Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Farid

13 karya publik ditemukan.

22022: 12022: 92021: 22020: 1

ANALISIS YURIDIS TERJADINYA WANPRESTASI DAN AKIBAT HUKUMNYA DALAM PERJANJIAN UTANG PIUTANG.

22022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah : ANALISIS YURIDIS TERJADINYA WANPRESTASI DAN AKIBAT HUKUMNYA DALAM PERJANJIAN UTANG PIUTANG. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : Faktor apa saja yang menyebabkan wanprastasi dan bagaimana akibat hukum yang terjadi setelah terjadinya putusan pengadilan yang yang memiliki kekuatan hukum tetap. Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah : untuk mengetahui, mengkaji, dan menganalisis faktor terjadinya wanprestasi dalam perjanjian utang piutang oleh penggugat dan tergugat dan apa akibatnya jika terjadi wanprestasi itu tersebut. Jenis metode Penelitian yang penulis gunakan adalah: jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap,rinci,jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah . Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum Primer yang terdiri dari Putusan Hakim serta Peraturan perundang-undangan,traktat,kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Faktor penyebab wanprestasi dalam perjanjian utang piutang di akibatkan dengan Faktor penyebab wanprestasi dalam perjanjian utang piutang di karenakan tidak adanya itikat baik dari tergugat (debitur), usaha tergugat (debitur) tidak berjalan lancar dan terjadinya perselisihan antara tergugat (debitur) dan penggugat (kreditur) tentang cara pembayaran. Akibat hukum yang timbul dari wanprestasi dalam perjanjian utang piutang adalah tergugat (debitur) harus membayar atau melakukan pelunasan hutang, tergugat (debitur) harus melakukan ganti rugi kepada penggugat dalam wanprestasi utang piutang, serta membayar biaya perkara. Adapun saran dari penelitian ini yaitu Sesuai pengaturan mengenai hutang piutang menurut KUHPerdata, dari pengertian perjanjian hutang piutang dalam Pasal 1754, maka para pihak perjanjian hutang piutang harus memenuhi prestasinya termasuk dengan prinsip hutang piutang, hak dan kewajiban serta resiko yang dapat terjadi bagi kedua belah pihak hutang piutang. Sehingga dengan melakukan prestasinya dengan baik, proses perjanjian hutang piutang akan berjalan dengan baik dan menguntungkan kedua belah pihak. Kata Kunci : Putusan Hakim,Wanprestasi, Faktor dan Akibat Utang piutang

Pengantar Ilmu Komunikasi

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sistematika buku "Pengantar Ilmu Komunikasi" ini mengacu pada pendekatan konsep teoritis dan contoh penerapan. Buku ini terdiri atas 14 Bab yang dibahas secara rinci dalam pembahasan, diantaranya: Mengenal Komunikasi; Sejarah Komunikasi Manusia Dan Sejarah Perkembangan Ilmu Komunikasi; Tujuan Dan Akibat Komunikasi; Prinsip Dasar Dan Tingkatan Proses Komunikasi; Pengertian Dan Model Dasar Komunikasi; Fungsi Dan Pengaruh Model Komunikasi; Batasan, Fungsi Dan Jenis Komunikasi Nonverbal; Definisi, Tujuan Dan Efektivitas Komunikasi Pribadi; Pengertian, Karakteristik Dan Fungsi Komunikasi Massa; Proses Dan Dampak Komunikasi Massa; Peran Kebudayaan Dalam Kehidupan Manusia, Serta Pengaruh Kebudayaan Terhadap Komunikasi; Komunikasi Antar Budaya Serta Pemakaiannya; Karateristik Saluran Komunikasi Dan Khalayak Dalam Komunikasi Yang Efektif; serta Karakteristik, Bentuk Dan Teknik Penyajian Pesan Dalam Komunikasi Yang Efektif. - MENGENAL KOMUNIKASI - SEJARAH KOMUNIKASI MANUSIA DAN SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU KOMUNIKASI - TUJUAN DAN AKIBAT KOMUNIKASI - PRINSIP DASAR DAN TINGKATAN PROSES KOMUNIKASI - PENGERTIAN DAN MODEL DASAR KOMUNIKASI - FUNGSI DAN PENGARUH MODEL KOMUNIKASI - BATASAN, FUNGSI DAN JENIS KOMUNIKASI NONVERBAL - DEFINISI, TUJUAN DAN EFEKTIVITAS KOMUNIKASI PRIBADI - PENGERTIAN, KARAKTERISTIK DAN FUNGSI KOMUNIKASI MASSA - PROSES DAN DAMPAK KOMUNIKASI MASSA - PERAN KEBUDAYAAN DALAM KEHIDUPAN MANUSIA, SERTA PENGARUH KEBUDAYAAN TERHADAP KOMUNIKASI - KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA SERTA PEMAKAIANNYA - KARAKTERISTIK, BENTUK DAN TEKNIK PENYAJIAN PESAN DALAM KOMUNIKASI YANG EFEKTIF - KARATERISTIK SALURAN KOMUNIKASI DAN KHALAYAK DALAM KOMUNIKASI YANG EFEKTIF

