2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Leonardo Domario Gomes( 16192730 ) Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Laporan Keuangan Pada Usaha Kecil Dan Menengah Di Kecamatan Atambua Selatan Kabupaten Belu. Dibawah bimbingan Drs. Robert Alex Serang, M.Si sebagai pembimbing I dan Yuningsih N. Chrstiani, S.St, M.Ak sebagai pembimbing II. Tujuan penelitian adalah (1) untuk mengetahui faktor skala usaha mempengaruhi kualitas laporan keuangan pada UKM, (2) untuk mengetahui faktor lama usaha mempengaruhi kualitas laporan keuangan pada UKM, (3) untuk mengetahui faktor jenjang pendidikan mempengaruhi kualitas laporan keuangan pada UKM. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku Usaha Kecil Menengah yang berada di Kecamatan Atambua Selatan, dengan sampel sebanyak 27 responden. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah dengan menggunakan metode kuantitatif sedangkan Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data hasil penelitian ini di analisis dengan menggunakan program SPSS for windos versi 21. Hasil penelitian menunjukan secara simultan pengaruh ketiga variabel terhadap kualitas laporan keuangan ditunjukan dengan F hitung sebesar 8,721 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Sedangkan secara parsial skala usaha tidak berpengaruh signifikan dengan nilai sebesar 0,606 terhadap kualitas laporan keuangan, secara parsial lama usaha tidak mempunyai pengaruh yang signifikan dengan nilai sebesar 0,189 terhadap kualitas laporan keuangan, secara parsial jenjang pendidikan mempunyai pengaruh yang signifikan dengan nilai 0,000 terhadap kualitas laporan keuangan. Jenjang pendidikan menjadi variabel yang mempunyai pengaruh secara nyata, jadi semakin tinggi jenjang pendidikan pelaku UKM maka semakin baik kualitas laporan keuangannya. Dari Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi pemerintah khususnya pemerintah Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu dengan mendorong pelaku UKM untuk melaksanakan pembukuan karena semakin dini dilaksanakan maka semakin meningkatkan prospek perkembangan usaha. Jenjang pendidikan yang tinggi pelaku/pengelola usaha mendorong kesaran akan pentingnya pembukuan dan laporan keuangan Kata Kunci: skala usaha, lama usaha, jenjang pendidikan, kualitas laporan keuangan
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Manajemen keuangan daerah atau juga disama artikan dengan pengelolaan keuangan daerah harus dilaksanakan secara akuntabel dan transparansi. Transparansi pengelolaan keuangan saat ini telah menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan lagi untuk mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik untuk mengurangi praktik penyimpangan, kolusi dan korupsi. Namun dalam realita terlihat aspek transparansi masih menjadi titik lemah dalam manajemen keuangan daerah kondisi ini dapat dibuktikan dari kurangnnya informasi publik tentang penggunaan anggaran daerah serta pelaporan keuangan anggaran yang tidak relevan. Dengan demikian manajemen keuangan pemerintah daerah yang efektif dan akuntabel sangat diharapkan saat ini untuk mewujudkan pemerintah yang bersih dan terpercaya untuk mewujudkan hak-hak masyarakat. Manajemen Keuangan daerah merupakan bagian dari Manajemen Pemerintahan Daerah secara keseluruhan selain Manajemen Kepegawaian dan Manajemen Teknis yang berhubungan dengan pelayanan publik. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah menjelaskan ”pengelolaan atau manajemen keuangan daerah adalah keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban, dan pengawasan keuangan daerah. Namun pengalaman menunjukkan berbagai masalah telah timbul karena manajemen keuangan daerah yang tidak baik seperti pengalokasian atau pembelanjaan dana daerah yang tidak tepat, penyerapan anggaran yang tidak maksimal serta pertanggunganjawaban penggunaan anggaran yang tidak akurat dan beberapa hal lain yang menyebabkan pemenuhan hak-hak masyarakat di berbagai daerah sering dikesampingkan (Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah, 2014) Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan lembaga pemerintah yang ditugaskan untuk penataan dan pembinaan bidang kearsipan dan keperpustakaan bagi pemerintah dan masyarakat NTT, sebagai lembaga pemerintah, diwajibkan untuk melaksanakan pengelolaan secara transparan dalam semua aspek, termasuk aspek keuangan. Berdasarkan uraian latar belakang masalah sebelumnya, maka dapat rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Apakah aspek perencanaan, aspek pelaksanaan, aspek pelaporan, dan aspek pengawasan secara simultan berpengaruh terhadap transparansi pengelolaan keuangan daerah pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur? 2. Apakah aspek perencanaan keuangan daerah berpengaruh secara parsial terhadapTransparansi pengelolaan keuangan daerah Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur? 3. Apakah aspek pelaksanaan keuangan daerah berpengaruh secara parsial terhadap transparansi pengelolaan keuangan daerah pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur? 4. Apakah aspek pelaporan keuangan daerah berpengaruh secara parsial terhadap transparansi pengelolaan keuangan daerah pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur? 5. Apakah aspek pengawasan keuangan daerah berpengaruh secara parsial 12 terhadap transparansi pengelolaan keuangan daerah pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur? Berdasarkan hasil analisis maka dapat disimpulkan berdasarkan tujuan penelitian sebagai berikut. 1. Aspek-aspek manajemen keuangan daerah meliputi aspek perencanaan, aspek penatausahaan, aspek pelaporan dan aspek pengawasan berpengaruh terhadap transparansi pengelolaan keuangan daerah dengan nilai r sebesar 0,861. Nilai tersebut menjelaskan jika aspek perencanaan, penatausahaan, pelaporan dan aspek pengawasan mengalami kenaikan 1% maka akan membuat transparansi pengelolaan keuangan daerah (Y) pada DKP Provinsi NTT akan meningkat sebesar 0,86. 2. Aspek perencanaan berpengaruh terhadap transparansi pengelolaan keuangan daerah dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,14. Nilai tersebut menjelaskan setiap meningkatnya aspek perencanaan 1 satuan maka dapat meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah sebesar 0,14. 3. Aspek penatausahaan berpengaruh terhadap transparansi pengelolaan keuangan daerah dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,09. Nilai tersebut menjelaskan setiap meningkatnya aspek penatausahaan keuangan daerah sebesar 1 satuan maka dapat meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah sebesar 0,09 satuan. 4. Aspek pelaporan berpengaruh terhadap transparansi pengelolaan keuangan daerah dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,40 satuan. Nilai tersebut menjelaskan setiap meningkatnya aspek pelaporan dan pertanggungjawaban sebesar 1 satuan maka dapat meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah sebesar 0,40 satuan. 5. Aspek pengawasan berpengaruh terhadap transparansi pengelolaan keuangan daerah dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,33 satuan. Nilai tersebut menjelaskan setiap meningkatnya aspek pengawasan sebesar 1 satuan maka akan dapat meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah sebesar 0,33 satuan. Hipotesis dalam penelitian ini dan setelah dianalisis maka hipotesis kerja diterima kebenarannya dan Hasil penelitian ini terdukung oleh penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Ledo dan Sri (2017) dengan judul pengaruh aspek- aspek manajemen keuangan daerah terhadap transparansi pengelolaan keuangan daerah. Penelitian ini dapat mengemukakan hasil yang sama yaitu aspek-aspek manajemen keuangan daerah berpengaruh terhadap transparansi pengelolaan keuangan daerah. Saran bagi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai berikut: 1. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur perlu selalu megungkapkan seluruh transaksi penggunan anggaran dalam laporan keuangan yang jelas, netral dan tepat waktu. 2. Penyelenggaraan anggaran publik dan penerapan akuntansi perlu dilakukan pemantauan setiap saat 3. Perlu selalu menpublikasikan tentang pelaksaaan, kendala dan kesiapan penyusunan program kegiatan. 