· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Efektivitas digunakan untuk mengukur hubungan antara hasil pungutan suatu pajak dengan tujuan atau target yang telah ditetapkan. Efektivitas merupakan hubungan antara keluaran dengan tujuan atau sasaran yang harus dicapai. Dikatakan efektif apabila proses kegiatan mencapai tujuan dan sasaran akhir kebijakan (spendingwisely). Semakin besar ouput yang dihasilkan terhadap pencapaian tujuan dan sasaran yang ditentukan, maka semakin efektif proses kerja suatu unit organisasi. Pajak adalah iuran rakyat kepada Kas Negara berdasarkan undang-undang yang dapat dipaksakan dengan tiada mendapat jasa timbal (kontra prestasi) yang langsung dapat ditunjukkan dan yang digunakan untuk membayar pengeluaran pajak Pendapatan Asli daerah adalah:“pendapatan asli Daerah merupakan pendapatan daerah yang bersumber dari hasi pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah, yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli Daerah yang sah., yang bertujuan untuk memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mendanai pelaksanaan otonomi sesuai dengan potensi daerah sebagai perwujudan desentralisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui untuk realisasi efektivitas pemungutan pajak daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah kota kupang. Populasi dalam penelitian adalah mulai dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 dan PAD mulai di pungut di Kota Kupang mulai dari Tahun 2017-2019. Sampel dalam penelitian ini adalah dokumen pajak pendapatan aslidaerahmulai dari tahun 2017-2019. Dalam penelitian ini digunakan Teknik pengumpulan Dokumentasi berupa catatan/dokumen tentang pajak daerah dan pendapatan asli daerah. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis yang bersifat deeskriptif kualitatif Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Efektifitas Pemungutan Pajak Daerah Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang sangat efektif. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Laksim (2014) dengan judul Efektifitasn Pemungutan Pendapatan Asli Daerah Dalam Kontribusi pada Pendapatan Daerah di Kabupaten Gianyar. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa Tingkat efektifitas Pemungutan Pendapatan Asli Daerah yang diukur dengan rasio efektifitas sangat efektif
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This thesis is about grammatical cohesion in Joe Biden’s speech text. The purposes of the research are to find out what are the types of grammatical cohesion used in the speech text and to find out the type of grammatical cohesion used dominantly in the speech text. The method is descriptive qualitative. It is classified as documentary analysis. Through counting the percentage of every grammatical cohesion devices that appear in the speech text by Scinto’s formula. Based on the observe and analysis, it is find out that the devices in grammatical cohesion are found in the speech text. It can be concluded that four types of grammatical cohesion which are used in the speech text are reference, for example “I must admit it surprised me”, the subject I, it, and me as personal reference refers to Joe Biden. Substitution for example “Is that Ruth Ann? Yes, it is!”, it substitute Ruth Ann, the word it as nominal substitute. Ellipsis for example “I’ll work as hard for those who didn’t vote for me as those who did”, the word who did in this sentence refers to people that vote for him (Joe Biden), it is classified as nominal ellipsis. And conjunction for example “I pledge to be a president who seeks not to divide but unify”, the word but as adversative conjunction which used to give more the opposite idea of previous idea. Then the dominant type of grammatical cohesion is reference, especially personal reference, the percentage reaches 92.57%. Based on the findings, the suggestions are recommended to further researcher in order they can use different genre in the object of study. Therefore, the content of the data is different and they will find the different findings. Lastly, hopefully this research can be used as the example for readers and other researcher to understand more about grammatical cohesion.