2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Di Pulau Sabu, salah satu tradisi yang masih dilestarikan hingga saat ini adalah pehere djara. Tradisi ini kemudian menginspirasi umat Kristen di Sabu untuk mengadopsinya menjadi pehere djara paskah. Tradisi pehere djara paskah memiliki nilai kearifan lokal yang penting dalam memperkuat solidaritas antarsesama. Di Jemaat GMIT Bukit Sion Boko, Klasis Sabu Barat Raijua, tradisi ini memegang peran penting, terutama dalam kehidupan masyarakat adat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana Jemaat GMIT Bukit Sion Boko memaknai pehere djara paskah sebagai bentuk penghormatan terhadap kemenangan Yesus Kristus atas maut. Selain itu, peneliti menggali bagaimana jemaat menerapkan tradisi ini dalam kehidupan bergereja melalui liturgi serta bagaimana tradisi tersebut direfleksikan melalui teologi kontekstual, berdasarkan pandangan Stephen B. Bevans. Pendekatan teologis ini digunakan untuk menghubungkan budaya lokal dengan pemahaman Kristen. Dengan demikian, pehere djara paskah tidak hanya dilaksanakan sebagai ritual semata, melainkan sebagai sarana bagi jemaat untuk merasakan dan memaknai kemenangan Kristus atas maut secara mendalam. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif-analitis-reflektif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan tokoh jemaat dan masyarakat adat, serta studi dokumen terkait tradisi dan ibadah Paskah. Teknik analisis data mencakup reduksi data untuk menyaring informasi esensial, triangulasi sumber untuk memastikan keabsahan, serta penarikan kesimpulan yang logis dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi pehere djara paskah memberikan kontribusi positif dalam menjaga keharmonisan sosial. Tradisi ini memperkuat hubungan antara iman Kristen, budaya lokal Sabu, dan kehidupan sehari-hari jemaat. Pelaksanaannya menjadi wujud nyata penerapan teologi kontekstual yang mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dengan ajaran Kristen. Analisis teologis mengungkapkan bahwa ritual pehere djara paskah mencerminkan nilai-nilai Kristen, seperti kebangkitan Kristus, kasih sesama, dan solidaritas komunal. Gereja didorong untuk melihat tradisi ini sebagai jembatan yang memperkuat iman, budaya, pemahaman teologis jemaat, serta tindakan sosial yang berdampak positif. Oleh karena itu, pelestarian tradisi pehere djara paskah di Jemaat GMIT Bukit Sion Boko menjadi upaya krusial dalam menjaga identitas budaya sekaligus memperkaya kehidupan beriman. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan ilmu teologi kontekstual serta sumbangan praktis bagi jemaat GMIT Bukit Sion Boko dalam mengintegrasikan tradisi lokal ke dalam ibadah Kristen yang relevan dan bermakna.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berangkat dari realitas kehidupan jemaat GMIT Pniel Sikumana yang menghadapi tantangan dalam membangun persekutuan antargenerasi. Pembagian pelayanan ke dalam Unit Pembantu Pelayanan (UPP) dimaksudkan untuk menjawab kebutuhan kategorial jemaat, namun dalam praktiknya kerap memunculkan jarak relasional, minimnya interaksi lintas generasi, serta kecenderungan pelayanan yang berjalan secara terpisah. Kondisi ini menimbulkan persoalan teologis mengenai sejauh mana gereja sungguh menghidupi koinonia sebagai persekutuan yang mencerminkan identitas gereja sebagai keluarga Allah. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami pengalaman dan pemaknaan warga jemaat GMIT Pniel Sikumana terhadap kehidupan persekutuan antargenerasi, serta merefleksikannya dalam terang teologi gereja sebagai rumah iman (homemaking) guna merumuskan implikasi teologis bagi kehidupan bergereja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Metode ini dipilih untuk menaruh perhatian pada pengalaman hidup dan pemaknaan subjek penelitian terhadap realitas persekutuan jemaat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatoris, wawancara mendalam (in-depth interview), dan studi dokumen terhadap dokumen gereja serta literatur yang relevan. Lokus penelitian adalah Jemaat GMIT Pniel Sikumana, Klasis Kota Kupang Barat. Informan berjumlah delapan orang yang dipilih melalui purposive sampling, terdiri dari pendeta, unsur kategorial jemaat, pengajar PART, dan lansia. Metode penulisan yang digunakan bersifat deskriptif, analitis, dan reflektif, dengan memanfaatkan kerangka teologis homemaking dari Elizabeth Caldwell sebagai alat analisis. Temuan utama penelitian menunjukkan bahwa kehidupan persekutuan jemaat masih menghadapi tantangan relasional antargenerasi, namun sekaligus menyimpan potensi besar untuk dikembangkan. Pendekatan homemaking menegaskan bahwa gereja dipanggil untuk menjadi rumah bersama yang aman, inklusif, dan relasional, di mana setiap generasi hadir sebagai subjek yang saling membangun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa homemaking merupakan pendekatan teologis yang relevan untuk memperkuat koinonia dan memperkaya praksis kehidupan bergereja di GMIT Pniel Sikumana.