· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INVENTARISASI DAN IDENTIFIKASI JENIS TUMBUHAN PAKU (PTERIDOPHYTA) DI HUTAN LINDUNG WATUMBOLO KECAMATAN WEWEWA TIMUR KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA
Hungu, O)* Rafael, A)** Daud, Y)**
Indonesia merupakan salah satu negara tropis yang memiliki keanekaragaman hayati tumbuhan yang tinggi.Salah satu kelompok tumbuhan yang kaya akan jenisnya adalah tumbuhan paku. Tumbuhan paku yang masih ada saat ini diperkirakan mencapai 10.000 jenis, dimana 3.000 jenis diantaranya tumbuh di Indonesia.Tumbuhan paku menyukai daerah-daerah yang lembab (higrofit). Hutan lindung Watumbolo terdapat di Kabupaten Sumba Barat Daya, temperatur rata-rata di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya berkisar antara 21ºC-34ºC sehingga berbagai jenis tumbuhan dapat hidup pada hutan tersebut, diantaranya adalah tumbuhan paku. Tumbuhan paku yang tumbuh di hutan Watumbolo berdasarkan pengamatan salah satunya adalah kelas Filicinae (paku sejati). Namun, belum banyak diketahui jenis tumbuhan paku apa saja yang terdapat dalam hutan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan paku yang ada di hutan lindung Watumbolo dan mengetahui pengaruh kondisi lingkungan abiotik yang terukur meliputi suhu udara, intensitas cahaya, kelembaban udara, kelembaban tanah, dan pH tanah terhadap jenis tumbuhan paku.Penelitian ini dilakukan dengan metode eksplorasi atau jelajah. Hasil dari penelitian ini telah ditemukan tumbuhan paku yang terdiri dari 3 kelas yaitu tumbuhan paku sejati (Pteridopsida), tumbuhan paku kawat (Lycopodiopsida), tumbuhan paku purba (Psilotopsida) yang terbagi dalam 13 famili yaitu famili Aspleniaceae, Gleicheniaceae, Blechnaceae, Davaliaceae, Dryopteridaceae, Polypodiaceae, Marattiaceae, Thelypteridaceae, Lygodiaceae, Schizaeaceae, Selaginellaceae, Lycopodiaceae, dan Psilotaceae. Dan total spesies yaitu 18 spesies meliputi Asplenium nidus, Gleichenia linearis, Blechnum orientale, Davallia denticulata, Nephrolepis biserrata, Drynaria quercifolia, Drymoglossum piloselloides, Drynaria parishii, Nephrolepis hirsutula, Angiopteris evecta, Cyclosorus interruptus, Christella subpubescens, Lygodium microphyllum, Lygodium palmatum, Schizaea digitata, Selaginella plana, Lycopodium cernuum, dan Psilotum nudum. Tumbuhan paku yang ditemukan mempunyai habitat yang berbeda-beda, ada yang hidup secara terestrial, epifit, dan ada yang hidup secara epifit maupun terestrial.Hasil pengukuran suhu di hutan Watumbolo tersebut berkisar antara 22°C-28°C, kelembaban udara 56-70%, intensitas cahaya 1069lux-6116lux, pH tanah 7, dan kelembaban tanah 7-9 sehingga menjadi tempat yang cocok bagi tumbuhan paku untuk tumbuh.
Kata Kunci : Tumbuhan Paku, Hutan Lindung Watumbolo, Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Teluk Kupang merupakan kawasan pesisir dan laut yang terletak di bagian barat Pulau Timor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kawasan Teluk Kupang menyimpan berbagai potensi sumberdaya kelautan dan perikanan yang berekonomis penting bagi masyarakat. Wilayah ini telah dipilih dan ditetapkan sebagai salah satu sentra pengembangan industri perikanan yang ada di Kota Kupang dengan hasil tangkapan unggulan adalah tongkol, tuna, tenggiri, layang selar, kembung, kerapu, ekor kuning, kakap, bambangan, dan cakalang.Ikan tongkol (Euthynnus sp.) merupakan jenis ikan scrombridae (ikan pelagis), terdapat di perairan hangat Indo-Pasifik Barat dan Laut Nusantara. Ikan tongkol memiliki beberapa jenis yaitu tongkol lisong/bullet tuna (Auxis rochei), tongkol krai/frigate tuna (Auxis thazard), tongkol komo/little tuna/kawakawa (Euthynnus affinis), tongkol abu-abu/ longtail tuna (Thunnus tonggol), Ikan Tongkol (Euthynnus sp.). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pendugaan status stok terhadap ikan tongkol (Euthynnus sp.) yang tertangkap di Perairan Teluk Kupang agar tidak terjadinya pemanfaatan yang berlebihan. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret – April 2022, dengan lokasi penelitian yaitu di Pelabuhan Perikanan Oeba. Data primer diperoleh melalui hasil wawancara langsung kepada responden, responden dalam hal ini adalah para nelayan. Data sekunder diperoleh dengan mengumpulkan referensi (data hasil tangkapan ikan target) yang bersumber dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Nilai lestari MSY (Maximum Sustainable Yeild) ikan tongkol di Perairan Teluk Kupang 148.73 ton pertahun dengan upaya penangkapan optimum 187.12 trip per tahun dan keberadaan populasi ikan Tongkol (Euthynnus sp.) di Perairan Teluk Kupang belum mengalami over fishing, dimana hasil penangkapan yang paling tinggi di tahun 2010 sebanyak 101.92 tetapi belum mencapai nilai MSY yang di tentukan yaitu 148.73 ton per tahun.