Psikologi Sosial Suatu Pengantar

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini terdiri dari 14 (empat belas) bab yang ditulis oleh para akademisi, pakar, dan praktisi yang ada di Indonesia. Buku ini diharapkan dapat menjadi refrensi bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat pada umumnya. Selain itu juga, kami mengharapkan buku ini dapat memberikan sumbangsih keilmuan dan menambah wawasan tentang psikologi sosial.

Pengantar Komunikasi Pemasaran

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan dari penulisan buku ini tidak lain sebagai bahan referensi untuk membantu dalam memahami konsep dasar dalam melakukan komunikasi pemasaran.

Pengantar Bisnis

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bagian berikutnya buku ini juga membahas tentang bagaimana pola manajemen sumber daya manusia dalam suatu perusahaan sehingga dapat menumbuhkan serta meningkatkan motivasi kerja bagi seluruh pihak yang ada dalam perusahaan tersebut. Tidak lupa juga penulis menggabungannya dengan pembahasan mengenai manajemen pemasaran yang meliputi bauran pemasaran (marketing mix) sampai pada era teknologi informasi seperti saat ini.

Manajemen: Sebuah Pengantar

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan disusunnya buku ini adalah untuk memberikan tambahan paradigma pengetahuan dan membantu para pembaca yang berasal dari berbagai kalangan, baik akademisi maupun praktisi dalam memahami teori manajemen. Buku ini membahas mengenai konsep dasar Manajemen yang dibagi atas 10 bab yaitu: Bab 1. Pengertian Manajemen Bab 2. Manajemen dan Manajer Bab 3. Perkembangan Teori Manajemen Bab 4. Manajer dan Lingkungan Eksternalnya Bab 5. Proses Perencanaan Bab 6. Penetapan Tujuan Organisasi Bab 7. Pembuatan Keputusan Bab 8. Pengorganisasian dan Struktur Organisasi Bab 9. Motivasi Bab 10. Komunikasi dalam organisasi Bab 11. Kepemimpinan Bab 12. Manajemen Konflik Bab 13. Dasar-dasar Proses Pengawasan

DESKRIPSI TENTANG MOTIF DAN MODUS TERJADINYA TINDAK PIDANA PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN DALAM MAKANAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penulis melakukan penelitian dengan judul deskripsi tentang motif dan modus terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah apa motif terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan dan apa modus terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan dan untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan. Jenis penulisan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Hasil penelitian dalam tulisan ini Penulis menemukan motif para terdakwa adalah para terdakwa menggunakan formalin agar mie tahan lama dan awet sedangkan dengan menambahkan boraks agar mie menjadi kenyal dan faktor ekonomi tetap utama dimana penjualan mie yang mengandung formalin dan boraks dalam jumlah banyak memberikan banyak keuntungan yang besar setelah mie basah di produksi dan dijual kepada pembeli. Modus pelaku yang memproduksi pangan dengan menggunakan bahan berbahaya didasari oleh faktor-faktor yang menyebabkan perbuatan tersebut terjadi. Ada dua modus yang menjadi penyebab produsen memproduksi pangan dengan menggunakan bahan berbahaya, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal merupakan yang berasal dari dalam diri individu tersebut, sedangkan kebalikannya faktor eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar individu tersebut. Berdasarkan uraian hasil dan pembahasan, maka penulis menarik kesimpulan yakni motif terjadinya tindak pidana penggunaan bahan tambahan pangan dalam makanan karena ingin mendapatkan mie yang lebih putih, lentur dan awet serta tahan lama serta ingin keuntungan yang besar dari hasil penjualan dan modus yang dilakukan oleh pelaku yang memproduksi mie dengan campuran formalin dan boraks adalah pelaku mencampur semua bahan yang telah disiapkan yakni terigu, air, garam, soda mie, formalin dan atau boraks kemudian dimasak/direbus dan dikeringkan/ angin-anginkan setelah itu dicetak menjadi mie yang kemudian siap untuk dijual ke pasaran. Sedangkan saran dalam tulisan ini yakni pemerintah harus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pembedaan bahan tambahan pangan yang boleh dan tidak boleh digunakan dalam memproduksi pangan. Untuk mencegah pelaku produsen yang memproduksi pangan dengan menggunakan bahan berbahaya yang didorong oleh faktor pendidikan, dibutuhkan peran pemerintah dalam melakukan sosialisasi dan pemberian edukasi tentang klasifikasi bahan tambahan pangan.