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul Pengaruh Stres Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Aneka Niaga Kota Kupang. Rumusan masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah apakah stres kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Aneka Niaga Kota Kupang dan apakah beban kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Aneka Niaga Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan PT. Aneka Niaga Kota Kupang serta untuk mengetahui pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan PT. Aneka Niaga Kota Kupang. Penentuan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Aneka Niaga Kota Kupang yang berjumlah 55 orang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 55 orang (sampel jenuh). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang disebarkan secara langsung kepada responden. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel stres kerja, nilai indeks setiap indikator berkisar antara 75,815 sampai dengan 87,089. Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 752,161 dan nilai rata-rata indeks sebesar 83,573 yang berada pada kategori tinggi. Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel beban kerja, nilai indeks setiap indikator berkisar antara 70,541 sampai dengan 85,271. Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 614,151 dan nilai rata-rata indeks sebesar 76,768 yang berada pada kategori tinggi. Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel kinerja karyawan, nilai indeks setiap indikator berkisar antara 59,086 sampai dengan 77,088. Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 623,050 dan nilai rata-rata indeks sebesar 69,227 yang berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil persamaan regresi linear berganda Y = −34,354 + 1,028X₁ + 0,305X₂, diketahui konstanta regresi sebesar −34,354, koefisien regresi b₁ = 1,028 dan koefisien regresi b₂ = 0,305. Nilai konstanta sebesar −34,354 artinya jika stres kerja (X₁) dan beban kerja (X₂) bernilai nol, maka kinerja karyawan (Y) memiliki nilai sebesar −34,354 satuan. Koefisien regresi stres kerja (b₁) sebesar 1,028 artinya jika stres kerja (X₁) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka kinerja karyawan (Y) akan meningkat sebesar 1,028 satuan. Koefisien regresi bernilai positif yang berarti terdapat pengaruh positif stres kerja (X₁) terhadap kinerja karyawan (Y). Koefisien regresi beban kerja (b₂) sebesar 0,305 artinya jika beban kerja (X₂) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka kinerja karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,305 satuan, namun pengaruh tersebut tidak signifikan secara statistik. Implementasi terapan: Berdasarkan hasil penelitian, yang menunjukan bahwa stress kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan di PT. Aneka Niaga Kota Kupang, pimpinan PT. Aneka Niaga Kota Kupang, diharapkan dapat memperhatikan dan mengelola Tingkat stress kerja karyawan dengan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, komunikasi yang baik antara atasan dan karyawan, serta pemberian dukungan kerja yang memadai, agar tidak berdampak negatif terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya meskipun beban kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, pimpinan PT. Aneka Niaga Kota Kupang tetap diharapkan dapat memperhatikan pengelolaan beban kerja dengan memberikan arahan yang jelas, target kerja yang realistis, serta waktu penyelesaian pekerjaan yang cukup sehingga karyawan dapat bekerja lebih efektif dan kondisi kerja karyawan tetap terjaga dengan baik. Selain itu masih terdapat faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan namun belum dibahas dalam penelitian ini. Oleh karena itu, peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperdalam kajian mengenai stress kerja dan beban kerja dengan menggunakan metode penelitian yang berbeda, memperluas objek penelitian, serta menambah jumlah dan karakteristik responden yang lebih beragam agar diperoleh hasil penelitian yang lebih komprehensif.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi berjudul: Industri Tambak Garam dengan sub judul: Suatu Tinjauan Ekoteologi Terhadap Kehadiran Tambak Garam di Jemaat Imanuel Walurede dan Implikasinya Bagi Jemaat GMIT Imanuel Walurede yang ditulis oleh Raganof Miledu Biha. Penelitian ini berfokus pada persoalan ekoteologi yang sejauh mana kehadiran industri tambak garam di jemaat GMIT Imanuel Walurede mempengaruhi keadaan alam dan kehidupan jemaat setempat. Fokus ini muncul dari kenyataan efektifitas kehadiran tambak garam di tengah-tengah jemaat yang sangat mempengaruhi keadaan alam dan kehidupan jemaat dalam bersosialisasi antar jemaat. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan ekoteologi Emanuel Gerrit Singgih untuk menganalisis bagaimana pengaruh kehadiran tambak garam dan dapat memberikan sumbangan teologis dan praktis bagi jemaat GMIT Imanuel Walurede. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kehadiran tambak garam tidak serta-merta jemaat memperoleh lapangan pekerjaan, penghasilan yang menetap setiap bulan, pasokan garam yang banyak, tetapi juga terkandung dampak negatif, yaitu kerusakan alam yang membuat struktur tanah tidak subur, ketidakberlanjutan ekonomi dan ketegangan sosial jemaat serta munculnya pembangunan ekonomi yang tidak lagi berjalan seimbang dengan tanggung jawab terhadap ciptaan dan kehidupan sosial jemaat. Nilai-nilai yang terkandung dalam ekoteologi mengajak manusia untuk menghidupi cara mengelola dan juga tawaran dalam memelihara alam. Relevansi nilai-nilai ekoteologi bagi jemaat GMIT Imanuel Walurede terletak pada panggilan untuk menghidupi nilai-nilai tersebut sebagai tanggung jawab terhadap alam. Gereja diajak untuk menghidupi dan mengajarkan nilai-nilai kepada jemaat serta berpartisipasi dalam pengelolaan alam. Demikian pengelolaan industri tambak garam bukan menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi jemaat dalam melestarikan alam, melainkan kehadiran alam dapat dikelola dan dirawat dengan baik menjadi anugerah dari Allah dan bagian tersendiri dalam membangun pertumbuhan ekonomi bagi jemaat GMIT Imanuel Walurede.