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ATICHA ELISABETH AFO (18380069). Studi Sampah Anorganik di Lokasi Budidaya Rumput Laut Perairan Kupang Barat Kabupaten Kupang. WILSON L. TISERA, S.Pi., M.Si., Ph.D, sebagai Pembimbing I dan ROCKIE R. L. SUPIT, S.Pi., M.Si sebagai Pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan,Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana. Pesisir Kupang Barat saat ini menjadi salah satu lokasi sentra dalam pengembangan budidaya rumput laut di Kabupaten Kupang, yang memiliki tiga desa potensi dalam pengembangan potensi rumput laut, yaitu Desa Bolok, Desa Tablolong dan Desa Tesabela. Survei awal, lokasi budidaya di ketiga desa ini memperoleh buangan sampah, baik oleh pembudidaya sendiri maupun oleh aktivitas masyarakat sekitarnya, kegiatan budidaya rumput laut juga menghasilkan sampah, terutama sampah plastik yang bisa mencemari ekosistem sekitar. Tujuan penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui kepadatan sampah anorganik padat di lokasi budidaya rumput laut di Desa Bolok, Desa Tesabela dan Desa Tablolong. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2022 di areal budidaya rumput laut perairan Kupang Barat. Pengambilan data menggunakan metode belt transek dengan 3 stasiun pengamatan dan setiap stasiun pengamatan dengan panjang transek 100 m dan lebar transek 10 m. Analisa data yang digunakan dengan Kepadatan mutlak adalah kepadatan sampah melalui perhitungan jumlah potongan dan berat sampah masing-masing kategori atau jenis dibagi dengan luas area tiap lokasi, sedangkan kepadatan relatif adalah kepadatan sampah yang didapat melalui perhitungan jumlah potongan sampah dan berat sampah tiap kategori dibagi dengan total potongan jenis sampah dan total berat seluruh jenis sampah kemudian dikalikan 100 sehingga mendapatkan presentasinya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampah anorganik yang ditemukan adalah dari lima kategori yaitu plastik, logam, kaca, karet dan jenis lainnya. Berdasarkan pengamatan dari data yang ada kategori jenis sampah yang paling dominan di semua lokasi adalah kategori jenis sampah plastik. Kepadatan mutlak dengan jumlah tertinggi di stasiun 3 adalah plastik 0,17 item/m2 dan berat tertinggi di stasiun 3 plastik 1,34 gr/m2, sedangkan untuk jumlah terendahdi stasiun 2 karet 0,0003item/m2 dan stasiun 3 kaca 0,0003 item/m2 sedangkan untuk berat terendah di stasiun 2 yaitu karet 0,026 gr/m2. Kepadatan relatif dengan jumlah tertinggi di stasiun 3 plastik dengan presentasi 93,84 % dan berat tertinggi plastik di stasiun 3 dengan presentasi 65,79 %, untuk jumlah terendah di stasiun 3 kaca dengan presentasi 0,21 % dan berat terendah stasiun 1 jenis logam dengan presentasi 0,81 %.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Ikan tuna merupakan salah satu komuditas ekspor non migas bernilai tinggi di Indonesia. Menurut komisi Nasional pengkajian stok, potensi perikanan tuna di Indonesia cukup besar meskipun tingkat penmanfaatan di beberapa daerah masih rendah, Perairan Sikka merupakan salah satu wilayah pengelola perikanan tuna di Indonesia, produksi tuna di kabupaten Sikka dalam 2 tahun terakir yaitu pada tahun 2019 mencapai 518.453 ton/tahun dan pada tahun 2020 mencapai 334.702 ton/tahun mengalami penurunan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa produktivitas dan musim penangkapan di Perairan Sikka terhadap ikan tuna sirip kuning (thunus albacares) meliputi jumlah penangkapan dan musim. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – bulan September 2021. Produktivitas ikan sirip kuning (thunus albacares) di Perairan Sikka di dapat dari perhitungan CPUE, sedangkan musim penangkapan dapat diketahui dengan melakukan wawancara. Data statistik DKP Kab. Sikka dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2016-2020) yaitu pada tahun 2016 sebanyak 1.722 ton/trip, tahun 2017 sebanyak 1,890 ton/trip, tahun 2018 sebanyak 2,028 ton/trip, tahun 2019 sebanyak 2,191 ton/trip, dan tahun 2020 sebanyak 2,322 ton/trip dengan total rata rata tahunan sebesar 2 ton/trip. Puncak musim penangkapan sumberdaya ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) di Perairan Sikka sepanjang tahun dan berdasarkan hasil wawancara langsung musim penangkapan yang baik terjadi pada bulan Maret - April dan september. Kata kunci:Thunnus albacares,Produksi dan Musim Penangkapan, Perairan Sikka ABSTRACT Tuna is one of the high value non-oil and gas export commodities in Indonesia. According to the National Commission for Stock Assessment, the potential for tuna fisheries in Indonesia is quite large, although the utilization rate in some areas is still low, Sikka Waters is one of the tuna fisheries management areas in Indonesia, tuna production in Sikka Regency in the last 2 years, namely in 2019 reached 518,453 tons / year and in 2020 it reached 334,702 tons / year experiencing a decrease in production. This study aims to determine and analyze the productivity and fishing season in Sikka waters for yellowfin tuna (Thunus albacares) including the number of catches and the season. This research was carried out in July – September 2021. The productivity of yellowfin fish (Thunus albacares) in Sikka Waters was obtained from CPUE calculations, while the fishing season could be determined by conducting interviews. DKP Kab. Sikka in the last 5 years (2016-2020), namely in 2016 as many as 1,722 tons/trip, in 2017 as many as 1,890 tons/trip, in 2018 as many as 2,028 tons/trip, in 2019 as many as 2,191 tons/trip, and in 2020 as many as 2,322 tons/trip with a total annual average of 2 tons/trip. The peak fishing season for yellowfin tuna (Thunnus albacares) in Sikka waters throughout the year and based on direct interviews, the good fishing season occurs in March - April and September. Keywords: Thunnus albacares, Production and Fishing Season, Sikka Waters
