Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

D

3.452 karya publik ditemukan.

22022: 12029: 12026: 902025: 772024: 392023: 5192022: 6842021: 11842020: 1702019: 12018: 652017: 22016: 42015: 12013: 12010: 12009: 12002: 11018: 10208: 1

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KERJA TENAGA KESEHATAN AHLI TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK DI KOTA KUPANG PADA MASA PANDEMI COVID-19

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KERJA TENAGA KESEHATAN AHLI TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK DI KOTA KUPANG PADA MASA PANDEMI COVID-19 Kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara apa yang diterima dengan harapan-harapannya. Rasa puas seseorang dalam bekerja merupakan salah satu hal terpenting untuk menjaga kualitas sumber daya manusia tersebut agar dapat berperan aktif dalam kemajuan suatu organisasi atau perusahaan. Kepuasan kerja dapat dipengaruhi oleh berbagai aspek, seperti pemberian upah atau kompensasi, pemimpin dengan cara dan sikap dalam memimpin, serta dukungan dari teman atau rekan kerja. Selain itu juga faktor kondisi lingkungan kerja, rasa nyaman dalam bekerja, dan hal lain seperti penyediaan fasilitas kerja adalah aspek yang cukup penting dalam kepuasan seseorang. Apabila dari setiap aspek ini karyawan mendapatkan kepuasan tersebut, karyawan cenderung akan bertahan pada perusahan, walaupun tidak semua aspek yang mempengaruhi kepuasan kerja terpenuhi. Dengan demikian, tingkat kepuasan seseorang dalam bekerja tergantung dari bagaimana pengelolaan sumber daya manusia tersebut oleh perusahaan atau organisasi. Penelitian ini melatar belakangi dari beban kerja yang bertambah akibat pandemik Covid-19 yang terjadi di Indonesia terkhususnya di Kota Kupang. Jika beban kerja ini bertambah maka akan mempengaruhi pada kualitas atau kinerja dari tenaga kesehatan ATLM tersebut. Disamping itu, beban kerja bukan hanya berbicara tentang penambahan pekerjaan, tetapi beban kerja ini dipengaruhi juga oleh resiko dari Covid-19 tersebut, yang nyatanya memiliki resiko yang besar sampai menyebabkan kematian. Oleh sebab itu, jika instansi ingin mempertahankan kualitas atau kinerja dari tenaga kesehatan maka instansi kesehatan tersebut harus dapat mengelola SDM atau tenaga kesehatan ATLM dengan baik, salah satunya dengan cara mengetahui kepuasan dari tenaga kesehatan ATLM tersebut. Dengan demikian, untuk mengetahui kepuasan tersebut, maka perlu dilakukannya analisis indikator-indikator apa saja yang xvi mempengaruhi kepuasan kerja tersebut. Masalah dalam penelitian adalah bagaimana tingkat kepuasan kerja tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik di Kota Kupang pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan kerja tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik pada masa pandemi Covid-19 di Kota Kupang. Populasi dari penelitian ini adalah tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik di Kota Kupang sebanyak 271 orang. Sampel dari penelitian ini diambil sebanyak 5% dari total populasi yaitu 13 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan angket atau kuesioner secara terbuka. Kuesioner terbuka adalah kuesioner penelitian yang memberi kesempatan kepada responden untuk menuliskan pendapat pribadinya atau jawaban sendiri terhadap daftar pertanyaan atau pernyataan yang diberikan, tanpa memberikan petunjuk jawaban kepada responder berupa jawaban ya, tidak dan lain sebagainya. Sarana dalam penyebaran kepada responden dengan menggunakan Google Form. Analisis pendahuluan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif, yang dari hasil pengolahan data kuesioner responden tersebut lalu dimasukkan ke dalam distribusi frekuensi untuk mempermudah proses menganalisis data atau mendeskripsikan fenomena yang terjadi pada responden. Analisis lanjutan dalam penelitian ini adalah memberikan penjelasan satu persatu secara deskriptif dari setiap responden dengan jumlah pertanyaan sebanyak 3 butir yang berupa tanggapan-tanggapan terhadap indikator kepuasan kerja yang dialami responden dalam hal ini tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik di Kota Kupang. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa setiap responden memiliki kepuasan yang berbeda-beda, ada yang mengalami kepuasan pada semua indikator yaitu indikator teman atau rekan kerja, upah atau kompensasi, fasilitas kerja, lingkungan kerja, dan pemimpin. Adapun yang mengalami kepuasan pada beberapa indikator saja seperti teman atau rekan kerja, fasilitas, lingkungan kerja dan pemimpin, tetapi tidak merasa puas dengan upah yang diterima dan pemimpin atau atasan. Adapun juga yang mengalami ketidakpuasan pada beberapa indikator seperti upah/kompensasi, dan pemimpin, namun responden masih mendapat xvii kepuasan pada indikator lainnya, namun ketidakpuasan yang dialami responden pada kedua indikator tersebut mempengaruhi perasaan puas responden terhadap indikator-indikator lainnya, yang pada akhirnya berdampak pada ketidakpuasan dan juga telah dibuktikan dari kesimpulan hasil dari pertanyaan yang diajukan. Hal ini menunjukkan bahwa pada tempat kerja atau instansi kesehatan tersebut tidak atau belum dapat memberikan kepuasan yang diharapkan oleh tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik pada aspek atau indikator upah dan pemimpin. Dengan demikian, bahwa tingkat kepuasan yang dialami responden tergantung pada instansi kesehatan mana yang mereka tempati dalam bekerja serta bagaimana instansi kesehatan mengelola atau menciptakan kepuasan tersebut kepada setiap tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik di Kota Kupang.

