2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SERTA DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH KOTA KUPANG Program Pendidikan dan Pelatihan merupakan salah satu program dalam pengembangan sumber daya manusia yang sangat berpengaruh terhadap kinerja pegawai dalam suatu organisasi. Pendidikan dan Pelatihan adalah rancangan suatu sistem dalam proses pengubahan sikap dan tata laku sesorang maupun peningkatan atau perolehan kemahiran (keterampilan) dalam rangka pendewasaan melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Kinerja merupakan hasil pekerjaan yang mempunyai hubungan kuat dengan tujuan strategis organisasi, kepuasan konsumen, dan memberikan kontribusi pada ekonomi. Dengan demikian, kinerja adalah tentang melakukan pekerjaan dan hasil yang dicapai dari pekerjaan tersebut. Kinerja adalah tentang apa yang dikerjakan dan bagaimana cara mengerjakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan dan pelatihan (diklat) dan Disiplin Kerja. Penelitian ini melatar belakang data absensi Pegawai pada Badan Kepegawaian , Pendidikan dan pelatihan Daerah di Kota Kupang mengalami Fluktuasi setiap bulannya bai dari bulan Januari sampai Desember Tahu 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai Negeri Sipil Pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Kupang sebanyak 52 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah sama dengan Populasi yakni berjumlah 52 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuesiner, kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Menyebarkan daftar pertanyaan untuk diisi oleh Pegawai Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Kupang sebagai responden pada penelitian ini. Analisis pendahuluan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara memasukan hasil pengolahan data dalam angket responden kedalam data distribusi frekuensi. Dengan menggunakan kriteria tiga kotak (theree box method). Analisi lanjutan dalam penelitian ini menggunakan persamaan regresi linear berganda, uji koefisien regresi secara parsial (Uji t), uji hipotesis (uji F) dan Koefisien determinasi (R2) Hasil penelitian menunjukan teori bahwa secara parsial menununjukkan Variabel Pendidikan dan Pelatihan (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan Hasil uji regresi secara parsial menunjukkan bahwa variabel disiplin kerja (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Pegawai.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “analisis hubungan stress kerja,uraian pekerjaan,perilaku pemimpin, terhadap kinerja pegawai dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten kupang” jenis penelitian ini adalah berjenis desktiptif kuantitatif. Adapun hal yang paling penting yang perlu diperhatikan dalam kantor yakni stress kerja dan uraia pekerjaan serta perilaku pemimpin. Perusahaan dapat berjalan dengan baik apabila dibantu atau didukung oleh perilaku pemimpin yang baik agar dapat mencapai kinerja pegawai yang efesien. Stress merupakan suatu hal yang dimiliki setiap pegawai karena kecakapan,kemampuan seorang pegawai dapat meyelesaikan pekerjaannya maupun tugas yang diberikan dinas. Uraian pekerjaan merupakan suatu informasi tertulis yang menguraikan tugas dan tanggu jawab, kondisi pekerjaan dalam mencapai tujuan. Uraian pekerjaan pegawai juga sangat beperan penting dalam perusahaan agar dapat mencapai tujuan dagar dapat mencapai tujuan perusahaan serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan perusahaan selama orang masih berstatus sebagai pegawai, selain itu perilaku pemimpin juga perlu di perhatikan karena untuk mencapai hasi kerja yang efisien pegawai juga membutuhkan dukungan dari para anggota agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara stress kerja,uraian pekerjaan,perilaku pemimpin, terhadap kinerja pegawai serta untuk mengetahui hubungan antara stress kerja dengan kinerja pegawai, uraian pekerjaan dengan kinerja pegawai serta perilaku pemimping dengan kinerja pegawai pada dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten kupang. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten kupang yang berjumlah 63 orang pegawai. Dengan sampel sebanyak 53 orang pegawai yang bekerja di dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten kupang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesoner pada responden, kemudian data analisis menggunakan teknik uji korelasi product momen menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis lanjutan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahui banyak stress kerja,uraian pekerjaan,perilaku pemimpin,dan kinerja pegawaidinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten kupang berada dalam kategori sedang. Indikator dari masing-masing variable tersebut juga dideskripsikan dengan bantuan tabel distrubusi frekuensi. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis uji korelasi product momen diketahui bahwa stress kerja dan kinerja pegawai mempunyai hubungan yang positif dengan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,089 dan pearson correlation sebesar 0,236, dan uraian pekerjaan dengan kinerja pegawai yang mempunyai hubungan yang positif dengan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,000 dan pearson correlation sebesar 0,660, dan perilaku pemimpin dengan kinerja pegawai yang mempunyai hubungan yang positif dengan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,017 dengan pearson correlation sebesar 0,326.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The title of this research is the Semiotic Analysis on Sa'o Ria (The Traditional House) of Lio Ethnic. The objective of this research were to describe (1) the meaning and (2) social function of the symbols on the Sa'o Ria (traditional house) of Lio ethnic in Wologai traditional village in Ende regency. This research used qualitative method in accordance with the theory of Charles Sanders Pierce and based on semiotic fields especially culture code such as architecture and ornament. The source of data was taken from Sa'o Ria and a mosalaki (customary holder) by observation and interview. The finding of this study shows that there are meanings and social function of symbols that found on the traditional house: (1) Meanings: fertility, prosperity, greatness, joy, discipline, loyalty, protection, bravely, relationship, gratitude, spirit, beauty, unity, light, sun, truth, guidance, highest, and respect. (2) Social function: respect for a mother, sacrifice, expression of happiness, accompanist in traditional dance, description of hard work, protector, instruction for local people, form of gratitude to the ancestors, expression of joy, encouragement to maintain tradition and custom, indicates the local people must pound rice using a mortar, guide in carrying for unity and brotherhood, illustrate about the life situation of ancestor in ancient times, as light and also as a place to give birth for the local people which the birth process runs smoothly, guardian’s protection of nature and its contents, time to carrying out the customary process (Nggua) and calculating the time for giving birth, and the last is dowry for a women/ mother as a form of respecting the existence of woman. These carvings have close relationship with the socio-cultural life of the people in the Wologai traditional village.