Metodologi penelitian sastra
Method in sociology of literature in Indonesia.
Profil penulis
3.452 karya publik ditemukan.
Method in sociology of literature in Indonesia.
Penelitian dalam bidang sosial, pendidikan, kebudayaan dan keagamaan memiliki puluhan tawaran metodologis. Namun demikian, tidak dapat dielakkan adanya pengaruh kuat dari pendekatan dalam penelitian kuantitaif atau kualitatif. Dalam penelitian ilmu sosial, pendekatan kuantitatif dan kualitatif sudah berkembang sekitar tahun 1960-an sehingga para pakar tidak lagi mempersoalkannya. Bahkan, terdapat kecenderungan adanya kesesuaian metodologis terhadap topik penelitian meskipun tidak dimungkiri sebagian pakar khususnya di Indonesia masih terpetak-petak dalam kubu kuantitaif dan kubu kualitatif. Sering kali pakar kuantitatif dalam bidang ilmu-ilmu sosial menjadi fanatik dan bertolak belakang dengan kubu kualitatif yang menganggap pendekatan kualitatif sebagai penelitian yang tidak obyektif, subyektif, tidak representatif, dan tidak reliable. Buku yang terdiri atas delapan bab ini akan mengajak pembaca memahami seluk beluk metodologi penelitian kualitatif dalam ranah pendidikan, sosial, kebudyaan dan keagamaan. Buku ini akan lebih jauh mengulas metode penelitian kualitatif sebagai salah satu tipe penelitian yang tidak kalah populer dan kredibel dengan tipe kuantitatif.
Buku ini sangat pas untuk di gunakan para peneliti dan mahasiswa untuk melakukan penelitian baik untuk penelitian kwalitatif maupun kwantitatif dengan pendekatan statistik
Tugas Akhir menjadi karya akhir bagi mahasiswa Desain Komunikasi Visual untuk mencapai kesarjanaannya, selain membuat karya visual juga dituntut untuk menyusun laporan berbasis pada penelitian. Metodologi menjadi kata yang terkesan sulit, padahal jika dimengerti prinsip dan tahapannya akan menjadi mudah. Sesuai dengan tahapan pada design thinking, buku ini menunjang tahap define penentuan fenomena dan permasalahan, serta tahap research pengumpulan data dan analisis yang hasilnya akan digunakan pada tahap ideate. Berbeda dengan metode penelitian yang selalu berkutub kuantitatif atau kualitatif, desain sebagai problem solving memerlukan pandangan yang lebih luas. Penelitian desain komunikasi visual menggunakan tiga aspek untuk membahas karya visual, yaitu aspek karya itu sendiri, aspek pembuat karya atau desainer, dan aspek pemirsa atau target audience. Setiap aspek menggunakan istrumen penelitian yang berbeda, hasilnya digunakan untuk penarikan kesimpulan dan penentuan kriteria big idea untuk mendesain. Salah satu persyaratan lulus sarjana adalah mengunggah tulisan ilmiah dengan format jurnal dari laporan tugas akhir, yang persyaratannya hampir sama dengan penulisan skripsi. Untuk itu latihan penulisan laporan ilmiah sudah dapat dimulai dari mata kuliah Bahasa Indonesia, logika membentuk kata, kalimat, alinea. Dilanjutkan dengan cara mengumpulkan data dan menganalisis pada mata kuliah Metode Penelitian, kemudian melakukan penelitian serta mempresentasikan hasilnya pada mata kuliah Seminar, dan mengaplikasikan semua tahapan ini pada Tugas Akhir. Dilengkapi dengan panduan penulisan untuk jurnal, buku ini dapat memudahkan para mahasiswa dalam mencari data, menganalisis, menyusun laporan ilmiah, mempresentasikan dalam forum seminar, serta menulis artikel untuk publikasi ilmiah.
Buku ini mencoba mengurai kegelisahan dari para mahasiswa atau peneliti dalam pengambilan keputusan yang terkotak-kotak dengan gaya atau selingkung dari almamater berbeda-beda. Kemudian, guna melengkapi informasi dan memperoleh hasil karya ilmiah atau penelitian yang baik, maka peneliti maupun mahasiswa perlu membaca berbagai referensi jurnal, buku, dan berbagai artikel relevan dengan topik penelitian.
Interaksi antara pemerintah, masyarakat dunia usaha dan globalisasi menimbulkan fenomena yang berdimensi jamak. Pengaruh pemerintahan terhadap masyarakat, dunia usaha dan globalisasi atau sebaliknya mengandung dimensi politik, sosial, maupun ekonomi. Dimensi ekonomi “peran pemerintah” dalam hubungannya dengan masyarakat, dunia usaha dan globalisasi inilah yang dipelajari dalam manajemen keuangan publik ini. Buku ini terdiri dari lima belas bab. Bab Pertama Membahas Tentang Reformasi Manajemen Keuangan Publik dan Perundang-Undangan, Bab Kedua Tentang Peranan Negara, Bab Ketiga Tentang Manajemen Sektor Publik, Bab Empat Keuangan Publik, Bab Kelima Anggaran Publik, Bab Enam Tentang Sistematik dan Klasifikasi Anggaran Negara, Bab Tujuh Penganggaran Dasar Nol, Bab delapan Siklus Anggaran Publik, Bab Sembilan Pengelolaan Keuangan Publik, Bab Sepuluh Badan Pemeriksaan Keuangan, Bab Sebelas Jaring Pengaman Sistem Keuangan, Bab Dua belas Manajemen Keuangan Pemerintah Daerah, Bab Tiga belas Kebijakan Perimbangan Keuangan, Bab Empat Belas Pajak Daerah dan Bab Lima Belas Tentang Retribusi Daerah.
Substansi utama isi buku ini antara lain memuat uraian permasalahan kepegawaian sipil di Indonesia, mulai dari sistem lama (terdahulu) hingga ke sistem yang terbaru—undang-undang kepegawaian sipil —yang mulai diberlakukan, perubahan paradigma pemerintahan, manajemen kepegawaian pemerintah, masalah kebijakan dan peraturan tentang pegawai negeri sipil, penataan birokrasi, dan proses manajemen kepegawaian sipil, serta alternatif solusi persoalan yang dihadapi dalam penataan dan pengelolaan kepegawaian sipil di Indonesia. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup
Managerial aspect of city and metropolitan government in Indonesia.
Pentingnya kegiatan ekspor/impor di pelabuhan khususnya, dan di suatu negara pada umumnya, menunjukkan mobilitas besarnya penawaran maupun permintaan, baik dalam negeri maupun luar negeri. Pelabuhan sendiri merupakan pintu suatu negara bagi keluar-masuknya berbagai arus, yakni arus barang ekspor/impor dan interinsuler; arus penumpang ke/dari luar negeri dan ke/dari antarpulau; arus kapal baik kapal bendera nasional maupun kapal bendera asing; arus dokumen komoditas yang melindungi barang ekspor impor; arus dokumen kapal yang melindungi kapal asing maupun kapal domestik; arus uang baik mata uang asing maupun mata uang nasional; arus virus/bakteri baik yang dibawa oleh para penumpang kapal dan anak buah kapal, contohnya flu hongkong, AIDS, kolera; serta yang dibawa oleh muatan kapal, baik yang berupa hewan, misal penyakit sapi antrax, flu burung, maupun muatan kapal yang berupa tumbuhan, yakni kutu (insect) seperti kutu loncat, hama wereng, kutu pengerat padi, penyakit kulit pohon kopi, jeruk, lamtoro, dan lainnya. Pelabuhan juga merupakan pintu keluar masuknya arus kapal, baik kapal asing maupun kapal domestik (deadweight ships' call), juga arus hewan dan produk asal hewan serta arus tumbuhan dan produk asal tumbuhan. Dengan diterbitkannya buku Manajemen Pelabuhan dan Realisasi Ekspor Impor ini diharapkan dapat menambah wawasan tentang dunia pelabuhan, seperti kemudahan dalam transaksi ekspor/impor, hambatan atau ancaman yang muncul, dan juga banyak peluang maupun kekuatan yang dimiliki oleh negara kita, sehingga di kemudian hari diharapkan bangsa kita akan semakin banyak memiliki ahli-ahli perdagangan internasional dalam dunia ekspor impor.
Management of local government after implementation of decentralization in government in Indonesia.
Buku ini menuangkan unsur utama APBD yakni Belanja dan Penerimaan Pemerintah Daerah serta semua proses penganggaran APBD yang terdiri dari penyusunan, pengesahan, pelaksanaan, serta pengawasan dan pertanggungjawaban APBD. Pemaparan materi dalam buku ini disajikan dalam format yang lebih jelas yang dikombinasikan dengan elaborasi teori-teori yang relevan. Di samping itu, buku ini juga mengungkap fakta-fakta empiris yang kerap terjadi dalam praktek penganggaran di level Pemerintah Daerah. Dengan demikian, literatur ini diharapkan sangat berguna bagi segenap pihak seperti mahasiswa, dosen, pegawai dan pejabat Pemerintah Daerah, anggota dan pimpinan DPRD, serta pihak-pihak yang berkepentingan untuk memahami dinamika proses penganggaran APBD baik secara teoritis, normatif, maupun empiris.
