Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

D

3.452 karya publik ditemukan.

22022: 12029: 12026: 902025: 772024: 392023: 5192022: 6842021: 11842020: 1702019: 12018: 652017: 22016: 42015: 12013: 12010: 12009: 12002: 11018: 10208: 1

KETELADANAN NABI YUNUS

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

APSTRAK Dalam tata GMIT, berbicara tentang jabatan gerejawi pendeta merupakan jabatan seumur hidup. Dalam bidang keorganisasian pendeta merupakan bagian dari badan pelayanan jemaat (majelis jemaat). GMIT menyusun wewenang, tugas dan tanggungjawab pendeta dalam 7 poin penting diantaranya, melayani Firman Tuhan Allah dan Sakramen; mengembalakan umat dan melaksanakan perkunjungan rumah tangga; melayani peneguhan sidi dan pemberkatan nikah; menabiskan pejabat gereja; memperhadapkan karyawan gereja, BP, BPP, dan UPP; menjadi ketua majelis jemaat; memakamkan orang mati. Sebagai seorang pendeta yang memiliki tugas dalam sebuah pelayanan, tentu spiritualitas pendeta merupakan hal yang harus dijaga. Spiritualitas seorang pendeta dapat terpancar dari nilai-nilai keteladanan yang mampu diberikan sebagai bentuk gaya hidup yang dapat berdampak bagi orang-orang di sekitar. Dalam mencapai sebuah keteladanan tentu tidaklah mudah. Terdapat foktor internal dan eksternal yang mempengaruhi sebuah keteladanan. Faktor-faktor internal yang mempengaruhi nilai-nilai keteladanan diantarnya sikap egois, tidak terpanggil, tidak memiliki visi, mudah menyerah. Faktor-faktor eksternal yang juga turut berpengaruh dalam keteladanan diantaranya, kritik dan protes, konflik antara gereja. Faktor-faktor ini kemudian menjadi acuan penulis untuk melihat pergumulan yang terjadi di dalam pengutusan pendeta GMIT. Penulis menggunakan metode penelitian tokoh atau yang biasa disebut studi tokoh untuk mengkaji dan melihat permasalahan yang penulis kaji. Penulis menggunakan tokoh nabi Yunus bin Amitai untuk memperlihatkan keteladanan-keteladanan yang kemudian dipakai untuk melihat permasalahan yang ada berkaitan dengan pelayanan pendeta di GMIT. Penulis memaparkan tiga poin penting yang dapat diteladani dari nabi Yunus bin Amitai dan dijadikan sebagai sumbangsih untuk pelayanan seorang Pendeta. Keteladanan-keteladanan nabi Yunus bin Amitai diantarnya: sebagai seorang pendeta diperlukan sikap pengakuan diri, penyerahan diri dan fokus yang penuh pada pelayanan.

Ibadah Rumah Tangga

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IBADAH RUMAH TANGGA Dimi Diana Robi Program Studi Teologi Agama Kristen, Fakultas Teologi, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Indonesia email: [email protected] Ibadah merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia. Melalui orang Kristen dapat berinteraksi dengan Tuhan dan sesama. Ibadah rumah tangga merupakan tindakan dari seluruh anggota secara serempak dimana pun dan secara bersama-sama dalam waktu dan tempat untuk memuji, mendengarkan Firman Tuhan dan berdoa sebagai bukti ketaatan kepada Tuhan. Beribadah adalah ungkapan syukur kepada Allah atas kasih dan anugerah-Nya kepada manusia. Jemaat GMIT Calvari Osiloa-Tarus memiliki pemahaman yang beragam tentang ibadah rumah tangga. Namun dalam pelaksanaannya, kehadiran anggota jemaat dalam ibadah rumah tangga sangatlah minim. Hal inilah yang membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian bagaimana pelaksanaan ibadah rumah tangga di Jemaat GMIT Calvari Osiloa-Tarus. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif sehingga bisa mendalami masalah tersebut, mengambil sampel dan melakukan wawancara sehingga memperoleh informasi dengan lebih akurat. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan tersebut dapat diketahui faktorfaktor ketidakhadiran jemaat dalam ibadah rumah tangga dan menemukan bentuk upaya yang dilakukan gereja faktor-faktor tersebut yaitu: a) Faktor pekerjaan, b) Faktor hubungan sosial, c) Faktor persiapan ibadah, d) Faktor pendampingan pastoral. Melihat dari faktor-faktor yang ditemukan dalam jemaat, penulis kemudian mendialogkannya bagaimana tindakan pastoral yang dilakukan gereja terhadap pemahaman jemaat dalam memahami pelaksanaan ibadah rumah tangga. Oleh sebab itu, maka pelaksanaan ibadah rumah tangga ini perlu diperhatikan sehingga hal ini dapat mengatasi ketidakhadiran jemaat dalam ibadah rumah tangga.

OPTIMASI SARI DAUN KELOR PADA MIE KERING DARI TEPUN TERIGU YANG DI SUBSTITUSIKAN MOCAF

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dalam pembuatan mie dari tepung mocaf, sari daun kelor ditambahkan sebagai bahan tambahan agar mie memiliki warna hijau dan kandungan gizinya bertambah. Tujuan penelitian untuk memperoleh proporsi sari daun kelor terhadap tepung campuran yang maksimum dalam pembuatan mie kering, Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 ulangan menghasilkan 12 unit percobaan, dengan presentase sari daun kelor 0%, 10%, 20%, 30%. Variable yang diamati adalah uji organoleptik (warna, aroma, rasa, dan tekstur). Hasil peneltian menunjukkan bahwa Perlakuan yang terbaik adalah perlakuan sari daun kelor 20% dengan warna bernilai 4,662 (sangat suka), aroma dengan nilai 4,667 (sangat suka), rasa dengan nilai 4,756 (sangat suka) dan Tekstur mie kering dengan nilai 4,711 (sangat suka).

