2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ritual Pasola, merupakan sebuah ritus yang dilakukan dalam pelaksanan Pasola di Kodi Wainyapu Kecamatan Kodi Balaghar Kabupaten Sumba Barat Daya. Ritual merupakan ritus atau tindakan dalam kehidupan sosial masyarakat. Sedangkan Pasola dalam bahasa Kodi Payengung yang artinya kayu panjang atau lembing, kemudian Pholong Menunggang Kuda, sambil berlemparan lembing. Dalam pelaksanaan Pasola sering sekali terjadi peselisihan antara kabizu (kelompok) yang terlibat dalam pelaksanaan Pasola. mengakibatkan selisih paham dan berujung mengacaukan Ritual Pasola. Sehingga penulis mengangkat penelitian ini dengan judulRitual Pasola (“Suatu Tinjauan Teologi Kontekstual terhadap Ritual Upacara adat Pasola di Kodi Wainyapu, dan implikasinya bagi pelayanan jemaat GKS Wainyapu”). Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Ritual Pasola di Jemaat GKS Wainyapu dan menganalisis masalah yang sering terjadi ketika pelaksanaan Pasola di lakukan, serta menemukan nilai-nilai teologis sebagai bahan refleksi dan implikasinya bagi pelayanan Jemaat GKS Wainyapu. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif, untuk mengetahui pemahaman mengenai masalah dalam kehidupan sosial berdasarkan kondisi realitas masalah yang sedang terjadi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pelaksanaan Pasola, konflik sering terjadi antara Kabizu-kabizu (kelompok-kelompok) yang mengikuti Pasola. Namun ketua adat, pemerintah dan gereja bersatu untuk menyelesaikan konflik yang terjadi dengan cara perdamaian atau mendamaikan pihak-pihak yang bermasalah, sehingga masalah ini tidak berlarut-larut hingga menjadi dendam yang berkepanjangan. Ritual Pasola memiliki nilai-nilai kristiani seperti persekutuan, kekeluargaan/kebersamaan, perdamaian. Ritual Pasola mengandung nilai yang dijadikan refleksi bagi Jemaat GKS Wainyapu melalui nilai-nilai persekutuan, kekeluargaan, kebersamaan dan perdamaian sebagai bentuk kasih dari Allah bagi Jemaat GKS Wainyapu dan masyarakat Desa Wainyapu, sehingga dapat diambil dan dimaknai dalam kehidupan Jemaat GKS Wainyapu. Agar kasih dari perdamaian itu selalu tercipta di tengah-tengah jemaat dan masyarakat.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Hadirnya Kode Etik Pendeta di GMIT adalah salah satu wujud optimalisasi peran dan fungsi pendeta secara baik dan bertanggung jawab dalam pelayanan. Eksistensi Kode Etik Pendeta GMIT tidak hanya berdiri sebagai suatu keputusan dan naskah yang dibukukan, tetapi perlu diimplementasikan dalam pelayanan di GMIT. Kode Etik Pendeta GMIT pun bertujuan untuk menolong pendeta dalam mempertanggungjawabkan panggilannya kepada Sang Pemanggil. Apalagi sejak lama GMIT telah menggumuli berbagai permasalahan yang kompleks terkait dengan kehidupan dan pelayanan pendeta. Oleh karena itu, tulisan ini berguna untuk meninjau sejauh mana fungsi dan pengimplementasian Kode Etik Pendeta GMIT bagi pelayan di GMIT. Pendeta-pendeta GMIT di Klasis Kota Kupang menjadi sasaran penulis dalam melihat bagaimana pemahaman dan penerapan para pendeta GMIT. Berbeda dengan tinjauan pada umumnya, tulisan ini menggunakan studi hukum gereja sebagai alat untuk mengukur manfaat Kode Etik Pendeta GMIT. Studi hukum gereja membantu dalam melihat bagaimana Kode Etik Pendeta GMIT berfungsi untuk membangun gereja sesuai dengan maksud dan tujuan hukum gereja, yang mana setiap keputusan atau peraturan harus menolong dalam pembangunan jemaat. Tulisan ini dimulai dengan mendeskripsikan konteks pelayanan para pendeta di Klasis Kota Kupang. Kemudian, dijabarkan isi dan tujuan adanya Kode Etik Pendeta GMIT, serta pemahaman dan penerapan Kode Etik Pendeta GMIT oleh para pendeta. Maka hasil penelitian menemukan bahwa ada faktor internal dan eksternal yang memengaruhinya. Dengan demikian, Kode Etik Pendeta GMIT perlu untuk lebih didalami dan diimplementasikan dalam kehidupan pelayanan GMIT. Kode Etik Pendeta GMIT pada hakekatnya menjadi sarana refleksi teologis bagi para pendeta GMIT. Kata-kata Kunci: Kode Etik, Kode Etik Pendeta GMIT, Pendeta, Klasis Kota Kupang, Refleksi
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul Skripsi adalah Analisis Yuridis Putusan Hakim Pengadilan Niaga Dalam Penyelesaian Sengketa Hak Cipta dengan Rumusan masalah Mengapa Pengadilan Niaga Dalam Menjatuhkan Putusan Sengketa Hak Cipta Ada Yang dikabulkan dan Ada Yang Dinyataktan Tidak Dapat Diterima Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Putusan Hakim Pengadilan Niaga terhadap Sengketa Hak Cipta ada yang dikabulkan dan yang Tidak dapat Diterima Variabel yang digunakan terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. variabel bebas dalam penelitian ini adalah persamaan Hak Cipta, variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan niaga terhadap sengketa Hak Cipta Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah Normatif. Jenis data yang digunakan dalam Penelitian ini melalui Sumber data Primer yaitu bahan-bahan Hukum yang mengikat seperti Putusan-Putusan dan Sumber data sekunder adalah yaitu bahan yang memberi penjelasan mengenai sumber data primer seperti Rancangan Undang-undang, hasil-hasil penelitian, jurnal dan buku-buku refernsi lainnya. Sumber data tersier adalah bahan hukum yang memberikan petunjuk maupun penjelasan terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, seperti kamus (hukum), ensiklopedia, yang kemudian dianalisis dan ditarik kesimpulannya. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Hakim menyatakan gugatan penggugat dikabulkan karena Hak Cipta yang digunakan oleh tergugat bukan milik dari Pihak Tergugat karena tidak memilik kedudukan Hukum dan Penggugat merupakan pihak pertama yang terlebih dahulu mendaftarkan Hak Cipta tersebut. Dan Tidak Dapat Diterima karena Gugatan Penggugat Kabur dan Tidak Jelas dan Eror in persona karena Penggugat tidak mempuyai Kedudukan Hukum dan tidak mempunyai Kapasitas untuk mengajukan Gugatan sehingga Gugatannya mengandung Cacat Formil. Kata Kunci: Gugatan, penggugat dan Hak Cipta
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Deskripsi Tentang Motif,Modus Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Penjualan Pupuk Bersubsidi, dengan Rumusan masalah Apa motif pelaku tindak pidana penjualan pupuk bersubsidi tanpa izin, Bagaimana modus terjadinya tindak pidana penjualan pupuk bersubsidi dan Bagaimana akibat hukum yang timbul terhadap pelaku selaku penjual dan pembeli pupuk bersubsidi tersebut
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan Untuk mengetahui motif pelaku tindak pidana penjualan pupuk bersubsidi tanpa izin, Untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana penjualan pupuk bersubsidi Dan Untuk mengetahui akibat hukum yang timbul terhadap pelaku selaku penjual dan pembeli pupuk bersubsidi tersebut . Dan untuk memberikan informasi kepada masyarakat, instansi terkait
Variabel Bebas adalah variabel yang memberikan pengaruh bagi variabel terkait .Variabel bebas dalam penilitian ini adalah Tentang Motif,Modus Dan Akibat yang timbul terhadap pelaku selaku penjual Pupuk Bersubsidi DAN Variabel Terkait (dependent variable) adalah variabel yang tergantung dari variabel bebas yaitu tindak pidana Penjualan Pupuk Bersubsidi
Metode yang digunakan dalam penelitian ini jenis penelitian normatif Pengumpulan data melalui data sekunder dari direktorat mahkama agung kemudian di analisis dan di tarik kesimpulanya,. Populasi dalam penelitian ini putusan direktorat mahkama agung,.
