Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

D

3.452 karya publik ditemukan.

22022: 12029: 12026: 902025: 772024: 392023: 5192022: 6842021: 11842020: 1702019: 12018: 652017: 22016: 42015: 12013: 12010: 12009: 12002: 11018: 10208: 1

pengaruh penambahan perekat pada biopelet arang sekam dan daun kesambi

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Suatupenelitiantelahdilakukandengantujuanmengetahuipengaruhpenambahanperekatpada biopeletpadacampuranarangsekamdaundaunkesambi.Bahanyangdigunakanyaituarangsekamdan daunkesambidiolahmenjadipartikelpenggilingan.Penelitiandilakukandengan5perlakuanyaitu ukuran10meshsampai60mesh,rancanganyangdigunakanadalahrancanganacaklengkapdandi lanjutkandenganujiduncan.Setiapperlakuanmengalami7pengulangansetiapbiopeletdibuatdengan bahandasar1000gr.Berdasarkanhasilpenelitiandapatdisimpulkanbahwaperlakuanpenambahan perekatmemberikanpengaruhpadapengamatankerapatandannilaikalorbahan.PerlakuanB(ukuran butiran20mesh)adalahperlakuanterbaikmenghasilkannilaikalortertinggi38,86Jkadarair tertinggi25,71%,danberatjenisterendah0,040gr/cm

ANALISISPENDAPATANPETANIBAWANG MERAH DIDESAOEMATNUNU KECAMATANKUPANGBARATKABUPATEN KUPAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitianinibertujuanuntukmeningkatkanpendapatanpetanibawangmerahdidesaoematnunu kecamatankupangbaratkabupatenkupang.Populasidalampenelitianiniadalahpetanibawang merahadadidesaoematnunusebanyak500orang,sementarauntukpenentuansampelyangdiambil yakni10%daripopulasiatausebanyak15orang.Teknikpengumpulandatamelaluiobsevasi wawancaralangsungdenganresponden.Analisisdatayangdigunakananalisisdata.Hasilpenelitian inimenunjukanpendapatanpadausahatanibawangmerahdiperolehdariselisihdarihasil penerimaanbiayaproduksi,penerimaanusahabawangmerahsebesarRp63.933.333.33.Nilai tersebutmemberikanbawahsetiappengeluaransebesarRp11,317,832,33akanmemberikan pendapatansebesarRp55,484,841/Hadanpermusimtanam

ANALISIS PENGARUH NON PERFORMING LOAN, NET INTEREST MARGIN, LOAN TO DEPOSIT RATIO, UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PROFITABILITAS BANK SWASTA DEVISA DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAKSI ANALISIS PENGARUH NON PERFORMING LOAN, NET INTEREST MARGIN, LOAN TO DEPOSIT RATIO, UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PROFITABILITAS BANK SWASTA DEVISA DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021 Bentuk laporan keuangan yang sering dipakai dari beberapa informasi adalah laporan keuangan yang dipublikasikan perusahaan. Laporan keuangan disusun bukan saja untuk kepentingan manajemen perusahaan tapi untuk pihak lain juga yang mempunyai kepentingan dengan data keuangan dalam perusahaan dan untuk mencapai hal tersebut maka setiap perusahaan go public di Bursa Efek Indonesia diwajibkan melaporkan laporan keuangan tahunan. Dalam laporan keuangan tersebut terdapat laporan non performing loan, net interest margin, loan to deposit ratio, dan ukuran perusahaan. Non performing loan adalah laporan yang dipergunakan untuk mengukur kemampuan bank dalam mengcover risiko pengembalian kredit oleh debitur atau digunakan untuk mengukur kemampuan manajemen bank dalam mengelola kredit bermasalah yang diberikan oleh bank, yang diakibatkan dari ketidakpastian dalam pengembaliannya atau yang diakibatkan dari tidak dilunasinya kembali kredit yang diberikan oleh pihak bank kepada debitur.Net interest margin adalah laporan perbandingan antara pendapatan bunga bersih dengan rata-rata aktiva produktif. Rasio ini digunakan untuk mengukur kemampuan manajemen bank dalam mengelola aktiva produktifnya untuk menghasilkan pendapatan bunga bersih.Loan to deposit ratio adalah kemampuan bank dalammengelola jumlah kredit yang diberikan dengan total dana pihak ketiga.Loan to deposit ratio juga merupakan rasio antara seluruh jumlah kredit yang diberikan bank dengan dana yang diterima oleh bank. Rasio ini memperlihatkan tingkat likuiditas suatu bank. Ukuran perusahaan merupakan cerminan besar kecilnya perusahaan yang nampak dalam nilai total aktiva perusahaan. Semakin besar ukuran perusahaan, maka ada kecenderungan lebih banyak investor yang menaruh perhatian pada perusahaan tersebut. Dalam website resmi Bursa Efek Indonesia, termuat data-data perusahaan perbankan seperti laporan keuangan yang telah diaudit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Non Performing Loan, Net Interest Margin, Loan to Deposit Ratio, Ukuran Perusahaan terhadap profitabilitas Bank Swasta Devisa di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini di lakukan melalui studi dokumentasi yakni pengumpulan data pendukung literatur, penelitian terdahulu, laporan-laporan yang di publikasikan untuk mendapatkan gambaran dari masalah yang akan di teliti serta melalui pengumpulan data sekunder yang di perlukan berupa laporan – laporan yang di publikasikan oleh Bursa Efek Indonesia yang berasal dari situs https://www.idx.co.id/. Populasi dalam penelitian ini adalah Bank Swasta Devisa yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021. Sampel yang digunakan berjumlah 7 perusahaan perbankan dengan periode 5 tahun. Metode pemilihan sampel adalah purposive sampling, jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan sumber data menggunakan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linear berganda. Pengujian dilakukan dalam penelitian ini dengan SPSS 24 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Non Performing Loan (NPL)dan Loan to Deposit Ratio (LDR) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets (ROA), sedangkan Net Interest Margin (NIM) dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap Return on Assets (ROA). Kata Kunci : Non Performing Loan, Net Interest Margin, Loan to Deposit Ratio, Ukuran Perusahaan, Return On Asset.