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ideologi kekerasan dalam Ester 9:11–17 dengan menggunakan pendekatan kritik ideologi menurut Gale A. Yee serta merefleksikan implikasinya bagi pewartaan firman yang bertanggung jawab di Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT). Ester 9:11–17 merupakan bagian yang paling problematis dalam Kitab Ester karena memuat narasi pembalasan orang Yahudi terhadap musuh-musuh mereka yang dilegitimasi secara politis dan religius. Narasi ini tidak hanya merekam pengalaman keselamatan umat Yahudi di masa diaspora, tetapi juga membentuk cara pandang tertentu mengenai identitas komunal, relasi kuasa, dan pembenaran terhadap tindakan kekerasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Metode tafsir yang digunakan adalah kritik ideologi, yang dilakukan melalui analisis intrinsik terhadap struktur naratif, penokohan, serta oposisi biner “kami” dan “mereka”, dan analisis ekstrinsik terhadap konteks sosial-politik serta ideologi yang melatarbelakangi teks. Melalui pendekatan ini, teks Alkitab dipahami bukan sebagai narasi yang netral, melainkan sebagai konstruksi ideologis yang mereproduksi dan melegitimasi kekerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan dalam Ester 9:11–17 merupakan produk ideologis yang berperan dalam membentuk identitas komunal orang Yahudi dan menormalkan pembalasan sebagai bagian dari narasi penyelamatan. Dalam konteks GMIT, pembacaan kritis ini menolong para pelayan firman untuk tidak memberitakan teks secara literal dan normatif, melainkan secara reflektif, etis, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, pewartaan firman tidak menjadi sarana pembenaran kekerasan atas nama iman, tetapi berfungsi membentuk iman yang peka terhadap keadilan, kemanusiaan, dan tanggung jawab moral Kata Kunci: Kritik Ideologi, Gale A. Yee, Ester 9:11–17, Kekerasan, Pewartaan Firman GMIT ABSTRACT This study aims to examine the ideology of violence in Esther 9:11–17 using the ideological criticism approach developed by Gale A. Yee and to reflect on its implications for responsible proclamation of the Word within the Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT). Esther 9:11–17 is one of the most problematic passages in the Book of Esther because it presents a narrative of Jewish retaliation against their enemies that is politically and religiously legitimized. This narrative not only records the experience of Jewish deliverance in the diaspora but also shapes particular perspectives on communal identity, power relations, and the justification of violence. This research employs a qualitative method with a library research approach. The interpretive method used is ideological criticism, carried out through intrinsic analysis of the narrative structure, characterization, and the binary opposition of “us” and “them,” as well as extrinsic analysis of the socio-political context and ideological background underlying the text. Through this approach, the biblical text is understood not as a neutral narrative, but as an ideological construction that produces and legitimizes violence. The findings indicate that the violence depicted in Esther 9:11–17 functions as an ideological product that shapes Jewish communal identity and normalizes retaliation as part of the deliverance narrative. In the GMIT context, this critical reading helps ministers of the Word avoid proclaiming the text in a literal and normative manner, and instead encourages a reflective, ethical, and responsible interpretation. Thus, the proclamation of the Word does not serve to justify violence in the name of faith, but contributes to the formation of faith that is sensitive to justice, humanity, and moral responsibility. Keywords: Ideological Criticism, Gale A. Yee, Esther 9:11–17, Violence, GMIT Proclamation of the Word
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilaksanakan di Panti Asuhan Kristen GMIT 221 Kupang dan
berangkat dari realitas pengasuhan anak-anak panti asuhan yang tidak hanya
mencakup pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga dimensi emosional, sosial, dan
spiritual anak. Dalam praktiknya, pola pengasuhan yang diterapkan belum
sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai pastoral yang mendukung pertumbuhan
holistik anak, seperti kasih, penerimaan, pemeliharaan, dan pembimbingan yang
aman dan membangun. Berdasarkan realitas tersebut, persoalan utama dalam
penelitian ini adalah bagaimana nilai-nilai pastoral diwujudkan dalam praktik
pengasuhan anak-anak panti asuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengasuhan anak-anak di Panti Asuhan Kristen GMIT 221 Kupang serta
meninjaunya secara teologis berdasarkan pendekatan konseling pastoral.