Hasil penelitian menunjukan bahwa motif pelaku tindak pidana penjualan pupuk bersubsidi tanpa izin, Bagaimana modus terjadinya tindak pidana penjualan pupuk bersubsidi dan Bagaimana akibat hukum yang timbul terhadap pelaku selaku penjual dan pembeli pupuk bersubsidi tersebut yaitu Motif pelaku tindak pidana penjualan pupuk bersubsidi tanpa izin :Mencari keuntungan ,Modus terjadinya tindak pidana penjualan pupuk bersubsidi yaitu Melakukan Menjualan Tanpa Ijin, Pengangkutan Dengan Cara Sembunyi Di Bawah Pasir dan Penangkapan Akibat hukum yang timbul terhadap pelaku selaku penjual dan pembeli pupuk bersubsidi tersebut ,Pidana penjara dan Denda Dan Membayar biaya perkara Akibat hukum yang timbul terhadap pelaku selaku pembeli pupuk bersubsidi Mengalami kerugian
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rumusan masalah di dalam penulisan ini adalah: Mengapa putusan terhadap terhadap pelaku tindak pidana pembakaran lahan ada yang diputus pemidanaan dan ada yang diputus bebas? Tujuan dari penelitian yang penulis lakukan ini adalah Untuk mengetahui penyebab adanya pelaku tindak pidana pembakaran lahan yang diputus pemidanaan dan ada yang diputus bebas. Untuk memperlancar proses analisis, maka metode penelitian yang dipakai penulis adalah. Sifat penelitiannyaa deskriptif, dimana penulis menggambarkan fakta sebagaimana adanya, tanpa memberi perlakuan terhadap objek yang diteliti.Jenis penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian normatif, dimana mewajibkan menggunakan data sekunder sebagai jenis data utamanya, yang bersumber pada bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penyebab atau dasar pertimbangan hakim memberikan putusan yang berbeda terhadap pelaku tindak pidana lingkungan., sedangkan variabel terikatnya adalah putusan bebas dan putusan pemidanaan dalam tindak pidana lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 5 (lima) putusan Pengadilan Negeri, terkait dengan dalam proses hukum terhadap pelaku tindak pidana pembakaran lahan, terdapat putusan pemidanaan dan ada putusan bebas. Berdasarkan hasil analisis ditemukan penyebab adanya pelaku tindak pidana pembakaran lahan yang diputus pemidanaan dan ada yang diputus bebas adalah : Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan karena : unsur pasal yang di dakwakan terbukti, Sedangkan Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan Bebas karena : Pelaku tidak terbukti sebagai pelaku usaha. Rekomendasi akademis yang dapat penulis berikan di sini berkaitan dengan hasil penelitian ini adalah : Menjalankan kearifan local, adalah wujud pengharaah budaya, akan tetapi ada sejumlah kearifan local di bidang lingkungan hidup yang dalam mengikutinya harus tetap berantisipasi pada peraturan perundangan yang mengatur tentang hal yang sama. Juga ada tindak pidana lingkunganm dngan objek tindakdakpidana yang sama, namun berdasarkan pertimbangan hakim diputus pemidanaan, tetapi ada juga yang diputus bebas. Karena itu wagra masyarakat harus cerdas dalam melaksanakan kearifan local, namun pelaksanaannya tetap berada di bawah koridor norma atau peraturan perundangan. Karna hakim juga menghargai kearifan local, namun kearifan local yang tetap memperhatikan peraturan perundangan yang mengatur hal yang sama tersebut
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rumusan masalah Bagaimana Akibat Hukum Perceraian Suami Istri Yang Berbeda Agama Terhadap Anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Akibat Hukum Perceraian Terhadap Suami Istri Yang Berbeda Agama Terhadap Anak.Variabel yang digunakan terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas, dan variable terikat. variabel bebas dalam penelitian ini adalah variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel terikat (dependen). variabel bebas dalam penelitian ini adalah perceraian suami istri yang berbeda agama. Variabel terikat variabel penelitian ini adalah akibat hukum terhadap anak. Jenis data yang digunakan dalam penelittian ini melalui sumber data primer yaitu bahan-bahan hukum yang mengikat seperti putusan-putusan pengadilan, putusan No.14/Pdt.G/2021/PA.KP, putusan No.20/Pdt.G/2021/PA.KP, Putusan No. 28/Pdt.G/2021/PA.KP, putusan No. 73/Pdt.G/2021/PA.KP, Putusan No. 0049/Pdt.G/2010/PA. Ska. Bahan Hukum sekunder adalah Dokumen atau bahan Hukum yang memberikan penjelasan terhadap bahan Hukum primer seperti buku-buku, artikel,jurnal, hasil penelitian, makalah dan lain sebagainya yang relevan dengan permasalahan yang akan dibahas. Bahan Hukum Tersier adalah bahan Hukum yang memberikan penjelasan tambahan atau dukungan data yang telah ada pada bahan Hukum primer dan bahan Hukum sekunder. Berdasarkan hasil penelitian pada putusan pertama sampai putusan ke lima Mengenai Akibat Hukum Perceraian Terhadap Suami Istri yang berbeda agama: Suami berstatus Duda, Suami kembali ke agama semula Kristen Protesttan, Istri berstatus Janda, Istri kembali ke agama semula Kristen Protestan. Anak berada dibawah Perwalian Ayah dan atau Ibu. Berdasarkan kesimpulan diatas maka penulis dapat memberikan saran sebagai berikut : Bagi pasangan suami istri berbeda agama yang telah sepakat menikah sebaiknya tetap pertahankan keutuhan rumah tangga. Bagi Orang Tua pasangan supaya mengawasi dan memberikan nasehat kepada pasangan suami istri sehingga tidak terjadi perceraian
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah Mengapa Judex Factie Menyatakan Putus Pemidanaan Tetapi Mahkamah Agung Atau Judex Juris Membatalkan Putusan Judex Factie Dengan Membebaskan Terdakwa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim mahkamah agung yang membatalkan putusan pengadilan tinggi (Judex Factie) pada tingkat kasasi terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang (Human Trafficking), dengan putusan yang membebaskan terdakwa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Hukum Normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Alasan Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Pemidanaan Judex Factie sedangkan, Variabel Terikat dari penelitian ini adalah Putusan Judex Factie dan Judex Juris dalam Tindak Pidana Perdagangan orang (Human Trafficking). Hasil penelitian menunjukan bahwa Alasan Judex Factie Menghukum Terdakwa dikarenakan Terdakwa terbukti sebagai penyelenggara negara, Terdakwa terbukti menyalahgunakan kekuasaan, Terdakwa terbukti membawa warga negara Indonesia ke luar negeri, Terdakwa terbukti membawa warga negara indonesia ke luar negeri untuk tujuan eksploitasi. Sedangkan, Alasan Judex Juris membebaskan terdakwa adalah Terdakwa bukan penyelenggara negara, dan Terdakwa tidak terbukti membawa warga negara Indonesia ke luar negeri untuk tujuan eksploitasi. Saran Diharapkan kepada para majelis hakim yang mengadili setiap perkara terlebih khusus terhadap perkara tindak pidana perdagangan orang (Human Trafficking) supaya dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap terdakwa harus mempertimbangkan dengan baik agar tidak memiliki putusan yang berbeda terhadap kasus yang sama dan majelis hakim juga harus memperhatikan setiap unsur-unsur yang terkandung dalam pasal yang didakwakan terhadap terdakwa supaya memperoleh putusan yang sama dan kepada pihak pemerintah supaya ada badan pengawas yang mengatur agar tidak terjadi tindak perdagangan orang (Human Trafficking)
