Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

M.

3.718 karya publik ditemukan.

22022: 12121: 12026: 952025: 702024: 392023: 5562022: 7122021: 13172020: 2012018: 732017: 32016: 52015: 12014: 12011: 12010: 12009: 21989: 11018: 20208: 1

STRUKTUR KOMUNITAS GASTROPODA DI PANTAI PASIR PANJANG KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Wilhelmus L. Ratu (14380086). Struktur Komunitas Gastropoda di Pantai Pasir Panjang Kelapa Lima, Kota Kupang dibawah bimbingan Wilson L. Tisera, S.Pi, M.Si, Ph.D, Pembimbing I dan Ir Izaak Angwarmasse sebagai Pembimbing II P.rogram studi manajemen sumberdaya perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana-Kupang. Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang yang saat ini mengalami pengembangan di wilayah pesisir seperti pembangunan hotel, jalan dan kegiatan reklamasi. Kegiatan pembangunan tersebut akan berdampak pada ekosistem wilayah pesisir dan organisme perairan seperti gastropoda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan komposisi jenis, kelimpahanan, indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominansi gastropoda Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April 2021 di Pantai Pasir Panjang Kelapa Lima Kota Kupang. Analisis yang digunakan adalah Kelimpahan jenis, Keanekaragaman, Keseragaman dan Dominansi. hasil penelitian yang telah di lakukan di Pantai Pasir Panjang Kelapa Kota Kupang terdapat (9) jenis Gastropoda yang ditemukan pada lokasi penelitian. Nilai kelimpahan tertinggi adalah jenis Cypraea annulus sedangkan Nilai indeks keanekaragaman berdasarkan kriteria indeks Shannon-wiener dikategorikan rendah, Nilai indeks keseragaman tergolong seragam/stabil. dan nilai indeks Dominansi sedang. Kisaran nilai parameter lingkungan diketahui masih tergolong normal dan baik untuk kelangsungan hidup gastropoda.

KARAKTERISTIK TUNA SE’I YANG DIPROSES DENGAN PENGASAPAN PANAS DARI LOIN PUNGGUNG DAN LOIN PERUT

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produk pengasapan ikan di Kota Kupang lebih dikenal dengan sebutan se’i tuna, pada umumnya masih dilakukan secara tradisional yang diasap menggunakan bara api kayu kesambi. Pengasapan merupakan salah satu cara pengawetan ikan agar tidak terjadi pembusukan dan menjaga nilai gizinya. Pengasapan berfungsi menambah citarasa dan warna yang spesifik pada makanan serta bertindak sebagai antibakteri dan antioksidan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai pH, susut berat, dan organoleptik (warna, aroma, rasa dan tekstur)pada produk tuna se’i.Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Mei sampai bulan Juni 2020 dimana masa pendemi covid 19 sehingga penelitian ini dilaksanakan secara terbatas pada lingkup Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dengan perlakuan bagian jenis loin dari perlakuan ikan tuna. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai pH dengan nilai 5,5-6,0, susut berat dengan nilai loin pungung 8,41–10,02 % dan loin perut 4,02-5,64% dan tingkat penerimaan panelis masih menyukai organoleptik produk tuna se’i.

ANALISIS USAHA PERIKANAN TANGKAP GILLNET DIKECAMATAN ALOR TIMUR KABUPATEN ALOR

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK JHON RICHY MAUTUKA (14380045) Analisis Usaha perikanan Tangkap Gillnet di Kecamatan Alor Timur Kabupaten Alor. Alfred G. O. Kase S.Pi. M.Si. Ph.D, dan Donny M. Bessie, S.Pi, M.Si. Sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Salah satu Kabupaten di Nusa Tenggara Timur yaitu Kabupaten Alor memiliki potensi perairan yang sangat besar. Luas wilayah perairan di Kabupaten Alor adalah seluas 10,773 km dengan panjang garis pantai 287,1 Km. Potensi lestari sumber daya ikan di Kabupaten Alor sebesar 45,714,85 ton/ tahun sehingga jumlah tangkapan yang diperbolehkan sebesar 36,571,88 ton. Sementara tingkat pemanfaatan penangkapan sumber daya ikan baru sebesar 17,85% untuk dikembangkan penangkapan sumber daya ikan di Kabupaten Alor. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Alor Timur Kabupaten Alor yang berlangsung selama 2 bulan yaitu Bulan November- Desember 2020. Dengan Judul Analisis Usaha Perikanan Tangkap Gillnet di Kecamatan Alor Timur Kabupaten Alor. Metode yang digunakan adalah metode Wawancara (Daftar pertanyaan) dan observasi (Pengamatan secara langsung) Hasil penelitian menujukan bahwa tingkat penerimaan rata-rata nelayan gillnet di Kecamatan Alor Timur Kabupaten Alor sebesar 6.250,000/bulan dalam melakukan penangkapan dan tingkat pendapatan nelayan gillnet sebesar 4.262,666/bulan dalam melakukan penangkapan. Analisis kelayakan usaha perikanan tangkap gillnet ditinjau dari R/C yaitu sebesar 3,144 berarti usaha perikanan tangkap tersebut layak untuk diusahakan karena lebih besar dari angka 1. Selanjutnya ROI diperoleh dalam usaha penangkapan gillnet sebesar 214,491 %. Angka ini menunjukan secara ekonomi usaha penangkapan gillnet di Kecamatan Alor Timur.