4. Pemerintah perlu membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut serta memberikan ide dan saran untuk perbaikan program kerja melalui kotak saran.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh setiap pagawai adalah kinerja pegawai. Suatu organisasi dapat bertahan jika setiap kegiatan pegawai didukung oleh kinerja pegawai. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja pegawai adalah dengan memperhatikan kualitas pengelolaan sumber daya manusia, dan teknologi informasi pada pegawai. pengelolaan sumber daya manusia merupakan salah satu hal penting yang mendorong pegawai untuk menghasilkan kinerja yang baik. Selain itu teknoligi informasi merupakan salah satu komponen penting dalam meningkatkan kualitas kinerja pegawai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahuai, pengaruh pengelolaan sumber daya (sdm) dan teknologi informasi terhadap kinerja pegawai pada sekolah menegah pertama (smpn 20) kota kupang karena penulis menemukan bahwa terdapat kurangnya tingkat SDM pegawai serta kurangnya tngkat teknologi informasi. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah pengelolaan sumber daya manusia, teknologi informasi dan kinerja pegawai. Mengungkapkan kinerja adalah Kinerja karyawan adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai seorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. (Anwar Prabu, 2009). Menurut Kadir dan Triwahyuni (2003:2) “Teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu Anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi” 12 Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dengan jumlah populasi sebanyak 47 orang pegawai. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 47 orang pegawai.. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahuai bahwa pengelolaan SDM pada sekolah menegah pertama (smpn 20) kota kupang berada dalam kategori rendah. Teknlogi informasi dalam kategori rendah, dan kinerja pegawai juga berada dalam kategori rendah. Dalam analisi lanjutan yang menggunakan teknik analisis regresi linear berganda diketahui bahwa pengelolaan SDM berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,162 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,193 yang berarti semakin baik pengelolaan SDM, semakin tinggi pula kinerja pegawai, sedangkan Teknologi informasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,184 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,156 yang berarti semakin baik Teknologi informasi semakin tinggi pula kinerja pegawai.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citra merek dan harga terhadap keputusan pembelian produk Kentucky Fried Chicken pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen UKAW Kupang. Latar belakang dari penelitian ini adalah berdasarkan data top brand index Restoran Fast Food Indonesia diketahui bahwa KFC menguasai pangsa pasar makanan siap saji di Indonesia dalam waktu 3 tahun terakhir dengan adanya fluktuasi tingkat persentasi dari tahun 2018 sebesar 42,7% turun menjadi 26,2%. Setelah itu pada tahun 2020 naik menjadi 26,4%. Dan akan semakin banyak restoran cepat saji yang berada di Indonesia tentu akan meningkatkan pangsa pasarnya. Hal ini menjadi masalah atau tantangan bagi KFC untuk secara terus menerus memperkuat dan mempertahankan citra mereknya di benak konsumen, menjaga kualitas produk dan harga produk serta menciptakan strategi-strategi bisnis yang inovatif dan modern. Peneliti memilih restoran makanan siap saji dengan merek KFC dibandingkan dengan merek lain adalah karena kuatnya citra merek dari KFC dan merupakan salah satu restoran makanan siap saji yang terpilih sebagai top brand dalam kategori restoran fast food di Indonesia. Keputusan pembelian yang dilakukan pelanggan melibatkan keyakinan pelanggan pada suatu produk sehingga timbul rasa percaya diri atas kebenaran tindakan yang diambil. Rasa percaya diri pelanggan atas keputusan pembelian yang diambilnya mempresentasikan sejauh mana pelanggan memiliki keyakinan diri atas keputusannya memilih suatu produk. Faktor yang perlu diperhatikan oleh perusahaan ketika konsumen melakukan pembelian seperti harga dan citra merek agar dapat mempengaruhi konsumen untuk melakukan keputusan pembelian atas produknya. Faktor pertama xvi yang mempengaruhi keputusan pembelian adalah citra merek. Merek juga merupakan hal terpenting, karena merek akan membawa citra suatu perusahaan. Merek adalah nama, istilah, tanda atau desain, atau kombinasi dari semua ini yang memperlihatkan identitas produk atau jasa dari satu penjual atau kelompok penjual dan membedakan produk itu dari produk pesaing. Selain itu, harga merupakan salah satu faktor penentu konsumen dalam memilih produk atau jasa, kesesuaian harga dengan manfaat yang diterima akan menciptakan kepuasan konsumen. Apabila ada dua produk atau lebih dengan kualitas yang sama konsumen akan membandingkan harga dan memilih yang lebih terjangkau. Harapan pelanggan diyakini mempunyai peranan yang besar dalam menentukan kualitas produk (barang dan jasa) dan kepuasan pelanggan. Sehingga persoalan dalam penelitian ini adalah apakah citra merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk Kentucky Fried Chicken pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen UKAW Kupang dan apakah harga berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk Kentucky Fried Chicken pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen UKAW Kupang. Dan dalam upaya untuk mencapai tujuan penelitian ini dan menyelesaikan persoalan tersebut, maka penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa pembagian kuesioner secara online dengan memanfaatkan fasilitas google docs. Dan hasil pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis regresi dan didapati persamaan regresi linier berganda Y = 12,339 + 0, 140 X1 + 0,282 X2. Selain itu, berdasarkan uji t hipotesis pertama variabel citra merek (X1) ditemukan thitung (2,381) > t table (1,662), maka Ho ditolak Ha diterima yaitu variabel citra merek (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Uji hipotesis kedua untuk variabel harga (X2) ditemukan thitung (3,217) > t table (1,662), maka Ho ditolak Ha diterima yaitu variabel harga (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Dan berdasarkan hasil analisis regresi maka besaran koefisien determinasi R2 sebesar 0,276 artinya bahwa sebesar 27,6% variabel keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variabel citra merek dan harga. Sedangkan sisanya 72,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini. xvii Penelitian ini menunjukkan teori bahwa citra merek dan harga berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian produk Kentucky Fried Chicken pada mahasiswa fakultas ekonomi jurusan manajemen UKAW Kupang. Berkaitan dengan citra merek produk Kentucky Fried Chicken sebaiknya perlu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk Kentucky Fried Chicken dengan menyajikan produk yang berkualitas sesuai harapan konsumen. Berkaitan dengan harga produk Kentucky Fried Chicken sebaiknya perlu meningkatkan daya saing harga dengan memberi potongan harga produk Kentucky Fried Chicken bagi pelanggan dan meningkatkan kesesuaian harga dengan kualitas dan manfaat produk untuk meningkatkan keputusan pembelian produk Kentucky Fried Chicken.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
EFEK SUHU ISOLASI MINYAK ATSIRI DARI DAUN JERUK PURUT
(Citrus HystixD.C)DENGANMETODE DESTILASI PELARUT AIR
ABSTRAK
Daun jeruk purut ( citrus hystix d. C) dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku penghasil minyak atsiri melalui destilasi berbasis pelarut air. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rendemen dengan suhu terbaik pada proses destilasi uap air yang dapat memberikan perolehan minyak atsiri terbanyak dari daun jeruk purut ( citrus hystix d. C) yang didapat dari jumlah perlakuan pada suhu 65˚C, 70˚C, 85˚C, 95˚C. Massa daun jeruk purut yang digunakan 100 gram dan pelarut yang digunakan adalah aquades 200 ml. Proses detilas pelarut air dilakukan selama 10 jam. Hasil penelitian menunjukan bahwa rendemen 0,028 % minyak atsiri dari daun jeruk purut terdapat pada suhu 95˚C.
