Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

D

3.452 karya publik ditemukan.

22022: 12029: 12026: 902025: 772024: 392023: 5192022: 6842021: 11842020: 1702019: 12018: 652017: 22016: 42015: 12013: 12010: 12009: 12002: 11018: 10208: 1

DESKRIPSI TENTANG TERJADINYA TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN ANAK OLEH IBU KANDUNG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi penulis, adalah “Deskripsi Tentang Terjadinya Tindak Pidana Pembunuhan Anak Oleh Ibu Kandung”. Permasalahan pokok yang dibahas dalam penelitian ini adalah : Faktor apa yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pembunuhan anak oleh ibu kandung dan Mengapa hakim dalam menjatuhkan pemidanaan kepada pelaku pembunuhan anak oleh ibu kandung tidak menerapkan pasal 76 UU Perlindungan Anak tetapi menerapkan pasal 341 KUHP? Tujuan penelitian ini adalah :Untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pembunuhan anak oleh ibu kandung dan Untuk mengetahui alasan hakim dalam menjatuhkan pemidanaan kepada pelaku pembunuhan anak oleh ibu kandung tidak menerapkan pasal 76 UU Perlindungan Anak tetapi menerapkan pasal 341 KUHP. Sifat penelitian penulis adalah “Deskriptif”, diartikan bahwa penelitian ini dapat memberikan suatu gambaran serta menguraikan suatu permasalahan yang diteliti, dan menyimpulkan serta dapat menganalisisnya. Sedangkan jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normativ. Sehingga pengumpulan data dilakukan melalui kepustakaan, yang dimana penelitian hukum normatif mencakup: penelitian terhadap asas-asas hukum, sistematik hukum, taraf sinkronisasi vertical dan horizontal, perbandingan hukum, sejarah hukum dan variable yang digunakan dalam penelitian ini yaitu : variabel bebas adalah bebas dalam mempengaruhi variabel lain. Yang menjadikan variable bebas adalah faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pembunuhan anak oleh ibu kandung dan alasan hakim dalam menjatuhkan pemidanaan kepada pelaku pembunuhan anak oleh ibu kandung tidak menerapkan pasal 76 UU Perlindungan Anak tetapi menerapkan pasal 341 KUHP. Sedangkan veriabel terikat adalah ubahan terikat yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat dari adanya pengubah variable bebas. Oleh karenanya, varibel terikat dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pembunuhan anak oleh ibu kandung dan untuk mengetahui mengapa hakim dalam menjatuhkan pemidanaan kepada pelaku pembunuhan anak oleh ibu kandung pasal 76 UU Perlindungan Anak tetapi menyerahkan pasal 341 KUHP

Deskripsi Tentang Terjadinya Tindak Pidana Penodaan Agama

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Deskripsi Tentang Terjadinya Tindak Pidana Penodaan Agama” permasalahan dalam penelitian ini, yaitu sebagai berikut: 1. Bagaimanakah bentuk pelaku melakukan tindak pidana penodaan agama? 2.Mengapa tindakan atau ucapan pelaku dianggap sebagai penodaan agama?3.Mengapa pelaku melakukan tindak penodaan agama? Tujuan dari penelitian ini adalah:1. Untuk mengetahui bentuk pelaku melakukan tindak pidana penodaan agama, 2.Untuk mengetahui tindakan atau ucapan pelaku dianggap sebagai penodaan agama.3.Untuk mengetahui alasan pelaku melakukan tidak pidana penodaan agama. Sifat dari penelitian ini adalah deskritif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu: bentuk, tindakan dan alasan pelaku melakukan tidak penodaan agama dan variabel terikat yaitu: Putusan pemidanaan terhadap pelaku penodaan agama dengan sumber bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan studi kepustakaan / dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian dan analisis putusan diperoleh jawaban bahwa: 1. Bentuk pelaku melakukan tindak pidana penodaan agama a. Dengan sengaja dilakukan di muka umum b. Mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan terhadap agama lain. 2. Tindakan pelaku dianggap sebagai penodaan agama a. Melemparkan Kitab Suci Al-Quran b. Tindakan penghinaan terhadap kitab suci Al-quran dan hostia sebagai agama Katolik yang tidak diperbolehkan bagi agama lain. 3. Alasan Pelaku melakukan tindak pidana penodaan agama a. Terdakwa menggunakan Al Quran sebagai alat dalam metode pengosongan dalam materi penanaman nilai-nilai dasar perjuangan HMI. b. Terdakwa ingin menerapkan ajarannya yang dipelajari dari Saudi Arabia selama 6 (enam) tahun c. Terdakwa belum di baptis dan belum mengikuti semua tata cara pada gereja katolik Roma. d. Alasan terdakwa masuk kedalam gereja karena terdakwa juga salah satu yang memikul peti jenazah om terdakwa. Berdasarkan pada kesimpulan diatas dapat di sarankan beberapa hal yaitu: 1. Bagi pelaku atau terdakwa tidak perlu mengulangi perbuatan tindak pidana yang sama agar tidak terjebak dalam penistaan agama 2. Bagi hakim perlu meningkatkan profesionalitas hakim yang obyektif dalam menjatuhkan pemidanaan bagi pelaku penodaan agama agar tidak menimbulkan menimbulkan perpecahan antar umat berada dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa

PENGARUH SUASANA RUANG DALAM DAN SUASANA RUANG LUAR TERHADAP MINAT KONSUMEN PADA J.CO DONUTS & BREADTALK KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui peranan suasana ruang dalam, suasana ruang luar terhadap minat beli konsumen pada J.CO Donuts & Breadtalk Kupang. Sehingga persoalan penelitian ini adalah apakah ruang dalam berpengaruh pada minat beli konsumen J.CO Donuts & Breadtalk Kupang dan apakah ruang luar berpengaruh pada minat beli konsumen di Donuts & Breadtalk Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif, dengan populasi adalah konsumen yang sudah mengunjungi J.CO Donuts & Breadtalk kupang, dengan sampel sebanyak 96 responden. Dan dalam upaya untuk mencapai tujuan penelitian ini dan menyelesaikan persoalan tersebut, maka penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa pembagian kuesioner, dan hasil pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis regresi dan didapati persamaan regresi linier berganda Y = 11.866+ 0.297X1+ 0.257X2. Selain itu, berdasarkan uji t hipotesis pertama variabel ruang dalam (X1) ditemukan thitung (2.985) > ttabel (1,986), maka Ho ditolak Ha diterima yaitu variabel ruang dalam (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan minat beli (Y). Uji hipotesis kedua untuk variabel ruang luar (X2) ditemukan) thitung (2.791) > ttabel (1,986), maka Ho ditolak Ha diterima yaitu variabel ruang luar (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli (Y). Dari hasil perhitungan regresi linear berganda yang menunjukkan bahwa nilai F-hitung adalah sebasar 11.850 sedangkan F-tabel sebesar 3,09 dengan demikian F-hitung > F-tabel dan tarif signifikan (0,000 < 0,05) maka hipotesis Ha ditolak dan Ho diterima. Hasil uji signifikansi secara parsial (Uji t) menunjukkan bahwa secara parsial variabel suasana ruang dalam toko dan suasana Suasana Ruang Luar Toko berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada J.CO Donuts & Breadtalk Kupang. Hasil uji signifikansi secara simultan (Uji F) menunjukkan bahwa secara simultan suasana suasana ruang dalam toko dan suasana ruang luar berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada J.CO Donuts & Breadtalk Kupang

NAKETI MENURUT PANDANGAN JEMAAT GMIT SONBUBUN OENAY KLASIS AMANUBAN TIMUR SELATAN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK NAKETI MENURUT PANDANGAN JEMAAT GMIT SONBUBUN OENAY KLASIS AMANUBAN TIMUR SELATAN SESUAI IMAN KRISTEN Fallo M. D (**) Nuban Timo E (**) Metboki M (**) Masalah dalam penelitian ini adalah naketi menurut pandangan jemaat GMIT Sonbubun Oenay Klasis Amanuban Timur Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pandangan Jemaat GMIT Sonbubun Oenay tentang praktek naketi yang benar. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan selama 10 hari terhitung mulai dari tanggal 03-13 Juli 2022, yang bertempat di jemaat GMIT Sonbubun Oenay, Klasis Amanuban Timur Selatan. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dimotivasi oleh fakta bahwa masyarakat atoni meto di Timor khususnya jemaat GMIT Sonbubun Oenay selalu melakukan naketi untuk memecahkan setiap persoalan yang dialami. Hasil penelitian merujuk pada naketi menurut pemahaman mereka adalah sebagai usaha untuk memperbaiki, mengatur, meluruskan, memurnikan serta menjernihkan diri dari dosa/kesalahan, yang menyebabkan tatanan kehidupan menjadi rusak. Makna naketi dari pandangan religi suku atoni meto di Timor adalah membenarkan atau membetulkan sehingga hubungannya dengan pandangan ajaran Iman Kristen adalah mengakui dosa dan memperbaiki kesalahan. Berdasarkan hasil peneliti, dapat disimpulkan naketi dilakukan sebagai upaya untuk memperbaiki dan menyelesaikan berbagai persoalan berkelanjutan yang dialami. Dalam proses pelaksanaan naketi terkandung nilai di dalamnya yakni nilai religius, social dan nilai moral. Kata Kunci : Naketi, Iman Kristen Penulis (*) Pembimbing (**)

PEMANFAATAN GOOGLE CLASSROM DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES DI SMA NEGERI 8 KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang:Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan pada hakekatnya adalah proses pendidikanonlineyang memanfaatkan aktifitas fisik dan kesehatan untuk menghasilkan perubahan holistik dan kualitas individu, baik dalam hal fisik, mental, serta emosional. Tujuan penelitian:Peneliti ini adalah untuk mengetahui pembelajaran penjasorkes dengan menggunakan media google classroom Metode penelitian:Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatif Hasil dan pembahasan:Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan guru Penjasorkes, dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display, dan conclusiondrawing/verification. Hasil dan pembahasan guru penjasorkes terhadap proses pembelajaran Penjasorkes di SMA Negeri 8 Kota Kupang berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran penjasorkes dengan menggunakan media google classroom memberikan manfaat dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa mengenai media online terutama dalam matapelajaran penjasorkes pada 11 orang siswa dalam mata pelajaran penjasorkes. Simpulan dan Saran:Pelaksanaan proses pembelajaran dilakukan secara online oleh guru dan siswa menggunakan media google classroom dan diharapkan bagi guru Penjasorkes dapat lebih kreatif dan inovatif mengunakan alat teknologi

