· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINGKASAN
DIONISIUS AGUNG SAMSOP (18380002). Analisis Kandungan Pigmen Alga Coklat Sargassum polycystum di Perairan Pantai Bolok Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Alfred G.O. Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Ir. Yohanes Merryanto, S. M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing II. Program studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana.
Makroalga (seaweed) memiliki peranan penting baik dari segi biologis, ekologis maupun ekonomis yang dapat mempertahankan keanekaragaman sumberdaya hayati laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan pigmen yang diekstrak dari alga coklat Sargassum polycystum. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survey, kromatografi lapis tipis (KLT) dan spektrofotometer. Hasil analisis KLT diperoleh 8 (delapan) spot pigmen yaitu pigmen kuning diperoleh 3 (tiga) spot pigmen kemudian diikuti pigmen kelabu, hijau tua, oranye, hijau muda dan hijau kecoklatan terdapat 1 (satu) spot dari masing-masing pigmen. Jenis pigmen yang paling umum ditemukan pada uji KLT ini yaitu jenis karotenoid dan klorofil yang terdiri dari β-karoten, feofitin a, xantofil, klorofil a dan klorofil b. Hasil perhitungan nilai Rf pada setiap spot pigmen alga coklat Sargassum polycystum menunjukan bahwa nilai yang paling tinggi yaitu 1,0 (spot 1) pigmen kuning tipe β-karoten dan nilai Rf yang paling rendah yaitu 0,21 (spot 8) pigmen hijau kecoklatan. Jumlah total rata-rata nilai puncak gelombang pada setiap pigmen berkisar antara 366-418 nm. Hasil serapan puncak gelombang pigmen kuning yang terdiri dari spot 1, spot 4, dan spot 7. Nilai serapan maximum puncak gelombang pada spot 1 berada pada panjang gelombang 368 nm dengan nilai absorbansi 3,0501 abs, pada spot keempat dan ketujuh masing-masing memiliki nilai serapan puncak gelombang 418 nm dengan nilai absorbansi pada spot 4 yaitu 1,2747 abs dan pada spot 7 yaitu 1,2918 abs, Hasil serapan puncak gelombang pigmen kelabu (spot 2) tipe feofitin a yaitu 415 nm dengan nilai absorbansi 1,2945 abs, pada spot 6 pigmen oranye diperoleh serapan pucak gelombang yaitu 366 nm dengan nilai absorbansi 1,7022 abs, pada spot 3 pigmen hijau tua tipe klorofil a diperoleh serapan puncak gelombang 368 nm dengan nilai absorbansi 1,5595 abs. Nilai serapan puncak gelombang pigmen hijau muda (spot 5) yaitu 416 nm dengan nilai absorbansi 1,2051 sedangkan nilai serapan puncak gelombang pigmen hijau kecoklatan (spot 8) yaitu 414 nm dengan nilai absorbansi 1,545 abs.
Kata kunci : pigmen, Rf, puncak, Sargassum polycystum, Bolok
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fokus utama penulis dalam penelitian ini menyoroti tentang penggunaan nyanyian jemaat sebagai media kesaksian di GKS Jemaat Payeti. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan gabungan yakni kualitatif dan kuantitatif dengan metode studi lapangan, studi pustaka dan survei. Sampel penelitian ini terdiri dari 110 orang yang mana 10 di antaranya menggunakan teknik purposive sampling sedangakan 100 lainnya menggunakan teknik formula Slovin. Tulisan ini dilatarbelakangi oleh keresahan jemaat berkaitan dengan penggunaan nyanyian rohani kontemporer yang sama sekali bukan nyanyian yang biasanya dinyanyikan dalam ibadah karena kurangnya pemahaman terhadap nyanyian rohani kontemporer. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menemukan bahwa jemaat memahami nyanyian sebagai media kesaksian, namun dalam praktik terjadi pergeseran dalam penggunaan nyanyian. Kini terdapat nyanyian rohani kontemporer yang mana dalam model nyanyian ini terdapat juga banyak nyanyian yang memiliki teologi yang keliru, hal ini juga tidak sesuai dengan buku nyanyian yang telah ditetapkan oleh Sinode GKS. Selain itu, terdapat juga nyanyian bukan rohani yang dinyanyikan oleh paduan suara. Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Efesus dan Kolose terbuka terhadap nyanyian-nyanyian lain, namun berkaitan dengan isi nyanyian pengajaran yang benar tentang Kristus menjadi tolok ukur terhadap nyanyian tersebut. Raja Daud memberikan teladan dalam mempersiapkan segala sesuatu secara serius berkaitan dengan pelayanan musik dalam Bait Suci. Demikian juga dengan gereja masa kini harus memberi perhatian yang penuh dalam nyanyian oleh karena nyanyian merupakan media yang Allah sediakan bagi umatNya untuk bersaksi.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah:. DISPARITAS PUTUSAN JUDEX FACTIE DAN JUDEX JURIS DALAM TINDAK PIDANA PERPAJAKAN. Rumusan masalah penelitian penulis adalah: Mengapa Hakim Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menjatuhkan pemidanaan tetapi Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan bebas dalam tindak pidana perpajakan? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah:Untuk Mengetahui Alasan Hakim Pengadilan Negri Dan Mahkamah Agung Menjatuhkan Pemidanaan Tetapi Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan bebas dalam tindak pidana perpajakan. Sifat Penelitian bersifat Deskriptif dan Jenis Penelitian yaitu Penelitian Normatif,menggunakan Variabel Bebas dan variabel terikat. Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis teliti maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu: 1.) Alasan hakim pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung Tingkat Kasasi menjatuhkan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana perpajakan: a) Perbuatan Terdakwa merupakan perbuatan pidana b) Perbuatan Terdakwa memenuhi unsur surat dakwaan c) Judex Factie pada Pengadilan Tinggi salah menerapkan hukum. d) Adanya kekhilafan Judex Factie tingkat Pengadilan Tinggi dalam penerapanya. 2) Alasan Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana perpajakan: a) Perbutan Terdakwa bukan tindak pidana b) Perbuatan terdakwa tidak memenuhi unsur surat dakwaan. Kata Kunci : Putusan Hakim Judex Factie, Judex Juris dalam Tindak Pidana Perpajakan.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Tinjauan proses pembelajaran penjasorkes terhadap peran guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran penjas orkes melalui permainan rounders di SD Inpres Rondowoing sudah di terapkan namun masih ada beberapa siswa yang belum mampu menerapkannya secara baik dan benar, di karenakan usia yang masih sangat mudah sehingga mereka kurang memahaminya. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran penjas orkes melalui permainan rounders di SD Inpres Rondowoing. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah guru Penjasorkes, dan siswa kelas IV SD Inpres Rondowoing. Hasil dan pembahasan: permainan rounders di sekolah merupakan salah satu upaya strategis untuk menggerakan dan memberdayakan para guru dan siswa untuk permainan rounders. Hasil penelitian menunjukan bahwa Permainan rounders dalam pendidikan karakter sudah di terapkan di SD Inpres Rondowoing dan siswa/siswi sudah dapat menyikapinya namun masih ada beberapa siswa yang menerapkannya secara tidak baik dan benar, di karenakan usia mereka yang masih sangat mudah. Kesimpulan: Tinjaun proses pembeljaran penjasorkes terhadap permainan rounders di SD Inpres Rondowoing sudah di jalankan dengan baik. Namun dalam mengimplementasikan permainan rounders masih ada siswa yang menerapkannya tidak secara benar. Hal ini di karenakan usia mereka yang masih sangat mudah.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah:. DISPARITAS PUTUSAN JUDEX FACTIE DAN JUDEX JURIS DALAM TINDAK PIDANA PERPAJAKAN. Rumusan masalah penelitian penulis adalah: Mengapa Hakim Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menjatuhkan pemidanaan tetapi Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan bebas dalam tindak pidana perpajakan? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah:Untuk Mengetahui Alasan Hakim Pengadilan Negri Dan Mahkamah Agung Menjatuhkan Pemidanaan Tetapi Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan bebas dalam tindak pidana perpajakan. Sifat Penelitian bersifat Deskriptif dan Jenis Penelitian yaitu Penelitian Normatif,menggunakan Variabel Bebas dan variabel terikat. Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis teliti maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu: 1.) Alasan hakim pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung Tingkat Kasasi menjatuhkan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana perpajakan: a) Perbuatan Terdakwa merupakan perbuatan pidana b) Perbuatan Terdakwa memenuhi unsur surat dakwaan c) Judex Factie pada Pengadilan Tinggi salah menerapkan hukum. d) Adanya kekhilafan Judex Factie tingkat Pengadilan Tinggi dalam penerapanya. 2) Alasan Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana perpajakan: a) Perbutan Terdakwa bukan tindak pidana b) Perbuatan terdakwa tidak memenuhi unsur surat dakwaan. Kata Kunci : Putusan Hakim Judex Factie, Judex Juris dalam Tindak Pidana Perpajakan.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Manusia yang diawali dari janin, bayi, kanak, remaja, dewasa, tua merupakan agen-agen pembawa perubahan zaman. Tentunya agen perubahan peradaban sering dimulai dari masa kanak-kanak. Seorang anak dikatakan memasuki dunia yang bernama PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yaitu sedari mereka lahir hingga berumur enam tahun. PAUD adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun. Hal-hal yang dilakukan pada jenjang ini seperti pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal Bab 1 Konsep Dasar Belajar Bab 2 Teori Perkembangan Kognitif Piaget Bab 3 Teori Perkembangan Moral Bab 4 Perkembangan Afektif Ditinjau Dari Aspek Perkembangan Emosi Bab 5 Karakteristik Dan Perbedaan Individu Bab 6 Pertumbuhan Dan Perkembangan Individu Bab 7 Pengertian Belajar Dan Teori-Teori Belajar Bab 8 Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Belajar Bab 9 Guru Dan Proses Belajar Mengajar
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Sistematika buku Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif ini mengacu pada pendekatan konsep teoritis dan contoh penerapan. Buku ini terdiri atas 15 bab yang dibahas secara rinci, diantaranya: Tinjauan Umum Penelitian; Jenis-Jenis Penelitian; Proses Penelitian; Masalah Penelitian; Teori Sebagai Dasar Pemikiran; Hipotesis; Populasi dan Sampel; Pengumpulan Data; Variabel Penelitian; Instrumen Penelitian; Analisis Data Kualitatif; Analisis Data Kuantitatif; Teknik Pemeriksaan Keabsahaan Data; Pembahasan, Kesimpulan, dan Rekomendasi; dan Penulisan Laporan Penelitian.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengajar dalam jemaat sering dikaitkan dengan PAR dan katekisasi. Karena yang diketahui oleh khalayak luas pengajar mempunyai tugas dan peran sebagai pengajar sekolah minggu dan pengajar katekisasi saja. Hal ini membuat tugas pengajar menjadi dipersempit dengan minimnya pemahaman jemaat dan pengajar mengenai tugasnya. Jemaat Ora Et Labora Oesapa berada dalam kompleks perumahan RSS Oesapa dan Jemaat ini termasuk dalam wilayah pelayanan Klasis Kota Kupang Timur.
Dalam melakukan penelitian kualitatif, penulis melakukan pengamatan secara langsung dengan terlibat dalam aktivitas bersama terhadap hal-hal yang berhubungan dengan penelitian untuk melihat atau mengamati peran dan tugas pengajar kemudian dapat dilakukan penilaian secara sistematis, metode penulisan yang dipakai adalah metode deskriptif, analitis, dan interpretatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, penelitian menemukan bahwa pengajar belum memahami dan melaksanakan dengan baik perihal tugas dan tugas, wewenang, dan tanggung jawab dari pengajar karena kurangnya pembinaan dari gereja oleh pendeta. Penulis menemukan bahwa perlu adanya sosialisasi mengenai tugas pengajar serta persiapan diri dari pengajar untuk mempersiapkan materi yang ada sehingga materi dapat dipahami dan menjawab pergumulan jemaat.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Tinjauan proses pembelajaran penjasorkes terhadap peran guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran penjas orkes melalui permainan rounders di SD Inpres Rondowoing sudah di terapkan namun masih ada beberapa siswa yang belum mampu menerapkannya secara baik dan benar, di karenakan usia yang masih sangat mudah sehingga mereka kurang memahaminya. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran penjas orkes melalui permainan rounders di SD Inpres Rondowoing. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah guru Penjasorkes, dan siswa kelas IV SD Inpres Rondowoing. Hasil dan pembahasan: permainan rounders di sekolah merupakan salah satu upaya strategis untuk menggerakan dan memberdayakan para guru dan siswa untuk permainan rounders. Hasil penelitian menunjukan bahwa Permainan rounders dalam pendidikan karakter sudah di terapkan di SD Inpres Rondowoing dan siswa/siswi sudah dapat menyikapinya namun masih ada beberapa siswa yang menerapkannya secara tidak baik dan benar, di karenakan usia mereka yang masih sangat mudah. Kesimpulan: Tinjaun proses pembeljaran penjasorkes terhadap permainan rounders di SD Inpres Rondowoing sudah di jalankan dengan baik. Namun dalam mengimplementasikan permainan rounders masih ada siswa yang menerapkannya tidak secara benar. Hal ini di karenakan usia mereka yang masih sangat mudah.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini menguraikan “Pengantar Ilmu Ekonomi” secara komprehensif yang terdiri atas 12 bab, yaitu : 1) Ekonomi sebagai ilmu social, 2) Gambaran tentang perekonomian Indonesia, 3) Permintaan (demand), 4) Penawaran (supply), 5) Elastisitas permintaan dan penawaran, 6) Konsumen, produsen, dan efisiensi pasar, 7) Hubungan antara biaya dan pajak, 8) Biaya produksi, 9) Pasar persaingan sempurna, 10) Pasar monopoly, 11) Monopolistic competition, 12) Pasar oligopoly.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pendidikan merupakan sebuah proses dalam perubahan sikap dan tingkah laku yang dapat menjadi bekal manusia dalam menjalani kehidupan. Filosofi pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara mengatakan bahwa pendidikan merupakan upaya dalam pembentukan budi pekerti, karakter dan nilai luhur sehingga tercipta keselarasan antara alam dan masyarakat.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Secara filosofis, perilaku manusia terbentuk oleh interaksi antar manusia, iklim organisasi (konteks organisasi), dan sistem. Ketiga interaksi tersebut baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama saling berinteraksi pula dengan lingkungan eksternalnya. Pendidikan yang visioner, memiliki misi yang jelas akan menghasilkan keluaran yang berkualitas. Dari sanalah pentingnya manajemen pendidikan diterapkan. Dalam buku Pengantar Manajemen Pendidikan ini terdiri dari 12 Bab, yaitu : Bab 1 Konsep Dasar Manajemen Pendidikan Bab 2 Karakteristik Konsep Manajemen Pendidikan Bab 3 Pendekatan-pendekatan dalam Manajemen Pendidikan Bab 4 Manajemen Pengelolaan Pembelajaran Bab 5 Manajemen Pendidikan Berbasis Sekolah Bab 6 Manajemen Mutu dalam Pendidikan Bab 7 Manajemen Peserta Didik Bab 8 Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan Bab 9 Manajemen Sarana dan Prasarana Bab 10 Supervisi Pendidikan Bab 11 Kepemimpinan dalam Manajemen Pendidikan Bab 12 Manajemen Pendidikan Di Era Digital
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Manajemen Operasional merupakan bagian tidak terpisahkan dan sangat penting dalam kelangsungan pembangunan masa sekarang dan masa yang akan datang. Buku ini berisi materi yang dapat digunakan baik oleh tenaga pengajar maupun mahasiswa, serta para pembaca umumnya untuk menambah wawasan berpikir dan ilmu yang berkenaan dengan ilmu manajemen dan bisnis. Buku ini terdiri dari 13 bab yang membahas tentang: Bab 1 Pengenalan Manajemen Produksi Bab 2 Strategi Operasi Bab 3 Perencanaan Kapasitas Produksi Dengan Pendekatan Luas Produksi Bab 4 Pola Produksi Bab 5 Peramalan Permintaan Produk dan Jasa Bab 6 Penentuan Lokasi Bab 7 Desain Fasilitas dan Layout Bab 8 Pengendalian Persediaan Bab 9 Manajemen Proyek Bab 10 Perencanaan Kapasitas dengan Learning Curve Bab 11 Material Handling Bab 12 Manajemen Kualitas Bab 13 Perencanaan Kapasitas Dengan BEP
