2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
“ANALISIS REALISASI ATAS TUNGGAKAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR PADA UPTD DINAS PENDAPATAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN ROTE NDAO” Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana realisasi tunggakan pajak kendaraan bermotor dan untuk mengetahui bagaimana strategi yang dilakukanUPTD Dinas Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Rote Ndao untuk meminimalisir tunggakan pajak. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif, sedangkan sumber data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data dokumen-dokumen yang ada. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa realisasi pajak kendaraan bermotor berdasarkan targetnya pada UPTD Dinas Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Rote Ndao selama periode 2018-2020 tergolong rendah. Berdasarkan hasil analisis kendaraan roda 2 dan 4, yang menjadi pengaruh signifikan cukup besar adalah kendaraan roda 2 disebabkan objek pajak yang terus bertambah karena masyarakat bisa dengan mudah memperoleh kendaraan, realisasi objek pembayaran sangat minim dikarenakan kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat dalam membayar pajak, pelaku kepatuhan wajib pajak yang tidak segera melunasi pajak terutang meskipun telah melewati masa pajak yang telah ditetapkan, selain itu terjadi pemindahan atau terjadi jual beli kendaraan ke luar daerah dan tidak melapor untuk dimutasikan kendaraan tersebut sehingga masih tetap tercatat sebagai tunggakan pajak. Strategi yang dilakukan UPTD Dinas Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Rote Ndao dalam meminimalisir tunggakan pajak kendaraan bermotor belum sepenuhnya meningkatkan kesadaraan kesadaraan masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan ketetapan besarnya pajak penghasilan berdasarkan norma perhitungan dan berdasarkan laba akuntansi bagi pengusaha kecil di Pusat Oleh-oleh C&A Sentra UKM NTT dan membuktikan bahwa penetapan besarnya pajak penghasilan berdasarkan norma perhitungan akan menyebabkan pajak yang lebih besar dibandingkan dengan perhitungan berdasarkan laba akuntansi.
Pada penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitaitif, data yang akan dianalisis adalah data primer yaitu dengan mengumpulkan, mengolah dan menginterprestasikan data yang diperoleh yang langsung mempengaruhi besarnya pajak berdasarkan norma perhitungan dan berdasarkan laba akuntansi dengan cara mengumpulkan dokumen, harga pokok penjualan, biaya-biaya yang dibenarkan oleh peraturan perpajakan untuk dikurangkan serta penjualan kotor. Teknik analisis yang data yang digunakan dalam menjawab rumusan masalah adalah dengan menganalisis deskriptif kualitatif untuk menjelaskan perbedaan ketetapan besarnya pajak penghasilan berdasarkan norma perhitungan dan berdasarkan laba akuntansi pada Pusat oleh-oleh C&A sentra UKM NTT, serta memberikan saran terkait perbandingan kedua perhitungan tersebut mana yang lebih menghasilkan pajak lebih besar.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, perhitungan pajak penghasilan berdasarkan laba akuntansi adalah tepat dan pajak yang dihasilkan lebih kecil dan efisien untuk dibayarkan dibandingkan perhitungan menggunakan norma perhitungan. Oleh karena itu pengusaha kecil disarankan menggunakan metode perhitungan dengan laba akuntansi karena lebih mendekati nilai kewajaran.
Kata Kunci: PAJAK PENGHASILAN, NORMA PERHITUNGAN DAN LABA AKUNTANSI
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripikan realisasi dana desa tahun anggaran 2020 dalam penanganan covid19 di Desa Nauke Kusa Kecamatan Laen Manen Kabupaten Malaka meliputi (1) penggunaan dana desa untuk pencegahan dan penaganan covid19, (2) padat karya tunai desa, (3) bantuan langsung tunai desa, untuk mencapai tujuan tersebut digunakan metode penelitian deskriptif. Jumlah dana desa yang terlihat dalam dokumen dana desatahun 2020, data jumlah relawan covid19 desa,data jumlah anggaran pencegahan covid19 di desa yang bersumber dari dinas pemberdayaan masyarakat desa (DPMD). Data dianalisis menggunakan metode dekriptif. Hasil penelitian menunjukan penggunaan dana desa untuk pencegahan covid19 di desa nauke kusa sebesar Rp 93.944.000, penggunaan dana desa untuk padat karya tunai sebesar Rp 453.604.000 , dan penggunaan dana desa untuk bantuan langsung tunai desa sebesar Rp 655.200.000 mampu mengkomordir sebanyak 182 orang penerima bantuan terhitung sejak April-Desember 2020.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini di latar belakangi Sumber daya Manusia (SDM) dapat menjadi modal utama dalam menunjang keberhasilan Organisasi apabila dikelola dengan baik dan pengelolaan tersebut sudah dimulai semenjak mereka akan dengan pemisahan tenaga kerja dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Menurut hasibuan (2001) kepuasan kerja dinikmati dalam pekerjaan, luar pekerjaan dan kombinasi dalam dan luar pekerjaan.seorang karyawan akan dapat dengan lebih baik dan prestasi mereka akan meningkat pada saat mereka puas akan pekerjaan yang mereka lakukan. Oleh karena itu semua tantangan yang ada diorganisasi harus bisa dihadapi dengan sungguh-sungguh agar sasaran atau tujuan organisasi bisa tercapai, di antara sumber daya organisasi yang ada, sumber daya manusialah yang paling menentukan terhadap hasil yang ingiin dicapai organisasi.Aktivitas organisasi dapat berjalan dengan baik karena adanya kinerja organisasi yang baik pula, maka agar kinerja organisasi bisa optimal perlu dukungan kinerja karyawan yang optimal pula. Kinerja karyawan adalah suatu hasil kerja yang dicapaii seseorang dalam melaksanakan tugas-tugasnya atas kinerja, usaha dan kesempatan 9 (Prasttyo,2016). Untuk menciptakan dan meningkatkan kinerja yang tinggi serta tenaga kerja yang mampu berprestasi kerja secara optimal, diperlakukan kompetensi yang ada yang sesuai dengan pekerjaan karyawan yang dapat mendukung kinerja karyawan. Kompetensi adalah apa yang dibawah seseorang kedalam pekerjaan dalam bentuk jenis dan tingkatan yang berbeda (Budiman dkk,2016). Dengan demikian semua yang mencakup kompetensi yang dimilki seorang karyawan akan menentukan kinerja karyawan dalam bekerja semakin tinggi. Faktor lain yang mempengaruhi kinerja seorang karyawan adalah kepuasan kerja. Menurut Wibowo dan Sutanto ( 2013) Kepuasan kerja adalah suatu perasaan positif tentang pekerjaan seseorang yang merupakan hasil dari evaluasi karakteristiknya. Maka semakin terpenuhinya kepedulian dan kebutuhan pada karyawan maka akan timbul kepuasan kerja karyawan sehingga dapat menimbulkan meningkatnya kinerja karyawan. Kinerja adalah sesuatu yang dicapaiatauprestasi yang diperlihatkan atau kemampuan bekerja, dengan kata lain bahwa kinerja dapat diartikan sebagai prestasi kerja, jika kinerja adalah kuantitas dan kualitas pekerjaan yang diselesaikan oleh individu, maka kinerja merupakan output pelaksana tugas, kinerja mempunyai hubungan erat dengan seseorang dari pekerjaannyadan apa yang mereka peroleh. Orang yang paling banyak tidak merasa puas adalah mereka yang mempunyai keinginan yang paling banyak, namun mendapat sedikit, sedangkan yang paling merasa puas adalah orang yang mengingikan banyak dan mendapatkanya. Pada dasarnya kepuasan kerja merupakan hal yang bersifat individu, setiap individu akan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda sesuai 10 dengan sistem nilai–nilai yang ada pada dirinya, Kinerja dalam organisasi merupakan jawaban dari berhasil atau tidaknya tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Pada tabel 1.1 diatas dapat diketahui kinerja pegawai dinas kependudukan kabupaten malaka sangat memuaskan dan maksimal. Dalam hal ini peneliti mengangkat 3 variabel yaitu kepusan kerja, kompetensi karyawan dan kinerja pegawai dalam penelitian ini data yang digunakan yaitu data primer yang dapat dari 49 orang,kemudian di ambil sampel sebanyak 49 responden dan kemudian data di proses menggunakan analisis regresi linier berganda sampel yang digunakan adalah pegawai Dina Kependudukan Kabupaten Malaka dan hasil pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan hasil analisis regresi dan di dapat persamaan regresi linear berganda Y= 6,034+0,295+e selain itu berdasarkan uji t ditemukan uji hipotesis pertama yaitu pada variabel kepuasan kerja (X1) terhadap kinerja pegawai (Y) diketahui bahwa untuk varibel kepuasan kerja di temukan t hitung lebih besar dari t tabelnilai thitung untuk koefesien (b1) adalah 2,637 sedangkan ttabel (α/2:n-k-1) = 2,012, berarti thitung> ttabel dimana Ha diterima, Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Kepuasan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada kantor diinas Kependudukan Kabupaten Malaka dan uji kedua yaitu komptensi kryawan. nilai thitung untuk koefesien (b2) adalah 3,292 sedangkan ttabel (α/2:n-k-1) = 2,012, berarti thitung> ttabel dimana Ha diterima, Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Kompetensi Karyawan berpengaruh signifikan terhadapKinerja Pegawai pada kantor dinas Kependudukan kabupaten malaka. Pada hasil uji di dapati juga nilai R Square sebesar sebesar 0,488. Hal ini berarti menunjukan bahwa Interaksi antara Kepuasan Kerja(X1),Kompetensi Karyawan(X2) memiliki hubungan yang kuat terhadap Kinerja Pegawai(Y). Nilai R squere sebesar 0,488 atau 48,8% artinya pengaruh variabel Kepuasan Kerja (X1), Kompetensi Karyawan(X2) terhadap variabel Kinerja Pegawai (Y) sebesr 48,8% sedangkan sisanya 51,2% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Secara umum tujuan motivasi adalah untuk menggerakkan atau menggugah seseorang agar timbul keinginan dan kemauannya untuk melakukan sesuatu sehingga dapat memperoleh hasil atau mencapai tujuan tertentu, (Ngalim Purwanto,1998:73). Sedangkan fungsi motivasi menurut Sardiman A.M, (2009:85) ada tiga yaitu: Mendorong manusia untuk berbuat, jadi sebagai penggerak atau motor yang melepaskan energi. Motivasi kerja adalah cara mengarahkan daya dan potensi bawahan agar mereka mau bekerja sama secara produktif dan berhasil mencapai dan mewujudkantujuan yang telah ditentukan.Proses terjadinya motivasi kerja yaitu dimulai dengan pengenalan kebutuhan, kemudian ditentukan sasaran yang akan dicapai yang kemungkinan akan dapat memenuhi kebutuhan, dilanjutkan dengan menetapkan serangkaian tindakan yang akan dilakukan untuk mecapai sasaran. Apabila sasaran tersebut tidak dapat dicapai, maka kebutuhan tersebut akan tetap menjadi kebutuhan yang menuntut untuk dapat dipenuhi, tetapi bila sasaran telah dicapai maka pada umumnya akan mempengaruhi motivasi kerjanya dan bahkan muncul kebutuhan baru yang ingin dipenuhi. Menurut Brennan (dalam Effendy 2009:122) “komunikasi internal adalah pertukaran gagasan diantara para administrator dan pegawai dalam suatu organisasi atau instansi yang menyebabkan terwujudnya organisasi tersebut lengkap dengan strukuturya yang khas dan pertukaran gagasan secara horizontal dan vertikal dalam suatu organisasi yang menyebabkan pekerjaan berlansung (operasi manajemen). Menurut Hasibuan (2001:34) megemukakan bahwa: “Performance atau kinerja adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau kelompok dalam suatu organisasi, sesuai dengan wewenang atau tanggung jawab masing-masing, dalam rangka upaya mencapi tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral maupun etika”. Sedangkan menurut Moeheriono (2012:95) mendefinisikan “kinerja atau performance merupakan gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksana suatu program kegiatan atau kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, visi dan misi organisasi yang dituangkan melalui perencanaan strategis suatu organisasi”. Berdasarkan beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa kinerja adalah hasil kerja atau kebijakan pegawai yang diperoleh dalam Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui sebuah perencanaan dengan hukum yang berlaku. Kinerja seorang pegawai akan baik jika pegawai mempunyai keahlian yang tinggi, keahlian untuk bekerja, adanya imbalan atau upah yang layak dan mempunyai harapan masa depan. ( Hasibuan, 2001). Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas hubungan komunikasi internal dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Dinas PUPR Kota Kupang. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metote kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik random atau sampel acak yang xii didasarkan pada kriteria pekerjaan dan tingkat jabatan. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 57 orang dari jumlah populasi sebanyak 67 orang pegawai yang bekerja di Dinas PUPR Kota Kupang. Teknik analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan hubungan komunikasi internal dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Uji koefisien Determinasi (R2 ). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Secara parsial Komunikasi Internal tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas PUPR Kota Kupang dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas PUPR Kota Kupang. Sedangkan secara simultan bahwa Komunikasi Internal dan Motivasi Kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linier berganda Komunikasi Interal tidak berpengaruh terhadap kinerja kerja pegawai di Dinas PUPR Kota Kupang ditunjukan dengan hasil uji t –tes yang dilakukan didapatkan hasil thitung sebesar = 0,009 dan t tabel sebesar = 1,674. Maka Ho diterima dan Ha Ditolak, Hal terjadi di karenakan t tabel 1,674> t hitung 0,009. Motivasi Kerja Berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai di Dinas PUPR Kota Kupang. Ditunjukan dengan hasil uji t –tes yang dilakukan didapatkan hasil thitung sebesar =8,772 dan t tabel sebesar = 1,674. Maka Ho ditolak dan Ha diterima, Hal terjadi di karenakan t hitung 8,772 > t tabel 1,674.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “PENGARUH FASILITAS KERJA DAN PROGRAM KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA TERHADAP PRODUKTIFITAS KARYAWAN DI PT PLN (PERSERO) UNIT PELAKSANA PELAYANAN PELANGGAN KUPANG” dengan persolanan utama dalam penelitian ini adalah apakah fasilitas kerja berpengaruh terhadap produktivitas karyawan dan apakah kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh terhadap produktivitas Karyawan, serta tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fasilitas kerja terhadap produktivitas karyawan dan untuk mengetahui pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja terhadap produktivitas karyawan. Objek dalam penelitian ini adalah PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang yaitu berjumlah 69 orang, kemudian sampel dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah dari populasi dalam penelitian ini yaitu sebesar 69 orang. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survey dengan memberikan sejumlah kuesioner yang dibuat dalam bentuk googleform kepada karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang. Kemudian dilakukan analisis dengan memasukan pengolahan data yang diperoleh dari responden tersebut ke dalam data tabel distribusi frekuensi untuk mengetahui frekwensi intensitas kondisi masing-masing variabel dapat diketahui dengan perkalian antara skor tertinggi dalam setiap variabel yang kemudian dibagi menjadi 3 (Three Box Methods) yaitu kondisi rendah, sedang dan tinggi, dalam skor berikut ini : Skor (%F1x1) + (%F2x2) + (%F3x3) + (%F4x4) + (%F5x5) + (%F6x6) + (%F7x7) + (%F8x8) + (%F9x9) + (%F10x10) : 10, setelah itu dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Analisis ini meliputi uji t (parsial), uji F (simultan), dan Uji R2. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja secara parsial berpengaruh positif terhadap produktivitas karyawan pada karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang dan secara simultan fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh positif dan siginifikan terhadap produktivitas karyawan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan hasil uji t nilai thitung fasilitas kerja adalah 7,594 dan nilai sig adalah 0,000 sedangkan nilai thitung program kesehatan dan keselamatan kerja adalah 4.908 dan nilai sig adalah 0,000 dengan nilai ttabel adalah 1,984, thitung > dari ttabel dengan tingkat signifikasi 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang, kemudian berdasarkan hasil uji F nilai Fhitung fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja adalah 388,37 dan nilai sig adalah 0,000 dengan nilai Ftabel adalah 3,14, Fhitung > dari Ftabel dengan tingkat signifikasi 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan variabel fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang. Kemudian berdasarkan hasil uji R2 diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.922 atau 92,2%. Hal ini berarti besarnya pengaruh fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja terhadap produktivitaas karyawan adalah 92,2%. Sedangkan pengaruh sebesar 7,8% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perusahaan adalah suatu badan usaha yang melakukan kegiatan operasional dengan tujuan utamanya yaitu memaksimalkan laba perusahaan agar dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya. Kelangsungan