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Senam lantai merupakan cabang olahraga yang kurang begitu popular di masyarakat, sehingga kurang diminati oleh anak-anak sekolah dalam pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di sekolah. Gerakan dalam senam lantai membutuhkan keberanian, kelentukan tubuh serta teknik yang benar, di samping itu olahraga ini sangat membosankan bagi anak sekolah khususnya SMP karena anak usia Sekolah Menengah Pertama sangat menyukai olahraga yang mengandung permainan dibanding senam lantai. Pembelajaran senam lantai yang diberikan di sekolah menengah pertama atau anak usia remaja. Dalam hal ini peneliti ingin mengambil satu pokok bahasan penelitian yaitu Guling depan (Forward roll).
Tujuan penelitian: adalah untuk mengetahui apakah dengan tinjauan keterampilan dapat meningkatkan keterampilan guling depan senam lantai pada siswa kelas VII SMP N 10 Kota Kupang.
Metode penelitian: adalah Pedekatan dalam penelitian ini adalah metode Tindakan Kelas.
Hasil dan pembahasan: Keterampilan Guling Depan Siswa Kelas VII di SMP Negeri 10 Kota Kupang, hasil pra siklus terdapat 3 siswa yang tuntas (20%) sedangkan 12 orang siswa yang tidak tuntas (80 %), hasil siklus I terdapat 9 orang siswa yang tuntas (60%) dan 6 orang siswa tidak tuntas (40%) dan pada siklus II terdapat 13 orang siswa yang tuntas (83%), 2 orang siswa tidak tuntas (13%).
Simpulan: Kemampuan siswa dalam melakukan Guling Depan pada pra siklus yang presentase ketuntasannya sebesar 20% (3 siswa) namun setelah diterapakan model pembelajaran explicit instruction pada siklus I terjadi peningkatan kemampuan siswa dalam melakukan Guling Depan dengan presentase ketuntasannya sebesar 60% (9 siswa).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Chandra Lie Kastelo Kase. 17381214. Penempelan (Grafting) Makro alga Kappaphycus alvarezii Varian Varietas Di perairan Letbaun Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. (Pembimbing: Rockie R.L. Supit, S.Pi, M.Si dan Alfred G.O. Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D). Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Makro alga (seaweeds) atau yang biasa juga disebut ganggang merupakan tumbuhan berklorofil dimana seluruh bagian tanaman dapat menyerupai akar, batang, daun, atau buah semuanya disebut thallus. Tujuan dari penelitian ini adalah yaitu untuk uji coba penempelan (grafting) makro alga varian varietas Kappaphycus alvarezii menggunakan metode lepas dasar. Budidaya makro alga Kappaphycus alvarezii varian varietas warna merah dan cokelat digabungkan kedua thallus menjadi satu menggunakan teknik penempelan (grafting). Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan, yaitu bulan Juni sampai Agustus 2021 di Perairan Letbaun Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Hasil penelitian yang diperoleh proses penempelan makro alga Kappaphycus alvarezii pada minggu pertama belum terjadi. Diminggu kedua makro alga Kappaphycus alvarezii belum menempel. Pada minggu ketiga mulai adanya penempelan dibagian ujung thallus dan keempat proses penempelan pada bagian batang thallus makro alga (merah dan cokelat) terus menempel menjadi setengah bagian. Minggu kelima proses penempelan terus menempel hampir sebagian batang thallus makro alga (merah dan cokelat). Pada minggu keenam proses penempelan varian varietas yaitu cokelat dan merah telah menyatu dengan baik. Pertumbuhan harian makro alga Kappaphycus alvarezii dengan berat awal rata-rata 4,2 g mengalami peningkatan dengan berat rata-rata yang diukur pada minggu pertama 3,9 g hingga minggu keenam mencapai 4,6 g. Sedangkan data kelulushidupan makro alga yang berhasil menempel berjumlah 24 bibit makro alga Kappaphycus alvarezii dari 40 bibit yang dibudidayakan diperoleh hasil kelulushidupan 60% dengan tingkat kelulushidupan yang baik.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FILIPUS YACOBUS FENDIRIKUS SERAN (18380046). Analisis Kesehatan Hutan Mangrove Dengan Menggunakan Metode Hemispherical Photography di Pantai Abudenok, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka. DONNY M. BESSIE, S.Pi., M.Si sebagai Pembimbing I dan Ir. YOHANES MERRYANTO, S. M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana.