Analisis Kemampuan Keuangan Daerah Pada daerah dikota kupang Pemerintah Daerah di Kota Kupang

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH PADA PEMERINTAH DAERAH DIKOTA KUPANG Penelitian ini dilakukan pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk : (1) Untuk Menganalisis Kemampuan Keuangan Daerah Pemerintah Daerah Kota Kupang pada Badan Keuangan dan Aset Daerah ; (2) Untuk Menganalisis kemampuan Keuangan Daerah Pemerintah Daerah Kota Kupang pada Badan Keuangan dan Aset Daerah; (3) Untuk Menganalisis Keuangan Daerah Pemerintah Daerah Kota Kupang pada Badan Keuangan dan Aset Daerah; (4) Untuk Menganalisis kemampuan Keuangan Daerah Pemerintah Daerah Kota Kupang pada Badan Keuangan dan Aset Daerah; (5) Untuk Menganalisis Kemampuan Keuangan Daerah Pemerintah Daerah Kota Kupang pada Badan Keuangan dan Aset Daerah..Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa data time series laporan keungan. Hasil penelitian dengan menggunakan Rasio derajat desentralisasi fiscal menunjukan kriteria kurang, Rasio ketergantungan Keuangan Daerah menunjukan kriteria sangat tinggi, Rasio kemandirian keuangan daerah menunjukan kriteria sedang, Rasio efektivitas PAD Keuangan Daerah menunjukan kriteria sangat efektif. Sedangkan trend Rasio derajat desentralisasi fiscal menunjukan trend positif, trend Rasio ketergantungan Keuangan Daerah menunjukan trend positif , trend Rasio kemandirian keuangan daerah menunjukan trend positif, trend Rasio efektivitas PAD Keuangan Daerah menunjukan trend negative. Kata Kunci : Daerah Otonom, Rasio keuangan, Laporan Keuangan

MOTIVASI SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI DI SMP NEGERI 11 KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

One of the main problems in learning to pass under volleyball games is that there are still obstacles and problems in the ongoing learning process. The ability to understand learning material and practice in PJOK subjects is still low because there are students who can understand some who cannot understand at all, especially practice on the field for underhand passing in volleyball games. In the learning process the teacher is also more active than the students so that students only listen to the material and get bored quickly. This can be seen from the monotonous learning process and there is no feedback from students when the learning process takes place. The solution offered is that the teacher needs to try to make updates in the learning process by adjusting the characteristics of students so tha tstudents are more active in the learning process and practice passing down in volleyball games. The aim of the study was to find out how students' motivation towards learning passing down in volley ball games at SMP Negeri 11 Kupang. The method used is descriptive method that provide a comprehensive picture of the problems that occur and tries to analyze them. In addition, research is also carried out using a qualitative approach in which each series of activities or process of filtering data or information is reasonable, regarding a problem in conditions, aspects or certain fields in the object's life. While data collection techniques through interviews, observation and documentation while data analysis techniques used are data reduction, data presentationand data verification. The results of data analysis and discussion show that students' motivation towards learning bottom passing in volleyball games is being able to play anywhere. As well as the benefits that can be obtained from learning deep passing, namely body fitness, increasing agility and body balance and building muscle strength. While the factors that hinder the passing down are internal and external factors. Internal factors such as physical condition and health of organs, while external factors such as learning material difficulties Based on the results of the study, it can be concluded that students' motivation towards learning bottom passing in volleyball games at SMP Negeri 11 Kupang has started to look good because many students have started to be active in volleyball games and have mastered the technique of passing down volleyball games during practice. in the field. Keywords : student motivation, passing learning, volleyball.

KINERJA WASIT FUTSAL PADA TURNAMEN IMPS (IKATAN MAHASISWA PELAJAR SATARMESE) CUP KOTA KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK KINERJA WASIT FUTSAL PADA TURNAMEN IMPS (IKATAN MAHASIWA PELAJAR SATARMESE) CUP KOTA KUPANG Handri Suprapto Awo1* , Anderias J.F Lumba2 , Julian J. Leko3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Kinerja pada wasit merupakan satu hal yang tidak dapat dipisahkan dalam suatu pertandingan cabang olahraga futsal yang berlangsung, oleh sebab itu seorang wasit juga harus mampu menguasai peraturan permainan dan peraturan pertandingan. Tujuan penelitian: untuk mengetahui kinerja wasit futsal dalam turnamen IMPS (Ikatan Mahasiswa Pelajar Satarmese) cup Kota Kupang. Metode penelitian: Pendekatan dan jenis dalam penelitian ini menggunakan deskrptif kuantititif dengan teknik analisis data menggunakan Model Penilian Acuan Patokan (PAP). Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian tentang Kinerja Wasit Futsal Dalam Turnamen IMPS (Ikatan Mahasiswa Pelajar Satarmese Cup Kota Kupang pada unsur Kelengkapan dengan sub indikator lapangan, bola, jumlah pemain dan perlengkapan maka diperoleh 78,4% dengan karakteria Sedang. Pada unsur utama Wasit dengan sub indikator Wasit utama dan Asisten Wasit maka diperoleh 81,3% dengan karakteria Baik. Pada unsur utama Peraturan Pertandingan dengan sub indicator Lamanya pertandingan, Memulai pertandingan, Bola di dalam dan di luar pertandingan, Cara mencetak gol, Tendangan bebas, Tendangan pinalti, Tendangan ke dalam, Tendangan sudut amaka diperoleh 74,3% Simpulan: Kinerja Wasit Futsal Dalam Turnamen IMPS (Ikatan Mahasiswa Pelajar Satarmese) Cup Kota Kupang 76,5% dengan berkriteria Sedang. Kata kunci: Kinerja; Wasit futsal

PROSES PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR MENGGIRING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI KULI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PROSES PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR MENGGIRING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI KULI Rofli Naldi Paulus Nappu1*, Ramona M. Mae2, Andry Sinlaeloe3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan hasil pengamatan peneliti selama mengajar di kelas IV SD Negeri Kuli ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran. Permasalahan tersebut adalah sebagai berikut (1) kurangnya motivasi siswa dalam belajar penjasorkes dengan materi sepak bola, (2) metode pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang efektif untuk memotivasi siswa, (3) rendahnya siswa dalam melakukan teknik menggiring sepak bola. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui. Proses pembelajaran teknik dasar menggiring sdalam permainan sepak bola pada siswa kelas IV SD Negeri Kuli. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dan hasil penelitian tentang Pembelajaran menggiring sepak bola seperti yang dikemukan oleh guru penjasorkes bahwa dalam proses pembelajaran guru melakukan refleksi, benahi dan mempunyai rencana supaya peserta didik aktif dalam pembelajaran, agar kelas tetap kondusif saat pembelajaran berlangsung, guru juga harus tegas dalam pembinaan pada saat mengajar. Jika peserta didik kesulitan dalam pembelajaran tolak peluru, maka tugas guru adalah untuk membimbing, memberi motivasi dan memberi dorongan. Apabila pada awal pembelajaran siswa tidak dapat melakukan menggiring bola dengan baik maka harus dilakukan gerakan atau praktek secara berulang-ulang kali sehingga mereka paham dan mengerti dalam melakukan menggiring bola. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran teknik dasar menggiring dalam permainan sepak bola pada siswa SD NEGERI Kuli berlangsung dengan baik dan siswa menjadi aktif dan kreatif. Simpulan: Peneliti disimpulkan bahwa Data hasil Proses pembelajaran teknik dasar menggiring dalam permainan sepak bola pada siswa kelas IV SD NEGERI Kuli selalu mengalami peningkatan. Persentase ketuntasan belajar juga telah memenuhi target dari yang direncanakan.