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This research is conducted under the title “AN ANALYSIS OF PLOT FOUND IN “RUMAH DARA MOVIE” (2010) BY MO BROTHER”. The aims of the research are to find out the elements of plot found in Rumah Dara Movie and to find out the function of plot found in Rumah Dara Movie. Qualitative research was used as the method of this research and documentation technique was used to collect the data to complete this research. Barnet’s theory about five elements of plot was used as the main theory to analyze the data. Based on the data analysis of the plot in the Rumah Dara Movie, it was found out there are five elements in the plot of Rumah Dara Movie. The first element related to beginning problem that consist of six data, second was increasing problem consists of five data, third was peak problem (climax) consist of 13 data, fourth was decreasing problem that consists of five data and fifth ending problem that consist of two data. There were 11 functions of plot found in Rumah Darah Movie. The first function was plot attention on the significant parts of the character’s lives, second function plot focuses attention on the significant chatracter’s, third function was plot motivates character’s to effect the story, fourth function was plot connects events for the reader fifth function was plot stars the story with a bang, sixth function plot was engages in the middle of the story , seventh function was plot reveals the story gradually, eighth function was plot leads to the climax, ninth function was plot draws on the reader’s emotions, tenth function was plot ultimately releases the reader, eleventh function was plot a mamento.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT
The study discussed about “ An anaylisis on language shift phenomenon of young Uab Meto speaking community in Bakunase II area in mileneal era”. The aims of study in this research : To find out the factors that influenceof languange shift phenomenon of young Uab Meto Speaking Community In Bakunase II area in mileneal era and to find out the level of languange shift phenomenon towards to young Uab Meto speaking community in Bakunase II area in mileneal era. This research used descriptive qualitative method and collecting the data by interview and recording the conversation. There are 4 factors that influence languange shift . They are migration, bilingualism, numbers of speakers and intercultural marriage. Based on this writing, the writer found out that bilingual and numbers of speakers are the dominant factors that cause languange shifting in that area . In conclusion ,young Uab Meto at Bakunase II area generally categories in two degress of endangered: (1) definitely endangered because the young people no longer learn Uab Meto at home. Kupang is mostly spoken by them. (2) severely endangered because the parents who knows about Uab Meto can’t speak it to their children.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK SKRIPSI MARIA BEATRIX SUGU DJAWA. TINJAUAN POLA LATIHAN FISIK ATLET FUTSAL PUTRI HMN ANGELS Skripsi Program Strata 1 (satu) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi-Olahraga, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing I Agustinus J. Nafie, S.Pd., M.Or.Pembimbing II Jimmy Ch. Atty, S.Pd., M.Fis. Kata kunci : Latihan Pola Fisik Atlet Futsal Putri Hutama Mitra Nusantara Angels (HMN) Tujuan Peneliti ini mendeskripsikan tinjauan pola latihan fisik atlet futsal putri HUTAMA MITRA NUSANTARA ANGELS (HMN). Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pola Latihan Fisik Atlet Futsal Putri HUTAMA MITRA NUSANTARA ANGELS. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam upaya pengembangan olahraga khususnya cabang olahraga futsal di masa yang akan datang. Adapun kegunaan penelitian secara teoritis dijadikan sumbangan informasi ilmiah bagi para pelatih maupun pembina futsal sebagai salah satu pertimbangan dalam menyusun program latihan, khususnya pada pelatihan dan pengembangan olahraga futsal dengan bentuk latihan total (total training) untuk meningkatkan kemampuan fungsional pemain futsal puteri. Secara praktis dijadikan panduan bagi para pelatih dan pembina cabang olahraga futsal dalam menetapkan dan memilih metode dan bentuk latihan guna melaksanakan kegiatan pelatihan futsal terutama dalam meningkatkan kemampuan fungsional. Metode yang digunakan adalah jenis kualitatif, dengan pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik reduksi,display data,penerikan kesimpulan, teknik pengumpulan data : Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Langkah menganalisis data display. Hasil Penelitian ini mengungkapkan Futsal adalah permainan bola yang dimainkan dengan cepat dengan facet lapangan yang lebih kecil. Dalam proses latihan ini atlet harus memiliki kondisi fisik yang bagus seorang pelatih harus membuat pola latihan fisik agar atletnya bisa memahami atau tidak bosan dalam melakukan latihan ini agar pola latihan fisik bisa bermanfaat bagi atlet . lokasi penelitian atau tempat penelitian dilakukan di GOR OEBOBO KUPANG tempat latihan HUTAMA MITRA NUSANTRA ANGELS (HMN)
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Adonia M. Liunima 2021. Pola Asuh OrangTua Dalam PengembanganNilai-Nilai Kristiani Terhadap Anak Dalam Keluarga, Program Studi Ilmu Pendidikan Teologi. Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. *(Pabala P)* I *(Metboki M)* Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana polaOII asuh orangtua dalam pengembangan nilai-nilai kristiani terhadap anak dalam keluarag? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh orangtua dalam pengembangan nilai-nilai kristiani terhadap anak dalam keluarag. Jenis penelitian kualitatif subjek dalam penelitian ini adalah 30 orangtua, 30 anak. Teknik pengumpulan data berupa wawancara. Hasil penelitian diketahui bahwa pola asuh orangtua dalam jemaat Horeb Kuanheum adalah: 1. Pola asuh otoriter orangtua mengasuh anak dengan aturan-aturan yang tegas, memaksa anak untuk berperilaku seperti dirinya (orangtua), anak dibatasi bertindak sesuai keinginannya sendiri.