ANALISIS YURIDIS TERJADINYA WANPRESTASI DAN AKIBAT HUKUMNYA DALAM PERJANJIAN UTANG PIUTANG.

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah : ANALISIS YURIDIS TERJADINYA WANPRESTASI DAN AKIBAT HUKUMNYA DALAM PERJANJIAN UTANG PIUTANG. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : Faktor apa saja yang menyebabkan wanprastasi dan bagaimana akibat hukum yang terjadi setelah terjadinya putusan pengadilan yang yang memiliki kekuatan hukum tetap. Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah : untuk mengetahui, mengkaji, dan menganalisis faktor terjadinya wanprestasi dalam perjanjian utang piutang oleh penggugat dan tergugat dan apa akibatnya jika terjadi wanprestasi itu tersebut. Jenis metode Penelitian yang penulis gunakan adalah: jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap,rinci,jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah . Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum Primer yang terdiri dari Putusan Hakim serta Peraturan perundang-undangan,traktat,kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Faktor penyebab wanprestasi dalam perjanjian utang piutang di akibatkan dengan Faktor penyebab wanprestasi dalam perjanjian utang piutang di karenakan tidak adanya itikat baik dari tergugat (debitur), usaha tergugat (debitur) tidak berjalan lancar dan terjadinya perselisihan antara tergugat (debitur) dan penggugat (kreditur) tentang cara pembayaran. Akibat hukum yang timbul dari wanprestasi dalam perjanjian utang piutang adalah tergugat (debitur) harus membayar atau melakukan pelunasan hutang, tergugat (debitur) harus melakukan ganti rugi kepada penggugat dalam wanprestasi utang piutang, serta membayar biaya perkara. Adapun saran dari penelitian ini yaitu Sesuai pengaturan mengenai hutang piutang menurut KUHPerdata, dari pengertian perjanjian hutang piutang dalam Pasal 1754, maka para pihak perjanjian hutang piutang harus memenuhi prestasinya termasuk dengan prinsip hutang piutang, hak dan kewajiban serta resiko yang dapat terjadi bagi kedua belah pihak hutang piutang. Sehingga dengan melakukan prestasinya dengan baik, proses perjanjian hutang piutang akan berjalan dengan baik dan menguntungkan kedua belah pihak. Kata Kunci : Putusan Hakim,Wanprestasi, Faktor dan Akibat Utang piutang

ANALISIS PENGARUH KEBUTUHAN FISIOLOGIS DAN KEBUTUHAN SOSIAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK PROVINSI NTT