Hutan mangrove merupakan hutan yang tumbuh di daerah pasang surut dengan karakterisktik tanah berlumpur atau berpasir serta memiliki kemampuan adaptasi sangat baik ketika daerah pasang surut mengalami surut terendah sampai pasang tertinggi. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode purposive sampling. Metode ini dipilih karena memiliki kelebihan seperti waktu, tenaga, dan biaya yang dikeluarkan lebih minimum dengan cangkupan wilayah yang telah mewakili kondisi tutupan mangrove di kawasan Pantai Abudenok. Penentuan titik stasiun penelitian dilakukan dengan pengamatan secara langsung dilapangan ketika survei pendahuluan (ground check). Hasil penelitian menunjukan bahwa komposisi vegetasi mangrove yang ditemukan berdasarkan identifikasi morfologi seperti ciri dari bentuk akar, buah dan daun di Pantai Abudenok sebanyak 5 (lima) jenis dari 3 (tiga) famili yaitu Avicenniaceae, Sonneratiaceae dan Rhizophoraceae. Dari keseluruhan stasiun penelitian, nilai persentase tutupan mangrove tertinggi terdapat pada stasiun II dengan nilai persentase 71,40%, selanjutnya diikuti oleh stasiun III dengan nilai persentase 53,51% dan nilai persentase terendah terdapat pada stasiun I dengan nilai persentase 44,72%. Nilai rata-rata persentase tutupan mangrove seluruh stasiun memperoleh nilai mencapai 56,54%. Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 201 tahun 2004 tentang Kriteria Baku dan Pedoman Penentuan Kerusakan Mangrove, hal ini dapat dikatakan status kondisi tutupan mangrove tergolong dalam kondisi sedang atau baik. Hasil analisis data kerapatan mangrove berdasarkan tingkat pohon pada berbagai vegetasi mangrove didapatkan hasil yang berbeda-beda pada setiap stasiun. Jumlah total kerapatan pohon seluruh jenis mangrove pada setiap stasiun berkisar antara 933,32-1466,66 pohon/ha. Nilai rata-rata kerapatan mangrove di Pantai Abudenok mencapai 1188,88 pohon/ha dengan kondisi kerapatan mangrove di Pantai Abudenok tergolong sedang atau baik. Kerapatan jenis tertinggi pada stasiun I adalah jenis Avicennia officinalis dan Rhizophora stylosa (433,33 pohon/ha), stasiun II tertinggi pada jenis Avicennia officinalis (533,33 pohon/ha), dan pada stasiun III nilai tertinggi pada jenis Rhizophora stylosa (500 pohon/ha).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FREDERICO GUSMAU (16381546) Aspek Reproduksi Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) di Perairan Atapupu dan Sekitarnya (di bawah bimbingan: Alfred G.O.Kase, M.Si, Ph.D dan Ir Yohanes Merryanto, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan II). Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Ikan tuna merupakan komoditi ekspor andalan bernilai ekonomis sangat tinggi dari sektor perikanan bersama tongkol dan cakalang sesudah udang. Jenis tuna yang tertangkap di perairan Indonesia, antara lain sirip kuning (Thunnus albacares), tuna mata besar (Thunus obesus), albakora (Thunnus alalunga) dan tuna sirip biru (Thunnus maccoyi). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2021. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi aspek reproduksi ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang tertangkap di perairan Atapupu dan sekitarnya Kabupaten Belu. Data ikan tuna sirip kuning sebanyak 77 individu, sampel ikan tuna di kumpul setiap hari selama (Juni – Juli). Metode yang di gunakan penelitian adalah berupa pengamata langsung di lapagan. Metode pengambilan sampel adalah Random sampling.