perusahaan dalam mengahasilkan laba selama periode tertentu dapat diukur dengan melihat kemampuan dan kesuksesan perusahaan dalam menggunakan aktivanya secara efektiv dan efisien untuk mengelola aktivitas operasional perusahaan. Untuk mencapai tujuannya, perusahaan harus dapat mengendalikan dan mengontrol kegiatan operasional diperusahaannya dengan memanfaatkan pihak-pihak yang berada dalam perusahaan yang memiliki wewenang, tugas dan tanggungjawab dalam pencapaian tujuan tersebut. Oleh karena itu manajer harus memiliki pemahaman yang profesional, khususnya para manajer keuangan. Seorang manajer keuangan dituntut untuk mampu memahami sumber-sumber dana yang dapat dipergunakan sebagai pendukung modal kerja (working capital) perusahaan. Dalam mendirikan suatu perusahaan dibutuhkan modal yang memadai karena jika tidak ada dana yang tersedia maka perusahaan tidak akan mungkin bisa membiayai kegiatan operasinya. Dengan begitu menjadi tanggung jawab seorang manajer keuangan untuk me-menage atau mengelola sumber dana yang dianggap potensial tersebut untuk dirubah menjadi nilai tambah yang bersifat suistainable (berkelanjutan) dan profitable (prospek keuntungan). Modal kerja dalam suatu perusahaan digunakan oleh perusahaan untuk membiayai kegiatan oprasional perusahaan, dengan adanya modal kerja perusahaan dapat beroperasi secara ekonomis dan efisien serta tidak mengalami kesulitan keuangan dalam keadaan mendesak. Modal kerja dalam suatu perusahaan selalu dalam keadaan berputar atau beroperasi untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan, perputaran modal kerja dimulai pada saat kas diinvestasikan dalam komponen modal kerja hingga investasi tersebut menghasilkan kas kembali. Apabila perusahaan meremehkan atau bertindak tidak serius dalam mengelola modal kerja, maka perusahaan tersebut diprediksi akan bermaslah dalam berkompetisi di pasar, termasuk memungkinkan perusahaan tersebut tidak mampu memanfaatkan modal kerja yang telah termiliki secara maksimal serta tepat sasaran. Modal kerja tidak boleh terlalu besar atau terlalu kecil dan juga harus dijaga tingkat kestabilannya agar tidak menimbulkan masalah. Kebijakan modal kerja adalah keputusan-keputusan kebijakan dasar yang berhubungan dengan tingkat sasaran untuk masing-masing kategori aktiva lancar dan bagaimana aktiva lancar tersebut didanai. Dari penjelasan tersebut dapat di tafsirkan bahwa kebijakan modal kerja bersifat sangat hati-hati (Prudent), dalam artian jika pihak manajer bertindak gegabah dengan menempatkan dana yang terlalu besar pada salah satu akun atau sebaliknya terlalu kecil maka dampaknya akan mengganggu stabilitas keuangan perusahaan. Berdasarkan penjelasan tersebut maka dalam penelitian ini peneliti bertujuan untuk mengukur kebutuhan modal kerja perusahaan, peneliti menggunakan metode untuk memperkirakan kebutuhan modal kerja secara terpisah, dimana kebutuhan modal kerja merupakan seberapa besar jumlah modal kerja yang dibutuhkan agar perusahaan mampu menjalankan kegiatan operasinya dengan modal kerja yang cukup, yang artinya tidak berlebihan atau kekurangan. Oleh sebab itu untuk menghitung kebutuhan modal kerja, terlebih dahulu peneliti akan menganalisis dari masing-masing elemen kebutuhan modal kerja yang terdiri dari tiga yaitu Kas, Piutang, Persediaan. Penelitian ini dilakukan Pada PT Astra Otopart Tbk Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2020. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Untuk Perputaran Kas pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 mengalami peningkatan dan penurunan. Perolehan Rata-rata Perputaran Kas pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan begitu baik dikarenakan melebihi standar industri yaitu 10 kali. Sedangkan untuk Lamanya Perputaran Kas mengalami penurunan dan peningkatan. Perolehan Rata-rata Lamanya Perputaran Kas pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan belum begitu baik dikarenakan masi berada diatas standar industri yaitu 15 Hari. Untuk hasil Perputaran Piutang pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016- 2020 fluktuasi. Sedangkan Perolehan Rata-rata Perputaran Piutang pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan tidak baik dikarenakan masih berada dibawah standar industri yaitu 15 kali. Sedangkan untuk Lamanya Perputaran Piutang mengalami peningkatan dan penurunan. Perolehan Rata-rata Lamanya Perputaran Piutang pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan baik dikarenakan masih berada dibawah standar industri yaitu 60 Hari. Untuk Perputaran Persediaan pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016- 2020 mengalami penurunan dan peningkatan. Perolehan Rata-rata Perputaran Persediaan pada PT Astra Otoparts Tbk dapat dikatakan tidak baik dikarenakan perolehan perputaran persediaan berada dibawah standar industri yaitu 20 kali. Sedangkan untuk Lamanya Perputaran Persediaan mengalami peningkatan. Perolehan Rata-rata Lamanya Perputaran Persediaan dapat dikatakan belum begitu baik dikarenakan perolehan lamanya perputaran persediaan berada diatas standar industri yaitu 20 Hari. Untuk Perputaran Modal Kerja pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016- 2020 mengalami peningkatan dan penurunan. Perolehan Rata-rata Perputaran Modal Kerja pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan belum begitu baik dikarenakan perolehan perputaran modal kerja berada dibawah standar industri yaitu 6 kali. Untuk Kebutuhan Modal Kerja pada PT Astra Otopart Tbk Tahun 2016- 2020 mengalami peningkatan dan penurunan. Perolehan Rata-rata Kebutuhan Modal Kerja pada PT Astra Otopart Tbk Tahun 2016-2020 dikatakan begitu baik dikarenakan pertumbuhan kebutuhan modal kerja mengalami fluktuasi dalam artian bahwa perusahaan mampu mengontrol kebutuhan modal kerja.