Profil penulis
H
2.529 karya publik ditemukan.
NUMERICAL METHODS FOR ENGINEERS, SEVENTH EDITION
PEMBUBARAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA
Komisi Yudisial dan Reformasi Peradilan
Buku_Masa_Depan_Mahkamah_Konstitusi
IDE-IDE FILSAFAT DAN AGAMA DULU DAN SEKARANG
SARI SEJARAH FILSAFAT BARAT 2
SARI SEJARAH FILSAFAT BARAT 1
Modul Pendidikan Pancasila Untuk Perguruan Tinggi
Buku ajar pendidikan Pancasila ini terdiri atas tujuh bab. Bab pertama, diawali dengan latar belakang pendidikan Pancasila; kebijakan nasional pembangunan bangsa dan karakter; landasan hukum pendidikan Pancasila; kerangka konseptual pendidikan Pancasila; visi dan misi; tujuan pendidikan Pancasila; desain mata kuliah; kompetensi inti dan kompetensi dasar. Pada bagian pengantar ini, mahasiswa diajak untuk memahami konsep, hakikat, dan perjalanan pendidikan Pancasila di Indonesia. Bahasan materi ini penting untuk diketahui karena berlakunya pendidikan Pancasila di perguruan tinggi mengalami pasang surut. Selain itu, kebijakan penyelenggaraaan pendidikan Pancasila di perguruan tinggi tidak serta merta diimplementasikan, baik di perguruan tinggi negeri maupun di perguruan tinggi swasta. Keadaan tersebut terjadi karena dasar hukum yang mengatur berlakunya pendidikan Pancasila di perguruan tinggi selalu mengalami perubahan dan persepsi pengembang kurikulum di masing-masing perguruan tinggi berganti-ganti.
Modul Ajar Alat Ukur Listrik Fisika II A
KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN PEWARNA DAN TUMBUHAN MORDAN DI DESA HUNDIHOPO KECAMATAN ROTE TIMUR KABUPATEN ROTE NDAO
Keanekaragaman merupakan kekayaan mahkluk hidup disuatu kawasan baik di daratan maupun di lautan atau di tempat lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman tumbuhan pewarna dan tumbuhan mordan di Desa Hundihopo Kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi. Analisis data dengan menghitung indeks keanekaragaman. Jenis tumbuhan pewarna dan tumbuhan mordan yang ditemukan di Desa Hundihopo Kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao terdapat 13 jenis tumbuhan pewarna yaitu Tarum (Indigofera tinctorea L), Mengkudu (Merinda citrifolia L), Kunyit (Curcuma dometica L), Lagundi (vitex trifolia L), Ketapang (Terminalia catapa), Jati (Tectona grandis), Kelumpang (Sterculia foetida L), Pinang (Areca catechu), Trengguli (Cassia fistula), Kecubung (Datura metel), Biduri (Calotropis gigantae), Gadung (Dioscorea hispida), Kesambi (Scheichera oleosa) dan 10 jenis tumbuhan mordan yaitu Kelumpang (Sterculia foetida L), Dadap (Erythrina variegate), Pinang (Areca catechu L), Soga tingi (Ceriops tagal), Kecubung (Datura metel), Biduri (Calotropis gigantea), Saga (Abrus precatorius L), Loba (Symplocos sp), Jarak pagar (Jatropha curcas L), Jeruk nipis (Citrus aurantifolio). Nilai indeks keanekaragaman (H’) tumbuhan pewarna masuk dalam kategori sedang yaitu 1.002177 dan nilai indeks keanekaragaman (H’) Masuk dalam kategori rendah yaitu 0.860803.
ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN, PENGEMBANGAN KARIR DAN KOMPENSASI KARYAWAN TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN PADA PT. CIPTA LAKU LESTARI
ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN, PENGEMBANGAN KARIR DAN KOMPENSASI KARYAWAN TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN PADA PT. CIPTA LAKU LESTARI Dalam era globalisasi saat ini, dunia kerja mengalami perubahan yang sangat cepat seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya persaingan bisnis. Setiap perusahan dituntut untuk memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, berkomitmen tinggi, dan loyal terhadap organisasi. PT. Cipta Laku Lestari adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi dan distribusi sabun dan deterjen. Perusahaan ini berlokasi di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia dan memiliki fokus pada kegiatan usaha seperti produksi sabun dan deterjen serta distribusi produk tersebut ke pengecer dan konsumen akhir. PT. Cipta Laku Lestari juga dikenal sebagai distributor barang- barang kelontong seperti mie instan dan sabun, menandakan perannya dalam rantai pasok barang kebutuhan sehari-hari di wilayah tersebut. Pada penelitian ini peneliti memilih meneliti pada PT Cipta Laku Lestari, dikarenakan PT Cipta Laku Lestari Kupang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi dan perdagangan, tentu sangat bergantung pada kinerja sumber daya manusianya. Dalam menjalankan aktivitas usahanya, perusahaan ini memiliki karakteristik pekerjaan yang beragam sesuai dengan posisi dan tanggung jawab masing-masing karyawan. Selain itu, perusahaan juga terus berupaya mengembangkan karir karyawan serta memberikan kompensasi karyawan yang layak sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka. Ketiga aspek tersebut menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi tingkat loyalitas karyawan terhadap perusahaan, sehingga menarik untuk diteliti lebih lanjut dalam konteks PT Cipta Laku Lestari. Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Galang Supra Yudha, Rike Kusuma Wardhani, dan Nuraidya Fajariah (2022) dengan judul “Pengaruh Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir, dan Kompensasi Terhadap Loyalitas Karyawan pada PT. Shopee Express Hub Kediri”. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik pekerjaan berpengaruh signifikan dan positif terhadap loyalitas karyawan dengan nilai uji t sebesar 0,002<0,05, sebaliknya pengembangan karir tidak berpengaruh signifikan dan positif terhadap loyalitas karyawan dengan nilai uji t sebesar 0,461>0,05, sebaliknya kompensasi karyawan memiliki Pengaruh secara langsung terhadap loyalitas karyawan dengan nilai uji t sebesar 0,003<0,05. Namun secara simultan, Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir, dan Kompensasi karyawan berpengaruh positif terhadap Loyalitas Karyawan sebesar 24,5%. Penelitian lainnya oleh Viola Herliana Dan Indra Budi Sumantoro (2024) dengan judul “Pengaruh Kompensasi, Job Security, Dan Pengembangan Karir Terhadap Loyalitas Karyawan pada Lampung Post”. Hasil dari penelitian menyimpulkan bahwa nilai uji T hitung sebesar 0,713 < uji T table sebesar 1,650 dan nilai signifikansi 0,476 > 0,05 menunjukkan bahwa secara parsial kompensasi karyawan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas karyawan pada Lampung Post. Sebaliknya Job Security Dan Pengembangan Karir berkontribusi signifikan terhadap loyalitas karyawan sebesar 71%, dengan pengembangan karir memiliki pengaruh paling besar diantara ketiga variabel. Yang menunjukkan bahwa job security dan pengembangan karir berpengaruh terhadap loyalitas karyawan pada lampung post. Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini, peneliti akan membahas tentang “Analisis Pengaruh Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir Dan Kompensasi Karyawan Terhadap Loyalitas Karyawan Pada PT. Cipta Laku Lestari”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Cipta Laku Lestari, yang berjumlah 257 orang, dengan sampel yang menggunakan rumus slovin sebanyak 72 karyawan di PT Cipta Laku Lestari. Teknik pengumpulan analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh antara Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir dan Kompensasi Karyawan Terhadap Loyalitas Karyawan, peneliti menggunakan uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F), dan Koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang digunakan peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial Karakteristik Pekerjaan (X1) berpengaruh berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan (Y), Pengembangan Karir (X2) berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan (Y), dan Kompensasi (X3) berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan (Y). Sedangkan secara simultan Karakteristik Pekerjaan (X1), Pengembangan Karir (X2) dan Kompensasi (X3) memiliki pengaruh signifikan terhadap Loyalitas Karyawan pada PT. Cipta Laku Lestari. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian di dapati hasil analisis regresi linear berganda dengan nilai konstanta sebesar 24,207 poin sedangkan koefisien regresi b1 = 0,838; b2 = 0,712; dan b3 = 1,189. Dengan demikin persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh Karakteristik Pekerjaan (X1), Pengembangan Karir (X2), dan Kompensasi (X3) terhadap Loyalitas Karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y= 24,207 + 0,838 X1 + 0,712 X2 + 1,189 X3 +e. Selain itu hasil uji hipotesis pertama yaitu Karakteristik Pekerjaan (X1) berpengaruh terhadap Loyalitas Karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel Karakteristik Pekerjaan (X1) Nilai T hitung 6,053 > 1.995 dengan tingkat sig 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya secara parsial Karakteristik Pekerjaan berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan. Berikutnya hasil uji hipotesis kedua yaitu Pengembangan Karir (X2) ditemukan Nilai T hitung 3,657 > 1,995 dengan tingkat sig 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya secara parsial Pengembangan Karir berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Karyawan. Dan hasil uji hipotesis ketiga yaitu Kompensasi (X3) ditemukan Nilai T hitung 6,701 > 1,995 dengan tingkat sig 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya secara parsial Kompensasi berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Karyawan. Untuk pengujian F, dilihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka perolehan F hitung 227,880 > F tabel 2,74 dan tingkat Sig. F 0,000 < 0,05. Maka, H0 (b1= 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima. Artinya bahwa secara simultan karakteristik pekerjaan (X1), pengembangan karir (X2), dan kompensasi (X3) berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap loyalitas karyawan (Y). Dan hasil hitung koefisien determinasi (R²) diperoleh nilai adjusted R2 adalah 0,906 atau 90,6%. Hal ini berarti besarnya pengaruh karakteristik pekerjaan, pengembangan karir dan kompensasi terhadap loyalitas karyawan adalah 90,6% . Sedangkan pengaruh sebesar 9,4% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT.RAMAYANA LESTARI SENTOSA TBK KOTA KUPANG
ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT.RAMAYANA LESTARI SENTOSA TBK KOTA KUPANG Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan pada PT. Ramayana Lestari Sentosa Tbk Kota Kupang. Dalam dunia bisnis yang kompetitif, sumber daya manusia merupakan faktor penentu keberhasilan organisasi. Oleh karena itu, kepemimpinan yang efektif dan budaya organisasi yang kuat menjadi dua komponen penting dalam mendorong peningkatan kinerja karyawan. PT. Ramayana Lestari Sentosa Tbk merupakan salah satu perusahaan ritel besar di Kota Kupang yang memiliki lebih dari 60 karyawan dengan berbagai latar belakang pendidikan dan usia, sehingga dinamika hubungan antara pemimpin dan bawahan menjadi faktor penting dalam keberhasilan operasional perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Ramayana Lestari Sentosa Tbk Kota Kupang yang berjumlah 43 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berisi indikator-indikator dari variabel gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan kinerja karyawan. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda, uji t (parsial), uji F (simultan), dan koefisien determinasi (R²) untuk mengetahui besarnya pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya, semakin baik gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh manajemen, maka semakin tinggi pula tingkat kinerja karyawan. Pemimpin yang mampu memberikan arahan, menjadi teladan, dan memberikan dukungan emosional terbukti mampu menciptakan motivasi kerja dan meningkatkan loyalitas bawahan. Selanjutnya, budaya organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi yang menekankan nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama, komunikasi yang baik, dan fokus terhadap hasil mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja karyawan. Secara simultan, gaya kepemimpinan dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan kontribusi pengaruh sebesar 92%, sedangkan sisanya sebesar 8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini seperti motivasi, kompensasi, dan lingkungan kerja. Hasil ini membuktikan bahwa kepemimpinan yang efektif dan budaya organisasi yang kuat merupakan pilar utama dalam membangun kinerja yang optimal pada PT. Ramayana Lestari Sentosa Tbk Kota Kupang. Secara teoritis, hasil penelitian ini memperkuat teori-teori kepemimpinan dan perilaku organisasi yang menyatakan bahwa pemimpin berperan penting dalam membentuk nilai, norma, dan perilaku kerja di lingkungan organisasi. Pemimpin yang memiliki gaya partisipatif, komunikatif, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia cenderung menciptakan budaya kerja yang positif dan produktif. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori budaya organisasi yang amenekankan pentingnya keselarasan antara nilai-nilai perusahaan dan perilaku individu dalam mencapai tujuan bersama. Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi kepada pihak manajemen PT. Ramayana Lestari Sentosa Tbk Kota Kupang untuk memperkuat pola kepemimpinan yang lebih partisipatif, memberikan penghargaan kepada karyawan berprestasi, serta menumbuhkan budaya kerja yang kondusif, terbuka, dan inovatif. Pimpinan perlu memperhatikan komunikasi dua arah agar tercipta hubungan kerja yang harmonis antara atasan dan bawahan. Selain itu, budaya organisasi yang berorientasi pada hasil dan kepentingan karyawan harus terus dikembangkan untuk menjaga motivasi dan komitmen kerja. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh strategi bisnis dan sumber daya fisik, tetapi juga oleh kualitas kepemimpinan dan budaya organisasi yang mampu mendorong karyawan untuk bekerja lebih produktif, inovatif, dan bertanggung jawab. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perusahaan lain yang ingin meningkatkan kinerja karyawan melalui penerapan gaya kepemimpinan yang efektif dan pembentukan budaya organisasi yang kuat
KEMAMPUAN SHOTTING PEMAIN SEPAK BOLA FKIP UKAW
xiv ABSTRAK KEMAMPUAN SHOOTING PEMAIN SEPAK BOLA FKIP UKAW Randi A.K. Lape1*, Anderias J. F. Lumba2, Andry Sinlaeloe3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Kemampuan shooting dalam sepak bola adalah keterampilan teknis pemain dalam menendang atau menembak bola ke arah gawang lawan dengan tujuan mencetak gol. Kemampuan ini mencakup aspek teknik, akurasi, kekuatan, kecepatan, dan pengambilan keputusan saat melakukan tendangan. Tujuan penelitian: (1) untuk mengetahui kemampuan shooting pemain sepak bola FKIP UKAW. Metode penelitian: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan persentase. Statistik deskriptif adalah ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk data, yaitu tentang pengumpulan, pengolahan, penganalisisan, penafsiran, dan penarikan kesimpulan dari data yang berbentuk angka-angka. Hasil dan pembahasan: Shooting menggunakan punggung kaki bagian luar, penelitian dengan 8 responden dari 2 responden memiliki jumlah nilai 21 kategori baik nilai presentasi 25%, 2 responden memiliki nilai 12 dan 19 kategori sedang nilai presetntasi 25%, , 3 responden memilki nilai 9,11 dan 13 kategori kurang nilai prsentasi 37,5% sedangkan 1 responden memilki nilai 8 kategori buruk nilai presentasi 12,5%. Simpulan: tingkat kemampuan Shooting menggunkan punggung kaki bagian luar 2 responden dengan kategori baik dengan nilai presentasi 25%, 2 responden dengan kategori sedang nilai presetntasi 25%, 3 responden dengan kategori kurang nilai prsentasi 37,5% dan 1 responden dengan kategori buruk nilai presentasi 12,5%. Dari 8 orang pemain dengan nilai prsentasi 100%
PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KINERJA KEUANGAN DAN KEBIJAKAN HUTANG SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PERUSAHAAN SEKTOR TEKNOLOGI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2020-2023
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Struktur Kepemilikan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kinerja Keuangan dan Kebijakan Hutang Sebagai Variabel Intervening pada Perusahaan Sektor Teknologi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2020-2023” penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur kepemilikan terhadap nilai perusahaan dengan kinerja keuangan dan kebijakan hutang sebagai variabel intervening pada perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2023. Nilai perusahaan merupakan indikator penting yang mencerminkan persepsi investor terhadap kinerja dan prospek perusahaan di masa depan. Struktur kepemilikan diyakini mampu memengaruhi pengambilan keputusan manajerial yang pada akhirnya berdampak pada kinerja keuangan, kebijakan hutang, dan nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di BEI selama periode penelitian. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Variabel struktur kepemilikan diproksikan dengan insider ownership, kinerja keuangan diproksikan dengan xiii Return on Assets (ROA), kebijakan hutang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER), dan nilai perusahaan diproksikan dengan Price to Book Value (PBV). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis, serta uji mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kepemilikan berpengaruh terhadap nilai perusahaan, kinerja keuangan, dan kebijakan hutang. Kinerja keuangan terbukti berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, demikian pula kebijakan hutang yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Selain itu, hasil uji mediasi menunjukkan bahwa kinerja keuangan dan kebijakan hutang mampu memediasi hubungan antara struktur kepemilikan dan nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur kepemilikan yang tepat dapat meningkatkan nilai perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peningkatan kinerja keuangan dan pengelolaan kebijakan hutang yang optimal.
ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT DI DESA MAKTIHAN KECAMATAN MALAKA BARAT
ABSTRACT ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT DI DESA MAKTIHAN KECAMATAN MALAKA BARAT Hoar, M,A.)* Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** Penelitian etnobotani tumbuhan obat di Desa Maktihan, Kecamatan malaka Barat, Kabupaten Malaka bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan yang di manfaatkan oleh masyarakat Desa Maktihan, Organ tumbuhan yang digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional, cara pengolahan tumbuhan, serta manfaat dari tumbuhan obat. Metode penelitian yang digunakana adalah motode penelitian deskripsi kualitatis dengan teknik porpusive sampling. Tahapan dalama penelitian ini adalah observasi, wawancara dengan 8 responden informan kunci, dokumentasi tumbuhan obat berdasarkan hasil wawancara, identifikasi tumbuhan obat dan analisis data.. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Desa Maktihan terdapat 20 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pengobatan tradisional. Persentase organ tumbuhan yang digunakan adalah daun(11%), akar (1%), kulit(5%), Persentase cara pengolah tumbuhan obat dalam pengobatan tradisional yaitu direbus (11%), dihaluskan(5%), di konsumsi secara langsung (7%). Manfaat tumbuhan obat di desa maktihan adalah untuk menyembuhkan penyakit seperti sistem pencernaan, mual, muntah, kembung, diare, sembelit, dan ganguan lambung. Kata Kunci:. Etnobotani, Tumbuhan Obat, pengolahan Tumbuhan Obat, pemanfaatan, Desa Maktihan Keterangan: *) Mahasiwa **) Dosen Pembimbing ABSTRACT Ethnobotany of medicinal plants used by the community in Maktihan Village, West Malaka District Hoar, M,A.) Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** This research is about the ethnobotany of medicinal plants in Maktihan Village, West Malaka Subdistrict, Malaka Regency. It aims to identify the types of plants utilized by the people of Maktihan Village, which plant organs are used as traditional medicine ingredients, and the benefits of these medicinal plants. This type of research is descriptive research using a purposive sampling technique. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. Data from the research results were then analyzed using qualitative descriptive analysis in accordance with the research objectives, which will be presented in the form of tables, photos, or images. The results showed that there are 20 types of plants used by the community in Maktihan Village as traditional medicine ingredients. The plant organs used are leaves, roots, and bark. The ways to process these plants for traditional medicine are boiling, grinding, and eating them directly. The people of Maktihan Village more often use herbal preparations by boiling them and then drinking the infusion. The most commonly used part by the Keywords : Ethnobotany of medicinal plants processing and utilization of medicinal plants in Maktihan Village *) Researcher
ANALISIS PENERAPAN PMK 168 TAHUN 2023 DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMOTONGAN PPH 21 PADA INSTANSI PEMERINTAH (Studi Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT T.A 2024)
xi ABSTRAK ANALISIS PENERAPAN PMK 168 TAHUN 2023 DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMOTONGAN PPH 21 PADA INSTANSI PEMERINTAH (Studi Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT T.A 2024) Nama : Ralf Firsto Leonard Hayer Nim : 21190176 Fakultas : Ekonomi Program Studi : Akuntansi Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan PMK 168 tahun 2023 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran 2024. Sampel penelitian ini adalah Bukti Potong Pegawai yang tidak mengalami peindahan jabatan tahun 2023-2024; Bukti Potong Pegawai tidak mengalami kenaikan/penurunan tunjangan kinerja tahun 2023- 2024; Bukti Potong Pegawai yang tidak mengalami kenaikan pangkat pada tahun 2023-2024; Bukti Potong Pegawai yang tidak mengalami perubahan status perpajakan/PTKP tahun 2023-2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Kantor wilayah kementerian Hukum dan Ham NTT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PMK 168 memberikan dampak positif terhadap efisiensi administrasi pemotongan PPh Pasal 21 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT. Beban kerja bendahara menjadi lebih ringan, potensi kesalahan perhitungan dapat diminimalkan, serta memberikan kepastian bagi pegawai mengenai besarnya pajak yang dipotong setiap bulan. Dengan demikian, penerapan PMK 168 terbukti mendukung tujuan reformasi peajakan, yaitu menciptakan sistem pemotongan PPh Pasal 21 yang lebih sederhana, transparan, dan efektif pada instansi pemerintah.
KANDUNGAN KARBOHIDRAT DODOL KULIT PISANG AMBON (Musa acuminata) YANG DIPEROLEH DARI DESA RETRAEN KECAMATAN AMARASI SELATAN KABUPATEN KUPANG
ABSTRAK KANDUNGAN KARBOHIDRAT DODOL KULIT PISANG AMBON (MUSA ACUMINATA) YANG DIPEROLEH DARI DESA RETRAEN KECAMATAN AMARASI SELATAN KABUPATEN KUPANG Nailape. S.E)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Pisang merupakan buah yang sangat bermanfaat bagi manusia dan dapat dikonsumsi oleh semua kalangan usia. Buah ini disukai karena kandungan gizinya yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar karbohidrat pada dodol kulit pisang ambon (Musa acuminata) yang berasal dari Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan acak lengkap (RAL) dan analisis data menggunakan ANOVA serta uji lanjut Duncan. Empat perlakuan dilakukan dengan tiga kali ulangan sehingga diperoleh 12 unit percobaan. Analisis kadar karbohidrat menggunakan metode fenol-sulfat dengan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 memiliki kadar karbohidrat tertinggi sebesar 1,304%. Uji organoleptik oleh 20 panelis terhadap warna, aroma, tekstur, dan rasa menunjukkan bahwa perlakuan P3 (300 gram kulit pisang ambon) menghasilkan dodol terbaik dengan warna cokelat gelap merata, tekstur kenyal, aroma khas, dan rasa manis seimbang. Dodol kulit pisang ambon berpotensi sebagai produk pangan fungsional bergizi dan bernilai ekonomi