Kata kunci : Daun jeruk purut, minyak atsiri, destilasi pelarut air.
Abstract
Abstract : Kaffir lime leaves (Citrus Hystix D. C) can be used as a raw material for producing essential oils through water-based distillation. This Research Aims To Get The Yield With The Best Temperature In The Steam Distillation Process That Can Provide The Most Essential Oil Obtaining From Kaffir Kaffir Leaves (Citrus Hystix D. C) Obtained From The Number Of Treatments At Temperatures 65˚C, 70˚C, 85˚C , 95˚C. Kaffir lime leaf mass used is 100 grams and the solvent used is 200 ml of Aquades. The Water Solvent Details Process Is Done For 10 Hours. The results showed that the yield of 0.028 % essential oil from the leaves of Jeruk Purut is present at a temperature of 95˚C.
Keywords: Kaffir lime leaves, essential oil, distillation of water solvent
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PERBEDAAN KARAKTERISTIK BOLU GULUNG DARI KOMPOSISI BAHAN DASAR TEPUNG TERIGU DAN TEPUNG UBI JALAR UNGU YANG BERBEDA
(Nofri Indiani Tipnoni*) (Ir.A.I.Medah,MP**) ( Ir.I.D.A.A.R.R.AdI,MP**)
Pembuatan bolu gulung dengan perbedaan karakteristik bolu gulung dari komposisi bahan dasar tepung terigu dan tepung ubi jalar ungu yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesukaan panelis terhadap warna, rasa dan tekstur bolu gulung ubi jalar ungu. Penelitian ini menggunakan komposisi perlakuan tepung terigu dan tepung ubi jalar ungu dengan tiga perlakuan yaitu p1 : tepung terigu 75gram tepung ubi jalar ungu 25gram p2: tepung terigu 50 gram dan tepung ubi jalar ungu 50 gram p3: tepung terigu 25 gram dan tepung ubi jlar ungu 75 gram. Parameter yang diamati adalah tingkat kesukaan panelis terhadap warna, rasa dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bolu gulung tepung ubi jalar ungu yang paling di sukai konsumen adalah dengan komposisi tepung ubi jalar ungu 50 gram dan tepung terigu 50 gram.
Kata kunci : bolu gulung, tepung terigu, tepung ubi jalar ungu
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dosis ragi (saccharomyces cerevisiae) pada pembuatan bioetanol dari singkong karet (Manihot glaziovii) melalui proses fermentasi dan mengetahui tingkat dosis ragi (Saccharomyces cerevisiae) yang terbaik (optimum) terhadap peningkatan kadar bioetanol melalui proses fermentasi. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pengumpulan data. Variabel bebas berupa dosis ragi sedangkan variabel terikat adalah kadar bioetanol dan berat jenis bioetanol. Dalam penelitian ini dosis ragi yang digunakan kontrol/tampa ragi, 10 gram, 20 gram, dan 30 gram. Sedangkan singkong karet yang digunakan 500 gram masing-masing perlakuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dosis ragi (Saccharomyces cerevisiae) sangat berpengaruh terhapat kadar bioetanol maupun berat jenis bioetanol yang dihasilkan dari singkong karet melalui proses fermentasi. Kadar bioetanol dan berat jenis bioetanol tertinggi terdapat pada perlakuan empat (R3) dengan dosis ragi 30 gram adalah 26,572% dan 0,9743 g/ml.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Struktur perekonomian Indonesia membagi kegiatan ekonomi menjadi tiga (3) kelompok badan usaha,yaitu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), koperasi dan Badan Usaha Milik Swasta (BUMS). Dari ketiga kekuatan ekonomi nasional tersebut pemerintah mengharapkan agar dikembangkan menjadi komponen-komponen yang saling mendukung dan terpadu di dalam sistem ekonomi nasional.Zaelani (2013). Masalah yang sering dihadapi dalam dunia usaha umumnya adalah kurangnya permodalan, kemitraan, serta peluang usaha. Jika hanya mengandalkan modal sendiri maka sangat sulit untuk mengharapkan pendapatan yang lebih tinggi sehingga menjadi lama.Koperasi merupakan lembaga yang menjalankan suatu kegiatan usaha dan pelayanan yang sangat membantu dan diperlukan oleh anggota koperasi dan masyarakat. Kegiatan usaha yang dimaksud dapat berupa pelayanan kebutuhan keuangan, perkreditan, kegiatan pemasaran, atau kegiatan lain. Hal ini dapat dilihat pada peran beberapa koperasi kredit dalam menyediakan dana yang relatif mudah bagi anggotanya dibandingkan dengan prosedur yang harus ditempuh untuk memperoleh dana dari bank. Berdasarkan hasil analisa diatas maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :Variabel pemberian kredit yang digunakan oleh KOPDIT swasti Sari Cabang Oesao yaitu dari segi jangka waktu, tujuan dan kegunaan nya, kolektibilitas (kredit lancar) ,dan jaminan Merupakan kredit yang diberikan dengan suatu jaminan tertentu artinya setiap kredit yang dikeluarkan akan dilindungi oleh jaminan yang diberikan debitur. Variabel pendapatan usaha digunakan oleh KOPDIT Swasti Sari Cabang Oesao yaitu pendapatan operasi dan pendapatan non operasi dengan meningkatkan pendapatan usaha setiap tahun nya.Hasil pengujian hipotesis membuktikan bahwa variabel pemberian kredit tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha. KOPDIT Swasti Sari Cabang Oesao.Hasil dari uji coefficientsa menujukan bahwa variabel pemberian kredit berpengaruh positif terhadap pendapatan usaha KOPDIT Swasti Sari Cabang Oesao , hasil perhitungan menujukan bahwa koefisien determinasi sebesar, 0,997, artinya angka tersebut menujukan pengaruh antara variabel independen yaitu pendapatan usaha di KOPDIT Swasti Sari Cabang Oesao dengan variabel dependen pemberian kredit relatif kuat karna semakin diatas nol.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perhitungan harga pokok penjualan harus dilakukan teliti dan tepat karena berhubungan dengan harga barang yang akan dijual kepada pasar. Harga pokok penjualan atau HPP adalah patokan dalam menentukan harga jual suatu produk. Jika harga terlalu turun, maka Perusahaan bisa mengalami kerugian, sedangkan jika harga terlalu mahal, akan mengakibatkan hasil produk tidak sesuai dengan target pasar dan Perusahaan akan gagal memasarkan produk. Penetapan Harga Pokok Penjualan berkaitan erat dengan Volume penjualan yang adalah merupakan hasil akhir yang dicapai Perusahaan dari penjualan produk yang dilakukan berdasarkan target yang diasumsikan dengan realisasi yang ingin dicapai. Tujuan Penelitian ini adalah ntuk mengetahui apakah ada pengaruh penetapan Harga Pokok Penjualan terhadap Volume Penjualan Rumput Laut oleh para petani budidaya di Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Penelitian ini menggunakan metode asosiatif dengan jumlah Sampel Penelitian yang adalah para Petani Budidaya Rumput Laut aktif di Desa Tablolong sebanyak 20 (dua puluh) orang, dan Teknik Analisis Data yang digunakan adalah analisis kuantitatif Uji T (Uji Pengaruh) berdasarkan data yang diperoleh di lapangan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pada musim bagus dimana jumlah produk rumput laut meningkat, penetapan HPP berpengaruh signifikan terhadap Volume Penjualan; sedangkan pada musim kurang bagus dimana jumlah produk rumput laut yang dihasilkan sedikit, tidak ada pengaruh signifikan dari HPP terhadap Volume Penjualan.