· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pajak merupakan pemindahan dana dari sektor bisnis atau perusahaan ke sektor publik atau pemerintah, Pajak menjadi salah satu sumber penerimaan penting yang digunakan pemerintah untuk membiayai negara. Dengan adanya penerimaan pajak pemerintah dapat mensejaterahkan rakyatnya dengan melalui pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, pembangunan daerah,dan memberikan subsidi pangan dan bahan bakar minyak, serta meningkatkan pendidikan, mendukung keamanan dan ketahanan Negara, maka dari itu pajak memiliki peran yang sangat besar bagi keberlangsungan berbagai macam kebutuhan negara. Sebagai contoh dari hasil penyelidikan Direktorat Jendral Pajak pada tahun 2014 lalu, menemukan kasus penghindaran pajak yang dilakukan oleh PT. Coca Cola Indonesia yang diduga melakukan penghindaran pajak dengan mengurangi pembayaran pajak senilai Rp49,24 Milyar. Dari hasil penelusuran perusahaan tersebut terbukti telah melakukan tindakan penghindaran pajak yang menyebabkan setoran pajak berkurang dengan ditemukannya pembengkakan biaya yang besar pada perusahaan tersebut. Sehingga beban biaya yang besar tersebut dapat menyebabkan penghasilan kena pajaknya berkurang dan setoran pajaknya mengecil. Penghindaran pajak merupakan usaha untuk mengurangi hutang pajak yang bersifat legal (Unlaawful), sedangkan penggelapan pajak (Tax Evasion) adalah usaha untuk mengurangi hutang pajak yang bersifat tidak legal (Unlawful). Penghindaran pajak ini sengaja dilakukan oleh perusahaan dalam rangka memperkecil besarnya tingkat pembayaran pajak yang harus dilakukan dan meningkatkan cash flow perusahaan. Seperti disebutkan oleh Guire at al., (2010), bahwa manfaat dari adanya tax avoidance adalah untuk memperbesar tax saving yang berpotensi mengurangi pembayaran pajak sehingga akan menaikkan cash flow. Capital Intensity merupakan rasio aktivitas investasi yang di lakukan perusahaan yang dikaitkan denga investasi dalam bentuk asset tetap dan persediaan. Intensitas modal menunjukan tingkat efisiensi perusahaan dalam menggunakan asetnya untuk menghasilkan penjualan. Pengukuran rasio intensitas modal atau capital intensity dilakukan dengan membandingkan total asset dengan total penjualan (Ross dan Westerfield, 2012 : 57). Perusahaan dengan rasio intensitas modal yang tinggi menggambarkan perusahaan yang pada modal (Zmijewski dan Hagerman, 1981 : 134). Tingkat Utang (Leverage) merupakan kemampuan perusahaan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai dengan utang dan kemampuan perusahaan untuk membayar seluruh kewajibannya. Dengan kata lain Leverage merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa besar beban utang yang harus ditanggung perusahaan dalam rangka pemenuhan asset atau memenuhi seluruh kewajibannya, baik kewajiban jangka pendek maupun jangka panjang. Perusahaan dengan rasio Leverage yang tinggi. Menurut Sartono (2012 :122), profitabilitas adalah kemampuan perusahaan memperoleh laba dalam hubungannya dengan penjualan, total aktiva maupun modal sendiri. Dengan demikian bagi investor jangka panjang akan akan sangat berkepentingan dengan analisis profitabilitas Atarwaman (2011) menjelaskan bahwa profitabilitas selain digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba juga untuk mengetahui efektifitas manajemen perusahaan dalam mengelola aset yang dimiliki. Populasi dalam penilitian ini adalah perusahaan industry dasar dan kimia yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2020-2022 sebanyak 89 perusahaan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier berganda untuk dapat mengetahui pengaruh antara varabel X (independen), terhadap Y (dependen) dan dibantu alat uji statistic yaitu program spss 25 dan Ms.Exel 2007. Kata kunci : ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGHINDARAN PAJAK (PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2020-2022)
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Modal Manusia, Komitmen Kerja dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang. Penelitian ini menggunakan sampel 27 responden yang bekerja di Kantor Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang. Data dalam penelitian ini diperoleh dari Kuesioner sesuai tujuan penelitian. Teknik analisis menggunakan deskriptif, regresi linear berganda dengan uji hipotesis yaitu uji t (Simultan), uji F (persial) dan koefisien determinasi (R2).
Pembahasan dalam penelitian ini menjelaskan mengenai Pengaruh Modal Manusia, Komitmen Kerja dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang. Hasil penelitian menunjukan bahwa variable bebas Modal Manusia, Komitmen Kerja dan Kepuasan Kerja berpengaruh terhadap variabel terikat yaitu Kinerja Pegawai. Pengaruh modal manusia terhadap kinerja pegawai dari hasi perhitungan regresi diperoleh nilai koefisien regresi modal manusia sebesar 0,144 selain itu, signifikan 0,005 < 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa variabel moadal manusia mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai. Pengaruh Komitmen kerja terhadap kinerja pegawai berdasarkan hasil perhitungan regresi diperoleh nilai koefisien regresi untuk komitmen kerja sebesar 0,442 selain itu, signifikan 0,001< 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa variabel komitmen kerja mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai. Pengaruh Kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai berdasarkan hasil perhitungan regresi diperoleh nilai koefisien regresi untuk komitmen kerja sebesar 0,766 selainitu, signifikan 0,000< 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa variabel kepuasan kerja mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai. Dari hasil analisi regresi dapat diketahui bahwa secara Bersama-sama variable independen memiliki pengaruh yang signifikan terhadapat variable dependen. Hal ini dibuktikan dari nilai f hitung 240.264 lebih besar dibandingkan nilai f table sebesar 2,99 dengan nilai signifikan 0,000 karena niali signifikan jauh lebih kecil dari 0,05 maka model regresi dapat dikatakan bahwa modal manusia, komitmen kerja, kepuasan secara Bersama-sama atau secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai kantor kecamatan taebenu kabupaten kupang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan usaha yang memberikan sumbangan serta kontribusi yang sangat besar bagi perekonomian Indonesia, dimana UMKM bukan suatu yang asing dan tidak perlu dipertimbangkan lagi keberadaannya. Informasi yang disampaikan oleh kementerian bidang koperasi dan UMKM (2020), UMKM merupakan usaha yang memberikan masukan serta kontribusi yang sangat berpengaruh bagi masyarakat Indonesia dengan terciptanya investasi nasional serta adanya peningkatan bruto PDB Nasional, maupun dalam menyerap tenaga kerja dalam mendapatkan pekerjaan.
Adanya tingkat pengangguran yang tinggi sebagai akibat dari krisis ekonomi yang di Indonesia, memberikan pelajaran berharga tentang perlunya kreativitas dari setiap individu untuk tidak mengandalkan pekerjaan dari orang lain, melainkan menciptakan lapangan pekerjaan yang dapat menyerap tenaga kerja dan menghidupkan kembali roda perekonomian Indonesia.
Dalam berwirausaha, pelaku usaha harus pandai dalam berperilaku sehingga dalam memasarkan produk yang dipasarkan dapat tersalurkan oleh konsumen sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pendapatan usahanya. Kenaikan manfaat ekonomi selama satu periode akuntansi dalam bentuk pemasukan atau penambahan aset atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Perilaku Kewirausahaan Dan Pemasaran Terhadap Pendapatan UMKM Di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang.
Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku usaha UMKM dengan jenis usaha warung makan, kantin sekolah, jagung bakar, bakso, dan gorengan sebanyak 35 pada pelaku usaha UMKM di kecamatan Kelapa Lima.
Teknik analisis dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS komputer. Hasil penelitian ini dapat menunjukkan bahwa Secara persial Variabel perilaku kewirausahaan (X1) diketahui berpengaruh signifikan terhadap pendapatan (Y) UMKM di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang dan Secara persial Variabel pemasaran (X2) diketahui tidak berpengaruh siknifikan terhadap pendapatan (Y), UMKM di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian suatu negara. Keberadaan UMKM memberi nilai positif pada penyerapan tenaga kerja. Masyarakat yang memiliki unskill labor intensive dapat diserap UMKM sehingga UMKM dapat mengurangi pengangguran pada level masyarakat bawah. Data Kementrian Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Indonesia menunjukkan sampai tahun 2012 tenaga kerja yang mampu diserap UKM mencapai 97,16 persen dari total jumlah angkata kerja yang mampu diserap oleh seluruh sector ekonomi. Sedangkan unit usaha yang dimiliki UKM mencapai 99,99 persen dari total unit usaha.
pemasaran digital terbukti berdampak besar terhadap banyaknya sales. Para pelaku usaha yang belum menerapkan pemasaran digital tentu semakin gulung tikar disebabkan kurangnya pelanggan Capelli dan Racat (2016) dalam Elida & Raharjo (2019) meneliti barang kosmetik sehingga mampu mengungkapkan jika uji coba melalui dunia maya (menggunakan pemasaran digital atau aplikasi) sehingga mempengaruhi kepuasaan pelanggan dan niat beli. Produk merupakan segala sesuatu yang dapat ditawarkan produsen untuk diperhatikan, diminta, dicari, dibeli, digunakan, atau dikonsumsi pasar sebagai pemenuhan kebutuhan atau keinginan pasar yang bersangkutan. Secara konseptual produk adalah pemahaman subyektif dari produsen atas sesuatu yang bisa
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak
Penelitian ini merupakan suatu tinjauan teologis kontekstual terhadap ritual penyembahan kepada roh orang yang sudah meninggal dan implikasinya bagi jemaat Syalom Oepula. Ritual penyembahan kepada roh orang yang telah meninggal adalah praktik keagamaan yang telah menjadi bagian integral dari budaya dan tradisi masyarakat Oepula. Tinjauan teologis ini bertujuan untuk memahami praktik ini dari sudut pandang teologi Kristen, menggali akar teologisnya, serta menganalisis implikasi dan dampaknya pada jemaat Syalom Oepula.Studi ini menggunakan pendekatan teologis kontekstual untuk menghargai dan memahami praktik tradisional ini dalam konteks lokal dan budaya. Metode penelitian meliputi studi literatur, observasi lapangan, wawancara, dan diskusi kelompok terfokus. Hasil analisis menunjukkan bahwa praktik penyembahan roh orang yang sudah meninggal diakar pada keyakinan tentang hubungan manusia dengan dunia roh dan leluhur.Implikasi bagi jemaat Syalom Oepula mencakup perluasan pemahaman teologis mengenai kematian dan kehidupan sesudahnya, serta bagaimana menghadapi ritual tradisional tersebut dari perspektif iman Kristen. Temuan penelitian ini menyiratkan pentingnya dialog dan dialog teologis antara agama tradisional dan iman Kristen, untuk membangun pemahaman yang lebih mendalam dan inklusif tentang kepercayaan dan praktik keagamaan di Oepula.
Tinjauan teologis ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menjembatani perbedaan dan memperkuat identitas iman Kristen di tengah masyarakat Oepula yang beragam budaya dan keyakinan. Implementasi temuan penelitian ini dapat memberikan landasan bagi pendekatan pastoral yang menghormati budaya setempat dan mempromosikan nilai-nilai keadilan, kasih, dan toleransi dalam hubungan antarumat beragama di Oepula.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK penelitian ini berjudul”Analisis efektivitas,kontribusi, dan trend retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah di kota kupang” tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis (1) tingkat efektivitas retribusi daerah dan juga tingkat efektivitas retribusi daerah berdasarkan jenis penerimaan retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha, dan retribusi perizinan tertentu di daerah kota kupang tahun 2017-2021. (2) tingkat kontribusi retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah dan juga tingkat kontribusi retribusi daerah berdasarkan jenis penerimaan retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha, dan retribusi perizinan tertentu terhadap pendapatan asli daerah kota kupang tahun 2017-2021. (3) trend retribusi daerah kota kupang selama 5 tahun kedepan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan realisasi penerimaan retribusi daerah di kota kupang tahun 2017-2021. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) rata-rata tingkat efektivitas retribusi daerah selama tahun 2017 hingga tahun 2021 masuk dalam kategori tidak efektif, dan juga rata-rata tingkat efektivitas retribusi daerah berdasarkan jenis penerimaan retribusi jasa umum dengan kategori tidak efektif, retribusi jasa usaha dengan kategori tidak efektif, dan retribusi perizinan tertentu dengan kategori tidak efektif. (2) tingkat kontribusi retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah kota kupang selama tahun 2017 hingga tahun 2021 rata-rata sangat kurang berkontribus dan tingkat kontribusi retribusi daerah berdasarkan jenis retribusi jasa umum dengan kategori sangat kurang berkontribusi terhadap PAD, retribusi jasa usaha dengan kategori sangat kurang berkontribusi terhadap PAD, retribusi perizinan tertentu dengan kategori sangat kurang berkontribusi terhadap PAD. (3) trend penerimaan retribusi daerah selama 5 tahun kedepan mengalami penurunan setiap tahunnya atau disebut trend negar.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Efektivitas pajak PKB merupakan perbandingan antara penerimaan pajak PKB dengan target penerimaan untuk mengetahui Efektivitas dari pelaksanaan penerimaan pajak PKB, dengan membandingkan target yang ditetapkan dengan realisasinya. Penerimaan pajak PKB dapat membantu dalam peningkatan pendapatan suatu daerah, seberapa besar peningkatannya pajak PKB untuk memenuhi pendapatan asli daerah, melalui penerimaan pajak PKB yang tujuannya juga untuk mengukur potensi penerimaan pajak PKB yang sudah menunjukkan tingkat yang memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan suatu daerah dalam menigkatkan pendapatan asli daerah, dan digunakan untuk mengukur Efisiensi dalam penerimaan pajak PKB, dalam meningkatkan pendapatan asli daerah.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Dokumentasi yaitu mengambil populasi dan sampel dengan melakukan Dokumentasi sebagai pengumpulan data. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah Efektivitas pajak PKB, pendapatan asli daerah dan Efisensi pajak PKB terhadap pendapatan asli daerah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator Efektivitas Pemungutan pajak PKB di UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Kota Kupang pada tahun 2019-2021 tergolong sangat Efektif dimana pemungutan pajak PKB rata-rata mencapai 80% - 90% atau rata-rata realisasi mencapai Rp. 977. 857.160.946 dari target yang ditetapkan.
