Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

D

3.452 karya publik ditemukan.

22022: 12029: 12026: 902025: 772024: 392023: 5192022: 6842021: 11842020: 1702019: 12018: 652017: 22016: 42015: 12013: 12010: 12009: 12002: 11018: 10208: 1

DESKRIPSI TENTANG PENYEBAB TERJADINYA TINDAK PIDANA PEREDARAN KOSMETIK TANPA IJIN (SUATU KAJIAN SOSIOLOGI HUKUM)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul:Deskripsi Tentang Faktor Sosiologi Penyebab Terjadinya Tindak Pidana Peredaran Kosmetik Tanpa Izin Permasalahan yang diteliti adalah faktor-faktor sosiologi apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana peredaran kosmetik tanpa izin?Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor sosiologi yang menyebabkan terjadinya tindak pidana peredaran kosmetik tanpa izinyang bermanfaat secara teoritis dan praktis. Sifat dari penelitian ini adalah deskritif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu: faktor penyebab terjadinya tindak pidana peredaran kosmetik tanpa izin dan variabel terikat yaitu:putusan pengadilan dengan sumber bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan studi kepustakaan / dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan dilakukan dengan studi dokumen atau study kepustakaan yang diperoleh dengan cara membaca dan mengutip literatur-literatur, mengkaji peraturan perundang-undangan maupun putusan hakim yang berhubungan dengan permasalahan. Berdasarkan pada hasil penelitian ditemukan beberapa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana peredaran kosmetik tanpa izin adalah:Pertama, FaktorekonomiKedua, Kurangnya pengendalian sosial, yaitu tidak dilakukannya pengawasan secara rutin dan sebagian besar menggunakan media online saat penjualan sehingga tidak diketahui oleh petugas.Berdasarkan faktor penyebab diatas, beberapa hal yang disarankan adalah: Pertama, Perlu adanya kegiatan peningkatan ekonomi lainnya dan sosialisasi tentang peredaran kosmetik tanpa izin melalui penyuluhan sehingga masyarakat mengetahui tentang sanksi hukum peredaran kosmetik tanpa izin.Kedua, Perlu adanya pengendalian sosial oleh penegak hukum dan BPOM terhadap peredaran produk-produk kosmetik tanpa izin, baik melalui sistem penjualan online maupun offline secara rutin. Kata Kunci: Faktor Penyebab dan Tindak Pidana Peredaran Kosmetik Tanpa Izin 

KAJIAN YURIDIS PEMBATALAN PUTUSAN PEMIDANAAN JUDEX FACTIE OLEH MAHKAMAH AGUNG DALAM TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (HUMAN TRAFFICKING)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah Mengapa Judex Factie Menyatakan Putus Pemidanaan Tetapi Mahkamah Agung Atau Judex Juris Membatalkan Putusan Judex Factie Dengan Membebaskan Terdakwa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim mahkamah agung yang membatalkan putusan pengadilan tinggi (Judex Factie) pada tingkat kasasi terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang (Human Trafficking), dengan putusan yang membebaskan terdakwa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Hukum Normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Alasan Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Pemidanaan Judex Factie sedangkan, Variabel Terikat dari penelitian ini adalah Putusan Judex Factie dan Judex Juris dalam Tindak Pidana Perdagangan orang (Human Trafficking). Hasil penelitian menunjukan bahwa Alasan Judex Factie Menghukum Terdakwa dikarenakan Terdakwa terbukti sebagai penyelenggara negara, Terdakwa terbukti menyalahgunakan kekuasaan, Terdakwa terbukti membawa warga negara Indonesia ke luar negeri, Terdakwa terbukti membawa warga negara indonesia ke luar negeri untuk tujuan eksploitasi. Sedangkan, Alasan Judex Juris membebaskan terdakwa adalah Terdakwa bukan penyelenggara negara, dan Terdakwa tidak terbukti membawa warga negara Indonesia ke luar negeri untuk tujuan eksploitasi. Saran Diharapkan kepada para majelis hakim yang mengadili setiap perkara terlebih khusus terhadap perkara tindak pidana perdagangan orang (Human Trafficking) supaya dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap terdakwa harus mempertimbangkan dengan baik agar tidak memiliki putusan yang berbeda terhadap kasus yang sama dan majelis hakim juga harus memperhatikan setiap unsur-unsur yang terkandung dalam pasal yang didakwakan terhadap terdakwa supaya memperoleh putusan yang sama dan kepada pihak pemerintah supaya ada badan pengawas yang mengatur agar tidak terjadi tindak perdagangan orang (Human Trafficking)

MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PENIPUAN OLEH WARGA NEGARA ASING DI INDONESIA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul skripsi ini adalah Modus dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Penipuan Oleh Warga Negara Asing di Indonesia. Permasalahan yang diteliti adalah modus yang digunakan oleh para pelaku tindak pidana penipuan dan akibat hukum dari tindak penipuan terhadap terdakwa, korban dan negara. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui modus dan akibat hukum dari tindak pidana penipuan terhadap terdakwa, korban dan negara sehingga menghasilkan manfaat teoritis dan praktis. Manfaat teoritis dari penulisan ini adalah dapat berguna bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang hukum pidana pada kalangan akademisi sedangkan manfaat praktis dari penulisan ini adalah dapat menjadi bahan masukan bagi para penegak hukum dalam proses penegakan hukum terhadap tindak pidana penipuan oleh warga negara asing. Variabel yang digunakan adalah variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dari penulisan ini adalah modus operandi yang digunakan oleh pelaku warga negara asing terhadap tindak pidana penipuan sedangkan variabel terikat dari penulisan ini adalah terjadinya tindak pidana penipuan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian hukum normatif dengan sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan dan pengolahan data menggunakan studi kepustakaan yang dianalisis menggunakan metode analisis kualitatif normatif. Hasil penelitian menunjukan modus operandi yang digunakan dalam tindak pidana penipuan antara lain : 1. Orang Asing melakukan janji bohong 2. Orang Asing menggunakan identitas palsu Akibat hukum yang timbul dari tindak pidana pengangkutan hasil hutan antara lain: 1. Terhadap Terdakwa : a. Terdakwa dikenakan penahanan. b. Terdakwa dihukum penjara. c. Terdakwa dihukum membayar membayar biaya perkara. 2. Terhadap Korban : a. Korban mengalami kerugian. b. Korban mengorbankan waktu untuk menjadi saksi di persidangan. 3. Terhadap negara : a. Merugikan negara pada bidang pariwisata karena dapat mencoreng nama baik pariwisata di Indonesia.

DESKRIPSI TENTANG ALASAN PERTIMBANGAN HAKIM DALAM SENGKETA KEPEMILIKAN ATAS TANAH

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul skripsi adalah Deskripsi tentang alasan pertimbangan hakim dalam sengketa kepemilikan aats tanah. dengan Rumusan masalah Mengapa Hakim Pengadilan Negeri mengabulkan gugatan penggugat sebagian sedangkan Hakim Pengadilan Tinggi, Mahkamah Agung dan peninjauan Kembali Menolak Gugatan Penggugat seluruhnya dalam sengketa kepemilikan Atas Tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan Hakim Penggadilan Tinggi, Mahkamah Agung, dan peninjauan kembali menolak gugatan penggugat dalam sengketa kepemilikan atas tanah. Variabel yang digunakan terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah Normatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui sumber data primer, sumber data sekunder, dan sumber data tersier. Berdasarkan hasil penelitian maka yang menjadi alasan atau pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri mengabulkan gugatan penggugat dalam sengketa kepemilikan atas tanah karena Hakim Pengadilan Tinggi, Mahkamah Agung dan Peninjauan Kembali menolak gugatan penggugat karena : (1). Penggugat dapat membuktikan hubungan keahliwarisan dengan pewaris. (2). Penggugat tidak memiliki bukti kepemilikan atas tanah. Saran, Hakim harus menjatuhkan putusan kepada para penggugat maupun tergugat yang seadil-adilnya. Dan Seseorang harus memiliki bukti kepemilikan atas tanah atau bukti-bukti kuat

MOTIF PELAKU TINDAK PIDANA TURUT SERTA MENGHILANGKAN BARANG BUKTI DALAM TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Penelitian ini berjudul “Motif Pelaku Tindak Pidana turut serta menghilangkan barang bukti dalam tindakan pidana pembunuhan”. Tujuan penelitian ini adalah unruk mengetahui motif pelaku tindak pidana turut serta menghilangkan barang bukti dalam tindakan pidana pembunuhan. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis yaitu untuk mendeskripsikan motif pelaku tindak pidana turut serta menghilangkan barang bukti dalam tindakan pidana pembunuhan. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif.variabel bebas dalam dalam penelitian ini adalahmotif pelaku tindak pidana turut serta menghilangkan barang bukti dalam tindakan pidana pembunuhan. Sedangkan yang menjadi variabel terikat adalah keputusan hakim terhadap pelaku tindak pidana turut serta menyembunyikan mayat korban pembunuhan. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer, data sekunder dan bahan hukum tersier. Hasil penelitia ini menunjukan bahwa motif pelaku tindak pidana turut serta menyembunyikan mayat korban pembunuhanadalah; 1) Takut dengan Saudara. 2) Untuk menghilangkan kematian korban, ) Untuk mendapatkan uang. 3) Berdasarkan hasil penelitian ini dan 4) Mendapat Ancaman. maka saran yang diberikan adalah Penegak hukum diharapkan agara sering memberi sosialisasi secara berantai pada tokoh masyarakat mengenai kesadaran hukum terkhususnya tentang akibat tindak pidana turut serta melakukan suatu kejahatan. Key words:Menyembunyikan,Barang Bukti Mayat

ANALISIS YURIDIS MODUS TINDAK PIDANA KORUPSI PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul penelitian ini adalah “Analisis Yuridis Modus Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa” dengan Rumusan masalah bagaimana modus terjadinya Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian normatif dimana pengumpulan data melalui data sekunder dari Data Putusan Pengadilan Tentang Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa kemudian di analisis dan di tarik kesimpulanya. Populasi dalam penelitian ini adalah Data Putusan Pengadilan Tentang Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa. Kesimpulan 1. Terdakwa memalsukan tanda terima/ nota – nota pembelian material; 2. Terdakwa memalsukan laporan pertanggungjawaban keuangan; 3. Terdakwa tidak melaksanakan sosialisasiyang m erupakan salah satu tahapan sebelum pencairan dana 100 %; 4. Terdakwa menggelapkan uang sewa tanah Kas Desa; 5. Terdakwa menggelapkan biaya/dana pembangunan fisik desa; 6. Terdakwa menggelapkan dana desa yang disetorkan ke Bendahara. Saran 1. Perlunya pengawasan Dana Desa lebih maksimal 2. Perlunya penegakan hukum yang lebih maksimal