Kerangka teoretis penelitian ini menggunakan teori konseling pastoral Howard
Clinebell, khususnya lima fungsi pastoral, yaitu menyembuhkan (healing),
menopang (sustaining), membimbing (guiding), memulihkan (reconciling), dan
memelihara pertumbuhan (nurturing), namun penulis lebih fokus pada fumgsi
membimbing (guiding). Teori ini digunakan untuk menilai sejauh mana nilai-nilai
pastoral terealisasi dalam praktik pengasuhan anak. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Data diperoleh melalui
wawancara mendalam dengan pengasuh dan anak-anak panti asuhan, serta studi
kepustakaan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan
menggunakan kerangka teori konseling pastoral. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa nilai-nilai pastoral telah diupayakan dalam praktik pengasuhan, namun
belum dijalankan secara konsisten dan optimal. Refleksi teologis dari Perjanjian
Lama dan Perjanjian Baru menegaskan bahwa anak-anak adalah pribadi berharga
di hadapan Allah yang berhak menerima pengasuhan yang manusiawi,
memerdekakan, dan membimbing. Pengasuh dipanggil sebagai rekan sekerja
Allah untuk menghadirkan relasi yang aman, menerima, dan menyembuhkan,
sementara gereja memiliki tanggung jawab pastoral untuk memperlengkapi dan
mendampingi pengasuh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengasuhan yang
utuh memerlukan sinergi antara pengasuh dan gereja untuk menumbuhkan
kesejahteraan holistik dan nilai-nilai pastoral pada anak-anak panti asuhan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa kerap kali dalam dunia pendidikan perhatian masyarakat lebih tertuju pada guru, sekolah, metode pengajaran, dan kurikulum sebagai penentu utama keberhasilan atau kegagalan proses belajar anak, sementara peran orang tua sebagai pendidik pertama dan utama kurang mendapat perhatian. Cara pandang tersebut berdampak pada rendahnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi pendidikan anak, termasuk dalam konteks pendidikan nonformal di Jemaat GMIT Efrata Karisin melalui Sanggar Belajar School of Life. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran orang tua dalam pendidikan anak melalui pelaksanaan Program The Parenting Project di Jemaat GMIT Efrata Karisin serta merefleksikannya dalam perspektif teologi sosial sebagai bentuk kemitraan orang tua dengan Allah dalam pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan majelis jemaat, tutor School of Life, serta orang tua peserta Program The Parenting Project, dan telaah dokumen. Analisis data dilakukan dengan mengintegrasikan teori keterlibatan orang tua dari Joyce L. Epstein sebagai kerangka analisis pendidikan dan pendekatan teologi sosial menurut Banawiratma yang menempatkan penyelidikan sosial sebagai dasar refleksi iman dalam memahami realitas pendidikan jemaat secara kritis dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program The Parenting Project berperan penting dalam menggeser cara pandang orang tua dari sikap menyerahkan pendidikan sepenuhnya kepada sekolah menuju kesadaran akan tanggung jawab bersama dalam pendidikan anak. Program ini mendorong pola pengasuhan yang lebih dialogis, mendukung perkembangan belajar anak, serta memperkuat peran gereja sebagai agen transformasi sosial di bidang pendidikan. Namun demikian, keberlanjutan program memerlukan pendampingan dan evaluasi yang konsisten agar dampaknya tetap terjaga.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penindasan gender merupakan persoalan serius yang masih dihadapi dalam kehidupan bergereja di GMIT. Keberadaan jemaat yang hidup dalam konteks masyarakat dengan budaya patriarki yang kuat turut membentuk sistem sosial yang menempatkan perempuan pada posisi subordinat, kurang didengar, dan kerap dipahami sekadar sebagai pelengkap laki-laki. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengungkapkan suara, perasaan, emosi dan tindakan Yael dalam teks Hakim-hakim 4:17–24 dan 5:24–27 yang selama ini terpinggirkan dalam pembacaan Alkitab yang dipengaruhi struktur patriarki serta mengimplikasikannya bagi jemaat GMIT Alfa Omega Labat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode feminis kritis Elisabeth Schüssler Fiorenza yang menafsirkan teks dari pengalaman konkret perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks Hakim-hakim 4:17–24 dan 5:24–27, menegaskan bahwa kekerasan tidak dibenarkan, melainkan dipahami dalam konteks krisis kehidupan dan ketiadaan sistem keadilan, sehingga penekanan teks terletak pada keberpihakan Allah terhadap kehidupan dan pembebasan dari penindasan. Suara Yael dalam teks ini menegaskan keberanian, kepekaan, dan tanggung jawab moral sebagai sikap iman yang berpihak pada kehidupan. Temuan ini menegaskan bahwa Allah memberkati perempuan bukan karena status sosial atau kepatuhan pada struktur patriarki, melainkan karena keberanian dan tanggung jawab etisnya, sehingga Jemaat GMIT Alfa Omega Labat dipanggil untuk keluar dari struktur patriarki yang menindas serta secara berani, bertanggung jawab, peka, dan cerdik menghadirkan pembebasan
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini membahas makna teologis tindakan memberi dalam konteks pembangunan rumah Tuhan melalui kajian terhadap 1 Tawarikh 29:1–9. Teks ini dipilih karena secara eksplisit menekankan kerelaan hati sebagai dasar utama dalam memberi, yang sering kali diabaikan dalam praktik kehidupan bergereja. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami konteks historis dan teologis 1 Tawarikh 29:1–9, merumuskan kerygma teologis yang terkandung di dalamnya, serta mengkaji implikasinya bagi pemaknaan persembahan pembangunan di GMIT Bait’EL Naimata.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir historis-kritis, yang dilengkapi dengan refleksi teologis normatif. Data primer diperoleh dari teks Alkitab 1 Tawarikh 29:1–9, sedangkan data sekunder berasal dari literatur tafsir, buku teologi, dan sumber akademik lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan memberi dalam teks ini merupakan respons iman atas kasih karunia Allah, yang diwujudkan melalui kerelaan hati, keteladanan pemimpin, dan partisipasi komunal. Memberi tidak dipahami sebagai kewajiban struktural atau tekanan sosial, melainkan sebagai ekspresi syukur, ketaatan, dan sukacita dalam relasi dengan Allah. Implikasi teologisnya bagi GMIT Bait’EL Naimata menegaskan pentingnya membangun spiritualitas memberi yang berpusat pada kerelaan hati, sehingga persembahan pembangunan tidak dipahami sebagai beban, melainkan sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab iman umat.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Dalam kehidupan bergereja, masih ada segelintir orang yang terjebak di dalam suatu sikap sinkretis karena terpaku kepada kebudayaan. Kebudayaan memang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia, namun dalam kebudayaan terdapat bagian-bagian yang bertentangan dengan sisi teologis Kekristenan, terkhususnya pada sistem kurban dalam kebudayaan yang dianggap masih perlu dan masih dapat dilakukan dengan mengacu pada sisi teologis. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman akan esensi dari kurban yang masih dilakukan jemaat, sehingga mereka dapat memahami secara teologis apa yang mereka lakukan. Di sini penulis menggunakan pendekatan tafsir Historis-Kritis terhadap teks Ibrani 9:11-14 dan menggunakan mix method sebagai bagian dalam proses penulisan sehingga tidak hanya melihat dari segi pustaka tetapi juga dari segi kehidupan jemaat. Setelah melakukan penafsiran dan menggali kerygma, penulis menemukan bahwa dalam teks yang ada, Kristus digambarkan sebagai seorang Imam Besar yang datang sebagai penggenap dan menjadi kurban yang hidup bagi perjanjian yang baru, sehingga dengan pemberian diri Kristus, manusia tidak lagi memerlukan pencurahan darah lain karena semuanya itu telah ada di dalam Kristus sebagai kurban yang final, akan tetapi dalam kebudayaan yang sulit untuk dirubah, perlu adanya reinterpretasi atau menggali esensi lain yang ada dalam sistem yang berbalut kebudayaan dan bagaimana kaitannya dengan Kristus.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK
“Deskripsi Tentang Penegakan Hukum Memasukan Media Pembawa Hama Dan
Penyakit Tanpa Sertifikat Kesehatan Dan Karantina Dari Malaysia Ke Indonesia”.