Rata-rata target pendapatan asli daerah tahun 2019 sampai tahun 2021 menjadi sebesar Rp 135.740.069.707 dan realisasi penerimaan pendapatan asli daerah di UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Kota Kupang Menjadi sebesar Rp 145.387.269.396 dan rata - rata efektivitas tahun 2019 sampai dengan 2021 mencapai Rp 80% - 90% terbilang sangat efektif. Realisasi pendapatan asli daerah pada tahun 2019 sangat efektif dikarenakan penerimaan retribusi daerah dan lain-lain pendapatan asli daerah sudah mencapai target yang direncanakan, hal ini dapat dilihat dari presentase efektifitas 99,68%.
Efisiensi pajak PKB terhadap pendapatan asli daerah dari tahun 2019 sampai dengan 2021 rata-rata mencapai 9,12% Efisiensi pajak PKB terhadap pendapatan asli daerah dikatakan sangat rendah karena kurang dari <10%.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study was conducted under the title: Improving Students Writing in Procedure Text By Using Video At Seventh Grade Students Of SMP Negeri 1 Kupang Tengah. The aim at this research was to find out whether or not the use of video can improve students writing in procedure text. The research problem is “Can using videos improve students writing skills in procedure text?”. Answer the problem of this study, the writer employed a pre-experimental design by in this study. Class VIIA students of SMPN 1 Kupang Tengah who took part in class were 30 students, the research were taught procedural text using video. And were tough without video but using some materials, then the post-test was distributed to them where the result shows that the post-test mean score is 340 and the mean score of the pre-test is 196. that staticall calculation shows the t-test value of both experimental and control is 2599. this means that the result of t-test in post test is significant. This is due to treatment that was only exposed to the experimental group in teaching the material before having the post-test. This concludes that the use of video can improve students writing in procedure text.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The title of this writing is “Descriptive Study On Imperative Sentence In Sabu Langauge”. This research was conducted to answer research problem; 1. What are the types of imperative sentence in sabu language? 2. What are the function of imperative sentence in Sabu language? The aim of this research was to find out the types of imperative and the function of imperative sentence in sabu language. The writer used qualitative method (interview and recording), base on the data and fact that serve in narrative explanation and did the interview. and the result of the interview show and answer those research problem about the types and function of imperative sentence in Sabu Language. The types of imperative sentence in sabu languae consists of two types those are positive and negative command. while the function of imperative sentence in Sabu Language consist of five function those are 1. Imperative sentence as Instruction. 2. Imperative sentence as Request 3. Imperative sentence as Suggestion, 4. Imperative sentence as Advise, 5. Imperative sentence as Prohibition.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indonesia is a country rich in biodiversity. Some plants are grouped into ornamental plants, cultivated plants and medicinal plants one type of plant is guavawater. The purpose of this study was to inventory plant species that have the potential to be ornamental plants in Nunsaen Village, Fatuleu Tengah sub-district. The method used in this study used descriptive qualitative analysis techniques with the main objective to provide an objective description or description of a situation. Based on research that has been conducted in Nunsaen Village, Fatuleu Tengah sub-district regarding the inventory of ornamental plant species, it can be concluded that there are 10 types of ornamental plant with 10 families, Alloe vera, Codiaeum variegatum, Anthurium crystalinum, Echinopsis pachanoi, Aglaonema, Asplenium nidus L, Bugenvillea, Ficus Benjamina, Dypsis lutescens and Rosa multiflora namely ornamental plant groups can be grouped into 3, namely ornamental plants with flowers, stems and leaves. There were 2 types of ornamental flower plants,8 types of leaf ornamental plants and 1 type of stem ornamental plants.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemasaran merupakan salah satu kegiatan penting yang perlu dilakukan perusahaan untuk meningkatkan usaha dan menjaga kelangsungan hidup perusahaan tersebut. Disamping kegiatan pemasaran perusahaan juga perlu mengkombinasikan fungsi-fungsi dan menggunakan keahlian mereka agar perusahaan berjalan dengan baik. Dalam hal ini perlu diketahui beberapa definisi pemasaran.
Menurut Utami (2010:162) kelengkapan produk adalah kelengkapan produk yang menyangkut kedalaman, luas, dan kualitas produk yang ditawarkan juga ketersediaan produk tersebut setiap saat di toko. Menurut Levy (2013) dalam Utami (2017) lokasi merupakan perencanaan dan pelaksanaan program penyaluran produk atau jasa melalui tempat atau lokasi yang sama. Menurut Kotler dan Keller (2011) Minat beli adalah perilaku yang muncul sebagai respon terhadap objek yang menunjukan keinginan seseorang untuk melakukan pembelian.
Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini penelitiakan
Membahas tentang Pengaruh Kelengkapan Produk dan Lokasi Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Dutalia Kupang. Dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan metode purpose sampling.
Populasi dalam penelitian ini jumlahnya tidak diketahui, maka sampel dalam penelitian ini mengunakan rumus raopurba (sujarweni, 2015)
Berdasarkan hasil perhitungan, maka jumlah sampel yang digunakan minimal 96 responden..teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab .Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 96 konsumen Dutalia kupang.
Berdasarkan nilai indeks jawaban responden dari variable kelengkapan produk berkisar antara 82,6-75,1 dan rata-rata nilai indeks jawaban responden 78,1. Dengan nilai koefisien regresi dari kelengkapan produk sebesar 0,396 dengan tingkat signifikansinya sebesar 0.000. Sedangkan nilai indeks jawaban responden dari variable minat beli juga berkisar antara 76,7-72,9 dan rata-rata nilai indeks jawaban responden 74,3. Dengan nilai koefisien regresi dari Minat beli sebesar 14,887 dengan tingkat signifikansinya sebesar 0.000.
Maka, dapat disimpulkan bahwa nilai indeks Kelengkapan produk lebih besar dari nilai koefisien regresi yaitu74,3>14,887.
Berdasarkan nilai indeks jawaban responden dari variable Lokasi berkisar antara 73-72,3 dan rata-rata nilai indeks jawaban responden 72,7. Dengan nilai koefisien regresi dari lokasi sebesar 0,264 dengan tingkat signifikansinya sebesar 0.000. Sedangkan nilai indeks jawaban responden dari variable minat beli juga berkisar antara 76,7-72,9 dan rata-rata nilai indeks jawaban responden 74,3. Dengan nilai koefisien regresi dari minat beli sebesar 14,887 dengan nilai signifikansinya sebesar 0.000.
Maka, dapat disimpulkan bahwa nilai indeks Lokasi lebih besar dari nilai koefisien regresi yaitu 72,7>14,887.