MINAT MASYARAKAT KELURAHAN MATAWAI DAN KELURAHAN PRAILIU TERHADAP OLAHRAGA FUTSAL

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Olahraga futsal di kota waingapu awalnya tidak di anggap sebagai permainan yang menarik di bandingkan dengan permainan lainnya seperti bola kaki dan bola voli, sehingga permainan futsal jarang dimainkan oleh mayarakat di kota waingapu Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui minat masyarakat terhadap olahraga futsal di Kelurahan Matawai dan Kelurahan Prailiu Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan kuesioner atau angket untuk melihat seberapa besar Minat Masyarakat Terhadap Olahraga Futsal di Kota Waingapu khususnya di Kelurahan Matawai dan Kelurahan Prailiu. Populasi penelitian ini adalah populasi laki-laki umur 15-34 tahun di kelurahan matawai dan kelurahan prailiu yang berjumlah 1.573 orang. sampel yang di pakai dari populasi dalam penelitian ini adalah laki – laki umur 15 – 34 tahun dengan jumlah 24 sampel (quota sampling). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis diskriptif kuantitatif dengan presentase Hasil dan pembahasan: Berdasarkan perhitungan data hasil penelitian diperoleh data Minat Masyarakat Kelurahan Matawai terhadap olahraga futsal di tinjau dari seluruh indikator yang mempengaruhinya adalah dengan jumlah responden 24 orang, dengan perentase yang memilih Selalu (86%), Sering (60%), Kadang-kadang (34%) dan Tidak pernah (6%). Minat Masyarakat Kelurahan Prailiu terhadap olahraga futsal di tinjau dari seluruh indikator yang mempengaruhinya adalah dengan jumlah responden 24 orang, dengan perentase yang memilih Selalu (87%), Sering (58%), Kadang-kadang (29%) dan Tidak pernah (12%). Simpulan: Dimana hasil pengukuran minat masyarakat di Kelurahan Matawai yang memilih Selalu 86%, Sering 60%, Kadang-kadang 34% dan Tidak pernah 6%. Sedangkan hasil pengukuran minat masyarakat di Kelurahan Prailiu yang memilih Selalu 87%, Sering 58%, Kadang-kadang 29% dan Tidak pernah 8%. Dari data tersebut menunjukkan secara umum bahwa minat masyarakat Kelurahan Matawai dan Kelurahan Prailiu terhadap olahraga futsal sangat tinggi

PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH, KOMPETENSI APARATUR DAN PERAN AUDIT INTERNAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN (Studi Empriris Pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Good Governance merupakan sebuah istilah yang sangat diperlukan bagi setiap negara di dunia ini. Di indonesia sendiri konsep good governance ini muncul karena adanya ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah yang selama ini dipercaya sebagai penyelenggara urusan publik. Kinerja pemerintah dapat dinilai dengan melihat pada laporan keuangan yang dihasilkan. Laporan keuangan dikatakan berkualitas jika memenuhi kriteria-kriteria yang tercantum dalam Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) yakni relevan (relevance), andal (realibity), dapat dipahami (understand ability) dan dapat dibandingkan (comparability). Kualitas laporan keuangan merupakan sebuah hal yang menjadi permasalahan tersendiri bagi pemerintah daerah untuk berupaya semaksimal mungkin dalam menghasilkan laporan keuangan sehingga dapat dikatakan berkualitas. Penelitian ini mengkaji masalah tentang pengaruh penerapan standar akuntansi pemerintah, kompetensi aparatur dan peran audit internal terhadap kualitas laporan keuangan. Dari permasalahan inilah muncullah beberapa persoalan penelitian yang kebenarannya akan dibuktikan melalui hasil penelitian ini. Persoalan-persoalan penelitian tersebut adalah sebagai berikut: 1) penerapan standar akuntansi pemerintah berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas laporan keuangan?, 2) bagaimana kompetensi aparatur berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas laporan keuangan?, 3) bagaimana peran audit internal berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas laporan keuangan? Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menjawab persoalan penelitian. Adapun tujuan dari penelitian ini antara lain: 1) untuk menguji secara empiris pengaruh penerapan standar akuntansi pemerintah terhadap kualitas laporan keuangan. 2) untuk menguji secara empiris pengaruh kompetensi aparatur terhadap kualitas laporan keuangan. 3) untuk menguji secara empiris pengaruh peran audit internal terhadap kualitas laporan keuangan. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan pegawai pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling sehingga sampel yang terpilih berjumlah 30 orang pegawai Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang yang terdiri atas 15 orang dari bidang akuntansi dan aset, 9orang dari bidang aggaran dan 6 orang dari bidang perbendaharaan. Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah dengan menyebarkan kuesioner untuk dijawab responden penelitian agardapat membantu dan memudahkan peneliti dalam memperoleh data lapangan untuk memecahkan masalah penelitian dan menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif yang dimana dapatdiartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan keadaan objek atau subjek penelitian yang bisa berupa orang, lembaga, masyarakat dan lainnya berdasarkan dengan fakta-fakta yang terjadi saat ini. Setelah dideskripsikan gambaran objek atau subjek penelitian kemudian dilakukan analisis lanjutan dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan standar akuntansi berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas laporan keuangan. Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (3,192>1,703) dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 (0,0040,05). Selanjutnya kompetensi aparatur juga berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas laporan keuangan. Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai thitunglebih besar dari nilai ttabel (0,6691,703) dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 (0,509>0,05). Peran audit internal juga memberi pengaruh signifikann positif terhadap kualitas laporan keuangan. Hasil dapat dibuktikan dengan nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (2,016>1,703) dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05(0,0490,05). Berdasarkan hasil penelitian ini secara otomatis telah menjawab hal-hal yang menjadi persoalan dalam penelitian ini. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti ke jenjang atau objek yang lebih tinggi lagi dan menggunakan alat uji yang berbeda dengan penelitian ini.