DESKRIPSI TENTANG MOTIF DAN MODUS TERJADINYA TINDAK PIDANA PRAKTEK KEDOKTERAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul skripsi ini adalah “Deskripsi tentang Motif dan Modus Terjadinya Tindak Pidana Praktek Kedokteran” sedangkan masalah pokoknya adalah Apakah yang menjadi Motif dan Modus Terjadinya Tindak Pidana Praktek Kedokteran. Selanjutnya tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motif dan modus terjadinya tindak pidana praktek kedokteran. Sifat penelitian penulis adalah deskriptif, sedangkan jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normative. Teknik pengumpulan data studi dokumen. Hasil penelitian penulis dapat disimpulkan bahwa Motif Terjadinya Tindak Pidana Praktek Kedokteran adalah untuk mendapatkan keuntungan dari segi ekonomi serta memenuhi kebutuhan keluarga. Modus Terjadinya Tindak Pidana Praktek Kedokteran adalah dengan keahlian yang pernah bekerja di tempat praktek kedokteran sehingga dengan ketrampilannya membuka praktek kedokteran tanpa izin, Menyiapkan surat ijin praktek palsu, menyiapkan fasilitas tempat untuk dokter berpraktek padahal dokter tersebut adalah dokter hewan, memberikan pelayanan kepada masyarakat sebagai dokter padahal yang bersangkutan bukan dokter. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, maka penulis dapat memberi saran, sebagai berikut: Aparat penegakan hukum dapat melakukan tindakan yang tegas kepada Pelaku yang menyalahgunakan izin praktek kedokteran serta menimbulkan kerugian bagi masyarakat diberikan sanksi yang lebih berat karena berkaitan dengan hajat hidup orang banyak. Pemerintah secara terus menerus harus memberikan penyuluhan kepada Masyarakat tentang syarat-syarat membuka praktek kedokteran serta hak dan kewajiban dokter dan hak dan kewajiban masyarakat apabila terjadi praktek kedokteran tanpa izin yang sah dari pemerintah sehingga dapat dilakukan laporan ke aparat penegak hukum. Agar masyarakat dapat secara selektif memilih praktek kedokteran yang legal sehingga terlindungi berkaitan dengan hak dan kewajibannya.

DESKRIPSI TENTANG MODUS OPERANDI DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PENYEROBOTAN TANAH

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul Skripsi Penulis Adalah Deskripsi Tentang Modus Operandi dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Penyerobotan tanah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana Modus Pelaku Dalam Melakukan Tindak Pidana Penyerobotan Tanah ?, Bagaimana Akibat Hukum terhadap pelaku dan korban serta status tanah yang diserobot ?.Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui modus terdakwa dalam melakukan tindak pidana penyerobotan tanah dan untuk mengetahui akibat hukum terhadap terdakwa dan korban serta status tanah yang diserobot. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Varibel yang digunakan 2 (dua) variabel yaitu Variabel Bebas (independent variable) atau yang disebut dengan variabel berpengaruh atau variabel yang mempengaruhi. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah modus operandi dan akibat hukum terjadinya tindak pidana penyerobotan tanah. Variabel Terikat (dependent Variable) atau yang disebut juga variabel output yaitu ubahan terikat yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat dari adanya pengubah variabel bebas. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah tindak pidana penyerobotan tanah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini jenis penelitian normatif Pengumpulan data melalui data sekunder dari direktori Mahkamah Agung kemudian dianalisis dan dibuat kesimpulannya. Populasi dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan negeri direktori Mahkamah Agung. Hasil penelitian menunjukan bahwa Modus dan Akibat Hukum terjadinya Tindak Pidana Penyerobotan Tanah yang dilakukan oleh terdakwa dilakukan dengan cara terencana secara baik dan tersusun dengan rapi karena semua terdakwa mempunyai peran dan tugas masing-masing sehingga memudahkan terdakwa melakukan tindakan melawan hukum dengan cara terdakwa menjual tanah yang diketahuinya tanah tersebut adalah milik orang lain dan diatas tanah tersebut telah didirikan bangunan permanen, terdakwa melakukan kegiatan penimbunan tanah dan memasang plang papan nama, terdakwa menanam benih diatas tanah yang diketahuinya ada orang lain yang memiliki hak atas tanah tersebut, terdakwa menjual tanah yang diketahuinya tanah tersebut adalah milik orang lain dan diatas tanah tersebut telah dilakukan aktifitas penanaman buah-buahan sehingga akibat hukum terhadap terdakwa, terdakwa ditahan dan dipidana penjara serta terdakwa dibebani membayar biaya perkara. Saran yang penulis berikan adalah kepada pemerintah dalam hal ini Badan Pertanahan Nasional (BPN) harus memberikan pengawasan terhadap kepemilikan tanah oleh individu ataupun badan hokum. Kepada penegak hukum agar memberikan penerapan hukum secara adil kepada terdakwa atau pelaku tindak pidana