Analisis pengaruh periklanan, pemasaran langsung terhadap keputusan pembelian sepeda motor scoopy pada dealer honda mutiara timor star kota kupang

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Dalam upaya mencapai tujuan pemenuhan target penjualan, sebuah perusahaan harus mampu memiliki teknik untuk memenuhi tujuan tersebut. Salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan, khususnya pada Dealer Honda Mutiara Timor Star Kota Kupang adalah periklanan. Periklanan merupakan salah satu teknik pemasaran yang harus diperhatikan, karna berdampak pada keputusan terhadap pembelian suatu produk yang ditawarkan. Dealer Motor Honda Mutiara Timor Star Kupang dapat bertahan jika didukung dengan periklanan yang baik dan menarik serta harus memperhatikan teknik pemasaran secara langsung, agar mampu menarik dan menambah hubungan kerja dan memperluas daerah pemasaran pada Dealer Motor Honda Mutiara Timor Star Kupang. Periklanan yang baik akan mampu menarik minat konsumen untuk membeli produk yang dijual. Selain itu pemasaran langsung juga merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh Perusahaan demi menarik minat dan menciptakan hubungan yang baik dengan konsumen. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah Periklanan, Pemasaran langsung dan Keputusan pembelian. Menurut Djaslim Saladin (2010:129) Periklanan adalah semua bentuk penyajian yang sifatnya nonpersonal, dan promosi ide-ide, promosi barang-barang atau jasa yang dibayar oleh sponsor. Menurut Kotler & Amstrong (2014:429) Pemasaran Langsung adalah hubungan langsung dengan sasaran konsumen dengan tujuan untuk memperoleh tanggapan segera dan membina hubungan yang baik dengan konsumen. Menurut Munandar (2021), Keputusan Pembelian adalah proses pengenalan masalah (problem recognition), pencarian informasi, evaluasi (penilaian) dan seleksi dari alternatif produk, seleksi saluran distribusi dan pelaksanaan keputusan terhadap produk yang akan dibelinya Penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh antara periklanan (X1) dan pemasaran langsung (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) pada Dealer Honda Mutiara Timor Star Kota Kupang . Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis pada penelitian ini adalah dengan menggunakan angket/ kuesioner yang dibagikan kepada 79 responden yaitu difokusan pada para konsumen yang berbelanja pada dealer Motor Honda Mutiara Timor Star Kupang. Setelah kuisioner selesai di isi oleh responden yaitu para konsumen pada Dealer Honda Mutiara Timor Star Kupang, peneliti akan mengumpulkan angket/kuesioner yang dibagikan kepada konsumen pada Dealer Honda Mutiara Timor Star Kota Kupang, peneliti akan melakukan perhitungan terhadap ketiga variabel tersebut menggunakan klasifikasi dengan ketentuan menurut levis dengan bobot 1 sampai 3. Untuk menganalisis pengaruh antara variabel X1 dan X2 terhadap Y penelitian menggunakan teksnik pengujian hipotesis yaitu dengan melakukan pengujian hipotesis (uji T), uji parsial (uji F), untuk mengetahui apakah ada pengaruh bersama variabel-variabel independen terhadap variabel dependen, dalam konteks ini peneliti ingin mengetahui apakah ada pengaruh bersama periklanan (X1) dan pemasaran langsung (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) pada Dealer Honda Mutiara Timor Star Kupang, dan yang terakir penulis menggunakan koefisien determinasi (R2 ), untuk mengetahui berapa persen perubahan variabel-variabel independen. Setelah melakukan penelitian dan perhitungan terhadap hasil dari pengumpulan data yang telah diperoleh, hasil penelitian menyimpulkan bahwa periklanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Dealer Honda Mutiara Timor Star Kota Kupang. Adapun pada variabel pemasaran langsung juga memiliki hasil yang sama yaitu pemasaran langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Dealer Honda Mutiara Timor Star Kota Kupang.

KARAKTERISASI SIFAT FISIK BUAH LABU KUNING DAN RENDEMEN TEPUNG SEBAGAI BAHAN BAKU INDUSTRI TEPUNG LABU

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KARAKTERISASI SIFAT FISIK BUAH LABU KUNING DAN RENDEMEN TEPUNG SEBAGAI BAHAN BAKU INDUSTRI TEPUNG LABU Maria Irnasulinda ¹ )Ir. Andreas I. Medah,Mp ²)Ir. Zet Malelak,M.Si ³ ) ABSTRAK Labu kuning merupakan jenis Cucurbita moschata memiliki warna kuning. Warna kuningpada buah labu disebabkan adanya pigmen karatenoid yang sebagian besar berbentuk betakaroten yang bermanfaat untuk sintesis vitamin A pada tubuh manusia. Penelitian ini untuk mengetahui karakterisasi sifat fisik buah labu kuning yang ada pada lima pasar dikabupaten Kupang. Penelitian ini merupaka penelitian Deskriptif yaitu dengan memulai pengamatan dan Observasi kepada objek dan memcatatnya dari kebutuhan karakterisasi. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu uji fisik pada karakterisasi labu kuning. Berdasarkan data yang disimpulkan bahwa karakterisasi labu di kabupaten kupang dengan lima pasar yang berbeda yaitu Pasar Baun, Pasar Oekabiti, Pasar Takari, Pasar Camplong, Pasar Oesao, perlakuan\pasar yang paling baik untuk menghasilkan produk tepung labu kuning adalah Pasar Baun dengan nilai rata-rata volume labu 13,554 gram, nilai rata-rata bijilabukuning 52,6 gram dan nilai rata-rata tepung labukuning 133 gram. Kata Kunci: Karakterisasi, labu kuning, kabupaten kupang. Keterangan ¹) Peneliti ²) Pembimbing

PENAMBAHAN TEPUNG KELOR DALAM TEPUNG JAGUNG TERHADAP KARAKTERISTIK BUBUR JAGUNG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PenambahanTepungKelorDalamTepungJagungTerhadapKarakteristikBuburJagung Mesa DadiYohanis *), NubatonisM.Lesibeth**), MalelakZet**) Email:[email protected] Buburjagungmerupakanpanganalternatif yang dijadikansebagaipenggantibuburberaspadasaatsarapanmaupundiwaktu-waktutertentu. Kosumenbuburinilebihdidominasikanoleh orang dewasabahkanmanulakarenateksturnya yang lembut.Penelitianinitelahdilaksanakanpadatanggal 8 novembersampai 11 November 2021 dilaboratoriumprosessingFakultasTeknologiPertanianUniversitas Kristen ArthawacanKupang, penelitianinibertujuanuntukmengetahuikarakteristikterhadap organoleptic buburjagungdenganpenambahantepungdaunkelor(moringaoleifera). Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahRancanganAcakLengkap (RAL) menggunkan 5 perlakuandanmasing-masingdiulangsebanyak 3 kali denganpresentase 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5%. Parameter yang diukurpadakarakteristikbubur yang dihasilkanadalahujiWarna, Aroma, dan Rasa.Berdasarkanhasilujiorganoleptiknilai yang tertinggiterdapatpadaperlakuan E (12,5%) ujiwarnadengannilai rata-rata 4,644 (sangatsuka), uji aroma dengannilai rata-rata 4,578 (sangatsuka), danuji rasa dengannilai rata-rata 4,833 (sangatsuka) Kata Kunci :Penambahan,TepungJagung, TepungKelor, Bubur *)Peneliti **)Pembimbing