Analisis Spasial Dan Temporal Daerah Penangkapan Ikan Pelagis Kecil Menggunakan Alat Tangkap Mini Purse Seine Di Perairan Teluk Kupang Nusa Tenggara Timurr

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak IMANUEL MESAKH TAEK (14380042), Analisis Spasial Dan Temporal Daerah Penangkapan Ikan Pelagis Kecil Menggunakan Alat Tangkap Mini Purse Seine Di Perairan Teluk Kupang Nusa Tenggara Timurr; Donny M. Bessie., S.Pi., M.Si., sebagai pembimbing I, Rockie R. L. Supit, S.Pi., M.Si sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisa daerah penangkapan ikan berdasarkan tempat (spasial) dan waktu (temporal) penangkapan ikan melalui informasi kondisi faktor oseanografi perairan mengunakan alat tangkap mini purse seine di perairan Teluk Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 (dua) bulan yaitu pada bulan November 2019 sampai dengan Januari 2020 bertempat di Perairan Teluk Kupang, Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi kegiatan penangkapan ikan pelagis kecil, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi literatur tentang informasi kondisi spasial dan temporal berdasarkan kondisi faktor oseanografi perairan. Observasi lapangan yang dilakukan selama mengikuti operasi penangkapan ikan meliputi posisi dan waktu yang tepat untuk melakukan penangkapan ikan. Sebaran data spasial dan temporal perairan Teluk Kupang berdasarkan titik koordinat pengambilan sampel yaitu jenis ikan hasil tangkapan yang diperoleh terdiri dari jenis ikan pelagis kecil seperti tongkol (Euthynus affinis) dan tembang (Sardinella sp.). Kata Kunci : Spasial, Temporal, ikan pelagis kecil seperti tongkol (Euthynus affinis) dan tembang (Sardinella sp.), mini purse seine, Teluk Kupang

A STUDY ON CHARACTERS IN FAMILY DRAMA SERIES AND DRAMA MOVIE OF KELUARGA CEMARA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT The title of this writing is ‘‘A STUDY ON CHARACTERS IN FAMILY DRAMA SERIES AND DRAMA MOVIE OF KELUARGA CEMARA”. The reaearch problems of this study are What are the types of characters found in drama series and drama movie of the family drama movie ‘Keluarga Cemara’? The aim of this study is to find the types of characters in drama series and drama movie of the family drama movie ‘Keluarga Cemara’. the writer used qualitative method to describe the types of characters found in both of the movie. After analyzing the data, the writer found that there are five types of characteristic found in drama series and drama movie version of the family drama movie ‘Keluarga Cemara’. namely; protagonist and antagonist, rounded characters, flat characters, dynamic characters and static characters. The writer hopes this research will add more knowledge to the to readers about characters found in drama series and drama movie of keluarga cemara.

Analisis Kualitas Garam Rakyat Menggunakan Alat Masak Modifikasi Dari Plat Drum Pada Kelompok Tiberias Di Kelurahan Oesapa Barat Kota Kupang

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembuatan garam di Kelurahan Oesapa Barat umumnya melalui penyaringan dengan mengunakan karung plastik sehingga kualitas garam yang dihasilkan kurang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Salah satu upaya yang ingin dilakukan untuk meningkatkan kadar NaCl pada garam rakyat dengan modifikasi teknik penyaringan mengunakan ijuk yang dikombinasikan dengan penyaringan menggunakan sistim berlapis menggunakan ijuk, kerikil dan pasir. Selain itu, pada penelitian ini menggunakan alat masak yang sudah dimodifikasi dari plat drum. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 3 bulan yaitu bulan September-November 2020 bertempat di Kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang untuk lokasi survei, pembuatan garam dan pengambilan sampel. Sedangkan Laboratorium PT. Saraswanti Indo Ganethech, Bogor untuk pengujian Kadar Air, NaCl, iodium, mineral (magnesium dan kalsium). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dan dianalisis menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian garam rakyat yang diproduksi menggunakan alat masak modifikasi dari plat drum pada kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang yaitu kadar air berkisar antara 4,41-5,23%, kadar NaCl 91,02%, kadar iodium 79,69 mg/kg, mineral magnesium 183,70 mg/100 g dan mineral kalsium 503,70 mg/100 g.

KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK STIK RUMPUT LAUT Eucheuma cottoni DENGAN BERAT BUBUR RUMPUT LAUT YANG BERBEDA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Stik merupakan makanan ringan atau jenis kue kering yang sering dikonsumsi pada saat santai atau di sela-sela makan besar. Stik disukai oleh semua umur mulai dari anak-anak hingga orang dewasa dan menjadikan produk olahan yang banyak diproduksi dengan berbagai variasi. Bahan baku utama pembuatan stik adalah tepung terigu. Saat ini stik sudah banyak dimodifikasi dengan penggantian bahan baku tambahan yang digunakan. Bahan baku tambahan yang digunakan untuk pembuatan stik berupa tepung ikan layang, tepung tulang ikan bandeng, tepung sorgum, tepung gayam maupun tepung umbi-umbian dan bubur rumput laut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui organoleptik (warna, aroma, rasa dan tekstur) dan nilai kadar air pada produk stik rumput laut. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan yaitu dari bulan November sampai bulan Desember 2020 dimana masa pendemi covid 19 sehingga penelitian ini dilaksanakan secara terbatas di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan 4 perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang 2 kali, sehingga diperoleh 8 unit percobaan. Perlakuan stik rumput laut dengan berat bubur rumput laut yang berbeda Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai kadar air 7,83%-11,91% dan tingkat penerimaan panelis pada nilai organoleptik stik rumput laut yang di proses dengan berat bubur rumput laut yang berbeda yaitu semua perlakuan disukai.

AN ANALYSIS ON SLANG WORDS USED IN WHATSAPP BY THE GROUP MEMBERS OF THE TEN SEMESTER STUDENTS OF ARTHA WACANA CHRISTIAN UNIVERSITY

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The writer conducted the research entitled “An Analysis on Slang Words Used in Whatsapp by the Group Members of the Ten Semester Students of Artha Wacana Christian University”.The research problems of this study were what are the types of slang words found in whatsapp by the group members of the ten semester students and what are the reasons of group members whatsapp chat using slang words?. The aims of this study were to categorize the types of slang found in whatsApp and to explain the reason of slang in WhatsApp. The method of this research was a descriptive qualitative method.The subjects of this research were the English students of Class F in academic year 2015. The instrument of this research were questionnaire and documentation.The result of this research found that there are two types of slang words, in-group slang and common slang. There are 17 slang words of in-group slang, they are Dun, G’monin, Abt, Idk, R u, Dunno, IC, Ofc, Ma, Bombed, Freaking funny, Crash it away, Freak out, Cz, Ya, Temme, Gotcha, Yup, Lmao, Gee. And there are 41 slang words of common slang, they are Guys, Gws, Kay, Wht, Otw, pissed, Hoax, Kinda, Wanna, Imma, Lol, Nope, Buddy, Hbd, Bro, Wth, Prank, Btw, Hip, Fatty, Whaddya, Yikes, X-mass, Omg, Sis, Lemme, Shit, Whacha, Hang around, Kitsch, Mom, Fav, Babe, Wtf, Thx, Nite, Congrat, Datz. The most dominant reason of using slang was 1) Just for fun; 2) To be different; 3) to enrich the language; 4) to reduce the excessive seriousness of a conversation

Analysis Bahasa Kiasan pada lirik lagu kidung jemaat

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This research was conducted under the title “An Analysis of Figurative Language Found in Kidung Jemaat Lyric Songs”. The research problem of this research that solved by the writer stated as follow: (1) what are the types of figurative language found in Kidung Jemaat lyric songs?, (2) what are the dominant types of figurative language found in Kidung Jemaat lyric songs”. The aims of the study are to find out, 1) the types of figurative language found in Kidung Jemaat lyric songs, 2) the dominant types of figurative language found in Kidung Jemaat lyric songs. The method used in this study is descriptive qualitative method. The writer focus on the song living in faith every day, it is start from pages 356 up to page 418 consists of 64 songs. The writer is only takes 19 of the song by selected the songs and verses. The writer gets the finding of this research, such as: 1) the writer found nine kinds of figurative language as bellow: Anaphora 8 sentences (8.89%), metaphor 6 sentence (6.67%), simile 2 sentence (2.22%), metonymy 23 sentence (25.56%), synecdoche 1 sentence (1.11%), personification 3 sentence (3.33%), irony 2 sentences (2.22%), allegory 14 sentences (15.56%) and symbol sentence (1.11%). The most dominant type of figurative language found in this research is metonymy with 23 sentences (25.56%).The writer concluding that the Kidung Jemaat or songs of the congregation is very beautiful songs to worship God to express our feeling love to honor our Creator which is created effects and imposing to the worshiper in sing the songs.