(47,77%) 2. Pola asuh demokratis orangtua mengasuh anak dengan memberikan pengakuan terhadap kemampuan anak, anak diberikesempatan agar tidak bergantung bagi orangtua. (43,33%) 3. Pola asuh permisif orangtua mengasuh anak secara bebas, memberikan kelonggaran kepada anak untuk memilih apa yang mereka kehendaki karena anak dianggap sebagai orang dewasa atau muda. (4,95%) 4. Pola asuh lassez faire orangtua mengasuh anak dengan diberikan kebebasan untuk berperilaku sesuai keinginannya, tidak ada aturan atau pelanggaran terhadap anak. (51,69%) Penulis menarik kesimpulan yang dapat diketahui bahwa hasil dari wawancara dan analisis data dalam pembahasan maka dapat diketahui bahwa orangtua tidak hanya dominan pada satu pola asuh, tetapi bisa lebih dari satu pola asuh.Karena adas aat-saat tertentu dimana orang tua harus menerapkan pola asuh demokratis, tapi ada saat-saat tertentu orangtua harus menetapkan pola asuh otoriter sebagai bukti Kasih Sayang orangtua terhadap anak. Oleh karena itu, penulis memberikan saran agar orangtua dapat mengasuh dan mendidik anak mereka dengan lebih baik lagi, tanpa mengesampingkana spek Iman dalam keseharian terutama untuk mendidik atau mengasuh anak. Kata Kunci: Pola Asuh Nilai-Nilai Kristeni keluarga kristen di kuanheum
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The problem is the authors decided to conduct research on (Dividend Payout Ratio) the higher the level of dividends paid means less retained earnings and as a result is inhibiting the growth rate in earnings and share prices. Based on the description of the background of the problem above is the Effect of Dividend Payout Ratio on Stock Return of State-Owned Banks on the Indonesia Stock Exchange. Based on the formulation of the problem, the research problem is whether the dividend payout ratio has an effect on stock returns. The purpose of this study is to examine the effect of dividend payout ratio on stock returns in state-owned banks on the Indonesia Stock Exchange. Dividend payout ratio (DPR) is to determine the amount of profit that can be retained in the company as a source of funding and the percentage of profit paid in the form of dividends or the ratio between profits paid in the form of dividends and the total profit available to shareholders (James and John, 2007). : 270). Stock return is the level of profit enjoyed by investors on an investment made, according to Brigham and Houston (2006:215) Stock return is the difference between the amount received and the amount invested divided by the amount invested. According to Sartono (2014: 281).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
xi PENGARUH PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH DAN PENGAWASAN INTERNAL TERHADAP KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (Studi Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang) NAMA : ELISABETH BATISTA DE ARAUJO NIM : 17191075 POGRAM STUDI : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI ABSTRAKSI Skripsi ini berjudul “Pengaruh Penerapan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah Dan Pengawasan Internal Terhadap Kinerja Instansi Pemerintah (Studi Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan sistem akuntansi keuangan daerah, pengawasan internal terhadap kinerja instansi pemerintah dinas perhubungan kabupaten kupang. Penelitian ini menggunakan data primer. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai dinas perhubungan kabupaten kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner yang diberikan kepada seluruh pegawai dinas perhubungan kabupaten kupang diantar langsung oleh peneliti dan kemudian diberikan waktu selama 2 (dua) minggu untuk mengisi kuesioner tersebut. Pengaruh penerapan sistem akuntansi keuangan daerah dan pengawasan internal terhadap kinerja instansi pemerintah diuji menggunakan pengujian Hipotesis yaitu Uji Koefisien Determinasi (R2), Uji Parsial (Uji t), dan Analisis regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS 16. Pada pengujian hipotesis pertama H1 pengaruh antara variabel X1 (penerapan sistem akuntansi keuangan daerah) terhadap variabel Y (kinerja instansi pemerintah) adalah sebesar 0,000 > 0,05 (0,000 lebih kecil dari 0,05), dan nilai thitung 4.753 t tabel = 1,683 (nilai thitung 4.753 lebih besar dari ttabel 1,683) lebih besar dari 0 maka dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti penerapan sistem akuntansi keuangan daerah (X1) berpengaruh positif terhadap kinerja instansi pemerintah (Y). Pada pengujian hipotesis kedua H2 pengaruh antara variabel X2 (pengawasan internal) terhadap variabel Y (kinerja instansi pemerintah) adalah 0,039 > 0,05 (0,039 lebih kecil dari 0,05), dan nilai thitung 2.139 ttabel = 1,683 (thitung 2.139 lebih besar dari ttabel 1,683) maka dapat disimpulkan bahwa H2 diterima yang berarti pengawasan intenal (X2) berpengaruh positif terhadap kinerja instansi pemerintah (Y).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Pendapatan Asli Daerah adalah semua penerimaan yang diperoleh dari sumber-sumber dalam wilayahnya sendiri yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang perimbangan keuangan antar pusat dan daerah pasal 1 angka 18 bahwa “Pendapatan asli daerah adalah pendapatan yang di peroleh oleh daerah yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan Perundang-Undangan. Sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah: (1). Pajak Daerah Pajak daerah adalah kontribusi wajib kepada daerah yang terutang oleh orang pribadi atau badan usaha yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan daerah bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat (pasal 1 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009). Pajak daerah adalah iuran wajib yang dilakukan oleh orang pribadi atau badan kepala daerah tanpa imbalan langsung yang seimbang, yang dapat dipaksakan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang digunakan untuk membiayai penyelenggaran pemerintah daerah dan pembangunan daerah. (2). Retribusi Daerah adalah pungutan daerah sebagai pembayaran jasa atas pemberian izin tertentu yang khusus disediakan dan/atau diberikan oleh pemerintah daerah untuk kepentingan pribadi atau badan (Pasal 1 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009). Menurut UU No. 18 Tahun 1997 mengenai pajak daerah dan retribusi daerah sebagaiman telah diubah terakhir dengan UU No. 34 Tahun 2000 serta Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2001 mengenai retribusi daerah dapat dikelompokkan menjadi tiga (3) yaitu: (a). Retribusi Jasa Umum (b). Retribusi Jasa Usaha (c). Retribusi PerizinanTertentu. (3). Pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan merupakan bagian dari PAD tersebut, yang antara lain bersumber dari bagian laba dari perusahaan daerah, bagian laba dari Lembaga keuangan bank, bagian laba atas penyertaan modal kepada badan usaha lainnya. (4). Lain-Lain PAD Yang Sah.