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Setiap organisasi baik organisasi perusahaan, organisasi sosial maupun organisasi pemerintah mempunyai tujuan yang dapat dicapai melalui pelaksanaan pekerjaan tertentu, dengan mempergunakan seluruh sumber daya yang ada didalam organisasi tersebut, dan yang paling berperan dalam rangka pencapaian tujuan organisasi adalah sumber daya manusia. Berhasil tidaknya suatu perusahaan sangat tergantung pada kemampuan sumber daya manusia dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam organisasi. Manusia selalu berperan aktif dan paling dominan dalam setiap aktifitas organisasi karena manusia menjadi perencana, pelaku dan sekaligus penentu terwujudnya tujuan organisasi. Menurut Badeni (2013:2) kepemimpinan dapat didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk mempengaruhi suatu kelompok ke arah tercapainya tujuan . Menurut Suradinata dalam Larius (2003:4) pendidikan dan pelatihan (Diklat) merupakan proses penyelenggaraan belajar mengajar dalam rangka peningkatan pelatihan pegawai yang meliputi pengetahuan, keterampilan, sikap dan prilaku yang di perlukan dalam melaksanakan Tugasnya. Menurut Lijan Poltak Sinambela (2018:481) kinerja pegawai merupakan kemampuan pegawai dalam melakukan sesuatu keahlian tertentu. Kinerja xiv merujuk pada pencapaian tujuan pegawai atas tugas yang diberikan kepadanya. Kinerja pegawai sejauh mana pegawai tersebut dapat melaksanakan tugas dengan baik dalam arti kata pelaksanaan tersebut sesuai dengan rencana, sehingga diperoleh hasil yang memuaskan agar tercapainya kinerja pegawai yang baik.Pegawai dituntut untuk memiliki SDM yang berkualitas yang mampu melaksanakan tugas sebagai aparatur sesuai dengan tugas yang dibebankan.Oleh karena itu, agar mempunyai kinerja yang baik seseorang harus mempunyai keinginan yang tinggi untuk mengerjakan serta mengetahui pekerjaannya. Tujuan Peneliti ini adalah untuk mengetahui apakah kinerja pegawaiYang dimaksud dengan kinerja pegawaipenelitian iniadalah tingkat dimana para pegawai mencapai persyaratan-persyaratan pekerjaan. Hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam organisasi, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam rangka upaya mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral maupun etika. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil merupakan salah satu instansi pemerintah yang melayani administrasi publik. Pelayanan publik ini meliputi pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil. Pendaftaran penduduk meliputi pembuatan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), Kartu Identitas Anak (KIA), dan Surat Pindah, sedangkan pencatatan sipil meliputi pembuatan kutipan akta kelahiran, kutipan akta kematian, kutipan akta perceraian, pencatatan pengakuan anak dan pengesahan anak, pencatatan perubahan nama, dan pencatatan perubahan kewarga negaraan. xv Hasil penelitian menunjukan bahwa kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka. Nilai t hitung untuk variabel kepemimpinan sebesar 2,720sedangkan nilai t tabel adalah sebesar 2,014. Karena nilai t hitung > t tabel (2,720>2,014), maka Ha diterima dan H0 ditolak atau dapat disimpilkan bahwa variable kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka. Tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka. Nilai t hitung untuk variabel tingkat pendidikan sebesar 4,090sedangkan nilai t tabel adalah sebesar 2,014. Karena nilai t hitung t tabel (2,720 t tabel (2,295>2,014), maka Ha diterima dan H0 ditolak atau dapat disimpilkan bahwa variabel pelatihan berpengaruh terhadap kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan komitmen organisasional budaya organisasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada KSP. Kopdit Swasti Sari Kupang. Adapun objek penelitian yang dipilih dalam penelitian ini adalah KSP. Kopdit Swati Sari Kupang. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah kuesioner yang diisi secara mandiri oleh 30 orang responden dengan menggunakan angket tertutup. Alat analisis yang digunakan adalah uji korelasi dengan skala ordinal. Hasil dari penelitian ini membuktikan dan memberi kesimpulan bahwa: (1) komitmen organisasional memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada KSP. Kopdit Swasti Sari Kupang, (2) budaya organisasi memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada KSP. Kopdit Swasti Sari Kupang, (3) komitmen organisasional memiliki hubungan positif dan singnifikan dengan budaya organisasi pada KSP. Kopdit Swasti Sari Kupang
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS PENGARUH TINGKAT KECEMASAN DAN MOTIVASI TERHADAP PRESTASI KARYAWAN KONTRAK BANK NTT KANTOR CABANG UTAMA KIPANG
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Harga adalah satuan moneter atau ukuran lainnya termasuk barang dan jasa lainnya ditukarakan agar memperoleh hak kepemilikan atau pengguna suatu barang dan jasa. Harga (Price) adalah jumlah semua nilai yang diberikan oleh pelanggan untuk mendapatkan keuntungan dari memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian dan untuk mengetahui pengaruh harga terhadap keputusan pembelian, penelitian merupakan penelitian kuantitatif dimana penulis melakukan tabilasi data hasil penelitian guna diuji dengan alat SPSS. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi data kuesioner dan kemudian diuji menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa Citra Merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Bengkel Citra motor di Kota Kupang dengan nilai Thitung > Ttabel 2,957 > 1,985, dan Harga berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Bengkel Citra motor di Kota Kupang dengan nilai Thitung > Ttabel 6,556 > 1,985, Sedangkan nilai koefesien determinasi dalam penelitian ini adalah 0,314 artinya bahwa variansi variabel Y dapat dijelaskan oleh variabel X1 dan X2 sebesar 31,4% dan sisanya 68,6% berasal dari variabel lain. Penelitian ini menunjukkan bahwa xv secara teori terbukti bahwa citra merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian ban FDR pada Bengkel Citra Motor di Kota Kupang, dengan demikian, jika citra merek yang ditawarkan oleh ban FDR semakin baik maka akan turut meningkatkan keputusan konsumen untuk melakukan pembelian. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa secara teori terbukti bahwa harga berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian ban FDR pada Bengkel Citra Motor Di Kota Kupang, dengan demikian, jika harga yang diwarkan semakin terjangkau maka keputusan konsumen untuk membeli produk ban FDR pada Bengkel Citra Motor Di Kota Kupang
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG SUKUN PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK BROWNIES KUKUS Johan Tamu Ama; Melkianus Nuhamara; I. D. A. A. R. R. Adi Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Email : [email protected] ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat substitusi tepung sukun pada tepung terigu terhadap karakteristik organoleptik brownis kukus dan untuk mengetahui tingkat substitusi tepung sukun terbaik pada tepung terigu terhadap karakteristik organoleptik brownies kukus. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode percobaan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang di cobakan dalam penelitian ini yaitu :P0 (kontrol) = Tepung Terigu 100% tanpa adanya substitusi tepung sukun; P1 = 60% Tepung Terigu + 40% Tepung Sukun; P2 = 55% Tepung Terigu + 45% Tepung Sukun; P3= 50% Tepung Terigu + 50% Tepung Sukun dan P4 = 45% Tepung Terigu + 55% Tepung Sukun. Adapun parameter yang akan diamati dalam penelitian adalah karakteristik organoleptik berupa warna, rasa, aroma, tekstur.Data yang diperoleh ditabulasi dan dihitung kemudian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan P4 (55%) Tepung Sukun dengan nilai warna 4.622, Aroma 4.822, Rasa 4.600 dan Tekstur 4.489.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
PENGARUH KONSENTRASI SARI SABUT BUAH LONTAR TERHADAP CITA RASA ES KRIM Umbu Tamu Mahabar; A. I. Medeah; Zet Malelak Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Email : [email protected] ABSTRAK Tujuandaripenelitianiniadalah Untuk mengetahui berapakah konsentrasi optimum dalam penambahan sari sabut buah lontar yang dapat meningkatkan penerimaan sensorikkonsumen pada es krim dan untuk mengetahui profil kesukaan masyarakat terhadap es krim dengan konsentrasi sari sabut buah lontar dilihar dari warna, rasa, aroma dan tekstur. Adapunbahan-bahan yang akandigunakandalamkegiatanpenelitianini, yaitu:sari sabutbuah lontar (70 gr), SP (125 gr), santankelapa (300 gr), gulapasir (200 gr)dan susu (1500 gr). Adapunalat yang akandigunakandalampenelitianini, yaitu: Timbangan, blender, freezer, gelasukur, saringan, pisau, mixer, cup ice cream, baskomplastik, pancialuminium dan kompor.Penelitian yang dilakukan menggunakan percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 30 orang panelis. Perlakuan yang dicobakan terdiri dari:P0 = Tanpa penambahan konsentrasi sari sabut buah lontar; P1 = Penambahan sari sabut buah lontar 7 %; P2 = Penambahan sari sabut buah lontar 14 %; P3 = Penambahan sari sabut buah lontar 21%; P4 = Penambahan sari sabut buah lontar 28 %. Adapunvariabel yang akandiamatidalampenelitianadalahCita rasa (warna, rasa, aroma, tekstur).Data yang diperolehdihitungmenggunakanAnalisis of variance (ANOVA). Nilai rata-rata karakteristikaspekwarna (P0 = 1.02; P1 = 1.833; P2 = 2.944; P3 = 3.944; P4 = 4.667), karakteristikaspek rasa (P0 = 2.00; P1 = 2.778; P2 = 3.444; P3 = 4.122; P4 = 4.756), karakteristikaspek aroma (P0 = 1.11; P1 = 2.089; P2 = 3.144; P3 = 3.9; P4 = 4.944) dan karakteristikaspektekstur (P0 = 1.74; P1 = 2.911; P2 = 3.244; P3 = 4; P4 = 4.933). Hasil AnalisisSidikRagam (ANOVA) menunjukkanbahwapembuatan es krim sari sabutbuahlontarmemberikanpengaruh yang nyata pada tarafsignifikan 1% (P>0.01) terhadappenerimaankarakteristikaspekwarna, rasa, aroma dan tekstur. Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu : Penambahan sari sabut buah lontar pada pembuatan es krim dengan perlakuan yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata pada taraf 1% (P>0.01) terhadap karakteristik organoleptik dilihat dari aspek rasa, aroma, warna dan tekstur yang dihasilkan, persentase sari sabut buah lontar yang paling baik digunakan pada es krim yaitu persentase 28% terhadap karakteristik organoleptik rasa, aroma, warna dan tekstur dan es krim dengan penambahan sari sabut buah lontar dapat diterima oleh panelis terhadap karakteristik organoleptik warna, rasa, aroma dan tekstur.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Berdasarkan Hasil Analisis diperoleh bahwa PT. Rotendo Permai telah menerapkan
perhitungan pajak penghasilan PPh pasal 21 sesuai dengan ketentuan Undang-Undang
Perpajakan No. 36 Tahun 2008 yang berlaku namun perlu adanya rincian perhitungan PPh Pasal
21 dari PT. Rotendo Permai kepada pegawai untuk mengetahui penghitungan, pemotongan,
pembayaran dan pencatatan akuntansi yang berlaku sesuai PPh Pasal 21.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan pajak penghasilan pasal 21 pada PT.
Rotendo Permai sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, hal ini sejalan dengan peraturan
perpajakan yang berlaku di Indonesia sesuai peraturan perundang-undangan No. 36 tahun 2008.