Semantik Analisis arti Kontekstual dari lagu-lagu Ata Ratu dalam Bahasa Kambera

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This research entitled Semantic Analysis On Contextual Meanings Of Ata Ratu’s Songs In The Kambera Language. Based on the songs of Ata Ratu in general, this study aims to to find out the contextual meanings of Ata Ratu’s songs in theKambera language. This study uses qualitative methods to find out the results. The researchers carry out the necessary data collection activities followed by processing the data with the specified techniques. The results of data analysis and interpretation showed that in the lyrics of Ata Ratu’s songs there are contextual meanings that are : (1) Context of Organs. Songs title: Mbawa Rimangu Na Annanduma Lurimu “Be careful in making a living”, (S1), Rimanya Na Wikinda “Take care of Ourselves”,(S2), Daningu Anda Monungu “No Hope”, (S5). (2) Context of Situation. Songs title: Rimanya Na Wikinda “Take care of Ourselves”, (S2), Ndana Peku Palanja Nggau “Not Ready to Leave You”, (S3), Daningu Anda Monungu“ No Hope”, (S5). (3) Context of Purpose. Songs title: Mbawa Rimangu Na Annanduma Lurimu“Be careful in making a living”, (S1), Rimanya Na Wikinda “Take care of Ourselves”, (S2), Ndana Peku Palanja Nggau “Not Ready to Leave You”, (S3), Hadangu Kata Pahada Belinya Na Ngguti Na Kalaratunda“Rise up so we can revive, protect and sustain our customs and culture”, (S4). (4) Mood Context of Speaker or Listener. Songs title: Mbawa Rimangu Na Annanduma Lurimu “Be careful in making a living”, (S1), Ndana Peku Palanja Nggau “Not Ready to Leave You”, (S3), Daningu Anda Monungu“ No Hope”, (S5). (5) Context of Place. Songs title: Mbawa Rimangu Na Annanduma Lurimu “Be careful in making a living”, (S1), Hadangu Kata Pahada Belinya Na Ngguti Na Kalaratunda “Rise up so we can revive, protect and sustain our customs and culture”, (S4). (6) Object Context. Songs title: Rimanya Na Wikinda “Take care of Ourselves”, (S2), Daningu Anda Monungu“ No Hope”, (S5).

MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENULIS PROSEDUR TEKS MENGGUNAKAN GAMBAR DI KELAS VIII PADA SMP N 20 KOTA KUPANG

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The main objective of this study was to find out the improvement of students’ ability in writing procedure text using picture. This study was conducted at SMP 2 Kota Kupang, with the population was eight grade students and the sample was class VIII A and VIII B. The number of population was 60 students. The method used in this study was a quantitative method and the design was a quasi-experimental design. The instrument was obtained using a written test. Data collection techniques are found by calculating the average score on the pre- test and post-test in experimental group and control group. The results of this study was indicated that there was a significant difference between experimental group and control group with the mean score in experimental group was 80.3 and the mean score in control group was 50.2. Whereas in the paired test samples, there were significant results between the pre-test and post-test based on the result of the value, the value of t-test (9.86) was higher than the value of t- table (2.045) with df = N-2. It means that the hypothesis(Ho) was rejected and the hypothesis(H1) was accepted. This showed that using picture can improve students’ ability in writing procedure text. The research question has been answered. In addition, the total score of experimental group was 2410 and the total score of control group was 1570. In writing procedure text , can develop students’ way of thinking to be active and critical. Therefore, by using picture can be used as an alternative teaching strategy, in improving students’ writing descriptive paragraph.

TINGKAT KETRAMPILAN PASSING BOLA KAKI PADA MAHASISWA PJKR UKAW

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tingkat Ketrampilan Passing Bola Kaki Pada Mahasiswa UKAW Andri L Banoet1 . Agustinus J. Nafie 2. Isak Riwu Rohi 3 123 Program studi pendidikan jasman, kesehatan, dan rekreasi, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan. Universitas kristen artha wacana kupang. Indonesia. email. [email protected] Latar Belakang: Passing pada permainan sepak bola adalah kemampuan melaksanakan tugas gerak yang berfaedah yang menunjukkan tingkat kemahiran dan derajat keberhasilan yang konsisten untuk mencapai tujuan dengan efisien dan efektif. Tujuan Penelitia: Penelitian kuantitatif berwujud angka-angka hasil perhitungan atau pengukuran diproses dengan cara dijumlah bandingkan dengan yang diharapkan dan diperoleh presentase dan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu pada Tingkat Ketrampilan Passing Bola Kaki Pada Mahasiswa UKAW. Metode Penelitian: Penggunaan metode deskriptif kuantitatif dengan tujuan untuk dapat mengetahui tingkat keterampilan passing bola kaki pada mahasiswa PJKR UKAW. deskriptif kuantitatif adalah suatu metode yang bertujuan untuk membuat gambar atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif yang menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut serta penampilan dan hasilnya. Hasil dan Pembahasan: Sesuai dengan hasil pada item tingkat keterampilan passing bola menggunakan kaki bagian dalam maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada (0%) yang berklasifikasi Baik dan Buruk, (61,9%) 26 orang Mahasiswa pada klasifikasi Sedang, dan (38,1%) 16 orang Mahasiswa pada klasifikasi Kurang. Tingkat keterampilan passing bola menggunakan kaki bagian luar maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada (0%) yang berklasifikasi Baik dan Buruk, (33,3%) 14 orang Mahasiswa pada klasifikasi Sedang, dan (66,7%) 28 orang Mahasiswa pada klasifikasi Kurang.Tingkat keterampilan passing bola menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan punggung kaki maka dapat disimpulkan bahwa 40,5% (17 orang mahasiswa) yang berklasifikasi Baik, 59,5% (25 orang Mahasiswa) pada klasifikasi Sedang. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian tingkat keterampilan shooting sepak bola menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan punggung kaki pada mahasiswa PJKR UKAW maka dapat disimpulkan bahwa (40,5%) 17 orang mahasiswa yang berklasifikasi Baik, (59,5%) 25 orang Mahasiswa pada klasifikasi Sedang dan tidak ada yang berklasifikasi Kurang dan Buruk. Kata Kunci: Tingkat Ketrampilan Passing Bola Kaki