Berdasarkan hasil penelitian analisis lanjutan dalam analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS dengan hasil nilai konstanta sebesar 14,8887. Hasil Uji T menunjukan bahwa thitung sebesar8,569>t table sebesar 1.986 maka, H0 di tolak dan Ha diterima yait kelengkapan produk berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen dutaliakupang. Dan nilai thitung sebesar 4.240>t tabel 1.986 maka, H0 ditolak dan Ha diterima yaitu Lokasi berpengaruh positif terhadap Minat Beli pada konsumen. Untuk hasil Uji F dapat diketahui bahwa Fhitung>Ftabel yaitu 72,741>3,09 maka, H0 ditolak dan Ha diterima. Maka secara simultan Kelengkapan Produk dan Lokasi berpengaruht erhadapMinat Beli pada konsumen. Berdasarkan table hasil Uji Koefisien Determinasi (R2) dapat diketahui bahwa nilai R Square adalah sebesar 0,610 atau 61%. Hal ini berarti bahwa besarnya kontribusi Kelengkapan Produk terhadap Minat Beli konsumen adalah 61% sedangkan besaran 39,8% dipengaruhi oleh variabel-variabel lainyang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Berdasarkan hasil penelitian teori yang saya pakai sesuai dengan teori dari
(Kurniawan dan Krismonita, 2020;147) Di mana penyediaan kelengkapan produk yang bagus bukan hanya memikat minat pembeli melainkan juga bias berefek pada keputusa konsumen serta kemungkinan besar bias menjadi pelanggan tetap.
Hasil dari penelitian saya juga mendukung teori dari (Kurniawan dab Krismonita, 2020;147). Hasil penelitiansaya juga menguatkan penelitian terdahulu yang digunakan oleh Ryan Kurniawan dan Yuniar Aisah dimana Penelitian terdahulu di lakukan oleh Ryan Kurniawan dan Yuniar Aisah di mana Kelengkapan Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen.
Berdasarkan hasilpenelitian, teori yang saya pakai sesuai dengan teori dari Menurut Utami (2012:89), dimana Lokasi tidak hanya mempengaruhi keputusan pembelian, namun lokasi juga membentuk kesan sebuah usaha yang dilakukan perusahaan dalam melakukan penempatan usahanya. Memiliki lokasi yang strategis dan mudah dijangkau oleh para konsumen sehingga diharapkan pemilik usaha dapat meningkatkan minat belikonsumen.
Hasil penelitian saya mendukung teori Utami (2012;89).Hasil penelitiansaya juga menuatkan penelitian terdahulu yang digunakan oleh Hardiansyah dan Ekawanti (2019) dimana lokasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis Penjualan Energi Litrik Dalam Meningkatkan Perolehan Laba Pada PT. PLN (Persero) Di Wilayah Sumba Timur. Penjualan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh penjual dalam menjual barang atau jasa dengan harapan akan memperoleh laba dari adanya transaksi-transaksi tersebut dan penjualan dapat diartikan sebagai pengalihan atau pemindahan hak kepemilikan atas barang atau jasa dari pihak penjualan ke pembeli. Penjualan diharapakn dapat menghasilkan laba untuk keberlangsungan perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penjualan energi listrik dalam menigkatkan perolehan laba pada PT. PLN (Persero) Wilayah Sumba Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini di lakukan pada PT. PLN (Persero) Di Wilayah Sumba Timur, sumber data yang digunakan yaitu berupa dokumentasi dan wawancara yang berkaitan dengan penjualan energi listrik dalam meningkatkan perolehan laba.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penjualan energi listrik dan pertumbuhan penjualan mengalami peningkatan pada tahun 2019 -2021, yaitu pada tahun 2019 penjualan yang diperoleh perusahaan sebesar 83.342.216, pertumbuhan penjualan sebesar 11.13%, dan pada tahun 2020 penjualan yang diperoleh perusahaan sebesar 95.964.509, pertumbuhan penjualan 15,15%. Sedangkan pada tahun 2021 penjualan yang diperoleh perusahaan sebesar
101.670.061, pertumbuhan penjualan 15,32%. Sedangkan Penerimaan laba bersih yang di alami oleh PT. PLN (Persero) Wilayah Sumba Timur pada tahun 2019 –
2021 mengalami fluktuasi. Pada tahun 2019 laba bersih perusahaan sebesar
57.875.818.228, ditahun 2020 laba bersih yang dihasilakan perusahaan sebesar
66.712.091.708, dan pada tahun 2021 laba bersih mengalami penurunan sebesar
50.404.974.773. dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa penjualan belum dapat menghasilkan laba yang optimal. Hal ini dapat dilihat bawah nilai penjualan pada setiap tahunnya meningkat, akan tetapi perusahaan belum mampu mengefisiensikan beban operasionalnya hal ini dapat dilihat dari beban operasioanal mengalami peningkatan setiap tahunnya sehingga mengakibatkan laba bersihnya mengalami fluktuasi. Saran dari penelitian ini hendaknya pemerintah mengatasi kenaikan nilai kurs dan perusahaan lebih menerapkan sistem pengawasan agar tidak terjadi penurunan laba karena laba dapat menjamin keberlangsungan perusahaan serta agar tujuan yang diharapakan oleh perusaahan dapat dicapai.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga (goal) Bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat maksimal
secara umum Pelatihan yang paling banyak dilakukan oleh Bank BTPN Cabang Kupang adalah Training Legal Audit and Writing yang bertujuan melakukan Penilaian terhadap tingkat keamanan perusahaan, terutama dalam hal Legal Risk Aspect.
Berdasarkan latar belakang masalah diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang “Analisis Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Di Kantor Bank BTPN Cabang Kupang”.
Dalam penelitian ini Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif maupun kualitatif mengenai karakteristik tertentu dari semua anggota kumpulan yang lengkap dan jelas yang ingin mempelajari sifat-sifatnya. Oleh karena itu populasi dalam penelitian ini 56 karyawan.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan Kuesioner dengan angket tertutup.
Analisis ini dipakai untuk mengetahui pengaruh variablel independen yaitu pengaruh pendidikan (XI) dan pelatihan tenaga kerja (X2) terhadap variabel dependen yaitu produktivitas kerja karyawan (Y). Adapun rumus analisis linear berganda adalah sebagai berikut :Y a+b1XI + b2X2.
Dalam penelitian ini penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda dan didapati koofisien regresi(b1) sebesar 0,273 artinya jika pengaruh pendidikan (X1) Mengalami kenaikan1%, maka produktivitas kerja karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,273. Koofisien bernilai negatif artinya terjadi pengaruh yang negatif antara pengaruh pendidikan (X1) dengan produktivitas kerja karyawan (Y) dengan demikian apabila pengaruh pendidikan diperhatikan dengan baik oleh perusahaan agar menciptakan evektivitas organisasi dalam hal ini produktivitas kerja karyawan akan mengalami peningkatan. Hal ini menunjukan uji yang diperoleh sesuai dengan teori yang disampaikan, dimana teori Menurut (Hasibuan, 2019:10) Mengatakan manajemen sumber daya manusia adalah ilmu dan seni mengatur hubungsn dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien membantu mewujudkan tujuan perusahaan terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat. Implikasi dari penelitian ini menjelaskan bahwa pengelolaan sumber daya manusia di atas dapat dipahami bahwa suatu pengelolaan sumber daya manusia merupakan suatu proses yang berhubungan dengan implementasi indikator fungsi-fungsi pengelolaan atau manajemen yang berperan penting dan efektif dalam menunjang tercapainya tujuan individu, lembaga, maupun organisasi atau perusahaan.