Natalia Sartony De Fatima
Masalahan penelitian penulis adalah: Bagaimanakah Pertimbangan Hakim Dalam
Memutuskan Perkara Memasukan Media Pembawa Hama Dan Penyakit Tanpa Sertifikat
Kesehatan Dan Karantina Dari Malaysia Ke Indonesia dan Bagaimana Akibat Hukum
Terhadap Pelaku Dan Barang Bukti?
Tujuan Penelitian penulis adalah: Untuk Mengetahui Penerapan Pasal Terkait
Memasukan Media Pembawa Hama Dan Penyakit Tanpa Sertifikat Kesehatan Dan
Karantina Dari Malaysia Ke Indonesia dan Untuk Mengetahui Akibat Hukum Terhadap
Pelaku Dan Barang Bukti.
Sifat penelitian penulis adalah “Deskriptif”, yaitu memberikan gambaran
permasalahan yang diteliti. Jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normative.
Variable yang digunakan yaitu: Variabel bebas dan Variabel Terikat. Teknik
pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi kepustakaan atau studi
dokumen. Studi kepustakaan adalah kegiatan untuk menghimpun informasi yang relevan
dengan topik atau masalah yang menjadi obyek penelitian. Informasi tersebut dapat
diperoleh dari buku-buku, karya ilmiah, tesis, disertasi, ensiklopedia, internet, dan
sumber-sumber lain.
Hasil penelitian menunjukan bahwa:
1. Pertimbangan hakim dalam memutus perkara memasukan media pembawa hama dan
penyakit tanpa sertifikat kesehatan dan karantina dari Malaysia ke Indonesia adalah:
a. Perbuatan terdakwa merupakan tindak pidana
b. Perbuatan terdakwa terbukti melanggar pasal Pasal 31 ayat (1) Jo Pasal 5 huruf a
dan c UU Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan
Jo Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP yakni :
1) Memasukan media pembawa hama dan penyakit hewan karantina ke dalam
wilayah NKRI.
2) Tidak dilengkapi sertifikat kesehatan dari negara asal dan negara transit bagi
hewan, bahan asal hewan, hasil bahan asal hewan, ikan, tumbuhan dan
bagian-bagian tumbuhan, kecuali media pembawa yang tergolong benda lain.
3) Tidak dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina di tempat-tempat
pemasukan untuk keperluan tindakan karantina.
4) Menganjurkan orang lain dengan menjanjikan sesuatu untuk memasukan
media pembawa hama dan penyakit hewan karantina ke dalam wilayah
NKRI.
c. Majelis hakim mempertimbangkan untuk memberikan pidana penjara dan denda
kepada pelaku tersebut.
2. Akibat hukum dari tindak pidana memasukan media pembawa hama dan penyakit
tanpa sertifikat kesehatan dan karantina dari Malaysia ke Indonesia terhadap pelaku
dan barang bukti.