FORTIFIKASI TEPUNG KELOR PADA PEMBUATAN KUE PUTU BERBASIS TEPUNG BERAS

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FORTIFIKASI TEPUNG KELOR PADA PEMBUATAN KUE PUTU BERBAHAN TEPUNG BERAS ( Yarid Kuanaben, Lesybeth M Nubatonis, Zet Malelak) Jurasan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Atra Wacana Kpuang Jl. Adi Sucipto No. 147, Oesapa, Klp Lima , Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur Email yaridkuanaben197@gmail. Com ABSTRAK Pembuatan kue putu dengan perbedaanfortifikasi tepung kelor pada pembuatan kue putu berbahan tepung beras. Penelitian ini bertujuan untukMengetahui tingkat fortifikasi tepung kelor dalam pembuatan Kue Putu berbahan tepung beras dan mengetahui salah satu perlakuan terbaik dari fortifikasi tepung kelor pada tepung beras yang memberikan mutu kue putu terbaik. Penelitian ini menggunakan variasi perlakuan formulasi tepung kelor dan tepung beras dengan empat perlakuan yaitu fortifikasi tepung beras: tepung kelor,100 gram : 0 gram,100 gram : 10 gram, 100 gram ; 15 gram,100 gram:20 gram. Parameter yang diamati adalah tingkat kesukaan panelis terhadap warna, rasa dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwafortifikasi tepung kelor pada pembuatan kue putu berbahan tepung beras yang paling di sukai oleh panelis adalah pada perlakuan B dengan tepung beras gram dan tepung kelor10 gram. Kata kunci : kue putu, tepung kelor, tepung beras

PENGARUH LAMA PENYANGRAIAN KACANG METE TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK DAN KIMIA SELAMA PENYIMPANAN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH LAMA PENYANGRAIAN KACANG METE TERHADAPA KARAKTERISTIK FISIK DAN KIMIA SELAMA PENYIMPANAN Mesa DanggaMarselina*) Nubatonis M. Lesybeth**) MalelakZet**) ABSTRAK Penelitianinibertujuanuntukmengetahui Lama PenyangraianKacang Mete TerhadapKarakteristikFisik Dan Kimia SelamaPenyimpanan.Penelitianinidilaksanakan di LaboratoriumProsesingFakultasTeknologiPertanianUniversitasArthaWacanaKupang.MenggunakanRancanganAcakLengkap (RAL) dengan 5 perlakuandan 3 kali ulangansehinggaterdapat 15 unit percobaan, dengan lama penyangraian 5 menit, 10 menit, 15 menitdan 20 menit. Variabel yang diamatiadalahkarakteristikkimia yang meliputianalisiskadar air dankadarlemakdankarakteristikorganoleptik yang meliputiujikesukaanterhadapwarna, aroma dantekstur. Hasilpenelitianmenunjukkanbahwa lama penyangraianberpengaruhterhadapkarakteristikfisikdankimiakacang mete selamapenyimpanan. Perlakuanterbaik lama penyangraiankacang mete terdapatpadaperlakuan P3 yaitu lama penyangraian 15 menit, menghasilkannilai rata-rata warnakacang mete sebelumpenyimpanan 4.68 (sangatsuka), setelahpenyimpanannilai rata-rata warna 4.70 (sangatsuka). Nilai rata-rata aroma sebelumpenyimpanan 4.73 (sangatsuka), setelahpenyimpanannilai rata-rata aroma 4.13 (suka) dannilai rata-rata tekstursebelumpenyimpanan 4.78 (sangatsuka), setelahpenyimpanannilai rata-rata tekstur 4.63 (sangatsuka).Sedangkanujikimianilai rata-rata kadar air sebelumpenyimpanan 2.84% dansetelahpenyimpanannilai rata-rata kadar air 3.08%. Nilai rata-rata kadarlemaksebelumpenyimpanan 42.56% dansetelahpenyimpanannilai rata-rata kadarlemak 41.95%. Kata Kunci :Penyangraian, Kacang Mete, Penyimpanan *) Peneliti **) Pembimbing

PENGARUH SUBTITUSI TEPUNG SUKUN PADA TEPUNG TAPIOKA TERHADAP KUALITAS BAKSO AYAM

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Nama : Hamidah Ilyas NIM : 18510002 Program Studi : Teknologi Hasil Pertanian Judul Skripsi : Pengaruh Substitusi Tepung Sukun Pada Tepung Tapioka Terhadap Kualitas Bakso ayam Bakso merupakan produk olahan daging, dimana daging tersebut telah dihaluskan terlebih dahulu dan dicampur dengan bumbu-bumbu tepung dan kemudian dibentuk seperti bola-bola kecil lalu direbus dalam air panas. Produk olahan daging seperti bakso telah banyak dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat. Tepung sukun ini dapat dimanfaatkan secara keseluruhan karena kandungan gizi yang baik yang dimiliki oleh tepung sukun, salah satu pemanfaatan tepung sukun ini adalah dalam pembuatan bakso. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas bakso ayam dengan substitusi tepung sukun dengan presentase yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Prosesing Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2021. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan, dengan presentase ) 0%, 15%, 30%, dan 45%. Variabel yang diamati adalah uji organoleptik (aroma, rasa, dan warna) dan kualitas fisik pada bakso daging ayam yaitu uji tekstur pada bakso daging ayam dan analisis kadar air. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil pengaruh substitusi tepung sukun pada tepung tapioka terhadap kualitas bakso ayam. Perlakuan terbaik yaitu substitusi tepung sukun sebanyak 30% dengan ini menunjukan bahwa uji organoleptik yakni skor aroma 4,57 dengan kategori (suka), skor rasa 4,73 dengan kategori (suka), skor warna 4,62 dengan kategori (suka), kemudian dengan uji tekstur dengan skor 631, 870 dan kadar air yaitu63,67. Kata Kunci : Bakso, daging ayam, Tepung Sukun