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Tetap Berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintah (PSAP) No. 07 Tahun 2010 Pada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlakuan akuntansi aset tetap pada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT berdasarkan PSAP N. 07 tahun 2010 dalam kegiatan operasional instansi. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan studi dokumen. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa Neraca, catatan atas laporan keuangan dan Kartu Inventaris Barang (KIB) tahun 2018. Teknik analisis data yang digunakan yaitu penjodohan pola (pattern matching) yaitu membandingkan antara teori utama yaitu PSAP No. 07 / 2010 dengan praktik / kondisi yang terjadi di Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan akuntansi Aset Tetap pada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT yang meliputi pengakuan, pengukuan, pengeluaran, penyusutan, dan pengungkapan pada periode 2017-2018 dapat disimpulkan sudah sesuai dengan ketentuan dalam Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintah Nomor 07. Namun penghentian dan pelepasan aset tetap belum sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan Nomor 07
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Masalah yang diambildalampenelitianiniadalahpengaruh LDR, CAR dan terhadap ROA pada perusahaanperbankan. Adapun persoalan yang diangkatadalahApakahTerdapatPengaruhCAR Terhadap KinerjaKeuangan ?, Dan ApakahTerdapatpengaruh LDRTerhadapkinerjakeuangan ?. PenelitianinibertujuanuntukUntukmengujiPengaruhCAR Terhadap KinerjaKeuangan dan UntukmengujipengaruhLDRTerhadapkinerjakeuangan. Populasidalampenelitianiniadalahperusahaan yang aktifdiperdagangkanyaituperusahaanpadasektorperbankanyangterdaftardi BursaEfekIndonesia dan rasiosecaralengkap yangsesuaidenganvariabelyangakanditelitidalamperiode 2015-2019. Sampel yang dipilihdalampenelitianiniadalah 10 perusahaanperbankan. Teknik pengumpulan data yang digunakandalampenelitianiniadalahMetodedokumentasi dan Non Perilaku ( pengamatan dan pencatatanterhadap data – data yang diperlukan pada instansiterkaitdalamhaliniadalahperusahaanyangterdaftardiBEIsertaICMD.Metodestudipustakajugadilakukandalampenelitianinidengancaramengamati, menelaah, dan mengutip. Hasil uji normalitas Kolmogorov-Smirnov pada variabel CAR dan LDR menunjukkan bahwa besarnya nilai Asymp. Sig (2 tailed) 0,200 > 0,05. Hal ini berarti data residual terdistribusi normal dan model regresi layak untuk dipakai dalam penelitian ini. Berdasarkanhasil uji multikolinearitas, nilai VIF empatvariabelindependenyaitu CAR, dan LDR di bawahnilai 10. Dengandemikian,dapatdisimpulkanbahwatidakadamasalahmultikolinearitasantarvariabelindependendalam model regresi. Hasil uji Durbin-Watson menunjukkan besaran nilai d sebesar 1.941 Nilaiini dibandingkan dengan nilai Durbin-Watson (k,n) dengan k menunjukkanjumlahvariabelindependen,yaitu2,dannadalahjumlahsampelyangberjumlah 50 buah. Apabila nilai d yang didapat tergolong pada jarak nilaidu4-du,dikatakantidakterjadiautokorelasi.Nilaidutabelmenunjukkan 1.6283 sehingga 1,6283 1.941 (4 - 1,6283). Hasil tersebutmenunjukkanbahwamodelyangdigunakanterbebas dariautokorelasi. Selanjutnyaberdasarkanhasil uji heteroskedastisitasdenganmelihat pada scatterplot dapatdijelaskanbahwasemua data menyebardengan rata atautidakberpusat pada satutitik. Hal inimenunjukkanbahwatidakadavariabelindependen yang signifikansecarastatistikmemengaruhi residual dari model reg resi. Dengandemikian, dapatdisimpulkanbahwatidakterdapatmasalahheteroskedastisitasdalam model regresi. Kata Kunci : ROA, CAR, LDR
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
“ANALISIS REALISASI ATAS TUNGGAKAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR PADA UPTD DINAS PENDAPATAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN ROTE NDAO” Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana realisasi tunggakan pajak kendaraan bermotor dan untuk mengetahui bagaimana strategi yang dilakukanUPTD Dinas Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Rote Ndao untuk meminimalisir tunggakan pajak. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif, sedangkan sumber data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data dokumen-dokumen yang ada. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa realisasi pajak kendaraan bermotor berdasarkan targetnya pada UPTD Dinas Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Rote Ndao selama periode 2018-2020 tergolong rendah. Berdasarkan hasil analisis kendaraan roda 2 dan 4, yang menjadi pengaruh signifikan cukup besar adalah kendaraan roda 2 disebabkan objek pajak yang terus bertambah karena masyarakat bisa dengan mudah memperoleh kendaraan, realisasi objek pembayaran sangat minim dikarenakan kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat dalam membayar pajak, pelaku kepatuhan wajib pajak yang tidak segera melunasi pajak terutang meskipun telah melewati masa pajak yang telah ditetapkan, selain itu terjadi pemindahan atau terjadi jual beli kendaraan ke luar daerah dan tidak melapor untuk dimutasikan kendaraan tersebut sehingga masih tetap tercatat sebagai tunggakan pajak. Strategi yang dilakukan UPTD Dinas Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Rote Ndao dalam meminimalisir tunggakan pajak kendaraan bermotor belum sepenuhnya meningkatkan kesadaraan kesadaraan masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan ketetapan besarnya pajak penghasilan berdasarkan norma perhitungan dan berdasarkan laba akuntansi bagi pengusaha kecil di Pusat Oleh-oleh C&A Sentra UKM NTT dan membuktikan bahwa penetapan besarnya pajak penghasilan berdasarkan norma perhitungan akan menyebabkan pajak yang lebih besar dibandingkan dengan perhitungan berdasarkan laba akuntansi.