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi adalah Deskripsi tentang alasan pertimbangan hakim dalam sengketa kepemilikan aats tanah. dengan Rumusan masalah Mengapa Hakim Pengadilan Negeri mengabulkan gugatan penggugat sebagian sedangkan Hakim Pengadilan Tinggi, Mahkamah Agung dan peninjauan Kembali Menolak Gugatan Penggugat seluruhnya dalam sengketa kepemilikan Atas Tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan Hakim Penggadilan Tinggi, Mahkamah Agung, dan peninjauan kembali menolak gugatan penggugat dalam sengketa kepemilikan atas tanah. Variabel yang digunakan terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah Normatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui sumber data primer, sumber data sekunder, dan sumber data tersier. Berdasarkan hasil penelitian maka yang menjadi alasan atau pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri mengabulkan gugatan penggugat dalam sengketa kepemilikan atas tanah karena Hakim Pengadilan Tinggi, Mahkamah Agung dan Peninjauan Kembali menolak gugatan penggugat karena : (1). Penggugat dapat membuktikan hubungan keahliwarisan dengan pewaris. (2). Penggugat tidak memiliki bukti kepemilikan atas tanah. Saran, Hakim harus menjatuhkan putusan kepada para penggugat maupun tergugat yang seadil-adilnya. Dan Seseorang harus memiliki bukti kepemilikan atas tanah atau bukti-bukti kuat
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Skripsi ini berjudul : “Deskripsi Tentang Motif Dan Modus Tindak Pidana Melakukan Kegiatan Yang Tidak Sesuai Dengan Fungsi Zona Pemanfaatan Taman Nasional”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1) Apa motif pelaku tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional? 2) Bagaimana modus pelaku tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional? 3) Bagaimanakah akibat Hukum dari tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional?. Tujuan penelitian adalah 1) untuk mengetahui motif pelaku tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional. 2) Untuk mengetahui modus pelaku tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional. 3) Untuk mengetahui akibat Hukum dari tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah modus tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah motif dan modus pelaku tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi motif pelaku adalah keinginan untuk mendapatkan upah dan mengambil kayu untuk diolah. Sedangkan yang menjadi modus yaitu, membuat kesepakatan, mempersiapkan alat penebangan dan melakukan penebangan. Akibat hukum terhadap pelaku, ditahan, di jatuhkan pidana penjara dan pidana denda serta membebankan pelaku untuk membayar biaya perkara, akibat hukum terhadap lingkungan, merusak sistem ekosistem kawasan taman nasional. Saran yang penulis berikan adalah diharapkan bagi masyarakat atau korporasi untuk menjaga kelestarian kawasan taman nasional karena setiap perbuatan melakukan pengambilan atau penebangan pohon telah dilindungi oleh Undang-Undang sehingga tidak menimbulkan akibat hukum dikemudian hari. Bagi penegak hukum khususnya di bidang kehutanan untuk tetap melakukan penegakan hukum bagi pelaku yang merusak kawasan hutan taman nasional sehingga dengan tindakan tersebut dapat terpelihara kawasan taman nasional yang tetap lestari. Kata Kunci : Motif, Modus, dan Akibat Hukum, Tindak Pidana, Fungsi Zona Pemanfaatan Taman Nasional
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi : “Deskripsi Tentang Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Terorisme”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban ?. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban. Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu menggambarkan tentang akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban. Janis penelitian adalah penelitian normatif yang menggunaka variabel bebas dan terikat. Vriabel bebas dalam penelitian ini adalah akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban adalah : Akibat hukum terhadap pelaku adalah : Pelaku dipidana penjara. membayar biaya perkara Pelaku membayar biaya perkara Pelaku mengikuti Program Deradikalisasi Akbat hukum bagi korban adalah : Korban mengalami luka-luka dan meninggal dunia Korban merasa takut dan meninggalkan Aceh. Saran, kepada seluruh masyarakat dan pemerintah harus bersinergi dalam melakukan pemberantasan terorisme supaya tercapainya suasana aman, nyaman, dan tidak adanya pihak-pihak yang dirugikan. Kepada lembaga hukum pemerintah harus memberikan hukuman yang sesuai atas apa yang telah dilakukan oleh pelaku tindak pidana terorisme secara adil dan memiliki efek jera, sehingga kasus terorisme dapat dihilangkan di negara Indonesia dan tetap melakukan program deradikalisasi terhadap pelaku tindak pidana terorisme. Kata Kunci : Tindak Pidana, Terorisme, Akibat Hukum