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT This research was conducted under the title “TEACHERS POSITIVE PUNISHMENT AND REWARD IN LEARNING ENGLISH SKILL AT SMP N 10 KOTA KUPANG “ This study aimed to find out: (1) the kinds of Punishment used by the Teachers at the SMP N 10 Kota Kupang (2) the kinds of reward used by the Teachers at the Smp N 10 Kota Kupang. This study used Descriptive Qualitative Research Design. The instrument which was used to collect the data was indepth interview. The data was collected from all of the English Teacher at Smp N 10 Kota Kupang. The result of the interview showed that there were three kinds of punishment that were used by the Teacher in the classroom, namely physical punishment,word and sentence,inconvenient punishment Meanwhile, reward used by Teacher were praise, privileges,gift and sign of appreciation .The results of the interview show that the reward and punishment from teachers bring the positive impact through the students in learning English . moreover, it also can increase their motivation and interest in learning.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
JudulSkripsipenulis“ Deskripsi Tentang Putusan HakimDalamSengketaJualBeli Tanah. Dari judultersebutdapatdirumuskanbahwa yang menjadimasalahdalampenelitianiniadalahMengapa hakim Pengadilan Negeri dan Peninjauan Kembalimenolak gugatan konvensi dan mengabulkan gugatan rekonvensi.? dan mengapa hakim Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung mengabulkan gugatan konvensi dan menolak gugatan rekonvensi.? Untukmenjawab permasalahan tersebut adapun TujuandariPenelitianini adalah untuk mengetahui hakim Pengadilan Negeri dan Peninjauan Kembali menolak gugatan konvensi dan mengabulkan gugatan rekonvensi. Dan untuk mengetahui hakim Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung mengabulkan gugatan konvensi dan menolak gugatan rekonvensi. Sedangkan metodepenelitian yang dipakaidalampenelitianiniadalah bersifatNormatif, Menurut Soerjono Soekanto dan jenispenelitian yang penulisgunakanialahmendeskripsi, ataugambarantentang “AlasanPengadilanNegeridanPeninjauanKemabalimenolakgugatankonvensidanmengabulkangugatanrekonvensi.AlasanpengadilanTinggidanMahkamahAgungmengabulkangugatankonvensidanmenolakgugatanrekonvensi. Dan data yang penulis gunakan yaitu; bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier yang sesuai dengan permasalahan tersebut.Hasilpenelitianterhadap 4 putusaniniadalah:
Berdasarkanhasilpenelitiantersebutmakadapatdisimpulkanbahwa yang menjadialasan hakim PengadilanNegeridanPeninjauanKembalimenolakgugatankonvesidanmengabulkangugatanrekonfensidan hakim PengadilanTinggidanMahkamahAgung mengabulkangugantankonvensidanmenolakgugatanrekonfensiadalahsebagaiberikut
a. PertimbanganHakim pengadilanbahwaadanyabukti-bukti yang di ajukan oleh penggugat maupun tergugat I dan II Majelis hakim tidak menemukan data-data mengenai status hukum dari objek sengketa.
b. DasarpertimbanganhakimPeninjauanKembaliadalah bahwahakim tingkat kasasi dalam pertimbangannya tersebut telah bertantangan dengan fakta-fakta dan peraturan perundang-undang serta hukum yang berlaku.
c. Berdasarkanalasan-alasan yang telahdipertimbangkan di atasmenurutPengadilanTinggigugatanPenggugatcukupberalasanhukumuntukdikabulkanSebagian.
d. MahkamahAgungdalampertimbanganberkesimpulanbahwaputusanJudexFactidalamperkarainitidakbertentangandenganhukumdan/atauundang-undang, makapermohonankasasi yang diajukanoleh Para PemohonKasasitersebutharusditolak.
Untuk itu yang menjadi saran penulis adalahUntukitupenulisdapatmenyarankan agar hakim apabilamemutuskanperkara-perkara yang akanditanganipatutlahmelihatakanpertimbangan-pertimbangandaripihakpenggugatmaupuntergugatsehinggadalammemutuskanperkaratersebutdenganseadil-adilnya.
Kata kunci: Putusan Hakim JualBeli Tanah, Gugatan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul penelitian ini adalah Semiotika Budaya Tanda Visual pada Batu Megalitik di Kampung Uma Bara, Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif sesuai dengan teori Ferdinand de Saussure dan berbasis pada studi semiotika khususnya yang berkaitan dengan semiotika budaya. Sumber data diambil dari batu megalitik dan seorang wunangu (praktisi budaya) dengan melakukan observasi dan wawancara. Rumusanmasalah penelitian adalah: (A) Apa saja tanda-tanda visual yang ditemukan pada batu megalitik di kampung Uma Bara, dan (B) Apa saja makna konotatif yang terdapat dalam tanda-tanda visual pada batu megalitik di kampung Uma Bara. Dan temuan berdasarkan pertanyaan penelitian yang pertamaadalah: (1) ukiran dua orang yang sedang berdoa ‘Hamayangu’, (2) ukiranayam jantan ‘manu wulu’, (3) ukirankampung tradisional‘Paraingu’, (4) ukiran kura-kura & buaya‘kara-wuya’, (5) ukiran anting ‘mamuli’, (6) ukiran kakatua ‘kaka’, (7) ukiran tugu tengkorak‘andungu’, (8) patung tarian bergandengan tangan ‘pai palonda lima’, (9) ukiran pengawal‘papanggangu’, (10) ukiran rusa‘ruha’, (11) ukirantarian tradisional‘ningguharama’, (12) patungkerbau‘karambua’, (13) ukiranbulan & matahari ‘wulangu-lodu’, (14) ukiranudang ‘kurangu’, (15) patung kuda ‘njara’, (16) patung ayam & babi‘manu-wei’, dan berdasarkanpertanyaankeduaadalah: (1) rasa syukur, (2) penghormatan, (3) harapan kepada Tuhan, (4) kebesaran jiwa manusia, (5) pusat pemujaan, (6) kebesaran, (7) ningrat, (8) kekuasaan, (9) kepemimpinan yang bijaksana, (10) penghormatan terhadap wanita, (11) kesuburan, (12) pusaka, (13) mas kawin, (14) musyawarah-mufakat, (15) persatuan, (16) kemenangan dalam perang, (17) keberanian, (18) kepahlawanan, (19) penyesalan dosa, (20) permohonanmaaf, (21) kebangsawanan, (21) mediator, (23) liar, (24) orang yang ketakutan, (25) semangat, (26) kepahlawanan, (27) penyambutan, (28) mahar, (29) persembahan untuk Tuhan, (30) kebijaksanaan seorang perantara, (31) ningrat, (32) pemuda, (33) reinkarnasi, (34) ketidakjujuran, (35) cita-cita yang ingin dicapai, (36) orang kaya, (37) kepahlawanan, (38) keperkasaan, (39) mahar, (40) kendaraan Marapu (arwah) menuju Prai Marapu (surga), (41) negeri yang jaya, dan (42) persembahan. Setiap tanda visual memiliki beberapa makna konotatif. Contohnya: ukiran hamayangu sebagai rasa syukur, ukiran manu wulu sebagai kebesaran jiwa manusia, dan ukiran paraingusebagai kebesaran. Penulis menyimpulkan bahwa makna konotatif dari tanda-tanda visual yang terdapat di desa Uma Bara memiliki hubungan yang erat dengan sosial budaya masyarakat Sumba khususnya di kampung Uma Bara.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Skripsi Penulis adalah: Tinjauan Yuridis Penjatuhan Putusan Hakim Dalam Sengketa Asuransi (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 3079 K/PDT/2019),Rumusan masalah yang penulis kaji adalah 1. Apa dasar pertimbangan Judex Facti Menyatakan Gugatan Tidak Dapat Terima 2. Apa dasar Pertimbangan Judex Juris Membatalkan Putusan Judex Facti dan Mengabulkan Gugatan Dalam Sengketa Asuransi. Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah: 1.Untuk Mengetahui dasar pertimbangan judex facti menyatakan gugatan tidak dapat diterima 2. Untuk mengetahui dasar pertimbangan judex juris membatalkan putusan judek facti dan mengabulkan gugatan dalam sengketa asuransi. Jenis penelitian adalah penelitian normatif dan sifat penelitian adalah deskriptif. Pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumnen atau bahan pustaka, Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan yaitu dasar pertimbangan Judex Facti menyatakan gugatan tidak dapat diterima: a).gugatan kurang pihak (plurium litis consortium) b).gugatan penggugat kabur (obscuur libelrum), sedangkan Dasar Pertimbangan Judex Juris Membatalkan Putusan Judex Facti dan mengabulkan gugatan dalam sengketa asuransi : a). Judex Facti Salah Menerapkan Hukum sehingga putusan dibatalkan b).Penggugat Dapat Membuktikan Dalil Gugatan sehingga putusan hakim mengabulkan gugatan. Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah1).Majelis Hakim judex facti dalam memutuskan perkara perlu memperhatikan secara cermat mengenai fakta-fakta yang dimuat dalam gugatan dan penerapan hukum dalam memutus perkara yang diperiksanya dan 2).majelis hakim judex juris penulis mengharapkan agar pertahankan pertimbangan tersebut agar kedepan jika ada kasus yang sama dapat diselesaikan dengan memperhatikan secara cermat mengenai fakta-fakta yang dimuat dalam gugatan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul Skripsi penulis adalah:Deskripsi Tentang Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Membawa Senjata Api
Rumusan masalah penelitian penulis adalah:
1. Mengapa Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung memperbaiki putusan Pengadilan Negeri terhadap lamaya pemidanaan?
2. Mengapa Jaksa Penuntut Umum menuntut terdakwa dengan unsur pasal dakwaan alternatif ke 2 pasal 365 (1) jo. Pasal 55 tetapi hakim menjatuhkan putusan berdasarkan pasal 1 (1) Undang undang darurat?
Tujuan yang ingin penulis kaji adalah:
1. Untuk mengetahui alasan Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung memperbaiki putusan Pengadilan Negeri terhadap lamaya pemidanaan
2. Untuk mengetahui alasan Jaksa Penuntut umum menuntut terdakwa dengan unsur pasal dakwaan alternatif ke 2 pasal 365 (1) jo. Pasal 55 tetapi hakim menjatuhkan putusan berdasarkan pasal 1 (1) Undang undang darurat.
Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah : Jenis Penelitian Normatif dan Sifat Penelitian adalah bersifat Deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan Hukum Primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan Perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar.
Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu:
1. Alasan Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung memperbaiki putusan Pengadilan Negeri terhadap lamaya pemidanaan adalah:
a. Putusan Judex Facti sudah tepat dan benar
b. Kepemilikan senjata api oleh terdakwa hanya untuk menjaga diri bukan untuk melakukan kejahatan
2. Alasan Jaksa Penuntut umum menuntut terdakwa dengan unsur pasal dakwaan alternatif ke 2 pasal 365 (1) jo. Pasal 55 tetapi hakim menjatuhkan putusan berdasarkan pasal 1 (1) Undang undang darurat.
a. Karena terdakwa dipaksa untuk memberikan keterangan
b. Tidak ada bukti terdakwa melakukan pencurian dengan kekerasan
c. Terdakwa terbukti melanggar pasal 1(1) Undang undang Darurat
Kata Kunci : Putusan Hakim, Tindak Pidana Membawa Senjata Api.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul “Skripsi Tinjauan Yuridis Pembatalan Putusan Judex Facti Oleh Judex Juris Dalam Tindak Pidana Pembunuhan Berencana”. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah: 1.mengapa judex facti menjatuhkan putusan pemidanaan tetapi dibatalkan oleh Mahkamah Agung dengan menjatuhkan putusan bebas dalam tindak pidana pembunuhan berencana? 2.bagaiamana akibat hukum dari putusan bebas terhadap nama baik dan penahanan yang telah dijalani terdakwa? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah: 1.untuk mengetahui judex facti menjatuhkan putusan pemidanaan tetapi dibatalkan oleh mahkamah agung dengan menjatuhkan putusan bebas dalam tindak pidana pembunuhan berencana. 2.untuk mengetahui akibat hukum dari putusan bebas terhadap nama baik dan penahanan yang telah dijalani terdakwa.
Penelitian ini bersifat Deskriftif analisis artinya bahwa penelitian ini termasuk lingkungan penelitian yang menggambarkan, menelaah, menjelaskan secara tepat serta menganalisis peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan penelitian ini yakni tindak pidana pembunuhan berencana. Jenis penelitian ini masuk dalam kategori penelitian hukum normatif, karena dalam penelitian hukum normatif terutama menggunakan bahan-bahan kepustakaan sebagai sumber data penelitian atau biasa disebut dengan (liblarybsearch), Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder.
Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka Alasan judex facti menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan berencana yaitu perbuatan terdakwa terbukti bersalah dan memenuhi unsur-unsur yang didakwakan dalam pasal 340 jo pasal 55 KUHP. Alasan judex juris/Mahkamah Agung menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan berencana yaitu karena judex facti salah menerapkan hukum dan perbuatan materil terdakwa tidak memenuhi unsur-unsur yang didakwakan dalam pasal 340 jo pasal 55 KUHP. Yang menjadi akibat hukum dari putusan bebas terhadap nama baik dan penahanan yang telah dijalani terdakwa yaitu memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat serta martabatnya. Akibat hukum terhadap penahanan yang telah dijalani terdakwa yaitu terdakwa dikeluarkan dari tahanan.
Kata Kunci : Judex Facti, Judex Juris
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul penelitian ini ialah Analisis Yuridis Motif, Modus Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Alat kesehatan. Masalah pokoknya diteliti penulis ialah : 1. Bagaimanakah Motif terdakwa melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan, 2. Bagaimanakah Modus terdakwa melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan, 3. Bagaimanakah Akibat Hukum terjadinya tindak pidana korupsi terhadap terdakwa dan negara. Tujuan penelitian ini : 1. Untuk mengetahui Motif terdakwa melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan, 2. Untuk mengetahui modus tedakwa melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan, 3. Untuk mengetahui akibat hukum terjadinya tindak pidana korupsi terhadap terdakwa dan negara. Jenis penelitian hukum yang digunakan ialah jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian yang digunakan penulis bersifat Deskriptif. Varibael Penelitian yang di gunakan yaitu Variabel Bebas dan Terikat. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Hasil peneilitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumusakan dan di tarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Motif Terdakwa melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan, a. Terdakwa Mencari keuntungan, b. Terdakwa menunjukan kekuasaan, 2. Modus Terdakwa melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan, a. Terdakwa menyediakan barang/alat kesehatan yang berbeda spesifikasinya dengan yang tercantum pada HPS, b. Terdakwa memesan alat kesehatan dari berbagai distributor, 3. Akibat Hukum a. Terhadap terdakwa, 1). Terdakwa di tahan, 2). Terdakwa di hukum penjara, b. Terhadap Negara, 1). Terdakwa membayar kerugian keuangan Negara Sehubungan dengan kesimpulan diatas maka penulis mengemukakan saran sebagai berikut: 1. Hakim Mahkamah Agung sebaiknya agar lebih berhati-hati, cermat dan bijaksana dalam memutuskan suatu perkara pidana tersebut. 2. Ketentuan mengenai suatu perkara dalam tindak pidana korupsi perlu di teliti agar Hakim Mahkamah Agung dapat memutuskan yang adil bagi semua pihak. Kata Kunci : Motif, Modus dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Alat Kesehatan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul dari Penelitian ini adalah Deskripsi Tentang Penyebab Terjadinya Pengungsian Warga Negara Asing di Nusa Tenggara Timur. Permasalahan yang diangkat adalah faktor – faktor apakah yang menyebabkan terjadinya Pengungsian Warga Negara Asing di Nusa Tenggara Timur. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor faktor penyebab terjadinya Pengungsian di Nusa Tenggara Timur. Dalam penelitian ini, Penulis menggunakan jenis penelitian Empiris. Jenis penelitian ini menggunakan data Primer dan sekunder untuk mempermudah dalam melakukan penelitian. Data primer berupa wawancara dan observasi lapangan serta data sekunder yang dimaksud seperti peraturan-peraturan tertulis seperti Undang-Undang, Peraturan Presiden, dan lain-lain. Pengumpulan data dengan cara wawancara kepada responden. Meskipun Indonesia bukan negara pihak pada Konvensi Pengungsi 1951 dan Protokol Mengenai Status Pengungsi PBB 1967, tetapi Indonesia sangat menghargai dan menghormati isi dari konvensi tersebut. Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa Terjadinya Pengungsi disebabkan beberapa faktor diantaranya adalah faktor keamanan yang dimana dikarenakan ketakutan yang beralasan akan jiwanya yang terancam dan faktor Ekonomi dimana ingin mendapatkan pekerjaan yang baik di luar negaranya.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelian ini berjudul“Analisisbreak Even Point Pada Oprasional Ferry Penybrangan (Studikasus PT ASDP Cabang Semauhansisikabupatenkupang)”. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pencapaian break Even Point Pada Penyebrangankapal Ferry PT ASDP Cabang Semau. Metode penilitian mengunakanan alisa kuantitatif yaitu menerangkan atau memberikan penjelasan Data-Data Yang Diperolehdarihasilpenelitian, Objek dalam penelitianini adalah PT ASDP Cabang Semau hansisi Yang Beralamat Di Desa hansisi kecamatan semau kabupaten kupang. Sumber Data Yang Digunakanyaitu dokumentasi, Data Yang Dihimpun yaitu Data Biay atetap, Biaya variabel Dan Pencatatan bulanana PT ASDP Cabang Semauhansisi.
Hasil Penelitian menunjukan PT ASDP Cabang Semau hansisi pt ASDP Cabang Semau hansisi berada dalam kondisi Yang Baikkarenaberhasilmemperolehnilaipenjualan Sangat Baik Pada Tahun 2021, Dengan Kata Lain PT ASDP Cabang Semauhansisi memperoleh keuntungan Yang Sangat Baik sehingga terhindar dari kerugian.PT. ASDP Cabang Semau hansisi telah berhasil menjaga nilai penjualannya untuk nilai break Even Point Ataubatasamanselamatahun 2021, Sehingganilaipenjualanperusahaanberada diatas nilai tersebutdan perusahaan terhindar dari kerugian.Apabilapt.ASDP Cabang Semau hansisi Padatahun2021, Jumlahperjalanan 413 Trip Dan Biaya penjualan atau pengoperasian kapa ladalah Rp 490,055,122,- Sehinggabreak Even Point Yang Didapat adalah 321,931,637,-. Dengan demikian maka PT ASDP Cabang Semau hansisi telah mencapaibreak Even Point Sebesar321,931,637,-Dan Perusahaan terhindar dari kerugian.