Upaya meningkatkan lompat jauh gaya jongkok metode latihan loncat kotak pada pembelajaran penjasorkes di SMP swasta swadaya Tarus

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK UPAYA MENINGKATKAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK METODE LATIHAN LONCAT KOTAK PADA PEMBELAJARAN PENJASORKES DI SMP SWASTA SWADAYA TARUS Maria Oktaviana Dahu1* , M. Rambu P. Wasak2 , Andry Sinlaeloe3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Masih rendahnya keaktifan dan gerak dasar loncat kotak dalam pembelajaran lompat jauh gaya jongkok pada siswa SMP Swasta Swadaya Tarus. Tujuan penelitian:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan pembelajaran pendidikan jasmani materi pokok lompat jauh gaya jongkok metode latihan loncat kotak pada siswa SMP Swasta Swadaya Tarus. Metode penelitian:Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Menurut IGAK Wardhani (2008:1.4), penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru didalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat. Menurut Suharsimi Arikunto (2009:16) PTK terdiri atas empat tahapan dalam tiap langkah. (perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi). Langkah pertama, kedua dan seterusnya system spiral yang saling terkait perlu diperhatikan oleh peneliti. Komponen tindakan dan observasi menjadi satu komponen karena kedua kegiatan ini dilakukan secara simultan. Hasil dan pembahasan:Hasil pembahasan menunjukkan bahwa ada peningkatan pembelajaran keterampilan lompat jauh gaya jongkok metode latihan loncat kotak. Keaktifan hasil dari siklus I sampai siklus II 100% anak dengan kategori baik (B) dan untuk perkembangan anak gerak dasar lompat jauh awalan 95% anak dalam kategori baik (B), 5% anak dalam kategori cukup. Tolakan 95% anak dalam kategori baik (B), 5% anak dalam kategori cukup (C). sedangkan untuk mendarat 89% anak dalam kategori baik (B), 11% anak dalam kategori cukup (C). Simpulan:Berdasarkan uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa upaya meningkatkan lompat jauh gaya jongkok metode latihan loncat kotak pada siswa SMP Swasta Swadaya Tarus tahun ajaran 2022/2023 sangat meningkat. Katakunci: Lompat Jauh Gaya Jongkok, Metode, Loncat Kotak.

POLA LATIHAN BOLA VOLI DI CLUB OTORITAS JASA KEUANGAN KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Olahraga merupakan bagian dari aktivitas sehari-hari manusia yang berguna untuk membentuk jasmani dan rohani yang sehat. Pencapaian puncak dalam olahraga hanya dapat dicapai melalui proses pembinaan yang sistematis, terencana, teratur, dan berkesinambungan. Merupakan tolak ukur dimana akan tumbuh dan berkembang bibit-bibit yang berprestasi dan dapat menjuarai event olahraga. Pendidikan jasmani merupakan usaha pendidikan dengan menggunakan jasmani sebagai alat perantaranya. Pendidikan jasmani tidak lepas dari usaha pendidikan pada umumnya. Usaha mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak kearah kehidupan jasmani atau fisik yang di program secara ilmiah terarah dan sistematis yang disusun oleh lembaga pendidikan yang berkompeten. Kegiatan olahraga juga merupakan salah satu bentuk dari kependidikan. Pendidikan jasmani merupakan rangkaian aktivitas jasmani bermain dan berolahraga, untuk membangun peserta didik yang sehat dan kuat sehingga dapat menghasilkan prestasi akademik yang tinggi. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pola latihan bola voli di Club OJK Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini pelatih, dan atlet Club bola voli OJK Kupang. Hasil dan pembahasan: sudah menjadi tanggung jawab pelatih dalam memberikan arahan dan bimbingan bagi atlet dalam melanjudkan pola latihan (fisik, taktik, teknik, dan mental) walaupun dibatasi oleh sarana dan prasarana yang kurang memadai. Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pelatih memiliki peran yang sangat penting dalam keberhasilan latihan fisik, taktik, teknik dan mental serta menyediakan fasilitas latihan atlet yang baik.