Deskripsi Tentang Penyebab Dan Modus Terjadinya Tindak Pidana Terorisme

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

melakukan tindak pidana terorisme? Bagaimanakah modus yang digunakan oleh pelaku dalam melakukan tindak pidana terorisme? Tujuan dari penelitian ini adalah : untuk mengetahui faktor penyebab pelaku melakukan tindak pidana terorisme dan modus pelaku melakukan tindak pidana terorisme. Sifat dari penelitian ini adalah deskritif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu : sebab dan modus tindak pidana terorisme dan variabel terikat yaitu : putusan tindak pidana terorisme. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder dengan 3 (tiga) bahan hukum yaitu bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Berdasarkan hasil penelitian pada putusan Nomor : 1399/PID.B/2012 /PN.JKT.PST, putusan Nomor : 1397/PID.B/2012 /PN.JKT.PST, putusan Nomor : 1400/PID.B /2012/PN.JKT.PST, dan putusan Nomor : 1402/PID.B /2012/PN.JKT.PST maka ditemukan faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana terorisme adalah : Faktor politik karena terdakwa tidak puas dengan hasil keputusan Mahkamah Konstitusi membatalkan Pasal 256 Undang – Undang Pemerintah Aceh, Faktor sosial yang berkaitan dengan kesenjangan sosial dalam masyarakat aceh dan tidak adanya perhatian dari pemerintah daerah, Faktor ekonomi yang berkaitan dengan kemiskinan dan ketiadaan lapangan pekerjaan bagi para pelaku dan pemerintah daerah tidak mengakomodir dalam pengangkatan sebagai pegawai Negeri Sipil dan Faktor ajaran radikal. Dalam putusan Nomor : 357 / Pid.SUS / 2019 / PN.Jkt.Tim Faktor ajaran radikal yang mengatasnamakan agama berjihad dan merencanakan penyerangan ke Mako Brimob. Modus operandi tindak pidana terorisme antara lain: Modus melakukan permufakatan jahat, Modus penggunaan pendanaan dan sarana yang digunakan dalam aksi terorisme dan Modus mengajak orang untuk melakukan aksi berjihad. Saran dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan kesejahteraan masyarakat untuk mencegah terjadinya tindak pidana terorisme dan perlunya peningkatan pembelajaran agama yang baik untuk menghindari ajaran – ajaran radikalisme di Indonesia, bagi para penegak hukum perlu mempelajari modus – modus operandi dalam mencegah terjadinya tindak pidana terorisme terutama dari segi pendanaan terorisme.

DESKRIPSI PENYEBAB TERJADINYA TINDAK PIDANA PENELANTARAN ANAK

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini berjudul “Deskripsi penyebab Terjadinya Tindak Pidana Penelantaran Anak”. Masalah dalam penelitian ini adalah; Apa faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis yaitu untuk mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Penelitian ini dilakukan pada lima putusan yaitu; 1) Nomor 86/Pid.Sus/2017/PN Dmk, 2) Nomor 173/Pid.Sus/2017/PN Tjb, 3) Nomor 35/Pid.Sus/2017/PN Lsm, 4) Nomor 498/Pid.B/2014/PN Rap dan 5) Nomor: 06-K/PM I-02/AD/I/2014. Variabel bebas dalam dalam penelitian ini adalah faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian adalah putusan pengadilan terhadap tindak pidana penelantaran anak. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer, data sekunder dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak adalah1) Faktor ekonomi, dan 2) Faktor perceraian. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka saran yang diberikan adalah Hendaknya para penegak hukum lebih meningkatkan sosialisasi terhadap masyarakat agar masyarakat lebih tahu tentang konsekuensi atau ancaman pidana bagi setiap orang yang melakukan penelantaran anak yang merupakan tindak pidana yang ada ancaman pidananya atau dapat di pidana

AN ANALYSIS OF PLOT FOUND IN “RUMAH DARA MOVIE” (2010) BY MO BROTHER

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

This research is conducted under the title “AN ANALYSIS OF PLOT FOUND IN “RUMAH DARA MOVIE” (2010) BY MO BROTHER”. The aims of the research are to find out the elements of plot found in Rumah Dara Movie and to find out the function of plot found in Rumah Dara Movie. Qualitative research was used as the method of this research and documentation technique was used to collect the data to complete this research. Barnet’s theory about five elements of plot was used as the main theory to analyze the data. Based on the data analysis of the plot in the Rumah Dara Movie, it was found out there are five elements in the plot of Rumah Dara Movie. The first element related to beginning problem that consist of six data, second was increasing problem consists of five data, third was peak problem (climax) consist of 13 data, fourth was decreasing problem that consists of five data and fifth ending problem that consist of two data. There were 11 functions of plot found in Rumah Darah Movie. The first function was plot attention on the significant parts of the character’s lives, second function plot focuses attention on the significant chatracter’s, third function was plot motivates character’s to effect the story, fourth function was plot connects events for the reader fifth function was plot stars the story with a bang, sixth function plot was engages in the middle of the story , seventh function was plot reveals the story gradually, eighth function was plot leads to the climax, ninth function was plot draws on the reader’s emotions, tenth function was plot ultimately releases the reader, eleventh function was plot a mamento.