Aspek Reprodusi yang di analisis yaitu hubungan panjang berat, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad, faktor kondisi, dan nisbah kelamin ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang di kumpul sebanyak 77 individu terdiri dari jantan 30 dan betina 47 dengan panjang tertinggi 160 cm dan terendah 84 cm. Sebaran panjang dibagi dalam 10 kelompok ukuran banyak di tangkap 138-147 cm jumlah 9 individu pada ikan betina dan untuk jantan 156-165 cm sejumlah 6 inividu. sebaran kelas ukuran berat ikan tuna jantan dan betina didominasi oleh kelas interval 29–38 Kg sebanyak 17-13 individu (betina dan jantan). Hubungan panjang berat ikan tuna memiliki tipe pertumbahan alomtrik negatif (b<3). Tingkat kematangan gonad yang paling dominan selama penelitian adalah TKG I baik janntan maupun betina. Indeks kematangan gonad ikan tuna memiliki perbedaan dimana nilai IKG pada ikan jantan sejumlah 0,8 dan ikan betina sebanyak 0,9 di bulan Juni. Setelah di bulan Juli IKG ikan betina dan jantan sama-sama mngalami peningkatan dengan nilai IKG yang sama yaitu (1,2),(1,2). Faktor kondisi ikan tuna jantan tergolong sangat tinggi nilai 1,359 dan terendah 0,224 pada ikan betina memiliki bentuk tubuh kurang pipih. Nilai nisbah kelamin 0,6 dan jumlah jantan 30 individu 47 individu yaitu ikan jantan lebih sedikit dari betina
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH TAX PLANNING TEHADAP EARNING MANAGEMENT PADA PERUSAHAAN PERTANIAN SUB SEKTOR PERKEBUNAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PADA TAHUN 2017-2021 Pajak menjadi tumpuan terbesar dari beban belanja APBN Indonesia dan masih menjadi andalan utama dalam berbagai alternative pembiayaan Negara dan merupakan sumber penting bagi penerimaan negara. Pembayaran pajak merupakan salah satu yang dianggap sebagai penambahan beban yang harus dikeluarkan dan pengurangan aset perusahaan, hal ini mengakibatkan laba perusahaan akan menurun dan berdampak pada penilaian dan kualitas kinerja manajemen. Upaya memperkecil atau atau meminimalisasikan beban pajak yang ditanggung perusahaan sebagai waji pajak dapat ditempuh dengan car rekayasa yang masih berada dalam ruang lingkup perpajakan. Upaya rekayasa biasa disebut perencanan pajak atau tax planning, merupakan langkah awal dalam manajemen pajak. Perencanaan pajak sangat terkait dengan pelaporan laba perusahaan. Laba yang tinggi akan mengakibatkan beban pajak yang tinggi. Dengan demikian manajemen perusahaan akan menggunakn berbagi teknik manajemen laba untuk mencpai target. Perencanan pajak dan manajemen laba sama-sama bertujuan untuk mencapai target laba dengan merekayasa laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh tax planning terhadap earning management. . Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan sumber data sekunder berupa laporan keuangan tahunan atau annual report melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan pertanian sub sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) terhitung dari tahun 2017-2021. Teknik Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan 3 kriteria penelitian yang ditentukan sehingga memperoleh jumlah sampel sebanyak 7perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program aplikasi SPSS 24. Hasil analisis penelitian ini menyatakan bahwa tax planning tidak berpengaruh terhadap earning management .
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
EBET M. C. LAPAIBEL (16383690). Pgtu(di bawah bimbingan: Ir. Yohanes Merryanto, M.Si, Ph.D dan Donny M. Bessie, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan II). Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana.
Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan ikan bernilai ekonomis penting yang banyak di pelihara di tambak-tambak air payau di Indonesia. Ikan ini merupakan konsumsi yang berperan penting dalam memenuhi kebutuhan protein masyarakat karena harganya relatif murah. Untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat budidaya bandeng telah berkembang dengan pesat. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam budidaya bandeng (Chanos chanos) tradisional diantaranya adalah oksigen terlarut, salinitas, suhu dan pH. Memburuknya kualitas lingkungan perairan menyebabkan munculnya parasit-parasit dan penyakit pada ikan. Dalam budidaya ikan bandeng di tambak Bipolo ini pemakaian air laut tidak melalui proses penyaringan atau filter sehingga diduga membawa masuk, baik itu parasit dan bakteri maupun virus ke dalam tambak hingga menyerang ikan dan dapat mengganggu pertumbuhan dari ikan tersebut, yang dapat menyebabkan timbulnya bercak pada sirip, sisik dan mengakibatkan sisik terlepas hingga kematian akibat dari ektoparasit atau parasit yang menyerang bagian luar dari tubuh ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ektoparasit, presentase serangan dan intensitas serangan yang menyerang ikan bandeng (Chanos chanos). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei di lapangan untuk pengambilan sampel sedangkan data primer diperoleh dari identifikasi sampel di Laboratorium Eksata Universitas Kristen Artha Wacana. Hasil penelitian menunjukan parasit yang menyerang ikan bandeng (Chanos chanos) yang dibudidayakan di tambak Bipolo Kabupaten Kupang yakni Trichodina sp. dan Ciclidogyrus sp. Serangan parasite pada ikan bandeng (Chanos chanos) oleh Trichodina sp. sebanyak 94 individu (51,5 %) dan Cichlidogyrus sp. sebanyak 72 individu (45 %). Intensitas serangan ektoparasit pada ikan bandeng (Chanos chanos) oleh Trichodina sp. mencapai 2,29 ind/ekor dan Cichlidogyrus sp. mencapai 1,98 ind/ekor
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
UPAYA GURU PENJASORKES MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BOLA VOLI MELALUI VARIASI BERMAIN BOLA PELASTIK DI SMPN 3 MAMBORO
Dociarto Ario Lende1*, Andreas J. F. Lumba2, Agustinus Jacob Nafie3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, rendahnya hasil belajar materi bola voli para siswa SMPN 3 Mamboro terhadap kegiatan yang diadakan di sekolah dan juga para siswa SMPN 3 Mamboro masi cenderung monoton oleh karna itu guru berperan dalam membimbing siswa meningkatkan hasil belajar bola voli dan juga memberikan motivasi belajar.
Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar bola voli melalui variasi bemain bola pelastik di SMPN 3 Mamboro.
Metode penelitian: Metodeyang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK)karena dalam penelitian ini merupakan pada upaya pemecahan masalah ataupun perbaikan yang di rancang menggunakan penelitian tindakan kelas yang bersifat lefleftif dan kolaboratif.
Hasil dan pembahasan: Hasil dalam penelitian ini mempunyai dua siklus dan presentase hasil belajar bola voli siklus 1 dan 2, analisis permasalahan siklus 1 dan 2 dan solusi pemecahannya dari dua siklus mempunyai perbedaan siklus 1 siswa masi dalam proses meyempurnakan hasil belajar bola voli sehingga masi banyak siswa yang pempunyai kategori
Cukub baik. Pada siklus dua siswa suda bagus dalam meningkatkan hasil belajar bola voli sehingga mendapatkan kategori baik dan berhasil.
Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan seperti yang diuraikan pada bab sebelumnya, diketahui persentase siswa SMPN 3 Mamboro yang tuntas (NA tes Teknik dasar permainan bola voli> 75) pada siklus 1 hanya 67,3%. Namun, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 89,6% pada siklus 2. Hal tersebut menjelaskan bahwa persentase siswa SMPN 3 Mamboro yang tuntas semakin baik setelah siswa diberi tindakan berupa pembelajaran Teknik dasar permainan bola voli melalui variasi bermain bola pelastik.
Katakunci: Meningkatkan hasil belajar bola voli melalui variasi bermain bola pelastik
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT
The title of this writing is “The Speech Style of Joko Widodo’s Speeches in “Sapa Indonesia Pagi Program” on Kompas TV”. This research conducted to answer questions: 1. What are Joko Widodo’s speech style used in his speeches in “Sapa Indonesia Pagi Program” on Kompas TV? 2. What are the function of speech delivered by Joko Widodo in “Sapa Indonesia Pagi Program” on Kompas TV? The data taken from 2 videos from Kompas TV youtube channel. The writer used documentary instrumneent to find out the types of speech style and the functions of speech. The result of the data analysis shows that Joko Widodo’s speeches in “Sapa Indonesia Pagi program” on Kompas TV used four types of speech style and three functions of speech. 1).Types of speech style: a). frozen style: ‘’Hari kelahiran Pancasila tahun ini kita laksanakan di tengah Pandemi Covid-19 yang menguji daya juang kita sebagai bangsa, menguji pengorbanan kita, menguji kedisiplinan kita, menguji kepatuhan kita, menguji ketenangan, dalam mengambil langkah kebijakan yang cepat dan tepat.’’ (Used complex and long sentence and used serious tone). b). formal style: ‘’Mengembangkan budaya anti korupsi dan menumbuhkan rasa malu menikmati hasil korupsi merupakan hulu yang penting dalam pencegahan tindak pidana korupsi.’’ (Used well structured complex sentence and noun phrases, logically sequenced and strongly coherent, and didn’t use slang terminologies.) 2). The functions of speech: a). informative speech, b). persuasive speech, c). recreational speech.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi penulis adalah :ALASAN PEMBATALAN PASAL 73 AYAT (3),(4),(5),(6) DAN PASAL 122L UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2018 TENTANG MPR,DPR,DPD DAN DPRD OLEH MAHKAMAH KONSTITUSI. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah :Mengapa Mahkamah Konstitusi membatalkan pasal 73 ayat (3),(4),(5),(6) dan pasal 122L Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR,DPR,DPD dan DPRD?. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah :Untuk mengetahui pertimbangan Mahkamah Konstitusi membatalkan pasal 73 ayat (3),(4),(5),(6) dan pasal 122L Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR,DPR,DPD dan DPRD. Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah : Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah yaitu Alasan Pembatalan Pasal 73 Ayat (3),(4),(5),(6) dan Pasal 122l Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 Tentang MPR,DPR,DPD dan DPRD Oleh Mahkamah Konstitusi. Jenis Penelitian adalah penelitian Normatif. Variabel peneltian yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang - undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu Alasan Mahkamah Konstitusi membatalkan pasal 73 ayat (3),(4),(5),(6) dan pasal 122L Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR,DPR,DPD dan DPRD karena: 1. Pasal 73 ayat (3),(4),(5),(6) dan pasal 122L Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR,DPR,DPD dan DPRD menimbulkan ketidakpastian hukum. 2. Pasal 73 ayat (3),(4),(5),(6) dan pasal 122L Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR,DPR,DPD dan DPRD bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Sehubungan dengan kesimpulan diatas maka penulis mengemukakan saran sebagai berikut: 1. DPR dan Presiden harus segera melakukan perubahan terhadap undang-undang nomor 2 tahun 2018 tentang MPR,DPR,DPD dan DPRD sebagai upaya tindaklanjut dari adanya putusan Mahkamah Konstitusi nomor 16/PUU-XVI/2018. 2. DPR harus mendengar dan memperhatikan aspirasi masyarakat supaya tidak terjadi pelanggaran hak konstitusional warga negara
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul penelitian ini adalah : “Deskripsi Tentang Motif, Modus Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Penyuapan Oleh Advokat Kepada Hakim”.