PENGARUH MENTAL PRAKTIK AKUNTANSI TERHADAP KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK PADA UMKM DENGAN PERFORMANCE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus Pada Wajib Pajak Pelaku UMKM di Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pajak merupakan sumber utama dalam penerimaan Negara. Dari beberapa sektor pajak yang ada di Indonesia. Pajak penghasilan merupakan penyumbang terbesar di tahun 2017 yang meningkat secara signifikan sebesar 44 %. Saat ini pemerintah mulai melirik sektor swasta yang dipastikan memiliki potensi yang besar untuk pemasukan pajak. Yaitu dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), omset dan labanya memang jauh lebih kecil di bandingkan perusahaan-perusahaan besar. Sehingga keberadaan UMKM yang di tengah situasi sulit ini dan penuh ketidakpastian ini menjadi perhatian khusus tersendiri bagi pemerintah baik pusat maupun daerah. Usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM) salah satu bidang yang memberikan konstribusi yang lebih besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Selain sebagai pencipta lapangan kerja sendiri, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) membantu dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi. Permasalahan pajak yang di hadapi oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia masih sedikit di antara mereka “Melek Pajak” hal tersebut dikarenakan ketidaktahuan mereka dalam pencatatan pembukuan atau keuangan yang tidak rapi sehingga menyulitkan dalam pencapaian kinerja UMKM sehingga tidak ada kemauan dalam membayar pajak yang ada. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh mental praktik terhadap kemauan membayar pajak pada UMKM dengan performance sebagai variable intervening. Dalam konsep kemauan membayar pajak (willingness to pay tax) didefinisikan sebagai nilai yang rela dibayarkan atau diberikan oleh individu (yang ditetapkan dalam aturan) yang digunakan untuk membiayai pengeluaran negara dengan tidak mendapatkan balas jasa secara langsung Setiyawan et al (2020). Beberapa faktor yang mempengaruhi akan kemauan membayar pajak yaitu Mental praktik akuntansi dan Performance (kinerja) UMKM. Mental praktik akuntansi adalah dimana proses pengambilan keputusan oleh seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor seperti faktor psikologis dan sosial yang salah satunya adalah aspek mental accounting. Konsep mental praktik akuntansi yang diteliti oleh Richard Thaler menyoroti perilaku individu terhadap segala sesuatu yang berhubungan dengan pengambilan keputusan ekonomi. Dalam menjalankan sebuah bisnis perlu untuk mencatat, meringkas, menganalisis dan melaporkan hasil transaksi dan peristiwa keuangan lainnya. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga pengeluaran di bawah kontrol. Performance (kinerja) UMKM bentuk pencapaian yang di capai berupa kinerja keuangan (finansial) dengan melihat pencapain UMKM dalam mendapatkan laba atau profit selama UMKM bergerak dan non keuangan (non finansial) dengan melihat kepuasan konsumen, menggunakan material sesuai standar, dan melihat kebutuhan apa saja yang dibutuhkan konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kuantitatif dengan Teknik Analisis Regresi Linear sederhana menggunakan sofware SPSS versi 25. Jumlah populasi sebanyak 240 UMKM dengan sampel sebanyak 70 pelaku UMKM. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purpose sampling dengan kriteria UMKM yang sudah berdiri 2 tahun ke atas. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa mental praktik akuntansi berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak. sedangkan mental praktik akuntansi tidak berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak melalui performance (kinerja) UMKM. Dari hasil uji regresi linear sederhana menggunakan spss versi 25, variabel mental praktik akuntansi berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar 3.738 > dari t tabel 1.995, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,000 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan HO ditolak. Dari data tersebut diartikan bahwa mental praktik akuntansi berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak. Sedangkan pengaruh mental praktik akuntansi tidak berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak melalui performance (kinerja) UMKM di tunjukan Berdasarkan perhitungan statistik pengaruh langsung mental praktik akuntansi terhadap kemauan membayar pajak 0,413 sedangkan pengaruh tidak langsung mental praktik akuntansi terhadap kemauan membayar pajak, melalui Performance (Kinerja) UMKM 0,282. Dari data tersebut diartikan bahwa mental praktik akuntansi tidak berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak melalui performance (kinerja) UMKM. Hasil uji output SPSS untuk uji koefisien determinasi diketahui nilai R squard sebesar 0,170 (17%). Hal tersebut memiliki arti bahwa kemampuan variabel inpenden dalam penelitian ini mempengaruhi variabel dependen sebesar 17% sedangkan sisanya 83% sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini. Dari pembahasan diatas maka dapat ditarik kesimpulan yaitu besarnya kemauan membayar pajak dapat dilihat dari tingkat mental praktik akuntansi dan performance ( kinerja) UMKM yang dimiliki oleh pemilik UMKM. Dengan memiliki mental praktik akuntansi yang tinggi menunjukkan bahwa mereka memiliki pengelolaan keuangan yang baik dengan mengkategorikan pendapatan dan pengeluaran ke dalam akun-akun. Hal tersebut menunjukkan bahwa mereka sudah memprediksi pengeluaran apa yang akan terjadi, tak terkecuali pengeluaran untuk membayar pajak. sedangkan mental praktik tidak berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak melalui performance (kinerja) UMKM karena dalam hal ini mentalitas yang baik saja tidak cukup untuk memajukan unit usaha yang mereka miliki. Karena dalam praktik nyatanya ada kemungkinan bahwa banyak pemilik UMKM yang sudah memiliki mentalitas yang baik, ketangguhan, dan kemauan yang tinggi tapi hal itu saja tidak cukup untuk meningkatkan unit usaha. Sehingga performance (kinerja) UMKM tidak mengalami peningkatan maka pelaku UMKM tidak ada kemauan membayar pajak.

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN LEVERAGE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN HEALTHCARE DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2022

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance yang mencakup Kepemilikan Institusional dan Leverageterhadap Kinerja Keuangan pada perusahaan Healthcare yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020-2022. Kepemilikan Institusional adalah kepemilikan saham yang menjadi milik institusi ataupun lembaga. Makin tinggi kepemilikan institusional mengakibatkan makin kecil utang yang dibuat untuk mendanai perusahaan Wiranata dan Nugrahati (2013). Kepemilikan Institusional adalah kepemilikan saham yang menjadi milik institusi ataupun lembaga. Makin tinggi kepemilikan institusional mengakibatkan makin kecil utang yang dibuat untuk mendanai perusahaan. Kepemilikan istitusional memiliki arti penting dalam memonitoring manajemen karena dengan adanya kepemilikan oleh institusional akan mendorong peningkatan pengawasan yang lebih optimal investor institusional sehingga dapat menghalangi perilaku opportunistic manajer. Leverage ialah ratio keuangan yang dipakai perusahaan guna melihat kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban dalam membayar hutang jangka panjang (Lastri dkk, 2018). Leverage merupakan Rasio Keuangan yang digunakan perusahaan untuk mengukur kewajiban jangka panjang perusahaan, untuk melihat mampu tidaknya perusahaan tersebut memenuhi kewajiban dalam membayar hutang. Dalam penelitian ini asumsi yang digunakan adalah perusahaan akan menjadi semakin baik apa bila menggunakan utang semakin besar. Dengan nilai utang yang semakin besar, nilai aktiva perusahaan akan mengalami peningkatan profitabilitas perusahaan. Dengan sumber dana yang lebih besar, besar kemungkinan keuntungan meningkat namun di ikuti pula dengan peningkatan rasio. Kinerja keuangan merupakan hasil kerja dari beberapa bagian suatu perusahaan yang dapat dilihat pada posisi keuangan perusahaan selama periode waktu tertentu dalam hal pembiayaan, distribusi dana, kecukupan modal, likuiditas, dan profitabilitas perusahaan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan tahunan perusahaan yang diperoleh dari www.idx.co.id dan situs resmi perusahaan. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Good Corporate Governance yang difokuskan pada aspek Kepemilikan Institusional dan Leverage yang menggunakan Debt to Equity Ratio (DER). Variabel Dependen yang digunakan adalah Kinerja Keuangan perusahaan Healthcare yang menggunakan Return On Asset (ROA). Populasi yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan Healthcare yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022 yaitu sebanyak 30 Perusahaan. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu(Sugiyono, 2010). Berdasarkan kriteria-kriteria pemilihan sampel yang telah ditentukan maka terdapat 13 perusahaan yang akan digunakan sebagi sampel dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis Statistik deskriptif dengan pengujian hipotesis menggunakan SPSS versi 25 . Hasil Penelitian menunjukan bahwa Kepemilikan Institusional dengan t hitung bernilai -4.086 dengan nilai signifikasi senilai 0.0000,05. Artinya secara parsial Kepemilkan mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Variabel Leverage t hitung bernilai 3.049 dengan nilai signifikan senilai 0,0040,05 artinya secara parsial Leverage mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan Healthcare di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022. Maka Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kepemilikan dan Leverage berpengaruh terhadap kinerja keuangan pada perusahaan Healthcare di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022.