tinggi. Kata kunci: Dodol, kulit pisang ambon, karbohidrat, organoleptik, Keterangan: * Peneliti ** Pembimbing ABSTRACT CARBOHYDRATE CONTENT OF DODOL FROM AMBON BANANA PEEL (MUSA ACUMINATA) OBTAINED FROM RETRAEN VILLAGE, SOUTH AMARASI DISTRICT, KUPANG REGENCY Nailape. S.E)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Banana is a highly beneficial fruit for humans and can be consumed by people of all age groups. It is favored due to its high nutritional content. This study aimed to determine the carbohydrate content in dodol made from Ambon banana peel (Musa acuminata) originating from Retraen Village, South Amarasi District, Kupang Regency. The method used was descriptive quantitative with a Completely Randomized Design (CRD), and data analysis was conducted using ANOVA followed by Duncan’s multiple range test. Four treatments were applied, each repeated three times, resulting in 12 experimental units. Carbohydrate analysis was carried out using the phenol-sulfuric method with a UV-Vis spectrophotometer. The results showed that treatment P3 had the highest carbohydrate content, at 1,304%. Organoleptic testing by 20 panelists on color, aroma, texture, and taste indicated that treatment P3 (300 grams of Ambon banana peel) produced the best dodol, characterized by an evenly distributed dark brown color, chewy texture, distinctive aroma, and balanced sweet taste. Dodol made from Ambon banana peel has potential to be developed as a nutritious and economically valuable functional food product. Keywords: Dodol, ambon banana peel, carbohydrate, organoleptic Note: * Researcher ** Supervisor
ETNOBOTANI TANAMAN OBAT YANG DIGUNAKAN MASYARAKAT DI DESA KOPIDIL KECAMATAN KABOLA KABUPATEN ALOR
ABSTRAK ETNOBOTANI TANAMAN OBAT YANG DIGUNAKAN MASYARAKAT DI DESA KOPIDIL KECAMATAN KABOLA KABUPATEN ALOR Kadju, H.)* Rafael, A.)** Ngginak, J.)** Tanaman obat adalah jenis-jenis tanaman yang memiliki fungsi dan berkhasiat sebagai obat yang digunakan untuk mencegah maupun menyembuhkan berbagai penyakit. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat, bagian-bagian tumbuhan obat yang dimanfaatkan, cara pengelolaan tumbuhan obat dan jenis penyakit yang dapat disembuhkan dengan menggunakan tanaman obat oleh masyarakat Desa Kopidil. Metode penelitian menggunakan metode Survey explorative. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 20 spesies yakni, kemiri, sambiloto, daun ende, mengkudu, pepaya, bawang merah, sirih, pisang, kelor, kapok, bawang putih, jarak merah, binahong, serei, kunyit, pinang, jambu biji, turi, jarak putih, jahe. Organ tumbuhan yang digunakan yaitu pucuk daun, buah, batang, rimpang dan umbi. Penyakit-penyakit yang disembuhkan dengan menggunakan tumbuhan obat yakni perut kembung, malaria, cacar air dan sermpah, menurunkan darah tinggi, bisul, obat lambung, struk dan rematik, bengkak, badan sakit, lidah putih bayi dan panu. Cara pengolahan yang dilakukan oleh masyarakat di yaitu direbus, ditumbuk/dihaluskan, dikunyah, diperas, diparut, dan digaruk. Kata Kunci: Etnobotani, Tanaman obat, Desa Kopidil. Keterangan: * Peneliti ** Pembimbing ABSTRACT ETHNOBOTARY OD MEDICINAL PLANTS USED BY THE COMMUNITY IN KOPIDIL VILLAGE, KABOLA DISTRICT, ALOR REGENCY Kadju, H.)* Rafael, A.)** Ngginak, J.)** Medicinal plants are types of plants that have functions and properties as medicines used to prevent and cure various diseases. The purpose of this study was to determine the types of medicinal plants, the parts of medicinal plants that are used, how medicinal plants are managed, and the types of diseases that can be cured using medicinal plants by the people of Kopidil Village. The research method used was exploratory survey. The data analysis technique used qualitative descriptive analysis. Based on the results of the study, 20 spesies of medicinal plants were obtained, namely candlenut, green chirreta, ende leaves, mengkudu, papaya, shallots, betel, bananas, moringa, kapok, garlic, red castor oil plant, binahong, lemongrass, turmeric, areca nut, guava, gala -gala, white castor oil plant, and ginger. The parts of the plants used were the leaf buds, fruit, stems, rhizomes, and tubers. The diseases cured using medicinal plants were flatulence, malaria, chickenpox and measles, high blood pressure, boils, stomach medicine, stroke and rheumatism, swelling, body aches, white tongue in babies, and tinea versicolor. The processing methods used by the community include boiling, pounding/grinding, chewing, squeezing, grating, scraped, and rubbed. Keywords: Ethnobotany, Medicinal plants, Kopidil Village. Information: * Researcher ** Supervisor