Menurut permendagri Nomor 12 tahun 2006 Belanja Langsung adalah belanja yang dianggarkan terkait secara langsung dengan pelaksanaan program-program merupakan penjabaran kebijaksanaan SKPD dalam bentuk upaya yang berisi satu atau lebih kegiatan dengan menggunakan sumber daya yang disediakan untuk mencapai hasil yang terukur sesuai dengan misi SKPD. Kelompok belanja langsung dibagi menurut jenis belanja yang terdiri dari: (1). Belanja pegawai, digunakan untuk pengeluaran honorarium/upah dalam melaksanakan program dan kegiatan pemerintah daerah, (2). Belanja Barang dan Jasa, digunakan untuk menganggarkan pengadaan barang dan jasa yang nilai manfaatnya kurang dari 12 (dua belas) bulan, (3). Belanja modal, merupakan belanja yang digunakan untuk pengeluaran yang dilakukan dalam rangka pengadaan aset tetap berwujud dianggarkan dalam belanja modal yang mempunyai nilai manfaat lebih dari 12 bulan untuk digunakan dalam kegiatan pemerintahan.
Rumusan maslah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Belanja Langsung di Kota Kupang?. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Belanja Langsung di Kota Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kausal yang menentukan pengaruh variabel independen dan variabel dependen. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear sederhana dengan alat bantu SPSS (Statistical Product and Service Solutions). Hasil uji koefisien determinasi menunjukan bahwa sebesar 75,1% variasi atau perubahan dalam Belanja Langsung dapat dijelaskan oleh variabel bebas Pendapatan Asli Daerah, sedangkan sisanya sebesar 24,9% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam model penelitian. Hasil penelitian menunjukan Bahwa Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja Langsung.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hasil penelitian yang dilakukan dengan metode Economic Order Quantity menujukan titik optimum pemesanan obat setiap kali pesanan sebanyak 122 Box obat Amoxclin, 60 Botol obat Hufagrib dan 17 Dos obat Fasolon Crim dengan frekuensi pembelian obat selama satu tahun sebanyak 2 kali pad obat Amoxclin, 2 kali pada obat Hufagrib dan 1 kali pada obat Fasolon Crim. Dan melakukan daur ulang pemesanan kembali setiap 183 hari pada obat Amoxciln dan obat Hufagrib, serta 365 hari pada obat Fasolon Crim. Total biaya persediaan obat Amoxclin menurut metode Economic Order Quantity sebesar Rp4.613.801, sehingga terjadi penghematan biaya persediaan sebesar Rp5.959.637, total biaya persediaan obat Hufagrib menurut metode Economic Order Quantity sebesar Rp810.000, sehingga terjadi penghematan biaya persediaan sebesar Rp911.250 dan Total biaya persediaan obat Fasolon Crim menurut metode Economic Order Quantity sebesar Rp252.415, sehingga terjadi penghematan biaya persediaan sebesar Rp317.285.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TIINJAUAN TENTANG KEBUGARANN JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR DI SD INPRES OESAPA PADA MASA PANDEMI COVID-19
Jafrid Eki Leo1*, Andreas J. F. Lumba2, Yahya J. Palinata3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Kebugaran jasmani adalah kemampuan dan kesanggupan untuk melakukan aktivitas atau kerja, mempertinggi daya kerja dengan tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan. Kebugaran jasmani sangat dibutuhkan selama masa pandemi covid-19.
Tujuan penelitian: Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat kebugaran jasmani siswa kelas V sekolah dasar di SD Inpres Oesapa pada pasa pandemi Covid-19.
Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Meotode yang digunakan dalam penenlitian ini adalah metode survei dengan teknik tes dan pengukuran. Analisis data dalam penelitian ini mengunakan teknik analisis deskriptif dengan presentase.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pengukuran tingkat Kebugaran jasmani siswa sekolah dasar di SD Inpres Oesapa selama masa pandemi covid-19 adalah sebagai berikut: pada kategori “Baik sekali” 0% (0 siswa), “Baik” 30% (3 siswa), “Sedang” 50% (5 siswa), “Kurang” 20% (2 siswa), dan “Kurang sekali” 0% (0 siswa), dan dari perhitungan nilai rata-rata ke-5 (lima) kategori yang ada yaitu 15,59, maka diketahui tingkat kebugaran jasmani siswa putra kelas V SD Inpres Oesapa pada masa pandemi covid-19 berada pada kategori kategori sedang.
Simpulan: Berdasarkan perhitungan nilai rata-rata yaitu 15,59 maka diketahui tingkat kebugaran jasmani siswa putra kelas V SD Inpres Oesapa pada masa pandemi covid-19 berada pada kategori kategori sedang.
Katakunci: Tes Kesegaran Jasmani Indonesia, Siswa, SD Inpres Oesapa
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS PERTUMBUHAN KINERJA KEUANGAN PADA USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DI KOTA KUPANG ABSTRAK Yonatan wadu 16193891 UMKM memegangperananpentingsebagaisektor yang potensialdanpenjagastabilitasperekonomian.Mengingat Usaha Kecil danMenengahmempunyaiketerlibatan yang tinggiterhadapangkatankerjadanpeningkatankesejahteraanmasyarakat.Selainituusahamikro, kecil, danmenengah (UMKM) jugatelahterbuktiberperandanmemberikankontribusibagiperekonomiannasional.Usaha mikro, kecil, danmenengah (UMKM) berfungsidanberkontribusisebagaipenyedialapanganpekerjaan, penyediaalternatifkegiatansektorriil (kegiatanekonomiproduktif), danalternatifkegiatansektormoneter (penyalurankredit) (Lucy, 2013). MenurutUndang-UndangNomor 20 Tahun 2008 UMKM memilikikriteriasebagaiberikut: a) Usaha Mikro, yaituusahaproduktifmilik`orangperoranganataubadanusahamilikperorangan yang memenuhikriteriayakni: (1) Memilikikekayaanbersih paling banyakRp 50.000.000 (limapuluhjuta rupiah) tidaktermasuktanahdanbangunantempatusaha, (2) Memilikihasilpenjualantahunan paling banyakRp 300.000.000 (tigaratusjuta rupiah). b) Usaha Kecil, yaituusahaekonomiproduktif yang berdirisendiri yang dilakukanoleh orang peroranganataubadanusaha yang bukanmerupakananakperusahaanataubukancabangperusahaan yang dimiliki, dikuasaiataumenjadibagianbaiklangsungmaupuntidaklangsungdariusahamenengahatauusahabesar yang memenuhikriteriayakni: (1) Memilikikekayaanbersihlebihdari Rp50.000.000,00 (lima puluhjuta rupiah) sampaidengan paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratusjuta rupiah) tidaktermasuktanahdanbangunantempatusaha; atau (2) Memilikihasilpenjualantahunanlebihdari Rp300.000.000,00 (tigaratusjuta rupiah) sampaidengan paling banyak Rp2.500.000.000,00 (duamilyar lima ratusjuta rupiah). c) Usaha Menengah, yaituusahaekonomiproduktif yang berdirisendiri, yang dilakukanoleh orang peroranganataubadanusaha yang bukanmerupakananakperusahaanataucabangperusahaan yang dimiliki, dikuasai, ataumenjadibagianbaiklangsungmaupuntidaklangsungdenganusahakecilatauusahabesar yang memenuhikriteria: (1)Memilikikekayaanbersihlebihdari Rp500.000.000,00 (lima ratusjuta`rupiah) sampaidengan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluhmilyar rupiah) tidaktermasuktanahdanbangunantempatusaha; atau (2) Memilikihasilpenjualantahunanlebihdari Rp2.500.000.000,00 (duamilyar lima ratusjuta rupiah) sampaidengan paling banyak Rp50.000.000.000,00 (lima puluhmilyar rupiah). MakaRumusanmasalahpadapenelitianiniyaituBagaimanaPertumbuhanKinerjaKeuanganPada Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah Di Kota Kupang TujuanPenelitianiniyaituuntukmengetahuipertumbuhankinerjapada Usaha Mikro Kecil danMenengah di kotakupangapakahpenghasilanumkmefektifdanefektivitas. Jenispenelitianiniyaitupenelitianlapangan, sifatpenelitianiniadalahdeskriptifanalisis.PolulasidaripenelitianiniyaitusebanyakseluruhUMKM yangada di kotaKupang, sampelpenelitianiniyaitusebanyak 10respondendariseluruhpopulasi yang ada. Analisispengumpulan data daripenelitianiniyaituobservasi, wawancaradandokumentasi. Metodepengolahan data penelitianiniyaitumencaritahu modal awalusahadan modal padaawaltahunsekarangsehinggadapatmengetahuipertumbuhankinerjanyaHasilpenelitianiniyaitu Usaha Mikro Kecil danMenengah yang berada di kotakupangmenunjukanada 6 responden yang memilikiusaha yang tidakefisien, 1 kurangefisien, 1 cukupefisiendan 2 respondenefisien. Sedangkanpadaefektivitasnyamemiliki 2 respondensangatefektif, 3 respondencukupefektif, 1 efektif, 2 kurangefektifdan 2 respondentidakefektif. Kata kunci :pertumbuhankinerjadan UMKM