A DESCRIPTIVE STUDY ON AUDIOVISUAL MATERIALS USED FOR TEACHING NUMBERS TO JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS AT SMP NEGERI BESTAUMUTI IN TOBU SUB-DISTRICT

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRACT A DESCRIPTIVE STUDY ON AUDIO VISUAL MATERIALS USED FOR TEACHING NUMBERS TO JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS AT SMP NEGERI BESTAUMUTI IN TOBU SUB-DISTRICT This research aims to perceive the used of audiovisual materials by the teacher in teaching numbers to junior high school. The writer formulated three research question namely, (1) what are the types of audiovisual materials used for teaching numbers, (2) how does the teacher get the sources of audiovisual materials, and (3) what are the challenges using audiovisual materials. Aims of this research are, to know the types of audiovisual materials used for teaching numbers, to know how does the teacher get the sources of audiovisual materials and to know the challenges using audiovisual materials. The data was taken from interview using in-depth interview techniques with the English teacher then the writer transcribed, identified, clasified and analyzed the data in conducting this research by using descriptive qualitative method. The result proves that the audiovisual materials that used by the teacher for teaching numbers are four types such as objects, demonstration, handout and audio video in order to help the students easy to understand and memorize the material. Besides the four types the teacher get the sources from internet by download and textbook from the school. There also the teacher found two challenges using the audiovisual materials such as time constrains and professional knowledge and technical know how.

DESKRIPSI TENTANG MODUS OPERANDI DAN AKIBAT HUKUM TINDAK PIDANA EKSPLORASI DAN EKSPLOITASI MINYAK DAN GAS BUMI TANPA IKATAN KONTRAK KERJASAMA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judul skripsi : “Deskripsi Tentang Modus Operandi Dan Akibat Hukum Tindak Pidana Eksplorasi Dan Eksploitasi Minyak Dan Gas Bumi Tanpa Ikatan Kontrak Kerjasama”. Rumusan masaalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana modus operandi yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama ?. 2) Bagamana akibat hukum tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama terhadap pelaku, barang bukti dan Negara ?. Tujuan penelitian adalah : 1) untuk mengetahui modus operandi yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama, 2) untuk mengetahui akibat hukum dari tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama terhadap pelaku, barang bukti dan Negara. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian normatif, yang terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah modus dan akibat hukum tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama. Variabel terikat adalah tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama. Berdasarkan hasil peneletian dan pembahasan maka diperoleh jawaban yaitu: 1. Modus operandi yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama yaitu : 1) Terdakwa bersepakat untuk menyewa lahan, 2) terdakwa mempersiapkan alat penegboran, 3) melakukan pengeboran. 2. Akibat Hukum : 1) Terhadap Pelaku yaitu dipidana penjara, membayar denda dan dibebani biaya perkara. 2) Terhadap barang bukti yaitu : Dirampas untuk Negara, dirampas untuk dimusnahkan, 3) dikembalikan kepada jaksa penuntut umum untuk digunakan dalam perkara yang sama. 3) Terhadap Negara yaitu : Negara mengalami kerugian karena hasil dari eksplorasi dan eksploitasi minyak bumi merupakan milik Negara yang bernilai ekonomis. Saran, diharapkan bagi masyarakat khususnya orang perseorangan untuk patuh pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku bahwa orang perseorangan dilarang untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi sebgaiamana telah ditentukan dalam ketentuan undang-undang. Bagi penegak hukum untuk memberikan hukuman yang hendaknya dapat ditingkatkan agar kerugian keuangan negara dapat dihindari. Kata Kunci : Tindak Pidana, Pelaku, Modus Operandi, Eksplorasi, Eksploitasi, Kontrak Kerjasama, Minyak Bumi, Akibat Hukum.

Deskripsi tentang pembatalan putusan kasasi oleh hakim peninjauan kembali dalam Sengketa Kepemilikan tanah

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul skripsi penulis adalah Deskripsi tentang pembatalan putusan kasasi oleh hakim peninjauan kembali dalam sengketa kepemilikan tanah. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah apakah yang menjadi dasar pertimbangan hakim peninjauan kembali membatalkan putusan kasasi dalam sengketa kepemilikan tanah. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim peninjauan kembali membatalkan putusan kasasi dalam sengketa kepemilikan tanah.Jenis metode penelitian yang digunakan penulis adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan. Analisis data yang digunakan penulis adalah menggunakan analisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yaitu terdapat kekeliruan hakim, kekhilafan hakim dan ada novum. Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah agar dalam menjatuhkan putusan hakim harus lebih teliti dalam memeriksa alat bukti sehingga tidak terjadi kekeliruan dan kekhilafan hakim. Kata kunci : Sengketa Tanah Warisan.

