 24,5 mm, 30,7 mm dan 34,8 mm, sedangkan untuk pertumbuhan E. coli rata-rata diameter zona bening yaitu 24,6 mm, 29,8 mm dan 51,5 mm.
Daya hambat madu yang diambil dari pohon dan celah batu masuk dalam kategori daya hambat kuat dan sangat kuat
Kata kunci :Antibakteri, madu, Staphylococcusaureus, Escherichia coli, Desa Honuk
Keterangan : * Penulis
**Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul penelitian ini ialah Deskripsi tentang motif, modus dan akibat hukum pelaku tindak pidana perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia. Masalah pokoknya diteliti penulis ialah bagaimanakah motif pelaku dalam tindak pidana perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia, bagaimanakah modus pelaku dalam tindak pidana perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia dan akibat hukum pelaku tindak perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motif pelaku dalam tindak perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia, untuk mengetahui modus pelaku dalam perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia, untuk mengetahui akibat hukum pencemaran perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia sifat penelitian yang digunakan penulis bersifat Deskriptif. Jenis penelitian hukum yang digunakan ialah jenis penelitian normatif dan teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka.
Hasil peneilitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumusakan dan di tarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Motif pelaku dalam melakukan tindak pidana perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpan tanpa ijin usaha dari pimpinan bank Indonesia, adalah :
a. Mencari keuntungan
b. Memenuhi kebutuhan atau biaya hidup terdakwa dan keluarganya.
2. Modus pelaku dalam melakukan tindak pidana menghimpun dana dari masyarakat tanpa memperoleh izin dari bank Indonesiaa, adalah :
a. Menyalahgunakan tanggung jawab dan kewenangan sebagai komisaris utama dan dewan komisaris.
b. Meminta nasabah berinvestasi pada PT yang dikelola terdakwa dengan janji keuntungan sebesar 6 – 7%.
c. Membuka koperasi tanpa ijin guna mengambil uang nasabah.
3. Akibat Hukum terhadap Pelaku, yakni:
a. Para Terdakwa ditahan;
b. Para terdakwa dikenai pemidanaan;
c. Para Terdakwa dikenai pidana denda; dan
d. Para terdakwa dikenai pembayaran biaya perkara.
Kata Kunci : Motif, Modus , Akibat Hukum, Tindak Pidana Perbankan dan Turut Serta Menghimpun Dana dari Masyarakat Tanpa Ijin Usaha dari Pimpinan Bank Indonesia.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
A DESCRIPTIVE STUDY ON TERMS OF ADDRESS IN WANUKAKA LANGUAGE
ABSTRACT
Student, Name1 Supervisor1, Name.2 Supervisor2,Name.3
(Meliyati Rowa Logi) (Eltina A.Maromon S.Pd,M.Pd ) (Seprianus A.Nenotek S.Pd.,M.Pd )
Corresponding author’s email: [email protected]
A DESCRIPTIVE STUDY ON TERMS OF ADDRESS IN WANUKAKA LANGUAGE
This thesis entitled “A Descriptive Study On Terms Of Address In Wanukaka Language West sumba “.The research questions what are the types terms of address in wanukaka language used for addressing people and how do people one another related to their different social status in the society. The aims of this study asTo find out the types terms of address in Wanukaka language of west Sumba language and To describe the ways in addressing people of high, the same and low status in Wanukaka language of west Sumba language. The data collected from people in wanukaka their daily communication. The method used is descriptive qualitative. The result shows that types of address terms is divide into five addressing name, addressing term using kinship,addressing term using respect, addresingt term using close relationship intimate, addressing term using mockeries.