PERANAN GURU PJOK DALAM PEMBELAJARAN BOLA VOLI PADA SISWA SMA NEGERI 1 AMARASI

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERANAN GURU PJOK DALAM PEMBELAJARAN BOLA VOLI PADA SISWA SMA NEGERI 1 AMARASI Dames Kalau1*, David Loba2, Jimmy Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar Belakang: Pembelajaran bola voli terlihat biasa-biasanya, hal ini mungkin kurangnya peranan guru dalam memberikan pembelajaran bola voli pada siswa-siswi, setiap tahunnya selalu diadakan pesta rakyat di wilayah Kecamatan Amarasi, cabang olahraga bola voli menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan namun belum memberikan hasil yang memuaskan baik dari voli putra maupun putri, hal ini sangat di sayangkan karena siswa/siswi belum memiliki kemampuan yang baik dalam menguasai pembelajaran bola voli. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan mengetahui peranan guru PJOK dalam pembelajaran bola voli pada siswa SMA Negeri 1 Amarasi Kabupaten Kupang. Metode Penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, terdapat enam peranan guru yang ada dan melekat pada guru PJOK dalam pembelajaran bola voli. Keenam peranan guru ini meliputi: peran guru sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, pengarah, pelatih dan penilai. Masing-masing peranan guru ini tidak terlepas dari keterlibatan siswa dalam pelaksanaannya baik di kelas maupun di luar kelas Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian di atas maka peneliti mengambil sebuah simpulkan bahwa pembelajaran bola voli yang selama ini terjadi di SMA Negeri 1 Amarasi, secara umum telah berjalan dengan baik dengan adanya peran dari guru dan siswa. Terdapat kendala berupa dua pernanan guru yang sepenuhnya belum dilaksanakan oleh guru PJOK dalam pembelajaran bola voli yakni, pernan guru sebagai pengarah dan pembimbing. Kata kunci: Peranan Guru PJOK, Pembelajaran Bola Voli

KONSEP MENGENAI AHIMSA DALAM PERJUANGAN MELAWAN KEKERASAN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gandhi adalah seorang pemikir yang mempopulerkan konsep ahimsa. Ahimsa ini tumbuh dari pengalamannya bahwa ahimsa merupakan satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalah konflik secara permanen. Ia merasa kekerasan hanya akan membuat solusi tipuan dan menanamkan benih kegetiran dan permusuhan yang akhirnya hanya akan mengacaukan situasi. Prinsip ahimsa merupakan pandangan hidup Gandhi sejak awal perjuangannya sampai akhir hidupnya Melalui tulisan ini, akan dibahas secara kritis terhadap nilai yang dapat di galih dari pokok pikiran Gandhi mengenai Ahimsa. Secara ringkas, Ahimsa dapatlah kita maknai sebagai salah satu konsep untuk memerangi kekerasan terhadap perempuan dan anak di NTT. Konsep Ahimsa ini menjadi relevan dalam konteks NTT yang dikenal memiliki tingkat kekerasan yang tinggi terhadap perempuan dan anak di Indonesia. Gereja, pemerintah, dan masyarakat harus bekerja memerangi kekerasan terhadap perempuan dan anak, tulisan ini diharapkan juga dapat menjadi salah satu tawaran untuk dipertimbangkan guna diterapkan dalam konteks NTT. Memang, sangat disadari bahwa pemikiran Gandhi tentang ahimsa ini berasal dari ajaran agama Hindu klasik. Tetapi, perlu juga ditegaskan di sini kalau yang dilihat di sini adalah nilai-nilai yang relevan dengan ajaran kristiani. Sehingga kita semua dapat memetik keindahan dari perbedaan yang ada di sekitar kita sebagai masyarakat NTT.