STUDI MENGENAI BENTUK-BENTUK PEMBINAAN PEMUDA YANG DILAKUKAN OLEH MAJELIS JEMAAT GMIT LILIN SUNI NOEBANA KLASIS AMANATUN TIMUR TAHUN 2023

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK STUDI MENGENAI BENTUK-BENTUK PEMBINAAN PEMUDA YANG DILAKUKAN OLEH MAJELIS JEMAAT GMIT LILIN SUNI NOEBANA KLASIS AMANATUN TIMUR TAHUN 2023 Penelitian ini dilakukan pada lokasi Jemaat GMIT Lilin Suni Noebana Klasis Amanatun Timur Kabupaten Timo Tengah Selatan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa saja bentuk-bentuk pembinaan pemuda yang dilakukan oleh majelis jemaat GMIT Lilin Suni Noebana Klasis Amanatun Timur?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk pembinaan pemuda yang dilakukan oleh majelis jemaat GMIT Lilin Suni Noebana Klasis Amantun Timur. Metode yang digunakan penulis adalah metode deskriptif yaitu bertujuan untuk menggambarkan masalah sesuai dengan kenyataan yang terjadi dilapangan. Tempat penelitian ini dilakukan di Jemaat GMIT Lilin Suni Noebana Klasis Amanatun Timur denga jumlah responden 10 orang . Hasil penelitian yang diperoleh adalah mengingat pentingnya Bentuk-bentuk pembinaan pemuda, maka majelis jemaat menjalankan proses pembinaan itu sendiri dengan cara menjadi teladan: dalam rendah hati, aktif dalam pelayanan, selalu bersyukur. Membimbing: menegur, menasihati, mengajari. Melatih: menyanyi, bermusik, berdoa, memimpin ibadah. Melibatkan dalam pelayanan: song leader, bermain orgen dan mengutus pemuda dengan cara melayani dan memberitakan injil sehingga pemuda dapat mengembangkan apa yang sudah didapatkan dari para pamimpin. Kesimpulan: Teladan: Dapat dikatakan bahwa ada majelis jemaat yang sudah menjadi teladan dalam hal perkataan, perilaku dan juga tindakan sehari-hari. Membimbing: Dapat dikatakan bahwa para majelis memberikan bimbingan kepada para pemuda, dalam hal. Melatih: Para majelis sudah memberikan waktu untuk melatih para pemuda. Melibatkan dalam pelayanan: Majelis jemaat sudah melibatkan pemuda untuk menjadi song leader dan bermain orgen. Mengutus: Majelis jemaat sudah mengutus pemuda untuk mengambil bagian dalam pelayanan dan menginjili. Saran: Bagi Pihak Gereja harus memberikan motivasi kepada pemuda, memberikan kesempatan bagi pemuda agar terlibat dalam pelayanan digereja, gereja usaha untuk meningkatkan pelayanan yang berfokus pada kegiatan pemuda. Bagi pihak Akademik Perlu adanya upaya dari pihak kampus khususnya UKAW Kupang untuk meningkatkan pemahaman manusia lewat pengajaran mata kuliah Pendidikan Agama Kristen bagi pemuda, Peningkatan pemahaman bagi mahasiswa dalam mata kuliah kepemimpinan Kristen untuk menghasilkan out put dari UKAW Kupang yang memiliki sifat-sifat Kepemimpinan Kristiani bahkan dapat menjadi pemimpin kristen ke depan. Kata Kunci: Bentuk-Bentuk Pembinaan Pemuda

DISPARITAS PUTUSAN HAKIM PENGADILAN NEGERI TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENGHINAAN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul tulisan ini adalah “Disparitas Putusan Hakim Pengadilan Negeri Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penghinaan”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah mengapa terjadinya disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana penghinaan? Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah penelitian normatif dan bersifat deskriptif yang berusaha untuk mendeskripsikan atau menguraikan masalah aktual terkait dengan Tindak Pidana Penghinaan. Bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer. Bahan hukum yang mengikat yang terdiri dari perundan-undangan dan putusan-putusan pengadilan. Bahan hukum sekunder. Bahan hukum yang memberikan penjelasan pada bahan hukum primer yang diperoleh dari buku, jurnal-jurnal, pendapat para sarjana. Dan bahan hukum tersier. Bahan hukum yang memberikan penjelasan terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan dimana penulis menemukan beberapa alasan sesuai dengan permasalahan penulis yakni mengapa terjadinya disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana penghinaan. Maka dapat penulis simpulkan sebagai berikut: Tuntutan Pemidanaan Oleh Penuntut Umum Yang Berbeda-beda, Kualitas Perbuatan Terdakwa, Independensi Hakim, Halyang memberatkan dan hal yang meringankan