ANALISIS STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS PADA VEGETASI MANGROVE DI PERAIRAN OESAPA BARAT

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN NATALIA DEBYANTI MANO (16383325). Analisis Struktur Komunitas Makrzoobentos pada Vegetasi Mangrove di Perairan Oesapa Barat. WILSON L. TISERA, S.PI, M.SI, PH.D, M.Si sebagai Pembimbing I dan DONNY M. BESSIE, S.Pi., M.Si sebagai Pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana-Kupang. Ekosistem hutan mangrove adalah suatu sistem yang terdiri dari oragisme ( vegetasi, satwa dan mikroorganisme) yang berinteraksi dengan sistem lingkungannya pada suatu habitat hutan mangrove. Makrozoobentos adalah hewan invertebrate yang hidup di dasar perairan. Oleh karena itu, komposisi dan struktur komunitas makrozoobentos yang hidup dalam perubahankualitas air. Makrozoobentos sering dipakai untuk menduga ketidak seimbangan lingkungan fisik, kimia, dan biologi perairan. Penelitian in bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobentos yang meliputi kelimpahan dan keanekaragaman, keseragaman dan dominansi pada vegetasi mangrove di Perairan Oesapa Barat. Penelitian ini telah dilaksanakn pada bulan November 2020 bertempat di Pantai Paradiso dan Ekowisata Mangrove. Data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua jenis yaitu data primer dan sekunder. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Purposive Sampling yaitu pengambilan sampel yang berdasrkan atas suatu pertimbangan tertentu seperti sifat-sifat populasi ataupun ciri-ciri yang sudah diketahui. Pengambilan sampel mangrove menggunakan metode Garis Transek dan Plot sedangkan pengambilan sampel makrozoobentos menggunakan Garis Transek dan Kuadran pada 2 stasiun. Hasil penelitian menunjukkan komposisi mangrove pada Pantai Paradiso dengan jumlah tegakan 38 dan pada Ekowisata Mangrove dengan jumlah tegakan 48. Komposisi jenis makrozoobentos yang terdiri dari 96 spesies yang terbagi dalam 3 kelas yaitu, Gastropoda 73 spesies, 23 famili dan 43 genus dengan jumlah 68 individu, Bivalvia 11 spesies, 6 famili dan 6 genus dengan jumlah 6 individu sedangkan Crustacea 6 spesies, 7 famili dan 9 genus dengan jumlah 11 individu. Kelimpahan makrozoobentos dengan jumlah tertinggi adalah Gastropoda 2151 individu. Nilai Keanekaragaman yang diperoleh di Pantai Paradiso 0.45 dan Ekowisata Mangrove 0.47. Sesuai kriteria keanekaragaman makrozoobentos di Pantai Paradiso dan Ekowisata Mangrove tergolong keanekaragaman rendah. Kata Kunci : Mangrove, Makrozoobentos, Kelimpahan, Keanekaragaman, Oesapa Barat

STUDI KARAKTERISTIK PAMPIS SE’I CAKALANG YANG DIPROSES DENGAN ASAP CAIR PADA pH YANG BERBEDA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengasapan merupakan pengolahan tradisional yang bertujuan untuk mengawetkan, membentuk warna dan menghambat kerusakan pada produk olahan. Asap cair merupakan salah satu alternatif yang di gunakan dalam upaya perbaikan pengolahan tradisional karena mudah diaplikasikan sehingga konsentrasinya dapat dikontrol, memberikan cita rasa dan warna yang seragam pada olahan. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui nilai kadar air, pH dan organoleptik (warna, aroma, rasa dan tektur) pada produk pampis se’i cakalang. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Oktober sampai bulan Desember 2021 dimana masa pandemi covid 19 sehingga penelitian ini dilaksanakan secara terbatas pada lingkup Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan Laboratorium, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini menggunakan metode yang di desain dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 3 perlakuan dan 2 ulangan sehinggga diperoleh 6 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kadar air dengan nilai pH 5 36.77%, pH 7 38.05% dan pH 9 45.93%, nilai pH dengan nilai( pH 5) 6.2, (pH 7) 7.0, dan (pH 9) 7.2, dan tingkat penerimaan panelis dapat diterima oleh panelis dengan taraf suka menuju taraf sangat suka. Kesimpulan Pampis se’i cakalang yang diproses dengan asap cair pada pH yang berbeda terhadap tingkat penerimaan panelis pada setiap pengujian organoleptik baik warna, aroma, tekstur dan rasa dapat diterima oleh panelis dengan taraf suka menuju taraf sangat suka.