ANALISIS KEBUTUHAN AIR TANAMAN MENGGUNAKAN CROPWAT 8.0 TERHADAPN HASIL PRODUKSI TANAMAN TERUNG DI DESA OELTUA KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS KEBUTUHAN AIR TANAMAN MENGGUNAKAN CROPWAT 8.0 TERHADAP HASIL PRODUKSI TANAMAN TERUNG DI DESA OELTUA KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG Pampung I.Y. * ) Koehuan J.E. **) Dethan J.J.S. **) ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Desa Oeltua Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang dengan judul Analisis Kebutuhan air tanaman menggunakan cropwat 8.0 untuk hasil produksi tanaman Terung di desa Oeltua Kecamatan Taebenu kabupaten Kupang. Cropwat 8.0 adalah decision support system yang dikembangkan oleh Devisi Land and Water Develoment FAO berdasarkan metode Penman – Monteith, untuk merencanakan dan mengatur irigasi. Cropawat 8.0 dikembangkan oleh FAO pada tahun 1990. Input data meliputih data meteorologi, tanah, dan tanaman. Cropwat 8.0 adalah program berbasis windows yang digunakan untk menghitung kebutuhan air tanaman dan kebutuhan irigasi berdasarkan tanah, iklim, dan data tanaman. Cropwat 8.0 dapat dipergunakan untuk menghitung evapontranspirasi potensial, evapontranpirasi aktual, kebtuhan air irigasi satu jenis tanaman maupun beberapa jenis tanaman dalam satu hamparan, serta merencanakan pemberian air irgasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air irigasi tanaman Terung dari tahap penanaman hingga panen dengan program Cropwat 8.0. Data yang dikumpulkan berupa data sekunder. Data sekunder diperoleh dari BMKG berupa data iklim selama 5 Tahun dengan periode pengamatan 2015 s.d. 2019 kemudian disesuaikan dengan kebutuhan Cropwat 8.0. Proses pengoperasiannya dengan menginput data ke dalam panel-panel yang tersedia. Setelah semua data di atas telah diinput, maka didapat hasil analisis kebutuhan air tanaman pada panel terakhir CWR (Crop Water Requirement) dan Schedule (jadwal) untuk mengetahui nilai neraca lengas tanah dan hasil produksi relatif tanaman Terung. Berdasarkan data iklimnya diperoleh Evapotranspirasi potensial tertinggi dicapai pada bulan September yaitu 5,41 mm/hari dan terendah pada bulan Januari sebesar 3,37 mm/hari. Semakin tinggi temperatur udara dan lama penyinaran maka nilai evapotranspirasi potensial (ETo) juga semakin tinggi. Rata-rata nilai evapotranspirasi potensial sebesar 4,66 mm/hari. Kemudian kebutuhan air tanaman semakin besar setiap bulannya. Sedangkan Kebutuhan air irigasi tertinggi yaitu pada bulan Januari dekade ke-3 sebesar 42,1 mm/dec dan terendah pada bulan Oktober dekade ke-2 sebesar 18,5 mm/dec. Kata kunci : data klimatologi, irigasi, Cropwat 8.0, terung. Keterangan *) Peneliti **) Pembimbing

ANALISIS JENIS SUMBU YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN SAWI PADA SISTEM HIDROPONIK

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Nahak. E. J *) Nainiti N.P.P.E **)) Lano. L. M. **))) Suatu penelitian ini dengan analisis jenis sumbu yang bebeda terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman sawi pada sistem hidroponik telah dilaksanakan pada laboratorium mekanisasi pertanian tanggal 06, Agustus sampai dengan 07, September 2021 penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah daun, tinggi tanaman dan berat tanaman sistem hidroponik terhadap pertumbuhan tanaman sawi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode percobaan RAL. hasil penelitian dianalisis dengan anova dan dilanjut dengan uji Duncan dan hasil penelitian ini menunjukan bahwa jumlah sumbu berpengaruh nyata pada tinggi tanaman dan jumlah helai daun. Dengan Pertumbuhan tinggi tanaman sawi maksimal pada perlakuan B (jenis sumbu dari serabut kelapa) dengan nilai rata-rata 35,45 Cm sedangkan jumlah helai daun maksimal pada perlakuan A (jenis sumbu dari kain flannel) dengan nilai rata-rata 8,875 helai. Diduga tinggi tanaman dan jumlah helai daun berpengaruh nyata karena perbedaan daya serap dari jenis sumbu pada 3 perlakuan. Dan berat tanaman ditunjukan pada perlakuan A (jenis sumbu dari kain flanel) dengan nilai rata-rata berat tanaman mencapai 22,25 gr berbeda nyata dengan setiap perlakuan yang diuji.