DESKRIPSI PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA MERINTANGI PERTAMBANGAN MINERAL DAN BATU BARA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rumusan masalah:1. Mengapa judex facti menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana merintangi pertambangan mineral dan batu bara, 2. Mengapa judex juris membatalkan putusan pemidanaan dan menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana merintangi pertambangan mineral dan batu bara Tujuan penelitian :1. Untuk mengetahui alasan judex facti menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana merintangi pertambangan mineral dan batu bara, 2. Untuk mengetahui alasan judex juris membatalkan putusan pemidanaan dan menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana merintangi pertambangan mineral dan batu bara Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, yaitu mengkaji putusan pengadilan negeri sanggata nomor 41/pid.sus/2018/pn.sgt, putusan pengadilan tinggi samarinda nomor 103/pid/2018/pt.smr, putusan mahkama agung nomor 534 k/pid.sus-lh/2019 Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1. Alasan judex facti menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana mengganggu pertambangan mineral dan batu bara karena : a. perbuatan terdakwa merupakan tindak pidana merintangi pertambangan mineral dan batu bara, b. perbuatan terdakwa memenuhi unsur surat dakwaan penuntut umum, 2. Alasan judex juris membatalkan putusan pemidanaan dan menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana merintangi pertambangan mineral dan batu bara karena : a. Judex Facti salah menerapkan hukum, b.unsur merintangi dalam dakwaan penuntut umum tidak terpenuhi

DESKRIPSI TENTANG TINDAK PIDANA MEMPERDAGANGKAN BARANG TIDAK SESUAI STANDAR

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rumusan masalah yang penulis kaji adalah: 1) Mengapa pelaku melakukan tindak pidana memperdagangkan barang tidak sesuai standar ? 2) Bagaimana bentuk tindak pidana perdagangan barang tidak sesuai standar? 3)Bagaimana akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana memperdagangkan barang tidak sesuai standar?, Tujuan Penelitian adalah : 1) Untuk mengetahui Pelaku memperdagangkan barang tidak sesuai standar 2) Untuk mengetahui bentuk tindak pidana perdagangan barang tidak sesuai standar 3) Untuk mengetahui akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana memperdagangkan barang tidak sesuai standar, Penelitian ini bersifat Deskriptif analisis artinya bahwa penelitian ini termasuk lingkungan penelitian , menjelaskan secara tepat serta men ganalisis peraturan perundang -undangan yang berkaitan dengan penelitian ini yak ni tindak pidana memeperdagangkan barang tidak sesuai standar, Jenis penelitian ini masuk dalam kategori penelitian hukum normatif. sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder. Variable bebas dalam penelitian ini adalah penyebab, bentuk,cara, dan akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana memperda gangkan barang tidak sesuai standar, Sedangkan Variabel Terikat dalam penelitian ini adalah Putusan pengadilan terhadap pelaku tindak pidana memperdagangkan barang tidak sesuai standar. Berdasarkan Hasil penelitian dan pembahasan yang penulis lakukan maka diperoleh jawaban yaitu: 1) Alasan pelaku melakukan tindak pidana memperdagang kan barang tidak sesuai standar yaitu a) Karena banyak permintaan dari pelanggan b) Pelaku ingin mendapatkan keuntungan 2) Bentuk tindak pidana perdagangan barang tidak sesuai standar yaitu a) Pelaku memproduksi barang tidak sesuai stan dar b)Pelaku menjual atau memperdagangkan barang tidak sesuai standar 3) Akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana memperdagangkan barang tidak sesuai standar yaitu, a) Pelaku ditahan, b) Pelaku dipidana penjara, c) Pelaku membayar biaya perkara, Saran diharapkan agar Undang undang Nomor 8 Tahun 1999 dapat dijalankan dengan maksimal bagi pihak pihak yang berperkara dalam tindak pidana tentang memperdagangkan barang tidak sesuai standar agar selalu konsisten menganalisis segala bentuk persoalan dan tambahan dalam hal pelaksanaan dan menggunakan cara yang bijaksana dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

DESKRIPSI TENTANG PENYELESAIAN SENGKETA ASURANSI JIWA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi:“ DESKRIPSI TENTANG PENYELESAIAN SENGKETA ASURANSI JIWA”.Perumusan masalah adalah 1). Mengapa Hakim Pengadilan Negeri Dan Hakim Mahkamah Agung Menyatakan Mengabulkan Gugatan Penggugat Untuk Sebagian?; 2).Mengapa Hakim Pengadilan Tinggi Menyatakan Gugatan Penggugat Tidak Dapat Diterima?. Tujuan penelitian yaitu 1).Untuk Mengetahui Alasan Hakim Pengadilan Negeri Dan Mahkamah Agung Menyatakan Mengabulkan Gugatan Penggugat Untuk Sebagian; 2).Untuk Mengetahui Alasan Hakim Pengadilan Tinggi Menyatakan Gugatan Penggugat Tidak Dapat Diterima. Sifat penelitian ini adalah deskriptif dengan Jenis Penelitian Normatif. Variabel bebas yaitu bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan sebagian dan menyatakan gugatan tidak dapat diterima dan Variabel Terikat yaitu Putusan Pengadilan Terkait Sengketa Asuransi Pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka, Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan Hasil penelitian yang dilakukan penulis, maka yang menjadi kesimpulan yaitu Alasan Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung Menyatakan Mengabulkan Gugatan Penggugat Untuk Sebagian yaitu 1).Penguggat Hanya Dapat Membuktikan Dalil-dalilnya Untuk Sebagian. 2).Hakim Pengadilan Tinggi Salah Dalam Menerapkan Hukum, sedangkan Alasan Hakim Pengadilan Tinggi Menyatakan Gugatan Penggugat Dinyatakan Tidak Dapat Diterima yaitu: 1).Gugatan kabur (obscuur libel). 2). Ketidaksamaan Antara Posita dan Petitum Gugatan. Sehubungan dengan kesimpulan maka penulis mengemukakan saran sebagai berikit : 1).Pembuatan gugatan harus memperhatikan syarat-syarat formil dan materil dalam membuat gugatan, sehingga tidak terjadi cacat formil atau gugatan kabur yang dapat menyebabkan gugatan tidak dapat diterima. 2).Dalil atau Posita yang dibuat harus lebih rinci dan jelas sehingga dapat mendasari petitum yang dibuat dalam gugatan yang dibuat.