TINJAUAN TENTANG PERSIAPAN ATLET PON NTT CABANG OLAHRAGA ATLETIK NOMOR LARI JARAK MENENGAH MENUJU PON XX TAHUN 2021 DI PAPUA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TINJAUAN TENTANG PERSIAPAN ATLET NTT CABANG OLAHRAGA ATLETIK NOMOR LARI JARAK MENENGAH MENUJU PON XX TAHUN 2021 DI PAPUA Teodorus Hardinus Mbete1*, Andreas J. F. Lumba2, Christin P. M. Rajagukguk3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Istilah atletik berasal dari kata “athlon” (bahasa Yunani) yang berarti lomba atau perlombaan”. Atletik merupakan olahraga yang terdiri dari nomor lari, nomor lompat, dan nomor lempar. Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana persiapan yang di lakukan oleh atlet dan juga pelatih atletik PON NTT. Metode penelitian: Metode yang digunakan adalah jenis kualitatif, dengan pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik tringulasi dengan teknik pengumpulan data: dokumentasi, wawancara, dan observasi. Langkah menganalisis data adalah dengan data reduction (reduksi data), data display dan verivication. Untuk menguji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi data dan triangulasi metode. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini mengungkapkan delapan temuan yaitu: 1) Persiapan pelatih atletik pon lari jarak menengah, 2) Persiapan hingga lolos ke PON, 3) Dukungan gizi yang diberikan kepada alet dalam masa persiapan, 4) persiapan atlet pon lari jarak menengah, 5) Perbedaan pola latihan sebelum dan sesudah lolos PON, 6) Psikologi atlet, 7) Peran penting medis dalam masa persiapan, 8) kebutuhan dalam tahap persiapan baik atlet maupun pelatih. Simpulan: Pelatih yang di ambil untuk melatih atlet dalam masa persiapan ini merupakan para pelatih- pelatih yang senior dan berpengelaman, atlet- atlet yang sekarang ini sedang mengikuti latihan persiapan PON merupaka atlet yang sudah lolos pra PON. Latihan persiapan tersebutpun sudah berjalan selama 1 tahun lamamnya dan hingaa saat ini berjalan dengan aman dan lancar meskipun masih memiliki kekurangan dalam hal sarana dan perasarana tetapi itu semua tdak menjadi kendala dalam berlatih, begitupun dengan kondisi yang sedang terjadi saat ini yaitu covid 19, tidak menjadi halangan bagi mereka dalam berlatih. Kata kunci: Persiapan atlet PON atletik lari jarak menengah.

Studi Komposisi Jenis Ikan Pelagis Kecil Berdasarkan Alat Tangkap Berbeda di Perairan Teluk Kupang

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HERMAN OKTOVIANUS TASOIN (14380041). Studi Komposisi Jenis Ikan Pelagis Kecil Berdasarkan Alat Tangkap Berbeda di Perairan Teluk Kupang. Ir Izaak Angwarmasse M.Si dan Imanuel J. Emola, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ikan pelagis kecil adalah sumberdaya ikan ekosnomis penting dan sebagai komponen utama secara ekologis di ekosistem laut. Sumberdaya ikan ini termasuk sumberdaya neritik yang dominan ditemukan di sekitar pantai. (neritic population). Pemanfaatan sumberdaya ikan pekagis kecil di perairan Teluk Kupang dengan berbagai jenis alat tangkap. Dua jenis alat tangkap yang berperan sebagai penghasil ikan pelagis kecil adalah bagan apung dan mini purse seine. Penelitian ini berertjuan untuk mengetahui studi komposisi ikan pelagis kecil yang tertangkap berdasarkan alat tangkap berbeda di perairan Teluk Kupang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2020 dengan menggunakan metode deskritif survey. Metode deskritif survei yaitu melalui teknik eksplorasi dan eksperimental fishing terhadap ikan pelagis kecil pada alat tangkap mini Purse seine dan bagan apung yang beroperasi di perairan Teluk Kupang. Komposisi hasil tangkapan pada alat tangkap Bagan apung, jenis ikan yang memiliki proporsi dominan pada alat tangkap mini Purse seine yaitu jenis ikan kembung (Rastrelliger kanagurta.) sebesar 55,50% (545 kg), diikuti jenis ikan tembang (Sardinellla fimbriata) sebesar 32,08% (315 kg) jenis ikan Peperek (Leiognathus equulsu.) 11,10% (109 kg) dan jenis ikan tongkol (Euthynnus affinis) sebesar 1,32% (13 kg). Sedangkan komposisi jenis ikan pada alat tangkap bagan apung yaitu jenis ikan teri (Stolephous indicus), sebesar 72,21% (932 kg), diikuti jenis ikan Peperek (Leiognathus equulsu.) 15% (191 kg ) jenis ikan tembang (Sardinellla fimbriata) sebesar 11,78% (150 kg). Pada alat tangkap mini Purse seine diperoleh jenis ikan kembung (Rastreliger kanagurta) dan ikan tongkol (Euthynnus affinis) sedangkan pada bagan apung tidak mendapatkan hasil tangkapan kedua jenis ikan tersebut. Hal ini karenakan pada sifat dari alat tangkap bagan apung yaitu pasif atau tidak bergerak untuk mengejar ikan, sedangkan sifat jenis ikan kembung (Rastreliger kanagurta) dan ikan tongkol (Euthynnus affinis) yaitu perenang aktif. Selain itu habitat dari jenis ikan kembung (Rastreliger kanagurta) dan ikan tongkol (Euthynnus affinis) cenderung ke daerah lepas pantai (Oceanik), sedangkan daerah penangkapan alat tangkap bagan cenderung ke daerah teluk atau daerah perairan dekat pantai (neritik). Pada alat tangkap mini Purse seine tidak memperoleh jenis ikan teri dikarenakan ukuran mata jaring yang digunakan yaitu 1 inchi dan 1,5 inchi sedangkan untuk mendapatkan jenis hasil tangkapan ikan teri harus menggunakan ukuran mata jaring yg lebih kecil yaitu 0,2 inchi. Selain itu juga dipengaruhi oleh habitat dari ikan teri yaitu lebih cenderung ke daerah dekat pantai sedangkan daerah penangkapan alat tangkap mini Purse seine di daerah lepas pantai (Oceanik