STUDI TENTANG BENTUK-BENTUK PASTORAL TERHADAP PEMUDA YANG TERLIBAT DALAM KASUS PERJUDIAN TAJI AYAM (PE’IU MANU) DI JEMAAT GMIT IMANUEL WALUREDE KLASIS SABU BARAT RAIJUA TAHUN 2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK “STUDI TENTANG BENTUK BENTUK PASTORALTERHADAP PEMUDA YANG TERLIBAT DALAM KASUS PERJUDIAN TAJI AYAM (PE’IU MANU) Di Jemaat GMIT Imanuel Walurede, Klasis Sabu Barat-Raijua” Djo R (*) Metboki M (**) Pabala P (**) Bimbingan Pastoral adalah pelayanan yang sumbernya dari Yesus Kristus yang diberikan kepada orang-orang mengalami kekecewaan dalam hidup agar mereka kembali ke jalan yang benar. Maka penelitian ini bertjuan untuk mengetahui apakah ada pastoral terhadap pemuda yang terlibat dalam kasus perjudian. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pembagian kuisoner (angket). Lokasi penelitian dalam penelitian ini adalah Jemaat GMIT Imanuel Walurede, dengan sampel 10 orang pemuda yang terlibat dalam kasus perjudian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor penyebab perjudian dikalangan pemuda adalah faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal diantranya faktor ekonomi, kurangnya pemahaman terhadap ajaran agama, dan presepsi akan menang. Sedangkan factor eksternal adalah faktor lingkungan dan faktor budaya. Upaya Gereja dalam memberikan bimbingan pastoral sudah dilakukan, adapun langkah yang dilakukan dalam bimbingan pastoral tersebut adalah melakukan pendekatan dan perkunjungan kepada pemuda yang terlibat dalam kasus perjudian. Pendekatan dilakukan untuk mengecek kesiapan dari pemuda dalam menerima bimbingan pastoral, setelah ada kesiapan maka di lakukan perkunjungan oleh Pendeta dan wakil ketua, hasil yang diperoleh dari bimbingan pastoral yang di lakukan adalah perubahan gaya hidup pemuda artinya dengan adanya bimbingan pastoral tersebut dapat meminimalisir perjudian yang terjadi kalangan pemuda serta para pemuda mengalami pertumbuhan religius (keagamaan) artinya dengan adanya pastoral yang dilakukan pemuda sudah mulai mendekatkan diri dengan Tuhan, melalui rajin berdoa dan baca Alkitab. Kata Kunci: Pastoral, Pemuda Keterangan Penulis (*) Pembimbing (**)

Struktur Komunitas Karang di Perairan Pantai Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FRANSISKUS ALDI PALA (18380019) Struktur Komunitas Karang Di Perairan Pantai Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Wilson L. Tisera, S.Pi.,M.Si sebagai pembimbing I dan Rockie R. L. Supit, S.Pi.,M.Si sebagai Pembimbing II, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Terumbu karang merupakan ekosistem laut tropis yang paling kompleks dan produktif. Struktur komunitas mempunyai beberapa indeks ekologi yang meliputi indeks keanekaragaman, indeks Keseragaman dan dominansi. Ketiga indeks ini saling berkaitan dan mempengaruhi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Struktur Komunitas Karang di Perairan Pantai Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang meliputi, persentase penutupan, keanekaragaman, keseragaman dan dominansi. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2022, di Perairan Pantai Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan LIT (Line Intercept Transect) dengan menggunakan empat transek dan panjang masing-masing transek yaitu 50 meter. penelitian menunjukan persentase tutupan karang di Perairan Pantai Bolok, pasir berkisar antara 0%-32%, patahan karang berkisar antara 20%-88%, karang lunak berkisar antara 0%-1%, karang mati yang di tumbuhi alga 0%-65% dan karang keras berkisar antara 10%-25%. Komposisi jenis karang yang ditemukan 10 genus, 15 spesies dan 57 individu. Struktur komunitas karang Indeks keanekaragaman yang didapat 1,07 (0,75 E≥ 1) menunjukkan keanekaragam sedang, Nilai indeks keseragaman sebesar 0,89 (0,75 E≥ 1) tergolong keseragaman tinggi, Nilai dominansi 0,10 (0,5 ˂ C ≤ 0,75) menunjukkan dominansi sedang.

PRESPEKTIF SOSIOLOGI DAN ANTROPOLOGI BUDAYA CACI PADA MASYARAKAT MANGGARAI

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang Tarian caci adalah Tari perang sekaligus permainan rakyat antara sepasang penari laki-laki yang bertarung dengan cambuk dan prisai di flores, Nusa Tenggara Timur. Tarian Caci ini biasanya dimainkan oleh Masyarakat Manggarai dengan kisaran umur 25-50 Tahun. Tarian Caci selalu dimainkan oleh kelompok tuan rumah dan kelompok pendatang dari desa lain yang berarti tamu penantang. Penari Caci tidak hanya menari namun juga melecut kacambuk kelawan sembari berpantun dan bernyanyi. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Prespektif Sosiologi Dan Antropologi Budaya Caci Pada Masyarakat Manggarai Metode penelitian: Pendekatan Masalah yang digunakan dalam Penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan dari hasil penelitian dan temuan di lapangan melalui hasil observasi dan wawancara maka, survei tentang Prespektif Sosiologi Dan Antropologi Budaya Caci Pada Manggarai. Tarian Caci hanya ada dalam kebudayaan Masyarakat Manggarai dan menjiwai semua aspek kehidupan Masyarakat Manggarai. Tarian Caci selalu di pentaskan pasca panen, Tarian Caci juga mengandung makna simbolis, melambangkan kejantanan, kepahlawanan, keramaian, kemegahan dan semangat sportivitas yang tinggi. Tarian Caci juga berfungsi bagi kelangsungan hidup Masyarakat Manggarai Desa Pongkor Sebagai komoditas pariwisata, sebagai sarana komunikasi dengan Tuhan dan paraleluhur serta media pendidikan. Simpulan: Tarian caci juga berfungsi sebagai sarana komunikasi kepada Tuhan dan para leluhur dalam bentuk tarian. Melalui tarian caci, masyarakat Manggarai mengekspresikan ungkapan rasa syukur dan terimakasihnya. Tarian caci juga berfungsi mempererat kehidupan sosial masyarakat Manggarai, sehingga rasa persaudaraan dan persatuan semakin tinggi. Dalam hal ini juga caci bisa digunakan sebagai media pendidikan, terutama dalam ilmu seni budaya