Buku ajar “Penganggaran Perusahaan” ini dimaksudkan agar mahasiswa dapat lebih mudah memahami materi matakuliah Penganggaran Perusahaan dan tujuan pembelajaran dapat tercapai.
Buku ajar “Penganggaran Perusahaan” ini dimaksudkan agar mahasiswa dapat lebih mudah memahami materi matakuliah Penganggaran Perusahaan dan tujuan pembelajaran dapat tercapai.
Penelitian dalam tugas akhir ini bertujuan Untuk menegetahui Seberapa besar peranan budaya organisasi terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang, dan Untuk Mengetahui Seberapa besar peranan pengembangan karir terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang. Dengan latar belakang dari penelitian ini adalah PT Bank NTT adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Jasa seperti perbankan dengan ukran yang besar tentunya memrlukan karyawan yang cukup banyak. Dengan demikian faktro sumber daya manusia yang ada harus dapat di kelolah dan dipeliharadengan sebaik baiknya oleh perusahaan agar dapat bekerja secara optimal tanpa adanya masalah yang berarti serta karyawan tersebut diharapkan memiliki loyalitas kerja yang tinggi terhadap perusahaan, sehingga tujuan perusahaan dapat terwujut. Pesaingan perbankan di Indonesia dewasa ini baik perbankan konvensional dan syariah sangat intens dan ketat. Berdasarkan data situs Bank NTT terdapat 22 kantor cabang di Propinsi Nusa Tenggara Timur dan PT bank NTT cabang Oelamasi merupakan salah satu cabang dari 22 jaringan kator cabang PT Bank NTT. Salah satu faktor yang menentukan tercapainya tujuan dari suatu organisasi adalah loyalitas para pegawainya. Dengan adanya loyalitas dan sikap kerja yang positif, pegawai tersebut akan selalu melaksanakan pekerjaan dengan baik, sehingga pegawai merasakan adanya kesenangan yang mendalam terhadap pekerjaan yang dilakukan. Selama ini manajemen PT. Bank NTT Cabang Oelmasi selalu melakukan sistem training atau pelatihan untuk karyawan baru. Sistem training tersebut dilaksanakan selama tiga bulan 16 yang bertujuan untuk mengenalkan karyawan baru dengan pekerjaannya agar ia lebih cekatan dan terampil dalam menghadapi pekerjaan tersebut, selain itu training juga dilaksanakan agar karyawan memahami sasaran apa yang ingin dicapai oleh perusahaan dan training juga dilaksanakan selama tiga bulan dan dalam pelakasanaan training dilksanakan dengan baik maka perusahaan akan menberikan SK 80 % kepada yang bersangkutan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai Seberapa besar peranan budaya organisasi terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang dan Seberapa besar peranan pengembangan karir terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang dapat di buat kesimpulan sebagai berikut : Responden yang merupakan karyawan–karyawati di Bank NTT Cabang Oelamasi menunjukan pernyataan yang baik terhadap setiap item jawaban yang diberikan. Nilai Hasil Pengujian H1 menunjukan variabel Budaya Organisasi (X1) terhadap variabel Loyalitas (Y) sebesar 0,369, hasil ini menunjukan bahwa peranan budaya oraganisasi memiliki hubungan yang kuat sehingga dapat meningkatkan loyalitas kerja karyawan Bank NTT cabang Oelamasi sehingga Hasil dari penelitian H1 menunjukan bahwa peranan budaya oraganisasi sangat kuat sehingga dapat meningkatakan loyalitas kerja karyawan Bank NTT cabang Oelamasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Variabel Pengembangan Karir (X2) terhadap variabel Loyalitas (Y) sebesar 0,386. Hasil ini menunjukan bahwa Pengembangan Karir memiliki korelasi terhadap Loyalitas kerja Karyawan Bank NTT Cabang Oelamasi.Sehingga Hasil dari penelitian H2 menunjukan bahwa Pengembangan Karir memiliki korelasi terhadap Loyalitas kerja Karyawan Bank NTT Cabang Oelamasi.