Analisis bioekonomi sumberdaya ikan tembang (sardinela fimbriata) yang di tangkap di teluk kupang

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MATRISNO RAJA (15380013). Analisis Bioekonomi Sumberdaya Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) Yang di Tangkap di Teluk Kupang: Alfred G. O. Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Donny M. Bessie, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing II. Program studi manajemen sumberdaya perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) merupakan salah satu jenis ikan pelagis yang memiliki nilai ekonomi karena permintaan yang semakin meningkat untuk konsumsi maupun sebagai umpan untuk menangkap ikan ekonomis penting. Hal ini memiliki dampak positif bagi nelayan karena pendapatannya semakin bertambahtetapi juga berdampak negatif karena akan membuat pola penangkapan nelayan menjadi lebih intensif hingga dapat terjadi over fishing. Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui tingkat pemanfaatan sumber daya ikan tembang (Sardinella fimbriata)yang ditangkap di Teluk Kupang dan Untuk mengetahui upaya pengelolaan selanjutnya meliputi CPUE, MSY dan MEY. Penelitian ini telah dilaksanakan di TPI Oeba dan Pantai Oesapa Kota Kupangpada bulan Juli2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder.Berdasarkan hasil penelitian di ketahui bahwa hasil tangkapan ikan tembang (Sardinella fimbriata)yang tertangkap menggunakan 3 jenis alat tangkap yaitu: bagan perahu, bagan tancap dan lampara di Teluk Kupang memiliki nilai yang berfluktuatif setiap hari yakni bagan perahu total jumlah hasil tangkapan yaitu 2.970 kg dengan hasil tangkapan tertinggi yaitu sebanyak 600 kg/trip dan terendah yaitu 100 kg/trip. Bagan tancap total jumlah hasil tangkapan yaitu 150 kg dengan hasil tangkapan tertinggi yaitu sebanyak 50 kg/trip dan terendah yaitu 20 kg/trip. Lampara total jumlah hasil tangkapan yaitu 17.000 kg dengan hasil tangkapan tertinggi yaitu sebanyak 1.000 kg/trip dan terendah yaitu 100 kg/trip.hubungan antara effort dan prediksi hasil tangkapan ikan tembang (Sardinella fimbriata) yang dilakukan oleh nelayan di Teluk Kupang menggunakan alat tangkap bagan apung, bagan tancap dan lampara mulai mendekati titik maksimum yaitu pada nilai effort mencapai 150 maka prediksi tangkapan mencapai 2 ton per harinya

KEANEKARAGAMAN GASTROPODA DI WILAYAH PESISIR PANTAI BOLOK KABUPATEN KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK DENI MANTOLAS (14380023). Keanekaragaman Gastropoda di Wilayah Pesisir Pantai Bolok Kabupaten Kupang (di bawah bimbingan Alfred G. O. Kase., S.Pi., M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Rockie R.L. Supit., S.Pi. M.Si sebagai pembimbing II. Program studi manajemen sumberdaya perairan, fakultas perikanan dan ilmu kelautan, universitas Kristen artha wacana-kupang. Salah satu zona intertidal di wilayah NTT yang diketahui memiliki berbagai macam ekosistem adalah Wilayah Pesisir Pantai Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman gastropoda di Pantai Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April – Mei 2020 di Pesisir Pantai Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Analisis yang digunakan adalah Kelimpahan jenis, Keanekaragaman dan Keseragaman. hasil penelitian yang telah di lakukan di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, terdapat 12 jenis Gastropoda yang ditemukan pada lokasi penelitian. Nilai kelimpahan tertinggi adalah jenis Bulla vernicosa dan terendah adalah Tectus (Rochia) Fenestratus, Monetaria Annulus Circumpicta, sedangkan Nilai indeks keanekaragaman yang terdapat pada ketiga stasiun dikategorikan indeks keanekaragaman sedang karena nilai H’ yang diperoleh 1 H’ 3, dan Nilai indeks keseragaman tergolong seragam/stabil. Kisaran nilai parameter lingkungan diketahui masih tergolong normal dan baik untuk kelangsungan hidup gastropoda yakni suhu berkisar 28,33 - 29,00℃, salinitas berkisar 30,66 – 31,66 o/oo, dengan pH perairan 7,99 – 8,01. Kata kunci: Gastropoda, Keanekaragaman, Pantai Bolok.