TINJAUAN TENTANG NILAI-NILAI OLAHRAGA DALAM GERAK DASAR TARIAN ADAT LIKURAI DI DESA DUALASI, KECAMATAN LASIOLAT, KABUPATEN BELU

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Gerakan-gerakan yang ada dalam tarian adat likurai sesungguhnya adalah bentuk ekspresi dari perasaan masyarakat setempat. Gerakan-gerakan ini mencerminkan adanya penerapan dari gerakan-gerakan dasar yang biasa dilakukan sehari-hari. Gerak Tari ini menjadi lebih efektif dan indah bila dilakukandengan sungguh-sungguh. Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tinjauan tentang gerak dasar tarian Likurai di kabupaten Belu, provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode penelitian:Metode Penelitian yang digunakan adalah jenis kualitatif. Adapun data yang diperoleh dari data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data primer diperoleh dari, wawancara, observasi, dokumentasi pada saat berlangsungnya tarian, sedangkan data sekunder diperoleh dari, catatan atau dokumen yang relefan yang berupa buku, jurnal, laporan dan foto yang berkaitan dengan penelitian. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tarian likurai dilakukan berdasarkan nilai-nilai yang diterapkan antara lain, kerja sama, kejujuran, komunikasi, pemahaman, kepemimpinan, yang dilakukan dengan baik dan benar dalam tarian likurai, karena tarian likurai membutuhkan penari yang berani juga melakukannya dengan sungguh-sungguh. Simpulan:Simpulan dari hasil analisis data tersebut, hasil penelitian dan pembahasan maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa: tarian likurai bukan tarian yang dimainkan sesuka hati tapi tarian tersebut membutuhkan orang yang bertanggung jawab dan berani dalam melakukan tarian likurai

MODIFIKASI SARANA DAN PRASARANA OLAHRAGA TOLAK PELURU DI SMP NEGERI TUNUA TAHUN 2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Proses pembelajaran Penjasorkes materi tolak peluru pada SMP Negeri Tunua tahun 2022 sangat tidak efektik, karena kurangnya media pendukung seperti sarana dan prasarana guna menunjang efektifnya proses pembelajaran tolak peluru. Sarana prasarana yang tersedia di sekolah sangat terbatas sehingga membuat guru kesulitan saat proses pembelajaran. Untuk itu perlunya kreativitas guru dalam memodifikasi media pembelajaran guna menunjang proses pembelajaran serta menarik perhatian siswa untuk memahami serta kreatif dan inovatif dalam proses belajar mengajar. Tujuan penelitian: Dari rumusan masalah yang telah dijelaskan maka yang menjadi tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui modifikasi sarana dan prasarana di SMP Negeri Tunua tahun 2022. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatif. Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan Guru, dan Siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan proses pembelajaran tolak peluru di SMP Negri Tunua Tahun 2022 tidak berlangsung dengan baik karna kurangnya sarana dan prasarana pendukung dalam proses pembelajaran tolak peluru sehingga dalam proses pembelajaran tidak mencapai hasil yang maksimal dimana sisiwa-siswi sulit dalam memahami apa yang disampaikan oleh guru dan juga siswa-siswi kesulitan dalam mempraktekan kembali apa yang telah disampaikan oleh guru. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dengan judul modifikasi sarana dan prasarana olahraga tolak peluru di SMP Negri Tunua Tahun 2022 dengan metode kualitatif dekriptif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tolak peluru di SMP Negri Tunua Tahun 2022 dapat berlangsung dengan baik serta memiliki hasil yang maksimal apabila guru menyediakan media pendukung dalam proses pembelajaran berupa modifikasi sarana dan prasarana olahraga tolak peluru sehingga siswa-siswi tidak merasa kesulitan dalam pembelajaran tolak peluru dan juga guru harus melakukan praktek secara berulang-ulang sehingga siswa dapat memahami dengan baik

The Implementation of Audio Lingual Method in Teaching Speaking Skills to Grade 9 Junior High School of SMP N 1 Kupang in Academic Year 2022/2023

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT Student, Name1 Supervisor 1, Name2 Supervisor 2, Name3 (Susanti Kondamara1) (Jos Bire2) (Eltina A. Maromon3) English Education Study Program. Teacher Training and Education Faculty. Artha Wacana Christian University. Kupang. Indonesia Email. [email protected] Speaking is the essence learning the language. Active communication cannot be acquired if learners cannot speak what their minds. However, teaching speaking is not an easy job, there are problems to solve and teachers play a huge role to make learners understand. The need for a strategy to solve problems cannot be denied as well. One of method that can be implemented was audio lingual, “Audio lingual method is one of effective methods in increasing students speaking skills” Amelia, (2012). Audio Lingual Method teaching students to use grammatical sentence patterns. Based on background above, the writer wants to know how the process of implementing the audio lingual method is and what problems faced by the teacher of SMPN 1, because when the writer approached the teacher, audio lingual method already implemented and there were problems faced. In this research, the writer used descriptive qualitative and purposive sampling technique to determine sample. The writer chose English teacher of 9K as sample. In collecting data, the writer used observation and interview as research instrument. Technique for analysing data is descriptive qualitative research by four steps; collecting data, classifying the data, verification and conclusion. The result and conclusion of this research; writer conducted research in three meetings. Based on observation, English teacher of SMP N 1 already followed the procedures of audio-lingual method. It was an effective method for 9K because it helped students practice English more. The teacher still can handle students even there were problems faced; lack of vocabulary, and confident.