ata Kunci :Break Even Point, PT ASDP Cabang Semau hansisi
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul penelitian ini ialah Disparitas Putusan Pemidanaan Oleh Hakim Dalam Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah, permasalahan yang diangkat dalam penelitian inin adalah: dasar pertimbagan hakim dalam menjatuhkan disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana korupsi.Tujuan penelitian ini Untuk Mengetahui dasar pertimbagan hakim dalam menjatuhkan disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana korupsi.Jenis penelitian hukum yang digunakan ialah jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian yang digunakan penulis bersifat Deskriptif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pertimbangan hakim dalam menjatuhkan disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku korupsi pengadaan barang/ jasa pemerintah, sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim dalam menjatuhkan disparitas pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana korupsi pengadaan barang/ jasa pemerintah.Hasil peneilitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumuskan dan di tarik kesimpulan sebagai berikut: dasar pertimbagan hakim dalam menjatuhkan disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa pemerintah yaitu: kemerdekaan hakim dalam memutuskan perkara. Kualitas perbuatan terdakwa yang merugikan keuangan negara dan Hal – hal yang memberatkan dan meringankan:
a. Hal yang memberatkan:
- Perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah yang sedang gencar memberantas tindak pidana korupsi
- Perbuatan terdakwa telah menimbulkan kerugian keuangan negara dengan jumlah yang relatif besar
- Belum adanya pengembalian kerugian keuangan negara
- Perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam upaya pembrantasan korupsi
- Perbuatan yang dilakukan terdakwa tidak sejalan dan melemahkan program pemerintah dalam pembrantasan korupsi
b. Hal yang meringankam
- Terdakwa bersikap sopan dipersidangan
- Terdakwa belum perna dihukum
- Terdakwa tidak menikmati atas timbulnya kerugian negara tersebut
- Terdakwa mempunyai tanggungan keluarga
Saran yang penulis berikan adalah agar pemerintah lebih memperhatikan dan melakukan pengawasan terhadap pelaku korupsi pengadaan barang dan jasa agar lebih tegas dalam menjatuhkan hukum yang seberat-beratnya agar tidak terulang lagi.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT This research entitled An Analysis of Jargon Terms Used in Mowgli Legend of the Jungle Movie Script. The research problems of this research are “1)What are the forms of jargons words found in the Movie Mowgli Legend of the Jungle? 2) What are the meaning of jargon found in the Movie Mowgli Legend of the Jungle? And the aims of study from this research are 1) to find out the forms of jargons words found in the Movie Mowgli Legend of the Jungle. 2) To find out the meaning of jargon found in the Movie Mowgli Legend of the Jungle. The data was collected or taken from Mowgli Legend of the Jungle movie script. The method used is descriptive qualitative. The result of this study shows that there are two forms of jargon, they are words and phrase. In word forms there are seven data was found and there are four data was found in the phrase form. Then there are two meaning of jargon namely: denotative meaning and connotative meaning. In denotative meaning there are four data was found and in connotative meaning there are four data was found. The forms and meaning of jargons has been described by the two forms of jargon (words and phrase) and the two meaning of jargon (denotative meaning and connotative meaning)
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT
The title of this writing is “The Speech Style of Joko Widodo’s Speeches in “Sapa Indonesia Pagi Program” on Kompas TV”. This research conducted to answer questions: 1. What are Joko Widodo’s speech style used in his speeches in “Sapa Indonesia Pagi Program” on Kompas TV? 2. What are the function of speech delivered by Joko Widodo in “Sapa Indonesia Pagi Program” on Kompas TV? The data taken from 2 videos from Kompas TV youtube channel. The writer used documentary instrumneent to find out the types of speech style and the functions of speech. The result of the data analysis shows that Joko Widodo’s speeches in “Sapa Indonesia Pagi program” on Kompas TV used four types of speech style and three functions of speech. 1).Types of speech style: a). frozen style: ‘’Hari kelahiran Pancasila tahun ini kita laksanakan di tengah Pandemi Covid-19 yang menguji daya juang kita sebagai bangsa, menguji pengorbanan kita, menguji kedisiplinan kita, menguji kepatuhan kita, menguji ketenangan, dalam mengambil langkah kebijakan yang cepat dan tepat.’’ (Used complex and long sentence and used serious tone). b). formal style: ‘’Mengembangkan budaya anti korupsi dan menumbuhkan rasa malu menikmati hasil korupsi merupakan hulu yang penting dalam pencegahan tindak pidana korupsi.’’ (Used well structured complex sentence and noun phrases, logically sequenced and strongly coherent, and didn’t use slang terminologies.) 2). The functions of speech: a). informative speech, b). persuasive speech, c). recreational speech.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul :“Deskripsi Tentang Motif, Modus Operandi Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Penadahan Hasil Perkebunan” Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1. Bagaimana motif terjadinya tindak pidana penadahan hasil perkebunan. 2. Bagaimana modus terjadinya tindak pidana penadahan hasil perkebunan. 3. Bagaimana akibat hukum terjadinya tindak pidana penadahan hasil perkebunan terhadap pelaku dan barang bukti yang di tadah. Tujuan penelitian adalah 1. Untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana penadahan hasil perkebunan. 2. Untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana penadahan hasil perkebunan. 3. Untuk mengetahui akibat hukum terjadinya tindak pidana penadahan hasil perkebunan terhadap pelaku dan barang bukti yang di tadah.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MELKIANUS APOLISON NAHAK (16381542) Stuktur Komunitas Makro Alga Di Pesisir PLTU Bolok, Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Wilson L. Tisera, S.Pi, M.Si, Ph.D dan Alfred G. O. Kase S.Pi, M.Si.,Ph.D sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Salah satu organisme yang di temukan di Perairan PLTU Bolok yang memiliki peranan cukup penting bagi ekosistem maupun masyarakat sekitar adalah makroalga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas makroalga yang terdiri dari komposisi jenis, frekuensi, kepadatan, keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi di pesisir PLTU Bolok. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan survey, sedangkan metode sampling pengambilan data yang di gunakan adalah metode transek kuadran. Pada stasiun ditetapkan 4 garis transek, dengan jarak antar transek 50 m. Pada masing-masing transek ditetapkan 5 kuadrant, dengan jarak antara kuadrant 5. Pengambilan kualitas air meliputi suhu, salinitas, kecepatan arus dan pH.