Berdasarkan pengujian hipotesis pertama yaitu adanya hubungan pengaruh pendidikan (X1) terhadap produktivitas kerja karyawan (Y). Hal ini dibuktikan variabel pengaruh pendidikan (X1) ditemukan Thitung 2,588 lebih kecil dari Ttabel 1,67412 dan tingkat Sig 0,012 lebih besar dari 0,05. 2. Pengaruh pelatihan tenaga kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada Kantor Bank Tabungan Pensiunan Cabang Kupang. Dalam penelitian ini, penulis telah menganalisis regresi linear berganda dan didapati koofisien regresi (b2) sebesar 0,316 artinya jika pelatihan tenaga kerja (X2) mengalami kenaikan sebesar 1% maka produktivitas kerja karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,316. Koofisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif dan signifikan antara pelatihan tenaga kerja (X2) terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) dengan demikian apabila Pelatihan tenaga kerja memiliki gaji insentif dan tunjangan yang baik maka dapat meningkatkan tingkat produktivitas kerja karyawan. Peningkatan produktivitas merupakan masalah sistem dalam arti tertentu, karena ada banyak segi dari pekerjaan dan kegiatan perusahaan yang mempunyai dampak terhadap peningkatan produktivitas tenaga kerja. Definisi produktivitas menurut Nasution (2002:203) menjelaskan bahwa : Produktivitas merupakan rasio antara hasil kegiatan (output) dan segala pengorbanan (biaya) untuk mewujudkan hasil (input). Dimana peningkatan produktivitas akan meningkatkan pendapatan karyawan yang akan menambah daya beli masyarakat. Berdasarkan penjelasan diatas menunjukan bahwa adanya pengaruh pelatihan tenaga kerja terhadap produktivitas kerja karyawan. Sehingga apabila semakin tinggi tingkat pelatihan tenaga kerja semakin baik maka akan semakin meningkat produktivitas kerja karyawan. Selain itu berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan terdapat adanya pengaruh pelatihan tenaga kerja (X2) terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) hal ini dibuktikan diperolehnya Thitung 0,316 lebih kecil dari Ttabel 1,67412 dan tingkat Sig 0,348 lebih besar dari 0,05.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan judul ini maka persoalan dalam penelitian ini adalah: Seberapa besar tingkat kepatuhan wajib pajak berdasarkan realisasi penerimaan Pajak bumi dan bangunan pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang? Penelitian ini dilakukan di Badan Pendapatan Daerah kota kupang (Bapenda). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat kepatuhan wajib pajak berdasarkan realisasi penerimaan Pajak bumi dan bangunan pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan realisasi penerimaan Pajak Bumi Dan Bangunan pada Badan pendapatan Daerah Kota Kupang Tahun 2012 – 2021. pengambilan data dalam penelitian ini akan menggunakan teknik pengumpulan data diantaranya yaitu : Dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil penelitian dari analisis kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan (PBB) yang ada pada Badan Pendapatan Daerah kota Kupang, pada tahun 2012 dengan presentase tingkat kepatuhan wajib pajak sebesar 106,88% sehingga dapat dikatakan bahwa kepatuhan wajib pajak sangat patuh. Dan tahun 2013 dengan presentase tingkat kepatuhan wajib pajak sebesar 83,53% sehingga dikatakan cukup patuh. pada tahun 2014 presentase tingkat kepatuhan wajib pajak sebesar 118,50% sehingga dapat dikatakan sangat patuh. Dan pada tahun 2015 presentase tingkat kepatuhan wajib pajak sebesar 108,64% sehingga masih dikatakan sangat patuh. Pada tahun 2016 presentase tingkat kepatuhan wajib pajak sebesar 112,24% sehingga masih dikatakan sangat patuh. Pada tahun 2017 presentase tingkat kepatuhan wajib pajak sebesar 109,75% sehingga dikatakan sangat patuh. Pada tahun 2018 presentase tingkat kepatuhan wajib pajak sebesar 104,63% sehingga dikatakan sangat patuh. Pada tahun 2019 presentase tingkat kepatuhan wajib pajak sebesar 100,87% sehingga masih dikatakan sangat patuh. Pada tahun 2020 presentase tingkat kepatuhan wajib pajak sebesar 90.92% sehingga dikatakan patuh. Pada tahun 2021 presentase tingkat kepatuhan wajib pajak sebesar 90.93% sehingga dikatakan patuh. Namun dapat dikatakan bahwa pada tahun 2014 sampai 2021 presentase tingkat kepatuhan wajib pajak mengalami penurunan terus dari tahunn ke tahun. Hal ini jika dilihat berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh narasumber, diketahui bahwa penurunan ini diakibatkan oleh Pandemi Covid 19, sehingga adanya kebijakan dari pemerintah agar para wajib pajak diberi kelonggaran sementara waktu untuk tidak melakukan pembayaran pajak.
Kepatuhan wajib pajak masyarakat Kota Kupang, tentunya ada aturan-aturan yang mengatur sehingga mengikat masyarakat untuk harus patuh terhadap pembayaran pajak. Aturan ini diatur pada pasal 51 ayat 1, 2 dan 3 Peraturan Daerah Kota Kupang Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Pajak Daerah berbunyi (1) Walikota dapat menerbitkan surat tagihan pajak daerah (STPD) jika: a. pajak dalam tahun berjalan tidak atau kurang dibayar; b. dari hasil penelitian SPTPD terdapat kekurangan pembayaran sebagai akibat salah tulis dan/atau salah hitung; c. wajib pajak dikenakan sanksi administratif berupa bunga dan/atau denda. (2) Jumlah kekurangan pajak yang terutang dalam STPD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan huruf b ditambah dengan sanksi administratif berupa bunga sebesar 2 % (dua persen) setiap bulan untuk paling lama 15 (lima belas) bulan sejak saat terutangnya pajak. (3) SKPD yang tidak atau kurang dibayar setelah jatuh tempo pembayaran dikenakan sanksi administratif berupa bunga sebesar 2 % (dua persen) setiap bulan dan ditagih melalui STPD.
Berdasarkan isi aturan tersebut maka dapat diketahui bahwa, Badan pendapatan daerah Kota Kupang dengan tegas berupaya agar seluruh wajib pajak di Kota Kupang patut untuk membayar pajak agar terhindar dari sanksi pajak yang akan membebani para wajib pajak. Menurut Suandy (2014:12) menjelaskan bahwa pada dasarnya faktor yang menghambat pembayar pajak adalah masalah kesadaran masyarakat, dimana masyarakat perlu diberi pengarahan bahwa pajak merupakan kewajiban dan hak setiap warga negara untuk ikut serta dalam pembangunan. Kesadaran dalam membayar pajak muncul dari motivasi wajib pajak. Jika kesadaran wajib pajak tinggi yang berasal dari motivasi untuk membayar pajak, maka kepatuhan untuk membayar pajak pun akan tinggi dan pendapatan untuk daerah sektor pajak semakin meningkat. Terdapat salah satu faktor yang mempengaruhi wajib pajak dalam patuh membayar Pajak Bumi dan Bangunan, faktor tersebut adalah sanksi pajak. Fungsi sanksi adalah digunakan sebagai cara untuk mengatur sekelompok populasi untuk memenuhi aturan yang ditentukan. Sanksi ditujukan kepada wajib pajak yang tidak mematuhi aturan perpajakan atau melakukan pelanggaran berupa kecurangan terhadap peraturan perpajakan yang berlaku.