a. Pelaku yaitu Pelaku dipidana penjara, Pelaku membayar denda dan Pelaku
membayar biaya perkara
b. Barang Bukti dikembalikan kepada Penuntut Umum untuk dipergunakan sebagai
barang bukti dalam perkara lainnya.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berfokus pada persoalan bagaimana narasi perjumpaan Yesus dan Zakheus dalam Lukas 19:1–10 memuat konstruksi ideologis tertentu, serta sejauh mana narasi tersebut dapat dibaca sebagai dasar teologis bagi pemahaman nir- kekerasan dalam upaya penyelesaian konflik di Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT). Fokus ini muncul dari kenyataan bahwa konflik merupakan fenomena yang tidak terpisahkan dari dinamika kehidupan bergereja di GMIT. Cara konflik ditangani mencerminkan pilihan-pilihan teologis dan struktural tertentu, yang penting untuk dianalisis secara kritis guna melihat sejauh mana penanganan tersebut berkontribusi pada pemulihan relasi dan penguatan persekutuan gerejawi. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap ideologi dominan yang bekerja di balik teks Lukas 19:1–10, menelusuri ideologi alternatif yang ditampilkan melalui tindakan Yesus, serta merumuskan kontribusi teologisnya bagi pengembangan pemahaman nir-kekerasan dalam konteks penyelesaian konflik di GMIT. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Penafsiran teks dilakukan melalui kritik ideologi dengan analisis intrinsik dan ekstrinsik, sehingga teks dibaca sebagai produk sosio-historis yang berelasi dengan struktur kuasa, eksklusi sosial, dan dinamika kekerasan yang dilembagakan dalam konteks Kekaisaran Romawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lukas 19:1–10 merefleksikan ideologi dominan berupa etnosentrisme religius yang melegitimasi eksklusi sosial dan kekerasan kultural terhadap Zakheus sebagai pemungut cukai. Di tengah konstruksi tersebut, tindakan Yesus menghadirkan ideologi alternatif berupa praksis nir-kekerasan yang bersifat relasional dan transformatif, yang membuka ruang pertobatan, pemulihan relasi sosial, dan keadilan ekonomi tanpa paksaan. Temuan ini menegaskan bahwa nir-kekerasan dalam Injil Lukas berfungsi sebagai strategi teologis aktif yang relevan untuk mengembangkan pendekatan penyelesaian konflik di GMIT yang berorientasi pada rekonsiliasi dan pemulihan persekutuan.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS PROJECT SAINS TERHADAP PENGUASAAN KONSEP SISWA Boimau S. J)* Meha A. M)** Manu T. S. N)** Salah satu masalah yang terdapat di kelas XI SMA Negeri Banat adalah rendahnya penguasaan konsep siswa dalam proses pembelajaran materi sistem reproduksi manusia sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh penggunaan E-Modul Interaktif Berbasis Project Sains terhadap Penguasaan Konsep Siswa. Penelitian ini merupakan penelitian metode eksperimen dengan rancangan penelitian true eksperimental design. Dengan jumlah populasi sebanyak 41 dan jumlah sampel dua kelas yang terdiri dari siswa kelas kelas X IPA 1 dan kelas X IPA 2, dimana kelas X IPA 1 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 20 orang dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 21 orang. Pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampel jenuh. Pengumpulan data menggunakan tes penguasaan konsep, data penelitian dianalisis menggunakan uji statistik parametrik yaitu uji-t dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada kelas kontrol dan kelas eksperimen memiliki perbedaan penguasaan konsep siswa. Pada kelas eksperimen peneliti menggunakan E-Modul Interaktif Berbasis Project Sains sehingga dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa dikelas. Hal ini dapat di lihat dari nilai rata-rata posttest kelas eksperimen yaitu 68,85 sedangkan pada kelas kontrol 56,4. Hasil presentase kelas kontrol ini menunjukan bahwa penguasaan konsep siswa dalam proses pembelajaran menggunakan buku cetak masih rendah. Fakta tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada penggunaan E-Modul Interaktif Berbasis Project Sains terhadap Penguasaan Konsep Siswa di kelas XI SMA Negeri Banat. Kata Kunci: Bahan ajar, E-Modul Interaktif, Sistem Reproduksi Manusia, Penguasaan Konsep Keterangan * ) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF THE USE OF INTERACTIVE E-MODULES BASED ON SCIENCE PROJECTS ON STUDENTS' MASTERY OF CONCEPTS Boimau S. J)* Meha A. M)** Manu T. S. N)** One of the problems contained in class XI of SMA Negeri Banat is the low mastery of students' concepts in the process of learning material on the human reproductive system, so the purpose of this study is to determine the effect of the use of Interactive E-Modules Based on Science Projects on Students' Conceptual Mastery. This research is an experimental method research with a true experimental design research design. With a population of 41 and a sample of two classes consisting of students in class X Science 1 and class X Science 2, where class X Science 1 as a control class with a total of 20 students and class XI Science 2 as an experimental class with a total of 21 students. The sampling used is a saturated sampling technique. Data collection was used a concept mastery test, research data was analyzed using a parametric statistical test, namely a t-test with the help of SPSS. The results of this study state that in the control class and the experimental class, there is a difference in students' mastery of concepts. In the experimental class, the researcher used an Interactive E-Module Based on a Science Project so that it could improve students' mastery of concepts in the classroom. This can be seen from the average posttest score of the experimental class which is 68.85 while in the control class it is 56.4. The results of the percentage of this control class show that students' mastery of concepts in the learning process using printed books is still low. This fact shows that there is a significant influence on the use of Science Project-Based Interactive E-Modules on Student Concept Mastery in grade XI of SMA Negeri Banat. Keywords: Teaching Materials for Interactive E-Modules, Human Reproductive System, Concept Mastery Description * ) : Researcher **) : Supervisor