Hasil penelitian menunjukan bahwa komposisi makroalga di pesisir PLTU Bolok terdiri dari 13 spesies yaitu Ulva lactuca, Halimeda Macroloba, Ulva reticulate, Chaetomorpha crassa, Halimeda Opuntia, Avrainvillea erecta, Padina gymnospora, Sargassum policystum, Dictyota deliculata, Hypnea valentiae, Hypnea cervicornis, Glacilaria salicornia, Amphiroa fragilissima. Kepatan jenis dan relative tertinggi dimiliki oleh Ulva lactuca, dengan nilai masing-masing 31,15ind/m² dan 60%. Niali indeks keanekaragaman tergolong rendah (0,66), indeks keseragaman (E) tergolong merata (0,59), dan indeks dominansi (D) menunjukan tidak ada jenis makroalga yang mendominansi (0,39).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Skripsi Penulis adalah :Disparitas Putusan Hakim Judex Facti, Judex Juris dan PK dalam Sengketa Kepemilikan Hak Atas Tanah. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah Apa dasar pertimbangan Hakim Judex Facti mengabulkan gugatan Pengugat, Judex Juris menyatakan PN Denpasar tidak berwenang mengadili perkara tersebut dan PK menyatakan gugatan Tidak dapat diterima?. Berdasarkan Hasil Penelitian yang Penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu Apa dasar Pertimbangan Hakim Judex Facti Mengabulkan gugatan Penggugat Judex Juris Menyatakan PN Denpasar tidak berwenang mengadili perkara tersebut dan Pk menyatakan gugatan tidak di terima adalah : 1. Dasar Pertimbangan Judex Facti mengabulkan Gugatan Penggugat dikarenakan: a. Gugatan Penggugat Sempurna b. Penggugat dapat membuktikan kepemilikan Hak atas tanah 2. Dasar pertimbangan Judex Juris Menyatakan PN Denpasar tidak berwenang mengadili perkara ini dikarenakan : a. Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili perkara a quo, karena objek sengketanya adalah Keputusan Badan/Penjabat Tata Usaha Negara. b. Wewenang mutlak Pengadilan Tata Usaha Negara, bukan wewenang Pengadilan Negeri, maka Pengadilan Negeri Denpasar tidak berwenang mengadili perkara ini. 3. Dasar Pertimbangan Hakim Peninjauan Kembali menyatakan Gugatan Tidak di Terima Karena : a. Adanya Kekhilfan Hakim Judex Facti
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi penulis adalah :ALASAN PEMBATALAN PASAL 73 AYAT (3),(4),(5),(6) DAN PASAL 122L UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2018 TENTANG MPR,DPR,DPD DAN DPRD OLEH MAHKAMAH KONSTITUSI. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah :Mengapa Mahkamah Konstitusi membatalkan pasal 73 ayat (3),(4),(5),(6) dan pasal 122L Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR,DPR,DPD dan DPRD?. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah :Untuk mengetahui pertimbangan Mahkamah Konstitusi membatalkan pasal 73 ayat (3),(4),(5),(6) dan pasal 122L Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR,DPR,DPD dan DPRD. Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah : Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah yaitu Alasan Pembatalan Pasal 73 Ayat (3),(4),(5),(6) dan Pasal 122l Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 Tentang MPR,DPR,DPD dan DPRD Oleh Mahkamah Konstitusi. Jenis Penelitian adalah penelitian Normatif. Variabel peneltian yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang - undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu Alasan Mahkamah Konstitusi membatalkan pasal 73 ayat (3),(4),(5),(6) dan pasal 122L Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR,DPR,DPD dan DPRD karena: 1. Pasal 73 ayat (3),(4),(5),(6) dan pasal 122L Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR,DPR,DPD dan DPRD menimbulkan ketidakpastian hukum. 2. Pasal 73 ayat (3),(4),(5),(6) dan pasal 122L Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR,DPR,DPD dan DPRD bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Sehubungan dengan kesimpulan diatas maka penulis mengemukakan saran sebagai berikut: 1. DPR dan Presiden harus segera melakukan perubahan terhadap undang-undang nomor 2 tahun 2018 tentang MPR,DPR,DPD dan DPRD sebagai upaya tindaklanjut dari adanya putusan Mahkamah Konstitusi nomor 16/PUU-XVI/2018. 2. DPR harus mendengar dan memperhatikan aspirasi masyarakat supaya tidak terjadi pelanggaran hak konstitusional warga negara