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PELAKSANAAN PENGELUARAN ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA DESA DALAM MENUNJANG PEMBANGUNAN DESA (STUDI DI DESA LAKEKUN KECAMATAN KOBALIMA KABUPATEN MALAKA) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pengeluaran Dana Desa dalam pembangunan yang dilakukan oleh Desa Lakekun, untuk mengetahui pelaksanaan realisasi Dana Desa yang dilakukan oleh Desa Lakekun, dan untuk mengetahui pelaksanaan evaluasi Anggaran Pendapatan Belanja Desa. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif, serta berjenis empiris. Populasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah laporan pelaksaan pengeluaran Aggaran Pendapatan Belanja Desa pada Desa Lakekun Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka dari tahun 2019-2020, dan sampel yang digunakan adalah Laporan Pelaksanaan Realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Desa dalam upayah untuk pelaksanaan pembangunan Desa pada Desa Lakekun Kecamatan Kobalima dari tahun 2019-2020. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis teliti terdapat beberapa alasan dalam pemecahan masalah ini, yaitu, 1. Pelaksanaan pengeluaran Dana Desa dalam pembangunan yang dilakukan oleh Desa Lakekun Pelaksanaan pengeluaran tersebut didasari dari penetapan prioritas penggunaan anggaran yang ditetapkan pada tahun berjalan (Tahun 2020) di mana pelaksanaannya pun pada pokoknya dipergunakan lebih banyak pada belanja barang dan jasa pada tiap-tiap bidang yang diperioritaskan. 2. Realisasi anggaran Dana Desa yang dilakukan oleh Desa Lakekun Penggunaan anggaran dana desa yang diterima oleh Desa Lakekun tidak terdapatnya indikasi kelebihan ataupun kekurangan yang pada pokoknya semuanya digunakan tepat sasaran dalam pembangunan di Desa Lakekun yangmana perhitungan pada rasio efisiensi dana desa ini antara pendapatan desa dengan belanja desa memiliki nilai efisiensi yang cukup baik hal ini dikarenakan bahwa pendapatan desa yang sedikit meningkat dari total belanja desa dalam pembangunan di Desa Lakekun, sehingga dengan nilai efisiensi yang cukup baik yang berkisaran 96, 2% dari pendapatan dan belanja desa ini dapat membantu terealisasinya pendapatan dana desa untuk tahun-tahun berikutnya dalam pembangunan desa yang efisiensi. 3. Pelaksanaan evaluasi anggarapan pendapatan belanja desa di Desa Lakekun Pelaksan pembangunan yang lakukan tersebut sesuai dengan apa yang direncanakan desa. Artinya bahwa penurunan anggaran yang didapatkan oleh Desa Lakekuan tidak menjadikan titik ukur bahwa pembangunan di Desa tidak dapat dijalankan, melainkan dengan pendapatan yang ada Pemerintah Desa dapat melaksanakan sesuai apa yang direncanakan, di mana dengannya nilai rasio yang mencapai 99,9% ditahun 2020 ini memberikan suatu dorongan bagi Pemeritah Desa Lakekun dalam mengoptimalkan pendapatan yang sudah ada sehingga tidak terlalu terpaku dengan target yang telah ditentukan. pelaksanaan pengeluaran Dana Desa dalam pembangunan yang dilakukan oleh Desa Lakekun di mana pelaksanaan kegiatan tersebut Pemerintah Desa Lakekun melaksanakan pengeluaran dengan menetapkan prioritas penggunaan Dana Desa. Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk penetapan pembiayaan pelaksanaan kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Lakekun sehingga pengeluaran Dana Desa tersebut disalurkan sesuai kebutuhan desa. Selanjutnya, realisasi anggaran Dana Desa yang dilakukan oleh Desa Lakekun, di mana tidak terdapatnya penurunan anggaran pendapatan Dana Desa yang diterima oleh Desa Lakekun, namun bila dipandang dari pendapatan transfer desa maka terdapatnya indikasi penurunan anggaran pendapatan dan belanja desa di Desa Lakekun. Oleh sebab itu, berdasarkan hasil evaluasi yang didapatkan bahwa meskipun angaran pendapatan dan belanja desa mengalami defisit sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah), namun pelaksanaan pembangunantersebut tetap dilaksanakan sesuai yang dianggarkan oleh Desa Lakekun untuk terciptanya pembangunan yang lebih maju. Adapun beberapa saran yang harus disampaikan penulis dalam penelitian ini, yakni: diharapkan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat dalam mengeluarkan anggaran Dana Desa lebih sinergi dalam menyalurkan biaya yang dibutuhkan masyarakat Desa demi pertumbuhan Desa yang lebih maju, serta diharapkan Pemerintah Desa lebih rinci lagi memperhatikan pertumbuhan Desa sehingga apa yang dianggarkan dalam direncana bisa dikeluarkan sesuai yang dianggarkan Desa.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, pertama pengaruh Produk terhadap Volume Pembelian Pada Sablon Sony Advertising Kupang, kedua pengaruh Harga terhadap Volume Pembelian Pada Sablon Sony Advertising Kupang ,dan terakhir pengaruh Produk dan Harga terhadap Volume Pembelian Pada Sablon Sony Advertising Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif, dengan populasi seluruh konsumen Pada Sablon Sony Advertising Kupang, dengan sampel sebanyak 96 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam menjawab hipotesis adalah Regresi Linear Berganda. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa , pertama Produk berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Volume Pembelian Pada Sablon Sony Advertising Kupang, dibuktikan dari t Hitung sebesar 1,329 dengan nilai signifikan sebesar 0.187 0,05 dan koefisien regresi mempunyai positif sebesar 0,158. kedua Harga berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Volume Pembelian Pada Sablon Sony Advertising Kupang, dibuktikan dari t Hitung sebesar 2,336 dengan tingkat signifikan 0,022 0,05 dan koefisien regresi mempunyai positif sebesar 0,267. Peneliti memilih Sablon Sony Advertising Kupang karena Sablon Sony Advertising kupang memiliki Produk yang berkualitas dan Harga yang terjangkau serta mampu bersaing dengan Sablon lain yang ada Di Kota Kupang Harga yang dimiliki perusahaan melibatkan keyakinan pelanggan pada suatu produk sehingga timbul rasa percaya diri atas kebenaran tindakan yang diambil. Rasa percaya diri pelanggan atas keputusan pembelian yang diambilnya mempresentasikan sejauh mana pelanggan memiliki keyakinan diri atas keputusannya memilih suatu produk. Faktor yang perlu diperhatikan oleh Perusahaan seperti Harga dan Produk agar dapat mempengaruhi konsumen untuk melakukan keputusan pembelian .Faktor pertama yang mempengaruhi Volume pembelian adalah Produk, Produk juga merupakan hal terpenting dalam perusahaan, karena Produk mempromosikan produk dari perusahaan. Selain itu Harga menunjukkan kesanggupan seorang calon pembeli untuk mengenali atau mengingat kembali bahwa suatu Harga merupakan bagian dari kategori produk tertentu, Harga yang baik akan menciptakan kepuasan pada konsumen.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA TERHADAP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA NDAOE
NOMOR 06/IV/2016(TAHUN 2018-2020
Saat ini, pengelolaan keuangan Desa menjadi salah satu isu strategis isu yang paling banyak dibicarakan adalah bahwa seluruh Desa di Indonesia yang berjumlah74.954 Desa, diperkirakan akan menerima kucuran dana transfer dari Anggaran Pendapatandan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan Desa. Anggaran yang diberikanpuntidak sedikit, setiap Desa akan memperoleh anggaran sekitar 700 juta hingga 1,4 miliar Rupiah (DJPK,2016).