ETNOBOTANI MANGROVE DI KELURAHAN OESAPA BARAT KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG YANG DIMANFAATKAN SEBAGAI OBAT

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAT ETNOBOTANI MANGROVE DI KELURAHAN OESAPA BARAT KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG YANG DIMANFAATKAN SEBAGAI OBAT Taebenu C.A)* Rupidara A.D.N)** Ngginak J)** Etnobotaniadalahsegalabentukpengetahuantumbuhan yang menggambarkanhubunganantaramasyarakatlokal (etnis) dengansumberdayaalam.Hutan mangrove adalahkomunitaspantaitropisdan sub-tropis yang dapatmenginvasidantumbuh di lingkungan air laut, hutan mangrove banyakdigunakansebagaisumberbahansandang, pangandanpapan.Penelitianinibertujuanuntukmengetahuijenis-jenistumbuhan mangrove yang dimanfaatkansebagaiobat; Bagian/organ tumbuhan mangrove yang digunakansebagaiobat; Cara pengolahdanpengaplikasiantumbuhan mangrove yang dimanfaatkansebagaiobatolehmasyarakatKelurahanOesapa Barat, KecamatanKelapa Lima, Kota Kupang.PenelitianinidilakukanpadabulanAgustussampai September 2021.Metode yang digunakandalampenelitianinibersifatsurvei, sedangkanpengambilansampelsertapengumpulan data tumbuhan mangrove yang dimanfaatkansebagaiobatdilakukandenganmetodeeksplorasi di sekitarKelurahanOesapa Barat.Kuesioner yang digunakandalampenelitianadalahkuesionerterbukadaninforman yang ditentukanadalahtokohmasyarakat, pengobat yang pernahmenyembuhkanpasiendanpasien.Hasilpenelitianmenunjukanbahwadiperoleh 4 jenistumbuhan mangrove yang dimanfaatkansebagaiobatuntukmenyembuhkanpenyakityaituRhizophoraapiculata, Rhizophoramucronata, Avecennia marinadanCeriopstagal.Organ/bagian yang digunakanyaitu, kulitkayudandaun.Cara pengolahannyayaitudirebusdandirendam.Sedangkanpenyakit yang disembuhkanyaitumencret, muntah, demamdanpendarahanpadalukabaru. Kata kunci :Etnobotani, Tumbuhan mangrove, obat. * Penulis **Pembimbing

PEMANFAATAN TUMBUHAN KROKOT (Portulaca oleraceaL.) PADA PEMBUATAN BROWNIES KUKUS

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pemanfaatan Tumbuhan Krokot( Portulaca oleracea L.) Pada Pembuatan Brownies Kukus Kase, I. Y* Ballo, A ** Bullu, I. N** Tumbuhankrokot (PortulacaoleraceaL.) adalahtumbuhan yang tumbuh liar di lapangandandapattumbuh di daerah yang berpasirdantanahliat.Tepungkrokotmerupakanhasilolahandaribahandasartumbuhankrokotyaitudaridaunkrokot.Brownies merupakankueberteksturlembutdanpadat, berwarnacokelatkehitamandanmemiliki rasa khascokelat.Tujuan dari penelitianadalahuntukmengetahuikualitasorganoleptik brownies kukus daritepungkrokot. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kali ulangan yaitu A0 (100% Tepung terigu : 0 ( Kontrol)), A1 ( 25% Tepung terigu : 75% Tepung krokot), A3 ( 50% tepung terigu : 50% tepung Krokot), A4( 75% tepung terigu : 25% tepung krokot), dan A4( 100% tepung krokot). Parameter yang diuji yaitu uji organoleptik yang meliputi aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur. Hasil penilaian panelis terhadap tingkat kesukaan brownies terhadap aspek warna terdapat pada perlakuan A3, aspek aroma terdapat pada perlakuan A4, aspek rasa terdapat pada perlakuan A1, dan aspek tekstur terdapat pada perlakuan A3. Berdasarkan hasil Two Way ANOVAdidapatkan hasil yang berbeda nyata pada setiap perlakuan sehingga dilanjutkann uji lanjut Duncan Multiple Reing Test ( DMRT) pada taraf signifikan 5%. Kata kunci :Krokot, TepungKrokot, Brownies, UjiOrganoleptik Keterangan: *) Penulis **) Pembimbing

PENERAPAN LKS BERBASIS KOMIK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS VIII SMP NEGERI 7 KUPANG TENGAH TAHUN AJARAN 2020/2021

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hasil belajar IPA khususnya kelas VIII di SMP Negeri 7 kupang tengah belum memuaskan. Rendahnya hasil belajar IPA dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya proses pembelajaran yang terjadi dikelas hanya berpusat pada guru, kurangnya bahan pembelajaran yang kurang menarik bagi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan LKS Komik dengan model pembelajaran Problem based learning. Jenis penelitian yang digunakan dalampenelitian ini adalah PTK dengan menggunakan 4 langkah yaitu: 1) rencana, 2) tindakan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes, dan teknik analisisnya menggunakan rumus persentase.Hasil penelitian menunjukan kemampuan media komik mengalami peningkatan. Hasil skor pengamatan aktivitas guru pada siklus I yaitu 46,66% dan skor pada siklus II 92,85%. Hasil pengamatan aktivitas siswa selama pembelajaran yang diperoleh, pada siklus I yaitu 50% dan siklus II yaitu dengan skor 93,33%. Hasil belajar siswa pada siklus I ini hanya 22,22% siswa yang mencapai ketuntasan individu. Jika dilihat ketuntasan secara klasikal pada siklus ini juga belum tuntas karena terdapat 77,78% belum tuntas. Pada siklus II siswa yang tuntas sebesar 88,88% sedangkan 11,12% belum tuntas belajar.Dengan demikian maka hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa presentase LKS Berbasis komik dengan model pembelajaran Problem Based Learning telah memenuhi indikator kinerja yang telah ditentukan.Dari hasil penelitian yang didapatkan peneliti menyimpulkan bahwa penerapan LKS berbasis komik dengan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa di kelas VIII SMP Negeri 7 Kupang tengah telah mengalami peningkatan dan dinyatakan tuntas