DESKRIPSI TENTANG TERJADINYA TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN OLEH ANAK DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI PALEMBANG

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul “Deskripsi Tentang Terjadinya Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan Oleh Anak Di Wilayah Hukum Pengadilan Negerin Palembang”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah: Faktor-faktor apa yang menyebabkan anak melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Bagaimana cara anak melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Bagaimana akibat hukum terhadap anak yang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Tujuan penelitian adalah: Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan anak melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Untuk mengetahui bagaimana cara anak melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Untuk Mengetahui bagaima akibat hukum terhadap anak yang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu penulis mendeskripsikan atau mengambarkan, menguraikan dan menjelaskan tentang terjadinya tindak pidana pencurian dengan pemberatan oleh anak di wilayah hukum pengadilan negeri palembang. Dalam penelitian ini menggunakan dua variabel, yaitu :Variabel Bebas adalah variabel yang mempengaruhi variabel lain, variabel bebas dalam penelitian ini adalah enyebab, cara dan akibat hukum terhadap anak yang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Sedangkan Variabel terikat adalah atau yang di sebut yang menjadi akibat dari adanya pengubah variabel bebas. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka kesimpulan yang diambil adalah ingin mendapatkan keuntungan, pengaruh lingkungan dengan cara pada malam hari memasuki sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya dengan dengan dua orang atau bersekutu dengan merusak, memotong, memanjat serta menggunakan anak kunci palsu. Barang bukti dirampas untuk dikembalikan atas perintah hakim pengadilan. Saran yang penulis berikan adalah bagi para orang tua harus lebih lagi melakukan pengawasan serta perhatian terhadap anak agar anak tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum. Sebagai Hakim juga dalam menjatuhkan pidana agar selalu memperhatikan tujuan pemidanaan yang bukan hanya sebagai pembalasan melaingkan untuk membina, mendidik perilaku anak untuk kembali kepada masyarakat serta tidak mengulangi perbuatannya lagi. Kata Kunci : Pencurian dengan pemberatan

DESKRIPSI TENTANG TERJADINYA TINDAK PIDANAPEMERASAN DENGAN KEKERASAN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul, Deskripsi tentang terjadinya tindak pidana pemerasan dengan kekerasan. Rumusan Masalah, Apa motif terjadinya tindak pidana pemerasan dengan kekerasan, Bagaimana cara penegakan hukum terjadinya tindak pidana pemerasan dengan kekerasan, Bagaimana akibat hukum terjadinya tindak pidana pemerasan dengan kekerasan. Tujuan Penelitian, Untuk mengetahui motif pelaku melakukan tindak pidana pemerasan dengan kekerasan, Untuk mengetahui cara penegakan hukum terjadinya tindak pidana pemerasan dengan kekerasan, Untuk mengetahui akibat hukum terjadinya tindak pidana pemerasan dengan kekeran. Sifat Dan Jenis Penelitian, Sifat Penelitian, Sifat penelitian ini termasuk penelitian yang bersifat uraian penyelesaian, yaitu peneliti yang memberikan gambaran atau uraian atas waktu keadaan secara jelas mungkin yang ditemukan. Penulis ingin menggambarkan tentang penyebab, cara dan akibat hukum terjadinya tindak pidana pemerasan dengan kekerasan, Jenis Penelitian, penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif. Menurut Soerjono Soekanto penelitian hukum ini terdiri dari penelitian terhadap asas-asas hukum, penelitian terhadap sistematika hukum, dan penelitian terhadap taraf sinkironisasi hukum. Variabel Bebas dapat di katakan juga sebagai variabel independent. Di namakan veriabel bebas karena veriabel ini dapat berdiri sendiri tanpa pengaruh oleh variabel lainnya. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penyebab, bentuk, cara dan akibat hukum terjadinya tindak pidana pemerasan dengan kekerasan, Variabel Terikat atau variabel dependen adalah variabel yang di pengaruh oleh variabel bebas. Variabel terikat juga di katakan sebagai variabel terpengaruh. Variabel terikat dalam penelitian adalah putusan pengadilan tentang tindak pidana pemerasan dengan kekerasan. Kesimpulan, Motif pelaku melakukan tindak pidana pemerasan dengan kekerasan adalah karena permintaan terdakwa tidak dipenuhi oleh korban, Cara pelaku melakukan tindak pidana pemerasan dengan kekerasan, Akibat hukum terhadap pelaku. Saran, Perlu adanya sikap dan tindakan yang pro-aktif dari aparat penegak hukum, khususnya dari aparat kepolisian dan lembaga pendidikan serta keagaaman. Dalam unsur penyuluhan-penyuluhan serta pengawasan intensif. Di harapkan hakim harus lebih tegas dalam menyelesaikan hukum kepada pelaku pemerasan dengan kekerasan. KATA KUNCI: Tindak Pidana Pemerasan Dengan Kekerasan.