Pada penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitaitif, data yang akan dianalisis adalah data primer yaitu dengan mengumpulkan, mengolah dan menginterprestasikan data yang diperoleh yang langsung mempengaruhi besarnya pajak berdasarkan norma perhitungan dan berdasarkan laba akuntansi dengan cara mengumpulkan dokumen, harga pokok penjualan, biaya-biaya yang dibenarkan oleh peraturan perpajakan untuk dikurangkan serta penjualan kotor. Teknik analisis yang data yang digunakan dalam menjawab rumusan masalah adalah dengan menganalisis deskriptif kualitatif untuk menjelaskan perbedaan ketetapan besarnya pajak penghasilan berdasarkan norma perhitungan dan berdasarkan laba akuntansi pada Pusat oleh-oleh C&A sentra UKM NTT, serta memberikan saran terkait perbandingan kedua perhitungan tersebut mana yang lebih menghasilkan pajak lebih besar.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, perhitungan pajak penghasilan berdasarkan laba akuntansi adalah tepat dan pajak yang dihasilkan lebih kecil dan efisien untuk dibayarkan dibandingkan perhitungan menggunakan norma perhitungan. Oleh karena itu pengusaha kecil disarankan menggunakan metode perhitungan dengan laba akuntansi karena lebih mendekati nilai kewajaran.
Kata Kunci: PAJAK PENGHASILAN, NORMA PERHITUNGAN DAN LABA AKUNTANSI
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Analisis penetapan harga pokok produk dalam menentukan harga jual tenun ikat LKP belun diak’’ Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penentuan harga pokok produksi dan untuk mengetahui dan menganalisis harga jual pada tenun ikat . Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer
. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan produk tenun ikat .Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling . Metode pengumpulan data yaitu dengan mengunakan teknik pengamatan ( observasi ) , wawancara , dan dokumentasi . Skala pengukuran data dengan skala rasio . Data dianalisis dengan mengunakan indikator empirik . Hasil penelitian menunjukan bahwa bahan baku , biaya tenaga kerja dan biaya overhead sangat berpengaruh dalam pembuatan kain tenun ikat dan laporan keuangan juga penting agar bisa mengetahi laba yang diperoleh .
Kata Kunci : Harga pokok produk dan harga jual
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang dari penelitian ini adalah investasi yang paling penting yang dapat dilakukan oleh organisasi yang tujuan akhirnya yaitu agar organisasi memiliki tenaga kerja yang berkualitas, disiplin kerja yang baik, berkomitmen terhadap organisasi efesiensi disetiap aspek dan memiliki produktivitas kerja yang sesuai dengan kebutuhan organisasi, baik untuk masa sekarang atau masa yang akan datang. Sebenarnya banyak tolak ukur dari efektivitas suatu organisasi, namun satu yang banyak mendapat perhatian adalah kinerja.Mengingat kinerja merupakan tolak ukur efektif tidaknya manajemen mengelola suatu organisasi, maka kinerja tinggi memberikan indikasi bahwa manajemen bekerja sangat efektif dalam merealisasikan tujuan organisasi.Sebaliknya, kinerja rendah memberi indikasi bahwa manajemen bekerja tidak efektif dalam merealisasikan tujuannya. Peningkatan kinerja individu pegawai berpotensi untuk dapat meningkatkan kinerja kelompok pegawai dan peningkatan kinerja dari seluruh kelompok pegawai akan mendorong meningkatkan kinerja organisasi yang akan berkontribusi mempercepat pencapaian sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan organisasi. Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemui dilokasi penelitian yaitu Apakah kemampuan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai dan Apakah komitmen berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada kantor badan pengelola perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur Kemudian penelitian bertujuan untuk Untuk mengetahui pengaruh kemampuan kerja terhadap kinerja pegawai dan Untuk mengetahui pengaruh komitmen terhadap kinerja pegawai pada Kantor Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur ix Penelitian yang penulis lakukan disini adalah penelitian lapangan. langkah awal yang dilakukan dalam penelitian dengan cara memasukan hasil pengolahan data dalam angket responden kedalam data distribusi frekuensi. Dengan menggunakan kriteria tiga kotak (theree box method), maka nilai interval dihitung dengan cara: nilai maksimum dikurangi nilai minimum dan hasilnya dibagi tiga akan menghasilkan nulai interval sebesar yang akan di gunakan sebagai daftar interprestasi nilai indeks. Penelitian ini dilakukan di kantor badan pengelola perbatasan provinsi nusa tenggara timur dan populasi dari penelitian sebanyak 46 orang sehingga Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh.bahwa teknik-teknik pengambilan sampling jenuh merupakan teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Dan penelitian ini jadikan seluruh populasi Sampel yang diteliti sebayak 46 orang pegawai PNS sebagai responden. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan kiusioenr sedangkan didalam pembahasannya menggunakan Analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menununjukkan Variabel kemampuan kerja (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur, hal ini terlihat dari signifikansi kemampuan kerja (X1) 0,433 > 0,05 dan nilai thitung 4.319 >2,01808 tabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan variabel kemampuan kerja (X1) terhadap kinerja pegawai (Y) pada Kantor Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sedangkan hasil uji regresi secara parsial signifikansi pada variabel Diketahui nilai signifikansi variabel komitmen (X2) pada Kantor Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur, hal ini terlihat dari nilai signifikan variabel komitmen (X2) 0,127 > 0,05 dan thitung 0,924 < 2,01808 ttabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak berpengaruh signifikanterhadap variabel komitmen (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) pada Kantor Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur. x Hasil uji regresi secara simultan menunjukkan hasil signifikan pada variabel kemampuan kerja dan komitmen terhadap Kinerja Pegawai Berdasarkan hasil pengujian secara simultan maka nilai Fhitung sebesar 13,071 ˃ 2,82 Ftabel dan tingkat signifikannya sebesar 0,05 ˂ 0,000, maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan kerja (X1) dan komitmen (X2 bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) pada Kantor Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan diketahui kemampuan kerja dan Komitmen dinilai sudah baik hal ini perlu dipertahankan, bahkan ditingkatkan lagi agar kinerja pegawai pada Kantor badan Pengelola perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur dapat terjaga dengan baik. artinya dalam menyelesaikan suatu pekerjaan atau masalah sudah menunjukkan bahwa pegawai sudah sangat baik, sehingga dalam temuan penelitian ini menemukan bahwa pada variabel kemampuan kerja dan komitmen secara parsial berpengaruh postif terhadap kinerja pegawai, akan tetapi dapat disarankan agar lebih memberikan pelatihan khusus untuk pegawai sehingga Kantor Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki pegawai yang sangat handal.