Dari pembahasan dan analisis tentang kepatuhan wajib pajak yang ada di Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang maka dapat disimpulkan bahwa tingkat kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan (PBB) yang meliputi realisasi dan target pajak bumi dan bangunan (PBB) di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kupang pertahun 2012 sudah tergolong sangat patuh karena jumlah realisasinya melebihi jumlah yang ditargetkan. Dan pada tahun 2013 dapat dikatakan cukup patuh karna realisasi yang diterima tidak sesuai denga target yang diharapkan.Sedangkan pada tahun 2014 sampai 2019 dapat dikatakan sangat patuh karna realisasi penerimaan pajak bumi dan bangunan (PBB) selalu melebihi target yang ditetapkan. Dan pada tahun 2020-2021 mengalami penurunan akibat Covid 19 sehingga jumlah target dan realisasi pada tahun tersebut dikategorikan patuh
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penulisan ini bertujuan untuk untuk mengetahui apakah adanya perbedaan kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah merger pada PT. Bank Dinar Indonesia Tbk Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2021. Rasio keuangan pada penelitian ini adalah rasio profitabilitas diproksikan dengan Net Profit Margin, Return On Asset, Return On Equity, rasio aktivitas diproksikan dengan Total Asset Turnover, dan rasio laverage diproksikan dengan Financial Leverage Multipier.
Pengujian dalam hipotesis ini menggunakan uji Parametric Paired Sampel T-Test atau uji T sampel berpasangan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang melakukan merger selama periode penelitian dari Tahun 2017-2021 yaitu PT. Bank Oke Indonesia Tbk dengan PT. Bank Dinar Indonesia Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling, sehingga dalam penelitian ini diambil laporan keuangan dari masing-masing perusahaan di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2021.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan antara Net Profit Margin (NPM), Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), Dan Total Asset Turnover (TATO), Sedangkan PadaFinancial Leverage Multiplier (FLM) mengalami perbedaan yang signifikan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam perkembangan dunia usaha, perusahaan sangat bergantung pada investasi, perusahaan jugah sebagai pihak yang membutuhkan dana yang dapat memperoleh dana dari para investor yang membeli saham perusahaan melalui pasar modal, karena investor sebagai pihak yang memiliki kelebihan dana yang dapat menginvestasikan dananya pada berbagai macam sekuritas yang ada dengan harapan dapat memperoleh return (keuntungan). pasar modal di Indonesia terbentuk dengan tujuan untuk menghubungkan investor sebagai pemodal dengan suatu perusahaan atau institusi pemerintah. Setiap usaha investasi yang dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan investasi tersebut, investor tidak akan mendapatkan tingkat keuntungan investasi yang tinggi apabila tanpa menghadapi risiko. dalam berinvestasi pada pasar modal ada dua hal yang akan dihadapi oleh investor, yaitu tingkat keuntungan yang diharapkan dan tingkat risiko, artinya dalam melakukan investasi, jika investor mengalami keuntungan investasi, maka Iapun harus siap untuk menerima risiko tersebut. Dengan demikian dapat diketahui seberapa besar nantinya hasil investasi yang dapat dapat diperoleh dengan tingkat keuntungan dan tingkat risiko yang seminimal mungkin. tujuan dari penilitian ini adalah mengukur seberapa besar tingkat keuntungan dan tingkat risiko investasi saham pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode penilitian 2018 sampai dengan 2021. perhitungan tingkat risiko dalam penilitian ini diukur menggunakan VaR (Value at Risk) dan keuntungan diukur menggunakan RAROC (Risk Adjusted Return On Capital). Metode dalam penilitian ini adalah menggunakan analisis kuantitatif. Alat yang digunakan adalah rasio. Objek dalam penilitian ini adalah 5 (lima) perusahaan yang dijadikan sampel, sumber data yang diperoleh yaitu data sekunder yang diperoleh dari web site: idx co id. Berdasarkan hasil penilitian yang dibahas membuktikan bahwa risiko investasi saham pertambangan batu bara yang diketahui cenderung mengalami potensi kerugian. pada tahun 2018 nilai VaR terbaik dimiliki PT.Adaro Energy Tbk, sebesar 26.9857, sedangkan nilai terburuk dimiliki oleh PT.Dian Swastatika sentosa Tbk sebesar 136.6542. Pada tahun 2019 nilai VaR terbaik dimiliki oleh PT.Baramulti Suksesarana Tbk, sebesar 28.4437, sedangkan nilai terburuk dimiliki oleh PT.Dian Swastatika Sentosa Tbk sebesar 85.3250. Pada tahun 2020 nilai VaR terbaik terjadi pada PT.Bukit Asam sebesar 33.4394, sedangkan nilai terburuk terjadi pada PT.Dian Swastatika Sentosa Tbk sebesar 95.3468. Pada tahun 2021 nilai VaR terbaik dimiliki oleh PT.Bukit Asam Tbk sebesar 40.5396, sedangkan nilai terburuk terjadi pada PT.Baramulti Suksesarana Tbk, sebesar 517.1245. Diketahui bahwa nilai VaR tertinggi selama periode penilitian dialami oleh PT.Baramulti Suksesarana sebesar 517.1245. dan Nilai RAROC yang dimiliki maka PT.Bukit Asam Tbk memiliki nilai tertinggi pada tahun 2018 sebesar 0.0008, dan PT.Adro Energy Tbk memiliki nilai terrendah sebesar -0.0022, sedangkan pada tahun 2019 PT.Adaro Energy Tbk memiliki nilai tertinggi sebebsar 0.0004 dan PT.Bukit Asam Tbk memiliki nilai terrendah sebesar -0.0012, sedangkan pada tahun 2020 PT.Bukit Asam Tbk memiliki nilai tertinggi sebesar 0.0008, dan PT.Baramulti Suksesarana Tbk memiliki nilai terrendah sebesar 0.0000, dan pada tahun 2021 PT. Baramulti Suksesarana memiliki nilai tertinggi sebesar 0.0024, dan PT.Bukit Asam Tbk memiliki nilai terrendah sebesar 0.0003. Berdasarkan hasil penilitian penulis menarik kesimpulan bahwa Nilai VaR tertinggi selama periode penilitian dialami oleh PT.Baramulti Suksesarana sebesar 517.1245 pada tahun 2021, sedangkan Nilai RAROC tertinggi selama periode penilitian dialami oleh PT.Baramulti Suksesarana Tbk sebesar 0.0024. Hal ini berarti perusahaan pertambangan batu bara mencerminkan adanya kerugian yang tinggi terhadap pemanfaatan dan ptoduktivitas usaha investasi.implikasi penilitian ini bagi investor, dalam menggamil keputusan investasi sebaiknya investor dapat mempertibangkan risiko dan keuntungan terlebih dahulu agar dapat mengoptimalkan return dan risiko yang akan diperoleh..
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul :”Analisis Trend Atas Kontribusi Laba Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Studi Kasus Pada BUMD PD Pasar Kota Kupang)”
Kemandirian daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal menjadi isu yang dihadapi oleh setiap Pemerintahan Daerah, karena kebutuhan daerah (fiscal need) yang tidak seimbang dengan kapisitas fiskal (fiscal capacity) akan menimbulkan kesenjangan fiskal (fiscal gap). Pemerintah Daerah dituntut harus dapat meningkatkan PAD tanpa harus melanggar norma-norma dengan cara mengoptimalisasi potensi yang ada.