Keberadaan Desa secara yuridis dalam Undang-undang No.6 Tahun 2014 dijelaskan bahwa Desa menjadi bagian wilayah terkecil dari sistem penyelenggaraan pemerintah. Desa merupakan bagian dari sistem pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga setiap pelaksanaan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah harus melalui Desa yang mengakibatkan peran Desa sangat menentukan keberhasilan dari kebijakan tersebut. Dalam Undang-undang tersebut juga di jelaskan bahwa implementasi otonomi daerah sudah diserahkan kepada Desa, sehingga memiliki wewenang untuk mengurus, mengatur, dan menyelenggarakan rumah tangganya sendiri, termasuk dalam urusan pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD). Alokasi Dana Desa (ADD) direvisi dari Dana Alokasi Umum (DAU) dengan beberapa proporsisi tambahan. Sumber Alokasi Dana Desa tersebut berasal dari APBN sebesar 25% atau yang disebut dana perimbangan yang dibagikan kepada daerah yang dinamakan dengan dana alokasi umum, dari dana aloksi umum tersebut kemudian kabupaten memberikan kepada desa sebesar 10% yang kemudian dinamakan Alokasi Dana Desa (ADD) dalam rangka otonomi daerah yakni memberikan kepercayaan kepada desa untuk mengurus rumah tangganya sesuai dengan kebutuhan desa dalam rangka pemberdayaan masyarakat desa untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat desatersebut. Desa memiliki peran yang penting, khususnya dalam pelaksanaan tugas didalam pelayanan publik. Pemberdayaan Masyarakat Menurut Sedarmayanti (2013:286) bahwa secara harfiah, kata pemberdayaan dapat diartikan yaitu : “Lebih berdaya dari sebelumnya, baik dalam hal wewenang, tanggung jawab, maupun kemampuan individual yang dimilikinya. Empowerment merupakan perubahan yang terjadi pada falsafah manajemen, yang membantu menciptakan suatu lingkungan dimana setiap individu dapat menggunakan kemampuan dan energinya untuk meraih tujuan organisasi. Sehingga dengan adanya pemberdayaan dapat mendorong terjadinya inisiatif dan respon, sehingga seluruh masalah yang dihadapi dapat diselesaikan dengan cepat dan fleksibel. Permendagri RI Nomor 7 Tahun 2007 tentang kader pemberdayaan masyarakat dinyatakan bahwa pemberdayaan masyarakat adalah suatu strategi yang digunakan dalam pembangunan masyarakat sebagai upaya untuk mewujudkan kemampuan dan kemandirian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara (pasal 1 ayat 8). Inti pengertian pemberdayaan masyarakat merupakan strategi untuk mewujudkan kemampuan dan kemandirian masyarakat. Pemberdayaan merupakan proses pembangunan dalam meningkatkan harkat dan martabat serta kesejahteraan manusia. Oleh karena itu profesi mulia sebagai agen perlu memberdayakan masyarakat di era global sekarang ini. edangkan menurut Sedarmayanti (2014:80) dalam konsep pemberdayaan menampakkan dua kecenderungan yaitu : “Pemberdayaan menekankan pada proses memberikan atau mengalihkan sebagian kekuasaan, kekuatan atau kemampuan (power) kepada masyarakat, organisasi atau individu agar menjadi lebih berdaya. Proses ini sering disebut sebagai kecenderungan primer dari makna pemberdayaan (1) Menekankan pada proses menstimulasi, mendorong dan memotivasi individu agar mempunyai kemampuan atau keberdayaan untuk menetukan apa yang menjadi pilihan hidupnya. Proses ini sering disebut sebagai kecenderungan sekunder dari makna pemberdayaan . Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggambarkan pengelolaan ADD. Penelitian ini di lakukan melalui pengamatan langsung di lapangan yakni desa yang telah dipilih oleh penelitian dengan cara purposive sampling, yaitu sampel yang telah di tetapkan oleh peneliti dengan alasan dan tujuan khusus. Hal ini di lakukan untuk mendapatkan informasi maksimal di tahun 2018- 2020 mengenai unsur¬-unsur yang telah diteliti. Pada jaman dahulu Desa Ndaonuse terkenal dengan hasil Kelautannya, mulai dari Ikan, Cumi - cumi, Gurita, dan Hasil laut lainnya. Konon di Desa Ndao Nuse merupakan daerah kepulauan terluar dan terpisah dari Pulau Rote. Desa Ndaonuse dulunya teridri dari 3 pulau dan dua pulau berpenghuni yakni pulau Ndao dan Pulau Nuse dan satunya tidak berpenghuni yakni Pulau Do’o dari ketiga pulai ini lebih cenderung bertanah pasir, sehingga kehidupan masyarakat desapun bisa masih jauh dari kata makmur.
Desa inipun kemudian dibagi menjadi lima dusun yang masing-masing diberi nama Dusun Oli Fatula, Dusun Mbali Lendeiki, Dusun Mbiu Lombo, Dusun Anarae, dan Dusun Nuse.
Pada masa kepemimpinan bapak Abraham Bunga dimekarkan Pulau Ndao menjadi 4 (empat) Desa yakni Desa Ndaonuse, Desa Mbali Lendeiki, Desa Mbiu Lombo dan Desa Anarae dan Pulau Nuse Menjadi Desa Nuse.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
IMELDARIVA MALON (18380063). Struktur Komunitas Filum Echinodermata di Zona Intertidal Pantai Desa Otan Kecamatan Semau, Kabupate Kupang. ROCKIE R.L. SUPIT, S.Pi. M.Si sebagai Pembimbing I dan ALFRED G.O KASE, S.Pi, M.Si. Ph.D sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Echinodermata merupakan salah satu hewan yang sangat penting dalam ekosistem laut dan bermanfaat sebagai salah satu komponen dalam rantai makanan, pemakan sampah organik dan hewan kecil lainnya. Komunitas Echinodermata merupakan salah satu kajian yang dipelajari dalam synekologi yang mencakup tentang keragaman, keseragaman, dominasi dan kelimpahan. Pantai Desa Otan termasuk dalam wilayah Kecamatan Semau Kabupaten Kupang merupakan perairan terutama zona intertidalnya dengan karakteristik habitat yang cocok untuk kehidupan Echinodermata.
Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskripsi eksploratif, yaitu menganalisa dan menyajikan data berdasarkan objek yang diperoleh di habitat. Penentuan lokasi penelitian dilakukan menggunakan metode Purposive Sampling merupakan teknik pengambilan sampel berdasarkan lokasi penelitian terdapat di perairan intertidal. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode belt transek.
Hasil perhitungan yng menunjukan bahwa terdapat 11 spesies Filum Echinodermata yang tergolong kedalam 4 kelas yaitu kelas yaitu kelas Asteroidea, Ophiuroidea, Echinoidea, dan Holothuroidea. Kelimpahan jenis Echinodermata menunjukan bahwa jenis Echinometra mathei sebesar 29,33 ind/m² Diadema setosum sebesar 28,67 ind/m2, dan Echinometra lucuner sebesar 26 ind/m² pada stasiun III. Kelimpahan jenis terendah adalah Echinothrix calamaris,sebesar 0,1 ind/m² (stasiun II), diadema antillarium sebesar 0,67 ind/m², Echinometra oblonga sebesar 0,67 ind/m².Kelimpahan relatif tertinggi dari filum Echinodermata zona intertidal pantai Desa Otan yaitu Diadema setosum sebesar 63,4%, Echinometra mathei sebesar 59,6%, Echinometra viridis sebesar 58,4%, Echinometra lucunter sebesar 46,2% dari kelas Echinoidea, Kelimpahan relatif terendah yaitu Diadema antillarum, Echinothrix calamaris sebesar 0,8% dan Echinometra oblonga sebesar 2,2%.Hasil perhitungan indeks keanekaragaman Echinodermata di lokasi penelitian tetinggi adalah di Stasiun II sebesar 0,87, terendah adalah Stasiun III sebesar 0,76. Dimana nilai H’< 1 maka keanekaragaman tergolong rendah. Hasil perhitungan indeks keseragaman Stasiun I sebesar 0,88, terendah yaitu Stasiun III sebesar 0,76. Dimana nilai 0,75 ≤ E ≤ 1,0 Kondisi stabil. perhitungan indeks dominansi menunjukkan bahwa nilai indeks dominansi tertinggi terdapat pada stasiun III yaitu sebesar 0,20, sedangkan nilai dominansi Echinodermata terendah pada stasiun II yaitu 0,15. Berdasarkan kriteria indeks dominansi tergolong sedang.
Kata kunci :Struktur Komunitas, Echinodermata, Kelimpahan, Keanekaragaman, Pantai Otan.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI YOHANES YORDAN RIBERU (18380081). Struktur Komunitas Gastropoda di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. ROCKIE R. L. SUPIT, S.Pi, M.Si dan WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Kelas gastropoda umumnya lebih dikenal dengan sebutan siput atau keong dan termasuk pada filum Moluska. Gastropoda memiliki spesies paling beragam dan terbesar karena berhasil menempati berbagai macam habitat dan ekosistem seperti, ekosistem lamun, ekosistem karang, ekosistem mangrove dan substrat berpasir atau berlumpur. Mengingat belum adanya penelitian terkait struktur komunitas gastropoda di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Maka penulis berkeinginan melakukan penelitian dengan judul struktur komunitas gastropoda di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas meliputi kelimpahan jenis dan relatif, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman dan indeks dominansi gastropoda di Pantai Desa Otan. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 1 bulan yaitu pada bulan November 2021, bertempat di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif eksploratif. Pengambilan sampel menggunakan metode transek kuadrat yang terdiri dari 3 stasiun dengan dasar substrat yang berbeda, Masing-masing stasiun diletakkan 3 transek, dimana panjang garis transek 100 m dan jarak antar stasiun 500 m. Setiap garis transek diletakkan kuadran berukuran 1 x 1 m, dengan jarak per kuadran adalah 10 m. Pengambilan sampel dilakukan pada kondisi pantai surut, data yang diambil dalam kuadran adalah data jumlah individu gastopoda dan substrat, contoh sampel dikoleksi dan dimasukkan kedalam plastik sampel untuk di identifikasi, pengukuran parameter lingkungan berupa suhu, salinitas, pH dan dan arus diukur pada setiap stasiun pengamatan. Data yang di hitung adalah kelimpahan jenis dan relatif, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, indeks dominansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis gastropoda yang ditemukan di pantai Desa Otan terdiri dari 7 ordo, 13 famili, 23 genus dan 29 spesies. Kelimpahan jenis dan relatif tertinggi adalah Engina mendicaria (1,489 Ind/m2, 23.675%) dan Conus sanguinolentus (0,800 ind/m2, 12.721%), sedangkan kelimpahan jenis dan kelimpahan relative terendah adalah Cypraea annulus (0,011 ind/m2, 0.177%) dan Hastula lepida (0,011 ind/m2, 0.177%). Index Keanekaragaman jenis gastropoda berkisar antara 0,956-1,201, dikategorikan rendah pada stasiun II dan sedang pada stasiun I dan III. Indeks Keseragaman berkisar antara 0,389-0,887, dikategorikan merata pada ketiga stasiun. Sedangkan indeks dominansi berkisar antara 0,077-0,169, dikategorikan rendah pada ketiga lokasi penelitian. Kata kunci: Struktur komunitas, gastropoda, kelimpahan jenis, indeks keanekaragaman, Pantai Otan
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK LAYANAN DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN AIR MINUM PDAM KOTA KUPANG Perusahaan pada umumnya menginginkan apa yang diproduksi dapat dipasarkan dengan lancar dan menguntungkan. Berawal dari hal tersebut perusahaan akan menginginkan, agar pelanggan yang sudah diciptakan dapat dipertahankan selamanya. Namun hal tersebut bukanlah merupakan hal yang mudah, mengingat beberapa perubahan dapat terjadi setiap saat, baik perubahan pada diri pelanggan, seperti selera maupun beberapa aspek psikologis sosial dan kultur pelanggan. Pemasaran adalah suatu proses merencanakan dan melaksanakan suatu strategi untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan kebutuhan pembeli, keinginan, dan tujuan dari individu. Pada umumnya tujuan didirikan suatu perusahaan antara lain adalah untuk mendapatkan keuntungan yang diinginkan. Pencapaian tujuan perusahaan itu sendiri dapat dilakukan melalui kegiatan pemasaran untuk menjual hasil produknya kegiatan pemasaran mempunyai arti yang sangat penting bahkan dapat dikatakan sebagai ujung tombak perusahaan. PDAM Kota Kupang dengan jumlah pelanggan aktif mencapai 10.274 ada beberapa alasan dalam pemilihan objek penelitian yaitu PDAM Kota Kupang merupakan perusahaan publik yang mempunyai peranan penting dalam menyediakan air bersih bagi masyarakat, selain itu PDAM Kota Kupang juga berperan khusus dalam menyumbang aset daerah bagi pemerintah kota kupang dan memberi sumbangan aset bagi negara pada umumnya. Demikan dapat dijelaskan bahwa PDAM Kupang mempunyai peranan yang sangat besar bagi masyarakat sehingga menarik untuk dilakukan penilitan pada perusahaan tersebut. Dalam meningkatkan kepuasan konsumen dan mempermudah pelanggan untuk menyampaikan keluhan-keluhan atau saran yang akan diberikan kepada PDAM Kota Kupang, maka manajemen PDAM kota Kupang telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan, seperti disediakannya sarana online dengan alamat www.pdamkotakupang.net sebagai layanan call center keluhan pelanggan 24 jam, menyediakan pelayanan pelanggan dalam pembayaran, dan menyediakan layanan air yang langsung bisa diminum. Terjadi penurunan pengaduan pelanggan pada periode 2017 – 2019, dan kenikan pengaduan pada periode 2018- 2019 diketahui bahwa jumlah total keluhan pelanggan tahun 2017 yaitu 1340 turun menjadi 501 pada tahun 2018 dan mengalami kenaikan lagi pada tahun 2019 sebesar 637. Dari data di atas diduga kenaikan keluhan pelanggan terjadi karena menurunnya kualitas produk dan kepercayaan pelanggan yang berdampak pada kepuasan yang menurun juga. Tentang kondisi di lapangan yang langsung olehpelanggan (masyarakat) misalnya tentang keluhan pelanggan terkesan lambat, pemasangan jaringan baru atau Sambungan Rumah (SR) mengalami prosedur yang berbelit belit dan relative lama,dan seringnya air yang macet atau mengalir keciln di waktu–waktu tertentu, pendistribusian air kepada para pelanggan yang tidak merata,dan ketidakakuratan pencatatan meter air. Dilihat dari segi kuantitas yaitu bertambahnya jumlah pelanggan dari tahun ketahun dan keuntungan yang diperoleh PDAM Kota Kupang selama beberapa tahun ini menunjukkan kinerja PDAM sudah dianggap cukup baik. Tetapi bila dilihat dari segi kualitas (mutu pelayanan) kepada masyarakat khususnya masih terlihat kurang memuaskan para pelanggan PDAM kota Kupang. Berdasarkan akar penyebabnya, pengaduan atau keluhan berhubungan penyebab utama yaitu pihak, PDAM tidak memenuhi harapan pelanggan. Secara kuantitas masyarakat merasa bahwa ekspektasi mereka terhadap keberadaan PDAM biasterpenuhi berapapun kebutuhan akan air minum dibutuhkan dan ketika harapan ini tidak terpenuhi mereka merasa pihak telah PDAM gagal. Pelanggan merasa masukan dan keluhan yang telah disampaikan oleh pelanggan tidak mendapat jawaban yang cepat dan tepat sehingga pelanggan merasa pihak PDAM tidak responsiv. Pelanggan merasa ada ketidak sesuaian antara tagihan rekening pelanggan dengan pemakaian air setiap bulannya. Untuk yang terakhir ini biasanya paling mendominasi secara prosentase jumlah keluhan pelanggan. Kualitas produk adalah suatu keadaan dimana pelanggan merasa cocok dengan suatu produk atau sesuai dengan keinganan yang diharapkan untuk memenuhi kebutuhannya, yaitu dari segi fisik air harus tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna, serta tidak boleh keruh. Kualitas layanan yaitu ukuran seberapa bagus tingkat layanan yang diberikan mampu sesuai dengan ekspektasi pelanggan, pembangunan call center bertujuan menjadi pusat layanan terhadap keluhan, masalah dan gangguan yang dihadapi pelanggan, serta membantu memberikan informasi dan solusi terhadap berbagai masalah yang di hadapi pelanggan. Persepsi harga adalah biaya relatif yang harus konsumen keluarkan untuk memperoleh produk atau jasa yang ia inginkan. Kepuasan pelanggan merupakan hasil perbandingan yang dirasakan antara kinerja produk dan kesesuaian harapan yang diinginkan pelanggan setelah melakukan pembelian, jika produk sesuai atau melampaui harapan pelanggan maka pelanggan akan merasa puas dan sebaliknya jika produk tidak sesuai dengan harapan, maka pelanggan tidak merasa puas. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen aktif periode 2015- 2017 pada PDAM Kota Kupang yaitu sebanyak 10.274 orang, nilai kritis atau batas ketelitian yang diinginkan 10% maka jumlah sampel yang layak jumlah sampel yang layak untuk penelitian ini adalah sebanyak 100 orang responden. Metode penarikan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan Sampling Judge mental, yakni bentuk sampling convenience yang didalamnya elemen populasi dipilih berdasarkan judgmental (pertimbangan) peneliti. Nilai koefisien konstanta sebesar 4,034 hal ini berarti nilai variabel X1, X2 dan X3 dalam objek penelitian jika sama dengan nol, maka tingkat atau besar variabel Y akan sebesar 4,034. Nilai koefisien kualitas produk adalah 0,432 menyatakan jika faktor kualitas produk (X1) berpengaruh negatif terhadap kepuasan pelanggan 1 poin, maka kualitas produk akan mengalami peningkatan sebesar 0,432. Nilai koefisien kualitas layanan adalah 0,360 menyatakan bahwa jika faktor (X2) mengalami peningkatan 1 poin, maka kualitas layanan akan mengalami peningkatan sebesar 0,360. Nilai koefisien persepsi harga adalah 0,319 menyatakan bahwa jika faktor (X3) mengalami peningkatan 1 poin, maka persepsi harga akan mengalami peningkatan sebesar 0,319. Dari persamaan dapat dilihat bahwa variabel kualitas produk, kualitas layanan. Hasil pengujian menunjukan nilai t hitung dari variabel bebas kualitas produk sebesar 5,990 dengan tingkat signifikan 0,000 dan kualitas layanan sebesar 4,616 serta persepsi harga 5,164 yang lebih besar dari 0,05 sehingga variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Nilai F hitung 41,566 dengan nilai signifikan sebesar 0,000. Dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas produk, kualitas layanan dan persepsi harga secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,915 atau 9,15%. Hal ini menunjukan bahwa presentasi sumbangan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 9,15% sedangkan sisanya dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel kualitas produk (X1) memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 5,990 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas kualitas produk berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel kualitas pelayanan (X2) memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 4,616 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel persepsi harga (X3) memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 5,164 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas persepsi harga berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Berdasarkan hasil yang menjawab permasalahan pada penelitian ini yang dapat meningkatkan kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang, kualitas produk berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Jika kualitas produk telah sesuai maka dengan begitu dapat meningkatkan rasa kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan maka PDAM Kota Kupang perlu memperhatikan keluhan dari pelanggan karena kualitas layanan yang bagus merupakan faktor paling penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Berdasarkan hasil penenlitian persepsi harga mempunyai peranan yang sangat penting bagi PDAM Kota Kupang dikarenakan jika harga yang diberikan tidak sesuai dengan apa yang tawarkan akan berdampak pada kepuasan pelanggan dan banyaknya keluahan-keluhan dari pelanggan
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PROSES PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SEKOLAH DASAR PETRA ALAK KOTA KUPANG Bernabas Dope1*, Ramona M. Mae2, Andry Sinlaeloe3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia [email protected] Latar belakang: Pembelajaran merupakan unsur pokok dalam pendidikan. Dalam proses pembelajaran melibatkan interaksi antara guru dengan siswa. Proses pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Akibat dari masa pandemi proses pembelajaran penjas yang dilakukan di SD Petra Alak kurang maksimal. Proses pembelajaran yang kurang maksimal ini akan berdampak terhadap minat dan motivasi siswa dalam melakukan pembelajaran penjas. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui proses pembelajaran penjasorkes pada masa pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar Petra Alak Kota Kupang Metode penelitian: Metode kualitatif dengan jenis penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Hasil dan pembahasan: Proses pembelajaran yang biasanya praktek, saat ini dilakukan dengan teori sehingga siswa kurang memperhatikan pada saat pembelajaran berlangsung. Saat pelaksanaan pembelajaran di kelas, siswa menggunakan masker dan duduk menjaga jarak saat pembelajaran berlangsung. Sedangkan untuk pakaiannya guru membebaskan siswa, ada yang menggunakan pakaian olahraga dan ada juga yang menggunakan pakaian seragam. Proses pembelajaran dimasa sekarang menjadi tantangan baru bagi guru penjas agar sasaran dan tujuan pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dapat tercapai. Simpulan: Jadi proses pembelajaran penjas yang dilakukan dimasa pandemi ini kurang maksimal, karena proses pembelajaran dilakukan dengan teori sehingga siswa kurang memperhatikan pada saat pembelajaran berlangsung. Kata kunci: Proses pembelajaran; masa pandemic. ABSTRACT THE LEARNING PROCESS PHYSICAL EDUCATION DURING THE COVID-19 PANDEMIC AT PETRA ALAK ELEMENTARY SCHOOL, KUPANG CITY Bernabas Dope1*, Ramona M. Mae2, Andry Sinlaeloe3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia [email protected] Background: Learning is the main element in education. The learning process involves interaction between teachers and students. The learning process is a process of interaction between students and educators and learning resources in a learning environment. As a result of the pandemic, the physical education learning process at Petra Alak Elementary School was less than optimal. This less than optimal learning process will impact students' interest and motivation in physical education learning. Research objective: To find out the physical education learning process during the Covid-19 pandemic at Petra Alak Elementary School, Kupang City. Research method: Qualitative method with descriptive research and tends to use analysis. Results and discussion: The learning process, which is usually practical, is currently carried out with theory so that students pay less attention when learning takes place. Students wore masks during the implementation of learning in class and sat at a distance while learning process. As for the uniform, the teacher freed the students, some wore sports clothes, and some wore uniforms. Today's learning process is a new challenge for physical education teachers so that the goals and objectives of physical education in sports and health can be achieved. Conclusion: The physical education learning process during this pandemic is not optimal because the learning process was carried out with theory so that students paid less attention when learning took place. Keywords: learning process; pandemic period.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTARAK
ANALISIS PENGARUHSERVICE PERFOMANCE DAN KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN
(Studi Kasus Pada Konsumen PT Timur Prima Lestari Sentosa)
Penelitian dalam tugas akhir ini bertujuan Untuk mengetahui apakah service performance/kinerja pelayanan mempunyai pengaruh terhadap loyalitas loyalitas konsumen PT Timur Prima Lestari Sentosa Kupang, Untuk mengetahui apakah kepuasan mempunyai pengaruh terhadap loyalitas konsumen PT Timur Prima Lestari Sentosa Kupang. Dengan latar belakang penelitian ini adalah Perkembangan bisnis pada sektor perusahaan pada saat ini sangat ketat, dengan persaingan yang ketat tersebut setiap bank harus berlomba-lomba untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen, baik secara kualitas maupun secara kuantitas, secara kuantitas tertuju pada kepuasan konsumen, sedangkan kuantitas yaitu dengan perusahaan menambah jumlah produk yang diinginkan konsumen agar dapat menciptakan kepuasan sehingga akan terbentuk loyalitas konsumen. Adapun salah satu strategi yang dapat menunjang keberhasilan bisnis pada usaha menawarkan kualitas jasa dengan kualitas pelayanan yang tinggi yang terlihat dari pelayanan yang diberikan. Menurut hasil Survei McKinsey (Marketing Research Indonesia,2005) tentang personal financial service mengindikasikan bahwa perilaku konsumen di indonesia makin tak mudah di tebak. Mereka sangat puas dengan layanan yang diterimanya, tapi mereka tetap mau pindah ke perusahaan lain perusahaan lain memberikan service performance yang melebihi harapannya terlebih apabila pelanggan tersebut berada pada kelas ekonomi papan atas yang semakin potensial.