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini ditulis oleh YULIA NELCY ADU, NIM 17411971 Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Jalur Minat Pemasaran. Univeritas Kristen Artha Wacana Kupang (UKAW). Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingkat pertumbuhan hotel di Kota Kupang yang tinggi yang tidak diimbangi dengan peningkatan jumlah wisatawan yang seimbang. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi jumlah pengunjung yang menginap di hotel. Penyedia layanan perhotelan harus menyiapkan strategi terbaik untuk menarik konsumen, karena dengan munculnya hotel-hotel baru maka konsumen menjadi semakin memiliki banyak pilihan.Hotel Sylvia Premier Kupang merupakan salah satu perusahaan yang saat ini berupaya mempertahankan konsumen yang sudah ada dan berusaha memperoleh konsumen yang baru.Masalah dalam penelitian ini adalah “faktor faktor yang mempengaruhi keputusan menginap pada Hotel Sylvia Premier Kupang”.Yang secara khusus difokuskan pada empat variabel yaitu Kualitas Layanan, Persepsi Harga, Lokasi dan Fasilitas. Penelitian ini digolongkan ke dalam penelitian kuantiatif.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria responden merupakan tamu Hotel Syvlia Premier Kupang.Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner tentang kualitas layanan, persepsi harga, lokasi, fasilitas dan keputusan menginap kepada 36 responden.Analisis data menggunakan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: variabel Kualitas Layanan (X1), Perepsi Harga (X2), Lokasi (X3), dan Fasilitas (X4) secara parsial tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Menginap pada Hotel Sylvia Premier Kupang . Selanjutnya variabel Kualitas Layanan, Persepsi Harga, Lokasi dan fasilitas secara simultan (bersama-sama) tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Menginap pada Hotel Sylvia Premier Kupang
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini di latar belakangi Sumber daya Manusia (SDM) dapat menjadi modal utama dalam menunjang keberhasilan Organisasi apabila dikelola dengan baik dan pengelolaan tersebut sudah dimulai semenjak mereka akan dengan pemisahan tenaga kerja dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Menurut hasibuan (2001) kepuasan kerja dinikmati dalam pekerjaan, luar pekerjaan dan kombinasi dalam dan luar pekerjaan.seorang karyawan akan dapat dengan lebih baik dan prestasi mereka akan meningkat pada saat mereka puas akan pekerjaan yang mereka lakukan. Oleh karena itu semua tantangan yang ada diorganisasi harus bisa dihadapi dengan sungguh-sungguh agar sasaran atau tujuan organisasi bisa tercapai, di antara sumber daya organisasi yang ada, sumber daya manusialah yang paling menentukan terhadap hasil yang ingiin dicapai organisasi.Aktivitas organisasi dapat berjalan dengan baik karena adanya kinerja organisasi yang baik pula, maka agar kinerja organisasi bisa optimal perlu dukungan kinerja karyawan yang optimal pula. Kinerja karyawan adalah suatu hasil kerja yang dicapaii seseorang dalam melaksanakan tugas-tugasnya atas kinerja, usaha dan kesempatan 9 (Prasttyo,2016). Untuk menciptakan dan meningkatkan kinerja yang tinggi serta tenaga kerja yang mampu berprestasi kerja secara optimal, diperlakukan kompetensi yang ada yang sesuai dengan pekerjaan karyawan yang dapat mendukung kinerja karyawan. Kompetensi adalah apa yang dibawah seseorang kedalam pekerjaan dalam bentuk jenis dan tingkatan yang berbeda (Budiman dkk,2016). Dengan demikian semua yang mencakup kompetensi yang dimilki seorang karyawan akan menentukan kinerja karyawan dalam bekerja semakin tinggi. Faktor lain yang mempengaruhi kinerja seorang karyawan adalah kepuasan kerja. Menurut Wibowo dan Sutanto ( 2013) Kepuasan kerja adalah suatu perasaan positif tentang pekerjaan seseorang yang merupakan hasil dari evaluasi karakteristiknya. Maka semakin terpenuhinya kepedulian dan kebutuhan pada karyawan maka akan timbul kepuasan kerja karyawan sehingga dapat menimbulkan meningkatnya kinerja karyawan. Kinerja adalah sesuatu yang dicapaiatauprestasi yang diperlihatkan atau kemampuan bekerja, dengan kata lain bahwa kinerja dapat diartikan sebagai prestasi kerja, jika kinerja adalah kuantitas dan kualitas pekerjaan yang diselesaikan oleh individu, maka kinerja merupakan output pelaksana tugas, kinerja mempunyai hubungan erat dengan seseorang dari pekerjaannyadan apa yang mereka peroleh. Orang yang paling banyak tidak merasa puas adalah mereka yang mempunyai keinginan yang paling banyak, namun mendapat sedikit, sedangkan yang paling merasa puas adalah orang yang mengingikan banyak dan mendapatkanya. Pada dasarnya kepuasan kerja merupakan hal yang bersifat individu, setiap individu akan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda sesuai 10 dengan sistem nilai–nilai yang ada pada dirinya, Kinerja dalam organisasi merupakan jawaban dari berhasil atau tidaknya tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Pada tabel 1.1 diatas dapat diketahui kinerja pegawai dinas kependudukan kabupaten malaka sangat memuaskan dan maksimal. Dalam hal ini peneliti mengangkat 3 variabel yaitu kepusan kerja, kompetensi karyawan dan kinerja pegawai dalam penelitian ini data yang digunakan yaitu data primer yang dapat dari 49 orang,kemudian di ambil sampel sebanyak 49 responden dan kemudian data di proses menggunakan analisis regresi linier berganda sampel yang digunakan adalah pegawai Dina Kependudukan Kabupaten Malaka dan hasil pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan hasil analisis regresi dan di dapat persamaan regresi linear berganda Y= 6,034+0,295+e selain itu berdasarkan uji t ditemukan uji hipotesis pertama yaitu pada variabel kepuasan kerja (X1) terhadap kinerja pegawai (Y) diketahui bahwa untuk varibel kepuasan kerja di temukan t hitung lebih besar dari t tabelnilai thitung untuk koefesien (b1) adalah 2,637 sedangkan ttabel (α/2:n-k-1) = 2,012, berarti thitung> ttabel dimana Ha diterima, Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Kepuasan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada kantor diinas Kependudukan Kabupaten Malaka dan uji kedua yaitu komptensi kryawan. nilai thitung untuk koefesien (b2) adalah 3,292 sedangkan ttabel (α/2:n-k-1) = 