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK INVENTARISASI TUMBUHAN PARASIT DIKAWASAN HUTAN DESA OEBATU KECAMATAN ROTE BARAT DAYA KABUPATEN ROTE NDAO Mesah, M,D.)* Ballo, A.)** Nge, S,T.M.)** Inventarisasi tumbuhan parasit sangat besar manfaatnya dalam rangka menambah wawasan mengenai keanekaragaman tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk 1). menginventarisasi jenis-jenis tumbuhan parasit, 2). mengetahui karakteristik inang Di Kawasan Hutan Desa Oebatu, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data eksplorasi dan sampling (plot). Hasil Penelitian telah ditemukan 3 spesies tumbuhan parasit yang tergolong ke dalam 3 famili yakni Spesies Tali Putri (Cassytha filiformis), F.(Lauraceae), Spesies Benalu (Dendrophthoe pentandra), F.(Loranthaceae), dan spesies Cendana (Santalum album), F.(Santalaceae). Berdasarkan karakteristik pada inangnya ditemukan 9 spesies inang yang tergolong dalam 2 karakteristik inang yaitu : pertama, pohon antara lain : Melaleuca leucadendra, Ziziphus mauritiana, Cassia fistula dan Mallotus philippensis. Kedua adalah perdu yaitu: Tabernaemontana divaricata, Jatropha gossypiifolia, Chromolaena odorata, Annona squamosa dan Vitex trifolia. Kata Kunci: Inventarisasi, Tumbuhan Parasit, Inang, Desa Oebatu. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRACT INVENTORY OF PARASITIC PLANTS IN THE FOREST AREA OF OEBATU VILLAGE, SOUTHWEST ROTE DISTRICT, ROTE NDAO REGENCY Mesah, M,D.)* Ballo, A)** Nge, S,T.M.)** Inventory of parasitic plants was very beneficial in order to increase insight into plant diversity. This study aims to 1). Inventory the types of parasitic plants, 2). determine the characteristics of the host in the Oebatu Village Forest Area, Southwest Rote District, Rote Ndao Regency. The research method used was a qualitative descriptive method with exploration and sampling (plot) data collection techniques. The founding of the study were found 3 species of parasitic plants belonging to 3 families namely the Princes Rope species (Cassytha filiformis), F. (Lauraceae), Mistletoe species (Dendrophthoe pentandra), F.(Loranthaceae), and Sandalwood species (Santalum album), F. (Santalaceae). Based on the characteristics of the host, 9 host species were found which were classified into 2 host characteristics, namely : first, trees including: Melaleuca leucadendra, Ziziphus mauritiana, Cassia fistula and Mallotus philippensis. The second is shrubs, namely: Tabernaemontana divaricata, Jatropha gossypiifolia, Chromolaena odorata, Annona squamosa and Vitex trifolia. Keywords : Inventory, Parasitic Plants, Hosts, Oebatu Village Information: *) Researcher **) Advisor
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku Dasar-dasar Manajemen dibuat untuk mengulas secara rinci agar pembaca menjadi tertarik dan termotivasi untuk terus mempelajari dan mengembangkan peluang di bidang manajemen sehingga dapat meningkatkan kecakapan dan keterampilan mahasiswa khususnya sense of business sehingga akan tercipta manajer-manajer handal di bidangnya, serta dapat menumbuhkan manajer-manajer yang proaktif dan berpendidikan tinggi, membangun networking dengan segala jenis bisnis baik di dalam maupun luar negeri. Semoga melalui buku ini diharapkan akan timbul minat dan semangat menjadi manajer-manajer yang kreatif, inovatif, dan optimis dalam menciptakan sesuatu yang baru demi meraih sukses dalam persaingan global. Banyak cara yang bisa dilakukan orang agar tujuannya dapat tercapai. Sebagian orang memandang bahwa untuk mencapai tujuan hidupnya hanya akan dapat dicapai apabila orang tersebut mau bekerja keras dan tidak semata-mata menggantungkan hidupnya pada orang lain. Dalam perkembangan zaman, pemenuhan kebutuhan ataupun pencapaian tujuan hidup tidak lagi sesederhana seperti yang dilakukan masyarakat tradisional. Masyarakat modern sudah mulai memikirkan perlunya bekerja sama dan saling berinteraksi antara sesama. Interaksi manusia yang satu dengan yang lainnya sering kali menimbulkan keinginan untuk hidup dalam satu kelompok, baik itu kelompok yang besar maupun kelompok kecil sekalipun. Kelompok-kelompok manusia yang di dalamnya terdapat lebih dari dua orang biasanya kita sebut sebagai anggota organisasi.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku Manajemen Industri Hasil Perikanan ini hadir sebagai referensi komprehensif bagi akademisi, praktisi, dan mahasiswa yang ingin memahami berbagai aspek strategis dalam pengelolaan industri hasil perikanan secara modern dan berkelanjutan. Setiap bab membahas tema penting mulai dari ruang lingkup, manajemen bahan baku, organisasi, fasilitas, hingga mutu, pemasaran, dan pengembangan produk, yang dikemas berdasarkan pendekatan ilmiah dan pengalaman lapangan para penulis. Dengan mengintegrasikan wawasan teknis dan manajerial, buku ini menjadi panduan aplikatif dalam mendukung daya saing industri perikanan nasional di tengah tantangan globalisasi dan perubahan lingkungan.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa perempuan sering kehilangan suara dalam struktur masyarakat patriarkal, sebagaimana tergambar dalam kisah Dina dan Sikhem dalam Kejadian 34:1–31. Masalah utama yang diangkat adalah bagaimana narasi ini mencerminkan ketidakadilan terhadap perempuan dan bagaimana gereja dapat merespons realitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menafsirkan kisah Dina secara naratif dan mengaitkannya dengan kesempatan perempuan untuk bersuara atas ketidakadilan di dalam kehidupan jemaat, khususnya di GMIT Yegar Sahaduta Bello. Metode yang digunakan adalah kritik naratif untuk menelusuri struktur dan pesan teks Alkitab, serta wawancara mendalam untuk mengungkap pengalaman dan tanggapan jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah Dina dapat menjadi dasar teologis dan etis dalam membangun kesadaran gereja terhadap isu kekerasan berbasis gender. Implikasinya, gereja didorong untuk menyediakan ruang aman, pendampingan pastoral, serta pendidikan teologis yang mendukung perempuan agar berani bersuara dan berperan aktif dalam kehidupan iman dan sosial.