PENGARUH LEVERAGE DAN CAPITAL INTENSITY TERHADAP AGRESIVITAS PAJAK DENGAN KOMISARIS INDEPENDEN SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR INDUSTRI BARANG DAN KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2022.

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kasus Agresivitas Pajak yang terjadi di Indonesia dapat menunjukkan suatu bentuk tindakan meminimalkan beban pajak suatu perusahaan. Hal ini menjadi perhatian publik, karena tidak sesuai harapan masyarakat dan merugikan pemerintah. Agresivitas pajak adalah suatu tindakan yang bertujuan untuk menurunkan laba kena pajak melalui perencanaan pajak. Strategi perusahaan yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat dan tindakan agresivitas pajak ini merugikan pemerintah karena pemerintah tidak dapat mengoptimalisasikan penerimaan pajak. Menurut Mustika (2017), agresivitas pajak yaitu keinginan perusahaan untuk mengecilkan jumlah beban pajak yang harus dibayar baik dengan legal ataupun ilegal. Menurut Rodriguez dan Arias (2012), terdapat beberapa hal yang dapat mempengaruhi perusahaan dalam besar kecilnya membayar pajak antara lain leverage dan capital intensity. Leverage merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana perusahaan dibiayai dengan menggunakan utang (Kasmir, 2013: 151). Capital intensity merupakan investasi perusahaan dalam bentuk aset tetap yang digunakan perusahaan untuk berproduksi dan mendapatkan laba. Komisaris independen dijadikan alasan didalam perusahaan karenan dengan adanya indikasi tersebut keberadaan komisaris independen didalam perusahaan berperan penting, dimana dapat mengawasi setiap tindakan yang diambil oleh manajer perusahaaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis atau membuktikan secara empiris tentang pengaruh leverage, capital intensity terhadap agresivitas pajak dengan komisaris independen sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan manufaktur sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022. Sampel penelitian ini terdiri dari 23 perusahaan pada sektor indsutri barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020-2022. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari situs resmi Busa Efek Indonesia dan situs resmi masing-masing perusahaan. Penelitian ini menggunakan analisis Regresi Linear Berganda untuk menguji pengaruh leverage, capital intensity terhadap agresivitas pajak dan Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji apakah dengan adanya komisaris independen dapat memoderasi pengaruh leverage dan capital intensity terhadap agresivitas pajak dengan komisaris independen sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan manufaktur sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022 dengan menggunakan SPSS versi 25. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa leverage tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak pada perusahaan manufaktur sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022, capital intensity berpengaruh terhadap agresivitas pajak pada perusahaan manufaktur sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-20220, komisaris independen memoderasi pengaruh leverage terhadap agresivitas pajak dengan memperlemah pengaruh leverage terhadap agresivitas pajak pada perusahaan manufaktur sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022, dan komisaris independen meoderasi pengaruh capital intensity terhadap agresivitas pajak pada perusahaan manufaktur sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022. Dari hasil uji regresi linear berganda menggunakan spss versi 25, untuk variabel leverage menunjukkan hasil uji t hitung sebesar 0,772 dari t tabel 1,996 dan nilai signifikansinya 0,443 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 ditolak dan H0 diterima. Dari data tersebut dapat diartikan bahwa leverage tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak pada perusahaan manufaktur sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022. Hasil uji regresi lienar berganda variabel capital intensity menunjukkan hasil uji t hitung sebesar 2,786 > dari t tabel 1,996 sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 diterima dan H0 ditolak. Dari data tersebut dapat diartikan bahwa capital intensity berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Dari hasil uji Analisis Regresi Moderasi (MRA) menggunakan spss versi 25, untuk hipotesis komisaris independen memoderasi pengaruh leverage terhadap agresivitas pajak menunjukkan hasil uji t hitung sebesar -3,022 dari t tabel 1,997 dan tingkat signifikansi sebesar 0,004 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H3 diterima dan H0 ditolak. Dari data tersebut dapat diartikan bahwa komisaris independen memoderasi pengaruh leverage terhadap agresivitas pajak dengan memperlemah pengaruh leverage terhadap agresivitas pajak. Hasil uji analisis regresi moderasi untuk hipotesis komisaris independen memoderasi pengaruh capital intensity terhadap agresivitas pajak menunjukkan hasil uji t hitung sebesar 4,260 > dari t tabel 1,997 dan tingkat signifikansi sebesar 0,000 dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H4 diterima dan H0 ditolak. Dari data tersebut dapat diartikan bahwa komisaris independen mampu memoderasi pengaruh leverage terhadap agresivitas pajak. Dari pembahasan diatas dapat maka dapat ditarik kesimpulan bahwa leverage tidak mampu memberikan pengaruh terhadap agresivitas pajak karena semakin tinggi leverage maka semakin tinggi pula risiko yang harus ditanggung perusahaan karena harus membayar bunga hutang yang tinggi menggunakan hasil usahanya sehingga mengurangi laba bersih perusahaan. Capital intensity berpengaruh terhadap agresivitas pajak ketika perusahaan menanggung beban depresiasi, hal tersebut dapat mengurangi laba perusahaan sehingga pendapatan kena pajak berkurang. Komisaris independen memoderasi dengan memperlemah pengaruh leverage terhadap agresivitas pajak karena besarnya komisaris independen dalam suatu perusahaan dapat mempengaruhi perilaku perusahaan menggunakan utang sebagau usaha agresivitas pajak. Komisaris independen memoderasi pengaruh Capital intensity terhadap agresivitas pajak karena banyaknya komisaris independen dalam suatu perusahaan maka bisa berdampak pada tindakan perusahaan yang memanfaatkan penggunaan aset tetap sebagai upaya agresivitas pajak.

PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN TINGKAT PENDAPATAN KESADARAN WAJIB PAJAK DAN PELAYANAN PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (Studi Kasus Pada Kecamatan Kota Waingapu)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pembayaran pajak merupakan perwujudan dari kewajiban kenegaraan dan peran serta wajib pajak untuk secara langsung dan bersama-sama melaksanakan kewajiban perpajakan untuk pembiayaan negara dan pembangunan nasional. Sesuai dengan Undang-Undang perpajakan, membayar pajak bukan hanya merupakan kewajiban, tetapi merupakan hak dari setiap warga negara untuk ikut berpartisipasi dalam bentuk peran serta terhadap pembiayaan negara dan pembangunan nasional. Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar besarnya kemakmuran rakyat. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pajak adalah tingkat pendidikan. Wajib pajak yang berpendidikan dan memperoleh pengetahuan pajak, akan lebih patuh dalam memenuhi kewajiban pajaknya dari pada yang kurang memperoleh informasi. Penelitian Ikhsan (2007) tentang kajian faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan Wajib Pajak menyimpulkan bahwa tingkat pendidikan Wajib Pajak secara statistik berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Faktor kedua yang mempengaruhi kepatuhan pajak adalah Penghasilan atau pendapatan. Faktor penghasilan dapat dijadikan salah satu alasan wajib pajak pajak tidak patuh membayar pajak. Masyarakat yang miskin akan kesulitan dalam membayar pajak, oleh karena itu masyarakat lebih cenderung untuk memenuhi kebutuhan pokoknya terlebih dahulu. Penelitian yang dilakukan oleh Chaerunnisa (2010) menunjukkan bahwa tingkat penghasilan berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam menyampaikan SPT tahunan. Faktor ketiga yang mempengaruhi kepatuhan pajak adalah kesadaran wajib pajak. Tingkat kesadaran wajib pajak dapat dicerminkan dari bagaimana kesungguhan dan keinginan wajib pajak dalam mentaati ketentuan perpajakan yang berlaku. Kepatuhan pajak identik dengan kesediaan seorang wajib pajak dalam memenuhi peraturan perpajakannya. Dalam bentuk yang paling sederhana, kepatuhan dianggap sebagai istilah yang menggambarkan kesediaan wajib pajak untuk membayar pajak (Kirchler, 2010). Penelitian yang dilakukan oleh Kundalini (2016) menemukan bahwa faktor kesadaran wajib pajak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak Faktor keempat yang menjadi pengaruh kepatuhan pajak adalah pelayanan pajak. Karena bentuk pelayanan yang baik dapat menarik perhatian dari masyarakat. Pelayanan yang dikelola dengan baik diharapkan dapat memenuhi harapan masyarakat, karena masyarakat memiliki peran besar untuk perbandingan standar evaluasi tingkat motivasi (Afrial 2009). Lena Elitan 2007:46 memaparkan bahwasannya pelayanan merupakan produk yang faktor utamanya perlengkapan yang tidak ada wujudnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kuantitatif dengan Teknik Analisis Regresi Linear berganda menggunakan sofware SPSS versi 25. Jumlah populasi sebanyak 8.626 dengan sampel sebanyak 100 wajib pajak bumi dan bangunan. Dalam menentukan jumlah sampel dari populasi penulis menggunakan metode pengambilan sampel Purposive sampling. Purposive sampling dimana merupakan metode penetapan responden untuk dijadikan sampel berdasarkan pada kriteria tertentu. Dari hasil uji regresi linear sederhana menggunakan spss versi 25, variabel tingkat pendidikan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar 2.202 > t-tabel 1.985, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,0300,05 , sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan HO ditolak. Dari data tersebut diartikan bahwa tingkat pendidikan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan, variabel tingkat pendapatan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar 1.218 t-tabel 1.985, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,226> 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa HO diterima dan H2 ditolak. Dari data tersebut diartikan bahwa tingkat pendapatan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan, variabel kesadaran wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar 3.412 > t-tabel 1.985, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,0010,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H3 diterima dan HO ditolak. Dari data tersebut diartikan bahwa kesadaran wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan, dan variabel pelayanan pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar -621 t-tabel 1.985, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,536> 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa HO diterima dan H4 ditolak. Dari data tersebut diartikan bahwa pelayanan pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan. Hasil output SPSS untuk uji Determinasi / Squared (R2) diketahui nilai R Squard sebesar 0,313 (31,3%). Hal tersebut memilki arti bahwa kemampuan variabel independen dalam penelitian ini mempengaruhi variabel dependen sebesar 31,3%, sedangkan sisanya sebesar 0,687 (68,7%) sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Dari pembahasan diatas maka dapat ditarik kesimpulan yaitu bahwa hipotesis pertama tingkat pendidikan berpengaruh pada kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan. Dengan memiliki tingkat pendidikan yang tinggi akan mempengaruhi kemampuan seseorang untuk memahami suatu hal atau keadaan. Hipotesis kedua tingkat pendapatan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan. dapat diartikan bahwa semakin tinggi tingkat pendapatan belum tentu meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Hipotesis ketiga tingkat kesadaran wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan. diartikan semakin tingginya kesadaran wajib pajak menandakan pelaksanaan serta pemahaman kewajiban perpajakan semakin baik serta wajib pajak akan makin termotivasi. Hipotesis keempat kualitas pelayanan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. diartikan Walaupun kualitas pelayanan yang dilakukan aparat pajak sudah sangat optimal, namun wajib pajak menganggap bahwa kualitas pelayanan tersebut merupakan standar yang harus dilakukan oleh aparat otoritas pajak.

PERSEPSI WAJIB PAJAK TERHADAP PAJAK PENGHASILAN PADA WAJIB PAJAK USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DI KECAMATAN KELAPA LIMA

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

PERSEPSI WAJIB PAJAK TERHADAP PAJAK PENGHASILAN PADA WAJIB PAJAK USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DI KECAMATAN KELAPA LIMA ABSTRAK Dengan perkembangan ekonomi saat ini, sektor pajak tetap menjadi sumber pemasukan yang utama bagi negara Indonesia. Pajak merupakan penerimaan dana yang paling aman dan terjamin karena memiliki sifat yang fleksibel, yang dapat lebih mudah dipengaruhi melalui kebijakan yang dibuat oleh negara. Saat ini pemerintah mulai memberikan perhatian besar pada perkembangan sektor swasta yang dipastikan akan memberikan sumbangsih pamasukan pajak yang besar bagi negara yaitu dari sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan mengeluarkan kebijakan yang terbaru sebagai upaya penerimaan pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu yang tertuang dalam peraturan pemerintah Nomor 55 tahun 2022. Penelitian ini dimaksudkan untuk melihat tanggapan para pelaku UMKM terhadap pajak penghasilan PP 55 Tahun 2022, guna memperoleh informasi mengenai persepsi wajib pajak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan metode deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wajib pajak dalam pemungutan pajak penghasilan atas Usaha Mikro Kecil dan Menengah dengan menggunakan pendekatan wawancara kepada UMKM yang ada dikecamatan Kelapa Lima Kupang, kemudian menganalisis kondisi nyata yang terjadi dengan tinjauan teori yang digunakan sebagai acuan penelitian ini. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa adanya UMKM yang menyatakan mengetahui Pemungutan PPh Final dengan berbagai alasan yaitu ketentuan pemberian modal atas Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Sudah ada pengetahuan tarif pemungutan pajak tetapi tidak begitu memahami perhitungan pajak,Menurut pelaku UMKM Sosialisai masih kurang dalam Pajak atas UMKM, belum adanya pengetahuan secara jelas dalam ketentuan pemungutan pajak, pelaku UMKM sependapat dengan adanya kemudahan dan penyederhanaan dalam pemungutan pajak yang tidak perlu membuat pembukuan, menurut UMKM dikatakan adil saat keuntungan tinggi tetapi disaat keadaan lesu mejadi tidak adil, dan tarif 0.5% juga masih menimbulkan Pro dan Kontra dalam keadaan ekonomi UMKM.

PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KOMISARIS INDEPENDEN DAN KOMITE AUDIT TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2019-2022

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KOMISARIS INDEPENDEN DAN KOMITE AUDIT, TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2019-2022 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional, komisaris independen dan komite audit, terhadap tax avoidandce. Variabel independen yang digunakan adalah kepemilikan institusional yang diproksikan dengan KI, komisaris independen yang diproksikan dengan KIP dan komite audit diproksikan dengan KA,. Variabel dependen yang digunakan adalah tax avoidance yang diproksikan dengan Cash Effective Tax Rate (CETR). Populasi penelitian ini menggunakan 47 perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2022. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, sehingga memperoleh sampel sebanyak 9 perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman. Metode analisis data menggunakan regresi linier berganda, dan untuk pengolahan data menggunakan SPSS versi 23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan institusional berpngaruh terhadap tax avoidance, komisairs independen tidak berpengaruh terhadap tax avoidance dan komite audit tidak berpengaruh terhadap tax avoidance.

PENGARUH KEDISIPLINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PAGAWAI KANTOR DESA KAUNIKI, KECAMATAN TAKARI, KABUPATEN KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Skripsi berjudul “Pengaruh Kedisiplinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Desa Kauniki Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang” Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui pengaruh kedisiplinan terhadap kinerja pegawai kantor Desa Kauniki, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang. 2) mengetahui pengaruh Lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai kantor Desa Kauniki, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang. 3) mengetahui pengaruh kedisiplinan dan lingkungan kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai Kantor Desa Kauniki, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang . Penelitian ini merupakan penelitian regresi linear beganda. Sampel yang digunakan adalah pegawai Kantor Desa Kauniki, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang sebanyak 33 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : displin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan kata lain bahwa Ha1 diterima. Lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan kata lain bahwa H0 diterima. Disiplin kerja, lingkungan kerja dalam penelitian ini berhasil membuktika dengan Uji T digunakan untuk menguji apakah variabel independen yaitu disiplin kerja (X1) dan lingkungan kerja (X2) mempunyai pengaruh yang positif atau signifikan terhadapan variabel dependen yaitu kinerja kerja (Y). Kaidah pengambilan keputusan dalam uji t dengan menggunakan SPSS dengan tingkat signifikasi yang ditetapkan adalah 5%, adalah:  Jika nilai signifikasi > 0,05 maka H0 diterima dan H1 ditolak, dimana variabel bebas tidak dapat menjelaskan variabel terikat atau tidak ada pengaruh antara variabel yang diuji.  Jika nilai signifikasi 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima, dimana variabel bebas dapat menjelaskan variabel terikat atau ada pengaruh antara variabel yang diuji. Tabel "Unstandardized Coefficients" memberikan informasi tentang persamaan regresi yaitu seberapa besar variabel Disiplin Kerja (X1) dan variabel Lingkungan Kerja (X2) memprediksi terhadap variabel Kinerja Karyawan (Y). Adapun rumus persamaan regresi dalam analisis atau penelitian ini adalah sebagai berikut: Y= a + b1X1 + b2X2 + e atau Y = 4,827 + 0,497 (X1) + 0,110 (X2) +e. Konstanta sebesar 4.827 persen memiliki pengertian bahwasanya jika variabel disiplin kerja (X1) dan variabel. lingkungan kerja (X2), nilainya adalah 0, maka kinerja pegawai (Y) memiliki persentase sebesar 4, 827 persen. Koefisien regresi disiplin kerja X1 = 0,497, artinya bahwa apabila disiplin kerja naik 1, maka akan meningkatkan kinerja pegawai sebesar 0,497. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan yang positif antara variabel disiplin kerja (X1) dengan kinerja pegawai (Y) dimana semakin naik variabel disiplin kerja (X1) maka akan semakin meningkatkan kinerja pegawai (Y). Koefisien regresi lingkungan kerja X2 = 0,110 artinya bahwa, apabila lingkungan kerja naik 1 maka akan meningkatkan kinerja pegawai 0,110 persen. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan yang positif antara variabel lingkungan kerja (X2) dengan tingkat kinerja pegawai (Y) dimana semakin naik variabel lingkungan kerja (X2) maka semakin meningkatkan kinerja pegawai (Y). Kata Kunci : Kedisiplinan, Lingkungan kerja dan Kinerja Pegawai

Pengaruh TikTok Sebagai Media dalam Penngkatan Kecakapan Bahasa Inggris Anak Muda

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

TikTok's emergence as a global social media platform has demonstrated its potential as a powerful tool for developing English proficiency. Its engaging content, immersive experience, and interactive features provide learners with unique opportunities to enhance their language skills in an enjoyable and authentic manner. The influence of TikTok among youngsters has made it an appealing platform for them to be connected with English-learning videos from numerous English content creators. This conducted research aims to answer two research question as follows: 1. What are the Varieties of English learning types on TikTok that are used by youngsters? 2. How does TikTok influence the development of English Proficiency among Youngsters? In order to answer those two questions, the writer applied descriptive qualitative method which is taken from 55 respodents who fall into gen Z category. After analyzing the data, the writer found out that youngsters who learn English from TikTok experienced and found the varieties of English learning types on TikTok which are: Short-form videos, language challenges, native speaker videos, and interactive learning. It has also been figured out of how TikTok application as an English learning medium has shown its influence in the development of youngsters’ English proficiency, including, the influence of TikTok towards youngsters' communication competence, creativity and critical thinking, self-directed learning, and English learning and teaching tool.

Penggunaan Metode Look and Say untuk Meningkatkan Penguasaan Kosakata Siswa Kelas VIII SMP N 2 Kupang”.