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Faridah Kasim. 16418266. Skripsi ini berjudul “ Analisis Pengaruh Kebutuhan Fisiologis dan Kebutuhan Sosial Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT”. Kupang 2022. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah apakah kebutuhan fisiologis dan kebutuhan sosial berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT ? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kebutuhan fisiologis dan kebutuhan sosial terhadap kinerja pegawai pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaf. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Survey Kuesioner. Peneliti melakukan survey dengan cara menyebar kuesioner atau angket sebagai instrumen penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang berstatus PNS yang berjumlah 49 orang. Untuk penentuan sampel peneliti menggunakan rumus slovin sehingga berjumlah 44 orang. Teknik analisis lanjjutan dalam penelitian ini menggunakan Regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh dari masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat. Sedangkan untuk uji hipotesisnya peneliti menggunakan Uji Parsial (uji t), Uji Simultan (Uji F) dan Uji Koefisien Determinasi. Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Secara parsial kebutuhan isiologis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT dan kebutuhan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT. Sedangkan secara simultan kebutuhan fisiologis dan kebutuhan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linier berganda dengan Nilai konstanta sebesar 1.970 artinya jika nilai kebutuhan fisiologis (X1) dan kebutuhan sosial (X2) sama dengan nol, maka kinerja pegawai (Y) memiliki nilai sebesar 1.970, sedangkan koefisien regresi (b1) sebesar 0.610 dan koefisien regresi b2 sebesar sebesar 0,825. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh kebutuhan fisiologis (X1) dan kebutuhan sosial (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) adalah sebagai berikut : Y= 1.970 + 0,610 X1 + 0,825 X2 + e. Uji hipotesis pertama ada pengaruh kebutuhan fisiologis (X1) terhadap kinerja pegawai (Y). Diketahui bahwa untuk variabel kebutuhan fisiologis (X1) ditemukan t hitung = 2.599 lebih besar t table = 1,219 dan tingkat Sig. = 0,013. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel kebutuhan fisiologis (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja pegawai (Y). Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh kebutuhan sosial (X2) terhadap kinerja pegawai (Y). Diketahui bahwa untuk variabel kebutuhan sosial (X2) ditemukan t hitung = 3.408 lebih besar t table = 1.219 dan tingkat Sig. = 0,001. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel kebutuhan sosial (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja pegawai (Y). Untuk uji Simultan didapat hasil F hitung = 22.321 lebih besar F tabel = 3,23 dan tingkat Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel kebutuhan fisiologis (X1) dan variable kebutuhan sosial (X2) berpengaruh positif secara simultan terhadap kinerja pegawai(Y). Untuk hasil uji determinasi didapat nilai besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.521 atau 52,1%. Hal ini berarti besarnya pengaruh kebutuhan fisiologis dan kebutuhan sosial terhadap kinerja pegawai adalah 52,1%. Sedangkan pengaruh sebesar 47,9% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil ini maka peneliti menyimpulkan bahwa kebutuhan fisiologis dan kebutuhan sosial memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT.

DESKRIPSI TENTANG MOTIF DAN MODUS TERJADINYA TINDAK PIDANA PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN DALAM MAKANAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penulis melakukan penelitian dengan judul deskripsi tentang motif dan modus terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah apa motif terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan dan apa modus terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan dan untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan. Jenis penulisan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Hasil penelitian dalam tulisan ini Penulis menemukan motif para terdakwa adalah para terdakwa menggunakan formalin agar mie tahan lama dan awet sedangkan dengan menambahkan boraks agar mie menjadi kenyal dan faktor ekonomi tetap utama dimana penjualan mie yang mengandung formalin dan boraks dalam jumlah banyak memberikan banyak keuntungan yang besar setelah mie basah di produksi dan dijual kepada pembeli. Modus pelaku yang memproduksi pangan dengan menggunakan bahan berbahaya didasari oleh faktor-faktor yang menyebabkan perbuatan tersebut terjadi. Ada dua modus yang menjadi penyebab produsen memproduksi pangan dengan menggunakan bahan berbahaya, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal merupakan yang berasal dari dalam diri individu tersebut, sedangkan kebalikannya faktor eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar individu tersebut. Berdasarkan uraian hasil dan pembahasan, maka penulis menarik kesimpulan yakni motif terjadinya tindak pidana penggunaan bahan tambahan pangan dalam makanan karena ingin mendapatkan mie yang lebih putih, lentur dan awet serta tahan lama serta ingin keuntungan yang besar dari hasil penjualan dan modus yang dilakukan oleh pelaku yang memproduksi mie dengan campuran formalin dan boraks adalah pelaku mencampur semua bahan yang telah disiapkan yakni terigu, air, garam, soda mie, formalin dan atau boraks kemudian dimasak/direbus dan dikeringkan/ angin-anginkan setelah itu dicetak menjadi mie yang kemudian siap untuk dijual ke pasaran. Sedangkan saran dalam tulisan ini yakni pemerintah harus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pembedaan bahan tambahan pangan yang boleh dan tidak boleh digunakan dalam memproduksi pangan. Untuk mencegah pelaku produsen yang memproduksi pangan dengan menggunakan bahan berbahaya yang didorong oleh faktor pendidikan, dibutuhkan peran pemerintah dalam melakukan sosialisasi dan pemberian edukasi tentang klasifikasi bahan tambahan pangan.