Pengaruh Penambahan Pasta Umbi Ubi Jalar Ungu Pada Pembuatan Kue Lapis

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Ubi jalar ungu (Ipomea batata L.) merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang dapat tumbuh dan berkembang diseluruh Indonesia. Ubi jalar ungu merupakan sumber karbohidrat non beras tertinggi keempat setelah padi, jagung, dan ubi kayu; serta mampu meningkatkan ketersediaan pangan dan diverifikasih pangan didalam masyarakat. Sebagai sumber pangan tanaman ini mengandung energi, β-karoten, vitamin Cn niacin, riboflavin, thiamin, dan mineral. Oleh karena itu, komoditas ini memiliki peran penting, baik dalam penyediaan bahan pangan, bahan baku industri maupun pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui satu perlakuan penambahan pasta ubi jalar ungu sebagai substitusi tepung terigu yang memberikan kualitas kue lapis terbaik. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Prossesing Universitas Kristen Artha Kupang pada bulan oktober 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Perlakuan yang dicobakan adalah sebagai berikut : Kontrol (A), 15% pasta ubi jalar ungu (B), 30% pasta ubi jalar ungu (C), DAN 45% pasta ubi jalar ungu (D). Variabel yang diamati adalah variabel sensorik yaitu uji organoleptik terhadap rasa, warna, tekstur, dan tekstur penetrometer. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa semakin banyak pasta ubi jalar ungu yang ditambahkan maka warna akan semakin menarik, rasa semakin disukai, dan tekstur sedikit keras. Perlakuan penambahan pasta ubi jalar ungu terbaik yang menggantikan sebagian tepung terigu adalah 45 % yang menghasilkan rasa (3,86) sangat suka, warna (3,93) sangat suka, tekstur (3,93) suka, aroma (3,86) sangat suka dan tekstur menggunakan alat penetrometer (4,000).

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG BIJI NANGKA PADA TEPUNG BERAS KETAN TERHADAP KARAKTERISTIK SENSORIS DODOL

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG BIJI NANGKA PADA TEPUNG BERAS KETAN TERHADAP KARAKTERISTIK SENSORIS DODOL (Tade Desrianus*) ( Medah Ishak Andreas **) (Nuhamara melkianus**) ABSTRAK Dodol merupakan makanan semi basah (Intermediate Moisture Food) atau makanan yang memiliki kadar air sedang. Memiliki kadar air kira-kira 15-50 % dan aktivitas air kurang dari 0,9. Dodol juga banyak mengandung zat penting, antara lain zat besi, kalsium, niasin, karoten, vitamin B1 dan B2 lebih tinggi daripada kue. Dodol telah dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai panganan tradisional yang harus dilestarikan, oleh karena itu dodol memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan. Tepung beras ketan mengandung karbohidrat 80% (dalam bentuk amilosa 1% dan amilopektin 99%). Berdasarkan hal tersebut biji nangka mempunyai peluang sebagai bahan dasar pembuatan dodol sebagai pengganti tepung beras ketan. Penelitian telah di laksanakan di Laboratorium Processing Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Tujuan dari peneltian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Substitusi tepung biji nangka pada tepung beras ketan terhadap karakteristik sensoris dodol sebagai bentuk penganekaragaman produk olahan untuk meningkatkan nilai ekonomisnya. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai rancangan dasar menggunakan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Dengan komposisi perlakuan 0 gram,20 gram, 40 gram dan 60 gram. Variabel yang diamati rasa,tekstur dan warna dodol biji nangka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan B dengan nilairata-ratarasa4,833(sangatsuka),tekstur4,806(sangatsuka)danwarna4,639(sangatsuka). Kata kunci : Biji Nangka,Beras Ketan,Dodol Dan Organoleptik Peneliti* Pembimbing**

ANALISIS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) DALAM PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA KUANHEUM KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Analisis Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Peningkatan Perekonomian Masyrakat Di Desa Kuanheum Kabupaten Kupang Skripsi yang berjudul Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) pada Desa Kuanheum, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, adalah sebuah karya penelitian yang dilakukan untuk menganalisis pengelolaan alokasi dana desa untuk program-program pemerintah Desa Kuanheum. Desa memiliki peran yang sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintah umum desa serta pelayanan kepada masyarakat secara lebih terarah, terfokus dan lancar terutama dalam program kegiatan pemerintah desa yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat desa dengan dasar pertimbangan bahwa akan memberikan suatu kehidupan yang layak dan makmur bagi masyarakat desa. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan gambaran pengelolaan alokasi dana desa dalam peningkatan perekonomian masyarakat di desa kuanheum. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan dokumentasi, yang dilakukanmelalui pengumpulan data- data dari para informan, yaitu anggota Badan Pengelola Dana Desa. Hasil analisis dilakukan secara deskriptif kaulitatif, untuk menggambarkan aktifitas pengelolaan Alokasi Dana Desa, yang terdiri dari aspek perencanaan, pelaksanaan, penata usahaan, pelaporan dan aspek pertanggungjawaban. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Kuanheum dapat dilakukan dengan baik, yang diketahui dari aspek perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban sudah dilakukan sesuai petunjuk tekhnis yang ditetapkan. Implikasi teroitis dari penelitian ini ialah bahwa alokasi dana desa yang dilakukan secara efektif membawa dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian dapat dinyataka bahwa hasil peneliitan ini sejalan dengan penelitian Sri Hutami(2017). Sedangkan implikasiterapan yang dihasilkan adalah: 1)Bagi penelitian selanjutnya di sarankan agar melibatkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi pengelolaan alokasi dana desa., 2)Pemerintah desa sebagai pemegang tanggung jawab pengelolaan alokasi dana desa harus berperan meningkatkan kualitas pembangunan desa maupun kualitas sumber daya manusia aparat desa atau tim pengelola dana, 3)Perlu melibatkan peran serta masyarakat dalam penyusunan RPJMdesa maupun RKPdesam serta memberi masukan-masukan bagi pemerintah desa untuk melakukan proses pengelolaan Alokasi Dana Desa secara tepat guna dan tepat sasaran.