Key words : Types of address terms, address terms meaning,wanukaka language
A DESCRIPTIVE STUDY ON TERMS OF ADDRESS IN WANUKAKA LANGUAGE
ABSTRAK
Student, Name1 Supervisor1, Name.2 Supervisor2, Name.3
(Meliyati Rowa Logi ) ( Eltina A.Maromon S.Pd,M.Pd ) (Seprianus A.Nenotek S.Pd.,M.Pd )
Corresponding author’s email: [email protected]
KAJIAN DESKRIPTIF TENTANG ISTILAH SAPAAN DALAM BAHASA WANUKAKA
Penelitian ini berjudul : “Kajian Deskriptif Tentang Istilah Sapaan Dalam Bahasa Wanukaka Kabupaten Sumba Barat”.Rumusan masalahnya yaitu apa jenis istilah sapaan dalam bahasa wanukaka yang di gunakan untuk memanggil orang apa dan bagaimana orang-orang menyapa satu sama lain terkait dengan status sosial mereka yang berbeda dalam masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mngetahui jenis-jenis istilah sapaan dalam bahasa wanukaka bahasa sumba barat dan mendescripsikan cara menyapa orang yang berkedudukan tinggi, sederajat dan rendah dalam bahasa wanukaka bahasa sumba barat . Metode yang dipakai adalah deskriptif kualitatif . Dari hasil penemuan bahwa ada 5 tipe dari kata sapaan, seperti :nama panggilan, istilah panggilan kerabat,istilah penggunaan panggilan rasa hormat, istilah panggilan yang di gunakan hubungan dekat atau intim, itilah panggilan menggunakan ejekan .
Kata kunci :Tipe jenis istilah sapaan, Makna istilah sapaan,Bahasa wanukaka
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul penelitian penulis adalah “Deskripsi Tentang Penggunaan Bahan Peledak Dalam Penangkapan Ikan Di Wilayah Perikanan Indonesia”.
Rumusan masalah yaitu Mengapa penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan di wilayah perikanan Indonesia dilarang oleh undang-undang dan Faktor-faktor apakah yang mendorong pelaku melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peleadak?
Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui mengapa penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan di wilayah perikanan Indonesia dilarang oleh undang-undang dan faktor-faktor apakah yang mendorong pelaku melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak.
Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis pene;itian yang digunakan adalah nomatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan yaitu dengan membaca dan mempelajari serta menganalisa buku-buku, peraturan-peraturan dan referensi putusan pengadilan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah bentuk, faktor penyebab dan akibat hukum dari penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan di wilayah perikanan Indonesia. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap tindak pidana penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan di wilayah perikanan Indonesia.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa Pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri memutus perkara Penggunaan Bahan Peledak Dalam Penangkapan Ikan DI Wilayah Pereikanan Indonesia dengan Kronologi Kasus dan Dakwaan dengan mengunakan alat bukti dan dengan pertimbangan dalam fakta persidangan.Hasil penelitian penulis, sebagai berikut:1).Mengapa penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan diwilayah perikanan Indonesia dilarang oleh undang-undang? Alasan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak di Wilayah Hukum Perairan Indonesia dilarang oleh Undang-Undang karena :a).Merugikan Negara,b).Merusak ekosistem laut,c).Merugikan Nelayan Lainnya.2).Faktor-faktor apakah yang mendorong pelaku melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak?Adapun yang mendorong pelaku melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak yaitu:1).Pertimbangan ekonomi.b).Lebih mudah dan tangkapan lebih banyak
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR MENGONTROL SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS IV DI SD GMIT AIRNONA 1 KUPANG
Marthinus Loe1*, Ramona M. Mae2, Andry Sinlaeloe3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Bedasarkan hasil pengamatan peneliti selama mengajar di kelas IV SD GMIT Airnona 1 Kupang ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran. Permasalahan tersebut adalah sebagai berikut (1) kurangnya motivasi siswa dalam belajar penjasorkes dengan materi sepak bola, (2) metode pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang efektif untuk memotivasi siswa, (3) rendahnya siswa dalam melakukan teknik mengontrol sepak bola.
Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pembelajaran Teknik Dasar Mengontrol Bola Kaki Pada Siswa Kelas IV di SD GMIT Airnona 1 Kupang.
Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dan hasil penelitian tentang Pembelajaran mengontrol sepak bola seperti yang dikemukan oleh guru penjasorkes bahwa dalam proses pembelajaran guru melakukan refleksi, benahi dan mempunyai rencana supaya peserta didik aktif dalam pembelajaran, agar kelas tetap kondusif saat pembelajaran berlangsung, guru juga harus tegas dalam pembinaan pada saat mengajar. Jika peserta didik kesulitan dalam pembelajaran kontrol bola, maka tugas guru adalah untuk membimbing, memberi motivasi dan memberi dorongan. Apabila pada awal pembelajaran siswa tidak dapat melakukan kontrol bola dengan baik maka harus dilakukan gerakan atau praktek secara berulang-ulang kali sehingga mereka paham dan mengerti dalam melakukan kontrol bola. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran teknik mengontrol sepak bola di SD GMIT Airnona 1 Kupang berlangsung dengan baik dan siswa menjadi aktif dan kreatif.
Simpulan: Peneliti disimpulkan bahwa Data hasil Tinjauan pembelajaran teknik mengontrol sepak bola pada siswa kelas IV SD GMIT Airnona 1 Kupang masih kurang efektif karena masih terdapat beberapa hambatan yang dihadapi dalam proses pembelajaran berlangsung dikarenakan ada beberapa siswa yang belum bisa melakukan kontrol bola dengan baik.
Kata kunci: Pembelajaran, teknik dasar, mengontrol sepak bola.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
tujuan dari rumusan masalah adalah untuk mengetahui jenis-jenis bahasa kiasan dan jenis-jenis bahasa kiasan yang dominan dalam puisi-puisi karya Rudyard Kipling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan metode kuantitatif sedangkan datanya di ambil dari google. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan teori bahasa khiasan yang dikemukakan oleh Perrine dalam Sihite (2016). Dalam penelitian ini, penulis menganalisis tiga puisi karya Rudyard Kipling. Dari hasil analisis data penulis menemukan beberapa bahasa khiasan yang digunakan dalam puisi-puisi karya Rudyard Kipling, jenis-jenis bahasa kiasan yang dominan dalam puisi-puisi tersebut yaitu; repetition 35,1%, metaphor 16,6%, personification 18,5%, synecdoche 3,7%, hyperbole 5,8%, metonymy 14,8%, understatement 1,8% and apostrophe 3,7% dengan repetition sebagai bahasa kiasan yang paling dominan. Setelah melakukan analisis terhadap bahasa kiasan dalam puisi-puisi karya Rudyard Kipling, penulis berharap penelitian ini dapat memberikan informasi atau pengetahuan tentang bahasa kiasan yang digunakan dalam puisi-puisi karya Rudyard Kipling.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pernikahan merupakan kenyataan yang melibatkan masyarakat luas, baik sanak saudara maupun tetangga dan kenalan. Masyarakat ikut campur dalam urusan pernikahan, karena mereka berkepentingan dalam keutuhan kehidupan keluarga, sebab keluarga adalah sel masyarakat. Tugas saksi adalah membimbing dan mengawasi pasangan nikah untuk tetap berkomitmen dengan janji yang telah mereka ikrarkan dihadapan Tuhan dan JemaatNya, sehingga untuk menjadi saksi harus sesuai dengan ketentuan GMIT. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Peran Saksi Nikah sesudah Pernikahan Kudus Di Jemaat GMIT Sonhalan Ajaobaki? Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Peran Saksi Nikah Sesudah Pernikahan Kudus di Jemaat GMIT Sonhalan Ajaobaki dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan dipaparkan hasilnya secara deskriptif, informannya adalah orang tua saksi Saksi nikah berjumlah 10 orang dari tahun 2002 sampai sekarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa, peran saksi nikah di Jemaat Sonhalan Ajaobaki belum berjalan secara optimal, oleh karena kurangnya pemahaman dari saksi nikah tentang tugas dan tanggung jawab serta perannya sebagai orang tua saksi. Kendala lain yang dialami yakni kurangnya komunikasi antara pasangan nikah dengan saksi nikah dikarenakan kesibukan masing-masing sehingga pelaksanaan peran tugas dan tanggung jawab tidak berjalan secara baik. Di lain pihak Gereja kurang berperan dalam memberikan bimbingan dan informasi berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan, sehingga yang terjadi pemilihan saksi pernikahan hanya berdasarkan kenalan, orang yang memiliki posisi atau jabatan yang tinggi di dalam masyarakat tanpa memperhatikan spiritual dan teladan yang baik serta tidak sesuai dengan saksi yang diharapkan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Catatan Atas Laporan Keuangan Pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Catatan Atas Laporan Keuangan Pemerintah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan metode penelitian kuantitatif. Sumber data dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan kantor dinas sosial yang dijadikan sampel sebanyak 30 orang dengan menggunakan metode simple random sampling. Teknik analisis data dilakukan melalui uji validitas dan reabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi berganda.