Kata kunci; Akuntansi pajak, Pajak penghasilan pasal 21
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan
teknologi informasi (X1) dan audit keuangan daerah (X2) terhadap
keandalan pelaporan keuangan (Y) pada Badan Pengelolaan Keuangan dan
Aset Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan. Sampel penelitian meliputi
pegawai satuan kerja perangkat daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan
dengan jumlah 30 orang. Sumber data penelitian ini adalah data primer
dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuisioner. Penelitian ini
menggunakan analisis regresi linear berganda, untuk anallisis statistik dan
model regresi telah diuji terlebih dahulu dalam uji asumsi klasik. Dalam
konteks ini peneliti ingin mengetahui apakah pemanfaatan teknologi
informasi (X1) dan audit keuangan daerah (X2) secara simultan
berpengaruh terhadap keandalan pelaporan keuangan daerah (Y) pada
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Timor
Tengah Selatan. Penulis juga menggunakan koefisien determinasi (R²),
untuk mengetahui berapa persen perubahan variabel-variabel independen.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh setiap karyawan adalah kinerja karyawan. Suatu perusahaan dapat bertahan jika setiap kegiatan karyawan didukung oleh kinerja karyawan. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja karyawan adalah dengan memperhatikan kualitas motivasi kerja, lingkungan kerja dan disiplin kerja pada karyawan. Motivasi kerja merupakan salah satu hal penting yang mendorong karyawan untuk menghasilkan kinerja yang baik. Selain itu lingkungan kerja merupakan salah satu komponen penting dalam menumbuhkan kenyamanan karyawan di tempatkerja. Selain itu disiplin kerja juga merupakan komponen penting untuk meningkatkan ketaatan karyawan terhadap peraturan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahuai analisis pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, analisis pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan dan analisis pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Ramayana Lestari Sentosa Tbk Kota Kupang, karena penulis menemukan bahwa terdapat kenaikan tingkat absensi karyawan serta menurunya tingkat volume penjualan. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah motivasi kerja, lingkungan kerja displin kerja, dan kinerja karyawan. Menurur Karen etal (2011:128) mengungkapkan kinerja adalah tingkat prestasi seseorang atau karyawan dalam suatu organisasi atau perusahaan yang dapat meningkatkan produktifitas. Prestasi dan kesanggupan harus dibuktikan dalam sikap dan tingkah laku sehari-hari serta pembuatan tugas. Vethzal Rivai (2005:189) mengatakan bahwa pengertian motivasi kerja adalah serangkaian sikap dan nilai-nilai yang mempengaruhi individu untuk mencapai hal yang spefisik sesuai dengan tujuan individu. (Nitisemito,2002:15) Lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada di sekitar para pekerja yang dapat mempengaruhi diri individu dalam menjalankan tugas yang dibebankan. Siswanto (2008:64) mengemukakan disiplin kerja sebagai suatu sikap menghormati, menghargai patuh, dan taat terhadap peraturan-peraturan yang berlaku baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis serta sanggup menjalankanya dan tidak mengelak menerima sanksi-sanksi apabila ia melanggar tugas dan wewenang yang diberikan kepadanya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dengan jumlah populasi sebanyak 74 orang karyawan. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 42 orang karyawan. Dengan menggunakan rumus RAO Purba. Rumus Rao Purba digunakan apabila populasi dalam penelitian merupakan populasi yang tak hingga. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahuai bahwa motivasi kerja pada PT.Ramayana Lestari Sentosa Tbk Kota Kupang berada dalam kategori rendah. Lingkungan kerja karyawan dalam kategori rendah, disiplin kerja berada dalam kategori rendah dan kinerja karyawan juga berada dalam kategori rendah. Dalam analisi lanjutan yang menggunakan teknik analisis regresi linear berganda diketahui bahwa motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,507 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,096 yang berarti semakin baik motivasi kerja, semakin tinggi pula kinerja karyawan, dan sebaliknya. Lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,692dan nilai koefisien regresi sebesar 0,015 yang berarti semakin baik lingkungan kerja semakin tinggi pula kinerja karyawan. Sedangkan disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan yang di tunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,000 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,831 yang berarti semakin baik disiplin kerja maka semakin tinggi pula kinerja karyawan .
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan daerah Pemerintah Kota Kupang tahun 2015-2019. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, dan data yang digunakan adalah data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Kupang tahun 2015-2019. Selanjutnya data ini dianalisis dengan menggunakan rasio keuangan yaitu derajat desentralisasi, rasio ketergantungan daerah, rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas pajak daerah, rasio efisiensi pajak daerah, rasio keserasian, rasio efisiensi belanja dan rasio pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja keuangan Pemerintah Kota Kupang cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata derajat desentralisasi rendah, rasio ketergantungan keuangan daerah sangat tinggi, rasio kemandirian keuangan daerah rendah dengan pola instruktif, rasio efektivitas pajak daerah sangat efektif, rasio efisiensi pajak daerah sangat efisien, rasio efisiensi belanja efisien, rasio belanja operasi terhadap total belanja mendominasi alokasi belanja dibandingkan rasio belanja modal terhadap total belanja, rasio pertumbuhan pendapatan asli daerah dan rasio pertumbuhan pendapatan mengalami pertumbuhan yang positif, rasio pertumbuhan belanja operasi, dan rasio pertumbuhan belanja modal mengalami pertumbuhan yang positif. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis kinerja keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pemerintah Daerah Kota Kupang tahun 2015- 2019 secara umum dapat dikatakan cukup baik, walaupun desentralisasi masih rendah, ketergantungan pada Pemerintah Pusat/Provinsi tinggi, dan kemandirian keuangan masih rendah.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan kepariwisataan terhadap tingkat kepuasan wisatawan dan minat kunjung kembali pada obyek wisata Kelaba Madja di Kabupaten Sabu Raijua. Pariwisata merupakan salah satu sektor industri andalan Indonesia,Sektor kepariwisataan memegang peranan penting dalam menumbuhkan perekonomian daerah,oleh karenanya mayoritas daerah di Indonesia bersaing dalam memperkenalkan potensi kepariwisataannya untuk menarik minat wisatawan untuk berkunjung kembali. Potensi kepariwisataan di Kabupaten Sabu Raijua sangat banyak dan beragam. Selain itu, Sabu Raijua memiliki berbagai macam destinasi wisata yang tersebar di masing masing kecamatan.Keberadaan destinasi wisata tersebut berdampak pada tingkat kunjungan wisatawan domestik yang meningkat setiap tahunnya. Wisata alam menjadi jenis wisata yang paling banyak diminati (Brahmanto dkk., 2017). Mengingat bahwa pembelian ulang atau dalam pariwisata berupa kunjungan ulang menjadi parameter tingkat loyalitas wisatawan (Kertajaya, 2013 dan Tjiptono, 2015). Maka perlu diperhatikan layanan dan kepuasan wisatawan agar wisatawan yang datang dapat melakukan kunjungan ulang di kemudian hari. Karena pelayanan yang baik dapat memberikan kepuasan kepada wisatawan sehingga berdampak pada motifasi wisatawan untuk berkunjung kembali ke Kelaba Madja.