PENGARUH MEDIA SCRAPBOOK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA KELAS XI SMA NEGERI 1 FATULEU BARAT
ABSTRAK PENGARUH MEDIA SCRAPBOOK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA KELAS XI SMA NEGERI 1 FATULEU BARAT Guterres, H. A* Manu, T. S. N** Meha, A. M** Salah satu masalah yang terdapat di SMA Negeri 1 Fatuleu Barat hasil belajar kognitif siswa yang masih rendah khususnya pada materi sistem peredaran darah pada manusia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Scrapbook terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMA Negeri 1 Fatuleu Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI yang berjumlah 69 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA-A yang berjumlah 23 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas XI IPA-C yang berjumlah 21 siswa sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada kelas eksperimen peneliti menggunakan media pembelajaran Scrapbook sehingga dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dikelas. Hal ini terlihat pada salah satu indikator yaitu C3 (mengaplikasi) 86,4%. Penggunaan media pembelajaran Scrapbook di dalam pembelajaran, siswa terlihat tertarik sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Pada kelas kontrol peneliti menggunakan metode konvensional sehingga tidak dapat menumbuhkan hasil belajar kognitif siswa, hal ini dilihat dari indikator terendah yaitu C2 (memahami) dengan persentase 69,3%. Hasil presentase kelas kontrol ini menunjukan bahwa hasil belajar kognitif siswa dalam proses pembelajaran menggunakan metode konvensional rendah. Fakta tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran Scrapbook ada pengaruh yang signifikan pada hasil belajar kognitif siswa di SMA Negeri 1 Fatuleu Barat. Kata Kunci : Hasil Belajar, media pembelajaran Scrapbook Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF SCRAPBOOK MEDIA ON STUDENT LEARNING OUTCOMES ON HUMAN CIRCULATORY SYSTEM MATERIAL CLASS XI STATE HIGH SCHOOL 1 FATULEU WEST Guterres, H. A* Manu, T. S. N** Meha, A. M** One of the problems found at SMA Negeri 1 West Fatuleu is that the cognitive learning outcomes of students are still low, especially in the material of the circulatory system in humans. The purpose of this study is to determine the influence of Scrapbook learning media on the cognitive learning outcomes of students at SMA Negeri 1 West Fatuleu. The research uses a quantitative approach, with experimental methods. The population in this study is all grade XI students totaling 69 people. The sample in this study is class XI IPA-A which consists of 23 students as the control class and class XI IPA-C which consists of 21 students as the experimental class. The data collection technique used in this study is a test. The results of this study stated that in the experimental class, the researcher used Scrapbook learning media so that it could improve the cognitive learning outcomes of students in the classroom. This can be seen in one of the iditors, namely C3 (applying) 86.4%. The use of Scrapbook learning media in learning, students look interested so that it can improve students' thinking skills. In the control class, the researcher used conventional methods so that it could not grow students' cognitive learning outcomes, this is seen from the lowest indicator, namely C2 (understanding) with a percentage of 69.3%. The results of the percentage of this kotrol class show that the cognitive learning outcomes of students in the learning process using conventional methods are low. This fact shows that Scrapbook learning media has a significant influence on the cognitive learning outcomes of students at SMA Negeri 1 West Fatuleu. Keywords : Learning Outcomes, Scrapbook learning media Information : *) : Researcher **) : Advisor