Hasil penelitian ini adalah: Tingkat Pendidikan berpengaruh terhadap pemanfaatan catatan atas laporan keuangan yang ditunjukkan dengan perolehan hasil uji t yaitu nilai t hitung sebesar -4,195 dengan signifikansi 0,000 pada taraf signifikansi 5% dimana 0,000<0,05. Pengalaman Kerja tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan catatan atas laporan keuangan yang ditunjukkan dengan perolehan hasil uji t yaitu nilai t hitung sebesar 1,636 dengan signifikansi 0,114 pada taraf signifikansi 5% dimana 0,114 > 0,05. Faktor Sosial berpengaruh terhadap pemanfaatan catatan atas laporan keuangan yang ditunjukkan dengan perolehan hasil uji t yaitu nilai t hitung sebesar 3,111 dengan signifikansi 0,004 pada taraf signifikansi 5% dimana 0,004 < 0,05. Dalam penelitian ini menurut pandangan kepala dinas sosial telah sesuai dengan konsep kerja sehingga sebagian besar karyawan memiliki tingkat pendidikan dan faktor sosial yang cukup baik demi terciptanya keberlangsungan kinerja yang baik dan terciptanya pegawai yang produktif.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH STRUKTUR MODAL, LIKUIDITAS DAN PERTUMBUHAN LABA TERHADAP KUALITAS LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2016-2021. NAMA : ADRIANUS NORMANCE KASA NIM : 18410001 Persaingan industri Telekomunikasi nasional saat ini ditandai dengan mulai menguatnya tiga tren utama, yaitu evolusi platform jejaring sosial, mulai berkembangnya telepon seluler dan menguatnya posisi tawar konsumen. Berdasarkan UU No. 36 Tahun 1999 pasal 10 ayat 1 tentang telekomunikasi pelaksanaan perdagangan telekomunikasi di Indonesia tidak lagi monopoli tetapi mengarah ke persaingan bebas. Peraturan tersebut membuat struktur telekomunikasi di Indonesia mulai mengalami perubahan yang sangat mendasar. Persaingan dagang sektor telekomunikasi secara langsung maupun tidak langsung akan berimbas pada penjualan perusahaan telekomunikasi. (Akhmad,2015) Dalam sebuah perusahaan laba merupakan hal yang sagat penting. Setiap perusahaan ingin memperoleh laba sebesar- besarnya karena menghasilkan laba merupakan tujuan didirikanya sebuah perusahaan. Besarnya laba yang dihasilkan oleh perusahaan akan menjadi tolak ukur keberhasilan kinerja keuangan dan pengendalian internal suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Struktur Modal, Likuiditas, dan Pertumbuhan Laba Terhadap Kualitas Laba Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Telekomunikasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2016-2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor Telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berjumlah 19 perusahaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 5 perusahaan yaitu : PT. Smartfren Tbk (FREN), PT. XL Axiata Tbk (EXCL), PT. Indosat Tbk (ISAT), PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT. Bakrie Telkom Tbk (BETEL). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, pengelolaan data dan melakukan analisis mengenai pengaruh struktur modal, likuiditas, dan pertumbuhan laba terhadap kualitas laba dengan menggunakan data sekunder, maka hasil penelitiannya sebagai berikut : Hasil pengujian uji secara parsial diperoleh nilai signifikan DER sebesar 0.638>0,05, menunjukkan bahwa laverage berpengaruh tidak signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hipotesis 1 tidak terbukti kebenaranya. Hasil pengujian uji secara parsial diperoleh nilai signifikan sebesar CR 0,727 > 0,05, menunjukan bahwa current ratio berpengaruh tidak signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hipotesis 2 tidak terbukti kebenaranya. Hasil pengujian secara parsial diperoleh nilai signifikan PL sebesar 0.004 0,05 menunjukan bahwa pertumbuhan laba berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI. Kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hiptesis 3 terbukti kebenaranya. nilai F tabel sebesar 210. Dengan demikian nilai F hitung > F tabel (10,153>210). Maka dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil uji F variabel dependen struktur modal, likuiditas dan pertumbuhan laba berpengaruh secara simultan atau Bersama-sama memiliki pengaruh positif dan singnifikan terhadap variabel dependen kualitas laba. Hasil adjusted R square sebesar 0,276, ini berarti bahwa naik turunnya variabel dependen dalam hal ini kualitas laba dapat dijelaskan oleh variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu struktur modal, likuiditas dan pertumbuhan laba sebesar 27,6% sementara untuk sisanya sebesar 72,4% dijelakan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Struktur Modal, Likuiditas, Pertumbuhan Laba Dan Kualitas Laba
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “ Sebuah Analisis Bahasa Kiasan Dalam Lirik Lagu Pilihan Album Iwan Fals "Indonesia dalam Berita" pembelajaran ini bertujuan untuk menemukan bahasa kiasan , tipe bahasa kiasan yang paling dominan diguanakan dan arti dalam penggunaan kata/ bahasa pilihan dalam “ lirik Lagu pilihan album Iwan Fals "Indonesia dalam Berita" desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif berdasarka teori Keraf (2002;124-145) tentang jenis bahasa kiasan yang terdiri dari 60 jenis bahasa kiasan tapi dalam pembelajaran ini hanya fokus pada 12 jenis gaya bahasa yang terdiri dari 4 kategori yaitu : kategori pertama adalah simile metafora, personifikasi (perbandingan) ; kategori kedua adalah hiperbola, litotes, sakral, (kontras), dan ketiga adalah kiasan, metonomi, sinekdoke (hubungan): dan keempat adalah aliterasi, ephistrope, anafora (pengulangan). Proses analisis data adalah mengidentifikasi data kemudian mengklasifikasikan dan setelah itu mendeskripsikan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 5 lagu dalam album ini terdapat 12 metafora, 6 personifikasi, 42 hiperbola, 3 sinekdok, 7 litotes, dan 6 sakral. Hal ini membuktikan bahwa bahasa kiasan dalam Lirik Lagu Pilihan Album Iwan Fals “Indonesia Dalam Berita” penulis menemukan jenis lagu yang dominan yaitu : pertama hiperbola (42), kedua litotes (7), ketiga personifikasi (6) dan sarkasme (6) dan yang terakhir adalah synecdoche (3). Penelitian ini sangat penting untuk dikaji karena bahasa kiasan kata-kata tertentu yang dapat mengubah makna kalimat dalam lagu dan Dengan menggunakan bahasa kiasan, sebuah karya sastra justru akan lebih kaya, efektif, dan lebih sugestif bagi pembaca/pendengarnya. Selain itu, dengan menggunakan bahasa kiasan dalam sebuah karya, karya tersebut akan menarik perhatian, menciptakan kesegaran, lebih hidup, dan memunculkan gambaran fantasi yang nyata