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH CITRA MEREK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR YAMAHA PADA PT. HASJRAT ABADI PASIR PANJANG KUPANG Pemasaran adalah suatu proses perencanaan dan menjelaskan konsep, promosi, harga dan distribusi sejumlah ide, barang serta jasa, untuk menciptakan pertukaran yang dapat memuaskan tujuan organisasi dan indifidu. (Amerrican Marketing Association). Objek dalam penelitian ini adalah PT. Hasjrat Abadi Pasir Panjang Kupang, dengan jumlah penjualan motor Yamaha pada PT. Hasjrat Abadi Pasir Panjang Kupang pada tahun 2019. Sehubungan dengan uraian diatas maka penulisis melakukan penelitian dengan judul “Anaalisis Pengaruh Citra Merek dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Yamaha pada PT. Hasjrat Abadi Pasir Panjang Kupang”. Citra Merek adalah suatu persepsi yang muncul dibenak konsumen ketika mengingat nama suatu merek dari produk tertentu.Harga adalah sejumlah uang yang keluarkan untuk mendapatkan produk atau jasa yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen juga salah satu bauran pemasaran yang berperan penting dalam pemasaran.Keputusan pembelian adalah seleksi terhadap dua pilian alternatif atau lebih dan pembeli mencoba dalam percobaan, ketika konsumen membeli suatu produk (atau merek) untuk pertama kalinya dengan jumlah yang lebih sedikit dari tahap perilaku pembelian yang bersifat penjajakan dimana konsumen berusaha menilai suatu produk melalui dalam pemakaian langsung secara cepat.Jumlah sampel yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah 96,04 jadi, jumlah sampel yang diambil adalah minimal 96 namun untuk memudahkan maka dibulatkan menjadi 100. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel citra merek (X1) memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian sepeda motor yamaha di PT. Hasjrat Abadi Pasir Panjang Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 5,356 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas citra merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian sepeda motor yamaha di PT. Hasjrat Abadi Pasir Panjang Kupang.Variabel harga (X2) berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Y) terhadap keputusan pembelian sepeda motor yamaha di PT. Hasjrat Abadi Pasir Panjang Kupang, hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 7,473 dengan tingkat signifikan 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel harga berpengaruh signifikan secara parsial terhadap keputusan pembelian sepeda motor yamaha di PT. Hasjrat Abadi Pasir Panjang Kupang.Berdasarkan hasil yang menjawab permasalahan pada penelitian ini, yang dapat meningkatkan citra merek motor yamaha yang akan meningkatkan keputusan pembelian konsumen di PT. Hasjrat Abadi Pasir Panjang Kupang.Dalam rangka meningkatkan harga maka PT. Hasjrat Abadi Pasir perlu memperhatikan citra merek, karena harga merupakan faktor paling penting dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen di PT. Hasjrat Abadi Pasir Panjang Kupang.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG MELAKUKAN PEKERJAAN BEBAS DI KECAMAAN OEBOBO KOTA KUPANG
Nama : Martha Desnawaty Seubelan
Nim : 17192982
Fakultas : Ekonomi
Program Studi : Akuntansi
ABSTRAKSI
Kemauan membayar pajak perlu dimiliki bagi Wajib Pajak terkhususnya Wajib Pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang, dikarenakan merupakan tanggung jawab pribadi sebagai warga negara yang taat akan peraturan yang berlaku. Pada kenyataannya saat ini masih ada sebagian orang yang belum sadar akan tanggung jawabnya dalam membayar pajak, seperti ada wajib pajak yang dengan suka rela mau membayar pajak dikarenakan tingkat pengetahuan dan pemahaman tentang pajak yang tinggi, dan juga ada wajib pajak yang tidak mau membayar pajak di karenakan mereka tidak mengetahui pentingnya membayar pajak.
Dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesadaran membayar pajak, pengetahuan peraturan perpajakan terhadap kemauan membayar pajak, dan persepsi yang baik atas efektifita sistem perpajakan terhadap kemauan membayar pajak wajib pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang.
Berdasarkan persoalan penelitian tersebut, maka hipoesis dirumuskan sebagai berikut:
1. Kesadaran membayar pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemauan membayar pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang.
2. Pengetahuan tentang peraturan perpajakan berpengaruh positif idak signifikan terhadap kemauan membayar pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang.
3. Persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan berpengaruh negatif terhadap kemauan membayar pajak wajib pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Beban Kerja Dan Perilaku Pemimpinterhadap Semangat Kerja Pegawai Pada Sylvia Hotel Premier Kupang” dengan persolanan utama dalam penelitian ini adalah apakah beban kerja berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai pada Hotel Sylvia Premier Kupang dan apakah perilaku pemimpin berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai pada Hotel Sylvia Premier Kupang.Serta tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh beban kerja terhadap semangat kerja pegawai pada Hotel Sylvia Premier Kupang dan untuk menganalisis pengaruh perilaku pemimpin terhadap semangat kerja pegawai pada Hotel Sylvia Premier Kupang. Populasi dalam penelitian ini adalah80 pegawai pada Silvya Hotel Primier Kupang, kemudian sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 44 karyawan Hotel Sylvia Premier Kupang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioneratau Angket yang digunakan untuk mengumpulkan data mengenai beban kerja (X1), dan perilaku pemimpin (X2) terhadap semangat kerja (y). Kemudian dilakukan analisis dengan memasukan pengolahan data yang diperoleh dari responden tersebut ke dalam data tabel distribusi frekuensi untuk mengetahui frekwensi intensitas kondisi masing-masing variabel, setelah itu dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh dengan menggunakan analisis regresi linier berganda.Analisis ini meliputi uji t (parsial), uji F (simultan), dan Uji R2. Hasil dalam penelitian ini berdasarkan analisis regresi menunjukan bahwanilai konstanta (a) sebesar 36,593memiliki makna, jika nilai Beban Kerja dan Perilaku Pemimpin sebesar 0 (tidak ada) maka nilai koefisien Semangat Kerja adalah sebesar 36,593. Sedang Koefisien regresi (b) dari variabel Beban Kerja sebesar 0,576 artinya bahwa jika Beban Kerja dinaikkan sebesar 1 satuan maka Semangat Kerja akan mengalami peningkatan sebesar 0,576 dan Koefisien regresi (b) dari variabel Perilaku Pemimpin sebesar 0,286 artinya bahwa jika Perilaku Pemimpin dinaikkan sebesar 1 satuan maka Semangat Kerja akan mengalami peningkatan sebesar 0,066. Hasil uji t menunjukan bahwa nilai hipotesis pertamathitung (4,080) lebih besar dari ttabel(2,018),dan signifikansi (0,000) lebih kecil α (0,05) atau thitung >ttabel dan signifikansi <α, sehingga terbukti bahwa Beban Kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Semangat Kerja pada Silvya Hotel Primier Kupang. Nilai hipotesis kedua thitung (1,003) lebih kecil dari ttabel(2,018),dan signifikansi (0,322) lebih besar α (0,05) atau thitung <ttabel dan signifikansi >α, sehingga terdapat bukti bahwa perilaku pemimpin tidakberpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerjapegawai pada Sylvia Hotel Premier Kupang. Berdasarkan hasil iji F menunjukan bahwa nilai Fhitung sebesar 8,347lebih besar dari Ftabel sebesar 3,22dan signifikan sebesar 0.001 lebih kecil dari pada alpha 0,05, sehingga terdapat bukti bahwa Beban Kerja dan Perilaku Pemimpin berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Semangat Kerja pada Sylvia Hotel Premier Kupang.Berdasarkan hasil analisis nailai determinasi R2 sebesar 0,294. Hal ini menunjukkan bahwa presentase sumbangan pengaruh variabel indenpenden Beban Kerja dan Perilaku Pemimpin terhadap variabel dependen Semangat Kerja sebesar 29,4% dan sisanya sebesar 70,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini. Koefisien Determinasi R2berpengaruh relatif lemah.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kinerja adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh pegawai atau
sekelompok pegawai dalam suatu organisasi, sesuai dengan wewenang dan
tanggung jawab masing-masing, dalam upaya mencapai tujuan organisasi
bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral dan
etika (Sinambela, 2006). Kinerja karyawan yang baik jika mempunyai keahlian
(skill) yang tinggi, bersedia bekerja apabila mendapat imbalan (gaji) atau diberi
sesuai dengan kesepakatan, serta memiliki masa depan dan harapan yang baik
(Prawirosentono, 1999). Kinerja sangat tinggi berarti terjadinya peningkatan
efisiensi, efektivitas, dan kualitas lebih baik dalam menyelesaikan tugas-tugas
yang akan dibebankan kesetiap individu (Murty dan Hudiwinarsih, 2012).
Gaya kepemimpinan adalah perilaku atau cara yang dipilih dan
dipergunakan pemimpin dalam mempengaruhi pikiran, perasaan, sikap dan
perilaku para anggota organisasi bawahannya. Sikap dan gaya prilaku pemimpin
sangat besar pengaruhnya terhadap organisasi yang dipimpinnya, hal ini dapat
berpengaruh terhadap produktivitas organisasi. Setiap pemimpin pada dasarnya
memiliki prilaku yang berbeda-beda dalam memimpin para bawahannya hal ini
diartikan oleh bawahannya sebagai gaya kepemimpinan. Seorang pemimpin harus
menerapkan gaya kepemimpinan untuk mengelola bawahannya, karena seorang
pemimpin akan sangat mempengaruhi keberhasilan organisasi dalam mencapai
tujuannya. Adanya gaya kepemimpinan yang sesuai situasi dan kondisi organisasi
maka karyawan akan lebih semangat dalam menjalankan tugas serta kewajibannya
dan akan meningkatkan kemampuan karyawan dalam bekerja. Sehingga kinerja
karyawan tersebut dapat maksimal dan sesuai dengan kompetensi yang ada dalam
diri masing-masing karyawan (Wirawan, 2013).
Aston Kupang Hotel & Convention Center membutuhkan seorang
pemimpin yang baik agar mampu mengendalikan dan mengawasi semua system dan fungsi yang ada. Seorang pemimpin yang harus mampu mempengaruhi dalam
menentukan tujuan organisasi, menjalankan serta mengawasi setiap pekerjaan.
Disamping itu, pegawai juga membutukan motivasi sebagai bahan bakar dalam
bekerja yang baik agar semangat menciptakan kinerja yang sesuai harapan.
Motivasi kerja merupakan faktor yang kehadirannya dapat menimbulkan
kepuasan kerja, dan meningkatkan kinerja karyawan (Umar,1999).Pemberian
motivasi menjadi kebutuhan penting bagi pegawai. Motivasi ini melalui
serangkaian usaha tertentu yang sesuai dengan kebijakan perusahaan. Dalam
memberikan motivasi antar pegawai tidak sama. Hal ini karena pegawai memiliki
cara pandang yang berbeda dalam menerima adanya motivasi. Kegiatan tersebut
harus diarahkan pada pencapaian tujuan perusahaan sehingga prestasi pegawai
bisa terarah dengan baik.
Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metote
kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik
random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria pekerjaan dan tingkat
jabatan. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 52 orang yang bekerja di Aston
kupang Hotel & Convention Center.
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara simultan dan parsial gaya
kepemimpinan dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan di
Aston kupang Hotel & Convention Center. Pada Uji T menunjukkan bahwa hasil
pengujian hipotesis pertama yaitu adanya hubungan pengaruh gaya kepemimpinan
(X1) terhadap kinerja karyawan (Y). Hal ini dibuktikan bahwa variabel gaya
kepemimpinan (X1) ditemukan t hitung = 2,113 lebih besar t tabel = 1,67655
dan tingkat Sig. = 0,040 lebih kecil dari 0,05. Selain itu, berdasarkan hasil
pengujian hipotesis pertama yaitu adanya hubungan pengaruhi motivasi kerja
(X2) terhadap kinerja karyawan (Y). Hal ini dibuktikan bahwa variabel motivasi
kerja (X2) ditemukan t hitung = 2,962 lebih besar t tabel = 1,67655 dan tingkat
Sig. = 0,000 lebih kecil dari 0,05.Dan terakhir berdasarkan pada hasil uji koefisien
determinasi (R2) diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.196 atau
19,6%. Hal ini berarti besarnya pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai adalah 19,6%. Sedangkan pengaruh sebesar 80,4%
disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN BUDAYA ORGANISASI, TERHADAP KINERJA PEGAWAI Studi Kasus Karyawan Tetap Pada PT. TELKOM WITEL NTT ( Kupang ) Skripsi ini ditulis oleh RIKARDUS JEHADUT, NIM 17412094 Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Jalur Minat Manajemen Sumber Daya Manusia, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (UKAW). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Populasi penelitian ini adalah seluruh Karyawan Tetap Pada PT. TELKOM WITEL NTT ( Kupang ) yang berjumlah 72 orang. Sampel yang diambil 30 respomdem. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan kuesioner, sedangkan dalam pembahasannya alat analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis dapat ketahui konstan regresi a sebesar 48.399 sedangkan koefesien regresi bˡ = 0,145 b² adalah 0,002. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh kecerdasan emosional (X1) dan budaya organisasi (X2) terhadap kinerja karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y= 48.399 + 0,145 X1 + 0,002 X2 + e. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara simultan dan parsial kecerdasan emosional dan budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada PT. Telkom Witel NTT Kupang. Pada uji (t) menunjukkan bahwa hasil pengujian hipotesis pertama yaitu ada pengaruh kecerdasan emosional (X1) terhadap kinerja pegawai (Y). Diketahui bahwa untuk variabel kecerdasan emosional (X1) nilai t hitung = 5.513 lebih besar t table = 0,804 dan tingkat Sig. = 0,000 Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1>0) diterima yaitu variabel kecerdasan emosiona (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja pegawai (Y). Uji hipotesis kedua yaitu ada budaya organisasi (X2) terhadap kinerja pegawai (Y). Diketahui bahwa untuk variabel budaya organisasi (X2) nilai t hitung = 5,513 lebih besar t table = 0,074 dan tingkat Sig. = x 0,942 Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1>0) diterima yaitu variabel budaya organisasi (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja pegawai (Y). Dan terahir pada hasil uji koefisien determinasi (R2) dapat diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.154 atau 15,4% Hal ini berarti besarnya pengaruh kecerdasan emosional dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai adalah 15,4% Sedangkan pengaruh sebesar 2,87% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Kecerdasan Emosional, Budaya Organisasi, Kinerja Pegawai.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perang peran perangkat desa dan partisipasi masyarakat pada akuntabilitas pengelolaan dana desa. Penelitian ini dilaksanakan di kantor desa Oeletsala Kecamatan Taebenu. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu peran perangkat desa (X1), partisipasi masyarakat (X2). Variabel dependen yaitu akuntabilitas pengelolaan dana desa (Y). Data yang digunakan merupakan data primer. Responden dalam penelitian ini adalah perangkat desa beserta masyarakat desa Oeletsala. Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling dengan 40 responden. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Skala pengukuran data dengan skala ordinal. Data dianalisis dengan mengggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel peran perangkat desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa, sedangkan variabel partisipasi masyarakat tidak berpengaruh terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa. Kata Kunci: Akuntabilitas pengelolaan dana desa, Peran perangkat desa, Partisipasi masyarakat.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT A DESCRIPTIVE STUDY ON AUDIO VISUAL MATERIALS USED FOR TEACHING NUMBERS TO JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS AT SMP NEGERI BESTAUMUTI IN TOBU SUB-DISTRICT This research aims to perceive the used of audiovisual materials by the teacher in teaching numbers to junior high school. The writer formulated three research question namely, (1) what are the types of audiovisual materials used for teaching numbers, (2) how does the teacher get the sources of audiovisual materials, and (3) what are the challenges using audiovisual materials. Aims of this research are, to know the types of audiovisual materials used for teaching numbers, to know how does the teacher get the sources of audiovisual materials and to know the challenges using audiovisual materials. The data was taken from interview using in-depth interview techniques with the English teacher then the writer transcribed, identified, clasified and analyzed the data in conducting this research by using descriptive qualitative method. The result proves that the audiovisual materials that used by the teacher for teaching numbers are four types such as objects, demonstration, handout and audio video in order to help the students easy to understand and memorize the material. Besides the four types the teacher get the sources from internet by download and textbook from the school. There also the teacher found two challenges using the audiovisual materials such as time constrains and professional knowledge and technical know how.