Jika dilihat dari jumlah wisatawan yang berkunjung ke Provinsi NTT yang terus meningkat dari tahun ke tahun yaitu tahun 2017 berjumlah 441.316 orang,tahun 2018 berjumlah 496.081 0rang dan tahun 2019 meningkat drastis menjadi 1.192.442 maka dapat disimpulkan bahwa para wisatawan yang memilih Sabu Raijua sebagai tujuan wisata masih tergolong rendah, Hal ini di pengaruhi oleh kepuasan pengunjung terhadap layanan pariwisata yang di tawarkan oleh para pengelola wisata yang ada di Kabupaten Sabu Raijua belum memenuhi prospek yang ada. Dalam hal ini peneliti mengangkat 3 variabel yaitu layanan kepariwisataan,tingkat kepuasan wisatawan dan minat kunjung kembali dan di ambil sampel oleh penulis sebanyak 92 responden dengan menggunakan kuisioner yang dibagikan secara online untuk teknik pengumpulan data. Kemudian data diproses menggunakan aplikasi spss 2016 diketahui bahwa hasil uji pada variabel layanan kepariwisataan menunjukan bahwa layanan kepariwisataan (X) secara parsial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kepuasan wisatawan pada obyek wisata Kelaba Madja dengan nilai signifikan sebesar 0,001 yakni lebih kecil dari standar eror yang di tetapkan yaitu sebesar 0,05. Hasil uji pada variabel layanan kepariwisataan (X) terhadap minat kunjung kembali (Z1) yang dilakukan menunjukan bahwa layanan kepariwisataan secara parsial tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat kunjung kembali dengan sig sebesar 0,587 yakni lebih besar dari 0,05. Hal ini menunjukan bahwa pada variabel layanan keparwisataan Ho:b1 di terima dan Ho:b2 di tolak yang berarti tidak ada pengaruh positif antara variabel layanan kepariwisataan terhadap variabel minat kunjung kembali pada obyek wisata Kelaba Madja. Hasil uji pada variabel tingkat kepuasan wisatwan (Y1) terhadap variabel minat kunjung kembali (Z1) yang dilakukan menunjukan bahwa tingkat kepuasan wisatawan secara parsial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat kunjung kembali dengan nilai sig sebesar 0,000 yakni lebih kecil dari 0,05 . Hal ini menunjukan bahwa tingkat kepuasan wisatwan memiliki peranan penting dalam meningkatkan minat kunjung kembali, karena ketika wisatawan merasa puas maka tidak menutup kemingkinan wisatawan akan datang lagi.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini membahas masalah penentuan strategi pemasaran berdasarkan data internal dan eksternal perusahaan. Strategi pemasaran merupakan salah satu cara untuk mendukung program pemasaran guna mencapai tujuan pemasaran yaitu mencari laba dan mencari kepuasan konsumen. Tujuan penelitian ini adalah menetapkan strategi pemasaran yang tepat pada PT Kerta Gaya Pusaka Kupang (KGP). Penetapan strategi pemasaran menggunakan metode analisis SWOT. Data dari internal perusahaan berasal dari penyebaran kuisioner pada karyawan perusahaan. Sedangkan dari eksternal perusahaan mencakup peluang dan ancaman, data yang diperoleh dari para konsumen PT Kerta Gaya Pusaka (KGP) Cabang Kupang. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 40 sampel, 20 dari internal perusahaan dan 20 dari eksternal perusahaan. Metode pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kerta Gaya Pusaka Kupang (KGP) berada pada kuadran I yaitu kuadran yang mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif, maksudnya perusahaan harus lebih giat dalam mengatasi perkembangan pasar dalam rangka meningkatkan pertumbuhan penjualan. Beradasarkan hasil penelitian maka saran yang bermanfaat dan sebagai bahan pertimbangan dan masukan bagi pihak manajemen pada PT Kerta Gaya Pusaka Kupang (KGP) adalah meningkatkan pangsa pasar, mengembangkan kualitas SDM, dan melakukan kegiatan promosi yang efektif dan tepat sasaran.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Analisis Potensi Ekonomi dan Pengembangan Desa Wisata Lamalera Di Kabupaten Lembata’’,dengan persoalan penelitian dalam peelitian ini adalah: Bagaimana pengembangan potensi ekonomi Desa Wisata Lamalera? Bagaimana pengembangan ekonomi masyarakat Desa Wisata
Lamalera?, serta tujuan dari penelitian ini adalah untuk megetahui keragaman potensi wisata di Desa Lamalera untuk megukur potensi wisata yang telah
dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi masyarakat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang di laksanakan di Desa Lamalera,
Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Hasil penelitian dari Potensi Ekonomi Desa
Wisata Lamalera adalah (1) Diving dan snorkling, (2) Surfing, (3) Misa arwa, (4) Tarian buhu lelu, (5) Upacara atau ritual adat tobu nama fatta sedangkan untuk
Pengembangan Desa Wisata Lamalera (1) Atraksi Budaya Penangkapan Ikan Paus, (2) Fasilitas dan Jasa Pelayanan, (3) Kerajinan Tangan.