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini, menyajikan pengetahuan mengenai manajemen bisnis, baik teori maupun implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan buku ini dapat memberikan tambahan ilmu dan pengetahuan kepada para pembaca khususnya terkait dengan manajemen bisnis. Buku ini merupakan hasil pemikiran dari para praktisi dan akademisi yang dituangkan dalam book chapter yang terdiri atas empat belas bab, dan diberi judul Pengantar Manajemen Bisnis (Teori dan Praktis). Karya ini, tentunya masih terdapat banyak kekurangan, seperti kata pepatah taka da gading yang tak retak, sejatinya kesempurnaan itu hanya milik Sang Pencipta. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan saran dan masukan dari para pembaca demi penyempurnaan karya selanjutnya.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
onsep Dasar Bisnis Dan Ruang Lingkupnya, Perusahaan Dan Lingkungan Perusahaan, Bentuk-Bentuk Badan Usaha, Kewirausahaan, Manajemen Dan Organisasi, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Pemasaran, Manajemen Produksi/ Operasi, Manajemen Keuangan, Laporan Keuangan, Etika Bisnis, Tanggung Jawab Sosial Suatu Bisnis, Sistem Informasi Manajemen dan Bisnis Internasional.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Manajemen desain adalah tentang pengelolaan desain. Dalam pengertian yang paling mendasar, manajemen desain adalah tentang mengelola proyek desain, sebagian besar desainer tidak memperhatikan hal-hal mengenai manajemen, hingga mereka dihadapkan kepada posisi yang disebut ‘manajer’ di dalam perusahaan baik itu milik orang lain ataupun perusahaannya sendiri. Tidak ada satu definisi yang disepakati secara universal dari istilah ‘Manajemen Desain’, sama seperti tidak ada definisi ‘desain’ yang disepakati tunggal, atau sebenarnya ‘bisnis’. Saat melihat sifat dari ‘desain’, kata itu sendiri adalah kata benda (hasil), dan kata kerja (aktivitas). Hasil dari proyek desain bisa dilihat pada produk, layanan, interior, bangunan, dan media digital yang kita hadapi dengan setiap hari. Pengelolaan proyek desain ini hanyalah salah satu aspek manajemen perancangan. Kegiatan perancangan adalah proses pemecahan masalah yg berpusat pada orang, yang juga perlu dikelola dan oleh karena itu merupakan aspek lain dari manajemen desain. Praktik manajemen desain terbukti dari berbagai disiplin ilmu seperti produk dan desain layanan, fashion, arsitektur, media, hiburan, periklanan, media digital, dan game design. Selain itu, bagaimana desain dirasakan dan dimanfaatkan di ranah bisnis, rekayasa, teknologi, dan disiplin kreatif sangat bervariasi, dan begitu pula pendekatan yang berbeda terhadap caranya pengelolaan desain sangat dibutuhkan dalam setiap konteks.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
. Rumusan masalah :Mengapa terjadi disapritas tindak pidana penganiayaan di pengadilan negeri kupang. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah : untuk mengetahui Sebab-sebab terjadinya disparitas tindak pidana penganiyaan di pengadilan negeri kupang. Penelitian ini bersifat Deskriptif. Jenis Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif, yaitu dengan mengkaji Putusan Nomor 252/Pid.B/2017/PN.Kpg, Putusan Nomor 292/Pid.B/2017/PN.Kpg, Putusan Nomor 270/Pid.B.2017/PN.Kpg ,Putusan Nomor 223/Pid.B/2017/PN.Kpg Putusan Nomor 319/Pid.B/2017/PN.Kpg. Penelitian ini menempatkan dua variabel penelitian yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Jenis dan sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Analisis data penelitian menggunakan analis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan Di wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kupang. adalah karena : a. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum Yang Berbeda. b. Majelis Hakim Yang Memeriksa Dan Memutuskan Berbeda. c. Indepensi Hakim/Kebebasan Hakim Dalam Mengadili. d. Kualitas Perbuatan Terdakwa e. Faktor Yang Memberatkan Dan Meringankan Saran dari penelitian ini yaitu : Diharapakan kepada para penegak hukum khususnya kepada Jaksa Penuntut Umum harus lebih berhati-hati dalam merumuskan surat dakwaan sehingga benar-benar dapat mengambarkan secara nyata mengenai tindak pidana yang dapat didakwakan kepada pelaku tindak pidana penganiayaan. Dan Diharapkan agar Hakim dalam menjatuhkan putusan yang adil berdasarkan ketuhanan Yang Maha Esa, serta memberikan pertimbangan hukum yang adil mengenai hal-hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa, dan merumuskan keyakinanya yang lebih teliti melihat kualitas perbuatan terdakwa sehingga nampak konsistensi antara pidana yang dijatuhkan dengan penalaran hukum oleh Hakim tentang berat ringannya pidana yang dijatuhkan kepada terdakwa