Dengan deregulasi tersebut, untuk pertama kalinya Pemerintah memandang perlumenciptakan iklim persaingan perbankan melaluimekanisme pasar, guna mendorong pengerahan danamelalui perluasan jaringan kelembagaan. Meningkatnya persaingan dan cepatnya deregulasi yang telah mengarahkan bisnis jasa dari perusahaan mencari cara yang menguntungkan untuk mendiferensiasikan diri mereka terhadap pesaing. Salah satu strategi yang dapat menunjang keberhasilan bisnis dalam sektorperbankan adalah berusaha menawarkan kualitas jasadengan kualitas pelayanan tinggi yang nampak dalam kinerja/performa dari layanan yang ada. Fenomena yang ada telah mampu menggeser kepuasan menjadi variabel yang bias dalam bisnis. Hal ini seperti yang dikemukakan oleh Schnaars dalam Tjiptono (2000), bahwa terdapat empat kemungkinan hubungan antara kepuasan dan loyalitas pelanggan yaitu : failures, forced loyalty, defectors, dan successes.Hasil penelitian adalah Hasil perhitungan ini menyimpulkan bahwa analisis regresi linear berganda dengan pengujian secara parsial diketahui variabel Service Performance (X1) diperoleh koefisien sebesar 0.005 t hitung 3.103 dan niali signifikan 0,002 yang berarti jika variabel service performance sesuai dengan harapan maka akan meningkatkan loyalitas konsumen PT Timur Prima Lestari Sentosa Kupang sebesar 0,005 satuan. Dengan kata lain tingkat pendidikan akan sesuai dengan produktivitas kerj karyawan. Ini dibuktikan dengan t-hitung > t- tabel (3.104 > 1.676) hal ini menunjukan bahwa hipotesis dari Ho ditolak maka membuktikan bahwa ada pengaruh yang signifikan yaitu service performance terhadap dan Hasil perhitungan ini menyimpulkan bahwa analisis regresi linear berganda dengan pengujian secara parsial diketahui variabel kepuasan (X2) diperoleh koefisien sebesar 0.560, t hitung 1.415 dan niali signifikan 0.005 yang berarti jika variabel kepuasan sesuai harapan maka akan meningkatkan loyalitas konsumen PT Timur Prima Lestari Sentosa Kupang. sebesar 0.005 satuan. Dengan kata lain kepuasan akan meningkat sejalan dengan loyalitas konsumen PT Timur Prima Lestari Sentosa Kupang. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa kepuasan mempunyai pengaruh terhadap loyalitas konsumen PT Timur Prima Lestari Sentosa Kupang. Ini dibuktikan dengan dengan t hitung < t tabel (0.413< 1.676) yang berarti t hitung pada variabel kepuasan adalah lebih kecil dari t tabel hal ini menunjukan bahwa hipotesis dari Ho1 diterima maka ini membuktikan bahwa ada pengaruh kepuasan terhadap loyalitas konsumen PT Timur Prima Lestari Sentosa Kupang.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahua penambahan agar-agar putih pada karakteristik sensorik permen jahe dan untuk mengetahui jumlah agar-agar putih yang tepat dan dapat menghasilkan permen jahe yang paling diterima oleh konsumen. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboraturium Eksata Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Bahan-bahan yang digunakan adalah bubuk agar-agar 21 gram sesuai perlakuan, bubuk jahe 11,25 gram sesuai dengan perlakuan, gula pasir 1000 gram dan air 1000 ml. Alat-alat yang digunakan adalah kompor, wajan, sendok, timbangan analitik, loyang dan pisau.Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 Perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu perlakuan A (Kontrol (Bubuk agar-agar 0 gram)), B (Bubuk agar-agar 5 gram), C (Bubuk agar-agar 7 gram), D (Bubuk agar-agar 9 gram). Hasil penelitian ini didapati bahwa penambahan agar-agar putih pada karakteristik sensorik permen jahe berpengaruh nyata pada rasa, tekstur dan warna permen jahe serta jumlah agar-agar putih terbaik terdapat pada perlakuan C dengan dosis 7 gram pada setiap variabel pengamatan.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH PENGGUNAAN ENDORSEMENT TERHADAP MINAT PEMBELIAN PADA ONLINE SHOP KECANTIKAN DI KOTA KUPANG (Studi kasus pada Online Shop Your Glow) ABSTRAK Oleh : Ade Nur Holizah Berkembangnya media Informasi di Indonesia menyebabkan banyaknya bentuk iklan dan macam iklan seperti pada media sosial Instagram. Saat ini instagram sudah merambak menjadi suatu lahan bisnis untuk seseorang mempromosikan dan menjual produk, barang atau jasa kepada pengguna instagram lainnya yang dikenal dengan sebutan online shop. Penggunaan Endorsement merupakan salah satu strategi kreatif dalam periklanan yang sering digunakan oleh para pengusaha online shop untuk memperkenalkan dan menyebarkan informasi produk yang dimiliki serta mendongkrak Minat Pembelian secara luas dan cepat. Penelitian ini akan difokuskan pada pengaruh penggunaaan Endorsement terhadap minat pembelian pada usaha Online shop. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Endorsement terhadap Minat Pembelian Pada Online shop di Kota Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen pada online shop Your Glow di Kota Kupang yang menggunakan endorsement. Sampel yang diambil untuk mendukung penelitian ini berjumlah 100 responden dengan teknik penarikan sampel yaitu sampling jenuh. Hasil penelitian dengan teknik regresi sederhana menunjukan nilai t hitung = 12,721 Endorsment dengan nilai koefisien 0,000, berpengaruh Positif dan signifikan terhadap Minat Pembelian Pada Online Shop Kecantikan di Kota Kupang. Nilai t hitung untuk variabel kualitas produk sebesar 12,721 sedangkan nilai t tabel adalah sebesar 1,984. Selain itu nilai signifikannya adalah sebesar 0,000 lebih kecil dari pada Alpha (α) 0,05. Karena nilai t hitung > t tabel atau (12,721 > 1,984) dan nilai signifikan lebih kecil dari pada Alpha (α) 0,05 atau (0,000 0.05), maka H0 di tolak dan Ha diterima atau dapat disimpulkan bahwa variable Endorsement berpengaruh terhadap Minat Pembelian Pada Online Shop Kecantikan di Kota Kupang Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh Endorsement terhadap Minat Pembelian, maka peneliti memberikan saran kepada para pengusaha Online shop agar menggunakan endorsement dengan bijak, tidak berlebihan, dan tetap mengembangkan serta mengutamakan Kualitas Produk / Jasa agar konsumen attracted dengan produk atau jasa yang ditawarkan.