STRUKTUR KOMUNITAS MANGROVE DI DESA OETETA KECAMATAN SULAMU KABUPATEN KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN KARNILIA AMBUNG (16381643). Struktur Komunitas Mangrove di Desa Oeteta Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. Alfred G.O. Kase, S.Pi., M.Si,, Ph,D sebagai Pembimbing I dan Imanuel J. Emola, S.Pi., M.Si sebagai Pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana-Kupang. Mangrove merupakan komunitas vegetasi pantai tropis dan sub tropis, yang didominasi oleh beberapa jenis pohon mangrove yang mampu tumbuh dan berkembang pada daerah pasang surut pantai berlumpur (Saenger, 1983 dalam Laremba, 2014). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Struktur Komunitas Mangrove di Desa Oeteta Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang yaitu untuk mengetahui kerapatan, frekuensi, indeks keanekaragaman, penutupan, dan indeks nilai penting. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling dan observasi atau pengamatan secara langsung di lokasi penelitian. Kondisi hutan mangrove di Desa Oeteta saat ini dimanfaatkan oleh sekelompok orang dengan menggusur dan menebang hutan mangrove untuk dijadikan lahan pembuatan garam rakyat. Hutan mangrove memiliki peranan yang sangat penting baik dari segi ekologis maupun ekonomisnya. Mangrove yang ditemukan di Desa Oeteta terdiri dari tiga jenis yaitu Rhyzopora apiculata, Avicennia alba, dan Lumnitzera racemosa. Kerapatan untuk seluruh jenis dilokasi penelitian tergolong rendah dengan nilai kerapatan tertinggi pada kategori pohon yaitu 0,294 ind/m². Sedangkan indeks keanekaragaman spesise di lokasi penelitian termasuk dalam kategori rendah dimana nilai H’ 1. Nilai penutupan seluruh jenis mangrove yang terdapat di Desa Oeteta tergolong baik dengan presentase penutupan 81%. Biota yang ditrmukan di lokasi penelitian yaitu ikan, udang, kerang, dan kepiting.

PENGARUH PEMBERIAN PAKAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN TUKIK PENYU LEKANG (Lephidochelys olivacea) DI LEKOMPOK MASYARAKAT PENGGERAK KONSERVASI (KOMPAK) PENYU TAEFUN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Firens Ritman Tanaem (15380130) “Pengaruh Pemberian Pakan Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Tukik Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) Di Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) Penyu Taefun”, dibawah bimbingan Alfred G. O. Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D, sebagai pembimbing utama dan Rockie R. L. Supit., S.Pi, M.Si sebagai pembimbing anggota. Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ketersediaan dan kualitas pakan yang memadai sangat perlu mendapatkan perhatian dalam masa perawatan tukik. Pakan yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi serta komposisi yang baik bagi pertumbuhan tukik ditentukan oleh kandungannya yang lengkap mencakup protein, lemak, dan karbohidrat. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan tukik penyu lekang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2020, bertempat di Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) Penyu Taefun, Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen laboratoris. Dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan pemberian jenis pakan yang berbeda yaitu (P1) ikan tongkol, (P2) udang vaname dan jumlah ulangan sebanyak 3 kali. Dari hasil penelitian didapatkan data rasio konversi pakan lebih baik pada perlakuan (P1) ikan tongkol 25,47±0,12 gram, data pertumbuhan panjang mutlak lebih baik terdapat pada perlakuan (P1) ikan tongkol 3,14±0,15 mm, data pertumbuhan lebar mutlak lebih baik terdapat pada perlakuan (P1)ikan tongkol 3,24±0,11 mm, dan data pertumbuhan berat mutlak lebih baik terdapat pada perlakuan (P1) ikan tongkol berat 4,41 ± 0,15 gram. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa laju pertumbuhan pada rasio konversi pakan, panjang karapas, lebar karapas dan berat tubuh tukik penyu lekang (Lephidochelys olivacea) menunjukan pertumbuhan yang berbeda, walaupun nilai rasio konversi pakan dan berat tubuh tukik tidak memberi berpengaruh yang nyata.