ANALISIS PENGARUH JUMLAH KENDARAAN DAN TARIF PAJAK KENDARAAN TERHADAP PENERIMAAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA PADA UPTD PENDAPATAN DAERAH WILAYAH KOTA KUPANG (SAMSAT KOTA KUPANG)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor sangat ditentukan oleh faktor jumlah kendaraan yang beroperasi, faktor bobot kendaraan bermotor dan faktor tarif pajak kendaraan bermotor. Jumlah kendaraan yang terdata sebagai obyek pajak akan membawa dampak pada peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor. Hal ini patut dipahami bahwa pada setiap tahun kebutuhan masyarakat akan kendaraan bermotor selalu mengalami peningkatan yang di imbangi dengan adanya penetapan tarif pajak yang ditetapkan untuk kendaraan bermotor umum maupun kendaraan bermotor bukan umum (pribadi) akan membawa dampak pada penerimaan pajak kendaraan bermotor. Dari uraian latar belakang di atas, maka penelitian ini bertujuansebagai berikut : (1). Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh jumlah kendaraan bermotor terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor pada Samsat Kupang. (2). Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tarif pajak kendaraan bermotor terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor di Kota Kupang. Persoalan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : (1). Seberapa besar pengaruh jumlah kendaraan bermotor terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor pada UPTD Pendapatan Wilayah Kota Kupang ? (2). Seberapa besar pengaruh tarif pajak terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor pada UPTD Pendapatan Wilayah Kota Kupang? Berdasarkan pada persoalan penelitian di atas, maka hipotesis yang dirumuskan adalah sebagai berikut : (1). Jumlah kendaraan bermotor didugaberpengaruh positif terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor di Kota Kupang. (2). Diduga tarif pajak berpengaruh positif terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bemotor di Kota Kupang. Sesuai hasil penelitian yang dipaparkan diatas, maka hasil analisis secara statistik dengan menggunakan program SPSS menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi yang diketahuiuntuk variabel jumlah kendaraan bermotor roda dua (b1) adalah 1.954.791. Nilai ini mengandung suatu arti bahwa dengan adanya jumlah kendaraan yang meningkat setiap tahun akan meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua sebesar 1.954.791, standar kesalahan atau error yang diketahui sebesar 12.506.146 dengan nilai konstanta untuk variabel jumlah kendaraan terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua adalah -7.604.338.641 dengan standar kesalahan atau error yang diketahui sebesar 2.554.006.349. Dengan demikian, maka bentuk persamaan yang dirumuskan adalah Y = -7.604.338.641-1.954,791 X1. Apabila ditinjau dari segi pengaruhnya maka sesuai analisis diketahui bahwa nilai korelasi untuk variabel X1 (jumlah kendaraan bermotor roda dua) berpengaruh terhadap variabel peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua sebesar 0,821 dengan tingkat signifikan -0,023. Hal ini diperjelas pada tabel koefisien yang menunjukkan thitung untuk variabel X1 (jumlah kendaraan bermotor roda dua adalah 0,156 dengan tingkat signifikan adalah 0,883, sehingga apabila dibandingkan dengan nilai ttabel, maka thitung = 0,821 > ttabel = 0,156, artinya secara parsial variabel jumlah kendaraan bermotor roda dua berpengaruh terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua, sehingga kaidah pengambilan keputusan yang diambil adalah H0 ditolak dan Ha diterima. Untuk variabel tarif pajak kendaraan bermotor roda dua (b2) adalah 252.664.850. Nilai ini mengandung suatu arti bahwa dengan adanya tarif pajak yang ditetapkan sebesar 2% mampu meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor rodadua dengan standar kesalahan atau error yang diketahui sebesar 46.562,765, dengan nilai konstanta untuk variabel tarif pajak terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua adalah - 7.604.338.641 dengan standar kesalahan atau error yang diketahui sebesar 2.554.006.349. Dengan demikian, maka bentuk persamaan yang dirumuskan adalah Y = -7.604.338.641+252.664,850 X2. Dari bentuk persamaan di atas, jika dilihat dari pengaruhnya maka sesuai analisis diketahui bahwa nilai korelasi untuk variabel X2 (tarif pajak kendaraan bermotor roda dua) berpengaruh terhadap variabel peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua sebesar 0,813 dengan tingkat signifikan 0,026. Hal ini diperjelas pada tabel koefisien yang menunjukkan thitung untuk variabel X2 (tarif pajak kendaraan bermotor roda dua) adalah 5,426 dengan tingkat signifikan adalah 0,006, sehingga apabila dibandingkan dengan nilai ttabel, maka thitung = 0,813 ttabel = 5,426, artinya secara parsial variabel tarif pajak kendaraan bermotor roda dua berpengaruh terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua sehingga kaidah pengambilan keputusan yang di ambil adalah H0 diterima. Berdasarkan hasil analisis di atas, maka sebagai informasi masukan atau saran dalam penelitian ini adalah ditujukkan bagi para petugas agar lebih bijaksana dalam mengambil keputusan serta kebijakan dalam menangani wajib pajak yang sengaja tidak melaksanakan kewajibannya dalam pembayaran pajak yang berlangsung satu tahun sekali.

Substitusi Tepung Kelor Sebagai Produk Kerupuk Yang Bergizi

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Makanan ringan didefinisikan sebagai makanan yang dikonsumsi antara waktu makan regular. Kerupuk merupakan contoh makanan ringan yang tergolong dalam salted foods dengan karakter flavor dominan adalah asin dan gurih. Produk tersebut merupakan makanan ringan yang umumnya dikonsumsi di Indonesia, bahkan menjadi lauk-pauk. Tujuan dari penelitian ini yaitu memanfaatkan daun kelor sebagai sumber gizi pada pembuatan kerupuk. Pembuatan kerupuk terdiri dari tahap persiapan yaitu tahap pembuatan tepung daun kelor setelah mendapatkan tepung daun kelor dilanjutkan ke penelitian utama. Penelitian pertama adalah dengan penambahan tepung daun kelor dengan perlakuan (15%), (25%), dan (35%). Selanjutnya, dilakukan uji mutu sensori dengan parameter aroma, rasa, tekstur, dan warna. Pada penambahan tepung daun kelor yang terpilih yaitu tepung daun kelor 15%dengan ini menunjukan bahwa uji organoleptik yakni skor warna ( 4,64 ),skor rasa ( 4,77 ), skor tekstur ( 4,72 ), skor aroma ( 4,64 ),dengan kategori suka. pada perlakuan A1(tepung daun kelor 15%) kerupuk tersebut mengandung kadar air sebesar ( 6,71% ), termasuk dalam mutu SNI,dan vitamin C sebesar (0,79%).

ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA, DI DESA BAUMATA TIMUR KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA, DI DESA BAUMATA TIMUR KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG Peneltian ini berjudul Analisis Pengelolaan Keuangan Desa di Desa Baumata Timur Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang. Desa merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dalam system pemetintahan nasional dan berada di daerah kabupaten.salah satu penentuan keberhasilan desa tergantung dengan adanya keterlibatan aktif masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan dalam membangun desa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengelolaan keuangan desa berdasarkan Peraturan Dalam Negeri Nomor 113 tahun 2014 di Desa Baumata Timur kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang,yang terdiri dari 5 tahap yaitu tahap perencanaan,tahap pelaksanaan, tahap penatausahaan, tahap pelaporan, dan tahap pertanggungjawaban,dan tujuan pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan wawancara dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan pertama proses pengelolaan desa meliputi Perencanaan ,pelaksanaan, penatausahaan, pertanggungjawaban. Pengelolaan keuangan desa dilakukan oleh pemerintah desa Baumata Timur Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang belum mengikuti keseluruhan teknis dalam Peraturan Mentri Dalam Negeri Nomor 113 tahun 2014, Hal ini dapat dilihat dari Pertanggungjawaban pengelolan keuangan desa dimana Desa Baumata Timur hanya menyampaikan Laporan realisasi APBDesa 1 (satu) kali dalam 1 periode dimana jika diLihat dari Peraturan Mentri Dalam Negeri Nomor 113 tahun 2014 dimana kepala desa menyampaikan laporan realisasi APBDesa kepada Bupati/walikota berupa laporan semester pertama yaitu Laporan realisasi APBDesa yang paling lambat disampaikan akhir bulan juli tahun berjalan Sementara laporan semester akhir paling lambat disampaikan bulan januari tahun berikutnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa baik perencanaan hingga pertangungjawaban dana desa sudah dilakukan dengan baik,namun ada beberapa kendala pelaksanaannya yaitu bentuk partisipasi masyarakat yang kurang maksimal,kurangnya partisipasi badan permusyawaratan desa( BPD), serta kurangnya kompetensi tim pelaksanaan kegiatan desa dalam memnyusun laporan pertanggungjawaban pengelolaan Dana Desa. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukan bahwa perencenaan keuangan Desa Baumata Timur dari RPJM desa,RKP desa, dan APBDesa secara garis besar telah disusun sesuai dengan permendagri nomor 113 tahun 2014.Perangkat Desa diharapkan dapat mengelolah dana desa dengan baik sehungga dapat mempertanggungjawab laporan keuangan desa yang akuntabel dan transparan,sehingga dalam pengelolaan keuangan desa dapat tercapai dengan baik. Kata kunci : pengelolaan keuangan desa(perencanaan, pelaksanaan, penataushaan, pelaporan dan pertanggungjawaban)

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (RODA DUA) PADA SAMSAT PENDAPATAN WILAYAH KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh target penerimaan pajak kendaraan bermotor, tarif pajak, dan jumlah kendaraan bermotor terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di Samsat Pendapatan Wilayah Kota Kupang. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah studi kasus observasi yaitu mengutamakan teknik pengumpulan datanya melalui observasi peran-peran atau pelibatan (participant observation), sedangkan studinya pada suatu organisasi tertentu. Adapun metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik, uji analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis. Pengujian hipotesis penelitian ini menggunakan uji-t, uji-f dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan target penerimaan pajak kendaraan bermotor, tarif pajak, dan jumlah kendaraan bermotor berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di Samsat Pendapatan Wilayah Kota Kupang dengan diperoleh hasil perhitungan dan ketika dianalisis secara parsial tarif pajak, penerimaan pajak, dan jumlah kendaraan bermotor berpengaruh positif terhadap terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di Samsat Pendapatan Wilayah Kota Kupang. Hal ini menunjukan bahwa variabel target pajak kendaraan bermotor, tarif pajak, dan jumlah kendaraan bermotor diperoleh berpengaruh terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di Samsat Pendapatan Wilayah Kota Kupang. Kata Kunci : Target Pajak Kendaraan Bemotor, Tarif Pajak, dan Jumlah Kendaraan Bermotor Terhadap Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (Roda dua) Samsat Pendapatan Wilayah Kota Kupang.

Pengaruh konflik peran dan wewenang pekerjaan terhadap kepuasan kerja karyawan pada RSUD Naibonat kabupaten kupang

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Setiap Instansi Pemerintah maupun organisasi atau perusahaan akan selalu berusaha untuk meningkatkan kepuasan karyawan, dengan harapan apa yang menjadi tujuan pemerintah akan tercapai. Sumber daya manusia dalam suatu Instansi pemerintah merupakan aspek penting yang menentukan keefektifan suatu pekerjaan dengan pengguna sumber daya yang berkualitas tinggi maka perusahaan atau instansi akan mampu berperan dalam menghadapi tantangan global, karna sumber daya manusia mempunyai pengaruh besar bagi aspek-aspek atau bidang lainnya dalam dalam kemajuan perusahaan, sehingga dengan menggali keahlian yang dimiliki para karyawan akan dapat mengetahui konflik peran yang biasa terjadi pada karyawan. Agar sumber daya merasa puas dalam bekerja. Ketidakpuasan dalam bekerja akan menimbulkan dampak yang negatif bagi Instansi-instansi tertentu seperti menciptakan ketidakstabilan terhadap kondisi Pegawai. Hal tersebut menjadikan perusahan tidak efektif karena adanya sebagian karyawan yang tidak puas dalam pekerjaan. Kepuasan adalah bahwa orang akan merasa puas atau tidak puas, tergantung apakah ia merasa adanya keadilan (equality) atau tidak atas suatu situasi. Perasaan adil dan tidak adil atas suatu situasi, diperoleh orang dengan cara membandingkan dirinya dengan orang lain yang sekelas, sekantor maupun di tempat lain. Wewenang kerja adalah hak yang cukup, yang memungkinkan seseorang dapat menyelesaikan suatu tugas atau kewajiban tertentu. wewenang secara efektif dan efisien serta bijaksana merupakan faktor yang sangat penting bagi perusahaan. Oleh karna itu peranan pendelegasian wewenang penting dalam penerapannya. Pendelegasian wewenang yang tepat, akan menghindarkan perusahaan atau organisasi dalam menetapkan pekerjaan atau hal yang akan dikerjakan. Misalnya, jika atasan menghadapi pekerjaan yang tidak mungkin bisa diselesaikan dengan satu orang saja, maka ia dapat mendelegasikan pekerjaannya. Pendelegasian dilakukan agar manejer dapat mengembangkan karyawan atau bawahan sehingga bisa berdampak positif yaitu memperkuat organisasi terutama saat ada terjadi perubahan susunan manejemen organisasi atau saat ada perubahan lingkungan organisasi. Konflik adalah sesuatu yang negative sebagai hasil alami dari kelompok kerjasama di suatau organisasi atau perusahaan.Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konflik peran terhadap kepuasan kerja karyawan di RSUD Naibonat Kabupaten Kupang.Populasi penelitian ini adalah pegawai RSUD Naibonat yang bertugas di ruang Umum Kepegawaian sebanyak 34 orang. teknik pengambilan sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah Total sampling artinya seluruh kepegawaian umum sebanyak 34 orang yang bekerja diRSUD Naibonat kabupaten Kupang tahun 2020. Teknik pengumulan pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan Variabel Konflik peran (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada RSUD Naibonat. hal ini terlihat dari signifikan Konflik peran (X1) 0,032 > 0,05 dan nilai t-hitung 0,226 2,040 t-tabel, artinya konflik peran memiliki hubungan yang kuat sehingga dapat meningkatkan kepusan kerja karyawan RSUD Naibonat. Sedangkan Hasil dari wewenang pekerjaan (X2) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada RSUD Naibonat. hal ini terlihat dari signifikan wewenang pekerjaan (X2) 0,047 > 0,05 dan nilai t-hitung 0,153 2,040 t-tabel. Yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel wewenang pekerjaan (X2) terhadap kepuasan kerja (Y) pada RSUD Naibonat. Artinya bahwa Disaat RSUD Naibonat. Kata kunci : kepuasan, konflik peran, wewenang.