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran Persekutuan Doa Keluarga Mezbah terhadap kehidupan jemaat di GMIT Betesda Kiukenat, dengan fokus pada dampak negatif berupa penolakan terhadap pendeta sebagai Ketua Majelis Jemaat (KMJ). Penelitian ini menggunakan pendekatan “Mix Methods”, yaitu gabungan metode kualitatif dan kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi partisipatif, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persekutuan Doa Keluarga Mezbah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kehidupan rohani jemaat. Di satu sisi, persekutuan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan spiritualitas dan kebersamaan jemaat. Namun di sisi lain, muncul pengaruh negatif berupa penolakan terhadap pendeta sebagai KMJ, yang menunjukkan adanya penyimpangan fungsi persekutuan doa dari tujuan utamanya. Refleksi teologis dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan di GMIT Betesda Kiukenat mencerminkan semangat jemaat mula-mula dalam Kisah Para Rasul yang hidup dalam doa, kebersamaan, dan kasih. Namun, dalam kerangka gereja Presbiterian Sinodal GMIT, kehadiran pendeta tetap merupakan bagian penting untuk menjaga kemurnian ajaran dan kesinambungan pelayanan. Oleh karena itu, Sinode dan Klasis diharapkan dapat menjadi jembatan pemulih hubungan dan membuka ruang dialog demi memperkuat spiritualitas komunitas dalam semangat gereja yang satu, kudus, am, dan rasuli. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan refleksi bagi GMIT Betesda Kiukenat, agar kehidupan jemaat mula-mula menjadi cermin dan pedoman, khususnya bagi Persekutuan Doa Keluarga Mezbah, supaya kembali pada fungsi semula sebagai sarana pertumbuhan iman. Dengan demikian, persekutuan doa tidak menjadi alat pembentukan kekuasaan, tetapi menjadi wadah yang membangun kesatuan dan ketaatan dalam tubuh Kristus, serta mendorong jemaat menjadi komunitas yang inklusif, terutama dalam menerima pelayanan pendeta sebagai KMJ.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul penelitian “Pengaruh Pengetahuan Keuangan Dan Keterampilan Keuangan Terhadap Perilaku Keuangan Pada UMKM’’ (Di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan keuangan dan keterampilan keuangan terhadap perilaku keuangan pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Oesapa. Permasalahan yang dihadapi UMKM sering kali berkaitan dengan pengelolaan keuangan yang kurang optimal, sehingga mempengaruhi keberlanjutan usaha. Pengetahuan keuangan yang memadai diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memahami konsep dasar keuangan, sedangkan keterampilan keuangan berkaitan dengan kemampuan praktis dalam mengelola arus kas, menyusun laporan keuangan, serta mengambil keputusan finansial yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian terdiri dari 33 pelaku UMKM yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh kedua variabel independen terhadap perilaku keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan dan keterampilan keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan pada UMKM di Kelurahan Oesapa. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi dan pelatihan keuangan bagi pelaku UMKM agar mampu mengelola keuangan usaha secara lebih bijak dan berkelanjutan.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS ANTIOKSIDAN PADA MASKER WAJAH BERBAHAN DASAR ARANG AKTIF TEMPURUNG LONTAR (Borassus flabeliffer L) Redo. I)* Ballo. A)** Nge. S.T.M)** Lontar (Borassus flobellifer L.) adalah salah satu jenis pohon palma yang banyak tumbuh di wilayah Asia Tenggara dan Asia Selatan. Di Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Timur (NTT), lontar ditemukan hampir diseluruh wilayah, termasuk Pulau Timor, Rote, dan Sabu. Pulau Rote bahkan dikenal dengan julukan Nusa Lontar, karena keberadaan pohon ini yang sangat melimpah. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui kandungan antioksidan pada masker wajah berbahan dasar arang aktif tempurung lontar (Borassus flabeliffer L). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode DPPH (1,1-defenil-2-pikrilhidrazil) dengan menggunkan spektrofotometer UV-VIS. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam Analyze Of Variance (ANOVA) untuk mengetahui pengaruh perlakuan yang dicobakan. Hasil analisis disajikan dalam bentuk tabel kemudian dijabarkan dalam bentuk narasi. Berdasarkan nilai IC50 pada produk masker wajah perlakuan F3 tergolong sangat kuat. Antioksidan dari masker wajah dengan penambahan arang aktif tempurung lontar diperoleh nilai IC50 pada F3 dengan nilai IC50 46,62572501, yang menunjukan bahwa F3 adalah formulasi yang paling efektif dalam menangkal radikal bebas. Kata Kunci : Lontar, arang aktif, masker wajah Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT ANTIOXIDANT ANALYSIS OF FACE MASK BASED ON ACTIVE ARCHARGE OF LONTAR (Borassus flabeliffer L) TEMPURES Redo. I)* Ballo. A)** Nge. S.T.M)** Lontar (Borassus flobellifer L.) is a type of palm tree that grows in Southeast Asia and South Asia. In Indonesia, especially East Nusa Tenggara (NTT), lontar is found in almost all regions, including Timor, Rote, and Sabu islands. Rote Island is even known as Nusa Lontar, due to the abundant presence of this tree. The purpose of this study was to determine the antioxidant content of face masks made from lontar shell activated charcoal (Borassus flabeliffer L). The method used in this study was the DPPH (1,1-defenyl-2-picrylhydrazyl) method using a UV-VIS spectrophotometer. The data obtained were analyzed by Analyze Of Variance (ANOVA) to determine the effect of the treatment tried. The results of the analysis are presented in tabular form and then described in narrative form. Based on the IC50 value of the F3 treatment face mask product is classified as very strong. Antioxidants from face masks with the addition of activated charcoal of lontar shell obtained IC50 value in F3 with IC50 value 46,62572501, which shows that F3 is the most effective formulation in counteracting free radicals. Keywords : Lontar, activated charcoal, face mask Description *) : Researcher **) : Advisor