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
. Rumusan masalah :Mengapa terjadi disapritas tindak pidana penganiayaan di pengadilan negeri kupang. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah : untuk mengetahui Sebab-sebab terjadinya disparitas tindak pidana penganiyaan di pengadilan negeri kupang. Penelitian ini bersifat Deskriptif. Jenis Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif, yaitu dengan mengkaji Putusan Nomor 252/Pid.B/2017/PN.Kpg, Putusan Nomor 292/Pid.B/2017/PN.Kpg, Putusan Nomor 270/Pid.B.2017/PN.Kpg ,Putusan Nomor 223/Pid.B/2017/PN.Kpg Putusan Nomor 319/Pid.B/2017/PN.Kpg. Penelitian ini menempatkan dua variabel penelitian yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Jenis dan sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Analisis data penelitian menggunakan analis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan Di wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kupang. adalah karena : a. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum Yang Berbeda. b. Majelis Hakim Yang Memeriksa Dan Memutuskan Berbeda. c. Indepensi Hakim/Kebebasan Hakim Dalam Mengadili. d. Kualitas Perbuatan Terdakwa e. Faktor Yang Memberatkan Dan Meringankan Saran dari penelitian ini yaitu : Diharapakan kepada para penegak hukum khususnya kepada Jaksa Penuntut Umum harus lebih berhati-hati dalam merumuskan surat dakwaan sehingga benar-benar dapat mengambarkan secara nyata mengenai tindak pidana yang dapat didakwakan kepada pelaku tindak pidana penganiayaan. Dan Diharapkan agar Hakim dalam menjatuhkan putusan yang adil berdasarkan ketuhanan Yang Maha Esa, serta memberikan pertimbangan hukum yang adil mengenai hal-hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa, dan merumuskan keyakinanya yang lebih teliti melihat kualitas perbuatan terdakwa sehingga nampak konsistensi antara pidana yang dijatuhkan dengan penalaran hukum oleh Hakim tentang berat ringannya pidana yang dijatuhkan kepada terdakwa
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Di era ekonomi digital saat ini, kewirausahaan adalah salah satu kata yang sering kita dengar. Secara sederhana kewirausahaan dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk menciptakan visi, inovasi dan melihat suatu peluang di masa datang.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kata wirausaha yang dewasa ini sering di sebut entrepreneurship merupakan kata yang pada awalnya diadopsi dari bahasa Perancis “entreprendre” yang berarti memulai atau melaksanakan. Sedangkan Wirausaha maupun Wiraswasta sendiri merupakan penggalan dari kata Wira, Swasta dan Usaha. Wira memiliki arti, sifat gagah nan berani, luhur; swa berarti sendiri; sta dapat diartikan sebagai berdiri; sedangkan usaha memiliki makna yang berhubungan dengan aktivitas produktif. Dari asal kata tersebut, wiraswasta pada awalnya merupakan sebutan untuk seseorang maupun sekelompok orang yang mampu berdiri sendiri. Sedangkan di Indonesia kata wiraswasta lazim didefinisikan untuk orang-orang yang bekerja mandiri atau yang tidak bekerja untuk sektor-sektor pemerintahan seperti para pengusaha, pemborong, pedagang serta orang-orang yang bekerja di berbagai perusahaan swasta, sedangkan wirausaha adalah orang atau sekelompok orang yang melakukan usaha sendiri untuk memenuhi kebutuhannya. Wirausaha juga dapat diartikan sebagai orang yang memiliki keberanian untuk membuka dan menjalankan kegiatan yang sifatnya produktif dan mandiri.