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS VIII SMP NEGERI 3 AMARASI SELATAN TAHUN AJARAN 2021/2022

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS VIII SMP NEGERI 3 AMARASI SELATAN TAHUN AJARAN 2021/2022 Abuk M)* Manu, T.S. N)** Koroh, T)** ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (a) Hubungan Antara Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar IPA, (b) Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua Terhadap Hasil Belajar IPA, (c) Hubungan Antara Motivasi Belajar Dan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Hasil Belajar IPA kelas VIII SMP Negeri 3 Amarasi Selatan. Jenis penelitian ini bersifat korelasi. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas VIII sebanyak 30. dan orang tua siswa sebanyak 30. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini siswa kelas VIII yang berjumlah 15, dan orang tua siswa yang berjumlah 15. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis korelasi dengan menggunakan dua jenis yaitu analisis korelasi sederhana dan korelasi ganda. Berdasarkan Hasil Analisis Data menunjukkan Terdapat hubungan signifikan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA diperoleh rhitung =0,588 > rtabel = 0.440. Terdapat hubungan signifikan antara pola asuh orang tua terhadap hasil belajar IPA diperoleh rhitung = 0,475 > rtabel = 0.440. Terdapat hubungan signifikan antara motivasi belajar dan pola asuh orang tua terhadap hasil belajar IPA diperoleh rhitung = 0.480 > rtabel = 0.440. Berdasarkan Hasil Penelitian menunjukkan Ada hubungan motivasi belajar siswa dengan hasil belajar karena adanya dorongan,harapan dan cita-cita, hasrat dan keiginan dalam belajar, sehingga siswa tidak mudah putus asa dalam belajar dan dapat menyelesaikan masalah sendiri. Ada hubungan pola asuh orang tua dengan hasil belajar karena adanya komunikasi antara orang tua dan anak, adanya nasehat dan bimbingan dari orang tua,adanya pujian dan penghargaan, sehingga siswa lebih giat dalam belajar dan mencapai hasil belajar yang baik. Ada hubungan motivasi belajar siswa dan pola asuh orang tua dengan hasil belajar, karena adanya motivasi yang tinggi dan pola asuh yang baik maka hasil belajar siswa semakin tinggi. Sebaliknya jika motivasi belajar siswa rendah dan pola asuh yang kurang baik maka hasil belajar siswa pun semakin rendah. Disarankan hasil penelitian ini dapat dijadikan sumber untuk mengembangkan kualitas sekolah yang berhubungan dengan motivasi belajar siswa, pola asuh orang tua, dan hasil belajar IPA. Kata Kunci : Motivasi Belajar, Pola Asuh Orang Tua, Hasil Belajar IPA Keterangan : )* Peneliti )** Pembimbing I )** Pembimbing II THE RELATIONSHIP OF STUDENT'S LEARNING MOTIVATION AND PARENTS' PARENTING PATTERNS TO LEARNING RESULTS OF SCIENCE CLASS VIII SMP NEGERI 3 AMARASI SELATAN ACADEMIC YEAR 2021/2022 Abuk M)* Manu, T.S. N)** Koroh, T)** ABSTRACT This study aims to determine (a) the relationship between learning motivation and science learning outcomes, (b) the relationship between parenting parenting styles on science learning outcomes, (c) the relationship between learning motivation and parenting parenting styles on science learning outcomes for grade VIII junior high school students. Country 3 South Amarasi. This type of research is correlational. The population in this study were 30 grade VIII students and 30 students' parents. The sample used in this study was 15 grade VIII students, and 15 students' parents. Data collection techniques used questionnaires and documentation. The data analysis technique used correlation analysis technique using two types, namely simple correlation analysis and multiple correlation.Based on the results of data analysis showed that there was a significant relationship between learning motivation and science learning outcomes, it was obtained rcount = 0.588 > rtable = 0.440. There is a significant relationship between parenting styles on science learning outcomes, it is obtained rcount = 0.475 > rtable = 0.440. There is a significant relationship between learning motivation and parenting patterns of parents on science learning outcomes obtained rcount = 0.480 > rtable = 0.440. Based on the results of the study, it shows that there is a relationship between students' learning motivation and learning outcomes because of the encouragement, hopes and ideals, desires and desires in learning, so that students do not easily give up in learning and can solve problems on their own. There is a relationship between parenting and learning outcomes because of communication between parents and children, advice and guidance from parents, praise and appreciation, so that students are more active in learning and achieve good learning outcomes. There is a relationship between student learning motivation and parenting style with learning outcomes, because of high motivation and good parenting, student learning outcomes are higher. Conversely, if students' learning motivation is low and parenting is not good, the student's learning outcomes will be even lower. It is suggested that the results of this study can be used as a source to develop school quality related to student learning motivation, parenting styles, and science learning outcomes. Keywords: Learning Motivation, Parenting Patterns, Science Learning Outcomes Description : )* Researcher )** Advisor I )** Supervisor II