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah :
1. Bagaimana Motif terjadinya Tindak Pidana Penyuapan oleh Advokat Kepada Hakim?
2. Bagaimana modus terjadinya Tindak Pidana penyuapan oleh Advokat Kepada Hakim?
3. Bagaimana akibat hukum terjadinya tindak pidana penyuapan oleh advokat Kepada Hakim dan Uang Sebagai Barang Bukti
Berdasarkan Hasil penelitian Penulis bahwa :
1. Motif Pelaku Tindak Pidana Penyuapan yang dilkukan oleh Advokat Kepada Hakim ialah:
a. Memenangkan perkara di PTUN Medan
b. Membebasakan kliennya dari tahanan.
2. Modus pelaku Tindak Pidana Penyuapan oleh Advokat Kepada Hakim ialah:
a. Menjanjikan pemberian sesuatu kepada Hakim
b. Memberi sejumlah uang kepada Hakim.
3. Akibat Hukum Tindak Pidana Penyuapan yang dilakukan oleh Advokat Kepada Hakim
1. Terhadap pelaku ialah:
a. Terdakwa di Tahan di Rutan
b. Terdakwa di jatuhi 7 (Tujuh) Tahun Penjara
c. Terdakwa didenda
d. Terdakwa membayar Biaya perkara.
2. Terhadap barang bukti
Barang bukti disita dan diberikan kepada KPK
Kata Kunci : Motif, Modus, Akibat Hukum, Tindak Pidana Penyuapan, Advokat, Hakim
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Masalah dalam penelitian ini ada untuk mengetahui apakah ada pengaruh pembelajaran online terhadap prestasi belajar siswa? Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran online terhadap prestasi belajar siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti siswa di kelas VIII di SMP Negeri 10 Kota Kupang
Di SMP Negeri 10 Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan uji data menggunakan spss 16.0 dengan dua variabel yaitu pembelajaran online dan prestasi belajar siswa dan 3 aspek yaitu penguasaan jenis aplikasi, aktivitas pembelajaran dan skor kognitif untuk mencari seberapa besar pengaruh pembelajaran online terhadap prestasi siswa. Sampel dalam penelitian Ini adalah siswa di kelas VIII Dengan Jumlah 40 Orang. Teknik pengambilan data yang digunakan oleh peneliti adalah berupa koesioner dan nilai siswa. Sedangkan teknik analisis data adalah teknik Uji –t. Hasil dari uji ttabel dari kelas VIII adalah uji t dua ekor. Berdasarkan tabel student t, pada dk = (40+ 40 – 2) =78, dan taraf signifikansi α = 0,05 untuk uji t dua ekor diperoleh uji hipotesis t hitung 3,48 dan t tabel 1,665. Dengan demikian diketahui bahwa t hitung 3,48 ˃ t tabel 1,665 .Dari ketentuan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima artinya ada pengaruh pembelajaran online terhadap prestasi belajar siswa pendidikan agama Kristen dan budi pekerti SMP Negeri 10 Kota Kupang, tahun 2020 - 2021. kesimpulan dari penelitian adalah berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pembelajaran online dengan prestasi belajar siswa dari jumlah siswa 40 rang variabel X dan Y adalah < 00,5 dapat dilihat dari nilai rhitung dan rtabel didapat hasil bahwa nilai rhitung 3,48 > nilai rtabel 1,665. Berdasarkan penelitian ini maka diberikan saran sebagai berikut : Bagi guru.agar guru dapat mempelajari media online yang ada melalui aplikasi yang mudah dipahami dan oleh guru-guru juga,Bagi siswa agar siswa dapat mempelajari aplikasi-aplikasi yang ada agar dapat menggukanakannya saat proses pembealajaran online,Bagi peneliti peneliti sangat mengharapakan penelitian ini dijadikan salah satu referensi untuk melakukan penelitian selanjutnya untuk mengetahui pengaruh pembelajaran online terhadap prestasi belajar siswa mata pelajaran agama Kristen dan budi pekerti.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dengan judul Studi Lama Penyimpanan Terhadap Mutu Bumbu Rujak Berbasis Gula Cair.Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan November 2021 di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Arta Wacana Kupang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyimpanan bumbu selama 1 bulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 4 perlakuan, dan diulang sebanyak 2 kali dengan komposisi yang sama, variabel pengamatan pada bumbu rujak adalah, Uji organoleptik (aroma, warna, rasa) uji kadar air, uji brix. Perlakuan terbaik yaitu penyimpanan bumbu rujak pada minggu ke-1 pada perlakuan A, Hal ini menunjukkan bahwa uji organoleptik yakni skor warna 4,625 dengan kategori (Sangat suka), skor rasa 4,825 dengan kategori (sangat suka) skor aroma 4,725 dengan kategori(Sangt suka) dan kadar air 15,25, brix gula 84,15
