Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessVersi 1

STUDI SAMPAH ANORGANIK DI LOKASI BUDIDAYA RUMPUT LAUT PERAIRAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Manajemen Sumber Daya Perairan•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ATICHA ELISABETH AFO (18380069). Studi Sampah Anorganik di Lokasi Budidaya Rumput Laut Perairan Kupang Barat Kabupaten Kupang. WILSON L. TISERA, S.Pi., M.Si., Ph.D, sebagai Pembimbing I dan ROCKIE R. L. SUPIT, S.Pi., M.Si sebagai Pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan,Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana. Pesisir Kupang Barat saat ini menjadi salah satu lokasi sentra dalam pengembangan budidaya rumput laut di Kabupaten Kupang, yang memiliki tiga desa potensi dalam pengembangan potensi rumput laut, yaitu Desa Bolok, Desa Tablolong dan Desa Tesabela. Survei awal, lokasi budidaya di ketiga desa ini memperoleh buangan sampah, baik oleh pembudidaya sendiri maupun oleh aktivitas masyarakat sekitarnya, kegiatan budidaya rumput laut juga menghasilkan sampah, terutama sampah plastik yang bisa mencemari ekosistem sekitar. Tujuan penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui kepadatan sampah anorganik padat di lokasi budidaya rumput laut di Desa Bolok, Desa Tesabela dan Desa Tablolong. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2022 di areal budidaya rumput laut perairan Kupang Barat. Pengambilan data menggunakan metode belt transek dengan 3 stasiun pengamatan dan setiap stasiun pengamatan dengan panjang transek 100 m dan lebar transek 10 m. Analisa data yang digunakan dengan Kepadatan mutlak adalah kepadatan sampah melalui perhitungan jumlah potongan dan berat sampah masing-masing kategori atau jenis dibagi dengan luas area tiap lokasi, sedangkan kepadatan relatif adalah kepadatan sampah yang didapat melalui perhitungan jumlah potongan sampah dan berat sampah tiap kategori dibagi dengan total potongan jenis sampah dan total berat seluruh jenis sampah kemudian dikalikan 100 sehingga mendapatkan presentasinya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampah anorganik yang ditemukan adalah dari lima kategori yaitu plastik, logam, kaca, karet dan jenis lainnya. Berdasarkan pengamatan dari data yang ada kategori jenis sampah yang paling dominan di semua lokasi adalah kategori jenis sampah plastik. Kepadatan mutlak dengan jumlah tertinggi di stasiun 3 adalah plastik 0,17 item/m2 dan berat tertinggi di stasiun 3 plastik 1,34 gr/m2, sedangkan untuk jumlah terendahdi stasiun 2 karet 0,0003item/m2 dan stasiun 3 kaca 0,0003 item/m2 sedangkan untuk berat terendah di stasiun 2 yaitu karet 0,026 gr/m2. Kepadatan relatif dengan jumlah tertinggi di stasiun 3 plastik dengan presentasi 93,84 % dan berat tertinggi plastik di stasiun 3 dengan presentasi 65,79 %, untuk jumlah terendah di stasiun 3 kaca dengan presentasi 0,21 % dan berat terendah stasiun 1 jenis logam dengan presentasi 0,81 %.

Kata kunci

sampah anorganik, budidaya rumput laut, kepadatan mutlak, kepadatan relatif, perairan Kupang Barat sampah anorganik, budidaya rumput laut, kepadatan mutlak, kepadatan relatif, perairan Kupang Barat

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1STUDI SAMPAH ANORGANIK DI LOKASI BUDIDAYA RUMPUT LAUT PERAIRAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG · oai:ais:skripsi:2559