2,012, berarti thitung> ttabel dimana Ha diterima, Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Kompetensi Karyawan berpengaruh signifikan terhadapKinerja Pegawai pada kantor dinas Kependudukan kabupaten malaka. Pada hasil uji di dapati juga nilai R Square sebesar sebesar 0,488. Hal ini berarti menunjukan bahwa Interaksi antara Kepuasan Kerja(X1),Kompetensi Karyawan(X2) memiliki hubungan yang kuat terhadap Kinerja Pegawai(Y). Nilai R squere sebesar 0,488 atau 48,8% artinya pengaruh variabel Kepuasan Kerja (X1), Kompetensi Karyawan(X2) terhadap variabel Kinerja Pegawai (Y) sebesr 48,8% sedangkan sisanya 51,2% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “PENGARUH FASILITAS KERJA DAN PROGRAM KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA TERHADAP PRODUKTIFITAS KARYAWAN DI PT PLN (PERSERO) UNIT PELAKSANA PELAYANAN PELANGGAN KUPANG” dengan persolanan utama dalam penelitian ini adalah apakah fasilitas kerja berpengaruh terhadap produktivitas karyawan dan apakah kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh terhadap produktivitas Karyawan, serta tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fasilitas kerja terhadap produktivitas karyawan dan untuk mengetahui pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja terhadap produktivitas karyawan. Objek dalam penelitian ini adalah PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang yaitu berjumlah 69 orang, kemudian sampel dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah dari populasi dalam penelitian ini yaitu sebesar 69 orang. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survey dengan memberikan sejumlah kuesioner yang dibuat dalam bentuk googleform kepada karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang. Kemudian dilakukan analisis dengan memasukan pengolahan data yang diperoleh dari responden tersebut ke dalam data tabel distribusi frekuensi untuk mengetahui frekwensi intensitas kondisi masing-masing variabel dapat diketahui dengan perkalian antara skor tertinggi dalam setiap variabel yang kemudian dibagi menjadi 3 (Three Box Methods) yaitu kondisi rendah, sedang dan tinggi, dalam skor berikut ini : Skor (%F1x1) + (%F2x2) + (%F3x3) + (%F4x4) + (%F5x5) + (%F6x6) + (%F7x7) + (%F8x8) + (%F9x9) + (%F10x10) : 10, setelah itu dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Analisis ini meliputi uji t (parsial), uji F (simultan), dan Uji R2. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja secara parsial berpengaruh positif terhadap produktivitas karyawan pada karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang dan secara simultan fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh positif dan siginifikan terhadap produktivitas karyawan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan hasil uji t nilai thitung fasilitas kerja adalah 7,594 dan nilai sig adalah 0,000 sedangkan nilai thitung program kesehatan dan keselamatan kerja adalah 4.908 dan nilai sig adalah 0,000 dengan nilai ttabel adalah 1,984, thitung > dari ttabel dengan tingkat signifikasi 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang, kemudian berdasarkan hasil uji F nilai Fhitung fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja adalah 388,37 dan nilai sig adalah 0,000 dengan nilai Ftabel adalah 3,14, Fhitung > dari Ftabel dengan tingkat signifikasi 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan variabel fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang. Kemudian berdasarkan hasil uji R2 diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.922 atau 92,2%. Hal ini berarti besarnya pengaruh fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja terhadap produktivitaas karyawan adalah 92,2%. Sedangkan pengaruh sebesar 7,8% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perusahaan adalah suatu badan usaha yang melakukan kegiatan operasional dengan tujuan utamanya yaitu memaksimalkan laba perusahaan agar dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya. Kelangsungan perusahaan dalam mengahasilkan laba selama periode tertentu dapat diukur dengan melihat kemampuan dan kesuksesan perusahaan dalam menggunakan aktivanya secara efektiv dan efisien untuk mengelola aktivitas operasional perusahaan. Untuk mencapai tujuannya, perusahaan harus dapat mengendalikan dan mengontrol kegiatan operasional diperusahaannya dengan memanfaatkan pihak-pihak yang berada dalam perusahaan yang memiliki wewenang, tugas dan tanggungjawab dalam pencapaian tujuan tersebut. Oleh karena itu manajer harus memiliki pemahaman yang profesional, khususnya para manajer keuangan. Seorang manajer keuangan dituntut untuk mampu memahami sumber-sumber dana yang dapat dipergunakan sebagai pendukung modal kerja (working capital) perusahaan. Dalam mendirikan suatu perusahaan dibutuhkan modal yang memadai karena jika tidak ada dana yang tersedia maka perusahaan tidak akan mungkin bisa membiayai kegiatan operasinya. Dengan begitu menjadi tanggung jawab seorang manajer keuangan untuk me-menage atau mengelola sumber dana yang dianggap potensial tersebut untuk dirubah menjadi nilai tambah yang bersifat suistainable (berkelanjutan) dan profitable (prospek keuntungan). Modal kerja dalam suatu perusahaan digunakan oleh perusahaan untuk membiayai kegiatan oprasional perusahaan, dengan adanya modal kerja perusahaan dapat beroperasi secara ekonomis dan efisien serta tidak mengalami kesulitan keuangan dalam keadaan mendesak. Modal kerja dalam suatu perusahaan selalu dalam keadaan berputar atau beroperasi untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan, perputaran modal kerja dimulai pada saat kas diinvestasikan dalam komponen modal kerja hingga investasi tersebut menghasilkan kas kembali. Apabila perusahaan meremehkan atau bertindak tidak serius dalam mengelola modal kerja, maka perusahaan tersebut diprediksi akan bermaslah dalam berkompetisi di pasar, termasuk memungkinkan perusahaan tersebut tidak mampu memanfaatkan modal kerja yang telah termiliki secara maksimal serta tepat sasaran. Modal kerja tidak boleh terlalu besar atau terlalu kecil dan juga harus dijaga tingkat kestabilannya agar tidak menimbulkan masalah. Kebijakan modal kerja adalah keputusan-keputusan kebijakan dasar yang berhubungan dengan tingkat sasaran untuk masing-masing kategori aktiva lancar dan bagaimana aktiva lancar tersebut didanai. Dari penjelasan tersebut dapat di tafsirkan bahwa kebijakan modal kerja bersifat sangat hati-hati (Prudent), dalam artian jika pihak manajer bertindak gegabah dengan menempatkan dana yang terlalu besar pada salah satu akun atau sebaliknya terlalu kecil maka dampaknya akan mengganggu stabilitas keuangan perusahaan. Berdasarkan penjelasan tersebut maka dalam penelitian ini peneliti bertujuan untuk mengukur kebutuhan modal kerja perusahaan, peneliti menggunakan metode untuk memperkirakan kebutuhan modal kerja secara terpisah, dimana kebutuhan modal kerja merupakan seberapa besar jumlah modal kerja yang dibutuhkan agar perusahaan mampu menjalankan kegiatan operasinya dengan modal kerja yang cukup, yang artinya tidak berlebihan atau kekurangan. Oleh sebab itu untuk menghitung kebutuhan modal kerja, terlebih dahulu peneliti akan menganalisis dari masing-masing elemen kebutuhan modal kerja yang terdiri dari tiga yaitu Kas, Piutang, Persediaan. Penelitian ini dilakukan Pada PT Astra Otopart Tbk Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2020. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Untuk Perputaran Kas pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 mengalami peningkatan dan penurunan. Perolehan Rata-rata Perputaran Kas pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan begitu baik dikarenakan melebihi standar industri yaitu 10 kali. Sedangkan untuk Lamanya Perputaran Kas mengalami penurunan dan peningkatan. Perolehan Rata-rata Lamanya Perputaran Kas pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan belum begitu baik dikarenakan masi berada diatas standar industri yaitu 15 Hari. Untuk hasil Perputaran Piutang pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016- 2020 fluktuasi. Sedangkan Perolehan Rata-rata Perputaran Piutang pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan tidak baik dikarenakan masih berada dibawah standar industri yaitu 15 kali. Sedangkan untuk Lamanya Perputaran Piutang mengalami peningkatan dan penurunan. Perolehan Rata-rata Lamanya Perputaran Piutang pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan baik dikarenakan masih berada dibawah standar industri yaitu 60 Hari. Untuk Perputaran Persediaan pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016- 2020 mengalami penurunan dan peningkatan. Perolehan Rata-rata Perputaran Persediaan pada PT Astra Otoparts Tbk dapat dikatakan tidak baik dikarenakan perolehan perputaran persediaan berada dibawah standar industri yaitu 20 kali. Sedangkan untuk Lamanya Perputaran Persediaan mengalami peningkatan. Perolehan Rata-rata Lamanya Perputaran Persediaan dapat dikatakan belum begitu baik dikarenakan perolehan lamanya perputaran persediaan berada diatas standar industri yaitu 20 Hari. Untuk Perputaran Modal Kerja pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016- 2020 mengalami peningkatan dan penurunan. Perolehan Rata-rata Perputaran Modal Kerja pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan belum begitu baik dikarenakan perolehan perputaran modal kerja berada dibawah standar industri yaitu 6 kali. Untuk Kebutuhan Modal Kerja pada PT Astra Otopart Tbk Tahun 2016- 2020 mengalami peningkatan dan penurunan. Perolehan Rata-rata Kebutuhan Modal Kerja pada PT Astra Otopart Tbk Tahun 2016-2020 dikatakan begitu baik dikarenakan pertumbuhan kebutuhan modal kerja mengalami fluktuasi dalam artian bahwa perusahaan mampu mengontrol kebutuhan modal kerja.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Setiap organisasi baik organisasi perusahaan, organisasi sosial maupun organisasi pemerintah mempunyai tujuan yang dapat dicapai melalui pelaksanaan pekerjaan tertentu, dengan mempergunakan seluruh sumber daya yang ada didalam organisasi tersebut, dan yang paling berperan dalam rangka pencapaian tujuan organisasi adalah sumber daya manusia. Berhasil tidaknya suatu perusahaan sangat tergantung pada kemampuan sumber daya manusia dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam organisasi. Manusia selalu berperan aktif dan paling dominan dalam setiap aktifitas organisasi karena manusia menjadi perencana, pelaku dan sekaligus penentu terwujudnya tujuan organisasi. Menurut Badeni (2013:2) kepemimpinan dapat didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk mempengaruhi suatu kelompok ke arah tercapainya tujuan . Menurut Suradinata dalam Larius (2003:4) pendidikan dan pelatihan (Diklat) merupakan proses penyelenggaraan belajar mengajar dalam rangka peningkatan pelatihan pegawai yang meliputi pengetahuan, keterampilan, sikap dan prilaku yang di perlukan dalam melaksanakan Tugasnya. Menurut Lijan Poltak Sinambela (2018:481) kinerja pegawai merupakan kemampuan pegawai dalam melakukan sesuatu keahlian tertentu. Kinerja xiv merujuk pada pencapaian tujuan pegawai atas tugas yang diberikan kepadanya. Kinerja pegawai sejauh mana pegawai tersebut dapat melaksanakan tugas dengan baik dalam arti kata pelaksanaan tersebut sesuai dengan rencana, sehingga diperoleh hasil yang memuaskan agar tercapainya kinerja pegawai yang baik.Pegawai dituntut untuk memiliki SDM yang berkualitas yang mampu melaksanakan tugas sebagai aparatur sesuai dengan tugas yang dibebankan.Oleh karena itu, agar mempunyai kinerja yang baik seseorang harus mempunyai keinginan yang tinggi untuk mengerjakan serta mengetahui pekerjaannya. Tujuan Peneliti ini adalah untuk mengetahui apakah kinerja pegawaiYang dimaksud dengan kinerja pegawaipenelitian iniadalah tingkat dimana para pegawai mencapai persyaratan-persyaratan pekerjaan. Hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam organisasi, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam rangka upaya mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral maupun etika. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil merupakan salah satu instansi pemerintah yang melayani administrasi publik. Pelayanan publik ini meliputi pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil. Pendaftaran penduduk meliputi pembuatan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), Kartu Identitas Anak (KIA), dan Surat Pindah, sedangkan pencatatan sipil meliputi pembuatan kutipan akta kelahiran, kutipan akta kematian, kutipan akta perceraian, pencatatan pengakuan anak dan pengesahan anak, pencatatan perubahan nama, dan pencatatan perubahan kewarga negaraan. xv Hasil penelitian menunjukan bahwa kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka. Nilai t hitung untuk variabel kepemimpinan sebesar 2,720sedangkan nilai t tabel adalah sebesar 2,014. Karena nilai t hitung > t tabel (2,720>2,014), maka Ha diterima dan H0 ditolak atau dapat disimpilkan bahwa variable kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka. Tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka. Nilai t hitung untuk variabel tingkat pendidikan sebesar 4,090sedangkan nilai t tabel adalah sebesar 2,014. Karena nilai t hitung t tabel (2,720 t tabel (2,295>2,014), maka Ha diterima dan H0 ditolak atau dapat disimpilkan bahwa variabel pelatihan berpengaruh terhadap kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka.