Abstrak
Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan kepariwisataan terhadap tingkat kepuasan wisatawan dan minat kunjung kembali pada obyek wisata Kelaba Madja di Kabupaten Sabu Raijua. Pariwisata merupakan salah satu sektor industri andalan Indonesia,Sektor kepariwisataan memegang peranan penting dalam menumbuhkan perekonomian daerah,oleh karenanya mayoritas daerah di Indonesia bersaing dalam memperkenalkan potensi kepariwisataannya untuk menarik minat wisatawan untuk berkunjung kembali. Potensi kepariwisataan di Kabupaten Sabu Raijua sangat banyak dan beragam. Selain itu, Sabu Raijua memiliki berbagai macam destinasi wisata yang tersebar di masing masing kecamatan.Keberadaan destinasi wisata tersebut berdampak pada tingkat kunjungan wisatawan domestik yang meningkat setiap tahunnya. Wisata alam menjadi jenis wisata yang paling banyak diminati (Brahmanto dkk., 2017). Mengingat bahwa pembelian ulang atau dalam pariwisata berupa kunjungan ulang menjadi parameter tingkat loyalitas wisatawan (Kertajaya, 2013 dan Tjiptono, 2015). Maka perlu diperhatikan layanan dan kepuasan wisatawan agar wisatawan yang datang dapat melakukan kunjungan ulang di kemudian hari. Karena pelayanan yang baik dapat memberikan kepuasan kepada wisatawan sehingga berdampak pada motifasi wisatawan untuk berkunjung kembali ke Kelaba Madja. Jika dilihat dari jumlah wisatawan yang berkunjung ke Provinsi NTT yang terus meningkat dari tahun ke tahun yaitu tahun 2017 berjumlah 441.316 orang,tahun 2018 berjumlah 496.081 0rang dan tahun 2019 meningkat drastis menjadi 1.192.442 maka dapat disimpulkan bahwa para wisatawan yang memilih Sabu Raijua sebagai tujuan wisata masih tergolong rendah, Hal ini di pengaruhi oleh kepuasan pengunjung terhadap layanan pariwisata yang di tawarkan oleh para pengelola wisata yang ada di Kabupaten Sabu Raijua belum memenuhi prospek yang ada. Dalam hal ini peneliti mengangkat 3 variabel yaitu layanan kepariwisataan,tingkat kepuasan wisatawan dan minat kunjung kembali dan di ambil sampel oleh penulis sebanyak 92 responden dengan menggunakan kuisioner yang dibagikan secara online untuk teknik pengumpulan data. Kemudian data diproses menggunakan aplikasi spss 2016 diketahui bahwa hasil uji pada variabel layanan kepariwisataan menunjukan bahwa layanan kepariwisataan (X) secara parsial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kepuasan wisatawan pada obyek wisata Kelaba Madja dengan nilai signifikan sebesar 0,001 yakni lebih kecil dari standar eror yang di tetapkan yaitu sebesar 0,05. Hasil uji pada variabel layanan kepariwisataan (X) terhadap minat kunjung kembali (Z1) yang dilakukan menunjukan bahwa layanan kepariwisataan secara parsial tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat kunjung kembali dengan sig sebesar 0,587 yakni lebih besar dari 0,05. Hal ini menunjukan bahwa pada variabel layanan keparwisataan Ho:b1 di terima dan Ho:b2 di tolak yang berarti tidak ada pengaruh positif antara variabel layanan kepariwisataan terhadap variabel minat kunjung kembali pada obyek wisata Kelaba Madja. Hasil uji pada variabel tingkat kepuasan wisatwan (Y1) terhadap variabel minat kunjung kembali (Z1) yang dilakukan menunjukan bahwa tingkat kepuasan wisatawan secara parsial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat kunjung kembali dengan nilai sig sebesar 0,000 yakni lebih kecil dari 0,05 . Hal ini menunjukan bahwa tingkat kepuasan wisatwan memiliki peranan penting dalam meningkatkan minat kunjung kembali, karena ketika wisatawan merasa puas maka tidak menutup kemingkinan wisatawan akan datang lagi.