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This research entitled “Use of Look and Say Method to improve student’s Vocabulary Mastery at the Eighth Grade of SMP N 2 Kupang.The writer’s research problem is:Does the Use of Look and Say method improve students’ vocabulary at the eighth grade of SMP Negeri 2 Kupang? Aim of this study is: To find out whether or not the use of Look and Say method improve students’ vocabulary at the eighth grade of SMP N 2 Kupang. In this study the writer used descriptive quantitative especially Experimental Design. Based on the analysis it was found that there is an improvement between students’vocabulary before and after giving treatment by using Look and Say Method that can be proved through the result showed that the pre test is 33,51 and the post test is 84,68, then the T-Test 10,9 due T-table is 1,695 the T-test is higher than T-table so the alternative hypothesis (Ha) is accept and the null hypothesis(Ho)is rejected therefore based on the data obtained, the writer writer concludedthat: The student’s vocabulary mastery before using of Look and say method wasstilllow,the problem was that they were stil llack of the vocabularies and not familiar with the words but After the writer gave the treatment by using Look and Say Method vocabulary of Student’s at SMP Negeri 2 Kupang very good improvement. Keywords: Vacabulary Mastery, Look and Say Method

POTENSI PENERAPAN PAJAK KARBON DI LINGKUNGAN USAHA NELAYAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

lLatar belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada potensi penerapan pajak karbon bagi pendapatan daerah menggunakan metode perhitungan pajak karbon pada sektor nelayan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi pajak karbon di sektor usaha nelayan dalam memberikan kontribusi pada pendapatan daerah. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan 10 orang nelayan dan dokumentasi dari total 177 kapal nelayan yang terdaftar di Pelabuhan Perikanan Tenau Kupang. Metode penangkapan ikan yang akan dianalisis meliputi Mini Purse Seine, Hand Line, Rawai Dasar, dan Pole and Line. Data tersebut akan digunakan untuk menghitung konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca (GRK) berdasarkan rumus yang disediakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Hasil penelitian menunjukkan adanya potensi dari pajak karbon sebagai sumber pendapatan bagi daerah, dengan jumlah sebesar Rp 59.874.468,73 untuk lima bulan periode Agustus - Desember 2022. Metode penangkapan ikan Rawai Dasar menunjukkan pendapatan tertinggi, sementara Mini Purse Seine memiliki pendapatan terendah. Fluktuasi harga terjadi pada masing-masing metode penangkapan ikan dari bulan Agustus hingga Desember. implikasi dari hasil penelitian mencatat bahwa tarif pajak karbon yang digunakan masih rendah, dan implikasinya adalah perlu melakukan analisis lebih lanjut untuk menentukan tarif pajak karbon yang optimal agar dapat memberikan insentif yang cukup bagi pengurangan emisi. Tarif pajak karbon yang lebih tinggi mungkin diperlukan untuk mencapai tujuan pengurangan emisi yang signifikan dalam sektor perikanan nelayan.

PENGARUH MOTIVASI KARIR DAN PENGETAHUAN PERPAJAKAN TERHADAP MINAT MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG UNTUK BERKARIR DALAM BIDANG PERPAJAKAN (Studi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Progdi Akuntansi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kebutuhan akan sumber daya manusia untuk mendukung progres pemerintah dalam memenuhi target pegawai pajak di Indonesia merupakan suatu fenomena yang seharusnya di manfaatkan dengan baik oleh para lulusan dan calon lulusan akuntansi untuk semakin mengasah kemampuan dan pengetahuannya tentang dunia perpajakan. Sarjana Ekonomi khususnya jurusan akuntansi perpajakan merupakan salah satu angkatan kerja yang akan memanfaatkan kesempatan tersebut , dimana lulusan ini sangat dibutuhkan baik dalam lingkup kerja pemerintah maupun perusahaan swasta (Mafazah, 2020). Namun dengan banyaknya peluang kerja yang tersedia ternyata minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan masih sangar minim, hal itu dapat dilihat dari pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak yang masih terus membuka lowongan kerja untuk mencapai target yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh motivasi karir dan pengetahuan perpajakan terhadap minat mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk berkarir dalam bidang perpajakan. Minat mahasiswa adalah kecenderungan yang ada dalam diri mahasiswa untuk merasa tertarik terhadap sesuatu yang menyebabkan giat melakukan sesuatu yang telah menarik minatnya. Minat berkarir dalam bidang perpajakan merupakan pemusatan pikiran, perasaan senang, kemauan atau perhatian terhadap karir di bidang perpajakan (Seanturi dan Sitanggang, 2021). Beberapa faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan yaitu motivasi karir dan pengetahuan perpajakan. Motivasi karir adalah suatu dorongan yang timbul dari dalam diri seseorang untuk meningkatkan kemampuannya untuk mencapai karir yang diinginkan (Dewi dan Setiawanta, 2014). Pengetahuan perpajakan adalah informasi pajak yang dapat digunakan wajib pajak sebagai dasar untuk bertindak mengambil keputusan dan untuk menempuh arah atau strategi tertentu sehubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajibannya di bidang perpajakan (Kartikasari dan Yadyana, 2020). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kuantitatif dengan Teknik Analisis Regresi Linear Berganda menggunakan sofware SPSS versi 25. Jumlah populasi sebanyak 683 mahasiswa dengan sampel sebanyak 78 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purpose sampling dengan kriteria mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah perpajakan semester 6 dan 8, dimana mahasiswa pada semester tersebut telah mengikuti semua mata kuliah wajib perpajakan. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa motivasi karir berpengaruh terhadap minat mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk berkarir dalam bidang perpajakan, Sedangkan pengetahuan perpajakan tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk berkarir dalam bidang perpajakan Dari hasil uji regresi linear berganda menggunakan spss versi 25, variabel motivasi karir ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar 3.108 > dari t tabel 1.992, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,003 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan HO ditolak. Dari data tersebut dapat diartikan bahwa motivasi karir berpengaruh terhadap minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan. Hasil uji regresi linear berganda variabel pengetahuan perpajakan menunjukkan hasil uji t hitung sebesar 1.465 t-tabel 1.992 dan hasil uji t signifikanya lebih besar 0,147 > 0,05 dari nilai signifikan yang ditetapkan, sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 ditolak HO diterima. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan. Hasil output SPSS untuk uji Determinasi / Squared (R2) diketahui nilai R Squard sebesar 0,232 (23,2%). Hal tersebut memilki arti bahwa kemampuan variabel independen dalam penelitian ini mempengaruhi variabel dependen sebesar 23,2%, sedangkan sisanya sebesar 76,8% (1-0,232) sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Dari pembahasan diatas maka dapat ditarik kesimpulan yaitu besarnya minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan dapat dilihat dari tingkat motivasi karir dan pengetahuan perpajakan yang dimiliki seorang mahasiswa. Dengan memiliki motivasi karir yang tinggi, maka mahasiswa akan semakin mengasah kemampuan dan pengetahuannya tentang dunia perpajakan. Namun sebaliknya, pengetahuan perpajakan tidak terlalu menjadi faktor pendukung karena perpajakan saat ini telah banyak menggunakan sistem sehingga pengetahuan perpajakan secara keseluruhan tidak terlalu berpengaruh terhadap minat mahasiswa untuk berkarir.