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi penulis adalah : DESKRIPSI TENTANG DISPARITAS PERTIMBANGAN HAKIM DALAM TINDAK PIDANA PELANGGARAN MEREK. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : Bagaimana pertimbangan hakim Pengadilan Negeri dan hakim Mahkamah Agung pada tingkat kasasi dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap para terdakwa pelanggaran merek dan Bagaimana pertimbangan hakim pengadilan tinggi dalam menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum terhadap para terdakwa pelanggaran merek sedangkan Peninjauan Kembali menjatuhkan putusan bebas kepada terdakwa II?. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui pertimbangan hakim Pengadilan Negeri dan hakim Mahkamah Agung pada tingkat kasasi dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap para terdakwa dan pertimbangan hakim Pengadilan Tinggi dalam menjatuhkan putusan lepas terhadap para terdakwa sedangkan Peninjauan Kembali menjatuhkan putusan bebas kepada terdakwa II. Jenis penelitian yang di gunakan bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Berdasarkan Hasil Penelitian Yang Dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumuskan dan ditarik kesimpulan sebagai berikut Dasar pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri dalam menjatuhkan putusan pemidanaan kepada terdakwa yaitu Karena perbuatan terdakwa memenuhi unsur pasal 90 Undang-Undang RI Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.Dasar pertimbangan Hakim Mahkamah Agung pada tingkat Kasasi dalam menjatuhkan putusan pemidanaan kepada terdakwa yaitu karena putusan Pengadilan Tinggi dibuat tidak berdasarkan fakta-fakta hukum yang tepat dan benar serta relevan serta terdakwa memperdagangkan merek AC yang tidak memperoleh izin dari PT.Panasonic Gobel Indonesia.Dasar pertimbangan hakim Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan lepas yaitu Perbuatan terdakwa bukanlah perbuatan pidana melainkan perbuatan perdata.Sedangkan pertimbangan hakim Peninjauan Kembali menjatuhakan putusan bebas kepada terpidana II karena adanya kekhilafan dan kekeliruan hakim judex facti dan berdasarkan fakta hukum kesalahan terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi penulis adalah: Pembatalan Putusan Judex Facti Dan Judex Juris Oleh Hakim Peninjauan Kembali Dalam Sengketa Perlawanan Hak Guna Bangunan Atas Tanah. Rumusan masalah penelitian penulis adalah: “Apa dasar pertimbangan Hakim Judex Facti dan Judex Juris menolak gugatan perlawanan sedangkan Hakim Peninjauan Kembali membatalkan dan menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan perlawanan dalam sengketa hak guna bangunan atas tanah?”. Tujuan yang ingin pelulis kaji adalah: untuk mengetahui apa dasar pertimbangan Hakim Judex facti dan Judex Juris menolak gugatan perlawanan sedangkan Hakim Peninjauan Kembali membatalkan dan menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan perlawanan dalam sengketa hak guna bangunan atas tanah. Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah : Jenis Penelitian Normatif dan Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar.
Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu :
1. Dasar pertimbangan Hakim Judex facti dan Judex Juris menolak gugatan perlawanan
a. Perlawanan yang diajukan oleh pelawan tidak jelas atau kabur
b. Memori banding pembanding hanya merupakan pengulangan dalil-dalil serta tidak beralasan
c. Perlawanan pelawan tidak beralasan secara hukum
2. Dasar pertimbangan Hakim Peninjauan Kembali membatalkan dan menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan
a. Adanya kehilafan atau kekeliuran nyata dalam putusan
b. Judex Facti dan Judex Juris telah melanggar aturan formil maupun materil
c. Judex Facti telah salah menerapkan hukum atau melanggar hukum yang berlaku dalam memeriksa dan mengadili pokok perkara
d. Judex Facti dan Judex Juris telah melanggar asas-asas hukum pembuktian