Analisis Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menggetahui penerimaaan asli daerah (PAD) Kabupaten Timor Tengah Selatan yaitu dengan membandingkan (PAD) sebelumnya diberlakukan otonomi daerah (mengambil data dari tahun anggaran 2007 sampai 2020) dan pada era pelakanaan otonomi daerah ( data tahun 2017 sampai 2020). Data yang dibutuhkan adalah data sekunder dari badan pusat statistik .Hipotesis penelitian ini adalah efisiesi,efektivitas,elastisitas PAD dan matrik potensi PAD penelitian ini juga menganalisis kontribusi PAD terhadap penerimaan anggaran pendapatan dalam keuangan daerah kabupaten timor tengah selatandengan melihat seberapa besar kontribusi PAD terhadap ASPBD serta menganalisis prospek penerimaan PAD lima tahun kedepan,selain itu penelitian ini juga ini juga menghitung perbedaan peneriaan PAD antar sebelum dan pada saat Otonomi daerah dilaksanakan.penelitian ini merupakan survay atas data sekunder yang mengambil lokasi di kabupaten timor tengah selatan dengan menggunakan data-data yang diolah dan di kumpulkan akan diolah menggunakkan beberapa rasio efesiensi,efektivitas ,elastisitas.

ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN PENYALURAN KREDIT UMKM TERHADAP PERTUMBUHAN PEMBIAYAAN UMKM (Studi Pada Bank NusaTenggara Timur)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN PENYALURAN KREDIT UMKM TERHADAP PERTUMBUHAN PEMBIAYAAN UMKM (Studi Pada Bank NusaTenggara Timur) NAMA : MARINI E. RADJA KANA NIM : 18190319 Keberadaan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia sudah tidak diragukan lagi. Daya tahannya dalam menghadapi krisis ekonomi yang beberapa ali melanda juga sudah teruji. Ketahanan tersebut diantaranya disebabkan oleh UMKM tidak memiliki ketergantungan pada bahan baku impor maupun modal dari asing sehingga ketiga terjadi pelemahan mata uang rupiah, mereka tidak terdampak. Bahkan banyak di antara UMKM tersebut menjadi penopang ekspor. Baik melalui ekspor langsung ataupun sebagai penyedia bahan baku yang selanjutnya hasil jadinya diekspor. Di samping itu, mayoritas pelaku UMKM menyediakan produk maupun jasa dengan harga yang relatif murah. Dengan demikian saat terjadi penurunan daya beli masyarakat akibat adanya krisis, UMKM justru memperoleh efek positif. Dalam rangka memenuhi aspek permodalan Usaha Kecil Mikro dan Menengah peran serta perbankan perlu didorong untuk meningkatkan penyediaan kredit atau pembiayaan UMKM sehingga dapat memberikan nilai tambah dalam menghasilkan barang dan atau jasa. Kondisi diatas juga didasarkan pada fakta masih relatif kecilnya rasio kredit untuk pembiayaan UMKM secara nasional terutama sejak diterbitkannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Kecil Mikro dan Menengah. Menyikapi hal tersebut, Bank Indonesia membuat suatu peraturan guna memberikan porsi yang lebih besar didalam penyaluran kredit atau pembiayaan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan menerbitkan Peraturan Bank Indonesia nomor 14/22/PBI/2012 tentang pemberian kredit atau pembiayaan oleh bank umum dan bantuan teknis dalam rangka pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, dengan peraturan perubahan nomor 17/12/PBI/2015, bahwa bank umum termasuk bank pembangunan daerah wajib memberikan pembiayaan kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah serendah-rendahnya 20 % (dua puluh persen) yang dihitung berdasarkan total kredit atau pembiayaan UMKM terhadap total Kredit atau Pembiayaan umum. Rasio kredit diberlakukan secara bertahap sejak tahun 2015. Pemenuhan kewajiban tersebut harus dilakukan oleh perbankan paling lambat tahun 2018. Pencapaian ini dilakukan secara bertahap, sebagai berikut. Berdasarkan uraian latar belakang dan batasan masalah diatas, maka pokok permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah “Apakah kebijakan penyaluran kredit UMKM PBI Nomor 17/12/PBI/2015 berdampak terhadap pertumbuhan pembiayaan UMKM Bank NTT periode 2016-2020?” Berdasarkan pokok permasalah di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui dampak kebijakan penyaluran kredit UMKM PBI Nomor 17/12/PBI2015 terhadap pertumbuhan pembiayaan UMKM Bank NTT periode 2016-2020. Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah: a. Kebijakan Kredit Dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 17/12/PBI/2015 istilah pembiayaan juga dipersamakan dengan istilah kredit yang merupakan penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu berdasarkan tujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara bank dengan pihak peminjam dimana bank mewajibkan untuk melunasi hutang setelah jangka waktu tertentu ditambah dengan jumlah bunga, imbalan atau bagi hasil. b. Tingkat pertumbuhan pembiayaan menurut Budiono (2011:7) merupakan pencapaian rasio pemberian kredit atau pembiayaan secara umum yang dilakukan oleh perbankan. Populasi dalam penelitian ini adalah data perbankan sejak awal mula berdirinya Bank NTT pada tanggal 17 juli 1962. Sedangkan sampel dengan pertimbangan-pertimbangan dan krtiteria tertentu. Sampel dalam penelitian ini adalah data perbankan (UMKM) dari tahun 2016-2020 di Bank NTT KCU Kupang. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan data sekunder dengan metode dokumentasi. Data yang dibutuhkan berupa berupa data realisai kredit UMKM dan Non UMKM Bank NTT, realisasi kredit umum Bank NTT pada periode 2016-2020 serta data lainnya yang termuat dalam laporan tahunan publikasi Bank NTT. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pertumbuhan penyaluran kredit secara total pada periode tahun 2016-2020 serta pertumbuhan penyaluran kredit khusus untuk UMKM untuk periode yang sama, Bank NTT dapat memenuhi ketentuan PBI Nomor 17/12/PBI/2015, yaitu pada yahun 2016 sebesar 15%, dan seterusnya tahun 2017-2020 sebesar 20%.