DESKRIPSI PUTUSAN HAKIM TERHADAP WANPRESTASI PERJANJIAN SEWA MENYEWA ALAT BERAT

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul penelitian ini adalah “Deskripsi Putusan Hakim Terhadap Wanprestasi Perjanjian Sewa-Menyewa Alat Berat”. Masalah pokok yang diteliti penulis ialah 1. Mengapa Hakim Pengadilan Negeri Dan Pengadilan Tinggi Menyatakan Tergugat Melakukan Wanprestasi dan mengapa Tergugat Di Hukum Membayar Ganti Rugi? 2. Mengapa Hakim Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi dari tergugat konvensi atau penggugat rekonvensi dalam perjanjian sewa menyewa alat berat ?. Tujuan penelitian ini 1. Untuk mengetahui alasan Hakim Pengadilan Negeri Dan Pengadilan Tinggi Menyatakan tergugat melakukan wanprestasi dan Tergugat dihukum membayar ganti rugi? 2. Untuk mengetahui alasan Hakim menyatakan Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi dari tergugat konvensi atau penggugat rekonvensi dalam perjanjian sewa menyewa alat berat.Sifat penelitian ini adalah penelitian yang bersifat Deskriptif dengan Jenis Penelitian Normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah alasan Hakim Pengadilan Negeri Dan Pengadilan Tinggi menyatakan tergugat melakukan wanprestasi dan mengapa tergugat di hukum membayar ganti rugi. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan tentang wanprestasi sewa menyewa alat berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alasan Hakim Pengadilan Negeri Dan Pengadilan Tinggi Menyatakan tergugat melakukan wanprestasi dan Tergugat di hukum membayar ganti rugi : Pihak Tergugat Konvensi (Penggugat Rekonvensi) Tidak Melunasi Pembayaran Uang Sewa Alat Berat, Perbuatan Tergugat Tidak Melaksanakan Kewajibannya dan Petitum Penggugat Konvensi (Tergugat Rekonvensi) Tentang Ganti Rugi Alasan Hakim Mahkamah Agung Menolak Permohonan Kasasi Dari Tergugat Konvensi Atau Penggugat Rekonvensi Dalam Perjanjian Sewa Menyewa Alat Berat : Putusan Judex Facti Pengadilan Negeri tidak salah menerapkan hukum dan Termohon Kasasi I (Penggugat Konvesi) dapat membuktikan dalil gugatan . Mengacu pada kesimpulan diatas yang telah diuraikan, maka dapat dikemukakan saran-saran sebagai berikut: 1. Sebaiknya untuk mencegah terjadinya wanprestasi yang dilakukan oleh para pihak dalam suatu perjanjian, para pihak harus mengetahui betul apa isi perjanjian dan adanya itikad baik dari kedua belah pihak untuk tidak mencederai perjanjian yang telah disepakai tersebut. 2. Para pihak yang akan melaksanakan perjanjian harus sudah memahami isi perjanjian, agar apabila terjadi suatu permasalahan dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan apa yang sudah diatur dalam perjanjian dan tidak dengan mudah melakukan gugatan ke pengadilan yang sebanarnya sudah diatur dalam perjanjian. 3. Hakim seharusnya dapat lebih teliti dalam melihat isi perkara agar tidak keliru dalam menyelesaikan permasalahan. Kata Kunci : Wanprestasi, perjanjian, sewa-menyewa

DESKRIPSI TENTANG PENYELESAIAN PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM PERJANJIAN KREDIT MOBIL

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi: “Deskripsi Tentang Penyelesaian Perkara Perbuatan Melawan Hukum Dalam Perjanjian Kredit Mobil”. Rumusan masalah adalah 1). Mengapa putusan Pengadilan Negeri menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima? 2). Mengapa putusan Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung menyatakan gugatan dikabulkan sebagian? Tujuan penelitian ini adalah 1).Untuk mengetahui mengapa Putusan Pengadilan Negeri menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima 2).Untuk mengetahui mengapa Putusan Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung menyatakan gugatan dikabulkan Sebagian . Sifat penelitian ini adalah penelitian yang bersifat Deskriptif dengan Jenis Penelitian Normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah alasan hakim Pengadilan Negeri dalam menjatuhkan putusan gugatan tidak dapat diterima dan alasan hakim Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung menyatakan gugatan dikabulkan sebagian. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan tentang perkara Perbuatan Melawan Hukum dalam perjanjian Kredit Mobil Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alasan Hakim Pengadilan Negeri Menyatakan Gugatan Penggugat Tidak Dapat Diterima : Eksepsi Tergugat Beralasan Menurut Hukum, Gugatan Penggugat Kabur (Obscuur Libel) dan Alasan Hakim Pengadilan Tinggi Dan Mahkamah Agung Menyatakan Gugatan Dikabulkan Sebagian : Gugatan Penggugat Sempurna Menurut Hakim, Penggugat Dapat Membuktikan Sebagian Dalil Gugatan, Tergugat Tidak Dapat Membuktikan Bantahan. Mengacu pada kesimpulan diatas yang telah diuraikan, maka dapat dikemukakan saran-saran sebagai berikut: 1).Kepada masyarakat, agar dapat menepati apa yang telah diperjanjikan, baik perjanjian kredit maupun perjanjian-perjanjian lain sepanjang menyangkut permasalahan Hukum Perdata. Hal ini menyangkut norma kemasyarakatan, sebab apabila tidak menepati perjanjian tersebut, maka dapat dikatakan sebagai Perbuatan Melawan Hukum (PMH) 2.)Wanprestasi merupakan dampak buruk bagi perusahaan yang menggelimuti bidang pengkreditan, untuk itu pihak perusahaan harus lebih insentif dan lebih akurat dalam memanfaatkan ketelodoran yang diakibatkan konsumen apalagi dalam objek perjanjian yang telah dijadikan objek jaminan fidusia, sehingga antisipasi dini dapat mengurangi sedikit kerugian bagi pihak perusahaan. Hal semacam ini juga merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya wanprestasi. 3).Pendaftaran fidusia yang dilakukan oleh pihak kreditur harus lebih memperhatikan kejelasan keasliannya agar dapat memperkecil kekhawatiran pihak kreditur terhadap barang objek perjanjian. Kata Kunci : Putusan Hakim, Perbuatan Melawan Hukum, Wanprestasi, Gugatan