Struktur Komunitas Makrozoobenthos Pada Ekosistem Mangrove Di Perairan Desa Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MARIA KRISTINA IRMA YANTI BONE (16383414).Struktur Komunitas Makrozoobenthos Pada Ekosistem Mangrove di Perairan Desa Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu. Wilson L.Tisera,S.Pi.M.Si.,Ph.D sebagai pembimbing I dan Rokcie R. L. Supit, S.Pi. M.Si sebagai pembimbing II, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauatan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Struktur Komunitas Makrozoobenthos di Perairan Desa Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu dapat dijadikan sebagai konsep dasar dalam pengelolaan sumberdaya berkelanjutan. Perairan di Desa Dualaus telah banyak mengalami kerusakan dan degradasi seiring dengan bertambahnya penduduk dan pesatnya pembangunan dikawsan pesisir untuk berbagau keperluan dalam segi ekonomi. Jika aktivitas tersebut terus berlanjut maka akan menyebabkan rusaknya ekosistem dan akan berdampak bagi kehidupan makrozoobenthos. Tujuan untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobenthos yang meliputi kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dominansi. Penelitian telah dilaksanakan selama 2 bulan yakni dari bulan Oktober – November 2020 di Peraira Desa. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling, dimana peneliti menentukan pengambilan data mangorove dan sampel dengan cara menetapkan ciri – ciri khusus dan menetapkan tiitk stasiun yang sesuai dengan tujuan penelitian. Penelitian ini dilakukan di tiga stasiun yakni stasiun I arah depan mangrove tepatnya berdapan dengan laut ± 30 m waktu air surut, stasiun II ekowisata, stasiun III berdekatan dengan tambak ± 4- m dari kawasan tambak. Pengukuran parameter kualitas perairan dilakukan secara langsung di lokasi yang meliputi Suhu, Salinitas, pH, dan Substrat. Hasil pengamatan jenis mangrove yang ditemukan di Perairan Desa Dualaus adalah Sonneratia alba, Rhizophora apiculata, Bruguira gimnorrhiza, Avicennia marina, Avicennia alba, Avicennia lanata. Analisis makrozoobenthos kelimpahan jenis berkisar antara 0- 175ind/m2 . Kelimpahan relative berkisar antara 0,06-97,26, keanekaragaman berkisar 0,96- 1,38, keseragaman berkisar 0,26-0,38 dan dominansi berkisar 0,996-1,04. Pengukuran kualitas perairan yang di dapat meliputi: Suhu 32-340C, salinitas 31-34‰, pH 7,6 - 7,8 serta substrat berpasir berlumpur, dimana substrat berpasir berlumpur terdapat pada staiun I dan III sedangkan untuk stasiun II dengan tipe substrat berlumpur. Berdasarkan hasil analisis menunjukan komunitas makrozoobenthos di perairan Desa Dualaus mempunyai keanekaragaman yang sedang yang mrnunjukan bahwa penyebaran individu tiap jenis cenderung hampir seimbang dan juga adanya spesies yang dominan.

A DESCRIPTIVE STUDY ON SYNONYM OF WAIJEWA LANGUAGE IN SOUTHWEST SUMBA REGENCY

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRACT This research is about “A Descriptive Study on Synonym of Waijewa Language in Southwest Sumba Regency”. The problems of this study are what are the types of synonyms found in Waijewa language and what are the types of synonym used in Waijewa language? The aims of this study are to find out the synonym in Waijewa language and to find out types of synonym used in Waijewa language. The objects of this study are the native speakers of Waijewa language. This research used descriptive qualitative method. Technique of data collection was done through field research. The instrument used in this research is observation by recording. From the result of observation by recording, the writer found four types of synonym, namely absolute synonym, contextual synonym, cognitive synonym, plesyonym (near-synonym). Based on the four types there are only two types of synonym that used by Wewewa community, namely absolute synonym (e.g. eta-patu’u-gilakka-patete. Kako-paga-kaweloka. Gogola-golena-warraka) and plesyonym (e.g. dura-beika. Wolla-kedde, barra-tukke, muutu-bangata). Based on findings and discussion it can be concluded that the synonym that found in Waijewa language and the types of synonym that used by Wewewa society is various depend on the situation and the person being spoken to.

“AN ANALYSIS OF ENGLISH LESSON PLANS DESIGN AMID COVID 19 PANDEMIC : A DESCRIPTIVE STUDY IN SMP NEGERI 10 KUPANG”

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT This study of this research is “An Analysis Of English Course Lesson Plans Design Amid Covid-19 Pandemic: A Descriptive Study In SMP Negeri 10 Kupang. The problem of this study are what is the model of the English Lesson Plans design in Covid-19 Pandemic? and how do English teachers design of English Course lesson plans? The objective of this research are To know the model of English Course Lesson Plans, and To explain the way the English teachers design the lesson plan. The subject of this study are five English teacher in SMPN 10 Kupang. The data was taken from documentation ( 10 Lesson Plans or two LP from each teacher ) and the result of interview (with 13 question) the teacher about designing the lesson plan. This study applied Descriptive Qualitative Methode and the instruments used are documentaries and interview. All the data gained are analyzed using descriptive qualitative analysis. The result of this research showed that the models of lesson plans design by the teachers is One sheet lesson plans. The Lesson Plans contains of 3 main components are Learning objective, activities and Assessment. The design process of lesson plans by the teachers are agree with the Standars Process in Designing 1 sheet Lesson Plans and suitable to use in Pandemic covid-19 Pandemic.