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT This thesis is entitled “AN ANALYSIS ON DEIXIS IN “LASI KNINO NATUIN NAI LUKAS’’, THE GOSPEL OF LUKE IN UAB METO LANGUAGE (A Language Spoken by People in Amanuban)ˮ. The aim of study is to find out types of deixis in Lasi Knino Natuin Nai Lukas, the gospel of Luke in Uab Meto Language, such as: person deixis, place/spatial deixis, time/temporal deixis, discourse deixis and social deixis. In this research, the study used descriptive qualitative method in the form of content analysis. The findings showed that the types of deixis found in Lasi Knino Natuin Nai Lukas, the Gospel of Luke in Uab Meto Language are person deixis, place/spatial deixis, time/temporal deixis, and social deixis, excluded discourse deixis. The example of person deixis is au, spatial deixis is i, temporal deixis is esla, and social deixis is nai. The inexistence of discourse deixis in Lasi Knino Natuin Nai Lukas, the Gospel of Luke in Uab Meto Language does not mean that there is no discourse deixis in Uab Meto Language. Which case Meto people use it frequently in their daily communication. Keywords: Analysis, Deixis, Lasi Knino Natuin Nai Lukas, The Gospel of Luke in Uab Meto Language.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PROSES PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI COVID-19
BAGI MAHASISWA PJKR UKAW PADA MATA KULIAH
TEORI PRAKTEK BOLA VOLI I
Silas Chripus Kamore 1*, David Loba2, Isak Riwu Rohi3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Dalam pelaksanaannya pendidikan jasmani menggunakan praktek langsung dengan gerak tubuh atau aktivitas jasmani sebagai media utama untuk mencapai tujuan, Pembelajaran Permaian Bola Voli merupakan salah satu mata kuliah yang tergolong ke dalam Mata Kuliah Keahlian Program Studi dengan bobot 2 sks. Mata kuliah ini membahas tentang sejarah, peraturan, didaktik dan metodik teknik dasar permainan bola voli.
Tujuan penelitian: Tujuan dari penelilitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran bola voli pada masa pandemi covid-19 untuk mahasiswa Pjkr Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif. Penelitian kualitatif adalah salah satu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa ucapan atau tulisan dan prilaku orang-orang yang diamati.
Hasil dan pembahasan: Proses pembelajaran praktek bola voli seharusnya melakukan di lapangan akan tetapi pandemi covid-19 sehinggah proses pembelajaran bola voli dilaksanakan secara online yaitu menggunakan aplikasi Whatsapp group dan Jitsi e-akademik. Semua proses pembelajaran baik materi dan tugas, diberikan melalui aplikasi tersebut. Materi tentang proses pembelajaran, disertai dengan video pembelajaran sehingga mahasiswa dapat mempelajarinya dan dapat mengerjakan tugas yang diberikan.
Simpulan: Proses perkuliahan yang dilakukan selama masa Pandemi covid-19 dilakukan secara online melalui aplikasi Whatsapp group dan Jitsi e-akademik.
Kata kunci: Proses pembelajaran Bola voli, Masa pandemi covid-19
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT This thesis was written with title An Analysis on Teacher’s Strategies on Online Teaching Writing Narrative Text During Pandemic of Covid-19 at SMAN 1 Amarasi Selatan Year 2020/2021. The research questions is what strategies are used by teachers in online teaching writing narrative text during the covid-19 pandemic and how the teachers apply the strategies in online teaching writing narrative. The purposes of this study is to find out the strategies used by the teachers in online teaching and to find out how the teachers apply these strategies in online teaching. The method used to collect the data is a questionnaire. The source of this data research was taken from the questionnaire results of two English teachers at SMAN 1 Amarasi Selatan. The results of this study indicate that the two teachers have the same teaching strategy, while the way to apply the strategy is different. Key Words: Teachers Strategies, Online Teaching, Narrative Text.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This thesis is entitled “A DESCRIPTIVE ONLINE LEARNING STRATEGIES DURING THE COVID 19 PANDEMIC AT SMP N 1 KUPANG”. The research is conducted to answer two questions : 1.what strategies are applied by English teachers to teach English at SMP N 1 Kupang? 2. Are there obstacles when teacher use these strategies in online learning? The subject of this study is one teacher. The aims of this research are to find out the strategies applied by English teacher to teach English at SMP N 1 and obstacles in using these strategies. This is qualitative research, this research includes data analysis. Data collection is done by answering a questionnaire. The results of the study show that there are 5 strategies used by teacher at SMP N 1 Kupang in teaching during a pandemic, namely (1)Creating a two-way communication relationship among students and teachers, (2)Prepare learning materials that are short, clear, easy to understand, and interesting, (3)Choose learning media that is simple and attractive, (4) Planning some inline quizzes at the end of the lesson, (5)Conducting regular and continuous evaluations. In the use of various strategies, there are obstacles faced by teachers during the learning process are including unavailable internet quota and unavailable networks.