TRADISI KEDDE Suatu Tinjauan Teologis Terhadap Praktik Tradisi Kedde di Sumba Barat dan Implikasinya bagi GKS Jemaat Sobawawi

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kebudayaan merupakan bagian dari tradisi yang mencakup keseluruhan hidup masyarakat. Tradisi kedde merupakan salah satu unsur budaya yang masih dipelihara dan dipraktekkan hingga saat ini oleh masyarakat Sumba Barat sebagai sebuah identitas. Praktik tradisi kedde awalnya dilakukan dengan tujuan untuk saling membantu atau menolong keluarga yang mengalami kesusahan, akan tetapi sekarang praktik tradisi kedde sudah mengalami pergeseran makna dan nilai dalam pelaksanaannya. Tradisi ini tidak saja dilakukan oleh masyarakat Sumba Barat yang masih menganut kepercayaan Marapu, tetapi juga oleh Jemaat Sobawawi sebagai orang-orang Kristen yang sudah memahami ajaran Alkitab. Perspektif teologis terhadap tradisi kedde ialah, secara terus-menerus memberikan pemahaman yang lebih kepada anggota jemaat, agar dalam melaksanakan tradisi ini mereka perlu untuk melihat dan melakukan hal-hal positif. Penulis mengkaji menggunakan metode deskriptif, analitis, reflektif. Dalam tulisan ini penulis menggunakan metode penelitian lapangan atau wawancara serta penelitian kepustakaan. Melalui pengumpulan data dari buku-buku, artikel, dan tulisan-tulisan untuk mendapatkan konsep-konsep, teori-teori yang berkaitan dengan penelitian ini untuk mendukung dan memperkuat tulisan ini. Pada awalnya praktik tradisi kedde adalah sebuah tradisi yang melibatkan orang-orang dalam ikatan persaudaraan yang memiliki tanggung jawab untuk saling membantu. Akan tetapi, dalam praktiknya masyarakat Sumba Barat menjadikan tradisi kedde sebagai ajang untuk beradu gengsi dalam mencari nama dan menaikkan status sosial dalam masyarakat. Dalam pelaksanaannya tradisi kedde tidak lagi hanya melibatkan keluarga, namun telah meluas ke dalam lingkup sosial tergantung seberapa luas jaringan sosial yang dibangun. Dalam hasil analisis, tradisi kedde memiliki nilai poitif dan nilai yang perlu dikritisi bagi kehidupan masyarakat dan jemaat masa kini. Oleh sebab itu gereja memiliki peranan penting untuk memberikan pemahaman kepada jemaat dalam memahami konteks masa kini serta dampak pelaksanaan tradisi kedde. Refleksi teologis dari tulisan ini adalah untuk menjawab pergumulan gereja pada masa kini, mengenai tanggung jawab adat dan relasi sosial dalam kehidupan jemaat maupun masyarakat.

KEKRISTENAN YANG PANCASILAIS Tinjauan Sosio-teologis Terhadap Pemikiran T. B. Simatupang dan Implikasinya bagi Keterlibatan Umat Kristen Di NTT

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi ini mengkaji pandangan T.B. Simatupang tentang Kekristenan yang Pancasilais. Artinya bagaimana kehadiran Kristen di Indonesia tetap setia pada pewartaan injil yang dikehendaki Yesus, tetapi juga menggumuli konteks Pancasila. Terdapat tiga tokoh Kristen yang juga berbicara mengenai kehadiran Kristen dalam konteks Pancasila. Masing-masing tokoh memiliki pemikiran yang unik, namun penulis memilih T.B. Simatupang karena melihat bahwa Simatupanglah orang Indonesia Kristen pertama yang menggumuli hubungan antara injil dan Pancasila serta kehadiran gereja yang menjawab pergumulan konteks Pancasila. Teori yang dipakai adalah teori Pancasila sebagaimana yang diamanatkan atau pidatokan oleh Soekarno tanggal 1 Juni, berkaitan dengan lima sikap Kristen menurut, Risakotta. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan, dan metode penulisan deskripsi, analisis dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukan Simatupang berada pada posisi sikap ke 5, yaitu orang Kristen membangun kerja sama dan dialog bersama umat beragama lainnya. Ini sejalan dengan apa yang diamanatkan oleh Soekarno. Tidak berarti bahwa penginjilan tidak penting. Dalam hal ini, orang Kristen mesti merubah format berpikirnya bahwa penginjilan tidak sebatas penanaman gereja atau mentobatkan jiwa, melainkan bekerja sama dengan umat beragama lainnya untuk menghadirkan moral baik, kemanusiaan, perdamaian, persatuan, pembebasan, kesejahteraan, keadilan juga merupakan penginjilan. Hasil penelitian ini dapat dipakai oleh umat Kristen di NTT untuk turut berpartisipasi dalam menyikapi konteks yang ada sebagai duta belas kasih Allah.