Kewirausahaan Syariah 

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku yang berada di tangan pembaca ini, memberikan tuntunan dan bimbingan bagaimana merintis suatu usaha yang diinginkan menjadi maju dan berkembang. Karena pemaparannya mencakup sejak dari bagaimana membangun kepercayaan diri, menghilangkan rasa cemas, dan takut akan gagal berwirausaha. Dilengkapi pula secara teknis bagaimana mendapatkan modal usaha, menjalin kemitraan usaha, dan mengomunikasikannya serta merancang dan melaksanakan manajemen produksi (operasi), manajemen sumber daya manusia, manajemen pemasaran/penjualan, manajemen keuangan dan evaluasi usaha. Semua teknis pelaksanaan usaha dikemas dalam lingkup usaha yang berbasis syariah, sehingga memperteguh dan memperkuat motivasi berbisnis secara Islam. Strategi unggul yang dipraktikkan Rasulullah SAW dalam berbisnis dengan ilmu pengetahuan, akhlak yang mulia serta tanpa sikap emosional telah mengantarkan beliau menjadi pebisnis terbesar dan sukses, tentunya para wirausaha pun berharap demikian. Buku persembahan penerbit Prenada Media

ANALISIS PELAKSANAAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN IPA BIOLOGI DI SMP KRISTEN 1 AMARASI SELATAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PELAKSANAAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN IPA BIOLOGI DI SMP KRISTEN 1 AMARASI SELATAN Babu, F.E. M)* Meha, A. M)** Manu, L.)** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan karakter dalam pembelajaran IPA Biologi di SMP Kristen 1 Amarasi Selatan tahun ajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru mata pelajaran, dan siswa. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, dokumentasi, dan angket. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman untuk selanjutnya diperoleh kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah pendidikan karakter sudah diimplementasikan dalam pembelajaran IPA Biologi di SMP Kristen 1 Amarasi Selatan. Pelaksanaan pendidikan karakter dalam pembelajaran IPA Biologi melalui a) mengintegrasikan pendidikan karakter dalam kurikulum sekolah dengan cara guru melakukan analisa Kompetensi Dasar melalai identifikasi nilai-nilai karakter yang terkandung dalam materi pembelajaran IPA Biologi dan guru mendesain RPP mata pelajaran IPA Biologi yang memuat fokus pendidikan karakter, b) melalui pilihan dan penggunaan metode pembelajaran untuk menanamkan dan mengembangkan karakter peserta didik, hal tersebut dapat dilihat dalam proses belajara mengajar guru selalu menciptakan suasana belajar dikelas dengan langkah kegiatan merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menganalisis data, dan menarik kesimpulan, c) melalui pengelolaan kelas, guru membentuk kelas menjadi kelompok untuk menumbuhkan sikap kerjasama dan toleransi antar teman sebaya. Kata Kunci: Analisis, pendidikan karakter, pembelajaran IPA Biologi

Analisis Ekonomi Jawa Barat

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini merupakan wujud akhir dari rangkaian proses yang diawali oleh kegiatan seminar. Seminar dengan tajuk “Pemulihan Ekonomi Jawa Barat” telah dilaksanakan pada tanggal 14 September 2002 yang membahas sebagian makalah-makalah yang kami sajikan ke dalam bagian pertama dan kedua yaitu ekonomi makro dan sektoral Jawa Barat. Sedangkan makalah-makalah yang terhimpun pada bagian ketiga memfokuskan pembahasan tentang kewirausahaan dan KUKM (Koperasi dan Usaha Kecil Menengah). Tulisan-tulisan pada bagian ini telah pula dipresentasikan pada seminar yang kedua dengan tema “Prospek Perekonomian dan Kewirausahaan Jawa Barat” pada tanggal 20 Februari 2003. Buku ini diharapkan dapat memberikan dorongan pemikiran lebih lanjut dan luas bagi mahasiswa, dosen, masyarakat dan penentu kebijakan pembangunan ekonomi Jawa Barat di masa yang akan datang.