Pemerintah Daerah harus berusaha melakukan pengelolaan penerimaan daerah secara cermat, tepat dan hati-hati. Pemerintah Daerah harus menjamin bahwa semua potensi penerimaan telah terkumpul dan dicatat ke dalam sistem akuntansi pemerintahan daerah. Aspek utama dalam manajemen penerimaan daerah yang perlu mendapat perhatiaan serius adalah pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
PAD harus menjadi bagian sumber keuangan terbesar bagi pelaksanaan otonomi daerah. Hal ini menunjukkan bahwa PAD merupakan tolak ukur terpenting bagi kemampuan daerah dalam menyelenggarakan dan mewujudkan otonomi daerah, sehingga PAD mencerminkan kemandirian suatu daerah. Untuk menciptakan penerimaan PAD melalui hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan tersebut, dilakukan antara lain melalui pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di berbagai provinsi.
Dengan adanya BUMD diyakini mampu memberikan dampak dan manfaat yang sangat besar untuk perkembangan perekonomian bagi masyarakat didaerah. Tujuan utama dibentuknya BUMD adalah guna membantu melaksanakan pembangunan daerah, dan mendorong kegiatan ekonomi daerah, menciptakan kesempatan kerja, menyediakan jasa pelayanan sosial dan memberikan kontribusi terhadap PAD.
Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi kontribusi laba BUMD dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang menggunakan analisis trend. Secara terperinci yang menjadi persoalan penelitian adalah bagaimana potensi kontribusi laba BUMD dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang menggunakan analisis trend.
Kontribusi ialah suatu bentuk sumbangan berupa material (uang) yang dapat berupa sokongan atau sumbangan. Kontribusi keuntungan BUMD adalah sesuatu yang diberikan oleh BUMD baik dalam bentuk sumbangan atau dana untuk meningkatkan pendapatan asli daerah yang berguna untuk membantu mendorong pembangunan daerah.
Pendapatan Asli Daerah (PAD), yaitu pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. PAD bertujuan memberikan kewenangan kepada Pemerintah Daerah untuk mendanai pelaksanaan otonomi daerah sesuai dengan potensi daerah sebagai perwujudan desentralisasi.
Populasi pada penelitian ini adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Daerah Pasar Kota Kupang. Sampel pada penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Penerimaan laba BUMD Pemerintah Daerah Pasar Kota Kupang dan Laporan Realisasi Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dan wawancara. Dokumentasi berupa Laporan Realisasi Anggaran Kota Kupang tahun 2019-2022 dan dokumen lainnya yang memuat informasi mengenai BUMD, sedangkan wawancara dilakukan dengan kepala bagian keuangan BUMD di Kota Kupang.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Pada penelitian ini data yang dianalisis adalah Laporan Realisasi Anggaran Penerimaan laba BUMD Pemerintah Daerah Pasar Kota Kupang dan Laporan Realisasi Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang tahun anggaran 2019-2022. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif pada analisis pendahuluan dimana analisis deskriptif tersebut digunakan untuk menggambarkan fenomena-fenomena yang ada dilapangan. Pada analisis lanjutan data analisis deskriptif dihitung menggunakan rumus analisis kontribusi dan analisis trend.
Berdasarkan pembahasan hasil analisis diatas peneliti dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:
Retribusi pelayanan pasar terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang tahun 2023-2027 tergolong cukup berkontribusi dengan persentase 2,8%. kontribusi ini menunjukan keaktifan yang diberikan oleh PD Pasar dalam menyetorkan laba perusahaan tersebut kepada PAD yang menandakan bahwa perusahaan tersebut masih produktif dalam pengelolaan kinerjanya meskipun belum secara maksimal.
Estimasi penerimaan retribusi pelayanan pasar melalui analisis trend untuk tahun 2023-2027 mengalami peningkatan dari tahun 2022 sebesar Rp 656.344.000 diestimasikan menjadi Rp 902.066.167,8 pada tahun 2023 yang kemudian diikuti dengan peningkatan kontribusi laba PD Pasar terhadap PAD yang ikut mengalami peningkatan dari tahun 2022 sebesar Rp 229.720.400 diestimasikan menjadi Rp 315.723.159.
Berdasarkan pada kesimpulan dan keterbatasan penelitian maka saran dari penulis untuk penelitian selanjutnya adalah membuat peraturan yang mengatur perencanaan/perumusan potensi dan target pendapatan asli daerah . Pemerintah daerah harus terus mengoptimalkan penerimaan dari potensi pendapatannya yang telah ada melalui peningkatan fasilitas bagi para pedagang agar mereka nyaman saat berjualan. Selain itu, Pemerintah daerah sebaiknya melakukan penyuluhan atau pemberitahuan tentang pentingnya membayar retribusi daerah seperti retribusi pelayanan pasar, sehingga diharapkan dengan adanya hal tersebut dapat meningkatkan kepatuhan membayar retribusi. Selain itu di harapkan pemerintah daerah untuk bekerja sama dengan pihak-pihak yang berhubungan dengan kegiatan perdagangan, pariwisata, perindustrian agar dapat bersama-sama memikirkan langkah-langkah yang tepat demi memajukan penerimaan pendapatan asli daerah Kota Kupang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu hal yang dapat meningkatkan Indonesia adalah dengan adanya literasi keuangan dimana sangat membantu masyarakat Indonesia dalam menjaga stabilitas keuangan dalam melakukan pengelolaan keuangan pribadi dengan baik dan bijak. Oleh karena itu pemerintah Indonesia berusaha untuk meningkatkan literasi keuangan kepada masyarakat Indonesia melalui OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk membantu dan mendorong masyarakat dalam melakukan pengelolaan keuangan pribadinya. Literasi keuangan memiliki hal paling penting bagi mahasiswa dengan adanya literasi keuangan untuk dapat membantu mahasiswa dalam mengatur keuangan pribadinya, apalagi untuk mahasiswa yang merantau yang jauh dari orangtua sangat diperlukan untuk dapat mengontrol keuangan pribadinya dengan bijak. Keberhasilan mahasiswa dalam literasi keuangan tidak terlepas dari beberapa faktor pendukung seperti pengelolaan keuangan pribadi.
Dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku mahasiswa Fakultas Ekonomi Univesitas Kristen Artha Wacana dalam pengelolaan keuangan pribadi. Secara terperinci yang menjadi persoalan penelitian adalah: Apakah Literasi keuangan berpengaruh terhadap perilaku mahasiswa fakultas ekonomi UKAW dalam pengelolaan keuangan pribadi.
Berdasarkan persoalan penelitian tersebut, maka hipotesis dirumuskan sebagai berikut: terdapat hubungan positif dan signifikan antara literasi keuangan dan perilaku mahasiswa fakultas ekonomi UKAW.
Teknik pengumpulan data yang digunakan penelitian ini bersumber dari data primer atau data yang diperoleh melalui kuesioner yang sebarkan kepada mahasiswa fakultas ekonomi semester 6 dan semester 8. Indikator dalam penelitian ini adalah: Literasi keuangan dan perilaku mahasiswa dalam pengelolaan keuangan pribadi untuk mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi sederhana untuk dapat mengetahui pengaruh antara variabel X (Independen) terhadap variabel Y (Dependen) dan dibantu alat uji statistik yaitu program SPSS versi 25 dan Ms.Excel 2016.
Populasi yang dipakai oleh peneliti ini adalah mahasiswa aktif semester 6 dan semester 8 di Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana. Sampel dari jumlah mahasiwa aktif Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana sebanyak 2.100 dengan menggunakan rumus roa purba sehingga peneliti mendapatkan 100 sampel. Dengan mahasiswa yang berpartisipasi semester 6 berjumlah 39 mahasiswa dan mahasiswa semester 8 berjumlah 61 orang dan terdapat 2 program studi yaitu mahasiswa program studi manajemen sejumlah 39 orang dari semester 6 dan semester 8 dan mahasiswa program studi akuntansi sebanyak 61 orang dari semester 6 dan semester 8. Penentuan sampel menggunakan metode random sampling adalah pengambilan anggota sampel dari populasi yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu yang dimana dianggap cocok oleh peneliti untuk dijadikan sebagai sampel atau responden menurut sugiyono (2019).
Hasil penelitian ini menunjukkan variabel literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana dalam pengelolaan keuangan pribadi. Dengan hasil t hitung > r tabel dengan hasil 8,844 > 1,984 dari data ini menunjukkan besarnya pengaruh variabel literassi keuangan sebesar 44,4% diperoleh dari hasil analisis koefisien determinasi.
Hasil penelitian ini diharapkan memberikan manfaat bagi kepentingan keilmuan yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan maupun referensi untuk penelitian mendatang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan pajak dan beban pajak tangguhan terhadap manejemen laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI.perencanaan pajak dan beban pajak tangguhan sebagai variabel independen dan manejemen laba sebagai variable dependen.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia dan jumlah sampel 7 perusahaan.Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi dengan cara penelitian kuantitatif. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis pendahulaun berdasarkan indikator-indikator empirik, regresi linear berganda uji hipotesis(uji t),uji koefisien determinasi(uji R2).
Berdasarkan penelitian, didapatkan bahwa variabel X1 (Perencanaan pajak),berpengaruh terhadap manejemen laba. variabel X2 (beban pajak tangguhan) berpengaruh terhadap manejemen laba.laba (net income) menjadi dasar pengambilan keputusan mengenai keberlangsungan perusahaan kedepan.Tindakan manejemen laba mempengaruhui total laba dalam satu tahun,dengan mengunakan berbagai cara untuk mempertahankan keberlangsungan perusahaan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Setiap manusia selalu berusaha memenuhi keinginan dan kebutuhan hidup dengan sebaik-baiknya. Usaha pemenuhan kebutuhan dan keinginan tersebut akan menyebabkan penawaran barang semakin komplek baik dari segi macam maupun jumlahnya. Keputusan pembelian menjadi suatu hal yang penting untuk diperhatikan karena hal ini tentu akan menjadi suatu pertimbangan bagaimana sebuah strategi pemasaran yang akan dilakukan oleh perusahaan berikutnya. Keberhasilan perusahaan untuk mempengaruhi konsumen dalam keputusan pembelian sangat didukung melalui upaya membangun komunikasi dengan konsumen yaitu membangun merek kepada konsumen dengan strategi pemasaran. Pemasaran merupakan hal yang sangat penting seiring dengan semakin tinggi dan meningkatnya kebutuhan hidup masyarakat. Jika perusahaan tidak peka terhadap apa yang dibutuhkan oleh konsumen dan tidak mengetahui bagaimana cara pemasaran yang tepat, maka memungkinkan perusahaan akan kehilangan banyak kesempatan nuntuk dapat menjaring konsumen.
Sebagai upaya melanjutkan eksistensi perusahaannya serta keberlangsungan hidup usahanya, maka perusahaan harus dapat meningkatkan penjualannya untuk meraih laba sebesar-besarnya. Hal ini bisa terwujud dengan strategi pemasaran serta pemakaian kebijakan yang dapat mendorong konsumen melakukan tindakan pembelian. Kebijakan yang dapat dilakukan adalah menerapkan potongan harga, dan memperhatikan tata letak.
Potongan Harga dan tata letak merupakan faktor yang harus dikontrol secara berkesinambungan demi meningkatkan minat konsumen dan juga pengambilan keputusan dalam pembelian produk. Pemasaran merupakan hal yang sangat penting seiring dengan semakin tinggi dan meningkatnya kebutuhan hidup masyarakat. Jika perusahaan tidak peka terhadap apa yang dibutuhkan oleh konsumen dan tidak mengetahui bagaimana cara pemasaran yang tepat, maka memungkinkan perusahaan akan kehilangan banyak kesempatan untuk dapat menjaring konsumen. PT. Ramayana Kupang adalah salah satu jaringan toko PT. Ramayana terbesar di Kupang yang menjual produk sandang dan kebutuhan pangan sehari-hari seperti pakaian dan aksesoris pria, wanita dan anak-anak, termasuk barang-barang fashion lainnya, seperti sepatu, mainan anak-anak, barang-barang kebutuhan rumah tangga, alat-alat tulis dan bahan makanan yang juga disediakan di PT. Ramayana. PT. Ramayana Kupang di dirikan pada tahun 2003, belokasi di jalan W.J. Lalamentik, Oebobo), Kupang, Nusa Tenggara Timur, kode pos 85111. Keunikan PT.Ramayana tidak hanya menawarkan produk - produk fashion untuk segmen kelas menegah ke bawah tetapi Perusahaan juga telah bertransformasi dan membangun versi Ramayana baru yang merujuk ke segmen kelas lebih tinggi ini telah di buktikan dengan pembukaan Ramayana Prime, sebuah target berbelanja yang lengkap dan menawarkan produk - produk fashion bemerek.
Sesuai latar belakang di atas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh potongan harga dan tata letak terhadap keputusan pembelian pakaian anak bayi di PT. Ramayana Kota Kupang.
Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh potongan harga terhadap keputusan pembelian pakaian anak bayi di PT.Ramayana Kupang, untuk mengetahui pengaruh tata letak terhadap keputusan pembelian anak bayi di PT.Ramayana Kupang.
Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah :
a. Potongan Harga dalam penelitian ini potongan harga adalah pengurangan harga produk dari harga normal dalam periode tertentu.
b. Tata letak adalah satu dari beberapa keputusan kunci yang menentukan efesiensi operasional perusahaan dalam jangka waktu yang relative panjang.
c. Keputusan pembelian yaitu proses dalam mengambil keputusan untuk membeli, dimana calon konsumen menjatuhkan pilihan, memutuskan pembelian, dan memberikan kepuasan akan keinginan dan kebutuhan.
Populasi dalam penelitian ini adalah semua konsumen atau pembeli dari PT.Ramayana Kupang yang terpilih sebanyak 96 orang responden dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 96 orang responden. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survei berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang dibutuhkan berupa berupa data primer dan data sekunder
Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara persial Variabel Potongan Harga diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian Pakaian Anak Bayi di PT.Ramayana Kupang, secara persial Variabel tata letak diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian Pakaian Anak Bayi di PT.Ramayana Kupang.