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM AKTIVITAS OLAHRAGA DI PANTAI MOTADIKIN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM AKTIVITAS OLAHRAGA DI PANTAI MOTADIKIN Daud Etika Seik 1*, Agustinus J. Nafie 2, Jimmy Ch Atty 3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Penelitian ini adalah kurangnya partisipasi masyarakat setempat dalam melakukan aktivitas olahraga di pantai Motadikin. Tujuan penelitian: Tujuan yang ingin di capai oleh Peneliti dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui Patisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga di pantai Motadikin. Metode penelitian: Dalam penelitian ini motode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian wawancara dan dokumentasi dalam aktivitas olahraga di pantai Motadikin sehingga kita bisa dapat mengetahui berbagai macam aktivitas olahraga yang biasanya di lakukan di pantai Motadikin. Selain itu dengan adanya aktivitas olahraga yang dilakukan oleh para Olahragawan akan sangat bermanfaat dan memberikan motivasi bagi masyarakat sekitar maupun pengunjung yang datang ke tempat rekreasi pantai Motadikin. Dalam melakukan aktivitas olahraga kita bukan saja memperoleh kesegaran tubuh tetapi kita bisa di jauhkan dari penyakit seperti mencegah penyakit jantung dan stroke, mengendalikan diabetes, menurunkan tekanan darah tinggi, mencegah nyeri punggung, dan meningkatkan kualitas hidup. Simpulan: Dengan kita melakukan aktivitas olahraga setiap hari kita dapat memperoleh hidup yang sehat. Katakunci: Partisipasi masyarakat; pemerintah daerah; tempat wisata pantai motadikin; aktivitas olahraga yang di lakukan

TINJAUAN TENTANG NILAI OLAHRAGA DALAM GERAK DASAR TARIAN ADAT SOKA PAPAK KABUPATEN SIKKA DI SANGGAR DOKA TAWA TANA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TINJAUAN TENTANG NILAI OLAHRAGA DALAM GERAK DASAR TARIAN ADAT SOKA PAPAK KABUPATEN SIKKA DI SANGGAR DOKA TAWA TANA” Yohanes Renoaldus Wilfridus1*, Andreas J. F. Lumba2, David Loba3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia [email protected] Latar belakang: Perkembangan olahraga pada masa kini berkembang dengan pesat karena didukung dengan adanya kemajuan dibidang IPTEK yang memotivasi manusia untuk melakukan kegiatan olahraga. Olahraga merupakan suatu aktivitas jasmani yang selalu dilaksanakan oleh manusia secara terus menerus dengan mempunyai suatu tujuan guna meningkatkan prestasi seoptimal mungkin.Seni tari adalah seni yang juga mempunyai fungsi positif seperti meningkatkan kepekaan dalam mengekpresikan diri, mengembangkan motorik kasar dan halus. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui nilai olahraga dalam gerak dasar tarian Soka Papak disanggar Doka Tawa Tana desa Umauta. Metode Penelitian: Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif, dengan alasan bahwa pendekatan ini lebih mendekat kepada tujuan yang dicapai oleh peneliti, karena peneliti terjun langsung kelapangan untuk melihat peristiwa yang terjadi. Hasil dan Pembahasan: Nilai olahraga pada tarian adat Soka Papak yang terdapat pada sanggar budaya Doka tawa Tana ialah nilai kebersamaan, nilai kerjasama, nilai kekompakan, nilai disiplin dan nilai komitmen. Dan gerak dasar Pada tarian Soka Papak ialah gerak lokomotor, gerak non lokomotor dan Manipulatif. Simpulan: Berdasarkan penelitian dapat diketahui bahwa tarian soka papakyang terdapat pada sanggar budaya Doka tawa Tana merupakan bagian dari aktivitas ritmit yang tidak terlepas dari nilai olahraga dan gerak dasar olahraga. Katakunci: Nilai olahraga dan gerak dasar.

PERSEPSI SISWA TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Tingkah laku siswa dan keseriusan saat mengikuti pembelajaran, jika materinya disukai oleh siswa maka mereka begitu semangat dan antusias dalam mengikuti pembelajaran, sebaliknya jika materinya tidak disukai siswa hanya sekedar mengikuti dan hanya menjadi penonton ketika proses pembelajaran pendidikan jasmani berlangsung. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa kelas VIII dan kelas IX terhadap pembelajaran pendidikan jasmani di SMP Negeri 2 Solor Barat. Metode penelitian: Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini kuantitatif dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII dan kelas IX terdiri dari 217 siswa diambil 60% dari keseluruhan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Dalam penelitian ini angket yang digunakan adalah angket tertutup, cara ini dapat memudahkan responden untuk mengisinya. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi siswa kelas VIII dan kelas IX SMP Negeri 2 Solor Barat berkategori baik, dilihat dari tabel presentase dari 130 siswa terdapat kategori sangat baik 3 orang atau 2,30%, baik 89 orang atau 68,46%, sedang 41 orang atau 31,53%, kurang 0 orang atau 0,00% dan sangat kurang 0 orang atau 0,00%. Simpulan: Dari hasil penelitian bahwa persepsi siswa terhadap proses pembelajaran pendidikan jasmani di SMP Negeri 2 Solor Barat berkategori baik

