2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
This research aims to identify the motivation and challenges faced by second-grade
students at UPTD SMP Negeri 2 Kupang in learning English. The study employed
a descriptive quantitative method using two instruments: a questionnaire and
interviews. The data were collected from 22 students as respondents. Which is
70.25% of students indicating a medium level of intrinsic motivation, and 68% of
students also indicating a medium level of extrinsic motivation. The results show
that 76.18% of the students have a high level of motivation in learning English,
indicating a generally positive attitude toward the subject. However, 73.63% of the
students also reported facing several challenges during the learning process. These
challenges include a lack of sustained motivation, limited instructional support, fear
of making mistakes, and the complexity of English phonology. The combination of
questionnaire and interview data supports a deeper understanding of the students'
learning experiences. The findings suggest that although students are motivated to
learn English, targeted efforts are needed to overcome the specific barriers they face
in the classroom.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa
dalam pembelajaran bahasa Inggris menggunakan media Pop-Up Book di SMP
Negeri 1 Amanatun Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
kuantitatif dan desain penelitiannya adalah Pre-Experimental. Sampel untuk
penelitian ini adalah 30 siswa. Data dikumpulkan menggunakan tes kosakata yang
diberikan sebelum dan sesudah pengaplikasian. Analisis data menggunakan
analisis statistik sederhana dan uji-t. Temuan menunjukkan peningkatan yang
signifikan dalam penguasaan kosakata siswa, dengan skor rata-rata meningkat dari
50,33 pada pra-tes menjadi 77,33 pada pasca-tes. Hasil uji-t menunjukkan bahwa
nilai-t (17,24) lebih tinggi dari nilai tabel-t (1,69), menunjukkan bahwa hipotesis
alternatif (H1) diterima. Kesimpulannya, penggunaan media Buku Pop-Up
memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan penguasaan kosakata
siswa kelas tujuh di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ekuitas, pembiayaan dan dana pihak ketiga terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan-perusahaan jasa keuangan sub sektor perbankan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020 hingga 2024. Dalam konteks manajemen keuangan Pertumbuhan laba merupakan indikator penting yang mencerminkan kinerja dan daya saing suatu perusahaan dalam menghadapi tantangan ekonomi yang dinamis. Oleh karena itu variabel-variabel yang memengaruhi laba baik yang bersumber dari struktur modal internal maupun dana eksternal menjadi objek kajian yang relevan dan strategis untuk diteliti lebih lanjut.
Ekuitas sebagai representasi dari modal sendiri perusahaan merefleksikan kekuatan permodalan yang dapat dimanfaatkan untuk mendanai aktivitas operasional maupun investasi jangka panjang. Pembiayaan yang dalam konteks ini mencakup penyaluran dana dalam bentuk kredit atau pembiayaan produktif lainnya mencerminkan strategi manajemen dalam mengelola aset keuangan guna menghasilkan pendapatan. Sementara itu dana pihak ketiga menggambarkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan yang dihimpun melalui produk-produk simpanan seperti giro, tabungan, dan deposito digunakan kembali sebagai sumber pembiayaan oleh pihak bank.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling yaitu dengan menetapkan kriteria tertentu dalam pemilihan sampel yang relevan dengan tujuan penelitian. Dari total 50 perusahaan perbankan yang menjadi populasi. sebanyak 24 perusahaan memenuhi kriteria dan dijadikan sampel. Pengamatan dilakukan selama empat tahun berturut-turut. sehingga diperoleh total 120 observasi data. Data dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh simultan dan parsial dari masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen, disertai uji t, uji f serta pengujian koefisien determinasi (R²).
Hasil penelitian menunjukan banwa ( 1) Ekuitas berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Hal ini dibuktikan dengan t-hitung lebih besar dari t-tabel (3,012.>1,980) dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 atau (0,003<0,05). (2) Pembiyaan tidak berpengaruh berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Hal ini dibuktikan koefisien regresi sebesar t-hitung lebih kecil dari t tabel (0,127<1,980) dan nilai signifikan lebih besar dari 0.05 atau ( 0,899>0,005. ( 3) Dana Pihak Ketiga tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar t-hitung lebih kecil t tabel (0,436>1.980) dan nilai signifikan lebih besar dari 0,05 atau 0.664>0,05.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Struktur Kepemilikan Terhadap Nilai
Perusahaan Dengan Kinerja Keuangan dan Kebijakan Hutang Sebagai Variabel
Intervening pada Perusahaan Sektor Teknologi yang Terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) Periode 2020-2023” penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh struktur kepemilikan terhadap nilai perusahaan dengan kinerja keuangan
dan kebijakan hutang sebagai variabel intervening pada perusahaan sektor
teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2023. Nilai
perusahaan merupakan indikator penting yang mencerminkan persepsi investor
terhadap kinerja dan prospek perusahaan di masa depan. Struktur kepemilikan
diyakini mampu memengaruhi pengambilan keputusan manajerial yang pada
akhirnya berdampak pada kinerja keuangan, kebijakan hutang, dan nilai
perusahaan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder
yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan sektor teknologi yang
terdaftar di BEI selama periode penelitian. Sampel penelitian ditentukan
menggunakan metode purposive sampling. Variabel struktur kepemilikan
diproksikan dengan insider ownership, kinerja keuangan diproksikan dengan
xiii
Return on Assets (ROA), kebijakan hutang diproksikan dengan Debt to Equity
Ratio (DER), dan nilai perusahaan diproksikan dengan Price to Book Value
(PBV). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji
asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis, serta uji mediasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kepemilikan berpengaruh
terhadap nilai perusahaan, kinerja keuangan, dan kebijakan hutang. Kinerja
keuangan terbukti berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, demikian pula
kebijakan hutang yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Selain itu, hasil uji
mediasi menunjukkan bahwa kinerja keuangan dan kebijakan hutang mampu
memediasi hubungan antara struktur kepemilikan dan nilai perusahaan. Temuan
ini mengindikasikan bahwa struktur kepemilikan yang tepat dapat meningkatkan
nilai perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peningkatan
kinerja keuangan dan pengelolaan kebijakan hutang yang optimal.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berjudul: Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes)
Studi Desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten Sumba Barat. Badan
usaha milik desa (BUMDes) merupakan salah satu instrument penting dalam
meningkatkan perekonomian desa melalui pengelolaan potensi lokal. Dalam
upaya mencapai tujuan tersebut, tata kelola bumdes yang baik menjadi kunci
utama. Tata kelola bumdes mencakup perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan
pengawasan pengguna dana yang dikelola BUMDes. Badan Usaha Milik Desa
(Bumdes) sebagai bagian dari sumber pendapatan asli desa yang diharapkan
dapat mendorong desa untuk mengelola sumber daya termasuk pembangunan
ekonomi, dan mendorong pemerintah desa untuk lebih mandiri dalam
pengelolaan pemerintahan desa sehingga BUMDes perlu dibentuk untuk
mengelola perekonomian masyarakat pedesaan.
Peranan BUMDes merupakan membangun serta meningkatkan
kemampuan serta keahlian ekonomi warga desa, pada biasanya buat tingkatkan
kesejahteraan ekonomi serta sosialnya, berfungsi secara aktif dalam upaya
mempertinggi mutu kehidupan manusia serta warga, memperkokoh
perekonomian rakyat selaku bawah kekuatan serta ketahanan perekonomian,
berusahauntuk mewujudkan serta meningkatkan perekonomian warga desa,
menolong para warga buat tingkatkan penghasilannya sehingga bisa tingkatkan
pemasukan serta kemakmuran warga.
Penerapan tata kelola yang sesuai dengan prinsip good governance
belum banyak di terapkan di BUMDes karena masih minimnya sumber daya
manusia yang memadai. Seperti yang terjadi pada salah satu BUMDes di daerah
Gaura, yang terletak di Desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten
Sumba Barat, Indonesia. Kurang transparannya BUMDes tersebut dalam
mengelola aset ekonomi membuat banyak pihak mulai hilang kepercayaan.
Berpijak kepada AD/ART yang ada, BUMDes tersebut mestinya taat dan patuh
kepada aturan yang sudah disepakati. Selain itu, kurang bertanggung jawabnya
pihak-pihak yang terkait.
Faktor-faktor yang dapat membantu keberhasilan dari kinerja BUMDes
ialah adanya jiwa patriotisme semangat, adanya keterampilan, dilakukannya
pelatihan, tingkat pendidikan, pengalaman, kejujuran (perilaku etis), adanya rasa
tanggung jawab, keseriusan, kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,
kerja tim yang baik, komunikasi yang transparan antara manajer BUMDes, sikap
pantang menyerah dalam upaya mencapai target kinerja, religiusitas, kepuasan
kerja, gaya kepemimpinan visioner (transformasional), kehadiran mekanisme
insentif.
Tujuan penelian yaitu Untuk mengetahui Tata Kelola Badan Usaha
Milik Desa (BUMDes) Di Desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten
Sumba Barat.
Untuk mengetahui dampak-dampak dalam Kelola Badan Usaha Milik
Desa (BUMDes) Di Desa Gaura Kecamatan Laboya Barat Kabupaten Sumba
Barat.
Berdasarkan penelitian ini di atas maka peneliti tertarik mengambil
Judul: Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Studi Desa Gaura,
Kecamatan Laboya, Kabupaten Sumba Barat
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berjudul Analisis Penerapan Biaya Kualitas Pada Pabrik
Tahu Beta Kota Kupang
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan biaya kualitas pada
Pabrik Tahu Beta Kota Kupang serta mengetahui sejauh mana penerapan
tersebut dapat mendukung efisiensi biaya produksi dan peningkatan mutu
produk. Dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat, industri kecil
seperti pabrik tahu dituntut untuk mampu menghasilkan produk berkualitas
dengan biaya yang efisien. Biaya kualitas menjadi salah satu pendekatan penting
dalam pengendalian mutu karena mencakup seluruh biaya yang berkaitan
dengan upaya pencegahan, penilaian, serta kegagalan produk baik sebelum
maupun sesudah sampai kepada konsumen.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan
pemilik dan bagian produksi, observasi di lokasi penelitian, serta dokumentasi
data biaya produksi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan
Pabrik Tahu Beta yang berjumlah 8 orang. Data dianalisis dengan
mengidentifikasi dan mengklasifikasikan komponen biaya kualitas yang
terdiri dari biaya pencegahan, biaya penilaian, biaya kegagalan internal, dan
biaya kegagalan eksternal, kemudian membandingkannya dengan kondisi
aktual di perusahaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pabrik Tahu Beta belum
menerapkan sistem pencatatan biaya kualitas secara terstruktur. Perusahaan
masih berfokus pada biaya produksi utama seperti biaya bahan baku, tenaga
kerja, dan biaya overhead pabrik tanpa melakukan pengelompokan biaya
kualitas secara khusus. Data tahun 2023 menunjukkan total produksi sebesar
29.948 papan tahu, dengan produk tidak terjual sebanyak 111 papan yang
mengakibatkan kerugian sebesar Rp6.496.000. Kerugian tersebut termasuk
dalam kategori biaya kegagalan internal karena produk mengalami kecacatan
atau tidak memenuhi standar sebelum atau saat proses distribusi.
Selain itu, pengendalian kualitas masih bersifat sederhana dan belum
didukung oleh sistem akuntansi manajemen yang memadai. Biaya pencegahan
seperti pelatihan karyawan dan pemeliharaan mesin masih terbatas, sedangkan
biaya penilaian hanya dilakukan melalui pemeriksaan visual tanpa standar
operasional tertulis. Kondisi ini menunjukkan bahwa penerapan biaya kualitas
belum optimal sehingga berpotensi menimbulkan pemborosan bahan baku dan
ketidakefisienan proses produksi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan biaya kualitas yang lebih
terstruktur dan sistematis sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi
produksi dan mutu produk tahu. Dengan mengidentifikasi serta
mengendalikan komponen biaya kualitas secara tepat, Pabrik Tahu Beta dapat
menekan biaya kegagalan, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta
memperkuat daya saing usaha di Kota Kupang. Penelitian ini diharapkan dapat
menjadi referensi bagi pelaku usaha kecil dan menengah dalam menerapkan
konsep biaya kualitas sebagai strategi pengendalian mutu dan peningkatan
profitabilitas usaha.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arus kas operasi, investasi, dan pendanaan
pada perusahaan manufaktur sub sektor industri barang konsumsi periode 2021–2025.
Perusahaan yang menjadi objek penelitian adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk
(INDF), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk
(ICBP), dan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI). Persoalan dalam penelitian ini
adalah bagaimana kondisi dan perkembangan arus kas operasi, arus kas investasi, dan
arus kas pendanaan pada perusahaan manufaktur yang go public sub sektor industri
barang konsumsi, serta sejauh mana arus kas tersebut mencerminkan kinerja keuangan
perusahaan. Informasi arus kas sangat penting karena menunjukkan kemampuan
perusahaan dalam menghasilkan kas, membiayai aktivitas investasi, dan memenuhi
kewajiban pendanaan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis arus kas operasi, arus kas investasi,
dan arus kas pendanaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) sub sektor industri barang konsumsi selama periode 2021–2025.
Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep laporan arus kas yang
terdiri dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan sebagai alat untuk menilai
kinerja keuangan dan keberlanjutan usaha perusahaan.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur sub sektor
industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, yaitu sebanyak 79
perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling
sehingga diperoleh empat perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian, yaitu PT
Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk
(INDF), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), dan PT Mayora Indah Tbk
(MYOR).
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa
laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia.
Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis laporan arus kas dengan
membandingkan perkembangan arus kas operasi, investasi, dan pendanaan selama
periode penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus kas operasi pada keempat perusahaan
x
cenderung bernilai positif dan stabil, yang menandakan kemampuan perusahaan dalam
menghasilkan kas dari kegiatan operasional. Arus kas investasi umumnya bernilai
negatif yang menunjukkan adanya aktivitas investasi untuk ekspansi dan
pengembangan usaha.
Sementara itu, arus kas pendanaan mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh
kebijakan pembayaran dividen, pelunasan utang, serta pendanaan eksternal. Metode
penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis
laporan arus kas, meliputi identifikasi arus kas operasi, arus kas investasi, dan arus kas
pendanaan, serta perhitungan rasio arus kas. Data penelitian diperoleh dari laporan
keuangan tahunan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus kas operasi
keempat perusahaan secara umum menunjukkan kinerja yang stabil dengan
kemampuan menghasilkan kas positif, yang mencerminkan aktivitas operasional
berjalan baik. Namun, arus kas investasi cenderung negatif karena adanya aktivitas
penanaman modal dan pembelian aset tetap yang cukup besar. Sementara itu, arus kas
pendanaan berfluktuasi sesuai dengan kebijakan perusahaan dalam pembayaran
dividen, penerimaan pinjaman, serta pelunasan utang.
Analisis rasio arus kas juga menunjukkan adanya perbedaan kondisi likuiditas,
solvabilitas, dan fleksibilitas keuangan antar perusahaan, yang dipengaruhi oleh
kebijakan manajemen masing-masing. Dengan demikian, hasil penelitian ini
diharapkan dapat memberikan informasi tambahan bagi investor, akademisi, dan pihak
manajemen dalam mengevaluasi kinerja keuangan serta pengambilan keputusan
investasi pada perusahaan manufaktur sub sektor industri barang konsumsi. Penelitian
selanjutnya diharapkan dapat menambah variabel penelitian dan memperluas objek
penelitian agar hasil yang diperoleh lebih komprehensif
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kewirausahaan memiliki peranan penting dalam mendorong pertumbuhan
ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta mengurangi tingkat pengangguran,
khususnya di kalangan lulusan perguruan tinggi. Mahasiswa sebagai agen perubahan
diharapkan tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tetapi juga mampu
menjadi pencipta lapangan kerja. Namun, pada kenyataannya, tidak semua
mahasiswa memiliki minat yang kuat untuk berwirausaha. Perbedaan minat tersebut
dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pengetahuan kewirausahaan dan
efikasi diri yang dimiliki oleh mahasiswa.
Pengetahuan kewirausahaan merupakan pemahaman individu mengenai
konsep, prinsip, dan proses kewirausahaan, mulai dari pengenalan peluang usaha,
pengelolaan risiko, perencanaan bisnis, hingga pengambilan keputusan usaha.
Pengetahuan yang baik tentang kewirausahaan diyakini mampu membentuk pola
pikir positif terhadap dunia usaha serta meningkatkan kesiapan individu untuk
memulai usaha secara mandiri.
Sementara itu, efikasi diri merupakan keyakinan seseorang terhadap
kemampuan dirinya dalam mengorganisasikan dan melaksanakan tindakan yang
diperlukan untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam konteks kewirausahaan, efikasi
diri berperan penting dalam membangun kepercayaan diri mahasiswa untuk
menghadapi tantangan, ketidakpastian, serta risiko yang melekat pada aktivitas
berwirausaha.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan
kewirausahaan dan efikasi diri terhadap minat berwirausaha mahasiswa Fakultas
Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, baik secara parsial maupun
simultan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif
dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa
Program Studi Manajemen jalur minat kewirausahaan angkatan 2021 yang berjumlah
36 orang.
Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh,
sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen kuesioner tertutup
yang disusun berdasarkan indikator-indikator variabel penelitian, yaitu pengetahuan
kewirausahaan, efikasi diri, dan minat berwirausaha. Skala pengukuran yang
digunakan adalah skala interval dengan rentang nilai 1 sampai 10. Data yang telah
dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda
dengan bantuan program IBM SPSS. Tahapan analisis data meliputi analisis
pendahuluan untuk menggambarkan karakteristik responden dan deskripsi variabel
penelitian, serta analisis lanjutan yang mencakup uji regresi, uji parsial (uji t), uji
simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi (R²).
Hasil analisis pendahuluan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan
kewirausahaan mahasiswa berada pada kategori sedang. Hal ini mengindikasikan
bahwa mahasiswa telah memiliki pemahaman dasar mengenai kewirausahaan,
namun belum sepenuhnya mendalam dalam aspek perencanaan dan pengelolaan
usaha secara komprehensif. Efikasi diri mahasiswa juga berada pada kategori sedang,
yang berarti mahasiswa cukup percaya diri terhadap kemampuannya, tetapi masih
ragu dalam menghadapi risiko dan ketidakpastian usaha. Sementara itu, minat
berwirausaha mahasiswa berada pada kategori sedang, yang menunjukkan bahwa
sebagian mahasiswa memiliki ketertarikan untuk berwirausaha, namun belum
sepenuhnya menjadikan kewirausahaan sebagai pilihan karier utama. Hasil analisis
regresi linear berganda menunjukkan bahwa secara parsial pengetahuan
kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha
mahasiswa. Artinya, semakin tinggi tingkat pengetahuan kewirausahaan yang
dimiliki mahasiswa, maka semakin tinggi pula minat mereka untuk berwirausaha.
Efikasi diri juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat
berwirausaha, yang menunjukkan bahwa keyakinan terhadap kemampuan diri
menjadi faktor penting dalam mendorong mahasiswa untuk memilih kewirausahaan
sebagai alternatif karier.
Secara simultan, pengetahuan kewirausahaan dan efikasi diri berpengaruh
signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas
Kristen Artha Wacana Kupang. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa
pengembangan minat berwirausaha mahasiswa tidak dapat dilepaskan dari
peningkatan pengetahuan kewirausahaan dan penguatan efikasi diri. Pendidikan
kewirausahaan yang tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, tetapi juga pada
pengalaman praktik dan pembentukan kepercayaan diri, sangat diperlukan untuk
menumbuhkan minat berwirausaha yang lebih kuat.
Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan
pertimbangan bagi pihak perguruan tinggi dalam merancang dan mengembangkan
kurikulum serta program kewirausahaan yang lebih efektif dan aplikatif. Selain itu,
penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis bagi
pengembangan ilmu kewirausahaan serta menjadi referensi bagi penelitian
selanjutnya yang mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi minat berwirausaha di
kalangan mahasiswa.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Malaka Barat District.Malaka Regency.Rice is one of the main commodities that supports the
local economy in the village .Thisstudy uses a descriptive approach with a quantitative analysis
method to measure and evaluate the income obtained by rice farmers.Data were collected
through direct surveys to farmers using questionnaires that include information on production
cocts .harvest yields.and rice selling prices.The result of the analysis show that the average
income of rice farmers in.Motaulun Village fluctuates which is influenced by variations
between farmers who use modern technology and those who still rely on traditional
methods.This study concludes that increasing farmer income can be achieved through
improving cultivation technology and more efficient resource management.These findings are
expected to provide recommendations for related parties to improve the welfare of rice famers
in the area
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berjudul Pengaruh Disiplin Dan Kepemimpinan Terhadap Kinerja
Karyawan pada Universitas Kristen artha Wacana Kupang. Berdasarkan latar belakang
tersebut, penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis pengaruh disiplin kerja terhadap
kinerja karyawan di UKAW Kupang; menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap
kinerja karyawan di UKAW Kupang; dan menguji pengaruh disiplin kerja dan
kepemimpinan secara simultan terhadap kinerja karyawan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif
kausal. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan UKAW Kupang yang berjumlah
84 orang, yang sekaligus dijadikan sebagai sampel penelitian (sampel jenuh). Data
dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert 1–10, yang telah diuji
validitas dan reliabilitasnya.
Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda
dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi terbaru. Pengujian hipotesis dilakukan
melalui uji t untuk melihat pengaruh parsial, uji F untuk pengaruh simultan, serta uji
koefisien determinasi (R²) untuk melihat besaran kontribusi variabel independen
terhadap variabel dependen. Kriteria pengambilan keputusan menggunakan taraf
signifikansi 5% (α = 0,05).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Disiplin kerja berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung sebesar 4,847 > ttabel 2,032
dan signifikansi 0,000 < 0,05, serta koefisien regresi sebesar 0,412. Artinya, setiap
peningkatan 1 satuan dalam disiplin kerja akan meningkatkan kinerja karyawan
sebesar 0,412 satuan, dengan asumsi variabel lain tetap. (2) Kepemimpinan juga
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung
sebesar 4,033 > ttabel 2,032 dan signifikansi 0,000 < 0,05, serta koefisien regresi
sebesar 0,312. Hal ini berarti setiap peningkatan 1 satuan pada kepemimpinan akan
meningkatkan kinerja karyawan sebesar 0,312 satuan. (3) Hasil uji F menunjukkanxv
nilai Fhitung sebesar 21,341 > Ftabel 3,27 dan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga
disiplin kerja dan kepemimpinan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,547
menunjukkan bahwa kedua variabel independen ini mampu menjelaskan 54,7%
variasi kinerja karyawan, sedangkan 45,3% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di
luar penelitian.
Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja karyawan di UKAW
Kupang dapat dicapai melalui penguatan kedisiplinan dan penerapan kepemimpinan
yang efektif. Disiplin kerja yang tinggi tercermin dari kepatuhan terhadap prosedur
kerja, ketepatan waktu, dan tanggung jawab yang konsisten, sedangkan kepemimpinan
yang efektif tercermin dari arahan yang jelas, dukungan yang memotivasi, serta
keterlibatan bawahan dalam pengambilan keputusan. Kombinasi keduanya
membentuk lingkungan kerja yang kondusif dan produktif, yang pada akhirnya
mendorong pencapaian tujuan organisasi secara optimal.
Implikasi praktis penelitian ini adalah pentingnya manajemen UKAW Kupang
untuk memperkuat kebijakan disiplin kerja yang terukur dan konsisten, serta
mengembangkan program pelatihan kepemimpinan bagi pimpinan unit kerja agar
mampu menerapkan gaya kepemimpinan yang adaptif dan partisipatif. Selain itu,
pengawasan dan evaluasi kinerja perlu dilakukan secara berkala untuk
memastikan penerapan disiplin dan kepemimpinan berjalan efektif. Implikasi
akademis dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi terhadap pengembangan
teori manajemen sumber daya manusia, khususnya mengenai hubungan kedisiplinan,
kepemimpinan, dan kinerja dalam konteks organisasi pendidikan tinggi.
Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa disiplin kerja dan
kepemimpinan merupakan dua factor penting yang saling melengkapi dalam
meningkatkan kinerja karyawan. Oleh karena itu, penguatan kedua aspek inidiharapkan dapat menjadi strataegi prioritas bagi manajemen UKAW Kupang dalam upaya
meningkatkan kualitas kinerja karyawan dan pencapaian tujuan organisasi secara
berkelanjutan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRACT ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT DI DESA MAKTIHAN KECAMATAN MALAKA BARAT Hoar, M,A.)* Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** Penelitian etnobotani tumbuhan obat di Desa Maktihan, Kecamatan malaka Barat, Kabupaten Malaka bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan yang di manfaatkan oleh masyarakat Desa Maktihan, Organ tumbuhan yang digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional, cara pengolahan tumbuhan, serta manfaat dari tumbuhan obat. Metode penelitian yang digunakana adalah motode penelitian deskripsi kualitatis dengan teknik porpusive sampling. Tahapan dalama penelitian ini adalah observasi, wawancara dengan 8 responden informan kunci, dokumentasi tumbuhan obat berdasarkan hasil wawancara, identifikasi tumbuhan obat dan analisis data.. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Desa Maktihan terdapat 20 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pengobatan tradisional. Persentase organ tumbuhan yang digunakan adalah daun(11%), akar (1%), kulit(5%), Persentase cara pengolah tumbuhan obat dalam pengobatan tradisional yaitu direbus (11%), dihaluskan(5%), di konsumsi secara langsung (7%). Manfaat tumbuhan obat di desa maktihan adalah untuk menyembuhkan penyakit seperti sistem pencernaan, mual, muntah, kembung, diare, sembelit, dan ganguan lambung. Kata Kunci:. Etnobotani, Tumbuhan Obat, pengolahan Tumbuhan Obat, pemanfaatan, Desa Maktihan Keterangan: *) Mahasiwa **) Dosen Pembimbing ABSTRACT Ethnobotany of medicinal plants used by the community in Maktihan Village, West Malaka District Hoar, M,A.) Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** This research is about the ethnobotany of medicinal plants in Maktihan Village, West Malaka Subdistrict, Malaka Regency. It aims to identify the types of plants utilized by the people of Maktihan Village, which plant organs are used as traditional medicine ingredients, and the benefits of these medicinal plants. This type of research is descriptive research using a purposive sampling technique. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. Data from the research results were then analyzed using qualitative descriptive analysis in accordance with the research objectives, which will be presented in the form of tables, photos, or images. The results showed that there are 20 types of plants used by the community in Maktihan Village as traditional medicine ingredients. The plant organs used are leaves, roots, and bark. The ways to process these plants for traditional medicine are boiling, grinding, and eating them directly. The people of Maktihan Village more often use herbal preparations by boiling them and then drinking the infusion. The most commonly used part by the Keywords : Ethnobotany of medicinal plants processing and utilization of medicinal plants in Maktihan Village *) Researcher
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGEMBANGAN TEH CELUP DAUN KELOR JAHE SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN Maus, S.F)* Ballo.A)** Ledo, S.E.M)** Teh adalah minuman yang sangat umum dalam kehidupan kita sehari-hari. Kebiasaan minum teh sudah dikenal tidak hanya di Indonesia tetapi hampir di seluruh dunia. teh memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Senyawa dalam teh dapat menyembuhkan beberapa penyakit ringan dan mencegah timbulnya beberapa penyakit serius. Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui pH, uji tingkat kesukaan konsumen dari parameter organoleptik aroma, rasa dan warna dan kadar air dan kadar abu pada pembuatan teh celup berbahan dasar kelor dengan variasi konsentrasi jahe. Penelitian ini dilakukan diLaboratorium Pendidikan Biologi UKAW kupang dan diLaboratorium Kimia Universitas Nusa Cendana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan ( 3 pengulangan). Perbandingan daun kelor dan jahe dengan variasi perlakuan meliputi: (P0) 100 % : 0%, ( P1) 90 % : 10 %, ( P2 ) 80 % : 20 %, ( P3) 70 % : 30 %. Parameter yang diuji yaitu pH dengan nilai tertinggi pada P3: 5,52% dan terendah P1: 5,22%, uji organoleptik yang meliputi parameter aroma di perolehF hitung 7,316,df=3, dan nilai P 0,000 0,005, rasa di peroleh F hitung 17,786, df=3, dengan nilai P 0,000 0,005, warna diperoleh F hitung 4,626, df=3, dengan nilai P 0.005, dan uji proksimat meliputi kadar air dan kadar abu. Berdasarkan hasil uji ANOVA didapatkan Hasil Uji proksimat untuk mengukur kandungan gizi teh celup kelor jahe kadar air tertinggi pada perlakuan P1 sebesar 35% kadar abu tertinggi pada perlakuan P2 sebesar 83%. Kata Kunci: Teh celup kelor jahe merah,pH,organoleptik dan proksimat. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRACT DEVELOPMENT OF GINGER MORINGA TEABAGS AS A HEALTH DRINK Maus, S.F)* Ballo.A)** Ledo, S.E.M)** Tea is a very common drink in our daily life. The habit of drinking tea is known not only in Indonesia but almost throughout the world. Tea has many health benefits. The compounds in tea can cure several minor illnesses and prevent the onset of several serious illnesses. The aim of this research is to determine the pH, test the level of consumer preference from the organoleptic parameters of aroma, taste and color and water content and ash content in making moringa-based tea bags with variations in ginger concentration. This research was conducted at the UKAW Kupang Biology Education Laboratory and at the Chemistry Laboratory at Nusa Cendana University. The method used in this research was an experimental method using a completely randomized design (CRD) with 4 treatments (3 repetitions). The comparison of Moringa leaves and ginger with various treatments includes: (P0) 100 % : 0%, (P1) 90 % : 10 %, (P2) 80 % : 20 %, (P3) 70 % : 30 %. The parameters tested were pH with the highest value at P3: 5.52% and the lowest at P1: 5.22%, the organoleptic test which included aroma parameters was obtained F hitung 7.316, df = 3, and P value of 0.000 0.005, taste was obtained F hitung 17.786, df = 3, with P value of 0.000 0.005, color was obtained F hitung 4.626, df=3, with P value of 0.005, and proximate tests include water content and ash content. Based on the results of the ANOVA test, proximate test results were obtained to measure the nutritional content of ginger moringa tea bags, the highest water content in treatment P1 was 35%, the highest ash content in treatment P2 was 83%. Keywords: Red ginger Moringa tea bags, pH, organoleptic and proximate. Information: *) Researcher **)Advisor
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Skripsi ini berjudul “Analisis Pemberian Kredit Terhadap Pendapatan UMKM Pada
PNM Mekkar Cabang Kalabahi Unit Teluk Mutiara 1”. tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui Analisis pemberian kredit terhadap UMKM pada PNM
mekkar Cabang Kalabahi Unit Teluk Mutiara 1. Sehubungan dengan perkembangan
lingkungan perekonomian yang semakin dinamis dan global Undang-Undang nomor 9
tahun 1995 tentang usaha kecil perlu diganti dengan membentuk Undang-Undang
tentang usaha mikro kecil dan menengah agara usaha mikro kecil dan menengah
diindonesia dapat memeperoleh jeminan kepastian dan keadilan usaha. Pendapatan
adalah hasil yang diperoleh seseorang dari usaha atau pekerjaan, berupa uang maupun
barang pada jangka waktu tertentu. Peran PNM Mekaar dalam menyalurkan
pembiayaan adalah melayani dan memfasilitasi modal bagi ibu-ibu prasejahtera yang
baru memulai usaha ataupun yang sudah memiliki usaha. pemberian kredit merupakan
penyerahan barang jasa atau uang dari satu pihak (lender, kreditor, pemberi pinjaman)
atas dasar kepercayaan kepada pihak lain (borrower/ debitur/ pengutang) dengan janji
membayar dari penerima kred it kepada pemberi kredit pada tanggal yang telah
disepakati kedua belah pihak. PNM Mekaar Cabang Kalabahi Unit Teluk Mutiara 1
mengutamakan keamanan kredit, kemampuan nasabah, dan produktivitas penggunaan
dana. Persyaratan identitas dan informasi usaha menjaga keamanan administrasi dan
menilai kelayakan nasabah, sementara rencana penggunaan dana dan keikutsertaan
dalam kelompok tanggung renteng mendorong penggunaan dana yang produktif dan
meningkatkan tanggung jawab kolektif.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA MIE BASAH DARI BIJI SORGUM (Sorghumbicolor L. Moench) DI DESA UMALOR KECAMATAN MALAKA BARAT KABUPATEN MALAKA. Werung, U. A.S)* Ballo, A)** Nge, T.S)*** Sorgum merupakan salah satu bahan pangan alternatif untuk mengurangi impor terigu, sehingga dapat memperbaiki status gizi dari mie basah yang dihasilkan. Sorgum memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi dibandingkan bahan pangan yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi pada mie basah dari biji sorgum yang terdapat di Desa Umalor Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pendidikan Biologi UKAW kupang dan di Laboratoium Pengawasan Mutu Pangan (PMP) menggunakan metode eksperimen RAL dengan 4 perlakuan dan 2 kali ulangan yaitu (PO) 100%: 0%, (P1) 60%: 40%, (P2) 50% : 50% (P3) 40%: 60%. Uji proksimat meliputi kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar abu, kadar karbohidrat. Berdasarkan hasil uji ANOVA didapatkan hasil yang berbeda nyata pada setiap perlakuan sehingga dilanjutkann uji lanjut Duncan Multiple Reing Test (DMRT) pada taraf signifikan 5%. Hasil Uji proksimat untuk mengukur kandungan gizi mie basah, kandungan kadar air tertinggi pada perlakuan P0 sebesar 61,06%, kadar protein tertinggi pada perlakuan P0 sebesar 7,91%, kadar lemak tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 11,34%, kadar abu tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 0,48% dan kadar karbohidrat tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 30,2% Kata Kunci:Sorgum, Mie Basah, Kandungan Gizi, Bahan Pangan,Desa Umalor. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRACT ANALYSIS OF THE NUTRITIONAL CONTENT OF WET NOODLES MADE FROM SORGHUM (Sorghum bicolor L. Moench) IN UMALOR VILLAGE, WEST MALAKA DISTRICT, MALAKA REGENCY Werung, U. A.S)* Ballo, A)** Nge, T.S)*** Sorghum is an alternative food source that can help reduce wheat imports and improve the nutritional quality of wet noodles. Compared to other food ingredients, sorghum has relatively high nutritional value. This study aimed to determine the nutritional content of wet noodles made from sorghum seeds originating from Umalor Village, West Malaka District, Malaka Regency. The research was conducted at the Biology Education Laboratory of Artha Wacana Christian University (UKAW) Kupang and the Food Quality Control Laboratory (PMP). The experimental method used was a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments and two replications, namely P0 (100% wheat flour : 0% sorghum flour), P1 (60% wheat flour : 40% sorghum flour), P2 (50% wheat flour : 50% sorghum flour), and P3 (40% wheat flour : 60% sorghum flour). Proximate analysis was carried out to determine the levels of moisture, protein, fat, ash, and carbohydrates. Based on the results of the ANOVA test, there were significant differences among treatments; therefore, the analysis was continued using Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level. The results of the proximate test showed that the highest moisture content was found in treatment P0 (61.06%), the highest protein content in P0 (7.91%), the highest fat content in P3 (11.34%), the highest ash content in P3 (0.48%), and the highest carbohydrate content in P3 (30.2%). Keywords:Sorghum,Wet Noodles,Nutritional Content,Foodstuffs,Umalor Village Information: *) Researcher **) Advisor
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh Financial
Access (Akses Keuangan) terhadap Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),
serta menguji peran Literasi Keuangan sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut.
Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena di Kecamatan Ende Selatan, di mana para
pelaku UMKM seringkali menghadapi kendala struktural berupa keterbatasan akses ke lembaga
keuangan formal dan rendahnya pemahaman mengenai manajemen keuangan, yang berdampak
pada lambatnya pertumbuhan skala usaha mereka.Metode penelitian yang digunakan adalah
pendekatan kuantitatif dengan studi empiris terhadap 30 responden pelaku UMKM di Kecamatan
Ende Selatan yang diambil menggunakan teknik sampling insidental. Data dikumpulkan melalui
penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana serta Moderated
Regression Analysis (MRA) dengan bantuan perangkat lunak SPSS 27.0.Hasil penelitian
menunjukkan dua temuan utama. Pertama, Financial Access memiliki pengaruh positif dan
signifikan secara parsial terhadap Pertumbuhan UMKM. Hal ini dibuktikan dengan nilai
signifikansi 0,000 < 0,05 dan koefisien regresi sebesar 0,845, yang berarti setiap kemudahan
akses terhadap sumber pembiayaan akan meningkatkan pertumbuhan omzet dan aset UMKM
secara nyata. Kedua, Literasi Keuangan terbukti secara signifikan berperan sebagai variabel
moderasi yang memperkuat hubungan antara akses keuangan dan pertumbuhan usaha. Secara
teoritis, temuan ini menegaskan bahwa akses terhadap modal kerja saja tidak cukup untuk
menjamin keberlanjutan usaha. Pengaruh modal tersebut akan menjadi jauh lebih optimal apabila
pemilik usaha memiliki kecakapan dalam mengelola anggaran, memahami risiko, dan melakukan
perencanaan keuangan yang bijaksana. Oleh karena itu, sinergi antara penyediaan fasilitas kredit
yang terjangkau dan peningkatan edukasi literasi keuangan bagi pelaku usaha menjadi kunci
utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini membahas mengenai kepatuhan wajib pajak dalam membayar
pajak bumi dan bangunan dikecamatan fatuleu barat, Kabupaten kupang. Pajak
bumi dan bangunan merupakan salah satu sumber penting pendapatan Asli
Daerah (PAD) yang digunakan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan
publik ditingkat daerah, oleh karena itu tingkat kepatuhan masyarakat dalam
membayar PBB sangat menetukan keberhasilan pemerintah daerah dalam
mencapai target penerimaan pajak. Permasalahan yang mendasari penelitian ini
adalah masih rendahnya tingkat pemenuhan wajib pajak PBB di Kecamatan
Fatuleu Barat. Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah wajib pajak yang belum
melunasi kewajiban PBB masih cukup besar, sehingga target penerimaan pajak
belum tercapai secara optimal. Penelitian ini membahas mengenai kepatuhan
wajib pajak dalam membayar pajak bumi dan bangunan dikecamatan fatuleu
barat, Kabupaten kupang. Pajak bumi dan bangunan merupakan salah satu sumber
penting pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digunakan untuk membiayai
pembangunan dan pelayanan publik ditingkat daerah, oleh karena itu tingkat
kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB sangat menetukan keberhasilan
pemerintah daerah dalam mencapai target penerimaan pajak. Permasalahan yang
mendasari penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat pemenuhan wajib pajak
PBB di Kecamatan Fatuleu Barat. Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah wajib
pajak yang belum melunasi kewajiban PBB masih cukup besar, sehingga target
penerimaan pajak belum tercapai secara optimal.
Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
survei melalui penyebaran kuesioner kepada wajib pajak PBB di lima desa di
Kecamatan Fatuleu Barat, yaitu Desa Nuataus, Poto, Kalali, Naitae, dan Tuakau..
Kuesioner disusun berdasarkan indikator-indikator yang mewakili masing-masing
variabel penelitian dan diukur menggunakan skala Likert. Data yang terkumpul
kemudian dianalisis menggunakan regresi berganda linier dengan bantuan
program IBM SPSS versi 24. Sebelum dilakukan analisis regresi, data penelitian
terlebih dahulu diuji melalui uji validitas dan uji reliabilitas untuk memastikan
bahwa instrumen penelitian layak digunakan. Selanjutnya dilakukan uji asumsi
klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji
heteroskedastisitas. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data penelitian
memenuhi persyaratan untuk dilakukan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukan bahwa dari kelima variabel independen yang
diuji, hanya variabel pemahaman pajak yang berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kepatuhan wajib pajak, Sedangkan Variabel Transparansi penggunaan
dana pajak tidak berpengaruh signifikah terhadap kepatuhan wajip pajak, Variabel
persepsi negatif terhadap pemerintah tidak berpengaruh signifkan terhadap
kepatuhan wajib pajak, variabel sistem administrasi pajak, juga tidak berpengaruh
signifikan terhadapa kepatuhan wajib pajak, dan variabel penghasilan yang rendah
juga tidak berperngaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, faktor utama yang
mempengaruhi kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan (PBB) di kecamatan
fatuleu barat adalah pemahaman pajak. Sedangakan faktor transparansi
penggunaan dana pajak, persepsi negatif terhadap pemerintah, sistem administrasi
pajak, dan penghasilan yabg rendah tidak menunjukan pengaruh signifikan secara
statistik dalam penelitian in. Penelitian ini memberikan kesan bahwa upaya
peningkatan pemenuhan wajib pajak PBB sebaiknya difokuskan pada peningkatan
pemahaman pajak masyarakat melalui sosialisasi, edukasi, dan pendampingan
yang berkelanjutan. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai
pajak, diharapkan tingkat pemenuhan wajib pajak PBB di Kecamatan Fatuleu
Barat dapat meningkat secara berkelanjutan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa, pemerintah daerah perlu peningkatan
pemenuhan kewajiban pajak bumi dan Bangunan perlu difokuskan pada upaya
peningkatan pemahaman pajak masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, edukasi,
dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan. Dengan pemahaman
pajak yang lebih baik, masyarakat diharapkan semakin menyadari pentingnya
kewajiban membayar pajak Bumi dan Bangunan (PBB), sehingga tingkat
kepatuhan wajib pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Fatuleu Barat
dapat meningkat secara berkelanjutan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Daerah Irigasi (DI) Air irigasi wederok terdapat banyak saluran yang retak,
yang tidak terlihat karna tertutup oleh tanaman liar serta warga yang melakukan alih
fungsi lahan. Penelitian berjudul analisis efisiensi penyaluran air irigasi. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui debit air yang disalurkan pada saluran
sekunder, mengetahui nilai efisiensi penyaluran air irigasi disaluran sekunder
wederok. Metode penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data sekunder, yaitu
data skema irigasi serta data primer mengukur debit masuk dan debit keluar
sepanjang saluran. Hasil penelitian menunjukan tingkat efisiensi yang diperoleh
46,70%. Hal ini disebabkan karna kondisi saluran yang kurang baik, penumpukan
sampah pada saluran dan pintu saluran sehinga laju aliran semakin lambat.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DI DESA BOTI KECAMATAN KI’E KABUPATEN TIMUR TENGAH SELATAN Nabunome, A)* Ballo, A)** Manu, T. S. N)** Indonesia sebagai negara beriklim tropis memiliki berbagai jenis kekayaan alam berupa tumbuh-tumbuhan. Pengobat tradisional menggunakan tumbuhan obat yang masih banyak digunakan oleh masyarakat di Desa Boti. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat apa saja yang digunakan, bagian organ yang digunakan dan cara pengolahan tumbuhan obat tersebut. Desa Boti merupakan salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Ki’e Kabupaten Timor Tengah Selatan dengan empat dusun sebagai lokasi penelitian yaitu dusun Boti sebanyak sebanyak 98 KK, dusun Nakfunu sebanyak 230 KK, dusun Nunti’o sebanyak 125 KK dan dusun Nambaun sebanyak 186 KK. Penelitian ini menggunakan metode deskritif kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan eksplorasi dan wawancara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik proposive sampling untuk menentukan informan pengobat tradisional (20 orang), pasien (28 orang) dan masyarakat yang mengetahui tumbuhan obat. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan tabel, grafik dan gambar. Hasil penelitian terdapat 31 jenis tumbuhan yang ditemukan dilokasih penelitian, paling banyak ditemukan dari famili Malvaceae sebanyak 3 jenis yaitu kapuk radu, kembang sepatu dan tumbuhan kapas jahri. Bagian organ tumbuhan yang digunakan seperti daun, buah, batang, umbi, pucuk, kulit, getah dan akar dengan cara pengolahan direbus, ditumbuk, diparut, dioles, dicampur dan diperas. Kata Kunci : Identifikasi, tumbuhan obat, dan Desa Boti Keterangan : *)Peneliti : **)Pembimbing ABSTRACT IDENTIFICATION OF TYPES OF TRADITIONAL MEDICINAL PLANTS IN BOTI VILLAGE, KI'E DISTRICT, SOUTH CENTRAL TIMUR REGENCY Nabunome, A)* Ballo, A)** Manu, T. S. N)** Indonesia, as a tropical country, has a diverse natural wealth of plants. Traditional healers use medicinal plants, which are still widely used by the people of Boti Village. The purpose of this study was to determine the types of medicinal plants used, the organs used, and how they are processed. Boti Village is a village located in Ki'e District, South Central Timor Regency, with four hamlets as research locations: Boti Hamlet with 98 families, Nakfunu Hamlet with 230 families, Nunti'o Hamlet with 125 families, and Nambaun Hamlet with 186 families. This study uses a qualitative descriptive method and data collection is carried out through exploration and interviews. The sampling technique used is a propositional sampling technique to determine traditional healer informants (20 people), patients (28 people) and communities who know medicinal plants. Data were analyzed descriptively qualitatively using tables, graphs and pictures. The results of the study found 31 types of plants found in the research location, the most commonly found from the Malvaceae family as many as 3 types, namely kapok radu, hibiscus and cotton jahri plants. Parts of the plant organs used include leaves, fruit, stems, tubers, shoots, skin, sap and roots by processing them by boiling, pounding, grating, rubbing, mixing and squeezing. Keywords : Identification, medicinal plants, and Boti Village Description : *) Researcher : **) Adviser
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN VITAMIN C DALAM DODOL PISANG AMBON (Musa acuminata) DARI DESA RETRAEN KECAMATAN AMARASI SELATAN Da Costa. D.M)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Pisang ambon merupakan buah yang banyak mengandung gizi dan mempunyai rasa dan Pisang ambon (Musa acuminata) merupakan buah yang kaya akan vitamin dan mineral, salah satunya vitamin C, namun mudah rusak sehingga perlu diolah agar memiliki daya simpan yang lebih lama. Salah satu bentuk olahan yang potensial adalah dodol pisang ambon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar vitamin C dalam dodol pisang ambon yang diproduksi dari Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan berbeda yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali, dan data dianalisis menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA). Uji organoleptik dilakukan terhadap atribut aroma, rasa, warna, dan tekstur menggunakan metode hedonik dengan melibatkan 20 panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 (300 gram pisang ambon) merupakan perlakuan terbaik dalam atribut aroma, rasa, dan warna, sedangkan tekstur terbaik terdapat pada perlakuan P2 (200 gram pisang ambon). Analisis kadar vitamin C menggunakan spektrofotometri UV-Vis menunjukkan bahwa perlakuan P3 memiliki kadar vitamin C tertinggi yaitu sebesar 155,33 mg/100g. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi jumlah pisang ambon yang digunakan, semakin tinggi pula kandungan vitamin C dalam dodol. Kata Kunci: Dodol pisang ambon, vitamin C, organoleptik, spektrofotometri. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRAK ANALYSIS OF VITAMIN C CONTENT IN AMBON BANANA DODOL (Musa acuminata) FROM RETRAEN VILLAGE, SOUTH AMARASI DISTRICT Da Costa. D.M)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Ambon banana (Musa acuminata) is a fruit rich in vitamins and minerals, particularly vitamin C, but it is highly perishable and requires processing to extend its shelf life. One potential processed product is dodol made from Ambon banana. This study aimed to analyze the vitamin C content in dodol made from Ambon banana in Retraen Village, South Amarasi District. The research used an experimental method with a quantitative descriptive approach. A Completely Randomized Design (CRD) was employed, consisting of four treatments with three replications each. Data were analyzed using ANOVA and further tested with Duncan's Multiple Range Test. Organoleptic tests (aroma, taste, color, and texture) were conducted using the hedonic method involving 20 panelists. The results showed that treatment P3 (300 grams of Ambon banana) was the most preferred in aroma, taste, and color, while P2 (200 grams) had the best texture. Vitamin C analysis using UV-Vis spectrophotometry showed that P3 had the highest vitamin C content, reaching 155.33 mg/100g. These findings indicate that increasing the amount of Ambon banana increases the vitamin C content in dodol. Keywords :Ambon banana dodol, vitamin C, organoleptiktest, spectrophotometry Information: *) Researcher **) Advisor
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA FRUITGHURT DARI KULIT DAN DAGING BUAH PISANG MAS (Musa acuminata) ASAL DESA LAKEKUN BARAT KABUPATEN MALAKA Tajo,M.L)* Ledo,S.E.M)** Nge,T.S)*** Perkembangan teknologi dibidang pangan yang semakin meningkat dari waktu ke waktu, dan kesadaran akan pentingnya makanan dan minuman sehat yang baik bagi tubuh menyebabkan adanya pembuatan minuman bernutrisi yang mengandung beberapa bakteri asam laktat, salah satu produk yang dihasilkan yaitu fruitghurt. Pisang merupakan tanaman yang dapat dijumpai dibeberapa negara terutama di Indonesia. Buah pisang rentan terhadap kerusakan mekanis dan daya simpan rendah. sehingga perlu diolah menjadi fruitghurt. Daging buah pisang dan kulitnya, memiliki kandungan serat pangan, pati, vitamin, mineral dan antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan gizi, kadar asam laktat, pH, fruitghurt dari kulit dan daging buah pisang mas. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 perlakuan sebanyak 3 kali ulangan dengan variasi konsentrasi daging buah pisang mas dan kulit pisang mas pada (PO) 0%, (P1) 10%, (P2) 20%, (P3) 30%. Terdapat 3 tahapan kulit dan daging buah pisang mas dalam penelitian ini yaitu uji proksimat dilakukan untuk mengetahui kandungan gizi berupa kadar protein, kadar lemak, kadar karbohidrat. Protein berkisar 3,16% - 4,93%, lemak 0,85% - 1,05%, dan karbohidrat 33,84% - 38,69%. Uji kadar asam laktat fruitghurt 0,35% - 0,41%, dan uji pH fruitghurt 3,33% - 3,8%. Disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan variasi waktu fermentasi terhadap daya simpan fruitghurt pisang mas dan dapat menggunakan pewarna alami lainnya sehingga dapat dihasilkan fruitghurt yang lebih berkualitas.