Penelitian ini berjudul “Analisis Cash Flow Pada BLUD RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang“. Persoalan dalam penelitian ini adalah (1). Seberapa besar pendapatan dan pengeluaran dari Kantor BLUD RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang tahun anggaran tahun 2018 dan tahun 2019.? Penelitian ini meliputi: (1) Pergerakan uang yang masuk maupun yang keluar dalam periode tertentu (cash flow). (2) Aktivitas penghasil utama pendapatan Kantor BLUD RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang (aktivitas operasi). (3) aktivitas yang mengakibatkan perubahan dalam jumlah atau komposisi modal dan pinjaman perusahaan. Dalam penelitian yang dilakukan oleh penulis tentang analisis cash flow pada BLUD RSUD Prof. Dr. W.Z.Johannes Kupang berdasarkan hasil perhitungan rasio arus kas di sebelumnya maka ditarik kesimpulan bahwa Aktivitas investasi RSUD Prof. Dr. W.Z Johannes Kupang untuk arus kas Aktivitas Operasi sebesar Rp 226,016,663,555.00,- dan pada tahun 2019 sebesar Rp 438,264,893,201.00,- atau mengalami kenaikan sebesar Rp 212.248.229.646,- atau sebesar 0.94%.s masuk nilainya nol (0) karena tidak ada aktivitas investasi sedangkan untuk aktivitas arus kas keluar sebesar Rp 2,487,088,600.00,- untuk tahun 2018 dan Rp 2,968,260,836.00,- atau mengalami peningkatan sebesar Rp 481.172.236,- atau sebesar 0,19%. Aktivitas Pendanaan pada RSUD Prof. Dr. W.Z Johannes Kupang pada tahun 2018 dan 2019 untuk arus kas masuk sebesar Rp 14,207,769
Penelitian ini berjudul ”Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Wajib Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melakukan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (Roda 2) Di Kantor Bersama Kota Kupang”. Persoalan dalam penelitian ini adalah:1) Bagaimakah kepatuhan wajib pajak dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (roda 2)?2). Bagaimakah kualitas pelayanan pajak?, 3) Bagaimakah kepuasan wajib pajak?, 4) Apakah kualitas pelayanan berpengarhu signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak?, 5) Apakah kepuasan wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak?Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Kepatuhan wajib pajak dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (roda 2).2) Kualitas pelayanan pajak, 3) Kepuasan wajib pajak, 4) Signfikansi pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepatuhan wajib pajak, 5) Signfikansi pengaruh kepuasan wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak. Konsep-konsep penelitian ini meliputi:1) Kepatuhan wajib pajak dalam melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (roda 2), dengan indikator empirik yang terdiri atas: ketepatan waktu mendaftarkan diri ke kantor pelayanan pajak, ketepatan dalam menghitung pajak sendiri, ketepatan waktu melakukan pelaporan pajak, ketepatan waktu melakukan pembayaran pajak. 2) Konsep kualitas pelayanan dengan indikator empirik yang terdiri atas: keyaman tempat pelayanan, kemdahan proses pelayanan, kedisplinan petugs dalammemberikan pelayanan, kecermatan petugas dalam memberikan pelayanan, standard pelayanan yang jelas, mersepon setiap wajib pajak, memberikan repson secara tepat, memberikan respon paa waktu yang tepat, ketepatan waktu dalam memulai pelayanan, jaminan biaya pelayanan, jeminan legalitas pelayanan, pelayanan dengan sikap yang ramah, sopan santun dalam pelayanan, pelayanan yang tidak dsikriminatif dan sikap mengahrgai wajib pajak.3)Konsep kepuasan wajib pajak dengan indikator empirik yang terdiri dari kesesuaian antara kemampuan pelayanan yang ditunjukkan petugas dengan harapan, kesesuaian antara kemampuan komunikasi petugas dengan harapan, kesesuaian antara keterampilan petugas dalam menyelesaikan masalah dengan harapan, kesesuaian antara rasa aman dalam pelayanan dengan harapan dan kesesuaian antara keterjaminan dalam pelayanan dengan harapan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa : 1) Wajib pajak cenderung menunjukkan ketidakpatuhan dalam melakukanpembayaran pajak kendaraan bermotor (roda 2). 2) Pelayanan pajak cenderung belum dilakukan sesuai standard kualitas, 3) Wajib pajak cenderung menunjukkan ketidakpuasan terhadap pelayanan pajak, 4) Kualitas pelayanan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Hal ini menunjukkan bahwa rendahnya kualitas pelayanan pada Kantor Bersama SAMSAT Kupang, mempengaruhi secara signifikan terhadap keptahuan wajib pajak dalam melakukan pemayaran pajak kendaraan bermotor (roda 2), dan 5) Kepuasan wajib pajak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Hal ini menunjukkan bahwa rendahnya tingkat kepuasan wajib pajak terhadap xvii pelayanan yang dilakukan di Kantor Bersama SAMSAT Kupang, mempengaruhi secara signifikan terhadap keptahuan wajib pajak dalam melakukan pemayaran pajak kendaraan bermotor (roda 2).