Suatu Tinjauan Teologis Terhadap Model Kepemimpinan Yosua dan Sumbangannya bagi Kepemimpinan Masa Kini dalam Menghadapi Krisis Kepemimpinan di GMIT

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kepemimpinan adalah proses untuk mempengaruhi orang lain, baik dalam organisasi maupun di luar organisasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam situasi dan kondisi tertentu. Istilah teologi kepemimpinan merupakan sebuah konsep kepemimpinan yang digunakan oleh agama Kristen sejak zaman dahulu untuk memberikan pengetahuan bagi seorang pemimpin di mana pengertian kepemimpinan Kristen ialah sebuah proses terencana dan dinamis dalam konteks pelayanan Kristen yang di dalamnya terdapat campur tangan Allah Tulisan ini dikaji dengan metode deksriptif-analisis-refleksif, untuk mendeksripsikan apa yang akan dikaji, menganalisis dan merefleksikannya dalam konteks yang dihadapi. Berdasarkan hasil analisa, GMIT sedang menghadapi krisis kepemimpinan yang membuat kepemimpinan tidak berjalan dengan baik dan menimbulkan berbagai macam masalah bagi seorang pemimpin. Semakin berkembangnya zaman, kepemimpinan mulai merosot dan mengalami krisis. Krisis kepemimpinan ini pun juga tidak terlepas dari lingkungan gereja, menghubungkan realitas dan harapan GMIT mengenai krisis yang sedang terjadi, maka pentingnya komitmen pelayanan sebagai bentuk upaya dalam menghadapi tantangan-tantangan yang sedang dialami. Model kepemimpinan Yosua ini dapat menjadi acuan bagi seorang pemimpin dalam menghadapi krisis yang terjadi. Proses yang dilewati membuat Yosua memiliki karakter yang kuat dan siap dalam mengambil keputusan ketika ada permasalahan dalam kehidupannya sehubungan dengan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya. Setiap keputusan yang diambil Yosua pada saat menghadapi tantangan merupakan model kepemimpinan Yosua yang dapat diterapkan oleh pemimpin masa kini dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi. Yosua berani mengambil keputusan yang merupakan hasil pemecahan dalam suatu masalah yang harus dihadapi dengan tegas.

PENGARUH PEMUPUKAN BOKASHI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Solanum Iycupersicum) DI DESA OEMATNUNU KECAMATAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam beberapa tahun terakhir kegiatan usaha tani telah berkembang pesat di beberapa kota termasuk di kabupaten kupang. semakin berkembang pesatnya usaha tani ini, membuat saya tertarik untuk meneliti sebagai pengaruh pemupukan bokashi terhadap tanaman tomat di daerah kabupaten kupang khususnya didesa oematnunu.dimana banyak masyarakat lebih menggunakan pupuk-pupuk lainya. Produksi tomat dipengaruhi berbagai factor antara lain teknik budidaya yang meliputi pengolahan lahan, persiapan bibit, pemeliharaan tanaman dan pemanenan. Pemeliharaan tanaman meliputi penyulaman, penyiangan, perempelan dan pemupukan.Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi tomat adalah dengan pemupukan. Untuk mendapatkan hasil dan kualitas tomat yang tinggi selain pemberian pupuk anorganik juga diperlukan tambahan pupuk organik Berdasarkan latar belakang diatas, maka saya tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Pemupukan Bokashi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat (Solanum Iycopersicum) di Desa Oematnunu Kecamatan

Meningkatkan Keterampilan Pembelajaran Roll Depan Bagi Siswa di SD PERSITIM 1 KUPANG

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu contoh senam lantai adalah gerakan dengan melakukan roll kedepan. Sikap senam lantai roll depan dimulai dengan jongkok dengan kedua kaki agak dibuka dan kedua tumit diangkat lalu kedua telapak tangan diletakkan pada matras dan kedua lengan lurus dan sejajar dengan bahu. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui peningkatan keterampilan Pembelajaran roll depan di SD Persitim 1 Kupang.Penelitian yang akan dilaksanakan ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), yaitu penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri, dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat. Metode penelitian: Penelitian ini dilakukan dua siklus yang berlangsung selama 2 minggu. Dalam rangka mengupayakan proses pembelajaran yang konduktif, maka peneliti menyadari bahwa perlu adanya persiapan yang matang dan terencana. Hasil dan pembahasan: Dalam rangka mengupayakan proses pembelajaran yang konduktif, maka peneliti menyadari bahwa perlu adanya persiapan yang matang dan terencana. Hasil analisa data penelitian pada siklus I diperoleh 33,33% (8 orang) tuntas dan 66,67% (16 orang) tidak tuntas. Hasil analisa pada siklus II diperoleh 100% tuntas dari 24 orang siswa pada KKM 70 untuk ketrampilan pembelajaran roll depan bagi SD Persitim 1 Kupang. Simpulan: Hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada materi meningkatkan keterampilan pembelajaran roll depan bagi siswa SD Persitim 1 Kupang. Kata kunci: Meningkatkan Keterampilan Pembelajaran Roll Depan Bagi Siswa SD Persitim 1 kupang.