APPLICATION OF CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) FOR SPEAKING SKILL TO THE 7TH GRADE STUDENTS OF SMP N 4 AMARASI BARAT IN ACADEMIC YEAR 2022/2023

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT Hildegardis Muni1 Josua Bire2 Daniel F. Kamengko3 The study applies CTL for teaching speaking to the seventh grade of junior high school. In this study, the problems the writers try to solve are: How does the teacher apply of seven principles of CTL for teaching speaking? Are there any improvements in the application of Contextual Teaching and Learning for teaching speaking skills? The objects of the study were finding out to the application of CTL for teaching speaking to the seventh year students. To know the improvements in the application of Contextual Teaching Learning for speaking skill seventh year students of SMP N 4 AMARASI BARAT in academic year 2022/2023. The study focused on class VII which consisted of 16 students: 7 boys and 9 girls. The data were obtained through observation and questionnaires. The result of the students’ progress during the teaching and learning process was very good. It was supported by the significant result of the post-test that was bigger (78) than the pre-test (50). Therefore, teachers can use CTL for teaching speaking. Based on result, the application of CTL can be said as an effective way to improve students’ speaking ability, they can be actively involved in the class, they can study together, and the result of study is evaluated by some ways not by the test. Also, the writer expected that this thesis to socialize the CTL to the readers, especially for English teacher. Key words: CTL, Speaking Skills, Teachers Speaking, Students

PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN DAN MOTIVASI TERHADAP KEBERHASILAN USAHA PADA PEDAGANG KAKI LIMA DI PANTAI WARNA OESAPA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RAK PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN DAN MOTIVASI TERHADAP KEBERHASILAN USAHA PADA PEDAGANG KAKI LIMA DI PANTAI WARNA OESAPA Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran pengetahuan kewirausahaan, dan motivasih terhadap keberhasilan usaha pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa. Sehingga persoalan dalam penelitianini adalah, pertama apakah ada pengaruh positif dan signifikan antara pengetahuan kewirausahaan terhadap keberhasilan usaha pada pedagan kaki lima di pantai warna oesapa, kedua apakah ada pengaruh positif dan signifikan antara motivasi terhadaap keberhasilan usaha pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan populasi seluruh pedagang kaki lima di pantai warna oesapa, dengan sampel sebanyak 57 responden. dan dalam upaya untuk mencapai tujuan ini dan menyelesaikan tersebut, maka penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa pembagian kuesioner, dan hasil pengumpulan data di uji berdasarkan analisis regresi dan didapati persamaan regresi linier berganda Y = -2.431X1 + 0. .323 + 0.434X2 + e. Selain itu berdasarkan uji t hipotesis pertama dari variabel pengetahuan kewirausahaan (X1) di temukan t hitung = 3.057 > t tabel = 2,05283, maka Ho ditolak dan Ha diterima yaitu variabel pengetahuan kewirausahaan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha (Y). Uji hipotesis kedua untuk variabel motivasi (X2) ditemukan t hitung = 3.186 > t tabel =2.05283, maka Ho ditolak dan Ha diterima yaitu variabel motivasi (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha (Y). Dari hasil perhitungan regresi linear berganda yang menunjukan bahwa nilai F-hitung > fF tabel, maka Ha diterima dan Ho ditolak, jika F hiting < F tabel, maka Ha ditolak dan Ho diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terkait. Dan berdasarkan hasil analisis regresi maka besaran koefisien determinan R2 sebesar 0,641 artinya bahwa sebesar 64,1% variabel pengetahuan kewirausahaan dan motivasi berpengaruh terhadap keberhasilan usaha. Sedangkan sisanya 35,9% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini. Penelitian memilih pedagang kaki lima di pantai warna oesapa karena Pantai Warna Oesapa merupakan salah satu ruang terbuka publik favorit bagi masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya. Kawasan pantai ini berkembang seiring dengan meningkatnya pembangunan infrastruktur pedestrian pada sepanjang pesisir pantai warna oesapa. Pembangunan pedestrian merupakan bentuk inisiasi pemerintah kota kupang untuk mendukung program sebagai waterfront city. Selama beberapa tahun digunakan sebagai ruang publik telah menunjukkan dampak perkembangan aktivitas pantai Warna yang lebih variatif dan ramai terutama menjelang sore, malam bahkan mencapai waktu dini hari. Keberadaan jalur pedestrian mulanya dibangun untuk mewadahi aktivitas rekreasi namun seiring perkembangannya telah memicu pertumbuhan sektor informal pedagang kaki lima (PKL) yang mendominasi pada kawasan tersebut. Penelitian ini menunjukan bahwa pengetahuan kewirausahaan, dan motivasi berpengaruh positif terhadap keberhasilan usaha pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa. Berkaitan dengan pengetahuan kewirausahaan pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa sebaiknya perlu mengembangkan inovasi agar makin dijangkau oleh masyarakat. Berkaitan dengan motivasi pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa sebaiknya memperhatiakan perilaku konsumen sehingga dapat menarik opini pelanggan. Dan berkaitan dengan keberhasilan usaha pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa perlu menjaga strategi dan tetap mempertahankan keterjangkauan harga pokok produk agar sesuai dengan kualitas yang ditawarkan, namun tidak mengurangi laba penjualan, sehingga konsumen tertarik dan tetap membeli produk yang ditawarkan. Kata kunci: Pengetahuan Kewirausahaan, Motivasi, Keberhasilan Usaha