ANALISIS PERBANDINGAN PENGARUH BELANJA LANGSUNG TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN KUPANG DAN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Dalam menciptakan kemandirian daerah, pemerintah daerah harus mampu mengelola sumber daya yang dimilikinya secara efisien dan efektif. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan kebijakan desentralisasi melalui otonomi daerah. Penerapan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal didasari oleh pemikiran bahwa pemerintah daerah jauh lebih memahami potensi, kondisi, dan permasalahan daerahnya sendiri. Oleh sebab itu, setiap daerah juga lebih mengerti besarnya kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk menyelenggarakan kegiatan pemerintahan dan pembangunan. Konsekuensi dalam pelaksanaan otonomi daerah ini adalah adanya desentralisasi fiskal dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Dalam rangka penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat berdasarkan asas desentralisasi, setiap daerah diberikan kewenangan untuk memungut pajak atau retribusi dan pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA). Dan Pemerintah pusat akan mentransfer dana perimbangan. Tujuan dari transfer dana perimbangan kepada pemerintah daerah adalah untuk mengurangi kesenjangan fiskal antar pemerintah dan menjamin tercapainya standar pelayanan publik. Transfer dana ini merupakan sumber pendanaan bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan kewenangannya, sedangkan kekurangan pendanaan diharapkan dapat digalih melalui pendanaan sendiri yaitu Pendapatan Asli Daerah (PAD), pembiayaan dan lain-lain pendapatan daerah. Kebijakan penggunaan semua dana tersebut diserahkan kepada pemerintah daerah, dana transfer dari pemerintah pusat diharapkan dapat digunakan secara efektif dan efisien oleh pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat, dan diharapkan di masa yang akan datang ketergantungan daerah terhadap transfer dana pusat dapat diminimalisir guna menumbuhkan kemandirian pemerintah daerah dalam pelayanan publik dan pembangunan. Belanja daerah merupakan perkiraan beban pengeluaran daerah yang dialokasikan secara adil dan merata agar dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat. Pembangunan daerah yang sangat pesat, pasti membutuhkan alokasi dana dari pemerintah daerah yang mengakibatkan pembiayaan pada pos belanja yang terdiri dari pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan membutuhkan persediaan dana yang besar untuk membiayai kegiatan tersebut. Dengan terpenuhinya kebutuhan belanja pemerintah, maka diharapkan pelayanan terhadap masyarakat menjadi lebih baik dan kesejahteraan masyarakat lebih meningkat. Belanja daerah terdiri atas belanja langsung dan belanja tidak langsung. Kelompok belanja tidak langsung merupakan belanja yang dianggarkan terkait secara langsung dengan pelaksanaan program dan kegiatan. Sedangkan belanja langsung merupakan belaja yang dianggarkan terkait secara langsung dengan pelaksanaan program dan kegiatan. Karakteristik belanja langsung adalah bahwa input (alokasi belanja) yang ditetapkan dapat diukur dan diperbandingkan dengan output yang dihasilkan. Sedangkan belanja tidak langsung pada dasarnya merupakan belanja yang digunakan secara bersama-sama untuk melaksanakan seluruh program atau kegiatan unit kerja. Sesuai dengan judul yang diteliti yaitu ANALISIS PERBANDINGAN PENGARUH BELANJA LANGSUNG TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN KUPANG DAN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran empiris perkembangan Pendapatan Asli Daerah dan mengetahui gambaran empiris perkembangan Belanja Langsung dikabupaten Kupang Dan Kabupaten Timor Tengah Selatan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi dokumentasi yang dilakukan melalui penelurusan(BPS Kabupaten Kupang Dalam Angka dan Sumber https//kupangkab.go.id dan pada BPS Kabupaten Timor Tengah Selatan dalam angka dan sumber :djpkdepkeu.go) Hasil penelitian dari Analisis Perbandingan Pengaruh Belanja Langsung Terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Kupang Dan Kabupaten Timor Tengah Selatan menunjukan bahwa: 1. Pertumbuhan Belanja Langsung Kabupaten Kupang sebesar 22,65% pertahun melebihi pertumbuhan Belanja Langsung Kabupaten Timor Tengah Selatan Sebesar 6,50% Pertumbuhan pendapatan asli daerah Kabupaten Kupang sebesar 9,46% pertahun, lebih kecil dari pertumbuhan pendapatan asli daerah kabupaten Timor Tengah Selatan sebesar 31,73%. 3. Koefisien Elastisitas Pertumbuhan Belanja Langsung terhadap pertumbuhan pendaptan Asli Daerah Kabupaten Kupang sebesar -0,63% sebagai bentuk hubungan yang inelastisitas sedangkan koefisien elastisitas pertumbuhan Belanja Langsung terdahap petumbuhan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan Sebesar 9,33%sebagai bentuk yang elastisitas.

ANALISIS YURIDIS TENTANG PUTUSAN HAKIM PENGADILAN NIAGA DALAM PERKARA SANGKETA KEPAILITAN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul adalah: Analisis Yuridis Tentang Putusan Hakim Pengadilan Niaga Dalam Perkara Sangketa Kepailitan. Maka penulis menganalisis secara lebih lanjut tentang pertimbangan hakim dengan rumusan masalahMengapa putusan hakim pengadilan niaga ada gugatan yang ditolak dan ada gugatan yang dikaabulkan terhadap sengketa kepaliatanTujuan penelitan yaitu: Utuk mengetahui putusan hakim pengadilan niaga ada gugatan yang menolak dan ada gugatan yang mengabulkan terhadap sengketa kepaliatan. Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian ini bersifat deskriptif.Bahan hukum penelitian terdiri dari peraturan perundang-undangan.Hasil penelitian, penelitian menemukan 2 alasan yang menjadi dasar prtimbangan hakim Pengadilan Niaga ada gugatan yang menolak dan ada gugatan yang mengabulkan terhadap sengketa kepaliatan Adala sebagai berikut. 1. pemohon pailit tidak dapat membuktikan dalil-dalil dan syarat-syarat serta fakta-fakta kepailitan dalam gugatanya 2. pemohon dapat membuktikan dalil-dalil dan syarat-syarat serta fakta-fakta kepailitan dalam guga Kata kunci- sangketa kepailitan